Nama: M.Farizy Hafizh Riduan
NPM: 2254161005
Kelas: AGR C
1.Polikultur adalah pola pertanian dengan banyak jenis tanaman pada satu lahan yang terusun dan terencana dengan menerapkan aspek lingkungan yang lebih baik.
2.monokultur ialah cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu area. Cara budidaya ini meluas praktiknya sejak paruh kedua abad ke-20 di dunia serta menjadi penciri pertanian intensif dan pertanian industrial.
3.pergiliran tanam adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
4.Pertanaman variatif adalah penanaman dua atau lebih jenis tanaman dalam sebidang lahan pada musim tanam yang sama.
5.Intercropping ialah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama.
6.companion planting yaitu dalam satu bedeng ditanam lebih dari satu tanaman sebagai pendamping jenis tanaman lainnya. Tujuannya untuk saling melengkapi dalam kebutuhan fisik dan unsur hara, karena itu pemilihan tanaman perlu diperhatikan. Misalnya tanaman yang perakarannya dalam dapat mengurangi kepadatan tanah dan menambah kesuburan tanah dengan tambahnya bahan organik sehingga berguna bagi tanaman pendamping yang perakarannya dangkal.
7.Benificial weed adalah Gulma menguntungkan adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping , dapat dimakan , berkontribusi pada kesehatan tanah , menambah nilai hias,atau bermanfaat .
8.Alley cropping atau sistem pertanaman lorong adalah sistem penanaman tanaman lain seperti jagung atau sorgum di antara pepohonan, di mana pohon bertindak mencegah tanah dari erosi, terutama pada daerah lereng.
9.Multi-cropping ( sistem tanam ganda) atau disebut juga polikultur adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan 2 (dua) atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
10.Tumpang Sari (Intercropping) adalah menanam tanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama.
11.penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
12.Diversifikasi pertanian, penganekaragaman pertanian, atau penganekaan pertanian adalah pengalokasian sumber daya pertanian ke beberapa aktivitas lainnya yang menguntungkan secara ekonomi maupun lingkungan.
NPM: 2254161005
Kelas: AGR C
1.Polikultur adalah pola pertanian dengan banyak jenis tanaman pada satu lahan yang terusun dan terencana dengan menerapkan aspek lingkungan yang lebih baik.
2.monokultur ialah cara budidaya di lahan pertanian dengan menanam satu jenis tanaman pada satu area. Cara budidaya ini meluas praktiknya sejak paruh kedua abad ke-20 di dunia serta menjadi penciri pertanian intensif dan pertanian industrial.
3.pergiliran tanam adalah salah satu sistem budidaya tanaman dengan cara menanam lebih dari satu jenis tanaman yang berbeda dalam waktu yang tidak bersamaan.
4.Pertanaman variatif adalah penanaman dua atau lebih jenis tanaman dalam sebidang lahan pada musim tanam yang sama.
5.Intercropping ialah penanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama.
6.companion planting yaitu dalam satu bedeng ditanam lebih dari satu tanaman sebagai pendamping jenis tanaman lainnya. Tujuannya untuk saling melengkapi dalam kebutuhan fisik dan unsur hara, karena itu pemilihan tanaman perlu diperhatikan. Misalnya tanaman yang perakarannya dalam dapat mengurangi kepadatan tanah dan menambah kesuburan tanah dengan tambahnya bahan organik sehingga berguna bagi tanaman pendamping yang perakarannya dangkal.
7.Benificial weed adalah Gulma menguntungkan adalah tanaman invasif yang memiliki beberapa efek tanaman pendamping , dapat dimakan , berkontribusi pada kesehatan tanah , menambah nilai hias,atau bermanfaat .
8.Alley cropping atau sistem pertanaman lorong adalah sistem penanaman tanaman lain seperti jagung atau sorgum di antara pepohonan, di mana pohon bertindak mencegah tanah dari erosi, terutama pada daerah lereng.
9.Multi-cropping ( sistem tanam ganda) atau disebut juga polikultur adalah suatu sistem pertanaman atau usahatani yang mengusahakan 2 (dua) atau lebih tanaman budidaya pada suatu luasan lahan tertentu.
10.Tumpang Sari (Intercropping) adalah menanam tanaman lebih dari satu tanaman pada waktu yang bersamaan atau selama periode tanaman pada satu tempat yang sama.
11.penanaman pendamping atau penanaman berkelompok adalah suatu bentuk budidaya yang mengacu pada penanaman berbagai tanaman yang berdekatan karena berbagai alasan, termasuk pengendalian hama, penyerbukan, menyediakan habitat bagi serangga yang bermanfaat, memaksimalkan ruang, dan meningkatkan hasil panen.
12.Diversifikasi pertanian, penganekaragaman pertanian, atau penganekaan pertanian adalah pengalokasian sumber daya pertanian ke beberapa aktivitas lainnya yang menguntungkan secara ekonomi maupun lingkungan.