Pertanyaan

Pertanyaan

Number of replies: 34

mana yang lebih bagus evaluasi formatif dan evaluasi Sumatif? berikan alasan?

(Tulis NPM saat menjawab)

In reply to First post

Re: Pertanyaan

by Natasya Helsi Febiani 2113053187 -
Nama : Natasya Helsi Febiani
NPM: 2113053187

Evaluasi formatif dan evaluasi sumatif memiliki peran yang berbeda dalam proses pembelajaran. Keduanya memiliki tujuan dan kegunaan yang berbeda:

1. Evaluasi Formatif:
- Bertujuan memberikan umpan balik tentang kemajuan pembelajaran kepada siswa dan guru.
- Dilakukan secara berkelanjutan selama proses pembelajaran, memungkinkan penyesuaian metode pengajaran guru sesuai kebutuhan siswa.
- Mendorong refleksi dan perbaikan terus-menerus dalam pembelajaran.
- Lebih menekankan pada proses belajar daripada hasil akhir.
- Membantu mengidentifikasi area di mana siswa membutuhkan bantuan tambahan.

2. Evaluasi Sumatif:
- Dilakukan pada akhir periode pembelajaran untuk mengevaluasi pencapaian siswa.
- Memberikan gambaran tentang apa yang telah dipelajari siswa selama periode waktu tertentu.
- Bertujuan memberikan penilaian akhir terhadap kemampuan siswa dan hasil pembelajaran.
- Memberikan informasi untuk menilai sejauh mana tujuan pembelajaran tercapai.
- Dapat digunakan untuk penilaian institusional, pembandingan prestasi siswa, atau mengevaluasi efektivitas kurikulum dan metode pengajaran.

Kedua jenis evaluasi ini penting dalam pembelajaran holistik. Evaluasi formatif membantu meningkatkan pembelajaran secara berkelanjutan, sedangkan evaluasi sumatif memberikan gambaran keseluruhan tentang pencapaian siswa pada titik tertentu. Sebaiknya, keduanya digunakan bersamaan untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang kemajuan siswa dan efektivitas pembelajaran. Namun, apabila ditanya mana yang lebih bagus, maka saya pribadi lebih memilih asesmen formatif karena asesmen ini berfokus pada proses belajar dan juga dapat dilakukan perbaikan langsung tanpa harus menunggu jangka waktu yang lama.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by SASKIA DITA AYU NINGTIAS 2113053227 -
Nama: Saskia Dita Ayu Ningtias
NPM: 2113053227
Menurut saya lebih efektif evaluasi formatif apabila digunakan untuk mengukur kemampuan peserta didik. Karena evaluasi formatif memberikan umpan balik secara langsung terhadap kemajuan siswa selama proses pembelajaran. Hal ini memungkinkan guru untuk secara cepat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan siswa. Dengan demikian, siswa dapat mengatasi kesulitan secara langsung dan meningkatkan kemampuan mereka secara lebih efektif.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by arya parawangsa -
Nama : Arya Parawangsa
NPM : 2113053125

Saya izin menjawab.
Berikan alasan lebih bagus evaluasi formatif dan evaluasi Sumatif!

Jawab :
Menurut pendapat saya, Baik evaluasi formatif maupun evaluasi sumatif memiliki peran yang penting dalam pengukuran kinerja dan pencapaian siswa. Evaluasi formatif biasanya dilakukan secara berkesinambungan selama proses pembelajaran, bertujuan untuk memberikan umpan balik kepada siswa agar mereka dapat memperbaiki pemahaman dan kinerja mereka. Di sisi lain, evaluasi sumatif dilakukan setelah pembelajaran selesai, bertujuan untuk menilai pencapaian akhir siswa dalam suatu periode pembelajaran.

Penting untuk mempertimbangkan kedua jenis evaluasi ini secara seimbang. Evaluasi formatif membantu dalam meningkatkan pembelajaran siswa secara langsung, sementara evaluasi sumatif memberikan gambaran mengenai pencapaian akhir siswa. Keduanya bisa saling melengkapi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Jadi, lebih baik tidak memilih antara keduanya, melainkan memanfaatkannya secara bersama-sama sesuai kebutuhan dan tujuan pembelajaran.

Terima Kasih....
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by Putri Karlinda -
Nama : Putri Karlinda
NPM : 2113053261

Jika harus memilih satu diantara evaluasi formatif atau evaluasi sumatif, menurut saya evaluasi formatif lebih penting karena memberikan umpan balik langsung untuk meningkatkan pembelajaran siswa secara berkelanjutan.

Namun, keduanya penting untuk mengukur dan meningkatkan pembelajaran, karena evaluasi formatif lebih fokus pada pembelajaran yang sedang berlangsung, sementara evaluasi sumatif lebih berfokus pada hasil akhir.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by Bunga Adelia P.F 2113053025 -
Nama : Bunga Adelia PF
NPM : 2113053025
Evaluasi formatif dan sumatif ini memiliki peran yang sama pentingnya dalam pendidikan. Evaluasi formatif dilakukan selama proses pembelajaran untuk memberikan umpan balik kepada siswa dan guru sehingga mereka dapat mengidentifikasi area-area yang perlu ditingkatkan dan mengarahkan pembelajaran selanjutnya. Sementara itu, evaluasi sumatif ini dilakukan setelah pembelajaran selesai untuk menilai pencapaian siswa secara keseluruhan.

Jadi menurut saya, pilihan mana yang lebih baik tergantung pada tujuan dan konteks evaluasi. Evaluasi formatif penting untuk memperbaiki pembelajaran secara berkelanjutan, sementara evaluasi sumatif memberikan gambaran yang jelas tentang pencapaian siswa pada akhir suatu periode pembelajaran. Keduanya saling melengkapi dan penting dalam memastikan efektivitas pendidikan.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by DHEA OCTA VERONIKA -
Nama : Dhea Octa Veronika
NPM : 2113053170

izin menjawab pertanyaan dari bapak Handoko, mana yang lebih bagus antara evaluasi formatif dan evaluasi sumatif? berikan alasan.
Jadi disini Evaluasi formatif dan evaluasi sumatif memiliki banyak perbedaan, baik dalam tujuan, waktu pelaksanaan, dan juga output. Evaluasi formatif dilakukan untuk memantau dan memperbaiki proses pembelajaran, serta mengevaluasi pencapaian tujuan pembelajaran. dari sini bisa kita lihat bahwa tes formatif ini dapat dilakukan di awal dan di sepanjang proses pembelajaran. Sedangkan evaluasi sumatif bertujuan untuk menilai pencapaian tujuan pembelajaran dan/atau Capaian Pembelajaran (CP) murid, sebagai dasar penentuan kenaikan kelas dan/atau kelulusan dari satuan pendidikan. Penilaian pencapaian hasil belajar murid dilakukan dengan membandingkan pencapaian hasil belajar murid dengan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran. Evaluasi sumatif dapat dilakukan pada akhir pembelajaran, dan hasil penilaian dapat digunakan untuk menentukan nilai rapor, keputusan kenaikan kelas, kelulusan, atau keputusan-keputusan penting lainnya

Pada Kurikulum Merdeka, guru diharapkan lebih banyak mengutamakan evaluasi formatif, mengapa? karna dalam kurikulum merdeka atau bahkan kurikulum sebelumnya yaitu k13 murid dituntut untuk lebih aktif dalam pembelajaran untuk mendapatkan umpan balik dan mengetahui perkembangan murid (student center). Namun, evaluasi sumatif juga tetap digunakan dan dibutuhkan untuk mengetahui ketercapaian tujuan pembelajaran. Karna dari apa yang sudah saya pelajari tentang konsep evaluasi bahwa cakupan dari assasment itu ada kognitif, afektif, dan juga psikomotorik. Hal ini sama-sama saling berkaitan dan otomatis diperlukan dua penilaian ini didalam proses belajar tapi untuk penyesuaian dengan kurikulum yang berlaku lebih baik evaluasi formatif yang dilakukan karena balik ke kurikulum di kurikulum terbaru ini peserta didik dituntut untuk lebih aktif didalam proses belajar jadi untuk melihat apakah tujuan pembelajaran telah tercapai dari partisipasi aktif mereka dalam pembelajaran. Namun ada baiknya lagi apabila evaluasi sumatif tetap dilakukan namu pada ujian akhir semester saja.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by REZA ISMELDA21 -
Nama : Reza Ismelda
Npm : 2113053119

Menurut saya, Evaluasi formatif dan evaluasi sumatif keduanya penting dalam proses pembelajaran, namun keduanya memiliki tujuan yang berbeda. Evaluasi formatif bertujuan untuk memberikan umpan balik yang berkelanjutan kepada peserta didik selama proses pembelajaran untuk membantu mereka meningkatkan pemahaman dan keterampilan. Sementara itu, evaluasi sumatif digunakan untuk menilai pencapaian akhir peserta didik setelah selesai suatu materi tertentu.

Jadi menurut saya kedua evaluasi tersebut sama sama baik namun evaluasi formatif mungkin lebih baik karna dapat membantu siswa belajar secara efektif.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by Salsabila Putri -
Nama: Salsabila Putri
NPM: 2113053151

menurut saya baik penilaian formatif dan sumatif merupakan komponen penting dari sistem pendidikan, yang memainkan peran berbeda namun saling melengkapi dalam mendorong pembelajaran efektif dan mengevaluasi kemajuan peserta didik. Kedua jenis penilaian ini penting untuk memberikan umpan balik kepada pendidik dan peserta didik, sehingga memungkinkan perbaikan berkelanjutan dalam proses pembelajaran. karena jika diantara dua penilaian tersebut tidak digunakan oleh pendidik maka seorang pendidik akan kesulitan dalam melakukan kegiatan penilaian dan evaluasi.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by Mita Tri Febriyanti 2113053001 -
Nama : Mita Tri Febriyanti
NPM : 2113053001

Menurut saya evaluasi yang bagus adalah evaluasi sumatif karena evaluasi ini suatu metode penilaian yang digunakan setelah proses pembelajaran selesai seperti ujian pada akhir suatu satuan semester atau tahun ajaran. hal ini lebih baik karena anak akan lebih fokus mempelajari materi pada saat pembelajaran berlangsung anak tidak akan takut untuk ikut dalam proses belajar dan ketika ujian diakhir atau setelah proses pembelajaran anak juga akan lebih memahami materi. evaluasi ini juga bertujuan untuk menilai kompetensi peserta didik dalam memahami mata pelajaran sekolah berdasarkan kriteria (nilai) yang dicapai peserta didik dan proses evaluasi ini dilakukan secara formal serta pendidik sepenuhnya bertanggung jawab atas evaluasi sumatif.

Sekian Jawaban dari saya, Terimakasih
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by Annisa Salsabila 2113053074 -
Nama : Annisa Salsabila
NPM : 2113053074

Izin menjawab terkait pertanyaan tersebut. Menurut saya, evaluasi sumatif dan formatif ini memiliki peran yang sangat penting dalam menilai hasil pembelajaran peserta didik. Dimana, evaluasi formatif ini bertujuan untuk memantau dan memperbaiki proses pembelajaran, sehingga peserta didik akan mendapatkan umpan baliknya. Sementara itu, evaluasi sumatif bertujuan untuk menilai pencapaian akhir peserta didik sebagai dasar penentuan kenaikan atau kelulusan dari satuan pendidikan. 

Dengan demikian menurut saya, baik itu evaluasi formatif dan evaluasi sumatif sama-sama penting untuk digunakan dalam mengevaluasi hasil pembelajaran. Namun, apabila yang ditanya mana yang lebih bagus, maka saya akan memilih evaluasi formatif karena dapat memperbaiki pemahaman dan kinerja peserta didik, sehingga mereka akan belajar terus menerus dan mendapatkan umpan baliknya (feedback) dari pendidik tanpa menunggu waktu yang lama.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by NABILA NUR FAUZIA -
Nama : Nabila Nur Fauzia
NPM : 2113053269

Kedua jenis penilaian ini memiliki keunggulannya masing-masing. Pada Penilaian formatif diberikan selama pembelajaran untuk umpan balik
berkala, sedangkan pada penilaian sumatif pada akhir pembelajaran memberikan gambaran. Menurut saya penilaian yang lebih efektif yaitu penilaian formatif, karena penilaian ini mampu memberikan umpan balik secara langsung pada setiap proses pembelajaran. Dengan diberikan tes atau kuis setelah pembelajaran akan membuat peserta didik lebih memahami materi yang telah diberikan.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by HAFID TRIAWAN -
Nama: Hafid Triawan
NPM: 2113053236

Kedua jenis evaluasi, formatif dan sumatif, memiliki peran yang penting dalam pembelajaran, tapi keduanya memiliki keunggulan yang berbeda tergantung pada konteks dan tujuan evaluasi.

Evaluasi Formatif:
Keunggulan:
1. Memberikan umpan balik yang berkelanjutan: Evaluasi formatif dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung, sehingga memberikan umpan balik yang kontinu kepada peserta didik dan guru mengenai kemajuan belajar.
2. Memungkinkan penyesuaian pembelajaran: Dengan mendapatkan umpan balik secara teratur, guru dapat menyesuaikan strategi pembelajaran dan memberikan bantuan kepada peserta didik yang memerlukan.
3. Mendorong pembelajaran aktif: Proses evaluasi formatif dapat membantu peserta didik lebih aktif terlibat dalam proses pembelajaran untuk memperbaiki pemahaman mereka.

Alasan: Evaluasi formatif lebih cocok untuk memberikan bantuan kepada peserta didik dalam memperbaiki pemahaman mereka selama proses pembelajaran berlangsung. Hal ini membuatnya menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mencapai tujuan pembelajaran secara lebih efisien.


Evaluasi Sumatif:
Keunggulan:
1. Menilai pencapaian keseluruhan: Evaluasi sumatif memberikan gambaran tentang pencapaian peserta didik secara keseluruhan pada akhir periode pembelajaran.
2. Memberikan gambaran evaluasi kepada pihak luar: Hasil evaluasi sumatif dapat digunakan untuk memberikan gambaran kepada pihak eksternal, seperti orang tua atau institusi pendidikan lainnya, tentang tingkat pencapaian peserta didik.
3. Menentukan keberhasilan program: Evaluasi sumatif membantu dalam menilai keberhasilan program pembelajaran secara keseluruhan.

Alasan: Evaluasi sumatif cocok untuk menilai pencapaian peserta didik secara keseluruhan dan memberikan gambaran evaluasi kepada pihak luar. Ini membantu dalam menilai efektivitas program pembelajaran secara keseluruhan dan memberikan informasi tentang tingkat pencapaian peserta didik.
Secara keseluruhan, kedua jenis evaluasi memiliki keunggulan masing-masing dan penting dalam konteks pembelajaran yang berbeda. Evaluasi formatif cocok untuk memperbaiki pemahaman peserta didik selama pembelajaran berlangsung, sementara evaluasi sumatif cocok untuk menilai pencapaian peserta didik secara keseluruhan pada akhir periode pembelajaran.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by NI NENGAH MEGA DWIYANTI -
Nama : Ni Nengah Mega Dwiyanti
NPM : 2153053011

Evaluasi formatif dan evaluasi sumatif memiliki perbedaan yang signifikan dalam pengumpulan data dan penggunaannya. Evaluasi formatif merupakan evaluasi yang dilakukan secara teratur dan terstruktur, biasanya dilakukan secara teratur dan terstruktur, misalnya pada akhir setiap hari, minggu, atau bulan. Evaluasi formatif banyak digunakan untuk mengumpulkan data yang lebih spesifik dan menjelaskan bagaimana siswa atau guru memenuhi tujuan belajar. Hal ini dapat membantu guru untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa, mengidentifikasi kendala, dan mengubah strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa.
Evaluasi sumatif, pada sisi lain, merupakan evaluasi yang dilakukan secara periode tertentu, biasanya pada akhir semester atau akhir tahun. Evaluasi sumatif biasanya mengumpulkan data melalui ujian atau tugas akhir, yang biasanya berupa essay, proyek atau praktikum. Hal ini dapat membantu guru untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa tentang materi yang telah diulang selama semester. Ada beberapa alasan mengapa evaluasi formatif lebih baik dari evaluasi sumatif yang pertama yaitu lebih mudah untuk mengumpulkan data jadi evaluasi formatif dapat dilakukan secara teratur, sehingga data yang diperoleh lebih mudah untuk diolah dan dicari informasi, yang kedua lebih mudah untuk mengidentifikasi kendala jadi evaluasi formatif dapat membantu guru untuk mengidentifikasi kendala yang lebih cepat, sehingga strategi pembelajaran dapat diubah lebih cepat, yang ketiga yaitu lebih mudah untuk mengubah strategi pembelajaran jadi evaluasi formatif dapat membantu guru untuk mengubah strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa, sehingga pembelajaran lebih efektif, yang keempat yaitu lebih mudah untuk mengubah tingkat pemahaman siswa jadi evaluasi formatif dapat membantu guru untuk mengubah tingkat pemahaman siswa, sehingga siswa dapat lebih baik memahami materi yang diulang, selanjutnya yang kelima lebih mudah untuk mengukur tingkat pemahaman siswa jadi evaluasi formatif dapat membantu guru untuk mengukur tingkat pemahaman siswa lebih spesifik, sehingga guru dapat mengetahui tingkat pemahaman siswa yang lebih tepat.
Jadi dapat saya simpulkan bahwa, evaluasi formatif lebih baik dari evaluasi sumatif karena lebih mudah untuk mengumpulkan data, lebih mudah untuk mengidentifikasi kendala, lebih mudah untuk mengubah strategi pembelajaran, lebih mudah untuk mengubah tingkat pemahaman siswa, dan lebih mudah untuk mengukur tingkat pemahaman siswa.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by Rara Satriana -
Nama : Rara Satriana
NPM : 2153053005

Menurut saya lebih bagus apabila menggunakan evaluasi Formatif, karena evaluasi formatif ini dilakukan pada setiap akhir pokok pembahasan dimana yang bertujuan untuk mengetahui tingkat penguasaan peserta didik terhadap pokok bahasan tertentu. Apabila hal tersebut dilakukan akan terlihat kesiapan peserta didik untuk menerima materi pembelajaran selanjutnya, karena terkadang peserta didik akan kehilangan konsentrasi pada pertengahan pembelajaran karena abaila semakin meningkatnya materi pembelajaran tidak di uji maka pembelajaran selanjutnya akan sulit untuk di tangkap oleh peserta didik. Maka dari hal tersebut peserta didik akan lebih baik jika dilakukan penilaian pada setiap akhir pokok pembahasan.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by Maya Marisa -
Nama : Maya Marisa
NPM : 2113053258
Kelas : 6D

Menurut saya, penilaian formatif lebih baik daripada penilaian sumatif. Hal ini karena penilaian formatif adalah penilaian yang dilakukan dengan tujuan untuk memantau, mengevaluasi, dan memperbaiki proses pembelajaran sesuai dengan tujuannya pembelajaran. Tidak seperti penilaian sumatif yang menunggu sampai akhir untuk menilai siswa, penilaian formatif dapat dilaksanakan di awal dan di sepanjang proses pembelajaran, baik etiap kali satuan pelajaran atau sub pokok bahasan berakhir. Dengan demikian, penilaian formatif mampu memberikan umpan balik instan mengenai kemajuan siswa dengan mengevaluasi mereka saat mereka belajar sehingga memungkinkan adanya perubahan dan modifikasi metode pengajaran seiring dengan kemajuan pembelajaran.

Penilaian formatif ini juga mendukung pembelajaran yang dipersonalisasi karena guru dapat menggunakan umpan balik yang mereka peroleh untuk menciptakan pengalaman belajar yang unik bagi setiap siswa. Hal ini juga meningkatkan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran dan membuat mereka terlibat aktif dalam memantau kemajuan mereka sendiri. 
Sekian, terima kasih.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by MELLYZA AZZARA 2153053035 -
Nama : Mellyza Azzara
NPM : 2153053035
Evaluasi formatif (penilaian yang dilakukan nya dengan tujuan untuk memantau dan memberikan proses pembelajaran, serta mengevaluasi pencapaian tujuan pembelajaran.) Dengan kata lain evaluasi formatif ini bisa dilakukan di awal dan di sepanjang proses pembelajaran


Evaluasi sumatif (penilaian yang memiliki tujuan untuk menilai pencapaian tujuan pembelajaran atau capaian pembelajaran peserta didik sebagai dasar penentuan kenaikan kelas atau kelulusan.) Dengan membandingkan pencapaian hasil belajar dengan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran.

Perbedaan antara kedua evaluasi ini adalah:
1. Pada waktu pelaksanaan
2. Tujuan penilaian
3. Hasil penilaian
4. Output

Jika melihat pada kurikulum sekarang yaitu kurikulum merdeka, mungkin bisa menggunakan evaluasi formatif sebab bisa mendapatkan umpan balik serta tau akan perkembangan peserta didik. Tetapi bukan berati evaluasi sumatif tidak di gunakan, digunakan tetapi untuk mengetahui ketercapaian tujuan pembelajaran.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by FAUZAN AL AZIZ 2153053003 -
Nama: Fauzan Al Aziz
NPM: 2153053003

Kedua evaluasi tersebut memiliki peran yang penting dalam proses pendidikan, namun jika harus memilih saya lebih setuju menggunakan evaluasi formatif karena lebih fokus pada proses pembelajaran yang dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung. Sedangkan evaluasi sumatif lebih fokus pada hasil akhir pembelajaran yang dilakukan setelah pembelajaran selesai.

Namun kedua jenis evaluasi ini sangat penting untuk memberikan gambaran tentang pembelajaran siswa. Jadi, keduanya penting dalam konteks pendidikan, dengan evaluasi formatif memberikan umpan balik yang berkelanjutan untuk pembelajaran yang lebih baik, sementara evaluasi sumatif memberikan penilaian akhir terhadap pencapaian siswa.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by Nadia Sahilah -
Nama : Nadia Sahilah
NPM : 2113053044
Evaluasi formatif dan evaluasi sumatif keduanya memiliki peran yang penting dalam proses pembelajaran, namun fungsinya berbeda. Evaluasi formatif dilakukan secara berkelanjutan selama pembelajaran untuk memberikan umpan balik yang dapat membantu siswa memperbaiki pemahaman mereka secara aktif. Sementara itu, evaluasi sumatif dilakukan pada akhir periode pembelajaran untuk mengevaluasi pencapaian akhir siswa dan memberikan gambaran tentang tingkat pemahaman mereka secara keseluruhan. Dengan demikian, keduanya merupakan bagian penting dari siklus evaluasi yang komprehensif untuk mendukung pembelajaran, namun jika ditanya yang lebih bagus, saya pribadi memilih evaluasi formatif karena evaluasi formatif memberikan kesempatan untuk perbaikan yang berkelanjutan dan mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by NI.NYOMAN.SRI21 NI.NYOMAN.SRI21 -
Nama : Ni Nyoman sri widiyanti
NPM : 2153053042

Evaluasi formatif dan evaluasi sumatif memiliki tujuan dan peran yang berbeda dalam konteks pendidikan, dan keduanya penting untuk memahami kemajuan siswa.
1. Evaluasi Formatif
Bertujuan untuk Memberikan umpan balik kontinu selama proses pembelajaran untuk membantu siswa meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka.
Waktu Pelaksanaannya Dilakukan selama pembelajaran berlangsung.Berfokus pada mengidentifikasi kebutuhan belajar, perbaikan instruksi, dan perbaikan pemahaman siswa.
Alasannya:
Mendorong perbaikan berkelanjutan.
Memungkinkan intervensi segera jika ada hambatan dalam pemahaman siswa.
Memotivasi siswa untuk belajar lebih baik.

2.Evaluasi Sumatif:
Bertujuan untuk Menilai pencapaian siswa secara keseluruhan setelah selesai suatu periode pembelajaran.
Waktu Pelaksanaannya Dilakukan pada akhir suatu periode pembelajaran atau kursus.Berfokus terhadap Memberikan gambaran keseluruhan tentang pencapaian siswa.
Alasannya:
Memberikan informasi tentang sejauh mana tujuan pembelajaran telah tercapai.
Menentukan tingkat pemahaman dan keterampilan siswa secara akhir.
Memberikan dasar untuk pengambilan keputusan terkait kelulusan atau kemajuan siswa.
Kesimpulannya:
Tidak dapat dikatakan bahwa satu bentuk evaluasi lebih baik dari yang lain karena keduanya memiliki peran yang berbeda dalam siklus pembelajaran. Evaluasi formatif lebih fokus pada pemahaman siswa saat proses pembelajaran berlangsung, sedangkan evaluasi sumatif memberikan gambaran keseluruhan tentang pencapaian siswa setelah selesai suatu periode pembelajaran. Idealnya, keduanya harus digunakan bersamaan untuk memberikan gambaran lengkap tentang kemajuan siswa dan efektivitas pengajaran.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by MELA ANDYNI -
Nama: Mela Andyni
Npm: 2113053087

Setiap evaluasi memiliki kelebihan dan kekurangan masing masing. Namun menit saya evaluasi formatif yang lebih bagus dikarenakan pendidik dapat mengetahui bagian mana dari materi/kompetensi yang telah dikuasai dan apakah masih ada bagian yang belum dikuasai dengan baik. Dengan begitu pendidik dapat memutuskan apa yang akan dilakukan misalnya
mengulang pembelajaran pada bagian materi yang belum dikuasai peserta
didik dengan baik, memperbaiki pembelajaran yang sedang berlangsung dan/atau merancang kegiatan pembelajaran berikutnya berdasarkan hasil penilaian formatif tersebut. Dengan demikian evaluasi formatif menjadikan pembelajaran lebih berkualitas dan lebih menjamin tercapainya tujuan pembelajaran bagi
setiap peserta didik.

Bagi peserta didik, evaluasi formatif berguna untuk berefleksi, dengan
memonitor kemajuan belajarnya, tantangan yang dialaminya, serta
langkahlangkah yang perlu ia lakukan untuk meningkatkan terus capaiannya. Hal ini merupakan proses belajar yang penting untuk menjadi
pembelajar sepanjang hayat.

Bagi pendidik, evaluasi formatif berguna untuk merefleksikan strategi pembelajaran yang digunakannya, serta untuk meningkatkan efektivitasnya dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by YULIANTI 2113053215 -
Nama : Yulianti
NPM : 2113053215

Evaluasi formatif dan evaluasi sumatif sama-sama baik untuk digunakan dalam dunia Pendidikan. Hanya saja, untuk menggunakan evaluasi formatif atau sumatif harus disesuikan dengan objektifitas pembelajaran. Hal ini dikarenakan evalusi formatif dan sumatif mempunyai peran dan tujuan masing-masing. Adapun tujuan dari evaluasi formatif yaitu untuk mengevaluasi proses pemahaman siswa terhadap pelajaran, kebutuhan pembelajaran, dan kemajuan akademik selama proses pembelajaran. Evaluasi ini membantu guru memantau perkembangan pembelajaran siswa, sehingga dapat memberikan umpan balik berkala dan berkelanjutan. Sementara itu, siswa dapat menjadikan penilaian ini sebagai tolak ukur untuk mengidentifikasi pemahaman dan aspek yang perlu dikembangkan.

Sedangkan evaluasi sumatif berfungsi sebagai alat untuk mengukur kemampuan dan pemahaman siswa. Lain halnya dengan asesmen formatif yang dilakukan berkala, penilaian ini dilaksanakan setelah sekumpulan program pelajaran selesai diberikan atau akhir semester. Hasil dari evaluasi ini berupa nilai atau angka yang kemudian dijadikan sebagai penentu kinerja siswa dalam rapor.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by YOSEPHA ANGGRIANI SIRAIT -
Nama : Yosepha Anggriani Sirait
Npm : 2113053268

Terdapat beberapa perbedaan antara evaluasi formatif dengan sumatif, yaitu :
1. Evaluasi formatif dilakukan saat proses pembelajaran, dapat dilakukan di awal maupun sepanjang proses pembelajaran. Sedangkan evaluasi sumatif dilakukan di akhir pembelajaran.
2. Evaluasi formatif tujuannya adalah untuk mengetahui perkembangan penguasaan peserta didik terhadap suatu kompetensi yang sedang dipelajari. Sedangkan evaluasi sumatif bertujuan untuk mengetahui pencapaian pembelajaran siswa pada pembelajaran suatu kompetensi yang telah berakhir.
3. Evaluasi formatif dijadikan dasar untuk memperbaiki proses pembelajaran suatu kompetensi yang sedang dipelajari, agar peserta didik memahami/menguasai pembelajaran dengan baik. Sedangkan evaluasi sumatif adalah sebagai bukti mengenai apa yang dikuasai oleh peserta didik.

Kedua jenis evaluasi yaitu evaluasi formatif dan sumatif sama penting dan sama bagusnya. Namun, apabila dilihat dari beberapa perbedaan di atas maka menurut saya evaluasi yang paling bagus adalah evaluasi formatif. Hal ini dikarenakan evaluasi formatif dilakukan dengan tujuan untuk memantau dan memperbaiki proses pembelajaran, serta mengevaluasi pencapaian tujuan pembelajaran. Artinya melalui evaluasi formatif ini, dapat dilakukan perbaikan langsung apabila tujuan pembelajaran belum tercapai, tidak seperti evaluasi sumatif yang harus menunggu dalam jangka waktu yang lama karna dilakukan di akhir pembelajaran.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by Ifnur Fadhilla Legthonia -
Nama : Ifnur Fadhilla Legthonia
NPM : 2113053146
Menurut saya evaluasi formatif dan juga evaluasi sumatif ini sama-sama penting karena saling berkaitan. Dimana evaluasi formatif ini digunakan untuk melihat dan mengetahui perkembangan penguasaan peserta didik terhadap suatu unit/bab/kompetensi yang sedang dipelajari seperti adanya tugas proyek kepada peserta didik, baik secara individu maupun kelompok ataupun memberikan ulangan harian disaat pembelajaran per BAB udah berakhir. Dengan evaluasi formatif ini, pendidik bisa mengetahui lebih rinci lagi tentang penguasaan materi oleh peserta didik.Karena pada dasarnya penilaian ini juga menjadi instrumen untuk mengukur pemahaman peserta didik di dalam proses pembelajaran hingga menjadi acuan untuk memperbaiki proses pembelajaran di kelas

Begitu juga sama pentingnya dengan evaluasi sumatif. Dimana evaluasi sumatif ini dilakukan untuk mengetahui pencapaian pembelajaran peserta didik pada pembelajaran suatu unit/bab/kompetensi yang telah berakhir. Berarti disini, penilaian yang di lakukan di akhir pembelajaran seperti Ujian Akhir sekolah/ujian kenaikan kelas. Penilaian sumatif ini digunakan untuk menentukan nilai rapor keputusan kenaikan kelas, kelulusan, atau keputusan-keputusan penting lainnya. 

Jadi kesimpulannya, antara evaluasi formatif dan juga evaluasi sumatif ini sama-sama penting, karena keduanya saling melengkapi dan berkaitan dalam mendorong pembelajaran efektif dan mengevaluasi kemajuan peserta didik. Kedua jenis penilaian ini penting untuk memberikan umpan balik kepada pendidik dan peserta didik, sehingga memungkinkan perbaikan berkelanjutan dalam proses belajar mengajar
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by Atika Dwi Aufa -
Nama : Atika Dwi Aufa
NPM : 2113053199

kedua jenis evaluasi tersebut menurut saya sama pentingnya, namun apabila saya diberikan sebuah pilihan untuk memilih diantara keduanya maka saya memilih evaluasi formatif. alasannya yaitu  pendidik dapat mengetahui bagian mana dari materi/kompetensi yang telah dikuasai dan apakah masih ada bagian yang belum dikuasai dengan baik. Kemudian dari situ pendidik dapat langsung memutuskan tindakan yang perlu dilakukan, misalnya mengulang pembelajaran pada bagian materi yang belum dikuasai peserta didik dengan baik, memperbaiki pembelajaran yang sedang berlangsung dan/atau merancang kegiatan pembelajaran berikutnya berdasarkan hasil penilaian formatif tersebut.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by Komang Nandayani -
Nama: Komang Nandayani
NPM 2113053229

Evaluasi formatif dan sumatif sama bagusnya, hanya saja memiliki perbedaan pada tujuan dan penggunaannya. Untuk evaluasi formatif, biasanya digunakan selama proses pembelajaran berlangsung atau pada pertengahan pmbelajaran yang mana biasanya dilaksanakan dalam bentuk ujian tengah semester. Evaluasi formatif ini digunakan untuk mengukur kemampuan peserta didik selama materi sedang dipelajari, artinya evaluasi formatif dilakukan untuk mengukur kemampuan peserta didik selama proses pembelajaran sedang berlangsung. Hasil penilaian formatif ini akan digunakan untuk dasar memperbaiki proses pembelajaran unit/bab/kompetensi yang sedang dipelajari.Sementara untuk evaluasi sumatif biasanya diberikan pada saat pembelajaran/ materi berakhir. Biasanya evaluasi sumatif dilaksanakan dalam bentuk Penilaian Akhir Semester (PAS). Peilaian sumatif bertujuan untuk mengetahui pencapaian belajar peserta didik dari pembelajaran yang sudah berakhir dan biasanya digunakan untuk mengisi nilai rapor. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa kedua jenis penilaian ini sama baik dan sama bagusnya, hanya saja penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan masing masing. Penilaian formatif digunakan untuk mengukur kemampuan peserta didik ketika materi sedang berlangsung, sementara penilaian sumatif digunakan diakhir pembelajaran, sehingga keduanya memiliki peran yang sama penting dan sama unggulnya.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by Melina Putri 2113053010 -
Nama : Melina Putri
NPM : 2113053010

Izin menjawab bapak dari pertanyaan mana yang lebih bagus evaluasi formatif dan evaluasi Sumatif? berikan alasan?

Menurut saya evaluasi yang lebih baik adalah evaluasi formatif. Sebelumnya memang kedua evaluasi ini memiliki tujuan yang sama yaitu agar tercapainya tujuan pembelajaran, namun evaluasi formatif merupakan evaluasi yang penilaiannya dilakukan saat di awal dan di sepanjang proses pembelajaran, oleh sebab itu lebih dibutuhkannya evaluasi ini agar pada saat pembelajaran peserta didik dapat mengetahui kekurangan dan dapat mengoptimalkan pembelajaran sehingga tercapainya tujuan pembelajaran, karena evaluasi formatif menentukan jika tujuan pembelajaran tercapai dan mendapatkan hasil yang maksimal maka mempengaruhi evaluasi sumatif yang dapat menentukan hasil akhir dari evaluasi ini akan lebih baik. Itulah mengapa evaluasi formatif menjadi penentu dan mempengaruhi dari evaluasi sumatif.

Sekian, Terima Kasih.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by Annisya Ranggawuni 2113053113 -
Nama: Annisya Ranggawuni
NPM: 2113053113

Izin menjawab,
Evaluasi formatif merupakan penilaian yang terjadi dalam proses belajar siswa. Daripada menunggu hingga siswa menyelesaikan suatu unit pembelajaran, evaluasi formatif terjadi selama unit pembelajaran berlangsung dan berfungsi sebagai semacam pemeriksaan untuk melacak kemajuan siswa dan, jika perlu, mengembalikan mereka ke jalur yang benar jika mereka tidak berada di tempat yang seharusnya.

Sedangkan evaluasi sumatif adalah penilaian yang dilakukan setelah pembelajaran siswa selesai. Tidak seperti penilaian formatif, yang dapat dilakukan dengan cepat di dalam kelas, penilaian sumatif harus direncanakan dan dilaksanakan pada saat-saat penting dalam tahun ajaran.

Jika diminta untuk memilih, saya lebih memilih evaluasi formatif. Menurut saya evaluasi formatif ini merupakan alat yang ampuh karena dapat memungkinkan guru memahami posisi siswa, mengidentifikasi siswa yang mungkin mengalami kesulitan dengan materi pelajaran, dan memberi mereka bimbingan pribadi bila diperlukan.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by ANNISA PUTRI AISYAH -
Nama : Annisa Putri Aisyah
NPM : 2113053169

Menurut pendapat saya kedua evaluasi tersebut sama-sama bagus dan penting apalagi keduanya saling memiliki keterkaitan. Jika evaluasi formatif diberikan pada awal dan pertengahan pembelajaran maka evaluasi sumatif diberikan pada akhir pembelajaran. Evaluasi formatif bagus dan penting dikarenakan melalui evaluasi formatif seorang pendidik dapat mengetahui dan mengidentifikasi kebutuhan belajar dari peserta didiknya, mengetahui hambatan atau permasalahan yang sedang dihadapi oleh peserta didik, serta perkembangan peserta didik terhadap materi yang telah diajarkan. Selain itu, evaluasi formatif berfungsi untuk mengidentifikasi apakah peserta didik sudah menguasai materi yang diajarkan secara keseluruhan atau hanya sebagian, sebagai bahan evaluasi pendidik apakah materi yang diberikan sudah sesuai dengan kapasitas dan keterampilan dari peserta didik, memantau kemajuan selama proses pembelajaran, serta sebagai pemberian umpan balik. Dengan demikian, evaluasi formatif akan membantu pendidik dalam menentukan strategi pembelajaran, model pembelajaran, metode, dan teknik penilaian yang akan digunakan nantinya untuk kemajuan peserta didik sekaligus mencapai tujuan pembelajaran.

Evaluasi sumatif bagus dan penting dalam pembelajaran dikarenakan evaluasi ini berguna untuk memastikan ketercapaian
keseluruhan tujuan pembelajaran karena evaluasi sumatif menjadi bagian dari perhitungan penilaian di akhir semester, akhir tahun ajaran, dan/atau akhir jenjang. Selain itu, evaluasi sumatif berfungsi Sebagai alat ukur hasil pembelajaran siswa secara kuantitatif. Sebagai penentu apakah siswa layak untuk naik ke jenjang kelas berikutnya. Sebagai alat ukur keberhasilan pembelajaran yang digunakan dalam satu semester atau periode tertentu. Untuk mengukur pemahaman dan kompetensi akademik peserta didik. Pengukuran kemampuan dan pemahaman siswa.
Mendapatkan nilai pencapaian yang konkrit. Bagi peserta didik asesmen sumatif berguna untuk memahami performa di
akhir pembelajaran, memahami apakah mereka sudah memenuhi capaian
pembelajaran dan sejauh mana sudah mencapai akhir unit pembelajaran.
Sedangkan bagi pendidik, asesmen sumatif berguna untuk mengukur
apakah peserta didik sudah memenuhi capaian pembelajaran dan sudah
sejauh mana mencapai akhir unit pembelajaran, serta meningkatkan
pengajaran dan pembelajaran selanjutnya.

Sehingga dapat ditarik kesimpulan, bahwa kedua evaluasi ini memiliki kedudukan yang sama-sama bagus dan penting dalam memberikan penilaian terhadap kemampuan selama peserta didik melakukan proses pembelajaran.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by TATA NURHALIZA 2113053008 -
Nama: Tata Nurhaliza
NPM: 2113053008

Izin menanggapi pak. Evaluasi Formatif dan Evaluasi Sumatif merupakan dua metode pengukuran yang berbeda dalam pendidikan. Evaluasi Formatif adalah evaluasi yang dilakukan secara teratur dan terstruktur, seperti ujian kuis, ujian pengetahuan, dan ujian praktis. Evaluasi Sumatif adalah evaluasi yang dilakukan secara informal dan terstruktur, seperti observasi, diskusi, dan pengumpulan tugas.
Menurut saja, menggunakan metode evaluasi Formatif dan Evaluasi Sumatif bergantung pada tujuan pengukuran yang dituju.

Jika tujuan pengukuran adalah untuk menilai kemampuan siswa dalam mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari, maka evaluasi sumatif lebih efektif. Hal ini karena evaluasi sumatif lebih menyediakan informasi mengenai kemampuan siswa dalam mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari.

Jika tujuan pengukuran adalah untuk menilai kemampuan siswa dalam mengingat dan mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari, maka evaluasi formatif lebih efektif. Hal ini karena evaluasi formatif lebih menyediakan informasi mengenai kemampuan siswa dalam mengingat dan mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari.

Alasan ini adalah karena evaluasi formatif dan evaluasi sumatif memiliki kelebihan masing-masing. Evaluasi formatif lebih efektif untuk menilai kemampuan siswa dalam mengingat dan mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari, sedangkan evaluasi sumatif lebih efektif untuk menilai kemampuan siswa dalam mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari.

Sekian tanggapan dari saya, terima kasih.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by ADEILLA NAJWA SALSABILA -
Nama: Adeilla Najwa Salsabila
NPM: 2113053288

Sebelum menentukan penilaian manakah yang lebih baik. Perlu kita ketahui dulu definisi dari penilaian formatif dan juga sumatif. Berikut ini pengertiannya:

1. Penilaian formatif
Penilaian yang dilakukan dengan tujuan untuk memantau dan memperbaiki proses pembelajaran, serta mengevaluasi pencapaian tujuan pembelajaran. Sesuai dengan tujuannya, penilaian formatif dapat dilakukan di awal dan di sepanjang proses pembelajaran.

2. Penilaian Sumatif.
Penilaian yang bertujuan untuk menilai pencapaian tujuan pembelajaran dan/atau Capaian Pembelajaran (CP) murid, sebagai dasar penentuan kenaikan kelas dan/atau kelulusan dari satuan pendidikan. Penilaian pencapaian hasil belajar murid dilakukan dengan membandingkan pencapaian hasil belajar murid dengan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran.

Kesimpulannya adalah, penilaian formatif dilakukan sepanjang proses pembelajaran hingga awal sampai akhir. Sedangkan penilaian sumatif hanya di lakukan di akhir.

Menurut saya penilaian yang lebih bagus adalah penilaian formatif. Karena dalam penilaian ini akan dilakukan evaluasi secara terus menerus selama proses pembelajaran. Penilaian ini akan lebih detail, dan mendapatkan data penilaian yang lebih mendalam. Kemudian penilaian ini juga bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam belajar, karena penilaian ini dilakukan secara bertahap. Penilaian ini juga lebih akurat karena penilaian yang di laksanakan lebih lama dan mencakup semua aspek kecil pada saat proses pembelajaran. Sedangkan sumatif hanya di akhir, dengan cara melakukan tes terhadap anak. Memiliki banyak resiko kecurangan dan lain sebaginya, sehingga hasil penilaian sumatif kurang akurat.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by Irma Nita Yunizar 2113053046 -
Nama : Irma Nita Yunizar
NPM : 2113053046

Menurut pendapat saya lebih bagus evaluasi formatif, mengapa demikian? karena tujuan dari penilaian formatif itu sendiri adalah mengetahui perkembangan penguasaan siswa terhadap suatu bab atau kompetensi yang sedang dipelajari. Hal itu sangat dibutuhkan dalam evaluasi pembelajaran.
Namun disisi lain juga evaluasi sumatif penting digunakan dalam menentukan apakah pebelajaran berhasil mencapai tujuan pembelajaran atau tingkat kemahiran yang diinginkan atau belum. karena biasanya penilaian sumatif diberikan pada akhir pembelajaran, dan akan menghasilkan nilai akhir pebelajar.
Keduanya sama-sama memiliki peranan yang penting dalam evaluasi pembelajaran maka dari itu dalam melakukan evaluasi pembelajaran harus bisa menyesuaikan, tergantung dari pembelajaran tersebut.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by NORA WYRENTIA -
Nama : Nora Wyrentia Suhaili
Npm : 2113053041
Izin menjawab pertanyaan, menurut saya evaluasi formatif lebih bagus dibandingkan evaluasi sumatif. Hal ini karena evaluasi formatif lebih efektif dalam membantu siswa untuk memperbaiki proses belajar saat ini, sementara evaluasi sumatif hanya menilai kinerja siswa pada akhir proses belajar. Evaluasi formatif juga lebih mudah untuk diimplementasikan dan lebih efektif dalam membantu siswa untuk memperbaiki kinerja mereka.
Alasan tersebut adalah karena evaluasi formatif lebih efektif dalam membantu siswa untuk memperbaiki proses belajar saat ini, sementara evaluasi sumatif hanya menilai kinerja siswa pada akhir proses belajar. Evaluasi formatif juga lebih mudah untuk diimplementasikan dan lebih efektif dalam membantu siswa untuk memperbaiki kinerja mereka.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by Fani Marlina Sari -
Nama : Fani Marlina Sari
NPM : 2113053241

Telah diketahui bahwa perbedaan antara evaluasi sumatif dan formatif. Jadi, dalam evaluasi sumatif, evaluasi sumatif berfungsi untuk menentukan nilai yang melambangkan keberhasilan peserta didik setelah mereka menempuh program pengajaran dalam jangka waktu tertentu. Dalam evaluasi formatif meliputi untuk mengetahui sejauh mana peserta didik “telah terbentuk” sesuai dengan tujuan pengajaran yang telah ditentukan. Informasi yang diperoleh dalam evaluasi formatif memberi kontribusi terhadap revisi untuk pelaksanaan pembelajaran hingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik.
Maka, keduanya memiliki peran penting dalam proses pendidikan, dan keduanya dapat dianggap efektif tergantung pada tujuan dan konteksnya, seperti:
1. Konteks Pembelajaran: untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang kemajuan siswa selama proses pembelajaran, evaluasi formatif cenderung lebih efektif. Ini karena evaluasi formatif memberikan umpan balik yang berkelanjutan dan memungkinkan penyesuaian langsung dalam pengajaran.
2. Perbaikan Pembelajaran: Evaluasi formatif memiliki keunggulan dalam mendukung perbaikan pembelajaran. Dengan memberikan umpan balik secara terus-menerus, guru dapat mengidentifikasi area yang memerlukan perhatian lebih lanjut dan mengadaptasi pengajaran mereka untuk memenuhi kebutuhan siswa.
3. Motivasi Siswa: Evaluasi formatif cenderung lebih bersifat formatif, yang dapat mendorong motivasi siswa karena memberikan umpan balik yang langsung dan membantu mereka memahami di mana mereka berdiri dalam proses belajar. Namun, evaluasi sumatif mungkin lebih membebani secara emosional karena menentukan pencapaian siswa pada titik tertentu, terutama jika hasilnya memiliki konsekuensi besar, seperti penentuan kelulusan.
4. Pengukuran Pencapaian: Juntuk membuat penilaian akhir tentang kemajuan siswa dan membandingkannya dengan standar atau tujuan tertentu, maka menggunakan evaluasi sumatif . Evaluasi sumatif memberikan gambaran tentang pencapaian siswa pada titik tertentu, yang sering kali diperlukan untuk pengambilan keputusan seperti penilaian kinerja siswa atau pengakuan pencapaian.
In reply to First post

Re: Pertanyaan

by Yessi Desmatala Sari 2113053101 -
Nama : Yessi Desmatala Sari
NPM : 2113053101

Menurut pendapat saya yang lebih bagus ialah evaluasi formatif karena dalam pelaksanaannya bisa langsung melakukan tindakan kelas yang bersifat umpan balik untuk peserta didiknya, yang mana bisa dilakukan kegiatan yang dapat meningkatkan pemahaman peserta didik itu sendiri.