Berikan analisismu tentang jurnal tersebut, terlebih dahulu berikan identitas nama, npm dan kelas. Minimal 2 Paragraf. Terima Kasih
FORUM ANALISIS JURNAL
Nama : Hepy Wijayanti
NPM : 2111031064
Kelas : PKN A
Demokrasi Sebagai Wujud NIlai-Nilai Sila Keempat Pancasila Dalam Pemilihan Umum Daerah di Indonesia
Demokrasi merupakan hak untuk masyarakat dalam hak bermasyarakat atau bernegara. Nilai-nilai pada pancasila sila keempat dapat diimplementasikan pada Pilkada maupun Pemilu di Indonesia. Demokrasi membebaskan setiap warga negara untuk berpartisipasi dalam pemerintahan berdasarkan syarat yang berlaku. Indonesia merupakan negara hukum. oleh karena itu, dalam berbangsa dan bernegara memiliki pasal atau Undang-Undang yang melindunginya serta memberikan kepastian pelaksanaannya. Hal ini dapat dilihat dalam pemilihan umum maupun pilkada. pilkada memanglah sudah seharusnya memiliki aturan sendiri yang tetap menjunjung demokrasi sehingga menjamin asas kekeluargaan sebagai bentuk kepentingan bersama.
NPM : 2111031064
Kelas : PKN A
Demokrasi Sebagai Wujud NIlai-Nilai Sila Keempat Pancasila Dalam Pemilihan Umum Daerah di Indonesia
Demokrasi merupakan hak untuk masyarakat dalam hak bermasyarakat atau bernegara. Nilai-nilai pada pancasila sila keempat dapat diimplementasikan pada Pilkada maupun Pemilu di Indonesia. Demokrasi membebaskan setiap warga negara untuk berpartisipasi dalam pemerintahan berdasarkan syarat yang berlaku. Indonesia merupakan negara hukum. oleh karena itu, dalam berbangsa dan bernegara memiliki pasal atau Undang-Undang yang melindunginya serta memberikan kepastian pelaksanaannya. Hal ini dapat dilihat dalam pemilihan umum maupun pilkada. pilkada memanglah sudah seharusnya memiliki aturan sendiri yang tetap menjunjung demokrasi sehingga menjamin asas kekeluargaan sebagai bentuk kepentingan bersama.
Nilai diwujudkan dalam bentuk peraturan sebagai pedoman manusia dalam bertindak. Pancasila sebagai norma dan ideology bangsa menimbulkan kesadaran bahwa Pancasila mengandung nilai-nilai yang penyelenggaraan negara. Salah satunya adalah pemilu di sila ke-4."Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan". Pemilihan perwakilan dilakukan sebagai upaya perwujudan nilai kepentingan rakyat.
Pemilihan umum kepala daerah menjadi suatu jalan untuk mewujudkan pemerintahan yang demokratis. hal ini, bertujuan untuk menciptakan perwakilan atau pemimpin yang independen. secara luas, rakyat indonesia memahami bahwa pemilihan kepala daerah sebagai bentuk pengisian kekosongan jabatan politik maupun pemerintahan. Oleh karena itu penerapan nilai demokrasi sila keempat Pancasila digunakan untuk mencegah dampak buruk akibat kampanye oleh partai politik. Dengan masyarakat yang demokratis sudah tentunya menerima hasil dari pemilihan tersebut terlepas dari hal-hal buruk seperti kecurangan pemilu . Terlaksananya pemilihan umum daerah dapat dilihat pada UUD 1945 Pasal 22E ayat (1) Pemilihan umum dilaksanakan secara langsung umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil setiap lima tahun sekali.
Ditinjau dari sudut historis yuridis pelaksanaan demokrasi di daerah mengalami banyak kontradiksi. Muncul banyaknya permasalahan yang ada di pilkada tersebut. Pilkada yang tidak sesuai dengan pancasila sila keempat yang berupa pelanggaran, kecurangan yang dilakukan oleh penyelenggara, peserta pilkada, dan tim pendukung, serta masyarakat dapat diberikan sanksi pidana yang telah di atur didalam Pasal 177, dan178 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur.
NAMA : SHAFA SALSABILA
NPM: 2111031057
KELAS: A
Demokrasi adalah bentuk pemerintahan di mana semua warga negaranya memiliki hak yang sama untuk pengambilan keputusan yang dapat
mengubah hidup mereka
hal ini berbanding terbalik dengan keputusan yang dibuat presiden mengenai pemilihan kepala daerah yang dipilih langsung oleh gubernur dan bupati, dann itu merupakan bentuk penyimpangan dari pancasila sila ke 4 yang tertera bahwa "Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan"
,dikarenakan nya pemilihan kepala daerah itu tidak bersifat transparansi dan sangat tertutup sehingga dapat menimbulkan banyaknya disintegrasi
disintergrasi itu sendiri adalah perpecahan yang disebabkan oleh bertolak belakang nya pendapat seseorang maupun kelompok,yang dapat memecah suatu kelompok bahkan bangsa itu sendiri
NPM: 2111031057
KELAS: A
Demokrasi adalah bentuk pemerintahan di mana semua warga negaranya memiliki hak yang sama untuk pengambilan keputusan yang dapat
mengubah hidup mereka
hal ini berbanding terbalik dengan keputusan yang dibuat presiden mengenai pemilihan kepala daerah yang dipilih langsung oleh gubernur dan bupati, dann itu merupakan bentuk penyimpangan dari pancasila sila ke 4 yang tertera bahwa "Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan"
,dikarenakan nya pemilihan kepala daerah itu tidak bersifat transparansi dan sangat tertutup sehingga dapat menimbulkan banyaknya disintegrasi
disintergrasi itu sendiri adalah perpecahan yang disebabkan oleh bertolak belakang nya pendapat seseorang maupun kelompok,yang dapat memecah suatu kelompok bahkan bangsa itu sendiri
Nama: Zahra Rabi'ulawali I.B.
NPM: 2161031002
Kelas: PKN A
Demokrasi Sebagai Wujud NIlai-Nilai Sila Keempat Pancasila Dalam Pemilihan Umum Daerah di Indonesia
Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education) merupakan pendidikan yang sangat penting di dalam mendidik karakter bangsa Indonesia untuk menjadi warga negara Indonesia yang kritis, aktif , demokratis dan beradab dimana mereka menyadari hak dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara serta kesiapan mereka menjadi bagian dari warga negara dunia (global society) di era modern saat ini. Kedua, Pendidikan Kewarganegaraan dapat menjadi sarana pertemuan
beragam nilai dan prinsip yang bersumber dari luar dan khazanah pemikiran dan nilai-nilai Indonesia, yang diorientasikan untuk melahirkan sebuah sintesis kreatif yang dibutuhkan oleh Indonesia sebagai sebuah negara demokrasi baru yang bersendikan pada Pancasila. Untuk menjadi sebuah negara yang matang berdemokrasi, demokrasi Indonesia dapat seiring dan sejalan dengan koridor penguatan wawasan kebangsaan yang berbasis pada empat konsensus dasar nasional Indonesia: Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika. Pendidikan Kewarganegaraan yang humanis-partisipatoris diharapkan mampu menjadi laboratorium bagi penyemaian prinsipprinsip demokrasi yang terintegrasikan dengan nilai-nilai keindonesiaan yang bersumber dari Pancasila sebagai dasar filosofis bangsa yang diharapkan dapat menjadi unsur utama pembentukan karakter nasional Indonesia
NPM: 2161031002
Kelas: PKN A
Demokrasi Sebagai Wujud NIlai-Nilai Sila Keempat Pancasila Dalam Pemilihan Umum Daerah di Indonesia
Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education) merupakan pendidikan yang sangat penting di dalam mendidik karakter bangsa Indonesia untuk menjadi warga negara Indonesia yang kritis, aktif , demokratis dan beradab dimana mereka menyadari hak dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara serta kesiapan mereka menjadi bagian dari warga negara dunia (global society) di era modern saat ini. Kedua, Pendidikan Kewarganegaraan dapat menjadi sarana pertemuan
beragam nilai dan prinsip yang bersumber dari luar dan khazanah pemikiran dan nilai-nilai Indonesia, yang diorientasikan untuk melahirkan sebuah sintesis kreatif yang dibutuhkan oleh Indonesia sebagai sebuah negara demokrasi baru yang bersendikan pada Pancasila. Untuk menjadi sebuah negara yang matang berdemokrasi, demokrasi Indonesia dapat seiring dan sejalan dengan koridor penguatan wawasan kebangsaan yang berbasis pada empat konsensus dasar nasional Indonesia: Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika. Pendidikan Kewarganegaraan yang humanis-partisipatoris diharapkan mampu menjadi laboratorium bagi penyemaian prinsipprinsip demokrasi yang terintegrasikan dengan nilai-nilai keindonesiaan yang bersumber dari Pancasila sebagai dasar filosofis bangsa yang diharapkan dapat menjadi unsur utama pembentukan karakter nasional Indonesia