Case 1

Tugas Studi Kasus: Analisis Kadar Gula dan Garam pada Snack dan Minuman yang Dikonsumsi Anak

Deskripsi Tugas:

Dalam tugas studi kasus ini, Anda secara berkelompok diminta untuk menganalisis kandungan gula dan garam dari beberapa produk makanan dan minuman yang sering dikonsumsi oleh anak-anak. Tugas ini bertujuan untuk memahami bagaimana kadar gula dan garam dalam produk tersebut dapat berkontribusi terhadap risiko diabetes dan hipertensi pada usia muda.

 

Langkah-langkah Tugas:

  1. Pengambilan Sampel Produk:
    • Pilih 20 jenis snack (misalnya, keripik, biskuit, coklat) dan 20 jenis minuman (misalnya, soda, jus, minuman manis) yang sering dikonsumsi oleh anak-anak/ remaja
    • Catat nama produk, merek, dan informasi nutrisi yang tertera pada kemasan (khususnya kandungan gula dan garam).
  2. Analisis Kandungan Gula dan Garam:
    • Untuk setiap produk, analisis kandungan gula (dalam gram per porsi atau 100 gram) dan kandungan garam (dalam miligram per porsi atau 100 gram).
    • Bandingkan hasil analisis ini dengan rekomendasi kesehatan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) atau Kementerian Kesehatan terkait batas asupan gula dan garam harian yang dianjurkan untuk anak-anak.
    • Hitung statistik deskriptif seperti rata-rata, median, modus, varians, range dan lain-lain untuk data tersebut.
  3. Evaluasi Hasil:
    • Kelompokkan snack dan minuman yang memiliki kandungan gula atau garam yang melebihi batas yang direkomendasikan.
    • Identifikasi snack dan minuman yang kandungan gula atau garamnya masih dalam batas aman.
  4. Kesimpulan dan Rekomendasi:
    • Berdasarkan hasil analisis, buat kesimpulan tentang seberapa besar kontribusi snack dan minuman yang dipilih terhadap risiko diabetes dan hipertensi pada anak.
    • Susun rekomendasi untuk orang tua, sekolah, dan pembuat kebijakan mengenai pilihan makanan dan minuman yang lebih sehat untuk anak-anak.
  5. Pelaporan:
    • Buat laporan lengkap yang mencakup tabel hasil analisis gula dan garam dari setiap produk, perbandingan dengan standar kesehatan, serta kesimpulan dan rekomendasi.

 

Catatan: Gunakan sumber terpercaya untuk data rekomendasi kesehatan, seperti situs WHO atau Kementerian Kesehatan, dan sertakan rujukan dalam laporan Anda.