Skip to main content

Weekly outline

  • TEKNIK LAB. PRODUK HORTIKULTURA

    Mata kuliah/praktikum Teknik Laboratorium Produk ini bersifat pilihan yang ditawarkan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa akan analisis laboratorium penting terhadap mutu produk secara umum. materi sengaja dipilih pada analisis yang bisa dilakukan dengan alat sederhana, tetapi hasilnya akan mejadi acuan minimal untuk mengekspresikan mutu produk, sekaligus analisis dengan alat-alat canggih untuk menyesuaikan dengan memperluas wacana ilmiah, presentasi/diskusi teknik laboratorium dari artikel ilmiah Internasional bereputasi akan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan materi di laboratorium

  • PERTEMUAN 1

    Assalamualaikum wr.wb

    selamat pagi semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat waalfiat. kuliah kita adalah mengenai Pendahuluan: Pengenalan tim dosen; Pengarahan rencana praktikum; Kandungan padatan terlarut total (°Brix)

  • PERTEMUAN 2

    Assalamu'alaikum Wr.wb.

    Selamat datang kepada seluruh mahasiswa MK. Teknik Lab. Hortikultura semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT.

    Silahkan baca dan pahami materi tentang Brix dan efek pengenceran

  • PERTEMUAN 3

    Assalamu'alaikum Wr.wb.

    Selamat datang kepada seluruh mahasiswa MK Teknik Laboratorium Hortikultura semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT.

    Silahkan baca dan pahami materi tentang kandungan asam organik (Titratable acidity)

  • PERTEMUAN 4

    Assalamu'alaikum Wr.wb.

    Selamat datang kepada seluruh mahasiswa MK Teknik Laboratorium Hortikultura semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT.

    Silahkan baca dan pahami materi tentang Perhitungan kandungan asam organik (tittatable acidity)

  • PERTEMUAN 5

    Assalamu'alaikum Wr.wb.

    Selamat datang kepada seluruh mahasiswa MK Teknik Laboratorium Hortikultura semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT.

    Silahkan baca dan pahami materi tentang Teori dasar tingkat kekerasan buah. Temukan artikel saya yang berjudul: "In the Interpretation of Brix .." Ada di jurnal apa? Tahun, Vol dan No. berapa? Apa abstraknya?. KUMPULKAN DISIAKADU

  • PERTEMUAN 6

    Assalamu'alaikum Wr.wb.

    Selamat datang kepada seluruh mahasiswa MK Teknik Laboratorium Hortikultura semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT.

    Silahkan baca dan pahami materi tentang analisis kekerasan buah/penetrometer

  • PERTEMUAN 7

    Assalamu'alaikum Wr.wb.

    Selamat datang kepada seluruh mahasiswa MK Teknik Laboratorium Hortikultura semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT.

    Silahkan baca dan pahami materi tentang teori dasar kandungan vitamin C

  • PERTEMUAN 8

    Assalamu'alaikum Wr.wb.

    Selamat datang kepada seluruh mahasiswa MK Teknik Laboratorium Hortikultura semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT.

    Silahkan kerjakan Ujian Tengah Semester sesuai dengan perintah

  • PERTEMUAN 9

    Assalamu'alaikum Wr.wb.

    Selamat datang kepada seluruh mahasiswa MK Teknik Laboratorium Hortikultura semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT.

  • PERTEMUAN 10

    Assalamu'alaikum Wr.wb.

    Selamat datang kepada seluruh mahasiswa MK Teknik Laboratorium Hortikultura semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT.

    Silahkan presentasi menggunakan zoom mengenai Artikel mengenai HPCL yang didapat dari jurnal Internasional Bereputasi, kemudian diskusi dan tanya jawab silahkan lakukan pada kolom komentar dibawah ini

  • PERTEMUAN 11

    Assalamu'alaikum Wr.wb.

    Selamat datang kepada seluruh mahasiswa MK Teknik Laboratorium Hortikultura semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT.

    GCMS (Gas Chromatography Mass Spectrometry)

    GCMS (Gas Chromatografy Mass Spectrometry) atau juga dikenal kromatografi gas spektrometri massa merupakan metode yang mengkombinasikan kromatografi gas (GC) dan spektrometri massa (MS) untuk mengindentifikasi senyawa yang berbeda dalam analisis sampel.

    Pada prinsipnya, ada dua blok utama dalam instrumen GCMS, yaitu GC dan MS. GC menggunakan kolom kapiler yang tergantung pada dimensi kolom (panjang, diameter, ketebalan film) serta sifat fase. Perbedaan sifat kimia antara molekul-molekul yang berbeda dalam suatu campuran dapat dipisahkan dengan melewatkan sampel sepanjang kolom.

    Molekul-molekul tersebut memerlukan waktu yang berbeda (waktu retensi) untuk keluar dari GC. Berdasarkan data waktu retensi yang sudah diketahui dari literatur, bisa diketahui kandidat senyawa apa saja yang ada dalam sampel. Hasil yang didapat dari GC kemudian dimasukkan dalam instrumen MS, sehingga dapat diperoleh informasi mengenai massa molekul relatif dari senyawa sampel tersebut. Setiap senyawa memiliki keunikan, yaitu memiliki waktu retensi dan berat molekul yang berbeda.

    Tidak semua senyawa dapat dianalis dengan GCMS. Umumnya, senyawa yang dapat dianalisis dengan GCMS adalah senyawa yang dapat diuapkan (<350 ͦC) dan tidak terdekomposisi, contohnya sebagian besar solvent, pestisida, flavor, hidrokarbon, obat-obatan, dan lain-lain.

    Keunggulan instrumen GCMS adalah resolusi dan sensitivitas tinggi, spesifik, fleksibel (mudah digabung dengan instrumen fisika/kimia lainnya), dapat memberikan informasi struktur, dan efisien (membutuhkan jumlah sampel sedikit, waktu pemisahan yang dibutuhkan relatif cepat). Kelemahan dari GCMS adalah kurang cocok untuk analisa senyawa labil pada suhu tinggi karena akan terdekomposisi pada awal pemisahan.

    Dalam bidang pertanian, GCMS banyak digunakan untuk menganalisis POPs (Polutan Organik Persisten) seperti pestisida yang terkandung dalam bahan pangan, bahan kimia industri, produk yang tidak sengaja dihasilkan PCDD (Poly Chlorinated Dibenzop-Dioxins), PCDF (Poly Chlorinated Dibenzo Furans), PCB (Poly Chlorinated Biphenyl), karakterisasi tanaman (lignin, inositol, lemak, asam lemak, karbohidrat, flavonoid, antioksidan), metabolomics (fitohormon), analisa flavor, dan lain sebagainya.

    Sumber https://balitkabi.litbang.pertanian.go.id/berita/gcms-terpasang-penelitian-harus-lebih-maju/#:~:text=GCMS%20(Gas%20Chromatografy%20Mass%20Spectrometry,yang%20berbeda%20dalam%20analisis%20sampel.

  • PERTEMUAN 12

    Assalamu'alaikum Wr.wb.

    Selamat datang kepada seluruh mahasiswa MK Teknik Laboratorium Hortikultura semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT.


    Biodiesel Blend Analyzer

    Metode GC MS

    Metode analisa menggunakan GC MS (Gas Chromatography¬-Mass Spectroscopy) dapat mengukur jenis dan kandungan senyawa dalam suatu sampel baik secara kualitatif dan kuantitatif. Instrumen ini merupakan perpaduan dari dua buah instrumen, yaitu Kromatografi Gas yang berfungsi untuk memisahkan senyawa menjadi senyawa tunggal dan Spektroskopi Massa yang berfungsi mendeteksi jenis senyawa berdasarkan pola fragmentasinya. Pengukuran menggunakan GC MS pada umumnya hanya dibatasi untuk senyawa berwujud gas atau cairan yang mempunyai tekanan uap minimal 10-10 torr.

    Prinsip Kerja Instrumen GC MS

    Sampel yang diinjeksikan ke dalam Kromatografi Gas akan diubah menjadi fasa uap dan dialirkan melewati kolom kapiler dengan bantuan gas pembawa. Pemisahan senyawa campuran menjadi senyawa tunggal terjadi berdasarkan perbedaan sifat kimia dan waktu yang diperlukan bersifat spesifik untuk masing-masing senyawa. Pendeteksian berlangsung di dalam Spektroskopi Massa dengan mekanisme penembakan senyawa oleh elektron menjadi molekul terionisasi dan pencatatan pola fragmentasi yang terbentuk dibandingkan dengan pola fragmentasi senyawa standard yang diindikasikan dengan prosentase Similarity Index (SI).

    Prosedur Penggunaan Instrumen GC MS

    Pilih metode yang sesuai dengan sampel yang akan dianalisa, setelah instrument siap sampel diinjek sebanyak volume yang telah ditentukan. Ketika waktu analisa berakhir, puncak yang dihasilkan pada kromatogram akan dicocokkan dengan senyawa yang ada pada library sehingga dapat diketahui kandungan senyawa di dalam sampel.

    Aplikasi

    Mendeteksi unknown compounds dan komposisi senyawa dalam suatu sampel

    Sumber https://btbrd.bppt.go.id/index.php/gcms
  • PERTEMUAN 13

    Assalamu'alaikum Wr.wb.

    Selamat datang kepada seluruh mahasiswa MK Teknik Laboratorium Hortikultura semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT.

    Atomic Absorption Spectroscopy (ASS)  atau  Analisis Spektrofotometri Serapan Atom (ASS) 

    Spektrofotometri serapan atom adalah suatu metoda analisis untuk penentuan unsur-unsur logam dan metaloid yang berdasarkan pada penyerapan (absorbsi) radiasi oleh atom bebas unsur tersebut. Perkembangan yang sudah dicapai hingga kini meliputi instrument, sumber radiasi resonans, nyala yang lebih stabil, suhu pengatoman yang lebih tinggi, efisiensi pengatoman lebih tinggi, dan sebagainya serta usaha untuk dapat menentukan lebih banyak unsur dari sistem periodik.

    Banyak penentuan unsur-unsur logam yang sebelumnya dilakukan dengan metoda polarografi, kemudian dengan metoda spektrofotometri, sekarang banyak diganti dengan metoda AAS Flame. Analisis yang dapat dilakukan dengan metoda AAS Flame adalah mulai dari analisis jumlah runutan sampai dengan analisis komponen utama.

    Metoda AAS Flame mempunyai segi-segi yang baik sebagai berikut: Spesifik dan cukup ekonomis, batas (limit) deteksi yang rendah. dari larutan yang sama, beberapa unsur yang berlainan dapat diukur. Pengukuran dapat langsung dilakukan terhadap larutan sampel, output data (absorbance) dapat dibaca langsung. dapat diaplikasikan kepada banyak jenis unsur dalam banyak jenis sampel.dan batas kadar-kadar yang dapat ditentukan adalah amat luas (sub-ppm hingga %).

    Training teknik analisis spektrofotometri serapan atom (AAS) flame ini tidak hanya dilakukan dalam bentuk ceramah, namun peserta juga diajak untuk melakukan praktek langsung.

    Sumber https://hrdspot.com/event/teknik-analisis-spektrofotometri-serapan-atom/

  • PERTEMUAN 14

    Assalamu'alaikum Wr.wb.

    Selamat datang kepada seluruh mahasiswa MK Teknik Laboratorium Hortikultura semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT.

    Presentasikan mengenai Atomic Absorption Spectroscopy (ASS) dari jurnal Internasional bereputasi, melalui zoom yang telah disedikan

  • PERTEMUAN 15

    Assalamu'alaikum Wr.wb.

    Selamat datang kepada seluruh mahasiswa MK Teknik Laboratorium Hortikultura semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT.

    SCANNING ELECTRON MICROSCOPE-ENERGY DISPERSIVE X-RAY (SEM-EDX))

    Scanning Electron Microscope (SEM) adalah jenis mikroskop elektron yang menghasilkan gambar sampel dengan memindai permukaan dengan sinar elektron yang terfokus dengan perbesaran hingga skala tertentu. Elektron berinteraksi dengan atom dalam sampel, menghasilkan berbagai sinyal yang berisi informasi tentang topografi permukaan dan komposisi sampel.

    Energy Dispersive X-Ray (EDX) digunakan untuk analisis elemental kimia bahan. Kemampuan karakterisasi sebagian besar disebabkan oleh prinsip dasar bahwa setiap elemen memiliki struktur atom yang unik yang memungkinkan serangkaian puncak unik pada spektrum emisi elektromagnetiknya (yang merupakan prinsip utama spektroskopi).

    Keuntungan Pelanggan: Pelanggan dapat menggunakan layanan pengujian ini baik SEM saja atau EDX saja atau kombinasi antara SEM dan EDX. Setiap paket sampel, Pelanggan mendapatkan kesempatan mengambil 3 titik gambar (masing-masing satu perbesaran gambar terbaik) atau satu titik sampel tetapi ada tiga skala perbesaran gambar yang terbaik).

    Pelanggan dapat mengambil gambar penampang melintang (Cross-Sectional images) atau gambar penampang permukaan (surface images) untuk bahan-bahan padat logam, plastik, membran, katalis, tepung/powder, dan lain lain.


    Analytical Scanning Electron Microscope (SEM-EDX JEOL JSM-6510LA)
    Sumber :http://labterpadu.undip.ac.id/scanning-electron-microscope-energy-dispersive-x-ray-sem-edx/

  • Pertemuan 16

    Assalamu'alaikum Wr.wb.

    Selamat datang kepada seluruh mahasiswa MK Teknik Laboratorium Hortikultura semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT.

    Jadwal kita hari ini adalah Ujian Akhir Semester (UAS)

Show sidebars
Slot Depo Dana 5k
Depo Dana 5k
Hokivip
Slot Depo Dana
heylink.me/hokivip-2025