Diskusi Pertemuan 15

strategi pemanfaatan sumber daya pembelajaran dalam kerangka Pembelajaran Kelas Ganda (PKR

Re: strategi pemanfaatan sumber daya pembelajaran dalam kerangka Pembelajaran Kelas Ganda (PKR

by Fitri Gautari -
Number of replies: 0
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

izin memperkenalkan diri,
Nama : Fitri Gautari
NPM : 2313053041
Kelas : 6B

izin menjawab diskusi di atas Pak,
izin menjawab diskusi diatas pak,
1. Menurut saya, penggunaan Sumber Belajar Lingkungan (SBL) lebih efektif dibandingkan hanya mengandalkan buku teks karena peserta didik dapat belajar secara langsung melalui pengalaman nyata. Dengan memanfaatkan lingkungan sekitar, seperti taman sekolah atau benda-benda yang ada di sekitar kelas, peserta didik tidak hanya membaca informasi, tetapi juga mengamati, mengeksplorasi, dan menemukan konsep pembelajaran secara mandiri.
Dalam pembelajaran kelas rangkap, kondisi ini sangat membantu karena ketika guru sedang membimbing kelompok kelas lain, peserta didik tetap dapat melakukan kegiatan belajar secara aktif. Selain meningkatkan pemahaman konsep, penggunaan SBL juga dapat melatih kemandirian, rasa ingin tahu, serta kemampuan berpikir kritis peserta didik. Oleh karena itu, SBL menjadi salah satu alternatif yang efektif untuk mendukung pembelajaran yang lebih bermakna dan tidak sepenuhnya bergantung pada kehadiran guru.

2. Menurut saya, keberadaan Pojok Sumber Daya Pembelajaran merupakan salah satu strategi manajemen kelas yang penting dalam pembelajaran kelas rangkap. Pojok belajar dapat menjadi tempat bagi peserta didik untuk mengakses berbagai sumber belajar secara mandiri ketika guru sedang fokus mengajar kelompok lain.
Pedoman operasional yang jelas sangat diperlukan agar peserta didik memahami langkah-langkah yang harus dilakukan saat menggunakan sumber belajar tersebut. Dengan adanya petunjuk yang terstruktur, peserta didik dapat mencari informasi, menyelesaikan tugas, dan mengatasi kesulitan belajar secara lebih mandiri tanpa harus selalu menunggu bantuan guru. Selain membantu meningkatkan kemandirian belajar, keberadaan pojok sumber daya juga dapat menciptakan suasana kelas yang lebih tertib dan kondusif.

3. Sebagai contoh, dalam pembelajaran IPA di kelas rangkap, guru dapat meminta peserta didik mempelajari materi melalui modul terlebih dahulu, kemudian mencari informasi tambahan menggunakan perangkat digital seperti video pembelajaran atau artikel edukatif. Setelah itu, peserta didik diminta membandingkan informasi yang diperoleh dan menyimpulkan materi yang paling sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Menurut saya, kegiatan ini dapat melatih peserta didik untuk lebih selektif dalam menerima informasi. Mereka belajar bahwa tidak semua informasi yang ditemukan melalui internet relevan dengan kebutuhan pembelajaran. Melalui proses tersebut, peserta didik dapat mengembangkan kemampuan literasi informasi, yaitu kemampuan untuk mencari, memilih, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara tepat. Keterampilan ini sangat penting untuk mendukung proses belajar mereka di masa depan, terutama di era digital yang menyediakan informasi dalam jumlah yang sangat besar.

sekian terima kasih Pak,
Wassalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh.