Weekly outline

  • General

    • PETA MATERI File 284.5KB Image (PNG)
  • Pertemuan 1

    • Kontrak Perkuliahan File 295.8KB PDF document
  • Pertemuan 2

    • slide File 286.8KB PDF document
  • Pertemuan 3

    • slide File 707.8KB Powerpoint 2007 presentation
  • Pertemuan 4

    • slide File 419.7KB PDF document
  • Pertemuan 5

    • slide File 419.7KB PDF document
  • Pertemuan 6

    • slide KUIS 1 File 850KB Powerpoint presentation
  • Pertemuan 7: Sistem Pengendalian Intern

    Salam pembelajar,

    Semoga senantiasa sehat dan semangat dalam belajar ya....

    Pada kesempatan ini kita akan mempelajari tentang Sistem Pengendalian Intern.

    Dalam suatu organisasi, sistem pengendalian intern memiliki peranan yang sangat penting dalam menjaga aset perusahaan, menjamin keandalan informasi akuntansi, meningkatkan efisiensi operasional, serta memastikan bahwa seluruh kegiatan organisasi telah dilaksanakan sesuai dengan kebijakan dan peraturan yang berlaku. Pengendalian intern menjadi salah satu komponen penting dalam sistem akuntansi karena membantu mencegah terjadinya kesalahan, kecurangan, penyalahgunaan aset, dan berbagai risiko operasional lainnya.

    Sistem pengendalian intern mencakup berbagai unsur, seperti lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta kegiatan pemantauan. Penerapan pengendalian intern yang efektif akan membantu organisasi mencapai tujuan operasional, pelaporan, dan kepatuhan secara lebih optimal.

    Perkembangan teknologi informasi juga memengaruhi penerapan pengendalian intern, terutama dalam penggunaan sistem berbasis komputer, keamanan data, pengendalian akses, dan perlindungan informasi digital. Oleh karena itu, pemahaman mengenai sistem pengendalian intern sangat penting untuk mendukung efektivitas organisasi dan meningkatkan kualitas informasi akuntansi.

    Capaian pembelajaran yang diharapkan setelah Anda mempelajari materi ini adalah Anda mampu untuk:

    1. Mengidentifikasi konsep dan tujuan sistem pengendalian intern dalam organisasi.

    2. Menjelaskan pentingnya pengendalian intern dalam menjaga aset dan menjamin keandalan informasi akuntansi.

    3. Mengidentifikasi unsur-unsur sistem pengendalian intern yang diterapkan dalam organisasi.

    4. Menjelaskan komponen pengendalian intern yang meliputi lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan.

    5. Menganalisis peran pemisahan tugas, otorisasi, dokumentasi, dan pengawasan dalam mendukung efektivitas pengendalian intern.

    6. Menjelaskan hubungan antara sistem pengendalian intern dan sistem akuntansi dalam menghasilkan informasi yang andal.

    7. Mengevaluasi efektivitas sistem pengendalian intern dalam mencegah kesalahan, kecurangan, dan penyalahgunaan aset.

    8. Menganalisis risiko yang dapat memengaruhi pencapaian tujuan organisasi serta upaya pengendaliannya.

    9. Menjelaskan pengaruh perkembangan teknologi informasi terhadap penerapan pengendalian intern dalam organisasi.

    10. Menganalisis berbagai permasalahan dalam sistem pengendalian intern dan memberikan alternatif solusi untuk meningkatkan efektivitas pengendalian.

    Selamat belajar dan semoga materi Sistem Pengendalian Intern dapat membantu Anda memahami pentingnya pengendalian dalam menjaga aset organisasi, meningkatkan keandalan informasi akuntansi, serta mendukung efektivitas dan efisiensi kegiatan organisasi.

  • Pertemuan 8: Sistem Penjualan & Penerimaan Kas

    Salam pembelajar,

    Semoga senantiasa sehat dan semangat dalam belajar ya....

    Pada kesempatan ini kita akan mempelajari tentang Sistem Penjualan dan Penerimaan Kas.

    Dalam suatu organisasi, sistem penjualan dan penerimaan kas memiliki peranan yang sangat penting karena berkaitan langsung dengan aktivitas utama perusahaan dalam menghasilkan pendapatan. Sistem ini mengatur seluruh proses mulai dari penerimaan pesanan pelanggan, pengiriman barang atau jasa, penagihan, hingga penerimaan pembayaran dari pelanggan.

    Penerapan sistem penjualan dan penerimaan kas yang baik sangat diperlukan untuk menjamin bahwa seluruh transaksi penjualan dicatat secara akurat, penerimaan kas dapat diamankan, serta informasi yang dihasilkan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan manajemen. Selain itu, sistem ini juga berfungsi untuk mencegah terjadinya kesalahan pencatatan, kehilangan kas, maupun kecurangan dalam proses penjualan dan penerimaan kas.

    Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perusahaan untuk menggunakan sistem penjualan dan penerimaan kas yang terkomputerisasi, sehingga proses transaksi dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan terintegrasi dengan fungsi-fungsi lainnya dalam organisasi. Oleh karena itu, pemahaman mengenai sistem penjualan dan penerimaan kas sangat penting dalam mendukung efektivitas operasional dan pengendalian internal perusahaan.

    Capaian pembelajaran yang diharapkan setelah Anda mempelajari materi ini adalah Anda mampu untuk:

    1. Mengidentifikasi konsep dan tujuan sistem penjualan dan penerimaan kas dalam organisasi.

    2. Menjelaskan prosedur penjualan tunai dan penjualan kredit yang diterapkan dalam perusahaan.

    3. Mengidentifikasi fungsi-fungsi yang terlibat dalam sistem penjualan dan penerimaan kas.

    4. Menjelaskan dokumen, formulir, dan catatan akuntansi yang digunakan dalam sistem penjualan dan penerimaan kas.

    5. Menganalisis alur dokumen dan prosedur transaksi dalam sistem penjualan dan penerimaan kas.

    6. Menjelaskan peran pengendalian internal dalam sistem penjualan dan penerimaan kas untuk melindungi aset perusahaan.

    7. Mengevaluasi efektivitas pemisahan tugas, otorisasi, dan dokumentasi dalam sistem penjualan dan penerimaan kas.

    8. Menganalisis risiko yang dapat terjadi dalam proses penjualan dan penerimaan kas serta upaya pengendaliannya.

    9. Menjelaskan pengaruh teknologi informasi terhadap pelaksanaan sistem penjualan dan penerimaan kas.

    10. Menganalisis berbagai permasalahan dalam sistem penjualan dan penerimaan kas serta memberikan alternatif solusi untuk meningkatkan efektivitas dan keandalan sistem.

    Selamat belajar dan semoga materi Sistem Penjualan dan Penerimaan Kas dapat membantu Anda memahami proses penjualan dan penerimaan kas secara menyeluruh sehingga mampu mendukung pengendalian internal, menjaga keamanan aset perusahaan, dan menghasilkan informasi akuntansi yang andal.

  • Pertemuan 9: UTS

    Salam pembelajar,

    Pada pertemuan ini kita akan melakukan Ujian Tengah Semester.

  • Pertemuan 10: Sistem Pembelian dan Pengeluaran Kas

    Salam pembelajar,

    Semoga senantiasa sehat dan semangat dalam belajar ya....

    Pada kesempatan ini kita akan mempelajari tentang Sistem Pembelian dan Pengeluaran Kas.

    Dalam suatu organisasi, sistem pembelian dan pengeluaran kas memiliki peranan yang sangat penting karena berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa serta pengeluaran dana perusahaan. Sistem ini mengatur seluruh proses mulai dari permintaan pembelian, pemilihan pemasok, pemesanan barang, penerimaan barang, pencatatan utang, hingga pelaksanaan pembayaran kepada pemasok.

    Penerapan sistem pembelian dan pengeluaran kas yang baik sangat diperlukan untuk memastikan bahwa seluruh transaksi pembelian dilakukan sesuai kebutuhan perusahaan, pengeluaran kas dilakukan secara sah dan terotorisasi, serta informasi yang dihasilkan dapat digunakan sebagai dasar pengendalian dan pengambilan keputusan manajemen. Selain itu, sistem ini juga berfungsi untuk mencegah terjadinya pemborosan, kesalahan pencatatan, kehilangan kas, maupun kecurangan dalam proses pembelian dan pembayaran.

    Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perusahaan untuk menerapkan sistem pembelian dan pengeluaran kas yang terkomputerisasi dan terintegrasi dengan fungsi persediaan, utang, dan keuangan. Dengan demikian, proses transaksi dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan efisien. Oleh karena itu, pemahaman mengenai sistem pembelian dan pengeluaran kas sangat penting dalam mendukung efektivitas operasional dan pengendalian internal perusahaan.

    Capaian pembelajaran yang diharapkan setelah Anda mempelajari materi ini adalah Anda mampu untuk:

    1. Mengidentifikasi konsep dan tujuan sistem pembelian dan pengeluaran kas dalam organisasi.

    2. Menjelaskan prosedur pembelian barang dan jasa serta proses pengeluaran kas yang diterapkan dalam perusahaan.

    3. Mengidentifikasi fungsi-fungsi yang terlibat dalam sistem pembelian dan pengeluaran kas.

    4. Menjelaskan dokumen, formulir, dan catatan akuntansi yang digunakan dalam sistem pembelian dan pengeluaran kas.

    5. Menganalisis alur dokumen dan prosedur transaksi dalam sistem pembelian dan pengeluaran kas.

    6. Menjelaskan peran pengendalian internal dalam sistem pembelian dan pengeluaran kas untuk melindungi aset perusahaan.

    7. Mengevaluasi efektivitas pemisahan tugas, otorisasi, dokumentasi, dan prosedur persetujuan dalam sistem pembelian dan pengeluaran kas.

    8. Menganalisis risiko yang dapat terjadi dalam proses pembelian dan pengeluaran kas serta upaya pengendaliannya.

    9. Menjelaskan pengaruh teknologi informasi terhadap pelaksanaan sistem pembelian dan pengeluaran kas.

    10. Menganalisis berbagai permasalahan dalam sistem pembelian dan pengeluaran kas serta memberikan alternatif solusi untuk meningkatkan efektivitas dan keandalan sistem.

    Selamat belajar dan semoga materi Sistem Pembelian dan Pengeluaran Kas dapat membantu Anda memahami proses pembelian dan pengeluaran kas secara menyeluruh sehingga mampu mendukung pengendalian internal, menjaga keamanan aset perusahaan, dan menghasilkan informasi akuntansi yang andal.

    • slide File 177.1KB PDF document
  • Pertemuan 11: Sistem Penggajian & Pengupahan

    Salam pembelajar,

    Semoga senantiasa sehat dan semangat dalam belajar ya....

    Pada kesempatan ini kita akan mempelajari tentang Sistem Penggajian dan Pengupahan.

    Dalam suatu organisasi, sistem penggajian dan pengupahan memiliki peranan yang sangat penting karena berkaitan langsung dengan pemberian kompensasi kepada karyawan atas pekerjaan yang telah dilakukan. Sistem ini mengatur seluruh proses mulai dari pencatatan waktu kerja, perhitungan gaji dan upah, pemotongan pajak dan kewajiban lainnya, hingga pembayaran kepada karyawan.

    Penerapan sistem penggajian dan pengupahan yang baik sangat diperlukan untuk memastikan bahwa pembayaran kepada karyawan dilakukan secara tepat jumlah, tepat waktu, dan sesuai dengan ketentuan perusahaan maupun peraturan yang berlaku. Selain itu, sistem ini juga berfungsi untuk mencegah terjadinya kesalahan perhitungan, pembayaran ganda, pegawai fiktif, maupun berbagai bentuk kecurangan yang dapat merugikan perusahaan.

    Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perusahaan untuk menerapkan sistem penggajian dan pengupahan yang terkomputerisasi dan terintegrasi dengan fungsi sumber daya manusia, keuangan, dan akuntansi. Dengan demikian, proses pengolahan data penggajian dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan efisien. Oleh karena itu, pemahaman mengenai sistem penggajian dan pengupahan sangat penting dalam mendukung efektivitas operasional dan pengendalian internal perusahaan.

    Capaian pembelajaran yang diharapkan setelah Anda mempelajari materi ini adalah Anda mampu untuk:

    1. Mengidentifikasi konsep dan tujuan sistem penggajian dan pengupahan dalam organisasi.

    2. Menjelaskan prosedur penggajian dan pengupahan yang diterapkan dalam perusahaan.

    3. Mengidentifikasi fungsi-fungsi yang terlibat dalam sistem penggajian dan pengupahan.

    4. Menjelaskan dokumen, formulir, dan catatan akuntansi yang digunakan dalam sistem penggajian dan pengupahan.

    5. Menganalisis alur dokumen dan prosedur transaksi dalam sistem penggajian dan pengupahan.

    6. Menjelaskan peran pengendalian internal dalam sistem penggajian dan pengupahan untuk melindungi aset perusahaan dan menjamin keakuratan pembayaran.

    7. Mengevaluasi efektivitas pemisahan tugas, otorisasi, pencatatan waktu kerja, dan prosedur pembayaran dalam sistem penggajian dan pengupahan.

    8. Menganalisis risiko yang dapat terjadi dalam proses penggajian dan pengupahan serta upaya pengendaliannya.

    9. Menjelaskan pengaruh teknologi informasi terhadap pelaksanaan sistem penggajian dan pengupahan.

    10. Menganalisis berbagai permasalahan dalam sistem penggajian dan pengupahan serta memberikan alternatif solusi untuk meningkatkan efektivitas dan keandalan sistem.

    Selamat belajar dan semoga materi Sistem Penggajian dan Pengupahan dapat membantu Anda memahami proses pengelolaan gaji dan upah secara menyeluruh sehingga mampu mendukung pengendalian internal, menjamin ketepatan pembayaran kepada karyawan, dan menghasilkan informasi akuntansi yang andal.

    • Slide File 55.9KB Powerpoint 2007 presentation
  • Pertemuan 12: Sistem Akuntansi Utang & Piutang

    Salam pembelajar,

    Semoga senantiasa sehat dan semangat dalam belajar ya....

    Pada kesempatan ini kita akan mempelajari tentang Sistem Akuntansi Utang dan Piutang.

    Dalam suatu organisasi, sistem akuntansi utang dan piutang memiliki peranan yang sangat penting karena berkaitan dengan pengelolaan kewajiban perusahaan kepada pemasok serta hak perusahaan untuk menagih pembayaran dari pelanggan. Sistem ini mengatur seluruh proses mulai dari pencatatan transaksi kredit, pengelolaan saldo utang dan piutang, penagihan, pembayaran, hingga pelaporan posisi utang dan piutang perusahaan.

    Penerapan sistem akuntansi utang dan piutang yang baik sangat diperlukan untuk memastikan bahwa seluruh transaksi dicatat secara akurat, kewajiban perusahaan dibayar tepat waktu, serta piutang pelanggan dapat ditagih dan dikendalikan secara efektif. Selain itu, sistem ini juga berfungsi untuk mencegah terjadinya kesalahan pencatatan, keterlambatan pembayaran, piutang tak tertagih, maupun berbagai bentuk kecurangan yang dapat merugikan perusahaan.

    Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perusahaan untuk menerapkan sistem akuntansi utang dan piutang yang terkomputerisasi dan terintegrasi dengan fungsi pembelian, penjualan, kas, dan pelaporan keuangan. Dengan demikian, proses pengelolaan utang dan piutang dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan efisien. Oleh karena itu, pemahaman mengenai sistem akuntansi utang dan piutang sangat penting dalam mendukung efektivitas operasional dan pengendalian internal perusahaan.

    Capaian pembelajaran yang diharapkan setelah Anda mempelajari materi ini adalah Anda mampu untuk:

    1. Mengidentifikasi konsep dan tujuan sistem akuntansi utang dan piutang dalam organisasi.

    2. Menjelaskan prosedur pencatatan, pengelolaan, dan pelunasan utang serta piutang yang diterapkan dalam perusahaan.

    3. Mengidentifikasi fungsi-fungsi yang terlibat dalam sistem akuntansi utang dan piutang.

    4. Menjelaskan dokumen, formulir, dan catatan akuntansi yang digunakan dalam sistem utang dan piutang.

    5. Menganalisis alur dokumen dan prosedur transaksi dalam sistem akuntansi utang dan piutang.

    6. Menjelaskan peran pengendalian internal dalam sistem utang dan piutang untuk menjaga keamanan aset dan keandalan informasi.

    7. Mengevaluasi efektivitas pemisahan tugas, otorisasi, pencatatan, dan prosedur penagihan maupun pembayaran dalam sistem utang dan piutang.

    8. Menganalisis risiko yang dapat terjadi dalam pengelolaan utang dan piutang, seperti keterlambatan pembayaran, piutang tak tertagih, dan kesalahan pencatatan serta upaya pengendaliannya.

    9. Menjelaskan pengaruh teknologi informasi terhadap pelaksanaan sistem akuntansi utang dan piutang.

    10. Menganalisis berbagai permasalahan dalam sistem akuntansi utang dan piutang serta memberikan alternatif solusi untuk meningkatkan efektivitas dan keandalan sistem.

    Selamat belajar dan semoga materi Sistem Akuntansi Utang dan Piutang dapat membantu Anda memahami proses pengelolaan kewajiban dan hak perusahaan secara menyeluruh sehingga mampu mendukung pengendalian internal, menjaga kelancaran arus kas, dan menghasilkan informasi akuntansi yang andal.

    • slide File 55.9KB Powerpoint 2007 presentation
  • Pertemuan 13: KUIS 2

    Salam pembelajar,

    KUIS 2
  • Pertemuan 14: Sistem Akuntansi Produksi & Persediaan

    Salam pembelajar,

    Semoga senantiasa sehat dan semangat dalam belajar ya....

    Pada kesempatan ini kita akan mempelajari tentang Sistem Akuntansi Produksi dan Persediaan.

    Dalam suatu organisasi, sistem akuntansi produksi dan persediaan memiliki peranan yang sangat penting karena berkaitan dengan pengelolaan bahan baku, barang dalam proses, barang jadi, serta aktivitas produksi yang dilakukan perusahaan. Sistem ini mengatur seluruh proses mulai dari perencanaan produksi, permintaan bahan baku, penggunaan bahan dalam proses produksi, pencatatan biaya produksi, hingga pengelolaan dan pelaporan persediaan.

    Penerapan sistem akuntansi produksi dan persediaan yang baik sangat diperlukan untuk memastikan bahwa proses produksi berjalan secara efisien, persediaan dapat dikendalikan dengan baik, serta informasi biaya dan persediaan yang dihasilkan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan manajemen. Selain itu, sistem ini juga berfungsi untuk mencegah terjadinya kehilangan persediaan, kesalahan pencatatan, pemborosan bahan baku, maupun gangguan dalam proses produksi yang dapat merugikan perusahaan.

    Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perusahaan untuk menerapkan sistem produksi dan persediaan yang terkomputerisasi dan terintegrasi dengan fungsi pembelian, produksi, gudang, dan akuntansi. Dengan demikian, proses pengendalian persediaan dan pencatatan produksi dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan efisien. Oleh karena itu, pemahaman mengenai sistem akuntansi produksi dan persediaan sangat penting dalam mendukung efektivitas operasional dan pengendalian internal perusahaan.

    Capaian pembelajaran yang diharapkan setelah Anda mempelajari materi ini adalah Anda mampu untuk:

    1. Mengidentifikasi konsep dan tujuan sistem akuntansi produksi dan persediaan dalam organisasi.

    2. Menjelaskan prosedur produksi dan pengelolaan persediaan yang diterapkan dalam perusahaan.

    3. Mengidentifikasi fungsi-fungsi yang terlibat dalam sistem produksi dan persediaan.

    4. Menjelaskan dokumen, formulir, dan catatan akuntansi yang digunakan dalam sistem produksi dan persediaan.

    5. Menganalisis alur dokumen dan prosedur transaksi dalam sistem akuntansi produksi dan persediaan.

    6. Menjelaskan peran pengendalian internal dalam sistem produksi dan persediaan untuk menjaga keamanan aset dan keandalan informasi.

    7. Mengevaluasi efektivitas pemisahan tugas, otorisasi, pencatatan, dan pengawasan persediaan dalam sistem produksi dan persediaan.

    8. Menganalisis risiko yang dapat terjadi dalam pengelolaan produksi dan persediaan, seperti kehilangan persediaan, kerusakan barang, kekurangan stok, dan kesalahan pencatatan serta upaya pengendaliannya.

    9. Menjelaskan pengaruh teknologi informasi terhadap pelaksanaan sistem akuntansi produksi dan persediaan.

    10. Menganalisis berbagai permasalahan dalam sistem produksi dan persediaan serta memberikan alternatif solusi untuk meningkatkan efektivitas dan keandalan sistem.

    Selamat belajar dan semoga materi Sistem Akuntansi Produksi dan Persediaan dapat membantu Anda memahami proses pengelolaan produksi dan persediaan secara menyeluruh sehingga mampu mendukung pengendalian internal, menjaga kelancaran proses operasional, dan menghasilkan informasi akuntansi yang andal.

    • slide File 779KB Powerpoint 2007 presentation
  • Pertemuan 15: Cloud Accounting

    Salam pembelajar,

    Semoga senantiasa sehat dan semangat dalam belajar ya....

    Pada kesempatan ini kita akan mempelajari tentang Cloud Accounting.

    Dalam era digital, perkembangan teknologi informasi telah mendorong perubahan besar dalam praktik akuntansi. Salah satu inovasi yang banyak diterapkan oleh organisasi saat ini adalah Cloud Accounting, yaitu sistem akuntansi berbasis komputasi awan yang memungkinkan data dan aplikasi akuntansi disimpan serta diakses melalui internet. Dengan sistem ini, pengguna dapat mengakses informasi keuangan kapan saja dan di mana saja tanpa harus bergantung pada perangkat atau server lokal.

    Penerapan cloud accounting memberikan berbagai manfaat bagi organisasi, seperti kemudahan akses data secara real time, efisiensi biaya teknologi informasi, peningkatan kolaborasi antarbagian, serta kemudahan dalam penyimpanan dan pengolahan data. Selain itu, sistem ini memungkinkan integrasi dengan berbagai aplikasi bisnis lainnya sehingga proses akuntansi dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan efisien.

    Meskipun demikian, penggunaan cloud accounting juga menghadapi berbagai tantangan, seperti keamanan data, perlindungan privasi, ketergantungan pada koneksi internet, serta risiko gangguan sistem. Oleh karena itu, pemahaman mengenai cloud accounting sangat penting untuk mendukung transformasi digital dan meningkatkan kualitas sistem informasi akuntansi dalam organisasi.

    Capaian pembelajaran yang diharapkan setelah Anda mempelajari materi ini adalah Anda mampu untuk:

    1. Mengidentifikasi konsep dan karakteristik cloud accounting dalam sistem informasi akuntansi.

    2. Menjelaskan tujuan dan manfaat penerapan cloud accounting dalam organisasi.

    3. Membedakan sistem akuntansi konvensional dengan sistem akuntansi berbasis cloud.

    4. Menjelaskan komponen dan infrastruktur yang mendukung penerapan cloud accounting.

    5. Menganalisis proses pengolahan dan penyimpanan data akuntansi dalam lingkungan cloud.

    6. Menjelaskan peran cloud accounting dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan aksesibilitas informasi akuntansi.

    7. Menganalisis aspek keamanan data, pengendalian internal, dan perlindungan informasi dalam cloud accounting.

    8. Mengevaluasi manfaat dan risiko penerapan cloud accounting bagi organisasi.

    9. Menjelaskan integrasi cloud accounting dengan teknologi digital dan sistem informasi lainnya dalam organisasi.

    10. Menganalisis berbagai tantangan implementasi cloud accounting serta memberikan alternatif solusi untuk meningkatkan keandalan dan keamanan sistem.

    Selamat belajar dan semoga materi Cloud Accounting dapat membantu Anda memahami pemanfaatan teknologi komputasi awan dalam sistem akuntansi sehingga mampu mendukung transformasi digital, meningkatkan kualitas informasi, dan menghasilkan sistem akuntansi yang lebih efektif, efisien, serta responsif terhadap kebutuhan organisasi modern.

    • slide File 85.9KB Powerpoint 2007 presentation
  • Pertemuan 16: UJIAN AKHIR SEMESTER

    Salam pembelajar,

    Semoga masih tetap semangat ya...

    Minggu ini kita akan melaksanakan UJIAN AKHIR SEMESTER