Komentar

Komentar

Number of replies: 33

mahasiswa berikut kolom komentar untuk menanggapi video pembelajarn, berikan tanggapan mahasiswa dikolom komentar berikut ini sebutkan nama dan npm serta prodi

In reply to First post

Re: Komentar

Cahyani Putri Agustin གིས-
menurut saya video yang diberikan bapak sudah cukup jelas karena di video tersebut sudah dijelaskan beberapa materi seperti, proses perumusan pancasila dari masa pembuahan yang dimulai dari pembentukan organisasi organisasi seperti perhimpunan indonesia dll , lalu dilanjutkan dengan fase perumusan yang mana dasar negara mulai dibicarakan pada sidang pertama BPUPKI lalu dilanjutkan dengan penjelasan pada fase pengesahan dasar negara yaitu pada tanggal 18 agustus 1945 oleh PPKI, lalu dilanjutkan dengan penjelasan eksistensi pancasila pasca kemerdekaan yang dijelaskan terdapat beberapa dokumen resmi penetapan pancasila sebagai dasar negara seperti piagam jakarta sampai dengan dekrit presiden 5 juli 1959, kemudian dilanjutkan lagi tentang apa sih alasan diperlukannya pancasila dalam kajian sejarah bangsa indonesia, kemudian dilanjutkan dengan penjelasan sumber historis, sosiologis, politis tentang pancasila dalam kajian sejarah bangsa indonesia, dan pada akhir video tersebut penjelasan diakhiri dengan materi urgensi pancasila dalam kajian sejarah bangsa indonesia ini.
In reply to First post

Re: Komentar

Ismi Fadia གིས-
Assalamualaikum warahmatullhiwabarokatuh,
Izin memperkenalkan diri
Nama : Ismi Fadia
NPM : 2115011026
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin memberikan tanggapan terkait video pembelajaran diatas, pada video di atas telah dijelaskan "Pancasila dalam Arus Sejarah Bangsa" yang mempunyai 3 Fase, yaitu sebagai berikut :

1. Fase Pembuahan (pada tahun 1924), ada 5:
1. Himpunan Indonesia
2. Naar de Republik Indonesia (Tan Malaka)
3. Sintesis Tjokrominoto
4. Djama'ah Al-Cairiah (Kairo)
5. Esai Soekarno

2. Fase Perumusan (Pembukaan)
Dimulai pada sidang pertama BPUPKI (29 Mei-1Juni 1945) yang merumuskan calon dasar negara yang berdasarkan keragaman sosial-politik di Indonesia.
Tokoh yang ikut mengusulkan gagasan dasar negara adalah : Moh Yamin, Dr. Soepomo, Ir. Soekarno
Pada Fase Perumusan dilakukan reposisi atau penyempurnaan terkait gagasan dasar negara yang diusulkan karena terdapat kelemah dalam setiap usulan tersebut.

3. Fase Pengesahan (Rancangan UUD)
Rumusan dasar negara dirancang berdasarkan prinsip-prinsip Pancasila. Pada Alinea ke-3 terdapat gabungan dari 2 golongan yaitu Golongan Islam dan Golongan Kebangsaan yang menghasilkan Piagam Jakarta pada alinea ke-4 yang berisi 5 sila Pancasila.

Kesimpulan :
Berdasarkan penjelasan di atas, menurut saya pemaparan materi dalam video tersebut sudah sangat detail, karena menjelaskan secara rinci di mulai dari Fase Pembuahan, Fase Perumusan, sampai Fase Pengesahan yang disertai dengan proses-proses dalam ketiga fase tersebut.
Selanjutnya telah dijelaskan juga tentang Eksistensi Pancasila Pasca Kemerdekaan yang artinya Pancasila mengalami banyak ancaman dan gangguan sampai saat ini yang dimulai dari Belanda yang ingin menjajah kembali Indonesia, dan ada kelompok islam yang ingin mengganti ideologi negara yang mengakibatkan kondisi politik pada saat itu bergejolak, serta terjadinya G-30SPKI.

Isi Dekrit Presiden yang dianggap sebagai penyelewengan UUD dan Pancasila :
1. Pembubaran Konstituante;
2. Berlakunya kembali UUD 1945 dan tidak berlakunya UUDS 1950; dan
3. Pembentukan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) dan Dewan Penasehat Agung (DPA).

Isi Supersemar :
1. Mengambil semua tindakan yang diperlukan supaya keamanan serta ketenangan terjamin dan untuk mewujudkan jalannya pemerintahan yang stabil dan jalannya revolusi;
2. Menjamin kewibawaan presiden/ Pemimpin Besar Revolusi/ Panglima Tertinggi/ Mandataris MPRS untuk menjamin keselamatan pribadai, menjaga keutuhan bangsa dan negara, melaksanakan segala perintah pimpinan besar revolusi;
3. Mengadakan koordinasi pelaksanaan perintah dengan Panglima-Panglima Angkatan Lain dengan sebaik-baiknya;
4. Melaporkan segala hal yang bersangkutan dalam tugas serta tanggung jawabnya seperti tersebut di atas.

Dijelaskan pula Alasan Diperlukannya Pancasila Dalam Kajian Sejarah Bangsa Indonesia dan Sumber Histroris, Sosiologis, Politis Tentang Pancasila Dalam Kajian Sejarah Bangsa Indonesia, serta Dinamika dan Tantangan Pancasila Dalam Kajian Sejarah Bangsa Indonesia.

Sekian tanggapan saya mengenai materi Pancasila Arus Sejarah Bangsa, mohon maaf bila ada kesalahan pak/bu
Wassalamualaikum warahmatullahiwabarokatuh.
In reply to First post

Re: Komentar

AMANDA AJENG AZZAHRA གིས-
Nama : Amanda Ajeng Azzahra
NPM : 2115011025
Prodi : s1 Teknik Sipil

Izin menanggapi video yang tertera

Di dalam video tersebut telah dijelaskan bagaimana proses pembentukan Pancasila dan apa saja yang mendasari proses tersebut.
1. Pada tahun 1924 terdapat Fase Pembuahan yaitu adanya Perhimpunan Indonesia (Belanda) yang didalamnya terdapat Tema Indische Partij, Plafrom Komunis, dan Tema Serikat Islam dengan tujuan yang sama yaitu Solidaritas. Kemudian ada tulisan Tan Malaka yang berjudul Naar de Republiek Indonesia yang garis besarnya adalah Kedaulatan Rakyat (Demokrasi). Lalu muncul pula sintesis dari Tjokroaminoto yang isinya adalah Islam, Sosialisme, dan Demokrasi. Selanjutnya muncul Djama`ah Al-Chairiah (Kairo) dengan garis besar yaitu Islam dan Kebangsaan. Ir. Soekarno juga mengeluarkan esai pada tahun 1926 dengan judul Indonesia Moeda yang isinya adalah Nasionalisme, Islamisme, Marxisme.

2. Fase Perumusan atau pembukaan ini dibicarakan pada sidang BPUPKI pertama pada 29 Mei - 1 Juni dimana BPUPKI mempresentasikan keragaman sosial politk Indoensia saat itu. Tetapi pada saat itu prinip-prinsip yang diajukan belum sistematik dan holistik sebagai suatu dasar negara yang koheran. Menurut Ir. Soekarno, dasar dari semua sila pancasila adalah gotong.
Pada rancangan UUD, rumusan dasar negara adalah berdasar prinsip-prinsip Pancasila.

3. Fase Pengesahan adalah setelah melemahnya kekuasaan Jepang karena dijatuhkannya bom pada Hirosima dan Nagasaki, 6 dan 9 Agustus 1945, dan pada 16 Agustus terjadilah peristiwa Rengasdengklok karena adanya kesalahpahamanan dengan golongan muda. Melalui jalan berliku, akhirnya terjadilah kesepakan bahwa proklamasi akan di bacakan pada 17 Agustus 1945.

4. Eksistensi pancasila psca kemerdekaan sangatlah beragam. Pada tanggal 18 Agustus - 27 Desember 1949 Belanda meluncurkan Agresi Militer I dan disusul dengan Agresi Militer II. Lalu pada 27 Desember - 17 Agustus1950 terciptalah rancangan undang-undang Republik Indonesia Serikat karena Belanda membentuk negara-negara baru dengan tujuan memecah belah Indonesia. Pada periode 17 Agustus 1950 - 5 Juli 1959 Undang-undang RIS dibubarkan karena tidak berdasar nilai Republik Indonesia yaitu Kesatuan.

5. Alasan diperlukannya kajian Pancasila dalam kehidupan bangsa Indonesia adalah Pancasila sebagai identitas bangsa, kepribadian bangsa, pandangan hidup berbangsa dan bernegara, dan sebagai jiwa bangsa, serta sebagai perjanjian luhur.

6. Sumber historis, sosiologis, politis tentang pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia adalah sumber historis mendasar nilai-nilai pancasila yang sudah menjadi kebudayaan, lalu sumber sosiologis adalah yang menjadi isi dari pancasila tersebut dan sumber politis adalah pancasila sebagai pengalaman.

7. Dinamika dan tantangan pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia adalah pada masa Pemerintaha Ir. Soekarno di tahun 1960-an NASAKOM lebih populr daripada Pancasila. Lalu pada masa pemerintahan Soeharto adalah Pancasila dijadikan pembenaran kekuasaan penataran P-4 sehingga pasca turunnya Soeharto, ada kalangan yang mengidentikkan Pancasila dengan P-4. Sedangkan pada Era Reformasi adalah kecenderungan para penguasa tidak respek terhadap pancasila seolah-olah pancasila telah ditinggalkan.

Dari video tersebut sudah sangat jelas dan cukup untuk penjelasannya dapat dicerna dan dimengerti dengan baik.
Mohon maaf apabila ada kesalahan pak/bu.
Terimakasih, Wassalamualaikum Wr. Wb
In reply to First post

Re: Komentar

MUHAMAD AMIRUL K གིས-
Nama: M Amirul Khoisin
NPM: 2115011115
Prodi: S1 Teknik Sipil

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dalam video tersebut dijelaskan bahwa sebelum resmi menjadi dasar negara Indonesia Pancasila mengalami banyak proses panjang dalam sejarah bangsa indonesia, proses- proses tersebut terbagi menjadi beberapa fase yaitu:
1.Fase pembuahan(1924)
a. perhimpunan Indonesia(Belanda)
b. naar de republiek Indonesia( Tan Malaka)
c. sintesis tjokroaminoto
d. djama’ah Al- Chairiah(kairo)
e. Esai Soekarno( Indonesia moeda)
2. Fase perumusan
Dimulai dengan sidang pertama BPUPKI tanggal 29 mei-1 juni,dalam sidang tersebut terdapat tiga tokoh yang menyampaikan pendapatnya tentang usulan dasar negara, tokoh-tokoh tersebut yaitu Moh Yamin, Soepomo dan Ir Soekarno
3. Fase pengesahan
Dimulai dari berita menyerahnya jepang terhadap sekutu pada tanggal 14-Agustus 1945, mendengar berita tersebut golongan pemuda mendesak Soekarno untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia, Akhirnya tanggal 17 Agustus 1945 Soekarno memproklamasikan kemerdekaan Indonesia, sehari setelah proklamasi PPKI mengadakan sidang pertama sekaligus menetapkan Pancasila sebagai ideologi negara.
4. eksistensi Pancasila pasca kemerdekaan sangatlah beragam.mulai dari agresi militer belanda I dan II, bahkan sempat terjadi penyelewengan terhadap pancasila yang dianggap sebagai senjata oleh orde baru untuk mempertahankan kekuasaannya
5. alasan diperlukannya Pancasila dalam kajian bangsa Indonesia adalah, pancasila merupakan identitas bangsa, kepribadian bangsa, pandangan hidup berbangsa dan bernegara, dan sebagai jiwa bangsa, serta sebagai perjanjian luhur.
6. diperlukannya Pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia dalam sumber Historis, politis dan sosiologis
7. Dinamika dan tantangan pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia,terjadi pada masa Soekarno dimana ideologi NASAKOM lebih terkenal daripada Pancasila, dan pada masa Soeharto dimana Pancasila dianggap sebagai pembenaran kekuasaan.
8.Urgensi Pancasila dalam kajian sejarah bangsa
sekian dari saya Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
In reply to First post

Re: Komentar

BELLA APRILIA གིས-
Assalammualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Izin memperkenalkan diri
Nama : Bella Aprilia
NPM : 2115011086
Prodi : S1 Teknik Sipil

Menurut saya video yang bapak lampirkan sangat lengkap memuat tentang pancasila dalam arus sejarah bangsa Indonesia. Di mana video tersebut memuat materi-materi yaitu periode pengusulan pancasila, periode perumusan pancasila, dan periode pengesahan pancasila. Dijelaskan juga bagaimana usaha untuk merumuskan dasar negara yang kita kenal sekarang dengan sebutan pancasila. Yang memuat juga tokoh tokoh yang ikut dalam partisipasi untuk pembuatan dasar negara dan juga memberikan gagasan yang mereka punya. Dalam video tersebut juga memuat berbagai organisasi yang ikut serta dalam pembuatan, perumusan dan pengesahan pancasila seperti BPUPKI, dan juga PPKI. Serta tertera juga penjelasan tentang kenapa diperlukannya pancasila dalam kajian sejarah bangsa indonesia. Serta memuat konsep dan urgensi pancasila dalam arus sejarah bangsa indonesia.

Sekian tanggapan dari saya
Terimakasih
Wassalammualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
In reply to First post

Re: Komentar

RIDHO SOLIKHIN གིས-
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Izin memperkenalkan diri
Nama : Ridho Solikhin
NPM : 2115011035
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin memberikan tanggapan mengenai video yang terlampir pada pertemuan ke-3.

Dalam video tersebut sudah dijelaskan dengan sangat detail bagaimana proses pengusulan pancasila, perumusan pancasila, pengesahan pancasila hingga setelah pancasila diproklamasikan. Pada fase pertama yaitu fase pembuahan tahun 1924, dimana pada saat itu, Perhimpunan Indonesia di Belanda memberikan suatu pemikiran dan kemudian muncul dengan tema persatuan nasional, kemudian platform komunis dengan non koperasi dan Sarekat Islam (mandiri) memunculkan suatu nilai yang sama universal yakni tentang solidaritas atau Persatuan Indonesia, kemudian berkembang lagi yaitu Tan Malaka, dan juga Pemikiran atau Sintesis dari Cokroaminoto.

Masa perumusan atau pembukaan rumusan dasar Indonesia merdeka mulai dibicarakan pada sidang BPUPKI pertama tanggal 29 Mei sampai 1 Juni 1945. Beberapa tokoh yang ikut merumuskan dasar-dasar Negara Indonesia merdeka. mulai dari nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, persatuan demokrasi, permusyawaratan, serta keadilan dan kesejahteraan sosial. Di akhir masa persidangan, ketua BPUPKI membentuk panitia kecil yang tugasnya adalah untuk mengumpulkan usulan para anggota yang akan dibahas pada sidang berikutnya yakni sidang kedua tanggal 10-17 Juli 1945. Pembahasan Pancasila masih berlanjut dalam masa persidangan kedua BPUPKI yang berlangsung pada tanggal 10 Juli hingga 13 Juli 1945. Setelah melalui beberapa proses persidangan, Pancasila akhirnya dapat disahkan pada sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945. Pada sidang tersebut, disetujui bahwa Pancasila dicantumkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar 1945 sebagai dasar negara Indonesia yang sah.

Eksistensi pancasila pasca kemerdekaan mengalami berbagai ancaman dan juga gangguan. Pada tanggal 18 Agustus - 27 Desember 1949 Belanda meluncurkan Agresi Militer I dan disusul dengan Agresi Militer II. Karena Belanda ingin membentuk negara-negara baru dengan tujuan memecah belah Indonesia maka dibentuklah undang-undang Republik Indonesia Serikat pada tanggal 27 Desember-17 Agustus 1950 namun kemudian undang-undang RIS dapat dibubarkan.

Diperlukannya kajian Pancasila dalam kehidupan bangsa Indonesia, karena Pancasila memiliki beberapa fungsi atau kedudukan, yaitu:
1. Sebagai identitas bangsa,
2. Kepribadian bangsa,
3. Pandangan hidup berbangsa dan bernegara,
4. Sebagai jiwa bangsa, serta sebagai perjanjian luhur.

Dinamika dan tantangan pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia, yaitu NASAKOM lebih populer daripada Pancasila, peristiwa itu terjadi pada masa Pemerintahan Ir. Soekarno di tahun 1960-an. Kemudian pada masa pemerintahan Soeharto, Pancasila dijadikan pembenaran kekuasaan penataran P-4 sehingga pasca turunnya Soeharto, ada kalangan yang mengidentikkan Pancasila dengan P-4.

Sekian tanggapan saya mengenai materi Pancasila Dalam Arus Sejarah Bangsa. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam penulisan.

Terimakasih
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
In reply to First post

Re: Komentar

Rivaldi Silva Julian གིས-
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Rivaldi Silva Julian
NPM : 2115011114
Prodi : S1 Teknik Sipil

Berdasarkan video tersebut dapat dilihat bahwa pembawaan materi tersebut sangatlah kompeks. Video tersebut mencakup sejarah pancasila yang diterangkan dengan sangat terperinci. Sejarah-sejarah tersebut mencakupi fase pembuahan, fase perumusan, fase pengesahan, pancasila setelah kemerdekaan, fungsi pancasila, dan bahkan hingga survei Pancasila sebagai sejarah pada era saat ini. Menurut saya, sangat disayangkan jika melihat hasil survei yang tertera pada video tersebut. Bagaimana tidak, angka yang ditunjukkan dalam survei tersebut mengalami penurunan yang cukup besar dalam tiap lima tahunnya. Hal ini tentu akan berpengaruh terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Apabila banyak masyarakat yang tidak mampu melafalkan Pancasila dan tidak mengamalkan Pancasila maka hal ini akan membuat Pancasila kehilangan posisinya sebagai kepribadian, pandangan, dan pedoman berbangsa dan bernegara. Apabila hal ini terjadi maka penyelenggaraan negara tidak akan berjalan dengan sepenuhnya dan cita-cita bangsa Indonesia juga akan sulit tercapai. Apabila hal ini tidak diperbaiki maka hal tersebut dapat menghancurkan bangsa ini. Oleh sebab itu, pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama dalam menanggulangi masalah serius ini sehingga segala hal yang tidak diinginkan tidak akan pernah terjadi. Untuk memperbaiki hal ini dapat dimulai dari hal yang kecil, seperti menanamkan Pancasila sebagai dasar, pandangan, pedoman, dan kepribadian bagi diri sendiri. Dengan demikian, angka presentase pro Pancasila tersebut akan pulih dan kembali menjadi landasan berkehidupan berbangsa dan bernegara.

Itulah tanggapan yang dapat saya sampaikan, untuk perhatiannya saya ucapkan terima kasih.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to First post

Re: Komentar

Adrian Wicaksono གིས-
Nama: Adrian Wicaksono
NPM: 2115011074
Prodi: S1 Teknik Sipil

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dalam video tersebut dijelaskan bagaimana proses pengusulan Pancasila,perumusan Pancasila,pengesahan pancasila hingga setelah pancasila disahkan sebagai dasar negara. proses- proses tersebut terbagi menjadi beberapa fase yaitu:
1.Fase pembuahan(1924)>>>ada 5:
a. perhimpunan Indonesia(Belanda)
b. naar de republiek Indonesia( Tan Malaka)
c. sintesis tjokroaminoto
d. djama’ah Al- Chairiah(kairo)
e. Esai Soekarno( Indonesia moeda)
2. Fase perumusan
Dimulai dengan sidang pertama BPUPKI tanggal 29 mei-1 juni,dalam sidang tersebut terdapat tiga tokoh yang menyampaikan pendapatnya tentang usulan dasar negara, tokoh-tokoh tersebut yaitu Moh Yamin, Soepomo dan Ir Soekarno,setelah itu lahirlah piagam Jakarta yang berisikan naskah pembukaan UUD 1945
3. Fase pengesahan
diawali dengan sekutu menjatuhkan bom dikota hirosima dan Nagasaki dan akhirnya pada tanggal 14 agustus 1945 jepang meneyrah kepada sekutu tanpa syarat.lalu Pada tanggal 18 Agustus 1945, menyusul setelah diproklamasikan kemerdekaan Indonesia sehari sebelumnya, PPKI menyetujui naskah “Piagam Jakarta” sebagai pembukaan UUD 1945 kecuali tujuh kata (“dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”) dibelakang sila Ketuhanan. Tujuh kata itu dicoret dan diganti dengan “Ketuhanan yang Maha Esa”. Dalam lintasan panjang proses konseptualisasi Pancasila itu, dapat dikatakan bahwa 1 Juni merupakan hari kelahiran Pancasila. Pada hari itulah, lima prinsip dasar negara dikemukakan dengan nama Panca Sila dan tidak pernah berubah jumlahnya.
Eksistensi Pancasila pasca kemerdekaan sangatlah beragam. Dimulai dari serangan agresi militer belanda 1 dan 2,kemudian tercipta nya rancangan undang-undang Republik Indonesia Serikat karena Belanda mau membentuk negara-negara baru dengan tujuan memecah belah Indonesia.bahkan sempat terjadi kesalahpahaman terhadap pancasila yang dianggap sebagai senjata oleh orde baru untuk mempertahankan kekuasaannya
Alasan diperlukannya kajian Pancasila dalam kehidupan bangsa Indonesia, karena Pancasila memiliki beberapa fungsi atau kedudukan, yaitu:
1. Sebagai identitas bangsa,
2. Kepribadian bangsa,
3. Pandangan hidup berbangsa dan bernegara,
4. Sebagai jiwa bangsa, serta sebagai perjanjian luhur.
6. diperlukannya Pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia
Sekian tanggapan saya mengenai materi ini,Mohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam penulisan.
Terimakasih
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
In reply to Adrian Wicaksono

Re: Komentar

RIZANU AKBAR གིས-
Nama:Rizanu Akbar
Npm:2115011064

video tersebut telah menjelaskan Pancasila dalam Arus Sejarah Bangsa yang mempunyai 3 Fase:

1. Fase Pembuahan (tahun 1924)
* Himpunan Indonesia
* Naar de Republik Indonesia (Tan Malaka)
*Sintesis Tjokrominoto
*Djama'ah Al-Cairiah (Kairo)
* Esai Soekarno

2. Fase Perumusan (Pembukaan)
Dimulai pada sidang pertama BPUPKI (29 Mei-1Juni 1945) yang merumuskan calon dasar negara yang berdasarkan keragaman sosial-politik di Indonesia.
Tokoh yang ikut mengusulkan gagasan dasar negara adalah : Moh Yamin, Dr. Soepomo, Ir. Soekarno.


3. Fase Pengesahan (Rancangan UUD)
Rumusan dasar negara dirancang berdasarkan prinsip-prinsip Pancasila.

dijelaskan juga tentang Eksistensi Pancasila Pasca Kemerdekaan yang dimana Pancasila mengalami banyak ancaman dan gangguan sampai saat ini yang dimulai dari Belanda yang ingin menjajah kembali Indonesia, dan ada kelompok islam yang ingin mengganti ideologi negara yang mengakibatkan kondisi politik pada saat itu bergejolak, serta terjadinya G-30SPKI yang merenggut banyak nyawa.

Video tersebut telah menjelaskan dengan detail,sehinda dapat diserap dengan baik.
Sekian dari saya. terimakasih
In reply to First post

Re: Komentar

Az- Zahra གིས-
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sebelumnya, saya izin memperkenalkan diri:
Nama : Az-Zahra
NPM : 2155011004
Prodi : S1 Teknik Sipil

Tanggapan saya mengenai video tersebut adalah video tersebut menjelaskan rincian Pancasila dalam arus sejarah bangsa, yaitu fase pembuahan, fase perumusan, fase pengesahan. Fase-fase ini dijelaskan dengan jelas dari segi materi dan penjelasan. Selain itu, di dalam video ini juga dijelaskan tentang eksistensi Pancasila pasca kemerdekaan dimulai dari tahun 1949—1979. Selanjutnya, dijelaskan alasan diperlukannya Pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia, yaitu Pancasila sebagai identitas bangsa Indonesia, Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia, Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia, Pancasila sebagai jiwa bangsa, dan Pancasila sebagai perjanjian luhur. Selanjutnya, dijelaskan juga sumber historis, sosiologis, politis tentang Pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia. Selanjutnya, dijelaskan dinamika dan tantangan dalam kajian sejarah bangsa Indonesia. Terakhir, dijelaskan urgensi Pancasila dalam kajian sejarah bangsa. Penjelasannya adalah 48,4% responden yang berusia 17 sampai 29 tahun tidakmampu menyebutkan sila-sila Pancasila secara benar dan lengkap, 42,7% salah menyebutkan sila-sila Pancasila, dan 60% responden yang berusia 46 tahun ke atas salah menyebutkan sila-sila Pancasila. Data survei KOMPAS yang dirilis pada 1 Juni 2008 ini membuktikan bahwa minimnya pengetahuan masyarakat tentang Pancasila. Selain itu, hal ini juga diperkuat dengan survei yang digelar oleh LSI Denny JA (2018). Hasil dari survei tersebut adalah 85,5% (2005), 81,7% (2010), 79,4% (2015), 75,3% (2018). dapat dilihat bahwa terjadi penurunan setiap tahunnya. Dengan dua survei ini, kita dapat melihat bahwa Indonesia dalam keadaan yang memprihatinkan. Oleh karena itu, mulai dari sekarang, masyarakat dan pemerintah harus berupaya untuk menghidupkan kembali pengetahuan tentang Pancasila karena pancasila adalah landasan dalam melakukan sesuatu. Jika kita tidak memahaminya dengan baik, hal-hal yang menyebabkan perpecahan bangsa akan terjadi.

Itulah tanggapan saya mengenai video tersebut. Terima kasih
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to First post

Re: Komentar

Allecia Purnama Indah གིས-
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Allecia Purnama Indah
NPM : 2115011085
Prodi : S1 Teknik Sipil

Penjelasan Pancasila dalam Arus Sejarah Bangsa. Diawali dengan fase Pembuahan yakni fase pemikiran yang menjadi pembuka pintu gerbang kemerdekaan Indonesia. Fase Perumusan yakni fase penyempurnaan gagasan negara. Fase Pengesahan Pancasila.
Dari semua penjelasan video tersebut saya mengetahui Pancasila tidak lahir begitu saja, Pancasila terwujud dari pemikiran, perjuangan tokoh-tokoh bangsa. Dibutuhkan banyak perjuangan dalam mewujudkan Pancasila.
Pancasila merupakan identitas, kepribadian, pandangan, jiwa bangsa, dan perjanjian luhur Bangsa Indonesia. Semua nilai-nilai Pancasila haruslah kita implementasi dalam kehidupan sehari-hari. Karena jika tidak diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari maka nilai-nilai Pancasila akan terlupakan. Sebagaimana yang terdapat dalam video tersebut yang menunjukkan survei, yakni pengetahuan tentang Pancasila pada masyarakat Indonesia sangat merosot. Hal tersebut sangatlah memprihatinkan, karena itu kita sebagai Bangsa Indonesia haruslah menjadikan acuan nilai-nilai Pancasila sebagai kehidupan kita.

Sekian tanggapan dari saya. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to First post

Re: Komentar

Fatika Balqis Azzahro གིས-
Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri,
Nama : Fatika Balqis Azzahro
NPM : 2115011054
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin menanggapi video pembelajaran yang tertera

Pada Video tersebut menjelaskan tentang Pancasila dalam arus sejarah bangsa. Yang diawali dengan pembahasan fase pembuahan (1924) yang memberikan awal mula pemikiran. Fase perumusan atau pembukaan dasar Indonesia merdeka mulai dibicarakan pada sidang BPUPKI pertama (29 Mei-1Juni). Fase pengesahan yang menghasilkan putusan putusan penting, yaitu mengesahkan UUD 45, memilih Presiden dan Wakil Presiden pertama, dan membentuk KNIP.
Selanjutnya, dijelaskan pula eksistensi Pancasila pasca kemerdekaan yang dimulai pada tahun 1949-1979.
Selanjutnya, alasan diperlakukannya Pancasila dalam kajian sejarah bangsa INdonesia, yaitu Pancasila sebagai identitas bangsa Indonesia, Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia, Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia, Pancasila sebagai jiwa bangsa, dan Pancasila sebagai perjanjian luhur.
Selanjutnya, tentang sumber historis, sosiologis, politisi tentang Pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia. Historis (nilai-nilai Pancasila sudah ada dalam adat istiadat), sosiologis (nilai-nilai Pancasila (ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, keadilan)), politisi (nilai-nilai dasar yang terkandung dalam Pancasila bersumber dari local wisdom, budaya, dan pengalaman bangsa Indonesia).
Selanjutnya, dinamika dan tantangan Pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia. Pada masa ini Pancasila mengalami berbagai gangguan eksistensi yang dimulai pada masa pemerintahan Ir. Seokarno tahun 1960-an NASAKOM lebih populer daripada Pancasila. Kemudian pada masa pemerintahan Soeharto, Pancasila dijadikan pembenaran kekuasaan penataran P-4 sehingga pasca turunnya Soeharto, ada kalangan yang mengidentikkan Pancasila dengan P-4. Selanjutnya, masa pemerintahan era reformasi, ada kecenderungan para penguasa tidak respek terhadap Pancasila, seolah-olah Pancasila ditinggalkan.

Sudah sangat jelas dan mudah dipahami apa yang dijelaskan pada video tersebut
Sekian tanggapan saya mengenai video pembelajaran, mohon maaf apabila ada kesalahan.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
In reply to First post

Re: Komentar

Erlinda Puspitasari གིས-
Nama : Erlinda Puspitasari
NPM : 2115011045
Prodi : S1 Teknik Sipil

Dalam video tersebut telah dipaparkan tentang Pancasila dalam arus sejarah bangsa. Namun dalam pembentukkannya tidak semudah dengan apa yang kita banyangkan. Dalam proses pembentukan Pancasila terbagi menjadi beberapa fase yaitu:
1.Fase pembuahan(1924)
padafase ini, Perhimpunan Indonesia di Belanda memberikan suatu pemikiran dan kemudian muncul dengan tema persatuan nasional, kemudian platform komunis dengan non koperasi dan Sarekat Islam (mandiri) memunculkan suatu nilai yang sama universal yakni tentang solidaritas atau Persatuan Indonesia, kemudian berkembang lagi yaitu Tan Malaka, dan juga Pemikiran atau Sintesis dari Cokroaminoto.
2. Fase perumusan
Dimulai dengan sidang pertama BPUPKI tanggal 29 mei-1 juni,dalam sidang tersebut terdapat tiga tokoh yang menyampaikan pendapatnya tentang usulan dasar negara, tokoh-tokoh tersebut yaitu Moh Yamin, Soepomo dan Ir Soekarno,setelah itu lahirlah piagam Jakarta yang berisikan naskah pembukaan UUD 1945
3. Fase pengesahan
Hal ini, diawali dengan sekutu menjatuhkan bom dikota hirosima dan Nagasaki dan akhirnya pada tanggal 14 agustus 1945. Dengan terjadinya hal ini, jepang menyerah kepada sekutu tanpa syarat.
Hal ini berlanjut ke tanggal 18 Agustus 1945, setelah diproklamasikan kemerdekaan Indonesia sehari sebelumnya, PPKI menyetujui naskah “Piagam Jakarta” sebagai pembukaan UUD 1945 kecuali sila pertama yaitu dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya. Sil aini dicoret dan diganti dengan “Ketuhanan yang Maha Esa”, hal ini karena sila tersebut tidak menggambarkan negara Indonesia yang memiliki beragam kepercayaan.
Dapat dikatakan bahwa 1 Juni merupakan hari kelahiran Pancasila. Pada hari itulah, lima prinsip dasar negara dikemukakan dengan nama Pancasila dan tidak pernah berubah jumlahnya.
Eksistensi Pancasila pasca kemerdekaanmengalami beragam ancaman. Dimulai dari serangan agresi militer belanda 1 dan 2,kemudian tercipta nya rancangan undang-undang Republik Indonesia Serikat karena Belanda mau membentuk negara-negara baru dengan tujuan memecah belah Indonesia.bahkan sempat terjadi kesalahpahaman terhadap pancasila yang dianggap sebagai senjata oleh orde baru untuk mempertahankan kekuasaannya. maka dibentuklah undang-undang Republik Indonesia Serikat pada tanggal 27 Desember-17 Agustus 1950 namun kemudian undang-undang RIS ini dibubarkan.

Dalam kehidupan berbangsa, diperlukan yang namanya kajian Pancasila, hal ini karena Pancasila memiliki beberapa fungsi atau kedudukan, yaitu:
1. Sebagai identitas bangsa
2. Kepribadian bangsa
3. Pandangan hidup berbangsa dan bernegara
4. Sebagai jiwa bangsa, serta sebagai perjanjian luhur

Dalam video tersebut terdapat survei, namun, dari data survey, yaitu survey dari KOMPAS(1 juni 2008) dan LSI Denny JA (2018), membuktikan bahwa minimnya pengetahuan masyarakat tentang Pancasila. Dari hasil survey tersebut, terjadi penurunan pengetahuan masyarakat tentang Pancasila setiap tahunnya.Hal ini sangat memprihatinkan, dimana masyarakatnya tidak paham tentang identitas bangsa nya sendiri. Oleh karena itu, mulai dari sekarang, masyarakat harus sadar dan pemerintah harus berupaya untuk menghidupkan kembali pengetahuan tentang Pancasila, karena pancasila adalah landasankehidupan berbangsa dan bernegara. Jika hal ini terus terjadi, maka akan banyak ancaman yang menimpa negara Indonesia.
In reply to First post

Re: Komentar

Putri Afrianis གིས-
Assalamualaikum warahmatullhiwabarokatuh,
Izin memperkenalkan diri
Nama : Putri Afrianis
NPM : 2115011044
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin memberikan tanggapan terkait video pembelajaran diatas mengenai Pancasila dalam Arus Sejarah Bangsa yang dapat saya rangkum dari video tersebut yaitu:
1. Fase Pembuahan tahun 1924
* perhimpunan Indonesia (Belanda) memberikan suatu pemikiran awal sebuah fase pembuahan Pancasila kemudian muncul dengan tema persatuan nasional, platform komunis dengan non koperasi, dan sarekat Islam dengan mandiri. Ketiga ini kemudian memunculkan suatu nilai yang universal yakni tentang solidaritas atau persatuan Indonesia pada dasarnya.
* Naar de Republiek Indonesia (Tan Malaka). Pada dasarnya memunculkan dua ide pokok yakni komunisme dan pan islamisme atau pada intinya adalah tentang kedaulatan rakyat atau demokrasi.
*Sintesis Tjokroaminoto yakni menggabungkan tiga pokok Islam, sosialisme dan demokrasi.
*Djama'ah Al-Chairiah (Kairo) atau Partai Muslimian Indonesia dipimpin oleh Iljas Ja'kub dan Muchtar Lutfi yang menggaungkan tentang Islam dan kebangsaan.
*Esai Soekarno (Indonesia Moeda) pada tahun 1926 yang berorientasi pada nasionalisme, islamisme, dan marxisme.

2. Fase Perumusan (Pembukaan)
*Perumusan dasar Indonesia merdeka dimulai dibicarakan pada sidang BPUPKI pertama tanggal (29 Mei - 1 Juni)
*BPUPKI mempresentasikan keragaman sosial-politik Indonesia saat itu.
*Secara substansi semua prinsip dasar negara yang diajukan sama-sama diusung oleh golongan kebangsaan dan golongan Islam.
*Prinsip-prinsip yang diajukan sebelum sistematis dan holistik sebagai suatu dasar negara yang koheren.
*Yang dimaksud dasar negara oleh Muhammad Yamin dan Soepomo bukankah dalam pengertian "dasar falsafah" (Philosofis Gronslag).
*Prinsip- Prinsip Pancasila mengalami proses reposisi dan penyempurnaan
* Di akhir masa persidangan, Ketua BPUPK membentuk Panitia Kecil yang disimpan untuk mengumpulkan usul-usul para anggota yang akan dibahas pada masa sidang berikutnya (10-17 Juli 1945)
* Pada masa reses, Soekarno melakukan pelbagai inisiatif informal dengan mengikuti persidangan Chou Sangi In ke VI (18-21 Juri) di Jakarta untuk mengadakan pertemuan terkait tugas Kecil.
* Panitia Kecil mengumpulkan dan memeriksa usul-usul dari 40 tentang beberapa masalah.
* Di akhir pertemuan, Soekarno melakukan inisiatif informal dengan Panitia Sembilan yang menyusun rancangan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia yang berada di dalamnya termuat Dasar Negara.
* Panitia Sembilan beranggotakan dua golongan yang seimbang antara wakil kebangsaan (5 orang) dan wakil Islam (4 orang).
* Panitia Sembilan berhasil merumuskan dan menyetujui rancangan UUD pada 22 Juni 1945. Oleh Soekarno "Mukaddimah", oleh M. Yamin disebut "Piagam Jakarta" dan oleh Sukiman Wirjosandjojo disebut "Gentlemen's Agreement".
# Rancangan UUD
Fase-fase perumusan rancangan UUD karena terdapat juga Pancasila di dalamnya pada alinea ke-4 ada Pancasila. Ketika itu golongan kebangsaan dan golongan Islam ini memiliki perbedaan pendapat terutama di alinea ke-3 yang berbunyi "atas berkat rahmat Allah yang maha kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas" pada dasarnya alinea ke-3 ini merupakan penggabungan dari dua pemikiran islamisme dan nasionalisme. Ujung kompromi dari alinea ke-3 sendiri menghasilkan alinea ke-4 yang kemudian dikenal sebagai prinsip-prinsip Pancasila atau piagam Jakarta yaitu kebangsaan Indonesia, internasionalisme atau perikemanusiaan, mufakat atau demokrasi, kesejahteraan sosial, ketuhanan yang berkebudayaan ini menurut Ir Soekarno waktu itu ya jadi ketika itu mengalami perubahan disempurnakan lagi menjadi ketuhanan yang berkebudayaan.

3. Fase pengesahan
12 Agustus 1945 Ir Soekarno dan Muhammad Hatta serta Drs Radjiman menuju Saigon →14 Agustus Jepang menyerah kepada sekutu tanpa syarat →14 Agustus Ir Soekarno, Drs Moh.Hatta dan Radjiman kembali ke Indonesia →kedatangan mereka disambut oleh para pemuda yang mendesak agar kemerdekaan bangsa Indonesia diproklamasikan secepatnya→ peristiwa Rengasdengklok →proklamasi kemerdekaan.

4. Eksistensi Pancasila pasca kemerdekaan
Alasan diperlukannya Pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia dikarenakan Pancasila sebagai identitas bangsa Indonesia, kepribadian bangsa Indonesia, pandangan hidup bangsa Indonesia, jiwa bangsa, dan perjanjian luhur.

5. Sumber historis sosiologis politis tentang Pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia
Historis nilai-nilai Pancasila sudah ada dalam adat istiada,t kebudayaan dan agama yang berkembang dalam kehidupan bangsa Indonesia sejak zaman kerajaan dulu.
Sosiologis nilai-nilai Pancasila (ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, keadilan) secara sosiologis telah ada dalam masyarakat Indonesia sejak dulu hingga sekarang.
Politis nilai-nilai dasar yang terkandung dalam Pancasila bersumber dan digali dari local wisdom, budaya, dan pengalaman bangsa Indonesia, termasuk pengalaman dalam berhubungan dengan bangsa-bangsa lain.

6. Dinamika dan tantangan Pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia
Masa pemerintahan Ir Soekarno pada 1960-an NASAKOM lebih populer daripada Pancasila.
Masa pemerintahan Soeharto Pancasila dijadikan pembenaran kekuasaan melalui Penataran P-4 sehingga pasca turunnya Soeharto ada kalangan yang mengidentikkan Pancasila dengan P-4.
Masa pemerintahan Era reformasi ada kecenderungan para penguasa tidak respek terhadap Pancasila, seolah-olah Pancasila ditinggalkan.

7. Urgensi Pancasila dalam kajian sejarah bangsa menurut survei Kompas yang dirilis pada 1 Juni 2008 menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang Pancasila merosot secara tajam dan menurut survei yang digelar oleh LSI Denny (2018) menunjukkan presentasi publik pro Pancasila terus menurun.

sekian dari saya terima kasih.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
In reply to First post

Re: Komentar

Akbar Ardiansyah གིས-
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
izin memperkenalkan diri:
Nama : Akbar Ardiansyah
NPM : 2115011094
Prodi : S1 Teknik Sipil

Tanggapan saya mengenai video tersebut adalah:
video tersebut telah menjelaskan ringkasan Pancasila dalam arus sejarah bangsa, yaitu fase pembuahan, fase perumusan, fase pengesahan. Fase-fase ini dijelaskan dengan cukup jelas dari segi materi dan penjelasan. Dan dalam video ini juga dijelaskan tentang eksistensi Pancasila pasca kemerdekaan dimulai dari tahun 1949—1979.Alasan diperlukannya Pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia, yaitu Pancasila sebagai identitas bangsa Indonesia, Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia, Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia, Pancasila sebagai jiwa bangsa, dan Pancasila sebagai perjanjian luhur. Selanjutnya, dijelaskan juga sumber historis, sosiologis, politis tentang Pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia. Selanjutnya, dijelaskan dinamika dan tantangan dalam kajian sejarah bangsa Indonesia. Terakhir, dijelaskan urgensi Pancasila dalam kajian sejarah bangsa. Penjelasannya adalah 48,4% responden yang berusia 17 sampai 29 tahun tidakmampu menyebutkan sila-sila Pancasila secara benar dan lengkap, 42,7% salah menyebutkan sila-sila Pancasila, dan 60% responden yang berusia 46 tahun ke atas salah menyebutkan sila-sila Pancasila. Data survei KOMPAS yang dirilis pada 1 Juni 2008 ini membuktikan bahwa minimnya pengetahuan masyarakat tentang Pancasila. Selain itu, hal ini juga diperkuat dengan survei yang digelar oleh LSI Denny JA (2018). Dengan dua survei ini, menurut saya, sangat disayangkan jika melihat hasil survei yang tertera pada video tersebut. Bagaimana tidak, angka yang ditunjukkan dalam survei tersebut mengalami penurunan yang cukup besar dalam tiap lima tahunnya. Hal ini tentu akan berpengaruh terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Apabila banyak masyarakat yang tidak mampu melafalkan Pancasila dan tidak mengamalkan Pancasila maka hal ini akan membuat Pancasila kehilangan posisinya sebagai kepribadian, pandangan, dan pedoman berbangsa dan bernegara. Apabila hal ini terjadi maka penyelenggaraan negara tidak akan berjalan dengan sepenuhnya dan cita-cita bangsa Indonesia juga akan sulit tercapai. Apabila hal ini tidak diperbaiki maka hal tersebut dapat menghancurkan bangsa ini. Oleh sebab itu, pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama dalam menanggulangi masalah serius ini sehingga segala hal yang tidak diinginkan tidak akan pernah terjadi. Untuk memperbaiki hal ini dapat dimulai dari hal yang kecil, seperti menanamkan Pancasila sebagai dasar, pandangan, pedoman, dan kepribadian bagi diri sendiri. Dengan demikian, angka presentase pro Pancasila tersebut akan pulih dan kembali menjadi landasan berkehidupan berbangsa dan bernegara.
kita dapat melihat bahwa Indonesia dalam keadaan yang memprihatinkan. Oleh karena itu, mulai dari sekarang, masyarakat dan pemerintah harus berupaya untuk menghidupkan kembali pengetahuan tentang Pancasila karena pancasila adalah landasan dalam melakukan sesuatu. Jika kita tidak memahaminya dengan baik, hal-hal yang menyebabkan perpecahan bangsa akan terjadi.

Demikianlah tanggapan saya
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
In reply to First post

Re: Komentar

Khalila Putri Ralia གིས-
Assalamualaikum warahmatullhiwabarokatuh,
Izin memperkenalkan diri
Nama : Khalila Putri R
NPM : 2115011105
Prodi : S1 Teknik Sipil

Pada video diatas menjelaskan tentang proses pancasila dalam arus sejarah yang melewati 3 fase yaitu fase pembuahan (1924), fase perumusan, dan fase pengesahan. lalu menjelaskan tentang eksistensi pancasila, kemudian menjelaskan tentang alasan diperlukannya pancasila dalam kajian sejarah bangsa indonesia, kemudian dilanjutkan dengan menjelaskan historis,sosiologis, politis tentang pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia. kemudian menjelaskan tentang dinamika dan tantangan pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia yang terjadi pada masa pemerintahan Ir. Soekarno, masa .pemerintahan Soeharto dan Masa pemerintahan Era Reformasi. kemudian menunjukkan survei tentang pengetahuan tentang pancasila pada masyarakat Indonesia sangat merosot. hal tersebut sangatlah memprihatinkan, karena seharusnya kita sebagai Bangsa Indonesia haruslah menjadikan acuan nilai-nilai Pancasila sebagai kehidupan kita.

Sekian tanggapan dari saya.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to First post

Re: Komentar

Dimas Adie Widjanarko Putra གིས-
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Dimas Adie Widjanarko Putra
NPM : 2115011106
Prodi : S1 Teknik Sipil
Izin memberikan tanggapan terhadapa video pembelajaran.

Menurut saya video pembelajaran yang bapak berikan sudah jelas dan dapat dimengerti. Di video tersebut berisi materi periode pengusulan pancasila, periode perumusan pancasila, dan periode pengesahan pancasila. Disebutkan juga bagaimana alur perumusan pancasila hingga disebut pancasila yang kita kenal sekarang. Kemudian juga terdapat informasi tentang tokoh dan organisasi yang berperan dalam perumusan pancasila. Juga berisi materi tentang konsep dan urgensi pancasila dalam arus sejarah bangsa indonesia dengan jelas dan dapat dipahami.
Sekian tanggapan saya pak. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
In reply to First post

Re: Komentar

Lenny Aditia Putri གིས-
assalamualaikum wr.wb
nama : lenny aditia putri
npm : 2115011014

video tersebut telah menjelaskan ringkasan sebagai berikutr :
1. Pancasila Dalam Arus Sejarah Bangsa yaitu :
fase pembuahan, fase perumusa dan fase pengesahan. Fase-fase ini dijelaskan dengan cukup jelas dari segi materi dan penjelasan.
2. Eksistensi Pancasila Pasca Kemerdekaan dimulai dari tahun 1949—1979.
Alasan diperlukannya Pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia, yaitu Pancasila sebagai identitas bangsa Indonesia, Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia, Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia, Pancasila sebagai jiwa bangsa, dan Pancasila sebagai perjanjian luhur.
3. Sumber Historis, Sosiologi dan Politis tentang Pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia.
4. Dinamika dan tantangan dalam kajian sejarah bangsa Indonesia.
5. Urgensi Pancasila dalam kajian sejarah bangsa.

Apabila banyak masyarakat yang tidak mampu melafalkan Pancasila dan tidak mengamalkan Pancasila maka hal ini akan membuat Pancasila kehilangan posisinya sebagai kepribadian, pandangan, dan pedoman berbangsa dan bernegara. Apabila hal ini terjadi maka penyelenggaraan negara tidak akan berjalan dengan sepenuhnya dan cita-cita bangsa Indonesia juga akan sulit tercapai. Apabila hal ini tidak diperbaiki maka hal tersebut dapat menghancurkan bangsa ini. Oleh sebab itu, pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama dalam menanggulangi masalah serius ini sehingga segala hal yang tidak diinginkan tidak akan pernah terjadi. Untuk memperbaiki hal ini dapat dimulai dari hal yang kecil, seperti menanamkan Pancasila sebagai dasar, pandangan, pedoman, dan kepribadian bagi diri sendiri. Oleh karena itu, mulai dari sekarang, masyarakat dan pemerintah harus berupaya untuk menghidupkan kembali pengetahuan tentang Pancasila karena pancasila adalah landasan dalam melakukan sesuatu. Jika kita tidak memahaminya dengan baik, hal-hal yang menyebabkan perpecahan bangsa akan terjadi.

demikian tanggapan saya,
wassalamualaikum wr. wb.
In reply to First post

Re: Komentar

Nabira.202121 Nabira.202121 གིས-
Nama: Nabira
NPM: 2115011015
Prodi: S1 Teknik Sipil

Assalamualaikum wr.wb

Menurut saya dalam video pembelajaran ditas menjelaskan proses pancasila dalam arus sejarah yang melewati 3 fase yaitu:
1. Fase pembuahan (1924).
2. Fase perumusan.
3. Fase pengesahan.

Lalu dijelaskan tentang eksistensi pancasila, kemudian tentang alasan diperlukannya pancasila dalam kajian sejarah bangsa indonesia, kemudian dilanjutkan dengan menjelaskan historis,sosiologis, politis tentang pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia. kemudian menjelaskan tentang dinamika dan tantangan pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia yang terjadi pada masa pemerintahan Ir. Soekarno, masa .Pemerintahan Soeharto dan Masa pemerintahan Era Reformasi. kemudian menunjukkan survei tentang pengetahuan tentang pancasila pada masyarakat Indonesia sangat merosot. hal tersebut sangatlah memprihatinkan, karena seharusnya kita sebagai Bangsa Indonesia haruslah menjadikan acuan nilai-nilai Pancasila sebagai kehidupan kita. Semua nilai-nilai Pancasila haruslah kita implementasi dalam kehidupan sehari-hari. Karena jika tidak diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari maka nilai-nilai Pancasila akan terlupakan. Sebagaimana yang terdapat dalam video tersebut yang menunjukkan survei, yakni pengetahuan tentang Pancasila pada masyarakat Indonesia sangat merosot. Hal tersebut sangatlah memprihatinkan, karena itu kita sebagai Bangsa Indonesia haruslah menjadikan acuan nilai-nilai Pancasila sebagai kehidupan kita. Sekian yang dapat saya sampaikan dari video pembelajaran,
Wassalamualaikum warohmatullohi wabarokatu.
In reply to First post

Re: Komentar

Ahmad Fahrezy གིས-
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Izin memperkenalkan diri
Nama : Ahmad Fahrezy
NPM : 2115011055
Prodi : S1 Teknik Sipil

Pada video tersebut dijelaskan bagaimana proses pengusulan pancasila, perumusan pancasila, pengesahan pancasila hingga setelah pancasila diproklamasikan. Proses proses tersebut di jadikan beberapa fase yaitu :

1. Pada tahun 1924 terdapat Fase Pembuahan yaitu adanya Perhimpunan Indonesia (Belanda) yang didalamnya terdapat Tema Indische Partij, Plafrom Komunis, dan Tema Serikat Islam dengan tujuan yang sama yaitu Solidaritas. Kemudian ada tulisan Tan Malaka yang berjudul Naar de Republiek Indonesia yang garis besarnya adalah Kedaulatan Rakyat (Demokrasi). Lalu muncul pula sintesis dari Tjokroaminoto yang isinya adalah Islam, Sosialisme, dan Demokrasi. Selanjutnya muncul Djama`ah Al-Chairiah (Kairo) dengan garis besar yaitu Islam dan Kebangsaan. Ir. Soekarno juga mengeluarkan esai pada tahun 1926 dengan judul Indonesia Moeda yang isinya adalah Nasionalisme, Islamisme, Marxisme.

2. Fase Perumusan atau pembukaan ini dibicarakan pada sidang BPUPKI pertama pada 29 Mei - 1 Juni dimana BPUPKI mempresentasikan keragaman sosial politk Indoensia saat itu. Tetapi pada saat itu prinip-prinsip yang diajukan belum sistematik dan holistik sebagai suatu dasar negara yang koheran. Menurut Ir. Soekarno, dasar dari semua sila pancasila adalah gotong.
Pada rancangan UUD, rumusan dasar negara adalah berdasar prinsip-prinsip Pancasila.

3. Fase Pengesahan adalah setelah melemahnya kekuasaan Jepang karena dijatuhkannya bom pada Hirosima dan Nagasaki, 6 dan 9 Agustus 1945, dan pada 16 Agustus terjadilah peristiwa Rengasdengklok karena adanya kesalahpahamanan dengan golongan muda. Melalui jalan berliku, akhirnya terjadilah kesepakan bahwa proklamasi akan di bacakan pada 17 Agustus 1945.
senjata oleh orde baru untuk mempertahankan kekuasaannya

- Eksistensi Pancasila pasca kemerdekaan
Eksistensi pancasila psca kemerdekaan sangatlah beragam. Pada tanggal 18 Agustus - 27 Desember 1949 Belanda meluncurkan Agresi Militer I dan disusul dengan Agresi Militer II. Lalu pada 27 Desember - 17 Agustus1950 terciptalah rancangan undang-undang Republik Indonesia Serikat karena Belanda membentuk negara-negara baru dengan tujuan memecah belah Indonesia. Pada periode 17 Agustus 1950 - 5 Juli 1959 Undang-undang RIS dibubarkan karena tidak berdasar nilai Republik Indonesia yaitu Kesatuan.
- Sumber historis sosiologis politis tentang Pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia
-Dinamika dan tantangan Pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia
-Urgensi Pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia.

Alasan diperlukannya kajian Pancasila dalam kehidupan bangsa Indonesia, karena Pancasila memiliki beberapa fungsi atau kedudukan, yaitu:
1. Sebagai identitas bangsa,
2. Kepribadian bangsa,
3. Pandangan hidup berbangsa dan bernegara,
4. Sebagai jiwa bangsa, serta sebagai perjanjian luhur.
5. Diperlukannya Pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia

Oleh karena itu pemerintah maupun rakyat bangsa Indonesia harus menghidupkan kembali pengetahuan nilai nilai pancasila karena nilai nilai pancasila adalah landasan kehidupan berbangsa dan bernegara. 
Sekian itu saja yang bisa saya sampaikan, jika ada salah kata saya mohon maaf, terima kasih.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
In reply to First post

Re: Komentar

DAVIN OKTADAN NUGROHO གིས-
Nama: Davin Oktadan N
NPM: 2155011014
Prodi: S1 Teknik Sipil

Assalamualaikum wr.wb

Di video tersebut tedapat proses pancasila dalam arus sejarah melalui 3 fase yaitu:
Fase pembuahan (1924), Fase perumusan, Fase pengesahan.

Lalu menjelaskan tentang eksistensi pancasila, kemudian menjelaskan tentang alasan diperlukannya pancasila dalam kajian sejarah bangsa indonesia, kemudian dilanjutkan dengan menjelaskan historis,sosiologis, politis tentang pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia. kemudian menjelaskan tentang dinamika dan tantangan pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia yang terjadi pada masa pemerintahan Ir. Soekarno, masa .Pemerintahan Soeharto dan Masa pemerintahan Era Reformasi. kemudian menunjukkan survei tentang pengetahuan tentang pancasila pada masyarakat Indonesia sangat merosot. hal tersebut sangatlah memprihatinkan, karena seharusnya kita sebagai Bangsa Indonesia haruslah menjadikan acuan nilai-nilai Pancasila sebagai kehidupan kita. Semua nilai-nilai Pancasila haruslah kita implementasi dalam kehidupan sehari-hari. Karena jika tidak diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari maka nilai-nilai Pancasila akan terlupakan. Sebagaimana yang terdapat dalam video tersebut yang menunjukkan survei, yakni pengetahuan tentang Pancasila pada masyarakat Indonesia sangat merosot. Hal tersebut sangatlah memprihatinkan, karena itu kita sebagai Bangsa Indonesia haruslah mempelajari arti nilai-nilai Pancasila dan menerapkannya dalam kehidupan kita.
Sekian, terimakasih
Wassalamualaikum warohmatullohi wabarokatu.
In reply to First post

Re: Komentar

Endang Julianti Tobing 2115011065 གིས-
Wassalamualaikum Wr. Wb
Nama : Endang Julianti Tobing
NPM : 2115011065
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin menjawab Pak/Bu,

setelah mennyaksikan video tersebut telah dijelaskan bagaimana proses pembentukan Pancasila dan apa saja yang mendasari proses tersebut.Pada tahun 1924 terdapat Fase Pembuahan yaitu adanya Perhimpunan Indonesia (Belanda) yang didalamnya terdapat Tema Indische Partij,Plafrom Komunis, dan Tema Serikat Islam dengan tujuan yang sama yaitu Solidaritas. Kemudian ada tulisan Tan Malaka yang berjudul Naar de Republiek Indonesia yang garis besarnya adalah Kedaulatan Rakyat (Demokrasi). Lalu muncul pula sintesis dari Tjokroaminoto yang isinya adalah Islam, Sosialisme, dan Demokrasi. Selanjutnya muncul Djama`ah Al-Chairiah (Kairo) dengan garis besar yaitu Islam dan Kebangsaan. Ir. Soekarno juga mengeluarkan esai pada tahun 1926 dengan judul Indonesia Moeda yang isinya adalah Nasionalisme, Islamisme, Marxisme. Fase Perumusan atau pembukaan ini dibicarakan pada sidang BPUPKI pertama pada 29 Mei - 1 Juni dimana BPUPKI mempresentasikan keragaman sosial politk Indoensia saat itu. Tetapi pada saat itu prinip-prinsip yang diajukan belum sistematik dan holistik sebagai suatu dasar negara yang koheran. Menurut Ir. Soekarno, dasar dari semua sila pancasila adalah gotong.Pada rancangan UUD, rumusan dasar negara adalah berdasar prinsip-prinsip Pancasila. Fase Pengesahan adalah setelah melemahnya kekuasaan Jepang karena dijatuhkannya bom pada Hirosima dan Nagasaki, 6 dan 9 Agustus 1945, dan pada 16 Agustus terjadilah peristiwa Rengasdengklok karena adanya kesalahpahamanan dengan golongan muda. Melalui jalan berliku, akhirnya terjadilah kesepakan bahwa proklamasi akan di bacakan pada 17 Agustus 1945.Eksistensi pancasila psca kemerdekaan sangatlah beragam. Pada tanggal 18 Agustus - 27 Desember 1949 Belanda meluncurkan Agresi Militer I dan disusul dengan Agresi Militer II. Lalu pada 27 Desember - 17 Agustus1950 terciptalah rancangan undang-undang Republik Indonesia Serikat karena Belanda membentuk negara-negara baru dengan tujuan memecah belah Indonesia. Pada periode 17 Agustus 1950 - 5 Juli 1959 Undang-undang RIS dibubarkan karena tidak berdasar nilai Republik Indonesia yaitu Kesatuan.Alasan diperlukannya kajian Pancasila dalam kehidupan bangsa Indonesia adalah Pancasila sebagai identitas bangsa, kepribadian bangsa, pandangan hidup berbangsa dan bernegara, dan sebagai jiwa bangsa, serta sebagai perjanjian luhur.Sumber historis, sosiologis, politis tentang pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia adalah sumber historis mendasar nilai-nilai pancasila yang sudah menjadi kebudayaan, lalu sumber sosiologis adalah yang menjadi isi dari pancasila tersebut dan sumber politis adalah pancasila sebagai pengalaman.Dinamika dan tantangan pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia adalah pada masa Pemerintaha Ir. Soekarno di tahun 1960-an NASAKOM lebih populer daripada Pancasila. Lalu pada masa pemerintahan Soeharto adalah Pancasila dijadikan pembenaran kekuasaan penataran P-4 sehingga pasca turunnya Soeharto, ada kalangan yang mengidentikkan Pancasila dengan P-4. Sedangkan pada Era Reformasi adalah kecenderungan para penguasa tidak respek terhadap pancasila seolah-olah pancasila telah ditinggalkan.


Terimakasih, Wassalamualaikum Wr. Wb
In reply to First post

Re: Komentar

MUHAMMAD RAIHAN AULIA གིས-

Assalammualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

Izin memperkenalkan diri:

Nama: Muhammad Raihan Aulia

NPM: 2115011016

Prodi: S1 Teknik Sipil

Berikut adalah tanggapan saya tentang video yang terlampir:

Video tersebut menjelaskan beberapa poin sebagai berikut:

1. Proses Pancasila dalam arus sejarah.

a. Fase Pembuahan (1924).

b. Fase Perumusan yang ditandai dengan sidang BPUPKI pertama (29 Mei-1 Juni 1945).

c. Fase Pengesahan yang ditandai dengan proklamasi (17 Agustus 1945).

 

2. Eksistensi Pancasila Pasca Kemerdekaan.

a. Agresi Militer I oleh Belanda (18 Agustus - 27 Desember 1949).

b. Agresi Militer II oleh Belanda (19 Des 1948 – 20 Des 1948).

c. Terciptanya RUU RIS (27 Desember-17 Agustus 1960) dan akhirnya dibubarkan (17 Agustus 1950- 5 Juli 1959).

 

3. Alasan diperlukannya Pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia.

a. Sebagai identitas bangsa.
b. Kepribadian bangsa.
c. Pandangan hidup berbangsa dan bernegara.
d. Sebagai jiwa bangsa, serta sebagai perjanjian luhur.

4. Sumber Historis, Sosiologi dan Politis tentang Pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia.


5. Dinamika dan tantangan dalam kajian sejarah bangsa Indonesia.

a.  Pada zaman Soekarno, NASAKOM lebih populer daripada Pancasila (1960an).

b. Pada zaman Soeharto Pancasila dijadikan pembenara  kekuasaam melalui Penataran P-4.

c. Para penguasa Era Reformasi memiliki kecenderungan tidak respek terhadap Pancasila.


6. Urgensi Pancasila dalam kajian sejarah bangsa.

Berisi survey dari KOMPAS(1 Juni 2008) dan LSI Denny JA(2018) yang menyatakan bahwa pengetahuan masyarakat akan Pancasila makin menurun sejalan dengan menurunnya persentase masyarakat yang pro terhadap Pancasila.

 

Setelah melihat perjuangan tokoh-tokoh bangsa yang begitu panjang dan rumit, saya merasa miris bahwa masyarakat Indonesia perlahan-lahan mulai kehilangan identitasnya yaitu Pancasila yang memiliki nilai-nilai yang luhur. Jika dibiarkan secara terus menurus maka akibatnya bangsa Indonesia dapat terpecah belah dan cita-cita bangsa pun tidak akan pernah terwujud. Oleh karena itu saya berharap pemerintah dapat melakukan program atau seminar tentang Pancasila  dan saya juga berharap masyarakat dapat mengedukasi diri sendiri dan pelan-pelan mulai mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari agar Indonesia menjadi bangsa yang ideal sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung di Pancasila.

Sekian tanggapan dari saya, mohon maaf bila ada kesalahan.

Wassalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.

In reply to First post

Re: Komentar

Resa Handayani གིས-
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Nama : Resa Handayani
NPM : 2115011024
Prodi : S1 Teknik Sipil

Menurut saya video tersebut penjelasannya sudah sangat jelas dan lengkap, serta dapat dicerna dan dimengerti dengan baik.

Dalam video tersebut dijelaskan bahwa pancasila dalam arus sejarah bangsa Indonesia mempunyai 3 fase, yaitu fase pembuahan, fase perumusan, dan fase pengesahan. Fase pembuahan (1924) pada saat adanya Perhimpunan Indonesia (Belanda), Naar de Republik Indonesia (Tan Malaka), Sintesis Tjokrominoto, Djama'ah Al-Cairiah (Kairo), Esai Soekarno. Fase perumusan dimulai pada sidang pertama BPUPKI (29 Mei-1Juni 1945) yang merumuskan calon dasar negara yang berdasarkan keragaman social politik di Indonesia. Ada 3 tokoh yang mengusulkan gagasan dasar negara, yaitu Moh. Yamin, Dr. Soepomo, Ir. Soekarno. Pada fase ini dilakukan reposisi atau penyempurnaan terkait gagasan dasar negara yang telah diusulkan.

Selanjutnya, menjelaskan mengenai eksistensi pancasila pasca kemerdekaan yang sangatlah beragam. Pada tanggal 18 Agustus - 27 Desember 1949 Belanda meluncurkan Agresi Militer I dan disusul dengan Agresi Militer II. Kemudian, pada 27 Desember - 17 Agustus 1950 terciptalah rancangan undang-undang Republik Indonesia Serikat karena Belanda membentuk negara-negara baru dengan tujuan memecah belah Indonesia. Pada periode 17 Agustus 1950 - 5 Juli 1959 Undang-undang RIS dibubarkan karena tidak berdasar nilai Republik Indonesia yaitu Kesatuan.
Selanjutnya, menjelaskan mengenai alasan diperlukannya pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia, yaitu Pancasila sebagai identitas bangsa, kepribadian bangsa, pandangan hidup berbangsa dan bernegara, sebagai jiwa bangsa, serta sebagai perjanjian luhur.

Selanjutnya, menjelaskan mengenai sumber historis, sosiologis, dan politis pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia. Sumber historis merupakan nilai-nilai mendasar pancasila yang sudah menjadi kebudayaan, lalu sumber sosiologis merupakan isi dari pancasila tersebut, sedangkan sumber politis merupakan pancasila sebagai pengalaman.

Selanjutnya, menjelaskan mengenai dinamika dan tantangan pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia. Pada masa Pemerintaha Ir. Soekarno di tahun 1960-an NASAKOM lebih populer daripada Pancasila. Lalu pada masa pemerintahan Soeharto, Pancasila dijadikan pembenaran kekuasaan penataran P-4 sehingga pasca turunnya Soeharto, ada kalangan yang mengidentikkan Pancasila dengan P-4. Sedangkan pada Era Reformasi adalah kecenderungan para penguasa tidak respek terhadap pancasila seolah-olah pancasila telah ditinggalkan.

Apabila masih banyak masyarakat yang tidak mampu melafalkan Pancasila dan tidak mengamalkan Pancasila maka hal ini akan membuat Pancasila kehilangan posisinya sebagai kepribadian, pandangan, dan pedoman berbangsa dan bernegara. Hal itu sangatlah memprihatinkan, karena seharusnya kita sebagai Bangsa Indonesia menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai acuan dalam kehidupan kita. Apabila hal ini terjadi maka penyelenggaraan negara tidak akan berjalan dengan sepenuhnya, cita-cita bangsa Indonesia akan sulit tercapai, dan dapat menghancurkan bangsa Indonesia. Oleh sebab itu, pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama dalam menangani masalah ini sehingga segala hal yang tidak diinginkan tidak akan pernah terjadi. Semua nilai-nilai Pancasila haruslah kita implementasi dalam kehidupan sehari-hari agar nilai-nilai Pancasila tidak terlupakan.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
In reply to First post

Re: Komentar

Nur Azizah གིས-
Assalamualaikum warahmatullhiwabarokatuh,
Izin memperkenalkan diri
Nama : Nur Azizah
NPM : 2115011004
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin memberikan tanggapan terkait video pembelajaran diatas,
Video tersebut menjelaskan tentang proses pancasila dalam arus sejarah bangsa. Diawali dengan fase pembuahan (1924) yang menjadikan gagasan awal suatu pemikiran. Fase perumusan yang dimulai dengan sidang pertama BPUPKI tanggal 29 mei-1 juni. Fase Pengesahan diawali dengan sekutu menjatuhkan bom dikota hirosima dan Nagasaki dan akhirnya pada tanggal 14 agustus 1945 jepang menyerah kepada sekutu tanpa syarat. Pada fase ini menghasilkan putusan putusan penting, yaitu mengesahkan UUD 45, memilih Presiden dan Wakil Presiden pertama, dan membentuk KNIP.
Selanjutnya, dijelaskan pula eksistensi Pancasila pasca kemerdekaan yang dimulai pada tahun 1949-1979.
Selanjutnya, dijelaskan juga tentang eksistensi Pancasila pasca kemerdekaan dimulai dari tahun 1949—1979. Alasan diperlukannya Pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia, yaitu Pancasila sebagai identitas bangsa Indonesia, Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia, Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia, Pancasila sebagai jiwa bangsa, dan Pancasila sebagai perjanjian luhur.
Selanjutnya, tentang sumber historis, sosiologis, politisi tentang Pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia. Historis (nilai-nilai Pancasila sudah ada dalam adat istiadat), sosiologis (nilai-nilai Pancasila (ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, keadilan)), politisi (nilai-nilai dasar yang terkandung dalam Pancasila bersumber dari local wisdom, budaya, dan pengalaman bangsa Indonesia).
Selanjutnya, dijelaskan dinamika dan tantangan dalam kajian sejarah bangsa Indonesia
Dan terakhir dijelaskan tentang urgensi Pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia. Melihat hasil data survey yang tertera dalam divideo tersebut, sangat disayangkan masih minimnya pengetahuan masyarakat mengenai Pancasila. Dapat dilihat terjadi penurunan tentang pro-pengetahuan Pancasila setiap tahunnya. Oleh karena itu, masyarakat dan pemerintah harus berupaya dalam menangani masalah ini dan membangkitkan lagi pengetahuan akan penting nya nilai-nilai Pancaila.

Sekian tanggapan dari saya, mohon maaf bila ada kesalahan.
Wassalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.
In reply to First post

Re: Komentar

Rafly Bani Fadlih གིས-
Nama : Rafly Bani Fadlih
NPM : 2115011116
Prodi : S1 Teknik Sipil

Dinamika dan tantangan pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia pada masa ke masa mengalami berbagai macam gejolak dari pembuahan, pembukaan, perumusan, pengesahan, bahkan sampai penerapan dan hingga saat ini tantangan itu masih ada

Tujuan supersemar
Dibubarkannya Partai komunis Indonesia (PKI) dan ormas, serta menyatakan bahwa PKI merupakan partai terlarang
Penangkapan menteri sejumlah 15 orang yang memiliki keterlibatan maupun melakukan dukungan pada G30S/PKI
Melakukan pemurnian MPRS maupun lembaga negara lain dari PKI dan unsur-unsurnya serta menempatkan peranan lembaga tersebut sesuai dengan yang tertera pada UUD 1945.

Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dikeluarkan dalam rangka menjaga keamanan sosial-politik dalam negeri. Presiden Soekarno mengeluarkan Dekrit Presiden di dalam upacara resmi di Istana Merdeka.
Isi Dekrit Presiden 5 Juli 1959, di antaranya adalah:
1. Pembubaran Konstituante;
2. Berlakunya kembali UUD 1945 dan tidak berlakunya UUDS 1950; dan
3. Pembentukan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) dan Dewan Penasehat Agung (DPA).

Intan Dwiyanti, "Isi, Tujuan dan Fakta Supersemar yang Jarang Diketahui". https://roomme.id/artikel/intermezzo/fakta-supersemar
Rahma Harbani, "Dekrit Presiden 5 Juli 1959: Sejarah dan Latar Belakang Dikeluarkannya Aturan" selengkapnya https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5631338/dekrit-presiden-5-juli-1959-sejarah-dan-latar-belakang-dikeluarkannya-aturan.

Kemerosotan ilmu dan penerapan pancasila dapat dirasakan langsung tidak hanya data yang berkata kemerosotan tapi dalam kehidupan pun kita dapat melihat nilai-nilai pancasila sedikit demi sedikit dilupakkan
ini menjadi tanggung jawab besar bagi seluruh masyarakat Indonesia mengenai pancasila

Sekian dari saya, apabila ada kekurangan mohon maaf
Terima kasih
In reply to First post

Re: Komentar

Filipus Kevin Fernando Unila གིས-
Selamat pagi, Bapak/Ibu?
Nama: Filipus Kevin Fernando
NPM: 2115011006
Prodi: S1 Teknik Sipil
Dalam video tersebut dijelaskan bahwa proses pembentukan Pancasila terbagi menjadi tiga fase yaitu:

Fase Pembuahan (1924)
Dimulai saat Perhimpunan Indonesia di Belanda memberikan suatu pemikiran dan kemudian muncul tema persatuan nasional, kemudian partai komunis dan sarekat islam (mandiri) memunculkan suatu nilai yang sama universal yakni tentang solidaritas atau persatuan Indonesia.
Fase Perumusan
Dimulai pada sidang pertama BPUPKI tanggal 29 Mei - 1 Juni 1945. Dalam sidang tersebut terdapat tiga tokoh yang menyampaikan pendapat tentang usulan dasar negara, yaitu Moh. Yamin, Soepomo dan Ir Soekarno. Kemudian, sidang kedua BPUPKI tanggal 10-17 Juli 1945 bertujuan untuk merumuskan rancangan UUD. Setelah panitia merumuskan, lahirlah Piagam Jakarta yang berisikan naskah pembukaan UUD 1945.

Fase pengesahan

Diawali dengan serangan sekutu kepada Jepang dengan menjatuhkan bom di kota Hirosima dan Nagasaki pada tanggal 6 dan 9 agustus 1945. Kemudian, Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu pada tanggal 14 agustus 1945. Mendengar Jepang menyerah kepada sekutu, golongan muda kemudian mendesak golongan tua untuk segera memproklamasikan kemerdekaan sebab ada kekosongan pemimpin di Indonesia. Kemudian terjadi peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945. Lalu, golongan tua akhirnya mau untuk memproklamasikan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 di jalan Pegangsaan Timur no.56, Jakarta. Lalu, berlanjut ke tanggal 18 Agustus 1945, PPKI menyetujui naskah “Piagam Jakarta” sebagai pembukaan UUD 1945 kecuali sila pertama yaitu dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya. Sila ini diganti dengan “Ketuhanan yang Maha Esa”, hal ini karena sila tersebut tidak menggambarkan negara Indonesia yang memiliki beragam agama dan kepercayaan.
Bahwa tanggal 1 Juni 1945 merupakan hari kelahiran Pancasila. Pada hari itulah, lima prinsip dasar negara dikemukakan dengan nama Pancasila.
Eksistensi Pancasila pasca kemerdekaan mengalami beragam ancaman. Dimulai dari serangan agresi militer belanda 1 dan 2. Kemudian, terciptanya rancangan undang-undang Republik Indonesia Serikat sebab Belanda ingin membentuk negara-negara boneka dengan tujuan memecah belah Indonesia dan ancaman internal seperti peristiwa G-30S/PKI.
Dalam kehidupan berbangsa, Pancasila memiliki beberapa fungsi atau kedudukan, yaitu:
1. Sebagai identitas bangsa
2. Kepribadian bangsa
3. Pandangan hidup berbangsa dan bernegara
4. Sebagai jiwa bangsa, serta sebagai perjanjian luhur
Sekian tanggapan yang dapat saya berikan mengenai materi Pancasila dalam Arus Sejarah Bangsa. Terima kasih.
In reply to First post

Re: Komentar

Zulfa Afifah གིས-
Assalammualaikum wr.wb.
Nama : Zulfa Afifah
NPM : 2115011104
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin memberikan tanggapan terhadap video yang telah bapak berikan,
Menurut saya, penjelasan dari video tersebut sudah sangat jelas dan dapat dimengerti, dalam video tersebut sudah dijelaskan bahwa Pancasila dalam arus sejarah bangsa mempunyai 3 fase yaitu fase pembuahan, fase perumusan, dan fase pengesahan. Fase pembuahan (1924) pada saat adanya Perhimpunan Indonesia (PI), Naar de Republik Indonesia (Tan Malaka), Sintesis Tjokrominoto, Djama'ah Al-Cairiah (Kairo), Esai Soekarno. Fase perumusan dimulai pada sidang pertama BPUPKI (29 Mei-1Juni 1945) yang merumuskan calon dasar negara yang berdasarkan keragaman social politik di Indonesia. Dalam sidang tersebut terdapat tiga tokoh yang menyampaikan pendapatnya tentang usulan dasar negara, tiga tokoh yang mengusulkan gagasan dasar negara, yaitu Moh. Yamin, Dr. Soepomo, Ir. Soekarno. Pada fase ini dilakukan reposisi atau penyempurnaan terkait gagasan dasar negara yang telah diusulkan. Fase Pengesahan terjadi setelah melemahnya kekuasaan Jepang karena dijatuhkannya bom pada Hirosima dan Nagasaki, 6 dan 9 Agustus 1945, dan pada 16 Agustus terjadilah peristiwa Rengasdengklok karena adanya kesalahpahamanan dengan golongan muda. Melalui jalan berliku, akhirnya terjadilah kesepakan bahwa proklamasi akan di bacakan pada 17 Agustus 1945.

Selanjutnya dijelaskan tentang eksistensi pancasila, alasan diperlukannya pancasila dalam kajian sejarah bangsa indonesia, kemudian dilanjutkan dengan menjelaskan historis,sosiologis, politis tentang pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia. Kemudian dijelaskan juga tentang dinamika dan tantangan pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia yang terjadi pada masa pemerintahan Ir. Soekarno, lalu pada masa pemerintahan Soeharto, Pancasila dijadikan pembenaran kekuasaan penataran P-4 sehingga pasca turunnya Soeharto, ada kalangan yang mengidentikkan Pancasila dengan P-4. Sedangkan pada Era Reformasi adalah kecenderungan para penguasa tidak respek terhadap pancasila seolah-olah pancasila telah ditinggalkan.

Sekian tanggapan yang dapat saya berikan, terima kasih
Wassalamualaikum wr. wb.
In reply to First post

Re: Komentar

Muhammad Faris Azzahri གིས-
Assalamualaikum wr.wb
Izin memperkenalkan diri
NAMA: Muhammad Faris Azzahri
KELAS: B
PRODI: S1 TEKNIK SIPIL
NPM: 2115011124

Video tersebut telah menjelaskan Pancasila dalam Arus Sejarah Bangsa yang mempunyai 3 Fase:

1. Fase Pembuahan (tahun 1924)
- Himpunan Indonesia
- Naar de Republik Indonesia (Tan Malaka)
- Sintesis Tjokrominoto
- Djama'ah Al-Cairiah (Kairo)
- Esai Soekarno

2. Fase Perumusan (Pembukaan)
Dimulai pada sidang pertama BPUPKI (29 Mei-1Juni 1945) yang merumuskan calon dasar negara yang berdasarkan keragaman sosial-politik di Indonesia.
Tokoh yang ikut mengusulkan gagasan dasar negara adalah : Moh Yamin, Dr. Soepomo, Ir. Soekarno.


3. Fase Pengesahan (Rancangan UUD)
Rumusan dasar negara dirancang berdasarkan prinsip-prinsip Pancasila. Pada Alinea ke-3 terdapat gabungan dari 2 golongan yaitu Golongan Islam dan Golongan Kebangsaan yang menghasilkan Piagam Jakarta pada alinea ke-4 yang berisi 5 sila Pancasila.

Oleh karena itu, mulai dari sekarang, masyarakat dan pemerintah harus berupaya untuk menghidupkan kembali pengetahuan tentang Pancasila karena pancasila adalah landasan dalam melakukan sesuatu. Jika kita tidak memahaminya dengan baik, hal-hal yang menyebabkan perpecahan bangsa akan terjadi.

demikian tanggapan saya mengenai video tersebut
terimakasih,
wassalamualaikum wr. wb
In reply to First post

Re: Komentar

Endang Julianti Tobing 2115011065 གིས-
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Nama : Endang Julianti Tobing
NPM : 2115011065
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin menjawab Pak/Bu

Dalam video tersebut dijelaskan bahwa pancasila dalam arus sejarah bangsa Indonesia mempunyai 3 fase, yaitu fase pembuahan, fase perumusan, dan fase pengesahan. Fase pembuahan (1924) pada saat adanya Perhimpunan Indonesia (Belanda), Naar de Republik Indonesia (Tan Malaka), Sintesis Tjokrominoto, Djama'ah Al-Cairiah (Kairo), Esai Soekarno. Fase perumusan dimulai pada sidang pertama BPUPKI (29 Mei-1Juni 1945) yang merumuskan calon dasar negara yang berdasarkan keragaman social politik di Indonesia. Ada 3 tokoh yang mengusulkan gagasan dasar negara, yaitu Moh. Yamin, Dr. Soepomo, Ir. Soekarno. Pada fase ini dilakukan reposisi atau penyempurnaan terkait gagasan dasar negara yang telah diusulkan.Lalu menjelaskan mengenai eksistensi pancasila pasca kemerdekaan yang sangatlah beragam. Pada tanggal 18 Agustus - 27 Desember 1949 Belanda meluncurkan Agresi Militer I dan disusul dengan Agresi Militer II. Kemudian, pada 27 Desember - 17 Agustus 1950 terciptalah rancangan undang-undang Republik Indonesia Serikat karena Belanda membentuk negara-negara baru dengan tujuan memecah belah Indonesia. Pada periode 17 Agustus 1950 - 5 Juli 1959 Undang-undang RIS dibubarkan karena tidak berdasar nilai Republik Indonesia yaitu Kesatuan. Menjelaskan mengenai alasan diperlukannya pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia, yaitu pancasila sebagai identitas bangsa, kepribadian bangsa, pandangan hidup berbangsa dan bernegara, sebagai jiwa bangsa, serta sebagai perjanjian luhur.Menjelaskan mengenai sumber historis, sosiologis, dan politis pancasila dalam kajian sejarah bangsa Indonesia. Sumber historis merupakan nilai-nilai mendasar pancasila yang sudah menjadi kebudayaan, lalu sumber sosiologis merupakan isi dari pancasila tersebut, sedangkan sumber politis merupakan pancasila sebagai pengalaman. Dalam video tersebut terdapat survei, namun, dari data survey, yaitu survey dari KOMPAS(1 juni 2008) dan LSI Denny JA (2018), membuktikan bahwa minimnya pengetahuan masyarakat tentang Pancasila. Dari hasil survey tersebut, terjadi penurunan pengetahuan masyarakat tentang Pancasila setiap tahunnya.Hal ini sangat memprihatinkan, dimana masyarakatnya tidak paham tentang identitas bangsa nya sendiri. Oleh karena itu, mulai dari sekarang, masyarakat harus sadar dan pemerintah harus berupaya untuk menghidupkan kembali pengetahuan tentang pancasila pada Era Reformasi adalah kecenderungan para penguasa tidak respek terhadap pancasila seolah-olah pancasila telah ditinggalkan.Apabila masih banyak masyarakat yang tidak mampu melafalkan pancasila dan tidak mengamalkan pancasila maka hal ini akan membuat Pancasila kehilangan posisinya sebagai kepribadian, pandangan, dan pedoman berbangsa dan bernegara. Hal itu sangatlah memprihatinkan, karena seharusnya kita sebagai Bangsa Indonesia menjadikan nilai-nilai pancasila sebagai acuan dalam kehidupan kita. Apabila hal ini terjadi maka penyelenggaraan negara tidak akan berjalan dengan sepenuhnya, cita-cita bangsa Indonesia akan sulit tercapai, dan dapat menghancurkan bangsa Indonesia. Oleh sebab itu, pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama dalam menangani masalah ini.
In reply to First post

Re: Komentar

Muhamad Zada Empu Razak Kesatria གིས-

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Izin memperkenalkan diri

Nama : Muhamad Zada Empu Razak Kesatria

NPM : 2155011005

Prodi : S1 Teknik Sipil


Pancasila dalam Arus Sejarah Bangsa yang mempunyai 3 Fase, yaitu sebagai berikut :

1. Fase Pembuahan (pada tahun 1924), ada 5:

  1. Himpunan Indonesia
  2. Naar de Republik Indonesia (Tan Malaka)
  3. Sintesis Tjokrominoto
  4. Djama'ah Al-Cairiah (Kairo)
  5. Esai Soekarno

2. Fase Perumusan (Pembukaan)
Dimulai pada sidang pertama BPUPKI (29 Mei-1Juni 1945) yang merumuskan calon dasar negara yang berdasarkan keragaman sosial-politik di Indonesia.
Tokoh yang ikut mengusulkan gagasan dasar negara adalah : Moh Yamin, Dr. Soepomo, Ir. Soekarno
Pada Fase Perumusan dilakukan reposisi atau penyempurnaan terkait gagasan dasar negara yang diusulkan karena terdapat kelemah dalam setiap usulan tersebut.

3. Fase Pengesahan (Rancangan UUD)
Rumusan dasar negara dirancang berdasarkan prinsip-prinsip Pancasila. Pada Alinea ke-3 terdapat gabungan dari 2 golongan yaitu Golongan Islam dan Golongan Kebangsaan yang menghasilkan Piagam Jakarta pada alinea ke-4 yang berisi 5 sila Pancasila.

Isi Dekrit Presiden yang dianggap sebagai penyelewengan UUD dan Pancasila :
1. Pembubaran Konstituante;
2. Berlakunya kembali UUD 1945 dan tidak berlakunya UUDS 1950; dan
3. Pembentukan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) dan Dewan Penasehat Agung (DPA).

Isi Supersemar :
1. Mengambil semua tindakan yang diperlukan supaya keamanan serta ketenangan terjamin dan untuk mewujudkan jalannya pemerintahan yang stabil dan jalannya revolusi;
2. Menjamin kewibawaan presiden/ Pemimpin Besar Revolusi/ Panglima Tertinggi/ Mandataris MPRS untuk menjamin keselamatan pribadai, menjaga keutuhan bangsa dan negara, melaksanakan segala perintah pimpinan besar revolusi;
3. Mengadakan koordinasi pelaksanaan perintah dengan Panglima-Panglima Angkatan Lain dengan sebaik-baiknya;
4. Melaporkan segala hal yang bersangkutan dalam tugas serta tanggung jawabnya seperti tersebut di atas.

Dijelaskan pula Alasan Diperlukannya Pancasila Dalam Kajian Sejarah Bangsa Indonesia dan Sumber Histroris, Sosiologis, Politis Tentang Pancasila Dalam Kajian Sejarah Bangsa Indonesia, serta Dinamika dan Tantangan Pancasila Dalam Kajian Sejarah Bangsa Indonesia. 

Berdasarkan penjelasan di atas, menurut saya pemaparan materi dalam video tersebut sudah sangat detail, karena menjelaskan secara rinci di mulai dari Fase Pembuahan, Fase Perumusan, sampai Fase Pengesahan yang disertai dengan proses-proses dalam ketiga fase tersebut. Selanjutnya telah dijelaskan juga tentang Eksistensi Pancasila Pasca Kemerdekaan yang artinya Pancasila mengalami banyak ancaman dan gangguan sampai saat ini yang dimulai dari Belanda yang ingin menjajah kembali Indonesia, dan ada kelompok islam yang ingin mengganti ideologi negara yang mengakibatkan kondisi politik pada saat itu bergejolak, serta terjadinya G-30SPKI.

Apabila ada salah kata saya mohon maaf, sekian terima kasih

Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

In reply to First post

Re: Komentar

Atma Seta Ramadhan གིས-
Assalamualaikum warahmatullhiwabarokatuh,
Izin memperkenalkan diri
Nama : Atma Seta Ramadhan
NPM : 2115011005
Prodi : S1 Teknik Sipil

menurut saya video yang diberikan bapak sudah cukup jelas karena di video tersebut sudah dijelaskan beberapa materi seperti, proses perumusan pancasila dari masa pembuahan yang dimulai dari pembentukan organisasi organisasi seperti perhimpunan indonesia dll , lalu dilanjutkan dengan fase perumusan yang mana dasar negara mulai dibicarakan pada sidang pertama BPUPKI lalu dilanjutkan dengan penjelasan pada fase pengesahan dasar negara yaitu pada tanggal 18 agustus 1945 oleh PPKI, lalu dilanjutkan dengan penjelasan eksistensi pancasila pasca kemerdekaan yang dijelaskan terdapat beberapa dokumen resmi penetapan pancasila sebagai dasar negara seperti piagam jakarta sampai dengan dekrit presiden 5 juli 1959, kemudian dilanjutkan lagi tentang apa sih alasan diperlukannya pancasila dalam kajian sejarah bangsa indonesia, kemudian dilanjutkan dengan penjelasan sumber historis, sosiologis, politis tentang pancasila dalam kajian sejarah bangsa indonesia, dan pada akhir video tersebut penjelasan diakhiri dengan materi urgensi pancasila dalam kajian sejarah bangsa indonesia ini.

Sekian tanggapan saya
Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh