Nama: Nurdini Estika Putri
NPM: 1913053094
No Absen: 23
Izin menjawab
pertanyaan dari saudari Ayu Indah Wulandari, seperti yang diketahui UN dijadikan tolak ukur pemetaan pendidikan di Indonesia. Selain itu, nilai ujian nasional juga dijadikan standar keberhasilan hasil belajar para siswa. Dengan dihapusnya ujian nasional, sudah pasti akan berdampak dengan sistem pendidikan kita. Baik itu dari pihak sekolah, siswa, atau dari pihak pemerintah untuk menyiapkan sistem pendidikan yang baru. Ada beberapa dampak positif dan negatif dari penghapusan ujian nasional, yaitu:
1. Pemerataan Mutu Pendidikan
Sebelum ujian nasional ditiadakan, baik sekolah maupun siswa berlomba-lomba mendapatkan hasil ujian yang maksimal. Oleh karena itu, akan menjadi prestasi tersendiri bagi pihak sekolah, jika para siswanya mendapatkan nilai terbaik dalam ujian nasional. Hal ini tidak akan terjadi lagi jika ujian nasional dihapus. Kompetisi nilai antar sekolah akan digantikan dengan prestasi lain dari segala aspek.
2. Peningkatan Mutu Pengajar
Dengan adanya penghapusan ujian nasional, diharapkan para guru mempunyai inovasi dan kreativitas dan proses belajar mengajar. Mereka harus memahami setiap bakat dan potensi dari masing-masing siswa selama proses pembelajaran sebagai penilaian asesmen. Ini membuat anak-anak yang tidak hebat secara akademis, bisa mempunyai kesempatan untuk menonjolkan keahlian mereka di bidang lain.
3. Peningkatan Sarana dan Prasarana
Salah satu tujuan pemerintah menghapus ujian nasional adalah untuk meningkatkan sumber daya manusia yang lebih unggul tanpa melihat faktor angka semata. Dengan demikian, peran pemerintah juga diperlukan untuk meningkatkan sarana dan prasarana dalam mendukung sistem pembelajaran.
4. Berkurangnya Beban Psikologis
Dengan dihapusnya ujian nasional, siswa dan guru tidak lagi terbebani dengan target ujian nasional. Jika sebelumnya, siswa harus mengikuti pelajaran tambahan di sekolah, ataupun di lembaga belajar di luar sekolah untuk mendapatkan hasil maksimal dalam ujian nasional. Selain itu, guru juga dituntut untuk lebih ekstra dalam penyampaian materi agar siswa dapat memahami apa yang disampaikan. Secara tidak langsung, hal tersebut dapat menjadi beban psikologis bagi siswa dan guru. Dengan penghapusan ujian nasional ini, siswa dan guru tidak terbebani dengan penambahan materi yang biasanya dilakukan menjelang diadakannya ujian nasional.
5. Adanya Keadilan dalam Sistem Pendidikan
Dalam ujian nasional, siswa diberikan soal yang sama di seluruh Indonesia sebagai tolak ukur keberhasilan dalam proses belajar mengajar. Padahal jika dilihat, sistem pendidikan kita belum merata. Dengan dihapusnya ujian nasional, setiap sekolah berhak memberikan tolak ukur sendiri kepada para peserta didiknya.