Mahasiswa semua silahkan masing-masing membuat tulisan tentang konsep Geografi Sejarah yang dirujuk dari berbagai sumber kemudian masing-masing mahasiswa saling memberi komentar.
Forum Diskusi
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Saya Irma Meiyanti, dengan NPM 2013033010. Terkait konsep geografi sejarah, saya mengambil pengertian yang dinyatakan oleh Butlin (1992), bahwa ”geografi sejarah” merupakan kajian geografis tentang masa lampau atau study of the geographies of past time. Kajian tersebut dilakukan melalui rekonstruksi imajinatif dalam suatu rentang waktu dengan menekankan pada pemahaman integratif terhadap dinamika kehidupan dalam suatu area. Adapun hal yang menjadi pusat perhatian dalam kajian geografi sejarah adalah fenomena atau proses keruangan yang menggambarkan dinamika keterkaitan antara manusia-lingkungan antara lain dalam hal memanfaatkan sumberdaya alam, membangun permukiman, mengembangkan kekuasaan, mengontrol teritori, dan sebagainya.
Sekian terima kasih, wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Nama: Zahrotun Nufus
NPM: 2013033054
Izin memberikan komentar mengenai materi Konsep Esensial Geografi Sejarah.
Jadi, sudut pandang ilmu geografi terhadap suatu gejala di permukaan bumi ini memerlukan sejumlah konsep-konsep dasar dan esensial yang saling berkaitan. Konsep esensial geografi yaitu konsep yang digunakan untuk memahami dan mempelajari fenomena perubahan alam dan aspek sosial. Menurut Suharyono dan Moch. Amien dalam buku berjudul Pengantar Filsafat Geografi (1994), 10 konsep esensial geografi adalah :
1. Konsep Lokasi, digunakan untuk mengkaji dimana posisi letak suatu objek geografi.
2. Konsep Jarak, ialah ruang yang menghubungkan antara dua buah objek atau lebih yang diukur berdasarkan satuan waktu atau satuan panjang.
3. Konsep Keterjangakauan, mengacu pada kemudahan untuk mencapai suatu objek yang dipengaruhi oleh kondisi geografis suatu wilayah.
4. Konsep Morfologi (Relief), mengkaji bentuk permukaan bumi yang berbeda-beda akibat proses alam atau tindakan manusia.
5. Konsep Aglomerasi, suatu pengelompokan berbagai aktivitas manusia dalam beradaptasi dengan lingkungannya.
6. Konsep Nilai Kegunaan, mengacu pada kelebihan yang dimiliki suatu tempat atau wilayah tertentu.
7. Konsep Pola, adalah konsep yang digunakan untuk melihat kecenderungan bentuk objek-objek geografi yang ada di permukaan bumi.
8. Konsep Diferensiasi Area, berkaitan dengan ciri khas suatu daerah yang tidak dimiliki oleh daerah lainnya
9. Konsep interaksi dan interdepedensi, Setiap wilayah tidak dapat memenuhi kebutuhannya sendiri, tetapi memerlukan hubungan dengan wilayah lain, sehingga memunculkan adanya hubungan timbal balik.
10. Konsep Keterkaitan Ruang, suatu wilayah dapat berkembang karena adanya hubungan dengan wilayah lain.
Sekian, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatu.
Nama : Rizkia Umi Hasanah
NPM : 2013033012
Izin memberikan kesimpulan terkait materi konsep geografi:
Konsep Geografi adalah unsur yang sangat penting dalam memahami fenomena dan peristiwa yang baik geografi dan sifat sosial. Penjelasan dari konsep geografi itu sendiri selalu dikaitkan dengan hubungan, tawaran, fungsi, bentuk, pola, dan terjadinya geografi. Terdapat 10 konsep geografi, diantaranya, yaitu:
1. Konsep Lokasi : merupakan tempat di mana keberadaan link ke sebuah objek di muka bumi. Oleh karena itu, jika kita berbicara secara umum, konsep lokasi dapat dibagi menjadi dua lokasi absolut dan lokasi relatif.
2. Konsep Jarak : Jarak antara lokasi tertentu sangat penting dalam geografi dan banyak aspek sangat ditentukan oleh jarak.
3. Konsep Aglomerasi: merupakan pengelompokan (aglomerasi) berbagai aktivitas manusia dalam beradaptasi dengan lingkungannya, seperti permukiman, aktivis pertanian, perdagangan, dan lain-lain.
4. Konsep keterjangkauan: yaitu dapat tidaknya atau mudah tidaknya suatu lokasi dijangkau dari lokasi lain. Keterjangkauan tergantung dari jarak yang ditempuh dan yang diukur dengan jarak fisik, biaya, dan waktu serta berbagai hambatan Medan.
5. Konsep Interaksi: yaitu hubungan timbal balik antara dua daerah atau lebih yang dapat menghasilkan fenomena baru, penampilan, dan masalah. Dalam interaksi, satu fenomena tergantung pada yang lain.
6. Konsep Diferensiasi Keruangan: Wilayah di permukaan bumi mempunyai kondisi fisik, sumber daya, dan manusia yang berbeda antara satu dan lainnya.
7. Konsep Nilai Penting: padda interaksi manusia dengan lingkungannya, diberikan suatu nilai penting pada aspek-aspek tertentu.
8. Konsep Keterpaduan/sintesis: Geografi merupakan ilmu sintesis, yaitu saling terkait antara fenomena-fenomena fisik dan manusia, yang mencirikan suatu wilayah, dengan corak keterpaduan atau sintesis tampak jelas pada kajian wilayah.
9. Konsep Morfologi: yaitu menggambarkan daratan muka bumi sebagai hasil pengangkatan atau penurunan wilayah melalui proses geologi yang lazimnya disertai erosi dan sedimentasi sehingga ada yang berbentuk pulau-pulau, daratan luas yang berpegunungan dengan lereng-lereng tererosi, lembahlembah, dan daratan aluvialnya.
10. Konsep Pola: berkaitan dengan susunan bentuk atau persebaran fenomena di permukaan bumi, baik fenomena yang bersifat alami (seperti aliran sungai, persebaran vegetasi, jenis tanah, dan curah hujan) maupun fenomena sosial budaya (misalnya permukiman, persebaran, mata pencarian, dan jenis perumahan tempat tinggal penduduk).
Sekian dari saya, mohon maaf bila terdapat kesalahan. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Syifa Farah Rifaini
NPM : 2013033020
Jadi dalam geografi sejarah terdapat sebuah konsep esensial geografi yang digunakan untuk memahami dan mempelajari fenomena perubahan alam dan aspek sosial. Konsep-konsep esensial tersebut terbagi menjadi 10 bagian, antara lain yaitu ;
1. Konsep Lokasi, digunakan untuk mengkaji dimana posisi letak suatu objek geografi
2. Konsep Jarak, ialah ruang yang menghubungkan antara dua buah objek atau lebih yang diukur berdasarkan satuan waktu atau satuan panjang.
3. Konsep Keterjangakauan, mengacu pada kemudahan untuk mencapai suatu objek yang dipengaruhi oleh kondisi geografis suatu wilayah.
4. Konsep Morfologi (Relief), Konsep yang mengkaji bentuk permukaan bumi yang berbeda-beda akibat proses alam atau tindakan manusia.
5. Konsep Aglomerasi, suatu pengelompokan berbagai aktivitas manusia dalam beradaptasi dengan lingkungannya.
6. Konsep Nilai Kegunaan, mengacu pada kelebihan yang dimiliki suatu tempat atau wilayah tertentu.
7. Konsep Pola, adalah konsep yang digunakan untuk melihat kecenderungan bentuk objek-objek geografi yang ada di permukaan bumi.
8. Konsep Diferensiasi Area, berkaitan dengan ciri khas suatu daerah yang tidak dimiliki oleh daerah lainnya
9. Konsep interaksi dan interdepedensi, Setiap wilayah tidak dapat memenuhi kebutuhannya sendiri, tetapi memerlukan hubungan dengan wilayah lain, sehingga memunculkan adanya hubungan timbal balik.
10. Konsep Keterkaitan Ruang merupakan suatu wilayah dapat berkembang karena adanya hubungan dengan wilayah lain
Sekian, wassalamualaikum wr. wb