Nama: Adreanus Yoga Pratama
NPM: 2114211039
Tehnik perbanyakan tanaman secara generatif
A. Pemilihan biji
Maksud dari hal ini adalah pembibitan generatif menggunakan biji sebagai bahan untuk menumbuhkan tanaman yang diinginkan.
B. Penyemaian biji
Adapun cara yang dilakukan untuk penyemaian biji adalah:
a. Raised bed
Raised bed adalah lingkup lahan yang dibuat di atas tanah atau dak kemudian dibatasi dengan wadah. Atau bahasa sederhananya: Bak Tanaman.
Berkebun dengan Bak Tanaman adalah salah satu teknik berkebun yang mudah karena kita tidak harus melakukan proses pemurnian lahan sebelum menanam. Berkebun dengan teknik ini juga memangkas proses penggemburan tanah menggunakan cangkul —bagian fisik paling melelahkan.
Raised bed berisi tanah,kompos dan bahan organik lainnya di atas tanah dapat ditanami bermacam tanaman seperti kangkung, sawi, tomat, terong,cabai dan lainnya.
b. Sunked bed
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan dan pada bagian-bagian atasnya diberi atap/naungan yang dapat dibuka tutup.
Tempat pemibibitan ini biasanya digunakan untuk daerah yang kelembabannya rendah dan tiupan anginnya cukup kencang.
c. Shade house
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan/guludan pada lahan datar dengan dilengkapi naungan yang dapat dibuka dan ditutup pada bagian naungannya.
d. Green house
Green house adalah tempat pembibitan yang berbentuk rumah kaca yang dapat dikendalikan temperaturnya dan kelembaban udara didalamnya sesuai dengan kebutuhan benih kecambah yang ditanam.
Pada dasarnya tempat pembibitan dibuat dengan cara yang sama, terdiri dari bedengan dengan naungan atau tanpa naungan. Hanya bedanya dalam perlakuannya tergantung pada tujuan kebutuhan
e. Bedengan
Bedengan merupakan luasan lahan tertentu yang dibuat untuk menghindari terjadinya genangan air pada tempat pembibitan yang dapat mengakibatkan jeleknya aerasi. Bedengan dibuat memanjang dengan arah utara selatan dengan maksud agar bedengan tersebut dapat menerima cahaya matahari dengan cukup dan merata.
NPM: 2114211039
Tehnik perbanyakan tanaman secara generatif
A. Pemilihan biji
Maksud dari hal ini adalah pembibitan generatif menggunakan biji sebagai bahan untuk menumbuhkan tanaman yang diinginkan.
B. Penyemaian biji
Adapun cara yang dilakukan untuk penyemaian biji adalah:
a. Raised bed
Raised bed adalah lingkup lahan yang dibuat di atas tanah atau dak kemudian dibatasi dengan wadah. Atau bahasa sederhananya: Bak Tanaman.
Berkebun dengan Bak Tanaman adalah salah satu teknik berkebun yang mudah karena kita tidak harus melakukan proses pemurnian lahan sebelum menanam. Berkebun dengan teknik ini juga memangkas proses penggemburan tanah menggunakan cangkul —bagian fisik paling melelahkan.
Raised bed berisi tanah,kompos dan bahan organik lainnya di atas tanah dapat ditanami bermacam tanaman seperti kangkung, sawi, tomat, terong,cabai dan lainnya.
b. Sunked bed
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan dan pada bagian-bagian atasnya diberi atap/naungan yang dapat dibuka tutup.
Tempat pemibibitan ini biasanya digunakan untuk daerah yang kelembabannya rendah dan tiupan anginnya cukup kencang.
c. Shade house
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan/guludan pada lahan datar dengan dilengkapi naungan yang dapat dibuka dan ditutup pada bagian naungannya.
d. Green house
Green house adalah tempat pembibitan yang berbentuk rumah kaca yang dapat dikendalikan temperaturnya dan kelembaban udara didalamnya sesuai dengan kebutuhan benih kecambah yang ditanam.
Pada dasarnya tempat pembibitan dibuat dengan cara yang sama, terdiri dari bedengan dengan naungan atau tanpa naungan. Hanya bedanya dalam perlakuannya tergantung pada tujuan kebutuhan
e. Bedengan
Bedengan merupakan luasan lahan tertentu yang dibuat untuk menghindari terjadinya genangan air pada tempat pembibitan yang dapat mengakibatkan jeleknya aerasi. Bedengan dibuat memanjang dengan arah utara selatan dengan maksud agar bedengan tersebut dapat menerima cahaya matahari dengan cukup dan merata.