FORUM DISKUSI KELOMPOK 9

FORUM DISKUSI KELOMPOK 9

FORUM DISKUSI KELOMPOK 9

Number of replies: 10


                                                


                                                                                       A

Forum ini disediakan untuk berdiskusi dan berbagi mengenai materi yang sedang dipelajari. 

Silahkan berpartisipasi aktif pada forum ini untuk memperdalam pemahaman Saudara mengenai materi yang telah disampaikan di atas.

Petunjuk diskusi kelompok:

  1. Kelompok yang mendapatkan giliran untuk memaparkan materi  sesuai dengan Topik Bahasan menyiapkan makalah dan media presentasi berupa PPT interaktif untuk diunggah dalam forum ini. Cara mengunggah: klik reply, lalu ketik nama kelompok. Kemudian, unggah file Makalah dan PPT dengan mengklik advanced seperti gambar di bawah.
  2. Mahasiswa lainnya pada hari pertemuan memahami materi presentasi dan materi makalah dan dipersilahkan untuk bertanya,  terkait materi tersebut atau hal-hal lain yang berhubungan dengan materi yang ditampilkan oleh pemateri. Cara bertanya dan berdiskusi: Mahasiswa me-reply pada topik yang disediakan kemudian menuliskan nama dan NPM serta pertanyaan atau berupa tanggapan.
  3. Kelompok pemateri merangkum pertanyaan dan jawaban pada akhir pembelajaran dan dikirimkan di form diskusi ini.
  4. Selamat berdiskusi dan tetap semangat.

zz




In reply to First post

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 9

by Gita Monika Sari -

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat pagi Ibu Deviyanti Pangestu M.Pd. dan Ibu Dra. Erni, M.Pd. selaku dosen pengampu mata kuliah Pendidikan Pengembangan Masyarakat. Izin mengirimkan makalah dan ppt dari kelompok 9 yang beranggotakan:

  1. Monik Meilani (2313053069)
  2.  Wahyu Lita  (2313053076)
  3.  Reiffa Sari  (2353053021) 
  4. Gita Monika Sari (2353053024)
Bagi teman-teman yang ingin bertanya dipersilahkan. Terima kasih

In reply to Gita Monika Sari

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 9

by Melani Helsi Dwiani -
Nama: Melani Helsi Dwiani
NPM: 2313053068

Izin bertanya kepada kelompok 9.
Berdasarkan isi makalah yang kalian buat bahwa model pembelajaran sosial tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pengembangan keterampilan sosial melalui interaksi dan kerja sama peserta didik yang menunjukkan adanya pergeseran dari pembelajaran yang berpusat pada guru menuju pembelajaran yang lebih partisipatif dan kolaboratif. Pertanyaan saya bagaimana penerapan model pembelajaran sosial dapat secara efektif mengembangkan keterampilan sosial peserta didik sekaligus meningkatkan hasil belajar akademik di kelas?
In reply to Melani Helsi Dwiani

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 9

by Gita Monika Sari -
Izin menjawab pertanyaan dari rekan Melani Helsi Dwiani, penerapan model pembelajaran sosial dapat berjalan efektif dalam mengembangkan keterampilan sosial sekaligus meningkatkan hasil belajar akademik apabila dirancang secara terstruktur dan berpusat pada aktivitas kolaboratif yang bermakna. Guru perlu menyusun kegiatan pembelajaran yang menuntut adanya kerja sama nyata antar peserta didik, seperti diskusi kelompok, pemecahan masalah, atau proyek bersama, sehingga siswa terdorong untuk saling berinteraksi, bertukar ide, dan membantu satu sama lain dalam memahami materi. Pembentukan kelompok yang heterogen juga penting agar terjadi saling melengkapi kemampuan, di mana siswa yang lebih memahami materi dapat membantu temannya, sehingga proses belajar menjadi lebih mendalam. Selain itu, pemberian peran yang jelas dalam kelompok membuat setiap siswa memiliki tanggung jawab dan terlibat aktif, sehingga keterampilan sosial seperti komunikasi, kerja sama, dan sikap menghargai dapat berkembang secara optimal. Dalam pelaksanaannya, guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing jalannya interaksi agar tetap kondusif dan terarah pada tujuan pembelajaran. Penilaian yang digunakan pun sebaiknya tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses kerja sama dan partisipasi siswa melalui penilaian kinerja. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya memperoleh pemahaman akademik yang lebih baik melalui keterlibatan aktif, tetapi juga mengalami peningkatan dalam keterampilan sosial yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.
In reply to Melani Helsi Dwiani

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 9

by Gita Monika Sari -
Izin menjawab pertanyaan dari rekan Melani Helsi Dwiani, penerapan model pembelajaran sosial dapat berjalan efektif dalam mengembangkan keterampilan sosial sekaligus meningkatkan hasil belajar akademik apabila dirancang secara terstruktur dan berpusat pada aktivitas kolaboratif yang bermakna. Guru perlu menyusun kegiatan pembelajaran yang menuntut adanya kerja sama nyata antar peserta didik, seperti diskusi kelompok, pemecahan masalah, atau proyek bersama, sehingga siswa terdorong untuk saling berinteraksi, bertukar ide, dan membantu satu sama lain dalam memahami materi. Pembentukan kelompok yang heterogen juga penting agar terjadi saling melengkapi kemampuan, di mana siswa yang lebih memahami materi dapat membantu temannya, sehingga proses belajar menjadi lebih mendalam. Selain itu, pemberian peran yang jelas dalam kelompok membuat setiap siswa memiliki tanggung jawab dan terlibat aktif, sehingga keterampilan sosial seperti komunikasi, kerja sama, dan sikap menghargai dapat berkembang secara optimal. Dalam pelaksanaannya, guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing jalannya interaksi agar tetap kondusif dan terarah pada tujuan pembelajaran. Penilaian yang digunakan pun sebaiknya tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses kerja sama dan partisipasi siswa melalui penilaian kinerja. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya memperoleh pemahaman akademik yang lebih baik melalui keterlibatan aktif, tetapi juga mengalami peningkatan dalam keterampilan sosial yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.
In reply to Gita Monika Sari

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 9

by Triya Srisubekti -
Nama: Triya Srisubekti
NPM: 2313053094
Kelas: 6C

Izin bertanya, seorang guru di sekolah dasar menghadapi masalah di kelasnya, di mana siswa cenderung pasif, kurang berinteraksi dengan teman, dan hanya bergantung pada penjelasan guru. Selain itu, siswa juga kesulitan memahami materi karena tidak dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Untuk mengatasi hal tersebut, guru berencana menerapkan model pembelajaran sosial, pembelajaran partisipatif, dan pendekatan pembelajaran kontekstual secara bersamaan. Berdasarkan kasus di atas, jelaskan bagaimana penerapan model pembelajaran sosial untuk mengatasi masalah tersebut?
In reply to Triya Srisubekti

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 9

by Reiffa Sari -
terimakasih triya atas pertanyaannya. Baik, disini saya akan menjawab pertanyaan dari triya srisubekti.
Menurut pendapat kelompok saya, penerapan model pembelajaran sosial dapat dilakukan dengan cara mengajak siswa belajar melalui interaksi dan kerja sama dengan teman. Guru bisa membentuk kelompok kecil, lalu memberi tugas yang harus dikerjakan bersama, seperti diskusi atau pemecahan masalah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan guru, tetapi juga aktif bertukar pendapat, saling membantu, dan belajar menghargai orang lain. Peran guru di sini lebih sebagai fasilitator yang membimbing jalannya kegiatan, sehingga suasana kelas menjadi lebih hidup, siswa lebih aktif, dan pemahaman mereka terhadap materi juga meningkat karena belajar melalui pengalaman langsung. cukup sekian jawaban dari kelompok saya, terimakasih
In reply to Gita Monika Sari

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 9

by ANGGUN RIWANTIKA -
Nama: Anggu Riwantika
NPM: 2313053092

Izin bertanya kepada rekan-rekan kelompok 9
Menurut pendapat kelompok kalian, apa yang terjadi jika peserta didik tidak memiliki kemampuan sosial yang memadai untuk berpartisipasi dalam kerja kelompok, dan bagaimana cara kalian sebagai calon atau sebagai pendidik membantu mereka mengembangkan kemampuan tersebut?
In reply to ANGGUN RIWANTIKA

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 9

by Monik Meilani -
Izin menjawab pertanyaan dari Anggun Riwantika, jadi Menurut pendapat kelompok kami, jika peserta didik tidak memiliki kemampuan sosial yang memadai, maka kerja kelompok bisa kurang efektif. Beberapa peserta didik mungkin pasif, sulit bekerja sama, kurang berani menyampaikan pendapat, atau sering terjadi konflik dengan teman. Akibatnya, tujuan pembelajaran tidak tercapai secara maksimal dan suasana belajar menjadi kurang nyaman.

Sebagai calon pendidik, kami dapat membantu mengembangkan kemampuan tersebut dengan membiasakan peserta didik bekerja dalam kelompok kecil, memberikan aturan kerja sama yang jelas, serta melatih sikap saling menghargai dan mendengarkan pendapat teman. Guru juga perlu memberi contoh cara berkomunikasi yang baik, mendampingi peserta didik saat diskusi, dan memberi motivasi agar semua siswa berani berpartisipasi. Dengan latihan yang terus-menerus, kemampuan sosial peserta didik akan berkembang secara bertahap.
In reply to Gita Monika Sari

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 9

by Aniya Dini Afifah -
Nama : Aniya Dini Afifah
NPM : 2353053030

Izin bertanya kepada kelompok 9
Bagaimana cara guru mengintegrasikan seluruh komponen pembelajaran kontekstual (konstruktivisme, inquiry, questioning, learning community, modeling, refleksi, dan penilaian autentik) dalam satu kegiatan pembelajaran, serta apa tantangan yang mungkin muncul jika diterapkan pada kelas yang terbiasa dengan pembelajaran konvensional?
In reply to Aniya Dini Afifah

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 9

by Gita Monika Sari -
Izin menjawab pertanyaan dari rekan Aniya Dini. Menurut pendapat kelompok kami guru dapat mengintegrasikan seluruh komponen pembelajaran kontekstual dalam satu kegiatan dengan memulai pembelajaran dari masalah nyata yang dekat dengan kehidupan siswa (konstruktivisme). Setelah itu siswa diminta mencari jawaban melalui pengamatan, diskusi, atau percobaan sederhana (inquiry). Guru dan siswa saling bertanya untuk menggali pemahaman (questioning). Selanjutnya siswa bekerja dalam kelompok agar saling belajar dan bertukar pendapat (learning community). Guru memberi contoh cara kerja atau contoh penyelesaian tugas (modeling). Di akhir pembelajaran, siswa menyampaikan hal yang dipelajari dan kesan mereka selama belajar (refleksi). Penilaian dilakukan dari proses, kerja sama, hasil tugas, dan sikap siswa selama kegiatan (penilaian autentik). Tantangan yang mungkin muncul pada kelas yang terbiasa pembelajaran konvensional adalah siswa masih pasif, malu bertanya, belum terbiasa diskusi, serta guru membutuhkan waktu lebih banyak untuk mengatur kegiatan kelas.