Nama: Rahma Amelia
NPM: 2213054043
Model-model proses komunikasi adalah gambaran sederhana dari proses komunikasi yang menampilkan kaitan antara satu komponen komunikasi dengan komponen lainnya. Model-model ini membentuk perspektif komunikasi dengan menguraikan komunikasi yang kompleks menjadi lebih sederhana tanpa menghilangkan komponen-komponen yang ada di dalamnya. Berikut adalah beberapa model proses komunikasi yang umum digunakan:
1. Model Stimulus-Respon Model ini merupakan model yang paling dasar dalam ilmu komunikasi. Model ini menunjukkan komunikasi sebagai sebuah proses aksi reaksi. Model ini beranggapan bahwa kata-kata verbal, tanda-tanda nonverbal, gambar-gambar, dan tindakan akan merangsang orang lain untuk memberikan respon dengan cara tertentu
2. Model Aristoteles Model ini merupakan model yang paling klasik dalam ilmu komunikasi. Model ini membuat rumusan tentang model komunikasi verbal yang pertama. Komunikasi terjadi saat pembicara menyampaikan pesannya kepada khalayak dengan tujuan mengubah perilaku mereka
3. Model Lasswell Model ini menjelaskan tentang proses komunikasi dan fungsinya terhadap masyarakat. Lasswell berpendapat bahwa dalam komunikasi terdapat tiga fungsi. Yang pertama adalah pengawasan lingkungan, yang mengingatkan anggota masyarakat akan bahaya dan peluang dalam lingkungan. Kedua adalah korelasi berbagai bagian terpisah dalam masyarakat yang merespons lingkungan. Ketiga adalah transmisi warisan sosial dari suatu generasi ke generasi lainnya
4. Model Shannon dan Weaver Model ini mengasumsikan bahwa sumber daya informasi menciptakan pesan dari kumpulan pesan yang tersedia. Model ini menjelaskan bahwa pesan dikirimkan melalui saluran komunikasi dan diterima oleh penerima. Model ini juga menjelaskan bahwa terdapat gangguan atau kebisingan yang dapat mempengaruhi proses komunikasi
5. Model Schramm Model ini merupakan respon terhadap model komunikasi linier yang bersifat statistik ke model komunikasi yang bersifat dinamis dan model komunikasi dua arah. Model ini menggambarkan komunikasi sebagai proses yang melibatkan penerima dan pengirim pesan yang saling mempengaruhi. Model ini juga menekankan pentingnya umpan balik dalam proses komunikasi
6. Model Komunikasi Transaksional Model ini menggambarkan komunikasi sebagai proses yang melibatkan dua pihak yang saling mempengaruhi. Model ini menekankan pentingnya konteks dalam proses komunikasi dan bahwa pesan yang dikirimkan oleh pihak satu dapat mempengaruhi pesan yang diterima oleh pihak lain
NPM: 2213054043
Model-model proses komunikasi adalah gambaran sederhana dari proses komunikasi yang menampilkan kaitan antara satu komponen komunikasi dengan komponen lainnya. Model-model ini membentuk perspektif komunikasi dengan menguraikan komunikasi yang kompleks menjadi lebih sederhana tanpa menghilangkan komponen-komponen yang ada di dalamnya. Berikut adalah beberapa model proses komunikasi yang umum digunakan:
1. Model Stimulus-Respon Model ini merupakan model yang paling dasar dalam ilmu komunikasi. Model ini menunjukkan komunikasi sebagai sebuah proses aksi reaksi. Model ini beranggapan bahwa kata-kata verbal, tanda-tanda nonverbal, gambar-gambar, dan tindakan akan merangsang orang lain untuk memberikan respon dengan cara tertentu
2. Model Aristoteles Model ini merupakan model yang paling klasik dalam ilmu komunikasi. Model ini membuat rumusan tentang model komunikasi verbal yang pertama. Komunikasi terjadi saat pembicara menyampaikan pesannya kepada khalayak dengan tujuan mengubah perilaku mereka
3. Model Lasswell Model ini menjelaskan tentang proses komunikasi dan fungsinya terhadap masyarakat. Lasswell berpendapat bahwa dalam komunikasi terdapat tiga fungsi. Yang pertama adalah pengawasan lingkungan, yang mengingatkan anggota masyarakat akan bahaya dan peluang dalam lingkungan. Kedua adalah korelasi berbagai bagian terpisah dalam masyarakat yang merespons lingkungan. Ketiga adalah transmisi warisan sosial dari suatu generasi ke generasi lainnya
4. Model Shannon dan Weaver Model ini mengasumsikan bahwa sumber daya informasi menciptakan pesan dari kumpulan pesan yang tersedia. Model ini menjelaskan bahwa pesan dikirimkan melalui saluran komunikasi dan diterima oleh penerima. Model ini juga menjelaskan bahwa terdapat gangguan atau kebisingan yang dapat mempengaruhi proses komunikasi
5. Model Schramm Model ini merupakan respon terhadap model komunikasi linier yang bersifat statistik ke model komunikasi yang bersifat dinamis dan model komunikasi dua arah. Model ini menggambarkan komunikasi sebagai proses yang melibatkan penerima dan pengirim pesan yang saling mempengaruhi. Model ini juga menekankan pentingnya umpan balik dalam proses komunikasi
6. Model Komunikasi Transaksional Model ini menggambarkan komunikasi sebagai proses yang melibatkan dua pihak yang saling mempengaruhi. Model ini menekankan pentingnya konteks dalam proses komunikasi dan bahwa pesan yang dikirimkan oleh pihak satu dapat mempengaruhi pesan yang diterima oleh pihak lain