Diskusi Pertemuan 15

strategi pemanfaatan sumber daya pembelajaran dalam kerangka Pembelajaran Kelas Ganda (PKR

strategi pemanfaatan sumber daya pembelajaran dalam kerangka Pembelajaran Kelas Ganda (PKR

by Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd. -
Number of replies: 25

Pertanyaan 1: Di ranah PKR, tidak praktis bagi pendidik untuk menghadiri semua tingkat kelas secara bersamaan. Melakukan analisis untuk menentukan mengapa penerapan Sumber Daya Pembelajaran Lingkungan (SBL), seperti taman sekolah atau objek berwujud terdekat, dianggap lebih efektif dalam membina otonomi pembelajaran dibandingkan dengan ketergantungan semata-mata pada buku teks. Dengan cara apa penggabungan sumber daya konkret seperti itu memfasilitasi keterlibatan aktif dalam pembelajaran di antara siswa ketika pendidik disibukkan dengan kelompok kelas lain?

Pertanyaan 2: Literatur menyoroti pentingnya “Pojok Sumber Daya Pembelajaran” yang diatur dengan pedoman eksplisit. Menilai bagaimana keberadaan sudut pendidikan ini berfungsi sebagai strategi manajemen kelas penting dalam PKR. Peran apa yang dimainkan oleh penyediaan pedoman operasional yang jelas di sudut dalam memberdayakan siswa untuk menavigasi tantangan belajar mereka secara mandiri, tanpa perlu bimbingan terus-menerus dari guru?

Pertanyaan 3: Keakraban dengan beragam sumber daya belajar mandiri (termasuk modul, peta, dan teknologi digital) dikemukakan untuk meningkatkan keterampilan penelitian mendasar dan kemampuan membedakan informasi. Buat skenario pembelajaran dalam kelas PKR di mana siswa diminta untuk menggunakan modul dan perangkat digital secara bergantian. Jelaskan bagaimana skenario semacam itu dapat memberi siswa kompetensi untuk membedakan antara informasi yang relevan dan tidak relevan relatif terhadap kegiatan pendidikan masa depan mereka!


In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: strategi pemanfaatan sumber daya pembelajaran dalam kerangka Pembelajaran Kelas Ganda (PKR

by DEVITA SARI -
Assalamulalaikum warahmatullahi wabarakatuh
Perkenalkan pak, saya :
Nama : Devitasari
NPM ; 2313053039
Kelas : 6B

1. SBL sebagai pengganti aktivitas saat guru tidak selalu hadir
Dalam pembelajaran kelas rangkap (PKR), penggunaan Sumber Belajar Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah, halaman, atau benda-benda di sekitar memiliki peran yang sangat penting, terutama ketika guru tidak bisa mendampingi semua kelompok secara bersamaan. Dibandingkan dengan buku teks yang cenderung membuat siswa hanya membaca dan memahami secara pasif, SBL mendorong siswa untuk terlibat langsung dalam proses belajar. Misalnya, siswa dapat diminta mengamati tanaman, mencatat perubahan, atau membandingkan kondisi lingkungan. Kegiatan seperti ini membuat siswa tetap aktif walaupun guru sedang fokus ke kelompok lain. Selain itu, pembelajaran menjadi lebih bermakna karena siswa mengalami sendiri apa yang dipelajari, bukan hanya membayangkan dari bacaan. SBL juga membantu siswa mengembangkan rasa ingin tahu dan inisiatif, karena mereka didorong untuk mencari dan menemukan sendiri informasi dari lingkungan sekitar. Dengan demikian, keterbatasan kehadiran guru tidak menjadi hambatan, justru bisa menjadi kesempatan untuk melatih kemandirian dan keaktifan siswa dalam belajar.

2. Pojok sumber belajar sebagai pendukung kemandirian siswa
Keberadaan pojok sumber belajar dalam PKR menjadi salah satu strategi penting untuk menjaga pembelajaran tetap berjalan dengan baik. Pojok ini biasanya berisi buku, modul, atau bahan belajar lain yang dapat digunakan siswa secara mandiri. Namun, hal yang paling penting adalah adanya petunjuk penggunaan yang jelas dan mudah dipahami. Dengan adanya panduan tersebut, siswa tidak perlu terus-menerus menunggu arahan dari guru, tetapi dapat langsung mengambil inisiatif untuk belajar sendiri. Secara psikologis, hal ini dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa karena mereka merasa mampu menyelesaikan tugas tanpa bantuan langsung. Dari sisi kognitif, siswa juga terbiasa untuk berpikir lebih aktif, seperti mencari informasi, memahami isi bacaan, dan menyelesaikan masalah secara mandiri. Selain itu, pojok sumber belajar juga membantu menjaga suasana kelas tetap kondusif, karena setiap siswa memiliki kegiatan yang jelas. Dengan demikian, pojok ini bukan hanya sebagai pelengkap, tetapi menjadi bagian penting dalam mendukung manajemen kelas dan membentuk kebiasaan belajar mandiri.

3. Penggunaan modul dan media digital secara bergantian
Dalam PKR, penggunaan berbagai sumber belajar seperti modul cetak dan media digital dapat dikombinasikan melalui kegiatan belajar yang terstruktur. Misalnya, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok. Kelompok pertama memulai dengan menggunakan modul untuk memahami konsep dasar suatu materi, seperti membaca penjelasan dan mengerjakan latihan sederhana. Sementara itu, kelompok lain menggunakan perangkat digital untuk mencari informasi tambahan, seperti gambar, video, atau penjelasan yang lebih rinci. Setelah beberapa waktu, kedua kelompok tersebut bertukar peran. Pada tahap akhir, siswa diminta untuk menggabungkan informasi yang mereka peroleh dan memilih mana yang paling relevan untuk dijadikan jawaban atau laporan. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar memahami materi, tetapi juga belajar memilah informasi. Mereka mulai terbiasa membedakan mana informasi yang penting dan mana yang tidak terlalu dibutuhkan. Kemampuan ini sangat penting, terutama di era sekarang di mana informasi sangat banyak dan tidak semuanya relevan. Dengan latihan seperti ini, siswa akan lebih siap untuk belajar secara mandiri di masa depan, serta mampu menggunakan berbagai sumber belajar secara bijak dan efektif.

Demikian jawaban dari saya, terimakasih
Wassalamualaikum warhmatullahi wabarakatuh
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: strategi pemanfaatan sumber daya pembelajaran dalam kerangka Pembelajaran Kelas Ganda (PKR

by Dinda Lailatus Sa'adah -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
perkenalkan
Nama: Dinda Lailatus Sa'adah
NPM: 2313053062
Kelas: 6B
Izin menjawab diskusi tersebut:

1. Menurut saya, penggunaan Sumber Daya Pembelajaran Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah atau benda nyata di sekitar lebih efektif dalam membangun kemandirian belajar dibandingkan hanya mengandalkan buku teks. SBL memberikan pengalaman langsung yang membuat siswa tidak hanya membaca, tetapi juga mengamati, mencoba, dan menemukan sendiri konsep yang dipelajari. Ketika guru sedang fokus pada kelompok lain, siswa tetap bisa aktif belajar melalui interaksi dengan lingkungan. Hal ini mendorong keterlibatan yang lebih tinggi karena siswa menjadi pelaku utama dalam pembelajaran, bukan hanya penerima informasi, sehingga pemahaman mereka lebih konkret dan bermakna.

2. Menurut saya, keberadaan “Pojok Sumber Daya Pembelajaran” dengan pedoman yang jelas merupakan strategi penting dalam manajemen kelas PKR. Sudut ini berfungsi sebagai pusat belajar mandiri yang dapat diakses siswa kapan saja tanpa harus menunggu guru. Pedoman operasional yang jelas membantu siswa mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan, sehingga mereka dapat menyelesaikan tugas atau mencari informasi secara mandiri. Dengan demikian, siswa menjadi lebih percaya diri, terarah, dan tidak mudah bergantung pada guru, yang pada akhirnya mendukung kelancaran proses pembelajaran di kelas yang terbagi.

3. Menurut saya, skenario pembelajaran dapat dirancang dengan meminta siswa menggunakan modul sebagai sumber utama untuk memahami konsep dasar, kemudian dilanjutkan dengan perangkat digital untuk memperdalam informasi. Misalnya, siswa membaca modul tentang lingkungan, lalu mencari video atau artikel tambahan untuk memperluas pemahaman. Setelah itu, mereka diminta membandingkan informasi dari kedua sumber dan menyusun kesimpulan. Kegiatan ini melatih siswa untuk menyeleksi informasi, membedakan mana yang relevan dan tidak, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Dengan latihan seperti ini, siswa akan lebih siap menghadapi pembelajaran di masa depan karena mampu mengelola dan mengevaluasi informasi secara mandiri.

sekian terima kasih Pak,
Wassalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: strategi pemanfaatan sumber daya pembelajaran dalam kerangka Pembelajaran Kelas Ganda (PKR

by Intania Alda -
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Perkenalkan
Nama : Intania Alda
Npm : 2313053040

Izin menjawab diskusi bapak
Dalam pembelajaran PKR, penggunaan Sumber Daya Pembelajaran Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah, benda di sekitar kelas, atau lingkungan sekitar dianggap lebih efektif dalam membangun kemandirian belajar dibandingkan hanya mengandalkan buku teks. Melalui sumber belajar nyata, siswa dapat melakukan pengamatan langsung, mencoba, dan menemukan informasi secara mandiri tanpa harus selalu menunggu penjelasan guru. Ketika guru sedang fokus mengajar kelompok lain, siswa tetap dapat terlibat aktif karena mereka belajar melalui pengalaman nyata yang lebih menarik dan mudah dipahami. Selain itu, penggunaan objek konkret membantu siswa mengembangkan rasa ingin tahu, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan bekerja sama dalam menyelesaikan tugas pembelajaran.

2. Pojok Sumber Daya Pembelajaran memiliki peran penting sebagai strategi pengelolaan kelas dalam PKR karena menyediakan tempat bagi siswa untuk mencari informasi dan belajar secara mandiri. Adanya pedoman penggunaan yang jelas membantu siswa memahami langkah-langkah dalam memanfaatkan sumber belajar tanpa harus terus-menerus meminta bantuan guru. Dengan demikian, suasana kelas menjadi lebih tertib dan siswa dapat tetap belajar meskipun perhatian guru terbagi ke beberapa kelompok. Pedoman yang jelas juga membantu meningkatkan rasa percaya diri dan tanggung jawab siswa dalam menyelesaikan masalah belajar mereka sendiri.

3. Contoh skenario pembelajaran PKR adalah siswa diminta mempelajari topik tentang lingkungan melalui modul cetak terlebih dahulu, kemudian mencari informasi tambahan menggunakan perangkat digital seperti video edukasi atau artikel online. Setelah itu, siswa membandingkan informasi dari kedua sumber dan memilih data yang paling sesuai untuk menjawab tugas yang diberikan. Kegiatan ini melatih siswa untuk memahami bahwa tidak semua informasi memiliki tingkat relevansi dan kebenaran yang sama. Dengan terbiasa menggunakan berbagai sumber belajar, siswa akan lebih terampil dalam menyeleksi informasi penting, berpikir kritis, dan belajar secara mandiri untuk mendukung kebutuhan pendidikan mereka di masa depan.


Sekian terimakasih bapak
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: strategi pemanfaatan sumber daya pembelajaran dalam kerangka Pembelajaran Kelas Ganda (PKR

by Adinda Mutiara Cantika -
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Selamat malam bapak, izin memperkenalkan diri

Nama: Adinda Mutiara Cantika
Npm: 2313053063
Kelas: 6B

Izin menjawab diskusi,

1. Menurut saya, penggunaan Sumber Daya Belajar Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah atau benda nyata di sekitar lebih efektif dalam membangun kemandirian belajar dibandingkan hanya menggunakan buku teks. Melalui sumber belajar yang konkret, siswa dapat mengamati, mencoba, dan menemukan informasi secara langsung sehingga mereka lebih aktif dalam proses pembelajaran. Ketika guru sedang fokus mengajar kelompok lain, siswa tetap dapat belajar melalui pengalaman nyata yang ada di lingkungan sekitar tanpa harus selalu menunggu penjelasan guru. Hal ini membuat pembelajaran menjadi lebih hidup dan membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah.

2. Keberadaan “Pojok Sumber Daya Pembelajaran” juga sangat penting dalam pembelajaran PKR karena dapat membantu pengelolaan kelas menjadi lebih teratur. Menurut saya, petunjuk penggunaan yang jelas di dalam pojok belajar membuat siswa mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan saat mencari informasi atau menggunakan media belajar tertentu. Dengan begitu, siswa dapat belajar secara lebih mandiri dan tidak terus-menerus bergantung pada arahan guru. Selain membantu siswa menjadi lebih percaya diri, hal ini juga melatih tanggung jawab dan kemampuan menyelesaikan masalah sendiri.

3. Contoh kegiatan PKR yang dapat dilakukan yaitu siswa mempelajari materi tentang lingkungan melalui modul cetak terlebih dahulu, kemudian mencari informasi tambahan melalui video pembelajaran atau internet menggunakan perangkat digital. Setelah itu, siswa diminta membandingkan informasi dari kedua sumber dan menuliskan mana informasi yang paling sesuai dengan topik pembelajaran. Menurut saya, kegiatan seperti ini dapat melatih siswa untuk lebih teliti dalam memilih informasi yang relevan dan tidak mudah menerima semua informasi secara langsung. Selain itu, siswa juga menjadi lebih siap menggunakan berbagai sumber belajar secara mandiri di masa depan.

Sekian jawaban saya, Terima kasih.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: strategi pemanfaatan sumber daya pembelajaran dalam kerangka Pembelajaran Kelas Ganda (PKR

by Nia Cahyani -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri Bapak,
Nama : Nia Cahyani
NPM : 2313053060
Kelas : 6B

Izin menjawab diskusi tersebut,
  1. Dalam PKR, penggunaan Sumber Daya Pembelajaran Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah atau benda di sekitar lebih efektif dalam membangun kemandirian belajar dibandingkan hanya mengandalkan buku teks karena siswa dapat belajar melalui pengalaman langsung. Ketika guru sedang fokus pada kelompok lain, siswa tetap dapat melakukan pengamatan, percobaan, atau diskusi berdasarkan objek nyata yang ada di lingkungan mereka. Hal ini membuat siswa lebih aktif terlibat dalam proses pembelajaran, bukan hanya membaca atau menerima informasi secara pasif. Selain itu, penggunaan sumber belajar konkret membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah karena berkaitan langsung dengan situasi nyata yang mereka lihat dan alami sendiri.
  2. Pojok Sumber Daya Pembelajaran menjadi strategi penting dalam manajemen kelas PKR karena menyediakan tempat bagi siswa untuk mencari informasi atau menyelesaikan tugas secara mandiri ketika guru tidak dapat mendampingi semua kelompok sekaligus. Pedoman penggunaan yang jelas membantu siswa memahami langkah-langkah yang harus dilakukan tanpa harus terus meminta bantuan guru. Dengan adanya aturan dan petunjuk yang teratur, siswa menjadi lebih disiplin, mandiri, dan percaya diri dalam mengatasi kesulitan belajar. Hal ini juga membantu menjaga suasana kelas tetap tertib dan mendukung kelancaran proses pembelajaran.
  3. Dalam skenario pembelajaran PKR, siswa dapat diminta mempelajari topik tertentu melalui modul cetak terlebih dahulu, misalnya tentang kondisi geografis suatu wilayah. Setelah memahami informasi dasar dari modul, siswa kemudian menggunakan perangkat digital untuk mencari data tambahan seperti gambar, video, atau artikel terkait. Selanjutnya, siswa membandingkan informasi dari kedua sumber dan memilih data yang paling relevan untuk menyusun laporan atau presentasi. Kegiatan seperti ini melatih siswa untuk memilah informasi penting, membedakan sumber yang relevan dan tidak relevan, serta menggunakan teknologi secara lebih kritis dan bertanggung jawab dalam mendukung pembelajaran mereka di masa depan.

Sekian Terimakasih Bapak, Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: strategi pemanfaatan sumber daya pembelajaran dalam kerangka Pembelajaran Kelas Ganda (PKR

by Desta Dwi Pertiwi -
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Izin memperkenalkan diri pak.
Nama : Desta Dwi Pertiwi
Kelas : 6B
NPM : 2313053046

Izin menjawab pertanyaan tersebut pak.

  1. Dalam PKR, penggunaan Sumber Belajar Lingkungan (SBL) dianggap lebih efektif dibandingkan hanya bergantung pada buku teks karena siswa dapat belajar secara langsung melalui benda atau lingkungan yang ada di sekitar mereka. Saat guru sedang fokus mengajar kelompok lain, siswa tetap bisa melakukan pengamatan, diskusi, atau praktik sederhana secara mandiri. Misalnya, taman sekolah dapat digunakan untuk mengamati jenis tumbuhan, sedangkan benda di sekitar kelas dapat dijadikan media pembelajaran konkret. Cara ini membuat siswa lebih aktif karena mereka tidak hanya membaca teori, tetapi juga melihat dan mengalami langsung proses pembelajaran. Selain itu, penggunaan sumber belajar nyata membantu siswa lebih mudah memahami materi dan melatih kemandirian belajar meskipun guru tidak selalu mendampingi secara penuh.
  2. Pojok Sumber Daya Pembelajaran menjadi strategi penting dalam manajemen kelas PKR karena membantu siswa tetap belajar secara terarah ketika guru harus membagi perhatian ke beberapa kelas. Adanya pedoman penggunaan yang jelas membuat siswa mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan saat mencari informasi atau menggunakan sumber belajar yang tersedia. Dengan begitu, siswa tidak selalu bergantung pada penjelasan guru dan dapat mencoba menyelesaikan kesulitan belajar secara mandiri. Selain membantu kelas menjadi lebih tertib dan kondusif, hal ini juga melatih rasa tanggung jawab, kepercayaan diri, dan kemampuan siswa dalam mengatur proses belajar mereka sendiri.
  3. Contoh skenario pembelajaran PKR misalnya saat siswa mempelajari materi tentang kondisi geografis Indonesia. Siswa terlebih dahulu menggunakan modul untuk memahami materi dasar dan petunjuk kegiatan. Setelah itu, siswa menggunakan perangkat digital untuk mencari informasi tambahan, seperti gambar wilayah, data cuaca, atau informasi budaya daerah tertentu. Dari hasil pencarian tersebut, siswa diminta memilih informasi yang paling sesuai dengan tugas yang diberikan guru. Kegiatan ini membantu siswa belajar membedakan informasi yang relevan dan tidak relevan karena mereka harus menyeleksi sumber yang benar-benar dibutuhkan. Selain itu, penggunaan modul dan media digital secara bergantian juga melatih kemampuan berpikir kritis, literasi informasi, dan kemandirian belajar siswa untuk kebutuhan pembelajaran di masa depan.
Sekian terimakasih Bapak, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: strategi pemanfaatan sumber daya pembelajaran dalam kerangka Pembelajaran Kelas Ganda (PKR

by Latifah irsyadiyatul jannah -
Assalamulalaikum warahmatullahi wabarakatuh
Perkenalkan pak, saya :
Nama : Latifah Irsyadiyatul Jannah
NPM : 2313053042
Kelas : 6B

Izin Menjawab Bapak,
1. Dalam PKR, penggunaan Sumber Daya Belajar Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah, benda di sekitar kelas, atau lingkungan sekitar dianggap lebih efektif dalam membangun kemandirian belajar dibandingkan hanya menggunakan buku teks. Hal ini karena siswa dapat belajar melalui pengalaman langsung dan pengamatan nyata sehingga mereka menjadi lebih aktif dalam menemukan pengetahuan sendiri. Ketika guru sedang fokus mengajar kelompok lain, siswa tetap dapat melakukan kegiatan belajar secara mandiri, seperti mengamati tumbuhan, mencatat hasil pengamatan, atau berdiskusi dengan teman. Penggunaan sumber belajar konkret juga membuat siswa lebih mudah memahami materi karena mereka melihat dan mengalami langsung objek yang dipelajari, bukan hanya membaca teori dari buku.

2. Pojok Sumber Daya Pembelajaran menjadi strategi penting dalam manajemen kelas PKR karena membantu siswa memperoleh akses belajar secara mandiri ketika guru tidak selalu berada di dekat mereka. Dengan adanya sudut belajar yang berisi buku, modul, atau media pembelajaran lain yang disertai petunjuk penggunaan yang jelas, siswa dapat memahami langkah-langkah belajar tanpa harus terus menunggu arahan guru. Pedoman yang jelas membantu siswa merasa lebih percaya diri, teratur, dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan tugas belajar mereka. Selain itu, kondisi ini juga membantu menciptakan suasana kelas yang lebih tertib dan mendukung berkembangnya kemampuan belajar mandiri pada siswa.

3. Dalam skenario pembelajaran PKR, guru dapat memberikan tema tentang lingkungan atau budaya daerah. Siswa terlebih dahulu menggunakan modul untuk membaca materi dasar dan mencatat informasi penting. Setelah itu, mereka menggunakan perangkat digital seperti video pembelajaran atau pencarian informasi sederhana untuk melengkapi data yang belum ditemukan di modul. Selanjutnya, siswa diminta membandingkan informasi dari kedua sumber dan memilih mana yang paling sesuai dengan topik pembelajaran. Melalui kegiatan ini, siswa belajar membedakan informasi yang relevan dan tidak relevan, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam memilih sumber yang dapat dipercaya. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk membentuk keterampilan penelitian dasar dan kemandirian belajar di masa depan.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: strategi pemanfaatan sumber daya pembelajaran dalam kerangka Pembelajaran Kelas Ganda (PKR

by DINI FADHILLA PUTRI -
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Izin memperkenalkan diri Bapak,
Nama : Dini Fadhilla Putri
Kelas : 6B
NPM : 2313043054

Izin menjawab Diskusi tersebut Bapak,

  1. Menurut saya, penggunaan Sumber Belajar Lingkungan (SBL) dalam PKR membuat siswa lebih terbiasa belajar melalui pengalaman dibandingkan hanya menerima materi. Saat guru sedang mengajar kelompok lain, siswa tetap dapat melakukan kegiatan seperti mengukur, mengamati, atau mencatat objek di sekitar sekolah. Hal ini membuat pembelajaran tidak berhenti walaupun guru tidak selalu berada di dekat siswa. Selain itu, pembelajaran dari lingkungan membantu siswa lebih mudah mengingat materi karena mereka belajar dari situasi yang nyata dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
  2. Pojok sumber belajar dalam PKR bukan hanya tempat menyimpan buku, tetapi juga membantu membangun kebiasaan belajar mandiri pada siswa. Petunjuk yang jelas membuat siswa mampu menentukan langkah belajar sendiri tanpa harus selalu menunggu guru. Menurut saya, kondisi ini penting karena siswa menjadi lebih berani mencoba, bertanya, dan mencari jawaban sendiri ketika mengalami kesulitan. Dengan begitu, kelas tetap berjalan tertib meskipun guru harus membagi perhatian ke beberapa kelompok.
  3. Contoh kegiatan PKR yaitu siswa menggunakan modul untuk memahami materi dasar terlebih dahulu, kemudian memakai perangkat digital untuk mencari contoh tambahan atau informasi terbaru. Setelah itu, siswa diminta memilih informasi yang benar-benar sesuai dengan tugas yang diberikan. Dari kegiatan tersebut, siswa belajar bahwa tidak semua informasi dapat langsung digunakan. Mereka menjadi lebih teliti dalam memilih sumber belajar dan lebih mandiri dalam menemukan informasi yang dibutuhkan.
Sekian jawaban yang dapat saya sampaikan. Terima Kasih..
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: strategi pemanfaatan sumber daya pembelajaran dalam kerangka Pembelajaran Kelas Ganda (PKR

by Risty Najwa Syahbanu -

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Izin memperkenalkan diri pak.

Nama : Risty Najwa Syahbanu

Kelas : 6/B

NPM : 2313053053


Izin menjawab pertanyaan tersebut pak.

  1. Dalam PKR, penggunaan Sumber Belajar Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah atau benda sekitar lebih efektif daripada hanya memakai buku teks karena siswa dapat belajar langsung dan mandiri saat guru mengajar kelompok lain. Siswa tidak hanya membaca teori, tetapi juga mengamati dan mencari informasi sendiri. SBL membuat siswa lebih aktif, kreatif, dan terbiasa memecahkan masalah. Dengan begitu, siswa menjadi lebih mandiri dan tetap produktif meskipun tanpa pendampingan guru secara terus-menerus.
  2. Pojok Sumber Belajar menjadi strategi penting dalam PKR karena membantu siswa tetap belajar mandiri saat guru sedang mengajar kelompok lain. Dengan adanya sumber belajar yang tertata rapi, siswa dapat mencari informasi atau menyelesaikan tugas tanpa harus selalu menunggu bantuan guru. Pedoman penggunaan yang jelas membantu siswa memahami cara menggunakan sumber belajar dengan benar. Hal ini membuat siswa lebih percaya diri, mandiri, dan mampu mengatasi kesulitan belajar sendiri. Selain membantu pengelolaan kelas menjadi lebih tertib, cara ini juga melatih tanggung jawab dan kemampuan memecahkan masalah pada siswa.
  3. Guru dapat membuat kegiatan belajar bertema “Cuaca dan Iklim.” Siswa terlebih dahulu membaca modul untuk memahami pengertian dan jenis cuaca. Setelah itu, mereka menggunakan perangkat digital untuk mencari informasi tambahan, seperti prakiraan cuaca atau dampak perubahan iklim dari sumber terpercaya. Kemudian, siswa diminta memilih informasi yang paling sesuai untuk menjawab pertanyaan tugas dan menuliskannya dalam laporan sederhana. Kegiatan ini melatih siswa untuk membandingkan informasi dari berbagai sumber dan memilih mana yang benar-benar relevan dengan tugas mereka. Siswa juga belajar bahwa tidak semua informasi yang ditemukan perlu digunakan. Dengan pembiasaan seperti ini, siswa menjadi lebih mandiri, teliti, dan mampu menyaring informasi penting. Kemampuan tersebut sangat berguna untuk kegiatan belajar mereka di masa depan, terutama dalam menghadapi banyaknya informasi di era digital.

Sekian yang dapat saya sampaikan. Mohon maaf apabila ada kesalahan.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: strategi pemanfaatan sumber daya pembelajaran dalam kerangka Pembelajaran Kelas Ganda (PKR

by Dwi Rahayu Sekarningrum -

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Selamat malam bapak, izin memperkenalkan diri

Nama: Dwi Rahayu Sekarningrum
Npm: 2313053044
Kelas: 6B

Izin menjawab,

  1. Menurut saya, keunggulan utama SBL dalam PKR adalah kemampuannya menggeser pusat pembelajaran dari guru ke siswa. Ketika guru sedang fokus pada kelompok lain, siswa tetap dapat belajar melalui interaksi langsung dengan lingkungan. Dibandingkan buku teks yang cenderung menyajikan pengetahuan secara pasif, SBL mendorong siswa untuk mengamati, mempertanyakan, dan menghubungkan konsep dengan situasi nyata. Proses ini tidak hanya meningkatkan pemahaman, tetapi juga melatih kemandirian dan kemampuan berpikir kritis.
  2. Pojok Sumber Daya Pembelajaran berfungsi sebagai bentuk scaffolding yang membantu siswa belajar tanpa ketergantungan penuh pada guru. Kejelasan petunjuk sangat penting karena mengurangi kebingungan dan memungkinkan siswa mengambil keputusan sendiri saat menghadapi kesulitan belajar. Dalam perspektif PKR, strategi ini bukan sekadar mengatasi keterbatasan guru, tetapi juga membangun budaya belajar mandiri yang membuat siswa lebih bertanggung jawab terhadap pencapaian belajarnya.
  3. Dalam skenario PKR, siswa dapat menggunakan modul untuk memahami konsep dasar suatu topik, kemudian memanfaatkan perangkat digital untuk mencari data, contoh kasus, atau informasi pendukung yang lebih aktual. Setelah itu, mereka diminta membandingkan kedua sumber dan menjelaskan alasan memilih informasi tertentu. Menurut saya, aktivitas ini penting karena melatih siswa untuk tidak hanya mencari informasi, tetapi juga mengevaluasi kredibilitas, relevansi, dan keakuratan informasi tersebut. Kemampuan ini merupakan inti dari literasi informasi yang sangat dibutuhkan di era digital, ketika jumlah informasi terus bertambah tetapi tidak semuanya dapat dipercaya.
Sekian, Terima Kasih
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: strategi pemanfaatan sumber daya pembelajaran dalam kerangka Pembelajaran Kelas Ganda (PKR

by Fitri Gautari -
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

izin memperkenalkan diri,
Nama : Fitri Gautari
NPM : 2313053041
Kelas : 6B

izin menjawab diskusi di atas Pak,
izin menjawab diskusi diatas pak,
1. Menurut saya, penggunaan Sumber Belajar Lingkungan (SBL) lebih efektif dibandingkan hanya mengandalkan buku teks karena peserta didik dapat belajar secara langsung melalui pengalaman nyata. Dengan memanfaatkan lingkungan sekitar, seperti taman sekolah atau benda-benda yang ada di sekitar kelas, peserta didik tidak hanya membaca informasi, tetapi juga mengamati, mengeksplorasi, dan menemukan konsep pembelajaran secara mandiri.
Dalam pembelajaran kelas rangkap, kondisi ini sangat membantu karena ketika guru sedang membimbing kelompok kelas lain, peserta didik tetap dapat melakukan kegiatan belajar secara aktif. Selain meningkatkan pemahaman konsep, penggunaan SBL juga dapat melatih kemandirian, rasa ingin tahu, serta kemampuan berpikir kritis peserta didik. Oleh karena itu, SBL menjadi salah satu alternatif yang efektif untuk mendukung pembelajaran yang lebih bermakna dan tidak sepenuhnya bergantung pada kehadiran guru.

2. Menurut saya, keberadaan Pojok Sumber Daya Pembelajaran merupakan salah satu strategi manajemen kelas yang penting dalam pembelajaran kelas rangkap. Pojok belajar dapat menjadi tempat bagi peserta didik untuk mengakses berbagai sumber belajar secara mandiri ketika guru sedang fokus mengajar kelompok lain.
Pedoman operasional yang jelas sangat diperlukan agar peserta didik memahami langkah-langkah yang harus dilakukan saat menggunakan sumber belajar tersebut. Dengan adanya petunjuk yang terstruktur, peserta didik dapat mencari informasi, menyelesaikan tugas, dan mengatasi kesulitan belajar secara lebih mandiri tanpa harus selalu menunggu bantuan guru. Selain membantu meningkatkan kemandirian belajar, keberadaan pojok sumber daya juga dapat menciptakan suasana kelas yang lebih tertib dan kondusif.

3. Sebagai contoh, dalam pembelajaran IPA di kelas rangkap, guru dapat meminta peserta didik mempelajari materi melalui modul terlebih dahulu, kemudian mencari informasi tambahan menggunakan perangkat digital seperti video pembelajaran atau artikel edukatif. Setelah itu, peserta didik diminta membandingkan informasi yang diperoleh dan menyimpulkan materi yang paling sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Menurut saya, kegiatan ini dapat melatih peserta didik untuk lebih selektif dalam menerima informasi. Mereka belajar bahwa tidak semua informasi yang ditemukan melalui internet relevan dengan kebutuhan pembelajaran. Melalui proses tersebut, peserta didik dapat mengembangkan kemampuan literasi informasi, yaitu kemampuan untuk mencari, memilih, mengevaluasi, dan menggunakan informasi secara tepat. Keterampilan ini sangat penting untuk mendukung proses belajar mereka di masa depan, terutama di era digital yang menyediakan informasi dalam jumlah yang sangat besar.

sekian terima kasih Pak,
Wassalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: strategi pemanfaatan sumber daya pembelajaran dalam kerangka Pembelajaran Kelas Ganda (PKR

by ARTIKA HIDAYAH -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri,
Nama: Artika Hidayah
NPM : 2313053064
Kelas : 6/B

Izin menjawab diskusi diatas bapak,
1. Menurut saya, penggunaan Sumber Daya Belajar Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah, kebun, atau benda-benda di sekitar sekolah lebih efektif dalam membangun kemandirian belajar dibandingkan hanya mengandalkan buku teks. Siswa tidak hanya membaca teori, tetapi juga mengamati dan mengalami secara langsung sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna. Ketika guru sedang membimbing kelompok lain, siswa tetap dapat melakukan observasi, mencatat hasil, dan berdiskusi dengan teman. Cara ini membuat mereka lebih aktif, kreatif, dan tidak selalu bergantung pada kehadiran guru dalam proses belajar.

2. Menurut saya, keberadaan Pojok Sumber Daya Pembelajaran merupakan strategi yang sangat penting dalam pengelolaan kelas PKR karena dapat membantu siswa belajar secara mandiri saat guru tidak dapat mendampingi semua kelompok. Adanya pedoman penggunaan yang jelas membuat siswa mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencari informasi atau menyelesaikan tugas. Dengan demikian, mereka tidak perlu terus menunggu arahan guru dan dapat memanfaatkan sumber belajar yang tersedia secara efektif. Selain meningkatkan kemandirian, cara ini juga melatih rasa tanggung jawab dan kemampuan mengambil keputusan dalam belajar.

3. Menurut saya, salah satu skenario pembelajaran PKR adalah guru memberikan tema, misalnya “Keragaman Sumber Daya Alam di Indonesia.” Pada tahap awal, siswa mempelajari materi melalui modul untuk memahami konsep dasar. Setelah itu, mereka menggunakan perangkat digital untuk mencari informasi tambahan, gambar, atau video yang berkaitan dengan materi tersebut. Selanjutnya, siswa membandingkan informasi dari kedua sumber dan memilih data yang paling relevan untuk dipresentasikan. Kegiatan ini melatih siswa agar tidak langsung menerima semua informasi yang ditemukan, tetapi mampu menyeleksi, membandingkan, dan menggunakan informasi yang benar. Kemampuan tersebut sangat penting untuk mendukung kemandirian belajar dan keterampilan penelitian di masa depan.

Sekian terimakasih,
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: strategi pemanfaatan sumber daya pembelajaran dalam kerangka Pembelajaran Kelas Ganda (PKR

by SITI AANISAH -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Selamat sore bapak, izin memperkenalkan diri

Nama : Siti Aanisah
NPM : 2353053025
Kelas : 6B

Izin menjawab bapak,
1. Menurut pendapat saya, penggunaan Sumber Daya Belajar Lingkungan (SBL) lebih membantu siswa belajar mandiri dibandingkan jika hanya mengandalkan buku teks. Melalui lingkungan sekitar, siswa dapat mengamati dan mempelajari objek secara langsung sehingga proses belajar menjadi lebih nyata dan mudah dipahami. Ketika guru sedang mendampingi kelompok lain, siswa tetap dapat melakukan kegiatan belajar secara aktif tanpa harus selalu menunggu penjelasan dari guru.

2. Menurut pendapat saya, pojok sumber belajar sangat penting dalam pembelajaran PKR karena dapat menjadi tempat bagi siswa untuk mencari informasi dan bantuan belajar secara mandiri. Adanya petunjuk yang jelas membuat siswa lebih mudah memahami apa yang harus dilakukan ketika menghadapi kesulitan. Dengan begitu, siswa menjadi lebih percaya diri dan tidak selalu bergantung pada arahan guru.

3. Menurut pendapat saya, siswa dapat diminta mempelajari materi dari modul terlebih dahulu, kemudian mencari informasi tambahan melalui perangkat digital. Setelah itu, mereka membandingkan informasi yang diperoleh dan menentukan mana yang paling sesuai dengan materi yang sedang dipelajari. Kegiatan seperti ini dapat melatih siswa untuk lebih teliti dalam memilih informasi serta membiasakan mereka menggunakan berbagai sumber belajar secara bijak dan mandiri.

Sekian terima kasih,
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: strategi pemanfaatan sumber daya pembelajaran dalam kerangka Pembelajaran Kelas Ganda (PKR

by Fizka Lisari -

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh

Izin memperkenalkan diri pak, 

Nama : Fizka Lisari

Kelas : 6/B 

Npm : 2353053029


Jawaban : 

1. Efektivitas Sumber Daya Belajar Lingkungan (SBL) dalam membangun kemandirian belajar di PKR

Dalam pembelajaran kelas rangkap (PKR), guru harus membagi perhatian kepada beberapa tingkat kelas dalam waktu yang bersamaan. Kondisi ini membuat siswa tidak selalu memperoleh pendampingan secara langsung. Oleh karena itu, penggunaan Sumber Daya Belajar Lingkungan (SBL), seperti taman sekolah, kebun, benda-benda di sekitar kelas, atau lingkungan sekitar sekolah, menjadi alternatif yang lebih efektif dibandingkan jika siswa hanya mengandalkan buku teks.SBL memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar melalui pengalaman nyata. Ketika siswa mengamati tanaman, mengukur objek, atau mengidentifikasi fenomena yang ada di lingkungan sekitar, mereka terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Aktivitas tersebut mendorong siswa untuk mencari informasi, mengamati, mencatat, dan menyimpulkan hasil temuan mereka sendiri. Dengan demikian, proses belajar tidak bergantung sepenuhnya pada kehadiran guru.Berbeda dengan buku teks yang sering kali hanya menyajikan informasi dalam bentuk tulisan dan gambar, sumber belajar konkret menghadirkan pengalaman yang lebih aktif dan kontekstual. Siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga membangun pemahaman melalui interaksi langsung dengan objek yang dipelajari. Ketika guru sedang mendampingi kelompok lain, siswa tetap dapat melanjutkan kegiatan belajar secara mandiri karena sumber belajar tersedia di sekitar mereka. Situasi ini membantu menumbuhkan rasa tanggung jawab, rasa ingin tahu, dan kemampuan belajar mandiri yang menjadi tujuan penting dalam PKR.

2. Peran Pojok Sumber Daya Pembelajaran sebagai strategi manajemen kelas dalam PKR

Pojok Sumber Daya Pembelajaran merupakan salah satu sarana yang sangat penting dalam mendukung pelaksanaan PKR. Keberadaannya tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan belajar, tetapi juga sebagai pusat belajar mandiri yang dapat diakses siswa kapan saja ketika guru sedang fokus pada kelompok lain.Sebagai strategi manajemen kelas, pojok sumber belajar membantu mengurangi ketergantungan siswa terhadap guru. Ketika siswa mengalami kesulitan atau membutuhkan informasi tambahan, mereka dapat mencari referensi yang tersedia tanpa harus menunggu bantuan langsung. Hal ini membuat proses pembelajaran tetap berjalan meskipun guru tidak berada di dekat mereka.Agar fungsi tersebut berjalan optimal, diperlukan pedoman operasional yang jelas. Petunjuk penggunaan yang sederhana dan mudah dipahami akan membantu siswa mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan, cara menggunakan bahan belajar, serta aturan peminjaman atau pengembalian sumber belajar. Dengan adanya panduan yang jelas, siswa dapat mengambil keputusan secara mandiri dan menyelesaikan tugas dengan lebih percaya diri.Selain meningkatkan efisiensi pembelajaran, kondisi ini juga memberikan manfaat psikologis dan akademik. Siswa merasa lebih mampu mengatasi masalah belajar secara mandiri, sehingga rasa percaya diri mereka meningkat. Di sisi lain, mereka juga belajar mengembangkan keterampilan mencari informasi, memahami instruksi, dan memecahkan masalah tanpa harus selalu menunggu arahan dari guru.

 3. Skenario pembelajaran PKR menggunakan modul dan perangkat digital secara bergantian

Salah satu contoh penerapan pembelajaran PKR yang memadukan modul dan perangkat digital dapat dilakukan pada tema “Perubahan Lingkungan dan Dampaknya terhadap Kehidupan”.Pada tahap awal, siswa diberikan modul pembelajaran yang berisi informasi dasar mengenai jenis-jenis perubahan lingkungan, penyebabnya, dan dampaknya terhadap kehidupan manusia. Siswa membaca modul secara mandiri dan mencatat poin-poin penting yang dianggap relevan dengan topik pembelajaran.Setelah itu, siswa menggunakan perangkat digital seperti tablet atau komputer untuk mencari informasi tambahan dari sumber daring yang terpercaya. Mereka diminta menemukan contoh kasus perubahan lingkungan yang terjadi di daerah tertentu serta mencari data pendukung yang memperkuat informasi dalam modul.Selanjutnya, siswa membandingkan informasi yang diperoleh dari kedua sumber tersebut. Mereka mendiskusikan informasi mana yang sesuai dengan tujuan pembelajaran, mana yang kurang relevan, dan mana yang perlu diverifikasi kembali. Hasil diskusi kemudian disajikan dalam bentuk laporan atau presentasi sederhana.Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar memperoleh informasi, tetapi juga belajar menyeleksi dan mengevaluasi informasi yang ditemukan. Mereka akan memahami bahwa tidak semua informasi yang tersedia di internet relevan dengan kebutuhan belajar mereka. Kemampuan untuk membedakan informasi yang penting dan yang tidak penting merupakan bagian dari literasi informasi yang sangat dibutuhkan di era digital.Dalam jangka panjang, pengalaman seperti ini akan membantu siswa menjadi pembelajar yang lebih mandiri, kritis, dan bertanggung jawab. Mereka terbiasa mencari informasi dari berbagai sumber, memverifikasi keakuratan data, serta memilih informasi yang benar-benar mendukung tujuan pembelajaran. Keterampilan tersebut akan sangat bermanfaat dalam menghadapi tantangan pendidikan dan kehidupan di masa depan.

In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: strategi pemanfaatan sumber daya pembelajaran dalam kerangka Pembelajaran Kelas Ganda (PKR

by Aulia Trihapsari -
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama: Aulia Trihapsari
NPM: 2313053038
Izin menjawab diskusi Bapak,

1. Dalam pembelajaran kelas rangkap (PKR), penggunaan Sumber Belajar Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah, kebun, atau benda-benda di sekitar sekolah dianggap lebih efektif dalam melatih kemandirian siswa dibandingkan hanya mengandalkan buku teks. Hal ini karena siswa dapat belajar secara langsung melalui pengamatan dan pengalaman nyata. Ketika guru sedang mengajar kelompok lain, siswa tetap dapat melakukan kegiatan belajar seperti mengamati tumbuhan, mengukur benda, atau mencatat hasil pengamatan tanpa harus menunggu penjelasan guru. Pembelajaran menjadi lebih aktif karena siswa terlibat langsung dalam proses mencari dan menemukan informasi.

2. Pojok Sumber Daya Pembelajaran merupakan salah satu strategi penting dalam manajemen kelas PKR karena dapat membantu siswa belajar secara mandiri saat guru tidak berada di dekat mereka. Keberadaan berbagai sumber belajar yang mudah diakses membuat siswa memiliki tempat untuk mencari informasi ketika mengalami kesulitan. Namun, agar pojok tersebut dapat digunakan secara efektif, diperlukan petunjuk atau pedoman yang jelas mengenai cara penggunaan sumber belajar yang tersedia. Dengan adanya panduan tersebut, siswa dapat mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan, sumber mana yang perlu digunakan, dan bagaimana menyelesaikan tugas yang diberikan.

3. Salah satu contoh kegiatan dalam PKR adalah pembelajaran tentang keragaman budaya Indonesia. Siswa terlebih dahulu menggunakan modul untuk membaca informasi dasar mengenai berbagai suku dan budaya di Indonesia. Setelah itu, mereka menggunakan perangkat digital untuk mencari informasi tambahan, seperti gambar rumah adat, pakaian tradisional, atau fakta unik dari daerah tertentu. Selanjutnya, siswa diminta memilih informasi yang paling sesuai dengan topik yang sedang dipelajari dan menyusunnya menjadi laporan sederhana. Melalui kegiatan ini, siswa belajar membandingkan informasi dari berbagai sumber serta menentukan informasi mana yang relevan dan mana yang tidak berkaitan dengan tugas mereka. Kemampuan tersebut sangat penting karena membantu siswa menjadi lebih kritis dalam mencari dan menggunakan informasi, sehingga mendukung kemandirian belajar di masa depan.

Sekian terimakasih Pak,
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: strategi pemanfaatan sumber daya pembelajaran dalam kerangka Pembelajaran Kelas Ganda (PKR

by DHIYATUL HASANA -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh selamat malam bapak izin memperkenalkan diri
Nama : Dhiyatul Hasana
NPM : 2313053055
Izin Menjawab Diskusi

1. Penggunaan Sumber Daya Belajar Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah, kebun, atau benda-benda di sekitar lebih efektif dalam menumbuhkan kemandirian belajar karena siswa dapat mengamati dan menemukan informasi secara langsung. Berbeda dengan buku teks yang hanya memberikan informasi secara tertulis, SBL mendorong siswa untuk aktif mengeksplorasi lingkungan, bertanya, dan menarik kesimpulan sendiri. Saat guru sedang mengajar kelompok lain, siswa tetap dapat belajar secara mandiri melalui kegiatan pengamatan dan praktik langsung sehingga proses pembelajaran tetap berlangsung dengan baik.

2. Pojok Sumber Daya Pembelajaran berperan penting sebagai strategi pengelolaan kelas dalam PKR karena menyediakan berbagai sumber belajar yang dapat diakses siswa kapan saja. Adanya petunjuk penggunaan yang jelas membantu siswa memahami langkah-langkah yang harus dilakukan ketika mencari informasi atau menyelesaikan tugas. Dengan demikian, siswa tidak selalu bergantung pada guru dan dapat mengatasi kesulitan belajar secara mandiri. Hal ini juga membantu menciptakan suasana kelas yang lebih tertib dan efektif.

3. Sebagai contoh, siswa diberikan tugas untuk mempelajari keragaman budaya di Indonesia. Pertama, mereka menggunakan modul untuk memahami konsep dasar dan informasi umum. Setelah itu, mereka memanfaatkan perangkat digital untuk mencari informasi tambahan, gambar, atau data terbaru yang berkaitan dengan topik tersebut. Selanjutnya, siswa membandingkan informasi dari kedua sumber dan memilih data yang paling sesuai dengan tujuan tugas. Kegiatan ini melatih siswa untuk menyeleksi informasi yang relevan, memeriksa keakuratan sumber, serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis yang sangat dibutuhkan dalam pembelajaran di masa depan.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: strategi pemanfaatan sumber daya pembelajaran dalam kerangka Pembelajaran Kelas Ganda (PKR

by Putri Reza Anandita 2313053065 -
Selamat malam pak,
Izin memperkenalkan diri
Nama: Putri Reza Anandita
Npm: 2313053065
Kelas: 6B

Izin menjawab.

1. Sumber Daya Belajar Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah, halaman, kebun, atau benda-benda yang ada di sekitar sekolah dianggap lebih efektif dalam menumbuhkan kemandirian belajar karena siswa dapat memperoleh pengetahuan secara langsung melalui pengalaman nyata. Ketika guru sedang mendampingi kelompok kelas lain, siswa tetap dapat melakukan pengamatan, mencatat hasil temuan, serta menarik kesimpulan sendiri berdasarkan objek yang dipelajari. Dengan cara ini, proses belajar tidak terhenti meskipun guru tidak selalu berada di dekat mereka.

Selain itu, penggunaan sumber belajar yang konkret membuat siswa lebih aktif dalam pembelajaran. Mereka tidak hanya membaca atau mendengarkan informasi, tetapi juga mengamati, mengeksplorasi, dan menemukan pengetahuan secara mandiri. Pengalaman langsung tersebut membantu siswa memahami materi dengan lebih baik karena mereka melihat sendiri fakta yang dipelajari. Dibandingkan hanya mengandalkan buku teks yang cenderung pasif, SBL mampu meningkatkan rasa ingin tahu, keterlibatan, dan tanggung jawab siswa terhadap proses belajarnya sendiri.

2. Pojok Sumber Daya Pembelajaran merupakan salah satu strategi penting dalam manajemen kelas PKR karena dapat menjadi pusat belajar mandiri bagi siswa ketika guru sedang memberikan perhatian kepada kelompok lain. Dengan adanya berbagai sumber belajar yang tersusun rapi dan mudah diakses, siswa tetap dapat melanjutkan kegiatan belajar tanpa harus menunggu arahan langsung dari guru. Hal ini membantu menjaga ketertiban kelas dan memastikan seluruh kelompok tetap aktif selama proses pembelajaran berlangsung. Keberadaan pedoman atau petunjuk yang jelas di pojok sumber belajar juga memiliki peran yang sangat penting. Petunjuk tersebut membantu siswa memahami langkah-langkah yang harus dilakukan, cara menggunakan sumber belajar, serta tujuan yang ingin dicapai. Dengan demikian, siswa menjadi lebih percaya diri dalam menyelesaikan tugas secara mandiri. Selain itu, mereka belajar mengambil inisiatif, mengelola waktu, dan mencari solusi terhadap kesulitan yang dihadapi. Kemampuan tersebut sangat bermanfaat untuk membentuk sikap mandiri dan tanggung jawab dalam belajar.

3. Misalnya, dalam pembelajaran PKR dengan tema perubahan iklim, siswa terlebih dahulu mempelajari materi melalui modul yang berisi pengertian, penyebab, dampak, dan cara mengatasi perubahan iklim. Setelah memahami konsep dasarnya, siswa kemudian menggunakan perangkat digital seperti telepon pintar atau komputer untuk mencari berita, gambar, data, atau contoh kasus terbaru yang berkaitan dengan perubahan iklim di berbagai daerah.
Setelah memperoleh informasi dari kedua sumber tersebut, siswa diminta membandingkan dan menyeleksi informasi yang ditemukan. Mereka harus menentukan informasi mana yang sesuai dengan topik pembelajaran dan mana yang tidak relevan. Kegiatan ini melatih siswa untuk tidak langsung menerima semua informasi yang diperoleh, tetapi belajar mengevaluasi dan memilih informasi yang benar-benar dibutuhkan. Melalui proses tersebut, kemampuan berpikir kritis, literasi informasi, dan keterampilan penelitian sederhana dapat berkembang. Dalam jangka panjang, siswa akan lebih siap menjadi pembelajar mandiri yang mampu mencari, menilai, dan memanfaatkan informasi secara tepat untuk mendukung kegiatan belajar maupun kehidupan sehari-hari.

Sekian jawaban dari saya, terima kasih pak
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: strategi pemanfaatan sumber daya pembelajaran dalam kerangka Pembelajaran Kelas Ganda (PKR

by Melyanti Hasanah -
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
saya Melyanti Hasanah, NPM 2313053050.

Izin menjawab pak,
1. Dalam Pembelajaran Kelas Rangkap (PKR), penggunaan Sumber Daya Belajar Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah, kebun, atau benda-benda di sekitar lebih efektif dalam membangun kemandirian belajar dibandingkan hanya mengandalkan buku teks. SBL memungkinkan siswa memperoleh pengalaman belajar secara langsung melalui kegiatan mengamati, mengidentifikasi, mengukur, atau mencatat fenomena nyata. Saat guru sedang mendampingi kelompok lain, siswa tetap dapat belajar secara aktif dengan mengikuti petunjuk yang telah diberikan, tanpa harus menunggu penjelasan terus-menerus. Pembelajaran berbasis lingkungan juga mendorong rasa ingin tahu, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, dan membantu siswa menghubungkan konsep teori dengan situasi nyata sehingga proses belajar menjadi lebih bermakna.

2. Pojok Sumber Daya Pembelajaran merupakan strategi manajemen kelas yang penting dalam PKR karena menyediakan akses mandiri terhadap berbagai bahan belajar ketika guru tidak dapat mendampingi semua kelompok secara bersamaan. Keberadaan pedoman operasional yang jelas, seperti cara menggunakan modul, meminjam buku, atau mencari informasi, membantu siswa menyelesaikan tugas secara terarah tanpa harus selalu meminta bantuan guru. Hal ini tidak hanya menjaga kelancaran proses pembelajaran, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab, kepercayaan diri, kemampuan mengambil keputusan, dan kebiasaan belajar mandiri. Dengan demikian, siswa menjadi lebih siap menghadapi tantangan belajar secara aktif dan tidak bergantung sepenuhnya pada arahan guru.

3. Contoh skenario pembelajaran PKR dapat menggunakan tema “Keanekaragaman Hayati di Indonesia.” Pada tahap pertama, siswa menggunakan modul untuk mempelajari konsep dasar dan mencatat informasi penting mengenai jenis-jenis flora dan fauna. Selanjutnya, mereka menggunakan perangkat digital untuk mencari informasi tambahan, seperti persebaran spesies, kondisi habitat, atau upaya pelestariannya dari sumber yang terpercaya. Setelah itu, siswa membandingkan informasi dari kedua sumber dan menyusun rangkuman atau presentasi sederhana. Melalui kegiatan ini, siswa belajar memilih informasi yang sesuai dengan tujuan pembelajaran, memverifikasi kebenaran data, serta membedakan informasi yang relevan dan tidak relevan. Kemampuan tersebut sangat penting untuk membangun literasi informasi, berpikir kritis, dan kemandirian belajar yang akan mendukung keberhasilan mereka dalam kegiatan akademik di masa depan.

Terima Kasih, Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: strategi pemanfaatan sumber daya pembelajaran dalam kerangka Pembelajaran Kelas Ganda (PKR

by Desmara Afinda -
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Selamat pagi pak, izin menjawab diskusi diatas pak.
Nama: Desmara Afinda
NPM: 2313053037
Kelas: 6B

1. Dalam model Pembelajaran Kelas Rangkap (PKR), pemanfaatan sumber belajar lingkungan atau benda konkret terbukti jauh lebih efektif daripada buku teks karena mampu merangsang rasa ingin tahu siswa melalui pengamatan langsung. Ketika guru sedang mendampingi kelas lain, keberadaan objek nyata yang dipadukan dengan lembar kerja terstruktur ini menjaga siswa tetap fokus pada aktivitas eksplorasi dan diskusi kelompok. Hal tersebut secara otomatis membangun otonomi belajar, sehingga proses pembelajaran di kelas tetap berjalan aktif dan kondusif meskipun tanpa kehadiran guru di sisi mereka.
2. Pojok Sumber Daya Pembelajaran berperan krusial sebagai strategi manajemen kelas untuk mengalihkan siswa yang telah menyelesaikan tugasnya lebih cepat agar tidak mengganggu dinamika belajar siswa lain. Agar area ini berfungsi optimal tanpa memicu kegaduhan, penyediaan pedoman operasional yang jelas bertindak sebagai pemandu mandiri bagi siswa. Dengan mengikuti petunjuk kerja dan sistem koreksi mandiri yang tertera di sudut tersebut, siswa dapat menavigasi serta menyelesaikan tantangan belajar mereka secara mandiri tanpa harus bergantung pada instruksi langsung dari guru.
3. Skenario ini diterapkan dengan membagi fokus: kelas empat terlebih dahulu mendalami materi melalui modul cetak, sementara kelas lima memanfaatkan perangkat digital untuk mencari materi visual, lalu kedua kelas saling bertukar media di pertengahan sesi. Melalui rotasi ini, modul cetak berfungsi sebagai acuan informasi yang valid, sedangkan perangkat digital melatih siswa menghadapi beragam informasi di internet. Proses ini secara langsung mengasah kompetensi berpikir kritis siswa agar mampu memilah data yang relevan untuk kebutuhan akademis mereka dan mengabaikan informasi yang tidak penting.

Sekian, terima kasih
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: strategi pemanfaatan sumber daya pembelajaran dalam kerangka Pembelajaran Kelas Ganda (PKR

by Dwi Tasya Khusnawati -
Assalamulalaikum warahmatullahi wabarakatuh
Perkenalkan pak, saya :
Nama : Dwi Tasya Khusnawati
NPM ; 2313053051
Kelas : 6B
Izin menjawab diskusi di atas,

1. Menurut saya, penggunaan Sumber Daya Pembelajaran Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah, kebun, atau benda-benda di sekitar lebih efektif dalam membangun kemandirian belajar dibandingkan hanya mengandalkan buku teks. Melalui pengamatan langsung, siswa dapat menemukan informasi dan pengalaman belajar yang lebih nyata. Saat guru sedang membimbing kelompok lain, siswa tetap dapat belajar secara aktif dengan mengamati, mencatat, dan menarik kesimpulan dari objek yang ada di lingkungan sekitar. Dengan demikian, pembelajaran menjadi lebih bermakna, interaktif, dan mendorong siswa untuk belajar secara mandiri.

2. Menurut saya, keberadaan Pojok Sumber Daya Pembelajaran merupakan strategi yang sangat penting dalam pengelolaan kelas PKR. Pojok belajar yang dilengkapi dengan petunjuk penggunaan yang jelas membantu siswa mengetahui apa yang harus dilakukan tanpa harus selalu bertanya kepada guru. Hal ini membuat siswa lebih mandiri dalam mencari informasi dan menyelesaikan tugas. Selain itu, guru dapat lebih fokus mendampingi kelompok lain karena siswa sudah memiliki panduan yang dapat diikuti secara mandiri. Dengan cara ini, proses pembelajaran menjadi lebih teratur dan efektif.

3. Menurut saya, salah satu skenario pembelajaran PKR yang dapat dilakukan adalah meminta siswa mempelajari materi tentang kondisi geografis Indonesia melalui modul terlebih dahulu. Setelah memahami konsep dasar, siswa kemudian menggunakan perangkat digital untuk mencari informasi tambahan, gambar, atau video yang berkaitan dengan materi tersebut. Selanjutnya, siswa membandingkan informasi yang diperoleh dari kedua sumber dan menyusun laporan sederhana. Kegiatan ini melatih siswa untuk memilih informasi yang relevan, memeriksa kebenaran informasi, serta membedakan informasi yang penting dan yang tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran. Kemampuan tersebut sangat berguna untuk mendukung kemandirian belajar di masa depan.

Demikian saya ucapkan terima kasih
wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: strategi pemanfaatan sumber daya pembelajaran dalam kerangka Pembelajaran Kelas Ganda (PKR

by Eva Revalina -
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat malam bapak

Izin memperkenalkan diri,
Nama: Eva Revalina
NPM: 2313053048
Kelas: 6/B

Izin menjawab diskusi,
1. Menurut saya, sumber belajar lingkungan seperti kebun sekolah, benda di sekitar kelas, atau narasumber lokal lebih efektif dibanding hanya buku teks karena siswa bisa belajar langsung dari hal nyata. Saat guru sibuk dengan kelompok lain, siswa tetap bisa bergerak, mengamati, dan mencoba memahami materi dari lingkungan sekitar. Cara ini membuat mereka tidak pasif menunggu penjelasan guru, tapi aktif mencari sendiri jawaban dari apa yang mereka lihat dan temui. Belajar jadi lebih hidup karena siswa tidak hanya membaca, tapi juga mengalami langsung prosesnya.

2. Menurut saya, pojok sumber belajar membantu siswa tetap bisa belajar meskipun guru tidak selalu ada. Dengan adanya panduan yang jelas, siswa tahu apa yang harus dilakukan, mulai dari memilih bahan, membaca instruksi, sampai menyelesaikan tugas. Ini penting karena siswa tidak perlu terus bertanya ke guru setiap kali bingung. Secara tidak langsung, mereka belajar mengatur langkah sendiri, mengambil keputusan sederhana, dan menyelesaikan masalah tanpa bergantung penuh pada guru. Hal ini membuat kelas lebih tertib dan proses belajar tetap jalan meski guru sedang fokus di kelompok lain.

3. Menurut saya, dalam satu kegiatan PKR, siswa bisa diberi tugas mencari informasi tentang suatu topik menggunakan modul terlebih dahulu, lalu melengkapinya dengan perangkat digital. Misalnya, mereka membaca materi dasar dari modul, kemudian mengecek tambahan informasi lewat video atau pencarian sederhana di perangkat digital. Setelah itu, mereka membandingkan keduanya untuk memastikan mana yang sesuai dengan tugas. Dari proses ini, siswa belajar bahwa tidak semua informasi diambil begitu saja. Mereka mulai terbiasa memilih mana yang relevan dengan tugas dan mana yang tidak perlu, sehingga kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar mereka ikut berkembang.

Sekian, Terimakasih Bapak.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: strategi pemanfaatan sumber daya pembelajaran dalam kerangka Pembelajaran Kelas Ganda (PKR

by INDAH WULANDARI -
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Izin memperkenalkan diri
Nama : Indah Wulandari
NPM : 2353053027
Kelas : 6 B

Izin menjawab soal
1. Menurut saya Dalam Pembelajaran Kelas Rangkap (PKR), penggunaan Sumber Belajar Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah atau benda di sekitar lebih efektif daripada hanya menggunakan buku teks karena siswa dapat belajar secara langsung melalui pengamatan dan pengalaman nyata. Saat guru sedang mengajar kelompok lain, siswa tetap dapat melakukan kegiatan seperti mengamati, mencatat, dan mengelompokkan objek secara mandiri. Hal ini membuat siswa lebih aktif, meningkatkan kemandirian belajar, dan mengurangi ketergantungan pada guru.

2. Pojok Sumber Belajar berfungsi sebagai strategi manajemen kelas yang membantu siswa tetap belajar ketika guru sedang membimbing kelompok lain. Dengan adanya pedoman yang jelas tentang cara menggunakan bahan belajar dan menyelesaikan tugas, siswa dapat mencari informasi serta memecahkan masalah belajar secara mandiri. Kondisi ini membantu menciptakan kelas yang lebih tertib sekaligus melatih tanggung jawab dan kemandirian siswa dalam belajar.

3. Menurut saya dalam PKR, siswa dapat bergantian menggunakan modul dan perangkat digital untuk mencari informasi tentang suatu topik pembelajaran. Modul digunakan untuk memahami materi dasar, sedangkan perangkat digital digunakan untuk mencari informasi tambahan. Dengan membandingkan kedua sumber tersebut, siswa belajar memilih informasi yang sesuai dengan tujuan pembelajaran dan mengabaikan informasi yang tidak relevan. Kegiatan ini melatih kemampuan berpikir kritis dan keterampilan mencari informasi yang berguna untuk pembelajaran di masa depan.

Sekian terimakasih
Waalaikumsalam warohmatullahi wabarokatuh
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: strategi pemanfaatan sumber daya pembelajaran dalam kerangka Pembelajaran Kelas Ganda (PKR

by Zahra Khadijah -
Assalamualaikum warrahmatullahi wabrakaatuh
Nama : Zahra Khadijah
NPM : 2313053059
Kelas: 6B
Berikut saya sampaikan jawaban atas pertanyaan tersebut
  1. Pemanfaatan Sumber Daya Pembelajaran Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah, kebun, atau benda-benda yang ada di sekitar siswa dinilai lebih efektif dalam membangun kemandirian belajar dibandingkan hanya mengandalkan buku teks. Sumber belajar yang bersifat konkret memungkinkan siswa memperoleh pengalaman secara langsung melalui kegiatan mengamati, mengelompokkan, dan menarik kesimpulan dari objek yang dipelajari. Ketika guru sedang mendampingi kelompok kelas lain, siswa tetap dapat melakukan aktivitas belajar secara mandiri dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber informasi. Keterlibatan langsung tersebut membuat siswa lebih aktif dan tidak hanya menerima informasi secara pasif seperti ketika membaca buku teks. Melalui pengalaman nyata, siswa juga lebih mudah memahami konsep pembelajaran serta mengembangkan keterampilan berpikir dan pemecahan masalah.
  2. Keberadaan Pojok Sumber Daya Pembelajaran merupakan salah satu strategi penting dalam pengelolaan kelas pada pembelajaran kelas rangkap. Sudut belajar yang dilengkapi dengan berbagai bahan bacaan serta petunjuk penggunaan yang jelas dapat membantu siswa memperoleh informasi dan menyelesaikan tugas secara mandiri ketika guru sedang berfokus pada kelompok lain. Adanya pedoman operasional yang jelas memungkinkan siswa mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan, cara menggunakan sumber belajar, dan prosedur yang harus diikuti ketika mengalami kesulitan. Kondisi tersebut dapat mengurangi ketergantungan siswa terhadap guru, menjaga ketertiban kelas, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap proses belajar mereka sendiri. Dengan demikian, Pojok Sumber Daya Pembelajaran tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan belajar, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun kemandirian siswa.
  3. Salah satu skenario pembelajaran yang dapat diterapkan dalam kelas PKR adalah pada tema keragaman budaya Indonesia. Siswa terlebih dahulu menggunakan modul pembelajaran untuk mempelajari informasi dasar mengenai rumah adat, pakaian adat, dan tarian daerah. Setelah itu, siswa memanfaatkan perangkat digital untuk mencari informasi tambahan berupa gambar, video, atau penjelasan yang lebih lengkap mengenai budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Selanjutnya, siswa diminta membandingkan informasi yang diperoleh dari kedua sumber tersebut dan memilih informasi yang paling sesuai dengan tujuan pembelajaran. Kegiatan ini melatih siswa untuk tidak menerima semua informasi secara langsung, tetapi membiasakan mereka untuk menyeleksi, membandingkan, dan menentukan informasi yang relevan dengan kebutuhan belajar. Kemampuan tersebut sangat penting dalam mendukung keterampilan literasi informasi dan mempersiapkan siswa untuk belajar secara mandiri pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Terimakasih
Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakaatuh
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: strategi pemanfaatan sumber daya pembelajaran dalam kerangka Pembelajaran Kelas Ganda (PKR

by Monica Meirisa Herviani 2313053047 -
Nama : Monica Meirisa Herviani
NPM : 2313053047
Kelas : 6B
Izin menjawab pertanyaannya bapak

1. Dalam Pembelajaran Kelas Rangkap (PKR), penggunaan Sumber Belajar Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah atau benda di sekitar lebih efektif daripada hanya menggunakan buku teks karena memberikan pengalaman belajar langsung yang membuat siswa lebih aktif dan mandiri. Ketika guru sedang mengajar kelompok lain, siswa tetap dapat melakukan pengamatan, diskusi, dan mencatat hasil temuan sendiri sehingga proses belajar tetap berlangsung tanpa bergantung sepenuhnya pada guru.
2. Pojok Sumber Belajar berfungsi sebagai strategi manajemen kelas dalam PKR karena menyediakan berbagai sumber belajar yang dapat digunakan siswa secara mandiri saat guru membimbing kelompok lain. Dengan adanya pedoman penggunaan yang jelas, siswa mampu memilih bahan belajar, mengikuti langkah kegiatan, dan mengatasi kesulitan sendiri sehingga kemandirian, tanggung jawab, dan efektivitas pembelajaran di kelas dapat meningkat.
3. Dalam pembelajaran PKR, siswa dapat bergantian menggunakan modul dan perangkat digital untuk mempelajari suatu materi, kemudian membandingkan informasi yang diperoleh dari kedua sumber tersebut. Kegiatan ini melatih siswa untuk memilih informasi yang sesuai dengan tujuan pembelajaran, membedakan informasi yang relevan dan tidak relevan, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan literasi informasi yang berguna untuk pembelajaran di masa depan.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: strategi pemanfaatan sumber daya pembelajaran dalam kerangka Pembelajaran Kelas Ganda (PKR

by Dina Diya Atikah -
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Nama: DINA DIYA ATIKAH
NPM: 2313053043
Kelas: 6B

Izin menjawab

1. Penggunaan Sumber Daya Belajar Lingkungan (SBL) seperti taman sekolah, kebun, atau benda-benda di sekitar lebih efektif dalam menumbuhkan kemandirian belajar karena siswa dapat memperoleh pengalaman langsung tanpa harus selalu bergantung pada penjelasan guru. Saat guru sedang mengajar kelompok lain, siswa tetap dapat melakukan observasi, mencatat temuan, dan menarik kesimpulan secara mandiri. Dibandingkan hanya menggunakan buku teks, SBL membuat siswa lebih aktif, meningkatkan rasa ingin tahu, serta membantu mereka memahami konsep melalui pengalaman nyata.

2. Pojok Sumber Daya Pembelajaran berfungsi sebagai strategi penting dalam pengelolaan kelas PKR karena menyediakan berbagai sumber belajar yang dapat diakses siswa secara mandiri. Adanya petunjuk penggunaan yang jelas membantu siswa mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan ketika mengalami kesulitan belajar. Dengan demikian, siswa tidak selalu bergantung pada guru dan dapat mencari solusi sendiri melalui buku, modul, atau media yang tersedia. Hal ini membantu menciptakan kelas yang lebih tertib dan mendukung perkembangan kemandirian belajar siswa.

3. Contoh skenario pembelajaran adalah siswa terlebih dahulu mempelajari materi tentang kondisi geografis Indonesia melalui modul cetak. Setelah memahami konsep dasar, mereka menggunakan perangkat digital untuk mencari informasi tambahan, gambar, atau data terbaru terkait materi tersebut. Selanjutnya, siswa membandingkan informasi dari kedua sumber dan memilih data yang paling sesuai untuk menyelesaikan tugas. Kegiatan ini melatih siswa untuk menyeleksi informasi, membedakan sumber yang relevan dan tidak relevan, serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis yang sangat dibutuhkan dalam kegiatan belajar di masa depan.

Sekian Terimakasih
Wassalamuaikum Warahmatullahi Wabarakatuh