Komentar

Komentar

Jumlah balasan: 30

Mahasiswa berikan tanggapan terkait isi artikel dalam kolom komentar. setiap mahasiswa wajib memberikan tanggpan sebagai nilai aktivitas pembelajaran hari ini. Tuliskan nama, npm dan prodi

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh RAFAEL.BINTANG.CAHYA.KUSUMA mas bintang -
Nama : Rafael Bintang Cahya Kusuma
NPM : 2155011006
Prodi : S1 teknik sipil

ijin menaggapi artikel tersebut
Pancasila menjadi pedoman peraturan bangsa Indonesia, selainitu ialah sistem hipotesis yang dirangkai untuk menaruh tuntutan serta pedoman pada masyarakat
negara Indonesia dalam berpandangan dan berkepribadian.Pancasila memegang kewajiban krusial pada pelaksanaan semacam sistem etika yang benar padawilayah ini. Dapat dilihatbagaimana dan kapan saja ketika berupaya kita hendaklah untuk melaksanakan budi pekerti etika seperti etika berbicara, berpakaian, dan juga sopan santun seperti tercantum dalam sila kedua Pancasila, dimana tidak dapat di pungkiri bahwa keberadaan Pancasila dalam lingkungan dapat membentuk etika bangsa ini sungguh sangat diperlukan.
Dinamika Pancasila sebagai sistem etika akan mengalami ancaman diantaranya:
1) berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budayamasyarakat,
2) lunturnya wibawa pemerintahan,
3) munculnya konsepekonomi liberal dan kapitalisme,
4)penegakan hukum yang tidak menjungjung tinggi nilai-nilai keadilan,
5) pamanfaatan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk hal-hal negative.

Kesimpulan Pancasila dan etika ialah dua gambaran yang tidak boleh disisihkan karena suatu sistem yang menciptakan suatu
kepaduan yang utuh serta bertautan antara dengan lainnya yang dijadikan panduan dalam kehidupan bermasyarakat.Implementasi Pancasila sebagai sistem etika
mampu terbentuk jika pemerintah serta masyarakat bisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara.

sekian trima kasih.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh Endang Julianti Tobing 2115011065 -
Nama : Endang Julianti Tobing
NPM : 2155011065
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin menjawab Pak/Bu, Pancasila sebagai sistem etika menggambarkan bahwa nilai sila Pancasila melaksanakan aktivitas kehidupan warga negara.Dengan demikian pada etika Pancasila ini di dalamnya tercantum nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan. Kelima nilai tersebut menciptakanbudi pekerti warga negara pada seluruh aspek kehidupannya. Selain itu,Pancasila sebagai pedoman kaidah petunjukperilaku yang baik dan
pemersatu pengetahuan hidup bangsa Indonesia. Selain itu Pancasila sebagai sistem etika harus dipatuhi oleh seluruh rakyat Indonesia.Nilai-nilai yang tercantum pada Pancasila:

1. Nilai Dasar yaitu nilai yang berkaraktertransendentalserta tidak mampu di cermati oleh pemahaman manusia, tetapi pada kesaksiannya nilai berurusan dengan perilaku manusia.
2. Nilai Instrumen yaitu nilai yang sebagai panduan perwujudan dari
nilai dasar. Isi nya belum bisakasatmata sepenuhnya apabila tidak bisa menyusun serta mengukur atau kedudukan yang jelas.
3. Nilai Praktis, ialah
penjelasannilai sebelumnya dalam gerakan yang lebih berwujudmakabegitu nilai ini ialah perwujudan secara kasat mata dari nilai sebelumnya.
Dengan begitu pula kesalahan dalam kehidupan bermasyarakat, misalnya penyelewengan (penyalahgunaan kekuasaan) dapat di hilangkan.Sebagai masyarakat Indonesia perilaku tidak boleh bertentangan dengan Pancasila dan harus bisa meninggikan nilai-nilai yang ada menjadi suatu hal yang lebih memberikan faedah kepada banyak orang. Dinamika Pancasila sebagai sistem etika akan mengalami ancaman diantaranya: 1) berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat, 2) lunturnya wibawa pemerintahan, 3) munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme, 4) penegakan hukum yang tidak menjungjung tinggi nilai-nilai keadilan, dan 5) pamanfaatan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk hal-hal negative. Jika ada peraturan perundang-undangan tidak difondasi menggunakan suatu kebiasaan yang utama pada perwujudan dan penyelenggaraan negara, dengan begitu tentu saja hokum tidak akan sampai pada suatu kesamarataan bagi keberlangsungan kehidupan kemanusian. Sehingga bisa saja peraturan ini diterapkan oleh negeri lain yang barang kali lambangnya bukan Pancasila tetapi nama lain. Maka dapat disimpulkan jika suatu Negara tersebut memanfaatkan prinsip dan asas yang berisibahwa negara dengan berketuhanan, berkemanusiaan,berpersatuan, dan berkerakyatan, serta berkeadilan, demikian negeri tersebut pada dasarnya memanfaatkan dasar filsafat dari nilai sila Pancasila.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh Ismi Fadia -
Assalamualaikum warahnatullahi wabarokatuh, Izin memperkenalkan diri
Nama : Ismi Fadia
NPM : 2115011026
Prodi : S1 Teknik Sipil
Izin memberikan tanggapan terkait artikel pada pertemuan ke-12 materi tentang Implementasi Pancasila Sebagai Sistem Etika.

⚫ Pancasila menjadi pedoman peraturan bangsa Indonesia, selain itu ialah sistem hipotesis yang dirangkai untuk menaruh tuntutan serta pedoman pada masyarakat negara Indonesia dalam berpandangan dan berkepribadian. Maksudnya, manusia dituntut untuk mampu meningkatkan dimensi moralitas pada dirinya, sehingga memiliki kompetensi untuk menunjukkan sikap pengabdian dalam kehidupan sebagai warga negara Indonesia. Dengan harapan nenjadi masyarakat ilmiah-akademik pada akhirnya mampu mengambil keputusan yang komprehensif dengan menggunakan pertimbangan moralitas. Menurut Yudhyarta (2020) Etika Pancasila secara normatif bisa membentuk suatu tumpuan atas perbuatan benar, dan secara aturan dapat membentuksudut pandang tinjauan atas nilai dan kebiasaan yang bertumbuh padawarga negara.

1. Pancasila
Pancasila adalah pengantar falsafah bangsa Indonesia. Selain itu Pancasila sebagai pedoman kaidah petunjuk perilaku yang baik dan pemersatu pengetahuan hidup bangsa Indonesia. Selain itu Pancasila sebagai sistem etika harus dipatuhi oleh seluruh rakyat Indonesia.

Nilai-nilai yang tercantum pada Pancasila yaitu:
1. Nilai Dasar yaitu nilai yang berkarakter transendental serta tidak mampu di cermati oleh pemahaman manusia, tetapi pada kesaksiannya nilai berurusan dengan perilaku manusia.
2. Nilai Instrumen yaitu nilai yang sebagai panduan perwujudan dari nilai dasar. Isi nya belum bisa kasat mata sepenuhnya apabila tidak bisa menyusun serta mengukur atau kedudukan yang jelas.
3. Nilai Praktis, ialah penjelasan nilai sebelumnya dalam gerakan yang lebih berwujud maka begitu nilai ini ialah perwujudan secara kasat mata dari nilai sebelumnya. Erika Pancasila merupakan cabang ilmu filsafat yang
diuraikan menurut nilai sila Pancasila untuk mengelolabudi pekerti kehidupan perilaku bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia. Menurut Dwi Yanto (2017) nilai sila Pancasila dalam dasarnya bukanlah merupakan suatu panduan pribadi yang berkepribadian berpegang teguh pada norma ataupun pragmatiste tapi
merupakan suatu sistem nilai etika yang wajib dibariskan seterusnya dalam norma etika, moral, dan hukum dalam kehidupan kenegaraan dan kebangsaan.

2. Sistem
Sistem merupakan makna kepaduan yang mencakup materi serta benda yang dipertemukan untuk memudahkan
aliran berita dan elemen untuk sampai suatu tujuan. Sistem nilai pada Pancasila merupakan suatu kepaduan nilai yang terdapat pada Pancasila yang silih bertautan antara yang lainnya, tidak dapat dibedakan ataupun dibedakan
tempat lantaran saling bertautan antara yang lainnya. Nilai yang akan dijelaskan ialah :
1) Nilai Ketuhanan, yaitu suatu perilaku dapat dinilai baik jika tidak berbenturan dengan kaidah, nilai serta hukum Pencipta. Pikiran begitu secara pragmatis mampu secara kebenaran bahwa setiap perilaku yang meninggalkan kaidah, nilai, serta aturan Tuhan, apapun kaitannya dengan koneksi kasih sayang antar sesama, makamembuat
masalah muncul serta terjadinya pertengkaran. Dari nilai ini lah dapat disimpulkan yaitu agamis, toleransi, ketaatan, seraspiritualitas.
2). Nilai Kemanusiaan, yaitu suatu perilaku dinilai benar jika serasi sesuai nilai humanisme. Asas pokok pada nilai
manusiawi Pancasila merupakan kesamarataan serta ketata susilaan. Karena itu, suatu perilaku dinilai baik jika serasi dengan nilai manusiawi yang didasarkan pada konsep kesamarataan dan katata susilaan. Dari nilai manusiawi tersebut dapat melaksanakan kemanusiawian misalnya kerja sama, saling tolong menolong, dan penghargaan.
3). Nilai Persatuan, yaitu suatu perilaku dinilai benar jika mampu mempertahankan perhimpunan serta kepaduan. Sikap mementingkan diri dan egoisme ini lah contoh perilaku yang tidak baik. Dapat dilihat dari kegiatan sehari-hari. Akan tetapi apabila perilaku tersebut dapat membelah perhimpunan serta kepaduan maka berdasarkan pengetahuan etika Pancasila ini merupakan tidak baik.

3. Etika
Etika sendiri dilihat dari etimologi bahasanya yaitu bersumber dari kata “ethos” bersasal dari Bahasa Yunani dimana memiliki arti adat, karakter ataupun kepribadian. Etika ialah bidang yang menuturkan tentang bagaimana dan mengapa kita menerapkan suatu ajaran tertentu (bisa jadi terhadap norma-norma) serta bagaimana masyarakat
berperilaku serta melaksanakan kewajiban dengan beragam ajaran moral.

Argumentasi : Menurut saya, sistem etika dalan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila sangat penting sekali karena sistem etika merupakan seperangkat nilai menyeluruh, yang saat ini masih menjadi tantangan kita untuk menjadikan Pancasila mengintegrasikan sistem etika dan tindakan dalam Pancasila. Seperti yang kita ketahui, di jaman ini, bangsa Indonesia mulai merasakan semakin memudarnya nilai-nilai luhur Keindonesiaan. Oleh sebab itu, diperlukan upaya secara maksimal untuk menjadikan Pancasila sebagai implementasi dan sistem tindakan dalam kehidupan sehari-hari.

Sekian tanggapan saya terkait materi di atas, mohon maaf bila terdapat kesalahan pak/bu.
Terimakasih,
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh RIZANU AKBAR -
Nama : Rizanu Akbar
NPM : 2115011064
Prodi : S1 Teknik Sipil

Berikut tanggapan saya terkait dengan artikel tersebut.

Pancasila sebagai sistem etika.
Dalam etika Pancasila terkandung nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Kelima nilai tersebut membentuk perilaku manusia Indonesia dalam semua aspek kehidupannya.
Adapun nilai-nilai yang tercantum pada Pancasila:
1. Nilai Dasar
yaitu nilai yang berkarakter transendental serta tidak mampu di cermati oleh pemahaman manusia, tetapi pada kesaksiannya nilai berurusan dengan perilaku manusia.
2. Nilai Instrumen
yaitu nilai yang sebagai panduan perwujudan dari nilai dasar. Isi nya belum bisa kasat mata sepenuhnya apabila tidak bisa menyusun serta mengukur atau kedudukan yang jelas.
3. Nilai Praktis
Yaitu penjelasan nilai sebelumnya dalam gerakan yang lebih berwujud maka begitu nilai ini ialah perwujudan secara kasat mata dari nilai sebelumnya.

Ancaman pancasila sebagai sistem etika:
Berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat, lunturnya wibawa pemerintahan, munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme, penegakan hukum yang tidak menjungjung tinggi nilai-nilai keadilan, dan pamanfaatan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk hal-hal negative.

Oleh sebab itu pancasila sangat penting dalam mengatur etika masyarakat indonesia, baik di bidang politik, sosial, agama,Perkembangan IPTEK maupun budaya. Jadi, masyarakat indonesia harus mempelajari serta mengikuti nilai-nilai yang tercantum dalam pancasila, agar bangsa indonesia menjadi bangsa yang harmonis.

Sekian dari saya, terimakasih.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh Cahyani Putri Agustin -

Assalamualaikum warahmatullahiwabarokatuh,
Izin memperkenalkan diri
Nama : Cahyani Putri Agustin
NPM : 2115011066
Prodi : S1 Teknik Sipil


Tanggapan saya mengenai artikel yang diberikan adalah sebagai berikut,

Dari hasil data ditemukan berdasarkan artikel pada pertemuan ke 12  ini adalah bahwa tujuan Pancasila sebagai sistem Etika adalah untuk melihat nilai apa saja yang tercantum pada isi Pancasila, maka dari itu Pancasila bisa menjadi sistem etika yang sangat kokoh. Di dalam etika Pancasila sendiri tercantum nilai sila Pancasila seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan serta keadilan.

 Etika dan Pancasila merupakan dua hal yang tidak bisa di sisihkan karena isi nya mengajarkan tentang nilai yang tercantum kebaikan. Kita sebagai masyarakat Indonesia perilaku tidak boleh bertentangan dengan Pancasila dan harus bisa meninggikan nilai sila yang jelas membentuk suatu hal yang banyak meneruskan faedah pada banyak orang lain.

Dapat dilihat bagaimana dan kapan saja ketika berupaya kita hendaklah untuk melaksanakan budi pekerti etika seperti etika berbicara, berpakaian, dan juga sopan santun seperti tercantum dalam sila kedua Pancasila, dimana tidak dapat di pungkiri bahwa keberadaanPancasila dalam lingkungan dapat membentuk etika bangsa ini sungguh sangat diperlukan.

Terdapat dua istilah Pancasila sebagai sistem etika yakni etika dan etiket, Selain itu Pancasila sebagai pedoman kaidah petunjuk perilaku yang baik dan pemersatu pengetahuan hidup bangsa Indonesia. Selain itu Pancasila sebagai sistem etika harus dipatuhi oleh seluruh rakyat Indonesia.

Etika Pancasila merupakan cabang ilmu filsafat yang diuraikanmenurutnilai sila Pancasila untuk mengelolabudi pekerti kehidupan perilaku bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia. Sistem nilai pada Pancasila merupakan suatu kepaduan nilai yang terdapat pada Pancasila yang silih bertautanantara yang lainnya, tidak dapat dibedakan ataupun dibedakan tempatlantaran saling bertautan antara yang lainnya....

Sekian tanggapan saya, mohon maaf bila terdapat kesalahan pak/bu
Terima kasih
Wassalamu'alaimum warahmatullahi wabarokatuh.


Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh Allecia Purnama Indah -
Assalamualaikum warahnatullahi wabarokatuh,

Izin memperkenalkan diri
Nama : Allecia Purnama Indah
NPM : 2115011085
Prodi : S1 Teknik Sipil
Implementasi Pancasila Sebagai Sistem Etika.

Pancasila sebagai sistem etika ialah moral yang bisa di realisasikan pada perbuatanyang dapat di lihat sehingga melibatkan banyak sekali aspek kehidupan. Pancasila menjadi pedoman peraturan bangsa Indonesia, selain itu ialah sistem hipotesis yang dirangkai untuk menaruh tuntutan serta pedoman pada masyarakat negara Indonesia dalam berpandangan dan berkepribadian. Dengan harapan menjadi masyarakat ilmiah-akademik pada akhirnya mampu mengambil keputusan yang komprehensif dengan menggunakan pertimbangan moralitas. Pancasila sebagai sistem merupakan suatu tanda atau suatu kumpulan asas yang mendirikan suatu keseluruhan yang kestabilan, selaras, dan terpadu.

- Pancasila, Pancasila adalah pengantar falsafah bangsa Indonesia. Selain itu Pancasila sebagai pedoman kaidah petunjuk perilaku yang baik dan pemersatu pengetahuan hidup bangsa Indonesia. Selain itu Pancasila sebagai sistem etika harus dipatuhi oleh seluruh rakyat Indonesia.
Adapun Nilai-nilai yang tercantum pada Pancasila yaitu:
1. Nilai Dasar yaitu nilai yang berkarakter transendental serta tidak mampu di cermati oleh pemahaman manusia, tetapi pada kesaksiannya nilai berurusan dengan perilaku manusia.
2. Nilai Instrumen yaitu nilai yang sebagai panduan perwujudan dari nilai dasar. Isi nya belum bisa kasat mata sepenuhnya apabila tidak bisa menyusun serta mengukur atau kedudukan yang jelas.
3. Nilai Praktis, ialah penjelasan nilai sebelumnya dalam gerakan yang lebih berwujud maka begitu nilai ini ialah perwujudan secara kasat mata dari nilai sebelumnya. Etika Pancasila merupakan cabang ilmu filsafat yang dapat diuraikan menurut nilai sila Pancasila untuk mengelola budi pekerti kehidupan perilaku bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia.

- Sistem, Sistem merupakan makna kepaduan yang mencakup materi serta benda yang dipertemukan untuk memudahkan
aliran berita dan elemen untuk sampai suatu tujuan. Sistem nilai pada Pancasila merupakan suatu kepaduan nilai yang terdapat pada Pancasila yang silih bertautan antara yang lainnya, tidak dapat dibedakan ataupun dibedakan
tempat lantaran saling bertautan antara yang lainnya. Nilai yang akan dijelaskan ialah :
1. Nilai Ketuhanan, merupakan suatu perilaku dapat dinilai baik jika tidak berbenturan dengan kaidah, nilai serta hukum Pencipta. Pikiran begitu secara pragmatis mampu secara kebenaran bahwa setiap perilaku yang meninggalkan kaidah, nilai, serta aturan Tuhan, apapun kaitannya dengan koneksi kasih sayang antar sesama, makamembuat
masalah muncul serta terjadinya pertengkaran. Dari nilai ini lah dapat disimpulkan yaitu agamis, toleransi, ketaatan, seraspiritualitas.
2. Nilai Kemanusiaan, merupakan suatu perilaku dinilai benar jika serasi sesuai nilai humanisme. Asas pokok pada nilai manusiawi Pancasila merupakan kesamarataan serta ketata susilaan. Karena itu, suatu perilaku dinilai baik jika serasi dengan nilai manusiawi yang didasarkan pada konsep kesamarataan dan katata susilaan. Dari nilai manusiawi tersebut dapat melaksanakan kemanusiawian misalnya kerja sama, saling tolong menolong, dan penghargaan.
3. Nilai Persatuan, merupakan suatu perilaku dinilai benar jika mampu mempertahankan perhimpunan serta kepaduan. Sikap mementingkan diri dan egoisme ini lah contoh perilaku yang tidak baik. Dapat dilihat dari kegiatan sehari-hari. Akan tetapi apabila perilaku tersebut dapat membelah perhimpunan serta kepaduan maka berdasarkan pengetahuan etika Pancasila ini merupakan tidak baik.

- Etika, etika memiliki arti adat, karakter ataupun kepribadian. Etika ialah bidang yang menuturkan tentang bagaimana dan mengapa kita menerapkan suatu ajaran tertentu (bisa jadi terhadap norma-norma) serta bagaimana masyarakat
berperilaku serta melaksanakan kewajiban dengan beragam ajaran moral.
Etika Pancasila ini sangat diharapkanpada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara karena tuntunan nilai-nilai moral yang di gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Pancasila Sebagai Dasar Etika Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara. Pentingnya etika dalam kehidupan sehari-hari. Etika Pancasila ini sangat diharapkan pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara karena tuntunan nilai-nilai moral yang di gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Agar masyarakat Indonesia tidak melenceng dari nilai Pancasila Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentuk jika pemerintah serta masyarakat bisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara.

Sekian tanggapan dari saya , terima kasih, Wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh Nur Azizah -
Nama : Nur Azizah
NPM : 2115011004
Prodi : S1 Teknik Sipil
Izin menggapi artikel
Pancasila sebagai sistem etika ialahmoral yang bisa di realisasikan pada perbuatan yang dapat di lihat sehingga melibatkan banyak sekali aspek kehidupan. Tujuan Pancasila sebagai sistem Etika dengan melihat nilai apa saja yang tercantum pada isi Pancasila, maka dari itu Pancasila bisa menjadi sistem etika yang sangat kokoh.

Pancasila menjadi pedoman peraturan bangsa Indonesia, selain itu Ialah system hipotesis yang dirangkai untuk menaruh tuntutan serta pedoman pada masyarakat negara Indonesia dalam
berpandangan dan berkepribadian. Maksudnya, manusia dituntut untuk mampu meningkatkan dimensi moralitras pada dirinya, sehingga memiliki kompetensi untuk menunjukkan sikap pengabdian dalam kehidupan sebagai warga negara Indonesia. Dengan harapan menjadi masyarakat ilmiah-akademik pada akhirnya mampu mengambil keputusan yang komprehensif dengan menggunakan pertimbangan moralitas

Etika dan Pancasila merupakan dua hal yang tidak bisa di sisihkan karena isi nya mengajarkan tentang nilai yang tercantum kebaikan.
Nilai-nilai yang tercantum pada Pancasila
1. Nilai Dasar yaitu nilai yang berkaraktertransendentalserta tidak mampu di cermati oleh pemahaman manusia, tetapi pada kesaksiannya nilai berurusan dengan perilaku manusia.
2. Nilai Instrumen yaitu nilai yang sebagai panduan perwujudan dari nilai dasar. Isi nya belum
bisa kasatmata sepenuhnya apabila tidakbisa menyusun serta mengukur atau kedudukan yang jelas.
3. Nilai Praktis, ialah penjelasannilai sebelumnya dalam gerakan yang lebih berwujud maka begitu nilai iniialah perwujudan secara kasat mata dari nilai sebelumnya.
Kedudukan Pancasila menjadi sistem etika lantaran Pancasila menjadi arahan atau sebagai prinsip utama bagi warga negara untuk beraktivitasserasi dengan menggunakan nilai-nilai

Pancasila. Etika Pancasila ini sangat diharapkanpada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara karena tuntunan nilai-nilai moral yang di gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, jika dilihat masyarakat Indonesia diharapkan melakukan kajian kritis-rasional terhadap nilai-nilai moral pada kebiasaan sehari-hari agartidak terjebak kepada pandangan yang bersifat mitos.
Dinamika Pancasila sebagai sistem etika akan mengalami ancaman diantaranya:
1) berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat,
2) lunturnya wibawa pemerintahan,
3) munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme,
4) penegakan hukum yang tidak menjungjung tinggi nilai-nilai keadilan, dan
5) pamanfaatan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk hal-hal negative.

Pancasila sebagai sistem etika menggambarkan bahwa nilai sila Pancasila melaksanakan aktivitas kehidupan warga negara.Dengan demikian padaetika Pancasila ini di dalamnya tercantum nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan. Kelima nilai tersebut menciptakanbudi pekerti warga negara pada seluruh aspek
kehidupannya. Dengan begitu pula kesalahan dalam kehidupan bermasyarakat,
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh AMANDA AJENG AZZAHRA -
Nama : Amanda Ajeng Azzahra
NPM : 2115011025
Prodi : S1 Teknik Sipil

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Izin menanggapi artikel yang tertera

Pancasila seharusnya menjadi asas serta pijakan bagi Bangsa Indonesia dalam berperilaku serta perbuatan. Sehingga diharapkan bisa terbentuk warga negara yang adil dan makmur.
Pancasila dan etika ialah dua gambaran yang tidak boleh disisihkan lantaran isinya ialah suatu sistem yang menciptakan suatu kepaduan yang utuh serta bertautan antara dengan lainnya yang dijadikan panduan dalam kehidupan bermasyarakat. Implementasi Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentuk jika pemerintah serta masyarakat bisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara. Pancasila sebagai sistem etika menggambarkan bahwa nilai sila Pancasila melaksanakan aktivitas kehidupan warga negara.
Tujuan Pancasila sebagai sistem Etika dengan melihat nilai apa saja yang tercantum pada isi Pancasila, maka dari itu Pancasila bisa menjadi sistem etika yang sangat kokoh. Dengan demikian pada etika Pancasila ini di dalamnya tercantum nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan. Kelima nilai tersebut menciptakan budi pekerti warga negara pada seluruh aspek kehidupannya. Apabila nilai sila Pancasila ini betul-betul dimengerti tentu bisa memusnahkan tingkat kesenjangan dan kejahatan moral dalam aktivitas bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dinamika Pancasila sebagai sistem etika akan mengalami ancaman diantaranya:
1) berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat,
2) lunturnya wibawa pemerintahan,
3) munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme,
4) penegakan hukum yang tidak menjungjung tinggi nilai-nilai keadilan, dan
5) pamanfaatan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk hal-hal negative.
Pancasila sebagai sistem etika ini adapun masalah yang terjadi bagi bangsa Indonesia
1. banyaknya masalahpenggelapan yang mewabahdi negeri Indonesia sehingga akibatnya bisa melunturkan sendi-sendi kehidupan warga negara.
2. masih terjadinya aksi pelaku terror atau terorisme yang menggunakan simbol kepercayaan sehingga dapat menghambat semangat toleransi dalam kehidupan antar umat beragama, budaya, golongan, mengancam disintegrasi bangsa dan persatuan.
3. masih banyaknya pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dalam kehidupan berbangsa.
4. kesenjangan antara kelompok sosial masyarakat antara yang kaya dan miskin masih menandai kehidupan warga Indonesia sehingga tidak sama rata.
5. ketidakadilan aturan yang masih terjadi pada proses peradilan di Indonesia, masih ada hukum yang tidak seimbang dan kadang melihat jabatan dan adanya kesenjangan antara miskin dan kaya.
Maka dapat disimpulkan bahwa di atas menunjukkan pentingnya peranan Pancasila serta kedudukan Pancasila menjadi sistem etika lantaran Pancasila menjadi arahan atau sebagai prinsip utama bagi warga negara untuk beraktivitas serasi dengan menggunakan nilai-nilai Pancasila.

Wassalamualaikum Wr. Wb.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh Fatika Balqis Azzahro -
Nama : Fatika Balqis Azzahro
NPM : 2115011054
Prodi : S1 Teknik Sipil
Kelas : Pendidikan Pancasila B

Izin menanggapi mengenai artikel yang tertera,
Pancasila dan etika ialah dua gambaran yang tidak boleh disisihkan karena isinya ialah suatu sistem yang menciptakan suatu kepaduan yang utuh serta bertautan antara satu dengan lainnya yang dijadikan panduan dalam kehidupan bermasyarakat. Implementasi Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentuk jika pemerintah serta masyarakat bisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara. Pancasila sebagai sistem etika menggambarkan bahwa nilai sila Pancasila melaksanakan aktivitas kehidupan warga negara.

Pancasila sebagai sistem etika ini masih menghadapi masalah, adapun masalah yang terjadi bagi bangsa Indonesia
1. Banyaknya masalah penggelapan yang mewabah di negeri Indonesia sehingga akibatnya bisa melunturkan sendi-sendi kehidupan warga negara.
2. Masih terjadinya aksi pelaku terror atau terorisme yang menggunakan simbol kepercayaan sehingga dapat menghambat semangat toleransi dalam kehidupan antar umat beragama, budaya, golongan, mengancam disintegrasi bangsa dan persatuan.
3. Masih banyaknya pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dalam kehidupan berbangsa.
4. Kesenjangan antara kelompok sosial masyarakat antara yang kaya dan miskin masih menandai kehidupan warga Indonesia sehingga tidak sama rata.
5. Ketidakadilan aturan yang masih terjadi pada proses peradilan di Indonesia, masih ada hukum yang tidak seimbang dan kadang melihat jabatan dan adanya kesenjangan antara miskin dan kaya.

Maka dapat disimpulkan bahwa di atas menunjukkan pentingnya peranan Pancasila sebagai sistem etika lantaran Pancasila menjadi arahan atau sebagai prinsip utama bagi warga negara untuk beraktivitas serasi dengan menggunakan nilai-nilai Pancasila. Dengan demikian pada etika Pancasila ini di dalamnya tercantum nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan. Kelima nilai tersebut menciptakan budi pekerti warga negara pada seluruh aspek kehidupannya. Dengan begitu pula kesalahan ataupun masalah dalam kehidupan bermasyarakat, misalnya penyelewengan (penyalahgunaan kekuasaan) dapat di hilangkan. Sebagai masyarakat Indonesia perilaku tidak boleh bertentangan dengan Pancasila dan harus bisa meninggikan nilai-nilai yang ada menjadi suatu hal yang lebih memberikan faedah kepada banyak orang.

Sekian yang dapat saya sampaikan.
Terima kasih.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh Muhamad Zada Empu Razak Kesatria -
Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
Nama : Muhamad Zada Empu Razak Kesatria
NPM : 2155011005
Kelas : Bahasa Indonesia B
Prodi : S1 Teknik Sipil

Tanggapan saya mengenai artikel tersebut, yaitu Pancasila seharusnya menjadi asas serta pijakan bagi Bangsa Indonesia dalam berperilaku serta perbuatan. Sehingga diharapkan bisa terbentuk warga negara yang adil dan makmur.

Pancasila dan etika ialah dua gambaran yang tidak boleh disisihkan lantaran isinya ialah suatu sistem yang menciptakan suatu kepaduan yang utuh serta bertautan antara dengan lainnya yang dijadikan panduan dalam kehidupan bermasyarakat. Implementasi Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentuk jika pemerintah serta masyarakat bisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara. Pancasila sebagai sistem etika menggambarkan bahwa nilai sila Pancasila melaksanakan aktivitas kehidupan warga negara.

Tujuan Pancasila sebagai sistem Etika dengan melihat nilai apa saja yang tercantum pada isi Pancasila, maka dari itu Pancasila bisa menjadi sistem etika yang sangat kokoh. Dengan demikian pada etika Pancasila ini di dalamnya tercantum nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan. Kelima nilai tersebut menciptakan budi pekerti warga negara pada seluruh aspek kehidupannya. Apabila nilai sila Pancasila ini betul-betul dimengerti tentu bisa memusnahkan tingkat kesenjangan dan kejahatan moral dalam aktivitas bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dinamika Pancasila sebagai sistem etika akan mengalami ancaman diantaranya:
1) berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat,
2) lunturnya wibawa pemerintahan,
3) munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme,
4) penegakan hukum yang tidak menjungjung tinggi nilai-nilai keadilan, dan
5) pamanfaatan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk hal-hal negative.

Pancasila sebagai sistem etika ini adapun masalah yang terjadi bagi bangsa Indonesia
1. banyaknya masalahpenggelapan yang mewabahdi negeri Indonesia sehingga akibatnya bisa melunturkan sendi-sendi kehidupan warga negara.
2. masih terjadinya aksi pelaku terror atau terorisme yang menggunakan simbol kepercayaan sehingga dapat menghambat semangat toleransi dalam kehidupan antar umat beragama, budaya, golongan, mengancam disintegrasi bangsa dan persatuan.
3. masih banyaknya pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dalam kehidupan berbangsa.
4. kesenjangan antara kelompok sosial masyarakat antara yang kaya dan miskin masih menandai kehidupan warga Indonesia sehingga tidak sama rata.
5. ketidakadilan aturan yang masih terjadi pada proses peradilan di Indonesia, masih ada hukum yang tidak seimbang dan kadang melihat jabatan dan adanya kesenjangan antara miskin dan kaya.

Dapat disimpulkan bahwa pentingnya peranan Pancasila serta kedudukan Pancasila menjadi sistem etika lantaran Pancasila menjadi arahan atau sebagai prinsip utama bagi warga negara untuk beraktivitas serasi dengan menggunakan nilai-nilai Pancasila.

Apabila ada salah kata saya mohon maaf, sekian terima kasih
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh Rafly Bani Fadlih -
Nama: Rafly Bani Fadlih
NPM: 2115011116
Prodi: S1 Teknik Sipil

Pancasila Menjadi Sistem Etika

Pancasila sebagai sistem etika ialah moral yang bisa di realisasikanpada perbuatan yang dapat di lihat sehingga melibatkan banyak sekali aspek kehidupan. Dapat dilihat masa kini masih banyak sekali warga yang tidak berasaskan Pancasila. Tujuan Pancasila sebagai sistem Etika dengan melihat nilai apa saja yang tercantum pada isi Pancasila, maka dari itu Pancasila bisa menjadi sistem etika yangsangat kokoh. Di dalam etika Pancasila sendiri tercantum nilai sila Pancasila seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan serta keadilan.

Adapun nilai-nilai yang tercantum pada Pancasila:
1. Nilai Dasar
yaitu nilai yang berkarakter transendental serta tidak mampu di cermati oleh pemahaman manusia, tetapi pada kesaksiannya nilai berurusan dengan perilaku manusia.
2. Nilai Instrumen
yaitu nilai yang sebagai panduan perwujudan dari nilai dasar. Isi nya belum bisa kasat mata sepenuhnya apabila tidak bisa menyusun serta mengukur atau kedudukan yang jelas.
3. Nilai Praktis
Yaitu penjelasan nilai sebelumnya dalam gerakan yang lebih berwujud maka begitu nilai ini ialah perwujudan secara kasat mata dari nilai sebelumnya.

Pancasila sebagai sistem etika menggambarkan bahwa nilai sila Pancasila melaksanakan aktivitas kehidupan warga negara. Pancasila seharusnya menjadi asas serta pijakan bagi Bangsa Indonesia dalam berperilaku serta perbuatan.Sehingga diharapkanbisa terbentuk warga negara yang adil dan makmur serasidengan maksud negara Indonesia.

Sekian tanggapan dari saya, apabila ada kesalahan mohon maaf
Terima kasih
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh Rivaldi Silva Julian -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Izin memperkenalkan diri:
Nama : Rivaldi Silva Julian
NPM : 2115011114
Kelas : Pancasila B
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin memberikan tanggapan terkait artikel yang diberikan.

Pancasila sebagai sistem etika adalah moral yang bisa direalisasikan pada perbuatan yang dapat dilihat sehingga melibatkan banyak sekali aspek kehidupan. Dapat dilihat masa kini masih banyak sekali warga yang tidak berpedoman Pancasila. Oleh sebab itu, sistem etika sangat dibutuhkan dalam masyarakat.

Tujuan Pancasila sebagai Sistem Etika dengan melihat nilai apa saja yang tercantum pada isi Pancasila, maka dari itu Pancasila bisa menjadi sistem etika yang sangat kokoh. Dengan demikian pada etika Pancasila ini di dalamnya tercantum nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan. Kelima nilai tersebut menciptakan budi pekerti warga negara pada seluruh aspek kehidupannya. Apabila nilai sila Pancasila ini betul-betul dimengerti tentu bisa memusnahkan tingkat kesenjangan dan kejahatan moral dalam aktivitas bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Nilai-nilai yang tercantum pada Pancasila
1. Nilai Dasar yaitu nilai yang berkaraktertransendentalserta tidak mampu di cermati oleh pemahaman manusia, tetapi pada kesaksiannya nilai berurusan dengan perilaku manusia.
2. Nilai Instrumen yaitu nilai yang sebagai panduan perwujudan dari nilai dasar. Isi nya belum
bisa kasatmata sepenuhnya apabila tidakbisa menyusun serta mengukur atau kedudukan yang jelas.
3. Nilai Praktis, ialah penjelasannilai sebelumnya dalam gerakan yang lebih berwujud maka begitu nilai iniialah perwujudan secara kasat mata dari nilai sebelumnya.

Etika Pancasila ini sangat diharapkan pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara karena tuntunan nilai-nilai moral yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, jika dilihat masyarakat Indonesia diharapkan melakukan kajian kritis-rasional terhadap nilai-nilai moral pada kebiasaan sehari-hari agar tidak terjebak kepada pandangan yang bersifat mitos.
Dinamika Pancasila sebagai sistem etika akan mengalami ancaman diantaranya:
1) Berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat,
2) Lunturnya wibawa pemerintahan,
3) Munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme,
4) Penegakan hukum yang tidak menjungjung tinggi nilai-nilai keadilan, dan
5) Pamanfaatan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk hal-hal negatif.

Pancasila sebagai sistem etika ini masih menghadapi masalah, adapun masalah yang terjadi bagi bangsa Indonesia, diantaranya:
1) Banyaknya masalah penggelapan yang mewabah di negeri Indonesia sehingga akibatnya bisa melunturkan sendi-sendi kehidupan warga negara.
2) Masih terjadinya aksi pelaku terror atau terorisme yang menggunakan simbol kepercayaan sehingga dapat menghambat semangat toleransi dalam kehidupan antar umat beragama, budaya, golongan, mengancam disintegrasi bangsa dan persatuan.
3) Masih banyaknya pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dalam kehidupan berbangsa.
4) Kesenjangan antara kelompok sosial masyarakat antara yang kaya dan miskin masih menandai kehidupan warga Indonesia sehingga tidak sama rata.
5) Ketidakadilan aturan yang masih terjadi pada proses peradilan di Indonesia, masih ada hukum yang tidak seimbang dan kadang melihat jabatan dan adanya kesenjangan antara miskin dan kaya.

Maka dapat disimpulkan bahwa peranan Pancasila sebagai sistem etika lantaran Pancasila menjadi arahan atau sebagai prinsip utama bagi warga negara untuk beraktivitas serasi dengan menggunakan nilai-nilai Pancasila. Dengan demikian pada etika Pancasila ini di dalamnya tercantum nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan. Kelima nilai tersebut menciptakan budi pekerti warga negara pada seluruh aspek kehidupannya. Dengan begitu pula kesalahan ataupun masalah dalam kehidupan bermasyarakat, misalnya penyelewengan (penyalahgunaan kekuasaan) dapat dihilangkan. Sebagai masyarakat Indonesia perilaku tidak boleh bertentangan dengan Pancasila dan harus bisa meninggikan nilai-nilai yang ada menjadi suatu hal yang lebih memberikan manfaat kepada banyak orang.

Sekian yang dapat saya sampaikan. Saya ucapkan terima kasih atas perhatiannya.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatu
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh Nabira.202121 Nabira.202121 -
Nama: Nabira
NPM: 2115011015
Kelas : B
Prodi: S1 Teknik Sipil

Assalamualaikum wr.wb
Menanggapi artikel diatas bahwa, Pancasila sebagai sistem etika ialah moral yang bisa di realisasikan pada perbuatan yang dapat di lihat sehingga melibatkan banyak sekali aspek kehidupan. Tujuan Pancasila sebagai sistem Etika dengan melihat nilai apa saja yang tercantum pada isi Pancasila, maka dari itu Pancasila bisa menjadi sistem etika yangsangat kokoh. Di dalam etika Pancasila sendiri tercantum nilai sila Pancasila seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan serta keadilan. Dilihat berdasarkan nilai sila Pancasila yang ada ini tidak hanya bersifat keabsahan, tetapi pula realistsis dan penerapan. Apabila nilai sila Pancasila ini betul-betul dimengerti tentu bisa memusnahkan tingkat kesenjangan dan kejahatan moral dalam aktivitas bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Etika dan Pancasila merupakan dua hal yang tidak bisa di sisihkan karena isi nya mengajarkan tentang nilai yang tercantum kebaikan. Menurut Hartati (2019) Etika Pancasila ialah etika dasar penaksiran buruk dan baik dalam nilai sila Pancasila, yaitu nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan.
Sebagai masyarakat Indonesia perilaku tidak boleh bertentangan dengan Pancasila dan harus bisa meninggikan nilai sila yang jelas membentuk suatu hal yang banyak meneruskan faedah pada banyak orang.

Urgensi Pancasila sebagai Sistem Etika
Jika dilihat Pancasila sebagai sistem etika ini adapun masalah yang terjadi bagi bangsa Indonesia yaitu :
1. Pertama, banyaknya masalah penggelapan yang mewabah di negeri Indonesia sehingga akibatnya bisa melunturkan sendi-sendi kehidupan warga negara.
2. Kedua, masih terjadinya aksi pelaku terror atau terorisme yang menggunakan simbol kepercayaan sehingga dapat menghambat semangat toleransi dalam kehidupan antar umat beragama, budaya, golongan, mengancam disintegrasi bangsa dan persatuan.
3. Ketiga, masih banyaknya pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dalam kehidupan berbangsa.
4. Keempat, kesenjangan antara kelompok sosial masyarakat antara yang kaya dan miskin masih menandai kehidupan warga Indonesia sehingga tidak sama rata.
5. Kelima, ketidakadilan aturan yang masih terjadi pada proses peradilan di Indonesia, masih ada hukum yang tidak seimbang dan kadang melihat jabatan dan adanya kesenjangan antara miskin dan kaya.

Dinamika Pancasila sebagai sistem etika akan mengalami ancaman diantaranya:
1. Berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat,
2. Lunturnya wibawa pemerintahan,
3. Munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme,
4. Penegakan hukum yang tidak menjungjung tinggi nilai-nilai keadilan, dan
5. Pemanfaatan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk hal-hal negative.

Pancasila dan etika adalah dua gambaran yang tidak boleh disisihkan. Implementasi Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentuk jika pemerintah serta masyarakat bisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara. Maka Pancasila seharusnya menjadi asas serta pijakan bagi Bangsa Indonesia dalam berperilaku, sehingga diharapkan bisa terbentuk warga negara yang adil dan makmur serta terbentuk perilaku etika yang memuliakan nilai kesusilaan sebagai pelaksanaan dari identitas serta karakter dari warga negara Indonesia. Dan juga dipastikan kita dapan menghadapi ancaman ancaman dalam dinamika Pancasa sebagai sistem etika.

Terima kasih, wassalamualaikum warohmatullohi wabarokatu.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh Az- Zahra -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Izin memperkenalkan diri:
Nama : Az-Zahra
NPM : 2155011004
Kelas : Pancasila B
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin memberikan tanggapan terkait artikel yang diberikan.

Pancasila menjadi pedoman peraturan bangsa Indonesia, selain itu ialah sistem hipotesis yang dirangkai untuk menaruh tuntutan serta pedoman pada masyarakat negara Indonesia dalam berpandangan dan berkepribadian. Maksudnya, manusia dituntut untuk mampu meningkatkan dimensi moralitas pada dirinya sehingga memiliki kompetensi untuk menunjukkan sikap pengabdian dalam kehidupan sebagai warga negara Indonesia. Dengan harapan nenjadi masyarakat ilmiah-akademik pada akhirnya mampu mengambil keputusan yang komprehensif dengan menggunakan pertimbangan moralitas. Menurut Yudhyarta (2020) Etika Pancasila secara normatif bisa membentuk suatu tumpuan atas perbuatan benar, dan secara aturan dapat membentuksudut pandang tinjauan atas nilai dan kebiasaan yang bertumbuh pada warga negara.

Nilai-nilai yang tercantum pada Pancasila, diantaranya:
1. Nilai Dasar yaitu nilai yang berkaraktertransendentalserta tidak mampu di cermati oleh pemahaman manusia, tetapi pada kesaksiannya nilai berurusan dengan perilaku manusia.
2. Nilai Instrumen yaitu nilai yang sebagai panduan perwujudan dari nilai dasar. Isi nya belum
bisa kasatmata sepenuhnya apabila tidakbisa menyusun serta mengukur atau kedudukan yang jelas.
3. Nilai Praktis, ialah penjelasannilai sebelumnya dalam gerakan yang lebih berwujud maka begitu nilai iniialah perwujudan secara kasat mata dari nilai sebelumnya.

Etika Pancasila ini sangat diharapkan pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara karena tuntunan nilai-nilai moral yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, jika dilihat masyarakat Indonesia diharapkan melakukan kajian kritis-rasional terhadap nilai-nilai moral pada kebiasaan sehari-hari agar tidak terjebak kepada pandangan yang bersifat mitos. Dinamika Pancasila sebagai sistem etika akan mengalami ancaman diantaranya:
1) Berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat,
2) Lunturnya wibawa pemerintahan,
3) Munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme,
4) Penegakan hukum yang tidak menjungjung tinggi nilai-nilai keadilan, dan
5) Pamanfaatan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk hal-hal negatif.

Pancasila sebagai sistem etika ini masih menghadapi masalah, adapun masalah yang terjadi bagi bangsa Indonesia, diantaranya:
1) Banyaknya masalah penggelapan yang mewabah di negeri Indonesia sehingga akibatnya bisa melunturkan sendi-sendi kehidupan warga negara.
2) Masih terjadinya aksi pelaku terror atau terorisme yang menggunakan simbol kepercayaan sehingga dapat menghambat semangat toleransi dalam kehidupan antar umat beragama, budaya, golongan, mengancam disintegrasi bangsa dan persatuan.
3) Masih banyaknya pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dalam kehidupan berbangsa.
4) Kesenjangan antara kelompok sosial masyarakat antara yang kaya dan miskin masih menandai kehidupan warga Indonesia sehingga tidak sama rata.
5) Ketidakadilan aturan yang masih terjadi pada proses peradilan di Indonesia, masih ada hukum yang tidak seimbang dan kadang melihat jabatan dan adanya kesenjangan antara miskin dan kaya.

Oleh sebab itu, Etika Pancasila ini sangat diharapkan pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara karena tuntunan nilai-nilai moral yang di gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Agar masyarakat Indonesia tidak melenceng dari nilai Pancasila Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentuk jika pemerintah serta masyarakat bisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas keadilan warga negara. Dengan demikian, Etika Pancasila mampu menciptakan budi pekerti bagi warga negara dalam segala aspek kehidupan.

Itulah tanggapan saya terkait artikel yang diberikan.
Terima kasih.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh Khalila Putri Ralia -
Nama : Khalila Putri
NPM : 2115011105
Prodi : S1 Teknik Sipil

Tanggapan saya mengenai artikel di atas yang berjudul "Implementasi Pancasila Sebagai Sistem Etika" :
Pancasila adalah pengantar falsafah bangsa Indonesia selain itu Pancasila sebagai pedoman kaidah petunjuk perilaku yang baik. Pengetahuan hidup bangsa Indonesia yang tercantum pada Pancasila :
1. Nilai dasar yaitu nilai yang berkarakter serta tidak mampu dicermati oleh pemahaman manusia tetapi pada kesaksiannya nilai berurusan dengan perilaku manusia
2. Nilai instrumen yaitu nilai yang sebagai panduan perwujudan dari nilai dasar
3. Nilai praktis ialah penjelasan nilai sebelumnya dalam gerakan yang lebih berwujud maka begitu nilai-nilai perwujudan secara kasat mata dari nilai sebelumnya.

Etika Pancasila merupakan cabang ilmu filsafat yang diuraikan menurut nilai sila Pancasila untuk mengelola budi pekerti kehidupan perilaku bermasyarakat berbangsa dan bernegara di Indonesia. Menurut Dwianto nilai sila pancasila dalam dasarnya bukanlah merupakan suatu panduan pribadi yang berkepribadian berpegang teguh pada norma ataupun pragmatis tetapi merupakan suatu sistem nilai etika yang wajib diberikan seterusnya dalam norma etika moral dan hukum dalam kehidupan kenegaraan dan kebangsaan

Sistem nilai pada Pancasila merupakan suatu kepaduan nilai yang terdapat pada Pancasila yang bertautan antara yang lainnya tidak dapat dibedakan dan saling bertautan yaitu
1. Nilai ketuhanan suatu perilaku dapat dinilai baik jika tidak berbenturan dengan kaidah nilai serta hukum pencipta.
2. Nilai kemanusiaan suatu perilaku dinilai benar jika sesuai nilai humanisme.
3. Nilai persatuan suatu perilaku dinilai benar jika mampu mempertahankan perhimpunan serta kepanduan
4. Nilai kerakyatan berhubungan dengan kedaulatan dan tercantum nilai lain yang mempunyai nilai hikmat kebijaksanaan serta permusyawaratan
5. Nilai keadilan sila ini lebih mengarah dalam kedudukan sosial.

Etika sendiri dilihat dari etimologi bahasanya itu bersumber dari kata etos berasal dari bahasa Yunani dimana memiliki arti adat karakter ataupun kepribadian. Etika ialah bidang yang menuturkan tentang bagaimana dan mengapa kita menerapkan suatu ajaran tertentu (bisa jadi terhadap norma-norma) serta bagaimana masyarakat berperilaku serta melaksanakan kewajiban dengan keragaman jalan moral.

Dinamika Pancasila sebagai sistem etika akan mengalami ancaman diantaranya:
1. Berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat.
2. Runtuhnya wibawa pemerintahan.
3. Munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme.
4. Penegakan hukum yang tidak menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan lima pemanfaatan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk hal-hal negatif.
Alasan dinamika Pancasila sebagai sistem etika yaitu pertama pada zaman Orde Lama pemilu dilaksanakan dengan semangat demokrasi yang diikuti banyak partai politik namun Pemilu itu dimenangkan oleh empat partai politik selanjutnya pada zaman Orde Baru sistem etika Pancasila disimpan pada bentuk Penataran P4 pada zaman inilah muncul konsep humanisme yaitu manusia Indonesia seutuhnya untuk menjadi gambaran manusia yang berkarakter benar dan akhlak yang terpuji serasi dengan nilai sila Pancasila.

Dari penjabaran diatas dapat disimpulkan bahwa Pancasila sebagai sistem etika menggambarkan bahwa nilai sila Pancasila melaksanakan aktivitas kehidupan warga negara dengan demikian ke-3 Pancasila ini di dalamnya tercantum nilai-nilai seperti ketuhanan kemanusiaan persatuan dan kerakyatan serta keadilan kelima nilai tersebut menciptakan budi pekerti warga negara pada aspek kehidupannya dengan begitu pula kesalahan dalam kehidupan bermasyarakat misalnya penyelewengan-penyelewengan kekuasaan dapat dihilangkan sebagai masyarakat Indonesia atau perilaku tidak boleh bertentangan dengan Pancasila dan harus bisa meninggikan nilai-nilai yang ada menjadi suatu hal yang lebih memberikan faedah kepada orang banyak orang.

Sekian, Terimakasih.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh Lenny Aditia Putri -
Assalamualaikum wr. wb
Nama : Lenny Aditia Putri
NPM : 2115011014
Prodi : S1 Teknik SIpil

Izin menanggapi artikel pada pertemuan 12 pak
Artikel yang berjudul “IMPLEMENTASI PANCASILA SEBAGAI SISTEM ETIKA” membahas Pancasila sebagai sistem etika ialah moral yang bisa di realisasikan pada perbuatan yang dapat di lihat sehingga melibatkan banyak sekali aspek kehidupan. Dapat dilihat masa kini masih banyak sekali warga yang tidak berasaskan Pancasila. Tujuan Pancasila sebagai sistem Etika dengan melihat nilai apa saja yang tercantum pada isi Pancasila, maka dari itu Pancasila bisa menjadi sistem etika yang sangat kokoh.

Pancasila Sebagai Dasar Etika Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara
Menurut Christian Siregar (2014) Pancasila sebenarmya sebagai fondasi bersama bagi setiap komponen untuk menjadi bagian dari masyarakat Indonesia untuk beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari, baik secara pribadi ataupun bersosial.Oleh karena itu pada kaitannya menggunakan nilai etika ini lah yang tercantumpada pancasila adalah sekumpulan bidang yang di angkat berdasarkan prinsip nilai kehidupan dan berkembang dalam masyarakat. Pancasila harus diuraikan dalam suatu peraturan perundang-undangan yang kentara, hal itu secara nyata diuraikanpada tertib hukum Indonesia. Akan tetapi, pada perwujudannya pun membutuhkan suatu kebiasaan dan moral yang menjadi dasar pijak perwujudan tertib aturan di Indonesia.

Urgensi Pancasila sebagai Sistem Etika
Jika dilihat Pancasila sebagai sistem etika ini adapun masalah yang terjadi bagi bangsa Indonesia yakni
1. Pertama, banyaknya masalah penggelapan yang mewabah di negeri Indonesia sehingga akibatnya bisa melunturkan sendi-sendi kehidupan warga negara.
2. Kedua, masih terjadinya aksi pelaku terror atau terorisme yang menggunakan simbol kepercayaan sehingga dapat menghambat semangat toleransi dalam kehidupan antar umat beragama, budaya, golongan, mengancam disintegrasi bangsa dan persatuan.
3. Ketiga, masih banyaknya pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dalam kehidupan berbangsa.
4. Keempat, kesenjangan antara kelompok sosial masyarakat antara yang kaya dan miskin masih menandai kehidupan warga Indonesia sehingga tidak sama rata.
5. Kelima, ketidakadilan aturan yang masih terjadi pada proses peradilan di Indonesia, masih ada hukum yang tidak seimbang dan kadang melihat jabatan dan adanya kesenjangan antara miskin dan kaya.

Dari artikel tersebut dapat saya tarik kesimpulan bahwa Pancasila sebagai sistem etika berperan sangat fundamental bagi Bangsa Indonesia tidak hanya tentang bagaimana Pancasila itu sebagai pedoman dalam kehidupan sehari hari tetapi terintegrasi menjadi guiding priciiples dalam pelaksanaan pemerintahan. Ini berarti aspek hukum dan perundang undangan hendaknya harus menggunakan fondasi kebiasaan dalam masyarakat. Sehingga tercipta sebuah peraturan dan hukum yang berdasar kesamarataan bagi seluruh rakyat Indonesia. Yang nantinya tidak lagi hukum atau peraturan yang memihak pada golongan atau kelompok tertentu.

Sekian tanggapan dari saya, saya ucapkan terima kasih.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh RIDHO SOLIKHIN -
Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Mohon maaf sebelumnya
Izin memperkenalkan diri,
Nama : Ridho Solikhin
Npm : 2115011035
Prodi : S1 Teknik Sipil
Kelas : Pend. Pancasila B

Izin memberikan tanggapan mengenai artikel yang terlampir pada pertemuan ini

Pancasila dan etika menjadi dua pokok bahasan yang sangat penting untuk dikaji. Keduanya tidak boleh dilupakan di setiap aspek kehidupan. Hal itu dikarenakan pancasila sebagai sistem etika menciptakan suatu kepaduan utuh serta bertautan antara satu dengan lainnya, sehingga dijadikan panduan dalam kehidupan bermasyarakat.

Implementasi Pancasila sebagai sistem etika
mampu tercipta dengan adanya kesadaran dari pemerintah serta masyarakat dapat mengimplementasikan nilai yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara. Pancasila sebagai sistem etika memiliki makna bahwa nilai sila Pancasila berperan dalan aktivitas kehidupan bangsa. Dengan demikian pada etika Pancasila di dalamnya tercantum nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan. Pancasila juga seharusnya menjadi asas serta pijakan bagi bangsa dalam berperilaku serta perbuatan, sehingga diharapkan bisa terbentuk warga negara yang adil dan makmur.

Pada setiap aktivitas kehidupan bangsa, warga negara harus bisa melaksanakan perilaku nilai sila pancasila baik dalam kehidupan pribadi atau bersosialisasi serta aturan yang berlaku sehinga terbentuk perilaku etika yang memuliakan nilai kesusilaan sebagai pelaksanaan dari norma-norma kehidupan .

Adapun nilai-nilai yang tercantum pada Pancasila yaitu:

1. Nilai Dasar
2. Nilai Instrumental
3. Nilai Praksis

Nilai dasar dalam pancasila mendasari dari semua nilai kebaikan yang ada dalam kehidupan. Nilai dasar tidak akan pernah mengalami perubahan yang dapat merusak pokok dari suatu nilai. Sedangkan nilai instrumental merupakan penjabaran lebih lanjut mengenai nilai-nilai dasar sehingga dalam hal ini nilai instrumental memiliki sifat yang dinamis. Nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila akan terus diterapkan tanpa adanya ketertinggalan oleh kemajuan zaman.
Dan untuk nilai praksis yaitu perwujudan dari nilai itu sendiri dalam kehidupan sehari-hari, norma yang terkandung dalam sila pancasila wajib diimplementasikan dalam kehidupan nyata sehingga suatu nilai tersebut akan dapat menjadi sebuah aturan yang mengatur tata kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sekian dari tanggapan saya
Mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan,
Terima kasih
Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh Adrian Wicaksono -
Nama : Adrian Wicaksono
NPM : 2115011074
Prodi : S1 Teknik Sipil
Izin menanggapi artikel diatas,
Menurut bahasa, etika adalah adat, karakter, dan kepribadian. Etika adalah bidang yang menuturkan bagaimana dan mengapa kita menerapkan suatu ajaran tertentu serta bagaimana kita berperilaku sesuai dengan ajaran moral. Sedangkan etika Pancasila adalah ilmu untuk mengelola budi pekerti kehidupan, perilaku bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dalam hal ini, bisa dilihat bahwa Pancasila sendiri memegang peranan penting untuk mengelola kepribadian dan etika bangsa. Karena Pancasila memuat :
1. Nilai Ketuhanan. Sehingga bangsa Indonesia memiliki moral dan etika yang baik dalam beragama.
2. Nilai Kemanusiaan. Menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang memiliki etika terhadap manusia lainnya dan selalu mengedepankan asas sama rata.
3. Nilai Persatuan.
4. Nilai Kerakyatan.
5. Nilai Keadilan. Perilaku sosial dinilai baik jika mampu berlaku adil pada semuanya tanpa memandang jabatan dan lainnya.
Namun, Pancasila sebagai sistem etika akan mengalami ancaman, apabila :
1. Berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat
2. Lunturnya wibawa pemerintahan
3. Munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme
4. Penegakan hukum yang tidak menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan
5. Pemanfaatan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk hal-hal negatif.

Pada kenyataannya, ancaman-ancaman terhadap Pancasila ini sudah sering terjadi. Mulai dari kasus penggelapan dana, korupsi, dan ketidakadilan dalam penegakan hukum yang menyebabkan lunturnya kepercayaan serta wibawa pemerintah dimata masyarakat. Tidak hanya itu, banyaknya kasus pelanggaran HAM dan kekerasan seksual adalah dampak dari hilangnya etika serta moral dalam diri bangsa.

Oleh karena itu, pelajaran Pancasila harus ada disetiap jenjang pendidikan, terlebih lagi jenjang sekolah dasar. Karena etika dan moral harus diajarkan sejak kecil sehingga dapat menjadi individu yang berkepribadian baik. Selain di lingkungan pendidikan, Pancasila juga harus diterapkan di lingkungan pemerintah dan hukum. Dengan begitu, akan terbentuk pemerintahan yang mampu mengelola bangsa dengan baik dan adil sesuai dengan etika Pancasila.
Jika nilai sila Pancasila sebagai sistem etika ini dapat direalisasikan dengan baik, tentunya dapat memusnahkan tingkat kesenjangan dan kejahatan moral dalam aktivitas bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Sekian dari tanggapan saya
Mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan kata
Terima kasih
Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh Ahmad Fahrezy -
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri :
Nama : Ahmad Fahrezy
NPM : 2115011055
Kelas : B
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin memberikan tanggapan pada artikel tersebut
(+) Pancasila sebagai pedoman kaidah petunjuk perilaku yang baik dan pemersatu pengetahuan hidup bangsa Indonesia. Selain itu Pancasila sebagai sistem etika harus dipatuhi oleh seluruh rakyat Indonesia.
Nilai-nilai yang tercantum pada Pancasila yaitu:
A. Nilai Dasar yaitu nilai yang berkarakter transendental serta tidak mampu di cermati oleh pemahaman manusia, tetapi pada kesaksiannya nilai berurusan dengan perilaku manusia.
B. Nilai Instrumen yaitu nilai yang sebagai panduan perwujudan dari nilai dasar. Isi nya belum bisa kasat mata sepenuhnya apabila tidak bisa menyusun serta mengukur atau kedudukan yang jelas.
C. Nilai Praktis, ialah penjelasan nilai sebelumnya dalam gerakan yang lebih berwujud maka begitu nilai ini ialah perwujudan secara kasat mata dari nilai sebelumnya. Etika Pancasila merupakan cabang ilmu filsafat yang dapat diuraikan menurut nilai sila Pancasila untuk mengelola budi pekerti kehidupan perilaku bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia.

(+)Sistem nilai pada Pancasila merupakan suatu kepaduan nilai yang terdapat pada Pancasila yang silih bertautan antara yang lainnya, tidak dapat dibedakan ataupun dibedakan tempat lantaran saling bertautan antara yang lainnya. Nilai yang akan dijelaskan ialah :
A. Nilai Ketuhanan, merupakan suatu perilaku dapat dinilai baik jika tidak berbenturan dengan kaidah, nilai serta hukum Pencipta. Pikiran begitu secara pragmatis mampu secara kebenaran bahwa setiap perilaku yang meninggalkan kaidah, nilai, serta aturan Tuhan, apapun kaitannya dengan koneksi kasih sayang antar sesama, makamembuat
masalah muncul serta terjadinya pertengkaran. Dari nilai ini lah dapat disimpulkan yaitu agamis, toleransi, ketaatan, seraspiritualitas.
B. Nilai Kemanusiaan, merupakan suatu perilaku dinilai benar jika serasi sesuai nilai humanisme. Asas pokok pada nilai manusiawi Pancasila merupakan kesamarataan serta ketata susilaan. Karena itu, suatu perilaku dinilai baik jika serasi dengan nilai manusiawi yang didasarkan pada konsep kesamarataan dan katata susilaan. Dari nilai manusiawi tersebut dapat melaksanakan kemanusiawian misalnya kerja sama, saling tolong menolong, dan penghargaan.
C. Nilai Persatuan, merupakan suatu perilaku dinilai benar jika mampu mempertahankan perhimpunan serta kepaduan. Sikap mementingkan diri dan egoisme ini lah contoh perilaku yang tidak baik. Dapat dilihat dari kegiatan sehari-hari. Akan tetapi apabila perilaku tersebut dapat membelah perhimpunan serta kepaduan maka berdasarkan pengetahuan etika Pancasila ini merupakan tidak baik.

(+)Etika ialah bidang yang menuturkan tentang bagaimana dan mengapa kita menerapkan suatu ajaran tertentu (bisa jadi terhadap norma-norma) serta bagaimana masyarakat berperilaku serta melaksanakan kewajiban dengan beragam ajaran moral.
Etika Pancasila ini sangat diharapkan pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara karena tuntunan nilai-nilai moral yang di gunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Dinamika Pancasila sebagai sistem etika akan mengalami ancaman diantaranya:
1. Berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat,
2. Lunturnya wibawa pemerintahan,
3. Munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme,
4. Penegakan hukum yang tidak menjungjung tinggi nilai-nilai keadilan, dan
5. Pemanfaatan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk hal-hal negative.
Etika ialah moral yang bisa di realisasikan pada perbuatan yang dapat di lihat sehingga melibatkan banyak sekali aspek kehidupan. Pancasila menjadi pedoman peraturan bangsa Indonesia untuk masyarakat nya agar tidak melanggar peraturan bangsa Indonesia.

Sekian yang dapat saya sampaikan jika ada kesalahan kata saya mohon maaf
Terima kasih
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh Zulfa Afifah -
Assalammualaikum wr.wb.
Nama : Zulfa Afifah
NPM : 2115011104
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin memberikan tanggapan terhadap artikel yang telah dilampirkan,
Menurut bahasa, etika adalah adat, karakter, dan kepribadian. Etika adalah bidang yang menuturkan bagaimana dan mengapa kita menerapkan suatu ajaran tertentu serta bagaimana kita berperilaku sesuai dengan ajaran moral. Sedangkan etika Pancasila adalah ilmu untuk mengelola budi pekerti kehidupan, perilaku bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dalam hal ini, bisa dilihat bahwa Pancasila sendiri memegang peranan penting untuk mengelola kepribadian dan etika bangsa. Karena Pancasila memuat :
1. Nilai Ketuhanan. Sehingga bangsa Indonesia memiliki moral dan etika yang baik dalam beragama.
2. Nilai Kemanusiaan. Menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang memiliki etika terhadap manusia lainnya dan selalu mengedepankan asas sama rata.
3. Nilai Persatuan.
4. Nilai Kerakyatan.
5. Nilai Keadilan. Perilaku sosial dinilai baik jika mampu berlaku adil pada semuanya tanpa memandang jabatan dan lainnya.

Namun, Pancasila sebagai sistem etika akan mengalami ancaman, apabila :
1. Berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat
2. Lunturnya wibawa pemerintahan
3. Munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme
4. Penegakan hukum yang tidak menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan
5. Pemanfaatan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk hal-hal negatif.

Pada kenyataannya, ancaman-ancaman terhadap Pancasila ini sudah sering terjadi. Mulai dari kasus penggelapan dana, korupsi, dan ketidakadilan dalam penegakan hukum yang menyebabkan lunturnya kepercayaan serta wibawa pemerintah dimata masyarakat. Tidak hanya itu, banyaknya kasus pelanggaran HAM dan kekerasan seksual adalah dampak dari hilangnya etika serta moral dalam diri bangsa.

Oleh karena itu, pelajaran Pancasila harus ada disetiap jenjang pendidikan, terlebih lagi jenjang sekolah dasar. Karena etika dan moral harus diajarkan sejak kecil sehingga dapat menjadi individu yang berkepribadian baik. Selain di lingkungan pendidikan, Pancasila juga harus diterapkan di lingkungan pemerintah dan hukum. Dengan begitu, akan terbentuk pemerintahan yang mampu mengelola bangsa dengan baik dan adil sesuai dengan etika Pancasila.
Jika nilai sila Pancasila sebagai sistem etika ini dapat direalisasikan dengan baik, tentunya dapat memusnahkan tingkat kesenjangan dan kejahatan moral dalam aktivitas bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Sekian yang dapat saya sampaikan. Terima kasih.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh Resa Handayani -
Nama : Resa Handayani
NPM : 2115011024
Prodi : S1 Teknik Sipil

Pancasila seharusnya menjadi asas serta pijakan bagi Bangsa Indonesia dalam berperilaku serta perbuatan. Sehingga diharapkan bisa terbentuk warga negara yang adil dan makmur.

Pancasila dan etika ialah dua gambaran yang tidak boleh disisihkan lantaran isinya ialah suatu sistem yang menciptakan suatu kepaduan yang utuh serta bertautan antara dengan lainnya yang dijadikan panduan dalam kehidupan bermasyarakat. Implementasi Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentuk jika pemerintah serta masyarakat bisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara. Pancasila sebagai sistem etika menggambarkan bahwa nilai sila Pancasila melaksanakan aktivitas kehidupan warga negara.

Tujuan Pancasila sebagai sistem Etika dengan melihat nilai apa saja yang tercantum pada isi Pancasila, maka dari itu Pancasila bisa menjadi sistem etika yang sangat kokoh. Dengan demikian pada etika Pancasila ini di dalamnya tercantum nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan. Kelima nilai tersebut menciptakan budi pekerti warga negara pada seluruh aspek kehidupannya. Apabila nilai sila Pancasila ini betul-betul dimengerti tentu bisa memusnahkan tingkat kesenjangan dan kejahatan moral dalam aktivitas bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dinamika Pancasila sebagai sistem etika akan mengalami ancaman diantaranya:
1) Berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat,
2) Lunturnya wibawa pemerintahan,
3) Munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme,
4) Penegakan hukum yang tidak menjungjung tinggi nilai-nilai keadilan, dan
5) Pemanfaatan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk hal-hal negatif

Pancasila sebagai sistem etika ini adapun masalah yang terjadi bagi bangsa Indonesia
1. banyaknya masalahpenggelapan yang mewabahdi negeri Indonesia sehingga akibatnya bisa melunturkan sendi-sendi kehidupan warga negara.
2. masih terjadinya aksi pelaku terror atau terorisme yang menggunakan simbol kepercayaan sehingga dapat menghambat semangat toleransi dalam kehidupan antar umat beragama, budaya, golongan, mengancam disintegrasi bangsa dan persatuan.
3. masih banyaknya pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dalam kehidupan berbangsa.
4. kesenjangan antara kelompok sosial masyarakat antara yang kaya dan miskin masih menandai kehidupan warga Indonesia sehingga tidak sama rata.
5. ketidakadilan aturan yang masih terjadi pada proses peradilan di Indonesia, masih ada hukum yang tidak seimbang dan kadang melihat jabatan dan adanya kesenjangan antara miskin dan kaya.

Maka dapat disimpulkan bahwa di atas menunjukkan pentingnya peranan Pancasila serta kedudukan Pancasila menjadi sistem etika lantaran Pancasila menjadi arahan atau sebagai prinsip utama bagi warga negara untuk beraktivitas serasi dengan menggunakan nilai-nilai Pancasila.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh Akbar Ardiansyah -
Nama : Akbar Ardiansyah
NPM : 2115011094
Prodi : S1 Teknik Sipil
Kelas Pancasila B

Menurut bahasa, etika adalah adat, karakter, dan kepribadian. Etika adalah bidang yang menuturkan bagaimana dan mengapa kita menerapkan suatu ajaran tertentu serta bagaimana kita berperilaku sesuai dengan ajaran moral. Sedangkan etika Pancasila adalah ilmu untuk mengelola budi pekerti kehidupan, perilaku bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dalam hal ini, bisa dilihat bahwa Pancasila sendiri memegang peranan penting untuk mengelola kepribadian dan etika bangsa. Karena Pancasila memuat :
1. Nilai Ketuhanan. Sehingga bangsa Indonesia memiliki moral dan etika yang baik dalam beragama.
2. Nilai Kemanusiaan. Menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang memiliki etika terhadap manusia lainnya dan selalu mengedepankan asas sama rata.
3. Nilai Persatuan.
4. Nilai Kerakyatan.
5. Nilai Keadilan. Perilaku sosial dinilai baik jika mampu berlaku adil pada semuanya tanpa memandang jabatan dan lainnya.
Namun, Pancasila sebagai sistem etika akan mengalami ancaman, apabila :
1. Berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat
2. Lunturnya wibawa pemerintahan
3. Munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme
4. Penegakan hukum yang tidak menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan
5. Pemanfaatan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk hal-hal negatif.

Pada kenyataannya, ancaman-ancaman terhadap Pancasila ini sudah sering terjadi. Mulai dari kasus penggelapan dana, korupsi, dan ketidakadilan dalam penegakan hukum yang menyebabkan lunturnya kepercayaan serta wibawa pemerintah dimata masyarakat. Tidak hanya itu, banyaknya kasus pelanggaran HAM dan kekerasan seksual adalah dampak dari hilangnya etika serta moral dalam diri bangsa.

Oleh karena itu, pelajaran Pancasila harus ada disetiap jenjang pendidikan, terlebih lagi jenjang sekolah dasar. Karena etika dan moral harus diajarkan sejak kecil sehingga dapat menjadi individu yang berkepribadian baik. Selain di lingkungan pendidikan, Pancasila juga harus diterapkan di lingkungan pemerintah dan hukum. Dengan begitu, akan terbentuk pemerintahan yang mampu mengelola bangsa dengan baik dan adil sesuai dengan etika Pancasila.
Jika nilai sila Pancasila sebagai sistem etika ini dapat direalisasikan dengan baik, tentunya dapat memusnahkan tingkat kesenjangan dan kejahatan moral dalam aktivitas bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh Erlinda Puspitasari -
Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
Nama : Erlinda Puspitasari
Npm : 2115011045
Prodi : S1 Teknik Sipil
Jika dilihat Pancasila sebagai sistem etika ini adapun masalah yang terjadi bagi bangsa Indonesia yakniPertama, banyaknya masalahpenggelapan yang mewabahdi negeri Indonesia sehingga akibatnya bisa melunturkan sendi-sendi kehidupan warga negara. Kedua, masih terjadinya aksi pelaku ~ 182 ~ terror atau terorisme yang menggunakan simbol kepercayaan sehingga dapat menghambat semangat toleransi dalam kehidupan antar umat beragama, budaya, golongan, mengancam disintegrasi bangsa dan persatuan. Ketiga, masih banyaknya pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dalam kehidupan berbangsa. Keempat, kesenjangan antara kelompok sosial masyarakat antara yang kaya dan miskin masih menandai kehidupan warga Indonesia sehingga tidak sama rata. Kelima, ketidakadilan aturan yang masih terjadi pada proses peradilan di Indonesia, masih ada hukum yang tidak seimbang dan kadang melihat jabatan dan adanya kesenjangan antara miskin dan kaya. Maka dapat disimpulkan bahwa di atasmenunjukkanpentingnya peranan Pancasila serta kedudukan Pancasila menjadi sistem etika lantaran Pancasila menjadi arahan atau sebagai prinsip utama bagi warga negara untuk beraktivitasserasi dengan menggunakan nilai-nilai Pancasila. Etika Pancasila ini sangat diharapkanpada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara karena tuntunan nilai-nilai moral yang di gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Urgensi Pancasila sebagai Sistem Etika

Jika dilihat Pancasila sebagai sistem etika ini adapun masalah yang terjadi bagi bangsa Indonesia yakni
1. Pertama, banyaknya masalah penggelapan yang mewabah di negeri Indonesia sehingga akibatnya bisa melunturkan sendi-sendi kehidupan warga negara.
2. Kedua, masih terjadinya aksi pelaku terror atau terorisme yang menggunakan simbol kepercayaan sehingga dapat menghambat semangat toleransi dalam kehidupan antar umat beragama, budaya, golongan, mengancam disintegrasi bangsa dan persatuan.
3. Ketiga, masih banyaknya pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dalam kehidupan berbangsa.
4. Keempat, kesenjangan antara kelompok sosial masyarakat antara yang kaya dan miskin masih menandai kehidupan warga Indonesia sehingga tidak sama rata.
5. Kelima, ketidakadilan aturan yang masih terjadi pada proses peradilan di Indonesia, masih ada hukum yang tidak seimbang dan kadang melihat jabatan dan adanya kesenjangan antara miskin dan kaya.

Sistem nilai pada Pancasila merupakan suatu kepaduan nilai yang terdapat pada Pancasila yang bertautan antara yang lainnya tidak dapat dibedakan dan saling bertautan yaitu
1. Nilai ketuhanan suatu perilaku dapat dinilai baik jika tidak berbenturan dengan kaidah nilai serta hukum pencipta.
2. Nilai kemanusiaan suatu perilaku dinilai benar jika sesuai nilai humanisme.
3. Nilai persatuan suatu perilaku dinilai benar jika mampu mempertahankan perhimpunan serta kepanduan
4. Nilai kerakyatan berhubungan dengan kedaulatan dan tercantum nilai lain yang mempunyai nilai hikmat kebijaksanaan serta permusyawaratan
5. Nilai keadilan sila ini lebih mengarah dalam kedudukan sosial.

Pancasila dan etika ialah dua gambaran yang tidak boleh disisihkanlantaranisinya ialah suatu sistem yang menciptakansuatu kepaduan yang utuh serta bertautan antara dengan lainnya yang dijadikan panduan dalam kehidupan bermasyarakat.Implementasi Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentukjika pemerintahsertamasyarakatbisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat padaPancasila dengan mementingkanasas kesamarataanwarga negara. Pancasila sebagai sistem etika menggambarkan bahwa nilai sila Pancasila melaksanakan aktivitas kehidupan warga negara.Dengan demikian padaetika Pancasila ini di dalamnyatercantum nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan. Kelima nilai tersebut menciptakanbudi pekerti warga negara pada seluruh aspek kehidupannya. Dengan begitu pula kesalahan dalam kehidupan bermasyarakat.

Terima kasih
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh Dimas Adie Widjanarko Putra -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri pak
Nama : Dimas Adie Widjanarko Putra
NPM : 2115011106
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin menanggapi artikel tersebut.
Implementasi Pancasila sebagai sistem etika
mampu tercipta dengan adanya kesadaran dari pemerintah serta masyarakat dapat mengimplementasikan nilai yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara. Pancasila sebagai sistem etika memiliki makna bahwa nilai sila Pancasila berperan dalan aktivitas kehidupan bangsa. Dengan demikian pada etika Pancasila di dalamnya tercantum nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan. Pancasila juga seharusnya menjadi asas serta pijakan bagi bangsa dalam berperilaku serta perbuatan, sehingga diharapkan bisa terbentuk warga negara yang adil dan makmur.

Pada setiap aktivitas kehidupan bangsa, warga negara harus bisa melaksanakan perilaku nilai sila pancasila baik dalam kehidupan pribadi atau bersosialisasi serta aturan yang berlaku sehinga terbentuk perilaku etika yang memuliakan nilai kesusilaan sebagai pelaksanaan dari norma-norma kehidupan .

Adapun nilai-nilai yang tercantum pada Pancasila yaitu:

1. Nilai Dasar
2. Nilai Instrumental
3. Nilai Praksis

Nilai dasar dalam pancasila mendasari dari semua nilai kebaikan yang ada dalam kehidupan. Nilai dasar tidak akan pernah mengalami perubahan yang dapat merusak pokok dari suatu nilai. Sedangkan nilai instrumental merupakan penjabaran lebih lanjut mengenai nilai-nilai dasar sehingga dalam hal ini nilai instrumental memiliki sifat yang dinamis. Nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila akan terus diterapkan tanpa adanya ketertinggalan oleh kemajuan zaman.
Dan untuk nilai praksis yaitu perwujudan dari nilai itu sendiri dalam kehidupan sehari-hari, norma yang terkandung dalam sila pancasila wajib diimplementasikan dalam kehidupan nyata sehingga suatu nilai tersebut akan dapat menjadi sebuah aturan yang mengatur tata kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sekian tanggapan dari saya pak
Terima kasih.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh Filipus Kevin Fernando Unila -
Nama : Filipus Kevin Fernando
NPM : 2115011006
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin memberikan tanggapan terkait artikel tersebut.
Pancasila sebagai sistem etika adalah moral yang bisa direalisasikan pada perbuatan yang dapat di lihat sehingga melibatkan banyak sekali aspek kehidupan. Tujuan Pancasila sebagai sistem Etika dengan melihat nilai apa saja yang tercantum pada isi Pancasila, maka dari itu Pancasila bisa menjadi sistem etika yang sangat kokoh.

Pancasila menjadi pedoman peraturan bangsa Indonesia, selain itu adalah sistem hipotesis yang dirangkai untuk menaruh tuntutan serta pedoman pada masyarakat negara Indonesia dalam berpandangan dan berkepribadian. Artinya, manusia dituntut untuk mampu meningkatkan dimensi moralitras pada dirinya, sehingga memiliki kompetensi untuk menunjukkan sikap pengabdian dalam kehidupan sebagai warga negara Indonesia. Dengan harapan mampu mengambil keputusan yang komprehensif dengan menggunakan pertimbangan moralitas.

Etika dan Pancasila merupakan dua hal yang tidak bisa disisihkan karena isinya mengajarkan tentang nilai yang tercantum kebaikan.
Nilai-nilai yang tercantum pada Pancasila adalah
1. Nilai Dasar yaitu nilai yang berkaraktertransendentalserta tidak mampu di cermati oleh pemahaman manusia, tetapi pada kesaksiannya nilai berurusan dengan perilaku manusia.
2. Nilai Instrumen yaitu nilai yang sebagai panduan perwujudan dari nilai dasar. Isinya belum bisa sepenuhnya apabila tidak bisa menyusun serta mengukur atau kedudukan yang jelas.
3. Nilai Praktis, adalah penjelasan nilai sebelumnya dalam gerakan yang lebih berwujud merupakan perwujudan secara kasat mata dari nilai sebelumnya.
Kedudukan Pancasila menjadi sistem etika lantaran Pancasila menjadi arahan atau sebagai prinsip utama bagi warga negara untuk beraktivitas serasi dengan menggunakan nilai-nilai Pancasila.
Sistem merupakan makna kepaduan yang mencakup materi serta benda yang dipertemukan untuk memudahkan aliran berita dan elemen untuk sampai suatu tujuan. Sistem nilai pada Pancasila merupakan suatu kepaduan nilai yang terdapat pada Pancasila yang silih bertautan antara yang lainnya, tidak dapat dibedakan ataupun dibedakan
tempat lantaran saling bertautan antara yang lainnya.
Nilai yang akan dijelaskan adalah
1. Nilai Ketuhanan, merupakan suatu perilaku dapat dinilai baik jika tidak berbenturan dengan kaidah, nilai serta hukum Pencipta. Pikiran begitu secara pragmatis mampu secara kebenaran bahwa setiap perilaku yang meninggalkan kaidah, nilai, serta aturan Tuhan, apapun kaitannya dengan koneksi kasih sayang antar sesama, maka membuat
masalah muncul serta terjadinya pertengkaran. Dari nilai inilah dapat disimpulkan yaitu agamis, toleransi, ketaatan, seraspiritualitas.

2. Nilai Kemanusiaan, merupakan suatu perilaku dinilai benar jika serasi sesuai nilai humanisme. Asas pokok pada nilai manusiawi Pancasila merupakan kesamarataan serta ketata susilaan. Karena itu, suatu perilaku dinilai baik jika serasi dengan nilai manusiawi yang didasarkan pada konsep kesamarataan dan katata susilaan. Dari nilai manusiawi tersebut dapat melaksanakan kemanusiawian misalnya kerja sama, saling tolong menolong, dan penghargaan.

3. Nilai Persatuan, merupakan suatu perilaku dinilai benar jika mampu mempertahankan perhimpunan serta kepaduan. Sikap mementingkan diri dan egoisme ini lah contoh perilaku yang tidak baik. Dapat dilihat dari kegiatan sehari-hari. Akan tetapi apabila perilaku tersebut dapat membelah perhimpunan serta kepaduan maka berdasarkan pengetahuan etika Pancasila ini merupakan tidak baik.
Etika dan sistem Pancasila ini sangat diharapkan pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara karena tuntunan nilai-nilai moral yang di gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Dinamika Pancasila sebagai sistem etika akan mengalami ancaman diantaranya:
1) berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat,
2) lunturnya wibawa pemerintahan,
3) munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme,
4) penegakan hukum yang tidak menjungjung tinggi nilai-nilai keadilan, dan
5) pamanfaatan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk hal-hal negatif.
Pancasila Sebagai Dasar Sistem dan Etika Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara. Pentingnya etika dalam kehidupan sehari-hari. Etika Pancasila ini sangat diharapkan pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara karena tuntunan nilai-nilai moral yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Agar masyarakat Indonesia tidak salah langkah dalam mengamalkan nilai Pancasila. Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentuk jika pemerintah serta masyarakat bisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas keadilan sebagai warga negara.

Sekian tanggapan dari saya, terima kasih.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh MUHAMAD AMIRUL K -
Nama : M Amirul Khoisin
NPM : 2115011115
Prodi : S1 Teknik Sipil
Kelas : B

Izin memberikan tanggapan mengenai artikel tersebut

Pancasila dan etika ialah dua gambaran yang tidak boleh disisihkan lantaran isinya ialah suatu sistem yang menciptakan suatu kepaduan yang utuh serta bertautan antara dengan lainnya yang dijadikan panduan dalam kehidupan bermasyarakat. Implementasi Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentuk jika pemerintah serta masyarakat bisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara. Pancasila sebagai sistem etika menggambarkan bahwa nilai sila Pancasila melaksanakan aktivitas kehidupan warga negara.

Tujuan Pancasila sebagai sistem Etika dengan melihat nilai apa saja yang tercantum pada isi Pancasila, maka dari itu Pancasila bisa menjadi sistem etika yang sangat kokoh. Dengan demikian pada etika Pancasila ini di dalamnya tercantum nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan. Kelima nilai tersebut menciptakan budi pekerti warga negara pada seluruh aspek kehidupannya. Apabila nilai sila Pancasila ini betul-betul dimengerti tentu bisa memusnahkan tingkat kesenjangan dan kejahatan moral dalam aktivitas bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

1) berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat,
2) lunturnya wibawa pemerintahan,
3) munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme,
4) penegakan hukum yang tidak menjungjung tinggi nilai-nilai keadilan, dan
5) pamanfaatan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk hal-hal negatif

sekian dari saya wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh MUHAMMAD HANIF HIBATULLAH -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Nama : M Hanif Hibatullah
NPM : 2115011084
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin menjawab Pak/Bu, Pancasila sebagai sistem etika menggambarkan bahwa nilai sila Pancasila melaksanakan aktivitas kehidupan warga negara.Dengan demikian pada etika Pancasila ini di dalamnya tercantum nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan. Kelima nilai tersebut menciptakanbudi pekerti warga negara pada seluruh aspek kehidupannya. Selain itu,Pancasila sebagai pedoman kaidah petunjukperilaku yang baik dan
pemersatu pengetahuan hidup bangsa Indonesia. Selain itu Pancasila sebagai sistem etika harus dipatuhi oleh seluruh rakyat Indonesia.Nilai-nilai yang tercantum pada Pancasila:

1. Nilai Dasar yaitu nilai yang berkaraktertransendentalserta tidak mampu di cermati oleh pemahaman manusia, tetapi pada kesaksiannya nilai berurusan dengan perilaku manusia.
2. Nilai Instrumen yaitu nilai yang sebagai panduan perwujudan dari
nilai dasar. Isi nya belum bisakasatmata sepenuhnya apabila tidak bisa menyusun serta mengukur atau kedudukan yang jelas.
3. Nilai Praktis, ialah
penjelasannilai sebelumnya dalam gerakan yang lebih berwujudmakabegitu nilai ini ialah perwujudan secara kasat mata dari nilai sebelumnya.
Dengan begitu pula kesalahan dalam kehidupan bermasyarakat, misalnya penyelewengan (penyalahgunaan kekuasaan) dapat di hilangkan.Sebagai masyarakat Indonesia perilaku tidak boleh bertentangan dengan Pancasila dan harus bisa meninggikan nilai-nilai yang ada menjadi suatu hal yang lebih memberikan faedah kepada banyak orang. Dinamika Pancasila sebagai sistem etika akan mengalami ancaman diantaranya: 1) berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat, 2) lunturnya wibawa pemerintahan, 3) munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme, 4) penegakan hukum yang tidak menjungjung tinggi nilai-nilai keadilan, dan 5) pamanfaatan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk hal-hal negative. Jika ada peraturan perundang-undangan tidak difondasi menggunakan suatu kebiasaan yang utama pada perwujudan dan penyelenggaraan negara, dengan begitu tentu saja hokum tidak akan sampai pada suatu kesamarataan bagi keberlangsungan kehidupan kemanusian. Sehingga bisa saja peraturan ini diterapkan oleh negeri lain yang barang kali lambangnya bukan Pancasila tetapi nama lain. Maka dapat disimpulkan jika suatu Negara tersebut memanfaatkan prinsip dan asas yang berisibahwa negara dengan berketuhanan, berkemanusiaan,berpersatuan, dan berkerakyatan, serta berkeadilan, demikian negeri tersebut pada dasarnya memanfaatkan dasar filsafat dari nilai sila Pancasila.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh Atma Seta Ramadhan -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Izin memperkenalkan diri pak
Nama : Atma Seta Ramadhan
NPM : 2115011005
Prodi : S1 Teknik Sipil
Izin memberi tanggapan.

Pancasila sebagai sistem etika menggambarkan bahwa nilai sila Pancasila melaksanakan aktivitas kehidupan warga negara.Dengan demikian pada etika Pancasila ini di dalamnya tercantum nilai-nilai seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, dan kerakyatan, serta keadilan. Kelima nilai tersebut menciptakanbudi pekerti warga negara pada seluruh aspek kehidupannya. Selain itu,Pancasila sebagai pedoman kaidah petunjukperilaku yang baik dan
pemersatu pengetahuan hidup bangsa Indonesia. Selain itu Pancasila sebagai sistem etika harus dipatuhi oleh seluruh rakyat Indonesia.Nilai-nilai yang tercantum pada Pancasila:

1. Nilai Dasar yaitu nilai yang berkaraktertransendentalserta tidak mampu di cermati oleh pemahaman manusia, tetapi pada kesaksiannya nilai berurusan dengan perilaku manusia.
2. Nilai Instrumen yaitu nilai yang sebagai panduan perwujudan dari
nilai dasar. Isi nya belum bisakasatmata sepenuhnya apabila tidak bisa menyusun serta mengukur atau kedudukan yang jelas.
3. Nilai Praktis, ialah
penjelasannilai sebelumnya dalam gerakan yang lebih berwujudmakabegitu nilai ini ialah perwujudan secara kasat mata dari nilai sebelumnya.
Dengan begitu pula kesalahan dalam kehidupan bermasyarakat, misalnya penyelewengan (penyalahgunaan kekuasaan) dapat di hilangkan.Sebagai masyarakat Indonesia perilaku tidak boleh bertentangan dengan Pancasila dan harus bisa meninggikan nilai-nilai yang ada menjadi suatu hal yang lebih memberikan faedah kepada banyak orang. Dinamika Pancasila sebagai sistem etika akan mengalami ancaman diantaranya: 1) berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat, 2) lunturnya wibawa pemerintahan, 3) munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme, 4) penegakan hukum yang tidak menjungjung tinggi nilai-nilai keadilan, dan 5) pamanfaatan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk hal-hal negative. Jika ada peraturan perundang-undangan tidak difondasi menggunakan suatu kebiasaan yang utama pada perwujudan dan penyelenggaraan negara, dengan begitu tentu saja hokum tidak akan sampai pada suatu kesamarataan bagi keberlangsungan kehidupan kemanusian. Sehingga bisa saja peraturan ini diterapkan oleh negeri lain yang barang kali lambangnya bukan Pancasila tetapi nama lain. Maka dapat disimpulkan jika suatu Negara tersebut memanfaatkan prinsip dan asas yang berisibahwa negara dengan berketuhanan, berkemanusiaan,berpersatuan, dan berkerakyatan, serta berkeadilan, demikian negeri tersebut pada dasarnya memanfaatkan dasar filsafat dari nilai sila Pancasila.

Sekian tanggapan saya.
Waalaikumsalam wr.wb
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh DAVIN OKTADAN NUGROHO -
Nama : Davin Oktadan N
NPM : 2155011014
Kelas : B
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin menanggapi artikel diatas,
Etika Pancasila merupakan cabang ilmu filsafat yang diuraikan menurut nilai sila Pancasila untuk mengelola budi pekerti kehidupan perilaku bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia. Pancasila merupakan fondasi bersama bagi setiap komponen untuk menjadi bagian dari masyarakat Indonesia untuk beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari, baik secara pribadi ataupun bersosial.

Dinamika Pancasila sebagai sistem etika akan mengalami ancaman apabila:
1) Berubahnya tatanan kehidupan sosial dan budaya masyarakat,
2) Lunturnya wibawa pemerintahan,
3) Munculnya konsep ekonomi liberal dan kapitalisme,
4) Penegakan hukum yang tidak menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan, dan
5) Pemanfaatan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan teknologi untuk hal-hal negatif

Pancasila dan etika ialah dua gambaran yang tidak boleh disisihkan. Implementasi Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentuk jika pemerintah serta masyarakat bisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara. Pancasila seharusnya menjadi asas serta pijakan bagi Bangsa Indonesia dalam berperilaku. Sehingga diharapkan bisa terbentuk warga negara yang adil dan makmur serta terbentuk perilaku etika yang memuliakan nilai kesusilaan sebagai pelaksanaan dari identitas serta karakter dari warga negara Indonesia.

Sekian, terima kasih.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Komentar

oleh Muhammad Faris Azzahri -
Assalamualaikum wr.wb
Nama: Muhammad Faris Azzahri
NPM : 2115011124
Kelas : B
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin memberikan tanggapan terhadap artikel tersebut
Pancasila dan etika ialah dua gambaran yang tidak boleh disisihkan lantaran isinya ialah suatu sistem yang menciptakan suatu kepaduan yang utuh serta bertautan antara dengan lainnya yang dijadikan panduan dalam kehidupan bermasyarakat. Implementasi Pancasila sebagai sistem etika mampu terbentuk jika pemerintah serta masyarakat bisa melaksanakan nilai serta sila yang terdapat pada Pancasila dengan mementingkan asas kesamarataan warga negara. Pancasila sebagai sistem etika menggambarkan bahwa nilai sila Pancasila melaksanakan aktivitas kehidupan warga negara. Sistem nilai pada Pancasila merupakan suatu kepaduan nilai yang terdapat pada Pancasila yang bertautan antara yang lainnya tidak dapat dibedakan dan saling bertautan yaitu:
1. Nilai ketuhanan suatu perilaku dapat dinilai baik jika tidak berbenturan dengan kaidah nilai serta hukum pencipta.
2. Nilai kemanusiaan suatu perilaku dinilai benar jika sesuai nilai humanisme.
3. Nilai persatuan suatu perilaku dinilai benar jika mampu mempertahankan perhimpunan serta kepanduan
4. Nilai kerakyatan berhubungan dengan kedaulatan dan tercantum nilai lain yang mempunyai nilai hikmat kebijaksanaan serta permusyawaratan
5. Nilai keadilan sila ini lebih mengarah dalam kedudukan sosial.
Dinamika Pancasila selaku sistem etika hendak hadapi ancaman antara lain:
1. Berubahnya tatanan kehidupan sosial serta budaya warga,
2. Lunturnya wibawa pemerintahan,
3. Timbulnya konsep ekonomi liberal serta kapitalisme,
4. Penegakan hukum yang tidak menjunjung besar nilai- nilai keadilan, dan
5. Pemanfaatan pertumbuhan Ilmu Pengetahuan serta Teknologi untuk hal- hal negative.
Oleh karena itu, pelajaran Pancasila harus ada disetiap jenjang pendidikan, terlebih lagi jenjang sekolah dasar. Karena etika dan moral harus diajarkan sejak kecil sehingga dapat menjadi individu yang berkepribadian baik. Selain di lingkungan pendidikan, Pancasila juga harus diterapkan di lingkungan pemerintah dan hukum. Dengan begitu, akan terbentuk pemerintahan yang mampu mengelola bangsa dengan baik dan adil sesuai dengan etika Pancasila. Jika nilai sila Pancasila sebagai sistem etika ini dapat direalisasikan dengan baik, tentunya dapat memusnahkan tingkat kesenjangan dan kejahatan moral dalam aktivitas bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Demikian tanggapan saya mengenai video tersebut
Terima kasih, wassalamualaikum wr. wb