Apabila ada pertanyaan dari materi yang belum dipahami, silahkan bertanya dan saling memberi pendapat pada form ini!
Forum Diskusi
Izin Bertanya Pak
Nama: Rizky Wahyudi
NPM: 1913033021
Apa Penyebab Runtuhnya Kerajaan Andhra dan bentuk peninggalan dari kerajaan tersebut?
Nama: Rizky Wahyudi
NPM: 1913033021
Apa Penyebab Runtuhnya Kerajaan Andhra dan bentuk peninggalan dari kerajaan tersebut?
izin menjawab pak
nama : Ikhsan M Husein
npm : 1913033027
penyebab dari runtuhnya kerajaan andhara adalah serangan dari bangsa lain yaitu bangsa yue chi yang berasal dari cina. mereka melakukan ekspansi ke asia barat awalnya lalu terus melakukan ekspansi ke asia selatan hingga india. mereka mengamati kelemahan dari kerajaan andhara sampai akhirnya mereka berhasil menaklukkan nya
nama : Ikhsan M Husein
npm : 1913033027
penyebab dari runtuhnya kerajaan andhara adalah serangan dari bangsa lain yaitu bangsa yue chi yang berasal dari cina. mereka melakukan ekspansi ke asia barat awalnya lalu terus melakukan ekspansi ke asia selatan hingga india. mereka mengamati kelemahan dari kerajaan andhara sampai akhirnya mereka berhasil menaklukkan nya
nama : Intan Pratiwi
npm : 1913033017
izin bertanya pak
bagaimana perkemabangan sosial dan budaya pada saat pemerintahan dinasti Maurya pada saat itu?
npm : 1913033017
izin bertanya pak
bagaimana perkemabangan sosial dan budaya pada saat pemerintahan dinasti Maurya pada saat itu?
Izin menjawab,
Nama: Alfi Rahmatia Putri
NPM: 1913033007
Perkembangan sosial dan budaya pada saat pemerintahan dinasti Maurya pada masa pemerintahan Raja Chandragupta Maurya yakni sistem kasta merupakan sistem pelapisan sosial yang masih dipegang kuat. Kemudian, kota Pataliputra sangat indah, bentuknya jajaran genjang dikelilingi oleh parit-parit yang dalam, dinding kota dibuat dari balok kayu yang diruncingkan ujungnya, terdapat jembatan gantung, kota ini dirancang dengan baik. Disana juga terdapat bazar dan di sepanjang jalan raya pada setiap jarak tertentu didirikan tiang-tiang petunjuk jarak, juga rumah-rumah peristirahatan yang sekaligus dipergunakan sebagai pos-pos pergantian kendaraan. Pada masa Raja Asoka, lembaga-lembaga persekolahan juga banyak didirikan untuk peningkatan pendidikan rakyat, terutama yang mengajarkan agama Budha, dan juga terdapat kecendrungan makin hilangnya corak hukum yang penuh kekerasan.
Sekian, terima kasih.
Nama: Alfi Rahmatia Putri
NPM: 1913033007
Perkembangan sosial dan budaya pada saat pemerintahan dinasti Maurya pada masa pemerintahan Raja Chandragupta Maurya yakni sistem kasta merupakan sistem pelapisan sosial yang masih dipegang kuat. Kemudian, kota Pataliputra sangat indah, bentuknya jajaran genjang dikelilingi oleh parit-parit yang dalam, dinding kota dibuat dari balok kayu yang diruncingkan ujungnya, terdapat jembatan gantung, kota ini dirancang dengan baik. Disana juga terdapat bazar dan di sepanjang jalan raya pada setiap jarak tertentu didirikan tiang-tiang petunjuk jarak, juga rumah-rumah peristirahatan yang sekaligus dipergunakan sebagai pos-pos pergantian kendaraan. Pada masa Raja Asoka, lembaga-lembaga persekolahan juga banyak didirikan untuk peningkatan pendidikan rakyat, terutama yang mengajarkan agama Budha, dan juga terdapat kecendrungan makin hilangnya corak hukum yang penuh kekerasan.
Sekian, terima kasih.
Izin menjawab,
Nama: Winda Pitriani Parhamah
NPM: 1913033005
Kehidupan sosial dan ekonomi Kekaisaran Maurya Kerajaan Maurya dapat dilihat dari adanya pembagian provinsi yang dibagi menjadi empat provinsi, yaitu Tosali, Ujjain, Suvarnagiri, dan Taxila, dengan ibu kota di Pataliputra. Kepala pemerintahan tingkat provinsi disebut kumara, sebagai wakil raja. Dalam hal pertahanan, Kerajaan Maurya memiliki angkatan perang yang kuat, didukung oleh 600.000 infantri, 30.000 kavaleri, dan 9.000 gajah. Sedangkan kehidupan perekonomian kerajaan berkembang dengan baik, perdagangan semakin luas, dan produksi pertanian meningkat. Sebagai alat pembayaran, Raja Chandragupta menciptakan sistem mata uang tunggal. Selain itu, pemerintah dengan jelas menjamin keamanan para pedagang dan petani, serta membebaskan mereka dari pajak.
Nama: Winda Pitriani Parhamah
NPM: 1913033005
Kehidupan sosial dan ekonomi Kekaisaran Maurya Kerajaan Maurya dapat dilihat dari adanya pembagian provinsi yang dibagi menjadi empat provinsi, yaitu Tosali, Ujjain, Suvarnagiri, dan Taxila, dengan ibu kota di Pataliputra. Kepala pemerintahan tingkat provinsi disebut kumara, sebagai wakil raja. Dalam hal pertahanan, Kerajaan Maurya memiliki angkatan perang yang kuat, didukung oleh 600.000 infantri, 30.000 kavaleri, dan 9.000 gajah. Sedangkan kehidupan perekonomian kerajaan berkembang dengan baik, perdagangan semakin luas, dan produksi pertanian meningkat. Sebagai alat pembayaran, Raja Chandragupta menciptakan sistem mata uang tunggal. Selain itu, pemerintah dengan jelas menjamin keamanan para pedagang dan petani, serta membebaskan mereka dari pajak.