Silahkan lampirkan jawaban anda mengenai analisis video tersebut, berikan argumen anda dengan di dukung oleh pendapat para ahli yang ada. sertakan refrensi, dan identitas diri seperti nama dan npm. Terima kasih
Silahkan lampirkan jawaban anda mengenai analisis video tersebut, berikan argumen anda dengan di dukung oleh pendapat para ahli yang ada. sertakan refrensi, dan identitas diri seperti nama dan npm. Terima kasih
Asslamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Ikhsan Kurniawan
NPM : 2013053164
Izin menjawab,
Video di atas membahas tentang Perspektif Global dipandang Dari Sudut Pandang Ilmu Sosial, sebagai berikut:
1. Perspektif Global Dari Visi Geografi
Geografi adalah ilmu keruangan yang mengkaji berbagai fenomena dalam kontek keruangannya. Ruang yang dikonsepkan dalam geografi yaitu permukaan bumi yang tiga dimensi terdiri atas muka bumi yang berupa darah dan perairan serta kolom udara diatasnya. Ruang permukaan bumi ini secara bertahap ukuran dan jaraknya mulai dari tingkat lokal, regional sampai ketingkat global. Oleh karena itu perspektif geografi adalah perspektif keruangan yang bertahap dari perspektif local, regional sampai ke perspektif global.
Perspektif geografi atau perspektif keruangan adalah suatu kemampuan memandang secara mendalam berkenaan dengan fenomena, proses, dan masalah keruangan permukaan bumi, baik masa lampau, saat ini, terutama untuk masa yang akan datang. Pendekatan yang dapat diterapkan pada perspektif keruangan ini, yaitu pendekatan sejarah dan kemampuan mempredeksi. Dalam ruang lingkup kajian perspektif keruangan ini berkembang mulai dari perspektif lokal, perspektif regional, sampai perspektif global. Hal ini bisa dibuktikan dengan mengamati perkembangan yang terjadi di tempat anda dari waktu ke waktu. Bagaimana keadaan permukiman, jalan, pertanian, pengairan, perdangangan, dan keadaan penduduk setempat.
Melalui proses pengamatan perspektif lokal, anda dapat menyaksikan bahwa perkampungan yang satu dengan yang lebih luas dari perkampungan lain-lainnya, yaitu kerena adanya jalan, alat angkutan, atau transportasi, juga karena arus manusia dan barang. Disini terjadi proses social ekonomi dalam bentuk interaksi antar penduduk (manusia).
Triatno Yudo Harjoko (dalam Harahap, F.R., 2013), berpendapat bahwa urbanisasi diartikan sebagai suatu proses perubahan masyarakat dan kawasan dalam suatu wilayah yang non-urban menjadi urban. Secara spasial, hal ini dikatakan sebagai suatu proses diferensiasi dan spesialisasi pemanfaatan ruang dimana lokasi tertentu menerima bagian pemukim dan fasilitas yang tidak proporsional.
2. Perspektif Global Dari Visi Sejarah
J. Bank (dalam Abdullah, T. dan A. Surjomihardjo, 1985) berpendapat bahwa Sejarah merupakan semua kejadian atau peristiwa masa lalu. Sejarah untuk memahami perilaku masa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang.
Dapat digambarkan bahwa perspektif sejarah mengacu pada konsep waktu, atau dengan kata lain, perspektif sejarah itu sama dengan perspektif waktu, terutama waktu yang sudah lampau. Perspektif sejarah suatu peristiwa, membawa citra tentang suatu pengalaman masa lampau yang dapat dikaji hari ini, untuk memprediksi kejadian-kejadian yang akan datang. Selanjutnya, perspektif global dari sudut pandang sejarah tentang tokoh-tokoh, bangunan-bangunan, perang, pertemuan internasional dan peristiwa-peristiwa bersejarah yang memiliki dampak luas terhadap tatanan kehidupan global, dapat dimunculkan dalam pendidikan sebagai acuan transforasi budaya serta pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) generasi muda untuk memasuki kehidupan global di hadapannya.
Bangunan-bangunan bersejarah seperti Ka’bah dan Masjidil Haram di Mekkah, Piramida di Mesir, Tembok Besar di Cina, Taj Mahal di Agra (India), dan Candi Borobudur di Indonesia, yang merupakan beberapa bangunan “ keajaiban dunia, tidak hanya bernilai dan bermakna sejarah, melainkan memiliki nilai global yang mempersatukan umat, nilai budaya dari aspek arsitektur, nilai ekonomi dalam mengembangkan lapangan kerja dan lain sebagainya. Secara material, bangunan – bangunan semacam itu, bukan hanya merupakan pengetahuan, melainkan lebih jauh dari pada itu, wajib dijadikan acuan pendidikan mengenai nilai-nilai kemanusiaan, budaya, bahkan keagaman yang ada di dalamnya.
3. Perspektif Global Dari Visi Ekonomi
Menurut H.W. Arndt dan Gerardo P. Sicat (1991: 3). Ilmu ekonomi adalah suatu ilmiah yang mengkaji bagaimana orang dan kelompok-kelompok masyarakat menentukan pilihan. Manusia mempunyai keinginan yang tidak terbatas. Untuk memuaskan bermacam-macam keinginan yang tidak terbatas tersebut, tersedia sumber daya yang dapat digunakan. Berbagai sumber daya ini tidak tersedia dengan bebas. Karenannya, sumber daya ini langka dan mempunyai berbagai kegunaan alternative. Pilihan penggunaan dapat terjadi antara penggunaan sekarang (hari ini) dan penggunaan hari esok (masa depan).
Berdasarkan konsep tadi pembahasan ilmu ekonomi menyangkut berbagai aspek yang meliputi:
a. Menentukan pilihan
b. Keinginan yang tidak terbatas
c. Persediaan sumber daya terbatas bahkan ada yang langka
d. Kegunaan alternative sumber daya
e. Penggunaan hari ini dan hari esok
Dari aspek-aspek yang telah dikemukakan tadi jelas bahwa perspektif ekonomi terkait dengan waktu, hari ini dan hari esok. Sedangkan apa yang diperspektifkan terutama berkenaan dengan keinginan yang cenderung tidak terbatas, persediaan sumber daya itu terbatas bahkan langka, dan adanya penggunaan alternative sumber daya.
Dari sekian jenis sumber daya, khususnya sumber daya alam, ada yang dapat terbarukan (tumbuh-tumbuhan, hewan) dan yang tidak dapat terbarukan (migas, batu-bara). Sumber daya yang sifatnya tidakterbarukan akan habis sekali pakai sehingga persediaannya makin terbatas. Sedangkan di pihak lain kebutuhan terus meningkat karena pertumbuhan penduduk, dan keinginan yang cenderung tidak terbatas.
Dalam kondisi global yang penuh dengan kesenjangan, masalah dan tantangan, baik ekonomi, sosial, budaya, politik, maupun lingkungan hidup, pengembangan dan pembinaan akhlak menjadi kunci penyelamatan perspektif global ekonomi barupa perekonomian pasar bebas, beralihnya kawasan ekonomi maju dari Atlantik ke Pasifik.
4. Perspektif Global Dari Visi Politik
Roger F. Soltau (dalam Budiardjo, 1998) mengemukakan bahwa ilmu politik mempelajari negara, tujuan-tujuan negara dan lembaga-lembaga yang akan melaksanakan tujuan-tujuan itu. Dalam perspektif global, hubungan suatu negara dengan negara-negara lain adalah hal yang pokok. Negara Republik Indonesia sebagai warga dunia, tidak dapat melepaskan diri dari pengaruh perkembangan di negara-negara lain. Perkembangan di negara-negara lain selalu berpengaruh terhadap kehidupan politik, khususnya politik luar negeri Indonesia. Perubahan peta politik membawa dampak luas pada tatanan global di bidang politik, ekonomi, sosial, dan IPTEK. Perspektif global dari perubahan peta politik tersebut, membawa dampak pada berbagai aspek hubungan luar negeri Indonesia.
5. Perspektif Global Dari Visi Sosiologi
Sosiologi adalah studi ilmiah tentang fenomena yang timbul akibat hubungan kelompok- kelompok umat manusia, studi tentang manusia dan lingkungan manusia dalam hubungannya satu sama lain. Sosiolog De Saint Simon (dalam Tjipto Subadi, 2008) menjelaskan bahwa sosiologi itu mempelajari masyarakat dalam aksi-aksinya, dalam usaha koleksinya, baik spiritual maupun material yang mengatasi aksi-aksi para peserta individu dan saling tembus menembus
Objek utamanya adalah hubungan antarmanusia dalam lingkungan sosial di mana terjadi interaksi sosial yang semakin lama semakin luas dan berkembang. Mulai dari keluarga, teman sepermainan, tetangga, sekampung, sekota, regional provinsi, sampai ke tingkat global antarbangsa. Motif interaksi sosial sangat beragam dilandasi oleh tujuan tertentu. Contohnya hubungan antara produsen dan konsumen yang dilandasi oleh motif ekonomi. Akibat interaksi sosial yang makin intensif sampai ke tingkat global, menunjukkan perubahan sosial di masyarakat sampai ke proses modernisasi.
Dampak kemajuan, penerapan, dan permanfaatan IPTEK di bidang transportasi dan komunikasi menjadikan interaksi sosial baik secara langsung (misalnya di pasar swalayan) maupun tidak langsung (misalnya on-line shopping) ini semakin intensif dan meluas menembus batas-batas local, regional, nasional, internasional, sampai global sekalipun. Hal ini tentunya membawa perubahan sosial, kemajuan sosial yang berdampak luas terhadap opini, kecerdasan, nalar dan wawasan manusia yang mengalaminya.
6. Perspektif Global Dari Visi Antropologi
Koentjaraningrat (2009: 12) menjelaskan bahwa antropologi adalah ilmu yang mempelajari manusia pada umunya baik mengenai warna kulit, bentuk fisik maupun kebudayaan yang dihasilkan. Antropologi adalah studi tentang manusia dengan pekerjaannya, lebih menitik beratkan kepada kebudayaan sebagai hasil pengembangan akal pikiran manusia. Sudut pandang Antropologi terhadap perspektif global terarah pada keberadaan dan perkembangan budaya dengan kebudayaan dalam konteks global.
Hakikatnya, perkembangan aspek kehidupan apapun mulai dari tingkat lokal sampai ke tingkat global, dasarnya terletak pada budaya dengan kebudayaan yang menjadi milik otentik umat manusia. Perkembangan serta kemajuan yang ada di sekitar kita merupakan hasil pengembangan akal pikiran manusia atau hasil pengembangan budaya sebagai perkembangan kebudayaan. Proses dan arus globalisasi dalam kehidupan sesungguhnya adalah proses global kemampuan budaya atau proses kebudayaan.
Sudut pandang Antropologi terhadap perspektif global, berarti mengamati, menghayati, dan memprediksi perkembangan kebudayaan secara menyeluruh yang aspek serta unsur-unsurnya berkaitan satu sama lain dan terintegrasi dalam kehidupan umat manusia.
REFERENSI
Abdullah, T. dan A. Surjomihardjo. 1985. Ilmu Sejarah dan Historiografi; Arah dan Perspektif. Jakarta: Gramedia.
Budiardjo, M. (1998). Partisipasi dan Partai Politik. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Harahap, F. R. 2013. Dampak Urbanisasi Bagi Perkembangan Kota di Indonesia. Jurnal Society, 1 (1), 35-45.
Koentjaraningrat. 2009. Pengantar Ilmu Antroplogi. Jakarta: Rineka Cipta.
Sicat, Gerardo P dan H W Arndt. (1991). Ilmu Ekonomi untuk Konteks Indonesia. Jakarta: LP3S.
Subadi, Tjipto. 2008. Sosiologi. Surakarta: BP-FKIP UMS.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Fara Nalya Hadhaini
NPM : 2013053148
Izin mengumpulkan tugas analisis video bu
Terima kasih ibu
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Anggini Mareta
NPM : 2013053046
Izin mengumpulkan tugas analisis video bu
Terima kasih.
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Nama : Rahmat Agung Dwisarjana
NPM : 2103053086
Kelas : 6D
Mata Kuliah : Perspektif Global
Setelah saya menonton video tersebut ada beberapa hal yang dapat sedikit saya jelaskan. Didalam Video tersebut membahas Perspektif Global dipandang Dari Sudut Pandang Ilmu Sosial. Perspektif global adalah suatu pandangan yang timbul akibat suatu kesadaran bahwa hidup ini adalah untuk kepentingan global yang lebih luas (Wihardit,1999).
Perspektif Global dari Visi Geografi
Perspektif Geografi adalah perspektif keruangan yang bertahap dari perspektif lokal, regional sampai ke perspektif global. Jadi dapat disimpulkan bahwa perspektif Geografi adalah suatu kemampuan memandang secara mendalam berkenaan dengan fenomena, proses, dan masalah keruangan permukaan bumi baik untuk masa lampau, masa kini l, terutama Mas yang akan datang. Contohnya yaitu perkampungan yang semakin luas dan semakin maju.
Perspektif Global dari Visi Sejarah
Sejarah adalah cabang dari pengetahuan tentang peristiwa masa lalu dan kondisi yang berkaitan dengan masyarakat masa lalu. Perspektif sejarah mengacu pada Konsep waktu, terutama waktu lampau. Perspektif sejarah memiliki peristiwa-peristiwa bersejarah yang memiliki dampak luas terhadap tatanan kehidupan Global dapat dimunculkan dalam pendidikan sebagai acuan transformasi budaya serta pengembangan kualitas sumber daya manusia generasi muda untuk memasuki kehidupan Global di hadapannya. Contohnya kabbah dan piramida yang memiliki dampak global dari arsitektur, ekonomi dan lain sebagainya.
Perspektif Global dari Visi Ekonomi
Ilmu ekonomi adalah suatu studi ilmiah yang mengkaji bagaimana orang perorang dalam kelompok-kelompok masyarakat menentukan pilihan. Karena manusia memiliki keinginan yang tak terbatas, akhirnya tersedia sumber daya yang dapat digunakan. Diera globalisasi saat ini pemenuhan kebutuhan dihasilkan dari sumber daya yang alam baik yang dapat diperbarui dan tidak. Salah satu contoh perspektif global ekonomi adalah perekonomian pasar bebas.
Perspektif Global dari Visi Politik
Dari segi politik saat ini banyak hubungan antara negara dengan warga negaranya serta warga negara lainnya. Contohnya adalah ASEAN. Organisasi tersebut berjalan dalam berbagai bidang baik ekonomi, politik dan lain-lain.
Perspektif Global dari Visi Sosiologi
Hubungan antar manusia terutama dalam lingkungan sosial. Motif hubungan lingkungan sosial sangat beragam mulai dari ekonomi, politik, budaya dan juga agama. Pada era globalisasi saat ini interaksi dapat terjadi dimana saja dan kapan saja. Saat ini interaksi soal dapat terjadi baik secara tatap muka mauapun tidak.
Perspektif Global dari Visi Antropologi
Aplikasi perspektif antropologi dalam komunikasi antar budaya adalah melihat komunikasi antar budaya dari sudut pandang antropologi, karena di dalam komunikasi tersebut sudah terkandung nilai-nilai budaya.
Referensi
Irwanto, D., & Alian, S. (2014). Metodologi dan historiografi sejarah.
Muchtar, K., Koswara, I., & Setiaman, A. (2016). Komunikasi antar budaya dalam perspektif antropologi. Jurnal manajemen komunikasi, 1(1).
Zulfa, V., Max, M., & Ilyas, I. (2016). Isu-isu kritis lingkungan dan perspektif global. Jurnal Green Growth Dan Manajemen Lingkungan, 5(1), 29-40.
Terima KasihAssalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama ; Lutfi Qurotul A'yun
NPM : 2013053135
Izin mengumpulkan tugas analisis video pertemuan 4
Terimakasih
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Izin mengumpulkan tugas analisis video pertemuan 4 bu.
Nama: Safira Ulfa
NPM : 2013053110
Terimakasih
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Pajar Irawan
NPM : 2013053085
Izin untuk mengirimkan hasil analisis
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Resa Kurnia
NPM : 2013053071
Izin mengumpulkan tugas analisis video bu
Terima kasih
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : M. Zauzi Turseno
NPM : 2013053146
Izin mengirim tugas analisis video pada pertemuan 4 bu
Terima kasih ibu.