Tugas Diskusi

Tugas Diskusi

Tugas Diskusi

by Mei Fatmila Sari -
Number of replies: 32

1. Bacalah materi Konsep Dasar Faktor Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik secara menyeluruh kemudian kerjakan tugas berikut: 

Jelaskan dengan bahasa Anda sendiri:

  • Apa yang dimaksud dengan ranah kognitif
  • Apa yang dimaksud dengan ranah afektif
  • Apa yang dimaksud dengan ranah psikomotorik
  • Berikan masing-masing 1 contoh konkret penerapan ketiga ranah tersebut dalam kegiatan pembelajaran di kelas.

2. Analisis studi kasus berikut:

Seorang guru di SD mengajar mata pelajaran Bahasa Lampung dengan materi aksara Lampung. Guru menjelaskan bentuk huruf dan cara penulisannya di papan tulis, kemudian meminta siswa menyalin huruf-huruf tersebut ke buku tulis. Selama pembelajaran, siswa hanya mendengarkan penjelasan guru dan menyalin tanpa adanya diskusi, praktik variasi, atau kegiatan yang melibatkan minat dan motivasi siswa.

A. Identifikasi bagian pembelajaran yang termasuk:

  • ranah kognitif
  • ranah afektif
  • ranah psikomotorik

B.  Analisis ranah mana yang paling dominan dan ranah mana yang kurang berkembang.

Jawaban tidak boleh sama dengan jawaban teman sekelas lainnya. 

In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Tugas Diskusi

by ULTA SETIA -
NAMA : ULTA SETIA
KLS : 2A
MATKUL : PSIKOLOGI PENDIDIKAN
PRODI : PENDIDIKAN BAHASA LAMPUNG

1. Penjelasan ranah kognitif,afekif, psikomotorik serta masing-masing contohnya

- Ranah kognitif yaitu bagian yang berhubungan dengan cara berpikir, seperti mengingat, memahami, menganalisis, dan menyelesaikan masalah.
Contoh: siswa diminta untuk menjelaskan kembali isi pelajaran dengan kata-kata mereka sendiri.

- Ranah afektif yaitu bagian yang berhubungan dengan sikap, nilai, perasaan, minat, dan semangat belajar siswa.
Contoh: siswa menunjukkan disiplin dengan datang tepat waktu dan menghargai pendapat teman saat berdiskusi.

- Ranah psikomotorik yaitu bagian yang berkaitan dengan keterampilan fisik atau kegiatan praktis secara langsung.
Contoh: siswa melaksanakan percobaan di laboratorium sesuai dengan langkah-langkah yang benar.

2.Analisis studi kasus :
Ranah kognitif: Hanya sampai tahap dasar (menghafal dan meniru bentuk huruf), belum mencapai pemahaman atau penerapan.
Ranah afektif: Kurang berkembang karena tidak ada aktivitas yang menarik perhatian, semangat, atau keterlibatan emosi siswa.
Ranah psikomotorik: Ada, tetapi hanya terbatas pada menyalin, belum ada variasi dalam praktik seperti menulis secara kreatif atau penggunaan dalam situasi nyata.

A. Identifikasi bagian pembelajaran yang termasuk:

Ranah kognitif (pengetahuan):
Guru menunjukkan bentuk huruf dari aksara Lampung dan cara menulisnya , siswa dapat memahami dan mengingat informasi tersebut.

Ranah afektif (sikap/minat):
Hampir tidak tampak, karena siswa hanya mendengarkan tanpa aktivitas yang dapat meningkatkan minat, motivasi, atau sikap mereka terhadap pembelajaran.

Ranah psikomotorik (keterampilan):
Siswa menyalin huruf aksara Lampung ke dalam buku mereka. ini melatih kemampuan menulis.

B. Analisis ranah mana yang paling dominan dan ranah mana yang kurang berkembang:

Ranah yang paling dominan: kognitif, karena kelas lebih menekankan penjelasan materi dari guru.

Ranah yang cukup terlihat: psikomotorik, melalui aktivitas menyalin.

Ranah yang kurang berkembang: afektif, karena tidak ada interaksi, diskusi, atau kegiatan yang bisa menarik minat dan motivasi siswa.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Tugas Diskusi

by Nazwa Salsabila Putri -
Nama : Nazwa Salsabila Putri
Npm : 2513046003


1. Penjelasan ranah kognitif,afekif, psikomotorik serta masing-masing contohnya

a. Ranah Kognitif
Ranah kognitif adalah kemampuan yang berkaitan dengan pikiran atau intelektual, seperti memahami, mengingat, menganalisis, dan memecahkan masalah. Jadi, ranah ini fokus pada proses belajar yang melibatkan otak.
contohnya :
Siswa diminta mengidentifikasi perbedaan antara beberapa huruf aksara Lampung setelah guru menjelaskan materinya.

b. Ranah Afektif
Ranah afektif adalah kemampuan yang berkaitan dengan sikap, perasaan, minat, dan nilai. Ranah ini menunjukkan bagaimana siswa merespon pembelajaran secara emosional.
contohnya :
Siswa menunjukkan antusias dan tertarik saat belajar aksara Lampung, misalnya dengan aktif bertanya atau senang saat diberi tugas menulis.

c. Ranah Psikomotorik
Ranah psikomotorik adalah kemampuan yang berkaitan dengan keterampilan fisik atau praktik langsung.
contohnya :
Siswa menyusun kartu huruf aksara Lampung menjadi sebuah kata sederhana secara berkelompok.

2. Analisis studi kasus
A. Identifikasi Ranah
Ranah Kognitif: Guru menjelaskan bentuk huruf dan cara penulisannya siswa memahami materi.
Ranah Afektif: Hampir tidak terlihat, karena siswa hanya mendengarkan tanpa keterlibatan minat atau motivasi.
Ranah Psikomotorik: Siswa menyalin huruf ke buku tulis ada kegiatan menulis (praktik).

B. Analisis Dominasi Ranah
- Ranah yang paling dominan: Ranah kognitif, karena pembelajaran lebih fokus pada penjelasan materi oleh guru.
- Ranah yang cukup ada tapi kurang maksimal: Ranah psikomotorik, karena siswa hanya menyalin tanpa variasi atau latihan yang lebih kreatif.
- Ranah yang paling kurang berkembang: Ranah afektif, karena tidak ada kegiatan yang membuat siswa tertarik, aktif, atau termotivasi.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Tugas Diskusi

by Fitri Yani -
Nama : FITRI YANI
Npm : 2513046027
Prodi : Pendidikan Bahasa Lampung
Kelas : 2A

1. - Ranah kognitif adalah hal yang berkaitan kecerdasan otak, seperti memecahkan masalah dan mengingat informasi.
contohnya: siswa menghapal aksara Lampung secara urut.

- Ranah afektif melibatkan perasaan dan sikap dan minat siswa
contohnya: siswa merasa bangga saat menulis nama sendiri menggunakan aksara Lampung.

- Ranah Psikomotorik fokus pada gerakan fisik
contohnya: siswa melukis pada media papan tulis dengan rapi.

2. Analisis Kasus Guru SD:

A. Ranah kognitif muncul saat siswa mendengarkan penjelasan dari guru.
Ranah afektif keliatannya lemah karna siswa hanya menjadi pendengar yang pasif.
Ranah psikomotorik terbatas pada saat kegiataan menyalin tulisan ke buku.

B. Ranah kognitif menjadi bagian yang dominan dalam kelas tersebut, guru hanya fokus pada transfer pengetahuan satu arah.
Ranah yang kurang berkembang adalah afektif dan psikomotorik, siswa kehilangan motivasi karena tidak tersedia nya ruang diskusi atau praktik langsung secara kreatif.

Terima Kasih
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Tugas Diskusi

by Mauli Annisa Jasfilani -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Nama: Mauli Annisa Jasfilani
NPM: 2513046011
Kelas : 2A
Prodi : Pendidikan Bahasa Lampung

Izin menjawab:

1. Pengertian Ranah

Ranah kognitif: kemampuan berpikir dan memahami pengetahuan.
Contoh: siswa mempelajari bentuk dan nama huruf aksara Lampung lalu menyebutkan kembali huruf tersebut.
Ranah afektif: berkaitan dengan sikap, nilai, dan perasaan.
Contoh: siswa menunjukkan rasa bangga dan menghargai aksara Lampung sebagai budaya daerah dengan mengikuti pembelajaran secara antusias.
Ranah psikomotorik: berkaitan dengan keterampilan atau praktik langsung.
Contoh: siswa menulis aksara Lampung dengan benar di buku tulis.

2. Identifikasi dalam pembelajaran

Kognitif: guru menjelaskan aksara dan siswa memahami dasar materi.
Afektif: belum terlihat karena siswa pasif dan tidak ada interaksi.
Psikomotorik: siswa menyalin huruf (masih tahap meniru).

3. Analisis

Dominan: kognitif tingkat rendah (menghafal dan memahami).
Kurang optimal: psikomotorik (hanya menyalin, kurang variasi).
Paling lemah: afektif (tidak ada minat, interaksi, atau keterlibatan siswa).
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Tugas Diskusi

by Mauli Annisa Jasfilani -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Nama: Mauli Annisa Jasfilani
NPM: 2513046011
Kelas : 2A
Prodi : Pendidikan Bahasa Lampung

Izin menjawab:

1. Pengertian Ranah

Ranah kognitif: kemampuan berpikir dan memahami pengetahuan.
Contoh: siswa mempelajari bentuk dan nama huruf aksara Lampung lalu menyebutkan kembali huruf tersebut.
Ranah afektif: berkaitan dengan sikap, nilai, dan perasaan.
Contoh: siswa menunjukkan rasa bangga dan menghargai aksara Lampung sebagai budaya daerah dengan mengikuti pembelajaran secara antusias.
Ranah psikomotorik: berkaitan dengan keterampilan atau praktik langsung.
Contoh: siswa menulis aksara Lampung dengan benar di buku tulis.

2. Identifikasi dalam pembelajaran

Kognitif: guru menjelaskan aksara dan siswa memahami dasar materi.
Afektif: belum terlihat karena siswa pasif dan tidak ada interaksi.
Psikomotorik: siswa menyalin huruf (masih tahap meniru).

3. Analisis

Dominan: kognitif tingkat rendah (menghafal dan memahami).
Kurang optimal: psikomotorik (hanya menyalin, kurang variasi).
Paling lemah: afektif (tidak ada minat, interaksi, atau keterlibatan siswa).
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Tugas Diskusi

by Thara khairunisa imama -
NAMA: THARA KHAIRUNISA IMAMA
NPM: 2553046007
KELAS: 2A
MATKUL: PSIKOLOGI PENDIDIKAN
PRODI: PENDIDIKAN BAHASA LAMPUNG

1. Penjelasan Tiga Ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik
a. Ranah Kognitif
Ranah kognitif merupakan aspek yang berkaitan dengan kemampuan intelektual atau proses berpikir peserta didik. ranah ini mencakup kegiatan seperti mengingat, memahami, menganalisis, hingga mengevaluasi suatu materi pembelajaran.
Contoh: Dalam pembelajaran aksara lampung, guru menjelaskan bentuk dan nama huruf, kemudian siswa diminta untuk mengingat dan menyebutkan kembali huruf-huruf tersebut.
b. Ranah Afektif
Ranah afektif berhubungan dengan sikap, nilai, minat, dan perasaan peserta didik terhadap suatu pembelajaran. ranah ini menunjukkan bagaimana respon emosional siswa, seperti ketertarikan atau motivasi dalam belajar.
Contoh: Siswa menunjukkan semangat saat belajar aksara lampung, misalnya dengan aktif bertanya atau menunjukkan rasa bangga dalam mempelajari budaya daerah.
c. Ranah Psikomotorik
Ranah psikomotorik berkaitan dengan keterampilan fisik atau kemampuan praktik peserta didik dalam melakukan suatu aktivitas.
Contoh: Siswa mempraktikkan cara menulis aksara lampung di buku tulis dengan bentuk yang benar dan rapi.
2. Analisis Studi Kasus
A. Identifikasi Ranah
1. Ranah Kognitif
Terlihat pada saat guru menjelaskan bentuk huruf dan cara penulisan aksara lampung di papan tulis. Kegiatan ini melibatkan proses berpikir siswa dalam memahami materi yang disampaikan.
2. Ranah Afektif
Pada kasus ini, ranah afektif hampir tidak terlihat karena tidak ada kegiatan yang mendorong minat, motivasi, atau keterlibatan emosional siswa dalam pembelajaran.
3. Ranah Psikomotorik
Terlihat pada saat siswa diminta untuk menyalin huruf-huruf aksara lampung ke dalam buku tulis. Kegiatan ini melibatkan keterampilan motorik siswa dalam menulis.
B. Analisis Dominasi Ranah
Berdasarkan studi kasus tersebut, dapat disimpulkan bahwa:
Ranah yang paling dominan adalah ranah kognitif, karena pembelajaran lebih berfokus pada penjelasan materi oleh guru dan aktivitas memahami informasi.
Ranah psikomotorik cukup berkembang, karena siswa melakukan kegiatan menulis, meskipun masih sebatas menyalin tanpa variasi.
ranah afektif merupakan ranah yang paling kurang berkembang, karena tidak terdapat upaya untuk meningkatkan minat, motivasi, maupun partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Tugas Diskusi

by Repi Mariska -
Assalamu'alaikum wr. wb
Nama : Repi Mariska
NPM : 2514046023
tabik pun,izin sikam menjawab pertanyaan anjak ibu Mei Fatmilasari
Hal sai dapek sikam ambil anjak materi hari ino iyulah bahwa dilom proses pembelajaran terdapat tiga ranah penting, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik yang saling berhubungan satu sama lain.
Ranah kognitif merupakan kemampuan yang berkaitan dengan berpikir, seperti memahami, mengingat, dan menjelaskan materi. Jadi, siswa tidak hanya mendengar, tapi juga benar-benar paham dengan apa yang dipelajari.
Contohnya, saat guru menjelaskan aksara Lampung, lalu siswa bisa menyebutkan kembali nama huruf-hurufnya.
Ranah afektif berhubungan dengan sikap, perasaan, dan minat siswa terhadap pembelajaran. Ranah ini penting karena menentukan apakah siswa tertarik atau tidak dalam belajar.
Contohnya, siswa terlihat semangat, aktif bertanya, atau menunjukkan rasa ingin tahu saat belajar.
Ranah psikomotorik berkaitan dengan keterampilan atau praktik langsung. Dalam hal ini, siswa tidak hanya tahu, tapi juga bisa melakukan.
Contohnya, siswa menulis aksara Lampung dengan benar di buku tulis.
Pada studi kasus yang diberikan, kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru lebih banyak melibatkan ranah kognitif dan sedikit psikomotorik. Ranah kognitif terlihat saat guru menjelaskan materi, sedangkan psikomotorik terlihat saat siswa menyalin tulisan.
Namun, ranah afektif hampir tidak terlihat, karena siswa hanya mendengarkan tanpa adanya kegiatan yang membuat mereka lebih tertarik atau termotivasi.
Kesimpulannya, ranah yang paling dominan adalah kognitif, ranah psikomotorik ada tetapi masih terbatas, dan ranah yang paling kurang berkembang adalah afektif karena tidak ada upaya untuk meningkatkan minat dan keaktifan siswa dalam pembelajaran.
In reply to Repi Mariska

Re: Tugas Diskusi

by Yuliza rana munandar -
Assalamu’laikum wr.wrb
Nama:Yuliza rana munandar
Npm:2513046059

Ranah kognitif adalah kemampuan yang berhubungan dengan pengetahuan dan cara berpikir siswa. Dalam ranah ini, siswa belajar memahami, mengingat, dan mengolah informasi yang diberikan guru. Contohnya, siswa dapat mengenali dan menyebutkan huruf aksara Lampung setelah dijelaskan.
Ranah afektif adalah kemampuan yang berkaitan dengan sikap, minat, dan perasaan siswa terhadap pembelajaran. Ranah ini terlihat dari bagaimana siswa merespon pelajaran, apakah mereka tertarik atau tidak. Misalnya, siswa menunjukkan rasa bangga dan semangat saat belajar aksara Lampung sebagai bagian dari budaya daerah.
Ranah psikomotorik adalah kemampuan yang berhubungan dengan keterampilan atau praktik langsung. Artinya, siswa melakukan suatu aktivitas secara nyata. Contohnya, siswa menulis aksara Lampung dengan rapi dan benar di buku tulis.
2. Analisis Studi Kasus
Pada kasus tersebut, ranah kognitif tampak ketika guru menjelaskan materi dan siswa mendengarkan. Ini menunjukkan adanya proses penerimaan dan pemahaman informasi.
Ranah psikomotorik terlihat saat siswa menyalin huruf ke dalam buku tulis. Kegiatan ini melibatkan keterampilan menulis, meskipun masih terbatas.
Sementara itu, ranah afektif hampir tidak muncul karena tidak ada kegiatan yang membuat siswa tertarik, termotivasi, atau terlibat secara aktif dalam pembelajaran.
Jika dibandingkan, ranah yang paling dominan adalah kognitif karena kegiatan belajar lebih banyak berupa penjelasan dari guru. Ranah psikomotorik hanya sebagai pelengkap, sedangkan ranah afektif paling kurang berkembang.
Sekian,terimakasih..
Wassalamu’laikum wr.wb
In reply to Yuliza rana munandar

Re: Tugas Diskusi

by ANNISHA AUGUSTINA -
NAMA: ANNISHA AUGUSTINA
NPM: 2513046047

1. Pengertian ranah kognitif, ranah afektif dan ranah psikomotorik
Ranah kognitif: berkaitan dengan kemampuan berpikir siswa, seperti memahami dan mengingat
Contoh:
Siswa menjelaskan kembali materi yang sudah berikan oleh guru.

Ranah afektif: biasanya berhubungan dengan perasaan dan sikap siswa saat belajar, seperti semangat merespon dan motivasi dalam belajar.
Contoh:
Siswa aktif bertanya dan merespon

Ranah psikomotorik: berkaitan dengan keterampilan atau aktivitas fisik siswa.
Contoh:
Siswa mempraktikkan materi yang sudah di jelaskan oleh guru

2. Studi kasus
Ranah kognitif:
Siswa memahami dan mengingat materi aksara lampung yang di jelaskan oleh guru.
Ranah afektif:
Tidak ada
Ranah psikomotorik:
siswa menyalin aksara Lampung ke buku tulis.

3. Analisis dominasi ranah
menurut saya ranah yang paling dominan adalah ranah kognitif karena setiap pembelajaran itu melibatkan penjelasan dari guru dan pemahaman dari siswa. dan yang kurang berkembang adalah ranah afektif karena tidak banyak/kurangnya siswa dalam merespon dan bersemangat dalam pembelajaran.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Tugas Diskusi

by Chika Puitis Salsabilla -
Nama: Chika Puitis Salsabilla
NPM: 2513046039

Tabik Pun, Semakungni izin memberikan jawaban berdasarkan hasil pemikiran saya sendiri mengenai tugas diatas bu.

Ranah kognitif
Ranah kognitif adalah kemampuan yang berhubungan dengan proses berpikir. Di dalamnya termasuk memahami, mengingat, menganalisis, sampai memecahkan masalah. Jadi, ranah ini fokus pada bagaimana siswa menggunakan otaknya untuk belajar.
Contoh di kelas:
Saat guru Bahasa Lampung menjelaskan arti dan bentuk aksara Lampung, lalu siswa diminta menyebutkan kembali nama huruf tersebut atau menjelaskan perbedaannya. Di sini siswa menggunakan daya pikirnya.

Ranah afektif
Ranah afektif berkaitan dengan sikap, perasaan, minat, dan nilai yang dimiliki siswa. Ranah ini menunjukkan bagaimana respon siswa terhadap pembelajaran, apakah mereka tertarik, menghargai, atau tidak.
Contoh di kelas:
Siswa menunjukkan antusias saat belajar aksara Lampung, misalnya dengan semangat bertanya atau merasa bangga saat bisa menulis huruf daerahnya sendiri.

Ranah psikomotorik
Ranah psikomotorik adalah kemampuan yang berhubungan dengan keterampilan fisik atau gerakan. Biasanya terlihat dari aktivitas praktik langsung.
Contoh di kelas:
Siswa menulis aksara Lampung di buku tulis atau papan tulis dengan bentuk yang benar. Ini melibatkan koordinasi tangan dan keterampilan motorik.

2. Analisis Studi Kasus

A. Identifikasi Ranah

Ranah kognitif:
Terlihat saat guru menjelaskan bentuk huruf dan cara penulisan aksara Lampung. Siswa menerima informasi dan mencoba memahami materi.

Ranah afektif:
Hampir tidak terlihat. Tidak ada kegiatan yang mendorong minat, semangat, atau keterlibatan emosional siswa dalam pembelajaran.

Ranah psikomotorik:
Ada pada saat siswa diminta menyalin huruf ke buku tulis. Mereka melakukan kegiatan menulis sebagai bentuk praktik.

B. Analisis Dominasi Ranah

Dalam pembelajaran tersebut, ranah yang paling dominan adalah ranah kognitif, karena kegiatan utama hanya mendengarkan penjelasan guru. Pembelajaran ini sangat didominasi oleh Ranah Kognitif tingkat rendah (mengingat) dan Psikomotorik tingkat dasar (meniru/menyalin). Fokus guru hanya pada transfer informasi visual dari papan tulis ke buku siswa tanpa adanya pendalaman materi.

Sedangkan ranah afektif adalah yang paling kurang berkembang, karena siswa tidak dilibatkan secara aktif, tidak ada diskusi, tidak ada kegiatan menarik, sehingga minat dan motivasi belajar tidak terbangun. Karena tidak ada diskusi, praktik variasi, atau kegiatan yang memicu minat, siswa menjadi pasif. Akibatnya, motivasi rasa suka terhadap budaya (aksara Lampung) tidak terbentuk. Selain itu, Ranah Kognitif tingkat tinggi (seperti menganalisis atau merangkai kata secara mandiri) juga tidak tersentuh karena siswa hanya menyalin apa yang ada, bukan mengolah pemikiran mereka sendiri.

Neghima Nihan
In reply to Chika Puitis Salsabilla

Re: Tugas Diskusi

by Amalia Al Saqina -
Nama: Amalia Al Saqina
Npm: 2513046067

assalamualaikum, tabik ibu semakkungni izin menjawab pertanyaan sai di atas

1.bacalah materi konsep dasar faktor kognitif afektif dan psikomotorik secara menyeluruh kemudian kerjakan tugas berikut.

• jelaskan dengan bahasa Anda sendiri:

1. Ranah kognitif
Ranah kognitif adalah kemampuan berpikir yang mencakup proses seperti mengingat, memahami, menganalisis, sampai memecahkan masalah.
Contoh: menghafal surat surat Alquran, memahami materi pelajaran, atau menjawab soal.

2. Ranah afektif
Ranah afektif adalah sikap, perasaan, dan nilai-nilai seseorang. yang menyangkut bagaimana seseorang merespon sesuatu secara emosional dan bagaimana sikapnya terbentuk.
Contoh: menunjukkan rasa hormat kepada guru, mendengarkan materi saaat teman menjelaskan , memiliki tanggung jawab, atau bekerja sama dengan teman.

3. Ranah psikomotorik
Ranah psikomotorik berkaitan dengan keterampilan fisik atau gerakan tubuh. Ini melibatkan koordinasi antara otak dan otot.
Contoh: menulis, menggambar, bermain olahraga, atau melakukan praktik

2. Identifikasi bagian pembelajaran termasuk ranah kognitif, ranah efektif, ranah psikomotorik:

A. Berikut analisis berdasarkan tiga ranah dalam pembelajaran:

1. Ranah Kognitif
Guru menjelaskan bentuk huruf aksara Lampung di papan tulis.
Guru menjelaskan cara penulisan huruf aksara Lampung

2. Ranah Afektif
Hampir tidak terlihat dalam pembelajaran ini. Siswa hanya mendengarkan tanpa adanya upaya membangun minat, motivasi, atau keterlibatan emosional.

Ranah Psikomotorik
Siswa menyalin huruf aksara Lampung ke buku tulis. dan mencoba menulis aksara dengan berbagai anak hurufnya

B. Analisislah mana yang paling dominan dan ranah mana yang kurang berkembang

ranah yang paling dominan adalah ranah kognitif karena kan di dalam pembelajaran pasti adanya proses seperti mengingat, memahami, menganalisis, sampai memecahkan masalah.

ranah yang kurang dominan adalah ranah afektif karena di setiap pembelajaran pasti ada saja mahasiswa atau pelajar pelajar yang tidak mendengarkan guru atau dosennya saat menjelaskan materi dan sibuk dengan dunianya sendiri di karnakan penjelasan dan materi yang di berikan kurang menarik.

terimakasih ibu
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Tugas Diskusi

by SUCI RAHMADANI -
Nama: Suci Rahmadani
Kelas: 2A
Npm: 2513046043
Prodi: Pendidikan Bahasa Lampung

1. Konsep Dasar Faktor kognitif, Afektif dan Psikomotorik beserta masing- masing contohnya
》Ranah kognitif yaitu proses berfikir yang berlokasi pada kemampuan intelektual seperti pemahaman, analisis dan evaluasi yang mencakup tingkatan didalamnya yaitu -Mengingat
-Memahami
-Menerapkan
-Menganalisis
-Mengevalusi
-Mencipta
Contoh ranah kognitif seperti Menyebutkan nama-nama provisinsi di Indonesia, Merancang poster atau karya seni, dan Menghafal rumus matematika.

》Ranah Afektif adalah aspek belajar yang berkaitan dengan sikap, norma, nilai, dan minat. Ranah ini tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki nilai moral dan kepribadian yang baik. adapun beberapa konsep diranah ini, yaitu:
-Menerima
-Menanggapi
-Menilai
Contohnya seperti Memperhatikan guru saat menjelaskan, Ikut berdiskusi di kelas, dan Menghargai pendapat teman.

》Ranah Psikomotorik adalah pembelajaran praktik dan tindakan nyata. ranah ini penting agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu melakukan dan menghasilkan sesuatu. Adapun konsepnya, yaitu:
-Peniruan
-Artikulasi
-Presepsi
Contohnya seperti Meniru cara menulis huruf yang benar, Mengenali nada dalam pelajaran musik, dan Mengikuti gerakan tari.

2. Analisis studi kasus
A. Identifikasi bagian pembelajaran yang termasuk:
• ranah kognitif dalam kalimat "siswa menyalin huruf-huruf tersebut ke buku tulis" mempunyai *kemampuan memahami* huruf-huruf di papan tulis tersebut.

• ranah afektif tidak berperan di studi kasus tersebut.

• ranah psikomotorik berada di kalimat "siswa menyalin huruf-huruf ke buku tulis" dan "mendengarkan penjelasan guru" dari kalimat tersebut, ranah ini berperan karena siswa tersebut berhasil mempunyai *kemampuan meniru, prespsi*

B. Analisis ranah

• Yang paling dominan adalah ranah Kognitif dan Psikomotorik. Karena siswa sd tersebut berpikir, memahami, belajar materi, dan meniru.
• Yang kurang berkembang adalah ranah Afektif karena dari studi kasus itu belajar tentang menghargai dan menanggapi, sedangkan di studi kasus itu ada kalimat "tanpa adanya diskusi, praktik variasi..."
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Tugas Diskusi

by Zulfia Zahra -
Nama : Zulfia Zahra (2513046031)
Kelas : 2A
Matkul : Psikologi Pendidikan
Prodi : Pendidikan Bahasa Lampung

1. Jelaskan tentang ranah kognitif, efektif, psikomotorik dan berikan masing masing 1 contoh konkret penerapan ketiga ranah tersebut dalam kegiatan pembelajaran di kelas.

- ranah kognitif
ranah kognitif itu berkaitan dengan perilaku belajar yang mencangkup aktifitas mental atau otak.
ranah kognitif juga mencangkup tentang keterampilan berfikir.
contoh : siswa memahami apa yang guru jelaskan. lalu menjelaskan kembali apa yang mereka ingat.
- ranah efektif
berkaitan dengan emosi, perasaan, apresiasi, antusiasme, motivasi dan sikap.
ranah ini berkaitan dengan bagaimana peserta didik berinteraksi dengan materi, guru dan teman sebaya.
ranah ini juga membentuk karakter dan kepribadian peserta .
contoh : menghargai pendapat teman saat diskusi kelompok di kelas dan tidak memotong pembicaraan saat berdiskusi.
- ranah psikomotorik
ranah psikomotorik berkaitan dengan fisik dan bagaimana kemampuan bertindak yang melibatkan otot serta koordinasi saraf.
contoh : menulis apa yang sudah didiskusikan dan mempresentasikan apa yang telas ditulis.

2. Analisis studi kasus

A. identifikasi bagian pembelajaran yang termasuk :
- ranah kognitif.
guru menjelaskan bentuk huruf dan cara penulisannya dan siswa mendengarkan penjelasan guru.
- ranah efektif
tidak ada kegiatan yang melibatkan tentang diskusi, praktik variasi atau kegiatan yang melibatkan minat dan motivasi siswa.
- ranah psikomotorik
siswa menyalin penjelasan guru ke buku tulis.

B. analisis ranah yang paling dominan dan yang kirang berkembang.
= ranah yang paling dominan adalah rabag kognitif, karna didalam studi kasus lebih banyak tentang guru menjelaskan cara penulisan.
ranah yang kurang berkembang yaitu ranah efektif, karna tidak ada kegiatan diskusi.

Terima Kasih ibu
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Tugas Diskusi

by Kholivah Fatma Sari -
Nama: Kholivah Fatma Sari
Npm: 2513046033

1. Penjelasan ranah kognitif,afekif, psikomotorik serta masing-masing contohnya

A. Ranah Kognitif
Merupakan ranah yang berkaitan dengan segala aktivitas mental yang melibatkan otak. Yang berfokus pada perolehan pengetahuan,pemahaman,penerapan hingga mengevaluasi sesuatu.
Contoh : siswa mampu menjelaskan kembali materi yang sudah disampaikan oleh guru menggunakan kata -kata sendiri

B. Ranah Afektif
Ranah ini berkaitan dengan emosional, seperti minat , sikap, apresiasi, nilai-nilai dan cara siswa menyesuaikan diri.
Contoh : dalam diskusi kelompok, siswa menujukkan sikap menghargai dengan mendengarkan pendapat temannya tanpa memotong pembicaraan.

C. Ranah Psikomotorik
Ranah ini memiliki fokus pada keterampilan fisik dan koordinasi motorik yang berarti melakukan sesuatu menggunakan anggota tubuh.
Contoh : dalam pelajaran seni, siswa mempraktikan tarian lampung dengan gerakan yang luwes.

2. Analisis studi kasus pembelajaran Aksara Lampung

A.Identifikasi bagian pembelajaran yang termasuk
-Ranah Kognitif: Terlihat saat guru menjelaskan bentuk huruf dan cara penulisannya di papan tulis. Siswa menggunakan kognisinya untuk mengenali simbol-simbol aksara dan mengingat bentuknya agar bisa disalin.
-Ranah Afektif: Sangat minim, namun muncul secara pasif saat siswa bersedia duduk tenang dan mendengarkan penjelasan guru .
-Ranah Psikomotorik: Terjadi saat siswa menyalin huruf-huruf tersebut ke buku tulis. Kegiatan ini melibatkan koordinasi mata dan tangan untuk meniru lambang yang ada di papan tulis.

B. Analisis ranah mana yang paling dominan dan ranah mana yang kurang berkembang.
- Yang paling dominan yaitu ranah kognitif dan psikomotorik karena dalam studi kasus guru hanya fokus supaya siswa tahu (kognitif) dan bisa menuliskan ulang ( psikomotorik). Jadi siswa hanya meniru tanpa diminta untuk mengolah informasi lebih dalam.
- Ranah yang kurang berkembang adalah ranah afektif, ranah ini tidak tersentuh karena tidak ada ruang untuk diskusi, apresiasi terhadap budaya Lampung atau membangun minat siswa.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Tugas Diskusi

by Anies Fitriyani -
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Nama:Anies Fitriyani
Npm:2553046001
Kelas:2A
Matkul:Psikologi Pendidikan
Prodi: Pendidikan Bahasa Lampung

Izin menjawab pertanyaan dari ibu mei fatmila sari

1. Jelaskan ranah Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik

•Ranah kognitif berkaitan dengan kemampuan berpikir seseorang, seperti memahami, mengingat, menganalisis, dan memecahkan masalah. Ini berhubungan dengan otak atau intelektual.
Contoh di kelas:
Guru menjelaskan materi matematika, lalu siswa diminta mengerjakan soal cerita. Di sini siswa
menggunakan kemampuan berpikir untuk memahami dan menyelesaikan masalah.
• Ranah afektif
Ranah afektif berkaitan dengan sikap, perasaan, nilai, dan emosi, seperti minat, motivasi, kejujuran, tanggung jawab, dan kerja sama.
Contoh di kelas:
Saat diskusi kelompok, siswa menunjukkan sikap saling menghargai pendapat teman dan bekerja sama menyelesaikan tugas.
•Ranah psikomotorik
Ranah psikomotorik berkaitan dengan keterampilan fisik atau gerakan tubuh, termasuk koordinasi antara otak dan anggota tubuh.
Contoh di kelas:
Dalam pelajaran IPA, siswa melakukan percobaan sederhana di laboratorium, seperti mencampur bahan dan mengamati hasilnya secara langsung.

2.Analisis studi kasus
A.Identifikasi bagian pembelajaran yang termasuk
ranah kognitif,ranah afektif, dan ranah psikomotorik

•Ranah kognitif
-Guru menjelaskan bentuk huruf aksara Lampung.
-Siswa mendengarkan penjelasan guru.
Ranah kognitif Menunjukkan aktivitas memahami dan mengingat materi.
•2. Ranah afektif
-Tidak tampak adanya kegiatan yang melibatkan sikap, minat, atau motivasi siswa.
Ranah afektif tidak berkembang atau sangat minim, karena siswa hanya pasif tanpa keterlibatan emosional atau sikap.
•Ranah psikomotorik
-Siswa menyalin huruf aksara Lampung ke buku tulis.
Ranah Psikomotorik Menunjukkan aktivitas keterampilan menulis (gerakan motorik).

B.Analisis ranah mana yang paling dominan dan ranah mana yang kurang berkembang.
-Ranah yang paling dominan
Ranah kognitif
Karena pembelajaran berfokus pada penjelasan guru dan pemahaman materi.
-Ranah yang cukup terlihat tetapi terbatas
Ranah psikomotorik
Ada kegiatan menulis, tetapi hanya sebatas menyalin (belum kreatif atau bervariasi).
-Ranah yang paling kurang berkembang
Ranah afektif
Karena:
•Tidak ada kegiatan yang menumbuhkan minat dan motivasi.
•Tidak ada interaksi seperti diskusi atau kerja kelompok .
•Siswa tidak dilibatkan secara aktif.

Neghima Nihan Ibu
Wassalamualikum Warahmatullahi Wabarakatuh
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Tugas Diskusi

by Meigita cahaya -
Nama : Meigita Cahaya Permata Hardani
Npm : 2513046053
Kelas : 2A

Assalamualaikum wr wb, izin menjawab bu

1. Ranah kognitif merujuk pada lingkup pendidikan yang berfokus pada proses berpikir intelektual, seperti mengingat, memahami, dan menganalisis informasi.
contohnya: tugas membuat presentasi yang merangkum data dari berbagai sumber untuk mengevaluasi lingkungan.
- Ranah afektif merujuk pada aspek pendidikan yang melibatkan aspek emosi, sikap, nilai, minat, dan motivasi siswa terhadap pembelajaran.
contohnya : guru dapat mengembangkan ranah afektif melalui diskusi etika atau refleksi diri, misalnya meminta siswa merefleksikan pengalaman bullying untuk membangun empati.

- Ranah psikomotorik dalam pendidikan merujuk pada aspek yang menekankan pengembangan keterampilan fisik, gerakan, dan koordinasi motorik siswa melalui latihan praktik.
contohnya: Kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka, di mana siswa mengikat simpul tali, juga mengukur kemajuan psikomotorik siswa.

2. analisis studi kasus :
A Identifikasi bagian pembelajaran yang termasuk:
- ranah kognitif adalah penjelasan guru tentang bentuk huruf dan cara penulisannya di papan tulis.
-ranah efektif Tidak ada bagian pembelajaran yang jelas termasuk ranah afektif dalam studi kasus ini. Siswa hanya mendengarkan dan menyalin secara pasif tanpa diskusi, kegiatan yang membangun minat, motivasi, atau apresiasi budaya aksara Lampung.
- ranah psikomotorik Bagian pembelajaran yang termasuk ranah psikomotorik adalah kegiatan siswa menyalin huruf-huruf aksara Lampung ke buku tulis.Ini melatih keterampilan motorik halus melalui koordinasi tangan-mata dan gerakan menulis terpandu (tingkat imitation atau guided response).

B. Analisis ranah mana yang paling dominan dan ranah mana yang kurang berkembang.

-Ranah Psikomotorik paling dominan.
Kegiatan menyalin huruf aksara Lampung ke buku tulis menjadi aktivitas utama yang melatih keterampilan motorik halus secara langsung dan berulang.
-Ranah Afektif paling kurang berkembang.
Tidak ada elemen diskusi, motivasi, atau apresiasi budaya yang melibatkan emosi dan sikap siswa, sehingga aspek ini sepenuhnya absen.

Terimakasih, w assalamu'alaikum wr wb
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Tugas Diskusi

by Apriyansah Eko Saputra -
Nama : Apriyansah Eko Saputra
Npm : 2513046009
Kelas : Pbl 2A

1. Penjelasan ranah kognitif,afekif, psikomotorik serta masing-masing contohnya:

1. Ranah Kognitif

Ranah kognitif adalah kemampuan yang berkaitan dengan proses berpikir, memahami, mengingat, dan mengolah informasi. Ranah ini berhubungan dengan pengetahuan dan kemampuan intelektual siswa dalam belajar.

Contoh dalam pembelajaran:
Pada pelajaran Bahasa Indonesia, guru menjelaskan tentang struktur teks cerita pendek, kemudian siswa diminta menjawab pertanyaan tentang isi cerita. Kegiatan ini melatih siswa memahami dan mengingat materi.

2. Ranah Afektif

Ranah afektif adalah kemampuan yang berkaitan dengan sikap, nilai, perasaan, minat, dan karakter siswa terhadap suatu hal. Ranah ini terlihat dari bagaimana siswa bersikap selama proses belajar.

Contoh dalam pembelajaran:
Saat diskusi kelompok di kelas, siswa menghargai pendapat teman, bekerja sama, dan bersikap sopan ketika berbicara. Hal ini menunjukkan adanya perkembangan sikap dan nilai positif dalam belajar.

3. Ranah Psikomotorik

Ranah psikomotorik adalah kemampuan yang berkaitan dengan keterampilan fisik atau gerakan tubuh dalam melakukan suatu kegiatan.

Contoh dalam pembelajaran:
Dalam pelajaran seni atau prakarya, siswa membuat kerajinan tangan atau mempraktikkan cara membuat suatu karya. Kegiatan ini melatih keterampilan tangan dan koordinasi gerak siswa.

A. Identifikasi bagian pembelajaran berdasarkan ranah

1. Ranah Kognitif
Ranah kognitif berkaitan dengan kemampuan berpikir, memahami, dan mengingat pengetahuan.
Pada studi kasus tersebut, ranah kognitif terlihat ketika guru menjelaskan bentuk huruf aksara Lampung dan cara penulisannya di papan tulis. Melalui penjelasan ini siswa memperoleh pengetahuan dan pemahaman tentang aksara Lampung.

2. Ranah Afektif
Ranah afektif berkaitan dengan sikap, minat, motivasi, dan perhatian siswa terhadap pembelajaran.
Dalam kasus ini, ranah afektif tidak terlihat secara jelas, karena selama pembelajaran siswa hanya mendengarkan penjelasan guru dan menyalin tulisan tanpa adanya kegiatan yang melibatkan minat, motivasi, atau interaksi siswa seperti diskusi atau kerja kelompok.

3. Ranah Psikomotorik
Ranah psikomotorik berkaitan dengan keterampilan atau aktivitas fisik dalam melakukan suatu tugas.
Dalam pembelajaran tersebut, ranah psikomotorik terlihat ketika siswa diminta menyalin huruf-huruf aksara Lampung ke dalam buku tulis. Kegiatan ini melibatkan keterampilan menulis dan koordinasi tangan.

B. Analisis ranah yang dominan dan kurang berkembang :

Berdasarkan studi kasus tersebut, ranah yang paling dominan adalah ranah kognitif, karena kegiatan pembelajaran lebih banyak berfokus pada pemberian penjelasan dan penyampaian informasi oleh guru mengenai bentuk huruf aksara Lampung.

Ranah psikomotorik juga muncul, tetapi masih terbatas, karena siswa hanya menyalin huruf tanpa variasi kegiatan praktik lain seperti menulis kata atau membaca aksara Lampung.

Sementara itu, ranah yang paling kurang berkembang adalah ranah afektif, karena tidak ada kegiatan yang dapat meningkatkan minat, motivasi, dan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran.

Kesimpulan:

Ranah dominan: Ranah kognitif
Ranah yang cukup muncul: Ranah psikomotorik
Ranah yang kurang berkembang: Ranah afektif.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Tugas Diskusi

by Irfan Amzar Saputra -
Nama: Irfan Amzar Saputra
Kelas: 2A
NPM: 2513046051

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Tabik Bu, Izin Menjawab

• Pengertian Ranah Kognitif
Ranah kognitif merupakan aspek pembelajaran yang berhubungan dengan proses berpikir, meliputi kemampuan memahami pelajaran, mengingat informasi, mengolah pengetahuan, menganalisis, hingga menilai suatu masalah. Secara sederhana, ranah ini mencakup kemampuan mental dan pemahaman siswa.
Contoh penerapan:
Guru meminta siswa menjelaskan kembali dengan bahasa mereka sendiri tentang konsep “energi terbarukan,” sehingga melatih pemahaman dan daya ingat mereka.
• Pengertian Ranah Afektif
Ranah afektif adalah ranah yang berhubungan dengan sikap, minat belajar, motivasi, nilai-nilai, serta respon emosional siswa terhadap kegiatan pembelajaran.
Contoh penerapan:
Guru mengajak siswa berdiskusi tentang pentingnya menjaga kebersihan kelas untuk menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan.
• Pengertian Ranah Psikomotorik
Ranah psikomotorik mencakup kemampuan yang berhubungan dengan keterampilan fisik atau gerak tubuh, seperti menulis, membuat karya, melakukan praktik, atau aktivitas motorik lain yang melibatkan koordinasi otot.
Contoh penerapan:
Siswa melakukan praktik penggunaan mikroskop dalam pelajaran IPA.

2. Analisis Studi Kasus
Kasus singkat:
Guru menjelaskan bentuk huruf, siswa hanya mendengarkan dan menyalin huruf ke buku tanpa ada diskusi, motivasi, atau variasi kegiatan.
1. Identifikasi Ranah dalam Pembelajaran
a. Ranah Kognitif
Siswa mendengar penjelasan guru tentang bentuk huruf.
Siswa mencoba memahami dan mengingat aksara Lampung yang dijelaskan.
Alasan:
Aktivitas tersebut mengandalkan kemampuan memahami serta mengingat informasi, sehingga termasuk ranah kognitif.
b. Ranah Afektif
Ranah afektif hampir tidak tampak karena:
Tidak ada kegiatan yang memunculkan minat.
Tidak ada diskusi atau interaksi yang mendorong partisipasi.
Siswa hanya bersikap pasif.
Alasan:
Ranah afektif berkaitan dengan sikap dan ketertarikan, namun dalam kasus ini tidak ada kegiatan yang merangsang aspek tersebut.
c. Ranah Psikomotorik
Ranah psikomotorik terlihat ketika siswa meniru atau menuliskan kembali huruf aksara Lampung.
Alasan:
Menyalin huruf melibatkan gerakan motorik halus pada tangan, sehingga termasuk keterampilan psikomotorik dasar.

2. Analisis Ranah yang Dominan dan Minim
Ranah yang Dominan
Ranah kognitif paling menonjol karena pembelajaran terfokus pada penjelasan teori.
Ranah psikomotorik muncul meskipun hanya sebatas menulis atau menyalin bentuk huruf.
Ranah yang Kurang Berkembang
Ranah afektif hampir tidak muncul:
Tidak ada diskusi kelas.
Tidak ada momen yang menumbuhkan minat.
Tidak diberikan motivasi atau penghargaan sikap positif.
Dampak:
Pembelajaran menjadi sepenuhnya berpusat pada guru dan kurang melibatkan perasaan, minat, atau kemauan siswa untuk terlibat lebih aktif.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Tugas Diskusi

by NATASYA WULANDARI -
NAMA : NATASYA WULANDARI
NPM : 2513046037

1. Penjelasan ranah kognitif,afektif,dan psikomotorik serta masing2 contohnya
Ranah Kognitif
Ranah kognitif itu berkaitan dengan kemampuan berpikir siswa. Isinya seperti memahami materi, mengingat, menganalisis, sampai bisa memecahkan masalah. Jadi intinya ini tentang “otak kerja”.
Contoh di kelas: Misalnya guru mengajarkan aksara Lampung, terus siswa diminta menjelaskan kembali arti atau bentuk hurufnya pakai kata-kata sendiri. Nah itu termasuk kognitif karena siswa sedang mikir dan memahami.

Ranah Afektif
Kalau afektif ini berkaitan dengan sikap, perasaan, minat, dan nilai siswa terhadap pembelajaran. Jadi bukan cuma ngerti, tapi juga gimana perasaan mereka—tertarik gak, semangat gak, menghargai gak.
Contoh di kelas: Guru ngajak siswa diskusi tentang pentingnya melestarikan aksara Lampung, lalu siswa jadi lebih bangga dan tertarik belajar. Itu termasuk ranah afektif karena nyentuh sikap dan perasaan.

Ranah Psikomotorik
Ranah ini berhubungan sama keterampilan fisik atau praktik langsung.
Contoh di kelas: Siswa diminta menulis aksara Lampung langsung di buku atau papan tulis dengan benar. Ini termasuk psikomotorik karena ada aktivitas gerak dan keterampilan.

2. Analisis studi kasus:
​Ranah Kognitif:
Terjadi saat siswa mendengarkan penjelasan guru mengenai bentuk huruf dan cara penulisannya. Di sini, siswa sedang menyerap informasi (pengetahuan) dan mengenali simbol-simbol aksara Lampung secara visual.
​Ranah Afektif:
Terjadi (meskipun minim) pada saat siswa mematuhi instruksi guru untuk menyalin. Ketaatan mengikuti perintah merupakan tingkat rendah dari ranah afektif (penerimaan). Namun, secara keseluruhan, aspek minat dan motivasi tidak tergali dalam kasus ini.
​Ranah Psikomotorik:
Terlihat saat siswa menyalin huruf-huruf ke buku tulis. Kegiatan menulis adalah aktivitas motorik halus yang melibatkan koordinasi mata dan tangan untuk meniru bentuk huruf yang ada di papan tulis.

3. Analisis ranah mana yang paling dominan dan ranah mana yang kurang berkembang:
Ranah yang Dominan: Kognitif dan Psikomotorik (Level Dasar)
Pembelajaran ini sangat berfokus pada kognitif tingkat rendah (mengingat/mengetahui bentuk) dan psikomotorik mekanistik (sekadar menyalin/meniru). Siswa hanya berfungsi sebagai "penerima" dan "peniru" tanpa diberikan ruang untuk eksplorasi lebih dalam.
​Ranah yang Kurang Berkembang: Afektif dan Kognitif Tingkat Tinggi
​Afektif: Sangat kurang karena guru tidak melibatkan minat dan motivasi. Siswa mungkin merasa bosan karena tidak ada diskusi atau aktivitas yang membuat mereka merasa "memiliki" budaya Lampung tersebut.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Tugas Diskusi

by Muhammad Afrizal -
NAMA : Muhammad Afrizal
NMP :2513046021
KLS : 2A
MATKUL : PSIKOLOGI PENDIDIKAN
PRODI : PENDIDIKAN BAHASA LAMPUNG

1. Penjelasan Ranah

a. Ranah Kognitif

Ranah kognitif merupakan kemampuan yang berkaitan dengan proses berpikir. Di dalamnya mencakup kegiatan seperti mengingat, memahami, menerapkan, hingga menganalisis suatu materi yang dipelajari.

Contoh di kelas:

Guru menjelaskan aksara Lampung, kemudian siswa diminta menjelaskan kembali bentuk dan nama huruf tersebut dengan bahasa mereka sendiri.

b. Ranah Afektif

Ranah afektif berkaitan dengan sikap, nilai, perasaan, serta minat siswa dalam mengikuti pembelajaran. Ranah ini terlihat dari bagaimana siswa merespon pelajaran, apakah mereka tertarik, antusias, atau justru tidak peduli.

Contoh di kelas:

Guru memberikan pujian kepada siswa yang berani mencoba menulis aksara Lampung sehingga siswa merasa senang dan lebih termotivasi untuk belajar.

c. Ranah Psikomotorik

Ranah psikomotorik berhubungan dengan keterampilan fisik atau kemampuan melakukan suatu tindakan secara langsung. Biasanya terlihat dalam kegiatan praktik.

Contoh di kelas:

Siswa mempraktikkan menulis aksara Lampung di buku tulis dengan memperhatikan bentuk huruf yang benar.

2. Analisis Studi Kasus

A. Identifikasi Ranah

1. Ranah kognitif:
Terlihat saat guru menjelaskan bentuk huruf aksara Lampung di papan tulis dan siswa mendengarkan penjelasan tersebut.

2. Ranah afektif:
Tidak tampak adanya kegiatan yang melibatkan minat, motivasi, atau perasaan siswa selama pembelajaran berlangsung.

3. Ranah psikomotorik:
Terlihat saat siswa diminta menyalin huruf-huruf aksara Lampung ke dalam buku tulis.

B. Analisis Dominasi Ranah

Ranah yang paling dominan adalah ranah kognitif karena kegiatan pembelajaran lebih banyak berupa penjelasan dari guru dan siswa hanya menerima informasi.

Ranah psikomotorik sudah muncul melalui kegiatan menulis, namun masih terbatas karena siswa hanya menyalin tanpa variasi atau latihan yang lebih kreatif.

Ranah afektif menjadi ranah yang paling kurang berkembang karena tidak ada kegiatan yang mendorong minat, keterlibatan, atau interaksi siswa dalam proses pembelajaran.
In reply to Muhammad Afrizal

Re: Tugas Diskusi

by NICKY FADHILA -
NAMA : Nicky Fadhila
NMP :2513046019
KLS : 2A
MATKUL : PSIKOLOGI PENDIDIKAN
PRODI : PENDIDIKAN BAHASA LAMPUNG

1. Penjelasan Tiga Ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik
- Ranah Kognitif
Ranah kognitif berkaitan dengan kemampuan berpikir dan pengetahuan. Ini mencakup proses seperti mengingat, memahami, menganalisis, sampai memecahkan masalah.
Contoh di kelas:
Guru menjelaskan materi matematika, lalu siswa diminta mengerjakan soal cerita. Di sini siswa menggunakan kemampuan berpikir untuk memahami dan menyelesaikan masalah.

- Ranah Afektif
Ranah afektif berkaitan dengan sikap, perasaan, nilai, dan minat seseorang terhadap sesuatu.
Contoh di kelas:
Saat diskusi kelompok, siswa belajar menghargai pendapat teman dan bekerja sama. Ini menunjukkan sikap toleransi dan tanggung jawab.

- Ranah Psikomotorik
Ranah psikomotorik berkaitan dengan keterampilan fisik atau gerakan tubuh dalam melakukan suatu aktivitas.
Contoh di kelas:
Dalam pelajaran seni budaya, siswa mempraktikkan cara melukis atau membuat kerajinan tangan. Ini melibatkan koordinasi tangan dan keterampilan motorik.

2. Analisis studi kasus :
Kognitif → ada (melalui penjelasan guru)
Afektif → tidak ada
Psikomotorik → ada (melalui kegiatan menulis/menyalin)

3. Dominan: ranah kognitif (siswa banyak mendengar & memahami materi)
Kurang berkembang: ranah afektif (minat & motivasi tidak dibangun)
Psikomotorik: ada, tapi terbatas (hanya menyalin)
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Tugas Diskusi

by Ruli Ayu Ningtyas -
Nama: Ruli Ayu Ningtyas
kelas: 2A

Ranah kognitif merujuk pada tujuan pembelajaran yang berfokus pada kemampuan berpikir, pengetahuan, dan keterampilan intelektual siswa. Ini mencakup proses mental seperti mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan.
contohnya: Seorang guru meminta siswa untuk mengidentifikasi kata ganti orang pertama tunggal dalam bahasa Lampung, yaitu "Nyak" atau "sikindua".

Ranah afektif berkaitan dengan sikap, perasaan, minat, nilai, dan emosi siswa. Aspek ini mencakup cara siswa merespons, menerima, menghargai, dan menginternalisasi nilai-nilai yang diajarkan selama proses pembelajaran.
contohnya: Guru mendorong siswa untuk menunjukkan apresiasi terhadap budaya dan hasil karya sastra Lampung dengan menggunakan salam khas "Tabik Pun" saat memulai percakapan atau berinteraksi.

Ranah psikomotorik melibatkan keterampilan fisik atau motorik dan koordinasi, serta tindakan yang memerlukan manipulasi fisik. Ini berfokus pada kemampuan praktis dan kinerja yang dapat diamati.
contohnya: Guru meminta siswa untuk menuliskan atau menyalin aksara Lampung di buku tulis mereka dengan bentuk huruf dan cara penulisan yang benar.

A. Ranah Kognitif (Pengetahuan & Pemahaman):
Terjadi saat siswa mendengarkan penjelasan guru tentang bentuk-bentuk aksara Lampung.

B. Ranah Afektif (Sikap & Nilai):
Terlihat dari kepatuhan dan kedisiplinan siswa dalam mengikuti instruksi guru untuk menyalin.
Ranah Psikomotorik (Keterampilan Fisik/Gerak):
Terjadi saat siswa melakukan aktivitas menulis atau menyalin huruf-huruf tersebut ke buku tulis mereka. Ini melibatkan koordinasi mata dan tangan.

Ranah yang Paling Dominan: Ranah Kognitif (Tingkat Rendah)
Pembelajaran ini sangat berpusat pada guru (teacher-centered). Fokus utamanya adalah transfer pengetahuan (kognitif) berupa pengenalan bentuk huruf. Siswa hanya sampai pada tahap menghafal dan mengingat (C1), tanpa adanya analisis atau kreasi.
Ranah yang Kurang Berkembang: Ranah Afektif dan Ranah Psikomotorik (Tingkat Tinggi)
Afektif: Sangat lemah karena tidak ada keterlibatan emosional, motivasi, atau diskusi. Siswa tidak diajak untuk menghargai atau merasa memiliki budaya (Bahasa Lampung) tersebut, hanya sekadar menjalankan perintah.
Psikomotorik: Meski ada aktivitas menulis, ini hanya sebatas meniru (imitation). Keterampilan motorik yang lebih kompleks seperti menulis kalimat secara mandiri atau mempraktikkan pengucapan tidak terasah karena minimnya variasi praktik.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Tugas Diskusi

by Hani Stefani Putri -
Nama :Hani Stefani Putri
Npm : 2513046007
izin menjawab

kognitif berkaitan dengan kemampuan intelektual atau proses berpikir individu. Dalam konteks pembelajaran, aspek kognitif mencakup aktivitas mental seperti mengingat, memahami, mengolah informasi, hingga kemampuan berpikir tingkat tinggi seperti menganalisis dan mengevaluasi.

faktor afektif berhubungan dengan aspek emosional, sikap, nilai, dan perasaan individu. Faktor ini mencerminkan bagaimana seseorang merespons suatu pembelajaran, apakah dengan minat, motivasi, atau bahkan penolakan. Dalam proses pendidikan, faktor afektif sangat menentukan keberhasilan belajar karena sikap positif seperti rasa ingin tahu, tanggung jawab, dan kedisiplinan dapat mendorong
seseorang untuk belajar lebih aktif.

faktor psikomotorik berkaitan dengan kemampuan dalam melakukan keterampilan atau aktivitas fisik. Aspek ini melibatkan koordinasi antara otak dan anggota tubuh dalam menghasilkan suatu tindakan yang terarah dan terampil.

Ranah kognitif
Ranah kognitif berkaitan dengan kemampuan berpikir, seperti memahami, mengingat, menganalisis, dan memecahkan masalah.
Contoh: siswa memahami bentuk dan bunyi aksara Lampung lalu mampu menjelaskan perbedaannya.
Ranah afektif
Ranah afektif berhubungan dengan sikap, perasaan, minat, dan nilai yang dimiliki siswa terhadap pembelajaran.
Contoh: siswa menunjukkan antusiasme dan rasa bangga saat belajar dan menggunakan aksara Lampung.
Ranah psikomotorik
Ranah psikomotorik berkaitan dengan keterampilan fisik atau praktik langsung.
Contoh: siswa menulis aksara Lampung dengan benar dan rapi di buku tulis.

2. Analisis studi kasus:
A. Identifikasi ranah:
Ranah kognitif:
Guru menjelaskan bentuk huruf dan cara penulisan → siswa menerima informasi dan memahami materi.
Ranah afektif:
Hampir tidak terlihat, karena tidak ada upaya membangun minat, motivasi, atau keterlibatan emosional siswa.
Ranah psikomotorik:
Siswa menyalin huruf ke buku → melatih keterampilan menulis.
B. Analisis dominasi ranah:
Ranah paling dominan: kognitif
Karena pembelajaran berfokus pada penjelasan materi oleh guru.
Ranah cukup muncul: psikomotorik
Ada kegiatan menyalin, tetapi masih terbatas dan kurang variasi.
Ranah paling kurang berkembang: afektif
Tidak ada aktivitas yang mendorong minat, partisipasi aktif, atau keterlibatan siswa.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Tugas Diskusi

by yeni oktaria -
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Nama: Yeni Oktaria
NPM: 2513046005
izin menjawab ibu


a. Ranah Kognitif
Ranah kognitif adalah kemampuan yang berkaitan dengan cara berpikir dan memahami sesuatu. Jadi di sini siswa belajar untuk mengingat, memahami, sampai bisa menganalisis materi pelajaran.
contohnya: Saat pelajaran Bahasa Lampung, siswa diminta menjelaskan arti kata dalam bahasa Lampung ke bahasa Indonesia. Ini termasuk kognitif karena siswa berpikir dan memahami makna.

b. Ranah Afektif
Ranah afektif berkaitan dengan sikap, perasaan, minat, dan motivasi siswa dalam belajar.
Contoh:
Siswa menunjukkan antusias saat belajar aksara Lampung, misalnya aktif bertanya atau semangat mengikuti pelajaran. Ini termasuk afektif karena berhubungan dengan sikap dan minat.

c. Ranah Psikomotorik

Ranah psikomotorik adalah kemampuan yang berhubungan dengan keterampilan fisik atau praktik langsung.
Contoh:
Siswa diminta menulis aksara Lampung di buku tulis dengan benar. Ini termasuk psikomotorik karena melibatkan keterampilan tangan.

•Analisis Studi Kasus
a. Identifikasi Ranah
1. Ranah Kognitif
Terlihat saat guru:
Menjelaskan bentuk huruf aksara Lampung. Siswa menerima informasi dan mencoba memahami.

2. Ranah Afektif
Hampir tidak terlihat. Karena siswa hanya diam, tidak ada motivasi, diskusi, atau interaksi.

3. Ranah Psikomotorik
Terlihat saat:
Siswa menyalin huruf ke buku tulis. Ada kegiatan menulis (keterampilan fisik).

b. Analisis Dominasi Ranah
•Ranah yang paling dominan:
Kognitif
Karena pembelajaran fokus pada penjelasan materi dari guru.

•Ranah yang cukup ada tapi terbatas:
psikomotorik
Ada aktivitas menulis, tapi hanya menyalin (belum kreatif).

•Ranah yang kurang berkembang:
Afektif
Karena:
•Tidak ada diskusi
•Tidak ada kegiatan menarik
•Tidak melibatkan minat siswa

terimakasih
wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Tugas Diskusi

by Jesica hanyta Pratiwi -
Nama : Jesica hanyta pratiwi
Npm : 2513046025
Kelas : 2 A
1. Pengertian dan Contoh Ranah

a. Ranah Kognitif
Ranah kognitif adalah kemampuan yang berkaitan dengan proses berpikir, seperti memahami, mengingat, menganalisis, dan memecahkan masalah.
-Contoh di kelas:
Guru menjelaskan arti kata dalam Bahasa Lampung, lalu siswa diminta menjelaskan kembali maknanya dengan kata-kata sendiri.

b. Ranah Afektif
Ranah afektif berkaitan dengan sikap, perasaan, nilai, dan minat siswa terhadap pembelajaran.
-Contoh di kelas:
Guru mengajak siswa menghargai budaya Lampung dengan berdiskusi tentang pentingnya melestarikan bahasa daerah, sehingga siswa menunjukkan rasa bangga dan tertarik.

c. Ranah Psikomotorik
Ranah psikomotorik berhubungan dengan keterampilan fisik atau praktik langsung.
-Contoh di kelas:
Siswa diminta menulis aksara Lampung secara langsung di buku atau papan tulis dengan bentuk yang benar.

2. Analisis Studi Kasus

A. Identifikasi Ranah
1. Ranah Kognitif:
Terlihat saat guru menjelaskan bentuk huruf dan cara penulisannya, dan siswa mengingat serta memahami informasi tersebut.

2. Ranah Afektif:
Hampir tidak terlihat, karena tidak ada kegiatan yang menumbuhkan minat, motivasi, atau sikap siswa terhadap pembelajaran.
3. Ranah Psikomotorik:
Ada pada kegiatan siswa menyalin huruf ke buku tulis, karena melibatkan keterampilan menulis.

B. Analisis Dominasi Ranah
-Ranah yang paling dominan:
Ranah kognitif, karena pembelajaran berfokus pada penjelasan dan pemahaman materi.
-Ranah yang cukup muncul:
Ranah psikomotorik, tetapi masih terbatas hanya pada menyalin (belum bervariasi).
-Ranah yang kurang berkembang:
Ranah afektif, karena siswa tidak diajak aktif, tidak ada diskusi, permainan, atau kegiatan yang meningkatkan minat dan motivasi.

Neghima nihan.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Tugas Diskusi

by Alyaroza Nabiila Zaki -
Nama : Alyaroza Nabiila Zaki
NPM : 2513046035
Kelas :2A

Penjelasan ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik beserta contohnya

a. Ranah kognitif
Ranah kognitif adalah kemampuan yang berkaitan dengan proses berpikir atau intelektual, seperti mengingat, memahami, menganalisis, hingga memecahkan masalah. Ranah ini berfokus pada bagaimana siswa menggunakan otaknya dalam proses belajar.
Contoh:
Siswa diminta menyebutkan kembali nama dan bentuk huruf aksara Lampung atau menjelaskan perbedaan antar huruf setelah guru menjelaskan materi.

b. Ranah afektif
Ranah afektif berkaitan dengan sikap, perasaan, minat, nilai, dan motivasi siswa terhadap pembelajaran. Ranah ini menunjukkan bagaimana respon emosional siswa dalam belajar.
Contoh:
Siswa menunjukkan antusias saat belajar aksara Lampung, aktif bertanya, menghargai pendapat teman, serta merasa bangga dapat mempelajari budaya daerahnya.

c. Ranah psikomotorik
Ranah psikomotorik adalah kemampuan yang berhubungan dengan keterampilan fisik atau praktik langsung. Biasanya terlihat melalui aktivitas yang melibatkan gerakan atau tindakan nyata.
Contoh:
Siswa menulis aksara Lampung di buku tulis atau menyusun kartu huruf menjadi kata sederhana dengan benar.

Analisis studi kasus

A. Identifikasi ranah dalam pembelajaran
Ranah kognitif:
Terlihat saat guru menjelaskan bentuk huruf dan cara penulisan aksara Lampung. Siswa mendengarkan, memahami, dan mengingat informasi yang diberikan.
Ranah afektif:
Hampir tidak terlihat karena siswa hanya mendengarkan tanpa adanya kegiatan yang dapat menumbuhkan minat, motivasi, atau keterlibatan emosional.
Ranah psikomotorik:
Terlihat saat siswa menyalin huruf aksara Lampung ke dalam buku. Ini menunjukkan adanya aktivitas praktik, meskipun masih terbatas.

B. Analisis dominasi ranah
Ranah yang paling dominan adalah ranah kognitif, karena pembelajaran lebih menekankan pada penjelasan materi dari guru dan aktivitas mengingat.
Ranah yang cukup terlihat namun belum maksimal adalah ranah psikomotorik, karena siswa hanya melakukan kegiatan menyalin tanpa variasi atau praktik yang lebih kreatif.
Ranah yang paling kurang berkembang adalah ranah afektif, karena tidak ada kegiatan yang mendorong minat, interaksi, atau keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Tugas Diskusi

by IKRIMA ASYSA'DIYAH -
Nama: Ikrima Asysa'diyah
Kelas: 2A

(1). Penjelasan Ranah Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik

• Ranah Kognitif
Adalah aspek pembelajaran yang berkaitan dengan kemampuan mental, intelektual, dan daya pikir. Ini mencakup proses menerima, memahami, mengingat, menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan pengetahuan.
Contoh: Siswa mampu menjelaskan pengertian dan ciri-ciri makhluk hidup.

• Ranah Afektif
Adalah aspek yang berkaitan dengan sikap, nilai, perasaan, emosi, minat, dan motivasi. Fokusnya adalah pada pembentukan karakter, kesadaran, dan cara seseorang merespons sesuatu.
Contoh: Siswa menunjukkan rasa ingin tahu dan antusias saat mengikuti diskusi kelas.

• Ranah Psikomotorik
Adalah aspek yang berkaitan dengan keterampilan gerak, keterampilan tangan, dan koordinasi fisik. Ini melibatkan kemampuan untuk melakukan tindakan atau aktivitas secara nyata.
Contoh: Siswa mampu menulis huruf dengan rapi dan benar sesuai aturan.
 

(2). Analisis Studi Kasus

1. Identifikasi Bagian Pembelajaran

- Ranah Kognitif:
Guru menjelaskan bentuk huruf dan cara penulisannya. Siswa mendengarkan dan berusaha memahami informasi tersebut.
- Ranah Afektif:
Bagian ini sangat minim. Tidak ada kegiatan yang menumbuhkan minat, motivasi, atau keterlibatan emosional siswa. Siswa hanya pasif mendengar dan menyalin tanpa rasa antusias.
- Ranah Psikomotorik:
Siswa menyalin huruf-huruf ke dalam buku tulis. Ini melatih keterampilan tangan dan koordinasi mata-tangan.

2. Analisis Dominasi dan Perkembangan

- Ranah yang paling dominan: Psikomotorik.
Alasannya: Kegiatan utama siswa adalah menyalin tulisan, yang merupakan aktivitas fisik dan keterampilan gerak.
- Ranah yang kurang berkembang: Afektif.
Alasannya: Pembelajaran bersifat satu arah (hanya guru yang bicara), tidak ada diskusi atau variasi kegiatan, sehingga minat, motivasi, dan sikap positif siswa tidak terbangun dengan baik. Ranah kognitif juga mungkin kurang mendalam karena hanya sebatas mendengar dan menyalin tanpa pemahaman yang mendalam.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Tugas Diskusi

by Azwa kodrati nisa -
Nama : Azwa kodrati Nisa
Npm : 2553046003
Kelas: 2A

Ranah kognitif adalah bagian dari kemampuan manusia yang berkaitan dengan pikiran, pengetahuan, dan proses berpikir.

Ranah afektif adalah salah satu domain dalam pembelajaran yang berkaitan dengan sikap, perasaan, nilai, minat, dan emosi seseorang.

Ranah psikomotorik adalah kemampuan yang berkaitan dengan keterampilan fisik atau gerakan tubuh yang melibatkan koordinasi antara otak dan otot.


Contoh dalam ranah kognitif
Siswa menjelaskan materi pelajaran

Contoh dalam ranah afektif
Siswa menunjukkan kepedulian dengan membantu teman yang kesulitan belajar.

Contoh dalam ranah psikomotorik
Siswa mampu menulis dengan rapi dan jelas.


Identifikasi Ranah Pembelajaran
Ranah Kognitif
Kegiatan pembelajaran terlihat saat guru:
Menjelaskan bentuk aksara Lampung
Memberikan contoh cara penulisan huruf di papan tulis


Ranah Afektif
Ranah afektif hampir tidak tampak, karena:
Tidak ada kegiatan tanya jawab atau
diskusi
Siswa tidak diberi kesempatan mengemukakan pendapat

Ranah Psikomotorik
Ranah psikomotorik muncul melalui:
Kegiatan menyalin huruf aksara Lampung ke buku tulis


Ranah Paling Dominan
Ranah kognitif
Karena pembelajaran didominasi oleh penjelasan guru dan aktivitas memahami materi.


Ranah Kurang Berkembang
Ranah afektif
Siswa tidak dilibatkan secara aktif
Tidak ada interaksi sosial atau kerja sama
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Tugas Diskusi

by Destika Dinda Paramitha -
Nama : Destika Dinda Paramitha
Kelas : 2A

Ranah kognitif adalah kemampuan yang mencakup aktivitas mental/otak. Meliputi seperti mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan. Jadi ranah tersebut fokus Pengetahuan dan Pemecahan Masalah.
Contoh :
Di dalam kelas menengah atas guru menjelaskan Menghitung luas persegi panjang menggunakan rumus, menggunakan teori fisika.

Ranah Afektif
Ranah ini seperti Psikologi yang berkaitan Perasaan, emosi, sikap, dan menilai seseorang tanpa sadar.
Contoh:
Di dalam kelas terdapat siswa yang menunjukkan sikap disiplin (tepat waktu) masuk kedalam kelas.

Ranah Psikomotorik
Ranah ini berkaitan dengan keterampilan fisik, kemampuan bertindak yang berkembang setelah menerima pembelajaran.
Contoh:
Di saat Mengikuti ekstrakurikuler tari siswa meniru gerakan guru tari mengikuti langkah-langkah nya.

2. Analisis Studi Kasus
Ranah Kognitif
ranah kognitif dalam kasus ini adalah:
Guru menjelaskan bentuk-bentuk huruf aksara Lampung.
Siswa menerima informasi tentang cara penulisan huruf.
Siswa mengingat dan memahami contoh huruf yang ditulis guru di papan tulis.
Ranah afektif yang muncul
Siswa berusaha mengikuti instruksi guru sebagai bentuk kepatuhan.
Siswa menunjukkan sikap menerima pembelajaran walaupun tidak terlibat aktif.
ranah psikomotorik adalah:
Siswa menyalin bentuk huruf aksara Lampung ke buku tulis.
Aktivitas menulis kembali huruf melibatkan koordinasi tangan–mata.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Tugas Diskusi

by Devita Amelia -
NAMA:Devita amelia
NPM:2513046055



1. Penjelasan Tiga Ranah


a. Ranah Kognitif

Ranah kognitif adalah kemampuan yang berkaitan dengan proses berpikir dan memahami pengetahuan . Ranah ini mencakup kegiatan seperti mengingat, memahami, hingga menganalisis informasi.



b. Ranah Afektif

Ranah afektif berkaitan dengan sikap, perasaan, nilai, dan minat yang dimiliki siswa dalam proses pembelajaran.



c. Ranah Psikomotorik

Ranah psikomotorik adalah kemampuan yang berhubungan dengan keterampilan fisik atau aktivitas gerak dalam melakukan suatu tugas.



2. Analisis Studi Kasus

A. Identifikasi Ranah

* Ranah kognitif
Terlihat saat guru menjelaskan materi dan siswa menerima serta memahami informasi yang diberikan.

* Ranah afektif
Kurang terlihat karena tidak ada kegiatan yang mendorong keterlibatan emosional, minat, atau motivasi siswa.

* Ranah psikomotorik
Terlihat ketika siswa melakukan kegiatan menulis atau menyalin materi yang diberikan oleh guru.



B. Analisis Dominasi Ranah

* Ranah yang paling dominan
Ranah kognitif, karena pembelajaran berfokus pada pemberian informasi dari guru kepada siswa.

* Ranah yang cukup berkembang
Ranah psikomotorik, namun masih terbatas karena aktivitas yang dilakukan kurang bervariasi.

* Ranah yang kurang berkembang
Ranah afektif, karena siswa tidak dilibatkan secara aktif dalam pembelajaran.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Tugas Diskusi

by HANUM NURLAHTIFU -
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Nama : Hanum Nurlahtifu
NPM : 2513046063

Tabik ibu, sikam izin menjawab pertanyaan sai diajukan diatas

1. Konsep daftar faktor Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik

A. Ranah Kognitif , adalah proses kemampuan berpikir otak, fokusnya yakni bagaimana siswa mampu mengingat, memahami, menganalisis, hingga mengevaluasi suatu informasi.

Contoh: Guru menjelaskan bagaimana aturan penulisan perubahan bunyi anak huruf dalam aksara Lampung, Misalnya memahami bahwa tanda keleniah berfungsi mengubah vokal menjadi "ah", kemudian kegiatan siswa yakni mengerjakan latigan menentukan perubahan bunyi pada kata yang terdapat suku kata "ah", seperti gajah, buah dll kedalam bahasa aksara lampung, maka siswa akan langsung berpikir, berusaha mengingat, dan menerapkannya untuk mengerjakan latihan itu.

B. Ranah Afektif, adalah proses yang menyangkup aspek emosional siswa seperti minat, motivasi, perasaan, dan sikap.
Contoh: Guru menceritakan sebuah cerita rakyat lampung (warahan) yang mengandung nilai moral didalamnya, kemudian siswa akan menunjukkan antusiasnya mendengarkan cerita rakyat itu dan mengetahui nilai nilai moral didalamnya, serta siswa juga dapat sekaligus menumbuhkan rasa bangga dan mendapat pengetahuan indentitas budaya lampung.

C. Ranah Psikomotorik, adalah proses keterampilan fisik atau kemampuan motorik, bentuknya berupa aksi nyata atau praktik dari apa yang telah dipelajari.
Contoh : Guru mengajarkan bagaimana cara menulis atau mengucapkan bahasa lampung, sehingga siswa dapat secara benar mengucapkan kalimat dan menerapkannya untuk dialog komunikasi.

2. Analisis Studi Kasus

A. Identifikasi Ranah dalam pembelajaran tersebut
1. Ranah kognitif : Terjadi saat guru menjelaskan bentuk huruf dan penulisannya dipapan tulis. Di sini, siswa akan menyerap informasi tentang bagaimana bentuk dan sistem penulisan aksara lampung tersebut.
2. Ranah Afektif : Hampir tidak terlihat secara aktif, namun secara teknis muncul pada saat penerimaan, dimana siswa bersedia duduk dan mendengarkan penjelasan guru tanpa melakukan protes.
3. Ranah Psikomotorik : Muncul pada saat siswa melakukan kegiatan menyalin huruf dibuku tulis. Ini melibatkan koordinasi antara mata dan tangan untuk meniru bentuk huruf yang ada di papan tulis.

B. Analisis Dominasi Ranah
1. Ranah yang paling dominan : Ranah kognitif, yakni ranah untuk mengetahui, dan ranah psikomotorik yakni ranah untuk meniru. Pembelajaran ini sangat berpusat pada pemahaman bentuk dan replikasi fisik yakni menyalin.
2. Ranah yang kurang berkembang : Ranah afektif, karena tidak ada kegiatan yang memicu minat, motivasi, atau diskusi yang melibatkan emosi siswa.
In reply to Mei Fatmila Sari

Re: Tugas Diskusi

by Lidya chelsea ramadani -
NAMA : Lidya chelsea ramadani
NPM :2513046015

1.Penjelasan ranah kognitif Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik serta masing masing contohnya

-Ranah kognitif
Ranah kognitif adalah aspek dalam pembelajaran yang berkaitan dengan kemampuan berpikir, pengetahuan, dan intelektual seseorang. Ranah ini mencakup proses mental seperti mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, hingga mencipta.
contohnya:ranah kognitif dapat diparafrasekan sebagai kemampuan menyebutkan kembali informasi seperti rumus atau nama tokoh, mengungkapkan isi cerita dengan bahasa sendiri, menggunakan pengetahuan yang dimiliki untuk menyelesaikan soal, mengidentifikasi serta menjelaskan bagian-bagian dalam suatu teks, menyampaikan penilaian terhadap bacaan, hingga menghasilkan karya baru seperti menulis cerita atau membuat tulisan sederhana.

-ranah efektif
Ranah afektif adalah aspek pembelajaran yang berkaitan dengan sikap, nilai, emosi, dan perasaan seseorang. Ranah ini menunjukkan bagaimana seseorang merespons, menghargai, dan menginternalisasi nilai dalam kehidupan sehari-hari.
contohnya:ranah afektif dapat diparafrasekan sebagai sikap memperhatikan penjelasan dengan baik, aktif terlibat dalam pembelajaran, menghargai pendapat orang lain, mengutamakan nilai seperti kejujuran, serta membiasakan perilaku disiplin dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

-ranah psikomotorik
Ranah psikomotorik adalah aspek pembelajaran yang berkaitan dengan keterampilan fisik atau kemampuan melakukan suatu tindakan yang melibatkan koordinasi antara otak dan gerak tubuh. Ranah ini menekankan pada praktik atau kemampuan melakukan sesuatu secara nyata.
contohnya:ranah psikomotorik dapat dilihat dari kemampuan melakukan berbagai keterampilan fisik, seperti menulis dengan rapi, melakukan percobaan sesuai prosedur, membuat gambar atau kerajinan, mempraktikkan gerakan olahraga dengan benar, serta menggunakan alat atau media pembelajaran secara tepat.

2.Analisis studi kasus
Pembelajaran Bahasa Lampung pada materi aksara Lampung tersebut masih berpusat pada guru, di mana siswa hanya berperan sebagai penerima informasi melalui penjelasan dan kegiatan menyalin. Hal ini menyebabkan keterlibatan siswa sangat terbatas, sehingga pada ranah kognitif siswa hanya sampai pada tahap mengingat, sementara ranah afektif kurang berkembang karena minimnya minat dan motivasi, serta ranah psikomotorik belum optimal karena praktik yang dilakukan hanya sebatas menyalin. Kondisi ini membuat pembelajaran menjadi monoton, siswa cenderung pasif, dan kurang berkembang dalam berpikir tingkat tinggi. Oleh karena itu, diperlukan variasi metode seperti diskusi, permainan, atau kerja kelompok serta penggunaan media yang menarik agar siswa lebih aktif dan ketiga ranah pembelajaran dapat berkembang secara seimbang.

A. Identifikasi bagian pembelajaran yang termasuk

-Ranah kognitif
Bagian yang termasuk ranah kognitif tampak ketika guru menerangkan bentuk dan cara penulisan aksara Lampung di papan tulis, serta saat siswa menyalin huruf-huruf tersebut ke buku. Aktivitas ini menunjukkan bahwa siswa menggunakan kemampuan berpikir dasar, yaitu mengingat dan memahami materi yang disampaikan.

-Ranah efektif
ranah afektif tampak dari sikap siswa saat mengikuti pembelajaran, seperti memperhatikan penjelasan guru dan bersikap tertib. Namun, keterlibatan ini masih terbatas karena siswa belum banyak diberi ruang untuk menunjukkan minat, motivasi, atau sikap secara aktif.

-Ranah psikomotorik
ranah psikomotorik terlihat saat siswa menulis ulang huruf aksara Lampung di buku tulis. Kegiatan ini melibatkan keterampilan gerak tangan dalam menulis, tetapi masih sederhana karena hanya berupa penyalinan tanpa variasi atau pengembangan lebih lanjut.

B.Analisis ranah mana yang paling dominan dan ranah mana yang kurang berkembang:

-ranah yang paling menonjol adalah ranah kognitif karena aktivitas berpusat pada penjelasan dan mengingat materi. Sementara itu, ranah afektif dan psikomotorik kurang berkembang karena siswa kurang dilibatkan secara aktif dalam menunjukkan sikap, minat, maupun keterampilan. Akibatnya, pembelajaran menjadi kurang interaktif dan belum mengembangkan kemampuan siswa secara menyeluruh.