ANALISIS KASUS

ANALISIS KASUS

Jumlah balasan: 5

GLOBALISASI IPTEK

Globalisasi tercipta setelah era perang dingin dimulai. Saat perang dingin, negara berlomba-lomba menciptakan suatu hal yang semakin memudahkan kehidupan dan semakin mutakhir seperti contohnya terlihat dari kemajuan sistem komunikasi dan teknologi yang pada akhirnya digunakan untuk menyebarkan segala sesuatu supaya mendunia dimulai dari media cetak sampai nirkabel. Globalisasi lalu menimbulkan banyak dampak karena perkembangannya yang semakin pesat lewat kemajuan teknologi dan komunikasi.

Pengaruh globalisasi pada identitas nasional ini meliputi 2 sisi, pengaruh positif dan negatif. Pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik, ekonomi, ideologi, sosial budaya dan lain-lain. Hal ini mempengaruhi kehidupan berbangsa dan bernegara rakyat Indonesia. Globalisasi pun telah merambah masuk dalam kehidupan bangsa Indonesia di segala sektor, yang nantinya berdampak pada budaya berpikir masyarakat Indonesia. Dampak dari globalisasi adalah terciptanya pasar internasional yang mampu meningkatkan kesempatan kerja dan peluang untuk mendirikan usaha. Dengan hal ini, kehidupan ekonomi masyarakat akan menjadi lebih baik dan lebih sejahtera.

Selain itu, dampak lainnya adalah semakin majunya ilmu pengetahuan di Indonesia lewat banyak sumber-sumber yang dapat diakses melalui internet dengan mudah, karena itu kita semakin mudah mendapatkan informasi dari luar negeri dan mampu ikut bersaing dengan negara lain.Mengikuti budaya kebarat-baratan yang cenderung menekankan etos kerja dan menekankan pada kedisiplinan juga menjadi dampak dari globalisasi yang menguntungkan.

Pengaruh lainnya yaitu batas-batas wilayah negara menjadi tidak terlihat. Batas-batas wilayah negara yang semula merupakan pedoman penting dalam perkembangan masyarakat kini menjadi kurang perhatian dan bahkan bisa saja tidak relevan. Kecenderungan ini menimbulkan peruhahan-perubahan didalam sikap serta perilaku sesuatu masyarakat atau bangsa. Perubahan tersebut terjadi karena orang atau masyarakat tersebut tidak mampu membendung pengaruh yang berasal dari kemajuan teknologi dan komunikasi.

Namun ternyata realita tidak seindah apa yang kita inginkan. Menurut saya penggambaran identitas nasional Indonesia sekarang tidak sama lagi seiring dengan berjalannya zaman. Pola pikir masyarakat sudah banyak berubah dan menurut saya sudah banyak terjadi penyimpangan terhadap identitas kita. Salah satunya adalah terhadap dasar negara kita, Pancasila.

Pada sila ke-1 terjadi kelemahan sistem pendidikan agama di negara ini yang terkadang mengunggulkan agamanya sendiri.Pada sila ke-2 sekarang ini banyak moral pemuda yang tidak memanusiakan manusia lain. Banyak sekali terjadi kasus penganiyayaan junior oleh senior, perkelahian antar teman yang berakibat kematian.Pada sila ke-3 sekarang semakin memudar. Karena oknum-oknum tertentu yang menginginkan haknya dipenuhi, mereka rela melakukan protes untuk menciptkakan negara baru dan lain sebagainya.Pada sila ke-4 yaitu mengenai kepemimpinan yang sekarang tidak demokratis. Pada sila ke-5 Selanjutnya mengenai keadilan, semakin tidak adilnya orang-orang beruang dengan rakyat miskin. Hal ini karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi.

Hal ini terjadi karena kita belum menanamkan jati diri kita atau identitas kita pada diri kita sendiri. Masyarakat Indonesia cenderung sering kehilangan arah dan sering "ikut-ikutan" saja. Namun apabila kita lihat tetangga kita, Jepang, yang sejak zaman restorasi --jauh sebelum globalisasi- selalu menanamkan pada diri mereka bahwa mereka adalah orang Jepang, mereka harus melakukan sesuatu untuk Jepang, mereka harus mejunjung tinggi nama Jepang, Jepang adalah tanah airku. Lain halnya dengan masyarakat Indonesia yang kebanyakan masih tidak paham akan keberadaan Indonesia sebagai tanah air yang seharusnya dijunjung tinggi. Hanya nyanyian "Tanah Airku" saja yang bisa dinyanyikan tapi tidak ada pemaknaan di dalam itu.

TULIS NAMA, NPM, KELAS, PRODI, JURUSAN DAN FAKULTAS NYA BARU SILAHKAN JAWAB TUGAS DIBAWAH INI

Analisis Soal

  1. Bagaimana pendapat dan sikap Anda terhadap sejumlah masalah dan tantangan yang saat ini sedang dihadapi oleh bangsa Indonesia? Apakah hal itu dapat menyebabkan disintegrasi bangsa Indonesia? Mengapa hal ini terjadi?
  2. Apa yang perlu dilakukan agar kebudayaan Indonesia sebagai pemersatu dibalik keberagaman dan pluralnya bangsa Indonesia?


Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: ANALISIS KASUS

Nama : atanasius billy mauritio pane
Npm : 2105101014
Prodi : Teknik Mesin
Kelas : D3 Teknik Mesin

No 1. Masalah yang saat ini sedang dihadapi bangsa Indonesia ialah terancam terjadi perpecahan akibat kondisi kurangnya toleransi diantara masyarakat yang multikultural. Sikap yang seharusnya saya lakukan adalah membangun rasa toleransi dan melebur dalam proses integrasi nasional
No 2. karena Indonesia diberikan anugerah dengan memiliki keberagaman adat istiadat, tradisi, dan budaya di berbagai daerah. Keberagaman ini harus dijaga kelestariannya sehingga dapat menjadi kekuatan untuk terus mempersatukan bangsa Indonesia
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: ANALISIS KASUS

oleh Rasyid Jaya Wardana -
Nama : Rasyid Jaya Wardana
Npm : 2105101011
Kelas : D3 Teknik Mesin 2021
Jurusan : Teknik Mesin
Fakultas : Teknik

Jawaban
1. (Mungkin saja) , karena globalisasi iptek membuat semua orang berubah dalam kehidupannya, tetapi masih ada orang yang dapat memfilter era globalisasi iptek agar dia tidak terlalu terjerumus ke dampak negatif dari globalisasi iptek. Akibat nya, jika kita terjerumus dalam dampak negatif maka batas batas wilayah tidak terlihat, karena batas batas wilayah yang semula merupakan pedoman penting dalam perkembangan masyarakat kini menjadi kurang perhatian dan bahkan bisa saja tidak relevan. Kita bisa mengambil contoh seperti negara jepang yang mempunyai rasa cinta tanah air jepang sehingga lagu jepang bukan nyanyian melainkan dapat mengalir ke dalam darah - tulang orang jepang.

2. Kita harus bisa memfilter pengaruh dari era globalisasi iptek agar tidak terjerumus ke dampak negatif, dan juga kita harus menjunjung tinggi negara indonesia, mempunyai rasa cinta tanah air, agar nyanyian "Tanah airku" tidak hanya sebuah lagu yang untuk di nyanyikan melainkan sudah mengalir dalam darah - tulang rakyat indonesia. Jadi, kita juga harus bisa mengambil bagian sisi positif dari globalisasi iptek untuk kemajuan indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: ANALISIS KASUS

oleh SURYA JONATHAN SAGALA SURYA JONATHAN SAGALA -
Nama Surya Jonathan Sagala
NPM2105101001
Prodi D3 Teknik Mesin


1.Bisa berpidah kapan saja ( integrasi dan disintegrasi) kita sebagi masyarakat yang beragam identitas harus tau saudara yang beda identitas dan bagaimana membuat mereka menjadi saudara seutuhnya. Faktor paling menonjol dari semua aspek perpecahan identitas (disintegrasi) adalah agama, kenapa hal tersebut, karena ini adalah pedoman hidup semua lini masyarakat yang sangat sensitif. Jadi lakukan sesuatu hal yang membuat masyarakat menjadi satu keluarga utuh yang menjadikan masyarakat yang intergrasi.

Jangan terlalu terpaku dengan dengan kejelekan identitas seseorang, tapi lebih baik mengatur strategi bagaiman Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang siap melangkah bersama-sama dengan tujuan menjadi bangsa yang kuat, pluralisme dan menjadi contoh bangsa yang kuat di tengah perbedaan.

Jadi ada kalanya menghadapi tantangan harus dengan berbagai sudut pandan di setiap identitas yang ada di Indonesia supaya tantangan tersebut bisa di lalui dengan kesepakatan bersama

2. Kebudayaan adalah salah satu identitas seseorang banyak persoalan yang berakar dari sini. Tapi apakah ini hambatan tentu TIDAK, kebudayaan adalah ciri suatu bangsa jika di kelola secara baik. Kebudayaan adalah wadah berekspresi bagi sebagian orang . Alangkah baiknya hal tersebut menjadi cara berkomunikasi antar kebudayaan di Indonesia. Seperti : pentas seni Nusantara yang di ikuti berbagai kebudayaan di Indonesia. Hal tersebut bisa mendorong masyarakat bahwa berbeda kebudayaan bukan Berarti tidak sepemikiran bisa jadi beda sudut pandang tapi satu tujuan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: ANALISIS KASUS

oleh JOSEPH.DEDEK.PARHUSIP21 JOSEPH.DEDEK.PARHUSIP21 -
Nama : Joseph dedek parhusip
Npm : 2105101003
Kelas: D3 teknik mesin

1.menurut saya iya karna masalah-masalah yang ada diatas merupakan penyebab utama disintegrasi nasional , hal ini terjadi karna setiap individu masyarakat indonesia belum menanamkan sikap nasionalisme dan menjunjung pancasila. buktinya masih banyak saja oknum- oknum yang ingin menang sendiri

2. yang perlu dilakukan seluruh individu masyrakat indonesia adalah saling menghargai keberagaman suku budaya ras dan agama yang ada di indonesia supaya terciptanya toleransi antar masyarakat dengan masyarakat lainnya. dengan seperti itu pasti indonesia bisa bersatu
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: ANALISIS KASUS

oleh Randika Adi Saputra Randika Adi Saputra -
NAMA : RANDIKA ADI SAPUTRA
NPM : 2105101007
KELAS : D3 TEKNIK MESIN
FAKULTAS : TEKNIK

1. Mungkin saja bisa terjadi disintegrasi, tetapi globalisasi iptek memiliki dampak positif yang berperan sangat besar terutama bagi ekonomi pasar berkembang, yang telah meningkatkan penggunaan pengetahuan dan teknologi asing yang tersedia untuk meningkatkan kapasitas inovasi dan pertumbuhan produktivitas tenaga kerja mereka.
dan dampak negatif dari globalisasi iiptek adalah masuknya budaya budaya luar negeri yang masuk dengan sangat mudah, sehingga budaya dalam negeri akan luntur

2. Dengan mengingat dan menerapkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, kita bisa memperkokok persatuan dan kesatuan bangsa. Meski berbeda-beda suku, budaya, adat istiadat, bahasa daerah, kita merupakan saudara satu tanah air. dan selalu menerapkan dan mengigatkan isi pancasila ke 3 yaitu persatuan indonesia. dan kita menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dengan menghargai perbedaan satu sama lain atau menggunakan bahasa Indonesia dengan teman yang memiliki bahasa daerah berbeda.