Forum Analisis Soal

Forum Analisis Soal

Forum Analisis Soal

Jumlah balasan: 79

PENOLAKAN JENAZAH KORBAN COVID-19

 

UNGARAN – Kasus penolakan jenazah korban Covid-19 asal Kabupaten Semarang yang terjadi baru-baru ini membuat sebagian besar masyarakat merasa prihatin. Terlebih, korban adalah seorang perawat yang merupakan garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19.  Menyikapi kasus tersebut, Ketua DPRD Provinsi Jateng Bambang Kusriyanto meminta semua pihak agar aksi penolakan itu tidak terjadi lagi di Jateng. Karena, ia menilai penolakan pemakaman korban Covid-19, apalagi seorang perawat yang terjadi di Sewakul Ungaran Kabupaten Semarang jauh dari azas Pancasila yakni tidak berperikemanusiaan.

“Saya turut berduka atas meninggalnya beliau. Almarhumah merupakan perawat yang berdiri di garda terdepan penanganan Covid-19. Tindakan penolakan itu jauh dari azas Pancasila yakni tidak berperikemanusiaan,” ungkapnya dalam Pantauan Penanganan Covid-19 di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Semarang, Senin (13/4/2020).

 

Menurut Bambang, sapaan akrabnya, kejadian penolakan yang kemudian viral di Media Sosial membuat dirinya malu. Sebagai warga Kabupaten Semarang, Dia bangga kalau yang membuat viral tersebut adalah prestasi atau kemajuan wilayah. Namun, yang terjadi justru aib di wilayahnya.

“Ini viral yang memalukan. Semoga kejadian ini tidak terjadi lagi di Jateng, apalagi di Kabupaten Semarang,” tegasnya.

 

Ia juga meminta Dinas Pendidikan berperan melaksanakan pendidikan karakter di sekolah-sekolah. Karena, dengan pendidikan karakter, tercipta generasi yang bisa menghargai orang lain.

“Kalau nantinya jadi pejabat atau tokoh masyarakat, bisa memiliki karakter yang baik, moral yang baik, kompetensi dan kapasitas yang baik,” harapnya.

 

Pendidikan Karakter harus diberikan sejak anak memasuki Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Kemudian dilanjutkan ke tingkat pendidikan dasar, menengah, dan pendidikan tinggi.

“Anak harus dididik agar menghargai orang lain. Itu memang tidak mudah. Saat ini yang terjadi justru ketika anak dimarahi, orang tuanya yang akan ke sekolah dan marah marah,” ungkapnya.

 

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo Priyatmo mengaku siap melaksanakan saran Ketua DPRD tersebut. Pada kesempatan itu, ia juga melaporkan soal kebijakan belajar dari rumah yang sudah dimulai pada 16 Maret 2020 diperpanjang lagi sampai waktu yang akan ditentukan kemudian. Disamping itu, pola pengajaran selama Pandemi Covid-19 dilakukan dengan menggunakan sistem online.

 

 

 

 

 

 

 

 

ANALISIS SOAL

 

1.      Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai kasus penolakan jenazah korban covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah tersebut dan bagaimakah korelasinya dengan implementasi nilai Pancasila?

2.      Berikanlah saran dan solusi mu sebagai mahasiswa mengenai kejadian tersebut supaya tidak terulang lagi di kemudian hari!

3.      Apakah penolakan jenazah korban covid-19 termasuk pelanggaran sila Pancasila terutama sila ke-2? Bukankah jenazah tersebut sudah tidak bernyawa? Jelaskan dengan argumentasimu secara jelas!

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Sealshie Triangel Heavenly_2311011018 -
Sealshie Triangel Heavenly
2311011018
1. Pendapat saya mengenai Kasus penolakan jenazah korban Covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah sangat disayangkan karena korban adalah seorang perawat yang berjuang di garda terdepan dalam penanganan pandemi. Ini menunjukkan bahwa tidak adanya kepedulian dan kemanusiaan yang sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, terutama dalam hal gotong royong dan kemanusiaan.
2. saran dan solusi saya sebagai mahasiswa mengenai kejadian ini agar tidak terulang lagi adalah dengan meningkatkan pendidikan karakter tidak hanya untuk anak usia dini tetap juga perguruan tinggi yang mengajarkan untuk selalu berempati terhadap sesama manusia dan untuk mengingatkan serta menerapkan landasan negara kita yaitu gotong royong, kemanusiaan, persatuan dalam kehidupan sehari-hari.
3. Menurut saya, penolakan jenazah korban covid-19 merupakan pelanggaran terhadap sila ke-2 karena Penolakan jenazah korban Covid-19 bisa dianggap sebagai pelanggaran terhadap sila kedua Pancasila, karena Meskipun jenazah tersebut tidak lagi bernyawa, tindakan tersebut mencerminkan ketidakadilan dan kurangnya sikap beradab terhadap orang yang telah meninggal dunia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Riziq Fatur Ramadan 2351011036 -
Nama: Riziq Fatur Ramadan
NPM: 2351011036

1. Menurut saya kasus penolakan jenazah korban Covid-19 di Jawa Tengah mencerminkan kekurangan empati dan rasa kemanusiaan yang mendasari perilaku tersebut. Implementasi nilai Pancasila, terutama dalam hal gotong royong dan kemanusiaan, menekankan pentingnya menghargai dan merawat sesama, terlepas dari kondisi atau identitas mereka.
2. Untuk mencegah kejadian serupa di masa depan, kita perlu mengedepankan edukasi dan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya empati dan penghargaan terhadap kemanusiaan. Ini dapat dilakukan melalui program pendidikan karakter yang menanamkan nilai-nilai seperti toleransi, empati, dan gotong royong. Selain itu, perlunya peningkatan kesadaran masyarakat melalui kampanye publik yang berfokus pada pentingnya menghormati dan merawat sesama.
3. Meskipun jenazah tidak lagi hidup, tindakan penolakan tersebut tetap dapat dianggap sebagai pelanggaran terhadap sila ke-2 Pancasila, "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab." Pancasila mengajarkan nilai-nilai moral dan etika yang mendorong kita untuk menghargai martabat manusia, termasuk dalam kondisi hidup maupun meninggal. Oleh karena itu, setiap tindakan yang mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan dan mengurangi martabat seseorang dapat dianggap sebagai pelanggaran terhadap sila kedua Pancasila.
Sebagai balasan Riziq Fatur Ramadan 2351011036

Re: Forum Analisis Soal

oleh FARIDAH DUHA PUTRI -
Nama : Faridah Duha Putri
Npm : 2351011018

1. Menurut saya, penelantaran jenazah korban Covid-19 di Jawa Tengah sangat disayangkan dan tidak seharusnya terjadi. Hal ini menunjukkan kurangnya pemahaman dan empati masyarakat terhadap para korban dan petugas kesehatan yang berjuang melawan pandemi ini. Kasus ini juga bertentangan dengan implementasi nilai-nilai Pancasila khususnya sila pertama dan kedua. Prinsip pertama mengajarkan kita untuk beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta menghormati kebebasan beragama orang lain. Dengan membuang jenazah korban Covid-19, masyarakat tidak menghargai hak mereka atas pemakaman yang layak sesuai agama dan kepercayaannya. Prinsip kedua mengajarkan kita untuk mengakui kesetaraan, kehormatan dan martabat, serta saling mencintai. Dengan membuang jenazah korban Covid-19, masyarakat gagal menunjukkan rasa kemanusiaan dan solidaritas kepada sesama warga yang mengalami bencana.

2. Sebagai mahasiswa, saran dan solusi saya terhadap kasus ini adalah sebagai berikut:
- Meningkatkan edukasi dan kesadaran masyarakat terhadap praktik kesehatan dan perawatan jenazah korban Covid-19 sebagaimana yang ditetapkan oleh para ahli pemerintah dan medis. Hal ini penting untuk menghilangkan ketakutan, kekhawatiran dan kesalahpahaman yang mungkin muncul di masyarakat terkait penyebaran virus dari dalam tubuh. Masyarakat harus mendapat informasi yang benar, jelas, dan mudah dipahami mengenai pembuangan jenazah korban Covid-19 secara aman dan bermartabat sesuai dengan agama dan kepercayaannya.
- Mendorong masyarakat untuk lebih peduli dan berbelas kasih terhadap para korban dan petugas kesehatan yang memerangi pandemi ini. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan dukungan moril, bantuan materiil, atau berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang berkaitan dengan perjuangan melawan Covid-19. Masyarakat juga harus mengapresiasi jasa dan pengorbanan para tenaga kesehatan garda terdepan dengan memberikan penghormatan dan pengakuan setinggi-tingginya.
-Penerapan peraturan perundang-undangan dan sanksi bagi pelaku pembuangan jenazah korban Covid-19 yang melanggar norma sosial dan hukum yang ada. Hal ini harus dilakukan untuk menciptakan efek jera dan mencegah kejadian serupa di kemudian hari. Mereka yang bersalah menelantarkan jenazah korban Covid-19 harus mempertanggungjawabkan perbuatannya yang melukai perasaan keluarga korban, merugikan masyarakat, dan mengganggu ketertiban umum.

3. Menurut saya, membuang jenazah korban Covid-19 melanggar prinsip Pancasila, khususnya sila kedua yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. Alasannya adalah sebagai berikut:
- Jenazah korban Covid-19 masih merupakan bagian dari masyarakat yang mempunyai hak dan kewajiban sebagai warga negara Indonesia. Meski sudah tidak hidup lagi, mereka harus diperlakukan secara adil dan beradab sesuai martabat kemanusiaannya.
- Penelantaran jenazah korban Covid-19 menunjukkan sikap tidak manusiawi dan tidak beradab masyarakat yang melakukan penelantaran. Mereka tidak memiliki belas kasihan, simpati, dan rasa hormat terhadap para korban meninggal akibat Covid-19. Mereka juga tidak menghormati hak keluarga korban untuk mendapatkan penguburan yang layak sesuai agama dan kepercayaannya.
- Membuang jenazah korban Covid-19 juga melanggar nilai moral dan etika yang menjadi landasan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Mereka mengabaikan norma-norma sosial dan hukum yang ada serta tidak menghormati nilai-nilai Pancasila yang menjadi landasan dan ideologi negara Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Arya Ferdyfasan Cu 2311011106 -
Nama : Arya Ferdyfasan Cu
NPM : 2311011106

1. Menurut pendapat saya mengenai kasus penolokan jenazah korban covid-19 di Jawa Tengah sangat mengecewakan dan korban juga merupakan salah satu perawat yang bekerja di garda terdepan dalam situasi tersebut. Sesuai dengan pancila sila ke-2 yang berbunyi kemanusiaan yang adil dan beradab ini sudah sangat tidak sesuai karena tidak jiwa kemanusiaan nya akibat penolakan jenazah tersebut

2. saran dan solusi saya terhadap kejadian tersebut agar tidak terulang kembali sebaiknya di fikir kan terlebih dahulu hal tersebut sebelum dilakukan karena akan mengakibatkan pro dan kontra. Dan lebih mengembangkan pndidikan tentang karakter yang lebih agar bisa menghormati dan menghargai orang lain.

3.Ya, penolakkan tersebut termasuk pelanggaran sila ke-2 walaupun jenazah tersebut sudah tidak bernyawa, karena setiap manusia memiliki hak bagi yang masih bernyawa ataupun tidak bernyawa
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Nafisa Agesti -
Nama:Nafisa Agesti
NPM:2311011002

1.terkait kasus penolakan jenazah korban kausus Covid yang terjadi di jawa tengah tepatnya di kabupaten semarang,di mana korban menjadi salah satu perawat yang berdiri garda terdepan dalam penanganan pasien covid, bentuk tindakan yang di lakukan warga setempat memang sangatlah jauh dari azas pancasila, sikap berlebihan justru tidak menunjukan keluhuran budi dan solidaritas sosial yang selama ini jadi kebangsaan bangsa indonesia.jika pemerintah dan para pihak telah menetapkan kuburan jenazah covid sesuai protokol maka tidak sebaiknya warga menolak penguburan jenazah

2.sikap masyarakat yang seperti ini mencerminkan bahwa daya kritis masyarakat masig rendah,masyarakat yang menolak pemakaman jenazah covid TPU wilayah sekitar karna takut terkena virus covid , kurangnya edukasi serta pemahaman yang membuat masyarakat kurang peduli.

3.ya, kasus tersebut pelanggaran sila pancasila terutama sila ke2 , mengapa demikian padahal jenazah tersebut sudah tidak bernyawa, sudah kita ketahui setiap manusia memiliki hak asasi manusia dalam arti seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia yang sebagai makhluk tuhan yang maha esa dan merupakan anugerahnya yang wajib di hormati.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Azizah Arifiani Apriyanto 2311011042 -
Nama : Azizah Arifiani Apriyanto
Npm : 2311011042

1. Terkait kasus penolakan jenazah korban covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah tepatnya di Kabupaten Semarang, dimana korban merupakan salah satu perawat yang berdiri di garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19, sangatlah memperhatinkan. Bentuk tindakan yang dilakukan warga setempat memang sangatlah jauh dari azas Pancasila, sikap berlebihan justru tidak menunjukkan keluhuran budi dan solidaritas sosial yang selama ini jadi kebanggaan bangsa Indonesia. Jika pemerintah dan para pihak telah menetapkan kuburan bagi jenazah Covid-19 sesuai protokol, maka tidak sebaiknya warga menolak penguburan. Justru korban harusnya diberi penghargaan dan bentuk apresiasi atas jasa yang telah dilakukan selama ini menjadi perawat penanganan pasien covid-19 di garda terdepan. Dalam penanganan jenazah Covid-19, selain memperhatikan aspek kesehatan, juga memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan. Nilai kemanusiaan yang sifatnya universal seperti yang tercantum dalam Pancasila yaitu sila ke-2, "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab", menekankan kepada kita bahwa nilai kemanusiaan adalah nilai yang fundamental yang dimiliki oleh setiap manusia dan setiap manusia harus mendapatkan perlakuan secara adil. Pihak keluarga korban meninggal yang diakibatkan Covid-19 berhak mendapatkan keadilan, termasuk dalam hal penanganan jenazah keluarganya. Keadilan ini pun diterjemahkan ke dalam setiap peraturan perundang-undangan dan juga protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah Nilai- nilai Pancasila menjadi acuan dalam pembentukan peraturan yang ada di Indonesia. Korelasi antara nilai kemanusiaan dan penegakan hukum menjadi sebuah urgensi dalam penguatan nilai Pancasila. Di Negara Kesatuan Republik Indonesia, nilai kemanusiaan dan penegakan hukum melengkapi satu sama lainnya dengan dasar acuannya adalah Pancasila.

2. Mengenai kejadian tersebut sebagai mahasiswa berpendapat, sikap masyarakat Indonesia yang seperti ini, mencerminkan bahwa daya kritis masyarakat masih rendah. masyarakat yang menolak pemakaman jenazah Covid-19 di TPU sekitar wilayah mereka karena takut tertular virus Covid-19. Padahal, kata peneliti bidang Mikrobiologi, jenazah pasien Covid-19 tidak bisa menyebarkan virus jika sudah dikebumikan. "Virus corona tidak dapat hidup jika tidak memiliki inang, virus akan ikut mati ketika inangnya mati". Kurangnya edukasi serta pemahaman yang membuat masyarakat menjadi kurang peduli dan tidak memahami secara menyeluruh, Dalam konteks terjadinya penolakan jenazah, maka nilai kemanusiaan seharusnya ditegakkan melalui penegakan hukum yang tegas dan adil. Adanya tindakan penolakan jenazah ini seharusnya dilakukan penindakan hukum yang tegas. Apalagi untuk jenazah yang disebabkan karena wabah sudah diatur dalam hukum positif dan mempunyai sanksi pidana. Karena sanksinya diterapkan dengan mekanisme hukum pidana yang pada dasarnya bersifat mengatur publik, penegakan hukum harusdilakukan dengan bijaksana dengan tetap memperhatikan nilai-nilai keadilan, untuk memberikan efek jera terhadap orang-orang yang berani melakukan penolakan jenazah, sehingga memberikan edukasi bagi publik dalam bertindak. Tidak ada 1 alasan apapun yang dibenarkan menolak pemakaman jenazah. Kalaupun ada peraturan yang dilanggar di dalam pemakaman jenazah, dapat disampaikan keberatan melalui mekanisme hukum. Selain itu solusi agar tidak terjadinya hal ini kembali yaitu dilakukannya penyampaian mengenai hal yang terkait Covid-19 dari pihak medis dan juga pemerintah, agar masyarakat paham dan mengerti tentang situasi saat ini, dan jalan satu-satunya apabila masih ada masyarakat yang menolak diedukasi yaitu jalur penegakan hukum agar dapat jera dan paham akan hal tersebut.

3. Ya, kasus tersebut termasuk pelanggaran sila Pancasila terutama sila ke-2. mengapa demikian padahal jenazah tersebut sudah tidak bernyawa? Sudah kita ketahui setiap warga memiliki Hak Asasi Manusia yang dalam arti adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh pemerintah. Dari pengertian HAM tersebut sudah dapat kita simpulkan bahwanya setiap warga memiliki hak tersebut. Apalagi sebagai keluarga dari korban pun mempunyai hak akan keadilan tersebut. Jadi kasus tersebut sangat berkaitan dengan sila ke-2 yang berbunyi "Kemanusiaan yang adil dan beradab". Dalam Undang-undang Nomor 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular jelas mengatakan bahwa tindakan yang mengganggu upaya penanggulangan wabah adalah bertentangan dengan hukum dan dikenakan sanksi Pidana. Sedangkan dari perspektif Pancasila dapat dilihat bahwa tindakan penolakan pemakaman jenazah Covid-19, termasuk ke dalam perbuatan yang bertentangan dengan nilai- nilai Pancasila. Selain sebagai Ideologi negara, Pancasila juga merupakan sumber dari segala sumber hukum negara seperti yang tercantum di dalam pasal 2 Undang- Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang- Undangan. Tindakan penolakan pemakaman jenazah Covid-19 merupakan perbuatan yang bertentangan dengan Hukum dan Hak Asasi Manusia sebagaimana yang terdapat di dalam Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia seperti di dalam deklarasi universal Hak Asasi Manusia, kovenan internasional hak-hak sipil dan politik. Pengaruh penegakan hukum tentunya menjadi faktor yang sangat penting dalam penegakan dan penguatan kembali nilai-nilai yang sesuai dengan paradigma Pancasila.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Kurnia dita indriana -
Nama :kurnia dita indriana
NPM :2311011010


1. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai kasus penolakan jenazah korban covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah tersebut dan bagaimakah korelasinya dengan implementasi nilai Pancasila?
Jawab : Terkait kasus penolakan jenazah korban covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah tepatnya di Kabupaten Semarang, dimana korban merupakan salah satu perawat yang berdiri di garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19, sangatlah memperhatinkan.Bentuk tindakan yang dilakukan warga setempat memang sangatlah jauh dari azas Pancasila, sikap berlebihan justru tidak menunjukkan keluhuran budi dan solidaritas sosial yang selama ini jadi kebanggaan bangsa Indonesia.Jika pemerintah dan para pihak telah menetapkan kuburan bagi jenazah Covid-19 sesuai protokol, maka tidak sebaiknya warga menolak penguburan, Justru korban harusnya diberi penghargaan dan bentuk apresiasi atas jasa yang telah dilakukan selama ini menjadi perawat penanganan pasien covid-19 di garda terdepan. Dalam penanganan jenazah Covid-19, selain memperhatikan aspek kesehatan, juga memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan.Nilai kemanusiaan yang sifatnya universal seperti yang tercantum dalam Pancasila yaitu sila ke-2."Kemanusiaan yang Adil dan Beradab", menekankan kepada kita bahwa nilai kemanusiaan adalah nilai yang fundamental yang dimiliki oleh setiap manusia dan setiap manusia harus mendapatkan perlakuan secara adil.Pihak keluarga korban meninggal yang diakibatkan Covid-19 berhak mendapatkan keadilan, termasuk dalam hal penanganan jenazah keluarganya.Keadilan ini pun diterjemahkan ke dalam setiap peraturan perundang-undangan dan juga protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

2.Berikanlah saran dan solusi mu sebagai mahasiswa mengenai kejadian tersebut supaya tidak terulang lagi di kemudian hari!
Jawab: Mengenai kejadian tersebut sebagai mahasiswa berpendapat, sikap masyarakat Indonesia yang seperti ini, mencerminkan bahwa daya kritis masyarakat masih rendah, masyarakat yang menolak pemakaman jenazah Covid-19 di TPU sekitar wilayah mereka karena takut tertular virus Covid-19. Padahal, kata peneliti bidang Mikrobiologi, jenazah pasien Covid-19 tidak bisa menyebarkan virus jika sudah dikebumikan, "Virus corona tidak dapat hidup jika tidak memiliki inang, virus akan ikut mati ketika inangnya mati". Kurungnya edukasi serta pemahaman yang membuat masyarakat menjadi kurang peduli dan tidak memahami secara menyeluruh. Dalam konteks terjadinya penolakan jenazah, maka nilai kemanusiaan seharusnya ditegakkan melalui penegakan hukum yang tegas dan adil. Adanya tindakan penolakan jenazah ini seharusnya dilakukan penindakan hukum yang tegas. Apalagi untuk jenazah yang disebabkan karena wabah sudah diatur dalam hukum positif dan mempunyai sanksi pidana. Karena sanksinya diterapkan dengan mekanisme hukum pidana yang pada dasarnya bersifat mengatur publik, penegakan hukum harus dilakukan dengan bijaksana dengan tetap memperhatikan nilai-nilai keadilan, untuk memberikan efek jera terhadap orang-orang yang berani melakukan penolakan jenazah, sehingga memberikan edukasi bagi publik dalam bertindak.


3. Apakah penolakan jenazah korban covid-19 termasuk pelanggaran sila Pancasila terutama sila ke-2? Bukankah jenazah tersebut sudah tidak bernyawa? Jelaskan dengan argumentasimu secara jelas!
Jawab : Ya, kasus tersebut termasuk pelanggaran sila Pancasila terutama sila ke-2. mengapa demikian padahal jenazah tersebut sudah tidak bernyawa? Sudah kita ketahui setiap warga memiliki Hak Asasi Manusia yang dalam arti adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh pemerintah. Dari pengertian HAM tersebut sudah dapat kita simpulkan bahwanya setiap warga memiliki hak tersebut. Apalagi sebagai keluarga dari korban pun mempunyai hak akan keadilan tersebut. Jadi kasus tersebut sangat berkaitan dengan sila ke-2 yang berbunyi "Kemanusiaan yang adil dan beradab". Dalam Undang-undang Nomor 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular jelas mengatakan bahwa tindakan yang mengganggu upaya penanggulangan wabah adalah bertentangan dengan hukum dan dikenakan sanksi Pidana. Sedangkan dari perspektif Pancasila dapat dilihat bahwa tindakan penolakan pemakaman jenazah Covid-19, termasuk ke dalam perbuatan yang bertentangan dengan nilai- nilai Pancasila. Selain sebagai Ideologi negara, Pancasila juga merupakan sumber dari segala sumber hukum negara seperti yang tercantum di dalam pasal 2 Undang- Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang- Undangan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Sella Marlina Anggraini -
Nama : Sella Marlina Anggraini
NPM : 2311011020

1. Saya setuju bahwa kasus penolakan jenazah korban covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah tersebut merupakan tindakan yang tidak berperikemanusiaan. Tindakan penolakan tersebut menunjukkan bahwa tidak adanya upaya untuk menjunjung tinggi sikap hormat terhadap kemanusiaan. Hal tersebut tentu bertentangan dengan nilai Pancasila terutama nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial yang seharusnya dijunjung dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

2. Saran dan solusi saya sebagai mahasiswa mengenai kejadian tersebut agar tidak terulang di kemudian hari adalah dengan
1. Mengadakan kampanye edukasi serta sosialisasi mengenai pentingnya menghormati hak kemanusiaan dan rasa empati terhadap korban
2. Mengintergrasikan pendidikan karakter secara terus, termasuk nilai-nilai kemanusiaan, empati, dan solidaritas
3. Memastikan bahwa adanya konsekuensi hukum yang tegas bagi individu maupun kelompok yang terlibat dalam tindakan penolakan tersebut
4. Melibatkan tenaga kesehatan dalam pelatihan etika dan komunikasi sensitif untuk menangani situasi serupa

3. Menurut saya penolakan jenazah korban covid-19 termasuk pelanggaran sila ke-2 Pancasila karena tindakan tersebut mencerminkan bahwa tidak adanya rasa kemanusiaan dalam menangani situasi tersebut. Tindakan Penolakan tersebut bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan moral yang seharusnya dijunjung tinggi dalam masyarakat. Meskipun jenazah itu sendiri tidak lagi bernyawa, namun kita sebagai manusia harus memiliki sikap empati dan kemanusiaan yang dimaksudkan sebagai bukti bahwa adanya kebudayaan dan adab yang dijunjung tinggi sehingga dapat membangun karakter manusia yang beradab, peduli, dan empati terhadap sesama, bahkan kepada mereka yang sudah meninggal dunia.
Sebagai balasan Sella Marlina Anggraini

Re: Forum Analisis Soal

oleh Ummi Nur Aisyah -
NAMA : Ummi Nur Aisyah
Npm : 2311011028


1. menurut pendapat saya, penolakan jenazah korban covid yang terjadi di kabupaten Semarang tersebut memang tidak berperikemanusiaan, dan penolakan tersebut juga tidak hanya terjadi pada perawat saja, banyak bahkan korban korban yang tidak di makam kan dengan layak dengan beralasan warga takut tertular covid
satu sisi semua orng takut tertular
satu sisi penolakan tersebut melanggar nilai Pancasila sila ke 2

2. Mengajarkan tentang pentingnya menghormati dan menghargai kemanusiaan, persatuan, dan keadilan, sehingga stigma dan penolakan terhadap jenazah Covid-19 dapat dikurangi.
karena setiap manusia pasti membutuhkan orang lain, lahir dibantu orang lain mati pun dibantu orang lain

3.iya penolakan tersebut merupakan pelanggaran sila ke 2
yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab, menolak jenazah merupakan perilaku tidak beradap, terlebih jenazah perawat yang sudah berjasa membantu merawat korban covid sampai sampai dia mengorbankan diri nya sendiri untuk membantu orang lain
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh SAFNAH ZAQIYAH -
Safnah Zaqiyah
2311011038


1. Terkait Kasus penolakan jenazah korban Covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah, menurut pendapat saya hal tersebut sangat disayangkan karena korban adalah seorang perawat yang berjuang di garda terdepan dalam penanganan pandemi. Ini menunjukkan bahwa tidak adanya kepedulian dan kemanusiaan yang sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, terutama dalam hal gotong royong dan kemanusiaan.

2. Salah satu solusi untuk mencegah kejadian yang serupa di masa depan, kita perlu mengedepankan edukasi dan pemahaman yang lebin baik tentang pentingnya empati dan penghargaan terhadap kemanusiaan. Ini dapat dilakukan melalui program pendidikan karakter yang menanamkan nilal-nilal sepert toleransi, empati, dan gotong royong. Selain itu, perlunya peningkatan kesadaran masyarakat melalui kampanye publik yang berfokus pada pentingnya menghormati dan merawat sesama dan selalu berempati ternadap sesama manusia dan untuk mengingatkan serta menerapkan landasan negara kita yaitu gotong royong, kemanusiaan, dan persatuan.

3. Ya, kasus tersebut termasuk pelanggaran sila Pancasila terutama sila ke-2 , kita ketahui setiap warga memiliki Hak Asasi Manusia yang dalam arti adalan seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh pemerintah. Dari pengertian HAM tersebut sudan dapat kita simpulkan bahwanya setiap warga memiliki hak tersebut. Apalagi sebagai keluarga dari korban pun mempunyai hak akan keadilan tersebut. Jadi kasus tersebut sangat berkaitan dengan sila ke-2 yang berbunyi "Kemanusiaan yang adil dan beradab". Tindakan penolakan pemakaman jenazah Covid-19 merupakan perbuatan yang bertentangan dengan Hukum dan Hak Asasi Manusia sebagaimana yang terdapat di dalam Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia seperti di dalam deklarasi universal Hak Asasi Manusia, kovenan internasional hak-_hak sipil dan politik. Pengaruh penegakan hukum tentunya menjadi faktor yang sangat penting dalam penegakan dan penguatan kembali nilai-nilai yang sesuai dengan paradigma Pancasila.
Dalam Undang-undang Nomor 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular jelas mengatakan bahwa tindakan yang mengganggu upaya penanggulangan wabah adalah bertentangan dengan hukum dan dikenakan sanksi Pidana. Sedangkan dari perspektif Pancasila dapat dilihat bahwa tindakan penolakan pemakaman jenazah Covid-19, termasuk ke dalam perbuatan yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Vani Vadilah Rihma Yanti 2311011132 -
Nama : Vani Vadilah Rihma Yanti
NPM : 2311011132

1. menurut saya, kasus penolakan jenazah korban covid-19 oleh masyarakat adalah kasus yang menyimpang dari nilai Pancasila yaitu sila kedua nilai kemanusiaan. Seharusnya masyarakat bisa menerima jenazah korban covid-19 tersebut dengan baik, karena setiap pemakaman jenazah korban covid-19 pasti sudah memiliki SOP yang ditentukan untuk meminimalisir penularan covid-19. Sehingga masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan hal tersebut, terlebih lagi jenazah tersebut adalah perawat yang telah menjadi garda terdepan bangsa Indonesia untuk melawan covid-19. Jadi seyogyanya masyarakat menerima pemakaman jenazah tersebut dengan baik untuk menghormati jasa yang telah diberikan oleh perawat tersebut, dan juga sebagai bentuk perilaku kemanusiaan antar bangsa Indonesia.

2. Untuk mencegah hal ini terjadi kembali di kemudian hari, pemerintah perlu memberi pemahaman kepada masyarakatnya mengenai penularan covid-19, SOP pemakaman jenazah korban covid-19, dan juga nilai-nilai Pancasila. 
masyarakat seharusnya menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan dan juga rasa iba terhadap sesama agar tercipta kedamaian dan kerukunan antarmasyarakat Indonesia. 

3. Iya, kasus tersebut termasuk pelanggaran sila Pancasila kedua. meskipun jenazah tersebut sudah tidak bernyawa, tapi dia masih memiliki hak asasi manusia sebagai makhluk Tuhan yang Maha Esa yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi. sehingga meskipun sudah menjadi jenazah kita perlu menghormati jenazah tersebut dan menjalankan kewajiban kita untuk memakamkan jenazah tersebut. 
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Anggela Kurnia Ilmi 2311011048 -
Nama: Anggela Kurnia Ilmi
Npm: 2311011048
1. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai kasus penolakan jenazah korban covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah tersebut dan bagaimakah korelasinya dengan implementasi nilai Pancasila?
Jawaban:
Menurut saya,saya setuju dengan ketua DPRD Jateng yang tidak setuju dengan aksi penolakan jenazah Covid-19 di wilayah Jateng. Terlebih, kbeleoch adalah seorang perawat merupakan garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19. Bayangkan bagaimana jika korban tersebut adalah salah satu anggota keluarga kita sangat miris sekali bukan. Yang tercantum dalam pancasila yaitu sila ke-2 Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab" bisa dinyatakan bahwa masyarakat Jateng tidak mencerminkan asas asas yang terdapat pada pancasila yaitu sila ke-2. Seharusnya aparat pemerintah harus dengan bijak sana menanggapi masalah ini.

2. Berikanlah saran dan solusi mu sebagai mahasiswa mengenai kejadian tersebut supaya tidak terulang lagi di kemudian hari!
Jawaban:
Sebagai warga negara seharusnya kita bisa berfikir dengan cermat,logis dan bijaksana, jangan karena takut dengan wabah kita bisa mengahalangi sebuah proses pemakaman. Karena apapun jenis bakteri jika sudah meninggal semua bakteri ataupun virus akan ikut mati juga. Pemerintah menerbitkan peraturan untuk tidak melarang/menghalangi sebuah proses pemakaman jenazah Covid-19. jika warga negaranya sendiri belum faham dengan arti dari pancasila sila ke-2' Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab" maka semua peraturan tersebut akan sia sia.

Solusi Kita harus berperan penting untuk menyadarkan warga negara tentang
pancasila sila ke-2 Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab walaupun sedikit
susah. karena kesadaran itu muncul pada diri manusia itu masing-masing.


3. Apakah penolakan jenazah korban covid-19 termasuk pelanggaran sila Pancasila terutama sila ke-2? Bukankah jenazah tersebut sudah tidak bernyawa? Jelaskan dengan argumentasimu secara jelas!
Jawaban:
Ya,tentu saja itu sebuah pelanggaran sila Pancasila sila ke-2 Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab. Karena dalam sila mengandung sebuah keadilan jadi walaupun jenazah itu sudah tidak bernyawa tapi ia masih mempunya hak untuk mendapatkan keadilan yang adil selama iya masih berada dibumi ini.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh QUEEN ANGGUN MARYAM 2311011054 -
Nama : Queen Anggun Maryam
NPM : 2311011054
Kelas : Manajemen Genap

1. Saya mengecam penolakan jenazah korban Covid-19 di Jawa Tengah, terutama karena korban adalah seorang perawat yang telah berjuang di garis depan penanganan pandemi. Kejadian ini mencerminkan kekurangan kepedulian dan kemanusiaan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip Pancasila, terutama nilai gotong royong dan kemanusiaan.
2. Saran dan solusi saya sebagai mahasiswa mengenai kejadian ini agar tidak terulang lagi adalah dengan meningkatkan pendidikan karakter tidak hanya untuk anak usia dini tetap juga perguruan tinggi yang mengajarkan untuk selalu berempati terhadap sesama manusia dan untuk mengingatkan serta menerapkan landasan negara kita yaitu gotong royong, kemanusiaan, persatuan dalam kehidupan sehari-hari.
3. Menurut saya, penolakan jenazah korban covid-19 merupakan pelanggaran terhadap sila ke-2 karena Penolakan jenazah korban Covid-19 bisa dianggap sebagai pelanggaran terhadap sila kedua Pancasila, yaitu Kemanusiaan yang adil dan beradab karena Meskipun jenazah tersebut tidak lagi bernyawa, tindakan tersebut mencerminkan ketidakadilan dan kurangnya sikap beradab terhadap orang yang telah meninggal dunia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Anggela Kurnia Ilmi 2311011048 -
Nama: Anggela Kurnia Ilmi
NPM: 2311011048
1. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai kasus penolakan jenazah korban covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah tersebut dan bagaimakah korelasinya dengan implementasi nilai Pancasila?
Jawaban:
Menurut saya,saya setuju dengan ketua DPRD Jateng yang tidak setuju dengan aksi penolakan jenazah Covid-19 di wilayah Jateng. Terlebih, kbeleoch adalah seorang perawat merupakan garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19. Bayangkan bagaimana jika korban tersebut adalah salah satu anggota keluarga kita sangat miris sekali bukan. Yang tercantum dalam pancasila yaitu sila ke-2 Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab" bisa dinyatakan bahwa masyarakat Jateng tidak mencerminkan asas asas yang terdapat pada pancasila yaitu sila ke-2. Seharusnya aparat pemerintah harus dengan bijak sana menanggapi masalah ini.

2. Berikanlah saran dan solusi mu sebagai mahasiswa mengenai kejadian tersebut supaya tidak terulang lagi di kemudian hari!
Jawaban:
Sebagai warga negara seharusnya kita bisa berfikir dengan cermat,logis dan bijaksana, jangan karena takut dengan wabah kita bisa mengahalangi sebuah proses pemakaman. Karena apapun jenis bakteri jika sudah meninggal semua bakteri ataupun virus akan ikut mati juga. Pemerintah menerbitkan peraturan untuk tidak melarang/menghalangi sebuah proses pemakaman jenazah Covid-19. jika warga negaranya sendiri belum faham dengan arti dari pancasila sila ke-2' Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab" maka semua peraturan tersebut akan sia sia.

Solusi Kita harus berperan penting untuk menyadarkan warga negara tentang
pancasila sila ke-2 Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab walaupun sedikit
susah. karena kesadaran itu muncul pada diri manusia itu masing-masing.


3. Apakah penolakan jenazah korban covid-19 termasuk pelanggaran sila Pancasila terutama sila ke-2? Bukankah jenazah tersebut sudah tidak bernyawa? Jelaskan dengan argumentasimu secara jelas!
Jawaban:
Ya,tentu saja itu sebuah pelanggaran sila Pancasila sila ke-2 Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab. Karena dalam sila mengandung sebuah keadilan jadi walaupun jenazah itu sudah tidak bernyawa tapi ia masih mempunya hak untuk mendapatkan keadilan yang adil selama iya masih berada dibumi ini.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Anggela Kurnia Ilmi 2311011048 -
NAMA: ANGGELA KURNIA ILMI
NPM: 2311011048
1. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai kasus penolakan jenazah korban covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah tersebut dan bagaimakah korelasinya dengan implementasi nilai Pancasila?
Jawaban:
Menurut saya,saya setuju dengan ketua DPRD Jateng yang tidak setuju dengan aksi penolakan jenazah Covid-19 di wilayah Jateng. Terlebih, kbeleoch adalah seorang perawat merupakan garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19. Bayangkan bagaimana jika korban tersebut adalah salah satu anggota keluarga kita sangat miris sekali bukan. Yang tercantum dalam pancasila yaitu sila ke-2 Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab" bisa dinyatakan bahwa masyarakat Jateng tidak mencerminkan asas asas yang terdapat pada pancasila yaitu sila ke-2. Seharusnya aparat pemerintah harus dengan bijak sana menanggapi masalah ini.

2. Berikanlah saran dan solusi mu sebagai mahasiswa mengenai kejadian tersebut supaya tidak terulang lagi di kemudian hari!
Jawaban:
Sebagai warga negara seharusnya kita bisa berfikir dengan cermat,logis dan bijaksana, jangan karena takut dengan wabah kita bisa mengahalangi sebuah proses pemakaman. Karena apapun jenis bakteri jika sudah meninggal semua bakteri ataupun virus akan ikut mati juga. Pemerintah menerbitkan peraturan untuk tidak melarang/menghalangi sebuah proses pemakaman jenazah Covid-19. jika warga negaranya sendiri belum faham dengan arti dari pancasila sila ke-2' Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab" maka semua peraturan tersebut akan sia sia.

Solusi Kita harus berperan penting untuk menyadarkan warga negara tentang
pancasila sila ke-2 Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab walaupun sedikit
susah. karena kesadaran itu muncul pada diri manusia itu masing-masing.


3. Apakah penolakan jenazah korban covid-19 termasuk pelanggaran sila Pancasila terutama sila ke-2? Bukankah jenazah tersebut sudah tidak bernyawa? Jelaskan dengan argumentasimu secara jelas!
Jawaban:
Ya,tentu saja itu sebuah pelanggaran sila Pancasila sila ke-2 Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab. Karena dalam sila mengandung sebuah keadilan jadi walaupun jenazah itu sudah tidak bernyawa tapi ia masih mempunya hak untuk mendapatkan keadilan yang adil selama iya masih berada dibumi ini.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Kinanti Trisnajati -
Nama:Kinanti Trisnajati
Nomor:2311011078

1.Menurut pendapat saya, kasus ini sangat menyedihkan dan memperihatinkan,jenazah perawat yang sudah sesuai dengan protokol kesehatan ini seharusnya tetap diterima apalagi ia adalah garda terdepan dalam menangani kasus covid-19, jenazah perawat ini sudah seharusnya mendapat keadilan.penolakan ini sangat melanggar nilai pancasila sila ke-2, sila kedua ini mengandung nilai yang harus kita implementasikan, yaitu memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabat nya.

2.Saran dan solusi saya agar kasus seperti ini tidak terulang lagi adalah memberikan edukasi kepada masyarakat tentang covid-19 serta melakukan komunikasi yang baik dengan masyarakat mengenai penanganan jenazah ini, agar masyarakat paham dan mengerti mengenai penangan jenazah yang sudah sesuai dengan protokol kesehatan ini tidak lagi membahayakan sehingga tidak perlu bersikap berlebihan sampai terjadi penolakan.saran saya selanjutnya adalah memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang nilai-nilai pancasila terutama pada sila ke-2.

3.Menurut saya kasus penolakan jenazah ini termasuk pelanggaran sila kedua pancasila, karena,walaupun sudah tidak bernyawa, tetapi dalam proses pengantaran jenazah ke tempat terakhir nya juga harus mendapatkan keadilan, kasus penolakan ini tentunya menyakiti hati keluarga korban, hal ini sama saja tidak menghargai keluarga korban yg sedang berduka maka dari itu menurut saya hal ini melanggar sila kedua pancasila.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh AZALIA AYU RAHMAWATI -

Azalia Ayu Rahmawati
2311011016
1. Menurut saya, kasus ini tidak mencerminkan adanya pengimplementasian nilai Pancasila yang baik, karena dengan tidak menerima jenazah korban covid-19 dan jenazah tersebut dulunya adalah seorang perawat yang berdedikasi tinggi terhadap kesehatan masyarakat di sekitar daerah tersebut juga merupakan tindakan tidak bermoral dan tidak ada rasa gotong royong antar masyarakat dan rasa kemanusiaan untuk dapat membalas kebaikan perawat tersebut selama hidupnya yang sudah mengabdi untuk masyarakat.
2. Saran menurut saya agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi adalah dengan diberikannya pendidikan karakter kepada seluruh masyarakat tentang pentingnya empati, gotong royong, toleransi, dan pendidikan karakter lainnya.
3. Menurut saya, kasus ini masuk kedalam pelanggaran sila ke-2 Pancasila karena walaupun jenazah itu sudah tidak bernyawa tapi seharusnya masyarakat sekitar memiliki rasa empati dan rada kemanusiaan yang tinggi untuk tetap dapat mengurusi dan tidak menolak jenazah korban tersebut.

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh AZIKA EDRA AVIOLETA -
Nama : Azika Edra Avioleta
Npm : 2311011044

1. Menurut pendapat saya kasus penolakan jenazah korban covid 19 yang terjadi di Jawa Tengah merupakan sikap yang sangat tidak terpuji karena tidak menghormati hak asasi sesama manusia.
Mengenai korelasi dengan implementasi nilai Pancasila, ada pada sila yang menyatakan tentang kemanusiaan. Kasus ini melanggar sila "kemanusiaan yang adil dan beradab", karena menunjukkan kurangnya penghormatan terhadap hak asasi sesama manusia.

2. Saran saya sebagai mahasiswa adalah lebih menekankan lagi edukasi tentang implementasi Pancasila di kalangan masyarakat khususnya "kemanusiaan yang adil dan beradab", agar kedepannya tidak terjadi lagi penyelewengan terhadap hak asasi sesama manusia.

3. Kasus penolakan jenazah ini jelas termasuk pelanggaran sila ke-2. Meskipun jenazah tersebut sudah tidak bernyawa tetapi tetap memiliki hak asasi manusia, karena sejatinya hak asasi manusia melekat pada diri seseorang dari lahir sampai dengan meninggal dunia. Jadi penolakan jenazah tersebut termasuk pelanggaran hak asasi manusia.
Sebagai balasan AZIKA EDRA AVIOLETA

Re: Forum Analisis Soal

oleh INAYA MAULIDINA -
NAMA : INAYA MAULIDINA
NPM : 2311011024

1. menurut pendapat saya kasus penolakan jenazah karna virus covid 19 sangat menyedihkan karena sebagian korban adalah seorang perawat yang menangani pasien covid 19. tidakan yang dilakukan sangat tidak berperi kemanusiaan dan melanggar sila pancasila yang kedua yaitu "kemanusiaan yang adil dan beradab"

2. Solusi untuk mencegah terjadi kejadian ini terlurang lagi adalah memperkuat rasa kemanusiaan terhadap sesama warga negara indonesia dan memberikan pendidikan yang lebih berkarakter lagi tentang penting nya memiliki rasa kemanusiaan, empati dan gotong royong.

3. menurut saya, kejadian ini melanggar sila pancasila yang kedua karena tidak ada rasa kemanusiaan meskipun jenazah tidak bernyawa lagi kita harus mempunyai rasa empati dan jenazah masih mempunyai hak untuk merasakan keadilan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Sultan Aznam Hossen -
Nama: Sultan Aznam Hossen
NPM: 2351011026

Hasil Analisis soal pert-9

Menurut pendapat saya, kasus penolakan jenazah korban Covid-19 di Jawa Tengah adalah tindakan yang sangat disayangkan. Penolakan tersebut jelas menunjukkan ketidakpedulian dan ketidakberperikemanusiaan yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Pancasila sebagai dasar negara Indonesia menekankan sila-sila, termasuk sila ke-2 & ke-5 " Kemanusiaan yang Adil & Beradab" dan "Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia," yang mengajarkan pentingnya kepedulian terhadap sesama.

2. Saran & solusi untuk mencegah kejadian yang serupa di masa depan, kita perlu mengedepankan edukasi dan pemahaman yang lebin baik tentang pentingnya empati dan penghargaan terhadap kemanusiaan. Kemudian dengan meningkatkan pendidikan karakter, karena hal ini diterapkan tidak hanya untuk usia dini tetapi untuk mahasiswa perguruan tinggi agar dapat merasakan rasa empati terhadap sesama, menghargai satu sama lain. Selain itu, perlunya peningkatan kesadaran masyarakat melalui kampanye publik yang berfokus pada pentingnya menghormati dan merawat sesama dan selalu berempati ternadap sesama manusia dan untuk mengingatkan serta menerapkan landasan negara kita yaitu gotong royong, kemanusiaan, dan persatuan.

3. Iya, memang benar kasus penolakan jenazah korban Covid-19 tersebut melanggar sila ke-2 "Kemanusiaan yang Adil & Beradab". Meskipun jenazah tersebut sudah tidak bernyawa, penolakan tersebut mencerminkan kurangnya empati dan perilaku yang beradab terhadap keluarga dan orang yang telah meninggal.

Penolakan jenazah berdampak pada perasaan keluarga dan juga menciptakan ketidakadilan dalam memperlakukan jenazah tersebut dengan layak dan menghormati mereka. Tindakan seperti ini tidak mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan yang seharusnya ditekankan dalam Sila ke-2 Pancasila. Kesadaran akan nilai-nilai kemanusiaan harus tetap ada dalam tindakan kita terhadap individu yang telah meninggal, terlepas dari penyebab kematiannya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Mutia Nur Fajar Annisa_ 2311011070 -
Nama : Mutia Nur Fajar Annisa
NPM : 2311011070
Kelas : Genap

• Soal Pertemuan 9

1. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai kasus penolakan jenazah korban covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah tersebut dan bagaimakah korelasinya dengan implementasi nilai Pancasila?
Jawab :
Pendapat saya mengenai Kasus penolakan jenazah korban Covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah sangat menyedihkan dan disayangkan karena korban merupakan seorang perawat yang memiliki peran penting dalam pandemi juga berjuang di garda terdepan dalam penanganan pandemi. Ini menunjukkan bahwa tidak adanya kepedulian dan kemanusiaan yang sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, yaitu sila ke 2 “Kemanusiaan yang adil dan beradab” dan sila ke 4 “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan, dalam permusyawaratan dan perwakilan”.

2. Berikanlah saran dan solusi mu sebagai mahasiswa mengenai kejadian tersebut supaya tidak terulang lagi di kemudian hari!
Jawab : Saran dan solusi saya sebagai mahasiswa mengenai kejadian ini agar tidak terulang lagi adalah dengan meningkatkan rasa peduli juga karakter dengan menerapkan sila sila pancasila, yaitu gotong royong, kemanusiaan, persatuan dalam kehidupan sehari-hari.

3. Apakah penolakan jenazah korban covid-19 termasuk pelanggaran sila Pancasila terutama sila ke-2? Bukankah jenazah tersebut sudah tidak bernyawa? Jelaskan dengan argumentasimu secara jelas!
Jawab : Menurut pendapat saya, penolakan jenazah korban covid-19 merupakan pelanggaran terhadap sila ke-2 karena Penolakan jenazah korban Covid-19 bisa dianggap sebagai pelanggaran terhadap sila kedua Pancasila, yaitu Kemanusiaan yang adil dan beradab karena Meskipun jenazah tersebut tidak lagi bernyawa, tindakan tersebut mencerminkan ketidakadilan dan kurangnya sikap beradab terhadap orang yang telah meninggal dunia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Yesi Dwi Anggraheni 2351011012 -
Nama: Yesi Dwi Anggraheni
NPM: 2351011012

1. Menurut saya penolakan tersebut tidak mencerminkan sila kedua tentang kemanusiaan. Ditambah lagi mengingat perjuangan perawat tersebut sebagai garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19.

2. Pastinya masyarakat harus lebih memperdalam nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila terutama pada sila kedua. Penolakan jenazah COVID-19 adalah situasi yang sangat sensitif. Untuk mencegah terulangnya hal ini, edukasi masyarakat mengenai kepekaan sangat diperlukan. Selain itu, pelibatan lembaga kesehatan juga diperlukan dalam sosialisasi informasi tentang COVID-19.

3. Ya. Meskipun pemakaman sudah tidak bernyawa, namun penolakan terhadap jenazah tersebut merupakan tindakan yang tidak mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan dalam Pancasila.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Bunga Ayuningtias -
Bunga Ayuningtias
2311011118

1. Menurut pendapat saya, warga Indonesia masih kurang akan implementasi nilai pancasila terutama pada nilai kemanusiaan, seharusnya seorang perawat yang merupakan garda terdepan dalam penangan pasien Covid-19 dapat dimakamkan dengan sebagaimana semestinya.

2. Saran san solusi saya agar kejadian ini tidak terulang lagi adalah meningkatkan pendidikan pancasila di seluruh masyarakat, lebih sering mensosialisasikan nilai pancasila ke masyarakat agar masyarakat lebih terdorong untuk mengimplementasikan nilai Pancasila di kehidupan sehari hari.

3. Menurut saya penolakan pancasila tersebut melanggar sila ke 2, karena walaupun jenazah tersebut tidak bernyawa tetapi harus dikebumikan ditempat yang layak seperti jenazah yang lainnya, terutama jenazah tersebut semasa hidupnya pernah berjuang untuk kesembuhan bagi manusia lain.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Wike Handayani 2311011082 -
Nama : Wike Handayani
NPM : 2311011082

1.) Bentuk tindakan yang dilakukan warga setempat tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Sikap berlebihan justru tidak menunjukkan keluhuran budi dan solidaritas sosial yang selama ini jadi kebanggaan bangsa Indonesia. Jika pemerintah dan para pihak telah menetapkan kuburan bagi jenazah Covid-19 sesuai protokol, maka tidak sebaiknya warga menolak penguburan. Justru korban harusnya diberi penghargaan dan bentuk apresiasi atas jasa yang telah dilakukan selama ini menjadi perawat penanganan pasien covid-19 di garda terdepan. Dalam penanganan jenazah Covid-19, selain memperhatikan aspek kesehatan, juga memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan. Nilai kemanusiaan yang sifatnya universal seperti yang tercantum dalam Pancasila yaitu sila ke-2, "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab", menekankan kepada kita bahwa nilai kemanusiaan adalah nilai yang fundamental yang dimiliki oleh setiap manusia dan setiap manusia harus mendapatkan perlakuan secara adil. Pihak keluarga korban meninggal yang diakibatkan Covid-19 berhak mendapatkan keadilan, termasuk dalam hal penanganan jenazah keluarganya. Keadilan ini pun diterjemahkan ke dalam setiap peraturan perundang-undangan dan juga protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Nilai- nilai Pancasila menjadi acuan dalam pembentukan peraturan yang ada di Indonesia. Korelasi antara nilai kemanusiaan dan penegakan hukum menjadi sebuah urgensi dalam penguatan nilai Pancasila. Di Negara Kesatuan Republik Indonesia, nilai kemanusiaan dan penegakan hukum melengkapi satu sama lainnya dengan dasar acuannya adalah Pancasila.

2.) Mengenai kejadian tersebut sebagai mahasiswa berpendapat, sikap masyarakat Indonesia yang seperti ini, mencerminkan bahwa daya kritis masyarakat masih rendah. masyarakat yang menolak pemakaman jenazah Covid-19 di TPU sekitar wilayah mereka karena takut tertular virus Covid-19. Padahal, kata peneliti bidang Mikrobiologi, jenazah pasien Covid-19 tidak bisa menyebarkan virus jika sudah dikebumikan, "Virus corona tidak dapat hidup jika tidak memiliki inang, virus akan ikut mati ketika inangnya mati". Kurangnya edukasi serta pemahaman yang membuat masyarakat menjadi kurang peduli dan tidak memahami secara menyeluruh. Dalam konteks terjadinya penolakan jenazah, maka nilai kemanusiaan seharusnya ditegakkan melalui penegakan hukum yang tegas dan adil. Adanya tindakan penolakan jenazah ini seharusnya dilakukan penindakan hukum yang tegas. Apalagi untuk jenazah yang disebabkan karena wabah sudah diatur dalam hukum positif dan mempunyai sanksi pidana. Karena sanksinya diterapkan dengan mekanisme hukum pidana yang pada dasarnya bersifat mengatur publik, penegakan hukum harus dilakukan dengan bijaksana dengan tetap memperhatikan nilai-nilai keadilan, untuk memberikan efek jera terhadap orang-orang yang berani melakukan penolakan jenazah, sehingga memberikan edukasi bagi publik dalam bertindak. Tidak ada I alasan apapun yang dibenarkan menolak pemakaman jenazah. Kalaupun ada peraturan yang dilanggar di dalam pemakaman jenazah, dapat disampaikan keberatan melalui mekanisme hukum. Selain itu solusi agar tidak terjadinya hal ini kembali yaitu dilakukannya penyampaian mengenai hal yang terkait Covid-19 dari pihak medis dan juga pemerintah, agar masyarakat paham dan mengerti tentang situasi saat ini, dan jalan satu-satunya apabila masih ada masyarakat yang menolak diedukasi yaitu jalur penegakan hukum agar dapat jera dan paham akan hal tersebut

3.) Ya, kasus tersebut termasuk pelanggaran sila Pancasila terutama sila ke-2, mengapa

demikian padahal jenazah tersebut sudah tidak bernyawa? Sudah kita ketahui setiap warga memiliki Hak Asasi Manusia yang dalam arti adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh pemerintah. Dari pengertian HAM tersebut sudah dapat kita simpulkan bahwanya setiap warga memiliki hak tersebut. Apalagi sebagai keluarga dari korban pun mempunyai hak akan keadilan tersebut. Jadi kasus tersebut sangat berkaitan dengan sila ke-2 yang berbunyi "Kemanusiaan yang adil dan beradab" Dalam Undang-undang Nomor 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular jelas mengatakan bahwa tindakan yang mengganggu upaya penanggulangan wabah adalah bertentangan dengan hukum dan dikenakan sanksi Pidana. Sedangkan dari perspektif Pancasila dapat dilihat bahwa tindakan penolakan pemakaman jenazah Covid-19, termasuk ke dalam perbuatan yang bertentangan dengan nilai- nilai Pancasila. Selain sebagai Ideologi negara, Pancasila juga merupakan sumber dari segala sumber hukum negara seperti yang tercantum di dalam pasal 2 Undang- Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang- Undangan. Tindakan penolakan pemakaman jenazah Covid-19 merupakan perbuatan yang bertentangan dengan Hukum dan Hak Asasi Manusia sebagaimana yang terdapat di dalam Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia seperti di dalam deklarasi universal Hak Asasi Manusia, kovenan internasional hak-hak sipil dan politik. Pengaruh penegakan hukum tentunya menjadi faktor yang sangat penting dalam penegakan dan penguatan kembali nilai-nilai yang sesuai dengan paradigma Pancasila.
Sebagai balasan Wike Handayani 2311011082

Re: Forum Analisis Soal

oleh Rahma aliyati 2311011030 -
NAMA:RAHMA ALIYATI
NPM:2311011030
1.pendapat saya mengenai kasus penolakan jenazah korban covid 19 yang terjadi di jawa tengah sangat memprihatinkan di mana korban adalah seorang perawat yang berdiri di garda terdepan dalam penanganan para pasien yang menderira covid 19. tindaka yang di lakukan warga setempat sangat jauh dari asas pancasila, tindakan tersebut adalah tindakan tidak berperikemanusiaan.jika pemerintah sudah menetapkan kuburan bagi jenajah covid 19 sesuai protokol ,maka tidak sebaiknya warga menolak penguburan jenazah. seharusnya jenazah harus di berikan penghargaan atas jasa yang telah di lakukan selama ini menjadi perawat penanganan covid 19 di garda terdepan .
2.saran dan solusi saya sebagai mahasiswa mengenai kejadian tersebut agar tidak terulang di lain waktu adalah dengan:
kita perlu mengedepankan edukasi dan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya empati dan penghargaan manusia,ini dapat di lakukan dapat melalui program pendidikan karakter yang menanamkan nilai nilai seperti toleransi,empati,dan gotong royong selain itu perlu peningkatannya kesadaran masyarakat melalui kampanye publik, masyarakat seharusnya menumbuhkan nilai nilai kemanusiaan dan juga rasa iba terhadap sesama agar tercipta kedamaian dan kerukunan antarmasyarakat indonesia.
3.ya,kasus tersebut termasuk pelanggaran sila pancasila kedua yang adil dan beradap karena meskipun jenazah tersebut tidak bernyawa ,tindakan tersebut mencerminkan ketidakadilan dan kurangnya sikap beradab terhadap orang yang telah meninggalan dunia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Gusti Made Arsana 2311011068 -
NAMA : GUSTI MADE ARSANA
NPM : 2311011068

1. Menurut saya Kasus penolakan jenazah korban Covid-19 di Jawa Tengah sangat mengkhawatirkan. Tindakan ini menunjukkan ketidakpedulian terhadap nilai kemanusiaan, terutama dari pihak yang seharusnya memberikan contoh dan dukungan dalam situasi seperti ini. Implikasi dari penolakan ini sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, terutama Sila ke-2 yang menekankan kemanusiaan yang adil dan beradab. Memperlakukan jenazah dengan hormat adalah bentuk penghormatan terakhir bagi sesama manusia, dan tindakan ini seharusnya tidak boleh terpengaruh oleh status Covid-19.

2. saran saya sebagai mahasiswa supaya kejadian tersebut tidak terulang lagi adalah Mahasiswa dapat aktif dalam mengkampanyekan pentingnya pendidikan dan kesadaran tentang Covid-19, termasuk penanganan jenazah korban Covid-19 dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

3. Meskipun jenazah tidak lagi bernyawa, tindakan penolakan tersebut masih merupakan pelanggaran terhadap Sila ke-2 Pancasila, yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. Kemanusiaan yang adil dan beradab tidak hanya berlaku selama seseorang hidup, tetapi juga dalam kematian. Tindakan tersebut menunjukkan kurangnya empati dan penghormatan terhadap martabat manusia, yang bertentangan dengan nilai-nilai yang dianut dalam Pancasila. Dalam keadaan apapun, termasuk dalam pandemi seperti Covid-19, menghormati jenazah adalah kewajiban kemanusiaan yang tidak boleh dilanggar.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Putri Nuraini Azzahra 2311011072 -
Putri Nuraini Azzahra
2311011072

Tugas Analisis Soal

Analisis Soal

1.      Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai kasus penolakan jenazah korban covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah tersebut dan bagaimakah korelasinya dengan implementasi nilai Pancasila?
Menurut saya ini sangat disayangkan dan menyedihkan terlebih lagi dari sudut pandang korban. Korban di beri pemakaman tidak layak, yang bertentangan dengan nilai pancasila. Nilai pancasila yang berkaitan yaitu Sila ke 2, dan sila ke 5.

2.      Berikanlah saran dan solusi mu sebagai mahasiswa mengenai kejadian tersebut supaya tidak terulang lagi di kemudian hari!
Saran dan solusi saya yaitu meningkatkan rasa pengertian dan kepedulian dengan menerapkan nilai nilai pancasila kemanusiaan, kesamaan derajat, dan persatuan.

3. Apakah penolakan jenazah korban covid-19 termasuk pelanggaran sila Pancasila terutama sila ke-2? Bukankah jenazah tersebut sudah tidak bernyawa? Jelaskan dengan argumentasimu secara jelas!
Menurut saya jenazah korban Covid 19 itu melanggar sila ke 2, karena menunjukkan rasa tidak berprikemanusiaan, dan ketidakadilan bagi korban tersebut. Penolakan tersebut mencerminkan kurangnya empati dan perilaku yang beradab terhadap keluarga dan orang yang telah meninggal.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Intan Khairunisa -
Nama: Intan Khairunisa
NPM: 2311011136

Jawab:

1. Penolakan jenazah yang terjadi terlihat tidak berperikemanusiaan. Melanggar sila ke 2 yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. Namun hal itu murni terjadi karena minimnya informasi mengenai kebenaran penularan virus covid-19 dari mayat. Berdasarkan informasi yang saya baca, minim adanya laporan mengenai penyebaran covid-19 melalui jenazah. Namun ada negara yang melaporkan dan masih diteliti hingga sekarang.

2. Saran: seharusnya pemerintah lebih menggalakan informasi mengenai bagaimana covid-19 bisa menyebar.. apakah valid atau tidak bahwa penyebaran virus bisa melalui mayat. Walaupun virus tidak akan hilang begitu saja ketika inangnya mati.. namun jika proses pemakaman telah dilakukan sesuai standar Kemenkes RI, harusnya sudah masuk standar aman dan tidak perlu lagi merasa jenazah covid-19 merupakan sebuah ancaman.

Solusi:
1. Menggalakan informasi mengenai covid
2. Tidak menyebarkan berita yang berlebihan yang menggiring opini atau ketakutan di situasi yang tidak stabil seperti pandemi covid-19
3. Menyediakan tempat atau lahan khusus untuk menghindari kejadian seperti ini lagi


3. Iya, karena saya yakin pihak rumah sakit telah melakukan proses pemakaman sesuai dengan peraturan dan prosesi yang telah sesuai dengan standar Kemenkes RI. Seharusnya kita tau, bahwa kita juga manusia.. dan kita tidak pernah tau akan mengakhiri hidup kita dengan cara apa.. ada baiknya kita tetap memanusiakan manusia walaupun dia sudah tidak bernyawa, mengingat dia merupakan salah satu perawat yang berjasa menjadi garda terdepan selama kasus covid-19 menyerang.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh NILUH AYUNING RATIH EP_2311011012 -
NAMA : NILUH AYUNING RATIH
NPM : 2311011012
SOAL ANALISIS 9

1. menurut pendapat saya Penolakan jenazah korban Covid-19 di Jawa Tengah terhadap seorang perawat di garda terdepan sangat disayangkan dan melanggar nilai Pancasila seperti gotong royong dan kemanusiaan.
2. Saran saya sebagai mahasiswa untuk mencegah kejadian serupa adalah meningkatkan pendidikan karakter di segala tingkatan, mempromosikan empati, serta mengingatkan dan menerapkan nilai-nilai gotong royong, kemanusiaan, dan persatuan.
3. menurut saya Penolakan jenazah korban Covid-19 adalah pelanggaran terhadap sila kedua Pancasila, Kemanusiaan yang adil dan beradab, meskipun jenazah tersebut tidak lagi bernyawa, tindakan tersebut mencerminkan ketidakadilan dan kurangnya sikap beradab.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Naira Nathania Maida -
Nama: Naira Nathania Maida
NPM: 2351011016


1.Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai kasus penolakan jenazah korban covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah tersebut dan bagaimakah korelasinya dengan implementasi nilai Pancasila?
Jawab:
Kasus penolakan jenazah korban COVID-19 di Jawa Tengah adalah tindakan yang sangat disayangkan. Dalam konteks implementasi nilai Pancasila, tindakan tersebut bertentangan dengan beberapa prinsip Pancasila, seperti Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, serta Persatuan Indonesia.
Oleh karena itu, tindakan penolakan jenazah korban COVID-19 perlu diperbaiki agar sesuai dengan prinsip-prinsip Pancasila dan memastikan penghormatan terhadap martabat manusia serta persatuan dalam keberagaman.

2. Berikanlah saran dan solusi mu sebagai mahasiswa mengenai kejadian tersebut supaya tidak terulang lagi di kemudian hari!
Jawab:
Sebagai mahasiswa, kita dapat berperan dalam mencegah terulangnya kejadian penolakan jenazah korban COVID-19 di kemudian hari dengan berbagai cara seperti edukasi masyarakat, memdukung lembaga kesehatan, dll. Dengan peran dan kontribusi mahasiswa, kita dapat membantu mencegah terulangnya kejadian penolakan jenazah korban COVID-19 dan memastikan masyarakat lebih sadar akan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan dan persatuan dalam menghadapi pandemi.

3. Apakah penolakan jenazah korban covid-19 termasuk pelanggaran sila Pancasila terutama sila ke-2? Bukankah jenazah tersebut sudah tidak bernyawa? Jelaskan dengan argumentasimu secara jelas!
Jawab:
Penolakan jenazah korban covid-19 merupakan pelanggaran terhadap sila ke-2 karena meskipun jenazah tersebut tidak lagi bernyawa, tindakan tersebut mencerminkan ketidakadilan dan kurangnya sikap beradab terhadap orang yang telah meninggal dunia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh MUTIA AZ ZAHRA -
NAMA : Mutia Az Zahra
NPM : 2311011034

1. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai kasus penolakan jenazah korban covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah tersebut dan bagaimakah korelasinya dengan implementasi nilai Pancasila?
Jawab : Menurut pendapat saya, kasus penolakan jenazah korban COVID-19 yang terjadi di Jawa Tengah merupakan kasus yang sangat memprihatinkan. Kasus ini menunjukkan bahwa masih ada masyarakat yang belum memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Kasus ini juga melanggar sila kelima Pancasila, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Sila ini berbunyi "Mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia." Dalam kasus ini, keluarga korban COVID-19 tidak mendapatkan keadilan sosial. Mereka tidak bisa memakamkan jenazah anggota keluarga mereka dengan layak dan sesuai dengan agama mereka.

2. Berikanlah saran dan solusi mu sebagai mahasiswa mengenai kejadian tersebut supaya tidak terulang lagi di kemudian hari!
Jawab : Untuk mengatasi kasus ini, diperlukan upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan nilai-nilai Pancasila. Hal ini dapat dilakukan melalui pendidikan Pancasila yang lebih intensif dan berkualitas. Selain itu, diperlukan juga upaya untuk meningkatkan toleransi dan saling pengertian antarmasyarakat.

3. Apakah penolakan jenazah korban covid-19 termasuk pelanggaran sila Pancasila terutama sila ke-2? Bukankah jenazah tersebut sudah tidak bernyawa? Jelaskan dengan argumentasimu secara jelas!
Jawab : Ya menurut saya melanggar sila pancasila ke-2 karena Walaupun jenazah korban COVID-19 sudah tidak bernyawa, tetapi jenazah tersebut tetaplah merupakan bagian dari manusia. Jenazah tersebut harus diperlakukan dengan hormat dan layak, sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Dian Dwi Anggraini 2311011130 -
NAMA : DIAN DWI ANGGRAINI
NPM : 2311011130

1. bagaimana menurut pendapatmu mengenai kasus penolakan jenazah korban covid 19 yang terjadi di Jawa Tengah tersebut dan bagaimanakah korelasinya dengan implementasi nilai Pancasila?
Kasus penolakan jenazah korban Covid-19 di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, sangat disayangkan. Penolakan tersebut tidak hanya mencerminkan kurangnya empati dan kemanusiaan, tetapi juga bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, terutama Sila ke-5, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Pancasila menekankan pentingnya persatuan, keadilan, dan perlindungan terhadap seluruh rakyat Indonesia, tanpa memandang suku, agama, ras, atau golongan. Dalam kasus ini, penolakan jenazah korban Covid-19, terutama seorang perawat, adalah tindakan yang tidak adil dan tidak menghormati kemanusiaan. Ini juga melanggar nilai-nilai kebersamaan dan empati yang diperlukan dalam menghadapi pandemi.

2. Berikanlah saran dan solusimu sebagai mahasiswa mengenai kejadian tersebut supaya tidak terulang lagi di kemudian hari!
Sebagai mahasiswa, ada beberapa saran dan solusi yang dapat diajukan untuk mencegah terulangnya kasus penolakan jenazah korban Covid-19 di masa depan:

a. Pendidikan karakter: Implementasi nilai-nilai Pancasila dan pendidikan karakter harus ditingkatkan di semua tingkatan pendidikan, termasuk PAUD, SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi. Ini dapat membantu generasi muda memahami pentingnya toleransi, persatuan, dan empati terhadap sesama.

b. Kesadaran masyarakat: Kampanye informasi dan kesadaran masyarakat tentang bahaya Covid-19, serta peran penting para pekerja kesehatan dalam menangani pandemi, harus ditingkatkan. Peningkatan pemahaman akan membantu mengurangi ketakutan dan ketidaktahuan yang mungkin menyebabkan penolakan.

c. Peraturan yang tegas: Pemerintah daerah harus mempertimbangkan peraturan yang mengatur tindakan penolakan jenazah korban Covid-19 dan memberlakukan sanksi yang sesuai jika terjadi pelanggaran. Ini dapat menjadi deterren bagi mereka yang ingin melakukan tindakan serupa.

d. Pembentukan kelompok dukungan: Masyarakat setempat dapat membentuk kelompok-kelompok dukungan atau kelompok relawan untuk membantu dalam pemakaman korban Covid-19 dan memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.

3. Apakah penolakan jenazah korban covid-19 termasuk pelanggaran sila Pancasila terutama sila ke-2? Bukankah jenazah tersebut sudah tidak bernyawa? Jelaskan dengan argumentasimu secara jelas!
Penolakan jenazah korban Covid-19 termasuk pelanggaran nilai Pancasila, terutama Sila ke-2, yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Meskipun jenazah sudah tidak bernyawa, penolakan tersebut menunjukkan kurangnya empati, kemanusiaan, dan sikap yang beradab terhadap keluarga korban dan pekerja kesehatan yang berjuang dalam penanganan Covid-19. Sila Kemanusiaan dalam Pancasila menekankan pentingnya menghormati martabat dan hak asasi setiap individu, bahkan setelah kematian. Tindakan penolakan ini, oleh karena itu, tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila yang mendorong penghormatan terhadap kemanusiaan dalam segala aspek kehidupan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh kadek linda yohani 2351011002 -
Nama: Kadek Linda Yohani
NPM: 2351011002

1.Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai kasus penolakan jenazah korban covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah tersebut dan bagaimakah korelasinya dengan implementasi nilai Pancasila?
Menurut saya Kasus penolakan ini juga dapat dilihat dalam konteks keadilan sosial, yang merupakan salah satu asas Pancasila. Yang dimana kesejahteraan dan perlindungan masyarakat seharusnya menjadi prioritas, dan penolakan jenazah ini bisa dianggap sebagai tindakan yang merugikan masyarakat secara kolektif. Dalam implementasi nilai Pancasila, pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama untuk menegakkan prinsip-prinsip kemanusiaan, gotong royong, dan keadilan sosial. Penegakan hukum dan pendidikan publik yang efektif dapat membantu mengatasi masalah penolakan jenazah dan mendukung nilai-nilai Pancasila.
Kesimpulannya, kasus penolakan jenazah korban COVID-19 di Jawa Tengah adalah tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, terutama kemanusiaan yang adil dan beradab. Implementasi nilai-nilai Pancasila memerlukan peran aktif dari pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi tindakan diskriminatif dan menjaga solidaritas dalam menghadapi pandemi.

2.Berikanlah saran dan solusi mu sebagai mahasiswa mengenai kejadian tersebut supaya tidak terulang lagi di kemudian hari!
Sebagai seorang mahasiswa, saya ingin memberikan saran dan solusi yang kritis terkait kejadian penolakan jenazah korban COVID-19 di Jawa Tengah agar tidak terulang lagi di masa depan:
A. Pendidikan dan Kesadaran Masyarakat:
- Kampanye edukasi: Pemerintah dan organisasi masyarakat perlu melakukan kampanye edukasi yang efektif tentang COVID-19. Ini termasuk penyebaran informasi yang akurat tentang cara penularan, gejala, dan tindakan pencegahan.
B. Mengatasi Stigma:
- Pelibatan tokoh masyarakat: Kolaborasi dengan tokoh-tokoh masyarakat yang dihormati dapat membantu mengatasi stigma terkait COVID-19. Mereka dapat menjadi contoh dalam menerima jenazah korban COVID-19 dengan layak.
C. Meningkatkan Sistem Kesehatan:
- Penyediaan fasilitas dan pelatihan: Pemerintah harus memastikan adanya fasilitas pemulasaraan yang memadai dan melatih tenaga kesehatan untuk mengelola jenazah dengan aman.
D. Penegakan Hukum dan Sanksi:
- Penegakan hukum yang tegas: Pemerintah harus menjalankan penegakan hukum yang tegas terhadap siapa pun yang terlibat dalam penolakan jenazah. Sanksi yang berat harus diberlakukan sebagai pelajaran bagi orang lain.
E. Solidaritas dan Gotong Royong:
- Meningkatkan solidaritas masyarakat: Organisasi masyarakat dan mahasiswa dapat memainkan peran penting dalam mempromosikan solidaritas dan gotong royong. Membantu keluarga yang terdampak dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial dapat memperkuat nilai-nilai Pancasila.
F. Peran Perguruan Tinggi:
- Penelitian dan advokasi: Perguruan tinggi dapat melakukan penelitian terkait masalah ini dan menyediakan platform untuk advokasi kemanusiaan. Mahasiswa dapat terlibat dalam penelitian dan membagikan temuan mereka.

Kejadian penolakan jenazah korban COVID-19 adalah pelajaran yang tragis, dan mencegahnya terulang memerlukan usaha bersama dari pemerintah, masyarakat, dan mahasiswa. Dengan edukasi, penegakan hukum, solidaritas, dan kerja sama aktif, kita dapat memastikan bahwa nilai-nilai kemanusiaan dan Pancasila tetap terjaga dan dihormati di masa depan.

3.Apakah penolakan jenazah korban covid-19 termasuk pelanggaran sila Pancasila terutama sila ke-2? Bukankah jenazah tersebut sudah tidak bernyawa? Jelaskan dengan argumentasimu secara jelas!
Penolakan jenazah korban COVID-19 dapat dilihat sebagai sebuah isu yang relevan dengan Sila Pancasila, terutama Sila ke-2, yang berbunyi "Kemanusiaan yang adil dan beradab." Untuk menjelaskan dengan detail dan kritis, mari kita analisis hal ini:
A. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab:
- Penolakan jenazah adalah tindakan yang bertentangan dengan nilai kemanusiaan. Meskipun jenazah sudah tidak bernyawa, penolakan tersebut mencerminkan ketidakadilan dan ketidakberadaban dalam perlakuan terhadap manusia, serta keluarga yang ditinggalkan.
- Pancasila menekankan pentingnya memperlakukan semua individu dengan adil dan beradab, termasuk dalam situasi kematian. Penolakan jenazah menciptakan ketidakadilan dalam penghormatan terhadap kehidupan dan kematian, serta merendahkan martabat manusia.
B. Hak Asasi Manusia:
- Penolakan jenazah juga melibatkan pelanggaran hak asasi manusia, yang seharusnya dilindungi oleh nilai kemanusiaan Pancasila. Setiap individu memiliki hak untuk penguburan yang layak dan hormat, termasuk jenazah korban COVID-19.
C. Solidaritas dan Gotong Royong:
- Penolakan jenazah juga bertentangan dengan semangat gotong royong dan solidaritas yang dianut oleh Pancasila. Gotong royong berarti membantu sesama dalam situasi apapun, termasuk dalam menghadapi pandemi. Penolakan jenazah adalah tindakan yang tidak solidaritas dan tidak menunjukkan dukungan kepada keluarga korban.
D. Pencegahan Stigma:
- Penolakan jenazah sebagian besar disebabkan oleh stigma terhadap COVID-19. Pancasila mendorong pencegahan diskriminasi dan stigma, terutama terhadap kelompok rentan atau terdampak. Menghormati jenazah korban COVID-19 adalah cara mengurangi stigma dan ketakutan yang tidak beralasan.

Jadi, penolakan jenazah korban COVID-19 dapat dianggap sebagai pelanggaran terhadap Sila Pancasila, terutama Sila ke-2, yang menekankan kemanusiaan yang adil dan beradab. Kendati jenazah sudah tidak bernyawa, nilai kemanusiaan, hak asasi manusia, dan semangat solidaritas harus tetap dijunjung tinggi dalam menghadapi pandemi seperti COVID-19, sesuai dengan ajaran Pancasila.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Pinka Wianda Putri -
Nama : Pinka wianda putri
NPM : 2311011006
1. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai kasus permohonan maaf korban covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah tersebut dan bagaimakah korelasinya dengan penerapan nilai Pancasila?

2. Berikanlah saran dan solusi mu sebagai pelajar mengenai kejadian tersebut agar tidak terulang lagi di kemudian hari!

3. Apakah permohonan maaf korban covid-19 termasuk pelanggaran sila Pancasila terutama sila ke-2? Bukankah jenazah tersebut sudah tidak bernyawa? jelaskan dengan argumentasimu secara jelas!

Penjelasan dari saya tentang soal tersebut :
1. Kasus permohonan maaf korban Covid-19 di Jawa Tengah adalah sebuah kejadian yang sangat disayangkan. Hal ini mencerminkan kurangnya rasa kemanusiaan dalam perlakuan terhadap jenazah seorang perawat yang bekerja di garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Korelasinya dengan penerapan nilai Pancasila adalah bahwa tindakan penolakan tersebut jelas melanggar prinsip Pancasila, terutama prinsip Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusiaan yang adil dan beradab. Pancasila menekankan pentingnya menghormati martabat manusia dan keberagaman agama, sehingga tindakan penolakan seperti ini bertentangan dengan nilai-nilai tersebut.

2. Sebagai pelajar, ada beberapa saran dan solusi yang dapat diberikan untuk mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari:
- Pendidikan karakter harus ditingkatkan di semua tingkatan pendidikan. Sekolah harus memberikan pendidikan yang mendorong siswa untuk menghargai orang lain, memahami nilai-nilai kemanusiaan, dan menghormati keberagaman.
- Sosialisasikan nilai-nilai Pancasila dan pentingnya menghormati martabat manusia di masyarakat. Kampanye penyadaran dapat membantu mengubah perilaku dan sikap masyarakat.
- Lembaga-lembaga pemerintah dan organisasi non-pemerintah dapat bekerja sama dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya rasa empati dan kemanusiaan, terutama dalam situasi krisis seperti pandemi Covid-19.

3. Permohonan maaf terhadap korban Covid-19 seharusnya tidak dianggap sebagai pelanggaran terhadap Sila Pancasila ke-2 (Kemanusiaan yang adil dan beradab). Yang terjadi adalah tindakan tidak beradab dalam perlakuan terhadap jenazah, bukan terhadap orang yang sudah meninggal. Namun, tindakan tersebut tetap bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan etika, yang mencerminkan ketidakpedulian dan kurangnya empati terhadap keluarga dan rekan-rekan korban. Jadi, sementara itu tidak secara langsung melanggar Sila Pancasila ke-2, tindakan tersebut tetap bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan yang dianut oleh Pancasila.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Rakha Luthfi Arifin 2351011004_S1 Manajemen -
Nama:Rakha Luthfi Arifin
NPM :2351011004

1. Menurut saya, kasus ini tidak mencerminkan adanya pengimplementasian nilai Pancasila yang baik, karena dengan tidak menerima jenazah korban covid-19 dan jenazah tersebut dulunya adalah seorang perawat yang berdedikasi tinggi terhadap kesehatan masyarakat di sekitar daerah tersebut juga merupakan tindakan tidak bermoral dan tidak ada rasa gotong royong antar masyarakat dan rasa kemanusiaan untuk dapat membalas kebaikan perawat tersebut selama hidupnya yang sudah mengabdi untuk masyarakat.
2. Saran menurut saya agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi adalah dengan diberikannya pendidikan karakter kepada seluruh masyarakat tentang pentingnya empati, gotong royong, toleransi, dan pendidikan karakter lainnya.
3. Menurut saya, kasus ini masuk kedalam pelanggaran sila ke-2 Pancasila karena walaupun jenazah itu sudah tidak bernyawa tapi seharusnya masyarakat sekitar memiliki rasa empati dan rada kemanusiaan yang tinggi untuk tetap dapat mengurusi dan tidak menolak jenazah korban tersebut.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Devi Julianti -
Devi Julianti
2311011040
1. penolakan jenazah korban Covid-19 di Jawa Tengah adalah tindakan yang seharusnya tidak terjadi. Peristiwa ini tidak mencerminkan nilai-nilai Pancasila yaitu nilai kemanusiaan dan persatuan. Pancasila mendorong gotong royong, persatuan, dan keadilan sosial yang seharusnya dapat membimbing dalam tindakan untuk menghadapi pandemi. Penolakan yang terjadi di Jawa Tengah sangatlah bertentangan dengan semangat Pancasila dan secara tidak langsung menunjukkan perlunya peningkatan pemahaman juga kesadaran masyarakat tentang pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam situasi darurat seperti saat pandemi Covid-19.

2. sebagai mahasiswa saran dan solusi saya mengenai kejadian tersebut agar tidak terulang kembali adalah sebagai berikut.
• melakukan sosialisasi pengetahuan tentang covid 19 protokol kesehatan, dan juga pentingnya empati dan kemanusiaan dalam situasi pandemik kepada masyarakat melalui berbagai media seperti kampanye pendidikan, media sosial, dan lain-lain.
• tidak cukup jika hanya melakukan kampanye saja, sebagai mahasiswa kita juga dapat melibatkan diri kita dalam organisasi kegiatan sosial yang fokus pada peningkatan kesadaran nilai-nilai Pancasila (gotong royong, persatuan, dan lain-lain) dalam kehidupan sehari-hari dan juga dalam merespon situasi krisis seperti covid-19.

3. menurut saya penolakan jenazah korban covid-19 termasuk pelanggaran terhadap sila Pancasila kedua yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. Meskipun jenazah tersebut sudah tidak bernyawa, prinsip kemanusiaan harus tetap berlaku karena setiap manusia memiliki hak asasi manusia setiap manusia memiliki Hak Asasi Manusia. prinsip kemanusiaan mencakup hak asasi manusia bahkan setelah seseorang meninggal dunia. Kehormatan terhadap jenazah adalah bagian dari pengakuan akan martabat manusia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Castyllus Devandra Oktafio -
Nama : Castyllus Devandra Oktafio
NPM : 2311011004

1. Menurut saya kasus penolakan jenazah covid 19 ini merupakan kasus yang cukup memprihatinkan karena sikap tersebut tidak sesuai dengan implementasi nilai pancasila. Dari kasus tersebut kita dapat melihat bahwa penolakan tersebut mencerminkan sikap diskriminatif dan rasa kurang peduli terhadap orang yang sudah meninggal.
2. Yang dapat dilakukan sebagai mahasiswa agar kejadian tersebut tidak terulang yaitu kita sebagai generasi muda harus mendorong pendidikan nilai-nilai kemanusiaan empati, dan toleransi sejak dini di lingkungan lingkungan sekolah. Caranya yaitu dengan mengadakan kampanye atau sosialisasi tentang nilai nilai pancasila yang berkaitan dengan hak asasi manusia.
3. Menurut saya penolakan jenazah ini melanggar nilai sila ke-2 karena dalam sila ke-2 kita diajarkan untuk memanusiakan orang secara adil dan beradab. Walaupun orang tersebut sudah tidak bernyawa, orang tersebut masih memiliki hak asasinya sebagai manusia sehingga kita harus memperlakukan jenazah tersebut dengan layak.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Muhammad Rafli Akbar -
Nama:Muhammad Rafli Akbar
NPM:2311011046
Kelas: Manajemen B (genap)

1. Kasus penolakan jenazah korban Covid-19 yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia, termasuk di Jawa Tengah, merupakan tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, terutama sila ke-2 tentang kemanusiaan. Penolakan tersebut menunjukkan kurangnya pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang Covid-19 dan protokol kesehatan yang harus diikuti dalam penanganan jenazah korban Covid-19. Sebagai negara yang berdasarkan Pancasila, Indonesia harus memegang teguh nilai-nilai Pancasila dalam setiap tindakan dan kebijakan yang diambil, termasuk dalam penanganan jenazah korban Covid-19.

2. Sebagai mahasiswa, ada beberapa saran dan solusi yang dapat diberikan untuk mencegah terulangnya kasus penolakan jenazah korban Covid-19 di kemudian hari, antara lain
- Meningkatkan sosialisasi dan edukasi tentang Covid-19 dan protokol kesehatan yang harus diikuti dalam penanganan jenazah korban Covid-19, baik melalui media sosial, kampanye, maupun kegiatan-kegiatan di masyarakat.
- Melibatkan tokoh masyarakat, agama, dan pemuka adat dalam sosialisasi dan edukasi tentang Covid-19 dan protokol kesehatan yang harus diikuti dalam penanganan jenazah korban Covid-19.

3. Penolakan jenazah korban Covid-19 termasuk pelanggaran sila ke-2 Pancasila tentang kemanusiaan. Meskipun jenazah tersebut sudah tidak bernyawa, namun tindakan penolakan tersebut menunjukkan kurangnya empati dan penghormatan terhadap sesama manusia yang telah meninggal dunia. Sebagai negara yang berdasarkan Pancasila, Indonesia harus memegang teguh nilai-nilai Pancasila dalam setiap tindakan dan kebijakan yang diambil, termasuk dalam penanganan jenazah korban Covid-19.
Sebagai balasan Muhammad Rafli Akbar

Re: Forum Analisis Soal

oleh Rista Dwi Febriana -

Nama: Rista Dwi Febriana

NPM: 2311011126

1. adanya kasus penolakan jenazah korban covid 19 di Jawa Tengah ini sangat disayangkan, terlebih lagi korban adalah seorang perawat yang telah berjuang di garis depan untuk melawan pandemi. Jadi, kasus ini tentu menimbulkan keprihatinan dari masyarakat. Korelasi nya dengan implementasi nilai pancasila: sila kedua Pancasila "kemanusiaan yang adil dan beradab" menggambarkan pentingnya mengutamakan kesejahteraan bersama, sedangkan kasus penolakan jenazah ini termasuk tindakan yang tidak berperikemanusiaan dan bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan karena mencerminkan kurangnya empati dan solidaritas para masyarakat setempat di tengah pandemi.

2. Menyebarkan pesan positif ke media sosial tentang informasi pentingnya menghormati sesama manusia (nilai-nilai pancasila) serta menyebarkan kampanye tentang pentingnya protokol kesehatan covid-19 yang mencakup pemahaman tentang penanganan jenazah korban covid 19 yang aman, dan pentingnya menjunjung nilai-nilai Pancasila bagi masyarakat Indonesia. Mendukung penuh program Pendidikan karakter yang diusulkan oleh pemerintah. 

3. Menurut saya penolakan jenazah korban covid 19 ini masih termasuk pelanggaran sila Pancasila kedua, walaupun jenazah yang sudah meninggal tidak memiliki perasaan atau hak seperti orang hidup. Tindakan penolakan jenazah ini mencerminkan kurangnya rasa empati, toleransi, rasa hormat dan kepedulian terhadap keluarga korban.

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Syayyidah Zahra Navisyah.M -
Nama : Syayyidah Zahra Navisyah. M
NPM : 2311011022

1.Kasus penolakan jenazah korban COVID-19 di Jawa Tengah, atau dalam konteks yang lebih luas, penolakan terhadap jenazah korban COVID-19 di beberapa wilayah di Indonesia, merupakan isu yang memicu perdebatan dan kontroversi.
Ini adalah isu serius, karena dapat mengganggu proses penguburan yang seharusnya dilakukan dengan penuh penghormatan dan sesuai dengan protokol kesehatan.
Implementasi Nilai Pancasila:
Nilai-nilai Pancasila adalah dasar filosofis dan ideologis yang menjadi landasan negara Indonesia.

hal tersebut dapat menyangkut terhadap penimplementasian terhadap Pancasila sila ke-2 Kemanusiaan yang Adil dan Beradab :
Nilai ini mengajarkan bahwa semua manusia memiliki hak dan martabat yang sama. Sehingga jika terjadi penolakan terhadap jenazah sangat bertentangan dengan pengimplementasian terhadap nilai nilai Pancasila sila ke-2, yang dimana setiap manusia bahkan sekalipun sudah menjadi jenazah harus diperlakukan secara adil sebagaimana seorang jenazah dan di perlakukan sesuai dengan adab terhadap jenazah.

2. Sebagai seorang mahasiswa, saya dapat berkontribusi dalam kasus ini agar tidak terulangnya kejadian tesebut atau situasi serupa di kemudian hari.
Saran dan solusi yang dapat saya berikan :
Pemerintah dapat memberikan Edukasi kepada masyarakat, dengan memberikan sosialisasi mengenai COVID-19, termasuk penularan virus dan protokol kesehatan yang harus diikuti.
bisa juga melakukan penyuluhan melalui media sosial, atau proyek-proyek pendidikan. Karna
dukungan siswa bisa sangat berarti dalam upaya ini.
Ini bisa membantu mengatasi kekhawatiran yang mendasari penolakan jenazah.
Dalam melakukan semua ini, penting untuk bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga kesehatan, kelompok agama, dan masyarakat umum.

3. Penolakan jenazah korban COVID-19 tidak secara langsung melanggar Sila Pancasila ke-2, yaitu "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab."
Kurangnya Empati dan Penghormatan:
Namun, tindakan penolakan jenazah dapat mencerminkan kurangnya empati dan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
Kemanusiaan yang adil dan beradab mencakup penghormatan terhadap proses pemakaman yang sesuai dengan kepercayaan agama dan budaya keluarga korban.
Penolakan jenazah dapat menciptakan ketakutan, stigmatisasi, dan rasa ketidakamanan dalam masyarakat, yang dapat menghambat upaya bersama untuk mengatasi pandemi.
Dengan demikian, sementara penolakan jenazah korban COVID-19 tidak secara langsung melanggar Sila Pancasila ke-2, itu menyoroti pentingnya pendekatan yang berlandaskan pada empati, penghormatan, dan kesadaran sosial terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh NUZHA TUNNIDA _2311011032 -
NAMA : NUZHA TUNNIDA
NPM : 2311011032
ANALISIS SOAL

1. Menurut pendapat saya mengenai kasus penolakan jenazah korban Covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah dan korelasinya dengan implementasi nilai Pancasila adalah rendahnya rasa tolong menolong, rendahnya rasa peduli dan kesadaran diri dari masyarakat sekitar serta tidak mencerminkan asas kemanusiaan sebagai sesama.

2. Saran: Seharusnya masyarakat sekitar saling menghargai serta bertindak dengan adil mengenai pemakaman jenazah korban Covid-19 tersebut. Masyarakat seharusnya memiliki rasa kemanusiaan dan memiliki rasa empati terhadap jenazah maupun keluarganya.
Solusi : -) Mendorong pemerintah agar aktif mensosialisasikan dan mengedukasi segala hal yang berkaitan dengan informasi Covid-19 untuk menghindari pemahaman yang salah dari masyarakat. -) Mendorong aparat agar bertindak tegas kepada provokator segala tindakan stigmatisasi akibat Covid-19 di masyarakat. -) Mengajak masyarakat bergotong royong dalam memberi dukungan moral kepada para pasien positif Covid-19, keluarga pasien, maupun tenaga kesehatan yang berjuang di garda depan dalam memerangi virus corona.

3. Penolakan jenazah korban Covid-19 tersebut tentu melanggar sila Pancasila terutama sila ke-2 tentang kemanusiaan walaupun jenazah sudah tidak bernyawa. Karena tindakan tersebut tidak menunjukkan rasa kemanusiaan sebagai manusia yang bermartabat.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Sanrina Ghaisan Aulia 2311011090 -
Nama : Sanrina Ghaisan Aulia
NPM : 2311011090


1. Menurut saya, kasus penolakan jenazah covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah tersebut merupakan perilaku yang tidak seharusnya rakyat Indonesia lakukan. Sebagai warga negara yang menjadikan Pancasila sebagai pandangan hidup, sudah seharusnya kita memiliki sikap kemanusiaan kepada siapapun. Covid-19 bisa menjangkit semua masyarakat dan sudah seharusnya kita turut membantu satu sama lain apapun kondisinya, terlebih ia merupakan seorang perawat yang tentunya telat membantu menyelamatkan banyak manusia. Hal ini sesuai dengan sila ke dua Pancasila "Kemanusiaan yang adil dan beradab" Sebagai manusia kita harus memiliki rasa kemanusiaan, yaitu rasa untuk mengakui adanya harkat dan martabat terhadap sesama manusia tanpa saling membeda-bedakan.

2. Menurut saya, seperti yang dikatakan ketua DPRD Provinsi banten, sebaiknya dilaksankan pengenalan karakter sejak dini dan mungkin dapat dilaksanakan sosialisasi mengenai "Cara menghadapi wabah Covid-90 dengan tetap berpegang teguh terhadap pancasila "secara online sehingga dapat menjangkau lebih banyak partisipan. Selain itu dapat melakukan kegiatan kegiatan yang dapat memupuk rasa kemanusiaan, seperti charity dan gotong royong.

3. Ya, menurut saya aksi tersebut merupakan pelanggaran sila ke-2 Pancasila. Meskipun jenazah tersebut sudah tidak bernyawa ia tetap merupakan seorang manusia yang tentunya memiliki harkat dan martabat nya dan hal tersebut harus dijunjung oleh seluruh manusia lain, sudah sepantasnya kita sebagai warga masyarakat yang baik bersikap beradab dan menghormati kepada siapapun itu, yang bernyawa ataupun telah tidak bernyawa.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Gamaliel Felix Repi -
nama: Gamaliel Felix Repi
npm: 2311011058

1. sangat tidak mencerminkan sikap yang ada dalam Pancasila, seperti sila kemanusiaan. seorang perawat yang ikut membantu menangani keadaan covid 19 seperti tidak dihargai sama sekali, kejadian itu sangat tidak mencerminkan sila yang ada dalam Pancasila.

2. edukasi kepada masyarakat tentang implementasi Pancasila yang harus diterapkan. hal itu terjadi karna kurangnya pendidikan Pancasila yang diterima oleh masyarakat.

3. termasuk pelanggaran sila ke 2. Karena meskipun sudah tidak bernyawa, itu tetap mencakup pada sisi kemanusiaan, karena ia termasuk makhluk sosial, maka dari itu jika manusia lain tidak membantu individu lain saat dalam keadaan musibah, itu berarti menandakan adanya kurangnya kesadaran akan kemanusiaan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Noval Ardiansyah -
Nama: Noval Ardiansyah
Npm: 2311011096


1. Menurut saya, mengenai kasus penolakan jenazah korban covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah tersebut menunjukkan kurangnya pemahaman tentang nilai-nilai pancasila yaitu keadilan sosial, kemanusiaan, dan hak asasi manusia.

2. Saran dan solusi dari saya sebagai mahasiswa supaya kejadian tersebut tidak terulang lagi adalah dengan memberikan pendidikan karakter dan nilai-nilai pancasila kepada anak-anak dan masyarakat. Sehingga masyarakat dapat menerapkan pendidikan karakter dan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dan kejadian tersebut tidak terulang kembali.

3. Menurut saya, kejadian tersebut termasuk ke dalam pelanggaran sila Pancasila terutama sila ke-2, karena kejadian tersebut menunjukkan bahwa kurangnya rasa kemanusiaan dan keadilan. Meskipun seseorang tersebut sudah meninggal tetapi kita sebagai manusia seharusnya tetap menghargai nya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Amanda Rahmawati -
Nama : Amanda Rahmawati
Npm : 2311011134

1. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai kasus penolakan jenazah korban covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah tersebut dan bagaimakah korelasinya dengan implementasi nilai Pancasila?
Jawab :
Kasus penolakan jenazah korban COVID-19 di Jawa Tengah sangat disayangkan karena tidak mencerminkan nilai-nilai Pancasila, terutama sila ke-5 (Keadilan Sosial). Hal tersebut ditujukan dengan kurangnya empati dan solidaritas dalam masyarakat, terutama terhadap garda terdepan dalam penanganan pandemi. Hubungannya dengan Pancasila adalah bahwa tindakan penolakan tersebut melanggar nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi prinsip dasar Pancasila.

2. Berikanlah saran dan solusi mu sebagai mahasiswa mengenai kejadian tersebut supaya tidak terulang lagi di kemudian hari!
Jawab :
Sebagai mahasiswa, saya menyarankan beberapa langkah:
A. Kampanye Edukasi:
Perlu ada kampanye edukasi yang kuat tentang COVID-19 dan perlunya solidaritas dalam menghadapinya. Sosialisasi mengenai nilai-nilai kemanusiaan, seperti menghormati jenazah, harus ditingkatkan.
B. Pendidikan Karakter: pendidikan karakter harus ditingkatkan di sekolah-sekolah, mulai dari PAUD hingga pendidikan tinggi. Generasi muda perlu diajarkan nilai-nilai empati dan toleransi.
C. Sanksi Hukum:
Pemerintah perlu memberikan sanksi hukum terhadap tindakan penolakan jenazah yang melanggar hak asasi manusia.

3. Apakah penolakan jenazah korban covid-19 termasuk pelanggaran sila Pancasila terutama sila ke-2? Bukankah jenazah tersebut sudah tidak bernyawa? Jelaskan dengan argumentasimu secara jelas!
Jawab :
Penolakan jenazah korban COVID-19 tidak secara langsung melanggar Sila ke-2 (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab). Namun, tindakan tersebut mencerminkan sikap ketidakadilan, kurangnya empati, dan kurang beradab. Kemanusiaan dalam Pancasila tidak hanya berlaku untuk yang hidup, tetapi juga mencakup perlakuan yang pantas terhadap jenazah sebagai tanda hormat terhadap kehidupan yang telah berlalu. Jadi, sementara tidak secara langsung melanggar Sila ke-2, tindakan tersebut melanggar semangat kemanusiaan yang terkandung dalam Pancasila.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Panca Hadi Prayoga -
Nama : Panca Hadi Prayoga
NPM : 2311011056

1. Menurut pendapatan saya, penolakan jenazah korban covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah itu bertentangan dengan nilai Pancasila terutama sila ke 2 tentang kemanusiaan. Penolakan itu menunjukkan bahwa tidak ada keterpeduliaan dan kemanusiaan, indonesia juga harus memegang teguh nilai Pancasila dalam setiap tindakan dan kebijakan yang diambil, terutama pada penanganan jenazah korban covid-19

2. Saran dan solusi saya sebagai mahasiswa adalah meningkatkan sosialisasi dan edukasi tentang covid-19 dan protokol kesehatan yang harus diikuti dalam penanganan jenazah korban covid-19, mengajarkan untuk bersikap empati terhadap sesama manusia, melibatkan tokoh-tokoh setempat dalam sosialisasi dan edukasi tentang covid-19 dan protokol kesehatan

3. Penolakan jenazah korban Covid-19 termasuk pelanggaran sila ke-2 Pancasila tentang kemanusiaan. Meskipun jenazah tersebut sudah tidak bernyawa, namun tindakan penolakan tersebut menunjukkan kurangnya empati dan penghormatan terhadap sesama manusia yang telah meninggal dunia. Sebagai negara yang berdasarkan Pancasila, Indonesia harus memegang teguh nilai-nilai Pancasila dalam setiap tindakan dan kebijakan yang diambil, termasuk dalam penanganan jenazah korban Covid-19.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Masagus Muhammad Al Faridz Rafiq -
Nama : Masagus Muhammad Al Faridz Rafiq
NPM: 2311011104

1.Menurut pendapat saya, kasus penolakan jenazah korban Covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah sangat memprihatinkan. Tindakan penolakan tersebut tidak hanya tidak bersifat perikemanusiaan, tetapi juga bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Sebagai garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19, seorang perawat seharusnya mendapatkan penghormatan dan penghargaan atas pengabdiannya. Penolakan pemakaman korban Covid-19, terlebih lagi seorang perawat, menunjukkan kurangnya rasa kemanusiaan dan solidaritas dalam masyarakat.

Implementasi nilai-nilai Pancasila, terutama nilai-nilai kemanusiaan dan gotong royong, seharusnya menjadi landasan dalam menghadapi pandemi ini. Pancasila mengajarkan kita untuk saling menghormati dan membantu sesama manusia tanpa memandang suku, agama, ras, dan golongan. Dalam konteks ini, penolakan terhadap pemakaman korban Covid-19 adalah sebuah pelanggaran terhadap nilai-nilai Pancasila.

Kasus ini juga menunjukkan pentingnya karakter pendidikan dalam membentuk generasi yang menghargai orang lain. Pendidikan karakter harus dimulai sejak dini, di tingkat pendidikan anak usia dini, dan terus diterapkan hingga pendidikan tinggi. Dengan pendidikan karakter yang baik diharapkan akan tercipta masyarakat yang lebih peduli dan menghargai sesama.

2. Saran dan solusi untuk mencegah terulangnya kasus penolakan jenazah korban Covid-19 adalah:

a. Fokus pada pendidikan karakter, dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam sistem pendidikan untuk mengajarkan penghargaan terhadap sesama.

b. Penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggaran penolakan jenazah untuk memberikan efek jera dan menunjukkan bahwa tindakan tersebut melanggar hukum.

c. Penguatan kerjasama antara pihak-pihak terkait seperti pemerintah, lembaga kesehatan, dan lembaga sosial untuk penanganan pandemi yang lebih efektif.

d. Edukasi terus-menerus tentang Covid-19 kepada masyarakat, termasuk tentang penularan, gejala, dan langkah-langkah pencegahan.

3. Penolakan jenazah korban Covid-19 dapat dikaitkan dengan pelanggaran Sila Pancasila ke-2, yaitu Kemanusiaan yang adil dan beradab. Meski pemakaman tersebut sudah tidak bernyawa, namun persetujuan tersebut tetap melibatkan aspek kemanusiaan.

Sila ke-2 Pancasila menekankan pentingnya menghormati dan memperlakukan setiap manusia dengan adil dan beradab, tanpa memandang suku, agama, ras, dan golongan. Dalam konteks penolakan almarhum korban Covid-19, tindakan tersebut menunjukkan tidak adanya rasa kemanusiaan dan solidaritas terhadap sesama manusia yang telah meninggal dunia.

Meskipun jenazah sudah tidak hidup lagi, namun sebagai manusia yang memiliki martabat, mereka tetap berhak untuk diperlakukan dengan hormat dan layak. Penolakan jenazah korban Covid-19 menunjukkan ketidakadilan dalam memperlakukan manusia yang telah meninggal dunia, serta tidak memberikan empati dan diberikan terhadap keluarga yang ditinggalkan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Chalsa Dilla Anggel Restiana -
Nama : Chalsa Dilla Anggel Restiana
Npm : 2361011002

1. Menurut saya warga tidak seharusnya berada pada posisi seperti itu, jika kita menempatkan posisi kita sebagai keluarganya tentu kita tidak ingin hal ini terjadi. Selain itu pemakaman sudah melalui beberapa tahapan dan ada SOP-nya sehingga tidak akan menulari warga lainnnya. Pihak keluarga korban meninggal yang diakibatkan Covid-19 berhak mendapatkan keadilan, termasuk dalam hal penanganan jenazah keluarganya. Keadilan ini pun diterjemahkan ke dalam setiap peraturan perundang-undangan dan juga protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Nilai- nilai Pancasila menjadi acuan dalam pembentukan peraturan yang ada di Indonesia. Korelasi antara nilai kemanusiaan dan penegakan hukum menjadi sebuah urgensi dalam penguatan nilai Pancasila. Di Negara Kesatuan Republik Indonesia, nilai kemanusiaan dan penegakan hukum melengkapi satu sama lainnya dengan dasar acuannya adalah Pancasila.

2. Terkait kasus tersebut sebaiknya masyarakat setempat diberikan pemahaman terkait penularan virus covid 19, bahwasannya jenasah pasien covid 19 sudah melalui serangkaian prosedur pemakaman covid yang sangat tepat, sehingga warga masyrakat setempat tidak perlu khawatir tertular. Dan kepada pihak rumah sakit sebaiknya terlebih dahulu mencari lahan pemakaman yang jauh dari pemukiman penduduk.

3. Ya, kasus tersebut termasuk pelanggaran sila Pancasila terutama sila ke-2, mengapa demikian padahal jenazah tersebut sudah tidak bernyawa? Sudah kita ketahui setiap warga memiliki Hak Asasi Manusia yang dalam arti adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh pemerintah. Sebagai keluarga dari korban pun mempunyai hak akan keadilan tersebut. Tindakan penolakan pemakaman jenazah Covid-19 merupakan perbuatan yang bertentangan dengan Hukum dan Hak Asasi Manusia sebagaimana yang terdapat di dalam Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia seperti di dalam deklarasi universal Hak Asasi Manusia, kovenan internasional hak-hak sipil dan politik. Pengaruh penegakan hukum tentunya menjadi faktor yang sangat penting dalam penegakan dan penguatan kembali nilai-nilai yang sesuai dengan paradigma Pancasila.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Ni Nyoman Oktiana Jayati -
Nama : Ni Nyoman Oktiana Jayati
Npm : 2351011006


1.Menurut pendapat saya, kasus ini sangat menyedihkan dan memperihatinkan,jenazah perawat yang sudah sesuai dengan protokol kesehatan ini seharusnya tetap diterima apalagi ia adalah garda terdepan dalam menangani kasus covid-19, jenazah perawat ini sudah seharusnya mendapat keadilan.penolakan ini sangat melanggar nilai pancasila sila ke-2, sila kedua ini mengandung nilai yang harus kita implementasikan, yaitu memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabat nya.



2.Saran dan solusi saya agar kasus seperti ini tidak terulang lagi adalah kita perlu mengedepankan edukasi dan pemahaman yang lebin baik tentang pentingnya empati dan penghargaan terhadap kemanusiaan. Ini dapat dilakukan melalui program pendidikan karakter yang menanamkan nilal-nilal sepert toleransi, empati, dan gotong royong. Selain itu, perlunya peningkatan kesadaran masyarakat melalui kampanye publik yang berfokus pada pentingnya menghormati dan merawat sesama dan selalu berempati ternadap sesama manusia dan untuk mengingatkan serta menerapkan landasan negara kita yaitu gotong royong, kemanusiaan, dan persatuan.


3. menurut saya penolakan jenazah korban covid-19 termasuk pelanggaran terhadap sila Pancasila kedua yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. Meskipun jenazah tersebut sudah tidak bernyawa, prinsip kemanusiaan harus tetap berlaku karena setiap manusia memiliki hak asasi manusia setiap manusia memiliki Hak Asasi Manusia. prinsip kemanusiaan mencakup hak asasi manusia bahkan setelah seseorang meninggal dunia. Kehormatan terhadap jenazah adalah bagian dari pengakuan akan martabat manusia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Sutriyah Sutriyah -

Nama : Sutriyah

NPM : 2311011076


Bab 9 : Analisis Soal

1. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai kasus permohonan maaf korban covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah tersebut dan bagaimakah korelasinya dengan penerapan nilai Pancasila?


Jawaban : menurut pendapat saya mengenai hal tersebut saya sangat prihatin terhadap apa yang dilakukan sekelompok masyarakat di Semarang, Jawa Tengah yang menolak jenazah korban covid-19 bahkan korban tersebut adalah seorang perawat yang menjadi garda terdepan dalam penanganan covid-19 ini. Mengenai hal ini telah secara nyata bahwa mengingkari sila kedua Pancasila yaitu “Kemanusiaan yang adil dan beradab” berupa asas ber-perikemanusiaan. Ketidakperikemanusiaan berupa menolak dikebumikannya korban tersebut dengan alasan yang justru egoistik bahwa seseorang yang telah tiada seharusnya dikebumikan secara layak. 


2. Berikanlah saran dan solusi mu sebagai pelajar mengenai kejadian tersebut agar tidak terulang lagi di kemudian hari!

Jawab : Sebagai seorang pelajar saran saya mengenai kejadian ini agar tidak terulang kembali adalah :

1. Edukasi masyarakat, Masyarakat harus berpengetahuan penuh (berpengetahuan penuh) mengenai dasar negaranya sendiri yakni Pancasila hal ini harus tertanam dari sejak PAUD hingga kapan-pun. Berpengetahuan pula terhadap "virus" yang terjadi dan melanda ini. Sehingga diperlukan edukasi mengenai bagaimana virus ini dapat menular dan lain sebagainya. 

2. Perlunya kesadaran moral, perlunya kesadaran moral dari tiap individu bahwa rasa saling menghargai dan menghormati sesamanya keadaannya karena ia adalah saudara sebangsa setanah air

3. Budaya masyarakat, berupa menciptakan budaya masyarakat yang cinta kasih terhadap sesama. Sehingga, tidak akan terjadi hal-hal seperti ini di kemudian hari. 

Solusi yang dapat saya berikan adalah

1. Memberikan pemahaman kepada warga bahwa perlunya memahami dan memahami bagaimana pandangan hidup bangsa kita harus diterapkan yakni dalam kasus ini adalah sila ke-2. Sebagai manusia yang adil dan beradab sehingga sangat penting rasanya beradab terhadap kehidupan sesamanya. 

2. Memberikan tempat yang dikhususkan bagi korban COVID-19 agar memiliki tempat akhir yang layak dan tidak perlu/terjadi persetujuan seperti ini dan dibutuhkan jika persetujuan seperti ini tidak dapat dihindari. 


3. Apakah penolakan korban covid-19 termasuk pelanggaran sila Pancasila terutama sila ke-2? Bukankah jenazah tersebut sudah tidak bernyawa? jelaskan dengan argumentasimu secara jelas!

Jawab : Ya, penolakan korban covid-19 termasuk pelanggaran terhadap sila ke-2 Pancasila secara definisional sila ke 2 berbunyi “Kemanusiaan yang adil dan beradab” dan setiap manusia memiliki Hak asasi manusia (HAM) yang melekat pada dirinya sebagai makhluk Tuhan, jadi baik ia masih hidup dan belum bernyawa padahal ia tetap memiliki hak asasi manusia dan bukankah orang yang telah meninggal tersebut merupakan seorang manusia walaupun tidak bernyawa? Dan bahwa korban tersebut pun merupakan bagian dari masyarakat/rakyat Indonesia yang memiliki hak terhadap Pancasila dan setiap orang hidup wajib merealisasikan nilai-nilai dari Pancasila tersbeut bahkan terhadap orang yang belum bernyawa sekalipun. 

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Davin Damalis Muti 2311011124 -
Nama: Davin Damalis Muti
NPM: 2311011124

1. Menurut saya sikap tersebut sangat tidak tidak baik, sebagaimana kita makhluk sosial kita semua pasti butuh bantuan dari orang lain. Sikap ini bertentangan dengan nilai yang terkandung didalam Pancasila, dimana kita harus peduli satu sama lain.

2. Yang harus dilakukan adalah mencari tahu terlebih dahulu, apakah jenazah Covid-19 dapat menularkan virus, kita juga harus menerima jenazah tersebut, jika kita takut maka kita hanya perlu menyerahkannya kepada tenaga kesehatan untuk menguburnya sesuai dengan protokol.

3. Penolakan jenazah termasuk pelanggaran sila ke-2 kemanusiaan, karena sikap tersebut sangat bertolak belakang dari kemanusiaan. Hal ini bukan hanya berlaku ke yang bernyawa, kemanusiaan meliputi jasmani dan rohani, oleh karena itu kita harus menerima dan menghormati jenazah tersebut.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Diva Aulia Rahma_2311011120 -
Nama: Diva Aulia Rahma
NPM: 2311011120

ANALISIS SOAL PERTEMUAN 9

1. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai kasus penolakan jenazah korban covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah tersebut dan bagaimakah korelasinya dengan implementasi nilai Pancasila?

Tindakan penolakan terhadap jenazah korban covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah merupakan suatu hal yang sangat memilukan bagi keluarga sang jenazah. Terlebih, jenazah merupakan tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam penanganan covid-19, namun dirinya sendirilah yang malah ditolak karena jenazah covid-19. Hal ini sangat memalukan, terutama untuk pihak rumah sakit yang menolak dan pemerintah setempat. Pihak rumah sakit cenderung tidak dapat menghargai orang lain dan mementingkan kepentingan kelompok. Hilangnya rasa simpati dan empati dalam diri para pihak rumah sakit ini patut dipertanyakan. Korelasi kasus ini dengan implementasi nilai Pancasila adalah di mana tidak tercerminnya nilai dasar sila ke-2 yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab sebab pada hal ini merupakan suatu tindakan yang tidak berperikemanusiaan. Pihak rumah sakit tidak memiliki rasa kemanusiaan kepada jenazah dan keluarganya. Dalam situasi mendesak seperti itu pun, tetap saja mereka melakukan hal yang sangat tidak bermoral. Pihak rumah sakit mencerminkan bahwa bobroknya pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila.


2.      Berikanlah saran dan solusi mu sebagai mahasiswa mengenai kejadian tersebut supaya tidak terulang lagi di kemudian hari!

Saran dan solusi saya agar hal ini tidak terjadi lagi adalah dengan menanamkan nilai-nilai Pancasila pada seluruh pihak rumah sakit. Pemerintah juga harus ikut andil dalam hal ini sehingga dapat memberikan kesadaran untuk pihak rumah sakit. Seluruh pihak rumah sakit seharusnya sadar bahwa kita sebagai manusia harus bisa bersikap manusiawi. Dalam menghadapi hal ini dapat dilakukan penyuluhan nilai-nilai Pancasila bagi seluruh pihak rumah sakit. Namun tidk hanya itu, setelah penyuluhan juga harua selalu dipantau agar pihak rumah sakit mengubah sikapnya dan kejadian seperti itu tidak terulang kembali.

3.      Apakah penolakan jenazah korban covid-19 termasuk pelanggaran sila Pancasila terutama sila ke-2? Bukankah jenazah tersebut sudah tidak bernyawa? Jelaskan dengan argumentasimu secara jelas!

Ya. Penolakan jenazah korban covid-19 termasuk dalam pelanggaran sila ke-2. Hal ini dikarenakan meskipun jenazah itu sudah tidak bernyawa, ia tetap memiliki hak untuk diurusi hingga kembali kepada sang pencipta. Jenazah tetap berhak dimandikan, dikafani/didandani, disalatkan/diibadahkan, dan dikuburkan/dikremasi. Semua makhluk di dunia ini tetap memiliki hak yang harus dipenuhi hingga ia dikebumikan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Rahayu Agustin -
Nama : Rahayu Agustin
NPM : 2311011128

1. Berdasarkan hasil analisis di atas, slah satu nilai Pancasila yang relevan adalah nilai kemanusiaan. Nilai kemanusiaan menempatkan manusia sebagai makhluk yang paling utama dan harus dihormati serta dilindungi hak-haknya. Dalam konteks kasus penolakan jenazah korban Covid-19, tindakan penolakan tersebut dapat dianggap sebagai tindakan yang tidak menghormati hak kemanusiaan korban yang telah meninggal dunia.
implementasi nilai Pancasila tidak selalu mudah dan dapat terkendala oleh berbagai faktor, seperti perbedaan pandangan dan kepentingan antarindividu atau kelompok. Oleh karena itu, diperlukan upaya-upaya untuk memperkuat implementasi nilai Pancasila dalam masyarakat, seperti melalui pendidikan dan sosialisasi nilai-nilai Pancasila serta penegakan hukum yang tegas terhadap tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai tersebut.

2. Sebagai mahasiswa, kita dapat memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penanganan jenazah korban Covid-19. Kita juga dapat memberikan informasi mengenai pentingnya mengikuti protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Kita juga dapat berkolaborasi dengan pemerintah dan lembaga-lembaga terkait untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menghargai hak asasi manusia dan nilai-nilai Pancasila

3. Penolakan terhadap jenazah korban Covid-19 merupakan pelanggaran terhadap sila kedua Pancasila, yaitu "Kemanusiaan yang adil dan beradab." Meskipun jenazah korban Covid-19 sudah tidak bernyawa lagi, ia tetaplah manusia yang berhak mendapatkan penghormatan dan martabat. Penolakan terhadap jenazah korban Covid-19 dapat menimbulkan masalah sosial dan merusak hubungan antar manusia. Oleh karena itu, penting untuk menghormati hak asasi manusia dan nilai-nilai Pancasila, terutama dalam penanganan jenazah korban Covid-19.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Arta Prayoga Pangestu -
Nama : Arta Prayoga Pangestu
NPM : 2311011114

1. Banyak kasus penolakan pemakaman jenazah pasien Covid-19 disuatu daerah. Salah satunya di daerah jawa tengah tersebut. Warga Menolak Pemakaman Jenazah di tempat pemakaman. Dari kasus tersebut jelas telah melanggar nilai- nilai Pancasila yaitu sila kedua tentang kemanusiaan. Menurut saya warga tidak seharusnya bersikap seperti itu, apabila kita menempatkan posisi kita sebagai keluarganya tentu kita tidak ingin hal ini terjadi. Selain itu pemakaman sudah melalui beberapa tahapan dan ada SOP- nya sehingga tidak akan menulari warga lainnya.

2. menurut pendapat saya sebaiknya dilakukan Edukasi dan contoh yang benar pada masyarakat sehingga diharapkan membuat mereka sadar dan mau menerima pemakaman jenazah covid-19, warga membutuhkan edukasi secara ilmiah tentang penanganan jenazah yang meninggal akibat COVID-19 dan contoh penanganan yang benar sehingga tidak terjadi penolakan dan kejadian tersebut tidak terulang kembali

3. kasus tersebut tidak sesuai dengan nilai yang terkandung dalam Pancasila sila ke-2. Kita harus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan kita, jangan hanya karena kita tidak diposisi mereka terus kita bisa bertindak semena mena terhadap orang lain. Terkait kasus tersebut sebaiknya masyarakat setempat diberikan pemahaman terkait penularan virus covid 19, bahwasannya jenasah pasien covid 19 sudah melalui serangkaian prosedur pemakaman covid yang sangat tepat, sehingga warga masyrakat setempat tidak perlu khawatir tertular. Dan kepada pihak rumah sakit sebaiknya terlebih dahulu mencari lahan pemakaman yang jauh dari pemukiman penduduk
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh ANGEL LOLA AGUSTINA -
Angel lola Agustina
2351011010

1. Menurut saya, Ada korelasi antara kasus ini dan pelaksanaan nilai-nilai Pancasila, yaitu bahwa Pancasila seharusnya berfungsi sebagai panduan moral dan etis bagi masyarakat Indonesia. Pendidikan karakter dan kesadaran akan nilai-nilai Pancasila, seperti kemanusiaan, keadilan, dan solidaritas, seharusnya tercermin dalam perilaku dan tindakan masyarakat, terutama dalam situasi krisis seperti pandemi COVID-19.
2. Saran dan solusi yang bisa saya berikan terkait kejadian ini agar tidak terulang kembali yaitu Sosialisasi tentang COVID-19: Sangat penting untuk Sosialisasi yang efektif tentang virus COVID-19 dan protokol kesehatan yang tepat secara konsisten. Pendidikan harus mencakup pemahaman tentang bagaimana virus menyebar, mengapa vaksinasi diperlukan, dan cara memakan mayat dengan aman.
3. Mungkin dianggap sebagai pelanggaran terhadap nilai-nilai Pancasila, terutama Sila ke-2, yaitu "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab," untuk menolak jenazah korban COVID-19, terutama jika korban adalah perawat yang bekerja di garis depan penanganan pandemi. Namun, meskipun jenazah sudah tidak hidup, ada beberapa argumen yang dapat menjelaskan mengapa penolakan tersebut dianggap sebagai pelanggaran nilai-nilai Pancasila. Penolakan tersebut masih memengaruhi kemanusiaan, persatuan, dan solidaritas masyarakat, meskipun jenazah sudah meninggal. Bahkan setelah kematian seseorang, Pancasila menekankan pentingnya menghormati hak asasi manusia. Masyarakat yang berpegang pada nilai-nilai Pancasila harus melakukan tanggung jawab kemanusiaan dan moral untuk menghormati jenazah korban dalam konteks pandemi COVID-19.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Alvin Zatya Vraja_2311011102 -
Nama: Alvin Zatya Vraja
Npm: 2311011102

1. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai kasus penolakan jenazah korban covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah tersebut dan bagaimakah korelasinya dengan implementasi nilai Pancasila?
Jawaban:
Menurut saya,saya setuju dengan ketua DPRD Jateng yang tidak setuju dengan aksi penolakan jenazah Covid-19 di wilayah Jateng. Terlebih, kbeleoch adalah seorang perawat merupakan orang terdepan dalam penanganan pasien Covid-19. Yang tercantum dalam pancasila yaitu sila ke-2 Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab" bisa dinyatakan bahwa masyarakat Jateng tidak mencerminkan asas asas yang terdapat pada pancasila yaitu sila ke-2. Seharusnya aparat pemerintah harus dengan bijak sana menanggapi masalah ini.

2. Berikanlah saran dan solusi mu sebagai mahasiswa mengenai kejadian tersebut supaya tidak terulang lagi di kemudian hari!
Jawaban:
Saran Sebagai warga negara seharusnya kita bisa berfikir dengan cermat,logis dan bijaksana jangan hanya karena takut dengan wabah kita bisa mengahalangi sebuah proses pemakaman.Karena apapun jenis penyakitnya jika sudah meninggal semua bakteri ataupun virus akan ikut mati juga. pemerintah menerbitkan peraturan untuk tidak melarang/menghalangi sebuah proses pemakaman jenazah Covid-19.jika warga negaranya sendiri belum faham dengan arti dari pancasila sila ke-2' Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab" maka semua peraturan tersebut akan sia sia.

Solusi Kita harus berperan penting untuk menyadarkan warga negara tentang pancasila sila ke-2 Kemanusiaan Yang Adil Dan beradab walaupun sedikit susah.karena kesadaran tersebut jika tidak dari individualnya sendiri yang bergerak maka akan susah untuk dirubah.

3. Apakah penolakan jenazah korban covid-19 termasuk pelanggaran sila Pancasila terutama sila ke-2? Bukankah jenazah tersebut sudah tidak bernyawa? Jelaskan dengan argumentasimu secara jelas!
Jawaban:
IYAA, karena walaupun jenazah sudah tidak bernyawa tetapi semua manusia memiliki hak untuk dikubur dengan baik tanpa adanya penolakan terlebih lagi dari sisi keluarga yang ditinggalkan, karena masyarakat juga tidak memiliki hak untuk melakukan penolakan terhadap jenazah yang akan dikuburkan, terlebih lagi para dokter sudah memberitahukan bahwa jenazah ini sudah aman atau tidak bisa menularkan virus lagi
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Rahma Aulia Putri -

Nama : Rahma Aulia Putri

NPM : 2311011080

 

Analisis Soal Pertemuan 9

 

1.       Menurut saya kasus penolakan jenazah korban covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia tidak mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hilangnya rasa empati dan rasa kemanusiaan antar sesama yang bertentangan dengan sila ke-2 yang mencakup keadilan. Sila ke-2 Pancasila mengajarkan kita untuk mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan yang Maha Esa, yaitu dalam kasus ini adalah jenazah seharusnya mendapatkan haknya untuk dimakamkan secara layak.

2.       Saran dan solusi saya sebagai mahasiswa adalah dengan meningkatkan pendidikan karakter dan pengimplementasian Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pemerintah dapat menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila lewat pendidikan dan hal-hal yang mudah dijangkau seperti sosial media, agar masyarakat memiliki kesadaran dan jiwa Pancasila. Pemerintah juga dapat mengedukasi masyarakat lewat program-program mulai dari tingkat RT/RW.

3.       Ya, hal tersebut merupakan pelanggaran Pancasila sila ke-2. Karena sila ke-2 Pancasila mengajarkan kita untuk mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan yang Maha Esa, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, tidak semena-mena terhadap orang lain, dan mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira. Walau jenazah tersebut sudah tidak bernyawa, tetapi dia juga memiliki hak untuk dimakamkan secara layak. Pada kehidupannya beliau sudah melakukan kewajibannya sebagai seorang perawat, menjadi garda terdepan pada saat pandemi covid-19. Beliau membantu masyarakat, dan berinteraksi langsung dengan pasien covid-19. Atas jasanya tersebut, mengapa beliau tidak bisa mendapatkan setidaknya pemakaman yang layak?! Jika masyarakat merasa tidak dapat mengurus jenazah karena covid-19, masyarakat dapat memangil/meminta tenaga kesehatan yang memang bertugas untuk hal ini, untuk memakamkan jenazah dengan layak. Ada banyak cara yang dapat dilakukan, jika saja masyarakat dapat berpikir secara rasional dan memiliki rasa kemanusiaan.


Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Salwa putri khisanah 2311011086 -
Nama: salwa putri khisanah
NPM: 2311011086
S1 manajemen b (genap)

1. Menurut saya ini adalah hal yang tidqk pantas dilakukan atas dasar kemanusiaan. Seharusnya hal ini tidak boleh terjadi, apalagi dalam kasus ini jenazah seorang yang memiliki kontribusi terhadap pandemi covid-19 justru seharusnya tenaga medis seperti korban tersebut diberi suatu kehormatan atas jasanya

2. Saran dan solusi yang bisa saya sampaikan adalah saya harap para petinggi disuatu lingkungan dapat memberikan edukasi agar masyarakat lebih edukasi mengenai dasar dasar negara yang harus diterapkan dan di harapkan bagi para pengajar agar dapat membimbing dan mencontohkan perilaku apa yang harus dilakukan dalam menjaga kesehatan,kebersihan dan lainnya

3. Menurut saya tentu saja ini termasuk pelanggaran sila ke-2. Karena walaupun jenazah tersebut sudah tidak bernyawa tetap hakikatnya adalah seorang manusia. Mau dia udah meninggal ataupun masih hidup saya rasa keadilan tersebut tetap harus didirikan. Malahan karena dia sudah tidak bernyawa harusnya korban tersebut harus mendapat keadilan dan penghormatan untuk terakhir kalinya
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh ARSANA INDERA WASPADA -

NAMA : ARSANA INDERA WASPADA 

NPM : 2311011060

KELAS : MNJ GENAP

ANALISIS SOAL

  1.  Korelasi antara kasus penolakan jenazah korban COVID-19 dengan implementasi nilai Pancasila bisa dilihat dalam bagaimana pemerintah, masyarakat, dan pemuka agama merespons isu ini. Pancasila, sebagai dasar negara Indonesia, seharusnya menginspirasi tindakan yang mempromosikan perdamaian, persatuan, dan kesejahteraan bersama. Seiring dengan itu, pihak-pihak yang terlibat dalam kasus ini harus mencari solusi yang seimbang yang memenuhi prinsip-prinsip Pancasila dan menghormati hak asasi manusia, kesehatan masyarakat, dan kebebasan beragama. Penting untuk mencari solusi yang bijak, melibatkan semua pihak terkait, dan mempromosikan rasa persatuan dalam menghadapi tantangan yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia.
  2. SARAN : Sosialisasi Protokol Kesehatan. Ajak teman-teman dan keluarga untuk mematuhi protokol kesehatan yang disarankan oleh otoritas kesehatan. Ini termasuk menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak sosial, dan mendukung program vaksinasi. SOLUSI : Penyebaran Informasi Positif. Aktif di media sosial dengan menyebarkan informasi yang benar dan positif mengenai COVID-19. Berperan sebagai sumber informasi yang dapat dipercaya.
  3. Penolakan jenazah korban COVID-19 dapat dilihat sebagai pelanggaran terhadap Sila Kemanusiaan Pancasila, karena tindakan ini tidak mencerminkan sikap empati, menghormati hak asasi manusia, dan nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradab. Sebagai negara yang menganut Pancasila sebagai dasar negara, sangat penting untuk mempromosikan sikap yang sejalan dengan nilai-nilai ini dalam menghadapi tantangan seputar COVID-19 dan isu-isu kemanusiaan lainnya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh rafy rafy -
Nama : Rafy
NPM : 2311011074



1. Saya setuju bahwa kasus penolakan jenazah korban covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah tersebut merupakan tindakan yang tidak berperikemanusiaan. Tindakan penolakan tersebut menunjukkan bahwa tidak adanya upaya untuk menjunjung tinggi sikap hormat terhadap kemanusiaan. Hal tersebut tentu bertentangan dengan nilai Pancasila terutama nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial yang seharusnya dijunjung dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

2. Salah satu solusi untuk mencegah kejadian yang serupa di masa depan, kita perlu mengedepankan edukasi dan pemahaman yang lebin baik tentang pentingnya empati dan penghargaan terhadap kemanusiaan. Ini dapat dilakukan melalui program pendidikan karakter yang menanamkan nilal-nilal sepert toleransi, empati, dan gotong royong. Selain itu, perlunya peningkatan kesadaran masyarakat melalui kampanye publik yang berfokus pada pentingnya menghormati dan merawat sesama dan selalu berempati ternadap sesama manusia dan untuk mengingatkan serta menerapkan landasan negara kita yaitu gotong royong, kemanusiaan, dan persatuan.

3. Iya, kasus tersebut termasuk pelanggaran sila Pancasila kedua. meskipun jenazah tersebut sudah tidak bernyawa, tapi dia masih memiliki hak asasi manusia sebagai makhluk Tuhan yang Maha Esa yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi. sehingga meskipun sudah menjadi jenazah kita perlu menghormati jenazah tersebut dan menjalankan kewajiban kita untuk memakamkan jenazah tersebut.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Alfino Sindu Prasetya Alfino -
Nama : Alfino. Sindu Prasetya
NPM : 2311011062

Analisis Soal
1. Pribadi saya, penolakan jenazah ini menunjukan bahwa pancasila di Indonesia belum dapat sempurna pengimplementasiannya , Tak adanya rasa empati Kemanusiaan yang adil sesuai dengan Sila kedua ,atau Sila yang lain. Sudah seharusnya kita mahasiswa at yang disebut sebagai agen perubahan harus lebih lanjut memahami nilai pancasila , Kemanusiaan , Keadilan , Ketuhanan Dan yang lainnya. juga Mengimplementasikannya pada kehidupan berbangsa Dan negara.

2. Kita tahu sebagai mahasiswa kita merupakan generasi penerus atau agen perubahan , untuk Hal ini kita perlu pemahaman yang dalam terlebih dahulu akan nilai2 pancasila , dasar2 pancasila yang harus kita sendiri implementasikan.Pemerintah pula dalam setiap mengambil keputusan menggunakan dasar2 yang ada di pancasila. setelah itu perlahan masyarakat dapat memahami Dan memiliki kesadaran Dan memilki jiwa pancasila

3. Ini termasuk pelanggaran Sila kedua , Tidak adanya Kemanusiaan yang adil Dan beradab, meskipun jenazah tersebut sudah tidak bernyawa jelass , tetapi Hal Kemanusiaan dalam jenazah disini seharusnya mendapati hak dia sebagai jenazah yaitu disemayamkan juga dikuburkan sesuai dengan kepercayaan yang dianut jenazah tersebut
Sebagai balasan Alfino Sindu Prasetya Alfino

Re: Forum Analisis Soal

oleh Muhammad Aditya Ramandha -
Muhammad Aditya Ramandha
2311011026

1. Menurut saya kejadian penolakan jenazah korban covid-19 di jawa tengah itu sangat mengejutkan saya ternyata masih ada orang yang tega untuk menolak jenazah. di dalam pancasila diajarkan untuk menghargai dan saling membantu satu sama lain tetapi kejadian ini jauh dari itu semua.
2. Saran saya untuk meningkatkan pemahaman pancasila dengan memberikan pelajaran mulai dari anak kecil sampai di jenjang kuliah juga harus tetap diberikan supaya semua orang bisa mengerti tentang pancasila dan pelaksanaannya dalam kehidupan.
3. Ya, menurut saya kejadian ini melanggar pancasila sila ke 2 yaitu Kemanusiaan yang adil dan beradab. Walaupun jenazah sudah tidak bernyawa tetapi jenazah juga masih memiliki hak untuk dimanusiakan hingga ia berada pada tempat yang selayaknya yaitu di kubur, karena dalam islam untuk mengurus jenazah itu adalah wajib hukumnya
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh M Dhiyas Ramadani Dawan 2351011008 -
M Dhiyas Ramadani Dawan
2351011008

1. Saya setuju bahwa kasus penolakan jenazah korban covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah tersebut merupakan tindakan yang tidak berperikemanusiaan. Tindakan penolakan tersebut menunjukkan bahwa tidak adanya upaya untuk menjunjung tinggi sikap hormat terhadap kemanusiaan. Hal tersebut tentu bertentangan dengan nilai Pancasila terutama nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial yang seharusnya dijunjung dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

2. Mengajarkan tentang pentingnya menghormati dan menghargai kemanusiaan, persatuan, dan keadilan, sehingga stigma dan penolakan terhadap jenazah Covid-19 dapat dikurangi.
karena setiap manusia pasti membutuhkan orang lain, lahir dibantu orang lain mati pun dibantu orang lain

3. Menurut saya, penolakan jenazah korban covid-19 merupakan pelanggaran terhadap sila ke-2 karena Penolakan jenazah korban Covid-19 bisa dianggap sebagai pelanggaran terhadap sila kedua Pancasila, karena Meskipun jenazah tersebut tidak lagi bernyawa, tindakan tersebut mencerminkan ketidakadilan dan kurangnya sikap beradab terhadap orang yang telah meninggal dunia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Firman Tri Ambudi -
Firman Tri Ambudi
2311011052

1. Menurut pendapat saya, kasus penolakan jenazah korban COVID-19 yang terjadi di Jawa Tengah bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, terutama sila ke-2 yaitu "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab". Penolakan tersebut tidak mencerminkan sikap kemanusiaan yang adil dan beradab, dimana setiap individu seharusnya dihormati dan diperlakukan dengan martabat, terlepas dari kondisinya. Implementasi nilai Pancasila dalam kasus ini dapat dilihat dari urgensi penegakan hukum dan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi landasan Pancasila.

2.saya memberikan saran dan solusi agar kejadian penolakan jenazah korban COVID-19 tidak terulang lagi di kemudian hari. Pertama, penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang nilai-nilai Pancasila, terutama mengenai kemanusiaan yang adil dan beradab. Edukasi mengenai pentingnya penghormatan terhadap semua individu, termasuk korban COVID-19, perlu disosialisasikan secara luas. Selain itu, penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggaran hak asasi manusia juga harus dijalankan. Pemerintah dan lembaga terkait perlu melakukan pendekatan yang holistik, termasuk melibatkan tokoh agama, pemimpin masyarakat, dan media massa dalam menyampaikan pesan-pesan toleransi dan penghormatan terhadap kemanusiaan.

3. Penolakan jenazah korban COVID-19 dapat dikategorikan sebagai pelanggaran terhadap sila ke-2 Pancasila, yaitu "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab". Meskipun jenazah tersebut sudah tidak bernyawa, tindakan penolakan tersebut menunjukkan kurangnya penghormatan terhadap martabat dan hak asasi manusia. Pancasila mengajarkan pentingnya perlakuan yang adil dan beradab terhadap semua individu, terlepas dari keadaannya. Oleh karena itu, penolakan tersebut tidak sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila .
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Zahra Putri Khumairah -

Nama : Zahra Putri Khumairah 

NPM : 2311011084

1. Menurut pendapat saya, hal tersebut sangat tidak sopan dan melanggar prinsip kemanusiaan yang terdapat pada sila ke 2 yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. Pancasila juga mengajarkan nilai gotong royong dan saling membantu untuk kepentingan bersama. Dalam kasus ini, Rumah sakit seharusnya memberikan dukungan dan bantuan kepada keluarga korban, bukan malah menolaknya.

2.    Pemerintah harus menegakkan sanksi yang tegas untuk melindungi hak kemanusiaan terhadap tindakan penolakan jenazah, Organisasi masyarakat dapat ikut berperan dalam membangun kesadaran masyarakat terkait pentingnya menghargai hak kemanusiaan satu sama lain.

3.      Tindakan tersebut melanggar nilai nilai Pancasila walaupun tidak secara langsung. Pancasila mencakup nilai toleransi dan persatuan tetapi tindakan tersebut menciptakan konflik di masyarakat. Selain itu, mencerminkan kurangnya empati terhadap korban dan keluarganya. 



Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Faris Hasyid_2311011138 -
Nama : Faris Hasyid
NPM : 2311011138

1. Menurut saya kejadian penolakan jenazah tersebut sangat tidak memiliki rasa toleransi, bagaimana tidak mereka menolak jenazah tersebut dikarenakan pasien covid 19, dan jenazah tersebut merupakan perawat yang merupakan garda terdepan dalam penanganan kasus covid 19, mereka tidak menunjukkan sama sekali rasa kemanusiaan pada perawat tersebut bertentangan dengan sila ke 2 kemanusiaan yang adil dan beradab.

2. Yaitu dengan memberi tahu bahwa kita sebagai manusia harus menunjukkan sifat keadilan dalam bermasyarakat dan memberitahukan bahwa semua pasien sama derajatnya dan tidak ada yang perlu di bedakan apapun penyakit nya.

3. Pada dasarnya manusia ketika sudah meninggal seharusnya dan di wajibkan di kubur dengan selayak layaknya, walaupun tidak bernyawa jenazah juga adalah manusia dan manusia harus dilakukan sebaik baiknya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Muhammad Rasendriya Bramantyo -
Nama:Muhammad Rasendriya Bramantyo
Npm:2351011030

Jawab:
1.Menurut pendapat saya, penelantaran jenazah korban Covid-19 di Jawa Tengah tidak seharusnya terjadi. Hal ini menunjukkan kurangnya pemahaman dan empati masyarakat terhadap para korban dan petugas kesehatan yang berjuang melawan pandemi ini. Kasus ini juga bertentangan dengan implementasi nilai-nilai Pancasila khususnya sila pertama dan kedua. Prinsip pertama mengajarkan kita untuk beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta menghormati kebebasan beragama orang lain. Dengan membuang jenazah korban Covid-19, masyarakat tidak menghargai hak mereka atas pemakaman yang layak sesuai agama dan kepercayaannya. Prinsip kedua mengajarkan kita untuk mengakui kesetaraan, kehormatan dan martabat, serta saling mencintai. Dengan membuang jenazah korban Covid-19, masyarakat gagal menunjukkan rasa kemanusiaan dan solidaritas kepada sesama warga yang mengalami bencana.

2.Mengenai kejadian tersebut saya sebagai mahasiswa berpendapat, sikap masyarakat Indonesia yang seperti ini, mencerminkan bahwa daya kritis masyarakat masih rendah, masyarakat yang menolak pemakaman jenazah Covid-19 di TPU sekitar wilayah mereka karena takut tertular virus Covid-19. Padahal, kata peneliti bidang Mikrobiologi, jenazah pasien Covid-19 tidak bisa menyebarkan virus jika sudah dikebumikan, "Virus corona tidak dapat hidup jika tidak memiliki inang, virus akan ikut mati ketika inangnya mati". Kurungnya edukasi serta pemahaman yang membuat masyarakat menjadi kurang peduli dan tidak memahami secara menyeluruh. Dalam konteks terjadinya penolakan jenazah, maka nilai kemanusiaan seharusnya ditegakkan melalui penegakan hukum yang tegas dan adil. Adanya tindakan penolakan jenazah ini seharusnya dilakukan penindakan hukum yang tegas. Apalagi untuk jenazah yang disebabkan karena wabah sudah diatur dalam hukum positif dan mempunyai sanksi pidana. Karena sanksinya diterapkan dengan mekanisme hukum pidana yang pada dasarnya bersifat mengatur publik, penegakan hukum harus dilakukan dengan bijaksana dengan tetap memperhatikan nilai-nilai keadilan, untuk memberikan efek jera terhadap orang-orang yang berani melakukan penolakan jenazah, sehingga memberikan edukasi bagi publik dalam bertindak.

3.iya,penolakan tersebut merupakan pelanggaran sila ke 2
yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab, menolak jenazah merupakan perilaku tidak beradap, terlebih jenazah perawat yang sudah berjasa membantu merawat korban covid sampai sampai dia mengorbankan diri nya sendiri untuk membantu orang lain
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Alexander Michael Abraham Lumbantoruan 2311011100 -
Nama : Alexander Michael Abraham Lumbantoruan
NPM : 2311011100

1. Banyak kasus penolakan pemakaman jenazah pasien Covid-19 disuatu daerah. Salah satunya di daerah jawa tengah tersebut. Warga Menolak Pemakaman Jenazah di tempat pemakaman. Dari kasus tersebut jelas telah melanggar nilai- nilai Pancasila yaitu sila kedua tentang kemanusiaan. Menurut saya warga tidak seharusnya bersikap seperti itu, apabila kita menempatkan posisi kita sebagai keluarganya tentu kita tidak ingin hal ini terjadi. Selain itu pemakaman sudah melalui beberapa tahapan dan ada SOP- nya sehingga tidak akan menulari warga lainnya.

2. Menurut pendapat saya sebaiknya dilakukan Edukasi dan contoh yang benar pada masyarakat sehingga diharapkan membuat mereka sadar dan mau menerima pemakaman jenazah covid-19, warga membutuhkan edukasi secara ilmiah tentang penanganan jenazah yang meninggal akibat COVID-19 dan contoh penanganan yang benar sehingga tidak terjadi penolakan dan kejadian tersebut tidak terulang kembali

3. Kasus tersebut tidak sesuai dengan nilai yang terkandung dalam Pancasila sila ke-2. Kita harus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan kita, jangan hanya karena kita tidak diposisi mereka terus kita bisa bertindak semena mena terhadap orang lain. Terkait kasus tersebut sebaiknya masyarakat setempat diberikan pemahaman terkait penularan virus covid 19, bahwasannya jenasah pasien covid 19 sudah melalui serangkaian prosedur pemakaman covid yang sangat tepat, sehingga warga masyrakat setempat tidak perlu khawatir tertular. Dan kepada pihak rumah sakit sebaiknya terlebih dahulu mencari lahan pemakaman yang jauh dari pemukiman penduduk.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Iren Natalia Br Sinuraya -
Nama : Iren Natalia Br Sinuraya
Npm : 2311011108

1. Penolakan jenazah korban Covid-19 di Jawa Tengah adalah insiden tragis yang mencerminkan kurangnya empati dan nilai kemanusiaan. Ini melanggar hak asasi manusia dan prinsip Pancasila seperti kemanusiaan, keadilan sosial, dan kerukunan beragama.

- Kemanusiaan: Penolakan jenazah mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan dan martabat manusia yang ditekankan dalam Pancasila.

- Keadilan sosial: Kasus ini juga melanggar prinsip keadilan sosial yang menegaskan perlunya perlakuan yang setara tanpa diskriminasi.

- Kerukunan beragama: Penolakan jenazah korban berbeda agama bertentangan dengan nilai kerukunan beragama yang mencita-citakan toleransi.

Kasus ini mempertegas perlunya menerapkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, mendidik masyarakat, dan menegakkan hak-hak korban serta keluarganya. Pemerintah dan penegak hukum juga perlu bertindak tegas.

2. Untuk mencegah hal ini terjadi kembali di kemudian hari, pemerintah perlu memberi pemahaman kepada masyarakatnya mengenai penularan covid-19, SOP pemakaman jenazah korban covid-19, dan juga nilai-nilai Pancasila.
masyarakat seharusnya menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan dan juga rasa iba terhadap sesama agar tercipta kedamaian dan kerukunan antarmasyarakat Indonesia.

3. Menurut saya penolakan jenazah korban covid 19 ini masih termasuk pelanggaran sila Pancasila kedua, walaupun jenazah yang sudah meninggal yang disebabkan oleh covid - 19 pun memiliki hak untuk dikuburkan dengan layak.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Azahra Oktarizka 2311011098 -
Nama : Azahra Oktarizka
NPM : 2311011098

1. Menurut saya tindakan tersebut sangat memprihatinkan, dapat kita semua bayangkan orang yang sudah berjasa dalam melayani pasien di wilayah tersebut mendapat penolakan penguburan jenazah, bagaimana pun orang tersebut tetaplah bagian dari masyarakat. Dalam sila kedua pancasila kemanusian yang adil dan beradab, tentunya yang melakukan penolakan tidak sesuai dengan sila kedua karena oknum yang melakukan penolakan tidak mempunyai adab, tindakan tersebut juga tidak sesuai dengan sila ke-5 keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Bagaimana pun jenazah tersebut dulunya merupakan rakyat Indonesia yang seharusnya mendapatkan keadilan untuk dapat bermakam ditempat yang sama dengan yang lainnya.
2. Pihak pemerintah harus menindaklanjuti hal tersebut, dan mensosialisasikan tindakan yang seharusnya, jika perlu membuat aturan terkait pemakaman jenazah yang terkena covid atau penyakit lainnya.
3. Iya meskipun jenazah sudah tidak bernyawa namun dulunya jenazah tersebut merupakan bagian dari masyarakat. Selain hal tersebut, bagaimana perasaan keluarganya melihat jenazah salah satu anggota keluarganya diperlakukan seperti itu, tentunya akan ada dendam atau pun amarah yang dipendam maupun diluapkan dalam hal ini juga bertentangan dengan sila ke-3 pancasila.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Syihab Dzaky Alif Fakhruddin Syihab -
Nama : Syihab Dzaky Alif Fakhruddin
NPM :2351011014
1.mengenai kasus penolakan jenazah korban covid-19 yang terjadi dijawab tengah merupakan kejadian seharusnya tidak terjadi dan ini juga menunjukkan tidak adanya kepedulian antar manusia yang sangat bertentangan dengan sila Pancasila kemanusiaan

2. Saran saya sebagai mahasiswa yaitu
Perlunya edukasi dan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya empati dan penghargaan terhadap kemanusiaan. Ini dapat dilakukan melalui program pendidikan karakter dari usia dini maupun perguruan tinggi

3.Penolakan jenazah korban COVID-19 sejatinya mencerminkan pelanggaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan nilai-nilai Pancasila, terutama sila ke-2 (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab). Meskipun jenazah tersebut tidak lagi hidup, norma kemanusiaan, empati, dan adab dalam menghadapi kematian tetap penting
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Desti riani 2311011122 -
Desti Riani
2311011122

ANALISIS SOAL



1. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai kasus penolakan jenazah korban covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah tersebut dan bagaimakah korelasinya dengan implementasi nilai Pancasila?
Jawab: menurut saya kejadian tersebut cukup miris dan juga tidak etis, apa lagi yang menjadi korban adalah seorang perawat. Seperti sudah hilang rasa kepedulian, gotong royong dan menurunnya nilai moral dalam masyarakat. Hal ini juga bertentangan dengan nilai agama yang ada.

2. Berikanlah saran dan solusi mu sebagai mahasiswa mengenai kejadian tersebut supaya tidak terulang lagi di kemudian hari!
Jawab: adalah dengan cara mengedukasi masyarakat tentang cara penanganan jenazah covid agar tidak timbul hoax seta desas desus yang membuat warga panik dan takut.

3. Apakah penolakan jenazah korban covid-19 termasuk pelanggaran sila Pancasila terutama sila ke-2? Bukankah jenazah tersebut sudah tidak bernyawa? Jelaskan dengan argumentasimu secara jelas!
Jawab : menurut saya termasuk karena memanusiakan manusia sesuai sila ke2 harusnya dilakukan sampai manusia tersebut di kebumikan. Sebagaimana moral dan etis kita sebagai manusia yang masih hidup untuk mengurusi manusia yang sudah meninggal secara layak dan sesuai norma keagamaan yang berlaku.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Mohammad rifky Anandya -
Nama : Mohammad Rifky Anandya
NPM : 2311011066

Analisis soal (9)

1. Menurut saya, tindakan tersebut melanggar sila ke-dua terkait perikemanusiaan, kejadian memalukan tersebut disebabkan kurangnya pemahaman masyarakat terkait pendidikan karakter
2. Saran dan solusinya bisa dilakukan dengan memberikan edukasi dan pendidikan tentang nilai nilai pancasila dengan memberikan penjelasan dan pengertian pancasila sebagai filsafat
3. Ya, sebab walaupun sudah tidak bernyawa jenazah tersebut memiliki hak asasi manusia, dan sebagai warga negara kita perlu menunjukan rasa kemanusiaan dan berperilaku adil dan beradab terhadap sesama manusia
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Aulia Syifa Putri -
Nama : Aulia Syifa Putri
Npm : 2311011088

1. Menurut pendapat saya, kasus penolakan jenazah korban Covid-19 di Jawa Tengah sangat tidak berperikemanusiaan, bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, menunjukkan kurangnya rasa kemanusiaan dan solidaritas dalam bermasyarakat. Seharusnya sebagai seorang perawat yang menangani pasien Covid-19 mendapatkan penghormatan dan penghargaan atas jasa-jasanya

Implementasi nilai pancasila, khususnya nilai kemanusiaan dan gotong royong menjadi hal utama yang dilakukan dalam pandemi ini. Dengan mengamalkan pancasila, kita dapat saling menghormati, dan membantu sesama manusia tanpa memandang segala hal. Dengan begitu, penolakan pemakaman korban Covid-19 adalah salah satu pelanggaran terhadap nilai Pancasila

Kasus ini menunjukkan pentingnya pendidikan karakter untuk generasi kedepan agar menghargai orang lain. Pendidikan karakter harus dimulai sejak dini dan selanjutnya. Dengan karakter yang baik akan tercipta masyakarakat yang peduli dan menghargai

2. Saran dan solusi untuk mencegah terulangnya kasus penolakan jenazah korban Covid-19 adalah:

a. Mengamalkan nilai-nilai Pancasila, dengan adanya pendidikan karakter agar masyarakat menghargai sesamanya

b. Diberikannya hukum tegas terhadap pelanggaran penolakan jenazah, dikarenakan melanggar nilai-nilai Pancasila

c. Menguatkan kerjasama antar pihak terkait seperti, pemerintah, lembaga kesehatan, lembaga sosial serta masyarakat

d. Mengedukasi masyarakat tentang Covid-19, tentang gejala, penularan, dan pencegahan yang dapat dilakukan

3. Penolakan jenazah korban Covid-19 dapat dikaitkan dengan pelanggaran Sila Pancasila ke-2, yaitu Kemanusiaan yang adil dan beradab. Meski pemakaman tersebut sudah tidak bernyawa, namun persetujuan tersebut tetap melibatkan aspek kemanusiaan.

Penolakan jenazah korban Covid-19 melanggar sila pancasila ke-2 yaitu, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Dikarenakan, sudah menjadi hak manusia tersebut untuk dikuburkan apabila meninggal dunia

Sila ke-2 berisi tentang pentingnya menghormati dan memperlakukan manusia dengan adil dan memperlakukan setiap manusia dengan adil dan beradab, tanpa membeda bedakan agama, suku, dan ras.
Dalam hal ini, tidak ada rasanya kemanusiaan dan solidaritas sesama manusia yang telah meninggal dunia
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Kholifatus Sabrina -
Nama : Kholifatus Sabrina
NPM : 2311011116

1. Ini menunjukkan bahwa tidak adanya kepedulian dan kemanusiaan yang sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, terutama dalam hal gotong royong dan kemanusiaan.
2. saran dan solusi saya sebagai mahasiswa mengenai kejadian ini agar tidak terulang lagi adalah dengan meningkatkan pendidikan karakter tidak hanya untuk anak usia dini tetap juga perguruan tinggi yang mengajarkan untuk selalu berempati terhadap sesama manusia dan untuk mengingatkan serta menerapkan landasan negara kita yaitu gotong royong, kemanusiaan, persatuan dalam kehidupan sehari-hari.
3. Ini merupakan pelanggaran terhadap sila ke-2 karena Penolakan jenazah korban Covid-19 bisa dianggap sebagai pelanggaran terhadap sila kedua Pancasila, karena Meskipun jenazah tersebut tidak lagi bernyawa, tindakan tersebut mencerminkan ketidakadilan dan kurangnya sikap beradab terhadap orang yang telah meninggal dunia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Rehan Samli Albab -
Nama : Rehan Samli Albab
Npm : 2351011038
1. Menurut saya Terkait kasus penolakan jenazah korban covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah tepatnya di Kabupaten Semarang, dimana korban merupakan salah satu perawat yang berdiri di garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19, sangatlah memperhatinkan.Bentuk tindakan yang dilakukan warga setempat memang sangatlah jauh dari azas Pancasila, sikap berlebihan justru tidak menunjukkan keluhuran budi dan solidaritas sosial yang selama ini jadi kebanggaan bangsa Indonesia.Jika pemerintah dan para pihak telah menetapkan kuburan bagi jenazah Covid-19 sesuai protokol, maka tidak sebaiknya warga menolak penguburan, Justru korban harusnya diberi penghargaan dan bentuk apresiasi atas jasa yang telah dilakukan selama ini menjadi perawat penanganan pasien covid-19 di garda terdepan. Dalam penanganan jenazah Covid-19, selain memperhatikan aspek kesehatan, juga memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan.Nilai kemanusiaan yang sifatnya universal seperti yang tercantum dalam Pancasila yaitu sila ke-2."Kemanusiaan yang Adil dan Beradab", menekankan kepada kita bahwa nilai kemanusiaan adalah nilai yang fundamental yang dimiliki oleh setiap manusia dan setiap manusia harus mendapatkan perlakuan secara adil.Pihak keluarga korban meninggal yang diakibatkan Covid-19 berhak mendapatkan keadilan, termasuk dalam hal penanganan jenazah keluarganya.Keadilan ini pun diterjemahkan ke dalam setiap peraturan perundang-undangan dan juga protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.
2. Saran dan solusi yang dapat diberikan untuk mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari:
- Pendidikan karakter harus ditingkatkan di semua tingkatan pendidikan. Sekolah harus memberikan pendidikan yang mendorong siswa untuk menghargai orang lain, memahami nilai-nilai kemanusiaan, dan menghormati keberagaman.
- Sosialisasikan nilai-nilai Pancasila dan pentingnya menghormati martabat manusia di masyarakat. Kampanye penyadaran dapat membantu mengubah perilaku dan sikap masyarakat.
- Lembaga-lembaga pemerintah dan organisasi non-pemerintah dapat bekerja sama dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya rasa empati dan kemanusiaan, terutama dalam situasi krisis seperti pandemi Covid-19.
3. Menurut saya pelanggaran terhadap sila Pancasila kedua yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. Meskipun jenazah tersebut sudah tidak bernyawa, prinsip kemanusiaan harus tetap berlaku karena setiap manusia memiliki hak asasi manusia setiap manusia memiliki Hak Asasi Manusia. prinsip kemanusiaan mencakup hak asasi manusia bahkan setelah seseorang meninggal dunia. Kehormatan terhadap jenazah adalah bagian dari pengakuan akan martabat manusia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Muhammad Maulan Timur -
Nama:Muhammad Maulan Timur
Npm:2351011032


Nama : Rossa Kartiya
NPM : 2351011003

Pertanyaan dan Jawaban
1. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai kasus penolakan jenazah korban covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah tersebut dan bagaimakah korelasinya dengan implementasi nilai Pancasila?
Jawab
Penolakan jenazah korban COVID-19 di Jawa Tengah merupakan permasalahan kompleks yang melibatkan faktor, keyakinan budaya, kurangnya pengetahuan, dan ketakutan terhadap virus tersebut. Juga bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila yang mengedepankan kemanusiaan, keadilan sosial, dan persatuan. Penolakan terhadap jenazah korban COVID-19 adalah contoh betapa minimnya implementasi nilai Pancasila di masyarakat Indonesia. Penolakan terhadap jenazah korban COVID-19 juga disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan ketakutan terhadap virus tersebut.

Penolakan jenazah korban COVID-19 di Jawa Tengah merupakan permasalahan yang melibatkan berbagai faktor, antara lain keyakinan budaya, kurangnya pengetahuan, dan ketakutan terhadap virus tersebut. Penolakan jenazah korban COVID-19 merupakan pelanggaran HAM dan bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila yang mengedepankan kemanusiaan, keadilan sosial, dan persatuan. Oleh karena itu, penting untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang COVID-19 dan penularannya untuk mencegah kejadian seperti itu serta mendorong penerapan nilai Pancasila dalam masyarakat Indonesia.

2. Berikanlah saran dan solusi mu sebagai mahasiswa mengenai kejadian tersebut supaya tidak terulang lagi di kemudian hari!
Jawab
Memberikan edukasi kepada masyarakat tentang COVID-19 dan penularannya untuk mencegah kejadian seperti itu serta mendorong penerapan nilai Pancasila dalam masyarakat Indonesia.

3. Apakah penolakan jenazah korban covid-19 termasuk pelanggaran sila Pancasila terutama sila ke-2? Bukankah jenazah tersebut sudah tidak bernyawa? Jelaskan dengan argumentasimu secara jelas!
Jawab
Iya, pada sila Kemanusiaan Yang Beradil dan Beradab. Karena Penolakan jenazah korban COVID-19 merupakan pelanggaran hak asasi manusia karena merendahkan martabat almarhum dan keluarganya. Keluarga almarhum berhak menguburkan orang yang dicintainya secara bermartabat, apapun penyebab kematiannya. Penolakan jenazah korban COVID-19 juga bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila yang mengedepankan kemanusiaan dan keadilan sosial. Nilai Pancasila menekankan pentingnya memperlakukan setiap individu dengan hormat dan bermartabat, tanpa memandang latar belakang atau keadaannya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh ELSYA GUSTI LESTARI -
Nama : Elsya Gusti Lestari
NPM : 2311011014

1. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai kasus penolakan jenazah korban covid-19 yang terjadi di Jawa Tengah tersebut dan bagaimakah korelasinya dengan implementasi nilai Pancasila?

Jawab : Menurut pendapat saya kasus penolakan jenazah di Jawa Tengah selama pandemi COVID-19 adalah peristiwa yang memprihatinkan karena dari peristiwa ini dapat dilihat pemahaman nilai-nilai Pancasila pada sikap masyarakat. Peristiwa ini berkorelasi pada sila kedua Pancasila yaitu "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab", Pancasila mendorong kemanusiaan yang adil dan beradab. Penolakan jenazah covid-19 dianggap tidak beradab karena merugikan keluarga korban dan masyarakat. Pihak keluarga korban meninggal yang diakibatkan covid -19 berhak mendapatkan keadilan, termasuk dalam hal penanganan jenazah keluarganya. Keadilan inipun diterjemahkan ke dalam setiap peraturan perundang – undangan dan juga protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

 

2. Berikanlah saran dan solusi mu sebagai mahasiswa mengenai kejadian tersebut supaya tidak terulang lagi di kemudian hari!

Jawab : Sebagai mahasiswa, peran dalam situasi seperti ini untuk membantu membangun pemahaman dan kemanusiaan dimasyarakat. Dengan bekerjasama pada berbagai pihak dan berkontribusi positif dalam mengatasi tantangan semacam ini. Contohnya seperti :

  • Berpartisipasi dalam kampanye pendidikan dan kesadaran masyarakat. Bergabung dengan kelompok atau organisasi mahasiswa yang mengedukasi masyarakat tentang bahaya COVID-19, tindakan pencegahan, dan pentingnya menghormati nilai-nilai agama dan kemanusiaan.
  • Bekerjasama dengan organisasi kemanusiaan dan relawan yang telah berpengalaman dalam menangani krisis kesehatan seperti pandemi.
  • Membantu masyarakat menyadari tentang pentingnya nilai-nilai Pancasila, termasuk gotong royong, toleransi, dan kemanusiaan, sebagai landasan dalam menghadapi krisis.


3. Apakah penolakan jenazah korban covid-19 termasuk pelanggaran sila Pancasila terutama sila ke-2? Bukankah jenazah tersebut sudah tidak bernyawa? Jelaskan dengan argumentasimu secara jelas!

Jawab : Penolakan jenazah korban Covid-19 tidak sesuai dengan nilai yang terkandung dalam Pancasila, terutama sila ke-2 tentang kemanusiaan yang adil dan beradab. Meskipun jenazah tersebut sudah tidak bernyawa, penolakan tersebut tetap melanggar nilai kemanusiaan yang harus dijunjung tinggi.


Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Soal

oleh Alexander Michael Abraham Lumbantoruan 2311011100 -
NAMA : Alexander Michael Abraham L.
NPM : 2311011100

1. Kasus penolakan pemakaman korban Covid-19 di Jawa Tengah menunjukkan kurangnya penghargaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas. Seorang perawat yang berada di garis depan dalam menangani pandemi seharusnya dihormati, bukan ditolak. Tindakan ini bertentangan dengan prinsip-prinsip Pancasila, terutama nilai-nilai kemanusiaan dan gotong royong. Pancasila mengajarkan pentingnya menghormati martabat manusia tanpa memandang suku, agama, ras, dan antargolongan. Penolakan tersebut menunjukkan ketidakadilan dan kurangnya kesopanan dalam bertindak, yang seharusnya tidak terjadi dalam masyarakat yang mengadopsi nilai-nilai Pancasila.

2. Sebagai mahasiswa, kita dapat berperan aktif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menghormati kemanusiaan dan solidaritas dalam menghadapi pandemi. Berikut beberapa saran dan solusi:
- Sosialisasikan nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas melalui pendidikan dan kampanye di lingkungan kampus dan masyarakat.
- Bentuk kelompok relawan atau komunitas yang fokus pada membantu korban pandemi dan keluarganya, serta memberikan dukungan moral dan emosional.
- Ajak masyarakat untuk turut serta dalam memberikan bantuan kepada korban pandemi, baik secara langsung maupun tidak langsung, seperti memberikan dukungan finansial, logistik, atau tenaga.
- Tingkatkan kerjasama antarinstansi dan lembaga dalam mengatasi stigmatisme terhadap korban Covid-19, sehingga tidak terjadi penolakan dan diskriminasi.

3. Penolakan terhadap jenazah korban Covid-19 dapat dianggap sebagai pelanggaran terhadap Sila ke-2 Pancasila, yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. Meskipun jenazah tersebut sudah tidak hidup, namun penolakan tersebut menunjukkan kurangnya rasa sopan dan tidak adil dalam memperlakukan manusia. Setiap individu, baik hidup maupun mati, berhak untuk dihormati dan diperlakukan dengan layak sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan. Dalam konteks ini, penolakan jenazah korban Covid-19 mencerminkan kurangnya perhatian terhadap martabat manusia, yang bertentangan dengan nilai kemanusiaan yang tercermin dalam Sila ke-2 Pancasila.