Forum Analisis Jurnal

Forum Analisis Jurnal

Forum Analisis Jurnal

Number of replies: 12
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Akmal Faris Baihaqi -
nama Akmal Faris Baihaqi
npm 2505101003

Analisis Jurnal

Jurnal ini membahas bagaimana media massa berperan sebagai alat kontrol sosial dalam upaya menekan kejahatan, sekaligus menekankan bahwa peran tersebut harus diiringi dengan pengamalan nilai-nilai Pancasila. Namun, hasil kajian menunjukkan bahwa media massa di Indonesia belum sepenuhnya mempraktikkan nilai Pancasila, terutama dalam hal penyajian informasi yang benar, etis, dan mendidik.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by REHAN NOVA ANDRIANSYAH -
NAMA REHAN NOVA A
NPM 2505101012
Jurnal ini menjelaskan bahwa media massa punya peran penting dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat. Melalui pemberitaan yang jujur, edukatif, dan tidak provokatif, media dapat menjadi alat kontrol sosial yang mengingatkan masyarakat tentang mana yang benar dan salah.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by rendy tri hamdani -
Analisis Penanaman Nilai-Nilai Pancasila Melalui Kontrol Sosial Oleh Media Massa Untuk Menekan Kejahatan Di Indonesia

Nama : Rendy Tri Hamdani
Npm. : 2605101005
Prodi : D3 Teknik Mesin

Inti masalah :
Penulis melihat kalau kebijakan hukum pidana (penal policy) saja tidak cukup untuk menekan kejahatan. Nah, di sinilah media massa masuk, karena perannya strategis untuk menjadi alat pencegahan kejahatan (kontrol sosial).

Hasil penelitian:
hasil penelitian menunjukkan kalau pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam peran media massa saat memberitakan informasi itu belum terlaksana dengan baik.

• Banyak Berita Bohong/Tidak Teruji: Masih sering muncul berita yang enggak benar dan bisa merusak tatanan sosial

• Hanya Pemuas Informasi: Media massa cuma fokus menyajikan berita buat "memuaskan rasa ingin tahu" masyarakat aja, tanpa menanamkan pentingnya nilai-nilai Pancasila.

• Kepribadian Pancasila Pudar: Media belum berhasil mendorong perubahan moral masyarakat untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila, yang tercermin dari pudarnya jiwa patriotik, berkembangnya sikap individualistik-liberalistik, dan lebih menonjolnya kepentingan pribadi/golongan di atas kepentingan bangsa.

Media massa punya fungsi penting sebagai pendukung kebijakan hukum pidana, yaitu dalam hal pencegahan kejahatan (kontrol sosial). Fungsi kontrol sosial ini penting untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan (Korupsi, Kolusi, Nepotisme/KKN) dan penyimpangan lainnya.Untuk menjalankan fungsi kontrol sosial ini, media massa diharapkan bisa:
1. Memberikan informasi yang tepat, akurat, dan benar.
2. Melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terkait kepentingan umum.
3. Memperjuangkan keadilan dan kebenaran.

Kesimpulan dan saran:

pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam fungsi kontrol sosial media massa belum terlaksana secara menyeluruh. Masih banyak berita yang menyesatkan.Oleh karena itu :
1. Etika Pemberitaan: Media massa perlu menyeimbangkan antara aspek idiil (idealisme, etika) dan aspek komersial (keuntungan).
2. Edukasi: Selain sebagai kontrol, pers juga harus memberikan edukasi dan tidak hanya tergelincir dalam sensasi.
3.Wartawan Profesional: Wartawan harus terus meningkatkan kemampuan dan integritas profesional.
4. Literasi Masyarakat: Masyarakat juga perlu menjadi insan yang berakal dan teliti kembali berita yang datang sebelum mempercayainya.

Secara keseluruhan, jurnal ini mengingatkan kita kalau di tengah kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi, Pancasila itu harus tetap jadi pegangan utama. Kalau enggak, media massa bisa jadi alat yang justru merusak tatanan sosial.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Shofiya Azhar Ramadhani -
Nama : Shofiya Azhar Ramadhani
NPM : 2505101016

1. Gambaran Umum Jurnal
Jurnal ini membahas bagaimana media massa seharusnya tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga berperan sebagai alat kontrol sosial yang menanamkan nilai-nilai Pancasila. Media massa dipandang mampu mencegah kejahatan melalui edukasi, penyampaian informasi yang benar, dan pengawasan terhadap pelaksanaan hukum. Namun, kenyataannya media massa belum sepenuhnya menjalankan fungsi tersebut secara sehat.

2. Pokok Pemikiran Utama dalam Jurnal
a. Media Massa adalah Instrumen Penting dalam Pencegahan Kejahatan
Media massa dapat membantu mengurangi kejahatan dengan:
Menyebarkan informasi hukum,
Mengawasi perilaku aparat dan pejabat,
Mengungkap kasus hukum secara objektif.
Namun banyak media hanya mengejar sensasi sehingga tidak mendidik masyarakat.

b. Nilai Pancasila Belum Dijadikan Pedoman
Penulis menemukan bahwa media massa sering:
Menyebarkan berita tidak terverifikasi,
Mengutamakan kepentingan kelompok tertentu,
Memuat konten provokatif yang merusak harmoni sosial.
Hal ini menunjukkan kurangnya penghayatan terhadap nilai Pancasila, terutama nilai keadilan, kemanusiaan, persatuan, dan tanggung jawab moral.

c. Media Massa Berperan sebagai Ruang Publik
Mengacu pada gagasan Habermas, media massa seharusnya menjadi ruang diskusi publik yang sehat. Tetapi di Indonesia fungsinya kadang bergeser menjadi alat politik atau bisnis.

d. Tantangan Etika Media
Penulis menyoroti maraknya:
Berita sensasional,
Framing berlebihan,
Pemuatan foto korban atau pelaku secara tidak pantas,
Penyimpangan kode etik jurnalistik.
Akibatnya, fungsi media sebagai pendidik masyarakat melemah.

3. Kelebihan Jurnal
Analisis teoritis kuat, berdasarkan kajian hukum, etika, dan komunikasi.
Menghubungkan konteks media dengan Pancasila, hal yang jarang dibahas dalam penelitian lain.
Memberikan pendekatan normatif yang komprehensif dalam melihat peran media sebagai instrumen sosial.

4. Kekurangan Jurnal
Contoh kasus nyata masih terbatas, sehingga pembaca tidak melihat ilustrasi konkret penyimpangan media.
Solusi yang ditawarkan bersifat umum; belum menunjukkan langkah teknis bagaimana media bisa menanamkan nilai Pancasila.
Minim data empiris untuk mendukung temuan (karena metode normatif).

5. Relevansi dengan Kondisi Indonesia Saat Ini
Jurnal ini sangat relevan mengingat:
Maraknya hoaks,
Polarisasi politik,
Persaingan media yang mengutamakan clickbait,
Kepercayaan publik pada media menurun.
Dalam situasi ini, pelaksanaan nilai Pancasila dalam pemberitaan menjadi sangat penting untuk menjaga integritas sosial dan mencegah konflik.

6. Kesimpulan Analisis
Jurnal ini menegaskan bahwa media massa memiliki kekuatan besar untuk membentuk perilaku masyarakat. Namun peran tersebut hanya akan membawa dampak positif jika media menjalankan fungsinya sesuai nilai-nilai Pancasila. Penyimpangan pemberitaan yang mengutamakan sensasi atau kepentingan tertentu dapat merusak tatanan sosial dan mendorong meningkatnya kejahatan.
Penulis mengajak agar media massa bersikap lebih etis, edukatif, dan bertanggung jawab, serta masyarakat juga harus kritis dalam menerima informasi.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Bryan Alfresi Putra Abidin -
Bryan Alfresi Putra Abidin
2505101015

Analisis Jurnal

Jurnal ini membahas peran media massa sebagai pengawas sosial untuk membantu mengurangi kejahatan di masyarakat. Namun, peran tersebut akan lebih efektif jika media massa juga menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam pemberitaannya. Sayangnya, hasil penelitian menunjukkan bahwa media massa di Indonesia masih belum sepenuhnya menjalankan nilai-nilai tersebut, terutama dalam menyajikan informasi yang akurat, bermoral, dan memberikan manfaat edukatif bagi masyarakat.​​​​​​​​​​​​​​​​
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Zacky Vinanda -
Zacky Vinanda
2505101023

Jurnal ini secara spesifik menyoroti pentingnya peran media massa sebagai instrumen kunci kontrol sosial yang esensial dalam upaya komprehensif untuk menekan angka kejahatan. Penulis berargumen bahwa penanggulangan kejahatan tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan hukum pidana semata, sehingga media massa harus masuk sebagai mitra strategis. Namun, fungsi kontrol sosial ini ditekankan harus dilandasi dan dijiwai oleh nilai-nilai Pancasila. Sayangnya, hasil kajian yang dilakukan menunjukkan adanya kesenjangan yang signifikan. Media massa di Indonesia saat ini dinilai belum sepenuhnya mempraktikkan etika dan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan perannya. Hal ini tercermin dari kecenderungan penyajian informasi yang kurang akurat, minim edukasi, dan terlalu fokus pada aspek komersial atau sensasional, sehingga gagal menjadi pendorong perubahan moral dan penegakan keadilan bagi masyarakat.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Fadhil Bagas Pangestu -
NAMA: Fadhil Bagas Pangestu
NPM: 2555101002


1. Inti Pokok Jurnal
Media massa memiliki peran penting sebagai alat kontrol sosial dalam masyarakat.

Fungsi media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga harus menanamkan nilai-nilai Pancasila agar masyarakat memiliki kesadaran hukum dan etika.

Saat ini, media massa sering hanya berfungsi sebagai penyampai berita tanpa memperhatikan nilai edukasi dan moral, sehingga muncul berita yang tidak teruji kebenarannya dan berpotensi merusak tatanan sosial.

2. Hubungan Media Massa dengan Pancasila
Ketuhanan Yang Maha Esa: Media harus menyajikan informasi yang jujur dan tidak menyesatkan.

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab: Berita harus memperhatikan kepentingan manusia secara adil, tidak diskriminatif.

Persatuan Indonesia: Media berperan menjaga persatuan, bukan memecah belah dengan isu SARA atau hoaks.

Kerakyatan: Media menjadi sarana aspirasi rakyat, sekaligus pengawas kebijakan pemerintah.

Keadilan Sosial: Informasi yang disampaikan harus memberi manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

3. Permasalahan yang Ditemukan
Banyak berita yang tidak teruji kebenarannya (hoaks, clickbait).

Media lebih fokus pada kepuasan informasi daripada membangun karakter bangsa.

Kurangnya integrasi nilai Pancasila dalam konten media.

Fungsi kontrol sosial media belum maksimal, sehingga kejahatan dan pelanggaran hukum masih tinggi.

4. Solusi dan Strategi
Penguatan regulasi: Pemerintah dan lembaga pers perlu menegakkan aturan agar media lebih bertanggung jawab.

Edukasi publik: Media harus berperan sebagai pendidik masyarakat, bukan sekadar penyampai berita.

Integrasi nilai Pancasila: Setiap konten media perlu mengandung pesan moral sesuai sila-sila Pancasila.

Kolaborasi: Media, pemerintah, akademisi, dan masyarakat harus bekerja sama dalam membangun budaya informasi yang sehat.

Kontrol sosial aktif: Media harus berani mengkritisi kebijakan yang tidak sesuai dengan nilai keadilan dan demokrasi.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by 2505101010 2505101010 -
Nama: Reihan Baskoro
NPM: 2505101010
Jurnal Penanaman Nilai-Nilai Pancasila Melalui Kontrol Sosial oleh Media Massa untuk Menekan Kejahatan di Indonesia membahas peran penting media massa sebagai alat kontrol sosial dalam mencegah kejahatan, sekaligus menekankan perlunya pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam proses pemberitaan. Penulis menjelaskan bahwa perkembangan teknologi membuat arus informasi semakin cepat, sehingga media menjadi sumber utama pengetahuan masyarakat terkait hukum dan kehidupan sosial. Namun dalam praktiknya, media massa di Indonesia belum menjalankan fungsi idealnya. Banyak berita yang disebarkan tidak melalui proses verifikasi, bersifat sensasional, dan lebih mengejar keuntungan komersial daripada memberi edukasi atau membangun moral publik. Padahal, media massa seharusnya mengedepankan nilai kemanusiaan, kebenaran, keadilan, kebijaksanaan, dan persatuan sebagaimana tercermin dalam nilai-nilai Pancasila. Rendahnya pengamalan nilai Pancasila ini menyebabkan munculnya berita yang menyesatkan, pudarnya semangat kebangsaan, meningkatnya individualisme, serta terganggunya tatanan sosial. Penulis menegaskan bahwa media saat ini lebih berfungsi sebagai pemuas keingintahuan masyarakat daripada pembentuk karakter bangsa. Oleh karena itu, diperlukan penguatan etika, literasi, dan pengawasan agar media massa mampu menjalankan peran kontrol sosial secara benar dan menjadi sarana penanaman nilai Pancasila untuk menciptakan masyarakat yang lebih harmonis dan beradab.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by MUHAMAD FARREL AL KHALIFI -
Nama: Muhamad Farrel Alkhalifi
NPM: 2555101005

Jurnal ini membahas peran media massa yang seharusnya bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi alat kontrol sosial dan penanam nilai-nilai Pancasila untuk mencegah kejahatan. Media dapat membantu melalui edukasi hukum, pengawasan terhadap aparat, dan pemberitaan yang objektif. Namun pada kenyataannya, banyak media lebih mengejar sensasi dibandingkan menjalankan fungsi edukatif.
Penulis menilai media belum menjadikan nilai Pancasila sebagai pedoman, terlihat dari maraknya berita tidak terverifikasi, konten provokatif, dan keberpihakan pada kelompok tertentu. Padahal, berdasarkan gagasan Habermas, media seharusnya menjadi ruang publik yang sehat untuk diskusi masyarakat, bukan alat politik atau bisnis semata.
Dari sisi etika, masih sering ditemukan sensasionalisme, framing berlebihan, pelanggaran privasi korban, dan penyimpangan kode etik jurnalistik, yang melemahkan fungsi media sebagai pendidik.
Kelebihan jurnal ini terletak pada analisis teoretis yang kuat dan keterkaitan antara media dan nilai Pancasila. Namun, jurnal ini masih minim contoh kasus nyata, solusi teknis yang spesifik, serta data empiris.
Secara keseluruhan, jurnal ini sangat relevan dengan kondisi Indonesia saat ini yang dihadapkan pada hoaks, polarisasi, dan krisis kepercayaan terhadap media. Kesimpulannya, media memiliki kekuatan besar membentuk perilaku masyarakat dan hanya akan berdampak positif jika berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan etika jurnalistik yang kuat.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Farel dimas Bintara Yuda -
nama : Farel Dimas Bintara Yuda
npm : 2505101007

1. Tujuan Penulisan

Penelitian/jurnal ini bertujuan untuk menjelaskan:

Bagaimana media massa berfungsi sebagai alat kontrol sosial dalam masyarakat.

Bentuk-bentuk kontrol sosial yang dilakukan media.

Dampak positif dan negatif dari aktivitas media sebagai pengawas perilaku sosial.

2. Latar Belakang

Masyarakat terus berkembang dan membutuhkan mekanisme untuk menjaga keteraturan sosial.

Media massa menjadi salah satu kekuatan sosial yang sangat berpengaruh dalam membentuk opini publik.

Media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mengawasi, menegur, dan mengendalikan perilaku sosial.

3. Kerangka Teori

3.1. Kontrol Sosial

Kontrol sosial adalah cara masyarakat menertibkan perilaku anggotanya, baik melalui norma, sanksi, maupun lembaga-lembaga sosial.

Jenis kontrol sosial (umum dalam teori sosiologi):

Preventif → mencegah perilaku menyimpang.

Represif → menindak jika terjadi penyimpangan.

Persuasif → memengaruhi agar menaati norma.

3.2. Media Massa

Media massa memiliki 4 fungsi kunci:

1. Informasi

2. Edukasi

3. Hiburan

4. Kontrol sosial

Penulis menekankan fungsi keempat sebagai fokus utama jurnal ini.

4. Bentuk Kontrol Sosial oleh Media Massa

Menurut jurnal, media massa melakukan kontrol sosial melalui beberapa cara:

1. Memberikan Informasi yang Kritis

Media menyebarkan berita tentang:

Korupsi

Penyalahgunaan wewenang

Ketidakadilan

Pelanggaran norma

Ini memengaruhi opini publik dan memaksa lembaga negara bertindak.

2. Mengawasi Tindakan Penguasa

Media berperan sebagai watchdog:

Mengungkap skandal

Mengawasi kebijakan

Menekan transparansi pemerintah

3. Menjadi Sarana Teguran Sosial

Melalui pemberitaan, media dapat "menegur" individu atau kelompok yang melanggar norma, sehingga dapat memunculkan:

Sanksi sosial

Reputasi buruk

Evaluasi diri pihak yang diberitakan

4. Membentuk Moral dan Nilai Sosial

Melalui narasi, konten edukasi, atau framing, media membantu masyarakat menilai:

Mana yang pantas atau tidak

Mana perilaku yang diterima atau ditolak

5. Dampak Kontrol Sosial Media

Dampak Positif

Transparansi meningkat

Perilaku menyimpang menurun karena takut disorot media

Masyarakat lebih kritis

Pemerintah lebih diawasi

Pendidikan sosial meningkat

Dampak Negatif

Media dapat menyalahgunakan kekuatan (misalnya framing yang bias).

Informasi yang salah dapat menyebabkan kecemasan sosial atau stigma.

Media dapat hanya mengejar rating, bukan edukasi.

Potensi trial by the press (penghakiman sebelum proses hukum).

6. Metode Penulisan

Penulisan bersifat kualitatif deskriptif.

Mengandalkan literatur, teori sosiologi, dan analisis konsep.

Tidak menggunakan penelitian lapangan atau data statistik.

7. Kesimpulan Jurnal

1. Media massa memiliki peran besar dalam mengendalikan norma dan perilaku masyarakat.

2. Media bertindak sebagai "penjaga moral" yang memengaruhi cara masyarakat berpikir dan bertindak.

3. Kontrol sosial media dapat memperkuat ketertiban sosial, tetapi juga berpotensi disalahgunakan.

4. Pengaruh media terhadap masyarakat sangat kuat sehingga perlu etika jurnalistik yang ketat.

8. Catatan Kritis (Analisis Tambahan)

Jurnal ini kuat secara konseptual, tetapi kurang membahas data empiris.

Penulis belum menguraikan contoh kasus konkret, misalnya pemberitaan korupsi, kriminalitas, atau konflik politik.

Analisis lebih banyak pada tataran teori sosiologi dan fungsi media.

Perlu ditambahkan pembahasan soal media sosial sebagai aktor kontrol sosial baru, karena jurnal ini hanya fokus pada media massa konvensional.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Muhammad Athayan -
Nama : Muhammad Kafka Sani Athayan
NPM : 2505101004

Analisis Jurnal


KESIMPULAN RINGKAS

Media massa memiliki potensi besar sebagai alat kontrol sosial untuk mencegah kejahatan, namun masih jauh dari ideal. Karena nilai-nilai Pancasila belum menjadi pedoman dalam pemberitaan, media sering gagal memberikan edukasi moral, dan justru melahirkan persoalan sosial akibat berita yang tidak benar dan provokatif. Untuk mewujudkan masyarakat yang berkarakter Pancasila, media harus mempraktikkan etika, menyajikan informasi yang akurat, dan menjalankan fungsi kontrol sosial secara bertanggung jawab.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Muhammad Fiqih Fadilah -

PENANAMAN NILAI-NILAI PANCASILA MELALUI KONTROL SOSIAL OLEH MEDIA MASSA UNTUK MENEKAN KEJAHATAN DI INDONESIA


NAMA: Muhammad Fiqih Fadilah

NPM: 2505101021

Prodi: D3 Teknik Mesin

Analisis Jurnal: https://vclass.unila.ac.id/pluginfile.php/2400467/mod_resource/content/2/Pert%2012%20Analisis%20Jurnal%20Kontrol%20sosial%20oleh%20media%20masa.pdf

Jurnal ini membahas bagaimana media massa menjalankan perannya sebagai alat untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila ke sosial.media massa adalah pendukung dari kebijakan hukum pidana, yaitu memberikan peran pencegahan kejahatan. Pencegahan melalui media massa sangat disarankan karena kebijakan hukum pidana tidak selamanya dapat digunakan sebagai sarana utama menekan kejahatan.

Penulis mengemukakan media massa sebagai alat untuk kontrol sosial didasarkan pada pemikiran pribadi bahwa alat komunikasi seperti televisi, radio, dan surat kabar sudah menjadi konsumsi sehari-hari penduduk di Indonesia apalagi dengan masuk dan dikenalnya telepon genggam, perangkat seperti laptop, maupun perangkat lain yang dapat memuat informasi didalamnya

Penelitian tentang dampak pemberitaan media massa yang dapat mempengaruhi penegakan hukum menciptakan perdebatan dimana sebagian sarjana berpendapat pemberitaan media dapat mempengaruhi sudut pandang audiensnya terhadap poin-poin tertentu. Sementara sebagian lagi berpendapat bahwa dampaknya meskipun ada sangatlah minim, karena berbeda metode dan kondisi dari audiensnya, tergantung dari bagaimana audiensnya menerima informasi yang disajikan media massa.


Pandangan umum tentang media massa:

1. Perkembangan Media Massa di Indonesia Ketika membahas media massa, maka akan terkait juga dengan pers. Definisi dari media massa apabila ditelusuri dari kata “media” sendiri berarti alat, corong, instrumen, jalan, medium, penghubung, perangkat, perantara, peranti, saluran, sarana, wahana.

2. Peran Media Massa dalam Kontrol Sosial Pasca era reformasi, muncul revolusi informasi sebagai akibat euforia jurnalisme seiring lahirnya regulasi di bidang kebebasan pers sebagaimana adanya Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.


Kesimpulan:

Pengamalan nilai-nilai Pancasila oleh media massa dalam menerapkan fungsi kontrol sosial di Indonesia khususnya belum terlaksana secara menyeluruh. Berita yang diedarkan kepada khalayak ramai seringkali tidak sesuai dengan fakta dan disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.


Sekian analisis jurnal yang saya dapat pahami dan saya rangkum dari jurnal yang diberikan, terima kasih...