Diskusi Sesi 2

Diskusi Sesi 2

Jumlah balasan: 6

Pertanyaan, Jawaban, dan Sanggahan

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Sesi 2

oleh RISA.TRIVIDIA21 RISA.TRIVIDIA21 -
Nama : Risa trividia utari
Npm : 2113053244
Kelas : 2 H
Izin bertanya
Apakah dalam penilaian bisa dilakukan tanpa adanya suatu pengukuran?
Jika bisa berikan alasannya?
Dan berikan solusinya jika seorang pendidik gagal dalam mengevaluasi pembelajaran siswanya?
Sebagai balasan RISA.TRIVIDIA21 RISA.TRIVIDIA21

Re: Diskusi Sesi 2

oleh DANTI OKTARINA -
Nama : Danti Oktarina
NPM : 2113053223
Kelas : 2 H
Izin menjawab pertanyaan dari Risa,
Dari artikel yang saya baca Arikunto (1989) menyatakan bahwa mengukur lebih bersifat kuantitatif, sedangkan menilai lebih bersifat kualitatif. Namun secara umum orang hanya mengidentikkan kegiatan evaluasi sama dengan menilai, karena aktifitas mengukur sudah termasuk didalamnya. Jadi tidak mungkin melakukan penilaian tanpa didahului oleh kegiatan pengukuran.
Dalam kegiatan pembelajaran, evaluasi didahului oleh penilaian (assessment), sedangkan penilaian didahului oleh pengukuran. Dalam pengukuran, dilakukan kegiatan membandingkan hasil pengamatan dengan kriteria. Kemudian, hasil pengukuran ditafsirkan dan dideskripsikan dalam proses penilaian.
Solusi yang bisa diterapkan pendidik jika gagal dalam mengevaluasi pembelajaran yaitu dapat dengan meningkatkan berbagai hal :
- Pendidik harus menguasai materi pelajaran secara keseluruhan agar peserta didik lebih mudah dalam menangkap pelajaran.
- Pendidik harus lebih meningkatkan penguasaan terhadap kelasnya sehingga suasana kelas nyaman selama proses pembelajaran berlangsung.
- Pendidik sebaiknya menggunakan media-media pembelajaran yang menarik sesuai dengan materi agar peserta didik dapat mudah memahami pelajaran sehingga berpengaruh pada evaluasinya.
- Pendidik harus membuat persiapan mengajar dengan sebaik-baiknya, disiplin dalam mengatur waktu,karena hal ini juga berpengaruh dalam proses evaluasi pembelajaran yang dilakukan.
- Pendidik harus mengetahui setiap kemampuan yang dimiliki oleh peserta didiknya dalam menyerap pelajaran. Sebab setiap peserta didik memiliki kemampuan pemahaman yang berbeda-beda.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Sesi 2

oleh Ferisa Nuriasyifa Hasan -
Nama: Ferisa Nuriasyifa Hasan
NPM: 2113053123
Kelas: 2H

Izin bertanya, mengapa instrumen penilaian penting dalam pembelajaran? Lalu apa yang terjadi jika instrumen penilaian tersebut tidak digunakan oleh pendidik dalam sebuah penilaian?
Sebagai balasan Ferisa Nuriasyifa Hasan

Re: Diskusi Sesi 2

oleh Soviyani 2113053222 -
Nama : Soviyani
NPM : 2113053222
Kelas : 2H

Izin menjawab, karena instrumen penilaian berperan sebagai alat bantu untuk mengumpulkan data atau informasi yang berkaitan tentang peserta didik. Sebagai mana kita ketahui, saat melakukan suatu kegiatan tentunya kita memerlukan sebuah alat bantu. Instrumen penilaian inilah yang berperan sebagai alat bantu untuk mempermudah pengumpulan data dan informasi. Apabila tidak ada instrumen penilaian, maka sebuah pembelajaran tidak akan memiliki alat penilaian atau alat evaluasi untuk mengetahui seberapa jauh pencapaian hasil belajar para peserta didik. Sehingga pendidik akan sulit mengetahui sejauh mana capaian perstasi belajar peserta didik pada suatu pembelajaran.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Diskusi Sesi 2

oleh LUTFI.AQRABAH21 LUTFI.AQRABAH21 -
Nama : Lutfi Aqrabah
NPM : 2113053293
Kelas : 2H
Izin bertanya Dalam jenis-jenis penilaian, terdapat penilaian di luar sekolah. Pertanyaan nya penilaian di luar sekolah yang bagaimanakah yang digunakan di tingkat sekolah dasar?
Sebagai balasan LUTFI.AQRABAH21 LUTFI.AQRABAH21

Re: Diskusi Sesi 2

oleh YOSA ELVITA -
Nama: Yosa Elvita
NPM: 2113053154
Kelas: 2H

Izin menjawab Penilaian diluar sekolah yang dapat di terapkan yaitu:
1. Apa saja yang peserta didik lakukan dan bagaimana
pergaulannya di masyarakat tersebut.
Penilaian ini dilakukan agar supaya pendidik bisa menilai perilaku dan sikap peserta didik di luar sekolah, tujuan nya agar jika terjadi masalah suatu saat nanti, pendidik mampu menanganinya dengan cepat dan tepat.

2. Pergaulan peserta didik di sekolah apakah sama atau berbeda dengan pergaulan di luar sekolah.
Penilaian ini agar pendidik bisa memantau pergaulan peserta didik di luar sekolah, dan agar supaya bisa mengevaluasi sikap dan prilaku peserta didik tersebut, selain itu juga tujuannya agar jika terjadi penyimpanan pergaulan dan terjadinnya masalah terhadap peserta didik tersebut, sebagai pendidik mampu mengatasi nya.

Penilain diluar sekolah yang sudah dijelaskan tadi dapat memperoleh informasi dari dengan menanyakan kepada teman-teman nya, orang tuanya, saudarannya, bahkan bisa menanyakan kepada tetangganya. Karena ada beberapa peserta didik yang kesehariannya berbeda di lingkungan sekolah dan di lingkungan masyarakat. Sedangkan pendidik ingin benar-benar membuat peserta didiknya agar berguna di masyarakat. Oleh karenanya, pendidik tidak mau peserta didiknya menjadi sampah masyarakat, karena itulah diperlukannnya penilaian diluar sekolah agar bisa memantau peserta didik dan bisa mengubah sikap dan prilaku peserta didik kearah yang lebih baik lagi.