Soal Kasus Terintegrasi: Toko “Maju Jaya”
Toko Maju Jaya adalah perusahaan dagang yang menjual berbagai perlengkapan kantor. Perusahaan menggunakan metode perpetual dan periode akuntansi berakhir setiap akhir bulan. Pada 1 September 2026, saldo akun perusahaan adalah sebagai berikut:
|
Akun |
Debit (Rp) |
Kredit (Rp) |
|
Kas |
20.000.000 |
– |
|
Piutang Usaha |
8.000.000 |
– |
|
Persediaan Barang Dagang |
15.000.000 |
– |
|
Perlengkapan |
2.000.000 |
– |
|
Peralatan Toko |
25.000.000 |
– |
|
Utang Usaha |
– |
10.000.000 |
|
Modal Pemilik |
– |
60.000.000 |
|
Jumlah |
70.000.000 |
70.000.000 |
Selama September 2026 terjadi transaksi berikut:
- 2 September: Dibeli barang dagang secara kredit dari PT Sinar Abadi sebesar Rp12.000.000, syarat 2/10, n/30.
- 4 September: Dijual barang dagang secara tunai sebesar Rp10.000.000. Harga pokok barang yang dijual Rp6.000.000.
- 6 September: Dibayar biaya angkut pembelian sebesar Rp500.000 secara tunai.
- 8 September: Dikembalikan sebagian barang yang dibeli dari PT Sinar Abadi karena rusak sebesar Rp2.000.000.
- 10 September: Dilunasi utang kepada PT Sinar Abadi dalam masa potongan.
- 12 September: Dijual barang dagang secara kredit kepada Toko Sejahtera sebesar Rp15.000.000. Harga pokok penjualan Rp9.000.000.
- 15 September: Diterima pelunasan piutang dari pelanggan sebesar Rp7.500.000. Pelanggan memperoleh potongan penjualan Rp150.000.
- 18 September: Dibeli barang dagang secara tunai sebesar Rp8.000.000.
- 20 September: Pemilik mengambil uang perusahaan untuk keperluan pribadi sebesar Rp2.000.000.
- 23 September: Dibayar utang usaha kepada pemasok lain sebesar Rp5.000.000.
- 25 September: Toko Sejahtera mengembalikan barang dagang yang dibelinya sebesar Rp1.500.000. Harga pokok barang yang dikembalikan Rp900.000.
- 27 September: Dibayar beban listrik dan air sebesar Rp1.200.000 secara tunai.
- 29 September: Dibeli perlengkapan toko secara kredit sebesar Rp1.000.000.
- 30 September: Berdasarkan pemeriksaan fisik, persediaan barang dagang menurut catatan perusahaan tidak sama dengan hasil perhitungan fisik. Persediaan menurut hasil pemeriksaan fisik adalah Rp16.200.000.
Pertanyaan
A. Analisis dan berpikir kritis
- Tentukan akun-akun yang terpengaruh oleh setiap transaksi.
- Jelaskan alasan setiap transaksi dicatat sebagai debit atau kredit.
- Identifikasi transaksi yang berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan jika perusahaan hanya berfokus pada penerimaan dan pengeluaran kas.
- Mengapa transaksi penjualan harus dicatat dalam dua tahap pada metode perpetual?
- Menurut Anda, transaksi mana yang paling membutuhkan ketelitian dalam menentukan nilai yang dicatat? Jelaskan alasannya.
B. Jurnal
Buatlah jurnal umum untuk seluruh transaksi selama September 2026.
Siswa harus menentukan sendiri:
- akun yang didebit dan dikredit;
- jumlah yang dicatat;
- akun yang berkaitan dengan potongan pembelian dan penjualan;
- pencatatan retur pembelian dan retur penjualan;
- pencatatan harga pokok penjualan.
C. Posting
Posting seluruh jurnal ke buku besar bentuk T atau bentuk saldo untuk akun:
- Kas
- Piutang Usaha
- Persediaan Barang Dagang
- Perlengkapan
- Peralatan Toko
- Utang Usaha
- Modal
- Prive
- Penjualan
- Retur Penjualan
- Potongan Penjualan
- Harga Pokok Penjualan
- Beban Angkut Pembelian
- Beban Listrik dan Air
D. Neraca saldo
Susunlah neraca saldo sebelum penyesuaian per 30 September 2026 berdasarkan saldo akhir setiap akun.
Kemudian lakukan analisis:
Apabila jumlah debit dan kredit dalam neraca saldo sama, apakah hal tersebut membuktikan bahwa seluruh transaksi telah dicatat dengan benar? Jelaskan dengan memberikan minimal dua kemungkinan kesalahan yang tetap dapat terjadi meskipun neraca saldo seimbang.
E. Pemecahan masalah
Dari data kasus tersebut, siswa menemukan adanya perbedaan antara persediaan menurut catatan dan hasil pemeriksaan fisik.
- Hitung selisih persediaan.
- Tentukan kemungkinan penyebab selisih tersebut.
- Tentukan jurnal penyesuaian yang diperlukan.
- Jelaskan dampak selisih persediaan terhadap harga pokok penjualan dan laba perusahaan.
- Jika Anda adalah pemilik Toko Maju Jaya, tindakan apa yang akan Anda lakukan agar selisih persediaan tidak berulang pada periode berikutnya?
Tantangan Higher Order Thinking Skills (HOTS)
Manajemen menemukan bahwa laba perusahaan terlihat meningkat, tetapi kas justru semakin berkurang. Berdasarkan transaksi September, berikan analisis apakah kondisi tersebut masuk akal.
Tuliskan jawaban dalam format:
Masalah → Bukti transaksi → Analisis → Kesimpulan → Solusi
Dengan demikian, kalian sebagai mahasiswa tidak hanya menghitung jurnal dan neraca saldo, tetapi juga berlatih menafsirkan informasi akuntansi, menemukan kemungkinan kesalahan, mengevaluasi kondisi perusahaan, dan merumuskan solusi.
Selamat Mengerjakan.