Forum Diskusi

Forum Diskusi

Jumlah balasan: 34

Apabila ada pertanyaan dari materi yang belum dipahami, silahkan bertanya dan saling memberi pendapat pada forum ini!

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh SATYA.DUTA21 SATYA.DUTA21 -
Nama : Satya Duta Pratama
NPM : 2113033048

Izin bertanya,
Adakah contoh tempat yang pernah menjadi tempat hunian nomaden manusia purba?
Sebagai balasan SATYA.DUTA21 SATYA.DUTA21

Re: Forum Diskusi

oleh SUBHAN.AL21 SUBHAN.AL21 -
Nama:Subhan Al Qodri
Npm:2113033072
Izin Menjawab Bapak Pertanyaan Dari Saudara Satya

Beberapa contoh lokasi yang menunjukkan pola hunian masyarakat nomaden adalah situs-situs purba di sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo (Sangiran, Sambungmacan, Trinil, Ngawi, dan Ngandong).
Sebagai balasan SUBHAN.AL21 SUBHAN.AL21

Re: Forum Diskusi

oleh Maratun.Saidah21 Maratun.Saidah21 -
Nama: maratun Saidah
Npm:2113033062
Izin menambahkan jawaban dari subhan
Situs-situs tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat nomaden cenderung menghuni lingkungan di pinggir sungai.

Mereka kemudian berlindung di bawah pohon-pohon besar. Sementara sebagian lainnya membuat atap dan sekat untuk beristirahat dari daun-daunan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh RIZKY.MAULANA21 RIZKY.MAULANA21 -
Nama : Rizky Maulana Putra
NPM : 2113033050
Izin bertanya
Kepercayaan seperti apa yg dianut manusia purba pada masa itu?
Terimakasih
Sebagai balasan RIZKY.MAULANA21 RIZKY.MAULANA21

Re: Forum Diskusi

oleh Nabila.Fauziah21 Nabila.Fauziah21 -
Nama:Nabila Fauziah Aziz
Npm:2113033036

Izin menjawab pertanyaan dari Rizky Maulana Putra pak,

Pada kepercayaan animisme, manusia purba percaya terhadap roh yang mendiami semua benda. Dan Dinamisme adalah kepercayaan bahwa segala sesuatu punya tenaga atau kekuatan yang dapat memengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha manusia. Mereka percaya terhadap kekuatan gaib dan kekuatan itu dapat menolong mereka.
Sebagai balasan RIZKY.MAULANA21 RIZKY.MAULANA21

Re: Forum Diskusi

oleh WAHYU AGIL PERMANA 2113033066 -
Nama: Wahyu Agil Permana
NPM: 2113033066

Izin menjawab pertanyaan saudara Rizky Maulana
Ada dua yaitu animisme dan dinamisme
Animisme manusia purba percaya terhadap roh yang mendiami semua benda. Dinamisme adalah kepercayaan bahwa segala sesuatu punya tenaga atau kekuatan yang dapat memengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha manusia.
Sebagai balasan RIZKY.MAULANA21 RIZKY.MAULANA21

Re: Forum Diskusi

oleh DESTIANA SAPUTRI 2113033070 -
Nama : Destiana Saputri
NPM : 2113033070

Izin menjawab pertanyaan dari Rizky maulana putra pak,
Ada dua kepercayaan yang dianut. yaitu Animisme manusia purba percaya ada roh yang mendiami semua benda.
Dan Dinamisme yaitu kepercayaan bahwa segala sesuatu punya tenaga atau kekuatan yang dapat memengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha manusia.
Sebagai balasan RIZKY.MAULANA21 RIZKY.MAULANA21

Re: Forum Diskusi

oleh Okta.Mardalita21 Okta.Mardalita21 -
Nama : Okta Mardalita
NPM : 2113033034


Izin menjawab pertanyaan Rizky Maulana Putra
Animisme
Kata animisme berasal dari bahasa Latin anima yang memiliki arti roh. Menurut buku Sejarah Asia Tenggara: Dari Masa Prasejarah sampai Kontemporer (2013) karya M.C Ricklefs, animisme adalah sistem kepercayaan yang memuja makhluk halus dan roh nenek moyang.
Karakteristik manusia purba yang menganut paham ini adalah mereka mereka yang selalu memohon perlindungan dan permintaan sesuatu kepada roh nenek moyang seperti kesehatan, kesuburan, keselamatan, dan lainnya.

Dinamisme
Secara harfiah, Dinamisme berasal dari bahasa Inggris dynamic yang berarti daya, kekuatan, dinamis. Dinamisme adalah kepercayaan terhadap benda-benda tertentu yang dianggap memiliki kekuatan supranatural seperti pohon besar dan batu besar.
Dalam buku Primitive Culture : Research into Development of Mythology, Philosophy, Religion, Language, Art, and Custom (1871) karya Edward B Tylor, dijelaskan unsur dinamisme manusia purba lahir dari ketergantungan manusia terhadap kekuatan lain yang berada di luar dirinya.
Manusia purba pada masa pra-aksara memiliki banyak keterbatasan sehingga mereka membutuhkan pertolongan dari benda-benda yang dianggap mampu memberi keselamatan.

Totemisme
Totemisme merupakan sistem kepercayaan yang menganggap bahwa hewan atau tumbuhan tertentu memiliki kekuatan supranatural untuk memberikan keselamatan atau malapetaka kepada penganutnya.
Manusia purba yang menganut kepercayaan Totemisme cenderung mengeramatkan hewan atau tumbuhan tertentu, sehingga mereka tidak diperbolehkan untuk mengonsumsi hewan dan tumbuhan tersebut.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh ayu.setiawati21 ayu.setiawati21 -
Nama : Ayu Setiawati
Npm : 2113033020

Izin bertanya,
Mengapa masyarakat awal pra-aksara memilih untuk hidup berpindah-pindah?
Sebagai balasan ayu.setiawati21 ayu.setiawati21

Re: Forum Diskusi

oleh Evrika.Liana21 Evrika.Liana21 -
Nama:evrika Liana
Npm:2113033002
Izin menjawab,
Karena mereka menggantungkan untuk makanannya langsung dari alam. Jika makanan di tempat 1 habis makan mereka akan berpindah tempat untuk mencari makanan yang lainnya.
Sebagai balasan Evrika.Liana21 Evrika.Liana21

Re: Forum Diskusi

oleh Sendi.Sanjaya21 2113033016 -
Nama : Sendi Sanjaya
Npm : 2113033016

Izin menambahkan jawabn dari evrika
Masyarakat awal pra aksara belum memiliki kemampuan untuk bercocok tanam dan mengolah makanan sehingga berpindah dari tempat satu ke tempat lainnya
Sebagai balasan ayu.setiawati21 ayu.setiawati21

Re: Forum Diskusi

oleh vilia ariana 2113033046 -
Nama : Vilia Ariana
Npm : 2113033046

Izin menjawab pertanyaan dari ayu setiawati, Penyebab manusia purba hidup berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain adalah karena kehidupan masyarakatnya masih sangat sederhana karena kemampuannya terbatas.Untuk bertahan hidup, manusia zaman praaksara mencari makan dengan cara berburu dan meramu
Sebagai balasan ayu.setiawati21 ayu.setiawati21

Re: Forum Diskusi

oleh DESTIANA SAPUTRI 2113033070 -
Nama : Destiana Saputri
NPM : 2113033070

Izin menjawab pertanyaan dari Ayu Setiawati pak, masyarakat pada masa awal pra aksara hidup berpindah-pindah karena mereka mengandalkan alam dan lingkungan sekitarnya. Mereka mencari makan dengan mengandalkan alam, jika disuatu tempat bahan makanannya telah habis, mereka berpindah mencari tempat lain yang mendapatkan makanan. Dan biasanya mereka bertempat tinggal di goa-goa ataupun di dekat aliran sungai.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Verlin.Maharani21 Verlin.Maharani21 -
Nama : Verlin Maharani
Npm : 2113033012

Izin bertanya,
Mengapa dilakukan periodisasi Prasejarah berdasarkan hasil kebudayaan masa praaksara?
Sebagai balasan Verlin.Maharani21 Verlin.Maharani21

Re: Forum Diskusi

oleh Amanda.Fiska21 Amanda.Fiska21 -
Nama: Amanda fiska delawati
NPM: 2113033010

Izin menjawab pertanyaan verlin maharani
Mengapa dilakukan periodisasi berdasarkan hasil kebudayaan masa praaksara?
Periodisasi dalam sejarah bertujuan untuk mempermudah pemahaman terhadap suatu peristiwa sejarah. Dalam buku Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia 1 (1973) karya R. Soekmono, berdasarkan hasil kebudayaan, periodisasi sejarah Indonesia masa Praaksara dibagi menjadi zaman batu dan zaman logam.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Shabrina Azzahra -
Nama : Shabrina Azzahra
NPM : 2113033042

Izin bertanya,

Bagaimana corak kehidupan manusia purba pada masa neolitikum?
Sebagai balasan Shabrina Azzahra

Re: Forum Diskusi

oleh SINDY.YULIASARI21 SINDY.YULIASARI21 -
Izin menjawab
Nama : sindy Yuliasari
Npm : 2113033008

Kehidupan manusia purba masa neolitikum
yaitu sudah mengenal bercocok tanam walaupun sangatlah sederhana. Kegiatan berburu pun masih biasa dilakukan. Pada masa ini manusia sudah mampu menghasilkan makanan sendiri yang disebut food producing. Pada masa ini juga sudah mulai mengenal adanya sistem perdagangan yaitu sistem tukar menukar barang atau yang kemudian dikenal sebagai barter, serta kehidupan sosial yang ditandai dengan adanya peraturan hidup bersama yang dibuat dalam suatu kelompok hidup.
Sebagai balasan Shabrina Azzahra

Re: Forum Diskusi

oleh ULFA.NOVITASARI21 ULFA.NOVITASARI21 -
Nama : Ulfa Novitasari
NPM : 2113033040

Izin menjawab pertanyaan sabrina azzahra
Bagaimana corak kehidupan manusia purba di masa neolitikum?
Pada zaman batu muda (neolitikum)
•kehidupan sosial : manusia purba sudah hidup menetap dan berkelompok
• kehidupan ekonomi : sudah mengenal bercocok tanam, bersawah, bergadang
•kepercayaan : manusia pada zaman ini menganut kepercayaan animisme dan dinamisme
• hasil kebudayaan : berupa kapak lonjong dan persegi
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Mas Ayu Soraya -
Nama: Mas Ayu Soraya
Npm: 2113033076
Izin menjawab pertanyaan dari Ayu Setiawati pak

Karena cara hidup mereka dengan berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain, penyebabnya adalah kehidupan masyarakatnya masih sangat sederhana karena kemampuannya terbatas. Manusia purba tidak punya kemampuan untuk menetap serta mengolah lahan untuk mendapatkan makanan. Untuk bertahan hidup mereka mencari makanan dengan cara berburu dan mengumpulkan makanan, setelah persediaan makanan habis mereka akan mengembara mencari tempat lain yang masih melimpah sumber daya alamnya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh NURUL.HASNA21 NURUL.HASNA21 -
Nama : Nurul Hasna Azhari
Npm : 2113033032
Izin menjawab pertanyaan Rizky Maulana, Kepercayaan seperti apa yang dianut Manusia purba, yaitu
1. kepercayaan Animisme : kepercayaan manusia purba terhadap roh nenek moyang yang telah mati.
2. kepercayaan dinamisme : keprcayaan bahwa benda memiliki kekuatan ghaib.
3. Kepercayaan totemisme : kepercayaan manusia purba terhadap hewan yang memiliki kekuan yang kuat dan besar dari pada manusia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Hazelita.Syaikha21 Hazelita.Syaikha21 -
Nama : Hazelita SYaikha KHayyira
Npm : 2113033058

izi menjawab dari pertanyaan shabrina azzahra

Revolusi kebudayaan yang paling tampak dari zaman neolitikum adalah pola hidup manusia yang awalnya berburu dan meramu (food gathering) berubah menjadi bercocok tanam (food producing). Kehidupan manusia yang sebelumnya nomaden juga berubah dengan menetap pada suatu wilayah.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh MERLINDA 2113033038 -
Nama:Merlinda
NPM:2113033038
Kelas B
Izin bertanya pak
jelaskan bagaimana keadaan lingkungan alam pada saat zaman praaksara?
Sebagai balasan MERLINDA 2113033038

Re: Forum Diskusi

oleh GHINA AFIFAH -
Nama: Ghina Afifah
Npm: 2113033022

Izin menjawab pertanyaan dari saudari Merlinda

Keadaan lingkungan alam masa praaksara yakni berburu dan mengumpulkan makanan masih liar dan berbahaya. Kehidupan masyarakat purba sangat sederhana terlihat dari peralatan yang digunakan dalam menunjang kehidupan mereka, yaitu peralatan dari batu yang masih kasar, mereka sangat tergantung pada alam.
Sebagai balasan MERLINDA 2113033038

Re: Forum Diskusi

oleh DIANDRA.ADELIA21 DIANDRA.ADELIA21 -
Nama : Diandra Adelia
NPM : 2113033026

izin menjawab pertanyaan dari Merlinda

Lingkungan merupakan fakor penentu manusia memilih tempat untuk hidup. Kehidupan masyarakat purba sangat sederhana terlihat dari peralatan yang digunakan dalam menunjang kehidupan mereka, yaitu peralatan dari batu yang masih kasar, mereka sangat tergantung pada alam. Oleh karena itu,manusia memperhatikan kondisi lingkungan dan penguasaan teknologi. Manusia selalu berusaha untuk menjadikan sesuatu menjadi lebih baik, terutama dalam hal tempat tinggal.Manusia mengenal tempat tinggal atau menetap semenjak masa Mesolithikum (batu tengah)atau masa berburu dan meramu tingkat lanjut. Setelah mengenal tempat tinggal, manusia mulai bercocok tanam dengan menggunakan alat-alat sederhana yang terbuat dari batu, tulang binatang atau pun kayu.
Sebagai balasan MERLINDA 2113033038

Re: Forum Diskusi

oleh RAIHAN.S.MARTANTI RAIHAN.S.MARTANTI -
Nama : Raihan Sita Martanti
Npm : 2113033014

Izin menjawab pertanyaan dari Merlinda.
Kondisi lingkungan alam pada masa Praaksara sangat dipengaruhi oleh kondisi iklim. Di Jawa, masa Plestosen berlangsung kurang lebih 3 juta-10.000 tahun yang lalu, dengan ditandai terjadinya fluktuasi suhu udara yang sangat drastis, yang mengakibatkan terjadinya zaman es (glasial) dan zamannya es mencair (interglasial). Kondisi ini mengakibatkan perubahan-perubahan pada jenis flora dan fauna yang hidup pada saat itu, serta perubahan bentuk-bentuk daratan di muka bumi ini. Flora dan fauna merupakan sumber bahan makanan yang sangat dibutuhkan manusia purba kala itu.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh RAEDHAN RIMANDRIE 2113033060 -
Nama: Raedhan Rimandrie
NPM: 2113033060
Kelas: B (Genap)

Izinkan saya untuk bertanya
didalam pertemuan kita kali ini

Bagaimana ilmuwan atau sejarawan bisa mengetahui wujud muka dari evolusi para manusia kera ??
Sebagai balasan RAEDHAN RIMANDRIE 2113033060

Re: Forum Diskusi

oleh M.Fauzan Akbar 2113033054 -
Nama : M.Fauzan Akbar
NPM : 2113033054

Izin menjawab pertanyaan dari saudara Raedhan Rimandrie
Karena para sejarawan telah menemukan fosil tengkorak kera yang mirip nenek moyang manusia berumur 3,8 juta tahun di Ethiopia. Prof. Haile-Selassie mengatakan spesimen ini merupakan contoh terbaik dari makhluk mirip kera yang dianggap jadi nenek moyang manusia yang diberi nama Australopithecus anamensis.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh indah.mulyaning21 indah.mulyaning21 -
nama : indah mulyaning f
2113033056
izin menjawab pertanyaan dari rizki maulana
sistem kepercayaan manusia purba.

1. Animisme

Manusia purba percaya setiap orang yang meninggal akan menjadi roh yang kemudian berpengaruh pada kehidupan di dunia. Pada kepercayaan animisme, manusia purba percaya terhadap roh yang mendiami semua benda. Mereka juga memercayai adanya roh di luar roh manusia yang dapat berbuat jahat dan berbuat baik. Roh-roh itu mendiami semua benda, misalnya danau, pohon, dan sebagainya.

2. Dinamisme

Dinamisme adalah kepercayaan bahwa segala sesuatu punya tenaga atau kekuatan yang dapat memengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha manusia. Mereka percaya terhadap kekuatan gaib dan kekuatan itu dapat menolong mereka. Kekuatan gaib itu terdapat di dalam benda-benda seperti keris, patung, gunung, pohon besar, dll. Untuk mendapatkan pertolongan kekuatan gaib tersebut, mereka melakukan upacara pemberian sesaji, atau ritual lainnya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh M.ALDI RAHMAN INDRA JAYA 2113033006 -
Assalamualikum wr.wb
Nama: M aaldi rahman indra jaya
Npm : 2113033006

Izin bertanya pak bagaimana keadaan lingkungan alam pada masa plestosen?
Sebagai balasan M.ALDI RAHMAN INDRA JAYA 2113033006

Re: Forum Diskusi

oleh DIMAS Faturrahman -
Nama: Dimas Faturrahman
NPM : 2113033078

Izin menjawab
Keadaan lingkungan alam pada masa pleistosen sangat tidak stabil, keadaannya terus berubah-ubah, iklim dan bentuk bumi masih terus bergerak berubah-ubah, dan permukaan air laut masih naik turun
Sebagai balasan DIMAS Faturrahman

Re: Forum Diskusi

oleh ANDINI.SHIRA21 2113033018 -
Nama: Andini Shira Putri
Npm:2113033018

Izin menambahkan bapakk

Keadaan alam pada kala Pleistosen dapat diketahui dari hasil penyelidikan terhadap tanah endapan seperti yang dilakukan di Rodersdof, dekat Berlin.

Dari penyelidikan tersebut, diketahui bahwa pada kala Pleistosen muka bumi sering mengalami perubahan oleh gerakan endogen dan eksogen atau oleh perubahan iklim
Sebagai balasan M.ALDI RAHMAN INDRA JAYA 2113033006

Re: Forum Diskusi

oleh Muhammad.Cahyadi21 Muhammad.Cahyadi21 -
Nama : Muhammad Cahyadi Nugroho
Npm : 2113033064

izin menjawan dari pertanyaan saudara M Aldi Rahman Indra Jaya
Pada zaman ini, kondisi bumi mulai membaik, tetapi keadaan alam masih tidak stabil. Iklim, bentuk fisik bumi, dan berbagai faktor alam lainnya masih terus berubah. Oleh karena itu, kehidupan manusia pada kala Pleistosen terpusat pada kegiatan mempertahankan diri di tengah-tengah alam yang penuh tantangan. Dengan kemampuan yang masih terbatas, manusia purba hidup dengan cara berburu dan meramu.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh MUHAMMAD.SAHRUL21 MUHAMMAD.SAHRUL21 -
Nama : Muhammad Sahrul Dwi Wantoro
NPM : 211303303

Izin menjawab Bapak, pertanyaan Rizky Maulana Putra
Kepercayaan seperti apa yag dianut manusia purba pada masa itu, pada dua kepercayaan pada masa purba yaitu kepercayaan dinamisme dan kepercayaan animisme, pada masa awal prasejarah manusia memiliki kepercayaan animisme dan pada tingkat selanjutnya berkembang kepercayaan dinamisme,
a. Kepercayaan animisme adalah suatu kepercayaan yang meyakini adanya roh atau makhluk halus. Manusia pada waktu itu mempercayai bahwa roh atau jiwa yang telah mendahului mereka itu selalu ada disekeliling manusia dan juga roh dianggap menjadi pelindung bagi manusia pada waktu itu. Masyarakat pada masa perundagian mempunyai kepercayaan dimana agar wilayahnya tetap subur mereka melakukan upacara untuk menjaga agar tanah pertaniannya tetap dalam kondisi subur mereka melakukan upacara yang melambangkan penghormatan, permintaan terhadap kesuburan tanah, dan kesejahteran masyarakat. Hewan seperti babi, kerbau, kuda, dan beberapa jenis unggas yang telah diperlihara untuk persediaan makanan dan untuk upacara adat.

b. Kepercayaan dinamisme adalah kepercayaan akan adanya kekuatan gaib yang terdapat pada benda-benda yang dianggap keramat atau memiliki kekuatan. Manusia pada waktu itu mempercayainya dan memuja pada benda-benda tertentu. Contohnya adanya kekuatan pada pohon, batu besar, gunung, gua, senjata dan jimat.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh WAHYU FITIR RAHIM 2113033052 -
Nama: Wahyu Fitir Rahim
Npm :2113033052

Izin menjawab pertanyaan saudara Rizky Maulana
Ada dua yaitu animisme dan dinamisme
Animisme manusia purba percaya terhadap roh yang mendiami semua benda
Dinamisme adalah kepercayaan bahwa segala sesuatu punya tenaga atau kekuatan yang dapat memengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha manusia.