Diskusi Pertemuan 14

memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd. -
Number of replies: 34

Pertanyaan 1: Dalam kerangka kerja PKR, keterlibatan guru didistribusikan di antara beberapa kelompok kelas. Melakukan analisis tentang bagaimana penggabungan Sumber Daya Pembelajaran Lingkungan (SBL), seperti taman sekolah atau bahan sekitarnya, dapat secara efektif mengatasi tantangan yang ditimbulkan oleh keterbatasan kehadiran fisik guru di dalam kelas. Dengan cara apa interaksi dengan sumber daya nyata ini dapat meningkatkan dinamika pembelajaran siswa dibandingkan dengan keterlibatan pasif yang biasanya terkait dengan pemanfaatan buku teks?

Pertanyaan 2: Teks ini menyoroti pentingnya “sudut membaca” atau pusat sumber belajar yang menyediakan instruksi penggunaan eksplisit. Menilai alasan di balik kejelasan bimbingan tertulis di dalam pusat sumber daya pembelajaran sebagai faktor penting yang mempengaruhi efektivitas manajemen kelas di PKR. Apa manfaat psikologis dan kognitif yang dapat dialami siswa jika mereka diberdayakan untuk mencari informasi secara mandiri tanpa perlu menunggu instruksi langsung dari pendidik?

Pertanyaan 3: Pemanfaatan berbagai referensi (peta, bola dunia, modul, perangkat digital) dimaksudkan untuk menyempurnakan keterampilan penelitian mendasar dan meningkatkan ketajaman dalam memilih informasi. Kembangkan skema aktivitas kelas PKR yang menggabungkan penggunaan media cetak secara bersamaan (peta/modul) bersama media digital. Jelaskan bagaimana integrasi sumber daya pembelajaran ini dapat menumbuhkan kapasitas siswa untuk menyaring informasi terkait dalam mengejar kemandirian belajar di masa depan!


In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by DEVITA SARI -
Assalamulalaikum warahmatullahi wabarakatuh
Perkenalkan pak, saya :
Nama : Devitasari
NPM ; 2313053039
Kelas : 6B

1. Pemanfaatan Sumber Belajar Lingkungan (SBL) di PKR
Dalam kondisi PKR di mana guru tidak selalu bisa mendampingi semua kelompok, penggunaan lingkungan sekitar seperti taman sekolah, halaman, atau benda-benda sekitar bisa jadi solusi yang sangat efektif. Siswa tidak hanya duduk dan menunggu instruksi, tapi langsung belajar dari objek nyata. Misalnya, saat belajar IPA, siswa bisa mengamati tanaman secara langsung, mencatat bagian-bagiannya, atau membandingkan kondisi tanaman sehat dan tidak sehat. Cara ini membuat siswa tetap aktif walaupun guru sedang fokus ke kelompok lain. Dibandingkan hanya membaca buku, interaksi langsung seperti ini lebih mudah dipahami karena siswa melihat dan mengalami sendiri. Selain itu, suasana belajar jadi lebih hidup, tidak monoton, dan siswa lebih mudah mengingat karena belajar melalui pengalaman langsung, bukan hanya teori.

2. Peran “Sudut Membaca” dan Instruksi yang Jelas
Sudut membaca atau pusat sumber belajar sangat membantu dalam PKR, tapi kuncinya ada pada kejelasan instruksi yang diberikan. Kalau petunjuknya jelas, siswa bisa langsung tahu apa yang harus dilakukan tanpa harus terus bertanya ke guru. Ini penting untuk menjaga kelas tetap kondusif dan tidak bergantung penuh pada guru. Dari sisi psikologis, siswa jadi lebih percaya diri karena merasa mampu mencari dan memahami informasi sendiri. Dari sisi kognitif, mereka juga terbiasa berpikir aktif, seperti mencari, memilih, dan memahami informasi. Jadi bukan hanya menerima, tapi benar-benar memproses. Ini membuat siswa lebih mandiri dan tidak mudah bingung saat belajar sendiri.

3. Skema Aktivitas dengan Media Cetak dan Digital
Salah satu contoh kegiatan di PKR adalah tugas proyek sederhana dengan tema “mengenal wilayah”. Siswa bisa dibagi dalam kelompok, lalu menggunakan peta atau atlas (media cetak) untuk mencari lokasi tertentu, sementara media digital digunakan untuk mencari informasi tambahan seperti kondisi geografis atau budaya daerah tersebut. Misalnya, siswa mencari letak suatu daerah di peta, lalu melengkapi dengan informasi dari internet atau modul digital. Hasilnya bisa berupa laporan singkat atau presentasi. Dengan cara ini, siswa belajar tidak hanya mengambil informasi, tapi juga memilih mana yang relevan dan menggabungkannya dari berbagai sumber. Ini sangat penting untuk melatih keterampilan menyaring informasi, sehingga ke depan mereka bisa belajar secara mandiri dan tidak mudah percaya pada semua informasi yang mereka temukan.

Sekian jawaban dari saya, terimakasih
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by Dinda Lailatus Sa'adah -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
perkenalkan
Nama: Dinda Lailatus Sa'adah
NPM: 2313053062
Kelas: 6B
Izin menjawab diskusi tersebut:

1. Menurut saya, pemanfaatan Sumber Daya Pembelajaran Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah atau benda di sekitar dapat menjadi solusi efektif terhadap keterbatasan kehadiran guru dalam PKR. Ketika guru tidak bisa selalu mendampingi semua kelompok, lingkungan sekitar bisa berperan sebagai “guru kedua” yang memberikan pengalaman belajar langsung. Interaksi dengan objek nyata membuat siswa lebih aktif, karena mereka tidak hanya membaca, tetapi juga mengamati, mencoba, dan menarik kesimpulan sendiri. Hal ini tentu lebih dinamis dibandingkan pembelajaran pasif dari buku teks, karena siswa terlibat secara fisik dan mental, sehingga pemahaman menjadi lebih mendalam dan kontekstual.

2. Menurut saya, kejelasan instruksi tertulis di sudut membaca atau pusat sumber belajar sangat penting dalam mendukung manajemen kelas PKR. Instruksi yang jelas membantu siswa memahami apa yang harus dilakukan tanpa harus selalu menunggu penjelasan guru, sehingga proses belajar tetap berjalan meskipun guru sedang fokus pada kelompok lain. Dari sisi psikologis, hal ini dapat meningkatkan rasa percaya diri dan kemandirian siswa karena mereka merasa mampu mengelola proses belajar sendiri. Secara kognitif, siswa juga terbiasa berpikir mandiri, mencari informasi, dan memahami materi dengan usaha sendiri, yang pada akhirnya meningkatkan kemampuan belajar sepanjang hayat.

3. Menurut saya, skema aktivitas kelas PKR dapat dirancang dengan menggabungkan media cetak dan digital secara bersamaan, misalnya dalam proyek eksplorasi tema tertentu. Siswa dapat menggunakan peta atau modul untuk memahami konsep dasar, lalu melanjutkan dengan mencari informasi tambahan melalui perangkat digital seperti video atau artikel online. Setelah itu, mereka bisa diminta menyusun laporan atau presentasi berdasarkan hasil temuan dari kedua sumber tersebut. Integrasi ini membantu siswa belajar membandingkan informasi, memilih sumber yang relevan, dan menyaring data yang benar. Dengan demikian, kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar siswa akan berkembang, karena mereka tidak hanya menerima informasi, tetapi juga mengolah dan mengevaluasinya sendiri.

sekian terima kasih Pak,
Wassalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by Intania Alda -
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Perkenalkan
Nama : Intania Alda
Npm : 2313053040

Izin menjawab

1. Dalam pembelajaran PKR, penggunaan Sumber Belajar Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah, benda di sekitar kelas, atau lingkungan sekitar dapat membantu mengatasi keterbatasan kehadiran guru karena siswa tetap dapat belajar secara aktif meskipun guru sedang mendampingi kelompok lain. Melalui interaksi langsung dengan objek nyata, siswa tidak hanya menerima informasi secara teori, tetapi juga mengamati, mencoba, dan menemukan pengetahuan sendiri. Cara ini membuat pembelajaran lebih menarik dan mudah dipahami dibandingkan hanya membaca buku teks secara pasif. Selain itu, pengalaman belajar nyata membantu meningkatkan rasa ingin tahu, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan bekerja sama antar siswa.

2. Kejelasan petunjuk tertulis di sudut membaca atau pusat sumber belajar sangat penting dalam PKR karena membantu siswa memahami langkah-langkah penggunaan sumber belajar tanpa harus selalu menunggu penjelasan guru. Dengan adanya panduan yang jelas, pengelolaan kelas menjadi lebih teratur dan siswa dapat belajar secara mandiri ketika guru sedang fokus pada kelompok lain. Secara psikologis, siswa akan merasa lebih percaya diri dan bertanggung jawab terhadap proses belajar mereka sendiri. Dari sisi kognitif, kemampuan mencari dan memahami informasi secara mandiri dapat melatih keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan.

3. Salah satu contoh kegiatan PKR yang menggabungkan media cetak dan digital adalah proyek pencarian informasi tentang kondisi geografis suatu daerah. Siswa dapat menggunakan peta atau modul cetak untuk mengenali letak wilayah dan karakteristiknya, kemudian melanjutkan pencarian data tambahan melalui perangkat digital seperti video edukasi atau artikel online. Setelah itu, siswa diminta membandingkan informasi dari kedua sumber dan menyusun hasil temuan dalam bentuk laporan sederhana atau presentasi kelompok. Kegiatan ini membantu siswa belajar memilih informasi yang relevan, membedakan sumber yang terpercaya, serta melatih kemampuan penelitian dasar. Dengan terbiasa menggunakan berbagai sumber belajar, siswa akan lebih mandiri dan mampu mengelola proses belajar mereka di masa depan.

Sekian terimakasih bapak
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by Tina Selviani -
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Perkenalkan, saya:

Nama : Tina Selviani
Kelas : 6B
NPM : 2313053052

Berikut jawaban saya terkait soal diskusi mengenai Pembelajaran Kelas Rangkap (PKR).

1. Dalam PKR, guru harus mengajar beberapa kelas sehingga tidak selalu bisa mendampingi semua siswa secara langsung. Karena itu, penggunaan Sumber Belajar Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah, halaman, atau benda di sekitar sangat membantu proses belajar siswa. Misalnya, siswa dapat mengamati tumbuhan secara langsung untuk belajar tentang bagian-bagian tumbuhan. Dengan belajar dari lingkungan, siswa menjadi lebih aktif, semangat, dan mudah memahami materi karena melihat contoh nyata. Hal ini lebih menarik dibandingkan hanya membaca buku teks yang membuat siswa cenderung pasif dan mudah bosan.

2. Sudut membaca atau pusat sumber belajar perlu memiliki petunjuk yang jelas agar siswa dapat belajar sendiri tanpa harus selalu bertanya kepada guru. Dalam PKR, hal ini penting karena guru sedang mengajar kelas lain. Dengan adanya petunjuk tertulis, siswa menjadi lebih mandiri, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam belajar. Selain itu, siswa juga belajar memahami instruksi dan mencari informasi sendiri. Hal ini membantu pembelajaran menjadi lebih tertib dan membuat siswa tidak hanya bergantung pada guru.

3. Contoh kegiatan PKR yang menggabungkan media cetak dan digital adalah pembelajaran tentang “Keragaman Indonesia”. Siswa dapat menggunakan peta dan modul untuk mencari letak daerah, lalu menggunakan internet atau video pembelajaran untuk mencari informasi tambahan tentang budaya atau kondisi daerah tersebut. Setelah itu, siswa membuat poster atau mempresentasikan hasilnya bersama kelompok. Kegiatan ini membantu siswa belajar memilih informasi yang penting dan benar. Selain itu, siswa juga menjadi lebih mandiri, aktif, dan terbiasa menggunakan berbagai sumber belajar.

Demikian jawaban diskusi yang dapat saya sampaikan. Mohon maaf apabila masih terdapat kekurangan. Terima kasih.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by Fitri Gautari -
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

izin memperkenalkan diri Pak,
Nama : Fitri Gautari
NPM : 2313053041
Kelas : 6B

izin menjawab diskusi di atas Pak,
1. Penggunaan sumber belajar dari lingkungan seperti taman sekolah atau benda di sekitar bisa membantu siswa tetap aktif belajar meskipun guru tidak selalu mendampingi secara langsung. Siswa jadi bisa belajar dari pengalaman nyata, tidak hanya membaca teori di buku. Cara ini membuat pembelajaran lebih menarik, mudah dipahami, dan mendorong siswa untuk lebih aktif mengamati serta berdiskusi.

2. Petunjuk yang jelas di sudut baca atau pusat sumber belajar sangat penting supaya siswa tidak bingung saat belajar mandiri. Dengan arahan yang sederhana dan mudah dipahami, siswa bisa mencari informasi sendiri tanpa harus terus menunggu guru. Hal ini dapat membuat siswa lebih percaya diri, mandiri, dan terbiasa berpikir aktif dalam menemukan jawaban.

3. Kegiatan PKR bisa dilakukan dengan menggabungkan media cetak dan digital secara bersamaan. Misalnya, siswa menggunakan peta atau modul untuk memahami materi dasar, lalu mencari informasi tambahan melalui video atau internet. Dari kegiatan seperti ini, siswa belajar membandingkan informasi, memilih sumber yang sesuai, dan memahami materi dengan lebih luas. Cara ini juga melatih siswa agar lebih mandiri dalam belajar dan mencari informasi di masa depan.

Sekian terima kasih Pak,
Wassalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by Adinda Mutiara Cantika -
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Selamat malam bapak, izin memperkenalkan diri
Nama: Adinda Mutiara Cantika
Npm: 2313053063
Kelas: 6B

Izin menjawab diskusi,

1. Menurut saya, penggunaan Sumber Daya Belajar Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah, benda di sekitar kelas, atau lingkungan sekitar sangat membantu dalam pembelajaran PKR ketika guru tidak dapat mendampingi seluruh kelompok secara bersamaan. Dengan memanfaatkan lingkungan nyata, siswa dapat belajar secara langsung melalui pengamatan dan pengalaman, sehingga pembelajaran menjadi lebih aktif dan bermakna. Hal ini berbeda dengan penggunaan buku teks saja yang cenderung membuat siswa lebih pasif karena hanya membaca atau mendengarkan penjelasan tanpa mengalami secara langsung.

2. Keberadaan sudut membaca atau pusat sumber belajar yang dilengkapi petunjuk penggunaan yang jelas juga sangat penting dalam PKR. Menurut saya, instruksi tertulis yang mudah dipahami dapat membantu siswa menggunakan sumber belajar secara mandiri tanpa harus selalu menunggu arahan guru. Dari sisi psikologis, siswa akan merasa lebih percaya diri dan mandiri dalam belajar. Sementara dari sisi kognitif, siswa menjadi lebih terbiasa mencari informasi, memahami langkah kerja, dan memecahkan masalah sendiri sehingga kemampuan berpikir mereka ikut berkembang.

3. Contoh kegiatan PKR yang dapat menggabungkan media cetak dan digital misalnya pada materi tentang kondisi geografis Indonesia. Siswa dapat menggunakan peta atau modul cetak untuk mengenali wilayah dan membaca informasi dasar, lalu melanjutkan pencarian informasi tambahan melalui video pembelajaran atau internet menggunakan perangkat digital. Setelah itu, siswa diminta membandingkan dan menyimpulkan informasi yang diperoleh dari kedua sumber tersebut. Menurut saya, kegiatan seperti ini dapat melatih siswa untuk memilih informasi yang relevan, memahami berbagai sumber belajar, serta membangun kemandirian dalam mencari dan mengolah informasi di masa depan.

Sekian jawaban saya, Terima kasih.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by Nia Cahyani -
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
izin memperkenalkan diri Pak,
Nama : Nia Cahyani
NPM : 2313053060
Kelas : 6B

izin menjawab diskusi di atas Pak,
  1. Dalam PKR, penggunaan Sumber Daya Pembelajaran Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah, benda di sekitar kelas, atau lingkungan sekitar dapat membantu mengatasi keterbatasan kehadiran guru karena siswa dapat belajar secara langsung melalui pengalaman nyata. Siswa tidak hanya menerima informasi secara pasif dari buku teks, tetapi juga mengamati, mencoba, dan menemukan konsep secara mandiri. Interaksi dengan sumber nyata membuat pembelajaran lebih aktif, menarik, dan mudah dipahami karena siswa terlibat langsung dalam proses belajar. Selain itu, penggunaan lingkungan sekitar juga membantu siswa mengembangkan rasa ingin tahu, kemampuan observasi, dan keterampilan berpikir kritis tanpa selalu bergantung pada penjelasan guru.
  2. Kejelasan instruksi tertulis di sudut membaca atau pusat sumber belajar sangat penting dalam PKR karena membantu siswa memahami cara menggunakan sumber belajar secara mandiri ketika guru sedang fokus pada kelompok lain. Petunjuk yang jelas membuat kelas lebih tertib dan mengurangi kebingungan siswa saat mencari informasi. Secara psikologis, siswa menjadi lebih percaya diri, mandiri, dan merasa memiliki tanggung jawab terhadap proses belajarnya sendiri. Secara kognitif, siswa terlatih untuk mencari, memahami, dan mengolah informasi tanpa harus selalu menunggu arahan langsung dari guru, sehingga kemampuan belajar mandiri mereka semakin berkembang.
  3. Salah satu contoh aktivitas PKR yang menggabungkan media cetak dan digital adalah proyek pencarian informasi tentang kondisi geografis suatu daerah. Siswa dapat menggunakan peta dan modul untuk memahami letak wilayah serta membaca informasi dasar, kemudian melanjutkan pencarian data tambahan melalui perangkat digital seperti video atau artikel online. Setelah itu, siswa diminta membandingkan informasi dari kedua sumber dan menyusun kesimpulan bersama kelompoknya. Integrasi sumber belajar ini membantu siswa belajar memilih informasi yang relevan, membandingkan sumber, dan menggunakan teknologi secara bijak. Dengan demikian, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mengembangkan keterampilan penelitian dan kemandirian belajar yang penting untuk masa depan.
Sekian Terimakasih Bapak, Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by Desta Dwi Pertiwi -
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Izin memperkenalkan diri pak.
Nama : Desta Dwi Pertiwi
Kelas : 6B
NPM : 2313053046

Izin menjawab pertanyaan tersebut pak.

  1. Penggunaan Sumber Belajar Lingkungan (SBL) dalam PKR dapat membantu mengatasi keterbatasan kehadiran guru karena siswa tetap bisa belajar secara aktif meskipun guru sedang fokus mengajar kelompok lain. Dengan memanfaatkan taman sekolah, benda di sekitar kelas, atau lingkungan sekitar sebagai sumber belajar, siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga langsung mengamati dan mencoba sendiri. Hal ini membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan tidak monoton seperti hanya membaca buku teks. Selain itu, interaksi langsung dengan objek nyata juga membantu siswa lebih mudah memahami materi karena mereka melihat contoh secara konkret. Jadi, penggunaan SBL dapat membuat suasana belajar lebih aktif, mandiri, dan tetap berjalan meskipun guru tidak selalu mendampingi setiap kelompok secara penuh.
  2. Kejelasan instruksi di pojok baca atau pusat sumber belajar sangat penting dalam PKR karena membantu siswa memahami apa yang harus dilakukan tanpa harus selalu bertanya kepada guru. Dalam kondisi guru membagi perhatian ke beberapa kelas, petunjuk yang jelas membuat proses belajar tetap teratur dan siswa tidak kebingungan saat mencari informasi. Selain itu, ketika siswa terbiasa mencari jawaban sendiri, mereka akan merasa lebih percaya diri dan mandiri dalam belajar. Dari sisi kognitif, siswa juga menjadi lebih terlatih dalam memahami informasi, mengikuti langkah kerja, dan memecahkan masalah secara mandiri. Jadi, keberadaan instruksi yang jelas dapat membantu manajemen kelas menjadi lebih efektif sekaligus melatih tanggung jawab belajar siswa.
  3. Contoh kegiatan PKR yang menggabungkan media cetak dan digital misalnya saat siswa mempelajari materi tentang kenampakan alam dan budaya Indonesia. Siswa dapat menggunakan peta atau globe untuk mencari lokasi daerah tertentu, lalu menggunakan perangkat digital untuk mencari informasi tambahan seperti budaya, makanan khas, atau kondisi alam daerah tersebut. Setelah itu, siswa bisa mencatat hasil informasi yang dianggap penting ke dalam modul atau lembar kerja yang sudah disediakan guru. Kegiatan seperti ini membantu siswa belajar membandingkan dan memilih informasi yang relevan dari berbagai sumber. Selain itu, siswa juga menjadi lebih terbiasa menggunakan sumber belajar secara mandiri sehingga kemampuan literasi, berpikir kritis, dan keterampilan mencari informasi mereka semakin berkembang untuk kebutuhan belajar di masa depan.
Sekian terimakasih Bapak, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by Latifah irsyadiyatul jannah -
Assalamulalaikum warahmatullahi wabarakatuh
Perkenalkan pak, saya :
Nama : Latifah Irsyadiyatul Jannah
NPM : 2313053042
Kelas : 6B

Izin Menjawab bapak
1. Dalam kerangka PKR, penggunaan Sumber Daya Belajar Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah, benda di sekitar kelas, atau lingkungan sekitar dapat membantu mengatasi keterbatasan kehadiran guru karena siswa tetap dapat belajar secara aktif meskipun guru sedang mendampingi kelompok lain. Melalui pengamatan langsung terhadap lingkungan nyata, siswa tidak hanya menerima informasi secara teori, tetapi juga memperoleh pengalaman konkret yang lebih mudah dipahami. Misalnya, siswa dapat mempelajari jenis tumbuhan di taman sekolah atau mengamati bentuk benda di sekitar untuk memahami konsep tertentu. Dibandingkan hanya membaca buku teks, interaksi langsung dengan lingkungan membuat siswa lebih aktif, antusias, dan terlibat dalam proses pembelajaran sehingga pemahaman mereka menjadi lebih mendalam.

2. Kejelasan petunjuk tertulis pada sudut membaca atau pusat sumber belajar sangat penting dalam PKR karena membantu siswa memahami langkah-langkah belajar tanpa harus selalu menunggu penjelasan guru. Dengan adanya instruksi yang jelas, pengelolaan kelas menjadi lebih tertib dan efisien karena siswa dapat belajar secara mandiri saat guru sedang fokus pada kelompok lain. Selain itu, siswa juga memperoleh manfaat psikologis dan kognitif, seperti meningkatnya rasa percaya diri, tanggung jawab, dan kemampuan mengambil keputusan dalam belajar. Ketika siswa terbiasa mencari informasi sendiri, mereka akan lebih aktif berpikir, lebih mandiri, dan memiliki motivasi belajar yang lebih kuat.

3. Dalam kegiatan PKR, guru dapat membuat aktivitas kelompok dengan tema tertentu, misalnya tentang keragaman wilayah Indonesia. Siswa menggunakan peta dan modul cetak untuk mencari informasi tentang letak wilayah, budaya, atau sumber daya alam, kemudian melengkapi informasi tersebut melalui media digital seperti video pembelajaran atau pencarian data sederhana di perangkat elektronik. Setelah itu, setiap kelompok menyusun hasil temuan mereka dalam bentuk laporan atau presentasi. Integrasi media cetak dan digital ini membantu siswa belajar membandingkan, memilih, dan menyaring informasi yang relevan dari berbagai sumber. Dengan cara tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mengembangkan kemampuan penelitian dasar dan kemandirian belajar yang sangat penting untuk menghadapi kebutuhan pembelajaran di masa depan.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by DINI FADHILLA PUTRI -
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Izin memperkenalkan diri Bapak,
Nama : Dini Fadhilla Putri
Kelas : 6B
NPM : 2313043054

Izin menjawab Diskusi tersebut Bapak,

  1. Dalam pembelajaran PKR, keterbatasan kehadiran guru dapat diatasi dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar aktif. Misalnya, siswa dapat menggunakan kebun sekolah, batu, daun, atau benda di sekitar kelas sebagai media pengamatan langsung. Saat guru sedang mengajar kelompok lain, siswa tetap dapat melakukan kegiatan belajar secara mandiri melalui observasi dan pencatatan hasil temuan. Cara ini membuat siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga mengalami proses belajar secara nyata. Interaksi langsung dengan lingkungan memberikan pengalaman belajar yang lebih hidup dibandingkan penggunaan buku teks saja. Siswa menjadi lebih mudah memahami konsep karena mereka melihat contoh secara langsung, bukan hanya membaca penjelasan. Selain itu, pembelajaran berbasis lingkungan juga meningkatkan rasa ingin tahu dan membuat siswa lebih aktif dalam berdiskusi maupun menyampaikan pendapat.

  2. Dalam PKR, petunjuk tertulis pada pusat sumber belajar berfungsi sebagai pengganti arahan guru ketika guru sedang fokus pada kelompok lain. Kejelasan instruksi membantu siswa mengetahui apa yang harus dilakukan tanpa menunggu penjelasan ulang dari guru. Hal ini membuat pengelolaan kelas menjadi lebih teratur karena siswa dapat langsung memulai aktivitas belajar secara mandiri. Dari sisi psikologis, siswa merasa lebih dihargai dan dipercaya karena diberi kesempatan mengatur proses belajarnya sendiri. Dari sisi kognitif, siswa menjadi terbiasa memahami instruksi, mencari informasi, dan mengambil keputusan secara mandiri. Kebiasaan tersebut membantu meningkatkan kemampuan berpikir mandiri dan rasa tanggung jawab terhadap pembelajaran.

  3. Salah satu contoh kegiatan PKR adalah guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok dengan tema “mengenal kondisi wilayah Indonesia.” Siswa kelas bawah menggunakan peta dan modul untuk menemukan letak pulau dan provinsi, sedangkan siswa kelas atas menggunakan perangkat digital untuk mencari informasi tambahan seperti jumlah penduduk, budaya daerah, atau kondisi alam. Setelah itu, seluruh kelompok mempresentasikan hasil temuan mereka dan membandingkan informasi dari media cetak serta digital. Melalui kegiatan tersebut, siswa belajar bahwa setiap sumber memiliki informasi yang berbeda sehingga mereka perlu memilih data yang paling sesuai dengan tujuan pembelajaran. Penggabungan media cetak dan digital membantu siswa mengembangkan kemampuan menyeleksi informasi, berpikir kritis, dan belajar secara mandiri tanpa bergantung sepenuhnya pada guru.

Sekian jawaban yang dapat saya sampaikan. Terima Kasih..
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by Catur Putri Purnaningrum -
Assalamualaikum Wr. Wb.
Nama: Catur Putri P.
NPM: 2313053045
Kelas: 6B
Izin menjawab pak,

1. Menurut saya, penggunaan Sumber Belajar Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah, benda sekitar, atau lingkungan alam sangat membantu dalam PKR karena siswa bisa belajar secara langsung meskipun guru sedang fokus ke kelompok lain. Misalnya, saat guru mengajar kelas atas, kelas bawah bisa mengamati tanaman di taman sekolah untuk mencatat jenis daun atau bagian tumbuhan. Belajar dengan sumber nyata seperti ini membuat siswa lebih aktif dibanding hanya membaca buku teks. Siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga mengamati, mencoba, dan menemukan sendiri konsep pembelajaran. Hal ini membuat pembelajaran lebih menarik, konkret, dan mudah dipahami.

2. Menurut saya, petunjuk tertulis yang jelas di sudut baca sangat penting dalam PKR karena membantu siswa belajar mandiri tanpa harus selalu menunggu arahan guru. Dengan aturan dan langkah penggunaan yang jelas, kelas menjadi lebih tertib dan guru lebih mudah membagi perhatian ke kelompok lain. Secara psikologis, siswa menjadi lebih percaya diri karena mampu mencari informasi sendiri. Secara kognitif, siswa juga terlatih berpikir mandiri, mengambil keputusan, dan membangun kebiasaan belajar aktif, bukan hanya menunggu penjelasan guru.

3. Contoh kegiatan PKR adalah tema “keragaman wilayah Indonesia.”
Siswa kelas bawah menggunakan peta dan modul untuk mencari letak pulau dan provinsi. Siswa kelas atas menggunakan tablet atau internet untuk mencari informasi budaya dan kondisi alam tiap daerah. Setelah itu, kedua kelompok berdiskusi dan menyusun hasil temuan bersama. Menurut saya, kombinasi media cetak dan digital seperti ini membantu siswa belajar memilih informasi yang penting dan membandingkan sumber yang berbeda. Hal ini juga melatih keterampilan mencari informasi dan membangun kemandirian belajar untuk masa depan.

Sekian, terima kasih
Wassalamualaikum Wr. Wb.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by Risty Najwa Syahbanu -
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Izin memperkenalkan diri pak.
Nama : Risty Najwa Syahbanu
Kelas : 6/B
NPM : 2313053053

Izin menjawab pertanyaan tersebut pak.
  1. Penggunaan Sumber Belajar Lingkungan (SBL) seperti kebun sekolah, pasar tradisional, atau benda di sekitar kelas dapat membantu mengatasi keterbatasan kehadiran guru karena siswa tetap dapat belajar secara aktif meskipun guru sedang membimbing kelompok lain. Sumber nyata ini membuat siswa tidak hanya menunggu penjelasan guru, tetapi mampu mencari informasi dan memahami materi secara mandiri melalui pengamatan langsung. Interaksi dengan SBL juga membuat pembelajaran lebih dinamis dibandingkan hanya menggunakan buku teks. Siswa dapat melihat, menyentuh, dan mengalami langsung objek pembelajaran sehingga materi lebih mudah dipahami dan tidak membosankan. Selain itu, pengalaman nyata mendorong rasa ingin tahu, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis siswa karena mereka terlibat langsung dalam proses belajar, bukan hanya membaca atau mendengarkan secara pasif. Jadi, penggunaan sumber belajar lingkungan dalam PKR membantu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, mandiri, dan bermakna bagi siswa.
  2. Kejelasan petunjuk tertulis di sudut baca atau pusat sumber belajar sangat penting dalam PKR karena membantu siswa memahami langkah belajar secara mandiri tanpa harus selalu menunggu arahan guru. Hal ini memudahkan pengelolaan kelas karena guru dapat fokus membimbing kelompok lain sementara siswa tetap belajar dengan teratur dan tidak kebingungan. Secara psikologis, siswa menjadi lebih percaya diri, mandiri, dan merasa memiliki tanggung jawab terhadap proses belajarnya sendiri. Secara kognitif, mereka terlatih untuk berpikir aktif, mencari informasi, memahami instruksi, dan memecahkan masalah secara mandiri. Dengan begitu, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mengembangkan kemampuan belajar mandiri yang penting untuk kehidupan mereka.
  3. Dalam PKR, guru dapat merancang aktivitas belajar bertema “Menjelajahi Negara ASEAN” dengan menggabungkan media cetak dan media digital. Siswa kelas bawah menggunakan peta dan globe untuk menemukan letak negara, ibu kota, atau kondisi alam, sedangkan siswa kelas atas menggunakan perangkat digital untuk mencari informasi tambahan seperti budaya, ekonomi, atau tempat wisata melalui sumber terpercaya. Setelah itu, setiap kelompok menyusun hasil temuan mereka dalam bentuk poster atau presentasi sederhana. Penggabungan sumber belajar ini membantu siswa belajar membandingkan dan memilih informasi yang relevan dari berbagai sumber. Mereka tidak hanya menerima informasi secara langsung, tetapi juga dilatih untuk mencari, memahami, dan menyeleksi data yang sesuai dengan kebutuhan tugas. Melalui kegiatan seperti ini, siswa menjadi lebih mandiri dalam belajar karena terbiasa menggunakan berbagai referensi untuk memecahkan masalah dan menemukan jawaban sendiri, serta menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan literasi digital yang penting untuk pembelajaran di masa depan.

Sekian yang dapat saya sampaikan. Mohon maaf apabila ada kekurangan.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by Dwi Rahayu Sekarningrum -

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Selamat malam bapak, izin memperkenalkan diri

Nama: Dwi Rahayu Sekarningrum
Npm: 2313053044
Kelas: 6B

Izin menjawab,

  1. Menurut saya, penggunaan SBL dalam PKR bukan hanya menjadi alternatif ketika guru tidak dapat mendampingi seluruh kelompok, tetapi juga mengubah siswa dari penerima informasi menjadi pencari informasi. Melalui observasi langsung terhadap lingkungan, siswa membangun pengetahuan berdasarkan pengalaman nyata, bukan sekadar menghafal konsep dari buku. Pendekatan ini membuat pembelajaran lebih aktif dan kontekstual sehingga ketergantungan terhadap guru dapat berkurang tanpa mengurangi kualitas proses belajar.
  2. Kejelasan instruksi pada pusat sumber belajar sangat menentukan keberhasilan PKR karena berfungsi sebagai "pengganti sementara" peran guru ketika siswa belajar mandiri. Jika petunjuk mudah dipahami, siswa dapat mengatur proses belajarnya sendiri tanpa mengalami kebingungan. Selain meningkatkan efisiensi kelas, kondisi ini juga membangun self-efficacy atau keyakinan bahwa mereka mampu menemukan dan memahami informasi secara mandiri, yang merupakan salah satu ciri pembelajar sepanjang hayat.
  3. Dalam kegiatan PKR, siswa dapat menggunakan peta dan modul untuk mengidentifikasi potensi sumber daya alam suatu daerah, lalu memanfaatkan media digital untuk mencari data pendukung yang lebih aktual. Setelah itu, mereka diminta membandingkan informasi dari kedua sumber dan menyimpulkan mana yang paling relevan. Menurut saya, kegiatan seperti ini tidak hanya melatih kemampuan mencari informasi, tetapi juga kemampuan mengevaluasi kredibilitas sumber. Di era banjir informasi, keterampilan menyaring dan memverifikasi informasi menjadi lebih penting daripada sekadar mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya.
Sekian, Terima Kasih
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by ARTIKA HIDAYAH -
Assalamulalaikum warahmatullahi wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri,
Nama: Artika Hidayah
NPM : 2313053064
Kelas : 6B

Izin menjawab diskusi diatas bapak,
1. Menurut saya, pemanfaatan Sumber Daya Belajar Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah, kebun, atau benda-benda di sekitar sekolah dapat menjadi solusi atas keterbatasan kehadiran guru dalam pembelajaran PKR. Saat guru sedang membimbing kelompok lain, siswa tetap dapat belajar melalui pengamatan langsung terhadap lingkungan sehingga proses pembelajaran tidak terhenti. Pengalaman belajar yang nyata membuat siswa lebih aktif dalam mengamati, berdiskusi, dan menarik kesimpulan sendiri. Dibandingkan hanya membaca buku teks, interaksi dengan lingkungan memberikan pengalaman yang lebih konkret sehingga materi lebih mudah dipahami dan diingat. Selain itu, siswa juga dilatih untuk berpikir kritis dan menghubungkan teori dengan kondisi yang mereka temui di kehidupan sehari-hari.

2. Menurut saya, adanya sudut membaca atau pusat sumber belajar yang dilengkapi dengan petunjuk penggunaan yang jelas sangat penting dalam pengelolaan kelas PKR. Karena guru tidak dapat mendampingi semua kelompok secara bersamaan, siswa memerlukan arahan tertulis agar mereka tetap mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan. Kejelasan instruksi membuat siswa lebih percaya diri untuk mencari informasi dan menyelesaikan tugas secara mandiri tanpa harus terus menunggu penjelasan guru. Dari sisi psikologis, hal ini dapat meningkatkan rasa tanggung jawab dan kepercayaan diri. Sementara dari sisi kognitif, siswa menjadi lebih terampil dalam mencari, memahami, dan mengolah informasi sehingga kemampuan belajar mandiri mereka semakin berkembang.

3. Menurut saya, salah satu kegiatan PKR yang dapat dilakukan adalah memberikan tema, misalnya “Mengenal Keragaman Wilayah Indonesia.” Siswa dapat menggunakan peta atau modul untuk mengetahui letak dan karakteristik suatu daerah, kemudian melengkapi informasi tersebut melalui media digital seperti video edukasi atau sumber belajar daring yang telah disiapkan guru. Setelah itu, setiap kelompok menyusun hasil temuan dan mempresentasikannya kepada kelas. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar menggunakan berbagai sumber informasi, tetapi juga mampu membandingkan, memilih, dan menyaring informasi yang paling relevan. Kemampuan tersebut akan membentuk keterampilan penelitian sederhana serta menumbuhkan sikap belajar mandiri yang sangat dibutuhkan di masa depan.

Sekian terimakasih,
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by SITI AANISAH -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Selamat sore bapak, izin memperkenalkan diri

Nama : Siti Aanisah
NPM : 2353053025
Kelas : 6B

Izin menjawab bapak,
1. Menurut saya, penggunaan Sumber Daya Belajar Lingkungan (SBL) dapat menjadi solusi yang efektif dalam pembelajaran PKR ketika guru tidak dapat mendampingi seluruh kelompok secara bersamaan. Dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar, siswa tetap dapat melakukan kegiatan belajar secara aktif tanpa harus selalu menunggu arahan guru. Selain itu, pengalaman belajar secara langsung membuat siswa lebih mudah memahami materi dibandingkan hanya membaca dari buku teks karena mereka dapat melihat dan mengamati objek yang dipelajari secara nyata.

2. Menurut saya, keberadaan petunjuk yang jelas di sudut membaca atau pusat sumber belajar sangat penting karena membantu siswa mengetahui apa yang harus dilakukan tanpa selalu bertanya kepada guru. Hal ini dapat membuat proses belajar berjalan lebih lancar dan teratur. Dari sisi psikologis, siswa juga akan merasa lebih percaya diri karena mampu menemukan informasi sendiri. Sementara dari sisi kognitif, mereka terbiasa berpikir mandiri, mencari solusi, dan mengembangkan kemampuan belajar secara aktif.

3. Menurut saya, kegiatan yang menggabungkan media cetak dan media digital dapat dilakukan dengan cara siswa mencari informasi awal dari peta atau modul, kemudian melengkapinya melalui sumber digital. Setelah itu, siswa dapat membandingkan informasi yang diperoleh dan memilih data yang paling sesuai dengan tujuan pembelajaran. Kegiatan seperti ini membantu siswa belajar memilah informasi yang benar dan relevan. Kemampuan tersebut penting karena dapat melatih kemandirian belajar dan membuat siswa lebih siap menghadapi banyaknya informasi yang tersedia di era digital.

Sekian terima kasih,
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by Fizka Lisari -

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh

Izin memperkenalkan diri pak, 

Nama : Fizka Lisari

Kelas : 6/B 

Npm : 2353053029


Jawaban :

1. Pemanfaatan Sumber Daya Belajar Lingkungan (SBL) untuk mengatasi keterbatasan kehadiran guru dalam PKR

Dalam pembelajaran kelas rangkap (PKR), guru tidak selalu dapat mendampingi seluruh kelompok secara bersamaan karena harus membagi perhatian kepada beberapa tingkat kelas. Kondisi ini menuntut adanya sumber belajar yang mampu membantu siswa tetap aktif meskipun tanpa pengawasan langsung dari guru. Salah satu alternatif yang efektif adalah memanfaatkan Sumber Daya Belajar Lingkungan (SBL), seperti taman sekolah, kebun, halaman, benda-benda di sekitar sekolah, atau kondisi lingkungan setempat.Pemanfaatan SBL memungkinkan siswa memperoleh pengalaman belajar secara langsung melalui kegiatan observasi, pengukuran, pengumpulan data, maupun diskusi berdasarkan objek nyata. Ketika siswa mengamati tumbuhan di taman sekolah untuk mempelajari bagian-bagian tanaman, misalnya, mereka tidak hanya menerima informasi secara teoritis, tetapi juga membangun pemahaman melalui pengalaman konkret. Situasi ini membuat proses belajar tetap berjalan meskipun guru sedang mendampingi kelompok lain. Dibandingkan dengan penggunaan buku teks yang cenderung bersifat pasif, interaksi dengan sumber daya nyata mendorong keterlibatan siswa yang lebih aktif. Mereka tidak hanya membaca atau menghafal informasi, tetapi juga mengamati, membandingkan, menganalisis, dan menarik kesimpulan berdasarkan temuan mereka sendiri. Akibatnya, pembelajaran menjadi lebih bermakna karena siswa terlibat langsung dalam proses membangun pengetahuan. Selain meningkatkan pemahaman konsep, pendekatan ini juga mengembangkan rasa ingin tahu, kemampuan berpikir kritis, dan kemandirian belajar.

2. Pentingnya kejelasan petunjuk dalam pusat sumber belajar bagi manajemen kelas PKR

Keberadaan sudut membaca atau pusat sumber belajar dalam PKR bertujuan agar siswa dapat mengakses informasi secara mandiri ketika guru sedang fokus pada kelompok lain. Namun, keberhasilan fasilitas tersebut sangat bergantung pada kejelasan petunjuk atau instruksi yang menyertainya.Petunjuk yang jelas membantu siswa memahami langkah-langkah yang harus dilakukan tanpa harus terus-menerus meminta bantuan guru. Dengan demikian, waktu belajar dapat dimanfaatkan secara lebih efektif dan kelas menjadi lebih teratur. Sebaliknya, petunjuk yang kurang jelas dapat menimbulkan kebingungan, meningkatkan ketergantungan pada guru, dan mengganggu jalannya pembelajaran kelompok lain.Dari sisi psikologis, kemampuan mencari informasi secara mandiri dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa karena mereka merasa mampu menyelesaikan tugas tanpa selalu bergantung pada arahan langsung. Siswa juga belajar bertanggung jawab terhadap proses belajarnya sendiri. Dari sisi kognitif, kegiatan tersebut melatih kemampuan memahami instruksi, mengorganisasi informasi, mengambil keputusan, serta memecahkan masalah secara mandiri. Semakin sering siswa diberi kesempatan untuk mencari dan mengelola informasi sendiri, semakin berkembang pula keterampilan berpikir tingkat tinggi yang mereka miliki.Dengan demikian, kejelasan bimbingan tertulis tidak hanya berfungsi sebagai alat manajemen kelas, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun kemandirian dan kepercayaan diri siswa dalam belajar.

3. Skema aktivitas PKR yang mengintegrasikan media cetak dan media digital

Salah satu contoh kegiatan PKR yang menggabungkan media cetak dan media digital dapat dilakukan pada tema “Mengenal Kondisi Geografis Indonesia”.

Langkah kegiatan :

1. Kelompok pertama menggunakan peta dan atlas untuk mengidentifikasi letak suatu wilayah, batas-batas wilayah, serta kondisi geografisnya.

2. Kelompok kedua

menggunakan modul pembelajaran untuk membaca informasi dasar mengenai wilayah yang sedang dipelajari.

3. Setelah itu, kedua kelompok memanfaatkan perangkat digital, seperti tablet atau komputer, untuk mencari informasi tambahan mengenai jumlah penduduk, potensi sumber daya alam, budaya daerah, atau kondisi lingkungan terkini.

4. Siswa kemudian membandingkan informasi yang diperoleh dari sumber cetak dan sumber digital.

5. Hasil temuan disusun dalam bentuk laporan sederhana atau presentasi kelompok.

Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya belajar memperoleh informasi, tetapi juga belajar memverifikasi dan membandingkan sumber yang berbeda. Mereka akan memahami bahwa tidak semua informasi memiliki tingkat relevansi dan keakuratan yang sama sehingga perlu dilakukan proses seleksi dan evaluasi.Integrasi media cetak dan digital membantu siswa mengembangkan keterampilan literasi informasi yang sangat penting di era modern. Mereka belajar menentukan informasi yang dibutuhkan, memilih sumber yang tepat, mengidentifikasi informasi yang relevan, serta menyusun kesimpulan berdasarkan berbagai referensi. Kemampuan inilah yang menjadi fondasi penting bagi kemandirian belajar di masa depan, karena siswa tidak hanya mampu memperoleh informasi, tetapi juga mampu menilai kualitas dan kegunaannya secara kritis.

In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by Aulia Trihapsari -
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama: Aulia Trihapsari
NPM: 2313053038
Izin menjawab diskusi Bapak,

1. Dalam pembelajaran kelas rangkap (PKR), penggunaan Sumber Belajar Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah, kebun, atau benda-benda di sekitar sekolah dapat membantu mengatasi keterbatasan waktu guru dalam mendampingi semua kelompok sekaligus. Ketika siswa belajar langsung dari lingkungan, mereka dapat melakukan pengamatan, mencatat temuan, dan menemukan informasi secara mandiri tanpa harus selalu menunggu penjelasan guru. Misalnya, saat mempelajari jenis tumbuhan, siswa dapat mengamati tanaman di sekitar sekolah secara langsung. Cara ini membuat pembelajaran lebih aktif dan menarik dibandingkan hanya membaca buku teks. Pengalaman langsung dapat membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah karena mereka melihat dan mengalami sendiri objek yang dipelajari.

2. Kejelasan petunjuk tertulis pada sudut baca atau pusat sumber belajar sangat penting dalam PKR karena membantu siswa mengetahui apa yang harus dilakukan tanpa harus selalu bertanya kepada guru. Dengan adanya panduan yang jelas, siswa dapat menggunakan sumber belajar secara mandiri dan lebih terarah. Dari sisi psikologis, hal ini dapat meningkatkan rasa percaya diri karena siswa merasa mampu menemukan jawaban sendiri. Dari sisi kognitif, siswa menjadi lebih terlatih dalam mencari, memahami, dan mengolah informasi. Kebiasaan ini juga membantu mengembangkan tanggung jawab terhadap proses belajar mereka sendiri sehingga tidak selalu bergantung pada arahan guru.

3. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan dalam PKR adalah memberikan tema tentang kondisi geografis Indonesia. Siswa dapat menggunakan peta atau atlas untuk mencari lokasi suatu daerah, kemudian menggunakan perangkat digital untuk mencari informasi tambahan mengenai iklim, sumber daya alam, atau budaya daerah tersebut. Setelah itu, mereka diminta menyusun laporan singkat atau mempresentasikan hasil temuan mereka. Melalui kegiatan ini, siswa belajar membandingkan informasi dari berbagai sumber dan memilih data yang paling relevan dengan tugas yang diberikan. Integrasi media cetak dan digital membantu siswa mengembangkan kemampuan mencari, menyeleksi, dan menggunakan informasi secara tepat. Keterampilan tersebut sangat penting untuk mendukung kemandirian belajar dan mempersiapkan mereka menghadapi kebutuhan belajar di masa depan.

Sekian terimakasih Pak,
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by DHIYATUL HASANA -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh selamat malam bapak izin memperkenalkan diri
Nama : Dhiyatul Hasana
NPM : 2313053055
Izin Menjawab Diskusi

1. Pemanfaatan Sumber Daya Belajar Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah, kebun, atau benda-benda di sekitar dapat membantu mengatasi keterbatasan kehadiran guru dalam PKR. Siswa dapat belajar melalui pengamatan dan pengalaman langsung sehingga tidak selalu bergantung pada penjelasan guru. Dibandingkan hanya membaca buku teks, pembelajaran dengan sumber nyata membuat siswa lebih aktif, mudah memahami konsep, serta lebih tertarik mengikuti kegiatan belajar karena mereka terlibat secara langsung dalam proses pembelajaran.

2. Kejelasan petunjuk tertulis pada sudut membaca atau pusat sumber belajar sangat penting karena membantu siswa memahami apa yang harus dilakukan tanpa harus menunggu arahan guru. Hal ini memudahkan pengelolaan kelas, terutama ketika guru sedang fokus mengajar kelompok lain. Dari sisi psikologis, siswa menjadi lebih percaya diri dan mandiri. Dari sisi kognitif, mereka terbiasa mencari, memahami, dan mengolah informasi sendiri sehingga kemampuan berpikir dan belajar mandiri semakin berkembang.

3. Salah satu kegiatan PKR yang dapat dilakukan adalah meminta siswa mencari informasi tentang suatu wilayah. Siswa menggunakan peta atau modul untuk menemukan letak geografis dan informasi dasar, kemudian menggunakan perangkat digital untuk mencari data tambahan seperti kondisi alam, budaya, atau jumlah penduduk. Setelah itu, hasil pencarian disusun dalam bentuk laporan atau presentasi sederhana. Kegiatan ini melatih siswa membandingkan berbagai sumber informasi, memilih informasi yang relevan, serta mengembangkan kemampuan belajar mandiri yang akan bermanfaat dalam kehidupan dan pendidikan mereka di masa depan.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by Putri Reza Anandita 2313053065 -
Selamat malam pak,
Izin memperkenalkan diri
Nama: Putri Reza Anandita
Npm: 2313053065
Kelas: 6B

Izin menjawab.

1. Pemanfaatan Sumber Daya Belajar Lingkungan (SBL) dapat membantu mengatasi keterbatasan kehadiran guru karena siswa dapat belajar langsung dari lingkungan sekitar tanpa harus selalu mendapat penjelasan dari guru. Misalnya, taman sekolah dapat digunakan untuk mengamati tumbuhan, sedangkan benda-benda di sekitar dapat dijadikan sumber belajar yang nyata.
Interaksi dengan sumber belajar nyata membuat siswa lebih aktif mengamati, mencoba, dan menemukan informasi sendiri. Hal ini lebih menarik dibandingkan hanya membaca buku teks karena siswa memperoleh pengalaman langsung sehingga pemahaman dan keterlibatan mereka dalam pembelajaran menjadi lebih tinggi.

2. Kejelasan petunjuk tertulis di sudut baca atau pusat sumber belajar sangat penting karena membantu siswa memahami apa yang harus dilakukan ketika guru sedang mendampingi kelompok lain. Dengan adanya petunjuk yang jelas, kegiatan belajar tetap berjalan tertib dan siswa tidak selalu bergantung pada arahan guru.
Secara psikologis, siswa menjadi lebih percaya diri, mandiri, dan bertanggung jawab terhadap proses belajarnya. Secara kognitif, siswa terlatih mencari, memahami, dan mengolah informasi sendiri sehingga kemampuan berpikir kritis serta keterampilan belajar mandiri semakin berkembang.

3. Contoh kegiatan PKR dapat dilakukan dengan tema “Kenampakan Alam Indonesia”. Siswa menggunakan peta dan modul untuk mencari letak gunung, sungai, atau pulau tertentu. Setelah itu, siswa memanfaatkan perangkat digital untuk mencari informasi tambahan mengenai kondisi alam, potensi daerah, atau gambar pendukung. Melalui kegiatan ini, siswa belajar membandingkan informasi dari berbagai sumber, memilih informasi yang relevan, serta memeriksa kebenaran data yang diperoleh. Integrasi media cetak dan digital membantu siswa mengembangkan kemampuan literasi informasi, berpikir kritis, dan belajar mandiri sehingga mereka lebih siap mencari serta mengelola informasi secara mandiri di masa depan.

Sekian jawaban dari saya, terima kasih pak.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by Melyanti Hasanah -
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
saya Melyanti Hasanah, NPM 2313053050.

Izin menjawab pak,
1. Dalam Pembelajaran Kelas Rangkap (PKR), pemanfaatan Sumber Belajar Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah, kebun, halaman, atau benda-benda di sekitar dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi keterbatasan kehadiran fisik guru. Ketika guru sedang membimbing kelompok lain, siswa tetap dapat melakukan kegiatan observasi, pengumpulan data, atau eksperimen sederhana secara mandiri berdasarkan petunjuk yang telah diberikan. Interaksi langsung dengan objek nyata membuat siswa belajar melalui pengalaman sehingga konsep menjadi lebih mudah dipahami dibandingkan hanya membaca buku teks. Selain itu, penggunaan SBL meningkatkan keaktifan, rasa ingin tahu, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan menghubungkan teori dengan kondisi nyata di lingkungan sekitar.

2. Kejelasan petunjuk tertulis pada sudut membaca atau pusat sumber belajar sangat penting karena membantu siswa memahami langkah-langkah penggunaan sumber belajar tanpa harus selalu menunggu arahan guru. Dalam situasi PKR, hal ini mendukung kelancaran manajemen kelas karena setiap kelompok dapat tetap belajar secara mandiri ketika guru sedang mendampingi kelompok lain. Dari sisi psikologis, siswa menjadi lebih percaya diri, bertanggung jawab, dan termotivasi karena mampu menemukan jawaban atas kebutuhannya sendiri. Dari sisi kognitif, mereka mengembangkan kemampuan membaca instruksi, mencari informasi, mengambil keputusan, dan memecahkan masalah secara mandiri. Kebiasaan ini juga memperkuat keterampilan belajar sepanjang hayat dan mengurangi ketergantungan pada guru.

3. Contoh skema kegiatan PKR adalah menggunakan tema “Mengenal Kondisi Geografis Indonesia.” Siswa kelas bawah dapat menggunakan peta dan modul untuk mengidentifikasi letak pulau-pulau besar, sedangkan siswa kelas atas menggunakan perangkat digital untuk mencari informasi tambahan mengenai iklim, kepadatan penduduk, atau potensi sumber daya alam di wilayah tertentu. Setelah itu, kedua kelompok berdiskusi dan menyusun laporan atau presentasi berdasarkan hasil temuan mereka. Integrasi media cetak dan media digital seperti ini melatih siswa untuk membandingkan informasi dari berbagai sumber, memilih data yang relevan, serta memverifikasi kebenaran informasi sebelum menggunakannya. Dengan demikian, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mengembangkan kemampuan literasi informasi, berpikir kritis, dan kemandirian belajar yang akan bermanfaat dalam pendidikan maupun kehidupan sehari-hari.

Terima Kasih, Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by Desmara Afinda -
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Selamat pagi pak, izin menjawab diskusi diatas pak.
Nama: Desmara Afinda
NPM: 2313053037
Kelas: 6B

1. Ketika guru harus membagi perhatian ke kelompok lain, pemanfaatan lingkungan sekitar (seperti taman sekolah) dapat menggantikan kehadiran fisik guru secara efektif karena alam berfungsi sebagai laboratorium nyata. Dibandingkan dengan buku teks yang membuat siswa hanya membaca secara pasif, interaksi langsung dengan objek nyata ini memicu siswa untuk aktif mengamati dan membuktikan teori sendiri, sehingga proses belajar menjadi lebih dinamis dan mendalam.
2. Panduan tertulis yang jelas di sudut baca sangat penting dalam manajemen kelas agar siswa tetap terarah dan tidak perlu terus-menerus mengandalkan guru. Secara psikologis, kemampuan menemukan informasi secara mandiri ini meningkatkan rasa percaya diri dan tanggung jawab siswa, sementara secara kognitif, hal tersebut melatih kemampuan berpikir kritis karena mereka terbiasa memecahkan masalah tanpa menunggu instruksi langsung.
3. Contoh aktivitasnya adalah siswa menggunakan peta atau modul cetak untuk memahami konsep dasar, lalu secara bersamaan menggunakan perangkat digital untuk mencari data atau studi kasus terbaru di internet. Integrasi kedua media ini melatih kemampuan siswa dalam menyaring informasi, karena mereka dituntut untuk membandingkan, memilih data yang paling valid, dan mengabaikan informasi yang tidak relevan, yang menjadi modal utama untuk belajar mandiri di masa depan.

Sekian, terima kasih
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by Dwi Tasya Khusnawati -
Assalamulalaikum warahmatullahi wabarakatuh
Perkenalkan pak, saya :
Nama : Dwi Tasya Khusnawati
NPM ; 2313053051
Kelas : 6B
Izin Menjawab diskusi tersebut

1. Menurut saya, penggunaan Sumber Daya Pembelajaran Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah, kebun, atau benda-benda di sekitar dapat membantu mengatasi keterbatasan kehadiran guru dalam pembelajaran PKR. Saat guru sedang membimbing kelompok lain, siswa tetap dapat belajar melalui pengamatan dan eksplorasi langsung terhadap lingkungan sekitar. Cara ini membuat pembelajaran lebih aktif dan bermakna dibandingkan hanya membaca buku teks. Selain memperoleh pengetahuan, siswa juga dapat mengembangkan keterampilan mengamati, berpikir kritis, dan menghubungkan materi dengan kehidupan sehari-hari.

2. Menurut saya, petunjuk yang jelas pada sudut membaca atau pusat sumber belajar sangat penting untuk mendukung pengelolaan kelas PKR. Dengan adanya panduan tertulis, siswa dapat memahami langkah-langkah belajar secara mandiri tanpa harus selalu menunggu arahan guru. Hal ini memberikan manfaat psikologis berupa meningkatnya rasa percaya diri dan tanggung jawab terhadap pembelajaran. Dari sisi kognitif, siswa menjadi lebih terlatih dalam mencari, memahami, dan mengolah informasi secara mandiri sehingga kemampuan belajar mandiri mereka semakin berkembang.

3. Menurut saya, salah satu aktivitas PKR yang dapat dilakukan adalah meminta siswa mencari informasi tentang suatu wilayah di Indonesia menggunakan peta atau atlas, kemudian melengkapi informasi tersebut melalui sumber digital seperti internet atau video pembelajaran. Setelah itu, siswa membandingkan informasi yang diperoleh dan menyusun laporan sederhana. Kegiatan ini membantu siswa belajar menggunakan berbagai sumber informasi secara bersamaan, sekaligus melatih kemampuan memilih informasi yang relevan dan terpercaya. Dengan demikian, siswa akan lebih siap menjadi pembelajar mandiri yang mampu mencari dan menyaring informasi secara efektif di masa depan.

Demikian saya ucapkan terima kasih
wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by Eva Revalina -
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat malam bapak

Izin memperkenalkan diri,
Nama: Eva Revalina
NPM: 2313053048
Kelas: 6/B

Izin menjawab diskusi,
1. Penggunaan sumber belajar lingkungan seperti kebun sekolah, pasar, atau benda di sekitar kelas bisa membantu mengatasi keterbatasan guru yang tidak bisa selalu mendampingi semua kelompok. Saat siswa belajar langsung dari lingkungan, mereka tidak hanya membaca teori, tapi juga melihat dan mengalami langsung objeknya. Ini membuat mereka lebih paham karena belajar terasa nyata. Dibanding hanya membaca buku teks, siswa jadi lebih aktif bergerak, mengamati, dan bertanya. Proses ini juga membuat kelas lebih hidup karena siswa tidak hanya menerima informasi, tapi mencari dan menemukan sendiri jawaban dari lingkungan sekitar.

2. Sudut baca atau pusat sumber belajar perlu punya petunjuk yang jelas supaya siswa tidak bingung saat menggunakannya. Karena guru tidak selalu ada di setiap kelompok, instruksi tertulis membantu siswa tahu apa yang harus dilakukan tanpa harus menunggu bantuan. Kalau arahan jelas, siswa jadi lebih percaya diri untuk mencari informasi sendiri. Dari sisi psikologis, mereka merasa lebih mandiri dan tidak takut salah. Dari sisi kognitif, mereka jadi terbiasa berpikir, memilih informasi yang tepat, dan menyelesaikan tugas tanpa selalu bergantung pada guru. Ini juga bikin proses belajar lebih lancar karena siswa tidak sering berhenti hanya untuk bertanya hal yang sama.

3. Kalau media cetak seperti peta atau modul digabung dengan media digital, pembelajaran di PKR jadi lebih lengkap. Misalnya, siswa bisa mencari informasi awal dari modul, lalu mengecek atau memperdalamnya lewat video atau sumber digital. Setelah itu, mereka bisa mencocokkan hasilnya dengan peta atau gambar untuk memperkuat pemahaman. Alur seperti ini melatih siswa untuk tidak langsung percaya satu sumber saja, tapi membandingkan beberapa referensi. Lama-lama, mereka jadi terbiasa memilah informasi yang relevan dan tidak asal ambil jawaban. Ini penting untuk membangun kemandirian belajar karena siswa belajar mencari, mengecek, dan menggunakan informasi dengan cara yang lebih terarah.

Sekian, Terimakasih Bapak.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by INDAH WULANDARI -
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Izin memperkenalkan diri
Nama : Indah Wulandari
NPM : 2353053027
Kelas : 6 B

Izin menjawab soal
1. Menurut saya dalam PKR, penggunaan Sumber Belajar Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah, kebun, atau benda di sekitar dapat membantu mengatasi keterbatasan kehadiran guru karena siswa tetap dapat belajar secara mandiri melalui pengamatan langsung. Dibandingkan hanya membaca buku teks, SBL membuat siswa lebih aktif dalam mencari, mengamati, dan memahami informasi sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik, bermakna, dan mudah dipahami.

2. Kejelasan petunjuk di sudut membaca atau pusat sumber belajar sangat penting karena membantu siswa memahami cara menggunakan sumber belajar tanpa harus selalu bertanya kepada guru. Secara psikologis, siswa menjadi lebih percaya diri dan mandiri, sedangkan secara kognitif mereka belajar berpikir, mencari informasi, dan menyelesaikan masalah sendiri. Hal ini membuat proses belajar tetap berjalan meskipun guru sedang mengajar kelompok lain.

3. Dalam kegiatan PKR, siswa dapat menggunakan peta atau modul untuk mempelajari letak suatu wilayah, kemudian menggunakan perangkat digital untuk mencari informasi tambahan tentang wilayah tersebut. Setelah itu, siswa membandingkan informasi dari kedua sumber dan memilih data yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. Kegiatan ini melatih siswa untuk memilah informasi yang relevan, berpikir kritis, serta mengembangkan kemandirian belajar yang bermanfaat untuk kegiatan belajar di masa depan.

Sekian terimakasih
Waalaikumsalam warohmatullahi wabarokatuh
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by INDAH WULANDARI -
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Izin memperkenalkan diri
Nama : Indah Wulandari
NPM : 2353053027
Kelas : 6 B

Izin menjawab soal
1. Menurut saya dalam PKR, penggunaan Sumber Belajar Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah, kebun, atau benda di sekitar dapat membantu mengatasi keterbatasan kehadiran guru karena siswa tetap dapat belajar secara mandiri melalui pengamatan langsung. Dibandingkan hanya membaca buku teks, SBL membuat siswa lebih aktif dalam mencari, mengamati, dan memahami informasi sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik, bermakna, dan mudah dipahami.

2. Kejelasan petunjuk di sudut membaca atau pusat sumber belajar sangat penting karena membantu siswa memahami cara menggunakan sumber belajar tanpa harus selalu bertanya kepada guru. Secara psikologis, siswa menjadi lebih percaya diri dan mandiri, sedangkan secara kognitif mereka belajar berpikir, mencari informasi, dan menyelesaikan masalah sendiri. Hal ini membuat proses belajar tetap berjalan meskipun guru sedang mengajar kelompok lain.

3. Dalam kegiatan PKR, siswa dapat menggunakan peta atau modul untuk mempelajari letak suatu wilayah, kemudian menggunakan perangkat digital untuk mencari informasi tambahan tentang wilayah tersebut. Setelah itu, siswa membandingkan informasi dari kedua sumber dan memilih data yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. Kegiatan ini melatih siswa untuk memilah informasi yang relevan, berpikir kritis, serta mengembangkan kemandirian belajar yang bermanfaat untuk kegiatan belajar di masa depan.

Sekian terimakasih
Waalaikumsalam warohmatullahi wabarokatuh
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by Zahra Khadijah -
Assalamualaikum warrahmatullahi wabrakaatuh
Nama : Zahra Khadijah
NPM : 2313053059
Kelas: 6B
Berikut saya sampaikan jawaban atas pertanyaan tersebut
  1. Pemanfaatan Sumber Belajar Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah, halaman, atau benda-benda yang ada di sekitar siswa dapat membantu mengatasi keterbatasan kehadiran guru dalam pembelajaran kelas rangkap. Ketika guru sedang mendampingi kelompok lain, siswa tetap dapat melakukan kegiatan pengamatan dan pengumpulan informasi secara mandiri melalui lingkungan sekitar. Interaksi langsung dengan objek nyata membuat siswa lebih aktif dalam belajar karena mereka tidak hanya menerima informasi secara pasif, tetapi juga mengalami dan menemukan sendiri konsep yang dipelajari. Dibandingkan dengan penggunaan buku teks yang cenderung hanya memberikan informasi dalam bentuk tulisan atau gambar, pemanfaatan lingkungan dapat meningkatkan rasa ingin tahu, keterampilan observasi, dan pemahaman yang lebih konkret terhadap materi pembelajaran.
  2. Keberadaan sudut membaca atau pusat sumber belajar yang dilengkapi dengan petunjuk penggunaan yang jelas sangat penting dalam pengelolaan kelas rangkap. Kejelasan instruksi tertulis memungkinkan siswa mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan tanpa harus selalu menunggu arahan guru. Hal ini membantu menjaga kelancaran pembelajaran ketika guru sedang memberikan perhatian kepada kelompok yang lain. Dari segi psikologis, siswa akan merasa lebih percaya diri dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap proses belajarnya sendiri. Dari segi kognitif, kemampuan mencari informasi secara mandiri dapat meningkatkan keterampilan berpikir, kemampuan memahami informasi, serta membiasakan siswa untuk mengambil keputusan berdasarkan sumber belajar yang tersedia. Kondisi tersebut mendukung terbentuknya kemandirian belajar yang menjadi salah satu tujuan penting dalam pembelajaran kelas rangkap.
  3. Salah satu contoh kegiatan PKR yang memadukan media cetak dan media digital dapat dilakukan melalui tema keragaman wilayah Indonesia. Siswa kelas bawah dapat menggunakan peta dan modul sederhana untuk mengenali letak pulau-pulau besar di Indonesia, sedangkan siswa kelas atas dapat memanfaatkan perangkat digital untuk mencari informasi mengenai kondisi geografis dan potensi sumber daya alam di berbagai daerah. Setelah memperoleh informasi dari berbagai sumber, setiap kelompok dapat mendiskusikan hasil temuannya dan menyajikannya dalam bentuk laporan atau presentasi sederhana. Kegiatan tersebut melatih siswa untuk membandingkan informasi dari sumber yang berbeda, memilih informasi yang relevan, serta mengembangkan keterampilan mencari dan mengelola informasi secara mandiri. Kemampuan tersebut sangat penting untuk mendukung kemandirian belajar dan membekali siswa dengan keterampilan literasi informasi yang dibutuhkan pada masa depan.
Terimakasih
Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakaatuh
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by Monica Meirisa Herviani 2313053047 -
Nama : Monica Meirisa Herviani
NPM : 2313053047
Kelas : 6B
Izin menjawab pertanyaannya bapak

1. Dalam pembelajaran kelas rangkap (PKR), penggunaan Sumber Daya Belajar Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah, kebun, atau benda di sekitar dapat membantu mengatasi keterbatasan kehadiran guru karena siswa dapat belajar melalui pengamatan dan praktik secara mandiri maupun berkelompok. Interaksi langsung dengan objek nyata membuat siswa lebih aktif mengeksplorasi, berdiskusi, dan menemukan konsep sendiri sehingga proses belajar tidak bergantung sepenuhnya pada penjelasan guru. Dibandingkan hanya membaca buku teks yang cenderung pasif, pemanfaatan SBL meningkatkan pengalaman belajar yang konkret, melatih kemampuan berpikir kritis, serta memperkuat pemahaman karena siswa belajar dari situasi yang mereka alami secara langsung.

2. Kejelasan petunjuk tertulis di sudut membaca atau pusat sumber belajar sangat penting dalam manajemen kelas PKR karena memungkinkan siswa memahami langkah-langkah belajar tanpa harus selalu menunggu arahan guru yang sedang menangani kelompok lain. Secara psikologis, kondisi ini meningkatkan rasa percaya diri, tanggung jawab, dan motivasi belajar mandiri. Dari sisi kognitif, siswa terlatih mencari, memilih, dan mengolah informasi sendiri sehingga kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan berkembang lebih baik. Dengan demikian, pembelajaran menjadi lebih efektif dan kelas dapat berjalan dengan tertib meskipun perhatian guru terbagi.

3. Salah satu skema kegiatan PKR adalah guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok. Kelompok pertama menggunakan peta dan modul untuk mengidentifikasi kondisi geografis suatu wilayah, sedangkan kelompok kedua mencari informasi pendukung melalui perangkat digital seperti tablet atau komputer. Setelah itu, kedua kelompok berdiskusi dan membandingkan hasil temuannya untuk menyusun laporan atau presentasi bersama. Integrasi media cetak dan media digital ini melatih siswa membandingkan berbagai sumber informasi, memilih data yang paling relevan dan akurat, serta mengembangkan kemampuan literasi informasi. Kegiatan tersebut juga membentuk sikap belajar mandiri karena siswa terbiasa mencari dan memverifikasi informasi tanpa bergantung sepenuhnya pada penjelasan guru.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by Dina Diya Atikah -
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Nama: DINA DIYA ATIKAH
NPM: 2313053043
Kelas: 6B

Izin menjawab

1. Pemanfaatan Sumber Daya Belajar Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah, kebun, atau benda-benda di sekitar dapat membantu mengatasi keterbatasan kehadiran guru dalam PKR karena siswa dapat belajar secara langsung melalui pengamatan dan pengalaman nyata. Pembelajaran menjadi lebih aktif karena siswa terlibat dalam mengeksplorasi lingkungan, bukan hanya menerima informasi dari guru. Dibandingkan dengan buku teks yang cenderung pasif, SBL membuat siswa lebih mudah memahami konsep, meningkatkan rasa ingin tahu, dan menghubungkan materi dengan kehidupan sehari-hari.

2. Kejelasan petunjuk tertulis pada sudut baca atau pusat sumber belajar sangat penting karena membantu siswa memahami apa yang harus dilakukan tanpa selalu menunggu arahan guru. Hal ini memudahkan pengelolaan kelas karena siswa dapat belajar secara mandiri saat guru mendampingi kelompok lain. Secara psikologis, siswa menjadi lebih percaya diri dan bertanggung jawab terhadap pembelajarannya. Secara kognitif, mereka terlatih mencari, memahami, dan mengolah informasi secara mandiri sehingga kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah ikut berkembang.

3. Contoh kegiatan PKR adalah siswa menggunakan peta dan modul untuk mengidentifikasi potensi sumber daya alam suatu daerah, kemudian mencari informasi tambahan melalui internet atau perangkat digital. Setelah itu, mereka membandingkan informasi yang diperoleh dan menyajikannya dalam bentuk laporan atau presentasi sederhana. Integrasi media cetak dan digital ini membantu siswa belajar memilih informasi yang relevan, membedakan sumber yang terpercaya, serta mengembangkan keterampilan penelitian dasar. Dengan demikian, siswa menjadi lebih mandiri dalam belajar dan mampu mencari informasi secara efektif di masa depan.

Wassalamuaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by ananda edhies adellia -
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Nama: Ananda Edhies Adellia
NPM: 2313053036
Kelas: 6B

Izin menjawab pak,
1. Menurut saya, pemanfaatan sumber belajar yang ada di lingkungan sekitar dapat menjadi solusi yang efektif ketika guru tidak dapat mendampingi seluruh kelompok secara bersamaan. Dengan memanfaatkan taman sekolah, halaman, tanaman, atau benda-benda yang ada di sekitar, siswa tetap dapat melakukan kegiatan belajar secara aktif meskipun guru sedang fokus mengajar kelompok lain. Lingkungan sekitar dapat berfungsi sebagai sumber informasi yang dapat diamati, diteliti, dan didiskusikan secara langsung oleh siswa. Pembelajaran seperti ini cenderung lebih menarik dibandingkan hanya membaca materi dari buku teks. Siswa tidak hanya menerima informasi secara pasif, tetapi terlibat langsung dalam proses mengamati, mencatat, membandingkan, dan menarik kesimpulan dari apa yang mereka temukan. Pengalaman belajar yang diperoleh juga menjadi lebih nyata karena siswa dapat menghubungkan materi pelajaran dengan kondisi yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penggunaan SBL dapat membantu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, bermakna, dan mendorong kemandirian belajar siswa.
2. Menurut saya, keberadaan petunjuk yang jelas sangat penting karena dalam pembelajaran PKR siswa tidak selalu dapat langsung memperoleh bantuan dari guru. Ketika aturan penggunaan sumber belajar ditulis dengan jelas, siswa dapat memahami apa yang harus dilakukan tanpa harus terus-menerus menunggu penjelasan. Hal ini membantu kegiatan belajar tetap berjalan meskipun guru sedang mendampingi kelompok lain. Selain memudahkan pengelolaan kelas, petunjuk yang jelas juga memberikan dampak positif bagi siswa. Mereka menjadi lebih percaya diri karena mampu menemukan informasi dan menyelesaikan tugas secara mandiri. Dari sisi psikologis, siswa merasa memiliki tanggung jawab terhadap proses belajar mereka sendiri. Sementara dari sisi kognitif, mereka terbiasa mencari, memilih, dan memahami informasi tanpa selalu bergantung pada guru. Kebiasaan tersebut dapat membantu mengembangkan kemampuan berpikir mandiri yang sangat dibutuhkan dalam proses belajar jangka panjang.
3. Menurut saya, salah satu kegiatan yang dapat dilakukan adalah proyek sederhana mengenai kondisi geografis Indonesia. Siswa dapat dibagi ke dalam beberapa kelompok sesuai tingkat kelas. Mereka terlebih dahulu menggunakan peta, atlas, atau modul sebagai sumber informasi utama untuk mencari letak wilayah, kondisi alam, serta karakteristik daerah tertentu. Setelah itu, siswa memanfaatkan perangkat digital untuk mencari informasi tambahan yang lebih aktual, seperti data kependudukan, potensi wisata, atau kondisi lingkungan daerah tersebut. Hasil informasi yang diperoleh dari kedua sumber kemudian dibandingkan, disusun, dan dipresentasikan dalam bentuk laporan atau poster. Melalui kegiatan ini, siswa belajar bahwa informasi tidak hanya berasal dari satu sumber saja. Mereka juga belajar memeriksa kembali informasi yang ditemukan, memilih data yang relevan, dan menggabungkan berbagai sumber untuk memperoleh pemahaman yang lebih lengkap. Menurut saya, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena melatih siswa untuk mencari informasi secara mandiri, berpikir kritis terhadap sumber yang digunakan, serta membiasakan mereka menggunakan media cetak dan digital secara seimbang. Kemampuan tersebut akan menjadi bekal penting bagi siswa untuk menghadapi kebutuhan belajar di masa depan yang semakin menuntut kemandirian dan kemampuan mengelola informasi.

Wassalamuaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by Paska Deswita Manalu -
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Selamat malam, Bapak. Izin
memperkenalkan diri
Nama: Paska Deswita Manalu
NPM: 2313053057
Kelas: 6B
Izin menjawab diskusi
1. Penggunaan Sumber Daya Belajar Lingkungan (SBL) dalam PKR dapat membantu mengatasi keterbatasan kehadiran guru karena siswa dapat belajar langsung dari lingkungan sekitar. Misalnya, taman sekolah dapat digunakan untuk mengamati tumbuhan atau melakukan pengumpulan data sederhana. Cara ini membuat siswa tetap aktif belajar meskipun guru sedang mendampingi kelompok lain. Dibandingkan hanya menggunakan buku teks, pembelajaran melalui objek nyata lebih menarik dan membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah.

2. Petunjuk tertulis yang jelas di sudut membaca atau pusat sumber belajar membantu siswa mengetahui apa yang harus dilakukan tanpa selalu menunggu arahan guru. Hal ini membuat pengelolaan kelas menjadi lebih efektif, terutama dalam PKR. Selain itu, siswa menjadi lebih percaya diri, mandiri, dan terbiasa mencari informasi sendiri. Kemampuan tersebut juga dapat melatih keterampilan berpikir dan pengambilan keputusan.

3. Contoh kegiatan PKR adalah proyek tentang kondisi geografis Indonesia. Siswa menggunakan peta dan modul untuk mencari informasi dasar, lalu memanfaatkan perangkat digital untuk menemukan data tambahan yang lebih lengkap. Setelah itu, mereka membandingkan informasi yang diperoleh dan menyusunnya menjadi laporan atau presentasi. Kegiatan ini membantu siswa belajar memilih informasi yang relevan, melatih kemampuan berpikir kritis, dan meningkatkan kemandirian dalam belajar.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by Dina Puspita Sari -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri pak,
Nama : Dina Puspita Sari
NPM : 2313053056
izin menjawab terkait topik diskusi diatas pak,

1. Menurut saya, pemanfaatan Sumber Belajar Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah, kebun, atau lingkungan sekitar dapat membantu mengatasi keterbatasan kehadiran guru dalam PKR karena siswa dapat belajar secara langsung melalui pengamatan dan pengalaman nyata. Dengan berinteraksi langsung dengan objek yang dipelajari, siswa menjadi lebih aktif dalam mencari informasi dan memahami konsep. Hal ini membuat pembelajaran lebih bermakna dibandingkan hanya membaca buku teks, karena siswa dapat menghubungkan materi dengan situasi yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.

2. Menurut saya, kejelasan petunjuk tertulis pada sudut baca atau pusat sumber belajar sangat penting dalam PKR karena membantu siswa memahami apa yang harus dilakukan tanpa selalu bergantung pada arahan guru. Dengan adanya panduan yang jelas, siswa dapat mengakses informasi secara mandiri sehingga proses belajar tetap berjalan meskipun guru sedang membimbing kelompok lain. Secara psikologis, hal ini dapat meningkatkan rasa percaya diri dan tanggung jawab siswa, sedangkan secara kognitif dapat melatih kemampuan berpikir mandiri, mengambil keputusan, dan memecahkan masalah.

3. Menurut saya, salah satu kegiatan yang dapat diterapkan adalah meminta siswa mencari informasi tentang kondisi geografis suatu daerah dengan menggunakan peta dan modul sebagai sumber utama, kemudian melengkapi informasi tersebut melalui pencarian data atau gambar dari perangkat digital. Setelah itu, siswa diminta membandingkan, memilih, dan menyusun informasi yang paling relevan untuk dipresentasikan. Integrasi media cetak dan digital ini membantu siswa mengembangkan kemampuan mencari, mengevaluasi, dan menyaring informasi dari berbagai sumber sehingga dapat mendukung terbentuknya kemandirian belajar di masa depan.

Sekian jawaban dari saya pak, sebelumnya saya ucapkan terima kasih.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by Ni putu sinta Prihana dewi -
Selamat siang bapak
Izin memperkenalkan diri
Nama: Ni Putu Sinta Prihana Dewi
NPM: 2353053026

Ijin menjawab
1. Pemanfaatan Sumber Belajar Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah, kebun, atau benda-benda di sekitar dapat membantu mengatasi keterbatasan kehadiran guru karena siswa dapat belajar secara langsung melalui pengamatan dan pengalaman nyata. Siswa tidak hanya menerima informasi secara pasif, tetapi juga aktif mengeksplorasi, mencatat, dan menganalisis temuan mereka. Dibandingkan dengan penggunaan buku teks saja, interaksi dengan lingkungan nyata membuat pembelajaran lebih menarik, kontekstual, dan mudah dipahami sehingga keterlibatan siswa meningkat meskipun guru tidak selalu mendampingi secara langsung.

2. Kejelasan petunjuk tertulis di sudut baca atau pusat sumber belajar sangat penting karena membantu siswa memahami langkah-langkah yang harus dilakukan tanpa bergantung pada arahan guru. Dari sisi psikologis, siswa menjadi lebih percaya diri, mandiri, dan bertanggung jawab terhadap proses belajarnya. Dari sisi kognitif, siswa terlatih untuk mencari, memilih, dan mengolah informasi secara mandiri sehingga kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah dapat berkembang dengan lebih baik.

3. Salah satu skema kegiatan PKR adalah tema “Mengenal Keragaman Wilayah Indonesia”. Siswa kelas bawah dapat menggunakan peta dan modul untuk mengidentifikasi pulau-pulau besar di Indonesia, sedangkan siswa kelas atas mencari informasi tambahan melalui perangkat digital mengenai kondisi geografis, budaya, atau sumber daya alam di wilayah tertentu. Setelah itu, setiap kelompok menyusun laporan sederhana dan mempresentasikan hasilnya. Integrasi media cetak dan digital membantu siswa membandingkan berbagai sumber informasi, menilai relevansi data, serta memilih informasi yang paling sesuai dengan tujuan pembelajaran. Kegiatan ini melatih keterampilan literasi informasi dan membangun kemandirian belajar yang sangat dibutuhkan pada masa depan.

sekian jawaban dari saya pak, sebelumnya saya ucapkan terima kasih.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by Ade Salsabila 2313053058 -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
izin memperkenalkan diri

Nama: Ade Salsabila
NPM: 2313053058

izin menjawab diskusi, Pak
1. Penggunaan Sumber Daya Belajar Lingkungan (SBL) dapat membantu mengatasi keterbatasan kehadiran guru karena siswa dapat belajar langsung dari objek dan situasi nyata di sekitar mereka. Misalnya, taman sekolah dapat digunakan untuk mengamati jenis tumbuhan atau ekosistem sederhana. Pembelajaran seperti ini membuat siswa lebih aktif dalam mengamati, bertanya, dan menemukan informasi sendiri. Dibandingkan hanya membaca buku teks, interaksi dengan lingkungan nyata memberikan pengalaman yang lebih konkret sehingga pemahaman siswa menjadi lebih mendalam dan bermakna.

2. Kejelasan petunjuk tertulis pada sudut membaca atau pusat sumber belajar sangat penting karena membantu siswa memahami apa yang harus dilakukan tanpa selalu menunggu arahan guru. Dalam PKR, hal ini mendukung kelancaran pembelajaran ketika guru sedang mendampingi kelompok lain. Secara psikologis, siswa menjadi lebih percaya diri dan mandiri. Secara kognitif, mereka terlatih untuk mencari, memahami, dan mengolah informasi sendiri sehingga kemampuan belajar mandiri semakin berkembang.

3. Contoh kegiatan PKR adalah tema “Keragaman Wilayah Indonesia”. Siswa menggunakan peta dan modul untuk mencari informasi tentang letak geografis serta kondisi wilayah tertentu, kemudian menggunakan perangkat digital untuk mencari data tambahan, gambar, atau video pendukung. Setelah itu, mereka membandingkan informasi dari berbagai sumber dan menyusun laporan sederhana atau presentasi. Kegiatan ini melatih siswa untuk memilih informasi yang relevan, memverifikasi sumber informasi, serta mengembangkan keterampilan literasi dan penelitian. Dengan demikian, siswa menjadi lebih kritis dan mandiri dalam mencari serta mengelola informasi untuk kebutuhan belajar mereka di masa depan.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: memanfaatkan sumber daya pembelajaran dalam Pembelajaran Kelas Ganda (PKR)

by Nur Hasanah -
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri,
Nama: Nur Hasanah
NPM: 2313053061
Kelas: 6B
Izin menjawab diskusi di atas pak,

1. Dalam pembelajaran kelas rangkap, penggunaan sumber belajar dari lingkungan sekitar sangat membantu mengatasi keterbatasan kehadiran guru. Saat guru tidak bisa menghadiri semua kelompok, peserta didik akan tetap bisa belajar langsung dari lingkungan sekitar mereka. Dengan cara ini, pembelajaran menjadi lebih nyata dan tidak hanya bergatung pada penjelasan guru. Selain itu, dibandingkan dengan hanya membaca buku teks, belajar dari lingkungan membuat peserta didik lebih aktif karena mereka melihat dan mengalaminya secara langsung.
2. Kejelasan instruksi tertulis di sudut membaca atau pusat sumber belajar sangat penting dalam pembelajaran kelas rangkap, karena peserta didik akan lebih sering belajar tanpa pendampingan langsung dari guru kelas. Dengan adanya petunjuk yang jelas, peserta didik akan tahu apa yang harus dilakukan tanpa harus terus bertanya kepada guru. Hal ini membantu kelas tetap tertib dan tidak banyak gangguan. Dari sisi psikologis, ini akan membuat tingkat percaya diri tiap peserta didik meningkat.
3. Salah satu contoh kegiatan yang di lakukan di kelas PKR adalah peserta didik diminta mencari informasi tentang suatu wilayah. Unuk itu, mereka bisa menggunakan peta atau modul sebagai sumber bahan ajat cetak, lalu melengkapinya dengan informasi dari media digital lain seperti internet atau aplikasi pembelajaran yang lain. Dengan menggabungkan keduanya, peserta didik akan belajar membandingkan dan memilih informasi yang paling tepat dan mereka juga lama kelamaan akan lebih terampil dalam mencari dan menyaring informasi yang mereka dapatkan.

Sekian terima kasih, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh