Komentar

Komentar

Number of replies: 30

mahasiswa berikut ini kolom komentar untuk menangapi artikel pemeblajaran hari ini, semua mahasiswa wajib memberikan tanggapan terkait isi artikel sebagai nilai aktivitas pertemuan hari ini.

In reply to First post

Re: Komentar

Ismi Fadia གིས-
Assalamualaikum warahnatullahi wabarokatuh, Izin memperkenalkan diri
Nama : Ismi Fadia
NPM : 2115011026
Prodi : S1 Teknik Sipil
Izin memberikan tanggapan terkait artikel pada pertemuan ke-12 materi tentang Implementasi Pancasila Sebagai Sistem Etika.

1. Pancasila
Pancasila adalah pengantar falsafah bangsa Indonesia. Selain itu Pancasila sebagai pedoman kaidah petunjuk perilaku yang baik dan pemersatu pengetahuan hidup bangsa Indonesia. Selain itu Pancasila sebagai sistem etika harus dipatuhi oleh seluruh rakyat Indonesia. Pancasila menjadi pedoman peraturan bangsa Indonesia, selain itu ialah sistem hipotesis yang dirangkai untuk menaruh tuntutan serta pedoman pada masyarakat negara Indonesia dalam berpandangan dan berkepribadian. Maksudnya, manusia dituntut untuk mampu meningkatkan dimensi moralitas pada dirinya, sehingga memiliki kompetensi untuk menunjukkan sikap pengabdian dalam kehidupan sebagai warga negara Indonesia. Dengan harapan nenjadi masyarakat ilmiah-akademik pada akhirnya mampu mengambil keputusan yang komprehensif dengan menggunakan pertimbangan moralitas. Menurut Yudhyarta (2020) Etika Pancasila secara normatif bisa membentuk suatu tumpuan atas perbuatan benar, dan secara aturan dapat membentuksudut pandang tinjauan atas nilai dan kebiasaan yang bertumbuh padawarga negara.

Nilai-nilai yang tercantum pada Pancasila yaitu:
1. Nilai Dasar yaitu nilai yang berkarakter transendental serta tidak mampu di cermati oleh pemahaman manusia, tetapi pada kesaksiannya nilai berurusan dengan perilaku manusia.
2. Nilai Instrumen yaitu nilai yang sebagai panduan perwujudan dari nilai dasar. Isi nya belum bisa kasat mata sepenuhnya apabila tidak bisa menyusun serta mengukur atau kedudukan yang jelas.
3. Nilai Praktis, ialah penjelasan nilai sebelumnya dalam gerakan yang lebih berwujud maka begitu nilai ini ialah perwujudan secara kasat mata dari nilai sebelumnya. Erika Pancasila merupakan cabang ilmu filsafat yang diuraikan menurut nilai sila Pancasila untuk mengelolabudi pekerti kehidupan perilaku bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia. Menurut Dwi Yanto (2017) nilai sila Pancasila dalam dasarnya bukanlah merupakan suatu panduan pribadi yang berkepribadian berpegang teguh pada norma ataupun pragmatiste tapi merupakan suatu sistem nilai etika yang wajib dibariskan seterusnya dalam norma etika, moral, dan hukum dalam kehidupan kenegaraan dan kebangsaan.

2. Sistem
Sistem merupakan makna kepaduan yang mencakup materi serta benda yang dipertemukan untuk memudahkan aliran berita dan elemen untuk sampai suatu tujuan. Sistem nilai pada Pancasila merupakan suatu kepaduan nilai yang terdapat pada Pancasila yang silih bertautan antara yang lainnya, tidak dapat dibedakan ataupun dibedakan tempat lantaran saling bertautan antara yang lainnya. Nilai yang akan dijelaskan ialah :

1) Nilai Ketuhanan, yaitu suatu perilaku dapat dinilai baik jika tidak berbenturan dengan kaidah, nilai serta hukum Pencipta. Pikiran begitu secara pragmatis mampu secara kebenaran bahwa setiap perilaku yang meninggalkan kaidah, nilai, serta aturan Tuhan, apapun kaitannya dengan koneksi kasih sayang antar sesama, makamembuat
masalah muncul serta terjadinya pertengkaran. Dari nilai ini lah dapat disimpulkan yaitu agamis, toleransi, ketaatan, seraspiritualitas.
2). Nilai Kemanusiaan, yaitu suatu perilaku dinilai benar jika serasi sesuai nilai humanisme. Asas pokok pada nilai
manusiawi Pancasila merupakan kesamarataan serta ketata susilaan. Karena itu, suatu perilaku dinilai baik jika serasi dengan nilai manusiawi yang didasarkan pada konsep kesamarataan dan katata susilaan. Dari nilai manusiawi tersebut dapat melaksanakan kemanusiawian misalnya kerja sama, saling tolong menolong, dan penghargaan.
3). Nilai Persatuan, yaitu suatu perilaku dinilai benar jika mampu mempertahankan perhimpunan serta kepaduan. Sikap mementingkan diri dan egoisme ini lah contoh perilaku yang tidak baik. Dapat dilihat dari kegiatan sehari-hari. Akan tetapi apabila perilaku tersebut dapat membelah perhimpunan serta kepaduan maka berdasarkan pengetahuan etika Pancasila ini merupakan tidak baik.

3. Etika
Etika sendiri dilihat dari etimologi bahasanya yaitu bersumber dari kata “ethos” bersasal dari Bahasa Yunani dimana memiliki arti adat, karakter ataupun kepribadian. Etika ialah bidang yang menuturkan tentang bagaimana dan mengapa kita menerapkan suatu ajaran tertentu (bisa jadi terhadap norma-norma) serta bagaimana masyarakat berprilaku serta melaksanakan kewajiban dengan beragam ajaran moral.

Ada 2 macam etika, yaitu:
a. Etika Umum, yaitu etika yang digunakan untuk memperlihatkan asas-asas yang 
berdasar untuk setiap warga negara.
b. Etika Khusus, yaitu etika yang mempelajari asas-asas yang pada dalamnya terdapat hubungan dan beragam aspek aktivitas manusia,

Argumentasi: Menurut saya, sistem etika dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila sangat penting sekali karena sistem etika merupakan seperangkat nilai menyeluruh, yang saat ini masih menjadi tantangan kita untuk menjadikan Pancasila mengintegrasikan sistem etika dan tindakan dalam Pancasila. Seperti yang kita ketahui, di jaman ini, bangsa Indonesia mulai merasakan semakin memudarnya nilai-nilai luhur Keindonesiaan. Oleh sebab itu, diperlukan upaya secara maksimal untuk menjadikan Pancasila sebagai implementasi dan sistem tindakan dalam kehidupan sehari-hari.

Sekian tanggapan saya terkait materi di atas, mohon maaf bila terdapat kesalahan pak/bu.
Terimakasih,
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.
In reply to First post

Re: Komentar

RAFAEL.BINTANG.CAHYA.KUSUMA mas bintang གིས-
Izin memperkenalkan diri
Nama : Rafael Bintang Cahya Kusuma
NPM : 2155011006
Prodi : S1 Teknik Sipil
Izin memberikan tanggapan terkait artikel pada pertemuan ke 13

Pancasila sebagai sistem etika yakni etika dan etiket. 
Etika merupakan moral 
Etiket lebih kepada sopan santun dan adat istiadat.  
Contoh etika yaitu parkir sembarangan merupakan pelanggaran moral. Sedangkan contoh etiket yaitu tata cara dalam pergaulan.
nilai sila Pancasila hendak terintegrasi menjadi guiding principles atau kaidah penuntun bagi generasi muda dalam menhamparkan jiwa kepandaiannya.Etika Pancasila ini sangat diharapkan pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara karena tuntunan nilai-nilai moral yang di gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Pancasila dan etika ialah dua gambaran yang tidak boleh disisihkan lantaran isinya ialah suatu sistem yang menciptakan suatu kepaduan yang utuh serta bertautan antara dengan lainnya yang dijadikan panduan dalam kehidupan bermasyarakat.Implementasi Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentuk jika pemerintah serta masyarakat bisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara.
Dengan demikian pada etika Pancasila ini di dalamnya tercantum nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan. Kelima nilai tersebut menciptakan budi pekerti warga negara pada seluruh aspek kehidupannya.
Dengan begitu pula kesalahan dalam kehidupan bermasyarakat,misalnya penyelewengan atau penyalahgunaan kekuasaan dapat di hilangkan.

sekian trima kasih


In reply to First post

Re: Komentar

Nabira.202121 Nabira.202121 གིས-
Nama : Nabira
NPM : 2115011015
Kelas : B
Prodi : S1 Teknik Sipil

Assalamualaikum wr.wb
Izin menanggapi artikel di atas.

Pancasila sebagai sistem etika ialah moral yang bisa direalisasikan pada perbuatan yang dapat di lihat sehingga melibatkan banyak sekali aspek kehidupan. Dapat kita lihat bahwa di masa sekarang ini, masih banyak sekali warga negara yang tidak berasaskan Pancasila. Oleh karena itu, Tujuan Pancasila sebagai sistem Etika yaitu untuk melihat nilai apa saja yang tercantum pada isi Pancasila, sehingga Pancasila bisa menjadi sistem etika yang sangat kokoh. Di dalam etika Pancasila sendiri tercantum nilai sila Pancasila seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan. Dilihat berdasarkan sifatnya, nilai sila Pancasila yang ada ini tidak hanya bersifat keabsahan, tetapi pula realistsis dan penerapan. Apabila nilai sila Pancasila ini betul-betul dimengerti, tentu saja bisa memusnahkan tingkat kesenjangan dan kejahatan moral dalam aktivitas bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Adapun beberapa ancaman dinamika Pancasila sebagai sistem etika, yaitu :
1. Berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat.
2. Lunturnya wibawa pemerintahan.
3. Munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme.
4. Penegakan hukum yang tidak menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan.
5. Pemanfaatan pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk hal-hal negatif.

Pancasila dan etika merupakan dua hal yang tidak dapat disisihkan, karena isinya merupakan suatu sistem yang menciptakan kepaduan yang utuh serta saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya, yang kemudian dijadikan sebagai panduan dan pedoman dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Peran dan kedudukan Pancasila sebagai sistem etika yaitu sebagai arahan atau prinsip utama bagi warga negara untuk beraktivitas serasi dengan nilai-nilai Pancasila, yaitu nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Dimana kelima nilai tersebut dapat menciptakan budi pekerti pada diri warga negara, yang kemudian dapat diaplikasikan/direalisasikan dalam berbagai aspek kehidupannya. Pancasila sebagai sistem etika ini dapat terbentuk jika seluruh warga negara Indonesia bisa/mampu melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara.

Menurut saya makna bahwa Pancasila sebagai sistem etika memainkan peran yang sangat mendasar bagi bangsa Indonesia, tidak hanya tentang bagaimana Pancasila menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari tetapi diintegrasikan ke dalam prinsip-prinsip pedoman dalam pelaksanaan pemerintahan. Artinya aspek hukum dan perundang-undangan harus menggunakan landasan kebiasaan dalam masyarakat. Sehingga tercipta suatu aturan dan hukum yang berdasarkan kesetaraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Yang tidak akan lagi menjadi undang-undang atau peraturan yang berpihak pada kelompok atau golongan tertentu.
Terima kasih, Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to First post

Re: Komentar

Lenny Aditia Putri གིས-
Assalamualaikum wr. wb
Nama : Lenny Aditia Putri
NPM : 2115011014
Kelas : Pancasila B
Izin menanggapi artikel pada pertemuan 13
Artikel yang berjudul “IMPLEMENTASI PANCASILA SEBAGAI SISTEM ETIKA” membahas :
Pancasila sebagai sistem etika ialah moral yang bisa di realisasikan pada perbuatan yang dapat di lihat sehingga melibatkan banyak sekali aspek kehidupan. Dapat dilihat masa kini masih banyak sekali warga yang tidak berasaskan Pancasila. Tujuan Pancasila sebagai sistem Etika dengan melihat nilai apa saja yang tercantum pada isi Pancasila, maka dari itu Pancasila bisa menjadi sistem etika yang sangat kokoh.

Pancasila Sebagai Dasar Etika Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara
Menurut Christian Siregar (2014) Pancasila sebenarmya sebagai fondasi bersama bagi setiap komponen untuk menjadi bagian dari masyarakat Indonesia untuk beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari, baik secara pribadi ataupun bersosial.Oleh karena itu pada kaitannya menggunakan nilai etika ini lah yang tercantumpada pancasila adalah sekumpulan bidang yang di angkat berdasarkan prinsip nilai kehidupan dan berkembang dalam masyarakat. Pancasila harus diuraikan dalam suatu peraturan perundang-undangan yang kentara, hal itu secara nyata diuraikanpada tertib hukum Indonesia. Akan tetapi, pada perwujudannya pun membutuhkan suatu kebiasaan dan moral yang menjadi dasar pijak perwujudan tertib aturan di Indonesia.

Urgensi Pancasila sebagai Sistem Etika
Jika dilihat Pancasila sebagai sistem etika ini adapun masalah yang terjadi bagi bangsa Indonesia yakni
1. Pertama, banyaknya masalah penggelapan yang mewabah di negeri Indonesia sehingga akibatnya bisa melunturkan sendi-sendi kehidupan warga negara.
2. Kedua, masih terjadinya aksi pelaku terror atau terorisme yang menggunakan simbol kepercayaan sehingga dapat menghambat semangat toleransi dalam kehidupan antar umat beragama, budaya, golongan, mengancam disintegrasi bangsa dan persatuan.
3. Ketiga, masih banyaknya pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dalam kehidupan berbangsa.
4. Keempat, kesenjangan antara kelompok sosial masyarakat antara yang kaya dan miskin masih menandai kehidupan warga Indonesia sehingga tidak sama rata.
5. Kelima, ketidakadilan aturan yang masih terjadi pada proses peradilan di Indonesia, masih ada hukum yang tidak seimbang dan kadang melihat jabatan dan adanya kesenjangan antara miskin dan kaya.

Dari artikel tersebut dapat saya simpulkan bahwa Pancasila dan etika ialah dua gambaran yang tidak boleh disisihkan lantaran isinya ialah suatu sistem yang menciptakan suatu kepaduan yang utuh serta bertautan antara dengan lainnya yang dijadikan panduan dalam kehidupan bermasyarakat. Implementasi Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentuk jika pemerintah serta masyarakat bisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara. Pancasila sebagai sistem etika menggambarkan bahwa nilai sila Pancasila melaksanakan aktivitas kehidupan warga negara. Dengan demikian pada etika Pancasila ini di dalamnya tercantum nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan. Kelima nilai tersebut menciptakan budi pekerti warga negara pada seluruh aspek kehidupannya. Dengan begitu pula kesalahan dalam kehidupan bermasyarakat, misalnya penyelewengan (penyalahgunaan kekuasaan) dapat di hilangkan. Sebagai masyarakat Indonesia perilaku tidak boleh bertentangan dengan Pancasila dan harus bisa meninggikan nilai-nilai yang ada menjadi suatu hal yang lebih memberikan faedah kepada banyak orang.

Sekian tanggapan dari saya, saya ucapkan terima kasih.
Wassalamualaikum wr.wb
In reply to First post

Re: Komentar

Karunia Ari Hagana Tarigan གིས-
Nama : Karunia Ari Hagana Tarigan
NPM : 2115011075
Prodi : S1 Teknik Sipil

Saya akan memberikan tanggapan saya terhadap artikel pembelajaran pada hari ini. Pancasila sebagai sistem etika adalah moral yang bisa diaplikasikan melalui perbuatan yang dapat di lihat sehingga melibatkan banyak aspek kehidupan. Dapat kita lihat bahwa di zaman sekarang, masih banyak warga negara yang hidup tidak berasaskan Pancasila. Oleh karena itu, Tujuan Pancasila sebagai sistem Etika yaitu untuk melihat nilai apa saja yang tercantum pada isi Pancasila, sehingga Pancasila bisa menjadi sistem etika yang kokoh. Di dalam etika Pancasila sendiri tercantum nilai pada setiap sila Pancasila seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan. Dilihat berdasarkan sifatnya, nilai sila Pancasila yang ada ini tidak hanya bersifat keabsahan, tetapi pula realistsis dan penerapan. Apabila nilai sila Pancasila ini betul-betul dimengerti, tentu saja bisa memusnahkan tingkat kesenjangan dan kejahatan moral dalam aktivitas bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Beberapa ancaman dinamika Pancasila sebagai sistem etika, yaitu :
1). Berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat.
2). Lunturnya wibawa pemerintahan.
3). Munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme.
4). Penegakan hukum yang tidak menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan.
5). Pemanfaatan pengembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi untuk hal-hal negatif.

Pancasila dan etika merupakan dua hal yang tidak dapat disisihkan, karena isinya merupakan suatu sistem yang menciptakan kepaduan yang utuh serta saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya, yang kemudian dijadikan sebagai panduan dan pedoman dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Peran dan kedudukan Pancasila sebagai sistem etika yaitu sebagai arahan atau prinsip utama bagi warga negara untuk beraktivitas serasi dengan nilai-nilai Pancasila, yaitu nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Dimana kelima nilai tersebut dapat menciptakan budi pekerti pada diri warga negara, yang kemudian dapat diaplikasikan/direalisasikan dalam berbagai aspek kehidupannya. Pancasila sebagai sistem etika ini dapat terbentuk jika seluruh warga negara Indonesia bisa/mampu melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara.

Terimakasih .
In reply to First post

Re: Komentar

Nur Azizah གིས-
Nama : Nur Azizah
NPM : 2115011004
Prodi : S1 Teknik Sipil
Izin menggapi artikel
Pancasila sebagai sistem etika ialahmoral yang bisa di realisasikan pada perbuatan yang dapat di lihat sehingga melibatkan banyak sekali aspek kehidupan. Tujuan Pancasila sebagai sistem Etika dengan melihat nilai apa saja yang tercantum pada isi Pancasila, maka dari itu Pancasila bisa menjadi sistem etika yang sangat kokoh.

Pancasila menjadi pedoman peraturan bangsa Indonesia, selain itu Ialah system hipotesis yang dirangkai untuk menaruh tuntutan serta pedoman pada masyarakat negara Indonesia dalam
berpandangan dan berkepribadian. Maksudnya, manusia dituntut untuk mampu meningkatkan dimensi moralitras pada dirinya, sehingga memiliki kompetensi untuk menunjukkan sikap pengabdian dalam kehidupan sebagai warga negara Indonesia. Dengan harapan menjadi masyarakat ilmiah-akademik pada akhirnya mampu mengambil keputusan yang komprehensif dengan menggunakan pertimbangan moralitas

Etika dan Pancasila merupakan dua hal yang tidak bisa di sisihkan karena isi nya mengajarkan tentang nilai yang tercantum kebaikan.
Nilai-nilai yang tercantum pada Pancasila
1. Nilai Dasar yaitu nilai yang berkaraktertransendentalserta tidak mampu di cermati oleh pemahaman manusia, tetapi pada kesaksiannya nilai berurusan dengan perilaku manusia.
2. Nilai Instrumen yaitu nilai yang sebagai panduan perwujudan dari nilai dasar. Isi nya belum
bisa kasatmata sepenuhnya apabila tidakbisa menyusun serta mengukur atau kedudukan yang jelas.
3. Nilai Praktis, ialah penjelasannilai sebelumnya dalam gerakan yang lebih berwujud maka begitu nilai iniialah perwujudan secara kasat mata dari nilai sebelumnya.
Kedudukan Pancasila menjadi sistem etika lantaran Pancasila menjadi arahan atau sebagai prinsip utama bagi warga negara untuk beraktivitasserasi dengan menggunakan nilai-nilai

Pancasila. Etika Pancasila ini sangat diharapkanpada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara karena tuntunan nilai-nilai moral yang di gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, jika dilihat masyarakat Indonesia diharapkan melakukan kajian kritis-rasional terhadap nilai-nilai moral pada kebiasaan sehari-hari agartidak terjebak kepada pandangan yang bersifat mitos.
Dinamika Pancasila sebagai sistem etika akan mengalami ancaman diantaranya:
1) berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat,
2) lunturnya wibawa pemerintahan,
3) munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme,
4) penegakan hukum yang tidak menjungjung tinggi nilai-nilai keadilan, dan
5) pamanfaatan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk hal-hal negative.

Pancasila sebagai sistem etika menggambarkan bahwa nilai sila Pancasila melaksanakan aktivitas kehidupan warga negara.Dengan demikian padaetika Pancasila ini di dalamnya tercantum nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan. Kelima nilai tersebut menciptakanbudi pekerti warga negara pada seluruh aspek
kehidupannya. Dengan begitu pula kesalahan dalam kehidupan bermasyarakat,
In reply to First post

Re: Komentar

Allecia Purnama Indah གིས-
Assalamualaikum warahnatullahi wabarokatuh,

Izin memperkenalkan diri
Nama : Allecia Purnama Indah
NPM : 2115011085
Prodi : S1 Teknik Sipil
Implementasi Pancasila Sebagai Sistem Etika.

Pancasila sebagai sistem etika ialah moral yang bisa di realisasikan pada perbuatanyang dapat di lihat sehingga melibatkan banyak sekali aspek kehidupan. Pancasila menjadi pedoman peraturan bangsa Indonesia, selain itu ialah sistem hipotesis yang dirangkai untuk menaruh tuntutan serta pedoman pada masyarakat negara Indonesia dalam berpandangan dan berkepribadian. Dengan harapan menjadi masyarakat ilmiah-akademik pada akhirnya mampu mengambil keputusan yang komprehensif dengan menggunakan pertimbangan moralitas. Pancasila sebagai sistem merupakan suatu tanda atau suatu kumpulan asas yang mendirikan suatu keseluruhan yang kestabilan, selaras, dan terpadu.

- Pancasila, Pancasila adalah pengantar falsafah bangsa Indonesia. Selain itu Pancasila sebagai pedoman kaidah petunjuk perilaku yang baik dan pemersatu pengetahuan hidup bangsa Indonesia. Selain itu Pancasila sebagai sistem etika harus dipatuhi oleh seluruh rakyat Indonesia.
Adapun Nilai-nilai yang tercantum pada Pancasila yaitu:
1. Nilai Dasar yaitu nilai yang berkarakter transendental serta tidak mampu di cermati oleh pemahaman manusia, tetapi pada kesaksiannya nilai berurusan dengan perilaku manusia.
2. Nilai Instrumen yaitu nilai yang sebagai panduan perwujudan dari nilai dasar. Isi nya belum bisa kasat mata sepenuhnya apabila tidak bisa menyusun serta mengukur atau kedudukan yang jelas.
3. Nilai Praktis, ialah penjelasan nilai sebelumnya dalam gerakan yang lebih berwujud maka begitu nilai ini ialah perwujudan secara kasat mata dari nilai sebelumnya. Etika Pancasila merupakan cabang ilmu filsafat yang dapat diuraikan menurut nilai sila Pancasila untuk mengelola budi pekerti kehidupan perilaku bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia.

- Sistem, Sistem merupakan makna kepaduan yang mencakup materi serta benda yang dipertemukan untuk memudahkan
aliran berita dan elemen untuk sampai suatu tujuan. Sistem nilai pada Pancasila merupakan suatu kepaduan nilai yang terdapat pada Pancasila yang silih bertautan antara yang lainnya, tidak dapat dibedakan ataupun dibedakan
tempat lantaran saling bertautan antara yang lainnya. Nilai yang akan dijelaskan ialah :
1. Nilai Ketuhanan, merupakan suatu perilaku dapat dinilai baik jika tidak berbenturan dengan kaidah, nilai serta hukum Pencipta. Pikiran begitu secara pragmatis mampu secara kebenaran bahwa setiap perilaku yang meninggalkan kaidah, nilai, serta aturan Tuhan, apapun kaitannya dengan koneksi kasih sayang antar sesama, makamembuat
masalah muncul serta terjadinya pertengkaran. Dari nilai ini lah dapat disimpulkan yaitu agamis, toleransi, ketaatan, seraspiritualitas.
2. Nilai Kemanusiaan, merupakan suatu perilaku dinilai benar jika serasi sesuai nilai humanisme. Asas pokok pada nilai manusiawi Pancasila merupakan kesamarataan serta ketata susilaan. Karena itu, suatu perilaku dinilai baik jika serasi dengan nilai manusiawi yang didasarkan pada konsep kesamarataan dan katata susilaan. Dari nilai manusiawi tersebut dapat melaksanakan kemanusiawian misalnya kerja sama, saling tolong menolong, dan penghargaan.
3. Nilai Persatuan, merupakan suatu perilaku dinilai benar jika mampu mempertahankan perhimpunan serta kepaduan. Sikap mementingkan diri dan egoisme ini lah contoh perilaku yang tidak baik. Dapat dilihat dari kegiatan sehari-hari. Akan tetapi apabila perilaku tersebut dapat membelah perhimpunan serta kepaduan maka berdasarkan pengetahuan etika Pancasila ini merupakan tidak baik.

- Etika, etika memiliki arti adat, karakter ataupun kepribadian. Etika ialah bidang yang menuturkan tentang bagaimana dan mengapa kita menerapkan suatu ajaran tertentu (bisa jadi terhadap norma-norma) serta bagaimana masyarakat
berperilaku serta melaksanakan kewajiban dengan beragam ajaran moral.
Etika Pancasila ini sangat diharapkanpada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara karena tuntunan nilai-nilai moral yang di gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Pancasila Sebagai Dasar Etika Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara. Pentingnya etika dalam kehidupan sehari-hari. Etika Pancasila ini sangat diharapkan pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara karena tuntunan nilai-nilai moral yang di gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Agar masyarakat Indonesia tidak melenceng dari nilai Pancasila Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentuk jika pemerintah serta masyarakat bisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara.

Sekian tanggapan dari saya , terima kasih, Wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.
In reply to First post

Re: Komentar

Erlinda Puspitasari གིས-
Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Nama : Erlinda Puspitasari
Npm : 2115011045
Prodi : S1 Teknik Sipil

Pancasila menjadi pedoman peraturan bangsa Indonesia, selain ituialahsistemhipotesis yang dirangkai untuk menaruh tuntutan serta pedoman pada masyarakat negara Indonesia dalam berpandangan dan berkepribadian. Maksudnya, manusia dituntut untuk mampu meningkatkan dimensi moralitras pada dirinya, sehingga memiliki kompetensi untuk menunjukkan sikap pengabdian dalam kehidupan sebagai warga negara Indonesia. Dengan harapan menjadi masyarakat ilmiah-akademik pada akhirnya mampu mengambil keputusan yang komprehensif dengan menggunakan pertimbangan moralitas. Etika ialah bidang yang menuturkan tentang bagaimana dan mengapa kita menerapkan suatu ajaran tertentu (bisa jadi terhadap norma-norma) serta bagaimana masyarakat berprilakusertamelaksanakan kewajiban dengan beragam ajaran moral.

Pancasila dan etika ialah dua gambaran yang tidak boleh disisihkanlantaranisinya ialah suatu sistem yang menciptakansuatu kepaduan yang utuh serta bertautan antara dengan lainnya yang dijadikan panduan dalam kehidupan bermasyarakat.Implementasi Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentukjika pemerintahsertamasyarakatbisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat padaPancasila dengan mementingkanasas kesamarataanwarga negara. Pancasila sebagai sistem etika menggambarkan bahwa nilai sila Pancasila melaksanakan aktivitas kehidupan warga negara.Dengan demikian padaetika Pancasila ini di dalamnyatercantum nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan. Kelima nilai tersebut menciptakanbudi pekerti warga negara pada seluruh aspek kehidupannya. Dengan begitu pula kesalahan dalam kehidupan bermasyarakat.

Beberapa ancaman tantangan Pancasila sebagai sistem etika, yaitu :

1). Berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat.
2). Lunturnya wibawa pemerintahan.
3). Munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme.
4). Penegakan hukum yang tidak menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan.
5). Pemanfaatan pengembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi untuk hal-hal negatif.

Nilai-nilai yang tercantum pada Pancasila yaitu:

1. Nilai Dasar yaitu nilai yang berkaraktertransendentalserta tidak mampu di cermati oleh pemahaman manusia, tetapi pada kesaksiannya nilai berurusan dengan perilaku manusia.
2. Nilai Instrumen yaitu nilai yang sebagai panduan perwujudan dari nilai dasar. Isi nya belum
bisa kasatmata sepenuhnya apabila tidakbisa menyusun serta mengukur atau kedudukan yang jelas.
3. Nilai Praktis, ialah penjelasannilai sebelumnya dalam gerakan yang lebih berwujud maka begitu nilai iniialah perwujudan secara kasat mata dari nilai sebelumnya.
4. Nilai Ketuhanan, merupakan suatu perilaku dapat dinilai baik jika tidak berbenturan dengan kaidah, nilai serta hukum Pencipta
5. Nilai Kemanusiaan, merupakan suatu perilaku dinilai benar jika serasi sesuai nilai humanisme.
6. Nilai Persatuan, merupakan suatu perilaku dinilai benar jika mampu mempertahankan perhimpunan serta kepaduan.

Pancasila sebagai sistem etika adalah cabang filsafat yang dijabarkan dari sila-sila Pancasila untuk mengatur perilaku kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia. Oleh karena itu, di dalam etika Pancasila terkandung nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Kelima nilai tersebut membentuk perilaku manusia Indonesia dalam semua aspek kehidupannya. Pentingnya pancasia sebagai sistem etika bagi bangsa Indonesia ialah menjadi rambu normatif untuk mengatur perilaku kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia. Dengan demikian, pelanggaran dalam kehidupan bernegara, seperti korupsi (penyalahgunaan kekuasaan) dapat diminimalkan.

Terima kasih
In reply to First post

Re: Komentar

Resa Handayani གིས-
Nama : Resa Handayani
NPM : 2115011024
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin menanggapi artikel berjudul "Implementasi Pancasila Sebagai Sistem Etika" pada pertemuan 13.

Implementasi Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentuk jika pemerintah serta masyarakat bisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara. Pancasila dan etika ialah dua gambaran yang tidak boleh disisihkan lantaran isinya ialah suatu sistem yang menciptakan suatu kepaduan yang utuh serta bertautan antara dengan lainnya yang dijadikan panduan dalam kehidupan bermasyarakat. Pancasila sebagai sistem etika menggambarkan bahwa nilai sila Pancasila melaksanakan aktivitas kehidupan warga negara. Dengan demikian pada etika Pancasila ini di dalamnya tercantum nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan. Kelima nilai tersebut menciptakan budi pekerti warga negara pada seluruh aspek kehidupannya. Dengan begitu kesalahan dalam kehidupan bermasyarakat, misalnya penyelewengan (penyalahgunaan kekuasaan) dapat di hilangkan. Sebagai masyarakat Indonesia perilaku tidak boleh bertentangan dengan Pancasila dan harus bisa meninggikan nilai-nilai yang ada menjadi suatu hal yang lebih memberikan faedah kepada banyak orang.

Urgensi Pancasila sebagai Sistem Etika
Jika dilihat Pancasila sebagai sistem etika, berikut masalah yang terjadi bagi bangsa Indonesia:
1) Banyaknya masalah penggelapan yang mewabah di negeri Indonesia sehingga akibatnya bisa melunturkan sendi-sendi kehidupan warga negara.
2) Masih terjadinya aksi pelaku terror atau terorisme yang menggunakan simbol kepercayaan sehingga dapat menghambat semangat toleransi dalam kehidupan antar umat beragama, budaya, golongan, mengancam disintegrasi bangsa dan persatuan.
3) Masih banyaknya pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dalam kehidupan berbangsa.
4) Kesenjangan antara kelompok sosial masyarakat antara yang kaya dan miskin masih menandai kehidupan warga Indonesia sehingga tidak sama rata.
5) Ketidakadilan aturan yang masih terjadi pada proses peradilan di Indonesia, masih ada hukum yang tidak seimbang dan kadang melihat jabatan dan adanya kesenjangan antara miskin dan kaya.
In reply to First post

Re: Komentar

Fatika Balqis Azzahro གིས-
Nama : Fatika Balqis Azzahro
NPM : 2115011054
Prodi : S1 Teknik Sipil
Kelas : Pendidikan Pancasila B

Izin menanggapi mengenai artikel pada pertemuan ke-13,
Pancasila dan etika ialah dua gambaran yang tidak boleh disisihkan karena isinya ialah suatu sistem yang menciptakan suatu kepaduan yang utuh serta bertautan antara satu dengan lainnya yang dijadikan panduan dalam kehidupan bermasyarakat. Implementasi Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentuk jika pemerintah serta masyarakat bisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara. Pancasila sebagai sistem etika menggambarkan bahwa nilai sila Pancasila melaksanakan aktivitas kehidupan warga negara.

Pancasila sebagai sistem etika ini masih menghadapi masalah, adapun masalah yang terjadi bagi bangsa Indonesia
1. Banyaknya masalah penggelapan yang mewabah di negeri Indonesia sehingga akibatnya bisa melunturkan sendi-sendi kehidupan warga negara.
2. Masih terjadinya aksi pelaku terror atau terorisme yang menggunakan simbol kepercayaan sehingga dapat menghambat semangat toleransi dalam kehidupan antar umat beragama, budaya, golongan, mengancam disintegrasi bangsa dan persatuan.
3. Masih banyaknya pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dalam kehidupan berbangsa.
4. Kesenjangan antara kelompok sosial masyarakat antara yang kaya dan miskin masih menandai kehidupan warga Indonesia sehingga tidak sama rata.
5. Ketidakadilan aturan yang masih terjadi pada proses peradilan di Indonesia, masih ada hukum yang tidak seimbang dan kadang melihat jabatan dan adanya kesenjangan antara miskin dan kaya.

Maka dapat disimpulkan bahwa di atas menunjukkan pentingnya peranan Pancasila sebagai sistem etika lantaran Pancasila menjadi arahan atau sebagai prinsip utama bagi warga negara untuk beraktivitas serasi dengan menggunakan nilai-nilai Pancasila. Dengan demikian pada etika Pancasila ini di dalamnya tercantum nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan. Kelima nilai tersebut menciptakan budi pekerti warga negara pada seluruh aspek kehidupannya. Dengan begitu pula kesalahan ataupun masalah dalam kehidupan bermasyarakat, misalnya penyelewengan (penyalahgunaan kekuasaan) dapat di hilangkan. Sebagai masyarakat Indonesia perilaku tidak boleh bertentangan dengan Pancasila dan harus bisa meninggikan nilai-nilai yang ada menjadi suatu hal yang lebih memberikan faedah kepada banyak orang.

Sekian yang dapat saya sampaikan.
Terima kasih.
In reply to First post

Re: Komentar

RIZANU AKBAR གིས-
Nama : Rizanu Akbar
NPM : 2115011064
Prodi : S1 Teknik sipil

Tanggapan saya mengenai artikel tersebut.

Pancasila sebagai sistem etika ialah moral yang bisa di realisasikan pada perbuatan yang dapat di lihat sehingga melibatkan banyak sekali aspek kehidupan. Dapat dilihat masa kini masih banyak sekali warga yang tidak berasaskan Pancasila. Tujuan Pancasila sebagai sistem Etika dengan melihat nilai apa saja yang tercantum pada isi Pancasila, maka dari itu Pancasila bisa menjadi sistem etika yang sangat kokoh.

Adapun ancaman Pancasila sebagai sistem etika :
1. Berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat.
2. Lunturnya wibawa pemerintahan.
3. Munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme.
4. Penegakan hukum yang tidak menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan.
5. Pemanfaatan pengembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi untuk hal-hal negatif.

Pancasila sebagai sistem etika ini adapun masalah yang terjadi bagi bangsa Indonesia yakni;
Pertama, banyaknya masalah penggelapan yang mewabah di negeri Indonesia sehingga akibatnya bisa melunturkan sendi-sendi kehidupan warga negara. Kedua, masih terjadinya aksi pelaku terror atau terorisme yang menggunakan simbol kepercayaan sehingga dapat menghambat semangat toleransi dalam kehidupan antar umat beragama, budaya, golongan, mengancam disintegrasi bangsa dan persatuan. Ketiga, masih banyaknya pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dalam kehidupan berbangsa. Keempat, kesenjangan antara kelompok sosial masyarakat antara yang kaya dan miskin masih menandai kehidupan warga Indonesia sehingga tidak sama rata. Kelima, ketidakadilan aturan yang masih terjadi pada proses peradilan di Indonesia, masih ada hukum yang tidak seimbang dan kadang melihat jabatan dan adanya kesenjangan antara miskin dan kaya.
In reply to First post

Re: Komentar

RIDHO SOLIKHIN གིས-
Assalamualaikum warrahamatullahi wabarakatuh

Izin memperkenalkan diri,
Nama : Ridho Solikhin
NPM : 2115011035
Prodi : S1 Teknik Sipil
Kelas : B

Izin memberikan tanggapan terkait artikel yang terlampir pada pertemuan ke-13

Pancasila memiliki peran menjadi pengantar falsafah bangsa yang dapat diuraikan menurut nilai sila pancasila untuk mengelola budi pekerti kehidupan perilaku bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia. Selain itu, Pancasila juga sebagai pedoman, kaidah, dan petunjuk perilaku yang baik serta pemersatu pengetahuan hidup bangsa Indonesia. Pancasila sebagai sistem etika harus dipatuhi oleh seluruh rakyat Indonesia. Pancasila menjadi pedoman peraturan bangsa Indonesia, sistem hipotesis yang dirangkai untuk menaruh tuntutan serta pedoman pada masyarakat negara Indonesia dalam berpandangan dan berkepribadian. Maksudnya, manusia dituntut untuk mampu meningkatkan dimensi moralitas pada dirinya, sehingga memiliki kompetensi untuk menunjukkan sikap pengabdian dalam kehidupan sebagai warga negara Indonesia. Dengan harapan menjadi masyarakat ilmiah-akademik pada akhirnya mampu mengambil keputusan yang komprehensif dengan menggunakan pertimbangan moralitas. Menurut Yudhyarta (2020) Etika Pancasila secara normatif bisa membentuk suatu tumpuan atas perbuatan benar, dan secara aturan dapat membentuk sudut pandang tinjauan atas nilai dan kebiasaan yang bertumbuh pada warga negara.

Peran dan kedudukan Pancasila sebagai sistem etika yaitu sebagai arahan atau prinsip utama bagi warga negara untuk beraktivitas serasi dengan nilai-nilai Pancasila, yaitu nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Dimana kelima nilai tersebut dapat menciptakan budi pekerti pada diri warga negara, yang kemudian dapat diaplikasikan/direalisasikan dalam berbagai aspek kehidupannya. Implementasi Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentuk jika pemerintah serta masyarakat bisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara. Sebagai masyarakat Indonesia perilaku tidak boleh bertentangan dengan Pancasila dan harus bisa meninggikan nilai-nilai yang ada menjadi suatu hal yang lebih memberikan faedah kepada banyak orang.

Pancasila juga merupakan suatu kepaduan nilai yang terdapat pada sila Pancasila yang saling bertautan antara yang satu dengan yang lainnya, tidak dapat dibedakan tempat lantaran saling bertautan antara yang lainnya. Nilai dasar dalam pancasila menjadi dasar dari semua nilai norma yang ada dalam kehidupan. Nilai dasar tidak akan pernah mengalami perubahan yang dapat merusak pokok dari suatu nilai. Sedangkan nilai instrumental pancasila merupakan penjabaran lebih lanjut mengenai nilai-nilai dasar sehingga dalam hal ini nilai instrumental memiliki sifat yang dinamis. Nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila akan terus diterapkan tanpa adanya ketertinggalan oleh kemajuan zaman.
Dan untuk nilai praksis pancasila yaitu perwujudan dari nilai itu sendiri dalam kehidupan sehari-hari, norma yang terkandung dalam sila pancasila wajib diimplementasikan dalam kehidupan nyata sehingga suatu nilai tersebut akan dapat menjadi sebuah aturan yang mengatur tata kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sekian dari tanggapan saya
Mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan.
Terima kasih
Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.
In reply to First post

Re: Komentar

AMANDA AJENG AZZAHRA གིས-
Nama : Amanda Ajeng Azzahra
NPM : 2115011025
Prodi : S1 Teknik Sipil

Assalamualaikum Wr. Wb
Izin menganggapi artikel yang tertera Pak/Bu

Pancasila dan etika ialah dua gambaran yang tidak boleh disisihkan karena isinya ialah suatu sistem yang menciptakan suatu kepaduan yang utuh serta bertautan antara satu dengan lainnya yang dijadikan panduan dalam kehidupan bermasyarakat. Implementasi Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentuk jika pemerintah serta masyarakat bisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara. Pancasila sebagai sistem etika menggambarkan bahwa nilai sila Pancasila melaksanakan aktivitas kehidupan warga negara.

Pancasila sebagai sistem etika ini masih menghadapi masalah, adapun masalah yang terjadi bagi bangsa Indonesia
1. Banyaknya masalah penggelapan yang mewabah di negeri Indonesia sehingga akibatnya bisa melunturkan sendi-sendi kehidupan warga negara.
2. Masih terjadinya aksi pelaku terror atau terorisme yang menggunakan simbol kepercayaan sehingga dapat menghambat semangat toleransi dalam kehidupan antar umat beragama, budaya, golongan, mengancam disintegrasi bangsa dan persatuan.
3. Masih banyaknya pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dalam kehidupan berbangsa.
4. Kesenjangan antara kelompok sosial masyarakat antara yang kaya dan miskin masih menandai kehidupan warga Indonesia sehingga tidak sama rata.
5. Ketidakadilan aturan yang masih terjadi pada proses peradilan di Indonesia, masih ada hukum yang tidak seimbang dan kadang melihat jabatan dan adanya kesenjangan antara miskin dan kaya.

Maka dapat disimpulkan bahwa di atas menunjukkan pentingnya peranan Pancasila sebagai sistem etika lantaran Pancasila menjadi arahan atau sebagai prinsip utama bagi warga negara untuk beraktivitas serasi dengan menggunakan nilai-nilai Pancasila.
Sekian yang dapat saya sampaikan, kurang dan lebihnya saya mohon maaf.
Terima kasih.
Wassalamualaikum Wr. Wb
In reply to First post

Re: Komentar

Rafly Bani Fadlih གིས-
Nama: Rafly Bani Fadlih
NPM: 2115011116
Prodi: S1 Teknik Sipil

Menurut Putranto (2007)Etika Pancasila berperan menjadi prinsip, panduan dan kriteria perilaku manusia Indonesia pada segala aspek kehidupan termasuk pada administrasi negara Indonesia.
Etika dan Pancasila merupakan dua hal yang tidak bisa di sisihkan karena isi nya mengajarkan tentangnilai yang tercantum kebaikan.
Terdapat dua istilah Pancasila sebagai sistem etika yakni etika dan etiket. Etika merupakan moral sementara itu etiket lebih kepada sopan santun dan adat istiadat
Dalam tingkatan Pancasila menjadi dasar nilai filsafat Negara, maka wajib diuraikan pada suatu kebiasaan yang dimana panduan perwujudan dalam aktivitas sehari-hari.

Dinamika Pancasila sebagai sistem etika Dinamika Pancasila sebagai sistem etika akan mengalami ancaman diantaranya:
1) berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat,
2) lunturnya wibawa pemerintahan
3) munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme
4) penegakan hukum yang tidak menjungjung tinggi nilai-nilai keadilan
5) pamanfaatan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk hal-hal negative

Pancasila dan etika ialah dua gambaran yang tidak boleh disisihkan lantaran isinya ialah suatu sistem yang menciptakan suatu kepaduan yang utuh serta bertautan antara dengan lainnya yang dijadikan panduan dalam kehidupan bermasyarakat.Implementasi Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentukjika pemerintah serta masyarakat bisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara. Pancasila sebagai sistem etika menggambarkan bahwa nilai sila Pancasila melaksanakan aktivitas kehidupan warga negara.Dengan demikian padaetika Pancasila ini di dalamnya tercantum nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan. Kelima nilai tersebut menciptakan budi pekerti warga negara pada seluruh aspek kehidupannya. Dengan begitu pula kesalahan dalam kehidupan bermasyarakat,

Sekian tanggapan saya terkait materi di atas, mohon maaf bila terdapat kesalahan pak/bu.
Terima kasih
In reply to First post

Re: Komentar

Dimas Adie Widjanarko Putra གིས-
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri pak
Nama : Dimas Adie Widjanarko Putra
NPM : 2115011106
Prodi : S1 Teknik Sipil
Kelas : B

Izin memberikan komentar terhadap artikel.
Pancasila dan etika ialah dua gambaran yang tidak boleh disisihkanlantaranisinya ialah suatu sistem yang menciptakansuatu kepaduan yang utuh serta bertautan antara dengan lainnya yang dijadikan panduan dalam kehidupan bermasyarakat.Implementasi Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentukjika pemerintahsertamasyarakatbisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat padaPancasila dengan mementingkanasas kesamarataanwarga negara. Pancasila sebagai sistem etika menggambarkan bahwa nilai sila Pancasila melaksanakan aktivitas kehidupan warga negara.Dengan demikian padaetika Pancasila ini di dalamnyatercantum nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan. Kelima nilai tersebut menciptakanbudi pekerti warga negara pada seluruh aspek kehidupannya. Dengan begitu pula kesalahan dalam kehidupan bermasyarakat.

Beberapa ancaman tantangan Pancasila sebagai sistem etika, yaitu :

1). Berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat.
2). Lunturnya wibawa pemerintahan.
3). Munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme.
4). Penegakan hukum yang tidak menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan.
5). Pemanfaatan pengembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi untuk hal-hal negatif.

Nilai-nilai yang tercantum pada Pancasila yaitu:

1. Nilai Dasar yaitu nilai yang berkaraktertransendentalserta tidak mampu di cermati oleh pemahaman manusia, tetapi pada kesaksiannya nilai berurusan dengan perilaku manusia.
2. Nilai Instrumen yaitu nilai yang sebagai panduan perwujudan dari nilai dasar. Isi nya belum
bisa kasatmata sepenuhnya apabila tidakbisa menyusun serta mengukur atau kedudukan yang jelas.
3. Nilai Praktis, ialah penjelasannilai sebelumnya dalam gerakan yang lebih berwujud maka begitu nilai iniialah perwujudan secara kasat mata dari nilai sebelumnya.
4. Nilai Ketuhanan, merupakan suatu perilaku dapat dinilai baik jika tidak berbenturan dengan kaidah, nilai serta hukum Pencipta
5. Nilai Kemanusiaan, merupakan suatu perilaku dinilai benar jika serasi sesuai nilai humanisme.
6. Nilai Persatuan, merupakan suatu perilaku dinilai benar jika mampu mempertahankan perhimpunan serta kepaduan.

Sekian komentar dari saya pak.
Terima kasih.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to First post

Re: Komentar

Atma Seta Ramadhan གིས-
Nama : Atma Seta Ramadhan
NPM : 2115011005
Prodi : S1 Teknik Sipil

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Saya akan menanggapi artikel diatas

Pancasila dan etika merupakan dua citra yang tidak dapat dipisahkan antara isinya, yaitu suatu sistem yang menciptakan suatu kesatuan yang padu dan padu.
antara lain yang dijadikan pedoman dalam kehidupan bermasyarakat. Implementasi Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentuk jika pemerintah serta masyarakat bisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara.
Peran dan kedudukan Pancasila sebagai sistem etika yaitu sebagai arahan atau prinsip utama bagi warga negara untuk beraktivitas serasi dengan nilai-nilai Pancasila, yaitu nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Dimana kelima nilai tersebut dapat menciptakan budi pekerti pada diri warga negara, yang kemudian dapat diaplikasikan/direalisasikan dalam berbagai aspek kehidupannya.
Pancasila Sebagai Dasar Etika Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara
Menurut Christian Siregar (2014) Pancasila sebenarmya sebagai fondasi bersama bagi setiap komponen untuk menjadi bagian dari masyarakat Indonesia untuk beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari, baik secara pribadi ataupun bersosial.Oleh karena itu pada kaitannya menggunakan nilai etika ini lah yang tercantumpada pancasila adalah sekumpulan bidang yang di angkat berdasarkan prinsip nilai kehidupan dan berkembang dalam masyarakat. Pancasila harus diuraikan dalam suatu peraturan perundang-undangan yang kentara, hal itu secara nyata diuraikanpada tertib hukum Indonesia. Akan tetapi, pada perwujudannya pun membutuhkan suatu kebiasaan dan moral yang menjadi dasar pijak perwujudan tertib aturan di Indonesia.

Urgensi Pancasila sebagai Sistem Etika
Jika dilihat Pancasila sebagai sistem etika ini adapun masalah yang terjadi bagi bangsa Indonesia yakni
1. Pertama, banyaknya masalah penggelapan yang mewabah di negeri Indonesia sehingga akibatnya bisa melunturkan sendi-sendi kehidupan warga negara.
2. Kedua, masih terjadinya aksi pelaku terror atau terorisme yang menggunakan simbol kepercayaan sehingga dapat menghambat semangat toleransi dalam kehidupan antar umat beragama, budaya, golongan, mengancam disintegrasi bangsa dan persatuan.
3. Ketiga, masih banyaknya pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dalam kehidupan berbangsa.
4. Keempat, kesenjangan antara kelompok sosial masyarakat antara yang kaya dan miskin masih menandai kehidupan warga Indonesia sehingga tidak sama rata.
5. Kelima, ketidakadilan aturan yang masih terjadi pada proses peradilan di Indonesia, masih ada hukum yang tidak seimbang dan kadang melihat jabatan dan adanya kesenjangan antara miskin dan kaya.

terima kasih,
waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to First post

Re: Komentar

Cahyani Putri Agustin གིས-
Assalamualaikum warahmatullahiwabarokatuh,
Izin memperkenalkan diri
Nama : Cahyani Putri Agustin
NPM : 2115011066
Prodi : S1 Teknik Sipil


Tanggapan saya mengenai artikel yang diberikan adalah sebagai berikut,

Dari hasil data ditemukan berdasarkan artikel pada pertemuan ke 12 ini adalah bahwa tujuan Pancasila sebagai sistem Etika adalah untuk melihat nilai apa saja yang tercantum pada isi Pancasila, maka dari itu Pancasila bisa menjadi sistem etika yang sangat kokoh. Di dalam etika Pancasila sendiri tercantum nilai sila Pancasila seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan serta keadilan.

Etika dan Pancasila merupakan dua hal yang tidak bisa di sisihkan karena isi nya mengajarkan tentang nilai yang tercantum kebaikan. Kita sebagai masyarakat Indonesia perilaku tidak boleh bertentangan dengan Pancasila dan harus bisa meninggikan nilai sila yang jelas membentuk suatu hal yang banyak meneruskan faedah pada banyak orang lain.

Dapat dilihat bagaimana dan kapan saja ketika berupaya kita hendaklah untuk melaksanakan budi pekerti etika seperti etika berbicara, berpakaian, dan juga sopan santun seperti tercantum dalam sila kedua Pancasila, dimana tidak dapat di pungkiri bahwa keberadaanPancasila dalam lingkungan dapat membentuk etika bangsa ini sungguh sangat diperlukan.

Terdapat dua istilah Pancasila sebagai sistem etika yakni etika dan etiket, Selain itu Pancasila sebagai pedoman kaidah petunjuk perilaku yang baik dan pemersatu pengetahuan hidup bangsa Indonesia. Selain itu Pancasila sebagai sistem etika harus dipatuhi oleh seluruh rakyat Indonesia.

Etika Pancasila merupakan cabang ilmu filsafat yang diuraikanmenurutnilai sila Pancasila untuk mengelolabudi pekerti kehidupan perilaku bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia. Sistem nilai pada Pancasila merupakan suatu kepaduan nilai yang terdapat pada Pancasila yang silih bertautanantara yang lainnya, tidak dapat dibedakan ataupun dibedakan tempatlantaran saling bertautan antara yang lainnya....

Sekian tanggapan saya, mohon maaf bila terdapat kesalahan pak/bu
Terima kasih
Wassalamu'alaimum warahmatullahi wabarokatuh.
In reply to First post

Re: Komentar

Adrian Wicaksono གིས-
Assalamualaikum warahmatullahiwabarokatuh,
Izin memperkenalkan diri
Nama : Adrian Wicaksono
NPM : 2115011074
Prodi : S1 Teknik Sipil
Tanggapan saya mengenai artikel tersebut adalah: Etika dan Pancasila merupakan dua hal yang tidak bisa disisihkan karena isi nya mengajarkan tentang nilai yang tercantum kebaikan. Etika Pancasila merupakan cabang ilmu filsafat yang diuraikan menurut nilai sila Pancasila untuk mengelolabudi pekerti kehidupan perilaku bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia. Oleh karena itu, di dalam etika Pancasila terkandung nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Kelima nilai tersebut membentuk perilaku manusia Indonesia dalam semua aspek kehidupannya. Pancasila menjadi sistem etika yang sangat teguh pendirian, karena nilai yang ada bersifat keabsahan, realistis, dan penerapan. Nilai-nilai Pancasila ialah nilai yang seharusnya tertanam pada cita-cita dan tujuan warga negara Indonesiayang wajib diraih dalam asas kehidupan.
Urgensi Pancasila sebagai Sistem Etika
Jika dilihat Pancasila sebagai sistem etika ini adapun masalah yang terjadi bagi bangsa Indonesia, yakni:
1. Banyaknya masalah penggelapan yang mewabah di negeri Indonesia sehingga akibatnya bisa melunturkan sendi-sendi kehidupan warga negara.
2. Masih terjadinya aksi pelaku teror atau terorisme yang menggunakan simbol kepercayaan sehingga dapat menghambat semangat toleransi dalam kehidupan antar umat beragama, budaya, golongan, mengancam disintegrasi bangsa dan persatuan.
3. Masih banyaknya pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dalam kehidupan berbangsa.
4. Kesenjangan antara kelompok sosial masyarakat antara yang kaya dan miskin masih menandai kehidupan warga Indonesia sehingga tidak sama rata.
5. Ketidakadilan aturan yang masih terjadi pada proses peradilan di Indonesia, masih ada hukum yang tidak seimbang dan kadang melihat jabatan dan adanya kesenjangan antara miskin dan kaya.
Dinamika Pancasila sebagai Sistem Etika
Dinamika Pancasila sebagai sistem etika akan mengalami ancaman, di antaranya:
1. Berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat,
2. Lunturnya wibawa pemerintahan,
3. Munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme,
4. Penegakan hukum yang tidak menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan,
5. Pemanfaatan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) untuk hal-hal negatif.
Ancaman dinamika Pancasila sebagai sistem etika diantaranya :
1. berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat,
2. lunturnya wibawa pemerintahan,
3. munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme,
4. penegakan hukum yang tidak menjungjung tinggi nilai-nilai keadilan,
5. pemanfaatan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk hal-hal negatif.
Implementasi Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentuk jika pemerintah serta masyarakat bisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara. Oleh karena itu, betapa pentingnya pelajaran Pancasila sejak dini agar anak-anak terbiasa dengan penerapan sila Pancasila dan tau apa saja yang baik dan salah dalam berperilaku di kehidupan bermasyarakat.

Sekian tanggapan dari saya pak.mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisan kata
Terima kasih.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to First post

Re: Komentar

2115011046_Irvan Raditya གིས-
Assalamu'alaikum Wr. Wb
Nama : Irvan Raditya
Npm : 2115011046
Prodi : S1 Teknik Sipil

Pancasila sebagai sistem etika menggambarkan bahwa nilai sila Pancasila melaksanakan aktivitas kehidupan warga negara.Dengan demikian pada etika Pancasila ini di dalamnya tercantum nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan. Kelima nilai tersebut menciptakan budi pekerti warga negara pada seluruh aspek kehidupannya. Dengan begitu pula kesalahan dalam kehidupan bermasyarakat.

Beberapa ancaman tantangan Pancasila sebagai sistem etika, yaitu :

1). Berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat.
2). Lunturnya wibawa pemerintahan.
3). Munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme.
4). Penegakan hukum yang tidak menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan.
5). Pemanfaatan pengembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi untuk hal-hal negatif.

Nilai-nilai yang tercantum pada Pancasila adalah :

1. Nilai Dasar yaitu nilai yang berkarakter transendental, serta tidak mampu di cermati oleh pemahaman manusia, tetapi pada kesaksiannya nilai berurusan dengan perilaku manusia.

2. Nilai Instrumen yaitu nilai yang sebagai panduan perwujudan dari nilai dasar. Isi nya belum
bisa kasatmata sepenuhnya apabila tidak bisa menyusun serta mengukur atau kedudukan yang jelas.

3. Nilai Praktis, ialah penjelasan dari nilai sebelumnya dalam gerakan yang lebih berwujud, nilai inilah perwujudan secara kasat mata dari nilai sebelumnya.

4. Nilai Ketuhanan, merupakan suatu perilaku dapat dinilai baik jika tidak berbenturan dengan kaidah, nilai serta hukum Pencipta

5. Nilai Kemanusiaan, merupakan suatu perilaku dinilai benar jika serasi sesuai nilai humanisme.

6. Nilai Persatuan, merupakan suatu perilaku dinilai benar jika mampu mempertahankan perhimpunan serta kepaduan.


Terima kasih
Wassalamualaikum Wr. Wb
In reply to First post

Re: Komentar

Akbar Ardiansyah གིས-
Nama : Akbar Ardiansyah
NPM : 2115011094
Prodi : S1 Teknik Sipil
Kelas : Pancasila B

Tanggapan saya mengenai artikel yang diberikan adalah sebagai berikut,

Dari hasil data ditemukan berdasarkan artikel pada pertemuan ke 12 ini adalah bahwa tujuan Pancasila sebagai sistem Etika adalah untuk melihat nilai apa saja yang tercantum pada isi Pancasila, maka dari itu Pancasila bisa menjadi sistem etika yang sangat kokoh.
Menurut Putranto (2007)Etika Pancasila berperan menjadi prinsip, panduan dan kriteria perilaku manusia Indonesia pada segala aspek kehidupan termasuk pada administrasi negara Indonesia. Di dalam etika Pancasila sendiri tercantum nilai sila Pancasila seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan serta keadilan.

Etika dan Pancasila merupakan dua hal yang tidak bisa di sisihkan karena isi nya mengajarkan tentang nilai yang tercantum kebaikan. Kita sebagai masyarakat Indonesia perilaku tidak boleh bertentangan dengan Pancasila dan harus bisa meninggikan nilai sila yang jelas membentuk suatu hal yang banyak meneruskan faedah pada banyak orang lain.

Dapat dilihat bagaimana dan kapan saja ketika berupaya kita hendaklah untuk melaksanakan budi pekerti etika seperti etika berbicara, berpakaian, dan juga sopan santun seperti tercantum dalam sila kedua Pancasila, dimana tidak dapat di pungkiri bahwa keberadaanPancasila dalam lingkungan dapat membentuk etika bangsa ini sungguh sangat diperlukan.
Dinamika Pancasila sebagai sistem etika akan mengalami ancaman diantaranya:
1) berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat,
2) lunturnya wibawa pemerintahan
3) munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme
4) penegakan hukum yang tidak menjungjung tinggi nilai-nilai keadilan
5) pamanfaatan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk hal-hal negative

Terdapat dua istilah Pancasila sebagai sistem etika yakni etika dan etiket, Selain itu Pancasila sebagai pedoman kaidah petunjuk perilaku yang baik dan pemersatu pengetahuan hidup bangsa Indonesia. Selain itu Pancasila sebagai sistem etika harus dipatuhi oleh seluruh rakyat Indonesia.

Etika Pancasila merupakan cabang ilmu filsafat yang diuraikanmenurutnilai sila Pancasila untuk mengelolabudi pekerti kehidupan perilaku bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia. Sistem nilai pada Pancasila merupakan suatu kepaduan nilai yang terdapat pada Pancasila yang silih bertautanantara yang lainnya, tidak dapat dibedakan ataupun dibedakan tempatlantaran saling bertautan antara yang lainnya.
In reply to First post

Re: Komentar

Rivaldi Silva Julian གིས-
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Izin memperkenalkan diri:
Nama : Rivaldi Silva Julian
NPM : 2115011114
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin untuk memberikan tanggapan tentang artikel yang diberikan.

Pancasila dan etika ialah dua gambaran yang tidak boleh disisihkan karena isinya ialah suatu sistem yang menciptakan suatu kepaduan yang utuh serta bertautan antara satu dengan lainnya yang dijadikan panduan dalam kehidupan bermasyarakat.
Pancasila sebagai sistem etika menggambarkan bahwa nilai sila Pancasila melaksanakan aktivitas kehidupan warga negara. Dengan demikian pada etika Pancasila ini di dalamnya tercantum nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan. Kelima nilai tersebut menciptakan budi pekerti warga negara pada seluruh aspek kehidupannya. Dengan begitu kesalahan dalam kehidupan bermasyarakat, misalnya penyelewengan (penyalahgunaan kekuasaan) dapat di hilangkan. Sebagai masyarakat Indonesia perilaku tidak boleh bertentangan dengan Pancasila dan harus bisa meninggikan nilai-nilai yang ada menjadi suatu hal yang lebih memberikan faedah kepada banyak orang.

Pancasila sebagai sistem etika ini masih menghadapi masalah, adapun masalah yang terjadi bagi bangsa Indonesia
1. Banyaknya masalah penggelapan yang mewabah di negeri Indonesia sehingga akibatnya bisa melunturkan sendi-sendi kehidupan warga negara.
2. Masih terjadinya aksi pelaku terror atau terorisme yang menggunakan simbol kepercayaan sehingga dapat menghambat semangat toleransi dalam kehidupan antar umat beragama, budaya, golongan, mengancam disintegrasi bangsa dan persatuan.
3. Masih banyaknya pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dalam kehidupan berbangsa.
4. Kesenjangan antara kelompok sosial masyarakat antara yang kaya dan miskin masih menandai kehidupan warga Indonesia sehingga tidak sama rata.
5. Ketidakadilan aturan yang masih terjadi pada proses peradilan di Indonesia, masih ada hukum yang tidak seimbang dan kadang melihat jabatan dan adanya kesenjangan antara miskin dan kaya.

Maka dapat disimpulkan bahwa peranan Pancasila sebagai sistem etika sangatlah penting. Hal ini dikarenakanan Pancasila dapat menjadi arahan atau prinsip utama bagi warga negara untuk beraktivitas dan mengimplementasikan aspek-aspek kehidupan dengan menggunakan nilai-nilai Pancasila.

Sekian yang dapat saya sampaikan. Saya ucapkan terima kasih atas perhatiannya.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to First post

Re: Komentar

Filipus Kevin Fernando Unila གིས-
Nama : Filipus Kevin Fernando
NPM : 2115011006
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin memberikan tanggapan terkait materi tersebut.
Pancasila adalah pengantar falsafah bangsa Indonesia. Selain itu Pancasila sebagai pedoman kaidah petunjuk ,pengetahuan hidup bangsa Indonesia juga sebagai sistem etika harus dipatuhi oleh seluruh rakyat Indonesia. Pancasila menjadi pedoman peraturan bangsa Indonesia, selain itu ialah sistem hipotesis yang dirangkai untuk menaruh tuntutan serta pedoman pada masyarakat negara Indonesia dalam berpandangan dan berkepribadian. artinya, manusia dituntut untuk mampu meningkatkan dimensi moralitas pada dirinya, sehingga memiliki kompetensi untuk menunjukkan sikap pengabdian dalam kehidupan sebagai warga negara Indonesia. Dengan harapan nenjadi masyarakat ilmiah-akademik pada akhirnya mampu mengambil keputusan yang komprehensif dengan menggunakan pertimbangan moralitas.

Nilai-nilai yang tercantum pada Pancasila yaitu:
1. Nilai Dasar yaitu nilai yang berkarakter transendental serta tidak mampu di cermati oleh pemahaman manusia, tetapi pada kesaksiannya nilai berurusan dengan perilaku manusia.
2. Nilai Instrumen yaitu nilai yang sebagai panduan perwujudan dari nilai dasar. Isi nya belum bisa kasat mata sepenuhnya apabila tidak bisa menyusun serta mengukur atau kedudukan yang jelas.
3. Nilai Praktis, ialah penjelasan nilai sebelumnya dalam gerakan yang lebih berwujud maka begitu nilai ini ialah perwujudan secara kasat mata dari nilai sebelumnya. Erika Pancasila merupakan cabang ilmu filsafat yang diuraikan menurut nilai sila Pancasila untuk mengelola budi pekerti kehidupan perilaku bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia.

2. Sistem
Sistem merupakan makna kepaduan yang mencakup materi serta benda yang dipertemukan untuk memudahkan aliran berita dan elemen untuk sampai suatu tujuan. Sistem nilai pada Pancasila merupakan suatu kepaduan nilai yang terdapat pada Pancasila yang silih bertautan antara yang lainnya, tidak dapat dibedakan ataupun dibedakan tempat lantaran saling bertautan antara yang lainnya. Nilai yang akan dijelaskan ialah :

1) Nilai Ketuhanan, yaitu suatu perilaku dapat dinilai baik jika tidak berbenturan dengan kaidah, nilai serta hukum Pencipta. Pikiran begitu secara pragmatis mampu secara kebenaran bahwa setiap perilaku yang meninggalkan kaidah, nilai, serta aturan Tuhan, apapun kaitannya dengan koneksi kasih sayang antar sesama, makamembuat
masalah muncul serta terjadinya pertengkaran. Dari nilai ini lah dapat disimpulkan yaitu agamis, toleransi, ketaatan, seraspiritualitas.
2). Nilai Kemanusiaan, yaitu suatu perilaku dinilai benar jika serasi sesuai nilai humanisme. Asas pokok pada nilai
manusiawi Pancasila merupakan kesamarataan serta ketata susilaan. Karena itu, suatu perilaku dinilai baik jika serasi dengan nilai manusiawi yang didasarkan pada konsep kesamarataan dan katata susilaan. Dari nilai manusiawi tersebut dapat melaksanakan kemanusiawian misalnya kerja sama, saling tolong menolong, dan penghargaan.
3). Nilai Persatuan, yaitu suatu perilaku dinilai benar jika mampu mempertahankan perhimpunan serta kepaduan. Sikap mementingkan diri dan egoisme ini lah contoh perilaku yang tidak baik. Dapat dilihat dari kegiatan sehari-hari. Akan tetapi apabila perilaku tersebut dapat membelah perhimpunan serta kepaduan maka berdasarkan pengetahuan etika Pancasila ini merupakan tidak baik.

3. Etika
Etika sendiri dilihat dari etimologi bahasanya yaitu bersumber dari kata “ethos” bersasal dari Bahasa Yunani dimana memiliki arti adat, karakter ataupun kepribadian. Etika ialah bidang yang menuturkan tentang bagaimana dan mengapa kita menerapkan suatu ajaran tertentu (bisa jadi terhadap norma-norma) serta bagaimana masyarakat berprilaku serta melaksanakan kewajiban dengan beragam ajaran moral.

Ada 2 macam etika, yaitu:
a. Etika Umum, yaitu etika yang digunakan untuk memperlihatkan asas-asas yang
berdasar untuk setiap warga negara.
b. Etika Khusus, yaitu etika yang mempelajari asas-asas yang pada dalamnya terdapat hubungan dan beragam aspek aktivitas manusia.

Pancasila dan etika ialah dua gambaran yang tidak boleh disisihkan lantaran isinya merupakan suatu sistem yang menciptakan kepaduan yang utuh serta bertautan antara dengan lainnya yang dijadikan panduan dalam kehidupan bermasyarakat.Implementasi Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentuk jika pemerintah serta masyarakat bisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara. Dengan demikian pada etika Pancasila ini di dalamnya tercantum nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan. Kelima nilai tersebut menciptakan budi pekerti warga negara pada seluruh aspek kehidupannya.

Sekian tanggapan dari saya, terima kasih.
In reply to First post

Re: Komentar

MUHAMMAD RAIHAN AULIA གིས-

Assalammualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

Izin memperkenalkan diri:

Nama: Muhammad Raihan Aulia

NPM: 2115011016

Prodi: S1 Teknik Sipil

Kelas: Bahasa Indonesia B

Izin untuk memberikan tanggapan mengenai artikel di atas:

Artikel di atas membahas tentang Implementasi Pancasila sebagai Sistem Etika. Pancasila sebagai sistem etika adalah moral yang bisa di realisasikan pada perbuatan yang dapat di lihat sehingga melibatkan banyak sekali aspek kehidupan. Tujuan Pancasila sebagai sistem Etika dengan melihat nilai apa saja yang tercantum pada isi Pancasila, maka dari itu Pancasila bisa menjadi sistem etika yangsangat kokoh. Apabila nilai sila Pancasila ini betul-betul dimengerti tentu bisa memusnahkan tingkat kesenjangan dan kejahatan moral dalam aktivitas bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Etika Pancasila merupakan cabang ilmu filsafat yang diuraikan menurut nilai sila Pancasila untuk mengelola budi pekerti kehidupan perilaku bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia. Pancasila merupakan fondasi bersama bagi setiap komponen untuk menjadi bagian dari masyarakat Indonesia untuk beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari, baik secara pribadi ataupun bersosial.

Dinamika dan ancaman Pancasila sebagai sistem etika:

1. Berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat,

2. Lunturnya wibawa pemerintahan,

3. Munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme,

4. Penegakan hukum yang tidak menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan, dan

5. Pemanfaatan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan teknologi untuk hal-hal negatif

Nilai-nilai yang tercantum pada Pancasila yaitu:

1. Nilai Dasar yaitu nilai yang berkarakter transendental serta tidak mampu di cermati oleh pemahaman manusia, tetapi pada kesaksiannya nilai berurusan dengan perilaku manusia.

2. Nilai Instrumen yaitu nilai yang sebagai panduan perwujudan dari nilai dasar. Isi nya belum bisa kasat mata sepenuhnya apabila tidak bisa menyusun serta mengukur atau kedudukan yang jelas.

3. Nilai Praktis, ialah penjelasan nilai sebelumnya dalam gerakan yang lebih berwujud maka begitu nilai ini ialah perwujudan secara kasat mata dari nilai sebelumnya. Etika Pancasila merupakan cabang ilmu filsafat yang diuraikan menurut nilai sila Pancasila untuk mengelola budi pekerti kehidupan perilaku bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia.

4. Nilai Ketuhanan, merupakan suatu perilaku dapat dinilai baik jika tidak berbenturan dengan kaidah, nilai serta hukum Pencipta

5. Nilai Kemanusiaan, merupakan suatu perilaku dinilai benar jika serasi sesuai nilai humanisme.


6. Nilai Persatuan, merupakan suatu perilaku dinilai benar jika mampu mempertahankan perhimpunan serta kepaduan.

Pancasila dan etika ialah dua gambaran yang tidak boleh disisihkan. Implementasi Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentuk jika pemerintah serta masyarakat bisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara.

Sekian tanggapan dari saya, mohon maaf bila ada kesalahan.

Wassalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.

In reply to First post

Re: Komentar

Muhamad Zada Empu Razak Kesatria གིས-

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Izin memperkenalkan diri

Nama : Muhamad Zada Empu Razak Kesatria

NPM : 2155011005

Prodi : S1 Teknik Sipil


Etika Pancasila merupakan cabang ilmu filsafat yang diuraikan menurut nilai sila Pancasila untuk mengelola pekerti kehidupan prilaku bermasyarakat, berbangsa, bernegara di Indonesia. 

Sistem merupakan makna kepaduan yang mencakup materi serta benda yang dipertemukan untuk memudahkan aliran berita dan elemen untuk sampai suatu tujuan.


Sistem nilai Pancasila merupakan suatu kepaduan nilai yang terdapat pada Pancasila yang silih bertautan antara lainnya, tidak dapat dibedakan tempat lantaran saling bertautan antara lainnya, antara lain 

  1. Nilai ketuhanan
  2. Nilai kemanusiaan
  3. Nilai persatuan 
  4. Nilai kerakyatan
  5. Nilai keadilan


Pancasila merupakan etika dasar penafsiran buruk dan baik dalam nilai sila Pancasila, yaitu nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan. Sebagai masyarakat Indonesia perilaku kita tidak boleh bertentangan dengan Pancasila dan harus bisa meninggikan nilai sila yang jelas membentuk suatu hal yang banyak meneruskan faedah pada banyak orang. Terdapat dua istilah Pancasila sebagai sistem etika yakni etika dan etiket. Etika merupakan moral sementara etiket lebih kepada sopan santun dan adat istiadat.


Ancaman dinamika Pancasila sebagai sistem etika diantaranya :

  1. Berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat,
  2. Lunturnya wibawa pemerintahan,
  3. Munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme,
  4. Penegakan hukum yang tidak menjungjung tinggi nilai-nilai keadilan,
  5. Pemanfaatan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk hal-hal negatif.


Implementasi Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentuk jika pemerintah serta masyarakat bisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara.


Apabila ada salah kata saya mohon maaf, sekian terima kasih

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

In reply to First post

Re: Komentar

MUHAMAD AMIRUL K གིས-
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : M Amirul Khoisin
NPM : 2115011115
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin memberikan tanggapan mengenai artikel tersebut

Pancasila adalah pengantar falsafah bangsa Indonesia. Selain itu Pancasila sebagai pedoman kaidah petunjuk ,pengetahuan hidup bangsa Indonesia juga sebagai sistem etika harus dipatuhi oleh seluruh rakyat Indonesia. Pancasila menjadi pedoman peraturan bangsa Indonesia, selain itu ialah sistem hipotesis yang dirangkai untuk menaruh tuntutan serta pedoman pada masyarakat negara Indonesia dalam berpandangan dan berkepribadian. artinya, manusia dituntut untuk mampu meningkatkan dimensi moralitas pada dirinya, sehingga memiliki kompetensi untuk menunjukkan sikap pengabdian dalam kehidupan sebagai warga negara Indonesia. Dengan harapan nenjadi masyarakat ilmiah-akademik pada akhirnya mampu mengambil keputusan yang komprehensif dengan menggunakan pertimbangan moralitas

Adapun Nilai-nilai yang tercantum pada Pancasila yaitu:
1. Nilai Dasar yaitu nilai yang berkarakter transendental serta tidak mampu di cermati oleh pemahaman manusia, tetapi pada kesaksiannya nilai berurusan dengan perilaku manusia.
2. Nilai Instrumen yaitu nilai yang sebagai panduan perwujudan dari nilai dasar. Isi nya belum bisa kasat mata sepenuhnya apabila tidak bisa menyusun serta mengukur atau kedudukan yang jelas.
3. Nilai Praktis, ialah penjelasan nilai sebelumnya dalam gerakan yang lebih berwujud maka begitu nilai ini ialah perwujudan secara kasat mata dari nilai sebelumnya. Etika Pancasila merupakan cabang ilmu filsafat yang dapat diuraikan menurut nilai sila Pancasila untuk mengelola budi pekerti kehidupan perilaku bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia.

Ancaman dinamika Pancasila sebagai sistem etika diantaranya :

Berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat,
Lunturnya wibawa pemerintahan,
Munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme,
Penegakan hukum yang tidak menjungjung tinggi nilai-nilai keadilan,
Pemanfaatan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk hal-hal negatif

sekian tanggapan dari saya, terimakasih wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
In reply to First post

Re: Komentar

MUHAMMAD HANIF HIBATULLAH གིས-
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Izin memperkenalkan diri
Nama : M Hanif Hibatullah
NPM : 2115011084
Prodi : S1 Teknik Sipil
Izin memberikan tanggapan terkait artikel pada pertemuan ke 13

Pancasila sebagai sistem etika yakni etika dan etiket.
Etika merupakan moral
Etiket lebih kepada sopan santun dan adat istiadat.
Contoh etika yaitu parkir sembarangan merupakan pelanggaran moral. Sedangkan contoh etiket yaitu tata cara dalam pergaulan.
nilai sila Pancasila hendak terintegrasi menjadi guiding principles atau kaidah penuntun bagi generasi muda dalam menhamparkan jiwa kepandaiannya.Etika Pancasila ini sangat diharapkan pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara karena tuntunan nilai-nilai moral yang di gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Pancasila dan etika ialah dua gambaran yang tidak boleh disisihkan lantaran isinya ialah suatu sistem yang menciptakan suatu kepaduan yang utuh serta bertautan antara dengan lainnya yang dijadikan panduan dalam kehidupan bermasyarakat.Implementasi Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentuk jika pemerintah serta masyarakat bisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara.
Dengan demikian pada etika Pancasila ini di dalamnya tercantum nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan. Kelima nilai tersebut menciptakan budi pekerti warga negara pada seluruh aspek kehidupannya.
Dengan begitu pula kesalahan dalam kehidupan bermasyarakat,misalnya penyelewengan atau penyalahgunaan kekuasaan dapat di hilangkan.

sekian komentar dari saya
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to First post

Re: Komentar

Khalila Putri Ralia གིས-
Nama : Khalila Putri Ralia
NPM : 2115011105
Prodi : S1 Teknik Sipil

Tanggapan saya mengenai artikel pembelajaran tersebut yaitu Etika dan Pancasila merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan karena keduanya mengajarkan tentang nilai yang tercantum kebaikan. Etika Pancasila adalah cabang ilmu filsafat yang dijabarkan dari sila-sila Pancasila untuk mengatur perilaku kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia. Etika Pancasila berasal dari nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila Pancasila. Nilai- nilai yang terkandung dalam sila Pancasila ini yaitu nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, nilai kerakyatan, dan nilai keadilan. Kelima nilai tersebut menciptakan budi pekerti warga negara yang luhur dalam seluruh aspek kehidupan. Melihat nilai-nilai tersebut, Pancasila menjadi sistem etika yang sangat teguh pendirian,karena nilai yang ada bersifat keabsahan, realistsis dan penerapan. Apabila nilai sila Pancasila ini benar-benar dihayati dan diimplementasikan dalam setiap sendi kehidupan masyarakat Indonesia, maka tentu dapat memusnahkan tingkat kesenjangan dan kejahatan moral dalam kehidupan bermasyarakat, ,berbangsa dan, bernegara.
Agar Implementasi Pancasila sebagai sistem etika dapat terealisasikan sepenuhnya, maka diperlukan peran pemerintah serta masyarakat untuk melaksanakan dan menghayati nilai-nilai moral yang terkandung di dalam Pancasila. Sebagai masyarakat Indonesia,Implementasi tersebut dapat kita lakukan dengan menghindari perilaku bertentangan dengan Pancasila dan mengamalkan nilai-nilai etika yang terkandung di dalam Pancasila.

Urgensi Pancasila Sebagai Sistem Etika
Etika Pancasila diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sebab berisikan tuntunan nilai-nilai moral yang hidup. Pentingnya Pancasila sebagai sistem etika terkait dalam menjawab masalah yang dihadapi bangsa Indonesia seperti : banyaknya masalah penggelapan yang mewabah di negara Indonesia sehingga melunturkan sendi-sendi kehidupan warga negara, masih banyaknya pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, ketidakadilan aturan yang masih terjadi pada proses peradilan di Indonesia, masih terjadinya aksi pelaku terror atau terorisme yang menggunakan simbol kepercayaan sehingga dapat menghambat semangat toleransi dalam kehidupan masyarakat, dan sebagainya.
Pentingnya Pancasila sebagai sistem etika bagi bangsa Indonesia ialah menjadi rambu normatif untuk mengatur perilaku kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia. Dengan adanya Pancasila sebagai sistem etika, masalah-masalah yang dihadapi bangsa Indonesia seperti contoh di atas dapat diminimalisir.

Dinamika Pancasila Sebagai Sistem Etika.
Dinamika Pancasila sebagai sistem etika akan mengalami ancaman diantaranya:
1) berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat
2) lunturnya wibawa pemerintahan
3) munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme
4) penegakan hukum yang tidak menjungjung tinggi nilai-nilai keadilan
5) pamanfaatan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk hal-hal negatif
In reply to First post

Re: Komentar

Az- Zahra གིས-
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sebelumnya, izin memperkenalkan diri :
Nama : Az-Zahra
NPM : 2155011004
Prodi : S1 Teknik Sipil

Etika dan Pancasila merupakan dua hal yang tidak bisa disisihkan karena isi nya mengajarkan tentang nilai yang tercantum kebaikan. Etika Pancasila merupakan cabang ilmu filsafat yang diuraikan menurut nilai sila Pancasila untuk mengelolabudi pekerti kehidupan perilaku bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia. Oleh karena itu, di dalam etika Pancasila terkandung nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Kelima nilai tersebut membentuk perilaku manusia Indonesia dalam semua aspek kehidupannya. Pancasila menjadi sistem etika yang sangat teguh pendirian, karena nilai yang ada bersifat keabsahan, realistis, dan penerapan. Nilai-nilai Pancasila ialah nilai yang seharusnya tertanam pada cita-cita dan tujuan warga negara Indonesiayang wajib diraih dalam asas kehidupan.

Urgensi Pancasila sebagai Sistem Etika
Jika dilihat Pancasila sebagai sistem etika ini adapun masalah yang terjadi bagi bangsa Indonesia, yakni:
1. Banyaknya masalah penggelapan yang mewabah di negeri Indonesia sehingga akibatnya bisa melunturkan sendi-sendi kehidupan warga negara.
2. Masih terjadinya aksi pelaku teror atau terorisme yang menggunakan simbol kepercayaan sehingga dapat menghambat semangat toleransi dalam kehidupan antar umat beragama, budaya, golongan, mengancam disintegrasi bangsa dan persatuan.
3. Masih banyaknya pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dalam kehidupan berbangsa.
4. Kesenjangan antara kelompok sosial masyarakat antara yang kaya dan miskin masih menandai kehidupan warga Indonesia sehingga tidak sama rata.
5. Ketidakadilan aturan yang masih terjadi pada proses peradilan di Indonesia, masih ada hukum yang tidak seimbang dan kadang melihat jabatan dan adanya kesenjangan antara miskin dan kaya.

Dinamika Pancasila sebagai Sistem Etika
Dinamika Pancasila sebagai sistem etika akan mengalami ancaman, di antaranya:
1. Berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat,
2. Lunturnya wibawa pemerintahan,
3. Munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme,
4. Penegakan hukum yang tidak menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan,
5. Pemanfaatan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) untuk hal-hal negatif.

Implementasi Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentuk jika pemerintah serta masyarakat bisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara. Oleh karena itu, betapa pentingnya pelajaran Pancasila sejak dini agar anak-anak terbiasa dengan penerapan sila Pancasila dan tau apa saja yang baik dan salah dalam berperilaku di kehidupan bermasyarakat.

Itulah tanggapan saya terkait artikel tersebut. Saya ucapkan terima kasih.
Wassalamualaikum warahamtullahi wabarakatuh.
In reply to First post

Re: Komentar

DAVIN OKTADAN NUGROHO གིས-
Nama : Davin Oktadan N
NPM : 2155011014
Kelas : B
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin menanggapi artikel diatas,
Pancasila sebenarmya sebagai fondasi bersama bagi setiap komponen untuk menjadi bagian dari masyarakat Indonesia untuk beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari, baik secara pribadi ataupun bersosial.Oleh karena itu pada kaitannya menggunakan nilai etika ini lah yang tercantum pada pancasila adalah sekumpulan bidang yang di angkat berdasarkan prinsip nilai kehidupan dan berkembang dalam masyarakat. jika suatu Negara tersebut memanfaatkan prinsip dan asas yang berisibahwa negara dengan berketuhanan, berkemanusiaan,berpersatuan, dan berkerakyatan, serta berkeadilan, demikian negeri tersebut pada dasar Nya memanfaatkan dasar filsafat dari nilai sila Pancasila.

Pancasila sebagai sistem etika ini adapun masalah yang terjadi bagi bangsa Indonesia yakni Pertama, banyaknya masalah penggelapan yang mewabah di negeri Indonesia sehingga akibatnya bisa melunturkan sendi-sendi kehidupan warga negara. Kedua, masih terjadinya aksi pelaku. terror atau terorisme yang menggunakan simbol kepercayaan sehingga dapat menghambat semangat toleransi dalam kehidupan antar umat beragama, budaya, golongan, mengancam disintegrasi bangsa dan persatuan. Ketiga, masih banyaknya pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dalam kehidupan berbangsa. Keempat, kesenjangan antara kelompok sosial masyarakat antara yang kaya dan miskin masih menandai kehidupan warga Indonesia sehingga tidak sama rata. Kelima, ketidakadilan aturan yang masih terjadi pada proses peradilan di Indonesia, masih ada hukum yang tidak seimbang dan kadang melihat jabatan dan adanya kesenjangan antara miskin dan kaya. Maka dapat disimpulkan bahwa di atas menunjukkanpentingnya peranan Pancasila serta kedudukan Pancasila menjadi sistem etika lantaran Pancasila menjadi arahan atau sebagai prinsip utama bagi warga negara untuk beraktivitas serasi dengan menggunakan nilai-nilai Pancasila.

Dinamika Pancasila sebagai sistem etika akan mengalami ancaman diantaranya:
1) berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat,
2) lunturnya wibawa pemerintahan,
3) munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme,
4) penegakan hukum yang tidak menjungjung tinggi nilai-nilai keadilan, dan
5) pamanfaatan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk hal-hal negative.

Sekian, terima kasih.
In reply to First post

Re: Komentar

Muhammad Faris Azzahri གིས-
Assalamualaikum wr.wb
Nama: Muhammad Faris Azzahri
NPM : 2115011124
Kelas : B
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin memberikan tanggapan terhadap artikel tersebut
Etika dan pancasila memanglah dua hal yang tidak bisa dipisahkan karena isinya mengajarkan tentang nilai yang tercantum kebaikan. Pancasila merupakan etika dasar penafsiran buruk dan baik dalam nilai sila Pancasila, yaitu nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan. Sebagai masyarakat Indonesia perilaku kita tidak boleh bertentangan dengan Pancasila dan harus bisa meninggikan nilai sila yang jelas membentuk suatu hal yang banyak meneruskan faedah pada banyak orang. Terdapat dua istilah Pancasila sebagai sistem etika yakni etika dan etiket. Etika merupakan moral sementara etiket lebih kepada sopan santun dan adat istiadat.

Ancaman dinamika Pancasila sebagai sistem etika diantaranya :
1. Berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat,
2. Lunturnya wibawa pemerintahan,
3. Munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme,
4. Penegakan hukum yang tidak menjungjung tinggi nilai-nilai keadilan,
5. Pemanfaatan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk hal-hal negatif.

Implementasi Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentuk jika pemerintah serta masyarakat bisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara. Oleh karena itu, betapa pentingnya pelajaran Pancasila sejak dini agar anak-anak terbiasa dengan penerapan sila Pancasila dan tau apa saja yang baik dan salah dalam berperilaku di kehidupan bermasyarakat.

Demikian tanggapan saya mengenai artikel tersebut
Terima kasih, wassalamualaikum wr. wb