Kumpulkan tugas pada forum ini
NPM : 2114211055
Izin menjawab bu
Tehnik perbanyakan tanaman secara generatif
A. Pemilihan biji
Maksud dari hal ini adalah pembibitan generatif menggunakan biji sebagai bahan untuk menumbuhkan tanaman yang diinginkan.
B. Penyemaian biji
Adapun cara yang dilakukan untuk penyemaian biji adalah:
a. Raised bed
Raised bed adalah lingkup lahan yang dibuat di atas tanah atau dak kemudian dibatasi dengan wadah. Atau bahasa sederhananya: Bak Tanaman.
Berkebun dengan Bak Tanaman adalah salah satu teknik berkebun yang mudah karena kita tidak harus melakukan proses pemurnian lahan sebelum menanam. Berkebun dengan teknik ini juga memangkas proses penggemburan tanah menggunakan cangkul —bagian fisik paling melelahkan.
Raised bed berisi tanah,kompos dan bahan organik lainnya di atas tanah dapat ditanami bermacam tanaman seperti kangkung, sawi, tomat, terong,cabai dan lainnya.
b. Sunked bed
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan dan pada bagian-bagian atasnya diberi atap/naungan yang dapat dibuka tutup.
Tempat pemibibitan ini biasanya digunakan untuk daerah yang kelembabannya rendah dan tiupan anginnya cukup kencang.
c. Shade house
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan/guludan pada lahan datar dengan dilengkapi naungan yang dapat dibuka dan ditutup pada bagian naungannya.
d. Green house
Green house adalah tempat pembibitan yang berbentuk rumah kaca yang dapat dikendalikan temperaturnya dan kelembaban udara didalamnya sesuai dengan kebutuhan benih kecambah yang ditanam.
Pada dasarnya tempat pembibitan dibuat dengan cara yang sama, terdiri dari bedengan dengan naungan atau tanpa naungan. Hanya bedanya dalam perlakuannya tergantung pada tujuan kebutuhan
e. Bedengan
Bedengan merupakan luasan lahan tertentu yang dibuat untuk menghindari terjadinya genangan air pada tempat pembibitan yang dapat mengakibatkan jeleknya aerasi. Bedengan dibuat memanjang dengan arah utara selatan dengan maksud agar bedengan tersebut dapat menerima cahaya matahari dengan cukup dan merata.
Npm: 2114211053
Izin menjawab bu,
Untuk mendukung tumbuhnya penyapihan bibit yang baik, maka dibutuhkan suatu tempat yang sesuai dengan keperluannya. Umumnya tempat pembibitan yang banyak digunakan antara lain :
1) Raised bed
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan atau guludan pada lahan datar tanpa menggunakan atap/naungan diatasnya.
2) Sunked bed
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan dan pada bagian-bagian atasnya diberi atap/naungan yang dapat dibuka tutup.
3)Shade house
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan/guludan pada lahan datar dengan dilengkapi naungan yang dapat dibuka dan ditutup pada bagian naungannya.
4)Green house
Green house adalah tempat pembibitan yang berbentuk rumah kaca yang dapat dikendalikan temperaturnya dan kelembaban udara didalamnya sesuai dengan kebutuhan benih kecambah yang ditanam.
5)Bedengan
Bedengan merupakan luasan lahan tertentu yang dibuat untuk menghindari terjadinya genangan air pada tempat pembibitan yang dapat mengakibatkan jeleknya aerasi. Bedengan dibuat memanjang dengan arah utara selatan dengan maksud agar bedengan tersebut dapat menerima cahaya matahari dengan cukup dan merata.
Ukuran yang digunakan untuk membuat bedengan ini adalah:
1) Lebar bedengan 100 – 150 cm
Lebar bedengan ini dapat lebih atau bahkan kurang dari ukuran itu. Hal ini tergantung dari tujuan kebutuhan pembibitan.
2) Panjang bedengan 5 – 10 m
Panjang bedengan ini biasanya disesuaikan dengan kebutuhan, bisa lebih dari 5 m atau kurang dari ukuran 10 m. Jika kebutuhannya lebih dari 10 m, sebaiknya dibuat bedengan baru dengan ukuran yang sesuai kebutuhannya dengan jarak antar bedengan 0,5 m atau lebih.
3) Tinggi bedengan 20 cm
Tinggi bedengan ini bisa kurang 20 cm atau lebih dari 20 cm. Sesungguhnya tinggi bedengan ini, susah dipastikan. Bedengan yang ditinggikan dimaksudkan untuk menghindari terjadinya genangan air pada lahan bedengan yang dapat mengganggu pertumbuhan akan pada tanaman muda.
NPM : 2114211003
Izin menjawab bu
Tehnik perbanyakan tanaman secara generatif
A. Pemilihan biji
Maksud dari hal ini adalah pembibitan generatif menggunakan biji sebagai bahan untuk menumbuhkan tanaman yang diinginkan.
B. Penyemaian biji
Adapun cara yang dilakukan untuk penyemaian biji adalah:
a. Raised bed
Raised bed adalah lingkup lahan yang dibuat di atas tanah atau dak kemudian dibatasi dengan wadah. Atau bahasa sederhananya: Bak Tanaman.
Berkebun dengan Bak Tanaman adalah salah satu teknik berkebun yang mudah karena kita tidak harus melakukan proses pemurnian lahan sebelum menanam. Berkebun dengan teknik ini juga memangkas proses penggemburan tanah menggunakan cangkul —bagian fisik paling melelahkan.
Raised bed berisi tanah,kompos dan bahan organik lainnya di atas tanah dapat ditanami bermacam tanaman seperti kangkung, sawi, tomat, terong,cabai dan lainnya.
b. Sunked bed
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan dan pada bagian-bagian atasnya diberi atap/naungan yang dapat dibuka tutup.
Tempat pemibibitan ini biasanya digunakan untuk daerah yang kelembabannya rendah dan tiupan anginnya cukup kencang.
c. Shade house
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan/guludan pada lahan datar dengan dilengkapi naungan yang dapat dibuka dan ditutup pada bagian naungannya.
d. Green house
Green house adalah tempat pembibitan yang berbentuk rumah kaca yang dapat dikendalikan temperaturnya dan kelembaban udara didalamnya sesuai dengan kebutuhan benih kecambah yang ditanam.
Pada dasarnya tempat pembibitan dibuat dengan cara yang sama, terdiri dari bedengan dengan naungan atau tanpa naungan. Hanya bedanya dalam perlakuannya tergantung pada tujuan kebutuhan
e. Bedengan
Bedengan merupakan luasan lahan tertentu yang dibuat untuk menghindari terjadinya genangan air pada tempat pembibitan yang dapat mengakibatkan jeleknya aerasi. Bedengan dibuat memanjang dengan arah utara selatan dengan maksud agar bedengan tersebut dapat menerima cahaya matahari dengan cukup dan merata.
2154211003
Izin menjawab
Jadi perbanyakan tanaman secara generatif merupakan perbanyakan tanaman yang di lakukan dengan menanam biji yang di hasilkan dalam penyerbukan antara bunga jantan serbuk sari dan bunga betina kepala putik.
Ada pun beberapa teknik teknik perbanyakan secara generatif
1. Pemilihan biji untuk bahan perbanyakan
2.menyemaikan biji dalam wadah persemaian umumnya tempat pembibitan yang banyak di gunakan Antara lain:
1. Raised bed
2. Sunked bed
3. Shade house
4. Green house
5. Bedengan
Adapun kelebihan dan kekurangan perbanyakan generatif
A. Kelebihan
1. Sistem perakaran lebih kuat
2. Lebih mudah di perbanyak
3. Jangka waktu berubah lebih panjang
B. Kekurangan
1. Waktu mulai lebih lama
2. Sifat tueunan tidak sama dengan induk
3. Ada banyak jenis tanaman produksi benihnya sedikit atau benihnya sulit berkecambah.
Npm: 2114211049
Izin menjawab bu
A. Pemilihan Biji
•Benih harus murni, yang artinya tidak boleh tercampur dengan kotoran dan biji tanaman lain.
Biji harus kering dengan kadar air sebesar 10%, yaitu ditandai dengan ciri-ciri warnanya yang mengkilat.
•Benih berasal dari buah yang sudah tua dan tidak terserang hama serta penyakit. Jika benih diambil dari tanaman muda biasanya bentuknya keriput dan tidak bisa tumbuh bila ditanam.
•Jikabenih berasal dari tanaman yang unggul, maka tanaman akan berproduksi tinggi, rasa buahnya enak, dan tahan terhadap serangan hama penyakit.
•Sosok benih utuh, tidak cacat karena terserang hama atau penyakit.
•Bentuk biji normal dan berukuran besar (seragam).
B. Menyemaikan Biji
•Siapkan biji yang akan di tanam
•Benamkan biji pada media tanam yang menurut anda paling baik,
•Simpan di tempat teduh yang tidak terkena sinar matahari (simat) langsung.
•Biasanya pada usia 4 sampai 7 hari kecambah mulai tumbuh.
•Daun lebih dari 4 helai bibit sudah bisa di pindah pada media yang anda inginkan.
Terdapat tempat pembibitan yang banyak digunakan antara lain:
A. Raised bed
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan atau guludan pada lahan datar tanpa menggunakan atap/naungan diatasnya.
B. Sunked bed
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan dan pada bagian-bagian atasnya diberi atap/naungan yang dapat dibuka tutup.
Tempat pemibibitan ini biasanya digunakan untuk daerah yang kelembabannya rendah dan tiupan anginnya cukup kencang.
C. Shade house
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan/guludan pada lahan datar dengan dilengkapi naungan yang dapat dibuka dan ditutup pada bagian naungannya.
D. Green house
Green house adalah tempat pembibitan yang berbentuk rumah kaca yang dapat dikendalikan temperaturnya dan kelembaban udara didalamnya sesuai dengan kebutuhan benih kecambah yang ditanam.
E. Bedengan
Bedengan merupakan luasan lahan tertentu yang dibuat untuk menghindari terjadinya genangan air pada tempat pembibitan yang dapat mengakibatkan jeleknya aerasi. Bedengan dibuat memanjang dengan arah utara selatan dengan maksud agar bedengan tersebut dapat menerima cahaya matahari dengan cukup dan merata.
Ukuran yang digunakan untuk membuat bedengan ini adalah:
-Lebar bedengan 100 – 150 cm
-Panjang bedengan 5 – 10 m
-Tinggi bedengan 20 cm
Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada pembuatan bedengan ini antara:
-Tanah dikondisikan gembur dan subur
-pH tanah dikondisikan netral atau sesuai dengan kebutuhan tanaman.
Fadia Khairunnisa
2114211007
Izin menjawab bu,
A. Pemilihan biji maksud dari hal ini adalah pembibitan generatif menggunakan biji sebagai bahan untuk menumbuhkan tanaman yang diinginkan.
B. Penyemaian biji adapun cara yang dilakukan untuk penyemaian biji
1) Raised bed adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan atau guludan pada lahan datar tanpa menggunakan atap/naungan diatasnya.
2) Sunked bed adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan dan pada bagian-bagian atasnya diberi atap/naungan yang dapat dibuka tutup.
3)Shade house adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan/guludan pada lahan datar dengan dilengkapi naungan yang dapat dibuka dan ditutup pada bagian naungannya.
4)Green house adalah tempat pembibitan yang berbentuk rumah kaca yang dapat dikendalikan temperaturnya dan kelembaban udara didalamnya sesuai dengan kebutuhan benih kecambah yang ditanam.
5)Bedengan merupakan luasan lahan tertentu yang dibuat untuk menghindari terjadinya genangan air pada tempat pembibitan yang dapat mengakibatkan jeleknya aerasi. Bedengan dibuat memanjang dengan arah utara selatan dengan maksud agar bedengan tersebut dapat menerima cahaya matahari dengan cukup dan merata.
2114211057
Generatif adalah perbanyakan tanaman melalui proses perkawinan lalu menghasilkan biji. Sedangkan perbanyakan secara vegetatif adalah perbanyakan tanaman yang menggunakan bagian-bagian vegetatif tanaman seperti akar, batang, ataupun daun. Yang biasanya bagian tersebut disebut sebagai bibit. Umumnya tempat pembibitan yang banyak digunakan antara lain:
1) Raised bed adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan atau guludan pada lahan datar tanpa menggunakan atap/naungan di atasnya.
2) Sunked bed adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan dan pada bagianbagian atasnya diberi atap/naungan yang dapat dibuka tutup. Tempat pemibibitan ini biasanya digunakan untuk daerah yang kelembabannya rendah dan tiupan anginnya cukup kencang. Tempat pembibitan jenis Sunked Bed yang banyak digunakan antara lain :
3) Shade house adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan/guludan pada lahan datar dengan dilengkapi naungan yang dapat dibuka dan ditutup pada bagian naungannya.
4) Green house atau Rumah Kaca merupakan sarana yang dapat digunakan oleh civitas akademika untuk melakukan praktikum maupun budidaya tanaman di dalam ruangan
5) Bedengan adalah area tanam atau tempat tumbuh tanaman yang sudah diolah disesuaikan dengan tanaman yang akan ditanamnya. Tanah yang sudah diolah ditata alur , bentuk dan ketinggiannya. Dengan kata lain bedengan atau guludan. Jenis tanaman menjadi salah satu yang harus diperhatikan dalam pembuatan bedengan.
a. Pemilihan biji untuk bahan perbanyakan
Pemilihan biji untuk bahan perbanyakan dibutuhkan biji pohon yang bersifat poliembrional, tanaman yang dihasilkan bisa hampir sama dengan pohon induknya, seperti halnya bibit vegetatif.Benih bermutu dapat digolongkan menjadi :
1) Benih bermutu secara genetis
Benih bermutu secara genetis merupakan benih yang berasal dari benih murni dari spesies/varietas yang dapat menunjukkan identitas secara genetis dari tanaman induknya, seperti berumur pendek/genjah, produksi tinggi, tahan terhadap penyakit, respon terhadap pemupukan beradaptasi baik pada lingkungan
2) Benih bermutu secara fisiologis
Benih bermutu secara fisiologis adalah benih yang mempunyai daya tumbuh tinggi, percepatan perkecambahannya tinggi dan viabilitas tinggi. Benih bermutu secara fisik merupakan benih berkualitas yang ditunjukkan berdasarkan kwalitas fisiknya.
b. Menyemaikan biji dalam wadah penyemaian.
Benih dapat disemai secara massal maupun satu per satu. Jika disemai secara massal, semaian bisa menggunakan bedengan sedangkan jika satu per satu bisa menggunakan nampan semai, kotak kayu, polibag, pot kecil, atau wadah bekas tempat air mineral.
Tempat pembibitan yang digunakan adalah:
a. Raised Bed
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan atau guludan pada lahan datar tanpa menggunakan atap/naungan diatasnya.
b. Sunked Bed
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan dan pada bagian-bagian atasnya diberi atap/naungan yang dapat dibuka tutup. Tempat pemibibitan ini biasanya digunakan untuk daerah yang kelembabannya rendah dan tiupan anginnya cukup kencang.
c. Shade House
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan/guludan pada lahan datar dengan dilengkapi naungan yang dapat dibuka dan ditutup pada bagian naungannya.
d. Green House
adalah tempat pembibitan yang berbentuk rumah kaca yang dapat dikendalikan temperaturnya dan kelembaban udara didalamnya sesuai dengan kebutuhan benih kecambah yang ditanam.
e. Bedengan
merupakan luasan lahan tertentu yang dibuat untuk menghindari terjadinya genangan air pada tempat pembibitan yang dapat mengakibatkan jeleknya aerasi. Bedengan dibuat memanjang dengan arah utara selatan dengan maksud agar bedengan tersebut dapat menerima cahaya matahari dengan cukup dan merata.
NPM : 2114211047
Izin menjawab bu
1. Perbanyakan tanaman merupakan usaha atau cara untuk menghasilkan bibit tanaman. Secara teknis perbanyakan tanaman digolongkan menjadi dua, perbanyakan generatif dan perbanyakan vegetatif. Perbanyakan generatif disebut juga perbanyakan cara kawin atau perbanyakan seksual.
2. Raised bed adalah lingkup lahan yang dibuat di atas tanah atau dak kemudian dibatasi dengan wadah atau Bak Tanaman. Bak Tanaman adalah salah satu teknik berkebun yang mudah karena kita tidak harus melakukan proses pemurnian lahan sebelum menanam.
3. Sunked bed adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan dan pada bagianbagian atasnya diberi atap/naungan yang dapat dibuka tutup. Tempat pemibibitan ini biasanya digunakan untuk daerah yang kelembabannya rendah dan tiupan anginnya cukup kencang.
4. Shade house adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan/guludan pada lahan datar dengan dilengkapi naungan yang dapat dibuka dan ditutup pada bagian naungannya.
5. Green house atau Rumah Kaca merupakan sarana yang dapat digunakan oleh civitas akademika untuk melakukan praktikum maupun budidaya tanaman di dalam ruangan.
6. Bedengan adalah area tanam atau tempat tumbuh tanaman yang sudah diolah disesuaikan dengan tanaman yang akan ditanamnya. Tanah yang sudah diolah ditata alur , bentuk dan ketinggiannya.
2154211005
izin menjawab bu
Teknik-teknik perbanyakan secara generatif
Dalam perbanyakan secara generatif, biji adalah bahan utama yang digunakan sebagai alat perbanyakannya. Biji tersebut sengaja dibenihkan agar tumbuh menjadi bibit yang diharapkan.
Perkembangbiakan generatif adalah perkembangbiakan yang ditandai adanya peleburan sel kelamin jantan dan betina. Pada tumbuhan perkembangbiakan ini bisa dibantu oleh angin, hewan, air, dan manusia.
Proses penyerbukan pada perkembangbiakan generatif tumbuhan akan diawali dengan jatuhnya serbuk sari ke kepala putik. Setelah itu, serbuk sari akan menuju ruang bakal biji dan melebur untuk menghasilkan bakal buah.
>> Pemilihan biji untuk bahan perbanyakan
Pemilihan biji untuk bahan perbanyakan dibutuhkan biji pohon .Benih bermutu dapat digolongkan menjadi :
1) Benih bermutu secara genetis
Benih bermutu secara genetis merupakan benih yang berasal dari benih murni dari spesies/varietas yang dapat menunjukkan identitas secara genetis dari tanaman induknya,
2) Benih bermutu secara fisiologis
Benih bermutu secara fisiologis adalah benih yang mempunyai daya tumbuh tinggi, percepatan perkecambahannya tinggi dan viabilitas tinggi.
>>. Menyemaikan biji dalam wadah penyemaian.
Benih dapat disemai secara massal maupun satu per satu. Jika disemai secara massal, semaian bisa menggunakan bedengan sedangkan jika satu per satu bisa menggunakan nampan
Tempat pembibitan yang digunakan adalah:
a. Raised Bed
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan atau guludan pada lahan datar tanpa menggunakan atap/naungan diatasnya.
b. Sunked Bed
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan dan pada bagian-bagian atasnya diberi atap/naungan yang dapat dibuka tutup. Tempat pemibibitan ini biasanya digunakan untuk daerah yang kelembabannya rendah dan tiupan anginnya cukup kencang.
c. Shade House
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan/guludan pada lahan datar dengan dilengkapi naungan yang dapat dibuka dan ditutup pada bagian naungannya.
d. Green House
adalah tempat pembibitan yang berbentuk rumah kaca yang dapat dikendalikan temperaturnya dan kelembaban udara didalamnya sesuai dengan kebutuhan benih kecambah yang ditanam.
e. Bedengan
merupakan luasan lahan tertentu yang dibuat untuk menghindari terjadinya genangan air pada tempat pembibitan yang dapat mengakibatkan jeleknya aerasi. Bedengan dibuat memanjang dengan arah utara selatan dengan maksud agar bedengan tersebut dapat menerima cahaya matahari dengan cukup dan merata.
NPM: 2114211019
Izin menjawab Bu
A. Pemilihan biji maksud dari hal ini adalah pembibitan generatif menggunakan biji sebagai bahan untuk menumbuhkan tanaman yang diinginkan.
B. Menyemaikan biji dalam wadah penyemaian.
Benih dapat disemai secara massal maupun satu per satu. Jika disemai secara massal, semaian bisa menggunakan bedengan sedangkan jika satu per satu bisa menggunakan nampan semai, kotak kayu, polibag, pot kecil, atau wadah bekas tempat air mineral.
Tempat pembibitan yang digunakan adalah:
1. Raised Bed
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan atau guludan pada lahan datar tanpa menggunakan atap/naungan diatasnya.
2. Sunked Bed
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan dan pada bagian-bagian atasnya diberi atap/naungan yang dapat dibuka tutup. Tempat pemibibitan ini biasanya digunakan untuk daerah yang kelembabannya rendah dan tiupan anginnya cukup kencang.
3. Shade House
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan/guludan pada lahan datar dengan dilengkapi naungan yang dapat dibuka dan ditutup pada bagian naungannya.
4. Green House
adalah tempat pembibitan yang berbentuk rumah kaca yang dapat dikendalikan temperaturnya dan kelembaban udara didalamnya sesuai dengan kebutuhan benih kecambah yang ditanam.
5. Bedengan
merupakan luasan lahan tertentu yang dibuat untuk menghindari terjadinya genangan air pada tempat pembibitan yang dapat mengakibatkan jeleknya aerasi. Bedengan dibuat memanjang dengan arah utara selatan dengan maksud agar bedengan tersebut dapat menerima cahaya matahari dengan cukup dan merata.
NPM : 2114211023
Teknik perbanyakan tanaman secara generatif
1. Pemilihan biji
Pemilihan biji untuk bahan perbanyakan, untuk menghasilkan benih atau bibit yg baik seleksi pemilihan biji juga perlu dilakukan.
2. Penyemaian biji dalam wadah persemaian biasanya menggunakan
A. Raised bed adalah tempat tempat pembibitan yg berbentuk bedengan atau guludan pada lahan datar tanpa menggunakan naungan/atap diatasnya..
B. Sunked bed Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan dan pada bagian-bagian atasnya diberi atap/naungan yang dapat dibuka tutup. Tempat pemibibitan ini biasanya digunakan untuk daerah yang kelembabannya rendah dan tiupan anginnya cukup kencang.
C. Shade house Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan/guludan pada lahan datar dengan dilengkapi naungan yang dapat dibuka dan ditutup pada bagian naungannya.
d. Green house adalah tempat pembibitan yang berbentuk rumah kaca yang dapat dikendalikan temperaturnya dan kelembaban udara didalamnya sesuai dengan kebutuhan benih kecambah yang ditanam.
Pada dasarnya tempat pembibitan dibuat dengan cara yang sama, terdiri dari bedengan dengan naungan atau tanpa naungan. Hanya bedanya dalam perlakuannya tergantung pada tujuan kebutuhan
e. Bedengan merupakan luasan lahan tertentu yang dibuat untuk menghindari terjadinya genangan air pada tempat pembibitan yang dapat mengakibatkan jeleknya aerasi. Bedengan dibuat memanjang dengan arah utara selatan dengan maksud agar bedengan tersebut dapat menerima cahaya matahari dengan cukup dan merata.
2114211045
Izin menjawab
Ada pun beberapa teknik teknik perbanyakan secara generatif
1. Pemilihan biji untuk bahan perbanyakan
2.menyemaikan biji dalam wadah persemaian umumnya tempat pembibitan yang banyak di gunakan Antara lain:
1. Raised bed
2. Sunked bed
3. Shade house
4. Green house
5. Bedengan
Adapun kelebihan dan kekurangan perbanyakan generatif
A. Kelebihan
1. Sistem perakaran lebih kuat
2. Lebih mudah di perbanyak
3. Jangka waktu berubah lebih panjang
B. Kekurangan
1. Waktu mulai lebih lama
2. Sifat tueunan tidak sama dengan induk
3. Ada banyak jenis tanaman produksi benihnya sedikit atau benihnya sulit berkecambah.
Raised bed
Raised bed adalah lingkup lahan yang dibuat di atas tanah atau dak kemudian dibatasi dengan wadah. Atau bahasa sederhananya: Bak Tanaman.
Berkebun dengan Bak Tanaman adalah salah satu teknik berkebun yang mudah karena kita tidak harus melakukan proses pemurnian lahan sebelum menanam. Berkebun dengan teknik ini juga memangkas proses penggemburan tanah menggunakan cangkul —bagian fisik paling melelahkan.
Raised bed berisi tanah,kompos dan bahan organik lainnya di atas tanah dapat ditanami bermacam tanaman seperti kangkung, sawi, tomat, terong,cabai dan lainnya.
b. Sunked bed
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan dan pada bagian-bagian atasnya diberi atap/naungan yang dapat dibuka tutup.
Tempat pemibibitan ini biasanya digunakan untuk daerah yang kelembabannya rendah dan tiupan anginnya cukup kencang.
c. Shade house
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan/guludan pada lahan datar dengan dilengkapi naungan yang dapat dibuka dan ditutup pada bagian naungannya.
d. Green house
Green house adalah tempat pembibitan yang berbentuk rumah kaca yang dapat dikendalikan temperaturnya dan kelembaban udara didalamnya sesuai dengan kebutuhan benih kecambah yang ditanam.
Pada dasarnya tempat pembibitan dibuat dengan cara yang sama, terdiri dari bedengan dengan naungan atau tanpa naungan. Hanya bedanya dalam perlakuannya tergantung pada tujuan kebutuhan
e. Bedengan
Bedengan merupakan luasan lahan tertentu yang dibuat untuk menghindari terjadinya genangan air pada tempat pembibitan yang dapat mengakibatkan jeleknya aerasi. Bedengan dibuat memanjang dengan arah utara selatan dengan maksud agar bedengan tersebut dapat menerima cahaya matahari dengan cukup dan merata.
Npm : 2114211005
Izin menjawab bu,
A. Pemilihan biji
Maksudnya ialah Perbanyakan tanaman biji ialah mendapatkan produksi tanaman meningkat, tahan terhadap penyakit dan juga mendapatkan bibit atau benih yang berkualitas tinggi.
B. Menyemaian biji di anataranya ialah :
a. Raised Bed ialah merupakan bangunan yang berfungsi sebagai peneduh bagi tanaman terhadap cahaya matahari yang berlebih.
b. Sanked Bed ialah suatu tempat pembibitan yang berbentuk bedengan.
c. Shade house merupakan bangunan yang berfungsi sebagai peneduh bagi tanaman terhadap cahaya matahari yang berlebih.
d. Green House ialah suatu sarana yang bisa digunakan untuk melakukan praktikum ataupun budidaya tanaman di suatu ruangan.
e. Bedengan ialah suatu area terdapat tanaman atau tumbuhan yang sudah di olah dan di sesuaikan dengan tanaman yang mau di tanam.
2114211035
Izin menjawab Ibu
Ada pun beberapa teknik teknik perbanyakan secara generatif
1. Pemilihan biji untuk bahan perbanyakan
2.menyemaikan biji dalam wadah persemaian umumnya tempat pembibitan yang banyak di gunakan Antara lain:
1. Raised bed
2. Sunked bed
3. Shade house
4. Green house
5. Bedengan
Adapun kelebihan dan kekurangan perbanyakan generatif
A. Kelebihan
1. Sistem perakaran lebih kuat
2. Lebih mudah di perbanyak
3. Jangka waktu berubah lebih panjang
B. Kekurangan
1. Waktu mulai lebih lama
2. Sifat tueunan tidak sama dengan induk
3. Ada banyak jenis tanaman produksi benihnya sedikit atau benihnya sulit berkecambah.
Raised bed
Raised bed adalah lingkup lahan yang dibuat di atas tanah atau dak kemudian dibatasi dengan wadah. Atau bahasa sederhananya: Bak Tanaman.
Berkebun dengan Bak Tanaman adalah salah satu teknik berkebun yang mudah karena kita tidak harus melakukan proses pemurnian lahan sebelum menanam. Berkebun dengan teknik ini juga memangkas proses penggemburan tanah menggunakan cangkul —bagian fisik paling melelahkan.
Raised bed berisi tanah,kompos dan bahan organik lainnya di atas tanah dapat ditanami bermacam tanaman seperti kangkung, sawi, tomat, terong,cabai dan lainnya.
b. Sunked bed
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan dan pada bagian-bagian atasnya diberi atap/naungan yang dapat dibuka tutup.
Tempat pemibibitan ini biasanya digunakan untuk daerah yang kelembabannya rendah dan tiupan anginnya cukup kencang.
c. Shade house
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan/guludan pada lahan datar dengan dilengkapi naungan yang dapat dibuka dan ditutup pada bagian naungannya.
d. Green house
Green house adalah tempat pembibitan yang berbentuk rumah kaca yang dapat dikendalikan temperaturnya dan kelembaban udara didalamnya sesuai dengan kebutuhan benih kecambah yang ditanam.
Pada dasarnya tempat pembibitan dibuat dengan cara yang sama, terdiri dari bedengan dengan naungan atau tanpa naungan. Hanya bedanya dalam perlakuannya tergantung pada tujuan kebutuhan
e. Bedengan
Bedengan merupakan luasan lahan tertentu yang dibuat untuk menghindari terjadinya genangan air pada tempat pembibitan yang dapat mengakibatkan jeleknya aerasi. Bedengan dibuat memanjang dengan arah utara selatan dengan maksud agar bedengan tersebut dapat menerima cahaya matahari dengan cukup dan merata.
Re: FORUM TUGAS
Nama : Ananda Sabila Nurmarifah
2114211037
Izin menjawab bu,
perbanyakan tanaman secara generatif merupakan perbanyakan tanaman yang di lakukan dengan menanam biji yang di hasilkan dalam penyerbukan antara bunga jantan serbuk sari dan bunga betina kepala putik.
beberapa teknik teknik perbanyakan secara generatif
1. Pemilihan biji untuk bahan perbanyakan
2.menyemaikan biji dalam wadah persemaian umumnya tempat pembibitan yang banyak di gunakan Antara lain:
1. Raised bed
2. Sunked bed
3. Shade house
4. Green house
5. Bedengan
Adapun kelebihan dan kekurangan perbanyakan generatif
A. Kelebihan
1. Sistem perakaran lebih kuat
2. Lebih mudah di perbanyak
3. Jangka waktu berubah lebih panjang
B. Kekurangan
1. Waktu mulai lebih lama
2. Sifat tueunan tidak sama dengan induk
3. Ada banyak jenis tanaman produksi benihnya sedikit atau benihnya sulit berkecambah.
Raised bed
Raised bed adalah lingkup lahan yang dibuat di atas tanah atau dak kemudian dibatasi dengan wadah. Atau bahasa sederhananya: Bak Tanaman.
Berkebun dengan Bak Tanaman adalah salah satu teknik berkebun yang mudah karena kita tidak harus melakukan proses pemurnian lahan sebelum menanam. Berkebun dengan teknik ini juga memangkas proses penggemburan tanah menggunakan cangkul —bagian fisik paling melelahkan.
Raised bed berisi tanah,kompos dan bahan organik lainnya di atas tanah dapat ditanami bermacam tanaman seperti kangkung, sawi, tomat, terong,cabai dan lainnya.
b. Sunked bed
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan dan pada bagian-bagian atasnya diberi atap/naungan yang dapat dibuka tutup.
Tempat pemibibitan ini biasanya digunakan untuk daerah yang kelembabannya rendah dan tiupan anginnya cukup kencang.
c. Shade house
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan/guludan pada lahan datar dengan dilengkapi naungan yang dapat dibuka dan ditutup pada bagian naungannya.
d. Green house
Green house adalah tempat pembibitan yang berbentuk rumah kaca yang dapat dikendalikan temperaturnya dan kelembaban udara didalamnya sesuai dengan kebutuhan benih kecambah yang ditanam.
Pada dasarnya tempat pembibitan dibuat dengan cara yang sama, terdiri dari bedengan dengan naungan atau tanpa naungan. Hanya bedanya dalam perlakuannya tergantung pada tujuan kebutuhan
e. Bedengan
Bedengan merupakan luasan lahan tertentu yang dibuat untuk menghindari terjadinya genangan air pada tempat pembibitan yang dapat mengakibatkan jeleknya aerasi. Bedengan dibuat memanjang dengan arah utara selatan dengan maksud agar bedengan tersebut dapat menerima cahaya matahari dengan cukup dan merata.
2114211013
teknik perbanyakan secara generatif yaitu:
a. pemilihan biji untuk bahan perbanyakan, perbanyakan tanaman dengan biji (generatif) terutama dilakukan untuk penyediaan batang bawah yang nantinya akan diokulasi atau disambung dengan batang atas dari jenis unggul.
b. menyemaikan biji dalam wadah persemaian, untuk memudahkan perawatan biji disemaikan dalam wadah yang terbuat dari kotak kayu atau plastik dan polybag. biasanya biji yang disemaikan di dalam wadah adalah biji buah berukuran kecil seperti jambu air, sirsak, pepaya, belimbing, sawo dan lain-lain.
umumnya tempat pembibitan yang banyak digunakan yaitu:
a. raised bed, atau biasa disebut bedengan untuk bertanam merupakan salah satu inovasi yang dilakukan dalam kegiatan bertanam dengan satu sistem penempatan tanaman atau cara berkebun dengan beberapa manfaat dan kerugian.
b. sunked bed, tempat pembibitan yang berbentuk bedengan dan pada bagian- bagian atasnya diberi atap/naungan yang dapat dibuka tutup.
c. shade house, adalah struktur hortikultura yang menyediakan campuran naungan dan cahaya untuk menyediakan kondisi yang cocok untuk tanaman yang menyukai naungan, atau untuk mengurangi suhu di bawah penutup. biasanya akan memiliki bingkai yang mendukung kain mesh atau bilah kayu.
d. green house, sebuah bangunan di mana tanaman dibudidayakan. Sebuah rumah kaca terbuat dari gelas atau plastik; Dia menjadi panas karena radiasi elektromagnetik yang datang dari matahari memanaskan tumbuhan, tanah, dan barang lainnya di dalam bangunan ini.
e. bedengan, adalah area tanam atau tempat tumbuh tanaman yang sudah diolah disesuaikan dengan tanaman yang akan ditanamnya. tanah yang sudah diolah ditata alur, bentuk dan ketinggiannya.
NPM : 2114211043
Teknik perbanyakan tanaman secara generatif merupakan perbanyakan tanaman yang di lakukan dengan menanam biji yang di hasilkan dalam penyerbukan antara bunga jantan serbuk sari dan bunga betina kepala putik.
Teknik generatif dibagi menjadi 2 yaitu:
1. Pemilihan biji adalah pembibitan generatif menggunakan biji sebagai bahan untuk menumbuhkan tanaman yang diinginkan.
2. Penyemaian biji
Adapun cara yang dilakukan untuk penyemaian biji adalah:
a. Raised bed adalah lingkup lahan yang dibuat di atas tanah atau bak kemudian dibatasi dengan wadah. Atau bahasa sederhananya: Bak Tanaman. Berkebun dengan Bak Tanaman adalah salah satu teknik berkebun yang mudah karena kita tidak harus melakukan proses pemurnian lahan sebelum menanam. Berkebun dengan teknik ini juga memangkas proses penggemburan tanah menggunakan cangkul —bagian fisik paling melelahkan. Raised bed berisi tanah,kompos dan bahan organik lainnya di atas tanah dapat ditanami bermacam tanaman seperti kangkung, sawi, tomat, terong,cabai dan lainnya.
b. Sunked bed adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan dan pada bagian-bagian atasnya diberi atap/naungan yang dapat dibuka tutup.
Tempat pemibibitan ini biasanya digunakan untuk daerah yang kelembabannya rendah dan tiupan anginnya cukup kencang.
c. Shade house adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan/guludan pada lahan datar dengan dilengkapi naungan yang dapat dibuka dan ditutup pada bagian naungannya.
d. Green house adalah tempat pembibitan yang berbentuk rumah kaca yang dapat dikendalikan temperaturnya dan kelembaban udara didalamnya sesuai dengan kebutuhan benih kecambah yang ditanam. Pada dasarnya tempat pembibitan dibuat dengan cara yang sama, terdiri dari bedengan dengan naungan atau tanpa naungan. Hanya bedanya dalam perlakuannya tergantung pada tujuan kebutuhan
e. Bedengan merupakan luasan lahan tertentu yang dibuat untuk menghindari terjadinya genangan air pada tempat pembibitan yang dapat mengakibatkan jeleknya aerasi. Bedengan dibuat memanjang dengan arah utara selatan dengan maksud agar bedengan tersebut dapat menerima cahaya matahari dengan cukup dan merata.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada pembuatan bedengan ini antara:
-Tanah dikondisikan gembur dan subur
-pH tanah dikondisikan netral atau sesuai dengan kebutuhan tanaman.
NPM: 2114211039
Tehnik perbanyakan tanaman secara generatif
A. Pemilihan biji
Maksud dari hal ini adalah pembibitan generatif menggunakan biji sebagai bahan untuk menumbuhkan tanaman yang diinginkan.
B. Penyemaian biji
Adapun cara yang dilakukan untuk penyemaian biji adalah:
a. Raised bed
Raised bed adalah lingkup lahan yang dibuat di atas tanah atau dak kemudian dibatasi dengan wadah. Atau bahasa sederhananya: Bak Tanaman.
Berkebun dengan Bak Tanaman adalah salah satu teknik berkebun yang mudah karena kita tidak harus melakukan proses pemurnian lahan sebelum menanam. Berkebun dengan teknik ini juga memangkas proses penggemburan tanah menggunakan cangkul —bagian fisik paling melelahkan.
Raised bed berisi tanah,kompos dan bahan organik lainnya di atas tanah dapat ditanami bermacam tanaman seperti kangkung, sawi, tomat, terong,cabai dan lainnya.
b. Sunked bed
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan dan pada bagian-bagian atasnya diberi atap/naungan yang dapat dibuka tutup.
Tempat pemibibitan ini biasanya digunakan untuk daerah yang kelembabannya rendah dan tiupan anginnya cukup kencang.
c. Shade house
Adalah tempat pembibitan yang berbentuk bedengan/guludan pada lahan datar dengan dilengkapi naungan yang dapat dibuka dan ditutup pada bagian naungannya.
d. Green house
Green house adalah tempat pembibitan yang berbentuk rumah kaca yang dapat dikendalikan temperaturnya dan kelembaban udara didalamnya sesuai dengan kebutuhan benih kecambah yang ditanam.
Pada dasarnya tempat pembibitan dibuat dengan cara yang sama, terdiri dari bedengan dengan naungan atau tanpa naungan. Hanya bedanya dalam perlakuannya tergantung pada tujuan kebutuhan
e. Bedengan
Bedengan merupakan luasan lahan tertentu yang dibuat untuk menghindari terjadinya genangan air pada tempat pembibitan yang dapat mengakibatkan jeleknya aerasi. Bedengan dibuat memanjang dengan arah utara selatan dengan maksud agar bedengan tersebut dapat menerima cahaya matahari dengan cukup dan merata.