Silahkan disimak dan dipahami dengan baik video berikut lalu analisis lah menggunakan kalimat anda minimal 2 paragraf.
Silahkan disimak dan dipahami dengan baik video berikut lalu analisis lah menggunakan kalimat anda minimal 2 paragraf.
Nama: Rivaldo Marcelino Waas
NPM: 2315012008
Pengertian Filsafat
Filsafat berasal dari bahasa Yunani ‘philsophia' yang terdiri dari kata phile artinya Cinta dan sophia artinya kebijaksanaan
Aliran – aliran Filsafat:
1. Berfilsafat Rationalisme mengagungkan akal
2. Berfilsafat Materialisme mengagungkan materi
3. Berfilsafat Individualisme mengagungkan Individualitas
4. Berfilsafat Hedonisme mengagungkan kesenangan
Lalu adapun manfaat filsafat sebagai berikut:
1. Memperoleh kebenaran yang hakiki
2. Melatih kemampuan berfikir logis
3. Melatih berpikir dan bertindak bijaksana
4. Melatih berpikir rasional dan komprehensif
5. Menyeimbangkan antara pertimbangan dan tindakan sehingga diperoleh keselarasan hidup menghasilkan tindakan yang bijaksana
PENGERTIAN FILSAFAT PANCASILA Filsafat Pancasila dapat didefinisikan secara ringkas sebagai refleksi kritis dan rasional tentang pancasila sebagai dasar negara dan kenyataan budaya bangsa dengan tujuan untuk mendapatkan pokok-pokok pengertiannya yang mendasar dan menyeluruh
Wawasan filsafat meliputi bidang:
Ontologis: epistemologis, dan aksiologis. Ontologis: menurut Aristoteles adlaah ilmu yang menyelidiki hakikat sesuatu atau tentang ada keberadaan atau eksistensi dan disamakan artinya dengan metafisika Epistemologis: adalah cabang filsafat yang menyelidiki asal syarat, susunan, metode, validitas ilmu pengetahuan
Aksiologis: istilah aksiologis berasal dari kata Yunani axios yang artinya nilai, manfaat, dan lpgos yang artinya pikiran, ilmu, atau teori
Nama: Evan kristovaldo Saragih turnip
Npm: 2315012066
Filsafat dalam arti istilah berasal dari kata Yunani “Philosophia” yang berarti cinta (Phile) dan kebijaksanaan (Sophia). “Cinta” di sini mengacu pada hasrat yang kuat dan penuh gairah, sedangkan “kebijaksanaan” mencerminkan pencarian kebenaran atau kebenaran hakiki. Filsafat memiliki banyak gerakan yang berbeda seperti rasionalisme yang menekankan pentingnya akal, materialisme yang menghargai materi, individualisme yang mengedepankan nilai-nilai pribadi, dan hedonisme yang mengedepankan kegembiraan.
Belajar filsafat mempunyai manfaat penting dalam kehidupan. Ini membantu kita memperoleh pemahaman mendalam tentang kebenaran hakiki, melatih keterampilan berpikir logis, dan mengajarkan kita untuk berpikir dan bertindak dengan bijak. Kajian filsafat juga membantu kita berpikir logis dan holistik, membantu kita menemukan keselarasan dalam penilaian dan tindakan, serta memperkaya pemahaman kita terhadap berbagai aspek filsafat.
Filsafat Pancasila merupakan refleksi kritis dan rasional terhadap Pancasila sebagai dasar negara dan kebudayaan nasional, yang bertujuan untuk memahami makna dasarnya secara menyeluruh dan komprehensif. Ia berfungsi sebagai suatu sistem filosofis yang mempunyai ciri khas tersendiri, ditentukan oleh kesatuan unsur dan tujuan tertentu serta tertanam dalam lingkungan yang kompleks. Bidang kajian filsafat meliputi ontologi, epistemologi, dan aksiologi yang masing-masing mengkaji hakikat keberadaan, asal usul ilmu pengetahuan, etika, dan nilai-nilai kehidupan manusia.
Nama: Al Habib Ahmad Fajransyah
Npm: 2315012062
Kelas: B Pancasila
Filsafat dalam Bahasa Indonesia berasal dari Bahasa Yunani "Philosophia", 'Phile' yang artinya cinta dan 'Sophia' yang artinya kebijaksanaan. Cinta sendiri berarti hasrat yang besar, dan sungguh-sungguh, adapula arti Kebijaksanaan yaitu kebenaran sejati / kebenaran yang sesungguhnya.
Aliran Filsafat terbagi menjadi 4,yaitu:
1.Berfilsafat Rationalisme
2.Berfilsafat Materialisme
3.Berfilsafat Individualisme
4.Bersifat Hedonisme.
Dalam mempelajari filsafat kita dapat mendapatkan beberapa maanfaat salah satunya adalah dapat memperoleh suatu kebenaran yang hakiki,
kemampuan berfikir logis, rasional, dan komprehensif serta bertindak bijaksana, kemudian dapat menyeimbangkan antara pertimbangan dengan tindakan sehingga diperoleh keselarasan hidup, juga dapat menghasilkan tindakan yang bijaksana.
Pengertian filsafat pancasila
Filsafat Pancasila adalah konsep filsafat yang mengaplikasikan prinsip-prinsip dasar Pancasila sebagai dasar ideologi negara Indonesia ke dalam berbagai aspek kehidupan. Ini mencakup penerapan nilai-nilai seperti Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial dalam etika, hukum, dan kebijakan negara. Tujuannya adalah untuk menciptakan masyarakat yang adil, beradab, dan harmonis, serta memandu tindakan individu dan kolektif sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Filsafat Pancasila memainkan peran penting dalam membentuk identitas dan arah moral Indonesia, mempromosikan perdamaian, toleransi, dan kesejahteraan sosial di dalam negeri.
Nama : Elsa Miyandamela
NPM : 2315012006
Kata filsafat berasal dari bahasa Yunani yaitu Philosophia dimana terdiri dari kata Phile yang berarti Cinta dan Sophia yang berarti Kebijaksanaan. Dimana “Phile” yang dalam bahasa Indonesianya cinta memiliki arti hasrat yang besar atau yang berkobar – kobar dan yang sungguh – sungguh dan “Sophia” yang dalam bahasa Indonesia adalah kebijaksanaan yang memiliki arti kebenaran sejati atau kebenaran yang sesungguhnya. Aliran – aliran yang ada dalam filsafat, yaitu :
1. Berfilsafat Rationalisme mengagungkan akal.
2. Berfilsafat Materialisme menggunakan materi.
3. Berfilsafat Individualisme mengagungkan individualitas.
4. Berfilsafat Hedonisme menggunakan kesenangan.
Beberapa manfaat yang kita dapat dalam mempelajari dan mengimplementasikan filsafat, yaitu dengan filsafat kita dapat memperoleh kebenaran yang hakiki karena sesuatu yang kita lakukan harus mendasar dari teori yang ada, dalam filsafat kita juga dapat melatih kemampuan berpikir logis sesuai dengan situasi yang dihadapi, melatih kita untuk berpikir dan bertindak secara bijaksana dan sesuai aturan yang berlaku, kita juga dilatih untuk berpikir rasional dan komprehensif, serta dapat menyeimbangkan antara pertimbangan dan tindakan sehingga diperoleh keselarasan hidup sehingga menghasilkan tindakan yang bijaksana.
Pengertian filsafat Pancasila di mana filsafat Pancasila dapat didefinisikan secara ringkas sebagai refleksi kritis dan rasional tentang Pancasila sebagai dasar negara dan kenyataan budaya bangsa dengan tujuan untuk mendapatkan pokok – pokok pengertiannya yang mendasar dan menyeluruh. Pancasila sebagai sistem filsafat dimana “sistem” memiliki ciri – ciri yaitu suatu kestuan bagian/unsur/elemen/komponen, di mana bagian tersebut mempunyai fungsi tersendiri tetapi saling berhubungan dan ketergantungan. Keseluruhan tersebut dimaksudkan untuk mencapai tujuan tertentu secara bersama – sama dalam suatu lingkungan yang kompleks. Wawasan filsafat meliputi aspek penyelidikan Ontologis, Epistemologi, dan Aksiologis. Di mana Ontologis yaitu ilmu yang menyelidiki hakikat keberadaan dan eksistensi, Epistemologis adalah cabang filsafat yang menyelidiki asal syarat, susunan, metode, dan validitas ilmu pengetahuan, serta Aksiologis yang berarti nilai atau manfaat mengenai pikiran, ilmu, dan teori.
Nama Ramadhan Shidiq Novrianto NPM : 2315012076
Pancasila sebagai sistem filsafat
Filsafat diambil dari bahasa Yunani "philosophia" terdiri dari kata Phile yang berarti cinta dan Sophia yang berarti kebijaksanaan. Cinta yang dimaksud disini ialah hasrat yang berkobar-kobar, sedangkan Kebijaksanaan ialah kebenaran yang mutlak atau sesungguhnya. Filsafat memiliki beberapa macam aliran diantaranya, yaitu :
1. Berfilsafat Rationalisme, ialah berfilsafat dengan cara mengagungkan akal.
2. Berfilsafat Materialisme, ialah berfilsafat dengan cara mengagungkan materi.
3. Berfilsafat Individualisme, ialah berfilsafat dengan cara mengagungkan individualitas.
4. Berfilsafat Hedonisme, ialah berfilsafat dengan cara mengagungkan kesenangan.
Studi filsafat memiliki beberapa manfaat dalam menjalani kehidupan, yaitu : membantu kita untuk memperoleh kebenaran yang hakiki, melatih kemampuan berfikir logis, melatih berfikir dan bertindak bijaksana, melatih berpikir rasional dan komprehensi, serta menyeimbangkan antara pertimbangan dan tindakan sehingga diperoleh keselarasan hidup, dan menghasilkan tindakan yang bijaksana.
Filsafat Pancasila adalah gambaran kritis dan rasional tentang Pancasila sebagai dasar negara dan budaya bangsa, dengan tujuan untuk memahami inti pengertiannya secara mendalam dan menyeluruh. Filsafat Pancasila berfungsi sebagai suatu sistem filsafat yang memiliki karakteristik sendiri, yang didefinisikan oleh kesatuan unsur dan tujuan tertentu dan terjalin dalam lingkungan yang kompleks.
Nama: Anastasya Mareta Inesita Manalu
NPM: 2415012054
Kelas: Arsitektur B
Pancasila Sebagai Sistem Filsafat
• Pengertian filsafat
Filsafat (dalam bahasa Indonesia) berasal dari kata Yunani “philosophia” yang terdiri dari kata phil yang berarti cinta dan sophia yang berarti kebijaksanaan.
- Cinta; hasrat yang besar/berkobar-kobar/sungguh-sungguh
- Kebijaksanaan; kebenaran sejati/sesungguhnya/
• Aliran filsafat
1. Rasionalisme (akal)
2. Materialisme (materi)
3. Individualisme perseorangan (individu)
4. Hedonisme (kegembiraan)
• Manfaat mempelajari filsafat
1. Berprestasi kebenaran yang hakiki
2. Melatih kemampuan berpikir logis
3. Melatih berpikir dan bertindak bijaksana
4. Melatih berpikir rasional dan komprehensif
5. Menyeimbangkan pertimbangan dan tindakan untuk mencapai keselarasan dalam hidup, sehingga berujung pada tindakan yang bijaksana.
• Pengertian Filsafat Pancasila
Secara singkat dapat diartikan sebagai refleksi kritis dan rasional terhadap Pancasila sebagai dasar negara dan realitas kebudayaan nasional, yang bertujuan untuk mencapai pemahaman pandangan mendasar yang menyeluruh dan menyeluruh.
• Pancasila Sebagai Sistem Filsafat
“sistem” memiliki ciri-ciri:
suatu kesatuan bagian-bagian/unsur/elemen/komponen.
• Wawasan Filsafat
Meliputi bidang atau aspek penyelidikan:
- Ontologis; ilmu yang menyelidiki hakikat sesuatu dan keberadaan
- Epistemologis; ilmu yang menyelidiki asal, syarat, susunan, metode, dan validitas ilmu pengetahuan
- Aksiologis berasal dari bahasa Yunani; Axios berarti nilai, manfaat; Logos berarti pikiran, ilmu, teori