STUDI KASUS

STUDI KASUS

Number of replies: 0

Krisis Irian Barat terjadi pada tahun 1962, ketika Indonesia dan Belanda memperebutkan wilayah Irian Barat (sekarang Papua Barat). Setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, Irian Barat masih menjadi bagian dari wilayah Hindia Belanda. Pada tahun 1961, Pemerintah Indonesia mengajukan tuntutan untuk mengambil alih Irian Barat, tetapi tuntutan ini ditolak oleh Belanda.

Ketegangan antara Indonesia dan Belanda semakin meningkat pada tahun 1962, ketika Indonesia mengirimkan pasukan ke Irian Barat untuk menegakkan klaimnya. Belanda pun mengirimkan pasukan ke daerah tersebut. Ketegangan semakin meningkat ketika Amerika Serikat dan Uni Soviet turut campur tangan dalam krisis ini.


  1. Bagaimana pemerintah Indonesia melakukan diplomasi dalam mengatasi krisis Irian Barat pada tahun 1962 dan bagaimana pengaruhnya terhadap hubungan dengan negara-negara Barat?