Forum Analisis Jurnal

Forum Analisis Jurnal

Jumlah balasan: 74
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Nafisa Agesti -
Nama :Nafisa Agesti
NPM:2311011002

Pancasila adalah dasar filsafat negara Indonesia yang terdiri dari lima sila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Pancasila tidak hanya menjadi dasar dalam pembentukan negara dan pemerintahan, tetapi juga memiliki peran penting dalam pengembangan ilmu.

1. Ketuhanan Yang Maha Esa: Sila ini menekankan pentingnya kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam konteks pengembangan ilmu, nilai ini mengajarkan pentingnya memiliki sikap rendah hati dan mengakui bahwa pengetahuan manusia memiliki keterbatasan. Ilmu pengetahuan haruslah dijalankan dengan penuh rasa hormat dan kesadaran akan kebesaran Tuhan.

2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab: Sila ini menekankan pentingnya menghargai martabat dan hak asasi manusia serta menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dan etika. Dalam pengembangan ilmu, nilai ini mengajarkan pentingnya menjaga integritas dan etika dalam penelitian dan pengajaran. Ilmu pengetahuan haruslah digunakan untuk kepentingan kemanusiaan secara adil dan beradab.

3. Persatuan Indonesia: Sila ini menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Dalam pengembangan ilmu, nilai ini mengajarkan pentingnya kolaborasi dan kerjasama antarilmuwan, baik di dalam maupun di luar negeri. Ilmu pengetahuan haruslah menjadi jembatan untuk memperkuat persatuan dan memajukan bangsa Indonesia.

4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan: Sila ini menekankan pentingnya demokrasi, partisipasi masyarakat, dan pengambilan keputusan yang bijaksana. Dalam pengembangan ilmu, nilai ini mengajarkan pentingnya melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan ilmiah dan memperhatikan kepentingan masyarakat secara luas. Ilmu pengetahuan haruslah berpihak pada kepentingan rakyat dan digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia: Sila ini menekankan pentingnya pemerataan, keadilan, dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dalam pengembangan ilmu, nilai ini mengajarkan pentingnya menghasilkan pengetahuan yang dapat digunakan untuk mengatasi kesenjangan sosial dan meningkatkan kualitas hidup seluruh rakyat Indonesia. Ilmu pengetahuan haruslah berkontribusi pada pembangunan sosial dan ekonomi yang adil.

Secara keseluruhan, Pancasila sebagai nilai dasar pengembangan ilmu menekankan pentingnya menjalankan ilmu pengetahuan dengan integritas, etika, kolaborasi, partisipasi masyarakat, keadilan, dan kesejahteraan sosial. Pancasila memberikan landasan moral dan filosofis yang kuat bagi pengembangan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi bangsa dan kemanusiaan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Pinka Wianda Putri -
Nama : Pinka wianda putri
NPM : 2311011006
Urgensi penegasan Pancasila sebagai dasar nilai perkembangan iptek
Kehadiran ilmu pengetahuan dan teknologi tentang Kita akan memberikan kemudahan dan memecahkan berbagai persoalan hidup dan kehidupan yang dihadapi beberapa peristiwa yang terjadi di dunia ini misalnya dampak negatif dari bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki pada waktu perang dunia 2, dampak ini akan berdampak negatif pada masyarakat Jepang waktu dan menimbulkan traumatik kepada generasi berikutnya.
Melihat kenyataan di atas maka Pancasila sebagai dasar perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat ditelusuri, dalam hal-hal sebagai berikut
1. Pluralisme nilai yang berkembang pada masyarakat Indonesia pada saat ini seiring dengan kemajuan iptek menimbulkan perubahan dan cara pandang manusia tentang kehidupan. Hal ini akan menimbulkan renungan supaya bangsa Indonesia tidak terjerumus dalam keputusan nilai yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa.
2. Kemajuan iptek pada tataran sekarang telah menimbulkan dampak negatif dan ada pada titik yang membahayakan terhadap eksistensi manusia di masa yang akan datang.
3. Perkembangan iptek yang didominasi oleh negara-negara Barat akan mengancam nilai-nilai khas yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Oleh karena itu perlu penyaringan dan penangkalan yang jelas tentang pengaruh dunia secara global yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kepribadian bangsa Indonesia.
Dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi atau iptek yang dikembangkan di Indonesia haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
2. Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertai nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal perkembangan iptek.
3. Pancasila dijadikan sebagai rambu-rambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh NUZHA TUNNIDA _2311011032 -

NAMA : NUZHA TUNNIDA

NPM : 2311011032

ANALISIS JURNAL 

"URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK"

     Pancasila adalah dasar negara atau pokok kaidah negara yang fundamentalyang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, dan sekaligus cita hukum (rechtssidee) negara Indonesia karena bersumber pada pandangan dan falsafah hidup yang mendalam, dimana tersimpul ciri khas sifat, dan karakter luhur bangsa Indonesia.

     Pancasila sebagai idiologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama dari bangsa Indonesia. Pancasila sebagai idiologi bangsa Indonesia mengakomodir seluruh aktifitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara demikian juga dalam aktifitas ilmiah. Kontek pengembangan ilmu pengetahuan menegarahi bahwa kebanyakan orang sering mencampuradukkan antara kebenaran dan kemajuan seseorang tentang kebenaran terpengaruh oleh kemajuan yang dilihatnya, hal ini ditegaskan bahwa kebenaran itu bersifat non-comulative (tidak bertambah) karena kebenaran itutidak makin bertambah dari waktu kewaktu. Adapun kemjuan itu bersifat comulative (bertambah), artinya kemajuan itu selalu berkembang dari waktu kewaktu.

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu

        Urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah sebagai berikut : 

  • Pertamabahwa setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. 
  • Kedua,bahwa setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan. 
  • Ketiga, nailai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia. 
  • Keempat, bahwa setiap pengembangan iptek harys berakar dari budaya dan idiologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal indelegensasi ilmu (mempribumikan ilmu)
2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi

     Pancasila merupakan satu kesatuan dari sila-sila Pancasila haruslah merupakan sumber nilai, kerangka berpikir dan serta sebagai asas moralitas bagi pembangunan ilmu pengethuan dan teknologi. Hal ini dapat ditunjukkan dalam sila-sila Pancasila yang merupakan sebuah sistem etika, diantaranya :

  • a. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, pada sila ini dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan, yang mempertimbangjan rasional, antara akal, rasa dan kehendak.
  • b. Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, pada sila ini memberikan dasar moralitas bagi manusia dalam mengembangkan iptek. 
  • c. Sila Persatuan Indonesia, memberikan rasa kesadaran akan nasionalisme dari bangsa Indonesia akan sumbnagsihnya iptek sehingga dapat terjalinnya rasa terpelihara, persaudaraan dan persahaban antar daerah dan itu semua karena faktor kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  • d. Sila Kerakyatan Yang dipimpin oleh hikmad kebijaksanaa dalam permusyarawatan/perwakilan, hal yang mendasar adalah dalam pengembangan iptek didasarkan atas kepentingan demokrasi, hal ini mengandung maksud bahwa setiap warga negara mempunyai kewajiban dalam pengembangan iptek dengen menghormati dan mengharai kebebasan orang lain dalam bersikap serta terbuka untuk mendapatkan masukan, kritik dan saran yang membangun.
  • e. Sila Keadilan soial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kemajuan iptek harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusian, keseimbangan keadilan antar dirinya sendiri, manusi dengan Tuhannya manusia lainnya manusia dengan masyarakat bangsa dan negara serta lingkungan dimana manusi itu berada.
3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek

       Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945 pada alenia keempat. Sumber historis lain dapat ditelusuri dalam berbagai diskusi dan seminar dikalangan intelektual di Indonesia salah satunya adalah perguruan tinggi. 

       Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa yang terjadi dalam masyarakat.Misalnya dengan rencana dibangunnya pembangunan pusat tenaga nuklir disemenanjung muria beberapa tahun yang lalu. 

       Sumber Politis Pancasila sebagai dasar nila pengembangan iptek dapat dilihat dari berbagai kebijakan yang dilakukan oleh para penyelenggaraan negara. Misalnya kebijakan yang terjadi pada jaman orde lama yang meletakkan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan atau orientasi ilmu, antara lain pada pidato Soekarno ktika menerima gelar Doctor Honoris Causa di UGM pada tanggal 19 September 1951.

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Azizah Arifiani Apriyanto 2311011042 -
Nama : Azizah Arifiani Apriyanto
NPM : 2311011042

ANALISIS JURNAL :
Pancasila sebagai idiologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama dari bangsa Indonesia. Pancasila sebagai idiologi bangsa Indonesia mengakomodir seluruh aktifitas kehidupan bermasyarakat, berbangas dan bernegara demikian juga dalam aktifitas ilmiah. Oleh karena itu perumusan Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi aktivitas ilmiah di Indonesia merupakan sesuatu yang bersifat niscaya. Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dewasa ini mencapai kemajuan pesat sehingga perdapan manusia mengalami perubahan yang luar biasa . Pengembangan Iptek tidak dapat terlepas dari stuasi yang melengkapainya, artinya iptek selalu berkembang dalam suatu ruang budaya. Perkembangan iptek pada gilirannya bersentuhan dengan nilai-nilai budaya dan agama sehingga disatu pihak dibutuhkan semangat obyektifitas dipihak lain iptek perlu mempertimbangkan nilai-nilai budaya dan agama dalam pengembangannya agar tidak merugikan umat manusia. (Kementrian Riset Dikti Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, 2016: 97-98)

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu.
Pancasila sebagai sistem nilai acuan, kerangka-kerangka berpikir, pola acuan berpikir atau jelasnya senagai sistem nilai yang dijadikan kerangka landasan, kerangka cara, dan sekaligus arah/tujuan bagiyang menyandangnya sehingga Pancasila menjadi kaidah penuntun dalam pembangunan hukum nasional. Artinya niali-nilai dasar Pancasila secara normatifmenjadi dasar, kerangka acuan, dan tolakukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalan kan di Indonesia. Nilai-nilai Pancasila Pancasila meliputi :
A. nilai dasar (instrinsik)
B. nilai instrumental
C. nilai paraktis
Dalam pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat disampaikan pemahaman, Pertama, bahwa setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Kedua,bahwa setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan. Ketiga, nailai- nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia. Keempat, bahwa setiap pengembangan iptek harys berakar dari budaya dan idiologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal indelegensasi ilmu (mempribumikan ilmu) (Kementrian Riset Dikti Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, 2016: 97-98).

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi
Hal lain yang menegaskan peran Pancasila sebagai sumber nilai dalam pengembanagan iptek adalah, Pertama bahwa pengembangan ilmu pengetahuan harus menghormati keyakinan religius masyarakat karena bisa jadi pengembangan iptek tidak sesuai dengan keyakina religiusnya, teapi hal tersebut tidak usah dipertentangkannya karena keduanya mempunyai logika sendiri. Kedua, ilmu pengetahuan ditujukan bagi pengembangan kemanusiaan dan dituntut oleh nilai etis yang berdasarkan kemanusiaan. Ketiga, iptek merupakan yang menghomogenisasikan budaya sehingga dapat mempersatukan masyarakat dan memperkokoh pembangunan dan identitas nasional. Keempat,Prinsip demokrasi akan menuntut bahwa pengusaan iotek harus merata kesemu lapisan masyarakat karena pendidikan adalah tuntutan masyarakat. Kelima, Kesenjanagan dalam dalam penguasaan iptek harus dipersempit terus menerus sehingga semakin merata sebaga salah satu prinsip keadilan. Hal yang lain bahwa meletakkna Pancasila sebagai landasan etika pengembangan iptek dapat dirinci sebagai berikut: (1) pengembangan iptek yang terlebih menyangkut manusia haruslah menghormati martabat manusia (2) iptek seharusnya harus meningkatkan kwalitas hidup manusia, baik sekarang mauapun masa yang akan datamg, (3) pengembangan iptek hendaknya membantu pemekaran komunitas manusia, bail lokal, nasional ,aupun global. (4) iptek harus terbuka untuk masyarakat dan memiliki dampak langsung dalam kondisi hidup masyarakat. (5) iptek hendaknya membantu penciptaan masyarakat yang semakin lebih adil (Surajiyo, 2017:143).

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek
- Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945. Pada alenia keempat Pembukaan UUD 1945 berbunyi:
“Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumbah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamain abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada Ketuhanan yang Maha Esa,... dan seterusnya”.
Kata mencerdaskan kehidupan bangsa mengacu pada pengembangan iptek melalui pendidikan. Amanat dalam pembukaan UUD 1945 yang terkait dengan mencerdaskan kehidupan bangsa haruslah berdasarkan nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, dan sterusnya yaitu Pancasila. Proses mencerdaskan kehidupan bangsa yang terlepas dari nilai- nilai spiritual, kemanusiaan, solidaritas kebangsaan, musyawarah, dan keadilan merupakan pencerdasan terhadap amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang merupakan dokuen sejarah bangsa Indonesia.
- Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa yang terjadi dalam masyarakat. Isu Ketuhanan misalnya perkembangan iptek acapkali tidak memperhatikan harkat dan martabatnya manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa, yaitu dengan tidak melibatkan peran serta langsung masyarakat padahal hal tersebut akan berdampak negatif berupa kerusakan teknologi. Masyrakat lebih peka terhadap isu-isu kemanusiaan dibalik pembangunan dan pengembangan iptek seperti limbah industri yang merusak lingkungan secara langsung akan mengubah kenyamanan hidup masyarakat (Kementrian Riset dan Teknologi Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, 2016: 211).
- Sumber Politis Pancasila sebagai dasar nila pengembangan iptek dapat dilihat dari berbagai kebijakan yang dilakukan oleh para penyelenggara negara. Misalnya kebijakan yang terjadi pada jaman orde lama yang meletakkna Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan atau orientasi ilmu, antara lain. Presiden Soeharto menyinggung masalah Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmuketika memberikan sambutan pada konggres Pengetahuan Nasional IV 18 September 1986, hal itu menyebutkan bahwa meskipun Pancasila ditrapkan sebagai satu-satunya asas tunggal organisasi poliik dan kemasyarakatan tetapi penegasan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu di Indonesia belum diungkapkan secara jelas. Pada era reformasi Presiden Susio Bambang Yudoyono dan Presiden BJ Habibie pada taggal 1 Juni 2011. Sehingga penegasan secara politis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek lebih bersifat apologis karena hanya memberikan dorongan kepada kaum intelektual untuk menjabarkan nilai-nilai Pancasila lebih lanjut (Kementrian Riset dan Teknologi Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, 2016 : 212-213).

Sehingga urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indoenesia haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila
2. Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai- nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek
3. Pancasila dijadikan sebagai rambu- rambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.
Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi khususnya bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sehingga pengembangan iptek tadi tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki bangsa Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Sutriyah Sutriyah -
Nama : Sutriyah
NPM : 2311011076

Analisis Jurnal
Urgensi Penegasan Pancasila
Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek
1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat Pertama, bahwa setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia tidak boleh berbaur dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Kedua,bahwa setiap perkembangan iptek harus didasarkan pada nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan. Ketiga, nailai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia. Keempat, bahwa setiap pengembangan iptek harus menghilangkan dari budaya sendiri dan idiologi bangsa Indonesia atau yang lebih dikenal indelegensasi ilmu (mempribumikan ilmu)

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai
dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekologi
Pertama, bahwa pengembangan ilmu pengetahuan harus menghormati keyakinan keagamaan masyarakat karena bisa jadi pengembangan iptek tidak sesuai dengan keyakinan agamanya, namun hal tersebut tidak usah dipertentangkannya karena keduanya mempunyai logika sendiri. Kedua, ilmu pengetahuan yang ditujukan untuk pengembangan kemanusiaan dan dituntut oleh nilai-nilai etis yang berdasarkan kemanusiaan. Ketiga, iptek merupakan yang menghomogenisasikan budaya sehingga dapat mempersatukan masyarakat dan memperkokoh pembangunan dan identitas nasional. Keempat, Prinsip demokrasi akan menuntut bahwa pengusaan iptek harus meratakan kesemu lapisan karena masyarakat adalah tuntutan masyarakat. Kelima, Kesenian dalam penguasaan iptek harus dipersempit terus menerus sehingga semakin merata sebaga salah satu prinsip keadilan.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek
Sumber sejarah Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945. Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap yang peka masyarakat terhadap isu-isu -isu -isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa yang terjadi dalam masyarakat. Sumber Politik Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat dilihat dari berbagai kebijakan yang dilakukan oleh para penyelenggara negara.

Kesimpulannya pntingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi khususnya bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sehingga pengembangan iptek tadi tidak keluar dari nilai- nilai yang telah dimilliki bangsa Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Yesi Dwi Anggraheni 2351011012 -
Nama: Yesi Dwi Anggraheni
NPM: 2351011012

URGENSI PENEGASAN PANCASILA
SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK


Dalam perkembangan Ilmu Pengetahuan Teknologi di Indonesia didasarkan
kelima sila dalam Pancasila merupakan pegangan dan pedoman dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Perkembangan iptek pada gilirannya bersentuhan dengan nilai-nilai budaya dan agama sehingga di satu pihak
dibutuhkan semangat obyektifitas di pihak lain iptek perlu mempertimbangkan nilai-nilai budaya dan agama dalam pengembangannya agar tidak merugikan umat manusia. (Kementrian Riset Dikti Direktorat Jenderal Pembelajaran dan
Kemahasiswaan, 2016: 97-98).

Konteks pengembangan ilmu pengetahuan mengarahkan bahwa kebanyakan orang sering mencampuradukkan antara kebenaran dan kemajuan seseorang tentang kebenaran terpengaruh oleh kemajuan yang dilihatnya, hal ini ditegaskan bahwa kebenaran itu bersifat non-comulative ( tidak bertambah) karena kebenaran itu  tidak makin bertambah dari waktu- kewaktu. Adapun kemajuan itu bersifat comulative (bertambah), artinya
kemajuan itu selalu berkembang dari waktu kewaktu. Agama, filsafat dan kesenian termasuk dalam katagori non- comulative, sedangkan fisika, teknologi, kedokteran termasuk dalam katagori comulative. (Koentowijoyo, 2006: 4).

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila
Sebagai Pengembangan Ilmu

Dalam pengertian Pancasila sebagai
dasar nilai pengembangan ilmu dapat disampaikan pemahaman,
Pertama, bahwa setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam
Pancasila.

Kedua, bahwa setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan.

Ketiga, nilai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia.

Keempat, bahwa setiap pengembangan iptek harus berakar dari budaya dan ideologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal. indelegensasi ilmu (mempribumikan ilmu) (Kementrian Riset Dikti Direktorat Jenderal Pembelajaran dan
Kemahasiswaan, 2016: 97-98).


2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai
dan Moral dalam Pengembangan
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Bangsa Indonesia, dalam seluruh dimensi
hidupnya, termasuk di bidang iptek,
tergantung pada kuat tidaknya memegang
ruh bangsanya, yaitu Pancasila.

a. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, pada
sila ini dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan, yang mempertimbangkan rasional, antara akal, rasa dan kehendak.

b. Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, pada sila ini memberikan dasar moralitas bagi manusia dalam mengembangkan iptek.

c. Sila Persatuan Indonesia, memberikan
rasa kesadaran akan nasionalisme dari
bangsa Indonesia.

d. Sila Kerakyatan Yang dipimpin oleh
hikmat kebijaksanaan dalam
permusyarawatan/ perwakilan, hal yang mendasar adalah dalam pengembangan iptek didasarkan atas kepentingan demokrasi.

e. Sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat
Indonesia. Kemajuan iptek harus dapat
menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusia, keseimbangan keadilan antar dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia lainnya, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara serta lingkungan dimana manusi itu berada.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan
Politik Pancasila Sebagai Dasar
Nilai Pengembangan Iptek

Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945. Pada alenia keempat Pembukaan UUD 1945. Kata mencerdaskan kehidupan
bangsa mengacu pada pengembangan
iptek melalui pendidikan. Sumber historis lain dapat ditelusuri dalam berbagai diskusi dan seminar dikalangan intelektual di Indonesia salah satunya adalah perguruan tinggi.

Sebagai sumber sosiologis Pancasila
sebagai dasar nilai pengembangan iptek
dapat ditemukan dalam sikap masyarakat
yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan
Kemanusiaan yang ada dibalik peristiwa
yang terjadi dalam masyarakat.

Sumber Politis Pancasila sebagai
dasar nila pengembangan iptek dapat
dilihat dari berbagai kebijakan yang
dilakukan oleh para penyelenggara
negara.

Urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah berdasar dan tidak
bertentangan dengan nilai-nilai yang
terkandung dalam Pancasila.

2. Setiap iptek yang dikembangkan di
Indonesia harus menyertakan nilai- nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek.

3. Pancasila dijadikan sebagai rambu- rambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Rahma Aulia Putri -

Nama : Rahma Aulia Putri

NPM : 2311011080



Analisis jurnal berjudul “URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK” oleh Ika Setyorini


Kehadiran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ditengah-tengah kita akan memberikan kemudahan dan memecahkan berbagai persoalan hidup dan kehidupan yang dihadapi manusia.


Nilai-nilai Pancasila meliputi : 

  1. Nilai dasar (intrinsik), yaitu pokok yang tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat abstrak, mencakup cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang telah ditetapkan oleh the founding fathers; 

  2. Nilai instrumental, yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu, bersifat lebih kontekstual dan harus selalu disesuaikan dengan tuntutan zaman mencakup kebijakan, strategi organisasi, sistem, rencana dan program berupa peraturan perundang-undangan yang dikembangkan oleh lembaga penyelenggara negara; 

  3. Nilai praktis, yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi konkret tempat dan situasi tertentu, bersifat dinamis demi tegaknya nilai instrumental dan menjamin nilai dasar tetap relevan dengan permasalahan utama yang dihadapi masyarakat sesuai dengan zamannya.


Makna Pancasila sebagai dasar pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dapat ditelusuri, dalam hal-hal sebagai berikut:

  1. Pluralisme nilai yang berkembang pada masyarakat Indonesia pada saat ini seiring dengan kemajuan iptek menimbulkan perubahan dan cara pandang manusia tentang kehidupan.

  2. Kemajuan iptek pada tataran sekarang telah menimbulkan dampak yang negatif dan ada pada titik yang membahayakan terhadap eksistensi manusia dimasa yang akan datang.

  3. Perkembangan iptek yang didominasi oleh negara-negara barat akan mengancam nilai-nilai khas yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.


Hal lain yang menegaskan peran Pancasila sebagai sumber nilai dalam pengembanagan iptek:

  1. Pengembangan ilmu pengetahuan harus menghormati keyakinan religius masyarakat karena bisa jadi pengembangan iptek tidak sesuai dengan keyakinan religiusnya, teapi hal tersebut tidak usah dipertentangkannya karena keduanya mempunyai logika sendiri.

  2. Ilmu pengetahuan ditujukan bagi pengembangan kemanusiaan dan dituntut oleh nilai etis yang berdasarkan kemanusiaan.

  3. Iptek merupakan yang menghomogenitaskan budaya sehingga dapat mempersatukan masyarakat dan memperkokoh pembangunan dan identitas nasional.

  4. Prinsip demokrasi akan menuntut bahwa penguasaan iptek harus merata kesemua lapisan masyarakat karena pendidikan adalah tuntutan masyarakat.

  5. Kesenjangan dalam dalam penguasaan iptek harus dipersempit terus menerus sehingga semakin merata sebagai salah satu prinsip keadilan.


Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945.





Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Rahma aliyati 2311011030 -
NAMA : RAHMA ALIYATI
NPM: 2311011030
GENAP
ANALISIS JURNAL DENGAN JUDUL " "URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK"
A. Pancasila adalah dasar negara atau prinsip-prinsip utama yang fundamental bagi Indonesia. Prinsip ini tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 dan merupakan cita hukum negara Indonesia karena berasal dari pandangan hidup dan falsafah kehidupan bangsa Indonesia. Pancasila mencerminkan karakteristik, sifat, dan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.
Secara teori, cara pandang hidup bangsa Indonesia selalu didasarkan pada nilai-nilai meta yuridis yang bersifat moralitas dan disepakati bersama. Hal ini juga berlaku untuk Pancasila sebagai dasar negara. Namun demikian, nilai-nilai meta yuridis belum memiliki kekuatan hukum.
Dalam praktiknya, Pancasila telah dijadikan sebagai cara pandang hidup bangsa Indonesia (the way of life) sekaligus sebagai dasar negara yang sudah disepakati bersama oleh semua pihak. Oleh karena itu, Pancasila menjadi kenyataan sejarah bagi masyarakat Indonesia.
Contoh pengamalan dari pancasilais melibatkan semangat gotong royong dalam membantu sesama warga ketika ada musibah seperti banjir atau gempa bumi serta mengutamakan persatuan dan keselamatan nasional di atas segala hal lainnya.
B. nilai-nilai yang ingin diterapkan secara hukum harus dituangkan dalam norma hukum. Norma tersebut harus dikehendaki oleh bangsa sebagai norma dan didasarkan pada moralitas yang baik. Untuk dapat mengikat secara hukum, norma-norma tersebut harus diatur dalam aturan hukum positif sesuai dengan syarat-syarat yang diajarkan oleh John Austin.
Selanjutnya, Pancasila sebagai ideologi negara merupakan kristalisasi dari nilai-nilai budaya dan agama bangsa Indonesia dan mengakomodir seluruh aktivitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara termasuk juga dalam aktifitas ilmiah. Oleh karena itu perumusan Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi aktivitas ilmiah di Indonesia sangat penting untuk menjaga akar budaya dan religi bangsa serta mencegah sekularisme.
Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dewasa ini mencapai kemajuan pesat sehingga perdapan manusia mengalami perubahan luar biasa. Namun perkembangan iptek tidak terlepas dari situasi lingkungan budaya dimana iptek berkembang. Iptek juga mempertimbangkan nilai-nilai budaya dan agama agar tidak merugikan umat manusia.
Konteks pengembangan ilmu pengetahuan menegaskan bahwa kebenaran bersifat non-cumulative (tidak bertambah) sedangkan kemajuan bersifat cumulative (bertambah). Hal ini menunjukkan bahwa meskipun kita terus maju dalam teknologi namun kebenaran tetap sama sepanjang waktu.
C. ada dua kategori yaitu nonkomulatif dan komulatif. Agama, filsafat, dan kesenian termasuk dalam kategori nonkomulatif sedangkan fisika, teknologi, dan kedokteran termasuk dalam kategori komulatif. Hal ini sering kali menimbulkan perdebatan antara iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi) dengan budaya.
Kemudian teks menjelaskan tentang urgensi penegasan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pancasila merupakan sistem nilai acuan yang dijadikan kerangka landasan untuk pembangunan hukum nasional di Indonesia.
Nilai-nilai Pancasila terdiri dari tiga jenis yaitu nilai dasar (instrinsik), nilai instrumental, dan nilai praktis. Nilai dasar mencakup cita-cita, tujuan, serta tatanan dasar yang telah ditetapkan oleh founding fathers tanpa dibatasi waktu atau tempat. Sementara itu, nilai instrumental adalah penjabaran dari nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu tertentu yang harus selalu disesuaikan dengan zaman melalui kebijakan atau program perundang-undangan negara.
Terakhir adalah nilai praktis yang merupakan interaksi antara situasi konkret dengan implementasi dari instrumen-instrumen tersebut agar dapat memenuhi permasalahan utama masyarakat sesuai zamannya. Oleh karena itu penting bagi setiap orang untuk memahami konsep-konsep seperti ini agar bisa mengembangkan ilmu pengetahuan secara tepat sesuai dengan norma-norma sosial yang berlaku di masyarakat Indonesia saat ini.
D. setiap ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan di Indonesia harus selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Hal ini karena nilai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia. Selain itu, perkembangan iptek harus didasarkan pada nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan. Setiap pengembangan iptek juga harus berakar dari budaya dan ideologi bangsa Indonesia sendiri atau mempribumikan ilmu.
Selanjutnya, teks menjelaskan tentang pentingnya menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi secara tepat agar dapat memudahkan kehidupan manusia serta meningkatkan derajat manusia. Namun, seringkali kepemilikan terhadap iptek disalahgunakan sehingga justru mendehumanisasikan manusia itu sendiri.
Oleh karena itu, diperlukan suatu platform yang mampu menjadi ruh bagi perkembangan iptek di Indonesia yaitu Pancasila. Pancasila merupakan sumber nilai, kerangka berpikir, dan asas moralitas bagi pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sila-sila dalam Pancasila seperti Sila Ketuhanan Yang Maha Esa dapat mengimplementasiakan ilmu pengetahuan dengan mempertimbangkan akal, rasa, dan kehendak sehingga dapat menempatkan manusia di alam yang seharusnya.
Dengan demikian, kesimpulannya adalah bahwa setiap perkembangan iptek di Indonesia harus selaras dengan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber moralitas untuk memastikan pemanfaatan iptek yang tepat guna demi kesejahteraan manusia serta tidak melupakan budaya dan ideologi bangsa Indonesia sendiri.
E. semesta bukanlah pusat dari segala hal, melainkan bagian yang sistematik dari alam yang kita olah. Ada lima sila dalam Pancasila yang berkaitan dengan pengembangan iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi) di Indonesia.
Sila Kemanusiahteraan bersama Yang Adil dan Beradab memberikan dasar moralitas bagi manusia untuk mengembangkan iptek demi kesejahteraan bersama. Iptek adalah perkembangan budaya hidup manusia.
Sila Persatuan Indonesia memberikan rasa kesadaran akan nasionalisme bangsa Indonesia dan sumbangsihnya pada iptek sehingga terjalin persaudaraan antar daerah karena kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Sila Kerakyatan Yang dipimpin oleh hikmad kebijaksanaa dalam permusyawaratan/perwakilan menunjukkan bahwa setiap warga negara mempunyai kewajiban dalam pengembangan iptek dengan menghormati orang lain serta terbuka untuk mendapatkan masukan, kritik, dan saran yang membantu.
Sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia menyatakan bahwa kemajuan iptek harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusia antara dirinya sendiri, dengan Tuhannya, manusia lainnya, masyarakat bangsa dan negara serta lingkungan dimana manusi itu berada.
Pancasila juga menegaskan peran penting nilai-nilai etis dalam pengembangan ilmu pengetahuan agar tidak bertentangan dengan keyakinan religius masyarakat. Selain itu, pendidikan harus merata kepada semua lapisan masyarakat sebagai tuntutan prinsip demokrasi. Hal ini akan membawa kesenjangan penguasaan iptek semakin sempit secara terus-menerus.
F. Prinsip keadilan mengharuskan bahwa kesetaraan harus diterapkan secara merata. Pancasila merupakan landasan etika pengembangan iptek yang memiliki beberapa prinsip, yaitu: (1) pengembangan iptek harus menghormati martabat manusia, (2) meningkatkan kwalitas hidup manusia baik sekarang maupun di masa depan, (3) membantu pemekaran komunitas manusia baik lokal, nasional atau global, (4) terbuka untuk masyarakat dan memiliki dampak langsung pada kondisi hidup masyarakat dan (5) membantu menciptakan masyarakat yang semakin lebih adil.
Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945. Pada alenia keempat Pembukaan UUD 1945 berbunyi bahwa pembentukan suatu pemerintah negara Indonesia bertujuan melindungi seluruh bangsa Indonesia serta memajukan kesejahteraan umum dengan cara mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
Kata "mencerdaskan kehidupan bangsa" dalam Pembukaan UUD 1945 mengacu pada pengembangan iptek melalui pendidikan. Amanat tersebut haruslah didasarkan pada nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa dan Pancasila. Proses mencerdaskan kehidupan bangsa yang tidak memperhatikan nilai-nilai spiritual, kemanusiaaan solidaritas kebangsaam musyawarah dan keadilan tidak sesuai dengan amatan dalam Pembuka Undang-Undang Dasar 1945 yang merupakan dokumen sejarah bangsa Indonesia.
Pancasila sendiri belum banyak dibicarakan sebagai dasar pengembangan ilmu pada awal kemerdekaa bangsaa Indoesi karena para pendiri negara masih sibuk membangun negara mereka. Para intelektual saat itu fokus menjadi pejuang bagi kemajuan negerinya.
G. Selain penjajahan fisik, rakyat Indonesia juga mengalami kemiskinan dan kebodohan. Namun, ada segelintir rakyat yang menjadi pelopor kebangkitan bangsa sehingga ketika negara merdeka, aspek kesejahteraan dan pendidikan dicantumkan dalam Pembukaan UUD 1945.
Sila-sila Pancasila yang tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 jelas merupakan pendiri negara untuk meningkatkan kesejahteraan dan memajukan bangsa Indonesia dengan penguatan perekonomian bangsa serta pengembangan ilmu pengetahuan agar setara dengan bangsa-bangsa lain di dunia.
Pancasila juga mulai dirasakan sebagai dasar nilai pengembangan ilmu baru sekitar tahun 1980-an, terutama di Perguruan Tinggi seperti Universitas Gadjah Mada dalam penyelenggaraan seminar dengan tema Pancasila Sebagai Orientasi Pengembangan Ilmu.
Selain itu, Pancasila juga dapat ditemukan sebagai sumber sosiologis melalui sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan pada pembangunan pusat tenaga nuklir di Semenanjung Muria beberapa tahun lalu. Isu Ketuhanan berkaitan dengan perkembangan iptek yang tidak memperhatikan harkat dan martabat manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa, sedangkan isu Kemanusiaaan berkaita dengan dampak negatif berupa kerusakan teknologi atau limbah industri yang merusak lingkungan secara langsung akan mengubah kenyaman hidup masyarakat.
Secara keseluruhan teks tersebut menjelaskan pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam meningkatkan kesejahteraaan umum serta pengembangan ilmu pengetahuan bagi bangsa Indonesia setelah merdeka dari kolonialisme.
KESIMPULAN:
Penjelasan mengenai teks di atas adalah tentang pentingnya nilai-nilai Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Saat ini, dengan adanya perkembangan iptek yang semakin maju, prulalisme nilai juga berkembang. Oleh karena itu, perlu ada penyaringan dan penangkalan yang jelas terhadap pengaruh dunia secara global yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kepribadian bangsa Indonesia.
Hal ini diperlukan agar bangsa Indonesia tidak terjerumus dalam keputusan nilai yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsanya sendiri. Selain itu, kemajuan iptek pada tataran sekarang telah menimbulkan dampak negatif dan bahkan membahayakan eksistensi manusia dimasa depan.
Sebagai solusinya, Pancasila harus menjadi dasar normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Setiap iptek yang dikembangkan haruslah berdasarkan atau menyertakan nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek tersebut.
Dengan demikian, urgensi dari Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi sangat penting untuk kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia. Pentingnya Pancasila dapat menjadi akar pada pengembangan keilmuan sehingga tetap disesuaikan dengan budaya serta menjaga agar pengembangan iptek tadi tidak keluar dari nilai-nilai khas yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh MUTIA AZ ZAHRA -
Nama : Mutia Az Zahra
NPM : 2311011034

ANALISIS JURNAL

"URGENSI PENEGASAN PANCASILA
SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK"

Yang pertama dalam analisis jurnal tersebut diawali dengan pengertian pancasila sebagai idiologi yaitu Pancasila sebagai idiologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama dari bangsa Indonesia. Pancasila sebagai idiologi bangsa Indonesia mengakomodir seluruh aktifitas kehidupan bermasyarakat, berbangas dan bernegara demikian juga dalam aktifitas ilmiah. Oleh karena itu perumusan Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi aktivitas ilmiah di Indonesia merupakan sesuatu yang bersifat niscaya.

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila
Sebagai Pengembangan IlmuNilai-nilai Pancasila Pancasila meliputi :
1. nilai dasar (instrinsik) yaitu pokok yang tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat abstrak, mencakup cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang telah ditetapkan oleh the faounding fathers.
2. nilai instrumental, yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu, bersifat lebih kontekstual dan harus selalu disesuaikan dengan tuntunan zaman mencakup kebijakan, strtaegi organisasi, sistem, rencana dan program berupa peraturan perundang-undangan yang dikembangkan oleh lembaga penyelenggara negara
3. nilai praktis yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit tempat dan situasi tertentu, bersifat dinamis demi tegaknya nilai instrumental dan menjamin nilai dasar tetap relevan dengan permaslahan utama yang dihadapi masyarakat sesuai dengan zamannya.

Dalam pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat disampaikan pemahaman yaitu:
1. bahwa setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
2. bahwa setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan.
3. nilai nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia.
4. bahwa setiap pengembangan iptek harys berakar dari budaya dan idiologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal indelegensasi ilmu (mempribumikan
ilmu) (Kementrian Riset Dikti Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, 2016: 97-98).

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi.
Ilmu pengetahuan dan teknologi, di masa sekarang memang merupakan kebutuhan tersendiri. Bagi kelompok manusia yang menginginkan kemajuan mutlak harus memiliki dua hal tersebut. Kepemilikan iptek untuk memudahkan kehidupan manusia dan mengangkat derajat manusia, oleh karena itu kepemilikan tersebut harus diiringi dengan cara menggunakan yang tepat. Realitas yang didapatkan, kepemilikan terhadap iptek sering disalahgunakan, sehingga justru mendehumanisasikan manusia itu sendiri.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek.
Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa yang terjadi dalam masyarakat. Misalnya dengan rencana dibangunnya pembangunan pusat tenaga nuklir disemenanjung muria beberapa tahun yang lalu. Hal ini akan dikaitkan dengan isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan.

Kesimpulan.
urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek)yang dikembangkan diIndoenesia
haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila
2. Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilainilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek
3. Pancasila dijadikan sebagai ramburambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Sella Marlina Anggraini -
Nama : Sella Marlina Anggraini
NPM : 2311011020

Analisis Jurnal : URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

Pancasila adalah dasar negara yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Pancasila juga merupakan cita-cita hukum negara Indonesia karena bersumber pada pandangan dan falsafah hidup yang mendalam. Pancasila sebagai ideologi negara yang menopang seluruh aktivitas kehidupan dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Saat ini Ilmu pengetahuan dan teknologi telah mengalami kemajuan pesat sehingga manusia juga mengalami perubahan yang signifikan.

Pengembangan Iptek tidak dapat terlepas dari ideologi Pancasila karena Pancasila berperan sebagai dasar nilai pengembangan ilmu sehingga setiap Iptek yang dikembangkan haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkadung dalam Pancasila, perkembangan Iptek harus didasarkan dengan nilai-nilai Pancasila, nilai-nilai dalam Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan Iptek, dan pengembangan Iptek harus berakar dari budaya dan ideologi bangsa Indonesia sendiri.

Kepemilikan Iptek yang memudahkan kehidupan manusia harus tetap diiringi dengan penggunaan yang tepat sebagaimana yang ditunjukkan oleh sila-sila Pancasila.
Berikut 5 hal yang menegaskan peran Pancasila sebagai sumber nilai dalam pengembangan Iptek, yaitu :
1. Pengembangan Iptek harus menghormati keyakinan religius masyarakat
2. Iptek ditujukan bagi pengembangan kemanusiaan dan dituntut oleh nilai etis yang berdasarkan kemanusiaan
3. Iptek menghomogenisasikan budaya sehingga dapat mempersatukan masyarakat
4. Penguasaan Iptek harus merata ke semua lapisan masyarakat
5. Kesenjangan dalam penguasaan Iptek harus dipersempit

Sehingga dapat disumpulkan bahwa Pancasila sangat penting sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi khususnya bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sehingga menjadi akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Devi Julianti -
Nama: Devi Julianti
NPM: 2311011040
URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

Dalam perkembangan Ilmu Pengetahuan Teknologi di Indonesia didasarkan kelima sila dalam Pancasila merupakan pegangan dan pedoman dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sehingga diharapkan melalui tulisan ini diharapkan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat menjadi rambrambu normatif bagi pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.

Pancasila sudah disepakati bersama sebagai cara pandang hidup bangsa Indonesia (the way of life) dan sekaligus sebagai dasar negara. Oleh karena itu perumusan Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi aktivitas ilmiah di Indonesia merupakan sesuatu yang bersifat niscaya.

Bangsa Indonesia memiliki akar budaya dan religi yang kuat dan tumbuh sejak lama dalam kehidupan masyarakat sehingga manakala pengembangan ilmu tidak berakar pada idiologi bangsa, sama halnya dengan membiarkan ilmu berkembang tanpa arah dan oreintasi yang tidak jelas.

Pengembangan Iptek tidak dapat terlepas dari stuasi yang melengkapainya, artinya iptek selalu berkembang dalam suatu ruang budaya.

Berdasarkan uraian diatas maka yang menjadi permasalahan adalah bagaimana urgensi tentang penegasan Pancasila sebagai dasar nilai pengembnagan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Artinya niali-nilai dasar Pancasila secara normatifmenjadi dasar, kerangka acuan, dan tolakukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalan kan di Indonesia.
Nilai-nilai Pancasila Pancasila meliputi :
(i) nilai dasar (instrinsik) yaitu pokok yang tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat abstrak, mencakup cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang telah ditetapkan oleh the faounding fathers;
(ii) nilai instrumental, yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu, bersifat lebih kontekstual dan harus selalu disesuaikan dengan tuntunan zaman mencakup kebijakan, strtaegi organisasi, sistem, rencana dan program berupa peraturan perundang-undangan yang dikembangkan oleh lembaga penyelenggara negara; dan
(iii) nilai paraktis yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit tempat dan situasi tertentu, bersifat dinamis demi tegaknya nilai instrumental dan menjamin nilai dasar tetap relevan dengan permaslahan utama yang dihadapi masyarakat sesuai dengan zamannya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Rista Dwi Febriana -

Rista Dwi Febriana
2311011126

Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK
Oleh: Ika Setyorini

Pancasila sebagai ideologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya agama bangsa Indonesia yang akan mengakomodir seluruh aktivitas kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara serta aktivitas ilmiah. Melalui tulisan ini, Pancasila diharapkan menjadi dasar nilai pengembangan iptek yang dapat menjadi rambu-rambu normatif bagi pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.

Pengembangan IPTEK tidak dapat terlepas dari situasi yang melengkapinya, artinya selalu berkembang dalam suatu ruang budaya. Reaksi IPTEK dan budaya merupakan persoalan yang sering mengundang perdebatan, sehingga yang menjadi permasalahan adalah bagaimana urgensi tentang penegasan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.


Dalam pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu, dapat disampaikan pemahaman:
(1) Setiap IPTEK yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila
(2) Setiap perkembangan IPTEK harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan
(3) Nilai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan IPTEK di Indonesia
(4) Setiap pengembangan IPTEK harus berakar dari budaya dan ideologi bangsa Indonesia sendiri.


Peran Pancasila sebagai sumber nilai dalam pengembangan IPTEK:
(1) Pengembangan ilmu pengetahuan harus menghormati keyakinan religius masyarakat karena bisa jadi pengembangan IPTEK tidak sesuai dengan keyakinan religiusnya, tetapi tidak perlu dipertentangkan karena keduanya mempunyai logika sendiri.
(2) Ilmu pengetahuan ditujukan bagi pengembangan kemanusiaan dan dituntut oleh nilai etis yang berdasarkan kemanusiaan
(3) IPTEK merupakan yang homogenisasikan budaya sehingga dapat mempersatukan masyarakat dan memperkokoh pembangunan dan identitas nasional.
(4) Prinsip demokrasi akan menuntut bahwa penguasaan IPTEK harus merata ke semua lapisan masyarakat 
(5) Kesenjangan dalam penguasaan iptek harus dipersempit terus-menerus sehingga semakin merata.


Pancasila sebagai dasar pengembangan IPTEK dapat ditelusuri dalam hal-hal sebagai:
(1) pluralisme, yaitu nilai yang berkembang pada masyarakat
(2) Kemajuan iptek pada tataran sekarang telah menimbulkan dampak yang negatif dan ada pada titik yang membahayakan terhadap eksistensi manusia di masa yang akan datang
(3) Perkembangan IPTEK yang didominasi oleh negara-negara Barat akan mengancam nilai-nilai khas yang dimiliki bangsa Indonesia sehingga diperlukannya penyaringan dan penangkalan yang jelas tentang pengaruh dunia secara global.


Urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan IPTEK dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Setiap perkembangan IPTEK yang dikembangkan di Indonesia harus berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai yang terkandung dalam Pancasila
2. Setiap IPTEK yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan IPTEK
3. Pancasila dijadikan sebagai rambu-rambu normatif dalam perkembangan IPTEK di Indonesia agar nanti mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.


 Pancasila diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki Indonesia supaya tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimiliki bangsa Indonesia.

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Ni Nyoman Oktiana Jayati -
Ni Nyoman Oktiana Jayati
2351011006


ANALISIS JURNAL :
Pancasila sebagai idiologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama dari bangsa Indonesia. Pancasila sebagai idiologi bangsa Indonesia mengakomodir seluruh aktifitas kehidupan bermasyarakat, berbangas dan bernegara demikian juga dalam aktifitas ilmiah. Oleh karena itu perumusan Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi aktivitas ilmiah di Indonesia merupakan sesuatu yang bersifat niscaya. Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dewasa ini mencapai kemajuan pesat sehingga perdapan manusia mengalami perubahan yang luar biasa . Pengembangan Iptek tidak dapat terlepas dari stuasi yang melengkapainya, artinya iptek selalu berkembang dalam suatu ruang budaya. Perkembangan iptek pada gilirannya bersentuhan dengan nilai-nilai budaya dan agama sehingga disatu pihak dibutuhkan semangat obyektifitas dipihak lain iptek perlu mempertimbangkan nilai-nilai budaya dan agama dalam pengembangannya agar tidak merugikan umat manusia. (Kementrian Riset Dikti Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, 2016: 97-98)

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu.
Pancasila sebagai sistem nilai acuan, kerangka-kerangka berpikir, pola acuan berpikir atau jelasnya senagai sistem nilai yang dijadikan kerangka landasan, kerangka cara, dan sekaligus arah/tujuan bagiyang menyandangnya sehingga Pancasila menjadi kaidah penuntun dalam pembangunan hukum nasional. Artinya niali-nilai dasar Pancasila secara normatifmenjadi dasar, kerangka acuan, dan tolakukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalan kan di Indonesia. Nilai-nilai Pancasila Pancasila meliputi :
A. nilai dasar (instrinsik)
B. nilai instrumental
C. nilai paraktis
Dalam pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat disampaikan pemahaman, Pertama, bahwa setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Kedua,bahwa setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan. Ketiga, nailai- nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia. Keempat, bahwa setiap pengembangan iptek harys berakar dari budaya dan idiologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal indelegensasi ilmu (mempribumikan ilmu) (Kementrian Riset Dikti Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, 2016: 97-98).

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi
Hal lain yang menegaskan peran Pancasila sebagai sumber nilai dalam pengembanagan iptek adalah, Pertama bahwa pengembangan ilmu pengetahuan harus menghormati keyakinan religius masyarakat karena bisa jadi pengembangan iptek tidak sesuai dengan keyakina religiusnya, teapi hal tersebut tidak usah dipertentangkannya karena keduanya mempunyai logika sendiri. Kedua, ilmu pengetahuan ditujukan bagi pengembangan kemanusiaan dan dituntut oleh nilai etis yang berdasarkan kemanusiaan. Ketiga, iptek merupakan yang menghomogenisasikan budaya sehingga dapat mempersatukan masyarakat dan memperkokoh pembangunan dan identitas nasional. Keempat,Prinsip demokrasi akan menuntut bahwa pengusaan iotek harus merata kesemu lapisan masyarakat karena pendidikan adalah tuntutan masyarakat. Kelima, Kesenjanagan dalam dalam penguasaan iptek harus dipersempit terus menerus sehingga semakin merata sebaga salah satu prinsip keadilan. Hal yang lain bahwa meletakkna Pancasila sebagai landasan etika pengembangan iptek dapat dirinci sebagai berikut: (1) pengembangan iptek yang terlebih menyangkut manusia haruslah menghormati martabat manusia (2) iptek seharusnya harus meningkatkan kwalitas hidup manusia, baik sekarang mauapun masa yang akan datamg, (3) pengembangan iptek hendaknya membantu pemekaran komunitas manusia, bail lokal, nasional ,aupun global. (4) iptek harus terbuka untuk masyarakat dan memiliki dampak langsung dalam kondisi hidup masyarakat. (5) iptek hendaknya membantu penciptaan masyarakat yang semakin lebih adil (Surajiyo, 2017:143).

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek
- Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945. Pada alenia keempat Pembukaan UUD 1945 berbunyi:
“Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumbah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamain abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada Ketuhanan yang Maha Esa,... dan seterusnya”.
Kata mencerdaskan kehidupan bangsa mengacu pada pengembangan iptek melalui pendidikan. Amanat dalam pembukaan UUD 1945 yang terkait dengan mencerdaskan kehidupan bangsa haruslah berdasarkan nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, dan sterusnya yaitu Pancasila. Proses mencerdaskan kehidupan bangsa yang terlepas dari nilai- nilai spiritual, kemanusiaan, solidaritas kebangsaan, musyawarah, dan keadilan merupakan pencerdasan terhadap amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang merupakan dokuen sejarah bangsa Indonesia.
- Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa yang terjadi dalam masyarakat. Isu Ketuhanan misalnya perkembangan iptek acapkali tidak memperhatikan harkat dan martabatnya manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa, yaitu dengan tidak melibatkan peran serta langsung masyarakat padahal hal tersebut akan berdampak negatif berupa kerusakan teknologi. Masyrakat lebih peka terhadap isu-isu kemanusiaan dibalik pembangunan dan pengembangan iptek seperti limbah industri yang merusak lingkungan secara langsung akan mengubah kenyamanan hidup masyarakat (Kementrian Riset dan Teknologi Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, 2016: 211).
- Sumber Politis Pancasila sebagai dasar nila pengembangan iptek dapat dilihat dari berbagai kebijakan yang dilakukan oleh para penyelenggara negara. Misalnya kebijakan yang terjadi pada jaman orde lama yang meletakkna Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan atau orientasi ilmu, antara lain. Presiden Soeharto menyinggung masalah Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmuketika memberikan sambutan pada konggres Pengetahuan Nasional IV 18 September 1986, hal itu menyebutkan bahwa meskipun Pancasila ditrapkan sebagai satu-satunya asas tunggal organisasi poliik dan kemasyarakatan tetapi penegasan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu di Indonesia belum diungkapkan secara jelas. Pada era reformasi Presiden Susio Bambang Yudoyono dan Presiden BJ Habibie pada taggal 1 Juni 2011. Sehingga penegasan secara politis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek lebih bersifat apologis karena hanya memberikan dorongan kepada kaum intelektual untuk menjabarkan nilai-nilai Pancasila lebih lanjut (Kementrian Riset dan Teknologi Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, 2016 : 212-213).

Sehingga urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indoenesia haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila
2. Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai- nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek
3. Pancasila dijadikan sebagai rambu- rambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.
Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi khususnya bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sehingga pengembangan iptek tadi tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki bangsa Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Rahayu Agustin -
Nama : Rahayu Agustin
NPM  : 2311011128

Analisis Jurnal "URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK"

Artikel ini membahas tentang urgensi penegasan kembali Pancasila sebagai landasan nilai bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Pancasila sebagai ideologi negara merupakan kristalisasi dari nilai-nilai budaya dan agama yang dianut oleh bangsa Indonesia.

Nilai-nilai Pancasila Pancasila meliputi :
  1.  nilai dasar (instrinsik) yaitu pokok yang tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat abstrak, mencakup cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang telah ditetapkan oleh the founding fathers;
  2.  nilai instrumental, yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu, bersifat lebih kontekstual dan harus selalu disesuaikan dengan tuntunan zaman mencakup kebijakan, strtaegi organisasi, sistem, rencana dan program berupa peraturan perundang-undangan yang dikembangkan oleh lembaga penyelenggara negara; dan
  3.  nilai paraktis yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit tempat dan situasi tertentu, bersifat dinamis demi tegaknya nilai instrumental dan menjamin nilai dasar tetap relevan dengan permaslahan utama yang dihadapi masyarakat sesuai dengan zamannya.
Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tersebut harus menjadi pedoman dalam seluruh aspek kehidupan termasuk dalam kegiatan ilmiah.

Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus berakar pada budaya dan ideologi bangsa (Pancasila) untuk mencegah sekularisme.

Pancasila memberikan kerangka normatif untuk memandu pengembangan sains di Indonesia. Hal ini ditunjukkan dalam sila-sila Pancasila yang merupakan sebuah sistem etika, diantaranya :
  1.  Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, pada sila ini dapat mengimplementasikan lmu pengetahuan, yang mempertimbangkan rasional, antara akal, rasa dan kehendak.
  2. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, pada sila ini memberikan dasar moralitas bagi manusia dalam mengembangkan iptek.
  3. Sila Persatuan Indonesia, memberikan rasa kesadaran akan nasionalisme dari bangsa Indonesia akan sumbangsihnya iptek sehingga dapat terjalinnya rasa terpelihara, persaudaraan dan persahaban antar daerah
  4. Sila Kerakyatan Yang dipimpin oleh hikmad kebijaksanaa dalam permusyarawatan/perwakilan, hal yang mendasar adalah dalam pengembangan iptek didasarkan atas kepentingan demokrasi, artinya bahwa setiap warga negara mempunyai kewajiban dalam pengembangan iptek dengan menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dalam bersikap serta terbuka untuk mendapatkan masukan, kritik dan saran yang membangun.
  5. Sila Keadilan soial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kemajuan iptek harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusia.
Kelima sila dari Pancasila memberikan dasar moral dan etika untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menghargai kemanusiaan, keadilan sosial, demokrasi, dan persatuan nasional.

Dasar historis Pancasila sebagai landasan ilmu pengetahuan dapat ditelusuri pada pembukaan UUD 1945 yang menyebutkan 'mencerdaskan kehidupan bangsa'. Menegaskan kembali Pancasila sangat penting untuk mencegah krisis nilai di tengah kemajemukan, membatasi dampak berbahaya dari teknologi, dan menyaring pengaruh Barat yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Indonesia.

Kesimpulannya, Pancasila harus ditegaskan kembali sebagai dasar untuk memastikan pengembangan sains dan teknologi di Indonesia selaras dengan nilai-nilai budaya asli Indonesia dan mencegah pemikiran yang menyimpang.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Kurnia dita indriana -
Nama: Kurnia dita indriana
NPM :2311011010
Tugas:Analisis jurnal

URGENSI PENEGASAN PANCASILA
SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

Pancasila adalah dasar negara atau pokok kaidah negara yang fundamental
yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, dan sekaligus cita hukum (rechtssidee) negara Indonesia karena bersumber pada pandangan dan falsafah hidup yang mendalam,dimana tersimpul ciri khas sifat,dan karakter luhur bangsa Indonesia.

Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu

Nilai-nilai Pancasila meliputi :
1.nilai dasar (instrinsik) yaitu pokok yang tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat abstrak,mencakup
cita-cita, tujuan dan tatanan dasar.
2.nilai instrumental,yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu,bersifat lebih kontekstual dan harus selalu disesuaikan dengan tuntunan zaman.
3.nilai paraktis yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit tempat dan situasi tertentu, bersifat dinamis demi tegaknya nilai instrumental
dan menjamin nilai dasar tetap relevan dengan
permasalahan utama yang dihadapi masyarakat sesuai dengan zamannya.

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi.

Pancasila merupakan satu kesatuan dari sila-sila Pancasila haruslah merupakan sumber nilai, kerangka berpikir dan serta sebagai asas moralitas bagi
pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi.Hal ini dapat ditunjukkan
dalam sila-sila Pancasila yang merupakan sebuah sistem etika, diantaranya:
1.Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, pada sila ini dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan,yang
mempertimbangkan rasional, antara akal, rasa dan kehendak.
2.Sila Kemanusiaan yang
adil dan beradab, pada sila ini memberikan dasar moralitas bagi manusia dalam mengembangkan iptek.
3.Sila Persatuan Indonesia, memberikan rasa kesadaran akan nasionalisme dari bangsa Indonesia akan
iptek sehingga dapat terjalinnya rasa terpelihara.
4.Sila Kerakyatan Yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyarawatan dan perwakilan, hal yang mendasar adalah dalam
pengembangan iptek didasarkan atas kepentingan demokrasi,hal ini mengandung maksud bahwa setiap warga negara mempunyai kewajiban
dalam pengembangan iptek dengan menghormati dan menghargai kebebasan orang lain.
5.Sila Keadilan soial bagi seluruh rakyat Indonesia.Kemajuan iptek harus dapat
menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusian,keseimbangan keadilan antar dirinya sendiri.

3.Sumber Historis, Sosiologis,dan Politik Pancasila Sebagai Dasar
Nilai Pengembangan Iptek.

Nilai Pengembangan Iptek
Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di
Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945. Pada alenia keempat Pembukaan UUD 1945 berbunyi:
“Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara
Indonesia yang yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan
bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban
dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang
terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada Ketuhanan yang Maha Esa,dan seterusnya”.Pancasila sebagai dasar
pengembangan ilmu belum banyak dibicarakan pada awal kemerdekaan bangsa Indonesia.Hal ini dapat
dimaklumi,menginat para pendiri negara yang juga termasuk cerdik cendikia atau intelektual bangsa Indonesia yang pada masa itu mencurahkan tenaga dan pemikirannya untuk membangun bangsa
dan negara.Para intelektual merupakan sebagai pejuang bangsa masih disibukkan pada upaya pembenahan dan penataan negara yang baru saja terbebas dari
penjajahan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Ummi Nur Aisyah -
Nama : Ummi nur aisyah
Npm: 2311011028


Pancasila sudah disepakati bersama sebagai cara pandang hidup bangsa Indonesia (the way of life) dan sekaligus sebagai dasar negara. Secara teoritik, cara pandang hidup bangsa Indonesia(the way of life)selalu berbasis pada nilai-nilai yang bersifat meta yuridis, berbasis nilai-nilai dan moralitas yang disepakati bersama. Jadi Pancasila pun demikian dan itu merupakan kenyataan sejarah. Nilai-nilai yang bersifat meta-yuridis ini jelas belum dapat mempunyai kekuatan hukum.
Dalam pengertian Pancasila sebagai
dasar nilai pengembangan ilmu dapat disampaikan pemahaman, Pertama, bahwa setiap ilmu pengetahuan dan teknologi(iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Kedua,bahwa setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan. Ketiga, nilai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia. Keempat, bahwa setiap pengembangan iptek harus berakar dari budaya dan ideologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal intelegensi ilmu (memperebutkan ilmu) (Kementrian Riset Dikti Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, 2016: 97-98).
Kehadiran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Ditengah-tengah, kita akan memberikan kemudahan dan memecahkan berbagi persoalan hidup dan kehidupan yang dihadapi manusia. Beberapa peristiwa yang terjadi di dunia ini misalnya dampak negatif dari bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki pada waktu Perang Dunia kedua, dampak ini akan berdampak negatif kepada masyarakat Jepang waktu dan menimbulkan traumatik kepada generasi berikutnya. Dan bahkan akan berdampak menyentuh pada nilai kemanusian secara universal. Nila kemanusiaan itu akan bukan milik sekelompok orang tertentu tetapi milik bersama umat manusia.
Sehingga urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologiadalah dapat disimpulkan sebagai berikut :
1.Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi(iptek)yang dikembangkan di Indoenesia
haruslah berdasar dan tidak
bertentangan dengan nilai-nilai yang
terkandung dalam Pancasila.
2.Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia donesia harus menyertakan nilai-
nilai Pancasila sebagai faktor internal
pengembangan iptek.
3.Pancasila dijadikan sebagai rambu-rambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologidi Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.
Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologikhususnya bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sehingga pengembangan iptek tadi tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki bangsa Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Vani Vadilah Rihma Yanti 2311011132 -
Nama : Vani Vadilah Rihma Yanti
NPM : 2311011132

JURNAL URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu
Nilai-nilai Pancasila meliputi :
(i) nilai dasar (instrinsik) yaitu pokok yang tidak terikat waktu dan tempat, bersifat abstrak, mencakup cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang ditetapkan oleh the faounding fathers;
(ii) nilai instrumental, yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja, bersifat lebih kontekstual dan harus disesuaikan dengan tuntunan zaman. Mencakup kebijakan, strtaegi organisasi, sistem, rencana dan program berupa peraturan perundang-undangan.
(iii) nilai praktis yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit, bersifat dinamis. Nilai praktis merupakan perpaduan identitas dan realitas, terkandung dalam kenyataan sehari-hari sebagai implementasi nilai-nilai Pancasila.

Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu :
a) Ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia tidak bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.
b) Perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan.
c) Nilai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia.
d) Pengembangan iptek harus berakar dari budaya dan idiologi bangsa Indonesia atau lebih dikenal indelegensasi ilmu (mempribumikan ilmu)

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
(1) pengembangan iptek yang terlebih menyangkut manusia haruslah menghormati martabat manusia.
(2) iptek seharusnya harus meningkatkan kwalitas hidup manusia, baik sekarang mauapun masa yang akan datang.
(3) pengembangan iptek hendaknya membantu pemekaran komunitas manusia, baik lokal, nasional ataupun global.
(4) iptek harus terbuka untuk masyarakat dan memiliki dampak langsung dalam kondisi hidup masyarakat.
(5) iptek hendaknya membantu penciptaan masyarakat yang semakin lebih adil.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek
  • Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945 Pada alenia keempat. Kata mencerdaskan kehidupan bangsa mengacu pada pengembangan iptek melalui pendidikan. 
  • Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa yang terjadi dalam masyarakat.
  • Sumber Politis Pancasila sebagai dasar nila pengembangan iptek dapat dilihat dari berbagai kebijakan yang dilakukan oleh para penyelenggara negara. Misalnya kebijakan yang terjadi pada jaman orde lama yang meletakkna Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan atau orientasi ilmu, antara laian pada pidato Soekarno ktika menerima gelar Doctor Honoris Causa di UGM pada tanggal 19 September 1951.


Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Riziq Fatur Ramadan 2351011036 -
Nama: Riziq Fatur Ramadan
NPM: 2351011036

Urgensi penegasan Pancasila sebagai dasar nilai perkembangan IPTEK.

Pancasila sebagai ideologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya agama bangsa Indonesia yang akan mengakomodir seluruh aktivitas kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara serta aktivitas ilmiah. Melalui tulisan ini, Pancasila diharapkan menjadi dasar nilai pengembangan iptek yang dapat menjadi rambu-rambu normatif bagi pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.

Pengembangan IPTEK tidak dapat terlepas dari situasi yang melengkapinya, artinya selalu berkembang dalam suatu ruang budaya. Reaksi IPTEK dan budaya merupakan persoalan yang sering mengundang perdebatan, sehingga yang menjadi permasalahan adalah bagaimana urgensi tentang penegasan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kehadiran ilmu pengetahuan dan teknologi tentang Kita akan memberikan kemudahan dan memecahkan berbagai persoalan hidup dan kehidupan yang dihadapi beberapa peristiwa yang terjadi di dunia ini misalnya dampak negatif dari bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki pada waktu perang dunia 2, dampak ini akan berdampak negatif pada masyarakat Jepang waktu dan menimbulkan traumatik kepada generasi berikutnya.
Melihat kenyataan di atas maka Pancasila sebagai dasar perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat ditelusuri, dalam hal-hal sebagai berikut
1. Pluralisme nilai yang berkembang pada masyarakat Indonesia pada saat ini seiring dengan kemajuan iptek menimbulkan perubahan dan cara pandang manusia tentang kehidupan. Hal ini akan menimbulkan renungan supaya bangsa Indonesia tidak terjerumus dalam keputusan nilai yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa.
2. Kemajuan iptek pada tataran sekarang telah menimbulkan dampak negatif dan ada pada titik yang membahayakan terhadap eksistensi manusia di masa yang akan datang.
3. Perkembangan iptek yang didominasi oleh negara-negara Barat akan mengancam nilai-nilai khas yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Oleh karena itu perlu penyaringan dan penangkalan yang jelas tentang pengaruh dunia secara global yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kepribadian bangsa Indonesia.
Dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi atau iptek yang dikembangkan di Indonesia haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
2. Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertai nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal perkembangan iptek.
3. Pancasila dijadikan sebagai rambu-rambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh INAYA MAULIDINA -
NAMA: INAYA MAULIDINA
NPM: 2311011024


• Pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat diartikan sebagai berikut:
1. setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
2. setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan
3. nilai- nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia.
4. setiap pengembangan iptek harus berakar dari budaya dan idiologi bangsa Indonesia sendiri.

• Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
Pancasila sebagai sumber nilai dalam pengembangan iptek adalah pengembangan ilmu pengetahuan harus menghormati keyakinan religius masyarakat karena bisa jadi pengembangan iptek tidak sesuai dengan keyakinan religiusnya, iptek merupakan yang menghomogenisasikan budaya sehingga dapat mempersatukan masyarakat dan memperkokoh pembangunan dan identitas nasional.
Hal yang lain bahwa meletakan Pancasila sebagai landasan etika pengembangan iptek dapat sebagai berikut:
(1) pengembangan iptek yang terlebih menyangkut manusia haruslah menghormati martabat manusia
(2) iptek seharusnya harus meningkatkan kwalitas hidup manusia, baik sekarang mauapun masa yang akan datamg
(3) pengembangan iptek hendaknya membantu pemekaran komunitas manusia, baik lokal, nasional maupun global.
(4) iptek harus terbuka untuk masyarakat dan memiliki dampak langsung dalam kondisi hidup masyarakat.
(5) iptek hendaknya membantu penciptaan masyarakat yang semakin lebih adil.

• Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek.
Amanat dalam pembukaan UUD 1945 alinea ke empat yang terkait dengan mencerdaskan kehidupan bangsa haruslah berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Proses mencerdaskan kehidupan bangsa yang terlepas dari nilai- nilai spiritual, kemanusiaan, solidaritas kebangsaan, musyawarah, dan keadilan. merupakan pencerdasan terhadap amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang merupakan dokumen sejarah bangsa indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Zahra Putri Khumairah -

NAMA : ZAHRA PUTRI KHUMAIRAH

NPM : 2311011084

Jurnal ini membahas tentang Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek.

Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) mengalami kemajuan yang sangat pesat terhadap peradaban manusia. Dalam perkembangannya, IPTEK perlu mempertimbangkan nilai nilai budaya dan agama agar tidak merugikan manusia. 


Nilai-nilai Pancasila : 

1. Nilai dasar atau intrinsik : Nilai yang memiliki kebenaran universal dan bersifat mutlak yang mencakup cita-cita, tujuan dan tatanan dasar. 

2. Nilai instrumental : Nilai yang merupakan penjabaran dari nilai dasar dan disesuaikan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan prinsip dasarnya.

3. Nilai Praksis : Nilai yang dilaksanakan sehari hari sebagai implementasi dari nilai Pancasila. Bersifat dinamisa demi menjamin nilai dasar tetap relevan. 

Upaya manusia untuk mencapai kesejahteraannya adalah dengan mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kepemilikan terhadap IPTEK harus diiringi oleh penggunaan yang bijak. Namun, kenyataannya adalah kepemilikan tersebut sering disalahgunakan sehingga dapat mengakibatkan dehumanisasi manusia. Oleh karena itu, perlu adanya platform yang dapat menjadi landasan untuk perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia, yaitu Pancasila. Pancasila sebagai kesatuan dari sila-sila yang membentuknya, harus berfungsi sebagai sumber nilai, kerangka berpikir, dan asas moralitas untuk pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).

 

Dalam pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat disampaikan bahwa :

1. Setiap IPTEK yang berkembang di Indonesia tidak bertentangan dengan nilai yang terkandung didalam Pancasila. 

2. Perkembangan IPTEK harus didasari nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan. 

3. Nilai Pancasila berperan sebagai rambu normative dalam pengembangan IPTEK

4. Perkembangan IPTEK harus berakar dari ideologi dan budaya bangsa sendiri.  

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Diva Aulia Rahma_2311011120 -
Nama: Diva Aulia Rahma
NPM: 2311011120

Berdasarkan jurnal yang berjudul Urgensi Penegasan Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek oleh Ika Setyorini, menjelaskan bahwa Pancasila sebagai ideologi negara harus ikut serta dalam pengembangan suatu ilmu. Apabila pengembangan ilmu dipisahkan dari ideologi Pancasila, maka akan mengakibatkan sekularisme. Terlebih, bangsa Indonesia telah memiliki budaya dan religi yang kental dalam kehidupan, sehingga jika Pancasila dilepaskan dari pengembangan ilmu maka sama saja seperti meninggalkan orientasi dan berkembang tanpa arah.

Pada pengembangan Iptek selalu bersentuhan dengan nilai-nilai budaya dan agama. Sehingga, pengembangan ini harus memiliki manfaat dan tidak merugikan bangsa. Maka, Kementrian Riset Dikti Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan menyatakan mengenai pengembangan Iptek di Indonesia sebagai berikut:
1. Setiap ilmu pengetahuan dan teknologi tang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila
2. Setiap perkembangan Iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan
3. Nilai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan Iptek di Indonesia
4. Setiap pengembangan Iptek harus berakar dari budaya dan ideologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal sebagai indelegensasi ilmu

Pancasila berperan sebagai sumber nilai, kerangka berpikir, dan asas moralitas bagi pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi, artinya:
1. Pengembangan ilmu pengetahuan harus menghormati keyakinan religius
2. Ilmu pengetahuan ditujukan untuk pengembangan kemanusiaan dan dengan tuntutan nilai etis yang berdasarkan kemanusiaan
3. Iptek harus dapat mempersatukan bangsa dan memperkokoh pembangunan dan identitas nasional
4. Pengembangan Iptek harus sesuai dengan prinsip demokrasi yang merata ke seluruh lapisan masyarakat
5. Kesenjangan dalam penguasaan Iptek harus dipersempit sehingga tertanam prinsip keadilan

Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Iptek di Indonesia telah tercurahkan pada Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi "mencerdaskan kehidupan bangsa". Pada konteks ini, mencerdaskan kehidupan bangsa adalah melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan pendidikan. Hal ini tidak boleh terlepas dari nilai-nilai pada setiap sila Pancasila.

Sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat ditemukan melalui perilaku masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada di balik suatu peristiwa.

Sumber politis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tercermin dari berbagai kebijakan yang diatur oleh pemerintah.

Kehadiran Pancasila sebagai ideologi terbuka untuk bangsa Indonesia, jelas memudahkan bangsa untuk menerima ilmu pengetahuan dan teknologi yang baru dengan baik. Pancasila berperan sebagai penyaring untuk ilmu pengetahuan dan teknologi yang baru tersebut. Dengan adanya Pancasila, kehidupan menghadapi perkembangan Iptek menjadi lebih terarah dan memiliki pondasi.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Rakha Luthfi Arifin 2351011004_S1 Manajemen -
Nama:Rakha Luthfi Arifin
NPM :2351011004

Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK
Oleh: Ika Setyorini

Pancasila sebagai ideologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya agama bangsa Indonesia yang akan mengakomodir seluruh aktivitas kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara serta aktivitas ilmiah. Melalui tulisan ini, Pancasila diharapkan menjadi dasar nilai pengembangan iptek yang dapat menjadi rambu-rambu normatif bagi pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.

Pengembangan IPTEK tidak dapat terlepas dari situasi yang melengkapinya, artinya selalu berkembang dalam suatu ruang budaya. Reaksi IPTEK dan budaya merupakan persoalan yang sering mengundang perdebatan, sehingga yang menjadi permasalahan adalah bagaimana urgensi tentang penegasan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

ANALISIS JURNAL

"URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK"

Pancasila adalah dasar negara atau pokok kaidah negara yang fundamentalyang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, dan sekaligus cita hukum (rechtssidee) negara Indonesia karena bersumber pada pandangan dan falsafah hidup yang mendalam, dimana tersimpul ciri khas sifat, dan karakter luhur bangsa Indonesia.

Pancasila sebagai idiologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama dari bangsa Indonesia. Pancasila sebagai idiologi bangsa Indonesia mengakomodir seluruh aktifitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara demikian juga dalam aktifitas ilmiah. Kontek pengembangan ilmu pengetahuan menegarahi bahwa kebanyakan orang sering mencampuradukkan antara kebenaran dan kemajuan seseorang tentang kebenaran terpengaruh oleh kemajuan yang dilihatnya, hal ini ditegaskan bahwa kebenaran itu bersifat non-comulative (tidak bertambah) karena kebenaran itutidak makin bertambah dari waktu kewaktu. Adapun kemjuan itu bersifat comulative (bertambah), artinya kemajuan itu selalu berkembang dari waktu kewaktu.

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu

Urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah sebagai berikut :

Pertama, bahwa setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
Kedua,bahwa setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan.
Ketiga, nailai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia.
Keempat, bahwa setiap pengembangan iptek harys berakar dari budaya dan idiologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal indelegensasi ilmu (mempribumikan ilmu)
2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi
Pancasila merupakan satu kesatuan dari sila-sila Pancasila haruslah merupakan sumber nilai, kerangka berpikir dan serta sebagai asas moralitas bagi pembangunan ilmu pengethuan dan teknologi. Hal ini dapat ditunjukkan dalam sila-sila Pancasila yang merupakan sebuah sistem etika, diantaranya :

a. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, pada sila ini dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan, yang mempertimbangjan rasional, antara akal, rasa dan kehendak.
b. Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, pada sila ini memberikan dasar moralitas bagi manusia dalam mengembangkan iptek.
c. Sila Persatuan Indonesia, memberikan rasa kesadaran akan nasionalisme dari bangsa Indonesia akan sumbnagsihnya iptek sehingga dapat terjalinnya rasa terpelihara, persaudaraan dan persahaban antar daerah dan itu semua karena faktor kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
d. Sila Kerakyatan Yang dipimpin oleh hikmad kebijaksanaa dalam permusyarawatan/perwakilan, hal yang mendasar adalah dalam pengembangan iptek didasarkan atas kepentingan demokrasi, hal ini mengandung maksud bahwa setiap warga negara mempunyai kewajiban dalam pengembangan iptek dengen menghormati dan mengharai kebebasan orang lain dalam bersikap serta terbuka untuk mendapatkan masukan, kritik dan saran yang membangun.
e. Sila Keadilan soial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kemajuan iptek harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusian, keseimbangan keadilan antar dirinya sendiri, manusi dengan Tuhannya manusia lainnya manusia dengan masyarakat bangsa dan negara serta lingkungan dimana manusi itu berada.
3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek
Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945 pada alenia keempat. Sumber historis lain dapat ditelusuri dalam berbagai diskusi dan seminar dikalangan intelektual di Indonesia salah satunya adalah perguruan tinggi.

Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa yang terjadi dalam masyarakat.Misalnya dengan rencana dibangunnya pembangunan pusat tenaga nuklir disemenanjung muria beberapa tahun yang lalu.

Sumber Politis Pancasila sebagai dasar nila pengembangan iptek dapat dilihat dari berbagai kebijakan yang dilakukan oleh para penyelenggaraan negara. Misalnya kebijakan yang terjadi pada jaman orde lama yang meletakkan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan atau orientasi ilmu, antara lain pada pidato Soekarno ktika menerima gelar Doctor Honoris Causa di UGM pada tanggal 19 September 1951.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh NILUH AYUNING RATIH EP_2311011012 -
Nama : Niluh Ayuning Ratih
NPM : 23110110

Dalam analisis jurnal yang berjudul “URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK”
urgensi Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) di Indonesia menjadi perhatian utama. Sebagai dasar negara dan cita hukum, Pancasila diakui sebagai kenyataan sejarah yang bersumber pada pandangan hidup dan falsafah bangsa. Konsep teoritis menggarisbawahi bahwa nilai-nilai meta-yuridis yang mendasari pandangan hidup bangsa Indonesia, termasuk Pancasila, harus diatur dalam norma hukum positif untuk memiliki kekuatan hukum. Lebih jauh, Pancasila diposisikan sebagai ideologi yang mencakup nilai-nilai budaya dan agama, kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, termasuk dalam aktivitas ilmiah.

Pentingnya mempertimbangkan nilai budaya dan agama dalam pengembangan Iptek diuraikan, dengan ancaman sekularisme sebagai dampak ketidakakuran dengan ideologi bangsa. Selain itu, konsep dasar nilai Pancasila diperjelas sebagai kerangka berpikir yang menjadi acuan untuk pembangunan hukum nasional. Pembahasan mencakup perbedaan antara kebenaran yang non-cumulative dan kemajuan yang cumulative, memperhatikan pentingnya menjaga keseimbangan di antara keduanya.

Selain aspek teoritis, jurnal ini menggambarkan Pancasila sebagai sumber moral dalam pengembangan Iptek. Konsep ini melibatkan nilai-nilai dasar Pancasila yang menjadi rambu normatif, mengingatkan bahwa setiap perkembangan Iptek di Indonesia haruslah berakar pada nilai-nilai tersebut. Sumber historis, sosiologis, dan politik Pancasila juga dipertimbangkan untuk menegaskan peran nilai-nilai tersebut sebagai dasar pengembangan Iptek.

jurnal ini juga menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya sebuah dokumen, tetapi juga fondasi yang memberikan arah moral dalam perkembangan Iptek di Indonesia, memastikan bahwa kemajuan tersebut selaras dengan nilai-nilai budaya dan agama serta tetap relevan dengan identitas bangsa Indonesia dalam konteks global.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Sealshie Triangel Heavenly_2311011018 -
Sealshie Triangel Heavenly
2311011018
Dalam penelitian yang berjudul "PENTINGNYA PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI DALAM PENGEMBANGAN IPTEK," perhatian utama diberikan pada peran Pancasila sebagai landasan nilai dalam perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) di Indonesia. Pancasila dianggap sebagai kenyataan sejarah yang berasal dari pandangan hidup dan falsafah bangsa, serta diakui sebagai dasar negara dan hukum. Secara teoritis, ditekankan bahwa nilai-nilai yang mendasari pandangan hidup bangsa perlu diatur dalam hukum positif. Pancasila juga dianggap sebagai ideologi yang mencakup nilai budaya dan agama, sesuai dengan kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara, termasuk dalam aktivitas ilmiah.Pentingnya mempertimbangkan nilai budaya dan agama dalam pengembangan Iptek dijelaskan, dengan mengidentifikasi sekularisme sebagai ancaman karena tidak sejalan dengan ideologi bangsa. Konsep dasar nilai Pancasila dijelaskan sebagai kerangka berpikir acuan untuk pembangunan hukum nasional, menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara kebenaran yang tidak bersifat kumulatif dan kemajuan yang kumulatif. Selain aspek teoritis, penelitian ini menggambarkan Pancasila sebagai sumber moral dalam pengembangan Iptek, melibatkan nilai-nilai dasar Pancasila sebagai panduan normatif. Penelitian juga mempertimbangkan aspek historis, sosiologis, dan politik Pancasila untuk menegaskan peran nilai-nilai tersebut sebagai dasar pengembangan. Jurnal ini menyatakan bahwa Pancasila bukan hanya sebuah dokumen, tetapi juga fondasi yang memberikan arahan moral dalam perkembangan Iptek di Indonesia. Ini memastikan bahwa kemajuan tersebut sejalan dengan nilai budaya, agama, dan identitas bangsa Indonesia dalam konteks global.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Bunga Ayuningtias -
Bunga Ayuningtias
2311011118

Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK

Seperti yang telah diketahui bahwa pancasila adalah dasar filsafat negara dan ideologi negara. Semakin berkembang nya zaman maka akan semakin berkembangnya Ilmu pengetahuan dan teknologi yang memberikan kita kemudahan dalam mengatasi beberapa permasalahan hidup. Melihat kemajuannya teknologi yang semakin pesat maka harus dilandasi dengan pancasila sebagai ilmu pengembangannya. Perkembangan ilmu pengetahuan juga membawa dampak negatif, seperti mengikuti gaya kebarat-baratan, merubah gaya pandang manusia tentang kehidupan. Oleh karna itu perlu penangkalan dan penyaringan nilai nilai yang jelas yang tidak sesuai dengan nilai Indonesia. Sehingga urgensi penegasan pancasila sebagai dasar nilai Perkembangan IPTEK dapat dilakukan dengan beberapa cara antara lain :
1. setiap perkembangan IPTEK harus berdasarkan nilai nilai pancasila
2. dalam perkembangan IPTEK tidak boleh bertentangan dengan nilai pancasila
3. setiap pengembangan iptek harus sesuai dengan budaya dan ideologi bangsa Indonesia
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Alexander Michael Abraham Lumbantoruan 2311011100 -
Nama : Alexander Michael Abraham Lumbantoruan
NPM : 2311011100

URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

- Konsep Dasar Nilai Pancasila
Sebagai Pengembangan Ilmu
Pancasila sebagai sistem nilai acuan,
kerangka-kerangka berpikir, pola acuan
berpikir atau jelasnya senagai sistem nilai
yang dijadikan kerangka landasan,
kerangka cara, dan sekaligus arah/tujuan
bagiyang menyandangnya sehingga
Pancasila menjadi kaidah penuntun
dalam pembangunan hukum nasional.
Artinya niali-nilai dasar Pancasila secara
normatifmenjadi dasar, kerangka acuan,
dan tolakukur segenap aspek
pembangunan nasional yang dijalan kan
di Indonesia.
- Pancasila Sebagai Sumber Nilai
dan Moral dalam Pengembangan
Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi
Upaya manusia mewujudkan
kesejahteraan dan peningkatan harkat dan
martabatnya maka manusia
mengembangkan ilmu pengetahuan dan
teknologi. Ilmu pengetahuan dan
teknologi, di masa sekarang memang
merupakan kebutuhan tersendiri. Bagi
kelompok manusia yang menginginkan
kemajuan mutlak harus memiliki dua hal
tersebut.
- Sumber Historis, Sosiologis, dan
Politik Pancasila Sebagai Dasar
Nilai Pengembangan Iptek
Sumber historis Pancasila sebagai
dasar nilai pengembangan iptek di
Indonesia dapat ditelusuri dalam
Pembukaan UUD 1945. Pada alenia
keempat Pembukaan UUD 1945 berbunyi:
“Kemudian daripada itu untuk
membentuk suatu pemerintah negara
Indonesia yang yang melindungi
segenap bangsa Indonesia dan
seluruh tumbah darah Indonesia dan
untuk memajukan kesejahteraan
umum, mencerdaskan kehidupan
bangsa dan ikut melaksanakan
ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamain abadi dan
keadilan sosial, maka disusunlah
kemerdekaan Kebangsaan Indonesia
itu dalam suatu Undang-Undang
Dasar Negara Indonesia yang
terbentuk dalam suatu susunan
Negara Republik Indonesia yang
berkedaulatan rakyat dengan
berdasar kepada Ketuhanan yang
Maha Esa,... dan seterusnya”.
Kehadiran Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi ditengah-tengah kita akan
memberiksn kemudahan dan
memecahkan berbagi persoalan hidup
dan kehidupan yang dihadapi manusia.
Beberapa peristiwa yang terjadi didunia
ini misalnya dampak negatif dari bom
atom yang dijatihjan di Hirosima dan
Nagasaki pada waktu Perang Dunia
kedua, dampak ini akan berdampak
negatif kepada masyarakat Jepang waktu
dan menimbulkan traumatik kepada
generasi berikutmya. Dan bahkan akan
berdampak enyentuh pada nilai
kemanusian secara universal. Nila
kemnusiaan itu akan bukan milik
sekelompok orang tertentu tetapi milik
bersama umat manusia.
Pentingnya Pancasila sebagai dasar
nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan
dan Teknologi khususnya bagi kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
diharapkan dapat menjadi dasar dan akar
pada pengembangan keilmuan yang
disesuaikan dengan nilai-nilai budaya
yang dimiliki oleh bangsa Indonesia,
sehingga pengembangan iptek tadi tidak
keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki
bangsa Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Arta Prayoga Pangestu -
Nama : Arta Prayoga Pangestu
NPM : 2311011114

URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

Dalam jurnal tersebut kita bisa mengetahui :
1. Konsep Dasar Nilai Pancasila
Sebagai Pengembangan Ilmu
Pancasila sebagai sistem nilai acuan,
kerangka-kerangka berpikir, pola acuan
berpikir atau jelasnya senagai sistem nilai
yang dijadikan kerangka landasan,
kerangka cara, dan sekaligus arah/tujuan
bagiyang menyandangnya sehingga
Pancasila menjadi kaidah penuntun
dalam pembangunan hukum nasional.
Artinya niali-nilai dasar Pancasila secara
normatifmenjadi dasar, kerangka acuan,
dan tolakukur segenap aspek
pembangunan nasional yang dijalan kan
di Indonesia.
2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai
dan Moral dalam Pengembangan
Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi
Upaya manusia mewujudkan
kesejahteraan dan peningkatan harkat dan
martabatnya maka manusia
mengembangkan ilmu pengetahuan dan
teknologi. Ilmu pengetahuan dan
teknologi, di masa sekarang memang
merupakan kebutuhan tersendiri. Bagi
kelompok manusia yang menginginkan
kemajuan mutlak harus memiliki dua hal
tersebut.
3. Sumber Historis, Sosiologis, dan
Politik Pancasila Sebagai Dasar
Nilai Pengembangan Iptek
Sumber historis Pancasila sebagai
dasar nilai pengembangan iptek di
Indonesia dapat ditelusuri dalam
Pembukaan UUD 1945. Pada alenia
keempat Pembukaan UUD 1945 berbunyi:
“Kemudian daripada itu untuk
membentuk suatu pemerintah negara
Indonesia yang yang melindungi
segenap bangsa Indonesia dan
seluruh tumbah darah Indonesia dan
untuk memajukan kesejahteraan
umum, mencerdaskan kehidupan
bangsa dan ikut melaksanakan
ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamain abadi dan
keadilan sosial, maka disusunlah
kemerdekaan Kebangsaan Indonesia
itu dalam suatu Undang-Undang
Dasar Negara Indonesia yang
terbentuk dalam suatu susunan
Negara Republik Indonesia yang
berkedaulatan rakyat dengan
berdasar kepada Ketuhanan yang
Maha Esa,... dan seterusnya”.
Kehadiran Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi ditengah-tengah kita akan
memberiksn kemudahan dan
memecahkan berbagi persoalan hidup
dan kehidupan yang dihadapi manusia.
Beberapa peristiwa yang terjadi didunia
ini misalnya dampak negatif dari bom
atom yang dijatihjan di Hirosima dan
Nagasaki pada waktu Perang Dunia
kedua, dampak ini akan berdampak
negatif kepada masyarakat Jepang waktu
dan menimbulkan traumatik kepada
generasi berikutmya. Dan bahkan akan
berdampak enyentuh pada nilai
kemanusian secara universal. Nila
kemnusiaan itu akan bukan milik
sekelompok orang tertentu tetapi milik
bersama umat manusia.

Pentingnya Pancasila sebagai dasar
nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan
dan Teknologi khususnya bagi kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
diharapkan dapat menjadi dasar dan akar
pada pengembangan keilmuan yang
disesuaikan dengan nilai-nilai budaya
yang dimiliki oleh bangsa Indonesia,
sehingga pengembangan iptek tadi tidak
keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki
bangsa Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh QUEEN ANGGUN MARYAM 2311011054 -
Nama : Queen Anggun Maryam
Npm : 2311011054

Hasil Analisis Jurnal Pancasila

Urgensi Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) di Indonesia menjadi fokus utama. Sebagai landasan negara dan hukum, Pancasila diakui sebagai realitas sejarah yang bersumber pada pandangan hidup dan falsafah bangsa. Konsep teoretis menegaskan bahwa nilai-nilai meta-yuridis yang menjadi dasar pandangan hidup bangsa Indonesia, termasuk Pancasila, harus diatur dalam norma hukum positif untuk memiliki kekuatan hukum. Selain itu, Pancasila ditempatkan sebagai ideologi yang mencakup nilai-nilai budaya dan agama, mencakup seluruh spektrum kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara, termasuk dalam aktivitas ilmiah.

Pentingnya mempertimbangkan nilai budaya dan agama dalam pengembangan Iptek dijelaskan, dengan ancaman sekularisme sebagai konsekuensi ketidaksesuaian dengan ideologi bangsa. Selain itu, konsep dasar nilai Pancasila dijelaskan sebagai kerangka berpikir yang menjadi acuan untuk pembangunan hukum nasional. Diskusi mencakup perbedaan antara kebenaran yang non-kumulatif dan kemajuan yang kumulatif, menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan di antara keduanya.

Selain aspek teoretis, jurnal ini menggambarkan Pancasila sebagai sumber moral dalam pengembangan Iptek. Konsep ini melibatkan nilai-nilai dasar Pancasila sebagai pedoman normatif, mengingatkan bahwa setiap perkembangan Iptek di Indonesia harus berakar pada nilai-nilai tersebut. Sumber sejarah, sosiologis, dan politik Pancasila juga diperhitungkan untuk menegaskan peran nilai-nilai tersebut sebagai dasar pengembangan Iptek.

Jurnal ini menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya sebuah dokumen, tetapi juga fondasi yang memberikan arah moral dalam perkembangan Iptek di Indonesia, memastikan bahwa kemajuan tersebut selaras dengan nilai-nilai budaya dan agama serta tetap relevan dengan identitas bangsa Indonesia dalam konteks global.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Castyllus Devandra Oktafio -
NAMA : CASTYLLUS DEVANDRA OKTAFIO
NPM : 2311011004

Analisis Jurnal
“URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK”

Jurnal tersebut membahas peran penting Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Nilai-nilai Pancasila, seperti Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan, Persatuan, musyawarah, dan keadilan, diakui sebagai landasan etika dalam pengembangan iptek. Nilai-nilai dasar Pancasila secara normatif menjadi dasar, kerangka acuan, dan tolak ukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalankan di Indonesia.

Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan IPTEK yaitu :
1. Setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
2. Setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan.
3. Nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia.
4.Setiap pengembangan iptek harus berakar dari budaya dan ideologi bangsa Indonesia sendiri

Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945 pada alenia keempat, Kata mencerdaskan kehidupan bangsa mengacu pada pengembangan iptek melalui pendidikan. Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada di balik peristiwa yang terjadi dalam masyarakat. Jadi Kesimpulannya, Pancasila memainkan peran krusial dalam mengarahkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai dengan nilai-nilai budaya dan agama masyarakat Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh kadek linda yohani 2351011002 -
Nama: Kadek Linda Yohani
NPM: 2351011002

Analisis jurnal

URGENSI PENEGASAN PANCASILA
SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

Dalam perkembangannya, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di Indonesia harus didasarkan pada sila kelima dalam pancasila.
Setiap perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang dikembangkan di Indonesia haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila.

Peran Pancasila sebagai sumber nilai pengembangan dalam IPTEK:
1. Pengembangan ilmu pengetahuan harus menghormati keyakinan keagamaan masyarakat
2. Ilmu pengetahuan ditujukan untuk pengembangan kemanusiaan dan dituntut
oleh nilai etis yang berdasarkan kemanusiaan .
3. Iptek merupakan yang menghomogenisasikan budaya sehingga dapat mempersatukan masyarakat dan memperkokoh pembangunan dan identitas nasional.
4. Prinsip demokrasi akan menuntut bahwa pengusaan iptek harus meratakan semua lapisan masyarakat.
5. Kesenian dalam dalam penguasaan iptek harus dipersempit terus menerus.

Kehadiran iptek ditengah-tengah kita akan memberikan kemudahan dan memecahkan berbagi persoalan hidup dan kehidupan yang dihadapi manusia.
Nilai kemanusiaan itu bukan milik
sekelompok orang tertentu tetapi milik bersama umat manusia.

Urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan IPTEK sebagai berikut :
1. Setiap perkembangan iptek yang dikembangkan di Indonesia haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila.
2. Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek.
3. Pancasila dijadikan sebagai rambu-rambu normatif dalam perkembangan
iptek di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.

Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Chalsa Dilla Anggel Restiana -
Nama : Chalsa Dilla Anggel Restiana
Npm : 2361011002

URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

Pancasila sebagai idiologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama dari bangsa Indonesia. Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dewasa ini mencapai kemajuan pesat sehingga perdapan manusia mengalami perubahan yang luar biasa. Pengembangan Iptek tidak dapat terlepas dari stuasi yang melengkapainya, artinya iptek selalu berkembang dalam suatu ruang budaya.

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu
Dalam pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat disampaikan pemahaman, Pertama, bahwa setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Kedua,bahwa setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan. Ketiga, nailainilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia. Keempat, bahwa setiap pengembangan iptek harys berakar dari budaya dan idiologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal indelegensasi ilmu.

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Pancasila sebagai landasan etika pengembangan iptek dapat dirinci sebagai berikut: (1) pengembangan iptek yang terlebih menyangkut manusia haruslah menghormati martabat manusia, (2) iptek seharusnya harus meningkatkan kwalitas hidup manusia, baik sekarang mauapun masa yang akan datamg, (3) pengembangan iptek hendaknya membantu pemekaran komunitas manusia, bail lokal, nasional ,aupun global. (4) iptek harus terbuka untuk masyarakat dan memiliki dampak langsung dalam kondisi hidup masyarakat. (5) iptek hendaknya membantu penciptaan masyarakat yang semakin lebih adil.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek
Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945. sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa yang terjadi dalam masyarakat. Misalnya dengan rencana dibangunnya pembangunan pusat tenaga nuklir disemenanjung muria beberapa tahun yang lalu. Hal ini akan dikaitkan dengan isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan. Sumber Politis Pancasila sebagai dasar nila pengembangan iptek dapat dilihat dari berbagai kebijakan yang dilakukan oleh para penyelenggara negara. Misalnya kebijakan yang terjadi pada jaman orde lama yang meletakkna Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan atau orientasi ilmu, antara laian pada pidato Soekarno ktika menerima gelar Doctor Honoris Causa di UGM pada tanggal 19 September 1951.

Sehingga urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indoenesia haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
2. Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilainilai Pancasila sebagai faktor internal
pengembangan iptek.
3. Pancasila dijadikan sebagai ramburambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.
Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi khususnya bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia,
sehingga pengembangan iptek tadi tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki bangsa Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Muhammad Maulan Timur -
Nama : Muhammad Maulan Timur
NPM : 2351011032

*ANALISIS JURNAL

URGENSI PENEGASAN PANCASILA
SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

Yang pertama dalam analisis jurnal tersebut diawali dengan pengertian pancasila sebagai idiologi yaitu Pancasila sebagai idiologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama dari bangsa Indonesia. Pancasila sebagai idiologi bangsa Indonesia mengakomodir seluruh aktifitas kehidupan bermasyarakat, berbangas dan bernegara demikian juga dalam aktifitas ilmiah. Oleh karena itu perumusan Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi aktivitas ilmiah di Indonesia merupakan sesuatu yang bersifat niscaya.

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila
Sebagai Pengembangan IlmuNilai-nilai Pancasila Pancasila meliputi :
1. nilai dasar (instrinsik) yaitu pokok yang tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat abstrak, mencakup cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang telah ditetapkan oleh the faounding fathers.

2. nilai instrumental, yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu, bersifat lebih kontekstual dan harus selalu disesuaikan dengan tuntunan zaman mencakup kebijakan, strtaegi organisasi, sistem, rencana dan program berupa peraturan perundang-undangan yang dikembangkan oleh lembaga penyelenggara negara.

3. nilai praktis yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit tempat dan situasi tertentu, bersifat dinamis demi tegaknya nilai instrumental dan menjamin nilai dasar tetap relevan dengan permaslahan utama yang dihadapi masyarakat sesuai dengan zamannya.

Dalam pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat disampaikan pemahaman yaitu:
1. bahwa setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

2. bahwa setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan.

3. nilai nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia.

4. bahwa setiap pengembangan iptek harys berakar dari budaya dan idiologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal indelegensasi ilmu (mempribumikan
ilmu) (Kementrian Riset Dikti Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, 2016: 97-98).

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi.
Ilmu pengetahuan dan teknologi, di masa sekarang memang merupakan kebutuhan tersendiri. Bagi kelompok manusia yang menginginkan kemajuan mutlak harus memiliki dua hal tersebut. Kepemilikan iptek untuk memudahkan kehidupan manusia dan mengangkat derajat manusia, oleh karena itu kepemilikan tersebut harus diiringi dengan cara menggunakan yang tepat. Realitas yang didapatkan, kepemilikan terhadap iptek sering disalahgunakan, sehingga justru mendehumanisasikan manusia itu sendiri.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek.
Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa yang terjadi dalam masyarakat. Misalnya dengan rencana dibangunnya pembangunan pusat tenaga nuklir disemenanjung muria beberapa tahun yang lalu. Hal ini akan dikaitkan dengan isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan.

Kesimpulan.
urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek)yang dikembangkan diIndoenesia
haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila

2. Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilainilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek

3. Pancasila dijadikan sebagai ramburambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Rehan Samli Albab -
Nama : Rehan Samli Albab
NPM : 2351011038

Urgensi penegasan Pancasila sebagai dasar nilai perkembangan IPTEK.
Pancasila sebagai ideologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya agama bangsa Indonesia yang akan mengakomodir seluruh aktivitas kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara serta aktivitas ilmiah. Melalui tulisan ini, Pancasila diharapkan menjadi dasar nilai pengembangan iptek yang dapat menjadi rambu-rambu normatif bagi pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.

Nilai-nilai Pancasila meliputi :
1. Nilai dasar (intrinsik), yaitu pokok yang tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat abstrak, mencakup cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang telah ditetapkan oleh the founding fathers.

2. Nilai instrumental, yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu, bersifat lebih kontekstual dan harus selalu disesuaikan dengan tuntutan zaman mencakup kebijakan, strategi organisasi, sistem, rencana dan program berupa peraturan perundang-undangan yang dikembangkan oleh lembaga penyelenggara negara.

3. Nilai praktis, yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi konkret tempat dan situasi tertentu, bersifat dinamis demi tegaknya nilai instrumental dan menjamin nilai dasar tetap relevan dengan permasalahan utama yang dihadapi masyarakat sesuai dengan zamannya.

Kesimpulannya adalah Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi khususnya bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sehingga pengembangan iptek tadi tidak keluar dari nilai- nilai yang telah dimilliki bangsa Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh rafy rafy -
Nama : Rafy
NPM : 2311011074

Analisis Jurnal

"URGENSI PENEGASAN PANCASILA
SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK"

Yang pertama dalam analisis jurnal tersebut diawali dengan pengertian pancasila sebagai idiologi yaitu Pancasila sebagai idiologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama dari bangsa Indonesia. Pancasila sebagai idiologi bangsa Indonesia mengakomodir seluruh aktifitas kehidupan bermasyarakat, berbangas dan bernegara demikian juga dalam aktifitas ilmiah. Oleh karena itu perumusan Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi aktivitas ilmiah di Indonesia merupakan sesuatu yang bersifat niscaya.

Sehingga urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologiadalah dapat disimpulkan sebagai berikut :
1.Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi(iptek)yang dikembangkan di Indoenesia
haruslah berdasar dan tidak
bertentangan dengan nilai-nilai yang
terkandung dalam Pancasila.
2.Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia donesia harus menyertakan nilai-
nilai Pancasila sebagai faktor internal
pengembangan iptek.
3.Pancasila dijadikan sebagai rambu-rambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologidi Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.

jurnal ini juga menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya sebuah dokumen, tetapi juga fondasi yang memberikan arah moral dalam perkembangan Iptek di Indonesia, memastikan bahwa kemajuan tersebut selaras dengan nilai-nilai budaya dan agama serta tetap relevan dengan identitas bangsa Indonesia dalam konteks global.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Firman Tri Ambudi -
Firman Tri Ambudi
2311011052

analisis jurnal tentang "urgensi penegasan Pancasila sebagai dasar nilai perkembangan IPTEK"

Jurnal ini membahas peran Pancasila, ideologi negara Indonesia, dalam membimbing perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di negara tersebut. Teks tersebut menekankan bahwa Pancasila, sebagai cerminan dari nilai budaya dan agama, seharusnya menjadi pedoman normatif untuk perkembangan ilmiah di Indonesia. Jurnal ini juga menyoroti perlunya objektivitas dalam pengembangan ilmiah sambil mempertimbangkan nilai budaya dan agama untuk menghindari merugikan masyarakat. Selain itu, jurnal ini juga menyebutkan potensi konflik antara kemajuan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai non-kumulatif tradisional, dengan menekankan perlunya mengatasi masalah ini.urgensi penegasan Pancasila sebagai dasar nilai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Jurnal tersebut menekankan peran Pancasila sebagai norma yang mengarahkan perkembangan ilmiah di Indonesia. Hal ini dikarenakan Pancasila dianggap sebagai landasan yang memungkinkan pengembangan ilmiah yang objektif sambil memperhatikan nilai-nilai budaya dan agama untuk menghindari dampak negatif bagi masyarakat. Jurnal juga menggarisbawahi potensi konflik antara kemajuan ilmiah dan nilai-nilai non-kumulatif tradisional, dengan menekankan perlunya menangani masalah ini.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Kinanti Trisnajati -
Nama : Kinanti Trisnajati
NPM : 2311011078

URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK


Hasil dari analisis jurnal tersebut sebagai berikut:
1. Konsep Dasar Nilai Pancasila
Sebagai Pengembangan Ilmu
Pancasila sebagai sistem nilai acuan,kerangka-kerangka berpikir, pola acuan berpikir atau jelasnya senagai sistem nilai yang dijadikan kerangka landasan,kerangka cara, dan sekaligus arah/tujuan bagi yang menyandangnya sehingga Pancasila menjadi kaidah penuntun
dalam pembangunan hukum nasional.Artinya niali-nilai dasar Pancasila secara normatif menjadi dasar, kerangka acuan,dan tolak ukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalan kan di Indonesia.
2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai
dan Moral dalam Pengembangan
Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi
Upaya manusia mewujudkan
kesejahteraan dan peningkatan harkat dan martabatnya maka manusia mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ilmu pengetahuan dan teknologi, di masa sekarang memang merupakan kebutuhan tersendiri. Bagi
kelompok manusia yang menginginkan kemajuan mutlak harus memiliki dua hal
tersebut.
3. Sumber Historis, Sosiologis, dan
Politik Pancasila Sebagai Dasar
Nilai Pengembangan Iptek Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam
Pembukaan UUD 1945. Pada alenia
keempat Pembukaan UUD 1945 berbunyi:
“Kemudian daripada itu untuk
membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumbah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum,mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamain abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada Ketuhanan yang Maha Esa,... dan seterusnya”.
Kehadiran Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi ditengah-tengah kita akan
memberiksn kemudahan dan
memecahkan berbagi persoalan hidup dan kehidupan yang dihadapi manusia.Beberapa peristiwa yang terjadi didunia ini misalnya dampak negatif dari bom atom yang dijatihjan di Hirosima dan Nagasaki pada waktu Perang Dunia kedua, dampak ini akan berdampak
negatif kepada masyarakat Jepang waktu dan menimbulkan traumatik kepada generasi berikutmya. Dan bahkan akan berdampak pada nilai
kemanusian secara universal. Nila
kemnusiaan itu akan bukan milik
sekelompok orang tertentu tetapi milik bersama umat manusia.

Pentingnya Pancasila sebagai dasar
nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi khususnya bagi kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia,sehingga pengembangan iptek tadi tidak
keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki bangsa Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Muhammad Rafli Akbar -
Nama:Muhammad Rafli Akbar
NPM:2311011046

Jurnal tersebut membahas tentang peranan Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia dalam mengarahkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di negara tersebut. Pancasila memberikan pedoman normatif untuk pengembangan ilmiah dan memastikan bahwa hal tersebut sesuai dengan nilai-nilai budaya dan agama masyarakat Indonesia. Nilai-nilai Pancasila, seperti kepercayaan kepada Tuhan, kemanusiaan, dan persatuan, menjadi dasar moral untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.

Pancasila menjadi landasan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Hal ini menekankan pentingnya demokrasi, keadilan sosial, dan menghormati keyakinan agama dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sumber sejarah, sosiologis, dan politis Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga dibahas. Kehadiran ilmu pengetahuan dan teknologi membawa manfaat namun juga potensi bahaya, sehingga penting bagi Indonesia untuk menyaring dan menolak pengaruh global yang tidak sejalan dengan nilai-nilainya.

Pancasila sangat penting sebagai dasar pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Pancasila seharusnya menjadi pedoman normatif bagi pengembangan pengetahuan dan teknologi, memastikan bahwa hal tersebut sesuai dengan nilai-nilai bangsa Indonesia. Hal ini penting untuk integrasi dan pengembangan etis bangsa.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh ANGEL LOLA AGUSTINA -
angel lola agustina
2351011010
Sangat penting untuk menetapkan Pancasila sebagai dasar nilai untuk kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan di Indonesia. Jurnal ini membahas betapa pentingnya menjadikan Pancasila sebagai dasar nilai untuk kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan di Indonesia. Pancasila dianggap sebagai landasan etika yang memberikan kerangka normatif dan nilai moral untuk aktivitas ilmiah, memastikan bahwa kemajuan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi sejalan dengan nilai agama dan budaya orang Indonesia. Kepercayaan kepada Tuhan, kemanusiaan, persatuan, dan keadilan adalah nilai-nilai yang mendasari kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan di Indonesia.
Jurnal ini juga menekankan bahwa kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan dapat memiliki dampak negatif yang perlu ditangani agar sesuai dengan budaya bangsa Indonesia. Untuk mencegah dampak negatif dari kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan yang mengabaikan kemanusiaan dan keadilan, dianggap penting untuk menegakkan nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, jurnal ini menekankan betapa pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia serta menunjukkan konsekuensi buruk yang dapat terjadi jika pengembangan tersebut tidak berakar pada nilai-nilai Pancasila.
Jurnal tersebut menganalisis pentingnya penegasan Pancasila sebagai dasar nilai kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan. Jurnal tersebut menekankan bahwa Pancasila sebagai idiologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama bangsa Indonesia, yang mencakup semua aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, termasuk penelitian. Jurnal juga menekankan bahwa perumusan Pancasila sebagai paradigma ilmiah bagi aktivitas ilmiah di Indonesia harus dilakukan karena pengembangan ilmu yang terlepas dari idiologi Pancasila dapat mengakibatkan sekularisme.
Selain itu, jurnal ini menekankan bahwa kemajuan teknologi saat ini telah memiliki efek yang merugikan, bahkan mungkin membahayakan eksistensi manusia di masa yang akan datang. Ini menunjukkan bahwa penegasan nilai-nilai Pancasila dalam pengembangan teknologi sangat penting untuk mencegah efek negatif dari kemajuan teknologi yang mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan.

Oleh karena itu, jurnal ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang betapa pentingnya menetapkan Pancasila sebagai dasar nilai-nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Jurnal ini juga menunjukkan konsekuensi buruk yang dapat terjadi jika pengembangan iptek tidak berakar pada nilai-nilai Pancasila.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Mohammad rifky Anandya -
Nama : mohammad rifky anandya
Npm : 2311011066

Analisis jurnal “ URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK “

Pancasila sebagai idiologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya, agama Bangsa Indonesia. Sehingga nilai-nilai tadi akan mengakomodir seluruh aktifitas kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Demikian pula dalam aktifitas ilmiah. Dalam perkembangan Ilmu Pengetahuan Teknologi di Indonesia didasarkan kelima sila dalam Pancasila merupakan pegangan dan pedoman dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Oleh karena itu setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indoenesia haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia juga harus menyertakan nilai- nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek.
Berdsarkan tulisan tersebut, dapat disimpulkan Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi khususnya bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sehingga pengembangan iptek tadi tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki bangsa Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Alfino Sindu Prasetya Alfino -
Nama : Alfino Sindu Prasetya
Npm : 2311011062

Analisis Jurnal
" Urgensi penegasan pancasila sebagai dasar nilai pengembangan IPTEK"

Secara keseluruhan jurnal tersebut membahas tentang konsep dasar pancasila sebagai pengembangan ilmu. Seluruh nilai yang terkandung dalam 5 Sila diakui sebagai landasan dalam pengembangan IPTEK.
Pancasila juga diakui sebagai ideologi yang mencakup nilai-nilai budaya dan agama, kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,.
Pengembangan IPTEK juga perlu mempertimbangkan nilai budaya dan agama diuraikan, dengan ancaman sekularisme sebagai dampak ketidakakuran dengan ideologi bangsa. Selain itu, konsep dasar nilai Pancasila diperjelas sebagai bentuk berpikir yang menjadi acuan untuk pembangunan hukum . Pembahasan mencakup perbedaan antara kebenaran yang non-cumulative dan kemajuan yang cumulative, memperhatikan pentingnya menjaga keseimbangan di antara keduanya.

Pada akhirnya, setiap perekmbangan IPTEK haruslah Berdasarkan Dan tak bertentangan dengan nilai-nilai dasar pancasila , Setiap IPTEK harus menyertakan nilai2 pancasila , pancasila sebagai rambu-rambu normatif dalam perekmbangan IPTEK.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh ELSYA GUSTI LESTARI -

Nama : ELSYA GUSTI LESTARI

NPM : 2311011014


Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu

Bahwa setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai faktor internal pengembangan dan rambu normatif bagi pengembangan IPTEK di Indonesia.

 

Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi 

Bahwa pengembangan ilmu pengetahuan harus menghormati keyakinan religius masyarakat karena bisa jadi pengembangan IPTEK tidak sesuai dengan keyakinan religiusnya, tetapi hal tersebut tidak usah dipertentangkan karena keduanya mempunyai logika sendiri. Ilmu pengetahuan ditujukan bagi pengembangan kemanusiaan dan dituntut oleh nilai etis yang berdasarkan kemanusiaan. IPTEK merupakan yang menghomogenisasikan budaya sehingga dapat mempersatukan masyarakat dan memperkokoh pembangunan dan identitas nasional.

 

Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK

Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan IPTEK di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945. Amanat dalam pembukaan UUD 1945 yang terkait dengan mencerdaskan kehidupan bangsa haruslah berdasarkan nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, dan seterusnya yaitu Pancasila. Proses mencerdaskan kehidupan bangsa yang terlepas dari nilai-nilai spiritual, kemanusiaan, solidaritas kebangsaan, musyawarah, dan keadilan merupakan pencerdasan terhadap amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang merupakan dokumen sejarah bangsa Indonesia.

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Syayyidah Zahra Navisyah.M -
NAMA : SYAYYIDAH ZAHRA N.M
NPM : 2311011022

ANALISIS TERKAIT MATERI JURNAL "URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK"

JUDUL JURNAL : URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK
PENULIS : Ika Setyorini Fakultas Syari'ah dan Hukum UNSIQ Jawa Tengah di Wonosobo ikasetyorini@unsiq.ac.id
ABSTRACT : Pancasila as a state ideology is the crystallization of cultural values, the religion of the Indonesian people.

RANGKUMAN ISI:
Dalam perkembangan Ilmu Pengetahuan Teknologi di Indonesia didasarkan pada kelima sila dalam Pancasila yang merupakan pegangan dan pedoman dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sehingga diharapkan melalui tulisan ini diharapkan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat menjadi rambu-rambu normatif bagi pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.
Pancasila sudah disepakati bersama sebagai cara pandang hidup bangsa Indonesia (the way of life) dan sekaligus sebagai dasar negara. Oleh karena itu perumusan Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi aktivitas ilmiah di Indonesia merupakan sesuatu yang bersifat niscaya.
Bangsa Indonesia memiliki akar budaya dan religi yang kuat dan tumbuh sejak lama dalam kehidupan masyarakat sehingga manakala pengembangan ilmu tidak berakar pada idiologi bangsa, sama halnya dengan membiarkan ilmu berkembang tanpa arah dan orientasi yang tidak jelas. Pengembangan Iptek tidak dapat terlepas dari situasi yang melengkapiinya, artinya iptek selalu berkembang dalam suatu ruang budaya.

Berdasarkan uraian diatas maka yang menjadi permasalahan adalah bagaimana urgensi tentang penegasan Pancasila sebagai dasar nilai pengembnagan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Artinya niali-nilai dasar Pancasila secara normatifmenjadi dasar, kerangka acuan, dan tolakukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalan kan di Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Salwa putri khisanah 2311011086 -
Nama: salwa putri khisanah
Npm: 2311011086


Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK

Nilai-nilai Pancasila Pancasila meliputi
1. nilai dasar (instrinsik) yaitu pokok yang tidak terikat waktu dan
tempat dan bersifat abstrak, mencakup
cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang
telah ditetapkan oleh the faounding
fathers

2. nilai instrumental, yaitu
penjabaran nilai dasar sebagai arahan
kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu,
bersifat lebih kontekstual dan harus selalu
disesuaikan dengan tuntunan zaman
mencakup kebijakan, strtaegi organisasi,
sistem, rencana dan program berupa
peraturan perundang-undangan yang
dikembangkan oleh lembag
penyelenggara negara;

3.nilai
paraktis yaitu interaksi antara nilai
instrumental dengan situasi kongkrit
tempat dan situasi tertentu, bersifat
dinamis demi tegaknya nilai instrumental
dan menjamin nilai dasar tetap relevan
dengan permaslahan utama yang dihadapi
masyarakat sesuai dengan zamannya.


Pancasila Sebagai Sumber Nilai
dan Moral dalam Pengembangan
Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi

1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, pada sila ini dapat mengimplementasikan
ilmu pengetahuan, yang
mempertimbangjan rasional, antara
akal, rasa dan kehendak

2. Sila Kemanusahteraan bersaiaan Yang
Adil dan Beradab, pada sila ini
memberikan dasar moralitas bagi
manusia dalam mengembangkan
iptek

3. Sila Persatuan Indonesia, memberikan
rasa kesadaran akan nasionalisme dari
bangsa Indonesia akan sumbnagsihnya
iptek sehingga dapat terjalinnya rasa terpelihara, persaudaraan dan
persahaban antar daerah dan itu semua
karena faktor kemajuan ilmu
pengetahuan dan teknologi.

4. Sila Kerakyatan Yang dipimpin oleh
hikmad kebijaksanaa dalam
permusyarawatan/perwakilan, hal
yang mendasar adalah dalam
pengembangan iptek didasarkan atas
kepentingan demokrasi, hal ini
mengandung maksud bahwa setiap
warga negara mempunyai kewajiban
dalam pengembangan iptek dengen
menghormati dan mengharai
kebebsana orang lain dalam bersikap
serta terbuka untuk mendapatkan
masukan, kritik dan saran yang
membangun.

5. Sila Keadilan soial bagi seluruh rakyat
Indonesia. Kemajuan iptek harus dapat
menjaga keseimbangan keadilan
dalam kehidupan manusian,
keseimbangan keadilan antar dirinya
sendiri, manusi dengan Tuhannya
manusia lainnya manusia dengan
masyarakat bangsa dan negara serta
lingkungan dimana manusi itu berada.
Hal lain yang menegaskan peran.

Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945. Pada alenia keempat Pembukaan UUD 1945. Kata mencerdaskan kehidupan
bangsa mengacu pada pengembangan
iptek melalui pendidikan. Sumber historis lain dapat ditelusuri dalam berbagai diskusi dan seminar dikalangan intelektual di Indonesia salah satunya adalah perguruan tinggi.

Kesimpulan
Pentingnya Pancasila sebagai dasar
nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan
dan Teknologi khususnya bagi kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
diharapkan dapat menjadi dasar dan akar
pada pengembangan keilmuan yang
disesuaikan dengan nilai-nilai budaya
yang dimiliki oleh bangsa Indonesia,
sehingga pengembangan iptek tadi tidak
keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki
bangsa Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh SAFNAH ZAQIYAH -
Safnah Zaqiyah
2311011038


URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

Pancasila sebagai idiologi bangsa Indonesia mengakomodir seluruh aktifitas kehidupan bermasyarakat, berbangasa dan bernegara demikian juga dalam aktifitas ilmiah. Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dewasa ini mencapai kemajuan pesat sehingga perdapan manusia mengalami perubahan yang luar biasa . Pengembangan Iptek tidak dapat terlepas dari stuasi yang melengkapainya, artinya iptek selalu berkembang dalam suatu ruang budaya.

Perkembangan iptek pun bersentuhan dengan nilai-nilai budaya dan agama sehingga disatu pihak dibutuhkan semangat obyektifitas dipihak lain iptek perlu mempertimbangkan nilai-nilai budaya. Pentingnya mempertimbangkan nilai budaya dan agama dalam pengembangan Iptek.

Jurnal ini menggambarkan Pancasila sebagai sumber moral dalam pengembangan Iptek. Konsep ini melibatkan nilai-nilai dasar Pancasila sebagai pedoman normatif, mengingatkan bahwa setiap perkembangan Iptek di Indonesia harus berakar pada nilai-nilai tersebut. Sumber sejarah, sosiologis, dan politik Pancasila juga diperhitungkan untuk menegaskan peran nilai-nilai tersebut sebagai dasar pengembangan Iptek.

Pancasila bukan hanya sebuah dokumen, tetapi juga fondasi yang memberikan arah moral dalam perkembangan Iptek di Indonesia, memastikan bahwa kemajuan tersebut selaras dengan nilai-nilai budaya dan agama serta tetap relevan dengan identitas bangsa Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Amanda Rahmawati -
Nama : Amanda Rahmawati
Npm : 2311011134

Didalam jurnal tersebut mencangkup beberapa poin, diantaranya yaitu :

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu:
- Pancasila dianggap sebagai sistem nilai acuan, kerangka berpikir, dan panduan dalam pembangunan hukum nasional.
- Nilai-nilai Pancasila terbagi menjadi nilai dasar, instrumental, dan praktis, masing-masing memiliki peran penting dalam pengembangan nasional.

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi:
- Pancasila diidentifikasi sebagai sumber nilai, kerangka berpikir, dan asas moralitas untuk pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi.
- Setiap sila dalam Pancasila memberikan arahan moral untuk pengembangan iptek, mencakup kesejahteraan, keadilan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek:
- Pembukaan UUD 1945 menjadi dasar historis Pancasila sebagai landasan pengembangan iptek.
- Pada 1980-an, terutama di perguruan tinggi, muncul kesadaran akan peran Pancasila dalam orientasi pengembangan ilmu.
- Sisi sosiologis muncul dalam respons masyarakat terhadap isu-isu kemanusiaan dan ketuhanan yang terkait dengan pengembangan iptek.
- Dalam konteks politik, Pancasila ditempatkan sebagai dasar nilai pengembangan iptek melalui kebijakan pemerintah.

4. Pentingnya Etika dalam Pengembangan Iptek:
- Pancasila digunakan sebagai landasan etika untuk pengembangan iptek, memastikan menghormati keyakinan religius, meningkatkan kualitas hidup, dan membantu penciptaan masyarakat yang lebih adil.
- Etika pengembangan iptek harus mengakar pada budaya dan ideologi bangsa Indonesia.

5. Pengembangan Iptek yang Bertanggung Jawab:
- Pengembangan iptek harus mempertanggungjawabkan bagaimana dampak yang akan terjadi pada masyarakat dan lingkungan.
- Peran demokrasi dalam meratakan akses iptek ke seluruh lapisan masyarakat diakui sebagai prinsip keadilan.

jurnal tersebut menyoroti bagaimana pentingnya Pancasila sebagai panduan moral dan nilai-nilai dasar dalam pengembangan iptek di Indonesia, serta peran historis, sosiologis, dan politik dalam membentuk kesadaran akan nilai-nilai tersebut.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Arya Ferdyfasan Cu 2311011106 -
Nama : Arya FerdyFasan Cu
NPM : 2311011106

Sesuai dengan jurnal yang telah di analisis dapat disimpulkan bahwa :
Kehadiran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ditengah-tengah kita akan memberikan kemudahan dan memecahkan berbagi persoalan hidup dan kehidupan yang dihadapi manusia.
Pancasila sebagai dasar pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dapat ditelurusi, dalam hal-hal sebagai berikut :

1. Prulalisme nilai yang berkembang pada masyarakat Indonesia pada saat ini seiring dengan kemajuan iptek menimbulkan perubahan dan cara pandang manusia tentang kehidupan.

2. Kemajuan iptek pada tataran sekarang telah menimbulkan dampak yang neatif dan ada pada titik yang membahayakan terhadap eksistensi manusia dimasa yang akan datang.

3. Perkembngan iptek yang didominasi oleh negara-negara barat akan mengancam nilai-nilai khas yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.

Pancasila secara normatif menjadi dasar, kerangka acuan, dan tolakukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalan kan di Indonesia. Nilai-nilai Pancasila Pancasila meliputi :
A. nilai dasar (instrinsik)
B. nilai instrumental
C. nilai paraktis

Sehingga urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologiadalah dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi atau iptek yang dikembangkan di Indonesia haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
2. Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertai nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal perkembangan iptek.
3. Pancasila dijadikan sebagai rambu-rambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.

Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologikhususnya bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sehingga pengembangan iptek tadi tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki bangsa Indonesia
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Intan Khairunisa -
Nama: Intan Khairunisa
NPM: 2311011136

Urgengsi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengambangan IPTEK

Berdasarkan jurnal diatas, pancasila yang dijadikan ideologi negara mengakomodir seluruh aktifitas berbangsa dan bernegara. Pancasila yang kita jadikan sistem nilai, cara berfikir, serta kita jadikan arah atau tujuan.

Pancasila dan IPTEK, saling berkesinambungan. Sesuai dengan nilai yang telah disampaikan

1. Setiap ilmu pengetahuan teknologi yang dikembangkan harus tidak bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila
2. Setiap perkembangan IPTEK harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan
3. Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan IPTEK di Indonesia
4. Setiap pengembangan IPTEK harus berakar dari budaya dan idiologi bangsa Indonesia sendiri atau yang dikenal dengan indelegensasi ilmu (mempribumikan ilmu).

Pancasila sebagai nilai moral dalam pembangunan IPTEK harusnya sesuai apa yang telah disampaikan

1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, pada
sila ini dapat mengimplementasikan
ilmu pengetahuan, yang
mempertimbangkan rasional, antara akal, rasa dan kehendak.
2. Sila Kemanusahteraan bersaiaan Yang
Adil dan Beradab, pada sila ini kita harus mengimplementasikan bahwasanya kita adalah manusia yang bermoral dan diharapkan bisa memanusiakan manusia lainnya.
3. Sila Persatuan Indonesia, harusnya membuat solidaritas, rasa nasionalisme dan melindungi sesama semakin erat tanpa membeda-bedakan ras.
4. Sila Kerakyatan Yang dipimpin oleh
hikmad kebijaksanaa dalam
permusyarawatan/perwakilan, hal ini seharusnya dijadikan pacuan dalam berdemokrasi yang baik dan tidak main hakim sendiri.
5. Sila Keadilan soial bagi seluruh rakyat
Indonesia. Kemajuan iptek harus dapat
menjaga keseimbangan keadilan dalam seluruh aspek kehidupan yang berhubungan dengan Tuhan, manusia, dan lingkungan dimana kita berada.

Menurut historis, Pancasila sebagai dasar pengembangan IPTEK belum banyak dibicarakan, dikarenakan negara serta pemimpin kita yang belum mencapai stabilitas selepas dijajah.

Kesimpulan yang dapat diambil dengan adanya perkembangan IPTEK yang semakin cepat, ini memudahkan kita dalam memecahkan permasalahan yang ada namun tanpa melibatkan nilai-nilai Pancasila di dalamnya yang kita dapat mungkin malah banyaknya masalah karena tidak sesuai dengan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara yang telah lama kita anut dan kita jadikan pedoman. Maka penting bagi kita untuk tetap mempunyai sifat berintegritas, terlepas dari globalisasi dan penyampaian informasi dan teknologi yang semakin cepat seperti saat ini.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Putri Nuraini Azzahra 2311011072 -
Putri Nuraini Azzahra
2311011072

URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

1. Konsep dasar nilai pancasila sebagai pengembangan ilmu
Pancasila sebagai sistem nilai acuan, kerangka berpikir, pola acuan berpikir/jelasnya sebagai sistem nilai yang dijadikan kerangka landasan, dan sekaligus arah bagi yang menyandangnya sehingga pancasila menjadi kaidah penuntun dalam pembangunan hukum nasional.

2. Pancasila sebagai sumber nilai dan moral dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
a. Sila Ketuhanan, mengimplementasikan ilmu pengetahuan, yang mempertimbangkan rasional, antara akal, rasa dan kehendak.
b. Sila kemanusiaan, memberikan dasar moralitas bagi manusia dalam mengembangkan iptek.
c. sila persatuan, memberikan rasa kesadaran akan nasionalisme dari bangsa Indonesia akan iptek sehingga dapat terjalinnya rasa persatuan.
d. sila kerakyatan, hal yang mendasar adalah dalam pengembangan iptek didasarkan atas kepentingan demokrasi, menghargai dan menghormati kebebasan orang lain berpendapat.
e. sila keadilan, kemajuan iptek harus menyeimbangkan keadilan dalam kehidupan manusia, manusia dengan Tuhan nya, keseimbangan keadilan antar dirinya sendiri, dengan masyarakat bangsa dan negara serta lingkungan dimana dia berada.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan IPTEK
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Dian Dwi Anggraini 2311011130 -
NAMA : DIAN DWI ANGGRAINI
NPM : 2311011130

URGENSI PENEGASAN PANCASILA
SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

Pancasila adalah dasar negara atau pokok kaidah negara yang fundamental yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945,dan sekaligus cita hukum (rechtssidee) negara Indonesia karena bersumber pada pandangan dan falsafah hidup yang mendalam,dimana tersimpul ciri khas sifat, dan karakter luhur bangsa Indonesia.

Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu

Pancasila sebagai sistem nilai acuan,kerangka-kerangka berpikir, pola acuan berpikir atau jelasnya senagai sistem nilai yang dijadikan kerangka landasan,kerangka cara,dan sekaligus arah/tujuan bagi yang menyandangnya sehingga Pancasila menjadi kaidah penuntun dalam pembangunan hukum nasional.Artinya niali-nilai dasar Pancasila secara normatifmenjadi dasar, kerangka acuan,dan tolak ukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalan kan di Indonesia. Hal ini sebagai konsekuensi atas pengakuan dan penerimaan bangsa Indonesia terhadap Pancasila sebagai dasar negara dan idiologi nasional
Dalam pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat disampaikan pemahaman, Pertama,bahwa setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.Kedua,bahwa setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan.Ketiga,nilai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia. Keempat, bahwa setiap pengembangan iptek harus berakar dari budaya dan idiologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal indelegensasi ilmu (mempribumikan ilmu) (Kementrian Riset Dikti Direktorat Jenderal Pembelajaran dan
Kemahasiswaan

Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi

Upaya
manusia mewujudkan kesejahteraan dan peningkatan harkat dan martabatnya maka manusia mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.Ilmu pengetahuan dan teknologi, di masa sekarang memang merupakan kebutuhan tersendiri. Bagi kelompok manusia yang menginginkan kemajuan mutlak harus memiliki dua hal tersebut. Kepemilikan iptek untuk memudahkan kehidupan manusia dan mengangkat derajat manusia, oleh karena itu kepemilikan tersebut harus diiringi dengan cara menggunakan yang tepat.Realitas yang didapatkan, kepemilikan terhadap iptek sering disalahgunakan,sehingga justru mendehumanisasikan manusia itu sendiri. Hal ini justru sering dilakukan oleh para ilmuwan dan teknokrat. Padahal apapun hasil dari iptek mestinya dapat dipertanggungjawabkan akibatnya, baik pada masa lalu, masabsekarang, maupun masa depan.
Hal lain yang menegaskan peran Pancasila sebagai sumber nilai dalam pengembanagan iptek adalah, Pertama
bahwa pengembangan ilmu pengetahuan harus menghormati keyakinan religius masyarakat karena bisa jadi pengembangan iptek tidak sesuai dengan keyakinan religiusnya, tetapi hal tersebut tidak usah dipertentangkannya karena keduanya mempunyai logika sendiri. Kedua, ilmu pengetahuan ditujukan bagi pengembangan kemanusiaan dan dituntut oleh nilai etis yang berdasarkan kemanusiaan. Ketiga,iptek merupakan yang menghomogenisasikan budaya sehingga dapat mempersatukan masyarakat dan memperkokoh pembangunan dan identitas nasional.Keempat, Prinsip demokrasi akan menuntut bahwa pengusaan iptek harus merata kesemu lapisan masyarakat karena pendidikan adalah tuntutan masyarakat.Kelima,Kesenjanagan dalam dalam penguasaan iptek harus dipersempit terus menerus sehingga semakin merata sebaga salah satu prinsip keadilan

Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek

Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945. Pada alenia keempat Pembukaan UUD 1945 berbunyi:
“Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumbah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamai abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang
terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada Ketuhanan yang
Maha Esa,... dan seterusnya”.
Kata mencerdaskan kehidupan
bangsa mengacu pada pengembangan iptek melalui pendidikan.Amanat dalam pembukaan UUD 1945 yang terkait dengan mencerdaskan kehidupan bangsa haruslah berdasarkan nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, dan sterusnya yaitu Pancasila. Proses mencerdaskan kehidupan bangsa yang terlepas dari nilai nilai spiritual, kemanusiaan, solidaritas
kebangsaan,musyawarah, dan keadilan merupakan pencerdasan terhadap amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang merupakan dokumen sejarah bangsa
Indonesia
Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peristiwa
yang terjadi dalam masyarakat.Misalnya dengan rencana dibangunnya pembangunan pusat tenaga nuklir disemenanjung muria beberapa tahun yang lalu.Hal ini akan dikaitkan dengan isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan. Isu Ketuhanan misalnya perkembangan iptek acapkali tidak memperhatikan harkat dan martabatnya manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa, yaitu dengan tidak melibatkan peran serta langsung masyarakat padahal hal tersebut akan berdampak negatif berupa kerusakan teknologi. Masyrakat lebih peka terhadap isu-isu kemanusiaan dibalik pembangunan dan pengembangan iptek seperti limbah industri yang merusak lingkungan secara langsung akan mengubah kenyamanan
hidup masyarakat
Sumber Politis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat dilihat dari berbagai kebijakan yang dilakukan oleh para penyelenggara negara. Misalnya kebijakan yang terjadi pada jaman orde lama yang meletakkan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan atau orientasi ilmu, antara lain pada pidato Soekarno ktika menerima gelar Doctor Honoris Causa di UGM pada tanggal 19 September 1951.Dalam hal ini Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu secara eksplisit sudah ditemukan.

Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi khususnya bagi kehidupan bermasyarakat,berbangs dan bernegara diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia,sehingga pengembangan iptek tadi tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki bangsa Indonesia
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh ARSANA INDERA WASPADA -
Nama : Arsana Indera Waspada
Npm : 2311011060



Urgensi Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) di Indonesia menjadi fokus utama. Sebagai landasan negara dan hukum, Pancasila diakui sebagai realitas sejarah yang bersumber pada pandangan hidup dan falsafah bangsa. Konsep teoretis menegaskan bahwa nilai-nilai meta-yuridis yang menjadi dasar pandangan hidup bangsa Indonesia, termasuk Pancasila, harus diatur dalam norma hukum positif untuk memiliki kekuatan hukum. Selain itu, Pancasila ditempatkan sebagai ideologi yang mencakup nilai-nilai budaya dan agama, mencakup seluruh spektrum kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara, termasuk dalam aktivitas ilmiah.

Pentingnya mempertimbangkan nilai budaya dan agama dalam pengembangan Iptek dijelaskan, dengan ancaman sekularisme sebagai konsekuensi ketidaksesuaian dengan ideologi bangsa. Selain itu, konsep dasar nilai Pancasila dijelaskan sebagai kerangka berpikir yang menjadi acuan untuk pembangunan hukum nasional. Diskusi mencakup perbedaan antara kebenaran yang non-kumulatif dan kemajuan yang kumulatif, menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan di antara keduanya.

Selain aspek teoretis, jurnal ini menggambarkan Pancasila sebagai sumber moral dalam pengembangan Iptek. Konsep ini melibatkan nilai-nilai dasar Pancasila sebagai pedoman normatif, mengingatkan bahwa setiap perkembangan Iptek di Indonesia harus berakar pada nilai-nilai tersebut. Sumber sejarah, sosiologis, dan politik Pancasila juga diperhitungkan untuk menegaskan peran nilai-nilai tersebut sebagai dasar pengembangan Iptek.

Jurnal ini menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya sebuah dokumen, tetapi juga fondasi yang memberikan arah moral dalam perkembangan Iptek di Indonesia, memastikan bahwa kemajuan tersebut selaras dengan nilai-nilai budaya dan agama serta tetap relevan dengan identitas bangsa Indonesia dalam konteks global.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Desti riani 2311011122 -
Nama : Desti Riani
NPM  : 2311011122

Dalam jurnal membahas tentang kemajuan iptek serta Pancasila sebagai dasar pengembangan iptek dapat yang dapat dikelompokkan, dalam hal-hal sebagai berikut :
1.) Prulalisme nilai yang berkembang pada masyarakat Indonesia pada saat ini seiring dengan kemajuan iptek menimbulkan perubahan dan cara pandang manusia tentang kehidupan.
2.) Kemajuan iptek pada tataran sekarang telah menimbulkan dampak yang neatif dan ada pada titik yang membahayakan terhadap eksistensi manusia dimasa yang akan datang.
3.) Perkembangan iptek yang didominasi oleh negara-negara barat akan mengancam nilai-nilai khas yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.

Oleh karena itu perlu penyaringan dan penangkalan yang jelas tentang pengaruh dunia secara global yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kepribadian bangsa Indonesia yakni urgensi Pancasila sebagai  ilmu dasar iptek :
1. Setiap perkembangan Iptek yang dikembangkan di Indoenesia haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

2. Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek.

3. Pancasila dijadikan sebagai rambu-rambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.


Kesimpulannya, Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Iptek  diharapkan bisa menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sehingga pengembangan iptek tadi tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh AZIKA EDRA AVIOLETA -
Nama: Azika Edra Avioleta
Npm: 2311011044

Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK

Jurnal ini membahas peran Pancasila, ideologi negara Indonesia, dalam memandu perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di tanah air.

Pancasila memiliki nilai-nilai dasar yang menjadi landasan moral bagi kemajuan ilmu pengetahuan. Nilai-nilai tersebut mencakup cita-cita, tujuan, dan tatanan dasar yang telah ditetapkan oleh para pendiri bangsa Indonesia. Selain itu, Pancasila juga memiliki nilai instrumental yang merupakan penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu, serta nilai praktis yang merupakan interaksi antara nilai instrumental dengan situasi konkret tempat dan situasi tertentu, yang bersifat dinamis demi tegaknya nilai instrumental dan menjamin nilai dasar tetap relevan dengan permasalahan utama yang dihadapi masyarakat sesuai dengan zamannya.
Pancasila juga menjadi sumber nilai dan moral dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, seperti nilai-nilai Pancasila Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan, dan Persatuan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh M Dhiyas Ramadani Dawan 2351011008 -
M Dhiyas Ramadani Dawan
2351011008

Berdasarkan jurnal yang berjudul Urgensi Penegasan Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek oleh Ika Setyorini, menjelaskan bahwa Pancasila sebagai ideologi negara harus ikut serta dalam pengembangan suatu ilmu. Apabila pengembangan ilmu dipisahkan dari ideologi Pancasila, maka akan mengakibatkan sekularisme.
Pada pengembangan Iptek selalu bersentuhan dengan nilai-nilai budaya dan agama. Sehingga, pengembangan ini harus memiliki manfaat dan tidak merugikan bangsa. Maka, Kementrian Riset Dikti Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan menyatakan mengenai pengembangan Iptek di Indonesia sebagai berikut:
1. Ilmu pengetahuan dan teknologi tang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila
2. Perkembangan Iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan
3. Nilai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan Iptek di Indonesia
4. Pengembangan Iptek harus berakar dari budaya dan ideologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal sebagai indelegensasi ilmu

Sumber Historis, Sosiologis, dan
Politik Pancasila Sebagai Dasar
Nilai Pengembangan Iptek

Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945. Pada alenia keempat Pembukaan UUD 1945. Kata mencerdaskan kehidupan
bangsa mengacu pada pengembangan
iptek melalui pendidikan.

Sebagai sumber sosiologis Pancasila
sebagai dasar nilai pengembangan iptek
dapat ditemukan dalam sikap masyarakat
yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan
Kemanusiaan yang ada dibalik peristiwa
yang terjadi dalam masyarakat.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh AZALIA AYU RAHMAWATI -

Nama : Azalia Ayu Rahmawati

NPM : 2311011016


Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek

  1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu, nilai-nilai dasar Pancasila secara normatif menjadi dasar, kerangka acuan, dan tolak ukur aspek pembangunan nasional yang dijalankan di Indonesia. Nilai-nilai Pancasila Pancasila meliputi: nilai dasar (instrinsik), nilai instrumental, dan nilai praktis. Dalam pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat disampaikan bahwa: (1) Setiap perkembangan iptek di Indonesia tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. (2) Setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan. (3) Nilai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia. (4) Setiap pengembangan iptek harus berakar dari budaya dan ideologi bangsa Indonesia.
  2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi, bangsa Indonesia, dalam seluruh dimensi hidupnya, termasuk di bidang iptek, tergantung pada kuat tidaknya memegang ruh bangsanya, yaitu Pancasila. Hal ini dapat ditunjukkan dalam sila-sila Pancasila yang merupakan sebuah sistem etika, diantaranya: (1) Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, pada sila ini dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan, yang mempertimbangjan rasional, antara akal, rasa dan kehendak. (2) Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, pada sila ini memberikan dasar moralitas bagi manusia dalam mengembangkan iptek. (3) Sila Persatuan Indonesia, memberikan rasa kesadaran akan nasionalisme dari bangsa Indonesia akan sumbnagsihnya iptek sehingga dapat terjalinnya rasa persaudaraan. (4) Sila Kerakyatan Yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanan dalam Permusyarawatan/Perwakilan, Setiap warga negara mempunyai kewajiban dalam pengembangan iptek dengan menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dalam bersikap serta terbuka untuk mendapatkan masukan, kritik dan saran yang membangun. (5) Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, pada sila ini berisi kemajuan iptek harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusia dengan hal-hal lainnya.
  3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek, sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945 pada kata ‘mencerdaskan kehidupan bangsa’ yang mengacu pada pengembangan iptek melalui pendidikan berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu nilai- nilai Pancasila yang ada dibalik peistiwa yang terjadi dalam masyarakat. Sumber Politis Pancasila sebagai dasar nila pengembangan iptek dapat dilihat dari berbagai kebijakan yang dilakukan oleh para penyelenggara negara. 
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Gamaliel Felix Repi -
nama: Gamaliel Felix Repi
NPM: 2311011058

kehadiran ilmu pengetahuan dan teknolog di tengah tengah kita akann memberikan kemudahan dan memecahkan berbagai permaslahan hidup dan kehidupan yang dihadapi manusia. beberapa peristiwa yang terjadi didunia ini misalnya dampak negatif dari bom atom yang dihatuhkkan di hirosima dan nagasaki pada waktuperang dunia ke dua, dampak inni akan berdampak pada massyarakat jepan dan mnimbulkan traumatiik kepada generasi berikutnya. dan bahkan akann berdampak menyentuh pada nilai kemanusiaan secara universal. nilai kemanuasiaan itua akan bukan miliik sekelompokorang tertentu tetapi milik bersama umat manusia.

pluralisme nilai yang berkembang pada masyarakat Indonesia pada ssaat ini sering dengan kemajuan iptek menimbulkan perubahan dan cara pandang manusia terhadap kehidupan. hal ini menjadi renungan supaya masyrakat indonesia tidak terjerumus dalam keputusan nilai yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Noval Ardiansyah -
Nama : Noval Ardiansyah
Npm : 2311011096


Makalah ini membahas tentang pentingnya Pancasila, ideologi negara Indonesia, dalam memandu pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pancasila memberikan prinsip-prinsip etika dan nilai-nilai budaya yang menjamin kemajuan di bidang tersebut berkontribusi terhadap kesejahteraan dan persatuan bangsa Indonesia.

Kita menjadi lebih mudah dalam memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi dalam kehidupan karena hadirnya ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat ditelusuri dalam hal-hal berikut ini:
- pluralisme nilai yang berkembang pada masyarakat Indonesia pada saat ini seiring dengan kemajuan iptek menimbulkan perubahan cara pandang manusia tentang kehidupan.
- kemajuan iptek pada tataran sekarang telah menimbulkan dampak yang negatif dan ada pada titik yang membahayakan terhadap eksistensi manusia di masa yang akan datang.
- perkembangan iptek yang didominasi oleh negara-negara Barat akan mengancam nilai-nilai khas yang dimiliki oleh bangsa Indonesia
Oleh karena itu sangat perlu adanya penyaringan dan penanggalan yang jelas tentang pengaruh dunia secara global yang tidak sesuai dengan nilai-nilai kepribadian bangsa Indonesia.

Urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah
- Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan di Indonesia harus berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

- Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek.

- Pancasila dijadikan sebagai rambu-rambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Sanrina Ghaisan Aulia 2311011090 -
Nama : Sanrina Ghaisan Aulia
NPM : 2311011090

Pancasila sudah disepakati bersama sebagai cara pandang hidup bangsa Indonesia (the way of life) dan sekaligus sebagai dasar negara. Secara teoritik, cara pandang hidup bangsa Indonesia (the way of life) selalu berbasis pada nilai-nilai yang bersifat meta yuridis, berbasis nilai-nilai dan moralitas yang disepakati bersama. Pancasila sebagai idiologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama dari bangsa Indonesia. Pancasila sebagai idiologi bangsa Indonesia mengakomodir seluruh aktifitas kehidupan bermasyarakat, berbangas dan bernegara demikian juga dalam aktifitas ilmiah. Oleh karena itu perumusan Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi aktivitas ilmiah di Indonesia merupakan sesuatu yang bersifat niscaya.

Nilai-nilai Pancasila Pancasila meliputi :
(i) nilai dasar (instrinsik) yaitu pokok yang tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat abstrak, mencakup cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang telah ditetapkan oleh the faounding fathers;
(ii) nilai instrumental, yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu, bersifat lebih kontekstual dan harus selalu disesuaikan dengan tuntunan zaman mencakup kebijakan, strtaegi organisasi, sistem, rencana dan program berupa peraturan perundang-undangan yang dikembangkan oleh lembaga penyelenggara negara; dan
(iii) nilai paraktis yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit tempat dan situasi tertentu, bersifat dinamis demi tegaknya nilai instrumental dan menjamin nilai dasar tetap relevan dengan permaslahan utama yang dihadapi masyarakat sesuai dengan zamannya.

Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dewasa ini mencapai kemajuan pesat sehingga perdapan manusia mengalami perubahan yang luar biasa . Pengembangan Iptek tidak dapat terlepas dari stuasi yang melengkapainya, artinya iptek selalu berkembang dalam suatu ruang budaya. Perkembangan iptek pada gilirannya bersentuhan dengan nilai-nilai budaya dan agama sehingga disatu pihak dibutuhkan semangat obyektifitas dipihak lain iptek perlu mempertimbangkan nilai-nilai budaya dan agama dalam pengembangannya agar tidak merugikan umat manusia.

Sehingga urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Setiap perkembangan ilmupengetahuan dan teknologi (iptek)yang dikembangkan di Indoenesia haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila
2. Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai- nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek
3. Pancasila dijadikan sebagai rambu- rambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.
Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi khususnya bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sehingga pengembangan iptek tadi tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki bangsa Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Sultan Aznam Hossen -
Nama: Sultan Aznam Hossen
NPM: 2351011026

Hasil Analisis jurnal

Pancasila sebagai dasar nilai perkembangan iptek
Kehadiran ilmu pengetahuan dan teknologi tentang Kita akan memberikan kemudahan dan memecahkan berbagai persoalan hidup dan kehidupan yang dihadapi beberapa peristiwa yang terjadi di dunia ini misalnya dampak negatif dari bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki pada waktu perang dunia 2, dampak ini akan berdampak negatif pada masyarakat Jepang waktu dan menimbulkan traumatik kepada generasi berikutnya. Pancasila tidak hanya menjadi dasar dalam pembentukan negara dan pemerintahan, tetapi juga memiliki peran penting dalam pengembangan ilmu.
Pancasila sebagai idiologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama dari bangsa Indonesia. Pancasila sebagai idiologi bangsa Indonesia mengakomodir seluruh aktifitas kehidupan bermasyarakat, berbangas dan bernegara demikian juga dalam aktifitas ilmiah. Oleh karena itu perumusan Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi aktivitas ilmiah di Indonesia merupakan sesuatu yang bersifat niscaya. Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dewasa ini mencapai kemajuan pesat sehingga perdapan manusia mengalami perubahan yang luar biasa . Pengembangan Iptek tidak dapat terlepas dari stuasi yang melengkapainya, artinya iptek selalu berkembang dalam suatu ruang budaya. Perkembangan iptek pada gilirannya bersentuhan dengan nilai-nilai budaya dan agama sehingga disatu pihak dibutuhkan semangat obyektifitas dipihak lain iptek perlu mempertimbangkan nilai-nilai budaya dan agama dalam pengembangannya agar tidak merugikan umat manusia. Oleh karena itu perumusan Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi aktivitas ilmiah di Indonesia merupakan sesuatu yang bersifat niscaya.

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila
Sebagai Pengembangan IlmuNilai-nilai Pancasila Pancasila meliputi :
1. nilai dasar (instrinsik) yaitu pokok yang tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat abstrak, mencakup cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang telah ditetapkan oleh the faounding fathers.
2. nilai instrumental, yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu, bersifat lebih kontekstual dan harus selalu disesuaikan dengan tuntunan zaman mencakup kebijakan, strtaegi organisasi, sistem, rencana dan program berupa peraturan perundang-undangan yang dikembangkan oleh lembaga penyelenggara negara
3. nilai praktis yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit tempat dan situasi tertentu, bersifat dinamis demi tegaknya nilai instrumental dan menjamin nilai dasar tetap relevan dengan permaslahan utama yang dihadapi masyarakat sesuai dengan zamannya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Alvin Zatya Vraja_2311011102 -

NAMA : ALVIN ZATYA VRAJA
NPM : 2311011102
GENAP

URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

Pancasila adalah dasar negara atau
pokok kaidah negara yang fundamental
yang tercantum dalam Pembukaan UUD
1945, dan sekaligus cita hukum
(rechtssidee) negara Indonesia karena
bersumber pada pandangan dan falsafah
hidup yang mendalam, dimana tersimpul
ciri khas sifat, dan karakter luhur bangsa
Indonesia. pandang hidup bangsa Indonesia (the way
of life) dan sekaligus sebagai dasar
negara.
Pancasila sebagai idiologi negara
merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya
dan agama dari bangsa Indonesia.
Pancasila sebagai idiologi bangsa
Indonesia mengakomodir seluruh
aktifitas kehidupan bermasyarakat,
berbangas dan bernegara demikian juga
dalam aktifitas ilmiah.

Pengembangan Ilmu Pengetahuan
dan Teknologi (Iptek) dewasa ini
mencapai kemajuan pesat sehingga
perdapan manusia mengalami perubahan
yang luar biasa . Pengembangan Iptek
tidak dapat terlepas dari stuasi yang
melengkapainya, Kontek pengembangan ilmu
pengetahuan menegarahi bahwa
kebanyakan orang sering
mencampuradukkan antara kebenaran
dan kemajuan seseorang tentang
kebenaran terpengaruh oleh kemajuan
yang dilihatnya, hal ini ditegaskan bahwa
kebenaran itu bersifat non-comulative (
tidak bertambah) karena kebenaran itu
tidak makin bertambah dari waktu
kewaktu. Adapun kemjuan itu bersifat
comulative (bertambah), artinya
kemajuan itu selalu berkembang dari waktu kewaktu. Agama, filsafat dan
kesenian termasuk dalam katagori non-
comulative, sedangkan fisika,
teknologi,kedokteran termasuk dalam
katagori comulative. (Koentowijoyo,
2006: 4). Oleh karena itu, reaksi iptek dan
budaya merupakan persoalan yang
seringkali mengundang perdebatan.
Berdasarkan uraian diatas maka yang
menjadi permasalahan adalah bagaimana
urgensi tentang penegasan Pancasila
sebagai dasar nilai pengembnagan Ilmu
Pengetahuan dan Teknologi.

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu
nilai nilai Pancasila meliputi:
a. nilai dasar ( intrinsik) yaitu
pokok yang tidak terikat waktu dan
tempat dan bersifat abstrak, mencakup
cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang
telah ditetapkan oleh the faounding
father
b. nilai instrumental, yaitu
penjabaran nilai dasar sebagai arahan
kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu,
bersifat lebih kontekstual dan harus selalu
disesuaikan dengan tuntunan zaman
mencakup kebijakan, strtaegi organisasi,
sistem, rencana dan program berupa
peraturan perundang-undangan yang
dikembangkan oleh lembaga
penyelenggara negara
c. nilai paraktis, yaitu interaksi antara nilai
instrumental dengan situasi kongkrit
tempat dan situasi tertentu, bersifat
dinamis demi tegaknya nilai instrumental
dan menjamin nilai dasar tetap relevan
dengan permaslahan utama yang dihadapi
masyarakat sesuai dengan zamannya

ada 4 pehamanan dalam Pengertian Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Ilmu yaitu :
1. teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
2.  bahwa setiap perkembangan iptek harus didasarkan
dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan.
3. nilaii-nilai Pancasila berperan sebagai rambu
normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia.
4. bahwa setiap pengembangan iptek harys berakar dari
budaya dan idiologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal indelegensasi ilmu (mempribumikan
ilmu) (Kementrian Riset Dikti Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

a. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, pada
sila ini dapat mengimplementasikan
ilmu pengetahuan, yang
mempertimbangjan rasional, antara
akal, rasa dan kehendak. Sehingga
dapat menempatkan manusia di alam semesta bukan sebagai pusatnya
melainkan sebagaian yang sistematik
dari alam yang diolahnya.
b. Sila Kemanusahteraan bersaiaan Yang
Adil dan Beradab, pada sila ini
memberikan dasar moralitas bagi
manusia dalam mengembangkan
iptek. Iptek adalah salah satu
perkembangan dalam budaya hidup
manusia, yang pada hakekatnya
bertujuan demi kesejahteraan
bersama.
c. Sila Persatuan Indonesia, memberikan
rasa kesadaran akan nasionalisme dari
bangsa Indonesia akan sumbnagsihnya
iptek sehingga dapat terjalinnya rasa
terpelihara, persaudaraan dan
persahaban antar daerah dan itu semua
karena faktor kemajuan ilmu
pengetahuan dan teknologi.
d. Sila Kerakyatan Yang dipimpin oleh
hikmad kebijaksanaa dalam
permusyarawatan/perwakilan, hal
yang mendasar adalah dalam
pengembangan iptek didasarkan atas
kepentingan demokrasi, hal ini
mengandung maksud bahwa setiap
warga negara mempunyai kewajiban
dalam pengembangan iptek dengen
menghormati dan mengharai
kebebsana orang lain dalam bersikap
serta terbuka untuk mendapatkan
masukan, kritik dan saran yang
membangun.
e. Sila Keadilan soial bagi seluruh rakyat
Indonesia. Kemajuan iptek harus dapat
menjaga keseimbangan keadilan
dalam kehidupan manusian,
keseimbangan keadilan antar dirinya
sendiri, manusi dengan Tuhannya
manusia lainnya manusia dengan
masyarakat bangsa dan negara serta
lingkungan dimana manusi itu berada

3. Sumber Historis, Sosiologis, Dan politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK

Sehingga urgensi Pancasila sebagai
dasar nilai pengembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi adalah dapat
disimpulkan sebagai berikut :
1. Setiap perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi (iptek)
yang dikembangkan di Indoenesia
haruslah berdasar dan tidak
bertentangan dengan nilai-nilai yang
terkandung dalam Pancasila
2. Setiap iptek yang dikembangkan di
Indonesia harus menyertakan nilai-
nilai Pancasila sebagai faktor internal
pengembangan iptek
3. Pancasila dijadikan sebagai rambu-
rambu normatif dalam perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi di
Indonesia agar nantinya mampu
mengendalikan diri serta tidak keluar
dari cara berpikir bangsa Indonesia.


Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Panca Hadi Prayoga -
Nama : Panca Hadi Prayoga
NPM : 2311011056

URGENSI PENEGASAN PANCASILA
SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

Yang pertama dalam analisis jurnal tersebut diawali dengan pengertian pancasila sebagai idiologi yaitu Pancasila sebagai idiologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama dari bangsa Indonesia. Pancasila sebagai idiologi bangsa Indonesia mengakomodir seluruh aktifitas kehidupan bermasyarakat, berbangas dan bernegara demikian juga dalam aktifitas ilmiah. Oleh karena itu perumusan Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi aktivitas ilmiah di Indonesia merupakan sesuatu yang bersifat niscaya.

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila
Sebagai Pengembangan IlmuNilai-nilai Pancasila Pancasila meliputi :
1. nilai dasar (instrinsik) yaitu pokok yang tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat abstrak, mencakup cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang telah ditetapkan oleh the faounding fathers.

2. nilai instrumental, yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu, bersifat lebih kontekstual dan harus selalu disesuaikan dengan tuntunan zaman mencakup kebijakan, strtaegi organisasi, sistem, rencana dan program berupa peraturan perundang-undangan yang dikembangkan oleh lembaga penyelenggara negara.

3. nilai praktis yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit tempat dan situasi tertentu, bersifat dinamis demi tegaknya nilai instrumental dan menjamin nilai dasar tetap relevan dengan permaslahan utama yang dihadapi masyarakat sesuai dengan zamannya.

Dalam pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat disampaikan pemahaman yaitu:
1. bahwa setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

2. bahwa setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan.

3. nilai nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia.

4. bahwa setiap pengembangan iptek harys berakar dari budaya dan idiologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal indelegensasi ilmu (mempribumikan
ilmu) (Kementrian Riset Dikti Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, 2016: 97-98).

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi.
Ilmu pengetahuan dan teknologi, di masa sekarang memang merupakan kebutuhan tersendiri. Bagi kelompok manusia yang menginginkan kemajuan mutlak harus memiliki dua hal tersebut. Kepemilikan iptek untuk memudahkan kehidupan manusia dan mengangkat derajat manusia, oleh karena itu kepemilikan tersebut harus diiringi dengan cara menggunakan yang tepat. Realitas yang didapatkan, kepemilikan terhadap iptek sering disalahgunakan, sehingga justru mendehumanisasikan manusia itu sendiri.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek.
Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa yang terjadi dalam masyarakat. Misalnya dengan rencana dibangunnya pembangunan pusat tenaga nuklir disemenanjung muria beberapa tahun yang lalu. Hal ini akan dikaitkan dengan isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan.

Kesimpulan.
urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek)yang dikembangkan diIndoenesia
haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila

2. Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilainilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek

3. Pancasila dijadikan sebagai ramburambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Davin Damalis Muti 2311011124 -
Nama: Davin damalis muti
NPM: 2311011124

Pentingnya Kepastian Pancasila sebagai Fondasi Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Kehadiran ilmu pengetahuan dan teknologi memberikan solusi bagi berbagai tantangan hidup dan kehidupan, terutama ketika menghadapi peristiwa-peristiwa seperti dampak buruk dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki pada Perang Dunia 2. Dampak ini tidak hanya mempengaruhi masyarakat Jepang saat itu, tetapi juga menimbulkan trauma yang berkepanjangan bagi generasi berikutnya.

Melihat realitas tersebut, kita dapat menelusuri pentingnya Pancasila sebagai landasan bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ada beberapa poin yang perlu diperhatikan:

1. Pluralisme nilai yang tumbuh di masyarakat Indonesia sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi mengubah cara pandang manusia terhadap kehidupan. Ini mengingatkan kita untuk menjaga agar bangsa Indonesia tidak terjebak dalam pengambilan keputusan yang tidak sesuai dengan jati diri bangsa.
2. Kemajuan teknologi saat ini telah menciptakan dampak negatif yang mengancam eksistensi manusia di masa depan.
3. Dominasi kemajuan teknologi oleh negara-negara Barat menjadi ancaman terhadap nilai-nilai khas yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan penyaringan dan penolakan terhadap pengaruh global yang tidak sejalan dengan nilai-nilai bangsa Indonesia.

Secara keseluruhan, nilai-nilai dalam Pancasila menjadi landasan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia:

1. Setiap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dilakukan di Indonesia harus didasarkan pada dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.
2. Setiap teknologi yang dikembangkan di Indonesia harus memasukkan nilai-nilai Pancasila sebagai bagian internal dari perkembangannya.
3. Pancasila harus dijadikan panduan normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia, sehingga teknologi tersebut mampu tetap dalam koridor berpikir bangsa Indonesia tanpa menyimpang.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Masagus Muhammad Al Faridz Rafiq -
Nama: Masagus Muhammad Al Faridz Rafiq
NPM:2311011104

Dalam jurnal tersebut dapat kita analisa sebagai berikut.

Pancasila mempunyai nilai-nilai inti yang memberikan landasan moral bagi kemajuan ilmu pengetahuan.
Nilai-nilai tersebut meliputi cita-cita, tujuan, dan tatanan dasar yang ditetapkan oleh para pendiri bangsa Indonesia.
Selanjutnya Pancasila memuat nilai-nilai instrumental yang merupakan penjabaran nilai-nilai dasar sebagai petunjuk kinerja pada waktu dan kondisi tertentu, serta interaksi antara nilai-nilai instrumental dan situasi konkrit di tempat tertentu, serta mempunyai nilai praktis.
Situasi yang dinamis berpusat pada nilai-nilai yang berperan untuk menjaga dan menjaga nilai-nilai fundamental.
Tetap relevan dengan isu-isu utama yang dihadapi masyarakat dari waktu ke waktu.
Pancasila juga merupakan sumber nilai dan moral dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, seperti nilai-nilai Pancasila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan, dan Persatuan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Azahra Oktarizka 2311011098 -
Nama : Azahra Oktarizka
NPM : 2311011098

Analisis Jurnal

Berdasarkan jurnal yang telah diberikan yang berjudul URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK, dapat dianalisis bahwa dalam pengembangan IPTEK diperlukan Pancasila sebagai landasan dari pengembangan tersebut. Pancasila adalah dasar negara atau pokok kaidah negara yang fundamental
yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, dan sekaligus cita hukum (rechtssidee) negara Indonesia karena bersumber pada pandangan dan falsafah hidup yang mendalam, dimana tersimpul ciri khas sifat, dan karakter luhur bangsa Indonesia. (Hernowo, 2006 : 3). Dari pengertian Pancasila tersebut dapat dianalisis bahwa penegasan Pancasila sebagai landasan dalam pengembangan IPTEK sangat diperlukan karena pancasila sebagai dasar negara sehingga hasil pengembangan IPTEK yang tercermin dari perilaku yang terjadi atau fenomena yang ada di masyarakat tidak menuai kontroversi dengan nilai-nilai pancasila.

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu
Niali-nilai dasar Pancasila secara normatif menjadi dasar, kerangka acuan, dan tolak ukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalankan di Indonesia. Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat disampaikan pemahaman, bahwa setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Dapat dianalisis bahwa pembangunan maupun pengembangan ilmu yang ada Indoensia harus sesuai dengan nilai yang terkandung dalam Pancasila. Dapat dianalisis juga bahwa pengembangan ilmu mudah diterima di masyarakat Indonesia karena sesuai dengan nilai yang terkandung dengan Pancasila atau nilai-nilai yang sudah diterapkan di Indonesia.

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi.
Pancasila dijadikan sumber nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan karena pancasila sebagai dasar negara yang nilai-nilainya sudah tertanam di masyarakat Indonesia sehingga untuk menerima hasil pengembangan dari ilmu pengetahuan dan teknologi tidak terlalu sulit penyesuaiannya .

3. . Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK
Pancasila diterapkan sebagai satu-satunya asas tunggal organisasi poliik dan kemasyarakatan tetapi penegasan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu di Indonesia belum diungkapkan secara jelas. Pada era reformasi Presiden Susio Bambang Yudoyono dan Presiden BJ Habibie pada taggal 1 Juni 2011. Penegasan secara politis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek lebih bersifat apologis karena hanya memberikan dorongan kepada kaum intelektual untuk menjabarkan nilai-nilai Pancasila lebih lanjut (Kementrian Riset dan TeknologiDirektorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, 2016 : 212-213). Dapat dianalisis bahwa penerapan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu baru diresmikan sejak kepemimpinan Presiden SBY, namun penerapan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan sudah digunakan sejak dulu.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh FARIDAH DUHA PUTRI -
Nama : Faridah Duha Putri
Npm : 2351011018

Tugas Analisis Jurnal
URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

Pancasila dapat dijadikan sebagai rambu-rambu normatif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Hal ini dapat membantu Indonesia menjadi lebih maju di bidang teknologi karena Pancasila dapat menjadi pedoman dalam mengembangkan teknologi yang tidak hanya mengutamakan kemajuan teknologi itu sendiri, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai budaya dan agama yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Dengan demikian, pengembangan teknologi di Indonesia dapat dilakukan dengan tetap memperhatikan kearifan lokal dan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Indonesia. Selain itu, pengembangan teknologi yang berbasis Pancasila juga dapat membantu memperkuat identitas bangsa Indonesia dan meningkatkan integrasi nasional.

Pancasila dapat diaplikasikan dalam pengembangan teknologi di Indonesia dengan beberapa cara, antara lain:

1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang dikembangkan di Indonesia haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
2. Setiap IPTEK yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan IPTEK.
3. Pancasila dijadikan sebagai rambu-rambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.

Dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam pengembangan teknologi, diharapkan teknologi yang dihasilkan dapat memperhatikan kearifan lokal dan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Indonesia. Selain itu, pengembangan teknologi yang berbasis Pancasila juga dapat membantu memperkuat identitas bangsa Indonesia dan meningkatkan integrasi nasional.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Wike Handayani 2311011082 -
Nama : Wike Handayani
NPM : 2311011082

Analisis Jurnal


Urgensi Pancasila sebagai nilai dasar dalam perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) di Indonesia ditekankan dalam jurnal ini. Pancasila diakui sebagai dasar konstitusi dan hukum, memiliki akar dalam sejarah dan pandangan hidup bangsa. Nilai-nilai ini perlu diatur dalam hukum positif untuk memiliki kekuatan hukum. Pancasila juga dianggap sebagai ideologi yang mencakup nilai-nilai budaya dan agama dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara, termasuk dalam kegiatan ilmiah.

Pentingnya memperhitungkan nilai budaya dan agama dalam pengembangan Iptek dijelaskan, dengan ancaman sekularisme karena ketidaksesuaian dengan ideologi bangsa. Konsep dasar nilai Pancasila dijelaskan sebagai kerangka berpikir untuk membangun hukum nasional, sementara diskusi menyoroti keseimbangan antara kebenaran yang tidak dapat diakumulasi dan kemajuan yang dapat diakumulasi.

Selain aspek teoritis, jurnal ini menggambarkan Pancasila sebagai sumber moral dalam pengembangan Iptek. Konsep ini melibatkan nilai-nilai dasar Pancasila sebagai panduan normatif, menekankan bahwa setiap perkembangan Iptek di Indonesia harus berakar pada nilai-nilai tersebut. Sumber sejarah, sosiologis, dan politik Pancasila juga dipertimbangkan untuk menegaskan peran nilai-nilai tersebut sebagai dasar pengembangan Iptek.

Jurnal ini menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya dokumen, tetapi juga fondasi yang memberikan arah moral dalam kemajuan Iptek di Indonesia. Ini memastikan bahwa kemajuan tersebut sesuai dengan nilai-nilai budaya dan agama, serta tetap relevan dengan identitas bangsa Indonesia di tingkat global.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Anggela Kurnia Ilmi 2311011048 -
NAMA: ANGGELA KURNIA ILMI
NPM: 2311011048

URGENSI PENEGASAN PANCASILA
SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

Pancasila sebagai idiologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya, agama Bangsa Indonesia. Sehingga nilai-nilai tadi akan mengakomodir seluruh aktifitas kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Kehadiran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ditengah-tengah kita akan memberiksn kemudahan dan memecahkan berbagi persoalan hidup dan kehidupan yang dihadapi manusia. Beberapa peristiwa yang terjadi didunia ini misalnya dampak negatif dari bom atom yang dijatihjan di Hirosima dan Nagasaki pada waktu Perang Dunia kedua, dampak ini akan berdampak negatif kepada masyarakat Jepang waktu dan menimbulkan traumatik kepada generasi berikutmya. Dan bahkan akan berdampak enyentuh pada nilai kemanusian secara universal. Nila kemanusiaan itu akan bukan milik sekelompok orang tertentu tetapi milik bersama umat manusia. Melihat kenyataan diatas makan Pancasila sebagai dasar pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dapat ditelurusi, dalam hal-hal sebagai berikut.
Pertama, prulalisme nilai yang berkembang pada masyarakat Indonesia pada saat ini seiring dengan kemajuan iptek menimbulkan perubahan dan cara pandang manusia tentang kehidupan.
Kedua, kemajuan iptek pada tataran sekarang telah menimbulkan dampak yang negatif dan ada pada titik yang membahayakan terhadap eksistensi manusia dimasa yang akan datang.
Ketiga, perkembngan iptek yang didominasi oleh negara-negara barat akan mengancam nilai-nilai khas yang dimiliki
oleh bangsa Indonesia.

Sehingga urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek)
yang dikembangkan di Indoenesia haruslah berdasar dan tidak
bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila
2. Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilainilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek
3. Pancasila dijadikan sebagai rambu rambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.

Pancasila berperan penting dalam memandu perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia, memberikan arah, tujuan, dan norma bagi pengembangan ilmu pengetahuan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Faris Hasyid_2311011138 -

Nama : Faris Hasyid

NPM : 2311011138

Analisis jurnal tentang "Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek"

Urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah

1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indoenesia haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila

2. Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek

3. Pancasila dijadikan sebagai rambu-rambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.

Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi khususnya bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sehingga pengembangan iptek tadi tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki bangsa Indonesia

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Aulia Syifa Putri -
NAMA : AULIA SYIFA PUTRI
NPM : 2311011088

URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

Pancasila adalah dasar negara atau pokok kaidah negara yang fundamental yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, dan sekaligus cita hukum (rechtssidee) negara Indonesia karena bersumber pada pandangan dan falsafah hidup yang mendalam, dimana tersimpul ciri khas sifat, dan karakter luhur bangsa Indonesia.

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu
Niali-nilai dasar Pancasila secara normatifmenjadi dasar, kerangka acuan, dan tolakukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalan kan di Indonesia.

- Pertama, bahwa setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
- Kedua,bahwa setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai factor internal pengembangan.
- Ketiga, nailai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia.
- Keempat, bahwa setiap pengembangan iptek harys berakar dari budaya dan idiologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal indelegensasi ilmu (mempribumikan ilmu)

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi

a. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, pada sila ini dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan, yang mempertimbangjan rasional, antara akal, rasa dan kehendak. Sehingga dapat menempatkan manusia dalam semesta bukan sebagai pusatnya melainkan sebagaian yang sistematik dari alam yang diolahnya.

b. Sila Kemanusahteraan bersaiaan Yang Adil dan Beradab, pada sila ini memberikan dasar moralitas bagi manusia dalam mengembangkan iptek. Iptek adalah salah satu perkembangan dalam budaya hidup.

c. Sila Persatuan Indonesia, memberikan rasa kesadaran akan nasionalisme dari bangsa Indonesia akan sumbnagsihnya iptek sehingga dapat terjalinnya rasa terpelihara, persaudaraan dan persahaban antar daerah dan itu semua karena faktor kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. manusia, yang pada hakekatnya bertujuan demi kesejahteraan bersama.

d. Sila Kerakyatan Yang dipimpin oleh hikmad kebijaksanaa dalam permusyarawatan/perwakilan, hal yang mendasar adalah dalam pengembangan iptek didasarkan atas kepentingan demokrasi, hal ini mengandung maksud bahwa setiap warga negara mempunyai kewajiban dalam pengembangan iptek dengen menghormati dan mengharai kebebebasan orang lain dalam bersikap serta terbuka untuk mendapatkan masukan, kritik dan saran yang membangun.

e. Sila Keadilan soial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kemajuan iptek harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusian, keseimbangan keadilan antar dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya manusia lainnya manusia dengan masyarakat bangsa dan negara serta lingkungan dimana manusi itu berada.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek

-Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945. Pada alenia keempat Pembukaan UUD 1945 berbunyi:
“Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumbah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamain abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada Ketuhanan yang Maha Esa,... dan seterusnya”.
Kata mencerdaskan kehidupan bangsa mengacu pada pengembangan iptek melalui pendidikan. Amanat dalam pembukaan UUD 1945 yang terkait dengan mencerdaskan kehidupan bangsa haruslah berdasarkan nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, dan sterusnya yaitu Pancasila. Proses mencerdaskan kehidupan bangsa yang terlepas dari nilai- nilai spiritual, kemanusiaan, solidaritas kebangsaan, musyawarah, dan keadilan merupakan pencerdasan terhadap amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang merupakan dokuen sejarah bangsa Indonesia.
- Sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa yang terjadi dalam masyarakat. Isu Ketuhanan misalnya perkembangan iptek acapkali tidak memperhatikan harkat dan martabatnya manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa, yaitu dengan tidak melibatkan peran serta langsung masyarakat padahal hal tersebut akan berdampak negatif berupa kerusakan teknologi. Masyrakat lebih peka terhadap isu-isu kemanusiaan dibalik pembangunan dan pengembangan iptek seperti limbah industri yang merusak lingkungan secara langsung akan mengubah kenyamanan hidup masyarakat (Kementrian Riset dan Teknologi Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, 2016: 211).
- Sumber Politis Pancasila sebagai dasar nila pengembangan iptek dapat dilihat dari berbagai kebijakan yang dilakukan oleh para penyelenggara negara. Misalnya kebijakan yang terjadi pada jaman orde lama yang meletakkna Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan atau orientasi ilmu, antara lain. Presiden Soeharto menyinggung masalah Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmuketika memberikan sambutan pada konggres Pengetahuan Nasional IV 18 September 1986, hal itu menyebutkan bahwa meskipun Pancasila ditrapkan sebagai satu-satunya asas tunggal organisasi poliik dan kemasyarakatan tetapi penegasan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu di Indonesia belum diungkapkan secara jelas. Pada era reformasi Presiden Susio Bambang Yudoyono dan Presiden BJ Habibie pada taggal 1 Juni 2011. Sehingga penegasan secara politis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek lebih bersifat apologis karena hanya memberikan dorongan kepada kaum intelektual untuk menjabarkan nilai-nilai Pancasila lebih lanjut (Kementrian Riset dan Teknologi Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, 2016 : 212-213).
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Naira Nathania Maida -
Nama: Naira Nathania Maida
NPM: 2351011016

URGENSI PENEGASAN PANCASILA
SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

Peran Pancasila sebagai sumber nilai pengembangan dalam IPTEK:
1. Pengembangan ilmu pengetahuan harus menghormati keyakinan keagamaan masyarakat
2. Ilmu pengetahuan ditujukan untuk
pengembangan kemanusiaan dan dituntut
oleh nilai etis yang berdasarkan kemanusiaan .
3. Iptek merupakan yang menghomogenisasikan budaya sehingga dapat mempersatukan masyarakat dan memperkokoh pembangunan dan identitas nasional.
4. Prinsip demokrasi akan menuntut bahwa pengusaan iptek harus meratakan semua lapisan masyarakat.
5. Kesenian dalam dalam penguasaan iptek harus dipersempit terus menerus.

Kehadiran iptek ditengah-tengah kita akan memberikan kemudahan dan memecahkan berbagi persoalan hidup dan kehidupan yang dihadapi manusia.
Nilai kemanusiaan itu bukan milik
sekelompok orang tertentu tetapi milik
bersama umat manusia.

Urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan IPTEK sebagai berikut :
1. Setiap perkembangan iptek yang dikembangkan di Indonesia haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila.
2. Setiap iptek yang dikembangkan di
Indonesia harus menyertakan nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek.
3. Pancasila dijadikan sebagai rambu-
rambu normatif dalam perkembangan
iptek di Indonesia agar nantinya mampu
mengendalikan diri serta tidak keluar
dari cara berpikir bangsa Indonesia.

Pentingnya Pancasila sebagai dasar
nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan
dan Teknologi diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Kholifatus Sabrina -
Nama : Kholifatus Sabrina
NPM : 2311011116
URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

Pancasila adalah dasar negara atau pokok kaidah negara yang fundamental yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, dan sekaligus cita hukum (rechtssidee) negara Indonesia karena bersumber pada pandangan dan falsafah hidup yang mendalam, dimana tersimpul ciri khas sifat, dan karakter luhur bangsa Indonesia. Pancasila sebagai idiologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama dari bangsa Indonesia. Pancasila sebagai idiologi bangsa Indonesia mengakomodir seluruh aktifitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara demikian juga dalam aktifitas ilmiah. Kontek pengembangan ilmu pengetahuan menegarahi bahwa kebanyakan orang sering mencampuradukkan antara kebenaran dan kemajuan seseorang tentang kebenaran terpengaruh oleh kemajuan yang dilihatnya, hal ini ditegaskan bahwa kebenaran itu bersifat non-comulative (tidak bertambah) karena kebenaran itutidak makin bertambah dari waktu kewaktu. Adapun kemjuan itu bersifat comulative (bertambah), artinya kemajuan itu selalu berkembang dari waktu kewaktu. Dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi atau iptek yang dikembangkan di Indonesia haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
2. Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertai nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal perkembangan iptek.
3. Pancasila dijadikan sebagai rambu-rambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Gusti Made Arsana 2311011068 -
NAMA : GUSTI MADE ARSANA
NPM : 2311011068

jurnal tersebut membahas peran Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di Indonesia. Berikut adalah beberapa poin analisis dari jurnal tersebut:

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila
a. Pancasila sebagai Kerangka Acuan:
Artikel menyatakan bahwa Pancasila digunakan sebagai sistem nilai acuan, kerangka berpikir, dan pola acuan berpikir dalam pembangunan hukum nasional.
b. Nilai-nilai Pancasila:
Dijelaskan bahwa nilai-nilai Pancasila terbagi menjadi nilai dasar (instrinsik), nilai instrumental, dan nilai praktis. Nilai ini menjadi dasar normatif, kerangka acuan, dan tolak ukur pembangunan nasional.
c. Pancasila dalam Pengembangan Ilmu:
Menggarisbawahi bahwa setiap ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia harus sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Pancasila dianggap sebagai rambu normatif dan faktor internal pengembangan iptek.

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
a. Upaya untuk Kesejahteraan:
Menekankan bahwa pengembangan iptek harus diiringi oleh nilai-nilai moral dan Pancasila, sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan dan peningkatan harkat dan martabat manusia.
b. Peran Sila-sila Pancasila:
Menjelaskan bagaimana setiap sila Pancasila memberikan dasar moralitas bagi pengembangan iptek, seperti Sila Ketuhanan yang Maha Esa, Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, dll.
c. Pancasila sebagai Landasan Etika:
Menyoroti bahwa Pancasila diletakkan sebagai landasan etika pengembangan iptek, yang harus menghormati keyakinan religius, meningkatkan kualitas hidup, membantu penciptaan masyarakat yang lebih adil, dan membantu pemekaran komunitas manusia.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek
a. Pengaruh Pembukaan UUD 1945:
Menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila telah diakui sebagai dasar pembangunan dan pengembangan iptek, terutama dalam Pembukaan UUD 1945.
b. Peran Perguruan Tinggi:
Menyebutkan bahwa pada tahun 1980-an, Pancasila mulai diakui sebagai kebutuhan mendesak dalam pengembangan iptek, terutama di perguruan tinggi.
c. Sumber Politis Pancasila:
Menyajikan catatan sejarah politik, termasuk pidato-presiden, yang menegaskan pentingnya Pancasila dalam pengembangan iptek, terutama pada masa-masa tertentu seperti orde lama, orde baru, dan reformasi.

Kesimpulan:
Jurnal ini menyoroti pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan iptek di Indonesia. Menekankan bahwa setiap perkembangan iptek harus selaras dengan nilai-nilai moral dan etika Pancasila untuk mencapai kesejahteraan dan keadilan dalam masyarakat.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Mutia Nur Fajar Annisa_ 2311011070 -
Nama : Mutia Nur Fajar Annisa
NPM : 2311011070

- Analisis Jurnal

Sebagai ideologi negara, Pancasila mencerminkan nilai-nilai budaya dan agama Indonesia. Pengakuan ini mencakup semua aspek kehidupan, termasuk kegiatan ilmiah. Oleh karena itu, peneguhan Pancasila sebagai landasan bagi kegiatan ilmiah di Indonesia adalah sesuatu yang pasti. Nilai-nilai Pancasila mencakup:
1. Nilai dasar (intrinsik), yang merupakan inti yang bersifat abstrak, mencakup tujuan dan struktur dasar yang telah ditetapkan oleh para pendiri bangsa.
2. Nilai instrumental, yaitu penerapan nilai dasar sebagai pedoman untuk situasi dan waktu tertentu, harus selalu disesuaikan dengan perkembangan zaman, mencakup kebijakan, strategi organisasi, sistem, peraturan, dan program yang dikembangkan oleh lembaga negara.
3. Nilai praktis, yang merupakan interaksi antara nilai instrumental dengan kondisi konkret di tempat dan situasi tertentu, dinamis demi menjaga relevansi nilai instrumental dengan permasalahan utama yang dihadapi masyarakat sesuai dengan zaman.

Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) saat ini mengalami kemajuan pesat yang telah mengubah pola pikir manusia secara signifikan. Perkembangan Iptek tidak terlepas dari konteks budaya di mana itu berkembang. Kemajuan ini juga berhubungan dengan nilai-nilai budaya dan agama, sehingga perlu ada keseimbangan antara objektivitas dan pertimbangan terhadap nilai-nilai budaya dan agama dalam pengembangan Iptek, agar tidak merugikan umat manusia. Oleh karena itu, urgensi Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat diringkas sebagai berikut:
a. Setiap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) yang dikembangkan di Indonesia harus didasarkan pada dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
b. Setiap pengembangan Iptek di Indonesia harus menginternalisasi nilai-nilai Pancasila sebagai bagian integral dari proses pengembangan tersebut.
c. Pancasila harus menjadi pedoman normatif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia untuk memastikan agar pengembangan tersebut tetap sesuai dengan cara berpikir bangsa Indonesia.
Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, khususnya dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat, diharapkan dapat menjadi landasan bagi perkembangan ilmu yang menghormati nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Syihab Dzaky Alif Fakhruddin Syihab -
Nama : Syihab Dzaky Alif Fakhruddin
NPM : 2351011014

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila
Sebagai Pengembangan Ilmu
Pancasila sebagai sistem nilai acuan,
kerangka-kerangka berpikir, pola acuan
berpikir atau jelasnya senagai sistem nilai yang dijadikan kerangka landasan,
kerangka cara, dan sekaligus arah/tujuan
bagi yang menyandangnya sehingga
Pancasila menjadi kaidah penuntun
dalam pembangunan hukum nasional.
Artinya niali-nilai dasar Pancasila secara normatif menjadi dasar, kerangka acuan,
dan tolakukur segenap aspek
pembangunan nasional yang dijalan kan di Indonesia. Hal ini sebagai konsekuensi atas pengakuan dan penerimaan bangsa Indonesia terhadap Pancasila sebagai
dasar negara dan idiologi nasional.
2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai
dan Moral dalam Pengembangan
Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi Pancasila merupakan satu kesatuan
dari sila-sila Pancasila haruslah
merupakan sumber nilai, kerangka
berpikir dan serta sebagai asas moralitas
bagi pembangunan ilmu pengethuan danbteknologi.Hal ini dapat ditunjukkan
dalam sila-sila Pancasila yang merupakan
sebuah sistem etika, diantaranya
- Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, pada
sila ini dapat mengimplementasikan
ilmu pengetahuan, yang
mempertimbangjan rasional, antara
akal, rasa dan kehendak
- Sila Kemanusahteraan bersaiaan Yang Adil dan Beradab, pada sila ini
memberikan dasar moralitas bagi
manusia dalam mengembangkan
iptek.
- Sila Persatuan Indonesia,memberikan
rasa kesadaran akan nasionalisme dari
bangsa Indonesia akansumbnagsihnya
iptek sehingga dapat terjalinnya rasa
terpelihara,persaudaraan dan
persahaban antar daerah dan itu
semua karena faktor kemajuan ilmu
pengetahuan dan teknologi.
- Sila Kerakyatan Yang dipimpin oleh
hikmad kebijaksanaa dalam
permusyarawatan/perwakilan, hal
yang mendasar adalah dalam
pengembangan iptek didasarkan atas
kepentingan demokrasi, hal ini
mengandung maksud bahwa setiap
warga negara mempunyai kewajiban
dalam pengembangan iptek dengen
menghormati dan mengharai
kebebsana orang lain dalam bersikap
serta terbuka untuk mendapatkan
masukan, kritik dan saran yang
membangun.
-Sila Keadilan soial bagi seluruh rakyat
Indonesia. Kemajuan iptek harus dapat
menjaga keseimbangan keadilan
dalam kehidupan manusian,
keseimbangan keadilan antar dirinya
sendiri, manusi dengan Tuhannya
manusia lainnya manusia dengan
masyarakat bangsa dan negara serta
lingkungan dimana manusi itu berada.
3. Sumber Historis, Sosiologis, dan
Politik Pancasila Sebagai Dasar
Nilai Pengembangan Iptek
Sumber historis Pancasila sebagai
dasar nilai pengembangan iptek di
Indonesia dapat ditelusuri
dalam Pembukaan UUD 1945. Pada alenia keempat Pembukaan UUD 1945 berbunyi:
“Kemudian daripada itu untuk
membentuk suatu pemerintah negara
Indonesia yang yang melindungi
segenap bangsa Indonesia dan
seluruh tumbah darah Indonesia dan
untuk memajukan kesejahteraan
umum, mencerdaskan kehidupan
bangsa dan ikut melaksanakan
ketertiban dunia berdasarkan
kemerdekaan, perdamain abadi dan
keadilan sosial, maka disusunlah
kemerdekaan Kebangsaan Indonesia
itu dalam suatu Undang-Undang
Dasar Negara Indonesia yang
terbentuk dalam suatu susunan
Negara Republik Indonesia yang
berkedaulatan rakyat dengan
berdasar kepada Ketuhanan yang
Maha Esa,... dan seterusnya”.
Kata mencerdaskan kehidupan
bangsa mengacu pada pengembangan
iptek melalui pendidikan
Sebagai sumber sosiologis Pancasila
sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa yang terjadi dalam masyarakat. Misalnya dengan rencana dibangunnya pembangunan pusat tenaga nuklir disemenanjung muria beberapa tahun yang lalu. Hal ini akan dikaitkan dengan isu-isu
Ketuhanan dan Kemanusiaan.
Sumber Politis Pancasila sebagai
dasar nila pengembangan iptek dapat
dilihat dari berbagai kebijakan yang
dilakukan oleh para penyelenggara
negara. Misalnya kebijakan yang terjadi
pada jaman orde lama yang meletakkna Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan atau orientasi ilmu, antara lain pada pidato Soekarno ktika menerima gelar Doctor Honoris Causa di UGM pada tanggal 19 September 1951.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Analisis Jurnal

oleh Iren Natalia Br Sinuraya -
NAMA : IREN NATALIA BR SINURAYA
2311011108

Pancasila merupakan dasar negara atau aturan dasar nasional sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945, serta cita hukum (falsafah hukum) negara Indonesia.
Sebab, Pancasila didasarkan pada pandangan dan falsafah bangsa Indonesia yang mendalam.
Kehidupan yang memuat ciri khas dan akhlak mulia bangsa Indonesia.
(Hernowo, 2006:3).
Pancasila sebagai landasan nilai pengembangan ilmu pengetahuan memberikan pengertian sebagai berikut: Pertama, ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
Kedua, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus berlandaskan nilai-nilai Pancasila sebagai unsur pembangunan internal.
Ketiga, Nilai-nilai Pancasila menjadi pedoman normatif bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.
Keempat, setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus berakar pada budaya dan ideologi bangsa Indonesia sendiri, atau yang lebih dikenal dengan istilah ilmu pengetahuan yang tidak terdelegasikan (indigenized science) (Kementerian Riset, Kementerian Pendidikan Tinggi, Direktorat Jenderal Pembelajaran).
Kemahasiswaan, 2016 : 97-98).
Peran Pancasila sebagai sumber nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, pertama, karena pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mungkin tidak sesuai dengan keyakinan agama masyarakat setempat; itu yang harus dihormati.
Keyakinan agama Namun tidak ada alasan untuk tidak setuju dengan hal ini, karena keduanya memiliki logika masing-masing.
Kedua, ilmu pengetahuan bertujuan untuk mengembangkan kemanusiaan dan memerlukan nilai-nilai etika yang berbasis pada kemanusiaan.
Ketiga, ilmu pengetahuan dan teknologilah yang menyeragamkan kebudayaan, mempersatukan masyarakat, dan memperkuat pembangunan dan jati diri bangsa.
Keempat, karena pendidikan merupakan kebutuhan sosial, maka prinsip demokrasi mengharuskan penggunaan teknologi didistribusikan secara merata ke seluruh lapisan masyarakat.
Kelima, disparitas penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi harus terus dipersempit agar lebih merata.
Ini adalah salah satu prinsip keadilan.
Saat ini, nilai-nilai di masyarakat Indonesia semakin beragam, dan pandangan hidup masyarakat pun berubah seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Hal ini akan memberikan kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk melakukan refleksi terhadap nilai-nilainya agar tidak terjerumus pada nilai-nilai yang tidak sejalan dengan karakter bangsa.
Kedua, tingkat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini mempunyai implikasi negatif dan berbahaya bagi kelangsungan umat manusia di masa depan.
Ketiga, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dipimpin negara-negara Barat akan membahayakan nilai-nilai keunikan bangsa Indonesia.
Menurut Karen, perlu adanya peninjauan secara jelas dan mencegah pengaruh global yang tidak sejalan dengan nilai-nilai individualitas masyarakat Indonesia.
Dapat disimpulkan bahwa bagi Indonesia perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memegang peranan yang sangat penting dalam pembangunan negara, namun di sisi lain ilmu pengetahuan dan teknologi mempunyai dampak positif dan negatif.
Kita generasi muda Indonesia akan terus membangun negeri ini dan menjadikannya semakin canggih, dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi ini harus kita manfaatkan untuk semakin maju di masa depan.
Dengan memikirkan lebih matang mana yang baik dan mana yang buruk, kita dapat terhindar dari dampak negatif ilmu pengetahuan dan teknologi itu sendiri.