Forum Diskusi

Forum Diskusi

Number of replies: 8

Mahasiswa semua silahkan berikan pendapat kalian tentang implementasi kurikulum KBK dan KTSP di jenjang SMA untuk mata pelajaran Sejarah

In reply to First post

Re: Forum Diskusi

Alfiani Rhamadani གིས-
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Izin memperkenalkan diri nama saya Alfiani Rhamadani dengan NPM 2013033043.

Implementasi kurikulum KBK dalam mata pelajaran sejarah di SMA yaitu adanya larangan terhadap buku- buku sejarah yang mengacu pada kurikulum tersebut oleh pemerintah melalui arahan menteri Pendidikan nasional Bambang Sudibyo. Pelarangan tersebut dinilai karena Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar pada mata pelajaran sejarah dalam kurikulum 2004 tidak sepenuhnya mencatat fakta perjalanan bangsa Indonesia. Karena Kurikulum ini ingin menghilangkan karakter anti komunis dalam materi pengajaran Sejarah yang dibangun oleh pemerintah Orde Baru. Dalam pengimplementasiannya di SMA, masih banyak guru sejarah
yang menempatkan dirinya sebagai satu-satunya orang yang berhak menyampaikan materi pelajaran. Potensi siswa, dengan pengalaman yang
dibawanya dari rumah dan pengalaman belajar sejarah pada kelas terdahulu
serta buku-buku pegangan yang dibawanya ke kelas, tidak dimanfaatkan oleh guru secara maksimal untuk mengembangkan materi pelajaran.
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

Rizky Pahlevi གིས-
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, izin memperkenalkan diri nama saya Rizky Pahlevi dengan NPM 2013033023. Izin menjawab ibu

Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) adalah seperangkat rencana dan pengaturan tentang kompetensi, hasil belajar yang harus dicapai siswa, penilaian, kegiataan belajar-mengajar, serta pemberdayaan sumber daya pendidikan dalam pengembangan kurikulum sekolah. Melalui Kurikulum Berbasis Kompetensi SMA diharapkan pengajaran sejarah mampu mengembangkan kompetensi siswa untuk berfikir secara kronologis dan memiliki pengetahuan tentang masa lampau yang dapat digunakan untuk memahami dan menjelaskan proses perkembangan dan perubahan masyarakat serta keragaman sosial budaya dalam rangka menemukan dan menumbuhkan jati diri bangsa ditengah-tengah kehidupan masyarakat dunia. Kurikulum ini diterapkan bukan sebagai upaya dalam memperbaiki kurikulum sebelumnya, tetapi disebabkan oleh situasi dan kebutuhan masyarakat yang menuntut tersedianya SDM yang unggul dan kompeten. Selama pelaksanaan uji coba kurikulum 2004, buku-buku sejarah yang mengacu pada kurikulum tersebut dilarang oleh pemerintah melalui arahan menteri Pendidikan nasional Bambang Sudibyo. Pelarangan tersebut dinilai karena Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar pada mata pelajaran sejarah dalam kurikulum 2004 tidak sepenuhnya mencatat fakta perjalanan bangsa Indonesia.

Diberlakukannya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) di dalam persekolahan kita sejak tahun 2006 memberi peluang kepada guru dan sekolah untuk mengembangkan materi pembelajaran yang sesuai dengan kepentingan, karakteristik sosial-budaya atau situasi dan kondisi setempat. Guru sejarah dan atau IPS di sekolah diberikan otonomi yang luas untuk mengembangkan materi pembelajaraan yang sesuai dengan situasi daerah setempat. Sementara untuk jenjang pendidikan SMA, sejarah hanya diberikan 2 (dua) jam mata pelajaran tiap minggu untuk peserta didik yang mengambil jurusan IPA dan 4 (empat) jam tiap minggu untuk peserta didik yang mengambil jurusan IPS.

Sekian jawaban dari saya, mohon maaf jika terdapat kesalahan.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

Lussy Safitri གིས-
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, izin memperkenalkan diri nama saya Lussy Safitri dengan NPM 2013033009, izin menjawab ibu.

Pada era reformasi visi kurikulum pendidikan sejarah yang bersifat antikomunis dihilangkan. Aksi protes menolak penghilangan antikomunis segera bermunculan dan mendapatkan dukungan parlemen dan pemerintah baru di bawah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pemerintah melalui Menteri Pendidikan Bambang Sudibyo membatalkan pemberlakuan kurikulum 2004 dan menggantinya dengan kurikulum 2006. Kedua kurikulum ini mempunyai dasar hukum yang sama, yakni UU No. 20 Tahun 2003 yang memasukan pendidikan sejarah sebagai bagian dari Ilmu Pengetahuan Sosial / IPS (pasal 37 ayat 1). Salah satu masalah dalam pengembangan kurikulum tahun 2004, adalah hilangnya kata PKI pada salah satu komponen materi dalam mata pelajaran sejarah yaitu Gerakan 30 September 1965. Masalah ini membuat keresahan ditingkat masyarakat maupun ditingkat elit. Hal ini, cepat diatasi oleh Menteri Bambang Sudibyo, meminta kepada Kejaksaan Agung untuk turun memeriksa buku-buku sejarah yang tidak mencantumkan kata PKI.

Pada Kurikulum 2006 posisi mata pelajaran sejarah berdiri sendiri masuk ke kelompok program pengajaran umum untuk kelas X SMA. Pada kelas XI hingga kelas XII jumlah jam mata pelajaran sejarah 2 jam per minggu. Bedanya pada tahun 1984 menggunakan sistem kredit dalam setiap semester, sedangkan tahun 1994 menggunakan sistem cawu. Dalam struktur kurikulum 2006 jumlah jam pelajaran sejarah berbeda dengan program yang berbeda. Kelas XI IPA siswa akan memperoleh jam sejarah 1 jam per minggu, untuk program/jurusan IPS mendapat 3 jam per minggu dan program bahasa 2 jam per minggu. Pemberian jam pelajaran sejarah seperti itu telah menimbulkan reaksi terutama dari para guru sejarah, karena dengan posisi pendidikan sejarah yang dibedakan antara kelas IPA dan lainnya menandakan bahwa pendidikan sejarah tidak dianggap penting dalam kurikulum 2006.
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

Mia Nurlita 2013033011 གིས-
assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh ibu,,
izin memperkenalkan diri ibu,,
Nama: Mia Nurlita
Npm: 2013033011
izin menjawab ibu,,

Dalam kurikulum berbasis kompetensi berupaya mengkondisikan setiap peserta yang diwujudkan dalam kebiasaan berpikir dan bertindak sehingga proses penyampaiannya harus bersifat kontekstual denga mempertimbangkan faktor kemampuan, lingkungan, sumber daya, norma intergrasi dan aplikasi berbagai kecakapan kinerja, dengan kata lain KBK berorientasi pada pendekatan kontruktivisme.
Sedangkan KTSP merupakan strategi pengembangan kurikulum untuk mewujudkan sekolah yang efektif, produktif, dan berprestasi. KTSP merupakan paradigma baru
pengembangan kurikulum, yang otonomi luas pada setiap satuan pendidikan, dan pelibatan pendidikan masyarakat dalam rangka mengefektifkan proses belajar-mengajar di sekolah. Otonomi diberikan agar setiap satuan pendidikan dan sekolah memiliki kelulusan dalam mengelola sumber daya, sumber dana, sumber belajar dan mengalokasikannya sesuai denganprioritas kebutuhan, serta lebih tanggap terhadap kebutuhan setempat.
pada dasarnya tidak ada perbedaan antara KBK dan KTSP, Kedua- duanya sama-sama menitikberatkan pada pencapaian standar kompetensi.

sekian ibu dari saya jika terdapat kesalahan saya mohon maaf ibu,, terima kasih banyak ibu,, wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh ibu..
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

Octari Tauvita གིས-
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Izin menjawab bu.

KBK untuk mata pelajaran sejarah menghilangkan karakter anti komunis dalam
materi nya yang dibangun oleh pemerintah Orde Baru. Maksudnya materi mengenai persitiwa kelam tersebut diajarkan kepada peserta didik. Melalui Kurikulum Berbasis Kompetensi diharapkan pengajaran sejarah mampu mengembangkan kompetensi siswa untuk berfikir secara kronologis dan memiliki pengetahuan tentang masa lampau yang dapat digunakan untuk memahami dan menjelaskan proses perkembangan dan perubahan masyarakat serta keragaman sosial budaya dalam rangka menemukan dan menumbuhkan jati diri bangsa ditengah-tengah kehidupan masyarakat dunia. Sedangkan dalam KTSP untuk mata pelajaran sejarah, guru diberikan otonomi yang luas untuk mengembangkan materi pembelajaraan yang sesuai dengan situasi daerah setempat. Masalah-masalah sosial kontemporer yang sedang dihadapi oleh para peserta didik dapat diangkat sebagai materi pembelajaran sejarah sebagai pengembangan dari materi dalam dokumen kurikulum.

Terima kasih. Mohon maaf jika terdapat kesalahan.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

RISKI RISMAWATI གིས-
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Saya Riski Rismawati dengan NPM 2013033029 izin menjawab pertanyaan mengenai implementasi kurikulum KBK dan KTSP di jenjang SMA untuk mata pelajaran Sejarah.

Kurikulum Berbasis Kompetensi (2004) , yang mana dalam pelaksanaannya sendiri pendidikan memiliki basis kompetensi yang menitikberatkan kepada pengembangan kemampuan untuk meningkatkan tugas-tugas yang disesuaikan dengan standar performansi yang telah ditetapkan sehingga pada akhirnya memiliki hasil yang dapat dirasakan oleh peserta didik itu sendiri, seperti penguasaan terhadap seperangkat kompetensi tertentu. Selain itu juga, pada masa reformasi terdapat Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (2006) atau KTSP yang dalam pelaksanaannya sendiri mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 24 tahun 2006 mengenai Pelaksanaan Standar Isi (SI) serta Standar Kompetensi Lulusan (SKL) yang ditetapkan oleh kepala sekolah, yang mana sebelumnya telah memperhatikan pertimbangan dari komite sekolah. Dalam pemberlakuannya sendiri kurikulum 2006 tersebut tidak ada intervensi dari Dinas Pendidikan maupun dari Departemen Pendidikan Nasional karena telah diserahkan sepenuhnya kepada sekolah.
Pada masa reformasi, kurikulum sejarah menempatkan mata pelajaran sejarah sendiri pada kelompok mata pelajaran wajib dan juga peminatan. Selain itu juga, pada masa reformasi kurikulum sejarah lebih banyak memberikan porsi kepada mata pelajaran sejarah dibandingkan dengan porsi pembelajaran pada kurikulum 2004. Dalam hal tersebut berarti bahwa mata pelajaran sejarah pada masa tersebut diberikan porsi yang lebih.

Sekian jawaban saya, mohon maaf apabila terdapat kesalahan
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

Murniyati . གིས-
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Saya Murniyati dengan NPM 2013033025, izin menjawab pertanyaan yang ibu berikan terkait Implementasi KBK (Kurikulum berbasis Kompetensi) dan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) di jenjang SMA pada mata pelajaran sejarah.


Dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) adalah kurikulum yang disusun berdasarkan atas elemen-elemen kompetensi yang dapat menghantarkan peserta didik untuk mencapai kompetensi utama, kompetensi pendukung dan kompetensi lain sebagai method of inquiry yang diharapkan. sedangkan,

Dalam Implementasi kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) adalah bagaimana menyampaikan pesan-pesan kurikulum kepada peserta didik untuk membentuk kompetensi mereka sesuai dengan karakteristik dan kemampuan masing-masing.

Pada jenjang SMA yang dimana implementasi kurikulum KBK dan KTSP untuk mata pelajaran sejarah dapat dilihat sebagai berikut:


Dalam pelaksanaan uji coba kurikulum 2004, buku-buku sejarah yang mengacu pada kurikulum tersebut dilarang oleh pemerintah melalui arahan menteri Pendidikan nasional Bambang Sudibyo. Pelarangan tersebut dinilai karena Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar pada mata pelajaran sejarah dalam kurikulum 2004 tidak sepenuhnya mencatat fakta perjalanan bangsa Indonesia (Batubara & Aman. 2019).

Sedangkan Kurikulum KTSP mata pelajaran sejarah khususnya, sejarah ditempatkan dalam rumpun ilmu-ilmu sosial untuk jenjang SMA/MA, sementara untuk SMK hanya ada di Kelas X. Mata Pelajaran sejarah telah diberikan pada tingkat pendidikan dasar sebagai bahan integral dari mata pelajaran IPS, sementara itu pada tingkat menengah mata pelajaran sejarah tela menjadi mata pelajaran sendiri (Arta, 2012).

Pada kurikulum 2006 atau KTSP materi sejarah adalah sebagai berikut.
(1) Mengandung nilai-nilai kepahlawanan, keteladanan, kepeloporan, patriotisme, nasionalisme, dan semangat pantang menyerah yang mendasari proses pembentukan watak dan kepribadian peserta didik.
(2) Memuat khasanah mengenai peradaban bangsa-bangsa termasuk peradaban bangsa Indonesia. Materi tersebut merupakan bahan pendidikan yang mendasar bagi proses pembentukan dan penciptaan peradaban bangsa indonesia dimasa depan.
(3) Menanamkan kesadaran persatuan dan persaudaraan serat solidaritas untu menjadi perekat bangsa dalam menghadapi ancaman disintegrasi bangsa.
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

Devi ayu lestari གིས-
Assalamualaikum Pak Buu izin menanggapi saya Devi Ayu Lestari npm 2013033005


Implementasi kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) adalah bagaimana menyampaikan pesan-pesan kurikulum kepada peserta didik untuk membentuk kompetensi mereka sesuai dengan karakteristik dan kemampuan masing-masing.Karakteristik Kurikulum Berbasis Kompetensi


KBK merupakan kurikulum yang menggunakan pendekatan kompetensi yang menekankan pada pemahaman, kemampuan atau kompetensi tertentu di sekolah, yang berkaitan dengan pekerjaan yang ada dimasyarakat.

Sekian jawaban saya kurang lebihnya saya mohon maaf wassalamu'alaikum