Materi 4

Prinsip-prinsip dasar dalam kumpulan disiplin ilmu ini berkonsentrasi pada keberadaan kemanusiaan, baik sebagai entitas yang berbeda maupun sebagai komponen integral dari kerangka sosial yang lebih luas. Antropologi menyelidiki manusia melalui warisan budaya mereka, tradisi sejarah, dan evolusi biologis untuk mendapatkan wawasan tentang permadani identitas yang kaya, sedangkan sosiologi menganalisis dinamika hubungan interpersonal, struktur institusi sosial, dan perilaku kolektif yang membangun tatanan masyarakat. Sebaliknya, Psikologi Sosif berfungsi sebagai saluran antara bidang-bidang ini dengan mengeksplorasi bagaimana proses kognitif, respons emosional, dan tindakan individu dibentuk oleh pengaruh orang lain, sehingga menawarkan wawasan mendalam tentang motivasi dan persepsi manusia dalam konteks komunal.

Dalam domain otoritas, Politik dan Pemerintahan berfungsi sebagai mekanisme untuk orkestrasi kepentingan publik dan alokasi kekuasaan formal. Teori politik menggarisbawahi metodologi untuk memperoleh kekuasaan, seluk-beluk pengambilan keputusan, dan kebijakan yang mengatur kehidupan warga negara, sementara pemerintahan berkaitan dengan organisasi struktural dan proses administrasi negara dalam penegakan undang-undang. Interaksi antara pemahaman perilaku manusia (meliputi antropologi, sosiologi, dan psikologi) dan kerangka pemerintahan (mencakup politik dan pemerintahan) sangat penting untuk menumbuhkan tatanan sosial yang stabil, adil, dan demokratis.

3.1MB Dokumen PDF

Klik tautan Ilmu Sosial Terpadu.pdf untuk melihat berkas.