Forum Analisis Jurnal
NAMA: NAUFAL DAFFA' ISLAMI
NPM: 2525012083
Jurnal ini membahas mengenai pengaruh mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila (PKP) terhadap cara mahasiswa menyikapi perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).
TUJUAN PENELITIAN
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh mata kuliah pengembangan kepribadian Pancasila dalam menyikapi IPTEK.
METODE PENELITIAN
Jenis Penelitian: Kuantitatif dengan analisis deskriptif verifikatif.
Waktu dan Tempat: Semester genap tahun akademik 2016/2017 di program studi Matematika Universitas Pancasakti Tegal.
Populasi & Sampel: Populasi berjumlah 103 orang. Sampel diambil dengan teknik proporsional cluster random sampling (70% dari tiap kelas), menghasilkan 40 mahasiswa sebagai sampel.
Pengumpulan Data: Menggunakan kuesioner dengan skala Likert (4 poin) yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya.
Analisis Data: Analisis deskriptif dan regresi sederhana menggunakan program SPSS Ver. 19.
HASIL UTAMA
Pengembangan Kepribadian Pancasila: Secara umum, responden memiliki pengembangan kepribadian Pancasila yang baik (skor di atas 80).
Indikator yang baik: sikap jujur, toleransi yang tinggi terhadap perbedaan ras dan agama, dan pemahaman mendalam tentang Pancasila.
Menyikapi Perkembangan IPTEK: Secara umum, responden dapat menyikapi perkembangan IPTEK dengan baik (skor di atas 80).
Indikator yang baik: menggunakan kemajuan teknologi dengan baik dan bertanggung jawab, memanfaatkannya untuk mempermudah proses belajar, menyaring informasi di media sosial, dan menggunakan bahasa yang santun saat berkomentar.
Pengaruh Signifikan: Terdapat pengaruh yang signifikan dari variabel mata kuliah pengembangan kepribadian Pancasila terhadap variabel menyikapi perkembangan IPTEK.
Koefisien Determinasi (R^2): Nilai R^2 sebesar 0,282 atau 28,2%. Artinya, 28,2% variabel menyikapi perkembangan IPTEK dapat diterangkan oleh variabel mata kuliah PKP, dan sisanya 71,8% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian.
Persamaan Regresi: \hat{y} = 12,525 + 0,616 X.
SIMPULAN
Simpulan: Mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila memiliki pengaruh signifikan dan positif dalam membentuk sikap mahasiswa untuk menyikapi perkembangan IPTEK dengan baik.
NPM: 2525012083
Jurnal ini membahas mengenai pengaruh mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila (PKP) terhadap cara mahasiswa menyikapi perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).
TUJUAN PENELITIAN
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh mata kuliah pengembangan kepribadian Pancasila dalam menyikapi IPTEK.
METODE PENELITIAN
Jenis Penelitian: Kuantitatif dengan analisis deskriptif verifikatif.
Waktu dan Tempat: Semester genap tahun akademik 2016/2017 di program studi Matematika Universitas Pancasakti Tegal.
Populasi & Sampel: Populasi berjumlah 103 orang. Sampel diambil dengan teknik proporsional cluster random sampling (70% dari tiap kelas), menghasilkan 40 mahasiswa sebagai sampel.
Pengumpulan Data: Menggunakan kuesioner dengan skala Likert (4 poin) yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya.
Analisis Data: Analisis deskriptif dan regresi sederhana menggunakan program SPSS Ver. 19.
HASIL UTAMA
Pengembangan Kepribadian Pancasila: Secara umum, responden memiliki pengembangan kepribadian Pancasila yang baik (skor di atas 80).
Indikator yang baik: sikap jujur, toleransi yang tinggi terhadap perbedaan ras dan agama, dan pemahaman mendalam tentang Pancasila.
Menyikapi Perkembangan IPTEK: Secara umum, responden dapat menyikapi perkembangan IPTEK dengan baik (skor di atas 80).
Indikator yang baik: menggunakan kemajuan teknologi dengan baik dan bertanggung jawab, memanfaatkannya untuk mempermudah proses belajar, menyaring informasi di media sosial, dan menggunakan bahasa yang santun saat berkomentar.
Pengaruh Signifikan: Terdapat pengaruh yang signifikan dari variabel mata kuliah pengembangan kepribadian Pancasila terhadap variabel menyikapi perkembangan IPTEK.
Koefisien Determinasi (R^2): Nilai R^2 sebesar 0,282 atau 28,2%. Artinya, 28,2% variabel menyikapi perkembangan IPTEK dapat diterangkan oleh variabel mata kuliah PKP, dan sisanya 71,8% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian.
Persamaan Regresi: \hat{y} = 12,525 + 0,616 X.
SIMPULAN
Simpulan: Mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila memiliki pengaruh signifikan dan positif dalam membentuk sikap mahasiswa untuk menyikapi perkembangan IPTEK dengan baik.
ANALISIS JURNAL
NAMA: KEZIA YEMIMA SITUMEANG
NPM: 2515012070
Jurnal ini menyoroti pengaruh globalisasi dan teknologi informasi yang semakin cepat masuk ke kehidupan masyarakat Indonesia. Akses informasi yang mudah membuat pola pikir dan perilaku masyarakat, terutama mahasiswa, cepat berubah. Pengaruhnya bisa positif seperti memudahkan belajar, tetapi juga bisa negatif jika nilai-nilai asing diterima tanpa penyaringan.
Penulis menekankan bahwa kondisi ini membuat nilai Pancasila menjadi sangat penting sebagai pedoman etika. Pancasila berfungsi sebagai dasar moral agar generasi muda tetap memiliki karakter luhur di tengah derasnya arus teknologi. Karena itu, pendidikan Pancasila dianggap perlu untuk membentuk kepribadian yang mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan identitas bangsa.
Secara garis besar, jurnal ini menegaskan bahwa globalisasi harus diimbangi dengan penguatan nilai moral dan etika agar masyarakat tetap stabil dan tidak kehilangan arah.
NAMA: KEZIA YEMIMA SITUMEANG
NPM: 2515012070
Jurnal ini menyoroti pengaruh globalisasi dan teknologi informasi yang semakin cepat masuk ke kehidupan masyarakat Indonesia. Akses informasi yang mudah membuat pola pikir dan perilaku masyarakat, terutama mahasiswa, cepat berubah. Pengaruhnya bisa positif seperti memudahkan belajar, tetapi juga bisa negatif jika nilai-nilai asing diterima tanpa penyaringan.
Penulis menekankan bahwa kondisi ini membuat nilai Pancasila menjadi sangat penting sebagai pedoman etika. Pancasila berfungsi sebagai dasar moral agar generasi muda tetap memiliki karakter luhur di tengah derasnya arus teknologi. Karena itu, pendidikan Pancasila dianggap perlu untuk membentuk kepribadian yang mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan identitas bangsa.
Secara garis besar, jurnal ini menegaskan bahwa globalisasi harus diimbangi dengan penguatan nilai moral dan etika agar masyarakat tetap stabil dan tidak kehilangan arah.
NAMA : SYAFIQURRAHMAN YEVFRIADI
NPM : 2515012087
Jurnal berjudul Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi membahas peran strategis Pendidikan Pancasila dalam menghadapi tantangan perkembangan IPTEK di era globalisasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya kemajuan teknologi yang tidak hanya membawa dampak positif, tetapi juga berpotensi menggeser nilai moral, etika, dan ideologi bangsa apabila tidak disikapi dengan bijak. Oleh karena itu, Pendidikan Pancasila dipandang penting sebagai sarana pembentukan karakter mahasiswa agar tetap berpegang pada nilai-nilai kebangsaan di tengah arus modernisasi.
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila memengaruhi sikap mahasiswa dalam menyikapi perkembangan IPTEK. Penelitian dilakukan pada mahasiswa Program Studi Matematika semester II Universitas Pancasakti Tegal dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi linear sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum mahasiswa memiliki tingkat pengembangan kepribadian Pancasila yang tergolong baik. Hal ini terlihat dari sikap mahasiswa yang menjunjung nilai kejujuran, toleransi, kedisiplinan, serta rasa nasionalisme. Selain itu, mahasiswa juga dinilai mampu menyikapi perkembangan IPTEK secara positif, seperti memanfaatkan teknologi untuk kegiatan akademik, berkomunikasi secara santun di media sosial, serta melakukan penyaringan terhadap informasi yang tidak sesuai dengan nilai budaya bangsa.
Berdasarkan hasil analisis regresi, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Temuan ini menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi perkembangan IPTEK. Besarnya pengaruh tersebut ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi sebesar 28,2%, yang berarti bahwa sikap mahasiswa dalam menyikapi IPTEK sebagian dipengaruhi oleh pemahaman mereka terhadap Pendidikan Pancasila, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
NPM : 2515012087
Jurnal berjudul Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi membahas peran strategis Pendidikan Pancasila dalam menghadapi tantangan perkembangan IPTEK di era globalisasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya kemajuan teknologi yang tidak hanya membawa dampak positif, tetapi juga berpotensi menggeser nilai moral, etika, dan ideologi bangsa apabila tidak disikapi dengan bijak. Oleh karena itu, Pendidikan Pancasila dipandang penting sebagai sarana pembentukan karakter mahasiswa agar tetap berpegang pada nilai-nilai kebangsaan di tengah arus modernisasi.
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila memengaruhi sikap mahasiswa dalam menyikapi perkembangan IPTEK. Penelitian dilakukan pada mahasiswa Program Studi Matematika semester II Universitas Pancasakti Tegal dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi linear sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum mahasiswa memiliki tingkat pengembangan kepribadian Pancasila yang tergolong baik. Hal ini terlihat dari sikap mahasiswa yang menjunjung nilai kejujuran, toleransi, kedisiplinan, serta rasa nasionalisme. Selain itu, mahasiswa juga dinilai mampu menyikapi perkembangan IPTEK secara positif, seperti memanfaatkan teknologi untuk kegiatan akademik, berkomunikasi secara santun di media sosial, serta melakukan penyaringan terhadap informasi yang tidak sesuai dengan nilai budaya bangsa.
Berdasarkan hasil analisis regresi, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Temuan ini menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi perkembangan IPTEK. Besarnya pengaruh tersebut ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi sebesar 28,2%, yang berarti bahwa sikap mahasiswa dalam menyikapi IPTEK sebagian dipengaruhi oleh pemahaman mereka terhadap Pendidikan Pancasila, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Secara keseluruhan, jurnal ini menegaskan bahwa Pendidikan Pancasila memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan pola pikir mahasiswa agar mampu menghadapi perkembangan IPTEK secara bertanggung jawab.
nama: dita ayu lestari
npm: 2515012015
kelas: B
Jurnal ini membahas kondisi etika dalam perilaku politik serta etika generasi muda dengan menempatkan Pancasila sebagai sistem etika. Analisis menunjukkan bahwa secara normatif, nilai-nilai Pancasila telah menjadi landasan etika politik di Indonesia, terutama nilai keadilan, kemanusiaan, persatuan, dan tanggung jawab. Namun, dalam praktiknya penerapan etika politik belum berjalan optimal. Fenomena seperti korupsi, nepotisme, manipulasi informasi, dan politik identitas menunjukkan adanya kesenjangan antara nilai ideal Pancasila dan realitas perilaku politik saat ini.
Selain itu, jurnal juga menyoroti kondisi etika generasi muda yang bersifat dinamis dan beragam. Di satu sisi, masih banyak generasi muda yang mencerminkan nilai luhur bangsa seperti sopan santun, toleransi, dan gotong royong. Di sisi lain, pengaruh globalisasi dan media digital turut mendorong munculnya gejala dekadensi moral, seperti rendahnya empati dan lemahnya kontrol etika dalam berinteraksi, khususnya di media sosial.
Secara keseluruhan, jurnal ini menegaskan pentingnya penguatan pendidikan etika dan nilai Pancasila melalui pendidikan karakter, keteladanan lingkungan, literasi digital, serta keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial. Upaya tersebut dinilai krusial untuk menjembatani kesenjangan antara nilai Pancasila sebagai sistem etika dan realitas perilaku politik serta sosial di Indonesia saat ini.
npm: 2515012015
kelas: B
Jurnal ini membahas kondisi etika dalam perilaku politik serta etika generasi muda dengan menempatkan Pancasila sebagai sistem etika. Analisis menunjukkan bahwa secara normatif, nilai-nilai Pancasila telah menjadi landasan etika politik di Indonesia, terutama nilai keadilan, kemanusiaan, persatuan, dan tanggung jawab. Namun, dalam praktiknya penerapan etika politik belum berjalan optimal. Fenomena seperti korupsi, nepotisme, manipulasi informasi, dan politik identitas menunjukkan adanya kesenjangan antara nilai ideal Pancasila dan realitas perilaku politik saat ini.
Selain itu, jurnal juga menyoroti kondisi etika generasi muda yang bersifat dinamis dan beragam. Di satu sisi, masih banyak generasi muda yang mencerminkan nilai luhur bangsa seperti sopan santun, toleransi, dan gotong royong. Di sisi lain, pengaruh globalisasi dan media digital turut mendorong munculnya gejala dekadensi moral, seperti rendahnya empati dan lemahnya kontrol etika dalam berinteraksi, khususnya di media sosial.
Secara keseluruhan, jurnal ini menegaskan pentingnya penguatan pendidikan etika dan nilai Pancasila melalui pendidikan karakter, keteladanan lingkungan, literasi digital, serta keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial. Upaya tersebut dinilai krusial untuk menjembatani kesenjangan antara nilai Pancasila sebagai sistem etika dan realitas perilaku politik serta sosial di Indonesia saat ini.
ANALISIS JURNAL
NAMA:AYU DEWI PRASTIYANI
NPM:2515012002
KELAS:B
Jurnal ini menyimpulkan bahwa Pendidikan Pancasila bukan sekadar teori, melainkan instrumen vital untuk menjaga kepribadian bangsa di era digital. Kesimpulan spesifiknya adalah:
-Benteng Moral: Mata kuliah Pancasila terbukti secara ilmiah mampu membentuk sikap mental mahasiswa agar tetap jujur, disiplin, dan menghargai pendapat orang lain di tengah derasnya arus IPTEK.
-Sikap Selektif: Mahasiswa yang terpapar pendidikan Pancasila cenderung lebih selektif dan bertanggung jawab dalam menggunakan internet, termasuk dalam menyaring informasi agar tidak terjebak radikalisme.
-Kebutuhan Aktualisasi: Agar nilai-nilai ini tetap relevan, pendidikan Pancasila harus terus dikembangkan dengan metode yang tidak bersifat indoktrinasi (pemaksaan) dan disesuaikan dengan dinamika zaman agar lebih mudah diterima generasi muda.
NAMA:AYU DEWI PRASTIYANI
NPM:2515012002
KELAS:B
Jurnal ini menyimpulkan bahwa Pendidikan Pancasila bukan sekadar teori, melainkan instrumen vital untuk menjaga kepribadian bangsa di era digital. Kesimpulan spesifiknya adalah:
-Benteng Moral: Mata kuliah Pancasila terbukti secara ilmiah mampu membentuk sikap mental mahasiswa agar tetap jujur, disiplin, dan menghargai pendapat orang lain di tengah derasnya arus IPTEK.
-Sikap Selektif: Mahasiswa yang terpapar pendidikan Pancasila cenderung lebih selektif dan bertanggung jawab dalam menggunakan internet, termasuk dalam menyaring informasi agar tidak terjebak radikalisme.
-Kebutuhan Aktualisasi: Agar nilai-nilai ini tetap relevan, pendidikan Pancasila harus terus dikembangkan dengan metode yang tidak bersifat indoktrinasi (pemaksaan) dan disesuaikan dengan dinamika zaman agar lebih mudah diterima generasi muda.
ANALISIS JURNAL
NAMA: FITRIA RAHMA WULANDARI
NPM: 2515012020
1.Identitas & Fokus Jurnal
Judul: Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
Penulis: Mursyidah Dwi Hartati, Ponoharjo, Mohamad Khamim.
Sumber: Cakrawala: Jurnal Pendidikan, Vol. 12 No. 1 (2018).
Tema Utama: Menganalisis seberapa besar mata kuliah Pancasila memengaruhi cara pandang mahasiswa dalam menyikapi perkembangan IPTEK.
2.Tujuan Penelitian
Tujuan utama penelitian ini adalah:
Mengukur pengaruh mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap kemampuan mahasiswa dalam merespon perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).
3.Metode Penelitian
•Jenis penelitian: Kuantitatif.
•Populasi: 103 mahasiswa.
•Sampel: 40 mahasiswa, teknik proporsional cluster random sampling.
•Instrumen: Kuesioner.
•Analisis data: Analisis deskriptif dan regresi setelah uji validitas & reliabilitas.
4.Temuan Utama
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum responden memiliki perkembangan kepribadian Pancasila yang baik dalam menyikapi IPTEK. Ini berarti mata kuliah Pancasila efektif membantu mahasiswa:
•Memahami nilai-nilai Pancasila.
•Menyikapi perkembangan IPTEK secara positif.
•Menjaga sikap kepribadian bangsa dalam menghadapi perkembangan IPTEK.
•Berpegang teguh pada Pancasila sebagai dasar negara sehingga IPTEK dapat bermanfaat bagi pembangunan negara.
5.Pemaknaan Hasil
•Kekuatan Penelitian:
-Menggunakan data kuantitatif sehingga hasilnya bisa diukur secara statistik.
-Memberi bukti bahwa pendidikan karakter melalui Pancasila memiliki efek nyata terhadap sikap mahasiswa.
•Implikasi Pendidikan:
-Menegaskan bahwa mata kuliah Pancasila tidak hanya teori, tetapi berperan dalam membentuk sikap mahasiswa saat menghadapi tantangan IPTEK.
-Dukungannya terhadap pembangunan nasional semakin kuat bila mahasiswa siap menyikapi IPTEK dengan landasan nilai Pancasila.
6.Kelemahan/Batasan
-Penelitian hanya dilakukan pada satu kelompok mahasiswa → hasilnya tidak bisa digeneralisasi ke semua universitas/mahasiswa.
-Metode menggunakan kuesioner → tingkat subjektivitas respon mahasiswa sulit dikontrol sepenuhnya.
7.Kaitan dengan Literatur Lain
Dalam konteks ilmiah yang lebih luas, artikel seperti Peran Pancasila dalam pengembangan IPTEK berpendapat bahwa nilai-nilai Pancasila dapat menjadi pedoman normatif dan etika dalam pengembangan IPTEK sehingga teknologi tidak hanya maju secara teknis tetapi juga berlandaskan kemanusiaan, keadilan sosial, dan martabat manusia.
Kesimpulan Analisis
- Mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terbukti berpengaruh positif dalam membentuk sikap mahasiswa terhadap perkembangan IPTEK.
-Pendidikan Pancasila membantu mahasiswa menjadi lebih bijak dan berlandaskan nilai-nilai bangsa dalam merespon kemajuan teknologi.
-Penelitian ini menunjukkan pentingnya internalisasi nilai Pancasila dalam pendidikan tinggi, terutama di era IPTEK yang cepat berubah.
NAMA: FITRIA RAHMA WULANDARI
NPM: 2515012020
1.Identitas & Fokus Jurnal
Judul: Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
Penulis: Mursyidah Dwi Hartati, Ponoharjo, Mohamad Khamim.
Sumber: Cakrawala: Jurnal Pendidikan, Vol. 12 No. 1 (2018).
Tema Utama: Menganalisis seberapa besar mata kuliah Pancasila memengaruhi cara pandang mahasiswa dalam menyikapi perkembangan IPTEK.
2.Tujuan Penelitian
Tujuan utama penelitian ini adalah:
Mengukur pengaruh mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap kemampuan mahasiswa dalam merespon perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).
3.Metode Penelitian
•Jenis penelitian: Kuantitatif.
•Populasi: 103 mahasiswa.
•Sampel: 40 mahasiswa, teknik proporsional cluster random sampling.
•Instrumen: Kuesioner.
•Analisis data: Analisis deskriptif dan regresi setelah uji validitas & reliabilitas.
4.Temuan Utama
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum responden memiliki perkembangan kepribadian Pancasila yang baik dalam menyikapi IPTEK. Ini berarti mata kuliah Pancasila efektif membantu mahasiswa:
•Memahami nilai-nilai Pancasila.
•Menyikapi perkembangan IPTEK secara positif.
•Menjaga sikap kepribadian bangsa dalam menghadapi perkembangan IPTEK.
•Berpegang teguh pada Pancasila sebagai dasar negara sehingga IPTEK dapat bermanfaat bagi pembangunan negara.
5.Pemaknaan Hasil
•Kekuatan Penelitian:
-Menggunakan data kuantitatif sehingga hasilnya bisa diukur secara statistik.
-Memberi bukti bahwa pendidikan karakter melalui Pancasila memiliki efek nyata terhadap sikap mahasiswa.
•Implikasi Pendidikan:
-Menegaskan bahwa mata kuliah Pancasila tidak hanya teori, tetapi berperan dalam membentuk sikap mahasiswa saat menghadapi tantangan IPTEK.
-Dukungannya terhadap pembangunan nasional semakin kuat bila mahasiswa siap menyikapi IPTEK dengan landasan nilai Pancasila.
6.Kelemahan/Batasan
-Penelitian hanya dilakukan pada satu kelompok mahasiswa → hasilnya tidak bisa digeneralisasi ke semua universitas/mahasiswa.
-Metode menggunakan kuesioner → tingkat subjektivitas respon mahasiswa sulit dikontrol sepenuhnya.
7.Kaitan dengan Literatur Lain
Dalam konteks ilmiah yang lebih luas, artikel seperti Peran Pancasila dalam pengembangan IPTEK berpendapat bahwa nilai-nilai Pancasila dapat menjadi pedoman normatif dan etika dalam pengembangan IPTEK sehingga teknologi tidak hanya maju secara teknis tetapi juga berlandaskan kemanusiaan, keadilan sosial, dan martabat manusia.
Kesimpulan Analisis
- Mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terbukti berpengaruh positif dalam membentuk sikap mahasiswa terhadap perkembangan IPTEK.
-Pendidikan Pancasila membantu mahasiswa menjadi lebih bijak dan berlandaskan nilai-nilai bangsa dalam merespon kemajuan teknologi.
-Penelitian ini menunjukkan pentingnya internalisasi nilai Pancasila dalam pendidikan tinggi, terutama di era IPTEK yang cepat berubah.
Nama: Niken Wahyuningtias
NPM: 2515012032
Kelas: B
Jurnal ini membahas pengaruh mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap cara mahasiswa menyikapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Penelitian ini berangkat dari pesatnya perkembangan teknologi di era globalisasi yang membawa dampak positif sekaligus negatif bagi mahasiswa. Tanpa pemahaman nilai-nilai Pancasila, perkembangan IPTEK dikhawatirkan dapat menggeser nilai moral, budaya, dan kepribadian bangsa, terutama dalam penggunaan media sosial dan teknologi informasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila memiliki pengaruh yang signifikan terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi perkembangan IPTEK. Mahasiswa yang memiliki pemahaman Pancasila yang baik cenderung lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi, mampu menyaring informasi, serta tetap menjunjung nilai-nilai moral dan kebangsaan. Jurnal ini menyimpulkan bahwa Pendidikan Pancasila berperan penting dalam membentuk kepribadian mahasiswa agar perkembangan IPTEK dapat dimanfaatkan secara positif dan tidak merugikan kehidupan bermasyarakat.
NPM: 2515012032
Kelas: B
Jurnal ini membahas pengaruh mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap cara mahasiswa menyikapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Penelitian ini berangkat dari pesatnya perkembangan teknologi di era globalisasi yang membawa dampak positif sekaligus negatif bagi mahasiswa. Tanpa pemahaman nilai-nilai Pancasila, perkembangan IPTEK dikhawatirkan dapat menggeser nilai moral, budaya, dan kepribadian bangsa, terutama dalam penggunaan media sosial dan teknologi informasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila memiliki pengaruh yang signifikan terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi perkembangan IPTEK. Mahasiswa yang memiliki pemahaman Pancasila yang baik cenderung lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi, mampu menyaring informasi, serta tetap menjunjung nilai-nilai moral dan kebangsaan. Jurnal ini menyimpulkan bahwa Pendidikan Pancasila berperan penting dalam membentuk kepribadian mahasiswa agar perkembangan IPTEK dapat dimanfaatkan secara positif dan tidak merugikan kehidupan bermasyarakat.
Nama: AULIA MUTIA SAPUTRI
NPM: 2515012006
pada jurnal ini membahas pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap cara mahasiswa menyikapi perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).
poin-poin utama analisis dari jurnal tersebut yaitu:
1. Masalah dan Tujuan Penelitian Masalahnya adanya kekhawatiran bahwa pesatnya perkembangan teknologi informasi di era globalisasi dapat mengikis nilai-nilai luhur Pancasila jika tidak disikapi dengan bijak oleh masyarakat, khususnya mahasiswa.
tujuannya untuk mengetahui sejauh mana materi pendidikan Pancasila berperan sebagai instrumen pengembangan kepribadian mahasiswa dalam menghadapi tantangan IPTEK.
2. Metodologi Penelitian
- Subjek: 40 mahasiswa Program Studi Matematika Semester II, Universitas Pancasakti Tegal.
- Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan analisis regresi sederhana dengan bantuan program SPSS.
- Instrumen: Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan Skala Likert.
3. Hasil Temuan Utama.
- Kualitas Kepribadian: Secara umum, responden memiliki pengembangan kepribadian Pancasila yang baik, ditandai dengan kesadaran akan pentingnya kejujuran, disiplin, dan toleransi.
- Sikap terhadap IPTEK: Mahasiswa mampu menyikapi perkembangan IPTEK dengan baik, seperti menggunakan internet untuk mencari bahan tugas, melakukan penyaringan (filtering) informasi di media sosial, dan memblokir konten negatif.
- Signifikansi Pengaruh: Terdapat pengaruh yang signifikan antara mata kuliah Pancasila dengan cara menyikapi IPTEK (nilai signifikansi 0,000 < 0,05).
- Kontribusi: Besarnya pengaruh variabel Pancasila terhadap cara menyikapi IPTEK adalah 28,2%, sementara 71,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Kesimpulannya Pendidikan Pancasila terbukti efektif untuk menjadi "kompas" atau filter bagi mahasiswa agar tetap menjaga kepribadian bangsa di tengah arus teknologi global.
NPM: 2515012006
pada jurnal ini membahas pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap cara mahasiswa menyikapi perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).
poin-poin utama analisis dari jurnal tersebut yaitu:
1. Masalah dan Tujuan Penelitian Masalahnya adanya kekhawatiran bahwa pesatnya perkembangan teknologi informasi di era globalisasi dapat mengikis nilai-nilai luhur Pancasila jika tidak disikapi dengan bijak oleh masyarakat, khususnya mahasiswa.
tujuannya untuk mengetahui sejauh mana materi pendidikan Pancasila berperan sebagai instrumen pengembangan kepribadian mahasiswa dalam menghadapi tantangan IPTEK.
2. Metodologi Penelitian
- Subjek: 40 mahasiswa Program Studi Matematika Semester II, Universitas Pancasakti Tegal.
- Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan analisis regresi sederhana dengan bantuan program SPSS.
- Instrumen: Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan Skala Likert.
3. Hasil Temuan Utama.
- Kualitas Kepribadian: Secara umum, responden memiliki pengembangan kepribadian Pancasila yang baik, ditandai dengan kesadaran akan pentingnya kejujuran, disiplin, dan toleransi.
- Sikap terhadap IPTEK: Mahasiswa mampu menyikapi perkembangan IPTEK dengan baik, seperti menggunakan internet untuk mencari bahan tugas, melakukan penyaringan (filtering) informasi di media sosial, dan memblokir konten negatif.
- Signifikansi Pengaruh: Terdapat pengaruh yang signifikan antara mata kuliah Pancasila dengan cara menyikapi IPTEK (nilai signifikansi 0,000 < 0,05).
- Kontribusi: Besarnya pengaruh variabel Pancasila terhadap cara menyikapi IPTEK adalah 28,2%, sementara 71,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Kesimpulannya Pendidikan Pancasila terbukti efektif untuk menjadi "kompas" atau filter bagi mahasiswa agar tetap menjaga kepribadian bangsa di tengah arus teknologi global.
Nama: ZSALWA NOVARISA MUTIA SARI
NPM: 2515012012
Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Perkembangan IPTEK
Jurnal ini membahas peran mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam membentuk sikap mahasiswa terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Di era globalisasi, kemajuan teknologi berkembang sangat cepat dan memengaruhi kehidupan sehari-hari, termasuk cara belajar, berkomunikasi, dan bersosialisasi. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memiliki pedoman nilai agar tidak salah dalam menggunakan teknologi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila berpengaruh terhadap cara mahasiswa menyikapi perkembangan IPTEK. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki pemahaman yang baik tentang nilai-nilai Pancasila. Hal ini terlihat dari sikap mahasiswa yang mampu menggunakan teknologi secara bertanggung jawab, seperti memanfaatkan internet untuk belajar, menyaring informasi yang diterima, serta menjaga etika dalam media sosial. Selain itu, hasil analisis menunjukkan bahwa mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila memiliki pengaruh yang signifikan terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi IPTEK.
Menurut penulis, Pendidikan Pancasila sangat penting karena dapat membentuk karakter mahasiswa agar tetap berpegang pada nilai moral dan etika di tengah kemajuan teknologi. Namun, pengaruh mata kuliah ini belum sepenuhnya besar karena masih ada faktor lain yang memengaruhi sikap mahasiswa, seperti lingkungan dan perkembangan sosial.
Secara keseluruhan, jurnal ini menunjukkan bahwa Pendidikan Pancasila memiliki peran penting dalam membimbing mahasiswa agar dapat memanfaatkan IPTEK secara positif dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.
NPM: 2515012012
Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Perkembangan IPTEK
Jurnal ini membahas peran mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam membentuk sikap mahasiswa terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Di era globalisasi, kemajuan teknologi berkembang sangat cepat dan memengaruhi kehidupan sehari-hari, termasuk cara belajar, berkomunikasi, dan bersosialisasi. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memiliki pedoman nilai agar tidak salah dalam menggunakan teknologi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila berpengaruh terhadap cara mahasiswa menyikapi perkembangan IPTEK. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki pemahaman yang baik tentang nilai-nilai Pancasila. Hal ini terlihat dari sikap mahasiswa yang mampu menggunakan teknologi secara bertanggung jawab, seperti memanfaatkan internet untuk belajar, menyaring informasi yang diterima, serta menjaga etika dalam media sosial. Selain itu, hasil analisis menunjukkan bahwa mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila memiliki pengaruh yang signifikan terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi IPTEK.
Menurut penulis, Pendidikan Pancasila sangat penting karena dapat membentuk karakter mahasiswa agar tetap berpegang pada nilai moral dan etika di tengah kemajuan teknologi. Namun, pengaruh mata kuliah ini belum sepenuhnya besar karena masih ada faktor lain yang memengaruhi sikap mahasiswa, seperti lingkungan dan perkembangan sosial.
Secara keseluruhan, jurnal ini menunjukkan bahwa Pendidikan Pancasila memiliki peran penting dalam membimbing mahasiswa agar dapat memanfaatkan IPTEK secara positif dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.
Nama : Nayla Hafizah Tri Agustin
NPM : 2515012010
Analisis jurnal
"Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi"
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 103 mahasiswa Program Studi Matematika Universitas Pancasakti Tegal, dengan sampel sebanyak 40 mahasiswa yang diambil menggunakan teknik proporsional cluster random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum mahasiswa memiliki pengembangan kepribadian Pancasila yang tergolong baik. Selain itu, mahasiswa juga mampu menyikapi perkembangan IPTEK secara positif, seperti memanfaatkan teknologi untuk menunjang proses belajar, berkomunikasi secara santun di media sosial, menyaring informasi yang diterima, serta menghindari konten negatif yang bertentangan dengan norma dan budaya bangsa.
NPM : 2515012010
Analisis jurnal
"Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi"
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 103 mahasiswa Program Studi Matematika Universitas Pancasakti Tegal, dengan sampel sebanyak 40 mahasiswa yang diambil menggunakan teknik proporsional cluster random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum mahasiswa memiliki pengembangan kepribadian Pancasila yang tergolong baik. Selain itu, mahasiswa juga mampu menyikapi perkembangan IPTEK secara positif, seperti memanfaatkan teknologi untuk menunjang proses belajar, berkomunikasi secara santun di media sosial, menyaring informasi yang diterima, serta menghindari konten negatif yang bertentangan dengan norma dan budaya bangsa.
Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa Pendidikan Pancasila memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan sikap mahasiswa agar tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila di tengah arus perkembangan teknologi yang semakin pesat.
NAMA: ANDINI LARASATI
NPM: 2515012058
Jurnal tersebut membahas pengaruh mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan IPTEK di era globalisasi yang berpotensi memengaruhi nilai moral dan jati diri bangsa, sehingga diperlukan Pancasila sebagai pedoman. Dengan metode penelitian kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa, hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kepribadian Pancasila yang baik dan mampu memanfaatkan IPTEK secara positif, bertanggung jawab, serta tetap berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
Yang bertujuan mengetahui pengaruh mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap cara mahasiswa menyikapi perkembangan IPTEK.
Kesimpulannya Melawan hoaks bukan sekadar soal kepintaran otak, tapi soal kedewasaan emosi dan tanggung jawab moral dalam menggunakan teknologi.
NPM: 2515012058
Jurnal tersebut membahas pengaruh mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan IPTEK di era globalisasi yang berpotensi memengaruhi nilai moral dan jati diri bangsa, sehingga diperlukan Pancasila sebagai pedoman. Dengan metode penelitian kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa, hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kepribadian Pancasila yang baik dan mampu memanfaatkan IPTEK secara positif, bertanggung jawab, serta tetap berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
Yang bertujuan mengetahui pengaruh mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap cara mahasiswa menyikapi perkembangan IPTEK.
Kesimpulannya Melawan hoaks bukan sekadar soal kepintaran otak, tapi soal kedewasaan emosi dan tanggung jawab moral dalam menggunakan teknologi.
Nama : AURELIA PUTRI SALMA
NPM : 2515012005
Kelas : A
“Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi”
Mursyidah Dwi Hartati, Ponoharjo, Mohamad Khamim (2018)
Mursyidah Dwi Hartati, Ponoharjo, Mohamad Khamim (2018)
Jurnal ini berfokus pada peran mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam membentuk sikap mahasiswa terhadap perkembangan IPTEK. Penulis menegaskan bahwa kemajuan IPTEK tidak hanya membawa manfaat, tetapi juga berpotensi mengikis nilai moral, budaya, dan ideologi Pancasila jika tidak disikapi dengan benar. Oleh karena itu, pendidikan Pancasila diposisikan sebagai instrumen pengendali nilai dalam menghadapi globalisasi.
Latar Belakang Masalah
Latar belakang jurnal disusun secara kontekstual dengan realitas globalisasi dan kemajuan teknologi informasi yang sangat cepat. Penulis secara tepat mengaitkan perkembangan IPTEK dengan:
- Perubahan pola hidup dan pola pikir masyarakat
- Masuknya nilai budaya asing
Tantangan terhadap nilai-nilai Pancasila
Masalah utama yang dianalisis bukan terletak pada teknologinya, melainkan pada sikap manusia (mahasiswa) dalam menggunakan teknologi. Hal ini menunjukkan sudut pandang yang tepat bahwa IPTEK bersifat netral, sedangkan dampaknya ditentukan oleh nilai yang dianut penggunanya.
Analisis Landasan Teoretis
Secara isi, jurnal memiliki landasan teori yang cukup kuat karena:
- Menjelaskan Pancasila dari sisi filosofis, sosiologis, dan yuridis
- Menguraikan konsep sikap, ciri-ciri sikap, tingkatan sikap, dan fungsi sikap
- Menjelaskan konsep ilmu dan teknologi secara etimologis dan terminologis
Namun, secara kritis dapat dicatat bahwa pembahasan IPTEK masih bersifat umum dan klasik, belum menyentuh isu digital kontemporer seperti media sosial, hoaks, algoritma, atau kecanduan digital secara spesifik.
Analisis Metode dan Data
Metode kuantitatif yang digunakan sudah sesuai dengan tujuan penelitian untuk melihat pengaruh antar variabel. Instrumen kuesioner disusun berdasarkan indikator sikap dan nilai Pancasila yang relevan dengan kehidupan mahasiswa.
Secara isi data:
- Mayoritas responden menunjukkan skor tinggi (>80), yang mengindikasikan pengembangan kepribadian Pancasila dan sikap terhadap IPTEK berada pada kategori baik
- Analisis regresi menunjukkan hubungan yang positif dan signifikan
Namun, secara kritis:
- Data sangat bergantung pada self-assessment mahasiswa, sehingga berpotensi bias subjektivitas
- Variabel lain yang memengaruhi sikap terhadap IPTEK tidak dikaji secara mendalam
Analisis Hasil dan Pembahasan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa:
- Menggunakan IPTEK untuk kepentingan akademik dan ekonomi
- Melakukan penyaringan informasi
- Menjaga etika dalam berkomunikasi digital
- Menolak konten negatif dan budaya yang tidak sesuai
- Nilai koefisien determinasi sebesar 28,2% menunjukkan bahwa mata kuliah
Pengembangan Kepribadian Pancasila berpengaruh, tetapi tidak dominan. Artinya, jurnal secara jujur mengakui bahwa pembentukan sikap mahasiswa terhadap IPTEK juga dipengaruhi faktor lain seperti lingkungan sosial, keluarga, dan media.
Kesimpulan dan Implikasi
Kesimpulan jurnal konsisten dengan hasil penelitian, yaitu bahwa Pendidikan Pancasila tetap relevan dan penting dalam membentuk sikap mahasiswa di era IPTEK. Implikasi praktisnya adalah:
- Mata kuliah Pancasila perlu dipertahankan dan dikembangkan
- Metode pembelajaran tidak boleh bersifat indoktrinatif
- Pemerintah perlu berperan dalam penyaringan arus informasi digital
- Mata kuliah Pancasila perlu dipertahankan dan dikembangkan
- Metode pembelajaran tidak boleh bersifat indoktrinatif
- Pemerintah perlu berperan dalam penyaringan arus informasi digital
Kekuatan dan Kelemahan Isi Jurnal
Kekuatan:
- Relevan dengan kondisi sosial dan pendidikan Indonesia
- Landasan teori jelas dan sistematis
Data empiris mendukung argumen normatif
Kelemahan:
- Pembahasan IPTEK belum kontekstual dengan fenomena digital terbaru
- Ruang lingkup penelitian terbatas pada satu program studi
- Belum menggali pendekatan kualitatif untuk memperdalam pemaknaan sikap mahasiswa
Secara isi, jurnal ini kuat secara normatif dan empiris, serta berhasil menunjukkan bahwa Pendidikan Pancasila memiliki peran nyata dalam menghadapi tantangan IPTEK. Meski demikian, pengembangan kajian ke depan perlu memasukkan pendekatan yang lebih kontekstual dan multidimensional agar relevan dengan dinamika teknologi modern.
Nama: NABILA ALICE GUSTIANA
NPM: 2515012007
Kelas: B
Jurnal ini membahas pengaruh mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap cara mahasiswa menyikapi perkembangan IPTEK. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuesioner pada 40 mahasiswa Prodi Matematika Universitas Pancasakti Tegal. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kepribadian Pancasila yang baik dan mampu menyikapi IPTEK secara cukup bijak, seperti menggunakan teknologi secara bertanggung jawab dan menyaring informasi negatif.
Melalui analisis regresi sederhana, ditemukan bahwa mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila berpengaruh signifikan terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi IPTEK (nilai signifikansi 0,000 < 0,05). Namun, besarnya pengaruh tersebut hanya 28,2%, sehingga sebagian besar sikap mahasiswa terhadap IPTEK dipengaruhi faktor lain di luar mata kuliah ini, seperti lingkungan sosial atau media digital.
Secara keseluruhan, jurnal ini menegaskan bahwa Pendidikan Pancasila tetap relevan di era teknologi, tetapi perlu dikembangkan dengan metode pembelajaran yang lebih kontekstual dan tidak indoktrinatif agar dampaknya lebih kuat terhadap perilaku mahasiswa dalam menghadapi perkembangan IPTEK.
NPM: 2515012007
Kelas: B
Jurnal ini membahas pengaruh mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap cara mahasiswa menyikapi perkembangan IPTEK. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuesioner pada 40 mahasiswa Prodi Matematika Universitas Pancasakti Tegal. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kepribadian Pancasila yang baik dan mampu menyikapi IPTEK secara cukup bijak, seperti menggunakan teknologi secara bertanggung jawab dan menyaring informasi negatif.
Melalui analisis regresi sederhana, ditemukan bahwa mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila berpengaruh signifikan terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi IPTEK (nilai signifikansi 0,000 < 0,05). Namun, besarnya pengaruh tersebut hanya 28,2%, sehingga sebagian besar sikap mahasiswa terhadap IPTEK dipengaruhi faktor lain di luar mata kuliah ini, seperti lingkungan sosial atau media digital.
Secara keseluruhan, jurnal ini menegaskan bahwa Pendidikan Pancasila tetap relevan di era teknologi, tetapi perlu dikembangkan dengan metode pembelajaran yang lebih kontekstual dan tidak indoktrinatif agar dampaknya lebih kuat terhadap perilaku mahasiswa dalam menghadapi perkembangan IPTEK.
Nama: Ahmad Dzulhakim
NPM: 2515012057
Kelas: B
Berdasarkan jurnal Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dapat dipahami bahwa perkembangan IPTEK yang semakin pesat membawa dampak besar bagi kehidupan mahasiswa. Kemudahan akses informasi di era globalisasi tidak hanya memberikan manfaat, tetapi juga menimbulkan tantangan, terutama terkait lunturnya nilai moral, etika, dan jati diri bangsa. Dalam konteks inilah mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila memiliki peran yang sangat penting.
Penulis jurnal menjelaskan bahwa Pendidikan Pancasila berfungsi sebagai landasan dalam membentuk sikap dan kepribadian mahasiswa agar tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila saat menghadapi perkembangan teknologi. Mahasiswa tidak hanya dituntut mampu menggunakan teknologi, tetapi juga harus memiliki kesadaran moral, sikap tanggung jawab, toleransi, serta etika dalam memanfaatkan IPTEK, khususnya dalam kehidupan akademik dan bermedia sosial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki kepribadian Pancasila yang tergolong baik. Hal ini tercermin dari sikap jujur, disiplin, toleran terhadap perbedaan, serta kemampuan menyaring informasi yang diperoleh dari media digital. Mahasiswa juga cenderung menggunakan teknologi untuk hal-hal positif, seperti mendukung proses pembelajaran, mencari referensi akademik, dan berkomunikasi secara santun di ruang digital.
Melalui analisis regresi, jurnal ini membuktikan adanya pengaruh yang signifikan antara mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dengan kemampuan mahasiswa dalam menyikapi perkembangan IPTEK. Artinya, semakin baik pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai Pancasila, maka semakin bijak pula sikap mereka dalam menggunakan dan memanfaatkan teknologi. Meskipun demikian, pengaruh tersebut belum sepenuhnya dominan, karena masih terdapat faktor lain di luar perkuliahan yang turut memengaruhi sikap mahasiswa, seperti lingkungan sosial dan budaya digital.
Secara keseluruhan, jurnal ini memberikan gambaran bahwa Pendidikan Pancasila tidak hanya penting sebagai mata kuliah wajib, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter mahasiswa di tengah derasnya arus globalisasi dan digitalisasi. Nilai-nilai Pancasila perlu terus diaktualisasikan agar mahasiswa tidak hanya cakap secara teknologi, tetapi juga matang secara moral dan berkepribadian Indonesia.
NPM: 2515012057
Kelas: B
Berdasarkan jurnal Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dapat dipahami bahwa perkembangan IPTEK yang semakin pesat membawa dampak besar bagi kehidupan mahasiswa. Kemudahan akses informasi di era globalisasi tidak hanya memberikan manfaat, tetapi juga menimbulkan tantangan, terutama terkait lunturnya nilai moral, etika, dan jati diri bangsa. Dalam konteks inilah mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila memiliki peran yang sangat penting.
Penulis jurnal menjelaskan bahwa Pendidikan Pancasila berfungsi sebagai landasan dalam membentuk sikap dan kepribadian mahasiswa agar tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila saat menghadapi perkembangan teknologi. Mahasiswa tidak hanya dituntut mampu menggunakan teknologi, tetapi juga harus memiliki kesadaran moral, sikap tanggung jawab, toleransi, serta etika dalam memanfaatkan IPTEK, khususnya dalam kehidupan akademik dan bermedia sosial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki kepribadian Pancasila yang tergolong baik. Hal ini tercermin dari sikap jujur, disiplin, toleran terhadap perbedaan, serta kemampuan menyaring informasi yang diperoleh dari media digital. Mahasiswa juga cenderung menggunakan teknologi untuk hal-hal positif, seperti mendukung proses pembelajaran, mencari referensi akademik, dan berkomunikasi secara santun di ruang digital.
Melalui analisis regresi, jurnal ini membuktikan adanya pengaruh yang signifikan antara mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dengan kemampuan mahasiswa dalam menyikapi perkembangan IPTEK. Artinya, semakin baik pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai Pancasila, maka semakin bijak pula sikap mereka dalam menggunakan dan memanfaatkan teknologi. Meskipun demikian, pengaruh tersebut belum sepenuhnya dominan, karena masih terdapat faktor lain di luar perkuliahan yang turut memengaruhi sikap mahasiswa, seperti lingkungan sosial dan budaya digital.
Secara keseluruhan, jurnal ini memberikan gambaran bahwa Pendidikan Pancasila tidak hanya penting sebagai mata kuliah wajib, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter mahasiswa di tengah derasnya arus globalisasi dan digitalisasi. Nilai-nilai Pancasila perlu terus diaktualisasikan agar mahasiswa tidak hanya cakap secara teknologi, tetapi juga matang secara moral dan berkepribadian Indonesia.
NAMA : Nanda Hanifatuzzakiyyah
NPM : 2515012050
KELAS : B
Analisis Pengaruh Mata Kuliah Pancasila Terhadap Perkembangan IPTEK
Penelitian ini dilakukan untuk melihat sejauh mana mata kuliah Pendidikan Pancasila membantu mahasiswa dalam menghadapi kemajuan teknologi (IPTEK) saat ini. Di zaman sekarang, teknologi seperti internet dan HP berkembang sangat cepat sehingga informasi apa pun, baik yang positif maupun yang negatif bisa masuk dengan mudah ke kehidupan kita. Jika kita tidak punya pegangan yang kuat, budaya luar yang tidak cocok dengan nilai asli Indonesia bisa mengikis jati diri kita sebagai bangsa.
Berdasarkan hasil penelitian terhadap mahasiswa di Universitas Pancasakti Tegal, ternyata mata kuliah Pancasila punya pengaruh yang cukup penting. Hasil survei menunjukkan bahwa rata-rata mahasiswa sudah memiliki kepribadian Pancasila yang baik. Contohnya, mereka sadar bahwa kejujuran, sikap disiplin, dan menghargai perbedaan ras atau agama itu sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam hal teknologi, mahasiswa juga dinilai sudah cukup bijak. Mereka menggunakan internet bukan cuma buat main-main, tapi juga untuk hal produktif seperti mencari bahan tugas, mengirim tugas lewat email, hingga berbisnis online. Yang paling keren, mahasiswa juga sudah mulai sadar untuk menyaring informasi di media sosial, menggunakan bahasa yang sopan saat berkomentar, serta memblokir konten-konten negatif seperti kekerasan atau pornografi.
Kesimpulannya, nilai-nilai Pancasila itu bisa jadi penyaring supaya kita tidak terjerumus ke dampak buruk teknologi. Meski pengaruh mata kuliah ini terhadap cara mahasiswa menyikapi IPTEK adalah sebesar 28,2%, sisanya tetap dipengaruhi oleh faktor luar lainnya. Jadi, sebagai mahasiswa, kita harus tetap berpegang teguh pada Pancasila supaya kemajuan teknologi benar-benar bisa membantu pembangunan bangsa, bukan malah merusaknya.
Penelitian ini dilakukan untuk melihat sejauh mana mata kuliah Pendidikan Pancasila membantu mahasiswa dalam menghadapi kemajuan teknologi (IPTEK) saat ini. Di zaman sekarang, teknologi seperti internet dan HP berkembang sangat cepat sehingga informasi apa pun, baik yang positif maupun yang negatif bisa masuk dengan mudah ke kehidupan kita. Jika kita tidak punya pegangan yang kuat, budaya luar yang tidak cocok dengan nilai asli Indonesia bisa mengikis jati diri kita sebagai bangsa.
Berdasarkan hasil penelitian terhadap mahasiswa di Universitas Pancasakti Tegal, ternyata mata kuliah Pancasila punya pengaruh yang cukup penting. Hasil survei menunjukkan bahwa rata-rata mahasiswa sudah memiliki kepribadian Pancasila yang baik. Contohnya, mereka sadar bahwa kejujuran, sikap disiplin, dan menghargai perbedaan ras atau agama itu sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam hal teknologi, mahasiswa juga dinilai sudah cukup bijak. Mereka menggunakan internet bukan cuma buat main-main, tapi juga untuk hal produktif seperti mencari bahan tugas, mengirim tugas lewat email, hingga berbisnis online. Yang paling keren, mahasiswa juga sudah mulai sadar untuk menyaring informasi di media sosial, menggunakan bahasa yang sopan saat berkomentar, serta memblokir konten-konten negatif seperti kekerasan atau pornografi.
Kesimpulannya, nilai-nilai Pancasila itu bisa jadi penyaring supaya kita tidak terjerumus ke dampak buruk teknologi. Meski pengaruh mata kuliah ini terhadap cara mahasiswa menyikapi IPTEK adalah sebesar 28,2%, sisanya tetap dipengaruhi oleh faktor luar lainnya. Jadi, sebagai mahasiswa, kita harus tetap berpegang teguh pada Pancasila supaya kemajuan teknologi benar-benar bisa membantu pembangunan bangsa, bukan malah merusaknya.
NAMA : ANNAISHA NASYWAA RASENDRIYA
NPM : 2515012074
KELAS : A
Jurnal ini membahas pengaruh mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap cara mahasiswa menyikapi perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Penelitian ini berangkat dari realitas bahwa perkembangan teknologi saat ini sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari mahasiswa, terutama dalam kegiatan belajar dan berkomunikasi. Teknologi memang memberikan banyak kemudahan, namun di sisi lain juga membawa pengaruh yang bisa bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila apabila tidak disikapi dengan baik. Oleh karena itu, Pendidikan Pancasila di perguruan tinggi dipandang masih memiliki peran penting dalam membentuk sikap mahasiswa di tengah perkembangan IPTEK yang semakin pesat.
NPM : 2515012074
KELAS : A
Jurnal ini membahas pengaruh mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap cara mahasiswa menyikapi perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Penelitian ini berangkat dari realitas bahwa perkembangan teknologi saat ini sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari mahasiswa, terutama dalam kegiatan belajar dan berkomunikasi. Teknologi memang memberikan banyak kemudahan, namun di sisi lain juga membawa pengaruh yang bisa bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila apabila tidak disikapi dengan baik. Oleh karena itu, Pendidikan Pancasila di perguruan tinggi dipandang masih memiliki peran penting dalam membentuk sikap mahasiswa di tengah perkembangan IPTEK yang semakin pesat.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila berpengaruh terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi perkembangan IPTEK. Mahasiswa diposisikan sebagai generasi muda yang paling dekat dengan teknologi dan memiliki tanggung jawab dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi untuk kepentingan akademik, tetapi juga mampu menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif dan verifikatif. Penelitian dilakukan pada mahasiswa Program Studi Matematika Universitas Pancasakti Tegal semester II tahun akademik 2016/2017. Dari jumlah populasi 103 mahasiswa, diambil sampel sebanyak 40 mahasiswa dengan teknik proporsional cluster random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi sederhana dengan bantuan program SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pengembangan kepribadian Pancasila yang tergolong baik. Hal ini terlihat dari sikap mahasiswa yang menjunjung nilai kejujuran, kedisiplinan, toleransi, dan rasa nasionalisme. Dalam menyikapi perkembangan IPTEK, mahasiswa cenderung memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang positif, seperti menunjang kegiatan perkuliahan, mencari informasi, dan berkomunikasi. Selain itu, mahasiswa juga menunjukkan kesadaran dalam menyaring informasi dari media sosial serta menjaga etika dalam berinteraksi di ruang digital. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila memiliki pengaruh yang signifikan terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi perkembangan IPTEK.
Secara keseluruhan, jurnal ini menunjukkan bahwa Pendidikan Pancasila masih relevan dan dibutuhkan di perguruan tinggi. Mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai mata kuliah wajib, tetapi juga berperan dalam membentuk sikap dan karakter mahasiswa agar mampu menghadapi perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai Pancasila.
NAMA: RISKA HERMALINDA
NPM: 2515012076
KELAS: B
Jurnal berjudul Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi IPTEK ditulis oleh Mursyidah Dwi Hartati, Ponoharjo, dan Mohamad Khamim, diterbitkan dalam Cakrawala: Jurnal Pendidikan Volume 12 Nomor 1 tahun 2018.
Perkembangan IPTEK yang pesat di era globalisasi membawa dampak positif dan negatif bagi mahasiswa. Oleh karena itu, nilai-nilai Pancasila perlu ditanamkan melalui mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila agar mahasiswa mampu menyikapi kemajuan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi perkembangan IPTEK.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 40 mahasiswa Program Studi Matematika Universitas Pancasakti Tegal. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kepribadian Pancasila dan kemampuan menyikapi IPTEK yang baik. Hasil uji regresi menunjukkan adanya pengaruh signifikan mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi IPTEK dengan kontribusi sebesar 28,2%.
Kelebihan jurnal ini adalah topik yang relevan dengan kondisi mahasiswa di era digital, metode penelitian yang jelas, serta penggunaan analisis statistik yang mendukung kesimpulan penelitian.
Kelemahan jurnal ini terletak pada jumlah sampel yang terbatas dan ruang lingkup penelitian yang hanya mencakup satu program studi, sehingga hasil penelitian belum dapat digeneralisasikan secara luas.
Mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi perkembangan IPTEK, namun pengaruh tersebut masih dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
NPM: 2515012076
KELAS: B
Jurnal berjudul Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi IPTEK ditulis oleh Mursyidah Dwi Hartati, Ponoharjo, dan Mohamad Khamim, diterbitkan dalam Cakrawala: Jurnal Pendidikan Volume 12 Nomor 1 tahun 2018.
Perkembangan IPTEK yang pesat di era globalisasi membawa dampak positif dan negatif bagi mahasiswa. Oleh karena itu, nilai-nilai Pancasila perlu ditanamkan melalui mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila agar mahasiswa mampu menyikapi kemajuan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi perkembangan IPTEK.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 40 mahasiswa Program Studi Matematika Universitas Pancasakti Tegal. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kepribadian Pancasila dan kemampuan menyikapi IPTEK yang baik. Hasil uji regresi menunjukkan adanya pengaruh signifikan mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi IPTEK dengan kontribusi sebesar 28,2%.
Kelebihan jurnal ini adalah topik yang relevan dengan kondisi mahasiswa di era digital, metode penelitian yang jelas, serta penggunaan analisis statistik yang mendukung kesimpulan penelitian.
Kelemahan jurnal ini terletak pada jumlah sampel yang terbatas dan ruang lingkup penelitian yang hanya mencakup satu program studi, sehingga hasil penelitian belum dapat digeneralisasikan secara luas.
Mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap mahasiswa dalam menyikapi perkembangan IPTEK, namun pengaruh tersebut masih dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Nama: Ladewa Chessa Alvino
NPM: 2515012013
Kelas: B
Berdasarkan jurnal Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dapat dipahami bahwa perkembangan IPTEK yang semakin pesat membawa dampak besar bagi kehidupan mahasiswa. Kemudahan akses informasi di era globalisasi tidak hanya memberikan manfaat, tetapi juga menimbulkan tantangan, terutama terkait lunturnya nilai moral, etika, dan jati diri bangsa. Dalam konteks inilah mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila memiliki peran yang sangat penting.
Penulis jurnal menjelaskan bahwa Pendidikan Pancasila berfungsi sebagai landasan dalam membentuk sikap dan kepribadian mahasiswa agar tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila saat menghadapi perkembangan teknologi. Mahasiswa tidak hanya dituntut mampu menggunakan teknologi, tetapi juga harus memiliki kesadaran moral, sikap tanggung jawab, toleransi, serta etika dalam memanfaatkan IPTEK, khususnya dalam kehidupan akademik dan bermedia sosial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki kepribadian Pancasila yang tergolong baik. Hal ini tercermin dari sikap jujur, disiplin, toleran terhadap perbedaan, serta kemampuan menyaring informasi yang diperoleh dari media digital. Mahasiswa juga cenderung menggunakan teknologi untuk hal-hal positif, seperti mendukung proses pembelajaran, mencari referensi akademik, dan berkomunikasi secara santun di ruang digital.
Melalui analisis regresi, jurnal ini membuktikan adanya pengaruh yang signifikan antara mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dengan kemampuan mahasiswa dalam menyikapi perkembangan IPTEK. Artinya, semakin baik pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai Pancasila, maka semakin bijak pula sikap mereka dalam menggunakan dan memanfaatkan teknologi. Meskipun demikian, pengaruh tersebut belum sepenuhnya dominan, karena masih terdapat faktor lain di luar perkuliahan yang turut memengaruhi sikap mahasiswa, seperti lingkungan sosial dan budaya digital.
Secara keseluruhan, jurnal ini memberikan gambaran bahwa Pendidikan Pancasila tidak hanya penting sebagai mata kuliah wajib, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter mahasiswa di tengah derasnya arus globalisasi dan digitalisasi. Nilai-nilai Pancasila perlu terus diaktualisasikan agar mahasiswa tidak hanya cakap secara teknologi, tetapi juga matang secara moral dan berkepribadian Indonesia.
NPM: 2515012013
Kelas: B
Berdasarkan jurnal Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dapat dipahami bahwa perkembangan IPTEK yang semakin pesat membawa dampak besar bagi kehidupan mahasiswa. Kemudahan akses informasi di era globalisasi tidak hanya memberikan manfaat, tetapi juga menimbulkan tantangan, terutama terkait lunturnya nilai moral, etika, dan jati diri bangsa. Dalam konteks inilah mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila memiliki peran yang sangat penting.
Penulis jurnal menjelaskan bahwa Pendidikan Pancasila berfungsi sebagai landasan dalam membentuk sikap dan kepribadian mahasiswa agar tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila saat menghadapi perkembangan teknologi. Mahasiswa tidak hanya dituntut mampu menggunakan teknologi, tetapi juga harus memiliki kesadaran moral, sikap tanggung jawab, toleransi, serta etika dalam memanfaatkan IPTEK, khususnya dalam kehidupan akademik dan bermedia sosial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki kepribadian Pancasila yang tergolong baik. Hal ini tercermin dari sikap jujur, disiplin, toleran terhadap perbedaan, serta kemampuan menyaring informasi yang diperoleh dari media digital. Mahasiswa juga cenderung menggunakan teknologi untuk hal-hal positif, seperti mendukung proses pembelajaran, mencari referensi akademik, dan berkomunikasi secara santun di ruang digital.
Melalui analisis regresi, jurnal ini membuktikan adanya pengaruh yang signifikan antara mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dengan kemampuan mahasiswa dalam menyikapi perkembangan IPTEK. Artinya, semakin baik pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai Pancasila, maka semakin bijak pula sikap mereka dalam menggunakan dan memanfaatkan teknologi. Meskipun demikian, pengaruh tersebut belum sepenuhnya dominan, karena masih terdapat faktor lain di luar perkuliahan yang turut memengaruhi sikap mahasiswa, seperti lingkungan sosial dan budaya digital.
Secara keseluruhan, jurnal ini memberikan gambaran bahwa Pendidikan Pancasila tidak hanya penting sebagai mata kuliah wajib, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter mahasiswa di tengah derasnya arus globalisasi dan digitalisasi. Nilai-nilai Pancasila perlu terus diaktualisasikan agar mahasiswa tidak hanya cakap secara teknologi, tetapi juga matang secara moral dan berkepribadian Indonesia.
Nama: Kaysan Al Faizan
NPM: 2515012047
Jurnal Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi menjelaskan bahwa pesatnya perkembangan IPTEK memberikan dampak besar bagi kehidupan mahasiswa. Kemudahan akses informasi di era globalisasi membawa manfaat, namun juga menimbulkan tantangan berupa melemahnya nilai moral, etika, dan identitas kebangsaan. Dalam kondisi tersebut, mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila memiliki peran penting sebagai penyeimbang dalam menghadapi arus teknologi yang semakin kuat.
Pendidikan Pancasila berfungsi sebagai landasan pembentukan sikap dan karakter mahasiswa agar tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila saat memanfaatkan teknologi. Mahasiswa tidak hanya dituntut cakap secara teknis, tetapi juga memiliki kesadaran moral, tanggung jawab, toleransi, serta etika dalam penggunaan IPTEK, baik dalam kegiatan akademik maupun interaksi di media digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah menunjukkan kepribadian Pancasila yang baik, seperti bersikap jujur, disiplin, toleran, dan mampu menyaring informasi digital.
Jurnal ini membuktikan adanya pengaruh signifikan antara mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dengan kemampuan mahasiswa dalam menyikapi perkembangan IPTEK. Semakin baik pemahaman nilai-nilai Pancasila, semakin bijak pula sikap mahasiswa dalam menggunakan teknologi, meskipun masih terdapat faktor lain seperti lingkungan sosial dan budaya digital yang turut memengaruhi. Secara keseluruhan, jurnal ini menegaskan pentingnya Pendidikan Pancasila sebagai sarana pembentukan karakter mahasiswa agar tidak hanya unggul dalam teknologi, tetapi juga matang secara moral dan berkepribadian Indonesia.
NPM: 2515012047
Jurnal Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi menjelaskan bahwa pesatnya perkembangan IPTEK memberikan dampak besar bagi kehidupan mahasiswa. Kemudahan akses informasi di era globalisasi membawa manfaat, namun juga menimbulkan tantangan berupa melemahnya nilai moral, etika, dan identitas kebangsaan. Dalam kondisi tersebut, mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila memiliki peran penting sebagai penyeimbang dalam menghadapi arus teknologi yang semakin kuat.
Pendidikan Pancasila berfungsi sebagai landasan pembentukan sikap dan karakter mahasiswa agar tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila saat memanfaatkan teknologi. Mahasiswa tidak hanya dituntut cakap secara teknis, tetapi juga memiliki kesadaran moral, tanggung jawab, toleransi, serta etika dalam penggunaan IPTEK, baik dalam kegiatan akademik maupun interaksi di media digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah menunjukkan kepribadian Pancasila yang baik, seperti bersikap jujur, disiplin, toleran, dan mampu menyaring informasi digital.
Jurnal ini membuktikan adanya pengaruh signifikan antara mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dengan kemampuan mahasiswa dalam menyikapi perkembangan IPTEK. Semakin baik pemahaman nilai-nilai Pancasila, semakin bijak pula sikap mahasiswa dalam menggunakan teknologi, meskipun masih terdapat faktor lain seperti lingkungan sosial dan budaya digital yang turut memengaruhi. Secara keseluruhan, jurnal ini menegaskan pentingnya Pendidikan Pancasila sebagai sarana pembentukan karakter mahasiswa agar tidak hanya unggul dalam teknologi, tetapi juga matang secara moral dan berkepribadian Indonesia.