FORUM TUGAS

TUGAS

TUGAS

by Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si -
Number of replies: 82

KUMPULKAN TUGAS PADA FORUM INI

In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Muhammad ILham 2014161014 -

Melihat kesuksesan pengusaha lain sebagai motivasi,Memiliki tujuan yang harus dicapai saat ini,Jaga kesehatan,Aktif dalam komunitas pengusaha,Selalu jaga pengelolaan keuangan usaha,Selalu apresiasi pencapaian diri sendiri,Melakukan hal-hal yang inspiratif dan Selalu nikmati hari-hari yang sudah dilalui

In reply to Muhammad ILham 2014161014

Re: TUGAS

by Muhammad ILham 2014161014 -
Komunikasi : memberikan dorongan atau memotivasi kearah yang positif
Mimpi : dengan adanya mimpi tentunya kita memiliki capaian sehingga dapat memotivasi diri untuk mencapai tujuan
Pandangan terbuka : menerima pendapat atau pandangan lain dapat membuat kita berkeinginan untuk berkembang menjadi yang lebih baik lagi.
Pengalaman : Menjadikan pengalaman diri sendiri atau pengalaman orang lain sebagai acuan untuk memotivasi diri dalam memulai suatu usaha.
Inovatif : menciptakan inovasi agar usaha yang dijalankan lebih unggul dan lebih menarik
Kreatifitas : menggabungkan ide-ide atau gagasan sehingga membangun daya kreasi
Aplikasi/aksi : atasi rasa takut terhadap kegagalan
Pengetahuan : mempelajari suatu usaha yang ingin dijalankan sehingga kita makin tertarik dan berkeinginan untuk menjalankan usaha tersebut.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Annia Ailani Nazamain 2014161036 -
cara untuk menumbuhkan motivasi dalam berwirausaha, antara lain

1. Menumbuhkan Rasa Cinta dan Suka Terhadap Sebuah Tantangan.
Cara menumbuhkan motivasi dalam berwirausaha yang pertama adalah seorang wirausahawan tidak takut akan masalah.
Karena ia telah belajar sendiri bahwa tantangan dalam hidup bukan untuk dihindari atau bahkan dihindari, tetapi harus dihadapi dengan sikap tenang dan optimis.

2. Ingin Menirukan Figure atau Seseorang yang Sukses
Motivasi dalam berwirausaha yang kedua adalah dengan meniru seseorang adalah menemukan formula kesuksesan mereka, baik dari segi pengalaman hidup.
Cara dia melakukan operasi komersialnya, dan cara dia mengatasi kegagalan dalam berwirausaha. Tapi ini lebih dari sekedar belajar itu segera meniru dan mempraktikkan cara mereka sukses, dengan gaya kamu sendiri tetapi dengan ide-ide yang telah kamu terima sebelumnya.

3.Memiliki tujuan yang harus dicapai saat ini.
Untuk mendapatkan motivasi usaha, seorang pebisnis juga harus memiliki tujuan yang ingin dicapai. Baik itu saat pertama kali mencoba atau ketika sedang berjalan. Tujuan bisnis tersebut pastinya harus detail sehingga bisa tercapai sedikit demi sedikit.
Maka dari itu, sebelum mewujudkan tujuan besar yang mungkin masih jauh, cobalah penuhi target yang bisa dilakukan saat ini. Jika satu target berhasil dicapai, maka bisa berlanjut ke target berikut dan begitu seterusnya. Dengan begitu, motivasi kamu akan terus ada untuk mencapai target tersebut.

4.Melakukan hal-hal yang inspiratif
Untuk para pebisnis pemula, melakukan hal-hal yang inspiratif bisa meningkatkan motivasi usaha. Contohnya bisa dengan mendengarkan podcast, menonton film inspiratif, atau bisa mendengarkan lagu-lagu yang membangkitkan semangat. Cara tersebut cukup ampuh untuk meningkatkan motivasi pada usaha yang tengah dirintis saat ini.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Ceristiara Santih 2014161038 -
Komunikasi : memberikan dorongan yang positif
Mimpi : dengan mimpi tentunya kita memiliki capaian sehingga dapat memotivasi diri untuk mencapai tujuan
Pandangan terbuka : menerima pendapat atau pandangan lain dapat membuat kita berkeinginan untuk berkembang
Pengalaman : pengalaman diri sendiri atau pengalaman orang lain bisa menjadi acuan guna memotivasi diri merintis suatu usaha
Pengetahuan : mempelajari suatu usaha yang ingin kita jalankan sehingga kita makin tertarik dan berkeinginan untuk menjalankan usaha tersebut maka akan timbul motivasi
Inovatif : menciptakan inovasi agar usaha yang dijalankan lebih unggul dan lebih menarik
Kreatifitas : menggabungkan ide-ide atau gagasan sehingga membangun daya kreasi
Aplikasi/aksi : atasi rasa takut terhadap kegagalan
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Lilis Sulastri 2014161016 -
Melalui impian atau cita cita motivasi diri untuk memulai usaha dari hal hal kecil untuk mencapai Targetan yang diinginkan. Selain itu dari pandangan hidup orang lain dapat memotivasi diri untuk memulai usaha dan perpandangan mengenai kesuksesan orang lain dalam berusaha sehingga memotivasi untuk kita mulai berusaha, serta menginovasi diri dalam menghadapi trand atau mengikuti zaman untuk memunculkan ide usaha serta memberikan peluang kerja bagi masyarakat terdekat dengan tujuan mengurangi jumlah penganggur dengan memberikan motivasi yang mendukung orang lain untuk gigih dalam berkerja. Mengembangkan bakat atau pengalaman yang bermanfaat dalam memulai usaha dengan mempelajari berbagai strategi dalam berwirausaha sehingga dapat memotivasi diri untuk memulai usaha dengan mempertimbangkan hal hal yang perlu dihadapi dengan menciptakan inovasi yang lebih menarik.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Ester natasya br nababan 2014161022 -
1. Memiliki keyakinan yang besar pada diri sendiri
Keyakinan adalah dasar motivasi kita dalam memulai bisnis yang kuat. Niat serta keyakinan menjadi pondasi utama dari bisnis yang kita jalankan. Kebanyakan tidak yakin dan takut produknya tidak laku dipasaran dan akhirnya bangkrut.

2. Jangan Menunda-Nunda
Salah satu kebiasaan buruk yang cukup sering kita lakukan adalah menunda. Banyak alasan dan banyak menunda bisa menjadi salah satu faktor penurun motivasi sekaligus penghambat bisnis. Semakin ditunda, maka perjalanan menuju suksesnya akan lebih lama.

3. Fokus dan Konsisten
Fokus pada hal-hal atau capaian-capaian bisnis Anda. Lakukan segala usaha dengan konsisten. Tanpa konsistensi maka semua yang telah dibangun bisa saja berantakan.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Retna Dwisafitri 2014161048 -
Komunikasi : memberikan dorongan atau memotivasi kearah yang positif
Mimpi : dengan adanya mimpi tentunya kita memiliki capaian sehingga dapat memotivasi diri untuk mencapai tujuan
Pandangan terbuka : menerima pendapat atau pandangan lain dapat membuat kita berkeinginan untuk berkembang menjadi yang lebih baik lagi
Pengalaman : pengalaman diri sendiri atau pengalaman orang lain bisa menjadi acuan guna memotivasi diri untuk merintis suatu usaha
Pengetahuan : mempelajari suatu usaha yang ingin dijalankan sehingga kita makin tertarik dan berkeinginan untuk menjalankan usaha tersebut
Inovatif : menciptakan inovasi baru agar usaha yang dijalankan lebih menarik
Kreatifitas : menggabungkan ide-ide atau gagasan sehingga membangun daya kreasi
Aplikasi/aksi : berani mencoba mengatasi rasa takut terhadap kegagalan
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Aslamiah 2014161012 -
Bagaimana cara menumbuhkan motivasi berwirausaha?

Cara menumbuhkan motivasi berwirausaha yaitu dengan membangun komunikasi dengan orang lain. Komunikasi dengan orang lain dapat menjadikan wawasan kita bertambah dari pengalaman orang lain. Pengalaman orang lain dapat menumbuhkan keinginan kita dalam melakukan sesuatu salah satunya usaha. Setelah itu kita dapat membuat usaha yang kita impikan, dengan membuat gambarannya terlebih dahulu. Setelah ada keterbukaan kita terhadap suatu usaha yang membuat kita tertarik, kita dapat membangun hubungan dengan orang lain. Pengalaman-pengalaman orang lain maupun kita dapat menjadi motivasi kita untuk langkah selanjutnya dalam melakukan suatu usaha.

Seseorang yang ingin berwirausaha tentu harus memiliki suatu pengetahuan dan skill dalam berwirausaha untuk kelancaran usaha itu sendiri. Untuk mendapatkan pengetahuan dan skill tersebut maka diperlukan motivasi semangat belajar dan berjuang.

Motivasi dalam berwirausaha akan memunculkan sebuah inovasi-inovasi dan kreativitas yang kemudian diaplikasikan dalam berwirausaha.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Novia Risa Utami 2014161032 -
Bagaimana Cara Menumbuhkan Motivasi Berwirausaha?

1. Komunikasi = Menjalin komunikasi dengan banyak orang yang sudah lebih dahulu memulai usaha, sehingga mendapat dorongan atau motivasi kearah yang positif dalam berwirausaha.
2. Mimpi = Harus berani bermimpi atau berandai - andai bila usahanya sukses atau berhasil dan keinginannya bisa tercapai. Hal ini merupakan motivasi yang kuat untuk memulai suatu usaha.
3. Pandangan terbuka = Menerima pendapat atau pandangan lain dapat membuat diri sedniri berkeinginan untuk terus berkembang dalam berwirausaha.
4. Hubungan manusia = Menjalin relasi baik dengan dengan banyak orang yang sudah lebih dahulu merintis usaha, sehingga lambat laun akan menumbuhkan motivasi dalam diri untuk berwirausaha.
5. Pengalaman = Menjadikan pengalaman diri sendiri atau pengalaman orang lain sebagai acuan untuk memotivasi diri dalam memulai suatu usaha.
6. Keterampilan = Menuangkan dan mengembangkan bakat atau ketermapilan yang dimiliki dalam suatu usaha yang ingin dijalankan, sehingga makin tertarik dan berkeinginan untuk menjalankan usaha tersebut, dan akan timbul motivasi.
7. Inovatif = Menciptakan inovasi baru yang menarik dengan tujuan untuk menghasilkan keuntungan, membantu komunitas, serta mencapai tujuan dalam berwirausaha.
8. Kreativitas = Melihat produk serupa yang mungkin sudah ada di pasaran untuk melihat kelemahan yang dapat kita amati. Kelemahan tersebut kita tutupi dan perbaiki dengan kreativitas kita, sehingga produk yang kita tawarkan nanti meskipun serupa tetapi memiliki sesuatu kelebihan dan keunikan, dengan kata lain kita menggabungkan ide-ide atau gagasan sehingga dapat membangun daya kreasi.
9. Aplikasi/aksi = Berani mengambil risiko dan suka pada tantangan. Jadi ketika sudah memiliki tujuan untuk berwirausaha maka segeralah memulainya.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Trie Andis 2054161010 -
Komunikasi : memberikan dorongan yang positif

Mimpi : dengan mimpi tentunya kita memiliki capaian sehingga dapat memotivasi diri untuk mencapai tujuan
Pandangan terbuka : menerima pendapat atau pandangan lain dapat membuat kita berkeinginan untuk berkembang

Pengalaman : pengalaman diri sendiri atau pengalaman orang lain bisa menjadi acuan guna memotivasi diri merintis suatu usaha

Pengetahuan : mempelajari suatu usaha yang ingin kita jalankan sehingga kita makin tertarik dan berkeinginan untuk menjalankan usaha tersebut maka akan timbul motivasi

Inovatif : menciptakan inovasi agar usaha yang dijalankan lebih unggul dan lebih menarik.

Kreatifitas : menggabungkan ide-ide atau gagasan sehingga membangun daya kreasi
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Sifa Maharani Ayu Dita 2014161052 -
Komunikasi : memberikan dorongan yang positif
Mimpi : dengan mimpi tentunya kita memiliki capaian sehingga dapat memotivasi diri untuk mencapai tujuan
Pandangan terbuka : menerima pendapat atau pandangan lain dapat membuat kita berkeinginan untuk berkembang
Pengalaman : pengalaman diri sendiri atau pengalaman orang lain bisa menjadi acuan guna memotivasi diri merintis suatu usaha
Pengetahuan : mempelajari suatu usaha yang ingin kita jalankan sehingga kita makin tertarik dan berkeinginan untuk menjalankan usaha tersebut maka akan timbul motivasi
Inovatif : menciptakan inovasi agar usaha yang dijalankan lebih unggul dan lebih menarik
Kreatifitas : menggabungkan ide-ide atau gagasan sehingga membangun daya kreasi
Aplikasi/aksi : atasi rasa takut terhadap kegagalan
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Karina Dian Novita Sari 2014161046 -
Bagaimana cara menumbuhkan motivasi berusaha?
1. Komunikasi : komunikasi yang baik adalah dengan membangun berbagai relasi yang saling memberikan respon timbal-balik dan tentunya untuk menciptakan dorongan atau motivasi positif dalam berwirausaha.
2. Mimpi : mimpi adalah kunci, dengan bermimpi kita bisa berandai apa yang kita kerjakan saat ini akan mendapatkan untung yang besar di hari berikutnya.
3. Pandangan terbuka : menerima pendapat atau pandangan lain dapat membuat diri sedniri berkeinginan untuk terus berkembang dalam berwirausaha.
4. Hubungan manusia : sama dengan komunikasi, memiliki jangkauan relasi yang luas dan baik juga mampu membantu dalam pengembangan suatu wirausaha.
5. Pengalaman : pengalaman bisa datang dari diri sendiri ataupun orang lain yang dijadikan acuan dalam motivasi dalam berwirausaha.
6. Pengetahuan/keterampilan : dengan mengembangkan bakat atau mempelajari suatu usaha yang ingin dijalankan sehingga kita makin tertarik dan berkeinginan untuk menjalankan usaha tersebut.
7. Inovatif : adanya pengembangan dari suatu produk/inovasi dalam berwirausaha juga diperlukan untuk menghasilkan keuntungan.
8. Kreatifitas : menggabungkan ide-ide atau gagasan sehingga membangun daya kreasi
9. Aplikasi/aksi : berani ambil risiko dan mampu mengatasi rasa takut terhadap kegagalan
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Rahmawati Eka Widya Putri -
Bagaimana cara menumbuhkan motivasi berusaha?

1. Komunikasi : sebagai salah satu untuk membangun berbagai relasi yang saling memberikan dampak positif sehingga dapat mencapai tujuan yang dicapai
2. Mimpi : Mimpi harus dimiliki setiap orang untuk memotivasi diri agar bisa mendapatkan keuntungan
3. Padangan Terbuka : dapat menerima pendapat orang lain agar berkembang serta memunculkan ide yang menarik
4. Hubungan manusia : menjalin relasi yang baik dengan banyak orang untuk menawarkan suatu usaha
5. Pengalaman : Menjadikan pengalaman orang lain sebagi acuan untuk memotivasi diri untuk menemukan hal baru
6. Keterampilan : Mengembangkan bakat dalam diri agar memicu dan memotivasi diri untuk menjalankan suatu usaha
7. Kreatifitas : menggabungkan berbagai ide-ide atau gagasan sehingga membangun daya kreasi
8. Inovasi : menciptakan inovasi yang baru dengan tujuan menghasilkan keuntungan
9. Aplikasi/ aksi : berani mengambil resiko ketika membuka usaha
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Salsabilla Ramadhani 2014161006 -
Bagaimana menumbuhkan motivasi berwirausaha?
- Komunikasi : berkomunikasi dengan sesama akan membuat kita mendapat informasi dan dorongan untuk membuka usaha.
- Mimpi : setiap orang memiliki mimpi dan akan berusaha untuk menggapai mimpi tersebut, maka dengan adanya mimpi seseorang akan termotivasi.
- Pandangan terbuka : menerima masukan dari orang lain untuk membuat kita berkembang lebih baik lagi.
- Relasi dengan orang lain : adanya relasi dengan orang lain akan memudahkan kita untuk mengembangkan usaha yang ingin kita jalani.
- Pengalaman : pengalaman yang dimiliki seseorang dapat menjadi motivasi kita untuk membuka usaha.
- Pendidikan/pengetahuan/keterampilan : keterampilan yang kita miliki dapat menjadi ide usaha untuk kita jalankan.
- Inovatif : menciptakan sesuatu hal yang baru untuk menarik konsumen saat membuka usaha.
- Kreatifitas : memproduksi suatu ide usaha.
- Aplikasi/tindakan : menonton video pengusaha lain yang inspiratif untuk menumbuhkan motivasi berwirausaha.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Nyoman ayu anita 2054161012 -
1.Inovatif : menciptakan inovasi agar usaha yang dijalankan lebih unggul dan lebih menarik.
2.Kreatifitas : menggabungkan ide-ide atau gagasan sehingga membangun daya kreasi
Aplikasi/aksi : atasi rasa takut terhadap kegagalan.
3.Komunikasi : memberikan dorongan yang positif.
4.Mimpi : dengan mimpi tentunya kita memiliki capaian sehingga dapat memotivasi diri untuk mencapai tujuan
Pandangan terbuka : menerima pendapat atau pandangan lain dapat membuat kita berkeinginan untuk berkembang
5.Pengalaman : pengalaman diri sendiri atau pengalaman orang lain bisa menjadi acuan guna memotivasi diri merintis suatu usaha.
6.Pengetahuan : mempelajari suatu usaha yang ingin kita jalankan sehingga kita makin tertarik dan berkeinginan untuk menjalankan usaha tersebut maka akan timbul motivasi.
In reply to Nyoman ayu anita 2054161012

Re: TUGAS

by Elisa Claudia Simamora 2014161024 -
Cara menumbuhkan motivasi wirausaha dari beberapa faktor berikut yaitu:
1. Komunikasi
Komunikasi yang efektif adalah proses mendengarkan dan berbicara dua arah sangat penting dalam membangun motivasi berwirausaha disemua fase kehidupan bisnis sehari-hari. Rasa hormat adalah salah satu komponen terpenting dalam komunikasi bisnis.

2. Mimpi
Dalam membangun motivasi berwirausaha, diperlukan mimpi yang mengarah kepada jenis wirausaha apa yang ingin dicapai. Dari sebuah mimpi akan melahirkan tujuan dalam berwirausaha.

3. Hubungan antar manusia
Hubungan antar manusia diperlukan untuk memulai suatu usaha dengan penerapan attitude yang baik antar manusia. Hubungan ini diperlukan untuk menumbuhkan rasa aman dan percaya sehingga terbentuklah rasa persaudaraan dan kekeluargaan dari sisi kemanusiaan.

4. Pengalaman
Pengalaman dalam berwirausaha dibutuhkan untuk menumbuhkan motivasi seseorang dalam memulai suatu usaha baru. Karena dari pengalaman, seseorang dapat menentukan target wirausaha yang ingin dituju, dan belajar dari pengalaman bermanfaat untuk meminimalisir terjadinya hal yang tidak diinginkan dalam berwirausaha.

5. Pengetahuan
Pengetahuan didapatkan dari banyak hal. Bisa dari pengalaman, hal yang dilihat secara visual, dan belajar dari literatur yang ada. Dari pengetahuan akan melahirkan inovasi terhadap jenis usaha apa yang ingin diciptakan/dikembangkan.

6. Keahlian
Keahlian didapatkan dari pengalaman dalam berwirausaha. Seseorang yang sudah pernah mencoba memulai suatu usaha, akan memiliki keahlian berkomunikasi, bernegosiasi, memimpin, dan mengordinir keberjalanan suatu usaha.

7. Inovasi
Inovasi muncul dari ide, ide didapatkan dari masalah yang dilihat di lapangan (secara visual). Inovasi diperlukan untuk menciptakan produk unggul atau inovasi dari segi manajemen kewirausahaan untuk menarik perhatian konsumen.

8. Kreativitas
Kreativitas muncul dari keterampilan yang ada dalam diri setiap manusia. Setiap manusia diberikan bakat untuk terampil. Bakat tersebut harus dikembangkan agar tercipta suatu usaha baru. Usaha yang dapat bermanfaat bagi pengembangan kreativitas diri dan kebutuhan oranglain.

9. Tindakan (Action)
Tindakan sangat diperlukan dalam berwirausaha. Pergerakan atau tindakan ini dalam bentuk promosi produk. Promosi bertujuan memperkenalkan produk usaha kepada konsumen. Dimulai dari mempromosikan, memotivasi karyawan, dan mengorganisir keberjalanan usaha adalah hal yang penting untuk membuat usaha tetap berjalan dalam jangka waktu panjang.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Nadia Karoline Andarini 2054161006 -
Bagaimana menumbuhkan motivasi berwirausaha?
(1) Komunikasi : Dengan adanya komunikasi antar sesama akan membuat kita mendapat informasi dan dorongan untuk membuka usaha.
(2) Mimpi : Dengan adanya mimpi seseorang akan termotivasi, karena seseorang yang memiliki mimpi akan berusaha menggapai mimpi tersebut .
(3) Pandangan terbuka : Menerima masukan dari orang lain untuk membuat kita berkembang lebih baik lagi.
(4) Relasi dengan orang lain : Relasi dengan orang lain akan memudahkan kita untuk mengembangkan usaha yang ingin kita jalani.
(5) Pengalaman : Dengan adanya pengalaman yang dimiliki seseorang, maka dapat menjadi motivasi kita untuk membuka usaha.
(6) Pendidikan/pengetahuan/keterampilan : Dengan adanya keterampilan yang kita miliki, maka dapat menjadi ide usaha apa yang ingin kita jalankan.
(7) Inovatif : Menciptakan sesuatu hal yang baru untuk menarik konsumen saat membuka usaha.
(8) Kreatifitas : Menggabungkan ide-ide atau gagasan sehingga membangun daya kreasi
(9) Aplikasi/tindakan : Miliki keyakinan yang besar bahwa usaha yang kita jalankan akan sukses dan atasi rasa takut terhadap kegagalan dalam berwirausaha
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Rica Hani Pratiwi 2014161028 -
Bagaimana cara menumbuhkan motivasi berwirausaha?
Cara menumbuhkan motivasi dalam berwirausaha yaitu dengan menjaga komunikasi dengan orang lain. Dengan komunikasi yang baik dapat membangun berbagai relasi yang saling memberikan keuntungan timbal-balik dalam berwirausaha. Memiliki mimpi yang dapat menjadi acuan untuk kita mau memulai usaha. Menerima pendapat atau pandangan lain yang dapat membuat diri sendiri berkeinginan untuk terus mengembangkan jiwa berwirausahanya. Pengalaman dari diri sendiri atau orang lain yang menjadikan acuan dalam motivasi berwirausaha. Mengembangkan bakat atau mempelajari suatu usaha yang ingin dijalankan sehingga makin berminat dan berkeinginan untuk menjalankan usaha tersebut. Berinovasi mengembangkan produk yang sedang dijalankan untuk menghasilkan keuntungan. Berani mengambil resiko dan mampu mengatasi rasa takut terhadap kegagalan.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Christian Parsaoran Tumanggor 2014161010 -
cara untuk menumbuhkan motivasi dalam berwirausaha, antara lain :
- Komunikasi : memberikan dorongan yang positif.
- Mimpi : dengan mimpi tentunya kita memiliki capaian sehingga dapat memotivasi diri untuk mencapai tujuan.
- Pandangan terbuka : menerima pendapat atau pandangan lain dapat membuat kita berkeinginan untuk berkembang.
- Pengalaman : pengalaman diri sendiri atau pengalaman orang lain bisa menjadi acuan guna memotivasi diri merintis suatu usaha.
- Pengetahuan : mempelajari suatu usaha yang ingin kita jalankan sehingga kita makin tertarik dan berkeinginan untuk menjalankan usaha tersebut maka akan timbul motivasi.
- Inovatif : menciptakan inovasi agar usaha yang dijalankan lebih unggul dan lebih menarik.
- Kreatifitas : menggabungkan ide-ide atau gagasan sehingga membangun daya kreasi.
- Aplikasi/aksi : atasi rasa takut terhadap kegagalan.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Puan Salsabila 2014161008 -
1. Komunikasi : sebuah proses memberikan informasi dari sumber kepada tujuan yang pada akhirnya melahirkan umpan balik, melalui komunikasi dpat membangun relasi dan menciptakan dorongan untuk berwirausaha
2. Mimpi : melalui impian bisa membayangkan ide-ide usaha tentang apa yang ingin diraih, diusahakan dan cara untuk mendapatkannya, sehingga tercapai tujuan dalam membangun usaha
3. Pandangan terbuka : memiliki pandangan terbuka artinya siap untuk menerima ide-ide baru yang mungkin sangat berbeda dengan apa yang sudah diketahui selama ini. Semakin banyak tahu ide baru, semakin banyak mengenal sudut pandang baru, maka akan menumbuhkan pengetahuan dan pengalaman yang hebat sehingga semakin berkembang usaha yang dijalankan
4. Hubungan manusia : dapat meningkatkan sumber daya manusia yang ada dalam diri seseorang, sehingga seseorang yang diberi motivasi dapat bekerja lebih keras dan lebih bertanggung jawab untuk melakukan pekerjaannya
5. Pengalaman : bagian dari kehidupan yang berjalan secara terus-menerus dan memberikan sebuah pelajaran hidup yang dapat diperoleh dari diri sendiri maupun pengalaman orang lain. Pengalaman dapat memberikan kekuatan ketika mengalami kegagalan dalam menjalankan wirausaha dan meminimalisir terjadinya kesalahan yang sama
6. Pengetahuan/keterampilan : dengan adanya pengetahuan/keterampilan dapat membantu mengembangkan minat dan bakat dalam menjalankan usaha serta meningkatkan inovasi dan kreativitas pada usaha
7. Inovatif : upaya mengembangkan atau memaksimalkan sumber daya yang ada sehingga produk usaha lebih unggul dan menarik
8. Kreatifitas : kemampuan untuk mengembangkan ide-ide baru dan menemukan cara baru untuk mendapat peluang dan mengolah sesuatu menjadi lebih bernilai, sehingga usaha yang dijalankan semakin berkembang
9. Aplikasi/aksi : merupakan sesuatu yang dilakukan setelah perencanaan dan dihadapi dengan cara berani mengambil resiko serta mampu mengatasi rasa takut akan kegagalan dalam berwirausaha
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Fiska Noviana 2014161004 -
Menumbuhkan motivasi berwirausaha dapat dilakukan dengan
- Komunikasi yaitu dengan menjalin dan menjaga komunikasi dengan orang lain. Dengan begitu, maka usaha yang kita jalani akan lebih mudah untuk dikenal dan berkembang. Setelah merasa bahwa kita memiliki banyak relasi maka kita akan lebih termotivasi untuk mengembangkan usaha kita
- Mimpi yaitu dengan mencatat setiap mimpi yang ingin kita capai. Dengan begitu kita akan lebih termotivasi untuk bergerak dan menjalankan usaha kita
- Membuka mata, artinya kita dapat melihat peluang usaha apa yang potensial untuk dikembangkan dan melihat bagaimana peluang usaha kita untuk berkembang. Apabila potensi usaha kita untuk berkembang maka kita akan lebih termotivasi untuk melakukan segala hal untuk mengoptimalkan perkembangan usaha yang kita miliki
- Hubungan dengan orang lain, menjaga hubungan dengan orang lain dapat memudahkan kita dalam mempromosikan usaha kita. Ketika kita merasa bahwa promosi yang dilakukan telah maksimal, maka semangat dan motivasi kita dalam menjalankan usaha juga pasti meningkat.
- Pendidikan/Pengetahuan/Skill, untuk menjalankan sebuah usaha maka diperlukan pendidikan/pengetahuan/skill dalam bidang usaha yang kita jalani. Seseorang yang memiliki motivasi yang kuat untuk menjalankan usaha maka dia akan memiliki tekad yang kuat untuk dapat mempelajari bidang usaha yang akan dijalaninya.
- Inovatif, untuk menjalankan sebuah usaha maka diperlukan inovasi baru agar usaha kita dapat tetap bersaing dengan usaha lain. Inovasi dapat diperoleh dari pengalaman kita tentang bidang usaha yang kita jalani. Pengalaman tersebut kemudian dapat dikembangkan dan dijadikan inovasi baru yang menjadi nilai tambah usaha kita.
- Kreatifitas, memiliki jiwa yang kreatif akan meningkatkan motivasi kita untuk mengembangkan usaha yang kita miliki atau untuk memulai suatu usaha yang kitaninginkan. Dengan krearifitas yang tinggi maka kita akan lebih mudah untuk menemukan inovasi untuk usaha yang dimiliki.
- Aplikasi/Aksi, ketika sudah termotivasi dari banyak aspek maka kita akan memiliki motivasi atau dorongan yang lebih untuk memulai sebuah aksi. Dengan kata lain kita akan termotivasi untuk mulai mengaplikasikan ide/inovasi/strategi yang kita punya dalam usaha kita.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Dhimas Malik Nugroho 2014161026 -
Dengan melihat inspirasi dari para pengusaha muda yang sukses dan mencari wirausaha sukses yang inspiratif sehingga kita bisa termotivasi untuk mengikuti jejak tokoh tersebut. Kemudian kita juga harus percaya diri dan tanamkan komitmen. Buatlah sebuah target dan pencapaian per bulan agar kita selalu berusaha untuk mencapai target tersebut. Mencari sebuah komunitas wirausaha agar kita memiliki teman seperjuangan yang dapat meningkatkan motivasi. Selain itu juga dapat memilih motivasi yang akan dibutuhkan setiap harinya, bukan hanya tentang mendapatkan penghasilan setinggi-tingginya, tapi bagaimana kita memaksimalkan kepuasan konsumen terhadap produk kita yang perlu konsistensi dalam pelayanan yang baik, selain itu juga bagaimana kita meningkatkan nilai usaha kita agar kita tidak hanya berfokus pada omsetnya saja namun juga mengembangkan lebih lagi usaha kita baik dari modal, target pasar, jumlah penjuaan, jumlah konsumen dan lain sebagainya yang tentunya membutuhkan semangat berwirausaha yang konsisten. Selain itu Pendidikan/Pengetahuan/Skill, untuk menjalankan sebuah usaha maka diperlukan pendidikan/pengetahuan/skill dalam bidang usaha yang kita jalani untuk menciptakan krearifitas yang tinggi agar lebih mudah untuk menemukan inovasi untuk usaha yang dimiliki. Dengan begitu kita akan termotivasi untuk mulai mengaplikasikan ide/inovasi/strategi yang kita punya dalam usaha kita.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Della Dwi Martina 2014161002 -
1. Komunikasi : proses memberikan informasi dari sumber kepada tujuan yang pada akhirnya melahirkan timbal balik, melalui komunikasi dpyat membangun relasi dan menciptakan dorongan berwirausaha
2. Mimpi : mampu membayangkan tentang apa yang ingin diraih, diusahakan dan cara untuk mendapatkannya, sehingga tercapai tujuan berwirausaha
3. Pandangan terbuka : siap menerima ide-ide baru yang mungkin sangat berbeda dengan apa yang sudah diketahui selama ini. Semakin banyak tahu ide baru, semakin banyak mengenal sudut pandang baru, maka akan menumbuhkan pengetahuan dan pengalaman yang hebat sehingga semakin berkembang usaha yang dijalankan
4. Hubungan manusia : dapat meningkatkan sumber daya manusia yang ada dalam diri seseorang, sehingga seseorang yang diberi motivasi dapat bekerja lebih keras dan lebih bertanggung jawab untuk melakukan pekerjaannya
5. Pengalaman : pelajaran hidup yang dapat diperoleh dari diri sendiri maupun pengalaman orang lain. Pengalaman dapat memberikan kekuatan ketika mengalami kegagalan dalam menjalankan wirausaha dan meminimalisir terjadinya kesalahan yang sama
6. Pengetahuan/keterampilan : dengan adanya pengetahuan/keterampilan dapat membantu mengembangkan minat dan bakat dalam menjalankan usaha serta meningkatkan inovasi dan kreativitas pada usaha
7. Inovatif : upaya mengembangkan atau memaksimalkan sumber daya yang ada sehingga produk usaha lebih unggul dan menarik
8. Kreatifitas : kemampuan untuk menemukan cara baru untuk mendapat peluang dan mengolah sesuatu menjadi lebih bernilai, sehingga usaha yang dijalankan semakin berkembang
9. Aplikasi/aksi : merupakan sesuatu yang dilakukan setelah perencanaan, berani mengambil resiko dan mampu mengatasi rasa takut akan kegagalan
In reply to Della Dwi Martina 2014161002

Re: TUGAS

by Faiz Zainul Muttaqin -
Faiz Zainul Muttaqin (2054161002)
Bagaimana cara menumbuhkan motivasi berwirausaha
1. Communications (komunikasi) adalah suatu proses ketika seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain. Hal ini sudah pasti penting untuk dilakukan dalam menumbuhkan motivasi berwirausaha karena bisa lewat pengalaman saling bertukar pikiran maka munculah ide yang bisa menjadi dasar dari apa yang kita lakukan selanjutnya
2. Dream (mimpi) adalah angan atau keinginan, kita berekspetasi untuk bagaimana tujuan yang ingin kita capai pada saat berwirausaha
3. Open your eyes (membuka mata) adalah ungkapan persuasif atau ajakan bagaimana kita bisa berfikir luas, jangka panjang dalam mencoba memulai berwirausaha
4. Human relations (hubungan pertemanan) hal ini sangat perlu dilakukan dalam berwirausaha karena dalam meluaskan informasi ataupun jaringan distribusi produk kita
5. Experience (percobaan) melakukan hal hal baru yang lebih terkini, lebih modern, melakukan inovasi perlu dilakukan guna menyesuaikan keadaan situasi dan kondisi
6. Education/knowledge/skill (pendidikan, pengetahuan, dan kampuan) hal hal tersebut akan mendorong pelaku wirausahawan untuk berinovasi dan membuka mata
7. Inovatif mencoba hal hal yang baru
8. Kreativitas adalah suatu karya yang dihasilkan yang mendorong berwirausaha lebih menarik
9. Applications adalah aplikasi atau penerapan hal hal yang telah dipelajari dan dikuasai kemudian dilakukan tindakan atau aksi agar hal hal yang direncanakan dapat terwujud.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Faiz Zainul Muttaqin -
Faiz Zainul Muttaqin (2054161002)
Bagaimana cara menumbuhkan motivasi berwirausaha
1. Communications (komunikasi) adalah suatu proses ketika seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain. Hal ini sudah pasti penting untuk dilakukan dalam menumbuhkan motivasi berwirausaha karena bisa lewat pengalaman saling bertukar pikiran maka munculah ide yang bisa menjadi dasar dari apa yang kita lakukan selanjutnya
2. Dream (mimpi) adalah angan atau keinginan, kita berekspetasi untuk bagaimana tujuan yang ingin kita capai pada saat berwirausaha
3. Open your eyes (membuka mata) adalah ungkapan persuasif atau ajakan bagaimana kita bisa berfikir luas, jangka panjang dalam mencoba memulai berwirausaha
4. Human relations (hubungan pertemanan) hal ini sangat perlu dilakukan dalam berwirausaha karena dalam meluaskan informasi ataupun jaringan distribusi produk kita
5. Experience (percobaan) melakukan hal hal baru yang lebih terkini, lebih modern, melakukan inovasi perlu dilakukan guna menyesuaikan keadaan situasi dan kondisi
6. Education/knowledge/skill (pendidikan, pengetahuan, dan kampuan) hal hal tersebut akan mendorong pelaku wirausahawan untuk berinovasi dan membuka mata
7. Inovatif mencoba hal hal yang baru
8. Kreativitas adalah suatu karya yang dihasilkan yang mendorong berwirausaha lebih menarik
9. Applications adalah aplikasi atau penerapan hal hal yang telah dipelajari dan dikuasai kemudian dilakukan tindakan atau aksi agar hal hal yang direncanakan dapat terwujud.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Marizka Tri Ananda 2054161008 -
Dengan cara komunikasi, bermimpi, membuka mata, memperluas hubungan/relasi, mencoba pengalaman baru, memperluas edukasi/skill, berpikir inovatif, kreatif, dan mencoba memulai bergerak
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Rizki Ananda Ruvvy Anggie 2054161004 -
Pendidikan/Pengetahuan/Skill, untuk menjalankan sebuah usaha maka diperlukan pendidikan/pengetahuan/skill dalam bidang usaha yang kita jalani untuk menciptakan krearifitas yang tinggi agar lebih mudah untuk menemukan inovasi untuk usaha yang dimiliki. Dengan begitu kita akan termotivasi untuk mulai mengaplikasikan ide/inovasi/strategi yang kita punya dalam usaha kita. Komunikasi : memberikan dorongan atau memotivasi kearah yang positif
Mimpi : dengan adanya mimpi tentunya kita memiliki capaian sehingga dapat memotivasi diri untuk mencapai tujuan. Pandangan terbuka : menerima pendapat atau pandangan lain dapat membuat kita berkeinginan untuk berkembang menjadi yang lebih baik lagi.Dengan cara komunikasi, bermimpi, membuka mata, memperluas hubungan/relasi, mencoba pengalaman baru, memperluas edukasi atau skill, berpikir inovatif, kreatif, dan mencoba mulai bergerak
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Cahya Ariestia Dinata 2014161050 -
Komunikasi : memberikan dorongan atau memotivasi kearah yang positif
Mimpi : dengan adanya mimpi tentunya kita memiliki capaian sehingga dapat memotivasi diri untuk mencapai tujuan
Pandangan terbuka : menerima pendapat atau pandangan lain dapat membuat kita berkeinginan untuk berkembang menjadi yang lebih baik lagi.

Pengalaman : Menjadikan pengalaman diri sendiri atau pengalaman orang lain sebagai acuan untuk memotivasi diri dalam memulai suatu usaha.

Pengetahuan : mempelajari suatu usaha yang ingin kita jalankan sehingga kita makin tertarik dan berkeinginan untuk menjalankan usaha tersebut maka akan timbul motivasi
Inovatif : menciptakan inovasi agar usaha yang dijalankan lebih unggul dan lebih menarik

Pengalaman = Menjadikan pengalaman diri sendiri atau pengalaman orang lain sebagai acuan untuk memotivasi diri dalam memulai suatu usaha.

Keterampilan = Menuangkan dan mengembangkan bakat atau ketermapilan yang dimiliki dalam suatu usaha yang ingin dijalankan, sehingga makin tertarik dan berkeinginan untuk menjalankan usaha tersebut, dan akan timbul motivasi.

Inovatif = Menciptakan inovasi baru yang menarik dengan tujuan untuk menghasilkan keuntungan, membantu komunitas, serta mencapai tujuan dalam berwirausaha.

Kreativitas = Melihat produk serupa yang mungkin sudah ada di pasaran untuk melihat kelemahan yang dapat kita amati. Kelemahan tersebut kita tutupi dan perbaiki dengan kreativitas kita, sehingga produk yang kita tawarkan nanti meskipun serupa tetapi memiliki sesuatu kelebihan dan keunikan, dengan kata lain kita menggabungkan ide-ide atau gagasan sehingga dapat membangun daya kreasi.

Aplikasi/aksi = Berani mengambil risiko dan suka pada tantangan. Jadi ketika sudah memiliki tujuan untuk berwirausaha maka segeralah memulainya.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Firman Andi Setiawan 2014161018 -
Komunikasi: menumbuhkan kan motivasi dengan komunikasi dengan memberikan edukasi, perkataan yang membangun, komunikasi yang tepat,mudah di mengerti dan membangun daya juang dan membuat menciptakan ide ide atau motivasi ,dengan komunikasi yang baik akan dapat mempengaruhi seseorang dalam melakukan sesuatu baik dalam berwirausaha maupun melakukan sesuatu.

Mimpi: mimpi atau impian seseorang pasti berbeda-beda, impian atau dream terdapat keinginan-keinginan positif, yang sifatnya memacu
kita untuk meraih sesuatu hal yang indah seperti cita-cita ,target pencapaian kesuksesan ,motivasi terbentuk oleh tenaga-tenaga yang bersumber dari
dalam atau luar diri.

Open your eyes: membuka mata dengan membuka mata kita melihat pencapaian seseorang dan melihat knowledge yang dapat menambah dan membuka jendela kata kita sebagai penggerak dan motivasi diri akan berwirausaha

Human relotion : hubungan dengan manusia ,human relations dapat memberi pengaruh-pengaruh positif terhadap
motivasi kerja seseorang, seseorang yang percaya dan nyaman karna relasi dan menambah wawasan yang menggerakkan hati sebagai motivasi.

experience: pengalaman pribadi atau pun orang lain yang positif dan negatif di jadikan pelajaran yang dapat menggerakkan hati dan lebih terpacu untuk lebih baik sebagai motivasi
Pengalaman dan cerita yang yang berpengaruh atau sukses akan membuat kita terpacu dan tergerak dalam meraih dan melakukan sesuatu

Education/knowledge/skill: edukasi, pengetahuan skill akan membuatnya kita percaya diri akan kemampuan karna kita belajar, memiliki pengetahuan dan ilmu serta kemampuan yang akan membangun rasa percaya diri dan keyakinan dalam berwirausaha usaha sebagai motivasi diri.kepercaya dan keyakinan akan kemampuan diri akan membuat tindakan dan hal hal yang di lakukan Ter manajemen dan Ter arah .

Inovatif: menciptakan hak yang berbeda sebagai pembeda atau ke unggulan akan membuat kita terpacu sebagai keuntungan dalam diri karna mereka yang bisa berfikir berbeda, mereka yang bisa menciptakan satu perbedaan di lingkungannyaKetika kita bisa melakukan perbedaan maka kita bisa menjadi pribadi yang unik tanpa meninggalkan nilai-nilai yang kita kandung untuk bisa berjalan sesuai dengan arah kehidupan, sesuai visi dan misi,dengan inovatif akan menciptakan yang lebih efektif dan efisien

Kreatif:dengan kreativitas menciptakan hal baru , gagasan yang blum ada . keinginan Tahuan dan haus akan hal baru akan membuat kita melakukan sesuatu yang baru.

Aplikasi atau action
: Dengan aplikasi dan aksi sesuatu kita tidak ber angan angan namun perlu tindakan untuk mewujudkan sebagai wujud usaha dengan aksi akan mengacu dan memacu kita untuk segera mewujudkan keinginan keinginan yang di capai.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Cahya Ariestia Dinata 2014161050 -
Bagaimana Cara Menumbuhkan Motivasi Berwirausaha?

1. Komunikasi = Berkomunikasi dengan banyak orang yang sudah lebih dahulu memulai usaha, sehingga mendapat dorongan atau motivasi kearah yang positif dalam berwirausaha.
2. Mimpi = Mimpi adalah awal dari sebuah kenyataan yang dapat kita wujudkan jika kita berani dan memiliki keinginan yang kuat sehingga kita dapat terpancu untuk berwirausaha.
3. Pandangan terbuka = Menerima pendapat atau masukan orang lain dapat membuat diri sendiri berkeinginan untuk terus berkembang dalam berwirausaha.
4. Hubungan manusia = Menjalin hubungan baik dengan dengan banyak orang yang sudah lebih dahulu merintis usaha, melihat usaha orang yang sukses sehingga memacu untuk memotivasi berwirausaha
5. Pengalaman = Menjadikan pengalaman diri sendiri atau pengalaman orang lain sebagai acuan untuk memotivasi diri dalam memulai suatu usaha.
6. Keterampilan = Mengembangkan bakat atau ketermapilan yang dimiliki dalam suatu usaha yang ingin dijalankan, sehingga makin tertarik dan berkeinginan untuk menjalankan usaha tersebut
7. Inovatif = Menciptakan inovasi baru yang menarik dengan tujuan untuk menghasilkan keuntungan, membantu komunitas, serta mencapai tujuan dalam berwirausaha.
8. Kreativitas = Melihat peluang dari kita melihat usaha lain yang sama dengan merubahnya menjadi lebih kreatif dan inovatif agar lebih dilirik oleh konsumen
9. Aplikasi/aksi = Berani mengambil risiko dan suka pada tantangan. Jadi ketika sudah memiliki tujuan untuk berwirausaha maka segeralah memulainya.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Fiska Noviana 2014161004 -
- Segmentasi
Segmentasi pasar merupakan pembagian kelompok konsumen atau pasar di suatu jenis bisnis, yang memiliki kebutuhan, karakteristik, ciri-ciri, perilaku, dan keunikan masing-masing.

Dengan segmen pasar yang jelas, produk bisa diformulasikan lebih spesifik, untuk golongan pasar tertentu, sehingga penjualan dapat dilakukan dengan mudah.

- Targeting
Targeting merupakan tindakan menilai ketertarikan dan minat dari beragam segmen pasar, kemudian menentukan segmen pasar mana yang akan Anda jadikan sebagai target pasar. Target pasar dipahami sebagai kelompok yang dipilih oleh suatu bisnis untuk dijadikan sebagai calon pelanggan dengan melakukan penargetan dan segmentasi

- Positioning
Positioning atau penempatan produk merupakan upaya untuk menempatkan posisi produk dalam menghadapi persaingan. Pengembangan strategi pemasaran ini bertujuan untuk mempengaruhi tentang bagaimana suatu segmen pasar tertentu menilai produk maupun jasa ketika dibandingkan dalam kompetisi pasar.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Fiska Noviana 2014161004 -
Tugas Ke-2
Materi : Marketing Plan

- Segmentasi
Segmentasi pasar merupakan pembagian kelompok konsumen atau pasar di suatu jenis bisnis, yang memiliki kebutuhan, karakteristik, ciri-ciri, perilaku, dan keunikan masing-masing.

Dengan segmen pasar yang jelas, produk bisa diformulasikan lebih spesifik, untuk golongan pasar tertentu, sehingga penjualan dapat dilakukan dengan mudah.

- Targeting
Targeting merupakan tindakan menilai ketertarikan dan minat dari beragam segmen pasar, kemudian menentukan segmen pasar mana yang akan Anda jadikan sebagai target pasar. Target pasar dipahami sebagai kelompok yang dipilih oleh suatu bisnis untuk dijadikan sebagai calon pelanggan dengan melakukan penargetan dan segmentasi

- Positioning
Positioning atau penempatan produk merupakan upaya untuk menempatkan posisi produk dalam menghadapi persaingan. Pengembangan strategi pemasaran ini bertujuan untuk mempengaruhi tentang bagaimana suatu segmen pasar tertentu menilai produk maupun jasa ketika dibandingkan dalam kompetisi pasar.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Aslamiah 2014161012 -
Tugas 2
Aslamiah (2014161012)

Marketing Management
1. Nilai segmentasi
Setiap orang memiliki selera dan kebutuhan masing-masing. Seorang pengusaha perlu melakukan segmentasi dengan membagi beberapa kelompok segmen berdasarkan karakteristik pembeli. Seperti produk pasta gigi yang tentunya akan digunakan oleh semua kalangan. Tetapi produk tersebut harus dibedakan menyesuaikan dengan konsumennya. Seperti pasta gigi untuk anak-anak, pasta gigi untuk remaja dan dewasa, pasta gigi untuk kalangan atas, pasta gigi untuk kalangan menengah kebwah, pasta gigi untuk yang bermasalah dengan bau mulut dan sebagainya.

2. Targeting
Saat berwirausaha tentu harus memiliki target konsumen. Maka harus memilih segmen pasar mana yang harus dimasuki. Jika suatu perusahaan membuat produk pasta gigi rasa buah-buahan maka target pasarnya yaitu anak-anak. Jika membuka usaha toko hijab maka target pasarnya ialah orang-orang yang mengenakan hijab.

3. Mengkomunikasikan nilai (Positioning)
Setelah menentukan segmen pasar dan target konsumen, langkah selanjutnya ialah Positioning. Bagaimana perusahaan memosisikan suatu produk di benak konsumen. Positioning ini dapat dilakukan dengan melakukan promosi-promosi. Membuat iklan, pamflet, dari mulut ke mulut dsb. Setelah melakukan promosi maka akan beberapa atau banyak calon konsumen yang penasaran dengan kualitas dan manfaat dari produk ini.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Karina Dian Novita Sari 2014161046 -
Tugas 2

Tugas pemasaran
1. Memilih nilai (segmentasi) adalah pemetaan konsumen yang memiliki karakteristik, daya beli, kebutuhan yang berbeda-beda di dalam situasi market tertentu. Secara otomatis konsumen ini akan menargetkan pembelian produk sesuai strategi pemasaran yang dianutnya. Biasanya segmentasi pemasaran dijadikan strategi perusahaan untuk mencari target konsumen yang tepat.
 
2. Menyediakan nilai (targeting) adalah suatu kelompok konsumen yang menjadi sasaran pendekatan perusahaan untuk membeli produk yang dijual. Singkatnya target pasar adalah kelompok yang akan dilayani sebagai konsumen.

3. Mengkomunikasikan nilai (positioning) melaksanakan banyak fungsi kepada konsumen atau pasar sasaran terutama memberitahu dan memperlihatkan seputar bagaimana dan mengapa produk itu digunakan, siapa pasar sasarannya, dimana dan kapan produk itu dapat diperoleh.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Ceristiara Santih 2014161038 -
Tugas 2
Materi: Marketing Plan

Tugas Pemasaran: merupakan salah satu jenis manajemen yang ahrus diperhatikan oleh sebuah usaha/bisnis karena berkontribusi banyak hal untuk kelancaran proses pemasaran produk. Ada 3 tahapan dalam pemasaran, yaitu:
- Memilih nilai (Segmentasi)
Membagi konsumen menjadi kelompok berdasarkan karakteristik dan kebutuhan yang sama. Segmentasi ini dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan demografis, geografis, psikografis, dan perilaku.

- Menyediakan nilai (Targeting)
Mengevaluasi potensi dan daya Tarik dari segi komersial pada setiap kelompok segingga dapat terlihat kesesuaian antara sumberdaya yang dimilik dengan target segmen yang dinilai paling berpotensi membawa keuntungan. Hal yang harus dipertimbangkan: ukuran, profitabilitas, aksesibilitas, fokus, dan manfaat.

- Mengkomunikasikan nilai (Positioning)
Menentukan bagaimana produk direpresentasikan dalam benak konsumen agar produk terliat lebih unggul daripada kompetitor.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Ceristiara Santih 2014161038 -
Tugas 3
Materi: Business Plan
Jelaskan 3 model estimasi
1. proyeksi yaitu perkiraan mengenai sesuatu dimasa yang akan datang dengan gambar berupa garis atau grafik. proyeksi ini akan memudahkan suatu usaha untuk melihat apa yang akan terjadi dibeberapa tahun mendatang.
2. Prediksi yaitu memperkirakan nilai masa mendatang, contohnya stok barang dimasa mendatang.
3. intuisi yaitu perkiraan berdasarkan naluriah dan proses penalaran dari informasi yang lebih sedikit tanpa analisis dalam bidang keahliannya.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Muhammad ILham 2014161014 -
Tugas 2
Materi: Marketing Plan

Tugas Pemasaran: merupakan salah satu jenis manajemen yang ahrus diperhatikan oleh sebuah usaha/bisnis karena berkontribusi banyak hal untuk kelancaran proses pemasaran produk. Ada 3 tahapan dalam pemasaran, yaitu:
- Memilih nilai (Segmentasi)
Membagi konsumen menjadi kelompok berdasarkan karakteristik dan kebutuhan yang sama. Segmentasi ini dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan demografis, geografis, psikografis, dan perilaku.

- Menyediakan nilai (Targeting)
Mengevaluasi potensi dan daya Tarik dari segi komersial pada setiap kelompok segingga dapat terlihat kesesuaian antara sumberdaya yang dimilik dengan target segmen yang dinilai paling berpotensi membawa keuntungan. Hal yang harus dipertimbangkan: ukuran, profitabilitas, aksesibilitas, fokus, dan manfaat.

- Mengkomunikasikan nilai (Positioning)
Menentukan bagaimana produk direpresentasikan dalam benak konsumen agar produk terliat lebih unggul daripada kompetitor.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Muhammad ILham 2014161014 -
Tugas 3
Materi: Business Plan
Jelaskan 3 model estimasi

1. proyeksi yaitu perkiraan mengenai sesuatu dimasa yang akan datang dengan gambar berupa garis atau grafik. proyeksi ini akan memudahkan suatu usaha untuk melihat apa yang akan terjadi dibeberapa tahun mendatang.

2. Prediksi yaitu memperkirakan nilai masa mendatang, contohnya stok barang dimasa mendatang.

3. intuisi yaitu perkiraan berdasarkan naluriah dan proses penalaran dari informasi yang lebih sedikit tanpa analisis dalam bidang keahliannya.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Puan Salsabila 2014161008 -
Tugas 2 (Tugas Marketing)

• Segmentasi
Segmentasi dilakukan untuk mengidentifikasi target pelanggan yang ingin dicapai dengan membagi kelompok konsumen berdasarkan karakteristik, kebutuhan, perilaku, demografi, prioritas ataupun minat pelanggan, membagi pasar menjadi bagian yang lebih kecil berdasarkan dari karakteristik yang memiliki nilai. Dengan menggunakan market segmentation, target dan tujuan perusahaan dapat dicapai dengan hasil yang optimal dan memiliki efektifitas pemasaran yang tinggi, sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan strategi pemasaran yang sesuai untuk bisnis.

• Targeting
Targeting merupakan tindakan menilai ketertarikan dan minat dari beragam segmen pasar, kemudian menentukan segmen pasar mana yang akan dijadikan sebagai target pasar. Target pasar dipahami sebagai kelompok yang dipilih oleh suatu bisnis untuk dijadikan sebagai calon pelanggan dengan melakukan penargetan dan segmentasi. Target pemasaran merupakan hal yang penting dalam melakukan suatu usaha karena hal ini akan menentukan arah bisnis yang dijalankan.

• Positioning
Positioning merupakan upaya pemasar untuk meningkatkan citra, persepsi, dan imajinasi yang terkait dengan produk yang ditawarkan kepada konsumen. Positioning menentukan bagaimana produk atau direpresentasikan dalam benak pelanggan potensial, sehingga tercipta kesan tertentu di dalam ingatan konsumen. Tujuannya agar produk dilihat lebih unggul dari kompetitor, menempatkan dan memposisikan produk pada pasar sehingga produk tersebut tampak berbeda dan menjadi terpisah dengan merek pesaing.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Puan Salsabila 2014161008 -
Tugas 3 (3 Model Estimasi dalam Bisnis)

• Proyeksi
Proyeksi merupakan proses menganalisis data historis dan data saat ini, untuk menentukan trend di masa datang berbasis pada metode ilmiah (ilmu dan teknologi) serta dilakukan secara sistematis. Suatu teknik analisa perhitungan yang dilakukan dengan pendekatan kualitatif ataupun keuantitatif untuk melakukan perkiraan akan masa depan.

• Prediksi
Prediksi merupakan suatu proses memperkirakan secara sistematis tentang sesuatu yang paling mungkin terjadi di masa depan berdasarkan informasi masa lalu dan sekarang yang dimiliki, agar kesalahannya (selisih antara sesuatu yang terjadi dengan hasil perkiraan) dapat diperkecil. Prediksi tidak harus memberikan jawaban secara pasti kejadian yang akan terjadi, melainkan berusaha untuk mencari jawaban sedekat mungkin yang akan terjadi, sehingga dapat mengungkapkan informasi penting yang dapat menentukan kesuksesan masa depan perusahaan.

• Intuisi
Intuisi diartikan sebagai kemampuan untuk mengetahui atau memahami sesuatu tanpa dipikirkan dan dipelajari, diartikan juga dengan bisikan hati. Intuisi adalah kognisi segera tentang suatu konsep tanpa melalui proses ketat dan tanpa menggunakan langkah-langkah analisis atau strategi-strategi standar matematika. Bagi seorang wirausaha intuisi sangat penting dalam mengambil keputusan bisnis.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Sifa Maharani Ayu Dita 2014161052 -
Tugas 2
Materi: Marketing Plan

Tugas Pemasaran: merupakan salah satu jenis manajemen yang ahrus diperhatikan oleh sebuah usaha/bisnis karena berkontribusi banyak hal untuk kelancaran proses pemasaran produk. Ada 3 tahapan dalam pemasaran, yaitu:
- Memilih nilai (Segmentasi)
Membagi konsumen menjadi kelompok berdasarkan karakteristik dan kebutuhan yang sama. Segmentasi ini dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan demografis, geografis, psikografis, dan perilaku.

- Menyediakan nilai (Targeting)
Mengevaluasi potensi dan daya Tarik dari segi komersial pada setiap kelompok segingga dapat terlihat kesesuaian antara sumberdaya yang dimilik dengan target segmen yang dinilai paling berpotensi membawa keuntungan. Hal yang harus dipertimbangkan: ukuran, profitabilitas, aksesibilitas, fokus, dan manfaat.

- Mengkomunikasikan nilai (Positioning)
Menentukan bagaimana produk direpresentasikan dalam benak konsumen agar produk terliat lebih unggul daripada kompetitor.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Sifa Maharani Ayu Dita 2014161052 -
Tugas 3
Materi: Business Plan

Jelaskan 3 model estimasi
1. proyeksi yaitu perkiraan mengenai sesuatu dimasa yang akan datang dengan gambar berupa garis atau grafik. proyeksi ini akan memudahkan suatu usaha untuk melihat apa yang akan terjadi dibeberapa tahun mendatang.
2. Prediksi yaitu memperkirakan nilai masa mendatang, contohnya stok barang dimasa mendatang.
3. intuisi yaitu perkiraan berdasarkan naluriah dan proses penalaran dari informasi yang lebih sedikit tanpa analisis dalam bidang keahliannya.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Karina Dian Novita Sari 2014161046 -
Tugas 3
Materi : Business plan

Jelaskan 3 model estimasi
1. Proyeksi adalah suatu cara atau pendekatan untuk menentukan ramalan (perkiraan) mengenai sesuatu di masa yang akan datang. Bagi usaha, proyeksi bisnis berfungsi sebagai dasar pembuatan kebijaksanaan maupun penyusunan anggaran untuk semua bagian yang ada dalam usaha tersebut.

2. Prediksi adalah suatu proses memperkirakan secara sistematis tentang sesuatu yang paling mungkin terjadi di masa depan berdasarkan informasi masa lalu dan sekarang yang dimiliki, agar kesalahannya (selisih antara sesuatu yang terjadi dengan hasil perkiraan) dapat diperkecil.

3. Intuisi adalah salah satu hal yang seringkali digunakan oleh para pebisnis dalam mengambil keputusan yang dipadukan dengan wawasan serta data yang ada. Ketiga kombinasi ini faktanya memang mampu menghasilkan keputusan yang lebih menguntungkan.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Trie Andis 2054161010 -
Tugas 2
Tugas Pemasaran
Memilih nilai (segmentasi)
- Segmentasi pasar adalah proses memecah kelompok heterogen dari calon konsumen menjadi kelompok homogen (lebih kecil).
- Menyediakan nilai (targeting)
Salah satu hal penting yang mempengaruhi marketing strategy dan marketing plan adalah target pasar di dalam sebuah bisnis.
- Mengkomunikasikan nilai (Positioning)
Menentukan bagaimana produk direpresentasikan dalam benak konsumen agar produk terliat lebih unggul daripada kompetitor.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Rizki Ananda Ruvvy Anggie 2054161004 -
Pemasaran salah satu jenis manajemen yang ahrus diperhatikan oleh sebuah usaha/bisnis.

- Mengkomunikasikan nilai (Positioning)
Menentukan bagaimana produk direpresentasikan dalam benak konsumen agar produk terliat lebih unggul daripada kompetitor.

- Memilih nilai (Segmentasi)
Membagi konsumen menjadi kelompok berdasarkan karakteristik dan kebutuhan yang sama. Segmentasi ini dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan demografis, geografis, psikografis, dan perilaku.

- Menyediakan nilai (Targeting)
Mengevaluasi potensi dan daya Tarik dari segi komersial pada setiap kelompok segingga dapat terlihat kesesuaian antara sumberdaya yang dimilik dengan target segmen yang dinilai paling berpotensi membawa keuntungan. Hal yang harus dipertimbangkan: ukuran, profitabilitas, aksesibilitas, fokus, dan manfaat.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Trie Andis 2054161010 -
Tugas 3
Materi: Business Plan
Jelaskan 3 model estimasi
a. proyeksi yaitu perkiraan mengenai sesuatu dimasa yang akan datang dengan gambar berupa garis atau grafik. proyeksi ini akan memudahkan suatu usaha untuk melihat apa yang akan terjadi dibeberapa tahun mendatang.
b. Prediksi yaitu memperkirakan nilai masa mendatang, contohnya stok sesuatu barang dimasa mendatang.
c. intuisi yaitu perkiraan berdasarkan naluriah dan proses penalaran dari informasi yang lebih sedikit tanpa analisis dalam bidang keahliannya.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Marizka Tri Ananda 2054161008 -
Tugas 2
Tugas pemasaran adalah salah satu jenis manajemen yang harus diperhatikan oleh sebuah usaha/bisnis karena berkontribusi banyak hal untuk kelancaran proses pemasaran produk. 
Ada 3 tahapan dalam pemasaran, yaitu:
- Memilih nilai (Segmentasi)
Membagi konsumen menjadi kelompok berdasarkan karakteristik dan kebutuhan yang sama
- Menyediakan nilai (Targeting)
Mengevaluasi potensi dan daya tarik dari segi komersial pada setiap kelompok. Hal yang harus dipertimbangkan: ukuran, profitabilitas, aksesibilitas, fokus, dan manfaat.
- Mengkomunikasikan nilai (Positioning)
Cara menentukan bagaimana produk direpresentasikan dalam pikiran konsumen agar produk terlihat lebih unggul daripada kompetitor
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Marizka Tri Ananda 2054161008 -
Tugas 3
1. proyeksi adalah perkiraan terhadap sesuatu dimasa yang akan datang dengan gambar berupa garis atau grafik yang memudahkan suatu usaha untuk melihat apa yang akan terjadi dibeberapa tahun mendatang
2. prediksi adalah memperkirakan nilai masa mendatang
3. intuisi adalah perkiraan berdasarkan naluri dan proses penalaran dari informasi yang sedikit tanpa ada analisis
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Della Dwi Martina 2014161002 -
Tugas 2
Materi : Marketing Plan

- Segmentasi
Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda.

- Targeting
Penentuan pasar sasaran atau targeting merupakan kegiatan mengevaluasi dan memilih pasar yang akan dijadikan sasaran penawaran produk-produk perusahaan. Keputusan menentukan pasar mana yang akan dilayani merupakan keputusan strategi bisnis yang paling menentukan.

- Positioning
Positioning adalah tindakan merancang produk, dan bauran pemasaran agar dapat tercipta kesan tertentu diingatan konsumen. Kesan dalam hal ini yaitu persepsi atau image positif konsumen terhadap perusahaan maupun produk tersebut.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Rahmawati Eka Widya Putri -
Tugas 2
Materi: Marketing Plan

Tugas Pemasaran: manajemen yang harus diperhatikan oleh sebuah usaha/bisnis.

Ada 3 tahapan dalam pemasaran, yaitu:
- Memilih nilai (Segmentasi)
Membagi konsumen menjadi kelompok berdasarkan karakteristik dan kebutuhan yang sama.

- Menyediakan nilai (Targeting)
Mengevaluasi potensi dan daya Tarik dari segi komersial pada setiap kelompok segingga dapat terlihat kesesuaian antara sumberdaya yang dimilik dengan target. Hal yang harus dipertimbangkan: ukuran, profitabilitas, aksesibilitas, fokus, dan manfaat.

- Mengkomunikasikan nilai (Positioning)
Menentukan produk yang direpresentasikan dalam benak konsumen agar produk terliat lebih unggul daripada kompetitor.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Della Dwi Martina 2014161002 -
Tugas 3
Materi : Bussines Plan

- Proyeksi
Proyeksi akan memudahkan perusahaan untuk melihat apa yang akan terjadi beberapa tahun yang akan datang. Proyeksi dibuat dengan memberikan kesempatan perusahaan untuk menentukan beberapa alternatif pilihan berdasarkan skenario yang telah ditentukan.

- Prediksi
Prediksi atau forecasting dapat diartikan juga sebagai peranakan bisnis yang melibatkan pembuatan tebakan yang tepat tentang metrik bisnis tertentu, seperti pertumbuhan penjualan.

- Intuisi
Intuisi adalah suatu hal yang digunakan untuk mengambil keputusan yang dipadukan dengan wawasan serta data yang ada.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Nyoman ayu anita 2054161012 -
Tugas 2
Materi: Marketing Plan

Tugas Pemasaran: merupakan salah satu jenis manajemen yang ahrus diperhatikan oleh sebuah usaha/bisnis karena berkontribusi banyak hal untuk kelancaran proses pemasaran produk. Ada 3 tahapan dalam pemasaran, yaitu:
- Memilih nilai (Segmentasi)
Membagi konsumen menjadi kelompok berdasarkan karakteristik dan kebutuhan yang sama. Segmentasi ini dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan demografis, geografis, psikografis, dan perilaku.

- Menyediakan nilai (Targeting)
Mengevaluasi potensi dan daya Tarik dari segi komersial pada setiap kelompok segingga dapat terlihat kesesuaian antara sumberdaya yang dimilik dengan target segmen yang dinilai paling berpotensi membawa keuntungan. Hal yang harus dipertimbangkan: ukuran, profitabilitas, aksesibilitas, fokus, dan manfaat.

- Mengkomunikasikan nilai (Positioning)
Menentukan bagaimana produk direpresentasikan dalam benak konsumen agar produk terliat lebih unggul daripada kompetitor.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Nyoman ayu anita 2054161012 -
Tugas 3
Materi: Business Plan

Jelaskan 3 model estimasi
1. proyeksi yaitu perkiraan mengenai sesuatu dimasa yang akan datang dengan gambar berupa garis atau grafik. proyeksi ini akan memudahkan suatu usaha untuk melihat apa yang akan terjadi dibeberapa tahun mendatang.

2. Prediksi yaitu memperkirakan nilai masa mendatang, contohnya stok barang dimasa mendatang.

3. intuisi yaitu perkiraan berdasarkan naluriah dan proses penalaran dari informasi yang lebih sedikit tanpa analisis dalam bidang keahliannya.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Rahmawati Eka Widya Putri -
Tugas 3
Materi : Business plan

Jelaskan 3 model estimasi
1. Proyeksi adalah suatu cara atau pendekatan untuk menentukan ramalan (perkiraan) mengenai sesuatu di masa yang akan datang. Pada usaha dapat diukur mulai harga pokok penjualan, jumlah penjualan, dan jumlah pendapatan serta laba yang akan diperoleh bagi usaha. proyeksi bisnis berfungsi sebagai dasar pembuatan kebijaksanaan maupun penyusunan anggaran untuk semua bagian yang ada dalam usaha tersebut.

2. Prediksi adalah suatu proses memperkirakan secara sistematis tentang sesuatu yang paling mungkin terjadi di masa depan berdasarkan informasi masa lalu dan sekarang yang dimiliki, agar kesalahannya (selisih antara sesuatu yang terjadi dengan hasil perkiraan) dapat diperkecil.

3. Intuisi adalah salah satu hal yang seringkali digunakan oleh para pebisnis dalam mengambil keputusan yang dipadukan dengan wawasan serta data yang ada.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Salsabilla Ramadhani 2014161006 -
Tugas 2 : Tugas Marketing

1. Segmenting
Membagi target pasar menjadi kelompok konsumen potensial. Ada beberapa kategori segmentasi pasar yang digunakan sebagai tolak ukur segmenting, yaitu demografis, geografis, psikografis, dan perilaku.

2. Targeting
Analisis penempatan target mengharuskanmu untuk menentukan salah satu hasil segmenting dengan kualitas yang paling sesuai. Targeting bisa dipertimbangkan dari beberapa faktor, seperti profitabilitas, pertumbuhan, dan kemudahan akses.

3. Positioning
Menempatkan iklan atau promosi produk di segmen yang telah kamu pilih dengan target yang telah disusun.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Salsabilla Ramadhani 2014161006 -
Tugas 3 : Business Plan

3 model estimasi :
1. Proyeksi : pendekatan untuk menentukan perkiraan mengenai sesuatu di masa yang akan datang. Proyeksi menjadi sangat penting karena penyusunan suatu rencana diantaranya didasarkan pada suatu proyeksi.

2. Prediksi : sesuatu yang belum terjadi atau sesuatu yang mungkin terjadi di masa yang akan datang.

3. Intuisi : hal yang digunakan pebisnis dalam mengambil keputusan yang dipadukan dengan wawasan serta data yang ada.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Novia Risa Utami 2014161032 -
Tugas Ke-2
Materi : Marketing Plan

1. Segmentasi
Segmentasi pasar merupakan pembagian kelompok konsumen atau pasar di suatu jenis bisnis, yang memiliki kebutuhan, karakteristik, ciri-ciri, perilaku, dan keunikan masing-masing.
Dengan segmen pasar yang jelas, produk bisa diformulasikan lebih spesifik, untuk golongan pasar tertentu, sehingga penjualan dapat dilakukan dengan mudah.
2.Targeting
Targeting merupakan tindakan menilai ketertarikan dan minat dari beragam segmen pasar, kemudian menentukan segmen pasar mana yang akan Anda jadikan sebagai target pasar. Target pasar dipahami sebagai kelompok yang dipilih oleh suatu bisnis untuk dijadikan sebagai calon pelanggan dengan melakukan penargetan dan segmentasi
3. Positioning
Positioning atau penempatan produk merupakan upaya untuk menempatkan posisi produk dalam menghadapi persaingan. Pengembangan strategi pemasaran ini bertujuan untuk mempengaruhi tentang bagaimana suatu segmen pasar tertentu menilai produk maupun jasa ketika dibandingkan dalam kompetisi pasar.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Elisa Claudia Simamora 2014161024 -
Tugas 2: Pemasaran

Memilih nilai (segmentasi)
Segmentasi pasar adalah proses memecah kelompok heterogen dari calon konsumen menjadi kelompok homogen (lebih kecil). Segmentasi harus dilakukan sebelum menentukan target pasar.

Menyediakan nilai (targeting)
Salah satu hal penting yang mempengaruhi marketing strategy dan marketing plan adalah target pasar di dalam sebuah bisnis.
Hal ini dikarenakan dalam merencanakan dan proses pembuatan sebuah produk perusahaan harus memahami terlebih dahulu target pasar sehingga produk yang dibuat dapat memenuhi kebutuhan konsumen yang dituju.
Berdasarkan target pasarnya, marketing dibagi menjadi empat jenis yaitu adalah:
• Business to Business (B2B), yang adalah teknik pemasaran yang dilakukan oleh perusahaan untuk menargetkan perusahaan lain atau bisnis kepada bisnis lainnya dengan menawarkan produk yang dapat memajukkan bisnis lain tersebut.
• Business to Consumer (B2C), adalah teknik pemasaran yang dilakukan untuk menargetkan konsumen masyarakat pada umumnya.
• Consumer to Consumer (C2C), teknik pemasaran yang ditujukan dari konsumen untuk konsumen lainnya.
• Business to Government (B2G), adalah teknik pemasaran yang dilakukan dari bisnis untuk instansi pemerintah.

Mengkomunikasikan nilai (positioning)
Segmen pasar yang dipilih harus memiliki potensi besar untuk mendatangkan keuntungan bagi bisnis. Misalnya memilih segmen pasar dengan jumlah pesaing sedikit, serta memiliki potensi menguntungkan. Ditambah lagi, jumlah pesaing yang sedikit akan menguntungkan posisi bisnis dalam memperoleh laba.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Novia Risa Utami 2014161032 -
Tugas Ke-3
Materi : Business plan

Jelaskan 3 model estimasi!
1. Proyeksi adalah suatu cara atau pendekatan untuk menentukan ramalan (perkiraan) mengenai sesuatu di masa yang akan datang. Bagi usaha, proyeksi bisnis berfungsi sebagai dasar pembuatan kebijaksanaan maupun penyusunan anggaran untuk semua bagian yang ada dalam usaha tersebut.
2. Prediksi adalah suatu proses memperkirakan secara sistematis tentang sesuatu yang paling mungkin terjadi di masa depan berdasarkan informasi masa lalu dan sekarang yang dimiliki, agar kesalahannya (selisih antara sesuatu yang terjadi dengan hasil perkiraan) dapat diperkecil.
3. Intuisi adalah salah satu hal yang seringkali digunakan oleh para pebisnis dalam mengambil keputusan yang dipadukan dengan wawasan serta data yang ada. Ketiga kombinasi ini faktanya memang mampu menghasilkan keputusan yang lebih menguntungkan.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Annia Ailani Nazamain 2014161036 -
Tugas 3 Bussines Plan

3 Model Estimasi

1. PROYEKSI
Proyeksi merupakan estimasi munculnya suatu kejadian di masa depan, berdasarkan data yang ada di masa lalu. Hal ini berkaitan dengan upaya mengestimasikan apa yang akan terjadi di masa depan, berbasis pada metode ilmiah (ilmu dan teknologi) serta dilakukan secara sistematis.

Adapun pihak yang membutuhkan nya adalah perusahaan bisnis yang berorientasi laba, maupun perusahaan yang tidak berorientasi laba. hal ini disebabkan setiap perusahaan harus membuat perencanaan mengenai apa yang akan dilakukan pada masa yang akan datang.

2. PREDIKSI
prediksi telah digunakan sebagai alat atau salah satu bahan pertimbangan dari pengambilan keputusan, terutama di sektor bisnis atau ekonomi di mana kerugian diminimalisir sebisa mungkin dan keuntungan atau laba diraih semaksimal mungkin.

Kegiatan ini dilakukan dengan memperhatikan data atau informasi masa lalu atau saat ini baik secara matematik atau statistik. Prediksi bertujuan untuk mengetahui, melihat dan memperkirakan prospek ekonomi atau kegiatan usaha.
Sebuah prediksi dapat bersifat kualitatif (tidak berbentuk angka) ataupun kuantitatif (berbentuk angka).

3. INTUISI
Intuisi adalah salah satu hal yang seringkali digunakan oleh para pebisnis dalam mengambil keputusan yang dipadukan dengan wawasan serta data yang ada. Ketiga kombinasi ini faktanya memang mampu menghasilkan keputusan yang lebih menguntungkan.

Intuisi merupakan gagasan atau ide yang hadir berdasarkan naluri tanpa melibatkan pikiran atau pertimbangan yang logis. Saat intuisi hadir, seseorang bisa mendapatkan ide apa pun, meski tidak jelas dari mana datangnya.
kita tidak boleh menganggap sepele suatu ide yang muncul. Ide mungkin saja terlihat gila namun ketika ada komitmen untuk dijalankan maka ide tersebut dapat berubah menjadi ide yang cemerlang. Untuk itulah jangan pernah takut untuk merealisasikan ide-ide yang muncul. Lakukanlah observasi, browsing dan penelitian terlebih dahulu. Selain itu, mengasah intuisi bisnis itu penting. Hal ini dapat membantu kita sebagai seorang entrepreneur untuk memiliki keyakinan akan suatu ide bisnis walaupun banyak orang yang mengatakan bahwa ide tersebut tidak akan berjalan.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Nadia Karoline Andarini 2054161006 -
Tugas 2
Materi: Marketing Plan

Tugas Pemasaran: Merupakan salah satu jenis manajemen yang harus diperhatikan oleh sebuah usaha/bisnis karena berkontribusi banyak hal untuk kelancaran proses pemasaran produk. Ada 3 tahapan dalam pemasaran, yaitu:

(1) Segmentasi
Membagi konsumen menjadi kelompok berdasarkan karakteristik dan kebutuhan yang sama. Segmentasi ini dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan demografis, geografis, psikografis, dan perilaku.

(2) Targeting
Mengevaluasi potensi dan daya Tarik dari segi komersial pada setiap kelompok segingga dapat terlihat kesesuaian antara sumberdaya yang dimilik dengan target segmen yang dinilai paling berpotensi membawa keuntungan. Hal yang harus dipertimbangkan: ukuran, profitabilitas, aksesibilitas, fokus, dan manfaat.

(3) Positioning
Menentukan bagaimana produk direpresentasikan dalam benak konsumen agar produk terliat lebih unggul daripada kompetitor.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Nadia Karoline Andarini 2054161006 -
Tugas 3
Materi: Business Plan

Jelaskan 3 model estimasi
(1) Proyeksi yaitu perkiraan mengenai sesuatu dimasa yang akan datang dengan gambar berupa garis atau grafik. proyeksi ini akan memudahkan suatu usaha untuk melihat apa yang akan terjadi dibeberapa tahun mendatang.

(2) Prediksi yaitu memperkirakan nilai masa mendatang, contohnya stok barang dimasa mendatang.

(3) Intuisi yaitu perkiraan berdasarkan naluriah dan proses penalaran dari informasi yang lebih sedikit tanpa analisis dalam bidang keahliannya.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Annia Ailani Nazamain 2014161036 -
Tugas 2 : Marketing Plan

Pemasaran adalah salah satu kegiatan pokok yang perlu dilakukan oleh perusahaan baik itu perusahaan barang atau jasa dalam upaya untuk mempertahankan kelangsungan hidup usahanya. Hal tersebut disebabkan karena pemasaran merupakan salah satu kegiatan perusahaan, di mana secara langsung berhubungan dengan konsumen.

3 tahap pemasaran :

1.Memilih nilai (Segmentasi)
Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda (demografis,geografis dll)



2.Menyediakan Nilai (Targeting)
Target pasar adalah sekumpulan pembeli yang berbagi kebutuhan yang sama atau karakteristik dimana perusahaan putuskan layani. Target pasar mengevaluasi setiap ketertarikan segmen dalam pasar dan memilih satu atau lebih segmen untuk dimasuki.(ukuran,aksebilitas,profitabilitas dll)

3.Mengkomunikasikan nilai (Positioning)
positioning dimana perusahaan
menyusun penawaran pasar untuk menempatkan posisi bersaing dengan competitor yang dapat tertanam di benak konsumen.
Langkah diferensiasi dan positioning terdiri dari tiga
tahap:
- Mengidentifikasi sekumpulan keunggulan kompetitif
yang berbeda di mana untuk membangun posisi.
- Memilih keunggulan kompetitif yang tepat.
- Dan memilih strategi positioning secara keseluruhan.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Ester natasya br nababan 2014161022 -
Tugas 3
Jelaskan 3 model estimasi
1. proyeksi yaitu perkiraan mengenai sesuatu dimasa yang akan datang dengan gambar berupa garis atau grafik atau estimasi munculnya suatu kejadian di masa depan, berdasarkan data yang ada di masa lalu
2. Prediksi yaitu memperkirakan nilai masa mendatang atau memperkirakan salah satu pertimbangan dari pengambilan keputusan
3. intuisi yaitu perkiraan berdasarkan wawasan dan proses penalaran dari informasi yang lebih sedikit tanpa analisis dalam bidang keahliannya.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Ester natasya br nababan 2014161022 -
Tugas 2
Tugas Pemasaran: merupakan salah satu jenis manajemen yang ahrus diperhatikan oleh sebuah usaha/bisnis karena berkontribusi banyak hal untuk kelancaran proses pemasaran produk. Ada 3 tahapan dalam pemasaran, yaitu:
- Memilih nilai (Segmentasi)
Membagi konsumen menjadi kelompok berdasarkan karakteristik dan kebutuhan yang sama. Segmentasi ini dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan demografis, geografis, psikografis, dan perilaku.

- Menyediakan nilai (Targeting)
Mengevaluasi potensi dan daya Tarik dari segi komersial pada setiap kelompok segingga dapat terlihat kesesuaian antara sumberdaya yang dimilik dengan target segmen yang dinilai paling berpotensi membawa keuntungan. Hal yang harus dipertimbangkan: ukuran, profitabilitas, aksesibilitas, fokus, dan manfaat.

- Mengkomunikasikan nilai (Positioning)
Menentukan bagaimana produk direpresentasikan dalam benak konsumen agar produk terliat lebih unggul daripada kompetitor.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Rizki Ananda Ruvvy Anggie 2054161004 -
Tugas 2

- Positioning
Positioning adalah tindakan merancang produk, dan bauran pemasaran agar dapat tercipta kesan tertentu diingatan konsumen. Kesan dalam hal ini yaitu persepsi atau image positif konsumen terhadap perusahaan maupun produk tersebut.

- Segmentasi
Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda.

- Targeting
Penentuan pasar sasaran atau targeting merupakan kegiatan mengevaluasi dan memilih pasar yang akan dijadikan sasaran penawaran produk-produk perusahaan. Keputusan menentukan pasar mana yang akan dilayani merupakan keputusan strategi bisnis yang paling menentukan.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Elisa Claudia Simamora 2014161024 -
Tugas 3

1. Proyeksi
Merupakan estimasi munculnya suatu kejadian di masa depan berdasarkan data yang ada di masa lalu. Pada umumnya, proyeksi merupakan proses menganalisis data historis dan data saat ini, untuk menentukan tren di masa datang. proyeksi (forecasting) berkaitan dengan upaya mengestimasikan apa yang akan terjadi di masa depan, berbasis pada metode ilmiah (ilmu dan teknologi) serta dilakukan secara sistematis.

2. Prediksi
Digunakan untuk mengetahui apakah perusahaan membutuhkan karyawan baru atau tidak. Dengan begitu, dana tidak terbuang sia-sia karena mempekerjakan karyawan baru di waktu yang tidak tepat.

Perusahaan juga terkadang membutuhkan pinjaman uang untuk menjalankan suatu proyek bisnisnya. Para peminjam uang akan memberikan pinjaman jika transparansi dari perusahaan jelas dan detail seperti data terkait penjualan, biaya produksi, dan lain-lain.

3. Intuisi
Intuisi dalam berbisnis diperlukan untuk menangkap peluang dan menarik sebanyak mungkin pelanggan atas barang atau jasa yang ditawarkan. Cara mengasah intuisi berbisnis yaitu dengan membaca buku-buku tentang bisnis, mengikuti talkshow atau seminar bisnis, terjun langsung, dan mengikuti training (pelatihan) bisnis.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Retna Dwisafitri 2014161048 -
Tugas 2 (Tugas Marketing)

1. Tahapan segmentasi pasar merupakan tindakan mengklasifikasikan pasar ke dalam kelompok- kelompok dengan berbagai kategori. Sehingga kondisi tersebut memungkinkan kebutuhan produk yang berbeda atau kombinasi pemasaran yang terpisah.

2. Targeting merupakan tindakan menilai ketertarikan dan minat dari beragam segmen pasar, kemudian menentukan segmen pasar mana yang akan anda jadikan sebagai target pasar. Target pasar dipahami sebagai kelompok yang dipilih oleh suatu bisnis untuk dijadikan sebagai calon pelanggan dengan melakukan penargetan dan segmentasi.

3. Tahapan positioning atau penempatan produk yang merupakan upaya untuk menempatkan posisi produk dalam menghadapi persaingan, dapat juga diartikan menentukan bagaimana produk yang direpresentasikan dalam benak pelanggan potensial. Tujuannya agar produk atau brand dilihat lebih unggul dari kompetitor.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Retna Dwisafitri 2014161048 -
Tugas 3 (Model Estimasi dalam Bisnis)

a) Proyeksi adalah cara atau pendekatan untuk menentukan prediksi atau memperkirakan mengenai sesuatu yang akan datang. Seperti memperkirakan berapa banyak jumlah barang yang akan diproduksi, proyeksi keuangan dalam rencana bisnis, dll.

2. Prediksi adalah suatu proses memperkirakan secara sistematis tentang sesuatu yang paling mungkin terjadi di masa depan berdasarkan informasi masa lalu dan sekarang yang dimiliki, agar dapat memprediksi pendapatan dan keuntungan yang didapatkan.

3. Intuisi merupakan perkiraan berdasarkan naluriah dan proses penalaran dari informasi yang lebih sedikit tanpa analisis dalam bidang keahliannya. Intuisi adalah suatu konsep tanpa melalui proses yang ketat dan tanpa menggunakan langkah-langkah analisis atau strategi-strategi standar matematika. Bagi para pebisnis intuisi sangat penting dalam mengambil keputusan.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Rica Hani Pratiwi 2014161028 -
Tugas Ke-2
Materi : Marketing Plan

- Segmentasi
Segmentasi pasar merupakan pembagian kelompok konsumen atau pasar di suatu jenis bisnis. Dengan segmen pasar yang jelas, produk bisa diformulasikan lebih spesifik dan penjualan dapat dilakukan dengan mudah.

- Targeting
Targeting merupakan tindakan menilai ketertarikan dan minat dari beragam segmen pasar, kemudian menentukan segmen pasar mana yang akan dijadikan sebagai target pasar. Target pasar ini mencakup kelompok yang dipilih oleh suatu bisnis untuk dijadikan sebagai calon pelanggan.

- Positioning
Positioning atau penempatan produk merupakan usaha untuk menempatkan posisi produk dalam menghadapi persaingan. Hal ini bertujuan untuk mempengaruhi suatu segmen pasar tertentu menilai produk maupun jasa ketika dibandingkan dalam kompetisi pasar.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Lilis Sulastri 2014161016 -
Nama : Lilis Sulastri
Npm : 2014161016
Kelas : Agronomi B
Matkul : Kewirausahaan

Tugas 2 Marketing
Jelaskan penyimpanan pare yang baik agar pare dapat bertahan lama yang terdiri dari memilih nilai (segmentasi), menyediakan nilai (targeting), mengkomunikasikan nilai (positioning)

1. Segmentasi pasar (Segmenting / Segmentation)
Tahapan segmentasi pasar merupakan tindakan mengklasifikasi pasar ke dalam kelompok-kelompok, melalui segmen pasar aktifitas pemasaran dapat dilakukan sesuai rencana dan hasil yang maksimal dalam pemberian kepuasan konsumen. Langkah ini dilakukan agar dapat menyesuaikan pendekatan untuk memenuhi kebutuhan masing-masing kelompok dengan cara yang lebih efektif dibanding hanya menggunakan satu pendekatan untuk semua pelanggan.

2. Menentukan target atau sasaran (Targeting)
Targeting adalah menentukan segmen mana yang akan menjadi target pemasaran. Untuk melakukan langkah ini harus mampu berpikir secara realistis. Mengevaluasi potensi dan daya tarik dari segi komersial pada masing-masing segmen yang telah dikelompokkan tadi. Dengan begitu bisa melihat kesesuaian antara sumber daya yang dimiliki dengan target segmen yang dinilai paling potensial membawa keuntungan bagi brand dan perusahaan.

3. Memposisikan produk (Positioning)
Tahapan positioning merupakan upaya dalam menetapkan posisi produk untuk menghadapi persaingan dalam pemasaran. Menghasilkan produk yang lebih kompetisi pasar untuk menarik daya minat konsumen agar terlaksana transaksi pembelian. Dengan tindakan position ini produk yang dihasilkan akan memiliki nilai lebih unggul dibandingkan dengan produk lainnya yang sejenis, tidak hanya berfokus pada produk melainkan bagaimana pandangan konsumen terhadap kepuasan dalam pembelian.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Lilis Sulastri 2014161016 -
Nama : Lilis Sulastri
Npm : 2014161016
Kelas : Agronomi B

Tugas ke 3
Jelaskan tentang proyeksi, prediksi, dan intuisi.

1. Proyeksi sebagai alat ukur untuk pendekatan terhadap prediksi mengenai pemasaran produk yang dimasa akan datang. Memperkirakan kebutuhan produk apa yang akan diminati oleh konsumen agar dapat memprediksi pendapatan atau keuntungan

2. Prediksi adalah suatu hal untuk memperkirakan tentang sesuatu yang akan dilaksanakan dengan menggali informasi yang lalu dan yang sekarang di miliki yang bertujuan untuk memperbaiki masalah kesalahan kecil.

3. Intuisi adalah suatu hal untuk mendapatkan hasil keputusan yang tepat dengan menggali informasi wawasan yang ada dan dapat memperoleh pendapatan atau keuntungan yang lebih tinggi
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Aslamiah 2014161012 -
Tugas 3
Materi busines plan

3 Model estimasi

1. Proyeksi merupakan suatu cara pendekatan yang dilakukan oleh pengusaha untuk menentukan suatu perkiraan mengenai keputusan yang akan diambil untuk masa yang akan datang.

2. Prediksi merupakan suatu proses yang digunakan oleh pengusaha untuk memperkirakan suatu peluang secara sistematis, yang dilakukan berdasarkan pengalaman dan perhitungan untuk mendapatkan keuntungan.

3. Intuisi adalah proses yang dilakukan oleh pengusaha apabila memiliki kebimbangan dalam menentukan suatu kebijakan maka intuisi seringkali digunakan untuk mengambil keputusan. Keputusan yang diambil berdasarkan oleh data-data yang diperoleh.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Rizki Ananda Ruvvy Anggie 2054161004 -
Model Estimasi

1. PROYEKSI
Proyeksi merupakan estimasi munculnya suatu kejadian di masa depan, berdasarkan data yang ada di masa lalu. Hal ini berkaitan dengan upaya mengestimasikan apa yang akan terjadi di masa depan, berbasis pada metode ilmiah (ilmu dan teknologi) serta dilakukan secara sistematis.

Adapun pihak yang membutuhkan nya adalah perusahaan bisnis yang berorientasi laba, maupun perusahaan yang tidak berorientasi laba. hal ini disebabkan setiap perusahaan harus membuat perencanaan mengenai apa yang akan dilakukan pada masa yang akan datang.

2. PREDIKSI
prediksi telah digunakan sebagai alat atau salah satu bahan pertimbangan dari pengambilan keputusan, terutama di sektor bisnis atau ekonomi di mana kerugian diminimalisir sebisa mungkin dan keuntungan atau laba diraih semaksimal mungkin.

Kegiatan ini dilakukan dengan memperhatikan data atau informasi masa lalu atau saat ini baik secara matematik atau statistik. Prediksi bertujuan untuk mengetahui, melihat dan memperkirakan prospek ekonomi atau kegiatan usaha.
Sebuah prediksi dapat bersifat kualitatif (tidak berbentuk angka) ataupun kuantitatif (berbentuk angka).

3. INTUISI
Intuisi adalah salah satu hal yang seringkali digunakan oleh para pebisnis dalam mengambil keputusan yang dipadukan dengan wawasan serta data yang ada. Ketiga kombinasi ini faktanya memang mampu menghasilkan keputusan yang lebih menguntungkan.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Rica Hani Pratiwi 2014161028 -
Tugas 3
Jelaskan tiga model estimasi

1. Proyeksi
Proyeksi adalah suatu cara atau pendekatan untuk menentukan perkiraan mengenai sesuatu di masa yang akan datang. Pada umumnya, proyeksi merupakan proses menganalisis data historis dan data saat ini, untuk menentukan tren di masa datang.

2. Prediksi
Prediksi digunakan untuk perencanaan dan pengendalian produksi guna menghadapi keadaan yang belum atau tidak pasti di masa depan. Khususnya berguna untuk memprediksikan permintaan di waktu mendatang.

3. Intuisi
salah satu hal yang sering digunakan oleh para pebisnis dalam mengambil keputusan yang dipadukan dengan wawasan serta data yang ada. Intuisi dalam berbisnis diperlukan untuk menangkap peluang dan menarik sebanyak mungkin pelanggan atas barang atau jasa yang ditawarkan. Ketiga kombinasi ini faktanya memang mampu menghasilkan keputusan yang lebih menguntungkan.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Christian Parsaoran Tumanggor 2014161010 -
Nama : Christian Parsaoran T
NPM : 2014161010
Tugas 2 : Tugas Marketing

1. Segmenting
Membagi target pasar menjadi kelompok konsumen potensial. Ada beberapa kategori segmentasi pasar yang digunakan sebagai tolak ukur segmenting, yaitu demografis, geografis, psikografis, dan perilaku.

2. Targeting
Analisis penempatan target mengharuskanmu untuk menentukan salah satu hasil segmenting dengan kualitas yang paling sesuai. Targeting bisa dipertimbangkan dari beberapa faktor, seperti profitabilitas, pertumbuhan, dan kemudahan akses.

3. Positioning
Menempatkan iklan atau promosi produk di segmen yang telah kamu pilih dengan target yang telah disusun.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Fiska Noviana 2014161004 -
Tugas Ke-3
Materi : Bisnis Plan

3 model estimasi
- Proyeksi
Metode Forecasting adalah salah satu metode untuk melakukan perencanaan serta pengendalian produksi. Proyeksi/forecasting berkaitan dengan upaya mengestimasikan apa yang akan terjadi di masa depan, berbasis pada metode ilmiah (ilmu dan teknologi) serta dilakukan secara sistematis.

- Prediksi
Prediksi merupakan suatu proses memperkirakan sesuatu secara sistematis mengenai hal yang paling mungkin terjadi di masa depan berdasarkan informasi masa lalu dan sekarang yang dimiliki, agar kesalahannya (selisih antara sesuatu yang terjadi dengan hasil perkiraan) dapat diperkecil.

- Intuisi
Intuisi adalah kemampuan memahami, menemukan hipotesis dan mengambil kesimpulan berdasarkan proses penalaran dari informasi yang lebih sedikit tanpa menggantungkan secara eksplisit pada analisis dalam bidang keahliannya. Intuisi merupakan hasil perpaduan tiga komponen yaitu; kesegeraan (immediacy), penalaran (reasoning), dan the sensing of relationships. Intuisi adalah salah satu hal yang seringkali digunakan oleh para pebisnis dalam mengambil keputusan yang dipadukan dengan wawasan serta data yang ada.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Christian Parsaoran Tumanggor 2014161010 -
Nama : Christian Parsaoran T
NPM : 2014161010
Tugas 3 (Model Estimasi dalam Bisnis)

1. Proyeksi adalah cara atau pendekatan untuk menentukan prediksi atau memperkirakan mengenai sesuatu yang akan datang. Seperti memperkirakan berapa banyak jumlah barang yang akan diproduksi, proyeksi keuangan dalam rencana bisnis, dll.

2. Prediksi adalah suatu proses memperkirakan secara sistematis tentang sesuatu yang paling mungkin terjadi di masa depan berdasarkan informasi masa lalu dan sekarang yang dimiliki, agar dapat memprediksi pendapatan dan keuntungan yang didapatkan.

3. Intuisi merupakan perkiraan berdasarkan naluriah dan proses penalaran dari informasi yang lebih sedikit tanpa analisis dalam bidang keahliannya. Intuisi adalah suatu konsep tanpa melalui proses yang ketat dan tanpa menggunakan langkah-langkah analisis atau strategi-strategi standar matematika. Bagi para pebisnis intuisi sangat penting dalam mengambil keputusan.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Cahya Ariestia Dinata 2014161050 -

Tugas 2

Model Estimasi

1. PROYEKSI

Proyeksi merupakan estimasi munculnya suatu kejadian di masa depan, berdasarkan data yang ada di masa lalu. Hal ini berkaitan dengan upaya mengestimasikan apa yang akan terjadi di masa depan, berbasis pada metode ilmiah (ilmu dan teknologi) serta dilakukan secara sistematis.

2. PREDIKSI

prediksi telah digunakan sebagai alat atau salah satu bahan pertimbangan dari pengambilan keputusan, terutama di sektor bisnis atau ekonomi di mana kerugian diminimalisir sebisa mungkin dan keuntungan atau laba diraih semaksimal mungkin.Kegiatan ini dilakukan dengan memperhatikan data atau informasi masa lalu atau saat ini baik secara matematik atau statistik. Prediksi bertujuan untuk mengetahui, melihat dan memperkirakan prospek ekonomi atau kegiatan usaha.

3. INTUISI

Intuisi merupakan salah satu hal yang seringkali digunakan oleh para pebisnis dalam mengambil keputusan yang dipadukan dengan wawasan serta data yang ada. Ketiga kombinasi ini faktanya memang mampu menghasilkan keputusan yang lebih menguntungkan.

In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Cahya Ariestia Dinata 2014161050 -
Tugas 3

Pemasaran salah satu jenis manajemen yang ahrus diperhatikan oleh sebuah usaha/bisnis.

- Mengkomunikasikan nilai (Positioning)
Menentukan bagaimana produk bisa direpresentasikan dalam benak konsumen agar produk terlihat lebih unggul daripada kompetitor.

- Memilih nilai (Segmentasi)
Membagi konsumen menjadi kelompok berdasarkan karakteristik dan kebutuhan yang sama.

- Menyediakan nilai (Targeting)
Mengevaluasi potensi dan daya Tarik dari segi komersial pada setiap kelompok segingga dapat terlihat kesesuaian antara sumberdaya yang dimilik dengan target segmen yang dinilai paling berpotensi membawa keuntungan.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Dhimas Malik Nugroho 2014161026 -
Tugas 2
1. Segmentasi pasar (Segmenting / Segmentation)
Tahapan segmenting atau segmentation dilakukan dengan membagi pelanggan menjadi sekelompok orang dengan karakteristik dan kebutuhan yang sama.
Langkah ini dilakukan agar kamu dapat menyesuaikan pendekatan untuk memenuhi kebutuhan masing-masing kelompok dengan cara yang lebih efektif dibanding hanya menggunakan satu pendekatan untuk semua pelanggan.

2. Menentukan target atau sasaran (Targeting)
Tahapan kedua dalam model Segmenting Targeting Positioning adalah menentukan segmen mana yang akan menjadi target pemasaran. Untuk melakukan langkah ini kamu harus mampu berpikir secara realistis. Kamu harus mengevaluasi potensi dan daya tarik dari segi komersial pada masing-masing segmen yang telah dikelompokkan tadi. Dengan begitu kamu bisa melihat kesesuaian antara sumber daya yang dimiliki dengan target segmen yang dinilai paling potensial membawa keuntungan bagi brand dan perusahaan.

3. Mengkomunikasikan nilai (Positioning)
Tahapan positioning dapat diartikan menentukan bagaimana produk atau brand kamu direpresentasikan dalam benak pelanggan potensial. Tujuannya tentu agar produk atau brand kamu dilihat lebih unggul dari kompetitor.
Itu sebabnya pada langkah terakhir dalam model STP marketing ini kamu harus mengetahui bagaimana caranya agar dapat memposisikan produk kamu untuk target segmen pasar yang paling menarik dan memiliki potensi keuntungan yang lebih besar tadi.
In reply to Dr. Diana Widyastuti, S.P.,M.Si

Re: TUGAS

by Dhimas Malik Nugroho 2014161026 -
Tugas 3

Proyeksi merupakan suatu cara atau pendekatan untuk menentukan ramalan (perkiraan) mengenai sesuatu di masa yang akan datang.

Prediksi merupakan suatu proses memperkirakan apa yang terjadi kedepannya tentang sesuatu yang paling mungkin terjadi di masa depan berdasarkan informasi masa lalu dan sekarang yang dimiliki agar kesalahannya dapat diperkecil.

Intuisi merupakan salah satu hal yang seringkali digunakan oleh para pebisnis dalam mengambil keputusan yang dipadukan dengan wawasan serta data yang ada.