Interaksi Manusia dan Lingkungan Dalam Ruang Sosial

Diskusi Interaksi Manusia dan Lingkungan Dalam Ruang Sosial

Diskusi Interaksi Manusia dan Lingkungan Dalam Ruang Sosial

by Novia Fitri Istiawati -
Number of replies: 23

Mahasiswa silakan diskusikan sesuai tema permasalahan yang saya sampaikan di forum diskusi online ini. Aktivitas diskusi online selalu saya pantau dan saya nilai. Jika diperlukan saya juga akan ikut berdiskusi untuk memberikan penguatan dan koreksi.

Bagaimana anda memandang interaksi manusia dan lingkungan dalam ruang sosial? Berikan alasan anda disertai sumber referensi!

In reply to Novia Fitri Istiawati

Re: Diskusi Interaksi Manusia dan Lingkungan Dalam Ruang Sosial

by 2313034031 Sarah Olafia Batubara -
Interaksi manusia dan lingkungan dalam ruang sosial bersifat timbal balik, di mana aktivitas manusia mempengaruhi lingkungan, dan sebaliknya. Dalam perspektif geografi sosial, ruang sosial terbentuk melalui dinamika aktivitas manusia dan kondisi lingkungan (Febriyani et al., 2023). Pendekatan antroposentris dan ekosentris juga menjelaskan bagaimana manusia memanfaatkan lingkungan berdasarkan kepentingan sosial dan ekologis (Sukarna, 2022). Selain itu, perilaku manusia dalam ruang publik dipengaruhi oleh desain dan kondisi ruang yang tersedia, yang menentukan pola interaksi sosial (Pranata & Remawa, 2021).

Referensi:

• Febriyani, C. T. L., Hasim, & Nurfaika. (2023). Dialektika Alam dan Manusia dalam Perspektif Geografi Sosial. Jurnal Innovative.
• ⁠Sukarna, R. M. (2022). Interaksi Manusia dan Lingkungan dalam Perspektif Antroposentrisme dan Ekosentrisme. Jurnal Hutan Tropika.
• ⁠Pranata, I. K. I. W., & Remawa, A. A. G. R. (2021). Pengaruh Seting Ruang dan Aktivitas Manusia terhadap Perilaku Pengunjung di Ruang Publik. Vitruvian: Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan.
In reply to Novia Fitri Istiawati

Re: Diskusi Interaksi Manusia dan Lingkungan Dalam Ruang Sosial

by 2313034007 SITI KHARIMAH -
Interaksi manusia dan lingkungan dalam konteks ruang sosial adalah hubungan yang dinamis antara individu, antar kelompok, serta antara individu dan kelompok yang saling memengaruhi. Interaksi dalam ruang sosial dapat menciptakan masyarakat yang saling membutuhkan dan terikat satu sama lain, guna memenuhi kebutuhannya, Interaksi sosial dapat dipengaruhi oleh budaya lingkungan yang ada. Ruang interaksi sosial dapat dibentuk secara terencana ataupun spontan.

Interaksi manusia dengan lingkungan sosial dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti interaksi antar individu (percakapan), interaksi individu dengan kelompok (guru mengajar), dan interaksi antar kelompok (gotong royong) Interaksi ini dapat berdampak positif atau negatif tergantung pada situasi dan kondisi.

Daftar Referensi

- Oktaviani, W., Anwar, W. S., & Santa, S. (2021). Pengaruh Interaksi Sosial Peserta Didik dalam Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Subtema Manusia dan Benda di Lingkungannya. DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik, 6(3).

- Ratnasari, A., & Dwisusanto, Y. B. (2024). Interaksi Manusia dan Lingkungan dalam Kajian Filosofis. MARKA (Media Arsitektur dan Kota): Jurnal Ilmiah Penelitian, 7(2), 195-208.
In reply to Novia Fitri Istiawati

Re: Diskusi Interaksi Manusia dan Lingkungan Dalam Ruang Sosial

by 2313034056 Syahla ‘Amidah Umna -
Interaksi manusia dan lingkungan dalam ruang sosial itu seperti hubungan timbal balik yang terus berjalan. Kita sebagai manusia tidak cuma hidup sendiri, tapi butuh banget orang lain, makhluk hidup lain, dan alam sekitar buat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kita saling memengaruhi dan dipengaruhi, jadi penting banget buat menjaga hubungan ini tetap harmonis. Interaksi ini juga membentuk ruang sosial kita, kayak di sekolah, pasar, atau tempat ibadah. Contoh interaksi antara manusia dan lingkungan yang sering kita jumpai adalah pemanfaatan ekosistem laut oleh masyarakat yg bekerja sebagai nelayan di daerah pesisir, dan pada dasarnya interaksi ini saling berkaitan dan bertujuan untuk menunjang kelangsungan hidup mereka. Oleh sebab itu hubungan yang terjalin antara manusia dan lingkungan ini memiliki arti yang sangat penting bagi kehidupan, dengan kata lain bahwa interaksi yang telah terjalin ini juga akan berpengaruh terhadap proses adaptasi antara manusia dengan lingkungan di sekitarnya. Setiap tempat punya ciri khasnya sendiri, tergantung budaya dan kebiasaan masyarakatnya.
Nah, kalau interaksi ini berjalan baik, lingkungan kita juga jadi lebih baik. Kita bisa menjaga kebersihan, melestarikan alam, dan menggunakan sumber daya alam dengan bijak. Sebaliknya, kalau kita enggak peduli, lingkungan bisa rusak dan kita sendiri yang rugi. Makanya, penting banget buat menanamkan kesadaran tentang pentingnya menjaga lingkungan sejak dini, misalnya dengan mengajarkan anak-anak untuk merawat tanaman atau membuang sampah pada tempatnya.

referensi:
1. (Mona Anggiana, Rr Diana Ayudya. 2024. KARAKTERISTIK SPASIAL RUANG INTERAKSI
SOSIAL PENGHUNI di LINGKUNGAN HUNIAN
KAMPUNG KOTA TEMATIK TANGERANG. jurnal.untan.ac.id)
In reply to Novia Fitri Istiawati

Re: Diskusi Interaksi Manusia dan Lingkungan Dalam Ruang Sosial

by 2313034002 SELLY MEILAN SARI PURBA -
Nama : Selly Meilan Sari Purba
NPM : 2313034002

Menurut pandangan saya, interaksi manusia memiliki hubungan dalam lingkungan sosial karena bagaimana cara kita (manusia) dalam berinteraksi dengan orang lain dalam lingkungan di sekitar kita akan mempengaruhi kualitas hidup kita
Jadi kedua hal ini memiliki hubungan yang timbal balik, lingkungan sosial juga dapat mempengaruhi seseorang, dan kita (manusia) dapat memilih dan membentuk lingkungan seperti apa yang kita inginkan

Referensi
Anggiani, M., & Ayudya, R. D. (2024). KARAKTERISTIK SPASIAL RUANG INTERAKSI SOSIAL PENGHUNI di LINGKUNGAN HUNIAN KAMPUNG KOTA TEMATIK TANGERANG. Langkau Betang: Jurnal Arsitektur, 11(1), 16-24. https://doi.org/10.26418/lantang.v11i1.69948
In reply to Novia Fitri Istiawati

Re: Diskusi Interaksi Manusia dan Lingkungan Dalam Ruang Sosial

by 2313034044 Intan Nuraini Waritsina -
Interaksi manusia dan lingkungan dalam ruang sosial merupakan hubungan timbal balik, di mana manusia membentuk lingkungan sekaligus dipengaruhi olehnya. Konsep ini dijelaskan dalam kajian ekologi manusia, seperti yang dibahas oleh Soemarwoto (1983) dalam Ekologi, Lingkungan Hidup, dan Pembangunan, yang menyoroti bagaimana manusia beradaptasi dengan lingkungan sosial dan fisik. Selain itu, dalam perspektif ruang sosial, sebagaimana dijelaskan oleh Yunus (2008) dalam Struktur Ruang Kota, ruang sosial tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga merupakan hasil konstruksi sosial yang dipengaruhi oleh interaksi manusia, budaya, dan ekonomi. Dengan demikian, ruang sosial bersifat dinamis dan terus berkembang sesuai dengan perubahan sosial dan lingkungan.
In reply to Novia Fitri Istiawati

Re: Diskusi Interaksi Manusia dan Lingkungan Dalam Ruang Sosial

by 2313034043 RAFIKA UTAMI -
Nama: Rafika Utami
Npm: 2313034043

Interaksi manusia dengan lingkungan dalam ruang sosial disebut juga sebagai interaksi sosial. Pengertian dari interaksi sosial adalah hubungan sosial yang dinamis, yang terdiri dari hubungan antar individu, antara kelompok yang satu dengan kelompok lainnya, dan antara individu dengan kelompok. Seperti yang kita ketahui, interaksi manusia tidak hanya dilakukan dalam lingkup masyarakat saja. Tetapi, juga dalam lingkup lingkungan. Menurut saya, interaksi manusia dengan lingkungan dapat dimulai dari hal yang kecil. Contohnya adalah ketika kita sadar dan peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar kita. Dengan tidak membuang sampah sembarangan maka kita telah menciptakan interaksi dengan lingkungan di sekitar kita. Bayangkan saja jika kita melakukan hal kecil terhadap lingkungan, setidaknya lingkungan juga akan memberikan kebaikan bagi kita. Seperti halnya saat kita taat membuang sampah di tempat sampah, tidak merusak tanaman, melakukan pengecekan rutin terhadap lingkungan, hal ini lah yang akan berdampak pada kita sendiri. kita akan merasakan dan mendapatkan manfaat dari lingkungan yang telah kita rawat. Tak hanya lingkungan saja yang memberikan sumbernya berupa kekayaan alam pada kita, tapi kita juga harus mampu menjaga dan merawat. Jadi dari terciptanya timbal balik hubungan antara manusia dan lingkungan sehinnga dapat mewujudkan geografi kebahagiaan yang diinginkan

Referensi : Malihah, E. (2010). Interaksi Manusia dengan Lingkungan. Semester, 5, 1-47.
In reply to Novia Fitri Istiawati

Re: Diskusi Interaksi Manusia dan Lingkungan Dalam Ruang Sosial

by 2313034028 Intan Kurnia -
Nama intan Kurnia
Npm 2313034028
Sumber referensi:
https://kkp.go.id/news/news-detail/kkp-tangkap-tiga-pelaku-pengeboman-ikan-di-banggai-laut.html.

https://kulonprogokab.go.id/v31/detil/12601/gita-laut-gerakan-cinta-laut-diikuti-oleh-nelayan-dan-masyarakat-sejumlah-1000-orang.

https://kumparan.com/berita-update/pengertian-interaksi-manusia-dengan-lingkungan-sosial-di-sekitarnya-1wIh75dc39X

Saya memandang interaksi manusia dan lingkungan dalam ruang sosial adalah Interaksi manusia dan lingkungan dalam ruang sosial merupakan hubungan timbal balik di mana manusia membentuk lingkungannya sekaligus dipengaruhi olehnya.
Contoh nya :
komunitas pesisir yang bergantung pada laut untuk mata pencaharian. Jika mereka menerapkan praktik penangkapan ikan berkelanjutan, keseimbangan ekologi tetap terjaga, tetapi jika eksploitasi berlebihan terjadi, lingkungan rusak, dan akhirnya kehidupan sosial serta ekonomi mereka pun terancam. Hal ini menunjukkan bahwa ruang sosial bukan hanya tempat fisik, tetapi juga merupakan hasil dari interaksi yang terus berkembang antara manusia dan lingkungan.
In reply to Novia Fitri Istiawati

Re: Diskusi Interaksi Manusia dan Lingkungan Dalam Ruang Sosial

by 2313034001 MURWANI AGUSTIN -
Interaksi manusia dan lingkungan dalam ruang sosial dipahami sebagai hubungan timbal balik antara manusia dan ruang yang mereka tempati. Ruang sosial terbentuk karena aktivitas manusia yang dipengaruhi oleh faktor fisik (lingkungan alam) dan non-fisik (sosial, ekonomi, dan budaya). Ruang adalah tempat di permukaan bumi yang memiliki karakteristik tertentu dan digunakan oleh manusia untuk beraktivitas. Ruang sosial dalam konteks geografi tidak hanya terbatas pada ruang fisik, tetapi juga mencakup aspek sosial yang membentuk pola interaksi manusia di dalamnya. Misalnya, pemukiman di daerah pegunungan memiliki pola yang berbeda dibandingkan dengan pemukiman di daerah perkotaan karena perbedaan kondisi lingkungan dan kebutuhan sosial. Ruang juga memengaruhi interaksi manusia, faktor-faktor seperti aksesibilitas, topografi, dan ketersediaan sumber daya sangat memengaruhi pola pemanfaatan ruang sosial. Misalnya, kawasan perkotaan cenderung memiliki interaksi sosial yang lebih kompleks karena tingkat mobilitas yang tinggi, sedangkan di pedesaan, interaksi sosial lebih terikat pada komunitas lokal dengan keterlibatan sosial yang lebih erat.

Referensi:
Purnawan, A. (2020). Geografi Sosial dan Perubahan Ruang. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Risyana, M. (2015). Dinamika Ruang dan Perubahan Sosial. Jurnal Geografi dan Lingkungan, 7(1), 21-34.
Suharyono, A. (2013). Geografi dan Tata Ruang. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 18(2), 45-59.
In reply to Novia Fitri Istiawati

Re: Diskusi Interaksi Manusia dan Lingkungan Dalam Ruang Sosial

by 2353034001 Fayyaza Rhedita Az-zahra -
Interaksi manusia dan lingkungan dalam ruang sosial merupakan hubungan dinamis yang melibatkan individu, kelompok, dan ruang fisik tempat mereka beraktivitas. Hubungan ini mencerminkan kebutuhan dasar manusia sebagai makhluk sosial untuk berkomunikasi, beradaptasi, dan menciptakan harmoni dengan lingkungannya. interaksi manusia dengan lingkungan dalam ruang sosial adalah proses vital yang membentuk identitas individu dan masyarakat. Dengan memanfaatkan ruang sosial secara bijak dan menjaga nilai-nilai positif dalam interaksi, masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang harmonis dan berkelanjutan.

Reference:
- Anggiani,M., Ayudya,D. Rr. (2024). KARAKTERISTIK SPASIAL RUANG INTERAKSI
SOSIAL PENGHUNI di LINGKUNGAN HUNIAN KAMPUNG KOTA TEMATIK TANGERANG. Langkau Betang: Jurnal Arsitektur.
In reply to Novia Fitri Istiawati

Re: Diskusi Interaksi Manusia dan Lingkungan Dalam Ruang Sosial

by 2313034032 Amirah Dzakiyah -
Nama : Amirah Dzakiyah
NPM : 2313034032

Interaksi antar manusia dan lingkungan dalam ruang sosial merupakan hubungan timbal balik yang dinamis. Manusia dapat memanfaatkan lingkungan alam untuk memenugi kebutuhan hidupnya, mulai dari tempat tinggal, sumber daya alam, dan ruang untuk beraktivitas. Sebaliknya, aktivitas manusia akan memengaruhi kondisi lingkungan.

Contohnya, adanya pembangunan kawasan industri di lingkungan alam di kawasan Jakarta. Pembangunan kawasan industri menarik banyak tenaga kerja dari luar daerah untuk menetap di kawasan Jakarta. Akibatnya, jumlah penduduk di kawasan Jakarta ini akan
bertambah, sehingga kebutuhan lahan untuk pembangunan perumahan dapat menyebabkan alih fungsi lahan yang dulunya lingkungan alami menjadi perumahan dan berdampak pada ekosistem di sekitar kawasan tersebut dan berdampak pada bencana alam, seperti banjir. Selain itu juga, adanya polusi dan limbah industri akan berdampak pada pencemaran lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Namun, apabila kita menjaga interaksi antar manusia dan lingkungan dengan baik maka kualitas hidup masyarakatnya dapat meningkat dan keberlanjutan lingkungan tetap terjaga, seperti mempertahankan ruang terbuka hijau dan tidak sembarangan dalam melakukan alih fungsi lahan.

Tue, F., Lasulika, C. T., Hasim, & Nurfaika. (2024). Dialektika alam dan manusia dalam perspektif geografi sosial (sebuah kajian tentang interaksi timbal balik lingkungan dan manusia). INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 4(6), 4844–4853

https://www.kompas.com/properti/read/2025/03/05/190000621/jadebotabek-banjir-karena-alih-fungsi-lahan-pmo-dinilai-tak-efektif
In reply to Novia Fitri Istiawati

Re: Diskusi Interaksi Manusia dan Lingkungan Dalam Ruang Sosial

by 2313034030 INTAN NUR SUCI RAHMADHANI -
Interaksi manusia dan lingkungan dalam ruang sosial adalah hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungan hubungan ini tidak hanya bersifat ekologis tetapi juga di pengaruhi oleh faktor sosial, ekonomi maupun budaya.
Pendekatan Determinisme lingkungan, sebagaimana dijelaskan oleh Ellsworth Huntington (1924) dalam bukunya The Character of Races, menyatakan bahwa kondisi lingkungan sangat menentukan perkembangan sosial dan ekonomi suatu masyarakat.

Pendekatan posibilisme yang dijelaskan dalam buku Geografi. Suatu Pendekatan Keterpaduan oleh Bintarto (1987) menyatakan bahwa manusia memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan dan bahkan mengubahnya melalui teknologi dan kebijakan. Contohnya adalah pembangunan pertanian berbasis irigasi di Pulau Jawa, yang memungkinkan masyarakat mengelola sumber daya air untuk meningkatkan produksi pangan. Namun, interaksi yang tidak seimbang, seperti konversi lahan pertanian menjadi kawasan industri tanpa perencanaan yang baik, dapat menyebabkan degradasi lingkungan dan ketimpangan sosial.

Selain itu, konsep pembangunan berkelanjutan juga menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara eksploitasi sumber daya dan kelestarian lingkungan. Menurut Emil Salim dalam bukunya Lingkungan Hidup dan Pembangunan (1986), pembangunan harus memperhatikan daya dukung lingkungan agar tidak menimbulkan dampak negatif jangka panjang.

Interaksi manusia dan lingkungan dapat berdampak positif maupun negatif. Pembangunan berkelanjutan, seperti yang diusulkan dalam konsep Sustainable Development Goals (SDGs) oleh PBB (2015), menekankan bahwa aktivitas manusia harus mempertimbangkan keseimbangan ekologi untuk menghindari degradasi lingkungan.

Referensi:
1. Bintarto. (1987). Geografi: Suatu pendekatan keterpaduan. Jakarta: Gramedia.
2. Huntington, E. (1924). The character of races. New York: Scribner.
3. Salim, E. (1986). Lingkungan hidup dan pembangunan. Jakarta: LP3ES.
4. United Nations. (2015). Sustainable Development Goals (SDGs). UN Publications.
In reply to Novia Fitri Istiawati

Re: Diskusi Interaksi Manusia dan Lingkungan Dalam Ruang Sosial

by 2313034003 Alika Putri Daraku Nanti -
Menurut saya, manusia dan lingkungan memiliki hubungan yang sangat erat dalam suatu ruang sosial. Karena manusia hidup berdasarkan faktor geografis lingkungannya, sedangkan keadaan lingkungan sangat berpengaruh pada aktivitas manusia didalamnya. Contoh interaksi antara manusia dan lingkungan yang sering kita jumpai adalah pemanfaatan lahan pertanian oleh masyarakat di daerah dataran rendah dan pada dasarnya interaksi ini saling berkaitan dan bertujuan untuk menunjang kelangsungan hidup mereka. Interaksi manusia dan lingkungan dalam ruang sosial sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup manusia dan keseimbangan alam.
Referensi: Dr. Saiful Amin, M.Pd. Modul Geografi Sosial
In reply to Novia Fitri Istiawati

Re: Diskusi Interaksi Manusia dan Lingkungan Dalam Ruang Sosial

by 2313034036 Nabilah Nuramalia -
Interaksi manusia dan lingkungan dalam ruang sosial mencerminkan hubungan dinamis antara individu dan komunitas dengan lingkungan sekitar. Hal ini melibatkan pemanfaatan sumber daya alam, pengaruh sosial, serta dampak lingkungan terhadap kehidupan manusia, yang semuanya saling mempengaruhi dan membentuk pengalaman sosial. Dalam studi geografi, ruang hidup dikaitkan dengan wilayah spasial individu atau masyarakat untuk tinggal, beraktivitas, berinteraksi dan berpartisipasi menjalankan peran sosialnya (Liddle dkk, 2014 dalam Douma et al, 2021). Gagasan umum ruang hidup fisik berawal dari konsepsi relasional tentang ruang yang mendominasi geografi manusia (Jones, 2009). Akibatnya,ruang hidup geografis dipandang sebagai sebuah proses yang heterogen dan merupakan produk interaksi manusia dengan lingkungannya (Jones, 2009). Setiap aktivitas berlangsung dalam ruang ini bersifat unik bagi setiap individu. Hal ini menjadikan ruang hidup geografis sebagai faktor penting untuk dipertimbangkan ketika mempelajari interaksi antara manusia dan lingkungan sekitarnya. Sedangkan dalam studi psikologis pemahaman lingkungan sebagai ruang hidup (Life space-L) yang diperkenalkan oleh Kurt Lewin dalam Burnes & Cooke (2013) mencakup aspek realitas psikologis yang dirasakan individu pada tingkat sadar atau tidak sadar yang menentukan perilaku seseorang (Behavior-B). Ruang hidup yang menjelaskan hubungan antara manusia dan lingkungan ini mencakup segala sesuatu yang ada dalam lingkungan (Environment-E) yang memengaruhi perilaku manusia. Lingkungan yang dimaksud mencakup segala sesuatu di luar manusia (person-P) termasuk aspek fisik, psikologis, dan sosial.

Referensi:
Ratnasari, A., Y, Basuki, D. 2024. Interaksi Manusia dan Lingkungan dalam Kajian Filosofis. Jurnal Ilmiah Penelitian.
In reply to 2313034036 Nabilah Nuramalia

Re: Diskusi Interaksi Manusia dan Lingkungan Dalam Ruang Sosial

by 2313034033 Khairani RahmaPutri -
NAMA:KHAIRANI RAHMAPUTRI
NPM:2313034033
KELAS:2023 A

Interaksi manusia dan lingkungan dalam ruang sosial merujuk pada hubungan timbal balik antara individu atau kelompok manusia dengan lingkungan sosial di sekitarnya. Lingkungan sosial mencakup semua aspek kehidupan sosial, seperti budaya, norma, nilai, institusi, dan hubungan antarindividu dalam suatu masyarakat.

Interaksi ini berlangsung dalam berbagai bentuk, mulai dari komunikasi verbal dan nonverbal, kerja sama, persaingan, hingga konflik. Dalam konteks ini, manusia tidak hanya dipengaruhi oleh lingkungan sosialnya.
*Komunikasi Sosial
Merupakan bentuk dasar interaksi sosial yang melibatkan pertukaran informasi, ide, dan emosi antara individu atau kelompok.
Contoh: Percakapan antarwarga di sebuah desa, diskusi dalam komunitas online, atau pidato politik.

Adaptasi dan Penyesuaian Sosial
Individu atau kelompok berusaha menyesuaikan diri dengan norma dan aturan yang berlaku dalam masyarakat.
Contoh: Pendatang baru yang belajar bahasa dan adat istiadat di daerah baru agar bisa diterima oleh masyarakat setempat.

Kerja Sama (Cooperation)
Bentuk interaksi sosial yang bertujuan mencapai tujuan bersama melalui kolaborasi.
Contoh: Gotong royong dalam membersihkan lingkungan, kerja sama antarnegara dalam mengatasi perubahan iklim.

Persaingan (Competition)
Terjadi ketika individu atau kelompok bersaing untuk mencapai tujuan yang sama tanpa adanya konfrontasi langsung.
Contoh: Persaingan dalam dunia kerja untuk mendapatkan posisi tertentu, persaingan bisnis antarperusahaan dalam menarik pelanggan.

Konflik Sosial
Bentuk interaksi yang melibatkan pertentangan kepentingan antara individu atau kelompok yang dapat menyebabkan ketegangan sosial.
Contoh: Demonstrasi buruh menuntut hak, konflik antar suku atau agama di suatu wilayah.

Perubahan Sosial dan Lingkungan
Interaksi manusia dengan lingkungan sosial sering kali menyebabkan perubahan baik secara budaya, ekonomi, maupun teknologi.
Contoh: Kemajuan teknologi mengubah cara manusia berkomunikasi, seperti peralihan dari surat ke media sosial.

Dampak Interaksi Manusia dan Lingkungan Sosial
Dampak Positif: Meningkatkan solidaritas sosial, mendorong inovasi, memperkuat kerja sama.
Dampak Negatif: Munculnya konflik, ketimpangan sosial, pencemaran lingkungan akibat aktivitas manusia.
Pentingnya Kerja Sama dalam Masyarakat
Kerja sama dalam lingkungan sosial sangat penting untuk menciptakan keharmonisan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tanpa kerja sama, masyarakat akan cenderung mengalami perpecahan dan kesulitan dalam menghadapi tantangan bersama, seperti bencana alam atau permasalahan ekonomi. Oleh karena itu, nilai-nilai gotong royong dan solidaritas sosial harus terus dipertahankan agar masyarakat tetap kuat dan berkembang.
CONTOH
Diskriminasi terhadap Kelompok Budaya Tertentu
-Di beberapa negara, kelompok minoritas sering mengalami diskriminasi karena budaya mereka berbeda dari mayoritas.
Contoh: Masyarakat adat sering kali menghadapi konflik dengan pemerintah atau perusahaan karena perbedaan cara pandang terhadap pengelolaan tanah dan sumber daya alam.
referensi
Harvey, David (2005). The Spaces of Neoliberalism: Towards a Theory of Uneven Geographical Development.
Jones, Emrys (2020). Readings in Social Geography. Oxford University Press.
Knox, Paul & Pinch, Steven (2014).
Santoso, Budi. (2004). Ruang Publik, Identitas, dan Persoalan Perkotaan. Pustaka Pelajar.
Suroto, A. & Prasetyo, A. (2020). "Transformasi Ruang dan Interaksi Sosial.
In reply to Novia Fitri Istiawati

Re: Diskusi Interaksi Manusia dan Lingkungan Dalam Ruang Sosial

by 2313034042 Rindu Loven Falenzi -
Menurut saya, Interaksi manusia dan lingkungan dalam ruang sosial adalah hubungan saling memengaruhi. Manusia memanfaatkan lingkungan untuk memenuhi kebutuhan, seperti tempat tinggal dan interaksi sosial, sementara lingkungan dipengaruhi oleh aktivitas manusia. Ruang sosial, seperti taman atau pasar, menjadi tempat penting bagi interaksi ini.

Jika dikelola dengan baik, interaksi ini dapat meningkatkan kualitas hidup, memperkuat hubungan sosial, dan menjaga keseimbangan lingkungan. Namun, jika tidak terkontrol, bisa menyebabkan kerusakan lingkungan atau konflik sosial. Oleh karena itu, penting untuk menciptakan ruang yang mendukung interaksi positif sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Ayudya, Mona Anggiani, Rr Diana. (2024). KARAKTERISTIK SPASIAL RUANG INTERAKSI SOSIAL PENGHUNI di LINGKUNGAN HUNIAN KAMPUNG KOTA TEMATIK TANGERANG. Jakarta: Langkau Betang, Jurnal Arsitektur.

https://kumparan.com/berita-terkini/interaksi-antara-manusia-dengan-lingkungan-alam-dan-contohnya-21vGUWTnCHw/full.
In reply to Novia Fitri Istiawati

Re: Diskusi Interaksi Manusia dan Lingkungan Dalam Ruang Sosial

by 2313034027 Sintiya Sari -
Interaksi antara manusia dan lingkungan dalam ruang sosial dapat dipandang sebagai hubungan yang saling mempengaruhi dan membentuk dinamika kehidupan sosial. Manusia tidak hanya berperan sebagai individu yang bertindak dalam ruang sosial, tetapi juga sebagai makhluk yang terhubung dan terpengaruh oleh lingkungan fisik dan sosial sekitarnya. Interaksi ini melibatkan proses sosial yang kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti budaya, ekonomi, politik, dan teknologi.

Ada beberapa alasan mengapa interaksi manusia dengan lingkungan sosial sangat penting untuk dipahami:
1. Pengaruh Lingkungan Fisik terhadap Perilaku Sosial: Lingkungan fisik, seperti ruang publik, rumah, dan kota, dapat mempengaruhi pola perilaku sosial manusia. Misalnya, desain kota yang ramah pejalan kaki dapat mendorong lebih banyak interaksi antarwarga, sementara kota yang didesain untuk kendaraan dapat memperburuk isolasi sosial (Gehl, 2010). Lingkungan fisik ini juga berperan dalam mempertemukan atau memisahkan individu dalam ruang sosial, yang pada gilirannya mempengaruhi interaksi sosial mereka.
2. Teori Ekologi Sosial: Konsep ekologi sosial, seperti yang dikemukakan oleh Urie Bronfenbrenner (1979), menunjukkan bahwa individu tidak dapat dipisahkan dari konteks sosial dan lingkungan fisik yang mengelilinginya. Interaksi antara individu dan lingkungan terjadi di berbagai lapisan, mulai dari lingkungan mikro (keluarga dan teman) hingga lapisan makro (kebijakan sosial dan budaya). Dengan kata lain, interaksi sosial terbentuk dalam relasi dinamis antara individu dan ruang sosial mereka.
3. Pentingnya Ruang Sosial dalam Pembentukan Identitas: Ruang sosial yang kita huni juga memiliki peran penting dalam pembentukan identitas sosial. Misalnya, lingkungan kerja, sekolah, atau komunitas dapat membentuk nilai, norma, dan pola pikir individu. Dalam konteks ini, ruang sosial bukan hanya tempat untuk berinteraksi, tetapi juga tempat untuk membangun identitas kolektif dan solidaritas sosial (Castells, 1996).
4. Hubungan antara Teknologi dan Lingkungan Sosial: Teknologi juga memainkan peran penting dalam mengubah cara manusia berinteraksi dengan lingkungan sosial mereka. Kehadiran teknologi digital telah mengubah ruang sosial menjadi lebih global dan terhubung, namun juga menimbulkan tantangan baru, seperti keterasingan sosial meskipun ada lebih banyak interaksi online (Turkle, 2011). Ini menunjukkan bagaimana perubahan teknologi dapat memengaruhi dinamika sosial dan ruang sosial kita.

Referensi:
- Gehl, J. (2010). Cities for People. Island Press.
- Bronfenbrenner, U. (1979). The Ecology of Human Development: Experiments by Nature and Design. Harvard University Press.
- Castells, M. (1996). The Rise of the Network Society. Blackwell Publishing.
- Turkle, S. (2011). Alone Together: Why We Expect More from Technology and Less from Each Other. Basic Books.

Kesimpulannya, interaksi manusia dengan lingkungan dalam ruang sosial adalah proses yang dinamis dan saling memengaruhi, di mana faktor-faktor fisik, sosial, budaya, dan teknologi berperan penting dalam membentuk perilaku dan identitas sosial.
In reply to Novia Fitri Istiawati

Re: Diskusi Interaksi Manusia dan Lingkungan Dalam Ruang Sosial

by 2313034005 M. Saddam Mukthi -
Maaf sebelum nya pada malam ini Dr. Novia Fitri Istiawati, M. Pd. dan saya memperkenalkan diri nama saya M. Saddam Mukthi dari kelas 2023 A, NPM 2313034005. Izin menjawab dari pertanyaan ibu, bahwa yang saya dapat memandang Interaksi manusia dan lingkungan dalam ruang sosial adalah hubungan dinamis yang saling memengaruhi antara individu, kelompok, dan lingkungan tempat mereka berada. Interaksi ini melibatkan berbagai faktor seperti budaya, ekonomi, dan kebutuhan individu, yang kemudian membentuk karakter ruang sosial itu sendiri.

Perspektif Interaksi Manusia dan Lingkungan dalam Ruang Sosial

Interaksi Manusia dan Lingkungan dalam Ruang Sosial ada 7 yaitu:

1. Kebutuhan dan Adaptasi
Manusia berinteraksi dengan lingkungan untuk memenuhi kebutuhan mereka yang mengarah pada adaptasi terhadap lingkungan tersebut. Contohnya, masyarakat yang berdagang di sekitar rel kereta api untuk memenuhi kebutuhan ekonomi beradaptasi dengan cara saling menjaga keselamatan.

2. Pembentukan ruang sosial
Interaksi sosial menciptakan ruang sosial, baik yang dirancang khusus (seperti taman publik) maupun yang terbentuk secara spontan. Ruang interaksi sosial terjadi ketika ada aktivitas interaksi sosial yang terjadi. Aktivitas ini dapat ditemukan di berbagai tempat, seperti ruang kelas, warung makan, atau tempat ibadah.

3. Pengaruh Budaya
Karakter ruang interaksi sosial dipengaruhi oleh budaya yang berlaku di lingkungan tertentu. Hal ini menyebabkan perbedaan karakteristik ruang antar ruang wilayah.

4. Interaksi Dinamis
Interaksi sosial adalah hubungan sosial yang dinamis, terdiri dari hubungan antar individu, antar kelompok, dan antara dengan kelompok. Dalam interaksi ini, setiap pihak harus saling merespons untuk mencapai tujuan bersama.

5. Faktor pendorong interaksi
Interaksi sosial didorong oleh faktor-faktor seperti identifikasi, imitasi, sugesti, dan simpati.

6. Model interaksi perilaku lingkungan
Model ini menunjukkan bahwa pengaruh lingkungan terhadap tidak langsung, tetapi melalui variabel moderator (faktor situasional, sosial, dan individu) dan variabel mediator ( proses internal seperti afektif, perseptual dan kognitif).

7. Pengaruh kepadatan sosial
Kepadatan sosial memengaruhi strategi adaptasi individu, dengan variabel moderator dan mediator dalam hubungan ini.

Jadi alasan saya di sertai sumber referensi ini penting. Karena Interaksi Manusia dan Lingkungan dalam Ruang Sosial yaitu:

-> Pemenuhan kebutuhan
Interaksi dengan lingkungan memungkinkan manusia memenuhi kebutuhan ekonomi, sosial dan pribadi.
-> Pembentukan identitas Sosial
Melalui interaksi individu mengembangkan identitas sosial dan budaya Mereka.
-> Peningkatan Kualitas Hidup
Ruang sosial yang dirancang dengan baik dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menyediakan tempat untuk bersosialisasi, beraktivitas, dan berekreasi.
-> Penciptaan Kedinamisan Masyarakat
Interaksi yang dinamis antar individu dan kelompok masyarakat yang saling membutuhkan dan terikat.

Referensi
Abdillah, 2018. Interaksi sosial.
Barlian, Eri dan Iswandi U. 2020. Ekologi Manusia.
Bonner, Interaksi sosial.
Chaniago & Antaryama, 2016. Aktivitas yang dapat kita temukan pada keseharian kita.
Fisher dkk, 1984. Model stres lingkungan.
Hantono et al., 2018. Ruang akan terjadi apabila ada fungsi sebuah aktivitas
Hasbi, 2015. Ruang sosial merupakan sebuah ruang yang terjadi karena adanya realitas sosial yang terjadi pada masyarakat
Helmi, 1995. Strategi adaptasi yang efektif dalam situasi kepadatan sosial.
Muslim, 2013. Interaksi sosial.
Pasaribu et al., 2018. Ruang sosial merupakan sebuah ruang yang terjadi karena adanya realitas sosial yang terjadi pada masyarakat
Rapoport, 1976. Karakter ruang interaksi sosial yang terjadi pun berlatar belakang karena adanya budaya yang berlaku pada lingkungan tertentu
Veitch & Arkkelin, 1995. Model Interaksi Perilaku-Lingkungan
In reply to Novia Fitri Istiawati

Re: Diskusi Interaksi Manusia dan Lingkungan Dalam Ruang Sosial

by 2313034057 Adinda meiza putri -
Nama: Adinda Meiza Putri
Npm: 2313034057

Interaksi manusia dan lingkungan dalam ruang sosial merupakan hubungan dinamis yang saling memengaruhi, di mana manusia beradaptasi dan memanfaatkan lingkungan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, sementara lingkungan mengalami perubahan akibat aktivitas manusia. Interaksi ini mencakup aspek sosial, ekonomi, dan budaya yang membentuk pola adaptasi serta keberlanjutan lingkungan. Misalnya, perilaku masyarakat yang membuang limbah domestik langsung ke sungai dapat menurunkan kualitas air, seperti yang terjadi di Sungai Karang Anyar, Kota Tarakan, di mana parameter COD dan amoniak melebihi baku mutu akibat perilaku tersebut. Sebaliknya, di komunitas yang menerapkan kearifan lokal, seperti masyarakat adat, interaksi dengan lingkungan cenderung lebih seimbang karena adanya nilai-nilai konservasi. Oleh karena itu, pemahaman terhadap interaksi ini penting untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan menjaga keseimbangan antara kebutuhan manusia dengan kelestarian lingkungan.

Referensi:
•Wuisang, C. (2016). Interaksi Manusia dan Lanskap: Perilaku User di Ruang Publik (Studi Kasus: Taman Lingkungan Perumahan Bogor Baru).
•Safitri, D., & Ferdi, Z. E. (2020). Lingkungan Hidup dan Manusia.
In reply to Novia Fitri Istiawati

Re: Diskusi Interaksi Manusia dan Lingkungan Dalam Ruang Sosial

by 2313034035 Steffanny Radika -
Interaksi manusia dengan lingkungan sosial adalah hubungan dinamis yang melibatkan individu dan kelompok dalam masyarakat. Interaksi ini penting karena manusia sebagai makhluk sosial membutuhkan hubungan dengan orang lain untuk memenuhi kebutuhan dasar, membentuk identitas, dan mengembangkan keterampilan sosial. Interaksi sosial terjadi dalam berbagai bentuk, seperti interaksi individu dengan individu, individu dengan kelompok, dan antar kelompok. Setiap interaksi harus bersifat timbal balik, di mana setiap pihak saling merespons untuk mencapai tujuan bersama. Proses interaksi ini dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti identifikasi, imitasi, dan simpati. Dengan demikian, interaksi manusia dan lingkungan sosial menciptakan ruang sosial yang berkelanjutan dan saling menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat.

Referensi:
- Kumparan. (2021). Pengertian Interaksi Manusia dengan Lingkungan Sosial di Sekitarnya.
- Bola.com. (2021). Contoh Interaksi Manusia dengan Lingkungan Hidup.
- Nasucha, A. F. (2021). Interaksi Manusia dengan Lingkungan Alam, Sosial, Budaya, dan Ekonomi.
In reply to Novia Fitri Istiawati

Re: Diskusi Interaksi Manusia dan Lingkungan Dalam Ruang Sosial

by 2313034038 Tirta ananda kurnia -
Nama: Tirta Ananda Kurnia
Npm: 2313034038
Mata kuliah: Geografi Sosial
Dosen Pengampu: Dr. Novia Fitri Istiawati., M.Pd.

Interaksi manusia dengan lingkungan dalam ruang sosial merupakan hubungan timbal balik yang saling mempengaruhi. Manusia tidak hanya menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya, tetapi juga memiliki peran aktif dalam membentuk dan mengubah lingkungan sesuai dengan kebutuhan dan nilai-nilai sosial yang berkembang. Ruang sosial mencakup berbagai aspek kehidupan, mulai dari lingkungan fisik seperti tempat tinggal, ruang publik, dan infrastruktur, hingga aspek sosial seperti Dalam kehidupan perkotaan, ruang sosial tercipta melalui berbagai interaksi manusia dalam ruang-ruang publik seperti taman, pasar, pusat perbelanjaan, dan transportasi umum. Di tempat-tempat ini, individu dari berbagai latar belakang sosial dan budaya berbaur, berinteraksi, dan membangun hubungan sosial.

Sebaliknya, di lingkungan pedesaan, ruang sosial lebih banyak terbentuk melalui interaksi yang bersifat kekeluargaan dan berbasis komunitas. Norma sosial dalam masyarakat pedesaan cenderung lebih kuat dibandingkan dengan di perkotaan, sehingga ruang sosial lebih erat terkait dengan aktivitas gotong royong, pertemuan adat, dan interaksi berbasis tradisi (Giddens, 2017). Perbedaan ini menunjukkan bahwa lingkungan tidak sama antara perkotaan dengan pedesaan.

Lingkungan juga memiliki dampak terhadap perilaku manusia. Faktor-faktor umum seperti ketersediaan fasilitas, kondisi infrastruktur, dan keamanan lingkungan dapat mempengaruhi pola interaksi sosial. Misalnya, kota dengan sistem transportasi yang cenderung memiliki masyarakat yang lebih dinamis dalam berinteraksi dibandingkan dengan wilayah yang memiliki keterbatasan akses.

Dengan demikian, interaksi manusia dan lingkungan dalam ruang sosial merupakan proses yang dinamis dan kompleks. Lingkungan membentuk perilaku dan pola sosial manusia, sementara manusia terus menerus mengadaptasi dan mengubah lingkungan sesuai dengan perkembangan sosial.

Referensi:

Oldenburg, R. (1989). Tempat yang Baik dan Hebat . Paragon House.

Giddens, A., Duneier, M., Appelbaum, RP, & Carr, D. (2017). Pengantar Sosiologi . Edisi ke-9. Pearson.

Jones, P., & Stokols, D. (2019). Buku Pegangan Psikologi Lingkungan dan Kualitas Hidup . Springer.
In reply to Novia Fitri Istiawati

Re: Diskusi Interaksi Manusia dan Lingkungan Dalam Ruang Sosial

by 2313034006 Septia Dwi Arsita -
Nama: Septia Dwi Arsita
NPM: 2313034006

Interaksi Manusia dan Lingkungan Dalam Ruang Sosial merujuk pada hubungan timbal balik antara manusia dan lingkungannya dalam konteks ruang sosial, di mana aktivitas manusia memengaruhi lingkungan dan sebaliknya, lingkungan juga membentuk perilaku, budaya, dan struktur sosial manusia. Interaksi ini mencakup aspek fisik, sosial, budaya, dan ekonomi yang saling terkait. Geografi sosial mempelajari hubungan antara manusia dan lingkungannya dengan fokus pada bagaimana ruang sosial dibentuk, digunakan, dan dipengaruhi oleh interaksi manusia. Penelitian terbaru dalam geografi sosial menunjukkan bahwa interaksi manusia dan lingkungan dalam ruang sosial semakin kompleks akibat perubahan iklim, urbanisasi, dan globalisasi.

Referensi:
Seto, K. C., Güneralp, B., & Hutyra, L. R. (2021). "Global forecasts of urban expansion to 2030 and direct impacts on biodiversity and carbon pools." Proceedings of the National Academy of Sciences, 118(15), e2021213118.

Black, R., Bennett, S. R., & Thomas, S. M. (2022). "Climate-induced migration and social resilience: A global perspective." Global Environmental Change, 72, 102422.

Berkes, F. (2023). "Community-based conservation in a globalized world." Annual Review of Environment and Resources, 48, 1-25.
In reply to Novia Fitri Istiawati

Re: Diskusi Interaksi Manusia dan Lingkungan Dalam Ruang Sosial

by 2313034041 Gusti Ayu Prastiwi Putri -
Nama: Gusti Ayu Prastiwi Putri
NPM: 2313034041

Menurut saya, interaksi antara manusia dan lingkungan hidup merupakan proses saling mempengaruhi antara satu dan lainnya. Dalam kaitanya dengan geografi sosial, lingkungan menjadi tempat berinteraksi antara manusia dengan manusia dan manusia dengan alam. Alam telah menjaga kita dan memenuhi segala kebutuhan kita apabila kita bisa memanfaatkanya secara bijak. Lingkungan hidup memiliki pengaruh besar bagi manusia karena merupakan komponen penting dari kehidupan manusia, begitupun sebaliknya. Jadi, dapat disimpulkan bahwa interaksi manusia dan lingkungan dalam ruang sosial adalah hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Interaksi ini sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia. Interaksi manusia dengan lingkungan sosial ini terjadi, karena manusia diciptakan Tuhan Yang Maha Esa sebagai makhluk sosial yang pasti membutuhkan pihak lain, baik sesama manusia, makhluk hidup lainnya, maupun komponen abiotik (tidak hidup) di alam, seperti air dan api. Sejumlah interaksi manusia dengan lingkungan sosial di atas akan menimbulkan dampak positif atau negatif, tergantung dari situasi, kondisi, dan setiap individu yang terlibat di dalamnya.

Contoh Interaksi Sosial
1. Interaksi Sosial Individu dengan Individu
Contohnya, ketika bertemu saling menyapa, bertanya dan menginformasikan tentang apa yang dibutuhkan.
2. Interaksi Sosial Individu dengan Kelompok
Contohnya, menjadi seorang narasumber dalam kegiatan seminar, menyampaikan informasi promosi kepada komunitas, dll.
3. Interaksi Kelompok dengan kelompok
Contohnya, para pemuda karang taruna memberi informasi kepada masyarakat untuk saling bekerjasama membersihkan halam rumah agar menjadi juara perlombaan kebersihan di acara HUT-RI 17 Agustus.

Referensi.
Aris. Interaksi Sosial: Pengertian, Ciri-ciri, Syarat, Faktor dan Contoh. 19 Desember 2024, https://www.gramedia.com/literasi/interaksi-sosial/.

GEOSOS-kls C,D: Interaksi Manusia dan Lingkungan dalam Ruang Sosial. https://spada.uns.ac.id/mod/forum/discuss.php?d=237. Diakses 6 Maret 2025.

“Pengertian Interaksi Manusia dengan Lingkungan Sosial di Sekitarnya.” kumparan, https://kumparan.com/berita-update/pengertian-interaksi-manusia-dengan-lingkungan-sosial-di-sekitarnya-1wIh75dc39X. Diakses 6 Maret 2025.
In reply to Novia Fitri Istiawati

Re: Diskusi Interaksi Manusia dan Lingkungan Dalam Ruang Sosial

by 2313034040 Siffa Aulia Azizah -
Nama : Siffa Aulia Azizah
NPM : 2313034040
Kelas : 2023 A
Mata Kuliah : Geografi Sosial
Dosen Pengampu : Dr. Novia Fitri Istiawati, M. Pd.
Bagaimana anda memandang interaksi manusia dan lingkungan dalam ruang sosial? Berikan alasan anda disertai sumber referensi!
• Saya memandang interaksi manusia dan lingkungan dalam ruang sosial sebagai suatu proses yang sangat penting dan saling mempengaruhi, di mana manusia tidak hanya beradaptasi dengan lingkungan, tetapi juga membentuknya melalui aktivitas sosial dan ekonomi. Interaksi ini mencerminkan ketergantungan manusia pada sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan hidup, seperti pangan, air, dan tempat tinggal. Misalnya, dalam konteks pertanian, manusia harus memahami kondisi tanah dan iklim untuk menghasilkan pangan yang cukup, yang menunjukkan bagaimana lingkungan mempengaruhi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Selain itu, perubahan lingkungan, baik yang disebabkan oleh aktivitas manusia maupun faktor alam, dapat mempengaruhi struktur sosial, seperti penebangan hutan yang dapat mengakibatkan hilangnya habitat dan konflik sosial. Di sisi lain, interaksi ini juga mendorong inovasi dan adaptasi, di mana masyarakat mengembangkan teknologi baru untuk menghadapi tantangan lingkungan, seperti perubahan iklim. Kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan hidup semakin meningkat, dan interaksi yang positif antara manusia dan lingkungan dapat menciptakan ruang sosial yang lebih harmonis, di mana masyarakat berkolaborasi untuk melestarikan sumber daya alam. Oleh karena itu, memahami interaksi ini sangat penting untuk menciptakan kebijakan yang mendukung kesejahteraan sosial dan keberlanjutan lingkungan.
refrensi:
• Interaksi Manusia Dan Lingkungan Sosial | PDF | Sains & Matematika
• GEOSOS-kls C,D: Interaksi Manusia dan Lingkungan dalam Ruang Sosial
• (DOC) 5 Interaksi manusia dengan lingkungan sosial