Forum Diskusi

Forum Diskusi

Number of replies: 33

Apabila ada pertanyaan dari materi yang belum dipahami, silahkan bertanya dan saling memberi pendapat pada forum ini!

In reply to First post

Re: Forum Diskusi

ROFI.ALWAN21 ROFI.ALWAN21 གིས-
NAMA : ROFI ALWAN YAZID
NPM : 2113033028
izin bertanya bapak
apakah candi borobudur merupakan hasil akulturasi dari kebudayan megalitikum dan kebudayan agama hindu karena kalo kita lihat bentuk dari candi boeobudur sangat mirip dengan bentuk punden berundak ?
In reply to ROFI.ALWAN21 ROFI.ALWAN21

Re: Forum Diskusi

SATYA.DUTA21 SATYA.DUTA21 གིས-
Nama : Satya Duta Pratama
NPM : 2113033048

Izin menjawab pertanyaan saudara Rofi,
Candi borobudur merupakan salah satu contoh bentuk akulturasi antara unsur budaya hindu budha dan unsur budaya indonesia asli. Salah satu perpaduan tersebut adalah Punden Berundak-undak yang memiliki pola bangunan yang sama dengan Borobudur.
In reply to ROFI.ALWAN21 ROFI.ALWAN21

Re: Forum Diskusi

DIANDRA.ADELIA21 DIANDRA.ADELIA21 གིས-
Nama : Diandra Adelia
Npm : 2113033026

izin menjawab pertanyaan Rofi Alwan

Ketika pengaruh Hindu-Buddha masuk ke Indonesia, kebudayaan lama atau tradisi lokal masyarakatnya tidak lantas hilang. Dua kebudayaan tersebut berinteraksi sehingga melahirkan beberapa kebudayaan baru sebagai bentuk perpaduan atau terjadi proses akulturasi. Wujud akulturasi budaya lokal dengan Hindu-Buddha dapat dilihat dalam bentuk seni bangunan, seni ukir, karya sastra, ataupun kepercayaan. Candi Hindu maupun Buddha pada dasarnya merupakan perwujudan akulturasi budaya lokal dengan budaya India. Unsur-unsur Hindu-Buddha dapat dilihat dari bangunan yang megah, patung-patung perwujudan dewa, serta bagian-bagian candi dan stupa. Sementara bentuk candi yang pada hakikatnya adalah punden berundak merupakan unsur budaya lokal.
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

Evrika.Liana21 Evrika.Liana21 གིས-
Nama:evrika Liana
Npm:2113033002
Izin bertanya
Mengapa pada zaman megalitikum banyak bermunculan bangunan-bangunan yang besar?
In reply to Evrika.Liana21 Evrika.Liana21

Re: Forum Diskusi

ayu.setiawati21 ayu.setiawati21 གིས-
Nama : Ayu Setiawati
Npm : 2113033020
Izin menjawab pertanyaan dari saudari Evrika Liana,
Peninggalan zaman megalitikum dan fungsinya memiliki peran penting dalam masa prasejarah. Sebagai bagian dari salah satu klasifikasi masa prasejarah, di zaman tersebut terdapat beberapa peninggalan berupa batu-batu besar yang dijadikan sebagai hasil kebudayaannya.

Fungsi hasil kebudayaan berupa alat dari batu ini diklaim sebagai media atau tempat beribadah dan mengenang nenek moyang dalam sistem kepercayaan animisme dan dinamisme.

Punden Berundak-undak

Peninggalan budaya zaman Megalitikum ini berupa bangunan bertingkat, terdiri atas tumpukan batu. Bentuknya yang tinggi ini membuat bangunan ini memiliki tanjakan-tanjakan kecil yang bahannya dari batu.

Diduga, pada zaman dahulu tingkatan teratas punden berundak-undak adalah tempat yang paling suci dan digunakan sebagai tempat memuja roh pendahulu. Bukan hanya dugaan tersebut, bentuk batu bertumpuk ini juga diklaim sebagai asal-usul penciptaan bangunan candi seiring perkembangannya.
In reply to Evrika.Liana21 Evrika.Liana21

Re: Forum Diskusi

Anisa Siba anisasiba21 གིས-
Nama: Anisa Siba Azzahra
NPM: 2113033024

Izin menjawab pertanyaan dari saudari evrika
Karena zaman megalitikum merupakan kebudayaan yang menghasikan bangunan monumental yang terbuat dari batu batu besar. bangunan megalitikum ini sebagai sarana untuk menghormati dan pemujaan terhadap roh nenek moyang.
In reply to Evrika.Liana21 Evrika.Liana21

Re: Forum Diskusi

DESTIANA SAPUTRI 2113033070 གིས-
Nama : Destiana Saputri
NPM : 2113033070

Izin menjawab pertanyaan dari Evrika Liana pak, Zaman megalitikum biasa disebut dengan zaman batu besar. Disebut zaman batu besar karena pada masa itu manusia menggunakan batu berukuran besar sebagai peralatan sehari-hari, dan bangunan yang terbentuk pun dari batu-batu besar. Itulah mengapa banyak bermunculan bangunan besar di zaman ini.
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

Verlin.Maharani21 Verlin.Maharani21 གིས-
Nama : Verlin Maharani
Npm : 2113033012

Izin bertanya,
Mengapa zaman megalitikum disebut masa pemuja roh nenek moyang?
In reply to Verlin.Maharani21 Verlin.Maharani21

Re: Forum Diskusi

Amanda.Fiska21 Amanda.Fiska21 གིས-
Nama: Amanda fiska delawati
NPM: 2113033010

izin menjawab pertanyaan verlin maharani
Pada zaman Megalithikum (Zaman Batu Besar ) di Indonesia, manusia purba telah mengenal suatu kepercayaan terhadap kekuatan gaib atau luar biasa diluar kekuatan manusia. Mereka percaya terhadap hal-hal yang menakutkan atau serba hebat. Selain itu mereka menyembah nenek moyangnya.
In reply to Amanda.Fiska21 Amanda.Fiska21

Re: Forum Diskusi

SUBHAN.AL21 SUBHAN.AL21 གིས-
Nama:Subhan Al Qodri
Npm:2113033072
Izin menambahkan jawaban pertanyaan dari saudari verlin maharani

Pada zaman Megalithikum (Zaman Batu Besar ) di Indonesia, manusia purba telah mengenal suatu kepercayaan terhadap kekuatan gaib atau luar biasa diluar kekuatan manusia. Mereka percaya terhadap hal-hal yang menakutkan atau serba hebat. Selain itu mereka menyembah nenek moyangnya. Kadang kala kalau melihat pohon besar, tinggi dan rimbun, manusia merasa ngeri. Manusia purba ini kemudian berkesimpulan bahwa kengerian itu disebabkan pohon itu ada mahluk halus yang menghuninya. Begitupun terhadap batu besar serta binatang besar yang menakutkan. Kekuatan alam yang besar seperti petir, topan, banjir dan gunung meletus dianggap menakutkan dan mengerikan sehingga mereka memujannya.
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

Shabrina Azzahra གིས-
Nama : Shabrina Azzahra
NPM : 2113033042

Izin Bertanya,

Apa saja hasil kebudayaan dari masa megalitikum?
In reply to Shabrina Azzahra

Re: Forum Diskusi

RIZKY.MAULANA21 RIZKY.MAULANA21 གིས-
Nama : Rizky Maulana Putra
NPM : 2113033050
Izin menjawab
Berikut adalah hasil kebudayaan zaman Megalitikum

1. Menhir
menhir ditemukan di daerah Sumatera Selatan dan Kalimantan. Benda ini berbentuk menyerupai tiang atau tugu dan bahannya terbuat dari batu. Pembangunannya dimaksud sebagai lambang peringatan kepada roh atau arwah nenek moyang.

2. Dolmen
Benda peninggalan kebudayaan yang satu ini berbentuk seperti meja dari batu besar. Permukaan atau bagian atasnya yang rata diduga dijadikan tempat menaruh roh, duduk ketua suku, dan tempat meletakkan persembahan. Bagian bawah batu datar tersebut, terdapat penyangga di bawahnya yang berjumlah empat buah.

3. Punden Berundak-undak
Diduga, pada zaman dahulu tingkatan teratas punden berundak-undak adalah tempat yang paling suci dan digunakan sebagai tempat memuja roh pendahulu. Bukan hanya dugaan tersebut, bentuk batu bertumpuk ini juga diklaim sebagai asal-usul penciptaan bangunan candi seiring perkembangannya.

4. Kubur Peti
Seperti namanya, benda ini berbentuk peti dan digunakan untuk menaruh jenazah seseorang. Batu yang dibuat dalam bentuk persegi panjang ini nantinya dikubur dan dipendam di dalam tanah setelah dimasukkan jenazah. Di Indonesia, benda ini pernah ditemukan di Kuningan, Jawa Barat.

5. Waruga
Fungsi peninggalan kebudayaan ini sama dengan kubur peti yang dijelaskan sebelumnya. Namun, pembedanya adalah bentuk bendanya. Waruga digambarkan berbentuk bulat atau kubus dan di atasnya terdapat atap yang terlihat seperti genteng rumah (segitiga).

6. Sarkofagus
Peninggalan ini masih sama fungsinya dengan kubur peti dan waruga. Namun, bentuknya lebih terkesan cekung atau diklaim menyerupai lesung. Lokasi penemuan hasil kebudayaan zaman Megalitikum yang satu ini adalah di daerah Bali.

7. Patung (Arca)
Seperti yang kita ketahui bahwa patung adalah penggambaran sesuatu makhluk dari bahan apapun. Terkait peninggalan kebudayaan Megalitikum ini, patung atau arca masih terbuat dari bahan batu.
Bentuk benda ini biasanya menyerupai binatang atau manusia. Sedangkan fungsinya, digunakan untuk simbol pemujaan serta lambang roh nenek moyang.
In reply to Shabrina Azzahra

Re: Forum Diskusi

DESTIANA SAPUTRI 2113033070 གིས-
Nama : Destiana Saputri
NPM : 2113033070

Izin menjawab pertanyaan dari Shabrina Azzahra pak,
Hasil kebudayaan pada zaman megalitikum meliputi:
1. Dolmen merupakan meja sesaji untuk menyembah nenek moyang yang terbuat dari batu.

2. Menhir merupakan sebuah tugu batu tegak yang biasanya ditaruh di tempat tertentu untuk memeringati orang-orang yang telah meninggal.

3. Punden berundak merupakan banguan yang disusun secara bertingkat.Punden berundak digunakan untuk melakukan pemujaan terhadap roh nenek moyang.

4. Waruga terbuat dari batu yang terbagi menjadi bagian atas dan bagian bawah. Bagian atas berbentuk segitiga dan menyerupai bubungan rumah, sedangkan bagian bawah berbentuk segi empat. Waruga terbuat dari batu yang terbagi menjadi bagian atas dan bagian bawah. Bagian atas berbentuk segitiga dan menyerupai bubungan rumah, sedangkan bagian bawah berbentuk segi empat. Bagian atas merupakan penutup kubur, sedangkan bagian bawah menjadi tempat penguburan jenazah.

5. Sarkofagus atau yang pada zaman sekarang dikenal dengan peti jenazah yang bentuknya menyerupai lesung dan umumnya memiliki penutup.

6. Kubur batu, benda ini digunakan untuk menyimpan jenazah. Umumnya kubur batu digunakan untuk menguburkan jenazah ketua atau pemimpin daerah setempat.
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

Nabila.Fauziah21 Nabila.Fauziah21 གིས-
Nama:Nabila Fauziah Aziz
Npm:2113033036

Izin bertanya pak,
Apakah yang dimaksud dengan tradisi megalitikum?
In reply to Nabila.Fauziah21 Nabila.Fauziah21

Re: Forum Diskusi

Okta.Mardalita21 Okta.Mardalita21 གིས-
Nama : Okta Mardalita
NPM : 2113033034


Izin menjawab pertanyaan nabila
Tradisi megalitik adalah suatu adat kebiasaan yang menghasilkan benda-benda atau bangunan dari batu yang berhubungan dengan upacara atau penguburan. Sebab, pendukung tradisi megalitik percaya bahwa arwah nenek moyang yang telah meninggal masih hidup di dunia arwah dan dapat memengaruhi kehidupan mereka.
In reply to Nabila.Fauziah21 Nabila.Fauziah21

Re: Forum Diskusi

MERLINDA 2113033038 གིས-
Nama:Merlinda
NPM:2113033038
Kelas B

Izin menjawab pertanyaan dari saudari Nabila
Tradisi megalitik juga dikenal sebagai kebudayaan megalitikum adalah bentuk-bentuk praktik kebudayaan yang dicirikan oleh pelibatan monumen atau struktur yang tersusun dari batu-batu besar (megalit) sebagai penciri utamanya.Di Nusantara banyak ditemukan tradisi kubur tempayan yang terkait dengan kultur megalitik.
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

NURUL.HASNA21 NURUL.HASNA21 གིས-
Nama : Nurul Hasna Azhari
Npm : 2113033032
Izin menjawab pertanyaan saudara Rofi Alwan

Candi Borobudur bisa dikatakan sebagai hasil akulturasi kebudayaan megalitikum sebab pada candi Borobudur menggunakan konsep peninggalan zaman megalitikum yaitu yg bernama punden berundak. punden berundak adalah bangunan yg berundak undak atau seperti tangga. dari teknik seperti itu maka di buatlah candi yg teknik nya sama dengan teknik peninggalan dari zaman megalitikum.
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

WAHYU AGIL PERMANA 2113033066 གིས-
Nama: Wahyu Agil Permana
NPM: 2113033066

Izin bertanya pak

Apa saja pembagian kehidupan sesuai bidangnya pada zaman megalithikum?
In reply to WAHYU AGIL PERMANA 2113033066

Re: Forum Diskusi

Sendi.Sanjaya21 2113033016 གིས-
Nama : Sendi Sanjaya
Npm : 2113033016

Izin menjawab pertanyaan dari Wahyu Agil Permana
Kehidupan pada zaman megalitikum ini dikatakan sudah mulai tertata dengan baik seperti hal tempat tinggal pada masa ini sudah mulai menetap dan tidak berpindah pindah, pada zaman megalitikum Telah mengenal pembagian kerja yakni laki laki pergi bertani dan berburu sedangkan perempuan memiliki pekerjaan memproduksi makanan ditempat mereka tinggal. Pada zaman ini pula telah dipilih salah satu orang yang mereka segani untuk menjadi pemimpin yang bertugas untuk melindungi sekelompok orang yang tinggal dikawasan mereka tersebut.
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

Hazelita.Syaikha21 Hazelita.Syaikha21 གིས-
Nama : Hazelita syaikha khayyira
Npm : 2113033058

izin bertanya
Mengapa megalitikum disebut sebagai kebudayaan bukannya zaman?
In reply to Hazelita.Syaikha21 Hazelita.Syaikha21

Re: Forum Diskusi

GHINA AFIFAH གིས-
Nama: Ghina Afifah
Npm: 2113033022

Izin menjawab pertanyaan dari saudari Hazelita Syaikha Khayyira

Megalitikum berasal dari kata mega yang berarti besar, dan lithos yang berarti batu. Zaman Megalitikum biasa disebut dengan zaman batu besar, karena pada zaman ini manusia sudah dapat membuat dan meningkatkan kebudayaan yang terbuat dan batu-batu besar. kebudayaan ini berkembang dari zaman Neolitikum sampai zaman perunggu.
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

vilia ariana 2113033046 གིས-
Nama : Vilia Ariana
Npm : 2113033046

Izin bertanya bapak
Mengapa hasil kebudayaan zaman megalitikum berkaitan dengan mistis?
In reply to vilia ariana 2113033046

Re: Forum Diskusi

SINDY.YULIASARI21 SINDY.YULIASARI21 གིས-
Nama : Sindy Yuliasari
NPM : 2113033008
Izin menjawab
Pada zaman Megalithikum ata zaman Batu Besar di Indonesia, manusia purba telah mengenal suatu kepercayaan terhadap kekuatan gaib atau luar biasa diluar kekuatan manusia. Selain memuja benda-benda dan binatang yang menakutkan dan dianggap gaib, manusia purba juga menyembah arwah leluhurnya.
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

ULFA.NOVITASARI21 ULFA.NOVITASARI21 གིས-
Nama : Ulfa Novitasari
NPM : 2113033040

Izin bertanya pak
Kehidupan pada zaman megalitikum sudah Mempunyai sistem Pemerintahan
Dalam bentuk kepala suku. Bagaimana sistem yang di maksud dan berikan contoh peraturan nya?
In reply to ULFA.NOVITASARI21 ULFA.NOVITASARI21

Re: Forum Diskusi

M.Fauzan Akbar 2113033054 གིས-
Nama : M.Fauzan Akbar
NPM : 2113033054

Izin menjawab pertanyaan dari Ulfa Novitasari Karena setiap kelompok harus ada yg memimpin, maka pada zaman megalitikum ini sudah ada pemimpin atau kepala suku yang bertanggung jawab atas anggotanya. Kepala suku bertugas untuk membagi tugas untuk anggotanya serta menjaga keharmonisan dalam kelompok tersebut. Apabila pemimpin atau kepala suku yang ada telah wafat maka biasanya akan diturunkan keturunannya atau melalui penunjukkan.
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

indah.mulyaning21 indah.mulyaning21 གིས-
nama : Indah mulyaning fajri
npm ; 2113033056
izin menjawab pertanyaan dari nabila fauziah
apa itu tradisi megalitikum
dalah suatu adat kebiasaan yang menghasilkan benda-benda atau bangunan dari batu yang berhubungan dengan upacara atau penguburan. Bagunan monumental yang dihasilkan biasanya berkaitan dengan usaha para ketua adat untuk menjaga harkat dan martabat mereka. Sebab, pendukung tradisi megalitik percaya bahwa arwah nenek moyang yang telah meninggal masih hidup di dunia arwah dan dapat memengaruhi kehidupan mereka.

Tradisi megalitik (juga dikenal sebagai "kebudayaan megalitikum") adalah bentuk-bentuk praktik kebudayaan yang dicirikan oleh pelibatan monumen atau struktur yang tersusun dari batu-batu besar (megalit) sebagai penciri utamanya
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

MUHAMMAD.SAHRUL21 MUHAMMAD.SAHRUL21 གིས-
Nama : Muhammad Sahrul Dwi Wantoro
NPM : 2113033030

Izin menjawab Bapak, pertanyaan dari Shabrina Azzahra
Apa saja hasil kebudayaan dari masa megalitikum, kebudayaan peninggalan masa Megalithikum dibagi atas dua, yang pertama hasil kebudayaannya dan kedua cara hidup dan pengolahan beberapa alat.
1. Hasil-hasil kebudayaan
- Dolmen
- Kubur Batu
- Arca
- Manik-manik
- Menhir
- Punden Berundak-undak
- Sarkofagus

2. Cara Hidup dan Kemampuan membuat alat
- Food Producing
- Tempat tinggal menetap
- Bercocok tanam
- Beternak
- Nelayan
- Membuat alat-alat dari gerabah
- Membuat Rumah Panggung
In reply to MUHAMMAD.SAHRUL21 MUHAMMAD.SAHRUL21

Re: Forum Diskusi

RAIHAN.S.MARTANTI RAIHAN.S.MARTANTI གིས-
Nama : Raihan Sita Martanti
Npm : 2113033014

Izin bertanya Pak
Apasaja yang menjadi ciri ciri bahwa bangunan/benda tersebut merupakan peninggalan pada masa megalihikum?
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

WAHYU FITIR RAHIM 2113033052 གིས-
Nama: Wahyu Fitir Rahim
Npm:2113033052

Izin menjawab pertanyaan dari saudari Evrika Liana,
karena pada zaman megalitikum dikenal sebagai zaman monumental dengan bangunan menggunakan batu-batu besar
Sebagai bagian dari salah satu klasifikasi masa prasejarah, di zaman tersebut terdapat beberapa peninggalan berupa batu-batu besar yang dijadikan sebagai hasil kebudayaannya