Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Selamat malam bapak, izin memperkenalkan diri
Nama: DEVITASARI
Npm: 2313053039
Kelas: 6B
Izin menjawab diskusi,
1. Menurut saya, penggunaan kode visual untuk menandai status tugas siswa cukup efektif untuk mengurangi kebisingan di kelas, apalagi di situasi kelas rangkap yang memang cenderung ramai. Dengan adanya simbol atau tanda tertentu, siswa tidak perlu terus-menerus bertanya secara verbal, jadi suasana bisa lebih kondusif. Tapi di sisi lain, kalau terlalu bergantung pada kode ini juga bisa jadi masalah. Siswa bisa jadi kurang terbiasa berkomunikasi langsung dengan guru atau menyampaikan kesulitan mereka secara jelas. Menurut saya, yang paling pas itu kombinasi—kode visual tetap dipakai untuk efisiensi, tapi guru juga tetap memberi ruang untuk interaksi verbal, supaya kemampuan komunikasi siswa tetap berkembang dan tidak hanya bergantung pada simbol.
2. Dalam kerja sama antara siswa senior dan junior, menurut saya memang ada risiko siswa yang lebih tua jadi terlalu dominan, sementara yang lebih muda hanya ikut-ikutan. Untuk menghindari itu, guru perlu mengatur peran yang jelas dalam kelompok, misalnya ada pembagian tugas seperti penulis, pembaca, atau penyaji, dan peran ini bisa diputar secara bergiliran. Selain itu, guru juga bisa memberi aturan bahwa setiap anggota harus berkontribusi, bukan hanya satu orang yang aktif. Dengan cara ini, siswa yang lebih muda tetap punya ruang untuk terlibat dan belajar, sementara yang lebih tua tidak hanya mendominasi tapi juga belajar membimbing dengan cara yang tepat.
3. Menurut saya, supaya instruksi tertulis seperti LKS atau papan jalan terasa “hidup” seperti penjelasan guru, isinya harus dibuat sejelas dan semenarik mungkin. Tidak cukup hanya berisi perintah, tapi juga perlu ada langkah-langkah yang runtut, contoh sederhana, bahkan pertanyaan pemantik yang mengajak siswa berpikir. Bisa juga ditambahkan ilustrasi atau bahasa yang lebih komunikatif supaya siswa merasa seperti “diajak” belajar, bukan hanya disuruh mengerjakan. Dengan begitu, walaupun guru tidak selalu ada di dekat mereka, siswa tetap merasa terbimbing dan termotivasi untuk menyelesaikan tugasnya.
Sekian jawaban saya, Terima kasih
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.