FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

Number of replies: 18

                                                                            A

Forum ini disediakan untuk berdiskusi dan berbagi mengenai Laporan observasi yang sedang dipelajari. 

Silahkan berpartisipasi aktif pada forum ini untuk memperdalam pemahaman Saudara mengenai materi yang telah disampaikan di atas.

Petunjuk diskusi kelompok:

  1. Kelompok yang mendapatkan giliran untuk memaparkan materi  sesuai dengan Topik Bahasan menyiapkan  media presentasi berupa PPT interaktif untuk diunggah dalam forum ini. 
  2. Mahasiswa lainnya pada hari pertemuan memahami materi presentasi dan materi makalah dan dipersilahkan untuk bertanya,  terkait materi tersebut atau hal-hal lain yang berhubungan dengan materi yang ditampilkan oleh pemateri. Cara bertanya dan berdiskusi: Mahasiswa me-reply pada topik yang disediakan kemudian menuliskan nama dan NPM serta pertanyaan atau berupa tanggapan.
  3. Selamat berdiskusi dan tetap semangat.


In reply to First post

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

NENGAH SEKARYANI གིས-

Assalamualaikum wr wb. Selamat pagi ibu deviyanti pangestu,M.Pd dan teman-teman, disini kami dari kelompok 2 izin mengirimkan ppt, jika ada yang ingin ditanyakan silahkan untuk mereplay makalah dan ppt yang kami kirimkan. Wassalamualaikum wr.wb

In reply to NENGAH SEKARYANI

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

SHELLY DEVITASARI གིས-
Nama: Shelly Devitasari
NPM: 2413053037
Kelas: B2

Pertanyaan:
Bagaimana jika setelah semua tahap ADDIE diterapkan, hasil belajar tetap rendah? Apakah modelnya yang kurang tepat atau pelaksanaannya yang belum optimal?
In reply to SHELLY DEVITASARI

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

NENGAH SEKARYANI གིས-
Nama : Nengah Sekaryani
Kelas : 2413053042

Izin menjawab mewakili kelompok 2
Jawaban:
Jika semua tahap dalam model ADDIE sudah dilakukan tetapi hasil belajar siswa masih rendah, itu tidak berarti modelnya yang salah. Bisa saja cara menerapkannya belum maksimal, atau saat tahap analisis kebutuhan siswanya kurang tepat.

ADDIE sebenarnya hanya kerangka kerja atau panduan. Tetapi keberhasilannya tergantung pada bagaimana guru menganalisis kebutuhan siswa, merancang pembelajaran yang sesuai, melaksanakan dengan baik, dan mengevaluasi secara jujur dan reflektif. Selain itu, hasil belajar juga dipengaruhi oleh motivasi siswa, rasa percaya diri, serta dukungan dari lingkungan sekitar.
In reply to NENGAH SEKARYANI

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

Uswatun Hasanah གིས-
Nama: Uswatun Hasanah
NPM: 2413053161

Saya kurang setuju jika dikatakan bahwa rendahnya hasil belajar tidak ada hubungannya dengan model ADDIE. Walaupun ADDIE hanya kerangka kerja, bukan berarti model tersebut selalu cocok untuk semua situasi dan semua siswa. Bisa saja langkah-langkah dalam ADDIE terasa terlalu kaku atau kurang fleksibel untuk kondisi tertentu. Selain itu, setiap model pembelajaran punya kelebihan dan kekurangan. Jadi, kalau hasil belajar masih rendah, tidak menutup kemungkinan bahwa model yang digunakan memang kurang sesuai dengan kebutuhan siswa.
In reply to NENGAH SEKARYANI

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

Lidya Gita Utami གིས-
Nama: Lidya Gita Utami
Kelas : B2
Npm : 2413 053040

Pertanyaan:
Mengapa siswa yang memahami konsep angka belum tentu mampu menyelesaikan soal cerita matematika? Analisis faktor penyebabnya.
In reply to Lidya Gita Utami

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

NENGAH SEKARYANI གིས-
Nama : Nengah Sekaryani
NPM : 2413053042

Izin menjawab mewakili kelompok 2
Jawaban
Meskipun siswa bisa berhitung, mereka belum tentu mampu mengerjakan soal cerita karena harus memahami isi soal dan menentukan cara yang tepat untuk menyelesaikannya. Banyak siswa bingung menangkap maksud soal atau memilih operasi hitung yang sesuai. Jadi, menyelesaikan soal cerita tidak hanya butuh kemampuan berhitung, tetapi juga pemahaman bacaan dan berpikir logis.
In reply to NENGAH SEKARYANI

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

Uswatun Hasanah གིས-
Nama: Uswatun Hasanah
NPM: 2413053161

Izin menyanggah pernyataan ini. Jika siswa benar-benar sudah memahami konsep dan terampil berhitung, seharusnya mereka juga mampu menyelesaikan soal cerita. Soal cerita pada dasarnya hanya bentuk lain dari soal hitungan yang dibungkus dalam cerita. Jika siswa masih bingung, mungkin bukan karena soal cerita itu berbeda, tetapi karena pemahaman konsep dasarnya belum benar-benar kuat. Jadi, kemampuan berhitung yang baik seharusnya sudah mencakup kemampuan menerapkannya dalam berbagai bentuk soal, termasuk soal cerita.
In reply to NENGAH SEKARYANI

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

Lutfiana Prasasti 2413053056 གིས-
Nama : LUTFIANA PRASASTI
NPM : 2413053056
KELAS : B2

Pertanyaan :
Mengapa penerapan Model ADDIE perlu dilakukan secara konsisten dalam pembelajaran berhitung?
In reply to Lutfiana Prasasti 2413053056

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

NENGAH SEKARYANI གིས-
Nama : Nengah Sekaryani
NPM : 2413053042


Izin menjawab mewakili kelompok 2

Jawaban:
Penerapan Model ADDIE perlu dilakukan secara konsisten dalam pembelajaran berhitung karena setiap tahap saling berkaitan dan berfungsi untuk memperbaiki kualitas pembelajaran. Dengan analisis yang tepat, perancangan yang baik, penggunaan media konkret, pelaksanaan pembelajaran yang aktif, serta evaluasi berkelanjutan, kesulitan berhitung siswa dapat diminimalkan secara bertahap dan pembelajaran menjadi lebih efektif.
In reply to NENGAH SEKARYANI

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

Alya Hamidah གིས-
Nama : Alya Hamidah
NPM : 2413053021

Izzin bertanya pertanyaannya, Sejauh mana guru mampu menerapkan pembelajaran berdiferensiasi jika kemampuan siswa sangat beragam dalam satu kelas?
In reply to Alya Hamidah

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

NENGAH SEKARYANI གིས-
Nama : Nengah Sekaryani
NPM : 2413053042

Izin menjawab mewakili kelompok 2

Jawaban:
Menurut kelompok kami, guru sebenarnya tetap bisa menerapkan pembelajaran berdiferensiasi walaupun kemampuan siswa dalam satu kelas berbeda-beda. Caranya tidak harus rumit, cukup dengan memberi variasi tugas, cara belajar. Memang tidak selalu mudah, apalagi kalau siswanya banyak. Tapi yang penting guru berusaha menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan siswanya, meskipun dilakukan secara sederhana dan bertahap.
In reply to Alya Hamidah

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

Uswatun Hasanah གིས-
Nama: Uswatun Hasanah
NPM: 2413053161

Izin menjawab pertanyaan alya, guru tetap bisa menerapkan pembelajaran berdiferensiasi meskipun kemampuan siswa sangat beragam, tetapi perlu perencanaan yang matang. Guru bisa membedakan tugas, cara belajar, atau tingkat kesulitan soal sesuai kemampuan siswa. Tidak harus selalu berbeda semuanya, yang penting kebutuhan utama siswa tetap terfasilitasi. Jadi, sejauh mana keberhasilannya tergantung pada kreativitas guru, waktu, dan dukungan yang tersedia.
In reply to NENGAH SEKARYANI

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

Lutfiah nur Hanafi གིས-
Nama : Lutfiah Nur Hanafi
Npm:2413053093

Jika peran orang tua sangat penting terhadap perkembangan anak dalam menghitung, lalu bagaimana solusi yang paling tepat ketika orang tua sadar di tengah perkembangan anak yang sulit menghitung ?
In reply to Lutfiah nur Hanafi

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

NENGAH SEKARYANI གིས-
Nama : Nengah Sekaryani
NPM : 2413053042

Izin menjawab mewakili kelompok 2
Jadi, ketika orang tua menyadari anaknya kesulitan berhitung, itu bukan sesuatu hal yang terlambat, tetapi momen untuk memperbaiki pendampingan kita ke anak. Cara orang tua yaitu memahami penyebabnya terlebih dahulu, dampingi anak dengan sabar, ajak anak belajar secara rutin. Selain itu beri anak apresiasi sesekali agar kepercayaan diri anak tetap tumbuh. Jika perlu, libatkan guru atau profesional atau bisa juga masukkan anak ke les privat agar anak tetap bisa berkembang.
In reply to NENGAH SEKARYANI

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

Uswatun Hasanah གིས-
Nama: Uswatun Hasanah
NPM: 2413053161

Izin menambhakan pernyataan diatas, selain orang tua juga perlu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan agar anak tidak merasa tertekan saat belajar berhitung. Gunakan cara yang sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti menghitung saat berbelanja atau bermain. Yang terpenting, jangan membandingkan anak dengan teman sebayanya, karena setiap anak memiliki kemampuan dan kecepatan belajar yang berbeda. Dengan dukungan yang positif dan konsisten, anak akan lebih percaya diri dan perlahan kemampuan berhitungnya bisa meningkat.
In reply to NENGAH SEKARYANI

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

Muthia Ambarrani གིས-
Nama : Muthia Ambarrani
NPM : 2413053110
Kelas : B2

Izin bertanya kepada kelompok 2, bagaimana contoh penerapan tahap Design dan Development agar pembelajaran berhitung lebih menarik?
In reply to Muthia Ambarrani

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

Uswatun Hasanah གིས-
Nama: Uswatun Hasanah
NPM: 2413053161

Izin menjawab mewakili kelompok 2, Pada tahap Design, guru merancang tujuan, metode, dan media yang sesuai dengan kebutuhan siswa, misalnya menggunakan permainan, soal cerita, dan kartu angka agar berhitung lebih menarik. Perencanaan ini penting supaya pembelajaran terarah dan tidak membosankan. Sedangkan pada tahap Development, guru membuat dan mengembangkan media tersebut seperti kartu angka berwarna atau permainan berhitung, lalu mencobanya sebelum digunakan. Media yang menarik dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa dalam belajar berhitung.
In reply to Uswatun Hasanah

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 2

NENGAH SEKARYANI གིས-
Nama : Nengah Sekaryani
NPM : 2413053042

Izin menambahkan jawaban dari Uswatun Hasanah. Menurut saya penjelasan uswatun sudah cukup baik. Namun, pada tahap Design guru juga perlu merancang kegiatan belajar yang lebih menarik, misalnya melalui permainan atau kuis berhitung untuk sekalian menguji kemampuan siswa.

Kemudian pada tahap Development, guru tidak hanya membuat media seperti kartu angka atau permainan berhitung, tetapi juga bisa mengembangkan media lain yang lebih bervariasi misalnya menggunakan benda konkret atau media digital sederhana agar siswa lebih tertarik dan mudah memahami materi berhitung.