Forum Analisis Jurnal

Forum Analisis Jurnal

Number of replies: 73
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Nafisa Agesti གིས-
Nama:Nafisa Agesti
NPM:2311011002
Dengan kata lain pendidikan Pancasila adalah pendidikan ideologi di Indonesia.
Tujuan pendidikan Pancasila dapat membentuk warga negara yang baik dan paham akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara serta memiliki rasa cinta dan nasionalisme terhadap negara Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Arya Ferdyfasan Cu 2311011106 གིས-
Nama : Arya Ferdyfasan Cu
NPM : 2311011106

Hasil analisis

Pancasila sangat efektif dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kontekstual dengan cara mendekatkan Pancasilakepada mahasiswa dengan memberikan contoh mengimplementasikan Pancasila ke dalam kehidupan sehari-hari seperti melakukan kunjungan ke Kampung Pancasila dan bakti sosial.

Pancasila mempunyai tantangan di
dalam dunia digital yang dengan mudah masuk membawa ideologi-ideologi dari luar. Hal tersebut membuat negara menjadi waspada terhadap ideologi asingasing yang masuk dan bertentangan dengan pancasila.

Pancasila juga dapat menyelesaikan masalah kebangsaan di mana Pancasila sebagai pemersatu perbedaan yang ada di Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Rahma aliyati 2311011030 གིས-
Nama: Rahma aliyati
Npm: 2311011030
pancasila adalah ideologi di indonesia, pancasila dianggap sebagai dasar negara
pada era reformasi pancasila seolah olah telah memuudar eksistensinya dikalangan generasi milenial .hal tersebut di buktikan ketika dinlakukan wawancara oleh peneliti kepada beberapa mahasiswa di bulan februaei 2018 masih ada yang tidak paham mengenai pancasila dan bahkan ada yag tidak hafal isi dari sila sila pancasila.adanya temuan tersebut membuktikan bahwa pancasila mengalami degradasi di dalam mengimplementasikan di kehidupan berbangsa dan bernegara .pendidikan merupakan sarana terbaik untuk memberikan pengetahuan pada peserta didik tentang apa yang harus harus mereka ketahui.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

MUTIA AZ ZAHRA གིས-
Nama : Mutia Az Zahra
NPM : 2311011034

Dari analisis jurnal tersebut terdapat point penting yaitu :
Pancasila merupakan ideologi, dasar
negara, dan dasar falsafah bangsa negara.
Pancasila adalah rekontruksi dari bermacam-macam suku, adat, budaya, ras, serta agama yang ada di Indonesia.
Secara de facto Pancasila digali dari proses kehidupan masyarakat Indonesia yang sudah ada sejak jaman sebelum nama Pancasila hadir.
Oleh karena itu, Pancasila bukan merupakan ideologi yang tiba-tiba muncul dengan memerlukan penyesuaian, tetapi Pancasila sudah menjadi satu kesatuan dari jiwa masyarakat Indonesia.
banyak masyarakat yang justru bersikap sinis, phobia, bahkan dengan mudahnya melecehkan Pancasila baik secara verbal maupun subtansial dapat diartikan bahwa persepsi dan pengetahuan masyarakat Indonesia tentang Pancasila sedang memasuki masa surut
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Azahra Oktarizka 2311011098 གིས-

Azahra Oktarizka - 2311011098

A. Identitas Jurnal

1. Nama Jurnal : Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan

2. Volume           : 7

3. Nomor            : 2

4. Halaman        : 82-96

5. Tahun Terbit   : ISSN : 2579-5740

6. Judul Jurnal : INTERNALISASI NILAI-NILAI PANCASILA DI PERGURUAN TINGGI

7. Nama Penulis : Riyanti, Dwi dan Prasetyo, Danang


Permasalahan yang dikemukakan dalam jurnal tersebut adalah menurunnya pemahaman masyarakat tentang pancasila dan pudarnya karakter pancasila di masyarakat. 

Tujuan dari penelitian tersebut adalah menjaga pemahaman nilai-nilai pancasila dalam masyarakat Indonesia dan mengembalikan eksistensi pancasila di masyarakat Indonesia melalui internalisasi pancasila di perguruan tinggi, dengan harapan mahasiswa sebagai gerda terdepan yang akan menjadi penerus bangsa benar benar memahami pancasila yang sesungguhnya dan mengaktualisasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Jenis penelitian dalam jurnal tersebut adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pemilihan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara porpose sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara dan dokumentasi.

Hasil dari penelitian tersebut pancasila terkesan tertutup padahal masyarakat Indonesia dan dunia selalu mengalami perkembangan. Oleh karena itu diperlukan revitalisasi pancasila supaya tidak hilang atau hanya sekedar slogan saja di kalangan anak muda. 

Makna dari revitalisasi pancasila pada hakikatnya merupakan upaya membangkitkan kembali vitalitas atau usaha mengembalikan posisinya kembali menjadi penting. Keberadaan pancasila pada hakikatnya merupakan dasar negara sekaligus pandangan hidup bangsa. 

Dengan adanya mata kuliah pancasila di perguruan tinggi dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang pancasila, serta mengantisipasi masuknya ideologi baru di tengah pemikiran mahasiswa. Mahasiswa akan menjadi generasi penerus bangsa yang diharapkan mampu menjaga eksistensi pancasila dan mengaktulisasikan pamcasila dalam kehidupan sehari-hari


In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

NILUH AYUNING RATIH EP_2311011012 གིས-
Nama : Niluh Ayuning Ratih EP
NPM : 2311011012
Kelas : Manajemen Genap
Jurnal yang berjudul Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila Di Perguruan Tinggi menyatakan bahwa mata kuliah Pancasila sangat efektif dilaksanakan dengan pendekatan kontekstual, dimana Pancasila didekatkan kepada mahasiswa melalui contoh implementasinya dalam kehidupan sehari-hari.
Selanjutnya, Jurnal yang berjudul Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila Di Perguruan Tinggi juga memperhatikan tantangan yang dihadapi Pancasila dalam era digital, dimana ideologi-ideologi dari luar mudah masuk dan dapat mengganggu negara yang majemuk seperti Indonesia. Namun, Pancasila dianggap sebagai pemersatu perbedaan di Indonesia dan memiliki nilai-nilai universal dari sila pertama sampai kelima. Oleh karena itu, Pancasila dianggap sebagai dasar yang kuat untuk menjaga keutuhan Negara Republik Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Ummi Nur Aisyah གིས-
Ummi Nur aisyah
2311011028

Analisis internalisasi nilai-nilai pancasila di perguruan tinggi :

Internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi adalah proses penting dalam membentuk karakter dan moral mahasiswa serta mengintegrasikan prinsip-prinsip Pancasila dalam kehidupan akademik dan sosial. Beberapa aspek yang perlu dianalisis dalam konteks ini meliputi:

1. Kurikulum: Bagaimana nilai-nilai Pancasila tercermin dalam kurikulum perguruan tinggi? Apakah mata kuliah atau kegiatan ekstrakurikuler yang khusus mengajarkan dan mempromosikan Pancasila?

2. Pembelajaran: Bagaimana dosen mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam proses pembelajaran? Apakah ada diskusi atau refleksi yang mendalam tentang penerapan Pancasila dalam studi dan proyek mahasiswa?

3. Budaya Kampus: Apakah perguruan tinggi mempromosikan budaya yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila, seperti toleransi, gotong royong, dan persatuan? Bagaimana perilaku mahasiswa dan staf mencerminkan nilai-nilai ini?

4. Kegiatan Mahasiswa: Apakah organisasi mahasiswa dan kegiatan ekstrakurikuler menghargai dan mendorong penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kegiatan mereka?

5. Penelitian dan Pengabdian Masyarakat: Sejauh mana penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh perguruan tinggi memberikan kontribusi positif kepada masyarakat dengan mempertimbangkan nilai-nilai Pancasila?

6. Evaluasi dan Pemantauan: Apakah terdapat mekanisme evaluasi dan pemantauan yang efektif untuk mengukur internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi? Bagaimana hasilnya dan apa langkah-langkah yang diambil untuk perbaikan?

Analisis ini dapat membantu perguruan tinggi untuk lebih efektif dalam mendorong mahasiswa dan stafnya untuk memahami, menghormati, dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari mereka.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

ELSYA GUSTI LESTARI གིས-
Nama : Elsya Gusti Lestari
NPM : 2311011014


Pancasila dianggap sebagai ideologi yang sudah final dan terkesan tidak bisa lagi untuk diotak atik secara kritis. Pancasila hadir sebagai dasar negara untuk Indonesia, sehingga para founding father dalam memilih Pancasila pada saat itu merupakan sebuah konsensus politik (political consensus) yang dinamakan ideologi. Konsensus tersebut juga mendasari masyarakat dari Sabang sampai Merauke untuk menjadi satu bangsa dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), untuk mendukung konsensus tersebut dirumuskan lima nilai yang memang sudah didukung dan disetujui oleh semua pihak. Masih banyak masyarakat yang tidak hafal sila – sila Pancasila sehingga dapat menimbulkan gaya hidup yang negatif, oleh karena itu diperlukan revitalisasi Pancasila supaya tidak hilang. Makna revitalisasi pada hakikatnya adalah upaya membangkitkan kembali vitalitas atau usaha mengembalikan posisinya kembali menjadi penting.

Selain itu revitalisasi tujuannya untuk meninjau ulang akan kekurangan apa yang sudah dilaksanakan dan kemudian disesuaikan dengan kondisi zaman yang dinamis dalam upaya memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat. Revitalisasi Pancasila harus dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan supaya di dalam melakukan revitalisasi tersebut tidak lantas menghilangkan esensi dari makna nilai Pancasila itu sendiri. Revitaliasi Pancasila bisa dilakukan dengan menginternalisasikan Pancasila melalui mata kuliah Pendidikan Pancasila di dalam kelas. Alasan penerapan cara ini disebabkan karena hampir semua negara menempatkan pendidikan sebagai perioritas utama dalam pembangunan nasional. Mata kuliah Pancasila sangat efektif dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kontekstual, dengan cara mendekatkan Pancasila kepada mahasiswa dengan memberikan contoh mengimplementasikan Pancasila ke dalam kehidupan sehari – hari. Dengan mendekatkan Pancasila kepada mahasiswa sebagai generasi muda, akan membuat generasi muda Indonesia lebih mencintai dan menghargai Pancasila.

 



In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

ANGEL LOLA AGUSTINA གིས-
angel lola agustina
2351011010
Pancasila dianggap sebagai ideologi yang sudah final dan terkesan tidak bisa lagi untuk diotak atik secara kritis. Oleh karena itu, Pancasila seolah-olah terkesan tertutup oleh pengembangan pemikiran padahal masyarakat Indonesia dan dunia selalu mengalami perkembangan dan perubahan.
Diperlukan revitalisasi Pancasila supaya tidak hilang atau hanya sekedar slogan saja di kalangan generasi muda. Jangan sampai kelak Pancasila hanya sebuah sejarah atau dongeng tanpa ada makna yang bisa digali dan diimplementasikan ke dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Makna pokok dari nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus membudaya. Pancasila sendiri merupakan nilai-nilai yang sangat berharga dengan esensi unsur-unsur kemanusiaan dan nilai-nilai kodrat yang senantiasa melekat pada individu yang harus diererima oleh Bangsa Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

FARIDAH DUHA PUTRI གིས-
Nama : Faridah Duha Putri
NPM : 2351011018

Internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi merupakan suatu proses penanaman nilai-nilai Pancasila ke dalam diri individu untuk membentuk pola pikir yang sesuai dengan nilai-nilai tersebut. Proses ini dilakukan melalui tiga tahap, yaitu transformasi nilai, internalisasi nilai, dan implementasi nilai. Dalam konteks pembinaan karakter bangsa, internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi sangat penting untuk membangun kesadaran dan kesetiaan terhadap Pancasila sebagai ideologi negara.

Namun, terdapat kendala dalam proses internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi. Salah satunya adalah pemahaman yang masih rendah terhadap Pancasila, di mana ada yang hanya menghafal tanpa memahami maknanya. Selain itu, pemahaman dan pengetahuan tentang sila-sila Pancasila juga mengalami degradasi, bahkan ada yang tidak hafal sama sekali. Hal ini dapat disebabkan oleh gaya hidup hedonis dan pengaruh globalisasi yang membuat masyarakat lupa akan asal-usul dan makna hidup yang sebenarnya.

Untuk mengatasi kendala tersebut, pelaksanaan mata kuliah Pancasila di perguruan tinggi perlu diperkuat dan diwajibkan disemua program studi. Selain itu, dosen pengampu mata kuliah Pancasila perlu memberikan penjelasan terkait nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan memberikan contoh implementasinya dalam kehidupan sekitar mahasiswa. Dengan demikian, diharapkan mahasiswa dapat lebih memahami dan menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dengan baik.
In reply to FARIDAH DUHA PUTRI

Re: Forum Analisis Jurnal

NUZHA TUNNIDA _2311011032 གིས-
NAMA : NUZHA TUNNIDA
NPM : 2311011032
KELAS : GENAP
ANALISIS JURNAL

     Di dalam jurnal tersebut terdapat hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti kepada beberapa mahasiswa ternyata masih ada mahasiswa yang tidak paham mengenai Pancasila. Sehingga mata kuliah Pendidikan Pancasila diperlukan di perguruan tinggi. Upaya untuk menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila didukung dengan diterbitkannya Undang-Undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Penguatannya terdapat pada pasal 35 ayat 3 dan ditegaskan dalam Surat Edaran Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi No. 03/M/SE/VIII/2017 tanggal 24 Agustus 2017.

     Dengan adanya pembelajaran di kelas pada mata kuliah Pancasila dapat dilihat bahwa mahasiswa semakin paham tentang Pancasila. Bukan hanya sekedar paham tetapi juga mahasiswa berusaha untuk mengimplementasikannya di kehidupan sehari-hari. Sebagai upaya membangun karakter bangsa memang diperlukan proses internalisasi nilai-nilai yang terdapat di dalam Pancasila secara konsekuen dan terus menerus, sehingga nilai-nilai luhur yang ada di dalam Pancasila termanifestasi atau terejawantahkan ke dalam pribadi setiap masyarakat Indonesia.

     Untuk melakukan internalisasi terdapat tiga proses yang dapat dikaitkan dengan pembinaan, dalam hal ini mahasiswa, yaitu:

1. Transformasi Nilai yang merupakan proses pendidikan dalam menginformasikannilai-nilai yang baik dan kurang baik. Tahap ini hanya terjadi komunikasi secara verbal antara pendidik dengan peserta didik. Dosen memberikan contoh sederhana implementasi di setiap nilai-nilai Pancasila yang terjadi di sekitar mahasiswa.

2. Transaksi Nilai yang merupakan suatu tahap pendidikan nilai dengan cara melakukan interaksi dengan peserta didik dengan pendidik. Dosen mata kuliah Pancasila menjelaskan nilai-nilai yang terkandung di dalam sila-sila Pancasila dengan adanya sesi tanya jawab dengan mahasiswa. Selain itu mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk memberikan contoh implementasi Pancasila di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

 3. Transinternalisasi. Tahaptransinternalisasi bukan hanya dilakukan secara verbal tetapi juga sikap mental dan kepribadian, sehingga komunikasi kepribadian dapat berperan secara aktif. Dosen mata kuliah Pancasila selalu memberikan contoh hal-hal yang sederhana misalnya datang tepat waktu dan membuang sampah di tempat sampah. Hal tersebut akan membuat mahasiswa bukan mencontoh perilaku tersebut. Selain itu dosen selalu menekankan sikap toleransi terhadap mahasiswa supaya mampu saling menghargai meskipun berasal dari daerah, suku yang berbeda. Dengan demikian dapat tercipta suasana yang kondusif di dalam perkuliahan serta sikap toleransi antar sesama mahasiswa.

     Menginternalisasikan Pancasila merupakan suatu proses penanaman Pancasila ke dalam diri seseorang untuk membentuk pola pikir di dalam melihat makna dari nilai-nilai Pancasila.  Mata kuliah Pancasila sangat efektif dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kontekstual dengan cara mendekatkan Pancasila kepada Mahasiswa dengan memberikan contoh mengimplementasikan Pancasila ke dalam kehidupan sehari-hari seperti melakukan kunjungan ke Kampung Pancasila dan bakti sosial. Selain praktik di masyarakat secara langsung juga terdapat diskusi di dalam kelas dengan membagi menjadi beberapa kelompok untuk membahas isu-isu yang sedang berkembang dan dipresentasikan saat kelas.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Sutriyah Sutriyah གིས-
Nama : Sutriyah
NPM : 2311011076

Tugas : Menganalisis Jurnal (Pertemuan 1)
Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila di Perguruan Tinggi

1. Revitalisasi Pancasila
Makna revitalisasi pada hakekatnya merupakan upaya membangkitkan kembali vitalitas atau usaha mengembalikan posisinya kembali menjadi penting. Revitalisasi Pancasila bermakna mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila sebagai pembelajaran Pancasila melalaui pemberian tugas, bantuan, berbagi hingga kegiatan mahasiswa lainya.

2. Internalisasi Pancasila Melalui Mata Kuliah Pancasila
Upaya menginternalisasikan Pancasila sangat didukung dengan diterbitkannya undang-undang nomor 12 tahun 2012 tentang pendidikan tinggi. Penguatannya terdapat pada pasal 35 ayat 3 di mana ditegaskan bahwa kewajiban muatan kurikulum di perguruan tinggi yang harus memuat 4 kuliah wajib salah satunya Pancasila.

3. Kontribusi Pancasila Terhadap Masalah Kebangsaan
Pancasila mempunyai kontribusi dalam menyelesaikan masalah kebangsaan seperti mempunyai pemahaman pentingnya musyawarah dalam menyelesaikan permasalahan bangsa, menerima keberadaan orang lain yang berbeda suku maupun agama, dan memiliki budaya hidup yang toleran, peduli keberadaan sesama manusia yang membutuhkan bantuan dengan cara penggalangan dana. Pancasila dianggap sebagai kalimat pemersatu bagi bangsa Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Riziq Fatur Ramadan 2351011036 གིས-
Nama: Riziq Fatur Ramadan
NPM: 2351011036


Jurnal yang berjudul Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila Di Perguruan Tinggi menyatakan bahwa mata kuliah Pancasila sangat efektif dilaksanakan dengan pendekatan kontekstual, dimana Pancasila didekatkan kepada mahasiswa melalui contoh implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya mata kuliah pancasila di perguruan tinggi dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang pancasila, serta mengantisipasi masuknya ideologi baru di tengah pemikiran mahasiswa. Mahasiswa akan menjadi generasi penerus bangsa yang diharapkan mampu menjaga eksistensi pancasila dan mengaktulisasikan pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

kadek linda yohani 2351011002 གིས-
Nama: Kadek Linda Yohani
NPM: 2351011002

Pancasila merupakan ideologi, dasar negara, dan dasar falsafah bangsa negara. Pancasila merupakan rekontruksi dari bermacam-macam suku, adat, budaya, ras, serta agama yang ada di Indonesia tanpa mengkerdilkan salah satunya.
Berdasarkan Pancasila mestinya masyarakat Indonesia dapat menyadari kalau perbedaan bukan merupakan hal yang perlu untuk diperdebatkan dan dirisaukan apalagi menilai perbedaan itu merupakan hal yang harus diberangus dan diseragamkan. Justru dengan perbedaan tersebut harus saling bersinergi satu sama lain supaya menjadi sumber kekuatan bagi Bangsa Indonesia untuk menyatukan keanekaragaman yang ada di dalamnya.
Adanya pendidikan pancasila diperguruan tinggi maupun sekolah itu bukan hanya sekedar sebagai mata pelajaran biasa namun didalamnya terkandung nilai nilai moral, hak dan kewajiban, serta dapat membentuk karakteristik kita sebagi warga negara yang patuh akan pancasila sehingga menghargai persatuan.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Sanrina Ghaisan Aulia 2311011090 གིས-
Nama : Sanrina Ghaisan Aulia
NPM : 2311011090

Berdasarkan hasil analisis saya, Jurnal yang berjudul Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila di Perguruan Tinggi tersebut membahas tentang penelitian mengenai Pancasila dalam lingkup Perguruan Tinggi.

Mereka melakukan survei terhadap 100 orang dan 24 orang diantaranya tidak hafal setiap sila dari Pancasila yang artinya saat ini Pancasila mengalami degradasi atau penurunan dalam pengetahuannya. Oleh karena itu mereka merasa harus dilakukan Revitalisasi Pancasila supaya tidak hilang dan mereka berusaha untuk mengembalikan pancasila di posisi yang penting. Bagaimana cara untuk melakukan hal tersebut? salah satunya dengan melakukan Internalisasi Pancasila Melalui Mata Kuliah Pancasila.

Internalisasi Pancasila Melalui Mata Kuliah Pancasila dilakukan karena pendidikan merupakan sarana terbaik untuk memberikan pengetahuan terhadap peserta didik. Selain itu Mahasiswa juga mendapat output berupa sikap yang berpatokan pancasila setelah mengikuti pembelajaran pancasila.

Pancasila dapat membantu dalam menyelesaikan berbagai masalah karena nilai nilai yang terkandung di dalam Pancasila selalu relevan dengan perkembangan zaman.

Kesimpulan: Saat ini Pemahaman Pancasila mengalami degradasi yang membuat generasi penerus kurang memiliki pengetahuan tentang Pancasila. Untuk menanggulangi permasalahan tersebut, pemerintahan akhirnya mewajibkan Mata Kuliah Pancasila di Perguruan tinggi sebagai bentuk upaya Revitalisasi Pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Muhammad Rafli Akbar གིས-
Nama:Muhammad Rafli Akbar
NPM:2311011046

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif.
Penelitian ini dilakukan di Universitas Ahmad Dahlan yang ditujukan pada mata kuliah Pancasila dengan menentukan subjek penelitian menggunakan teknik puposive sampling.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan mata kuliah Pancasila lebih efektif menggunakan pendekatan kontektual dengan mengembangkan potensi akademik, menyiapakan hidup berdampingan di masyarakat, dan membangun budaya hidup sesuai nilai Pancasila.
Pancasila merupakan ideologi, dasar negara, dan dasar falsafah bangsa negara.Adanya hal tersebut dapat diartikan bahwa Pancasila merupakan rekontruksi dari bermacam-macam suku, adat, budaya, ras, serta agama yang ada di Indonesia tanpa mengkerdilkan salah satunya.Secara de facto dan de jure, Pancasila sudah menjadi ideologi dan dasar negara.Secara de facto Pancasila digali dari proses kehidupan masyarakat Indonesia yang sudah ada sejak jaman sebelum nama Pancasila hadir, hal ini biasa disebut sebagai causa materialis.
Oleh karena itu, Pancasila bukan merupakan ideologi yang tiba-tiba muncul dengan memerlukan penyesuaian, tetapi Pancasila sudah menjadi satu kesatuan dari jiwa masyarakat Indonesia.
Sejak ditetapkannya secara de jure, maka sudah menjadi konsensus bagi bangsa untuk dipahami, dihayati dan diamalkan dalam kehidupan Saat ini banyak masyarakat yang justru bersikap sinis, phobia, bahkan dengan mudahnya melecehkan Pancasila baik secara verbal maupun subtansial.
Penilaian ini didasarkan dengan semakin maraknya perilaku menyimpang yang jauh dari pedoman moral Pancasila.
Semestinya dengan umur yang semakin tua semakin matang dan dewasa, tetapi pada kenyataannya Pancasila semakin tergerus oleh perkembangan zaman dan arus globalisasi yang semakin masif.
Selain itu semakin banyak ideologi dari luar yang masuk ke Indonesia yang semakin membuat Pancasila terpinggirkan, bahkan tidak menutup kemungkinan ideologi Pancasila akan hilang dari jiwa generasi muda.Dengan demikian dapat diartikan bahwa bahwa persepsi dan pengetahuan masyarakat Indonesia tentang Pancasila sedang memasuki masa surut.
Hal demikian mengingatkan bahwa diterimanya Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi sebenarnya bukan seperti istilah taken for gruanted. Pemahaman mahasiswa terhadap Pancasila mulai berkurang, bahkan ada yang tidak hafal isi dari sila-sila Pancasila.Hal ini dilakukan supaya Pancasila tidak dianggap sebagai ideologi kuno dan usang yang hanya sekedar digunakan sebagai pelengkap ceremony kenegaraan
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Panca Hadi Prayoga གིས-
NAMA : Panca Hadi Prayoga
NPM : 2311011056

Pancasila, sebagai ideologi dasar negara Indonesia, telah menjadi landasan kuat bagi kehidupan berbangsa dan bernegara sejak Proklamasi Kemerdekaan pada tahun 1945. Namun, seiring dengan perubahan sosial, politik, dan ekonomi yang terjadi di zaman modern, Pancasila dihadapkan pada berbagai tantangan dalam masyarakat. Tantangan-tantangan ini mencerminkan kompleksitas dan dinamika keberagaman yang ada di Indonesia. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi berbagai peristiwa yang menunjukkan tantangan terhadap Pancasila dan mencari solusi untuk mengatasi mereka.

Oleh karena itu, Pancasila bukan merupakan ideologi yang tiba-tiba muncul dengan memerlukan penyesuaian, tetapi Pancasila sudah menjadi satu kesatuan dari jiwa masyarakat Indonesia
Sejak ditetapkannya secara de jure, maka sudah menjadi konsensus bagi bangsa untuk dipahami, dihayati dan diamalkan dalam kehidupan Saat ini banyak masyarakat yang justru bersikap sinis, phobia, bahkan dengan mudahnya melecehkan Pancasila baik secara verbal maupun subtansial
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Gusti Made Arsana 2311011068 གིས-
Nama : Gusti Made Arsana
NPM : 2311011068

Hasil analisis jurnal :

Penelitian tersebut bertujuan untuk untuk mengetahui proses internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi.
Penelitian tersebut menemukan bahwa Pemahaman mahasiswa terhadap
Pancasila mulai berkurang, bahkan ada yang
tidak hafal isi dari sila-sila Pancasila.
Kenyataan. Fenomena menurunnya pemahaman
Pancasila tersebut perlu ditelusuri dan
ditindak lanjuti.

Jenis penelitian
Jenis penelitian ini adalah penelitian
deskriptif dengan menggunakan pendekatan
kualitatif, karena sasarannya adalah mencari
atau menggali tentang
proses
menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila
pada mahasiswa UAD.

Hasil penelitian
Hasil penelitian mununjukan Pancasila seolah-olah terkesan tertutup
oleh pengembangan pemikiran padahal
masyarakat Indonesia dan dunia selalu
mengalami perkembangan dan perubahan.

Kesimpulan
Mata kuliah Pancasila sangat efektif
dilaksanakan dengan menggunakan
pendekatan kontekstual dengan cara
mendekatkan Pancasila kepada mahasiswa
dengan memberikan contoh
mengimplementasikan Pancasila ke dalam
kehidupan sehari-hari seperti melakukan
kunjungan ke Kampung Pancasila dan bakti
sosial yang dilakukan oleh mahasiswa pada
dua pertemuan terakhir mata kuliah
Pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Azizah Arifiani Apriyanto 2311011042 གིས-
Azizah Arifiani Apriyanto
2311011042

Hasil analisis jurnal internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi
menginstruksikan kepada perguruan tinggi untuk mengintegrasikan dan menginternalisasikan muatan nilai Pancasila, moral kebangsaan serta budaya nasional dalam proses pembelajaran setiap mata kuliah dan kegiatan kemahasiswaan sebagai bagian dari bela negara.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Dian Dwi Anggraini 2311011130 གིས-
NAMA : DIAN DWI ANGGRAINI
NPM : 2311011130

judul:"INTERNALISASI NILAI-NILAI PANCASILA DI PERGURUAN TINGGI" judul tersebut sudah mencerminkan isi artikel karena sesuai dengan kekuasaan teori-teori yang relevan yang ada di dalam jurnal tersebut

penulis: jurnal ini ditulis oleh dua orang penulis yang bernama Dwi Riyanti dan Danang Prasetyo

korespondensi: dalam jurnal ini nama penulis dilengkapi dengan alamat korespondensi seperti adanya email (dwiriyanti.ysu@gmail.com), terdapat nama lembaga pendidikan dan program studi penulis jurnal (MKI PPKn Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
dan MKDU PPKn STIPRAM Ambarrukmo Yogyakarta)
Adapun pada jurnal ini juga terdapat ISSN: 2302-433 Online ISSN : 2579-5740

abstrak:- pada bagian abstrak jurnal ini terdapat penjelasan singkat mengenai isi tulisan dan latar belakang dan pendekatan
- abstrak di atas terdiri dari satu paragraf,tidak ada singkatan,kutipan tabel,gambar dan merk dagang
-abstrak menggunakan bahasa yang jelas sehingga mudah dipahami
-abstrak ditulis dengan dua bahasa yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris

Kata kunci:internalisasi, pancasila, perguruan tinggi

pendahuluan: bagian pendahuluan telah berisi paparan tentang masalah:"masyarakat yang justru bersikap sinis, phobia, bahkan dengan
mudahnya melecehkan Pancasila baik secara
verbal maupun subtansial" "Pemahaman
mahasiswa terhadap
Pancasila mulai berkurang, bahkan ada yang
tidak hafal isi dari sila-sila Pancasila"
-Bagian pendahuluan telah berisi paparan hasil kajian pustaka tentang menurunnya pemahaman Pancasila
-Bagian pendahuluan telah berisi argumentasi kenapa penelitian ini perlu dilakukan "mahasiswa yang notabene
generasi penerus bangsa yang merupakan
garda terdepan penerus cita-cita para pendiri
bangsa sangatlah diharapkan peran sertanya
dalam membumikan nilai-nilai Pancasila
dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini
dilakukan supaya Pancasila tidak dianggap
sebagai ideologi kuno dan usang yang hanya
sekedar digunakan sebagai pelengkap
ceremony kenegaraan"

Metode:- peneliti menggunakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif
-Dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara terstruktur
-Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data yang
dikemukakan oleh Miles dan Huberman
(1994:10-12) adalah menggunakan reduksi
data, penyajian data, dan menarik
kesimpulan

Hasil dan pembahasan : -pada artikel ini bagian hasil dan pembahasan digabung menjadi satu
Pada bagian hasil riset menggunakan bentuk verbal yang mudah dipahami karena berisi kata-kata yang sering kita dengar atau kita jumpai
-Pada jurnal ini sudah ada bagian pembahasan
Implikasi hasil penelitian telah dikemukakan di bagian pembahasan
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Yesi Dwi Anggraheni 2351011012 གིས-
Nama : Yesi Dwi Anggraheni
NPM : 2351011012

INTERNALISASI NILAI-NILAI PANCASILA DI PERGURUAN TINGGI

Survei yang dilakukan Denny JA dalam waktu 13 tahun terakhir menunjukkan prosentase masyarakat pro Pancasila terus menurun sebanyak sepuluh persen. Data yang diperoleh menunjukkan masyarakat yang pro Pancasila pada tahun 2005 mencapai angka 85,2 persen. Pada tahun 2010 terjadi penurunan menjadi 81,7 persen. Pada tahun 2015 penilaian masyarakat kembali menurun menjadi 79,4 persen, dan pada tahun 2018 terjadi penurunan kembali menjadi 75,3 persen (Sakina Rakhma, 2018). Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk meneliti tentang proses menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi khususnya di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta (yang selanjutnya disebut UAD).

Revitalisasi Pancasila
Revitalisasi Pancasila di UAD melalui proses perkuliahan yang memberikan
tugas kepada mahasiswa dengan aksi nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila. Wujud nyata tersebut dilakukan dengan adanya kegiatan bakti sosial oleh mahasiswa semester II yang menempuh mata kuliah Pancasila.

Internalisasi Pancasila Melalui Mata
Kuliah Pancasila
Menginternalisasikan Pancasila
merupakan suatu proses penanaman
Pancasila ke dalam diri seseorang untuk membentuk pola pikir di dalam melihat makna dari nilai-nilai Pancasila (Erni Marlina, 2016:852). Proses kuliah di dalam kelas pada mata kuliah Pancasila diharapkan dapat membentuk pola pikir mahasiswa UAD agar selaras dengan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila. Hal tersebut terbukti ketika peneliti melakukan wawancara kepada sejumlah mahasiswa yang telah menempuh perjalanan mata kuliah ini mengatakan bahwa mereka lebih memahami lagi makna yang terkandung di dalam Pancasila dan berusaha untuk mengimplementasikannya ke dalam kehidupan sehari-hari.

Kontribusi Pancasila Terhadap Masalah Kebangsaan
Hasil wawancara terhadap beberapa
narasumber baik dari kalangan dosen
pengampu mata kuliah dan mahasiswa
menyatakan bahwa Pancasila mempunyai kontribusi dalam menyelesaikan masalah
kebangsaan. Seperti mempunyai
pemahaman pentingnya musyarawah dalam menyelesaikan permasalahan bangsa, menerima keberadaan orang lain yang berbeda suku maupun agama, dan memiliki budaya hidup yang toleran, peduli keberadaan sesama manusia yang membutuhkan bantuan dengan cara penggalangan dana.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Rahayu Agustin གིས-
Nama : Rahayu Agustin
NPM : 2311011128

Analisis saya pada Jurnal yang berjudul Internalisasi Nilai Nilai Pancasila dalam Perguruan Tinggi merupakan suatu proses yang sangat penting untuk membentuk karakter mahasiswa yang memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi dengan menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan mata kuliah Pancasila lebih efektif menggunakan
pendekatan kontektual dengan mengembangkan potensi akademik, menyiapkan hidup
berdampingan di masyarakat, dan membangun budaya hidup sesuai nilai Pancasila.
Adapun caranya melakukan internalisasi dan revitalisasi Pancasila dengan cara:
(1) memberikan
pengetahuan tentang Pancasila sebagai ideologi negara sehingga mahasiswa menolak ideologi
selain Pancasila.
(2) memberikan contoh teladan seperti disiplin, sikap toleran, dan sikap
religius.
(3) kunjungan ke Kampung Pancasila di Yogyakarta untuk belajar keberhasilan
membudayakan hidup berdasarkan nilai Pancasila.
(4) aksi nyata aktualisasi nilai-nilai Pancasila dengan kegiatan bakti sosial.

Dari hasil analisis jurnal tersebut, dapat disimpulkan bahwa internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi dapat dilakukan melalui beberapa cara, seperti belajar mata kuliah Pancasila, Kegiatan Ekstrakurikuler, Kegiatan Bakti Sosial, dan Kunjungan ke Kampung Pancasila. Selain itu, pembelajaran yang berorientasi pada nilai-nilai Pancasila juga dapat menjadi sarana yang efektif untuk menginternalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

rafy rafy གིས-
Nama : Rafy
NPM : 2311011074
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif

Penelitian ini dilakukan di Universitas Ahmad Dahlan yang ditujukan pada mata kuliah Pancasila dengan menentukan subjek penelitian menggunakan teknik puposive sampling

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan mata kuliah Pancasila lebih efektif menggunakan pendekatan kontektual dengan mengembangkan potensi akademik, menyiapakan hidup berdampingan di masyarakat, dan membangun budaya hidup sesuai nilai Pancasila

Pancasila merupakan ideologi, dasar negara, dan dasar falsafah bangsa negara

Adanya hal tersebut dapat diartikan bahwa Pancasila merupakan rekontruksi dari bermacam-macam suku, adat, budaya, ras, serta agama yang ada di Indonesia tanpa mengkerdilkan salah satunya

Secara de facto dan de jure, Pancasila sudah menjadi ideologi dan dasar negara

Secara de facto Pancasila digali dari proses kehidupan masyarakat Indonesia yang sudah ada sejak jaman sebelum nama Pancasila hadir, hal ini biasa disebut sebagai causa materialis

Oleh karena itu, Pancasila bukan merupakan ideologi yang tiba-tiba muncul dengan memerlukan penyesuaian, tetapi Pancasila sudah menjadi satu kesatuan dari jiwa masyarakat Indonesia

Sejak ditetapkannya secara de jure, maka sudah menjadi konsensus bagi bangsa untuk dipahami, dihayati dan diamalkan dalam kehidupan Saat ini banyak masyarakat yang justru bersikap sinis, phobia, bahkan dengan mudahnya melecehkan Pancasila baik secara verbal maupun subtansial

Penilaian ini didasarkan dengan semakin maraknya perilaku menyimpang yang jauh dari pedoman moral Pancasila

Semestinya dengan umur yang semakin tua semakin matang dan dewasa, tetapi pada kenyataannya Pancasila semakin tergerus oleh perkembangan zaman dan arus globalisasi yang semakin masif

Selain itu semakin banyak ideologi dari luar yang masuk ke Indonesia yang semakin membuat Pancasila terpinggirkan, bahkan tidak menutup kemungkinan ideologi Pancasila akan hilang dari jiwa generasi muda

Dengan demikian dapat diartikan bahwa bahwa persepsi dan pengetahuan masyarakat Indonesia tentang Pancasila sedang memasuki masa surut

Hal demikian mengingatkan bahwa diterimanya Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi sebenarnya bukan seperti istilah taken for gruanted

Pemahaman mahasiswa terhadap Pancasila mulai berkurang, bahkan ada yang tidak hafal isi dari sila-sila Pancasila....

Hal ini dilakukan supaya Pancasila tidak dianggap sebagai ideologi kuno dan usang yang hanya sekedar digunakan sebagai pelengkap ceremony kenegaraan

Oleh karena itu, Pancasila bukan merupakan ideologi yang tiba-tiba muncul dengan memerlukan penyesuaian, tetapi Pancasila sudah menjadi satu kesatuan dari jiwa masyarakat Indonesia

Sejak ditetapkannya secara de jure, maka sudah menjadi konsensus bagi bangsa untuk dipahami, dihayati dan diamalkan dalam kehidupan Saat ini banyak masyarakat yang justru bersikap sinis, phobia, bahkan dengan mudahnya melecehkan Pancasila baik secara verbal maupun subtansial
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Rista Dwi Febriana གིས-
Nama: Rista Dwi Febriana
NPM: 2311011126

Jurnal yang tercantum menerangkan bahwa penyelenggaraan matkul Pancasila lebih efektif dengan menggunakan pendekatan kontekstual dalam mengembangkan potensi akademik, dalam mempersiapkan hidup berdampingan dengan masyarakat serta dalam membangun kehidupan yang sesuai dengan Pancasila. Pancasila yang digali dari proses kehidupan masyarakat Indonesia jauh sebelum nama Pancasila hadir membuat Pancasila sudah seharusnya menjadi satu kesatuan dari jiwa masyarakat Indonesia. Masalah yang muncul setelah reformasi adalah menurunnya semangat kebangsaan dan mengendurnya pemahaman Pancasila, dilihat dari banyaknya masyarakat yang justru hidup bersimpangan dengan nilai nilai Pancasila. 

Survey yang menyatakan bahwa dalam 13 tahun terakhir menunjukkan persentase
publik pro-Pancasila terus menurun sebanyak sepuluh persen dapat diartikan bahwa persepsi dan pengetahuan masyarakat Indonesia tentang Pancasila memasuki masa surut. Mahasiswa sangat diharapkan peran sertanya dalam membumikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Peranan dosen Pancasila dalam menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila pada mahasiswa supaya
mahasiswa dapat memahami dan mengimplementasikan Pancasila dalam
kehidupan sehari-hari maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Revitalisasi Pancasila supaya tidak hilang
atau hanya sekedar slogan saja di kalangan
generasi muda sangat diperlukan. Karena selain pemahaman tentang nilai-nilai Pancasila mengalami degradasi, pada masa reformasi Pancasila pun cenderung
meredup. Makna revitalisasi pada hakikatnya merupakan upaya membangkitkan kembali vitalitas atau
usaha mengembalikan posisinya kembali menjadi penting untuk meninjau ulang akan kekurangan apa yang sudah dilaksanakan dan kemudian disesuaikan dengan kondisi zaman. Lembaga pendidikan formal dan non-formal beserta lembaga pemerintahan harus mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila agar menjadi penunjuk arah tercapainya tujuan negara. Mata Kuliah Wajib Umum (MKWU) diperkuat sebagai salah satu komponen pembentuk budaya bangsa untuk mewujudkan generasi bangsa Indonesia yang berkarakter tangguh, cinta tanah air, bela negara serta mampu meningkatkan jati diri bangsa.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Kurnia dita indriana གིས-
Nama : kurnia dita indriana
Npm : 2311011010
Kelas :genap
Tugas Analisis jurnal

Pancasila mestinya masyarakat Indonesia dapat menyadari kalau perbedaan bukan merupakan hal yang perlu untuk diperdebatkan dan dirisaukan apalagi menilai perbedaan itu merupakan hal yang harus diberangus dan diseragamkan. Justru dengan perbedaan tersebut harus saling bersinergi satu sama lain supaya menjadi sumber kekuatan bagi Bangsa Indonesia untuk menyatukan keanekaragaman yang ada di dalamnya.

Pancasila merupakan ideologi, dasar
negara, dan dasar falsafah bangsa negara. Selain itu Pancasila merupakan sebuah
warisan kejeniusan dari proses filsafati para
founding father.Penjelasan Archipelago dalam buku Yudilatif (Negara Paripurna,
2012:2) menjelaskan bahwa Pancasila merupakan warisan dari nusantara yang
sesuai dengan karakteristik alam yang
terdapat lautan luas yang berisi gugusan
pulau-pulau.Adanya hal tersebut dapat
diartikan bahwa Pancasila merupakan rekontruksi dari bermacam-macam suku, adat, budaya, ras, serta agama yang ada di
Indonesia tanpa mengkerdilkan salah
satunya.Secara de facto dan de jure, Pancasila sudah menjadi ideologi dan dasar negara.Secara de facto Pancasila digali dari proses kehidupan masyarakat Indonesia yang sudah ada sejak jaman sebelum nama Pancasila hadir, hal ini biasa disebut sebagai causa materialis.Oleh karena itu,Pancasila bukan merupakan ideologi yang tiba-tiba muncul dengan memerlukan penyesuaian, tetapi Pancasila sudah menjadi satu kesatuan dari jiwa masyarakat Indonesia. Secara de jure,Pancasila menjadi ideologi dan dasar negara sejak sehari setelah kemerdekaan yakni tanggal 18 Agustus 1945 oleh PPKI. Sejak ditetapkannya secara de jure, maka sudah menjadi konsensus bagi bangsa untuk dipahami, dihayati dan diamalkan dalam kehidupan.

Dengan adanya pembelajaran di kelas pada mata kuliah Pancasila dapat
dilihat bahwa mahasiswa semakin paham
tentang Pancasila.Bukan hanya sekedar
paham tetapi juga mahasiswa berusaha
untuk mengimplementasikannya di kehidupan sehari-hari.Sebagai upaya membangun karakter bangsa memang diperlukan proses internalisasi nilai-nilai yang terdapat di dalam Pancasila secara konsekuen dan terus menerus,sehingga nilai-nilai luhur yang ada di dalam Pancasila termanifestasi atau terejawantahkan ke dalam pribadi setiap masyarakat Indonesia.

tiga proses yang dapat dikaitkan dengan pembinaan, dalam hal ini mahasiswa, yaitu:
1. Transformasi Nilai yang merupakan proses pendidikan dalam menginformasikan nilai-nilai yang baik dan kurang baik. Tahap ini hanya terjadi komunikasi secara verbal antara pendidik dengan peserta didik.Dosen memberikan contoh sederhana implementasi di setiap nilai-nilai Pancasila yang terjadi di sekitar mahasiswa.
2. Transaksi Nilai yang merupakan suatu tahap pendidikan nilai dengan cara melakukan interaksi dengan peserta didik dengan pendidik. Dosen mata kuliah Pancasila menjelaskan nilai-nilai yang terkandung di dalam sila-sila Pancasila dengan adanya sesi tanya jawab dengan mahasiswa. Selain itu mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk memberikan contoh implementasi Pancasila di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
3. Transinternalisasi.
transinternalisasi merupakan tahap yang jauh lebih mendalam daripada
dua tahap
sebelumnya. Tahap transinternalisasi bukan hanya dilakukan secara verbal tetapi juga sikap mental dan kepribadian, sehingga komunikasi kepribadian dapat berperan secara aktif. Dosen mata kuliah Pancasila selalu memberikan contoh hal-hal yang sederhana misalnya datang tepat waktu dan membuang sampah di tempat sampah. Hal tersebut akan membuat mahasiswa bukan mencontoh perilaku tersebut. Selain itu dosen selalu menekankan sikap toleransi terhadap mahasiswa supaya mampu saling menghargai meskipun berasal dari daerah, suku yang berbeda. Dengan demikian dapat tercipta suasana yang kondusif di dalam perkuliahan serta sikap toleransi antar sesama mahasiswa.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Diva Aulia Rahma_2311011120 གིས-
Nama: Diva Aulia Rahma
NPM: 2311011120

Internalisasi nilai-nilai Pancasila di Perguruan Tinggi

Telah terjadi penurunan masyarakat yang pro Pancasila. Terlebih lagi adanya hasil penelitian IKIP (Indeks Ketahanan Nasional Ideologi
Pancasila) bahwa terdapat 2 provinsi dengan nilai Rendah yang salah satunya merupakan ibukota negara yaitu DKI, dan Papua Barat.
Hal ini tentu saja sangat mengkhawatirkan dan dapat membuat Pancasila menjadi terlupakan. Untuk mencegah hal itu terjadi, maka sepatutnya diadakan internalisasi nilai-nilai Pancasila secara konsisten di masyarakat.

Penghayatan Pancasila di Perguruan Tinggi harus terus dilakukan, sehingga nilai-nilai Pancasila kembali meresap pada jiwa mahasiswa. Pada kebanyakan kasus, mahasiswa tahu isi dari Pancasila namun tidak mengimplementasikannya. Hal ini terjadi karena adanya krisis moral bangsa. Untuk membasmi hal ini, setiap mahasiswa harus memiliki kesadaran terhadap Pancasila sehingga memiliki etika dan moral yang sesuai dengan Pancasila.

Kesimpulannya, internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi harus dilakukan secara berkesinambungan agar Pancasila akan selalu diingat dan diterapkan, sehingga menciptakan mahasiswa yang kaya akhlak, beretika, dan bermoral.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Muhammad Maulan Timur གིས-
Nama:Muhammad Maulan Timur
Npm:2351011032

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif

Penelitian ini dilakukan di Universitas Ahmad Dahlan yang ditujukan pada mata kuliah Pancasila dengan menentukan subjek penelitian menggunakan teknik puposive sampling

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan mata kuliah Pancasila lebih efektif menggunakan pendekatan kontektual dengan mengembangkan potensi akademik, menyiapakan hidup berdampingan di masyarakat, dan membangun budaya hidup sesuai nilai Pancasila

Pancasila merupakan ideologi, dasar negara, dan dasar falsafah bangsa negara

Adanya hal tersebut dapat diartikan bahwa Pancasila merupakan rekontruksi dari bermacam-macam suku, adat, budaya, ras, serta agama yang ada di Indonesia tanpa mengkerdilkan salah satunya

Secara de facto dan de jure, Pancasila sudah menjadi ideologi dan dasar negara

Secara de facto Pancasila digali dari proses kehidupan masyarakat Indonesia yang sudah ada sejak jaman sebelum nama Pancasila hadir, hal ini biasa disebut sebagai causa materialis

Oleh karena itu, Pancasila bukan merupakan ideologi yang tiba-tiba muncul dengan memerlukan penyesuaian, tetapi Pancasila sudah menjadi satu kesatuan dari jiwa masyarakat Indonesia

Sejak ditetapkannya secara de jure, maka sudah menjadi konsensus bagi bangsa untuk dipahami, dihayati dan diamalkan dalam kehidupan Saat ini banyak masyarakat yang justru bersikap sinis, phobia, bahkan dengan mudahnya melecehkan Pancasila baik secara verbal maupun subtansial

Penilaian ini didasarkan dengan semakin maraknya perilaku menyimpang yang jauh dari pedoman moral Pancasila

Semestinya dengan umur yang semakin tua semakin matang dan dewasa, tetapi pada kenyataannya Pancasila semakin tergerus oleh perkembangan zaman dan arus globalisasi yang semakin masif

Selain itu semakin banyak ideologi dari luar yang masuk ke Indonesia yang semakin membuat Pancasila terpinggirkan, bahkan tidak menutup kemungkinan ideologi Pancasila akan hilang dari jiwa generasi muda

Dengan demikian dapat diartikan bahwa bahwa persepsi dan pengetahuan masyarakat Indonesia tentang Pancasila sedang memasuki masa surut

Hal demikian mengingatkan bahwa diterimanya Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi sebenarnya bukan seperti istilah taken for gruanted

Pemahaman mahasiswa terhadap Pancasila mulai berkurang, bahkan ada yang tidak hafal isi dari sila-sila Pancasila....

Hal ini dilakukan supaya Pancasila tidak dianggap sebagai ideologi kuno dan usang yang hanya sekedar digunakan sebagai pelengkap ceremony kenegaraan

Oleh karena itu, Pancasila bukan merupakan ideologi yang tiba-tiba muncul dengan memerlukan penyesuaian, tetapi Pancasila sudah menjadi satu kesatuan dari jiwa masyarakat Indonesia

Sejak ditetapkannya secara de jure, maka sudah menjadi konsensus bagi bangsa untuk dipahami, dihayati dan diamalkan dalam kehidupan Saat ini banyak masyarakat yang justru bersikap sinis, phobia, bahkan dengan mudahnya melecehkan Pancasila baik secara verbal maupun subtansial
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Sella Marlina Anggraini གིས-
Nama : Sella Marlina Anggraini
NPM : 2311011020

Jurnal tersebut membahas mengenai internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi

Pancasila dianggap sebagai ideologi yang sudah final dan terkesan tidak bisa lagi diotak-atik secara kritis. Pancasila merupakan nilai-nilai yang sangat berharga dengan esensi unsur-unsur kemanusiaan dan nilai-nilai kodrat yang senantiasa melekat pada individu yang harus diterima oleh bangsa Indonesia.

Untuk mewujudkan generasi bangsa Indonesia yang berkarakter tangguh, cinta tanah air, bela negara, serta mampu meningkatkan jati diri bangsa, maka pendidikan Mata Kuliah Wajib Umum (MKWU) diperkuat sebagai salah satu komponen pembentuk budaya bangsa.
Sebagai upaya membangun karakter bangsa memang diperlukan proses internalisasi nilai-nilai yang terdapat di dalam Pancasila secara konsekuen dan terus menerus, sehingga nilai-nilai luhur yang ada di dalam Pancasila termanifestasi ke dalam pribadi setiap masyarakat Indonesia.

Dengan adanya pembelajaran di kelas pada mata kuliah Pancasila dapat dilihat bahwa mahasiswa semakin paham tentang pancasila. Bukan hanya sekedar paham tetapi juga mahasiswa berusaha untuk mengimplementasikannya di kehidupan sehari-hari.

Mata kuliah Pancasila sangat efektif dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kontekstual dengan cara mendekatkan Pancasila kepada mahasiswa dengan memberikan contoh mengimplementasikan Pancasila ke dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan Pancasila juga berkontribusi terhadap pengembangan individu yang bertanggung jawab dalam pengambilan keputusan berdasarkan nilai-nilai Pancasila
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Mohammad rifky Anandya གིས-

Nama mohammad Rifky anandya

Npm 2311011066


Pancasila mempunyai tantangan di dalam dunia digital yang dengan mudah masuk membawa ideologi-ideologi dari luar.

Banyak mahasiswa dan masyarakat terhadap pemahaman Pancasila dan nilai nilainya mulai berkurang, Kenyataan ini membuat aktualisasi nilai Pancasila dalam kehidupan akan sangat sulit terwujud. Saat ini banyak masyarakat yang justru bersikap sinis, phobia, bahkan dengan mudahnya melecehkan Pancasila baik secara verbal maupun substansial. Oleh karena itu perlu di adakan mata kuliah pendidikan pancasila. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan mata kuliah Pancasila lebih efektif menggunakan pendekatan kontektual dengan mengembangkan potensi akademik, menyiapakan hidup berdampingan di masyarakat, dan membangun budaya hidup sesuai nilai Pancasila. Adapun caranya melakukan internalisasi dan revitalisasi Pancasila dengan cara: (1) memberikan pengetahuan tentang Pancasila sebagai ideologi negara sehingga mahasiswa menolak ideologi selain Pancasila. (2) memberikan contoh teladan seperti disiplin, sikap toleran, dan sikap religius. (3) kunjungan ke Kampung Pancasila di Yogyakarta untuk belajar keberhasilan membudayakan hidup berdasarkan nilai Pancasila. (4) aksi nyata aktualisasi nilai-nilai Pancasila dengan kegiatan bakti sosial

In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Vani Vadilah Rihma Yanti 2311011132 གིས-
Nama : Vani Vadilah Rihma Yanti
NPM : 2311011132

Internalisasi Pancasila Melalui Mata Kuliah Pancasila
 
Di era reformasi saat ini, banyak kalangan anak muda milenial yang kurang paham mengenai Pancasila, bahkan ada yang tidak hafal sila-sila Pancasila. Hal ini menandakan memudarnya eksistensi Pancasila dikalangan milenial dan adanya degradasi Pancasila dalam implementasiannya di kehidupan berbangsa dan bernegara.

Upaya menginternalisasikan Pancasila sangat didukung dengan diterbitkannya Undang-undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Pengutannyan terdapat pada pasal 35 ayat 3, dimana ditegaskan bahwa kewajiban muatan kurikulum di perguruan tinggi yang harus memuat empat mata kuliah wajib yang salah satunya tentang mata kuliah Pancasila. Mata kuliah Pancasila sangat efektif dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kontekstual dengan cara mendekatkan Pancasila kepada mahasiswa dengan memberikan contoh mengimplementasikan Pancasila ke dalam kehidupan sehari-hari. Indikasi lain dari keberhasilan pendidikan Pancasila adalah kecakapan dalam menyikapi berita di media sosial agar tidak mudah terprovokasi.

Pancasila memiliki tantangan di era digital dimana di era ini ideologi-ideologi baru dari luar bisa masuk dengan mudah. Sehingga hal ini menimbulkan kewaspadaan negara jikalau hal ini mempengaruhi pola-pola pikir masyarakat Indonesia. Lima akar permasalahan bangsa Indonesia yaitu demokrasi yang sangat liberal, ketidakadilan dan kesenjangan sosial yang semakin tajam, Pemberantasan korupsi yang tidak serius, kesalahan sistem pendidikan, pertumbuhan penduduk yang tak terkendali.
Pancasila juga dapat menyelesaikan masalah kebangsaan dimana Pancasila sebagai pemersatu perbedaan bangsa Indonesia. Sehingga Pancasila dianggap sebagai alasan untuk bertahan dalam bingkai NKRI.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Kinanti Trisnajati གིས-
Nama:Kinanti Trisnajati
NPM:2311011078

Analisis Jurnal
Pancasila adalah ideologi, dasar negara, dan dasar falsafah bangsa negara Indonesia, dan sudah menjadi konsensus bagi bangsa Indonesia untuk dipahami, dihayati, dan diamalkan dalam kehidupan. Tetapi saat ini banyak masyarakat yang berperilaku menyimpang dari pedoman pancasila,seperti salah satu contoh yang tertera dalam jurnal yaitu generasi muda yang saat ini menjadikan pancasila hanyalah simbol pada saat upacara, padahal seharusnya para generasi muda ini memahami,dan mengamalkan pancasila dalam kehidupan sehari-hari karena mereka adalah garda terdepan penerus cita-cita para pendiri bangsa, yang diharapkan peran sertanya dalam membumikan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan.
Serta adanya data di jurnal tersebut yang menunjukan bahwa saat ini persepsi dan pengetahuan masyarakat Indonesia tentang pancasila sedang mememasuki pasang surut, fenomena ini harus segera ditindaklanjuti agar Pancasila tidak dianggap sebagai ideologi kuno dan usang yang hanya sekedar digunakan sebagai simbol pelengkap ceremony.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Alfino Sindu Prasetya Alfino གིས-
Nama : Alfino Sindu Prasetya
Npm. : 2311011062
Manajemen Kelas B


Analisis Jurnal
Internalisasj Pancasila
Seperti yang kita letahui pancasila adalah ideologi , dasar , falsafah dari negara Indonesia. kita bangsa Indonesia sudah semestinya menjalani atau mengamallan apa apa yang terdapat dalam pancasila. nyatanya masih banyak dari kita yang berperilaku menyimpang dari falsafah negara kita. kita hanya menjadiikan pancasila sebagai simbol pada saat saat tertentu
tidak ada arti ideologi yang kita gunakan di pancasila.
sudah selayaknya kita refleksi kembali demi benar-benad mewujudkan Indonesia yang baik Dan benar.
upaya mengatasj hal-hal tersebut adalah dengan belajar pancasila ini
Dengan adanya Mata kuliah pancasila ini kita dapat melihat diri kita sejauh mana kita mengamallan pancasila , sejauh mana rasa cinta kita terhadap negara ini , sejauh mana pemahaman Kita terhadap bangsa ini. Merevitalisasi...
Mengamalkan kembali apa2 yang terkandung di pancasila. Karena pancasila sudah dibuat sebagaimana mestinya Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Sealshie Triangel Heavenly_2311011018 གིས-
Sealshie Triangel Heavenly
2311011018
Pancasila adalah ideologi bangsa Indonesia. banyak orang menganggap pancasila tidak penting dalam pembelajaran dikuliah. namun nyatanya pancasila sangatlah penting bagi mahasiswa agar mahasiswa dapat menjadikan pancasila sebagai pedoman dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Jurnal ini juga menjelaskan bahwa Pancasila memiliki tantangan dalam era digital dimana banyak ideologi-ideologi dari luar yang ingin masuk ke Indonesia. Pancasila adalah dasar yang kuat untuk menjaga keutuhan Republik Indonesia
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Sultan Aznam Hossen གིས-
Nama: Sultan Aznam Hossen
NPM: 2351011026

Dari hasil analisis jurnal tersebut, Pancasila sangat efektif dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kontekstual dengan cara mendekatkan Pancasila kepada mahasiswa dengan memberikan contoh mengimplementasikan Pancasila kedalam kehidupan sehari-hari.
Pancasila merupakan ideologi di Indonesia. Pancasila juga sebagai dasar negara dan dasar falsafah bangsa Indonesia. Namun terdapat kendala dalam internalisasi nilai-nilai Pancasila diperguruan tinggi, salah satunya adalah pemahaman yg masih rendah terhadap Pancasila. Kebanyakan hanya menghafal tanpa memahami makna Pancasila tersebut. Oleh karena itu, di setiap perguruan tinggi perlu dikuatkannya penjelasan tentang Pancasila, tujuannya yaitu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap Pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Davin Damalis Muti 2311011124 གིས-
Nama: Davin Damalis Muti
NPM: 2311011124

Pendidikan Pancasila sangatlah penting bagi mahasiswa di perguruan tinggi. Pancasila dapat membentuk sikap sosial mahasiswa. Tak sedikit mahasiswa yang masih tak paham dengan Pancasila, belum lagi pada masa yang serba digital ini orang bisa mendapatkan informasi kapanpun dan dimana pun secara instan. Itulah kenapa untuk mencegah hal hal negatif dan informasi yang tidak sesuai pendidikan Pancasila sangat dibutuhkan dalam menyaring pergaulan dan informasi yang salah
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Muhammad Aditya Ramandha གིས-
Muhammad Aditya Ramandha
2311011026

Dari hasil analisis yang saya lakukan, saya menyimpulkan revitalisasi pancasila di dalam lingkup perguruan tinggi merupakan langkah tepat untuk kembali meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang pancasila yang telah mengalami penurunan terakhir pada tahun 2018 sampai 75,3 persen
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

AZALIA AYU RAHMAWATI གིས-

Nama : Azalia Ayu Rahmawati

NPM : 2311011016

Analisis mengenai internalisasi nilai Pancasila di perguruan tinggi. Pertama ada revitalisasi Pancasila yang berarti mengembalikan kembali Pancasila menjadi posisi yang penting bagi kehidupan. Selain itu juga bertujuan untuk mengkaji kembali kekurangan Pancasila dan disesuaikan dengan perkembangan zaman saat ini. Revitalisasi Pancasila di perguran tinggi dapat dilaksanakan dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Selain revitalisasi ada juga internalisasi pancasila yang diwujudkan dengan adanya mata kuliah Pancasila di perguruan tinggi. Mata kuliah Pancasila ini diharapkan akan dapat membuat mahasiswa lebih sering mengimplementasikan Pancasila ke dalam kehidupan sehari-hari. Selain pembahasan internalisasi dan revitalisasi ada juga kontribusi pancasila terhadap masalah kebangsaan. Di era digital ini Pancasila mempunyai tantangan yang lebih besar lagi karena informasi dari luar sangat mudah masuk dan mempengaruhi masyarakat. Pancasila diharapkan tetap dapat menjadi fondasi utama dalam menyelesaikan seluruh permasalahan di masyarakat karena Pancasila merupakan pedoman hidup bangsa. 


In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

ARSANA INDERA WASPADA གིས-

NAMA : ARSANA INDERA WASPADA 

NPM : 2311011060

ANALISIS : Revitalisasi Pancasila

Pancasila dianggap sebagai ideologi yang sudah final dan terkesan tidak bisa lagi untuk diotak atik secara kritis. Oleh karena itu, Pancasila seolah-olah terkesan tertutup oleh pengembangan pemikiran padahal masyarakat Indonesia dan dunia selalu mengalami perkembangan dan perubahan.
Kesannya Pancasila boleh dibanggakan tetapi tidak boleh dilakukan kritikan.

Pancasila hadir sebagai dasar negara untuk

Indonesia, sehingga para founding father dalam memilih Pancasila pada saat itu merupakan sebuah konsensus politik yang dinamakan ideologi . Dari konsensus tersebut melahirkan sebuah kesepakatan bersama bahwa Pancasila merupakan way of life.

Konsensus tersebut juga mendasari masyarakat dari Sabang sampai Merauke untuk menjadi satu bangsa dalam wadah

Negara Kesatuan Republik Indoensia. Untuk mendukung konsesnsus tersebut dirumuskan lima nilai yang memang sudah didukung dan disetujui oleh semua pihak. Konsensus tersebut merupakan nilai yang sangat dasar untuk dijadikan tujuan pembangunan bangsa dan untuk acuan kebijakan negara. Oleh karena itu, Pancasila menjadi cita-cita Bangsa
Indonesia tentang masayarakat yang baik karena keberadaan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila akan diimplementasikan ke dalam praktik-praktik kenegaraan termasuk kebijakan politik.
Wahyudi dalam Jihad Wada menyatakan bahwa Pancasila merupakan sebuah konsepsi politis yang merupakan rumpun moral . Pancasila sebagai dasar negara mampu menjadi cara pandang Bangsa Indoensia yang memiliki ciri khusus dalam hubungan politik.
Pancasila memang harus mampu dijadikan pedoman dalam membedakan cara berpolitik lainnya. Hal tersebut mempunyai manfaat dalam kehidupan politik seperti menawarkan jalan keluar menghindari negara yang bersifat otoriter. Selain itu mampu mengembangkan konsep masyarakat yang pluralisme sebagai ciri khas dari kebudayaan politik yang demokratis.
Sekarang ini pemahaman tentang nilai-nilai Pancasila mengalami degradasi.

Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 7 No 2 Oktober 2019, hal 82-96

Avaliable online at : http://e-journal.unipma.ac.id/index.php/Citizenship
Bukan hanya pemahamannya saja tetapi juga pengetahuan tentang sila-sila Pancasila ada yang sama sekali tidak hafal.
Pembinaan Ideologi Pancasila yang mengatakan bahwa dari 100 orang terdapat 24 orang yang tidak hafal setiap sila dari Pancasila .

Pancasila pada masa reformasi cenderung meredup serta tidak terdapat lagi istilah pengguaan propaganda Pancasila di dalam praktik penyelenggaraan negara. Hal tersebut terjadi akibat dari globalisasi yang telah melanda bangsa ini yang membuat masyarakatnya mempunyai gaya hidup hedonis. Gaya ini membuat lupa asal usul dari mana berasal, di mana, dan untuk apa sebenarnya hidup. Hal tersebut membuat seolah-olah membuat lupa akan bangsa yang sudah dibangun dengan semangat juang yang tinggi tanpa memandang perbedaan
Oleh karena itu, diperlukan revitalisasi Pancasila supaya tidak hilang atau hanya sekedar slogan saja di kalangan generasi muda.
Pancasila hanya sebuah sejarah atau dongeng tanpa ada makna yang bisa digali dan diimplementasikan ke dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Untuk melakukan revitalisasi diperlukan peran dan keterlibatan dari masyarakat melalui perbuatan nyata. Makna revitalisasi pada hakikatnya merupakan upaya membangkitkan kembali vitalitas atau usaha mengembalikan posisinya kembali menjadi penting. Selain itu revitaliasi tujuannya untuk meninjau ulang akan kekuarangan apa yang sudah dilaksanakan dan kemudian disesuaikan dengan kondisi zaman yang dinamis dalam upaya memberikan manfaat bagi kehidupan.
Keberadaan Pancasila yang pada hakikatnya merupakan dasar negara sekaligus pandangan hidup akan memberikan konsekuensi bangsa harus mampu memahami memahami makna pokok dari nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus membudaya.
Bangsa Indonesia .
Pancasila itu sendiri.

Lembaga pendidikan formal dan non-formal beserta lembaga pemetintahan harus mengaktualisasikan nilai-nilai

Pancasila supaya menjadi penerang dan penunjuk arah tercapainya tujuan negara.
Terlebih lagi dengan adanya perubahan yang terjadi pada masayarakat akan membuat kembali kepada jati diri sebagai bangsa yang besar dan majemuk dengan ideologi yang manaungi semua suku, agama, ras, golongan, dan kebudayaan yang beraneka ragam.
Pancasila menjadi sebuah gambaran karakter masyarakat Indonesia dengan kemantapan pemahaman , penghayatan , dan konsistensinya pelaksanaan nilai-nilai luhur Pancasila .
Revitalisasi diharapkan suatu spirit dan pondasi bagi norma hukum yang ada serta sebagai pandangan hidup bangsa

In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

M Dhiyas Ramadani Dawan 2351011008 གིས-
M Dhiyas Ramadani Dawan
2351011008

Pancasila merupakan dasar negara indonesia yang harus dimiliki seluruh warga ndonesia, Keberadaan Pancasila yang pada
hakikatnya merupakan dasar negara (filsafat negara) sekaligus pandangan hidup (filsafat hidup) akan memberikan konsekuensi bangsa harus mampu memahami memahami makna pokok dari nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang
harus membudaya. Revitaliasi Pancasila dalam penelitian ini dengan menginternalisasikan Pancasila melalui mata kuliah Pendidikan Pancasila di dalam kelas, penerapan cara ini disebabkan karena hampir semua negara menempatkan pendidikan sebagai perioritas utama dalam pembangunan nasional. Kegiatan lain yang menjadi tugas dalam mata kuliah Pancasila dengan melakukan kunjungan ke Kampung Pancasila yang beralamat di Gowongan RT 06 RW 26, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta. Ilmu yang didapatkan dari hasil kunjungan berupa sejarah Kampung Pancasila dan aktualisasi Pancasila di kampung tersebut.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Wike Handayani 2311011082 གིས-
Nama : Wike Handayani
NPM : 2311011082
Pada jurnal “Internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi” mahasiswa diharapkan hadir untuk menyelesaikan semua permasalahan yang ada pada kehidupan sehari-hari karena nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila selalu relevan dengan perkembangan zaman. Pancasila dianggap sebagai ideologi yang pas dan sudah final untuk bangsa dan negara Indonesia yang dapat mengatasi masalah perbedaan dan masalah-masalah kebangsaan lainnya. Mahasiswa dapat mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung pada sila-sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari yang dapat juga meningkatkan rasa nasionalisme yang cinta terhadap tanah air.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Iren Natalia Br Sinuraya གིས-
Iren Natalia Br Sinuraya
2311011108

. Dari tujuan penelitian jurnal diatas mengatakan bahwa menurunnya pengetahuan masyarakat tentang pancasila dan memudarnya karakter pancasila di kalangan masyarakat. Maka dari itu penting bagi semua orang untuk memahami nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari dengan mendalam.
Mata kuliah Pancasila sangat penting dalam mengajarkan mahasiswa dalam beretika di kawasan kampus maupun dalam kawasan sebagai warga negara Indonesia yang mencerminkan orang-orang yang beretika baik dan budi pekerti. Pembelajaran tentang pancasila juga mengantisipasi mahasiswa dalam menghadapi perubahan-perubahan yang akan datang dengan cara lebih selektif dan menggunakan Pancasila sebagai pandangan mata dan juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Castyllus Devandra Oktafio གིས-
Nama : Castyllus Devandra Oktafio
NPM : 2311011004

Hasil analisis saya yaitu Seiring berjalannya waktu pemahaman orang tentang Pancasila semakin berkurang, sehingga aktualisasi nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari akan sulit terwujud. Maka untuk mengatasi hal tersebut dilakukan Revitalisasi pancasila dan Iternalisasi Pancasila melalui mata kuliah. Dalam Revitalisasi pancasila, Pancasila merupakan ideologi yang sudah final dan tidak dapat diubah, revitalisasi pancasila ini dapat dilakukan di lembaga pendidikan formal dan non formal serta lembaga pemerintahan. Iternalisasi Pancasila melalui mata kuliah, Pendidikan merupakan salah satu sarana yang dapat digunakan untuk mengedukasi para generasi muda tentang Pancasila. Saat ini Pancasila memiliki tantangan di dalam dunia digital, ada banyak ideologi di dalam dunia digital yang bertentangan dengan pancasila. Maka dari itu kita sebagai generasi muda jangan sampai terbawa arus digital, karena kita bisa saja terbawa arus digital yang mengarah ke hal negatif/ bertentangan dengan pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Anggela Kurnia Ilmi 2311011048 གིས-
Nama: Anggela Kurnia Ilmi
NPM: 2311011048

Pancasila adalah ideologi negara Indonesia yang harus diamalkan oleh setiap Masyarakat. Oleh karena itu Pancasila di yanikini menjadi ideologi yang kuat untuk persatuan Indonesia.

Dari tujuan penelitian jurnal diatas mengatakan bahwa menurunnya pengetahuan masyarakat tentang pancasila dan memudarnya karakter pancasila di kalangan masyarakat. Maka dari itu penting bagi semua orang untuk memahami nilai-nilai pancasila dalam kehidupan sehari-hari dengan mendalam.

Mata kuliah Pancasila sangat penting dalam mengajarkan mahasiswa dalam beretika di kawasan kampus maupun dalam kawasan sebagai warga negara Indonesia yang mencerminkan orang-orang yang beretika baik dan budi pekerti. Pembelajaran tentang pancasila juga mengantisipasi mahasiswa dalam menghadapi perubahan-perubahan yang akan datang dengan cara lebih selektif dan menggunakan Pancasila sebagai pandangan mata dan juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.


In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Gamaliel Felix Repi གིས-
nama: Gamaliel Felix Repi
npm: 2311011058

Pada era reformasi Pancasila seolah-olah telah memudar eksistensinya
dikalangan generasi milenial. Hal tersebut dibuktikan ketika dilakukan wawancara oleh peneliti kepada beberapa mahasiswa seperti yang dituliskan di jurnal. mereka banyak yang tidak memahami isi konsep Pancasila bahkan tidak hafal isi dari Pancasila.
maka dari itu, sangat penting terobosan dari
dosen untuk menjelaskan mengenai Pancasila
secara yuridis kenegaraan dalam lingkup deskriptif, kausal normatif, sedangkan
dalam lingkup esensial dibahas di dalam filsafat Pancasila. Harapannya setelah
selesai menempuh mata kuliah Pancasila, mahasiswa bukan hanya mampu mengimplementasikannya nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tetapi juga
memahami sampai ke dalam hakikat dari sila-sila yang ada.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

QUEEN ANGGUN MARYAM 2311011054 གིས-
NAMA : QUEEN ANGGUN MARYAM
NPM : 2311011054
KELAS: MANAJEMEN GENAP

Hasil dari analisis jurnal Internalisasi nilai-nilai pancasila
di Perguruan Tinggi

Secara de facto dan de jure, Pancasila
sudah menjadi ideologi dan dasar negara.
Secara de facto Pancasila digali dari proses
kehidupan masyarakat Indonesia yang sudah
ada sejak jaman sebelum nama Pancasila
hadir, hal ini biasa disebut sebagai causa
materialis. Oleh karena itu, Pancasila bukan
merupakan ideologi yang tiba-tiba muncul
dengan memerlukan penyesuaian, tetapi
Pancasila sudah menjadi satu kesatuan dari
jiwa masyarakat Indonesia.
Saat ini banyak masyarakat yang
justru bersikap sinis, phobia, bahkan dengan
mudahnya melecehkan Pancasila baik secara
verbal maupun subtansial,pemahaman
mahasiswa terhadap
Pancasila mulai berkurang, bahkan ada yang
tidak hafal isi dari sila-sila Pancasila.
Kenyataan ini membuat aktualisasi nilai
Pancasila dalam kehidupan akan sangat sulit
terwujud. Padahal mahasiswa yang notabene
generasi penerus bangsa yang merupakan
garda terdepan penerus cita-cita para pendiri
bangsa sangatlah diharapkan peran sertanya
dalam membumikan nilai-nilai Pancasila
dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini
dilakukan supaya Pancasila tidak dianggap
sebagai ideologi kuno dan usang yang hanya
sekedar digunakan sebagai pelengkap
ceremony kenegaraan.

Internalisasi Pancasila Melalui Mata
Kuliah Pancasila
Hadirnya
Keputusan Presiden
Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2016
Tentang Hari Lahir Pancasila telah
menetapkan tanggal 1 Juni 1945 sebagai
Hari Lahir Pancasila tidak membuat serta
merta Pancasila sudah terinternalisasi secara
konsisten ke dalam diri negara Indonesia.
Banyak generasi muda yang tidak paham
mengenai Pancasila. Penafsiran Pancasila
pun terkadang masih tergantung pada
penguasa.Internalisasi Pancasila sudah
diupayakan semenjak tahun 1960 pada saat
pemerintahan Presiden Pertama Ir. Soekarno
dalam kerangka Nation and Character
Building. Upaya ini dilakukan untuk mengIndonesiakan masyarakat dengan pedoman
visi dan misi politik pada masa itu, sehingga
bahan-bahan pengetahuan dan pelajaran
pada pendidikan formal yang diberikan
bukan hanya tentang Pancasila dan UUD
1945 tetapi juga berisi pandangan politik
pada masa itu (Bunyamin Maftuh, 2008:
135).

Pada era reformasi Pancasila seolaholah telah
memudar eksistensinya
dikalangan generasi milenial. Hal tersebut
dibuktikan ketika dilakukan wawancara oleh
peneliti kepada beberapa mahasiswa di
bulan Februari 2018 masih ada yang tidak
paham mengenai Pancasila dan bahkan ada
yang tidak hafal isi dari sila-sila Pancasila. Adanya temuan tersebut membuktikan
bahwa Pancasila mengalami degradasi di
dalam mengimplementasi di kehidupan
berbangsa dan bernegara.
Upaya menginternalisasikan
Pancasila
sangat didukung dengan
diterbitkannya Undang-undang No. 12
Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.
Pengutannya terdapat pada pasal 35 ayat 3,
dimana ditegaskan bahwa kewajiban muatan
kurikulum di perguruan tinggi yang harus
memuat empat mata kuliah wajib yang salah
satunya tentang mata kuliah Pancasila.
Selanjutnya, kebijakan penyelanggaraan
mata kuliah Pancasila ditegaskan kembali
dalam Surat Edaran Menteri Riset,
Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor.
03/M/SE/VIII/2017 tanggal 24 Agustus
2017 tentang penguatan Pendidikan
Pancasila dan mata kuliah wajib umum pada
pendidikan tinggi. Pada nomor 4 (empat)
dijelaskan bahwa untuk mewujudkan
generasi bangsa Indonesia yang berkarakter
tangguh, cinta tanah air, bela negara serta
mampu meningkatkan jati diri bangsa, maka
pendidikan Mata Kuliah Wajib Umum
(MKWU) diperkuat sebagai salah satu
komponen pembentuk budaya bangsa.
Sehubungan hal-hal tersebut di atas,
dengan ini menginstruksikan kepada
perguruan tinggi untuk mengintegrasikan
dan menginternalisasikan muatan nilai
Pancasila, moral kebangsaan serta budaya
nasional dalam proses pembelajaran setiap
mata kuliah dan kegiatan kemahasiswaan
sebagai bagian dari bela negara.
Pancasila sebagai pengetahuan
ilmiah-filosofis dapat dipahami dengan
menggunakan sisi verbalis, konotatif, dan
denotatif. Pengetahuan secara verbalis
merupakan pemahaman Pancasila dari aspek
rangkaian kata-kata yang diucapkan seperti
hafalan sila-sila dari Pancasila. Pengetahuan
secara konotatif merupakan upaya untuk
memahami Pancasila menggunakan metode
ilmiah dengan menggunakan metode.
Sedangkan pengetahuan secara denotatif
adalah pemahaman Pancasila yang berkaitan
dengan fakta dan realita yang menunjukan
adanya perwujudtan nilai-nilai Pancasila di
dalam perbuatan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pada saat kuliah di dalam kelas,
dosen menjelaskan mengenai Pancasila
secara yuridis kenegaraan dalam lingkup
deskriptif, kausal normatif, sedangkan
dalam lingkup esensial dibahas di dalam
filsafat Pancasila. Harapannya setelah
selesai menempuh mata kuliah Pancasila,
mahasiswa
bukan hanya
mampu
mengimplementasikannya nilai-nilai yang
terkandung dalam Pancasila tetapi juga
memahami sampai ke dalam hakikat dari
sila-sila yang ada.Dengan adanya pembelajaran di
kelas pada mata kuliah Pancasila dapat
dilihat bahwa mahasiswa semakin paham
tentang Pancasila. Bukan hanya sekedar
paham tetapi juga mahasiswa berusaha
untuk mengimplementasikannya di
kehidupan sehari-hari. Meskipun terdapat
kendala di dalam pembelajaran Pancasila di
dalam kelas, namun mahasiswa bisa
mengatasinya dengan pembelajaran secara
mandiri dan bertanya kepada dosen yang
bersangkutan.
Sebagai upaya membangun karakter
bangsa memang diperlukan proses
internalisasi nilai-nilai yang terdapat di
dalam Pancasila secara konsekuen dan terus
menerus, sehingga nilai-nilai luhur yang ada
di dalam Pancasila termanifestasi atau
terejawantahkan ke dalam pribadi setiap
masyarakat Indonesia (Sutan Syahrir,
2016:110).

Proses
internalisasi ditemukan
kendala seperti dalam hal pengejawantahan
nilai-nilai dari sila-sila Pancasila. Penerapan
dalam kehidupan bermasyarakat yang
terkadang tidak mendapatkan respon yang
positif,
serta
kekonsitenansi dalam
membentuk habitus untuk bersikap dan
bereprilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.
Adapun kendala paling signifikan adalah
secara kognitif yang berupa pemahaman
terhadap Pancasila serta nilai-nilai luhur
yang terkandung di dalamnnya. Pancasila
masih dipahami sebagai hafalan semata,
demikian juga mata kuliah Pancasila yang
masih dianggap
sebagai penggugur
kewajiban semata.
Kendala-kendala tersebuat diatasi
dengan berdiksusi dengan teman sesama
pengampu mata kuliah, mengajak
mahasiswa untuk berfikir kritis, berusaha
untuk menjadi role model dan melakukan
pembiasaan implementasi sila-sila
Pancasila, serta berusaha merubah mindset
bahwa mata kuliah Pancasila bukan untuk
penggugur kewajiban semata. Oleh karena
itu, diharapkan akan tercipta generasi muda
yang tidak lagi apatis terhadap Pancasila
tetapi menjadi generasi muda yang
senantiasa memiliki arah pandang hidupnya
berdasarkan nilai-nilai yang terkandung di
dalam Pancasila.

Kesimpulan : Mata kuliah Pancasila sangat efektif
dilaksanakan dengan menggunakan
pendekatan kontekstual dengan cara
mendekatkan Pancasila kepada mahasiswa
dengan
memberikan contoh
mengimplementasikan Pancasila ke dalam
kehidupan sehari-hari seperti melakukan
kunjungan ke Kampung Pancasila dan bakti
sosial yang dilakukan oleh mahasiswa pada
dua pertemuan terakhir mata kuliah
Pancasila.Pancasila mempunyai tantangan di
dalam dunia digital yang dengan mudah
masuk membawa ideologi-ideologi dari
luar. Hal tersebut membuat negara menjadi
waspada terhadap ideologi-ideologi yang
masuk yang bertentangan dengan Pancasila
apalagi negara ini merupakan negara yang
majemuk yang dengan mudah dapat
terprovokasi.
Pancasila juga dapat
menyelesaikan masalah kebangsaan di mana
Pancasila sebagai pemersatu perbedaan yang
ada di Indonesia. Nilai-nilai universal dapat
dilihat dari sila pertama sampai sila kelima.
Oleh karena itu, Pancasila dianggap sebagai
alasan untuk bertahan dalam bingkai Negara
Kesatuan Republik Indonensia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Mutia Nur Fajar Annisa_ 2311011070 གིས-
NAMA: MUTIA NUR FAJAR ANNISA
NPM : 2311011070
KELAS : MANAJEMEN GENAP

Berikut adalah analisis jurnal yang telah saya baca yaitu tentang Internalisasi nilai-nilai pancasila di Perguruan Tinggi.

Pancasila sudah menjadi ideologi dan dasar negara yaitu secara de facto dan de jure. Secara de facto Pancasila digali dari proses
kehidupan masyarakat Indonesia yang sudah ada sejak jaman sebelum nama pancasila hadir. Jadi, Pancasila bukan
merupakan ideologi yang tiba-tiba muncul
dengan memerlukan penyesuaian, tetapi
Pancasila sudah menjadi satu kesatuan dari
jiwa masyarakat Indonesia. Saat ini banyak masyarakat yang justru bersikap sinis, phobia, bahkan dengan mudahnya melecehkan Pancasila baik secara verbal maupun subtansial,pemahaman
mahasiswa terhadap pancasila mulai berkurang, bahkan ada yang
tidak hafal isi dari sila-sila Pancasila.
Kenyataan ini membuat aktualisasi nilai
Pancasila dalam kehidupan akan sangat sulit terwujud. Padahal mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa yang merupakan
garda terdepan penerus cita-cita para pendiri bangsa sangatlah diharapkan peran sertanya dalam membumikan nilai-nilai Pancasila
dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini
dilakukan supaya Pancasila tidak dianggap
sebagai ideologi kuno dan usang yang hanya sekedar digunakan sebagai pelengkap
ceremony kenegaraan.

Internalisasi Pancasila Melalui Mata
Kuliah Pancasila. Banyak generasi muda yang tidak paham mengenai Pancasila. Penafsiran Pancasila pun terkadang masih tergantung pada penguasa. Upaya yang dilakukan untuk memahami masyarakat dengan pedoman visi dan misi politik pada masa itu, sehingga bahan-bahan pengetahuan dan pelajaran
pada pendidikan formal yang diberikan
bukan hanya tentang Pancasila dan UUD
1945 tetapi juga berisi pandangan politik
pada masa tersebut. Pada era reformasi Pancasila seolaholah telah memudar eksistensinya dikalangan generasi milenial. Hal tersebut dibuktikan ketika dilakukan wawancara oleh peneliti kepada beberapa mahasiswa ada yang tidak hafal isi dari sila-sila Pancasila. Adanya temuan tersebut membuktikan bahwa Pancasila mengalami degradasi di dalam mengimplementasi di kehidupan berbangsa dan bernegara.
Diterbitkannya Undang-undang No. 12
Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi tentang upaya menginternalisasikan
Pancasila. Kebijakan penyelanggaraan
mata kuliah Pancasila ditegaskan kembali
dalam Surat Edaran Menteri Riset,
Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor.
03/M/SE/VIII/2017 tanggal 24 Agustus
2017 tentang penguatan Pendidikan
Pancasila dan mata kuliah wajib umum pada pendidikan tinggi. Pendidikan Mata Kuliah Wajib Umum (MKWU) diperkuat sebagai salah satu komponen pembentuk budaya bangsa. Sehubungan hal-hal tersebut di atas, dengan ini menginstruksikan kepada perguruan tinggi untuk mengintegrasikan dan menginternalisasikan muatan nilai Pancasila, moral kebangsaan serta budaya
nasional dalam proses pembelajaran setiap
mata kuliah dan kegiatan kemahasiswaan
sebagai bagian dari bela negara.
Pada saat kuliah di dalam kelas,
dosen menjelaskan mengenai Pancasila
secara yuridis kenegaraan dalam lingkup
deskriptif, kausal normatif, sedangkan
dalam lingkup esensial dibahas di dalam
filsafat Pancasila. Harapannya setelah
selesai menempuh mata kuliah Pancasila,
mahasiswa bukan hanya mampu
mengimplementasikannya nilai-nilai yang
terkandung dalam Pancasila tetapi juga
memahami sampai ke dalam hakikat dari
sila-sila yang ada.Dengan adanya pembelajaran di kelas pada mata kuliah Pancasila dapat
dilihat bahwa mahasiswa semakin paham
tentang Pancasila. Bukan hanya sekedar
paham tetapi juga mahasiswa berusaha
untuk mengimplementasikannya di
kehidupan sehari-hari. Meskipun terdapat
kendala di dalam pembelajaran Pancasila di
dalam kelas, namun mahasiswa bisa
mengatasinya dengan pembelajaran secara
mandiri dan bertanya kepada dosen yang
bersangkutan.
Adapun kendala paling signifikan adalah
secara kognitif yang berupa pemahaman
terhadap Pancasila serta nilai-nilai luhur
yang terkandung di dalamnnya. Pancasila
masih dipahami sebagai hafalan semata,
demikian juga mata kuliah Pancasila yang
masih dianggap sebagai penggugur
kewajiban semata. Kendala-kendala tersebuat diatasi
dengan berdiksusi dengan teman sesama
pengampu mata kuliah, mengajak
mahasiswa untuk berfikir kritis, berusaha
untuk menjadi role model dan melakukan
pembiasaan implementasi sila-sila
Pancasila, serta berusaha merubah mindset
bahwa mata kuliah Pancasila bukan untuk
penggugur kewajiban semata. Oleh karena
itu, diharapkan akan tercipta generasi muda
yang tidak lagi apatis terhadap Pancasila
tetapi menjadi generasi muda yang
senantiasa memiliki arah pandang hidupnya
berdasarkan nilai-nilai yang terkandung di
dalam Pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Alvin Zatya Vraja_2311011102 གིས-
NAMA: ALVIN ZATYA VRAJA
NPM: 2311011102

Internalsisasi nilai nilai pancasila di perguruan tinggi

dari jurnal dapat kita ketahui bahwa metode pendekatan dalam pembelajaran merupan metode yang efektif dalam penyampaian nilai nilai pancasila terhadap mahasiswa,dengan memberikan contoh dikehidupan sehari hari dan tidak hanya memberikan pemahaman saja tapi harus ada praktik langsung yang dibiasakan karena kita cenderung lebih gampang melihat dari pada mendengarkan tanpa aksi maka nilai pancasila itu akan tertanam didiri masing masing,dengan tertanamnya nilai nilai pancasila pada masa globalisasi saat ini ketika menghadapi masalah ancaman di bidang ideologi dengan masuknya ideologi asing akan terhalang karena kita sudah menanamkan nilai pancasila yang berarti kita yakin dengan ideologi dan kedudukan pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Devi Julianti གིས-
Hasil analisis saya mengenai jurnal tentang Internalisasi Nilai-nilai Pancasila di Perguruan Tinggi dengan studi kasus di Universitas Ahmad Dahlan adalah jurnal ini membahas tentang betapa pentingnya menginternalisasi nilai-nilai pancasila di institusi pendidikan tinggi, denga fokus pada Universitas Ahmad Dahlan di Yogyakarta. Penilitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara serta dokumentasi.

Salah satu temuan penting yg didapatkan dari penelitian ini adalah bahwa implementasi mata kuliah Pancasila lebih efektif ketika menggunakan pendekatan secara kontekstual dan mengembangkan potensi akademik mahasiswa. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa dalam kehidupan bermasyarakat dan membangun budaya berdasarkan nilai-nilai pancasila.

Namun, penelitian ini pula mengidentifikasi beberapa tantangan dalam menginternalisasi nilai nilai pancasila dikalangan pemuda saat ini. Salah satu tantangannya adalah adanya ideologi-ideologi eskternal yang dapat mempengaruhi pemahaman dan penerimaan terhadap pancasila. Selain itu, penurunan kesadaran terhadap pancasila juga menjadi tantangan dalam mempertahankan relevansi nilai-nilai tersebut dikalangan mahasiswa.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Devi Julianti གིས-
Nama : Devi Julianti
NPM : 2311011040
Hasil analisis saya mengenai jurnal tentang Internalisasi Nilai-nilai Pancasila di Perguruan Tinggi dengan studi kasus di Universitas Ahmad Dahlan adalah jurnal ini membahas tentang betapa pentingnya menginternalisasi nilai-nilai pancasila di institusi pendidikan tinggi, denga fokus pada Universitas Ahmad Dahlan di Yogyakarta. Penilitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara serta dokumentasi.

Salah satu temuan penting yg didapatkan dari penelitian ini adalah bahwa implementasi mata kuliah Pancasila lebih efektif ketika menggunakan pendekatan secara kontekstual dan mengembangkan potensi akademik mahasiswa. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa dalam kehidupan bermasyarakat dan membangun budaya berdasarkan nilai-nilai pancasila.

Namun, penelitian ini pula mengidentifikasi beberapa tantangan dalam menginternalisasi nilai nilai pancasila dikalangan muda saat ini. Salah satu tantangannya adalah adanya ideologi-ideologi eskternal yang dapat mempengaruhi pemahaman dan penerimaan terhadap pancasila. Selain itu, penurunan kesadaran terhadap pancasila juga menjadi tantangan dalam mempertahankan relevansi nilai-nilai tersebut dikalangan mahasiswa.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Desti riani 2311011122 གིས-
Nama : Desti Riani
NPM : 2311011122
Memudarnya pemahaman masyarakat akan Pancasila, bahkan mirisnya banyak mahasiwa/I Indonesia yang harusnya memiliki pendidikan yang lebih dari masyarakat awam pun tidak paham akan Pancasila. Ditengah krisis tersebut pemerintah menginternalisasi Pancasila melalui mata kuliah Pancasila. Sebenarnya sedari SD hingga SMA kita semua mempelajari tentang Pancasila, bahkan disetiap hari senin kita melakukan upacara dan menyebutkan 5 sila pada Pancasila. Tetapi mengapa pemahaman masyarakat bisa menurun? Mengapa banyak remaja yang bahkan tidak hafal sila-sila pada Pancasila? Kepedulian masyarakat akan ideologi negara sendiri yang rendah di era digital, disaat berbagai ideologi bisa masuk dengan mudah adalah suatu ancaman. Maka dari itu pemahaman akan Pancasila harus ditekankan lagi melalui mata kuliah Pancasila. Seperti yang tertera pada jurnal bahwa nilai-nilai universal dapat dilihat dari sila pertama sampai sila kelima. Oleh karena itu, Pancasila dianggap sebagai alasan untuk bertahan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonensia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Pinka Wianda Putri གིས-
Nama : Pinka wianda putri
NPM : 2311011006
Internalisasi nilai-nilai pancasila di perguruan tinggi.
Pancasila merupakan ideologi, dasar negara, dan dasar falsafah bangsa negara. Selain itu pancasila merupakan sebuah warisan ke jeniusan dari proses filsafati para faounding father. Sejarah de facto dan de jure, pancasila sudah menjadi ideologi dan dasar negara. Secara de facto pancasila digali dari proses kehidupan masyarakat indonesia yang sudah ada sejak zaman sebelum nama pancasila hadir, hal ini biasa disebut sebagai causa materialis. Secara de jure pancasila menjadi ideologi dan dasar negara tinja sehari setelah kemerdekaan yakni tanggal 18 agustus 1945 oleh ppki. Sejak ditetapkannya secara de jure, maka sudah menjadi konsensus bagi bangsa untukmu dipahami dihayati dan diamalkan dalam kehidupan. Mata kuliah pancasila sangat efektif dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kontekstual dengan cara mendekatkan pancasila kepada mahasiswa dengan memberikan contoh mengimplementasikan pancasila ke dalam kehidupan sehari-hari seperti melakukan kunjungan ke kampus pancasila dan batu sosial yang dilakukan oleh mahasiswa pada dua pertemuan terakhir mata kuliah pancasila. Pancasila juga dapat menyelesaikan masalah kebangsaan di mana pancasila sebagai pemersatu perbedaan yang ada di indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Masagus Muhammad Al Faridz Rafiq གིས-
Nama: Masagus Muhammad Al Faridz Rafiq
NMP: 2311011104

Permasalahan yang ada pada jurnal tersebut adalah menurunnya pemahaman masyarakat tentang Pancasila, di mana ada yang hanya menghafal. selain itu, pemahaman dan pengetahuan tentang sila-sila Pancasila juga mengalami degradasi bahkan ada yang tidak hafal sama sekali. hal ini disebabkan oleh gaya hidup hedonis dan pengaruh globalisasi yang membuat masyarakat lupa akan asal usul dan makna hidup yang sebenarnya.

Penilitian ini di buat agar mengembalikan dan menjaga pemahaman nilai nilai Pancasila di masyarakat Indonesia melalui internalisasi Pancasila di perguruan tinggi. Untuk melakukan internalisasi terdapat tiga proses yang dapat dikaitkan dengan pembinaan, dalam hal ini mahasiswa, yaitu:
yaitu transformasi nilai, internalisasi nilai, dan implementasi nilai. Internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi sangat penting untuk membangun kesadaran dan kesetiaan terhadap Pancasila sebagai ideologi negara.

Untuk itu pelaksanaan mata kuliah Pancasila di perguruan tinggi perlu diperkuat dan diwajibkan di semua program studi. Selain itu, dosen pengampu mata kuliah Pancasilakuliah Pancasila perlu memberikan penjelasan terkait nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan memberikan contoh implementasinya dalam kehidupan sekitar mahasiswa. Dengan demikian, diharapkan mahasiswa dapat lebih memahami dan menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dengan baik.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Naira Nathania Maida གིས-
Nama: Naira Nathania Maida
NPM: 2351011016

INTERNALISASI NILAI NILAI PANCASILA DI PERGURUAN TINGGI

Mata kuliah Pancasila sangat efektif di laksanakan dengan cara mendekatkan pancasila kepada mahasiswa dengan memberikan contoh Pancasila sebagai landasan kehidupan sehari-hari, yang bisa kita lakukan sebagai mahasiswa seperti mengikuti kegiatan bakti sosial yg bisa dilakukan di rumah warga, di panti asuhan dan lainnya. Pancasila mempunyai tantangan di dalam dunia digital yang dengan mudah masuk membawa ideologi-ideologi dari luar. Hal tersebut membuat negara menjadi waspada terhadap ideologi-ideologi yang masuk yang bertentangan dengan Pancasila apalagi negara ini merupakan negara yang majemuk yang dengan mudah dapat terprovokasi. Pancasila juga dapat menyelesaikan masalah kebangsaan di mana Pancasila sebagai pemersatu perbedaan yang ada di Indonesia. Nilai- nilai universal dapat dilihat dari sila pertama sampai sila kelima. Oleh karena itu, Pancasila dianggap sebagai alasan untuk bertahan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Rahma Aulia Putri གིས-

Nama: Rahma Aulia Putri

NPM: 2311011080

 

Analisi Jurnal berjudul “Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila di Perguruan Tinggi” oleh Dwi Riyanti dan Danang Prasetyo

 

Pada jurnal ini, peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini juga dilakukan menggunakan trianggulasi sumber.

 

Revitalisasi Pancasila

Globalisa merupakan salah satu hal yang mengakibatkan meredupnya pemahaman Pancasila. Oleh karena itu diperlukan revitalisasi Pancasila agar tidak hilang. Untuk melakukan revitalisasi diperlukan peran dan keterlibatan masyarakat dalam bentuk nyata. Revitalisasi sendiri bertujuan untuk meninjau ulang akan kekurangan apa yang sudah dilakasanakan dan kemudian disesuaikan dengan kondisi zaman yang dinamis. Revitalisasi Pancasila harus dilakasanakan secara konsisten dan berkesinambungan agar saat melakukan revitalisasi tidak lantas menghilangkan esensi makna dari Pancasila itu sendiri.

Dalam hal ini, peneliti melakukan revitalisasi Pancasila di UAD melalui proses perkuliahan di mata kuliah Pancasila, yang memberikan tugas kepada mahasiswa dengan aksi nyata pengamalan nilai-nilai pancasila. Wujud nyata tersebut antara lain kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Anak Tauhidul Ummah, melakukan penggalangan dana yang berasa dari mahasiswa dan dosen untuk dibelanjakan kebutuhan rumah tangga untuk Panti Sosial, melakukan pembagian nasi kotak di tempat pembuangan akhir sampah. Setelah itu, mahasiswa diminta untuk memaparkan hasil kegiatannya di depan kelas.

Kegiatan lain yang dilakukan dalam mata kuliah Pancasila oleh peneliti antara lain melakukan kunjungan ke kampung Pancasila. Di tempat tersebut anak-anak sudah dilatih sejak dini untuk menganal Pancasila melalui permainan-permainan edukatif.

 

Internalisasi Pancasila Melalui Mata Kuliah Pancasila

Upaya menginternalisasikan Pancasila sangat didukung dengan diterbitkannya Undang-Undang No.12 Tahun 2012 mengenai Pendidikan Tinggi. Penguatannya terdapat pada pasal 35 ayat 3, dimana ditegaskan bahwa kewajiban muatan kurikulum di perguruan tinggi harus memuat empat mata kuliah wajib yang salah satunya adalah mata kuliah Pancasila.selanjutnya, kebijakan penyelenggaraan mata kuliah Pancasila ditegaskan kembali dalam Surat Edaran Menteri Riset, Telnologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 03/M/SE/VIII/2017 mengenai penguatan Pendidikan Pancasila dan mata kuliah wajib umum pada pendidikan tinggi.

Pancasila sebagai pengetahuan ilmiah-filosofi dapat dipahami dengan menggunakan verbalis, konotatif, dan donotatif. Pemahaman mahasiswa UAD terhadap ideologi Pancasila sudah cukup baik menurut peneliti. Tetapi, penelitih menambahakan bahawa mahasiswa tetap membutuhkan para dosen dalam menginternalisasikan Pancasila.

Kaelan (2002:40-41) menyatakan bahwa dalam mempelajari Pancasila diperoleh pengetahuan ilmiah yang terdiri dari empat tingkatan. Pertama, dengan menjawab pertanyaan ilmiah yaitu “bagaimana”, sehingga akan dieproleh pengetahuan ilmiah yang mempunyai sifat deskriptif yang memberikan penjelasan tanpa disertai adanya kepentingan pribadi sehingga bersifat objektif seperti, sejarah, rumusan, sifat, isi, bentuk, serta sususan Pancasila. Kedua dengan menjawab pertanyaan ilmiah “mengapa”, sehingga pengetahuan yang didapatkan merupakan pengetahuan yang bersifat normatif berisi petunjuk atau norma, sehingga pengetahuan yang didapatkan bersifat kausal. Maksudnya bahwa pengetahuan yang memberikan jawaban tentang sebab-akibat serta asal mula terjadinya suatu pengetahuan terjadinya Pancasila.  Ketiga, dengan menjawab pertanyaan ilmiah “ke mana”, sehingga pengetahuan yang diperoleh merupakan normatif tentang pengetahuan yang berupa norma yang sebelumnya dilakukan pengkajian lebih dahulu hal-hal yang selalu terjadi hingga menjadi norma. Hal tersebut juga diterapkan di dalam Pancasila yang normanya dihormati, dipahami, dan diamalkan. Norma-norma yang dapat dilaksanakan dari Pancasila adalah norma hukum, norma etis, norma religius, dan norma estetis.  Keempat, dengan menjawab pertanyaan “apa”, maka akan diperoleh pengetahuan tentang hakikat yang sudah dinyatakan yang harus dibahas sedalamdalamnya mengenai isi dari sila-sila, unsurunsur yang mungkin ada dengan menggunakan pembahasan filsafat Pancasila. 

Sebagai upaya membangun karakter bangsa memang diperlukan proses internalisasi nilai-nilai yang terdapat di dalam Pancasila secara konsekuen dan terus menerus, sehingga nilai-nilai luhur yang ada di dalam Pancasila termanifestasi atau terejawantahkan ke dalam pribadi setiap masyarakat Indonesia (Sutan Syahrir, 2016:110).

Untuk melakukan internalisasi (Irawan, 2014: 6) terdapat tiga proses yang dapat dikaitkan dengan pembinaan, dalam hal ini mahasiswa, yaitu Pertama, transformasi nilai yang merupakan proses pendidikan dalam menginformasikan nilai-nilai yang baik dan kurang baik. Kedua, transaksi nilai yang merupakan suatu tahap pendidikan nilai dengan cara melakukan interaksi dengan peserta didik dengan pendidik. Ketiga, transinternalisasi merupakan tahap yang jauh lebih mendalam daripada dua tahap sebelumnya.

 

Kontribusi Pancasila Terhadap Masalah Kebangsaan

Eksistensi Pancasila mempunyai tantangan di era digital saat ini. Perkempangan teknologi memudahkan ideologi lain masuk ke Indonesia dan dapat memengaruhi masyarakat. Hal tersebut dapat menyebabkan/memicu permasalahan secara nasional antara lain disintegrasi bangsa karena Indonesia adalah negara dengan keberagaman. Pancasila diharapkan dapat menyelesaikan semua permasalahan karena nilai-nilai yang terkandung selalu relevan dengan perkembangan zaman dan dianggap sebagai ideologi yang pas dan sudah final untuk NKRI.

 

 


In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

INAYA MAULIDINA གིས-
NAMA : INAYA MAULIDINA
NPM: 2311011024
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan mata kuliah Pancasila lebih efektif menggunakan pendekatan kontektual dengan mengembangkan potensi akademik, menyiapakan hidup berdampingan di masyarakat, dan membangun budaya hidup sesuai nilai Pancasila.Pancasila merupakaan suatu proses penanaman Pancasila ke dalam diri seseorang untuk membentuk pola pikir di dalam melihat makna dari nilai-nilai Pancasila. Proses kuliah di dalam kelas pada mata kuliah Pancasila diharapkan dapat membentuk pola fikir mahasiswa supaya sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila . Pancasila mempunyai kedudukan dan fungsi yang bermacam seperti dasar ideologi, pandangan hidup dan dasar filsafat
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Firman Tri Ambudi གིས-
NAMA:Firman Tri Ambudi

NPM   :2311011052


 “INTERNALISASI NILAI-NILAI PANCASILA DI PERGURUAN TINGGI"


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi. Alasan dilakukannya penelitian ini karena seiring berjalannya waktu Pancasila di kalangan generasi muda yang sering disebut milenial semakin memudar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Universitas Ahmad Dahlan yang ditujukan pada mata kuliah Pancasila dengan penentuan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi serta menggunakan teknik analisis data dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini adalah mata kuliah Pancasila lebih efektif menggunakan pendekatan kontekstual dengan mengembangkan potensi akademik, mempersiapkan diri untuk hidup berdampingan di masyarakat, dan membangun budaya hidup sesuai nilai-nilai Pancasila. Cara internalisasi Pancasila kepada peserta didik adalah dengan: (1) memberikan pengetahuan tentang Pancasila sebagai ideologi negara agar peserta didik menolak ideologi lain selain Pancasila. (2) memberikan contoh keteladanan seperti kedisiplinan, toleransi, dan sikap beragama. (3) kunjungan ke Desa Pancasila Kota Yogyakarta untuk mempelajari keberhasilan pembudayaan hidup berdasarkan nilai-nilai Pancasila, penggalangan dana bakti sosial. Oleh karena itu, siswa semakin memahami dan mampu mengamalkan sila-sila Pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Alexander Michael Abraham Lumbantoruan 2311011100 གིས-

Nama : Alexander Michael Abraham Lumbantoruan

NPM : 2311011100

Adanya permasalahan yang ada di jurnal tersebut adalah kurangnya pemahaman masyarakat tentang Pancasila, ada yang menghafal saja bahkan ada juga yang tidak hafal Pancasila selain itu, pemahaman dan pengetahuan tentang sila-sila Pancasila juga mengalami degradasi. Hal ini disebabkan oleh gaya hidup hedonis dan pengaruh globalisasi yang membuat masyarakat lupa akan dasar negara Indonesia. 

Penelitian jurnal ini dibuat untuk memahami dan menjaga sila sila pancasila di masyarakat melalui internalisasi perguruan tinggi . Untuk melakukan internalisasi terdapat tiga proses yang dapat dikaitkan dengan pembinaan, dalam hal ini mahasiswa, yaitu: transformasi nilai, internalisasi nilai, dan implementasi nilai. Internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi sangat penting untuk membangun kesadaran terhadap sila sila pancasila. Pelaksanaan mata kuliah Pancasila di perguruan tinggi perlu diperkuat dan diwajibkan di semua program studi. Selain itu, dosen pengampu mata kuliah Pancasila kuliah Pancasila perlu memberikan penjelasan terkait nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan memberikan contoh implementasinya dalam kehidupan sekitar mahasiswa. Dengan demikian, diharapkan mahasiswa dapat lebih memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dengan baik di lingkungan kampus serta masyarakat.

In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

AZIKA EDRA AVIOLETA གིས-
Nama : Azika Edra Avioleta
Npm : 2311011044

Jurnal ini membahas tentang internalisasi nilai-nilai Pancasila pada perguruan tinggi di Indonesia. Hal ini menyoroti semakin menurunnya kesadaran dan pemahaman Pancasila di kalangan masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda. Jurnal ini berfokus pada penyelenggaraan mata kuliah Pancasila di perguruan tinggi, pengembangan potensi akademik, penyiapan mahasiswa bermasyarakat, dan membangun budaya berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Hal ini juga mengatasi tantangan era digital dan potensi infiltrasi ideologi yang saling bertentangan.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Ni Nyoman Oktiana Jayati གིས-
Nama : Ni Nyoman Oktiana Jayati
Npm : 2351011006



Pancasila merupakan dasar negara indonesia yang harus dimiliki seluruh warga ndonesia, Keberadaan Pancasila yang pada
hakikatnya merupakan dasar negara (filsafat negara) sekaligus pandangan hidup (filsafat hidup) akan memberikan konsekuensi bangsa harus mampu memahami memahami makna pokok dari nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang
harus membudaya. Revitaliasi Pancasila dalam penelitian ini dengan menginternalisasikan Pancasila melalui mata kuliah Pendidikan Pancasila di dalam kelas, penerapan cara ini disebabkan karena hampir semua negara menempatkan pendidikan sebagai perioritas utama dalam pembangunan nasional. Kegiatan lain yang menjadi tugas dalam mata kuliah Pancasila dengan melakukan kunjungan ke Kampung Pancasila yang beralamat di Gowongan RT 06 RW 26, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta. Ilmu yang didapatkan dari hasil kunjungan berupa sejarah Kampung Pancasila dan aktualisasi Pancasila di kampung tersebut.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Syayyidah Zahra Navisyah.M གིས-


Nama : Syayyidah Zahra N.M (2311011022)


Pokok pembahasan dalam jurnal tersebut mengacu pada Internalisasi Pancasila Di Perguruan Tinggi. Pada jurnal tersebut dapat ditemukan informasi tentang kurangnya pemahaman para mahasiswa terhadap Pancasila. Sehingga diperlukan pendalaman khusus tentang nilai nilai pancasila dalam kehidupan perguruan tinggi. Oleh karna itu pengimplementasi dan tentang pancasila dalam kehidupan kampus bisa dilakukan dengan cara memberikan mata kuliah tambahan yakni Pendidikan Pancasila , sebagai salah satu upaya menginternalisasikan nilai-nilai pancasila dalam perguruan tinggi. Hal tersebut diperkuat dengan adanya Undang-Undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Penguatannya terdapat pada pasal 35 ayat 3 dan ditegaskan dalam Surat Edaran Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi No. 03/M/SE/VIII/2017 tanggal 24 Agustus 2017.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Aulia Syifa Putri གིས-
Nama : Aulia Syifa Putri
Npm : 2311011088

Permasalahan yang ada pada jurnal tersebut adalah pemahaman masyarakat tentang Pancasila yang hanya sekedar menghafal dan tidak memahami tentang pengetahuan isi isi Pancasila bahkan ada yang tidak hafal. Salah satu penyebab nya adalah gaya hidup hedonisme serta pengaruh globalisasi yang membuat masyarakat melupakan asal usul dan makna hidup Pancasila sebeneranya.

Tujuan dari penelitian adalah untuk mengembalikan dan menjaga tentng pengetahuan dan pemahaman nilai nilaii Pancasila di lingkungan masyarakat Indonesia melalui internalisasi Pancasila di tingkat perguruan tinggi.

Untul itu terdapat 3 proses yang dapat di kaitkan dengan pembinaan mahasiswa, dalam hal ini yaitu :
- transformasi nilai
- internalisasi nilai
- implementasi nilai

pelaksanaan mata kuliah umum Pancasila di tingkat perguruan tinggi perlu diperkuat atau malah di wajibkan di semua program studi, selain itu diharapkan para dosen juga dapat memberikan penjelasan terkait nilai nilai yang terkandung dalam Pancasila dan contohnya di kehidupan sekitar, sehingga mahasiswa bisa memahami dan melaksanakan nilai nilai Pancasila dengan baik.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Syihab Dzaky Alif Fakhruddin Syihab གིས-
Nama : Syihab Dzaky Alif Fakhruddin
NPM : 2351011014

bagaimana kita menerapkan prinsip-prinsip good regulation government atau ,konsep yang mengacu kepada proses pencapaian keputusan dan pelaksanaannya yang dapat dipertanggungjawabkan secara bersama. yang pada dasarnya mengarah pada bagaimana kita membuat peraturan perundang-undangan yang baik. Internalisasi nilai-nilai Pancasila adalah langkah penting dalam menjaga persatuan dan keberagaman diIndonesia serta membangun negara yang adil dan beradab
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Intan Khairunisa གིས-

Nama: Intan Khairunisa

NPM: 2311011136


Pancasila dijadikan falsafah atau dasar negara, yang seharusnya keanekaragaman tidak merisaukan kita karena adanya pancasila yang kita terapkan.


Pancasila terkadang hanya dijadikan sebuah simbolis setiap upacara. Berdasarkan penelitian/survei Denny J A yang telah dilakukan, terdapat banyak mahasiswa yang tidak hapal bahkan tidak paham isi dari pancasila. Hal ini tentu saja kondisi yang mengkhawatirkan dikarenakan, mahasiswa merupakan calon penerus bangsa. 


Perlunya kita melibatkan semua pihak, agar Pancasila tidak hanya menjadi sebuah slogan. Karena sejatinya Pancasila merupakan dasar negara yang sudah tidak bisa diotak-atik, berisi konsepsi politis serta (nilai) atau pedoman hidup, agar senantiasa bisa mengaktualisasikan sikap toleransi antar pemeluk beragama yang beragam, gotong royong

yang terprogram, sikap toleransi terhadap perbedaan pandangan politik. Serta mewujudkan generasi bangsa Indonesia yang berkarakter 

tangguh, cinta tanah air, bela negara serta mampu meningkatkan jati diri bangsa.


Melalui upaya melibatkan banyak instrumen, yaitu salah satunya dengan adanya dosen yang mengajar mata kuliah Pancasila.

In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Rehan Samli Albab གིས-
Nama : Rehan Samli Albab
NPM : 2351011038
Didalam jurnal tersebut, menjelaskan bahwa nilai nilai pancasila diperguruan tinggi sangatlah penting dilaksanakan dengan pendekatan kepada mahasiswa, dimana pancasila didekatkan kepada mahasiswa melalui contoh kehidupan sehari hari. Dengan adanya pendidikan pancasila maka dapat menyatukan setiap individu dengan segala bentuk perbedaan seperti agama, ras, suku dan dapat membentuk karakter mahasiswa untuk menjadi pribadi yang baik serta meningkatkan pemahaman mahasiswa terharap ideologi pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Noval Ardiansyah གིས-
Nama: Noval Ardiansyah
Npm: 2311011096

Jurnal tersebut menjelaskan betapa penting nya nilai nilai yang terkandung di dalam pancasila. Tetapi, saat ini banyak masyarakat yang justru bersikap sinis, phobia, bahkan dengan mudahnya melecehkan Pancasila baik secara verbal maupun subtansial. survei yang dilakukan oleh Denny JA dalam waktu 13 tahun terakhir menunjukkan prosentase publik pro Pancasila terus menurun sebanyak sepuluh persen. Dengan demikian dapat diartikan bahwa bahwa persepsi dan pengetahuan masyarakat Indonesia tentang Pancasila sedang memasuki masa surut. Pemahaman mahasiswa terhadap pancasila mulai berkurang, bahkan ada yang tidak hafal isi dari sila- sila Pancasila. Kenyataan ini membuat aktualisasi nilai Pancasila dalam kehidupan akan sangat sulit terwujud. Padahal mahasiswa yang notabene generasi penerus bangsa yang merupakan garda terdepan penerus cita-cita para pendiri bangsa sangatlah diharapkan peran sertanya dalam membumikan nilai- nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Chalsa Dilla Anggel Restiana གིས-
nama : chalsa dilla anggel restiana
npm : 2361011002
Pancasila merupakan ideologi, dasar
negara, dan dasar falsafah bangsa negara.
Selain itu Pancasila merupakan sebuah
warisan kejeniusan dari proses filsafati para
founding father. Secara de facto Pancasila digali dari proses
kehidupan masyarakat Indonesia yang sudah
ada sejak jaman sebelum nama Pancasila
hadir, hal ini biasa disebut sebagai causa
materialis. Secara de jure,
Pancasila menjadi ideologi dan dasar negara
sejak sehari setelah kemerdekaan yakni
tanggal 18 Agustus 1945 oleh PPKI. Keberadaan ideologi Pancasila seolaholah justru ‘dirongrong’ oleh bangsanya
sendiri. Sebagai contoh dengan membuat
Pancasila hanyalah sebagai simbol
ceremony upacara di hari senin dan hari-hari
besar kebangsaan lainnya tanpa dipahami apalagi diterapkan dalam kehidupan seharihari, khususnya oleh generasi muda. Selain
itu semakin banyak ideologi dari luar yang masuk ke Indonesia yang semakin membuat
Pancasila terpinggirkan, bahkan tidak
menutup kemungkinan ideologi Pancasila
akan hilang dari jiwa generasi muda. Pemahaman
mahasiswa terhadap
Pancasila mulai berkurang, bahkan ada yang
tidak hafal isi dari sila-sila Pancasila.
Kenyataan ini membuat aktualisasi nilai
Pancasila dalam kehidupan akan sangat sulit
terwujud. Padahal mahasiswa yang notabene
generasi penerus bangsa yang merupakan
garda terdepan penerus cita-cita para pendiri
bangsa sangatlah diharapkan peran sertanya
dalam membumikan nilai-nilai Pancasila
dalam kehidupan sehari-hari.Fenomena menurunnya pemahaman
Pancasila tersebut perlu ditelusuri dan
ditindak lanjuti. Selain itu, sudah saatnya
melakukan gerakan bersama untuk
menumbuhsuburkan semangat kebangsaan
dengan membumikan kembali Pancasila
tanpa indoktrinasi. Salah satu tujuannya
supaya mengingat kembali pluralitas bangsa
yang telah melebur tanpa penyeragaman dan
menghilangkan identitas asli budaya dari
masing-masing daerah.Upaya menginternalisasikan
Pancasila
sangat didukung dengan
diterbitkannya Undang-undang No. 12
Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.
Pengutannya terdapat pada pasal 35 ayat 3,
dimana ditegaskan bahwa kewajiban muatan
kurikulum di perguruan tinggi yang harus
memuat empat mata kuliah wajib yang salah
satunya tentang mata kuliah Pancasila. Dengan adanya pembelajaran di
kelas pada mata kuliah Pancasila dapat
dilihat bahwa mahasiswa semakin paham
tentang Pancasila. Bukan hanya sekedar
paham tetapi juga mahasiswa berusaha
untuk mengimplementasikannya di
kehidupan sehari-hari. Meskipun terdapat
kendala di dalam pembelajaran Pancasila di
dalam kelas, namun mahasiswa bisa
mengatasinya dengan pembelajaran secara
mandiri dan bertanya kepada dosen yang
bersangkutan. Pancasila diharapkan hadir untuk
menyelesaikan semua permasalahan tersebut
karena nilai-nilai yang terkandung di dalam
Pancasila selalu relevan dengan
perkembanan zaman.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Arta Prayoga Pangestu གིས-
Nama : Arta Prayoga Pangestu
NPM : 2311011114

Artikel ini membahas tentang internalisasi nilai-nilai Pancasila di institusi pendidikan tinggi di Indonesia. Penelitian ini menemukan bahwa terjadi penurunan pemahaman dan kesadaran terhadap Pancasila di kalangan generasi muda, sehingga sulit untuk mengaktualisasikan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menekankan perlunya gerakan untuk merevitalisasi Pancasila tanpa indoktrinasi. Penelitian yang dilakukan di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta menunjukkan bahwa pelaksanaan mata kuliah Pancasila lebih efektif jika menggunakan pendekatan kontekstual dan mengembangkan potensi akademik, mempersiapkan mahasiswa untuk hidup bermasyarakat, dan membangun budaya yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Namun, tantangan dalam mempertahankan relevansi dan pemahaman Pancasila di kalangan generasi muda terlihat karena adanya ideologi-ideologi eksternal dan penurunan kesadaran. Studi ini menyimpulkan bahwa internalisasi Pancasila secara terus menerus diperlukan untuk membangun karakter bangsa dan menyarankan agar universitas menggunakan pembelajaran interaktif dan pengalaman praktis untuk mengajarkan Pancasila, mengatasi tantangan dalam pemahaman kognitif dan penerapan nilai-nilainya secara konsisten, dan memberikan lokakarya bagi dosen untuk meningkatkan metode pengajaran dan memperdalam pemahaman mereka tentang Pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Kholifatus Sabrina གིས-
Nama: Kholifatus Sabrina
NMP: 2311011116

Permasalahan yang ada pada jurnal tersebut adalah menurunnya pemahaman masyarakat tentang Pancasila, saat ini tidak banyak yang hanya sekedar menghafal. Kemudian, pemahaman dan pengetahuan tentang sila-sila Pancasila juga mengalami degradasi bahkan ada yang tidak hafal sama sekali. Hal ini disebabkan oleh gaya hidup hedonis dan pengaruh globalisasi yang membuat masyarakat lupa akan asal usul Pancasila dan makna hidup yang sebenarnya.

Penilitian ini di buat agar mengembalikan dan menjaga pemahaman nilai nilai Pancasila di masyarakat Indonesia melalui internalisasi Pancasila di perguruan tinggi. Untuk melakukan internalisasi terdapat tiga proses yang dapat dikaitkan dengan pembinaan mahasiswa, yaitu transformasi nilai, internalisasi nilai, dan implementasi nilai. Internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi sangat penting untuk membangun kesadaran dan kesetiaan terhadap Pancasila sebagai ideologi negara.

Untuk itu pelaksanaan mata kuliah Pancasila di perguruan tinggi perlu diperkuat dan diwajibkan di semua program studi. Selain itu, dosen pengampu mata kuliah Pancasila perlu memberikan penjelasan lebih rinci dan jelas terkait nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan memberikan contoh implementasinya dalam kehidupan sekitar mahasiswa. Dengan demikian, diharapkan mahasiswa dapat lebih memahami dan menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dengan baik.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Kholifatus Sabrina གིས-
Nama: Kholifatus Sabrina
NMP: 2311011116

Permasalahan yang ada pada jurnal tersebut adalah menurunnya pemahaman masyarakat tentang Pancasila, saat ini tidak banyak yang hanya sekedar menghafal. Kemudian, pemahaman dan pengetahuan tentang sila-sila Pancasila juga mengalami degradasi bahkan ada yang tidak hafal sama sekali. Hal ini disebabkan oleh gaya hidup hedonis dan pengaruh globalisasi yang membuat masyarakat lupa akan asal usul Pancasila dan makna hidup yang sebenarnya.

Penilitian ini di buat agar mengembalikan dan menjaga pemahaman nilai nilai Pancasila di masyarakat Indonesia melalui internalisasi Pancasila di perguruan tinggi. Untuk melakukan internalisasi terdapat tiga proses yang dapat dikaitkan dengan pembinaan mahasiswa, yaitu transformasi nilai, internalisasi nilai, dan implementasi nilai. Internalisasi nilai-nilai Pancasila di perguruan tinggi sangat penting untuk membangun kesadaran dan kesetiaan terhadap Pancasila sebagai ideologi negara.

Untuk itu pelaksanaan mata kuliah Pancasila di perguruan tinggi perlu diperkuat dan diwajibkan di semua program studi. Selain itu, dosen pengampu mata kuliah Pancasila perlu memberikan penjelasan lebih rinci dan jelas terkait nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan memberikan contoh implementasinya dalam kehidupan sekitar mahasiswa. Dengan demikian, diharapkan mahasiswa dapat lebih memahami dan menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dengan baik.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Zahra Putri Khumairah གིས-

Nama : Zahra Putri Khumairah 

NPM : 2311011084


Jurnal ini menjelaskan tentang Internalisasi Pancasila Melalui Mata Kuliah Pancasila, Revitalisasi Pancasila, dan Kontribusi Pancasila Terhadap Masalah Kebangsaan.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif.

Pemahaman tentang nilai-nilai Pancasila mengalami degradasi yang terjadi akibat dari globalisasi yang telah melanda bangsa ini dan membuat masyarakatnya mempunyai gaya hidup hedonis. Gaya ini membuat lupa asal usul dari mana berasal, di mana, dan untuk apa sebenarnya hidup. Hal tersebut membuat seolah-olah membuat lupa akan bangsa yang sudah dibangun dengan semangat juang yang tinggi tanpa memandang perbedaan. 

Oleh karena itu, diperlukan revitalisasi Pancasila supaya tidak hilang atau hanya sekedar slogan saja di kalangan generasi muda.

Dan dengan adanya pembelajaran di kelas pada mata kuliah Pancasila dapat dilihat bahwa mahasiswa semakin paham tentang Pancasila. Bukan hanya sekedar paham tetapi juga mahasiswa berusaha untuk mengimplementasikannya di kehidupan sehari-hari.




In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Faris Hasyid_2311011138 གིས-
Nama : Faris Hasyid
NPM : 2311011138

Pendidikan Pancasila sangatlah efektif bagi mahasiswa guna mengingatkan para mahasiswa untuk mengamalkan Pancasila dalam kegiatan sehari hari seperti melakukan
kunjungan ke Kampung Pancasila dan bakti
sosial yang dilakukan oleh mahasiswa pada
dua pertemuan terakhir mata kuliah
Pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Amanda Rahmawati གིས-
Nama : Amanda Rahmawati
Npm : 2311011134

Jurnal tersebut membahas pentingnya revitalisasi Pancasila dalam konteks pendidikan tinggi dan dampak dari kurangnya pemahaman serta pengetahuan tentang Pancasila di kalangan generasi muda. Penelitian ini menyoroti bahwa Pancasila harus diinternalisasi dengan lebih baik melalui mata kuliah Pancasila dan kegiatan bakti sosial yang melibatkan mahasiswa. Upaya ini bertujuan untuk membangun pemahaman yang lebih mendalam tentang Pancasila, menghidupkannya dalam kehidupan sehari-hari, dan mempromosikan nilai-nilai seperti toleransi, gotong royong, dan cinta tanah air.

Penelitian ini juga mengaitkan proses internalisasi Pancasila dengan kebijakan pendidikan tinggi di Indonesia, yang menekankan pentingnya memasukkan nilai-nilai Pancasila dalam kurikulum perguruan tinggi. Dengan demikian, diharapkan generasi muda dapat lebih memahami dan menghayati Pancasila sebagai landasan negara dan pandangan hidup yang mencerminkan karakter dan budaya bangsa Indonesia.

Tentunya, upaya revitalisasi Pancasila ini memiliki dampak positif yang signifikan dalam membangun kesadaran dan penghargaan terhadap nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

Kholifatus Sabrina གིས-
Nama : Kholifatus Sabrina
NPM : 2311011116


Nilai-Nilai Pancasila Di Perguruan Tinggi menyatakan bahwa mata kuliah Pancasila sangat efektif dilaksanakan dengan pendekatan kontekstual, dimana Pancasila didekatkan kepada mahasiswa melalui contoh implementasinya dalam kehidupan sehari-hari.
Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila Di Perguruan Tinggi juga memperhatikan tantangan yang dihadapi Pancasila dalam era digital, dimana ideologi-ideologi dari luar mudah masuk dan dapat mengganggu negara yang majemuk seperti Indonesia. Namun, Pancasila dianggap sebagai pemersatu perbedaan di Indonesia dan memiliki nilai-nilai universal dari sila pertama sampai kelima. Oleh karena itu, Pancasila dianggap sebagai dasar yang kuat untuk menjaga keutuhan Negara Republik Indonesia.