Tugas Diskusi 4B

Tugas Diskusi 4B

Re: Tugas Diskusi 4B

2413046030 2413046030 གིས-
Number of replies: 0
Nama : Mela Rianda 2413046030
Npm : 2413046030
Kelas : 4B Pendidikan Bahasa Lampung


Pendekatan yang digunakan dalam penelitian tersebut adalah pendekatan interdisipliner dalam sastra bandingan, lebih tepat lagi kajian antarseni / interart / intersemiotik.

Penjelasannya:
Penelitian itu membandingkan puisi sebagai karya sastra dengan lukisan sebagai karya seni rupa. Karena objek kajiannya berasal dari dua bidang ilmu dan dua bentuk seni yang berbeda, maka pendekatan yang paling relevan adalah pendekatan interdisipliner, yaitu pendekatan yang menggabungkan dua disiplin untuk melihat hubungan, persamaan, dan perbedaan di antara keduanya.

Alasannya mengapa relevan:

Objek kajiannya berbeda medium
Puisi menggunakan bahasa, sedangkan lukisan menggunakan garis, warna, bentuk, dan komposisi visual. Jadi, untuk memahami hubungan keduanya, diperlukan pendekatan yang melibatkan sastra dan seni rupa sekaligus.

Sama-sama menampilkan tema yang serupa
Dalam contoh itu, baik puisi Sapardi Djoko Damono maupun lukisan Vincent van Gogh sama-sama menampilkan alam. Pendekatan interdisipliner membantu meneliti bagaimana alam dihadirkan melalui dua cara ekspresi yang berbeda.

Bisa melihat perubahan bentuk ekspresi makna
Dalam puisi, alam dinyatakan lewat diksi, citraan, dan majas. Dalam lukisan, alam divisualisasikan lewat warna, sapuan kuas, dan komposisi. Pendekatan ini cocok untuk melihat bagaimana satu gagasan diwujudkan dalam dua bentuk seni yang berbeda.

Sesuai dengan tujuan sastra bandingan
Sastra bandingan tidak hanya membandingkan sesama karya sastra, tetapi juga dapat membandingkan sastra dengan bidang seni lain untuk melihat hubungan estetis, tematik, dan maknawi.

Kesimpulan:
Penelitian tersebut menggunakan pendekatan interdisipliner/antarbidang dalam sastra bandingan karena mengkaji hubungan antara puisi dan lukisan yang berbeda medium, tetapi memiliki kesamaan tema, yaitu penggambaran alam. Pendekatan ini tepat karena mampu menjelaskan bagaimana pengalaman estetis yang sama diungkapkan melalui dua bentuk seni yang berlainan.