Silahkan disimak dan dipahami dengan baik video berikut. Bagi mahasiswa yang sudah menyimak dan memahami video silahkan untuk menganalisisnya dan menjawab. Dilarang melakukan tindakan plagiatisme dalam bentuk apapun.
FORUM ANALISIS VIDEO
Re: FORUM ANALISIS VIDEO
1. Sejarah: Riwayat dan peristiwa-peristiwa penting yang membentuk identitas suatu negara.
2. Budaya: Tradisi, adat istiadat, dan kebiasaan yang menjadi ciri khas suatu negara.
3. Bahasa: Bahasa yang digunakan sebagai bahasa resmi dan bahasa pengantar di suatu negara.
4. Agama: Agama yang dianut oleh mayoritas penduduk suatu negara.
5. Simbol-simbol nasional: Bendera, lambang negara, dan lagu kebangsaan yang menjadi simbol identitas suatu negara.
Integritas Nasional
Integritas nasional adalah kesatuan dan keutuhan suatu negara yang terdiri dari berbagai kelompok sosial, budaya, dan politik. Integritas nasional mencakup:
1. Kesatuan wilayah: Wilayah suatu negara yang terdiri dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota.
2. Kesatuan bangsa: Kesatuan suatu bangsa yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan ras.
3. Kesatuan pemerintahan: Pemerintahan suatu negara yang terdiri dari berbagai lembaga dan institusi.
4. Kesatuan ekonomi: Ekonomi suatu negara yang terdiri dari berbagai sektor dan industri.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Identitas dan Integritas Nasional
1. Sejarah dan budaya
2. Kebijakan dan program pemerintah
3. Pendidikan dan sosialisasi
4. Komunikasi dan media massa
5. Kepemimpinan dan partisipasi masyarakat
Strategi Meningkatkan Identitas dan Integritas Nasional
1. Meningkatkan kesadaran dan rasa identitas nasional melalui pendidikan dan sosialisasi.
2. Mengembangkan kebijakan dan program yang mendukung identitas dan integritas nasional.
3. Meningkatkan komunikasi dan kerjasama antar kelompok sosial, budaya, dan politik.
4. Mengembangkan kepemimpinan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan nasional.
5. Meningkatkan peran media massa dalam mempromosikan identitas dan integritas nasional.
NPM:2455101007
*Identitas nasional* dan *integrasi nasional* adalah dua konsep yang saling berkaitan dalam membangun kesatuan dan persatuan suatu bangsa. Berikut penjelasan keduanya:
*Identitas Nasional*
Identitas nasional adalah sekumpulan ciri khas yang menjadi jati diri suatu bangsa, yang membedakannya dari bangsa lain. Ciri-ciri tersebut mencakup aspek sejarah, budaya, bahasa, nilai-nilai sosial, serta simbol-simbol negara yang menjadi kesatuan dalam masyarakat. Identitas nasional menggambarkan siapa kita sebagai bangsa, apa yang kita percayai, dan bagaimana kita memandang dunia.
Contoh elemen identitas nasional meliputi:
- *Bahasa Nasional* (misalnya, Bahasa Indonesia untuk Indonesia)
- *Lambang Negara* (misalnya, Garuda Pancasila di Indonesia)
- *Sejarah Bangsa* (seperti perjuangan kemerdekaan atau perjalanan panjang suatu negara)
- *Sistem Nilai dan Tradisi* (seperti nilai gotong royong atau adat-istiadat yang ada dalam masyarakat)
*Integrasi Nasional*
Integrasi nasional adalah proses penyatuan berbagai elemen yang ada dalam suatu negara, seperti kelompok etnis, agama, budaya, dan sosial, untuk membentuk kesatuan yang utuh dan harmonis. Tujuan dari integrasi nasional adalah agar perbedaan-perbedaan yang ada tidak menjadi pemecah belah, tetapi justru memperkaya bangsa dan menciptakan persatuan yang kokoh. Integrasi nasional berfokus pada pengelolaan keberagaman dalam suatu negara agar tidak menimbulkan konflik.
Contoh dari proses integrasi nasional adalah:
- *Penerimaan terhadap keberagaman*: Menghargai perbedaan etnis, agama, dan budaya dalam masyarakat tanpa adanya diskriminasi.
- *Pembangunan infrastruktur yang merata*: Menyebarkan pembangunan ke seluruh wilayah negara untuk mengurangi ketimpangan.
- *Pendidikan yang menciptakan rasa nasionalisme*: Menanamkan nilai-nilai kebangsaan yang bersifat inklusif dan mengedepankan persatuan.
Hubungan antara Identitas Nasional dan Integrasi Nasional
Identitas nasional dan integrasi nasional saling mendukung. Identitas nasional memberikan dasar dan landasan bagi integrasi nasional. Sebaliknya, integrasi nasional akan memperkuat rasa kebanggaan dan pemahaman terhadap identitas nasional. Dengan kata lain, integrasi yang berhasil akan membantu menjaga dan memperkuat identitas nasional, sementara identitas nasional yang kuat akan menjadi fondasi bagi terciptanya persatuan di tengah keberagaman bangsa.
NPM. : 2405101016
Identitas Nasional adalah ciri khas yang dimiliki oleh suatu bangsa yang membedakannya dari bangsa lain. Identitas ini mencakup berbagai aspek kehidupan yang mencerminkan jati diri bangsa tersebut, termasuk budaya, bahasa, agama, sejarah, simbol-simbol negara (seperti bendera dan lambang negara), serta nilai-nilai dan norma sosial yang dianut oleh masyarakatnya.
Komponen Identitas Nasional:
1. Ideologi: Contohnya Pancasila di Indonesia yang menjadi dasar filosofi dan pandangan hidup bangsa.
2. Budaya: Termasuk adat istiadat, kesenian, pakaian tradisional, dan kuliner.
3. Bahasa: Bahasa nasional yang digunakan untuk komunikasi dan pemersatu, seperti Bahasa Indonesia.
4. Sejarah: Latar belakang sejarah perjuangan dan pembentukan bangsa.
5. Simbol Nasional: Seperti bendera, lambang negara, lagu kebangsaan, dan semboyan nasional.
6. Agama dan Kepercayaan: Nilai-nilai religius yang dianut masyarakat.
7. Hukum dan Sistem Pemerintahan: Aturan dan sistem politik yang berlaku dalam negara tersebut.
Hakikat Identitas Nasional:
Hakikat identitas nasional terletak pada kesatuan dan keunikan yang dimiliki oleh suatu bangsa yang tetap terjaga walaupun ada perbedaan internal (seperti suku, agama, dan budaya). Identitas nasional tidak hanya sebagai simbol, tetapi juga sebagai:
Pemersatu Bangsa: Menyatukan berbagai kelompok etnis dan budaya dalam satu negara.
Jati Diri Bangsa: Memberikan karakter dan ciri khas yang unik.
Alat Pertahanan Sosial dan Budaya: Menjaga keutuhan budaya dari pengaruh globalisasi.
Landasan Perilaku Sosial: Menjadi pedoman dalam berperilaku sosial dan berbangsa.
Fungsi Identitas Nasional:
1. Sebagai Pemersatu: Mengikat masyarakat dalam satu kesatuan bangsa.
2. Sebagai Pembeda: Membedakan bangsa tersebut dengan bangsa lainnya.
3. Sebagai Pengikat Solidaritas: Membangun solidaritas dan kesadaran berbangsa.
4. Sebagai Motivator Perjuangan: Menjadi motivasi dalam mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan
Npm:2405101013
Kelas :D3 Teknik Mesin
Identitas nasional adalah sekumpulan ciri khas yang menjadi jati diri suatu bangsa, yang membedakannya dari bangsa lain. Ciri-ciri tersebut mencakup aspek sejarah, budaya, bahasa, nilai-nilai sosial, serta simbol-simbol negara yang menjadi kesatuan dalam masyarakat. Identitas nasional menggambarkan siapa kita sebagai bangsa, apa yang kita percayai, dan bagaimana kita memandang dunia.
Hakikat identitas nasional terletak pada kesatuan dan keunikan yang dimiliki oleh suatu bangsa yang tetap terjaga walaupun ada perbedaan internal (seperti suku, agama, dan budaya). Identitas nasional tidak hanya sebagai simbol, tetapi juga sebagai:
Pemersatu Bangsa: Menyatukan berbagai kelompok etnis dan budaya dalam satu negara.
Jati Diri Bangsa: Memberikan karakter dan ciri khas yang unik.
Alat Pertahanan Sosial dan Budaya: Menjaga keutuhan budaya dari pengaruh globalisasi.
Landasan Perilaku Sosial: Menjadi pedoman dalam berperilaku sosial dan berbangsa.
Nama : Aldryan Lexa Pratama Putra
NPM : 2405101002
Kelas : D3 Teknik Mesin
NPM : 2405101022
KELAS : D3 TEKNIK MESIN
Berikut adalah analisis tentang identitas dan integrasi nasional:
Identitas Nasional
Identitas nasional adalah kesadaran dan rasa bangga akan keberadaan dan keunikan suatu bangsa. Identitas nasional terbentuk dari berbagai faktor, seperti:
1. Sejarah: pengalaman dan peristiwa penting dalam sejarah bangsa.
2. Budaya: tradisi, adat istiadat, dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat.
3. Bahasa: bahasa yang digunakan sebagai alat komunikasi.
4. Agama: keyakinan dan praktik keagamaan yang dianut oleh masyarakat.
5. Wilayah: lokasi geografis dan kekayaan alam yang dimiliki oleh bangsa.
Integrasi Nasional
Integrasi nasional adalah proses penyatuan dan pengembangan kesadaran nasional di kalangan masyarakat. Integrasi nasional bertujuan untuk menciptakan kesatuan dan keutuhan bangsa. Faktor-faktor yang mempengaruhi integrasi nasional adalah:
1. Kesadaran nasional: rasa bangga dan kesadaran akan keberadaan dan keunikan bangsa.
2. Kepemimpinan: kepemimpinan yang efektif dan adil dalam mengelola negara.
3. Kebijakan publik: kebijakan yang mendukung kesatuan dan keutuhan bangsa.
4. Pendidikan: pendidikan yang mengajarkan nilai-nilai nasional dan kesadaran nasional.
5. Komunikasi: komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat.
Hubungan Identitas dan Integrasi Nasional
Identitas nasional dan integrasi nasional memiliki hubungan yang sangat erat. Identitas nasional merupakan fondasi bagi integrasi nasional. Dengan memiliki identitas nasional yang kuat, masyarakat akan lebih mudah untuk diintegrasikan dan disatukan. Sebaliknya, integrasi nasional juga dapat memperkuat identitas nasional dengan menciptakan kesadaran nasional yang lebih luas.
Tantangan dan Solusi
Tantangan yang dihadapi dalam mempertahankan identitas dan integrasi nasional adalah:
1. Globalisasi: pengaruh budaya asing yang dapat mengancam keberlangsungan identitas nasional.
2. Konflik sosial: konflik antara kelompok-kelompok sosial yang dapat mengancam integrasi nasional.
Solusi yang dapat dilakukan adalah:
1. Pendidikan: pendidikan yang mengajarkan nilai-nilai nasional dan kesadaran nasional.
2. Kebijakan publik: kebijakan yang mendukung kesatuan dan keutuhan bangsa.
3. Komunikasi: komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat.
4. Pelestarian budaya: pelestarian budaya dan tradisi yang merupakan bagian dari identitas nasional.
NPM: 2405101007
Kelas: D3 Teknik Mesin
Identitas Nasional
Definisi: Suatu kumpulan dari nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam macam-macam aspek kehidupan
Hakikat: Pancasila
Unsur-unsur dari Identitas nasional:
a. Suku bangsa
b. Agama
c. Budaya
d. Bahasa
Pembagian:
a. Identitas fundamental = Pancasila
b. Identitas instrumental = UUD 1945
c. Identitas alamiah = Keberadaan Indonesia dalam bentuk kepulauan
Integrasi Nasional
Definisi: Proses penyesuaian dari unsur-unsur yang berbeda dalam kehidupan masyarakat yang memiliki keserasian fungsi
Faktor pendorong:
- Sejarah
- Keinginan bersatu
- Cinta tanah air
- Rela berkorban
- Konsensus nasional
Faktor penghambat:
- Heterogen (masyarakat yang beragam)
- Ketimpangan
- Etnosentrisme (fanatisme terhadap suku)
- Gangguan luar
Bentuk-bentuk:
a. Asimilasi (pembauran budaya)
b. Akulturasi (penerimaan unsur asing tanpa menghilangkan kebudayaan asli)
5 definisi integrasi menurut Myron Weiner (1971)
1. Penyatuan kelompok budaya
2. Pembentukan wewenang kekuasaan
3. Menghubungkan pemerintah dan yang diperintah
4. Konsensus terhadap nilai
5. Perilaku yang terintegrasi
NPM : 2405101017
Kelas : D3 Teknik Mesin
Di Indonesia, integrasi nasional sangat penting mengingat keberagaman yang ada, baik dari segi suku, agama, ras, maupun golongan (SARA). Proses ini melibatkan upaya-upaya untuk membangun identitas nasional yang kuat, mempererat hubungan antarwarga negara, serta menciptakan rasa kebersamaan dalam menghadapi tantangan bersama. Pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila, yang menjadi dasar negara, sangat berperan dalam memperkuat integrasi nasional di Indonesia.
Integrasi nasional merupakan proses yang bertujuan untuk menyatukan berbagai kelompok yang ada dalam suatu negara, dengan mengurangi potensi perbedaan yang dapat mengganggu stabilitas sosial. Di Indonesia, integrasi nasional menjadi hal yang sangat penting karena negara ini memiliki keberagaman yang luar biasa, baik dalam hal etnis, agama, bahasa, dan budaya. Proses integrasi ini melibatkan upaya memperkuat rasa persatuan melalui penguatan identitas nasional yang mendasari kehidupan berbangsa dan bernegara.
NPM : 2405101014
Kelas : D3 TEKNIK MESIN
Identitas Nasional
Adalah kumpulan budaya yang tumbuh dan berkembang didalam macam-macam aspek kehidupan.
Hakikat identitas nasional didalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah Pancasila.
Unsur identitas nasonal :
1. Suku bangsa
2. Agama
3. Budaya
4. Bahasa
Berdasarkan unsur identitas nasional dibagi menjadi :
a. Identitas fundamental, Pancasila
b. Identitas instrumental, UUD 1945
c. Identitas alamiah, meliputi kepulauan serta pluralisme dalam suku, budaya, agama, dan kepercayaan
Integrasi Nasional
Adalah penyesuaian unsur yang berbeda dalam kehidupan bermasyarakat yang memiliki keserasian fungsi.
Faktor pendorong :
- Sejarah
- Cinta tanah air
- Rela berkorban
- Konsensus nasional
- Keinginan bersatu
- Heterogen
- Ketimpangan
- Etnosentrisme ( fanatisme terhadap suku yang berlebihan )
- Gangguan luar
- Asimilasi, pembauran kebudayaan yang disertai ciri khas kebudayaan asli
- Akulturasi, penerimaan sebagian unsur-unsur asing tanpa menghilangkan kebudayaan asli
Definisi integrasi menurut Myron Weiner (1971):
- Penyatuan keompok budaya
- Pembentukan wewenang kekuasaan
- Menghubungkan pemerintah dengan yang diperintah
- Konsensus terhadap nilai
- Perilaku yang terintegrasi
NPM : 2405101001
KELAS : D3 TEKNIK MESIN
IDENTITAS NASIONAL
Adalan suatu kumpulan nilai budaya serta berkembang di dalam macam-macam aspek kehidupan.
HAKIKAT
Di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah pancasila karena pancasila adalah aktualisasi yang tercermin dalam penataan kehidupan
UNSUR-UNSUR IDENTITAS NASIONAL
-suku bangsa
-Agama
-Budaya
-Bahasa
berdasarkan unsur-unsur terbagi menjadi 3 yaitu
-identitas fandamental
adallah pancasila sebagai dasar negara dam sebagai ideologi negara
-Identitas instrumental
Adalah UUD1945
-Identitas alamiah
meliputi kepulauan serta prulalisme dalam suku, budaya, bahasa, dan agama
INTEGRASI NASIONAL
Adalah penyesuaian unsur yang berbeda/kesempurnaan keseluruhan proses penyesuaian unsur unsur yang berbeda dalam kehidupan masyarakat yang memiliki keserasian fungsi
FAKTROR PENDORONG
-Sejarah
-Keinginan untuk bersatu
-Cinta tanah air
-Rela berkorban
-Konsensus nasional ( kesepakatan)
FAKTOR PENGHAMBAT
-Hetrogen
Sebuah kelompok ingin mementingkan kepentingan nya sendiri
-Etnosentrisme
Fanatisme terhadap suku yang berlebihan
-Ketimpangan
Ketidak adilan nya satu kelompok dengan kelompok yang lain
-Ganguan luar
kepentingan luar negeri yang masuk ke dalam negeri
Bentuk integritas nasional ada 2 yaitu :
- Asimilasi
adalah pembauran budaya yang di sertai ciri khas kebudayaan aslinya
- Akulturasi
penerimaan sebagai unsur-unsur asing tanpa menghilangkan kebudayaan aslinya
Npm: 2455101009
kelas: D3 Teknik Mesin
*Identitas nasional* dan *integrasi nasional* adalah dua konsep yang saling berkaitan dalam membangun kesatuan dan persatuan suatu bangsa. Berikut penjelasan keduanya:
*Identitas Nasional*
Identitas nasional adalah sekumpulan ciri khas yang menjadi jati diri suatu bangsa, yang membedakannya dari bangsa lain. Ciri-ciri tersebut mencakup aspek sejarah, budaya, bahasa, nilai-nilai sosial, serta simbol-simbol negara yang menjadi kesatuan dalam masyarakat. Identitas nasional menggambarkan siapa kita sebagai bangsa, apa yang kita percayai, dan bagaimana kita memandang dunia.
Contoh elemen identitas nasional meliputi:
- *Bahasa Nasional* (misalnya, Bahasa Indonesia untuk Indonesia)
- *Lambang Negara* (misalnya, Garuda Pancasila di Indonesia)
- *Sejarah Bangsa* (seperti perjuangan kemerdekaan atau perjalanan panjang suatu negara)
- *Sistem Nilai dan Tradisi* (seperti nilai gotong royong atau adat-istiadat yang ada dalam masyarakat)
*Integrasi Nasional*
Integrasi nasional adalah proses penyatuan berbagai elemen yang ada dalam suatu negara, seperti kelompok etnis, agama, budaya, dan sosial, untuk membentuk kesatuan yang utuh dan harmonis. Tujuan dari integrasi nasional adalah agar perbedaan-perbedaan yang ada tidak menjadi pemecah belah, tetapi justru memperkaya bangsa dan menciptakan persatuan yang kokoh. Integrasi nasional berfokus pada pengelolaan keberagaman dalam suatu negara agar tidak menimbulkan konflik.
Contoh dari proses integrasi nasional adalah:
- *Penerimaan terhadap keberagaman*: Menghargai perbedaan etnis, agama, dan budaya dalam masyarakat tanpa adanya diskriminasi.
- *Pembangunan infrastruktur yang merata*: Menyebarkan pembangunan ke seluruh wilayah negara untuk mengurangi ketimpangan.
- *Pendidikan yang menciptakan rasa nasionalisme*: Menanamkan nilai-nilai kebangsaan yang bersifat inklusif dan mengedepankan persatuan.
Hubungan antara Identitas Nasional dan Integrasi Nasional
Identitas nasional dan integrasi nasional saling mendukung. Identitas nasional memberikan dasar dan landasan bagi integrasi nasional. Sebaliknya, integrasi nasional akan memperkuat rasa kebanggaan dan pemahaman terhadap identitas nasional. Dengan kata lain, integrasi yang berhasil akan membantu menjaga dan memperkuat identitas nasional, sementara identitas nasional yang kuat akan menjadi fondasi bagi terciptanya persatuan di tengah keberagaman bangsa
Npm: 2405101025
Kelas: D3 Teknik Mesin
•Identitas nasional dan Integrasi Nasional
Identitas nasional dan Integrasi Nasional merupakan satu kesatuan yang saling berhubungan, Identitas nasional merupakan suatu kumpulan nilai budaya yang tumbuh serta berkembang didalam macam-macam aspek kehidupan dari berbagai macam suku agama ras dan antar golongan, dan juga merupakan sesuatu yang berguna agar kita mengetahui identitas kita sebagai bangsa dan negara Indonesia, karena Indonesia merupakan suatu negara yang memiliki berbagai macam suku budaya, agama, ras dan lainya maka dari itu diperlukan upaya untuk mengintegrasikannya atau menyatukannya, hakikat dari identitas nasional adalah Pancasila.
Indentitas nasional sendiri memiliki 4 unsur utama yaitu: suku bangsa, agama, budaya dan bahasa.
Identitas nasional juga meliputi seperti,
- Indentitas fundamental yaitu Pancasila
-Identitas instrumental yaitu UUD 1945 yang meliputi bahasa Indonesia, bendera merah-putih, semboyan Pancasila, lagi Indonesia raya
-Identitas alamiah yaitu negara Indonesia terdiri atas kepulauan dan pluralisme agama budaya dan bahasa.
•Integrasi Nasional, ialah penyesuaian unsur yang berbeda dalam konteks identitas, berarti menyesuaikan unsur-unsur identitas tersebut.
Didalam integrasi nasional terdapat faktor pendorong dan penghambat.
-Faktor pendorong: -sejarah -keinginan bersatu -cinta tanah air -rela berkorban -konsesus nasional
-Faktor penghambat: -Heterogen, yaitu karena terlalu banyak suku dan kelompok sehingga mereka mementingkan kepentingan mereka sendiri.
-Etnosentrisme, yaitu fanatisme terhadap suku secara berlebihan.
-Ketimpangan, yaitu ketidak adilan antara satu kelompok dengan lainya.
-Gangguan dari luar, yaitu gangguan yang berasal dari luar negara.
Selain itu Integrasi nasional memiliki 2 bentuk yaitu:
-Asimilasi: pembauran kebudayaan yang disertai ciri khas kebudayaan asli, contohnya kita memakai pakaian yang menjadi identitas bangsa Indonesia ke luar negeri seperti sarung peci blangkon dan lainya
-Akulturasi: Penerimaan sebagian unsur-unsur asing tanpa menghilangkan unsur aslinya, sperti saat bekerja menggunakan jaz bersepatu pantofel tetapi tidak melupakan budaya daerah sendiri.
Kesimpulan yang dapat saya ambil ialah, seperti yang saya katakan tadi keduanya memiliki ikatan yang saling berkaitan, jika identitas merupakan hal yang menandakan suatu bangsa atau ciri khas bangsa yang bermacam-macam, dan integrasi nasional merupakan cara agar macam-macam identitas dan macam-macam ciri khas tersebut dapat saling berdampingan menjadi satu kesatuan yang utuh.
NPM : 2455101006
KELAS : D3 TEKNIK MESIN
ANALISIS VIDIO PADA PERTEMUAN KE 3
1. IDENTITAS NASIONAL
Pengertian identitas nasional adalah suatu kumpulan nilai budaya yang tumbuh serta berkembang di dalam macam-macam aspek kehidupan serta hakikat identitas nasional di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah pancasila.
Unsur identitas nasional :
a. Suku bangsa
b. Agama
c. Budaya
d. Bahasa
Unsur identitas nasional dibagi :
a. Identitas fundamental = Pancasila,sebagai dasar negara dan ideologi
b. Identitas instrumental = UUD 1945
c. Identitas alamiah = Kepulauan
2. INTEGRASI NASIONAL
adalah penyesuaian unsur yang berbeda.
Faktor pendorong :
a. Sejarah
b. Cinta tanah air
c. Rela berkorban
d. Konsensus nasional
e. Keinginan untuk bersatu
Faktor penghambat :
a. Heterogen = memeningkan kepentingannya sendiri sehingga bisa menjadi konflik
b. Etnosentrisme = fanatisme terhadap suku yang berlebihan sehingga merasa suku saya lebih baik dari suku lainnya
c. Ketimpangan = ketidakadilan antara satu kelompok masyarakan kepada masyarakat lainnya
d. Gangguan luar
Bentuk integrasi nasional ada 2 :
a. Asimilasi, adalah pembauran kebudayaan yang disertai cirikhas kebudayaan asli.
b. Akulturasi adalah penerimaan sebagian unsur-unsur asing tanpa menghilangkan kebudayaan aslinya
5 Definisi integrasi menurut myron weiner (19771)
a. Penyatuan kelompok budaya
b. Pembentukan wewenang kekuasaan
c. menghubungkan pemerintah dan yang diperintah
d. Konsensus terhadap nilai
e. Perilaku yang terintegrasi
NPM: 2405101005
Kelas: D3 Teknik Mesin
Identitas Nasional
Definisi: Suatu kumpulan dari nilai-nilai budaya yang tumbuh berkembang dalam macam-macam aspek kehidupan
Hakikat: Pancasila
Unsur-unsur dari Identitas nasional:
a. Suku bangsa
b. Agama
c. Budaya
d. Bahasa
Pembagian:
a. Identitas fundamental = Pancasila
b. Identitas instrumental = UUD 1945
c. Identitas alamiah = Keberadaan Indonesia dalam bentuk kepulauan
Integrasi Nasional
Definisi: Proses penyesuaian dari unsur-unsur yang berbeda dalam kehidupan masyarakat yang memiliki keserasian fungsi
Faktor pendorong:
a. Sejarah
b. Keinginan bersatu
c. Cinta tanah air
d. Rela berkorban
e. Konsensus nasional
Faktor penghambat:
f. Heterogen
(masyarakat yang
beragam)
g. Ketimpangan
h. Etnosentrisme
(fanatisme terhadap
suku)
°Gangguan luar
Bentuk-bentuk:
a. Asimilasi (pembauran budaya)
b. Akulturasi (penerimaan unsur asing tanpa menghilangkan kebudayaan asli)
5 definisi integrasi menurut Myron Weiner (1971)
1. Penyatuan kelompok budaya
2. Pembentukan wewenang kekuasaan
3. Menghubungkan pemerintah dan yang diperintah
4. Konsensus terhadap nilai
5. Perilaku yang terintegrasi
IDENTITAS NASIONAL adalah ciri, nilai, simbol, atau karakteristik yang membedakan suatu bangsa dari bangsa lain. Identitas ini terbentuk dari sejarah, budaya, ideologi, bahasa, dan tujuan bersama yang diyakini oleh masyarakat suatu negara.
Nama : Adelia Ayu Ramadan
NPM : 2405101010
Kelas : D3 Teknik Mesin
*IDENTITAS NASIONAL*
identitas nasional merupakan suatu kumpulan nilai budaya yang tumbuh dan berkembang didalam macam' aspek kehidupan dari berbagai macam suku, seperti indoseia banyak bermacam macam suku dan dikumpulkan jadi satu
•Hakikat identitas nasional
didalam kehidupan berbangsa dan bernegara hakikatnya adalah Pancasila. Karena Pancasila adalah aktualisasi yang tercermin dalam penataan hidup kita
-Unsur identitas nasional
1. suku bangsa
2. agama
3. budaya
4. bahasa
•pembagian identitas nasional
identitas nasional dibagi menjadi beberapa macam diantaranya:
1. Identitas nasional fundamental
2. identitas nasional instrumental
3. identitas alamiah
*INTEGRASI NASIONAL*
Integrasi nasional merupakan suatu penyesuaian unsur didalam kehidupan bermasyarakat
•Faktor pendorong
-sejarah
-adanya keinginan bersatu
-cinta tanah air
-rela berkorban
-konsensus nasional
•faktor penghambat
-Heterogen
-Ketimpangan
-etnosentrisme
-Sangguan liar
•Bentuk Integrasi nasional
-Asimilasi
-akulturasi
Adapun 5 Definisi integrasi menurut myron weinerr(1971)
-penyatuan kelompok budaya
-pembentukan wewenang kekuasaan
-Menghubungkan pemerintah dengan yang diperintah
-Konsensus terhadap nilai
-Perilaku yang terintegrasi
NPM : 2405101018
Kelas : D3 TEKNIK MESIN
- Analisis Identitas dan Integrasi Nasional-
1. Identitas Nasional
Adalah jati diri suatu bangsa yang mencerminkan nilai - nilai budaya, sejarah, dan tradisi yang berkembang dalam masyarakat. Unsur- unsur indentitas nasional meliputi yaitu bahasa, simbol, nilai - nilai budaya, dan sejarah, yang membedakan suatu bangsa dan bangsa lainnya.
• Identitas Nasional merupakan kepribadian atau jati diri yang dimiliki oleh suatu bangsa yang membedakannya dari bangsa lain.
• Identitas ini mencakup ciri - ciri khas yang terbentuk dari nilai - nilai budaya, sejarah, dan tradisi yang ada.
-Hakikat Identitas Nasional-
• Identitas Nasional adalah manifestasi dari nilai - nilai budaya yang tumbuh dan berkembang dalam kehidupan suatu bangsa.
• Mencerminkan suatu karakteristik dan keunikan yang dimiliki oleh suatu bangsa, serta menjadi dasar untuk membangun persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman.
-Unsur - unsur Identitas Nasional-
1. Suku bangsa.
2. Agama.
3. Budaya
4. Bahasa.
-Pembagian Identitas Nasional-
•*Identitas Fundamental* : Meliputi dasar negara, ideologi, dan falsafah bangsa (Pancasila)
•*Identitas Instrumental* : Terkait dengan adanya alat dan sistem yang mengatur kehidupan berbangsa, seperti UUD 1945 dan peraturan perundangan.
•*Identitas Alamiah* : Unsur yang bersifat alami, seperti keberagaman suku bangsa, agama, dan budaya yang ada di Indonesia.
2. Integrasi Nasional
Adalah proses penyatuan berbagai masyarakat yang berbeda, seperti suku, agama, budaya, dan bahasa, menjadi satu kesatuan yang utuh dalam bingkai negara.
-Faktor Pendorong Integrasi Nasional-
1. Sejarah
2. Cinta tanah air
3. Rela berkorban
4. Konsensus Nasional
5. Keinginan bersatu
-Faktor penghambat Integrasi Nasional-
1. Heterogen
2. Ketimpangan
3. Etnosentrisme
4. Gangguan Luar
-Bentuk Integrasi Nasional-
1. Asimilasi : Proses dimana kelompok - kelompok yang berbeda, baik dari segi budaya, etnis, ataupun agama, saling berinteraksi dan beradaptasi sehingga perbedaan - perbedaan tersebut berkurang atau hilang.
2. Akulturasi : Proses dimana dua atau lebih budaya saling bertemu dan mempengaruhi satu sama lain, sehingga terjadi perubahan dalam budaya masing - masing.
-5 Definisi Integrasi menurut Myron Weiner (1971)-
1. Penyatuan kelompok budaya
2. Pembentukan wewenang kekuasaan
3. Menghubungkan pemerintah dan yang diperintah
4. Konsensus terhadap nilai
5. Perilaku yang ter-Integrasi
Nama : Sophian Hadi
NPM : 2405101020
Kelas : D3 Teknik Mesin
Berikut analisis video tentang integritas nasional
Jadi berdasarkan video tersebut identitas nasional dan integritas nasional memiliki kesinambungan dimana memiliki hubungan erat dalam membentuk keutuhan dan keberlanjutan suatu bangsa. Tanpa integritas, identitas nasional bisa melemah akibat konflik internal, korupsi, atau pengaruh negatif globalisasi. Maka dari itu dengan ada hubungannya ini bisa untuk mempersatukan suatu pihak dengan pihak lain dengan mengedepankan persatuan dalam keberagaman.
Faktor pendorong integritas nasional ini yaitu dengan cara kita mencintai tanah air, keinginan untuk bersatu dan rela berkorban untuk memperkuat persatuan. Sedangkan untuk faktor penghambatnya yaitu heterogen, etnosentrisme, gangguan luar, dan ketimpangan inilah yang melemahnya integritas nasional.
2405101003
Identitas nasional adalah keseluruhan ciri-ciri, karakteristik, dan nilai-nilai yang membedakan suatu negara dari negara lainnya. Identitas nasional mencakup:
1. Sejarah: Riwayat dan peristiwa-peristiwa penting yang membentuk identitas suatu negara.
2. Budaya: Tradisi, adat istiadat, dan kebiasaan yang menjadi ciri khas suatu negara.
3. Bahasa: Bahasa yang digunakan sebagai bahasa resmi dan bahasa pengantar di suatu negara.
4. Agama: Agama yang dianut oleh mayoritas penduduk suatu negara.
5. Simbol-simbol nasional: Bendera, lambang negara, dan lagu kebangsaan yang menjadi simbol identitas suatu negara.
Integritas Nasional
Integritas nasional adalah kesatuan dan keutuhan suatu negara yang terdiri dari berbagai kelompok sosial, budaya, dan politik. Integritas nasional mencakup:
1. Kesatuan wilayah: Wilayah suatu negara yang terdiri dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota.
2. Kesatuan bangsa: Kesatuan suatu bangsa yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan ras.
3. Kesatuan pemerintahan: Pemerintahan suatu negara yang terdiri dari berbagai lembaga dan institusi.
4. Kesatuan ekonomi: Ekonomi suatu negara yang terdiri dari berbagai sektor dan industri.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Identitas dan Integritas Nasional
1. Sejarah dan budaya
2. Kebijakan dan program pemerintah
3. Pendidikan dan sosialisasi
4. Komunikasi dan media massa
5. Kepemimpinan dan partisipasi masyarakat
Strategi Meningkatkan Identitas dan Integritas Nasional
1. Meningkatkan kesadaran dan rasa identitas nasional melalui pendidikan dan sosialisasi.
2. Mengembangkan kebijakan dan program yang mendukung identitas dan integritas nasional.
3. Meningkatkan komunikasi dan kerjasama antar kelompok sosial, budaya, dan politik.
4. Mengembangkan kepemimpinan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan nasional.
5. Meningkatkan peran media massa dalam mempromosikan identitas dan integritas nasional.
NPM : 2405101021
Kelas : D3 Teknik Mesin
A.Identitas Nasional
Suatu kumpulan, nilai budaya, yg tumbuh serta berkembang dalam bermacam-macam aspek kehidupan dari ratusan suku dan dihimpun dalam satu kesatuan
Hakikat Negara adalah Pancasila, karena menjadi aktualisasi dalam penataan hidup dalam arti yg luas
Unsur identitas Nasional
1. Suku bangsa
2. Agama
3. Budaya
4. Bahasa
Unsur Lainnya
a. Indentitas Fundamental
Pancasila sebagai dasar negara dan sebagai ideologi negara
b. Indentitas instrumental
UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, terdapat : bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia, warna bendera merah putih, lambang negara Garuda Pancasila, semboyan negara Bhinneka Tunggal Ika, lagu kebangsaan Indonesia Raya
c. Identitas alamiah
Meliputi kepulauan, serta pluralisme dalam suku, budaya, bahasa, agama, dan kepercayaan
B.Integrasi Nasional
Penyesuaian unsur yang berbeda, proses penyusunan diantara unsur-unsur yang berbeda yang memiliki keserasian fungsi
Faktor-faktor :
-Faktor pendorong
Sejarah, Keinginan bersatu, cinta tanah air, rela berkorban, konsensus nasional (Pancasila dan UUD 1945)
-Faktor penghambat
Heterogen (ketidakselarasan),etnosentrisme (fanatisme), ketimpangan/ketidakadilan sosial, gangguan luar
Bentuk integrasi Nasional
1. Asimilasi
Pembauran/penyesuaian kebudayaan yang disertai ciri khas budaya asli
2. Akulturasi
Penerimaan budaya lain/asing tanpa menghilangkan budaya aslinya
5 Definisi integrasi menurut Myron Weiner (1971)
1. Penyatuan kelompok budaya
2. Pembentukan wewenang kekuasaan
3. Menghubungkan pemerintah dan yg diperintah
4. Konsensus terhadap Nilai (Kesepakatan bersama)
5. Perilaku yang terintegrasi (pemahaman yang sama)
NPM:2405101011
Identitas nasional adalah karakteristik yang membedakan suatu bangsa dari bangsa lain. Identitas ini terbentuk dari sejarah, budaya, dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakatnya.
Ciri-Ciri Identitas Nasional
1. Kesatuan dalam Keberagaman – Adanya perbedaan suku, budaya, dan agama, tetapi tetap dalam satu kesatuan bangsa.
2. Pancasila sebagai Ideologi – Nilai-nilai Pancasila menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
3. Bahasa Nasional – Bahasa Indonesia sebagai alat pemersatu komunikasi di seluruh wilayah Indonesia.
4. Simbol Kenegaraan – Lambang negara (Garuda Pancasila), bendera merah putih, dan lagu kebangsaan (Indonesia Raya).
5. Persatuan dan Kesatuan – Semangat gotong royong, solidaritas, dan toleransi antarwarga negara.
6. Sistem Hukum dan Pemerintahan – Menggunakan sistem hukum nasional yang berlandaskan konstitusi (UUD 1945).
7. Budaya dan Sejarah Bersama – Nilai-nilai budaya, adat istiadat, dan sejarah perjuangan bangsa yang diwariskan turun-temurun.
Faktor-Faktor Pembentuk Identitas Nasional
1. Sejarah – Perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan menjadi bagian dari identitas nasional.
2. Geografis – Letak Indonesia yang strategis dengan keberagaman alam dan budaya membentuk karakter bangsa.
3. Budaya – Keberagaman suku, bahasa, dan adat istiadat yang tetap bersatu dalam Bhineka Tunggal Ika.
4. Agama – Kepercayaan dan nilai-nilai religius yang dianut masyarakat Indonesia membentuk identitas moral bangsa.
5. Politik – Sistem pemerintahan demokratis dengan ideologi Pancasila sebagai pedoman kehidupan bernegara.
6. Ekonomi – Pola perekonomian berbasis kekayaan alam dan semangat gotong royong.
7. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi – Perkembangan teknologi yang diadaptasi sesuai dengan budaya dan nilai nasional.
Identitas nasional penting untuk menjaga persatuan bangsa di tengah tantangan globalisasi.
Npm: 2455101005
Kelas: D3 Teknik Mesin
Identitas nasional dalam konteks Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) merujuk pada kesadaran dan pengakuan terhadap nilai-nilai, simbol, dan budaya yang menjadi ciri khas suatu bangsa. Di Indonesia, identitas nasional mencakup berbagai elemen yang saling terkait, seperti sejarah, budaya, bahasa, sistem pemerintahan, dan cita-cita bersama yang terkandung dalam Pancasila sebagai dasar negara.
Berikut ini adalah analisis tentang identitas nasional dalam PKN:
Pancasila sebagai Dasar Identitas Nasional
Pancasila, sebagai dasar negara Indonesia, memegang peranan penting dalam membentuk identitas nasional. Pancasila mencerminkan nilai-nilai luhur yang mendasari kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, yang meliputi:
Ketuhanan yang Maha Esa: Menjaga kerukunan antarumat beragama dan menghargai perbedaan.
Kemanusiaan yang Adil dan Beradab: Menjunjung tinggi hak asasi manusia dan keadilan sosial.
Persatuan Indonesia: Menyatukan bangsa Indonesia yang beragam dalam satu kesatuan.
Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan: Menjaga prinsip demokrasi yang berlandaskan musyawarah untuk mencapai mufakat.
Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia: Mewujudkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.
Keberagaman sebagai Wujud Identitas Nasional
Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan keberagaman, baik dalam hal etnis, agama, budaya, maupun bahasa. Keberagaman ini menjadi salah satu ciri khas identitas nasional Indonesia. Meskipun ada banyak perbedaan, prinsip Bhinneka Tunggal Ika (berbeda-beda tetapi tetap satu) mengajarkan untuk hidup rukun dalam keberagaman. Dalam PKN, keberagaman ini diajarkan sebagai kekuatan yang dapat menyatukan bangsa Indonesia, bukannya sebagai sumber perpecahan.
Simbol Nasional
Identitas nasional juga diwujudkan dalam simbol-simbol negara yang digunakan untuk memperkuat rasa kebanggaan dan kecintaan terhadap tanah air. Simbol-simbol tersebut meliputi:
Bendera Merah Putih: Lambang negara yang melambangkan perjuangan dan cita-cita bangsa.
Garuda Pancasila: Lambang negara yang mencerminkan Pancasila sebagai ideologi negara.
Lagu Indonesia Raya: Lagu kebangsaan yang memupuk rasa kebangsaan dan persatuan.
Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional juga merupakan bagian penting dari identitas nasional. Sebagai alat komunikasi yang menyatukan rakyat Indonesia, bahasa Indonesia memainkan peran besar dalam membangun kesadaran bersama, mempermudah interaksi antarwarga, dan menjaga keberagaman budaya.
Sejarah Perjuangan Bangsa
Sejarah kemerdekaan Indonesia, mulai dari perjuangan melawan penjajahan hingga proklamasi kemerdekaan, menjadi bagian dari identitas nasional yang harus dijaga dan dilestarikan. PKN mengajarkan nilai-nilai perjuangan, semangat nasionalisme, dan pentingnya menjaga kemerdekaan yang telah diraih.
Peran Negara dalam Pembentukan Identitas Nasional
Pemerintah Indonesia melalui sistem pendidikan, media, dan kebijakan sosial memiliki peran penting dalam membentuk dan memperkuat identitas nasional. Salah satunya adalah melalui kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan yang membekali warga negara dengan pengetahuan tentang hak dan kewajiban mereka sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
Secara keseluruhan, identitas nasional dalam PKN berfokus pada penguatan rasa cinta tanah air, penghargaan terhadap perbedaan, serta penanaman nilai-nilai Pancasila yang menjadi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.
NPM: 2405101009
KELAS: D3 Teknik Mesin
Identitas nasional
• Pengertian: kumpulan budaya
• Hakikat: Pancasila
• Unsur identitas nasional:
A. Suku bangsa
B. Agama
C. Budaya
D. Bahasa
• Pembagian
A. Identitas fundamental
B. Identitas instrumental
C. Identitas alamiah
Integrasi nasional
• Pengertian: penyesuaian unsur yang berbeda
• Faktor pendorong:
- sejarah
- cinta tanah air
- rela berkorban
- konsensus nasional
- keinginan bersatu
• Faktor penghambat:
- Heterogen
- Ketimpangan
- Etnosentrisme
- Orang luar
• Bentuk integrasi nasional:
-Asimilasi
- Akulturasi
• 5 definisi integrasi menurut Mayor Winner (1971)
1. Penyatuan kelompok budaya
2. Pembentukan kewenangan kekuasaan
3. Menghubungkan pemerintah yang diperintah
4. Konsensus terhadap nilai
5. Perilaku yang terintegrasi
