Mari kita simak video berikut.
Link Youtube:
Link Youtube:
Setelah menyimak video tersebut, kemukakan pandangan-pandangan anda tentang hubungan antara proses audit dan resiko audit. Kaitkan dengan teori dan hasil riset yang relevan.
Mari kita simak video berikut.
Link Youtube:
Link Youtube:
Setelah menyimak video tersebut, kemukakan pandangan-pandangan anda tentang hubungan antara proses audit dan resiko audit. Kaitkan dengan teori dan hasil riset yang relevan.
NAMA : ZULFAA SALSABILLAH
NPM : 2313031038
KELAS : 2023B
Berdasarkan kedua video tersebut, saya memandang bahwa proses audit dan risiko audit adalah dua sisi yang tidak dapat dipisahkan, keduanya saling mempengaruhi secara dinamis dalam setiap tahapan penugasan audit. Inti dari hubungan ini terletak pada bagaimana auditor merespons tingkat risiko yang ada dengan menyesuaikan intensitas dan kedalaman prosedur auditnya. Ketika risiko salah saji material dinilai tinggi, auditor tidak bisa begitu saja melanjutkan proses audit dengan prosedur standar, melainkan harus menurunkan tingkat risiko deteksi yang dapat diterima, yang konsekuensinya adalah memperbanyak pengujian substantif. Analogi gelas dan saringan yang dijelaskan dalam video menurut saya sangat tepat menggambarkan realitas ini, bahwa proses audit sejatinya adalah upaya menyaring kesalahan yang lolos dari sistem pengendalian internal perusahaan, dan kualitas saringan auditor itulah yang menentukan seberapa kecil risiko audit yang tersisa.
Posisi risiko deteksi sebagai satu-satunya komponen dalam rumus risiko audit yang sepenuhnya berada dalam kendali auditor menjadi inti dari seluruh strategi audit yang dirancang. Risiko inheren dan risiko pengendalian adalah domain manajemen perusahaan yang tidak bisa dimanipulasi auditor, sehingga seluruh keputusan prosedural audit pada dasarnya bermuara pada bagaimana auditor mengelola risiko deteksi secara cerdas dan proporsional. Hal ini sejalan dengan temuan Habib & Bhuiyan (2011) dalam Managerial Auditing Journal yang menegaskan bahwa penilaian risiko audit yang cermat di awal proses penugasan sangat menentukan efektivitas keseluruhan audit, di mana auditor yang lebih teliti dalam menilai risiko cenderung menghasilkan kualitas audit yang lebih tinggi. Lebih lanjut, Nolder & Kadous (2022) juga menyoroti bahwa skeptisisme profesional auditor dalam menilai risiko berperan besar dalam menentukan ketepatan prosedur substantif yang dipilih, sehingga hubungan antara proses audit dan risiko audit bukan sekadar hubungan teknis matematis, melainkan juga sangat dipengaruhi oleh pertimbangan profesional dan judgment auditor itu sendiri.
Habib, A. (2011). Audit firm industry specialization and audit outcomes: Insights from academic literature. Research in Accounting Regulation, 23(2), 114-129.Nickell, E., & Nolder, C. (2026). PROFESSIONAL SKEPTICISM. Routledge Handbook of Auditing.