DISKUSI

DISKUSI

Number of replies: 19

Pertanyaan Pemantik

Menurut Anda, mengapa seorang calon guru ekonomi perlu memahami model pembelajaran dan mampu melakukan inovasi dalam pembelajaran ekonomi?

Silakan sampaikan pendapat Anda pada forum diskusi Pertemuan 1 dengan memberikan argumentasi yang didukung oleh pengalaman, hasil pengamatan, atau sumber referensi yang relevan.


In reply to First post

Re: DISKUSI

by Keyza Maya Aurora -
Nama : Keyza Maya Aurora 
NPM : 2513031089

Menurut saya seorang guru harus memahami model pembelajaran karena dari pengalaman saya di smk saat adanya praktik komputer guru hanya memberi link yt untuk di tonton sambil praktik menggunakan komputer dan itu menurut saya kurang efektif untuk siswa karena seharusnya jika praktik komputer seperti myob akuntansi itu langsung dengan guru nya gurunya juga ikut mengerjakan soalnya sebagai contoh.

In reply to Keyza Maya Aurora

Re: DISKUSI

by Febiola salsabila -
Nama : Febiola salsabila
NPM : 2513031022

Menurut saya, seorang calon guru ekonomi perlu memahami berbagai model pembelajaran karena setiap siswa memiliki karakteristik, kebutuhan, dan cara belajar yang berbeda. Pemahaman terhadap model pembelajaran membantu guru memilih strategi yang tepat agar materi ekonomi tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga dapat dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari.

Selain itu, calon guru ekonomi perlu mampu melakukan inovasi pembelajaran agar proses belajar menjadi lebih menarik, interaktif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Misalnya, guru dapat menggunakan studi kasus ekonomi, simulasi, permainan edukatif, diskusi berbasis masalah, maupun teknologi digital.

Dengan demikian, pemahaman model dan inovasi pembelajaran dapat membantu calon guru menciptakan pembelajaran ekonomi yang aktif, kontekstual, kreatif, dan mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa.
In reply to First post

Re: DISKUSI

by FAKHRANA PERMATASARI -
Nama: Fakhrana Permatasari
NPM:2513031080

menurut saya guru ekonomi perlu memahami model pembelajaran dan mampu berinovasi materi ekonomi karena pelajaran tanpa adanya pemahaman model dan inovasi belajar, pembelajaran akan terasa sulit di pahami dan membosankan jika hanya disampaikan, siswa punya cara belajar yang berbeda-beda. Selain itu, dunia ekonomi terus berubah dengan munculnya hal-hal baru seperti ekonomi digital dan fintech, sehingga cara mengajar juga harus mengikuti perkembangan zaman agar tetap relevan. Dengan menguasai berbagai model pembelajaran dan berani berinovasi, guru dapat membuat pembelajaran ekonomi lebih menarik, mudah dipahami, dan sesuai dengan kebutuhan serta kondisi siswa di kelas.
In reply to First post

Re: DISKUSI

by Icha putri prasetia -

NAMA: ICHA PUTRI PRASETIA

NPM: 2513031078

1. Karakteristik materi ekonomi yang abstrak dan dinamis

Ekonomi banyak berisi konsep abstrak (permintaan-penawaran, inflasi, kebijakan moneter) sekaligus fenomena yang terus berubah mengikuti kondisi riil di masyarakat. Model pembelajaran yang tepat membantu menjembatani konsep abstrak tersebut dengan pengalaman konkret siswa, misalnya melalui simulasi pasar, studi kasus, atau permainan peran.


2. Menghindari pembelajaran yang monoton dan hafalan

Tanpa penguasaan model pembelajaran yang variatif, pengajaran ekonomi cenderung terjebak pada metode ceramah dan hafalan rumus/istilah. Padahal ekonomi menuntut kemampuan analisis, pengambilan keputusan, dan pemecahan masalah kompetensi yang lebih efektif dibangun lewat model seperti problem-based learning, discovery learning, atau project-based learning.


3. Keberagaman gaya belajar siswa

Setiap kelas memiliki siswa dengan gaya belajar berbeda (visual, auditori, kinestetik). Penguasaan berbagai model memungkinkan guru memilih atau memadukan pendekatan yang paling sesuai dengan karakteristik siswa dan materi tertentu.


4. Relevansi dengan perkembangan zaman

Ekonomi erat kaitannya dengan isu terkini digitalisasi, ekonomi kreatif, fintech, isu lingkungan dalam ekonomi. Inovasi pembelajaran (misalnya integrasi teknologi, studi kasus aktual, pembelajaran berbasis proyek nyata) membuat materi tetap relevan dan menarik bagi siswa, bukan sekadar teori usang di buku teks.

5. Membentuk kompetensi abad 21

Pembelajaran ekonomi yang inovatif mendorong siswa berpikir kritis, kolaboratif, dan kreatif bukan hanya memahami konsep, tapi mampu menerapkannya dalam pengambilan keputusan ekonomi sehari-hari (sebagai konsumen, calon wirausaha, atau warga negara yang paham kebijakan publik).


Singkatnya, pemahaman model pembelajaran memberi guru "alat" pedagogis, sementara kemampuan berinovasi memastikan alat itu terus disesuaikan agar pembelajaran ekonomi tetap bermakna, kontekstual, dan efektif bagi generasi siswa yang dihadapi.

In reply to First post

Re: DISKUSI

by Mita Amelia -

Nama: Mita Amelia

Npm: 2513031085

Menurut saya, calon guru ekonomi perlu memahami model pembelajaran dan mampu melakukan inovasi karena cara mengajar sangat memengaruhi bagaimana siswa memahami ekonomi. kalau guru hanya menggunakan metode ceramah dan siswa cuma mencatat, materi ekonomi yang sebenarnya dekat dengan kehidupan sehari-hari bisa terasa membosankan dan sulit dipahami. guru juga perlu menyesuaikan model pembelajaran dengan kondisi dan kebutuhan siswa. Misalnya, materi tentang permintaan dan penawaran bisa dikaitkan dengan harga barang yang sedang naik di pasar, sehingga siswa tidak hanya menghafal rumus, tapi memahami alasan di balik perubahan harga.

jadi, inovasi dalam pembelajaran bukan berarti guru harus selalu menggunakan teknologi atau membuat sesuatu yang rumit. yang paling penting adalah bagaimana guru bisa membuat siswa aktif berpikir, bertanya, berdiskusi, dan mampu menghubungkan materi ekonomi dengan kehidupan nyata


In reply to First post

tanggapan saya

by Arya Wijaya -
NAMA: ARYA WIJAYA
NPM: 2513031090

menurut sayaa seorang calon guru ekonomi perlu memahami model pembelajaran dan mampu melakukan inovasi dalam pembelajaran ekonomi karena beberapa alasan yaitu:
Pertama, dari sisi tuntutan profesi, jabatan guru ekonomi yakni merupakan jabatan profesional yang membawa konsekuensi untuk memiliki etika, wawasan, pengetahuan, sikap, dan keterampilan dalam bidang studi ekonomi. Guru yang profesional tidak hanya dituntut menguasai subject matter, tetapi juga ilmu kependidikan, termasuk strategi belajar mengajar, evaluasi pengajaran, dan perencanaan pengajaran. Artinya, kompetensi pedagogik termasuk penguasaan model pembelajaran merupakan bagian tak terpisahkan dari profesionalisme guru ekonomi.
Kedua, perubahan zaman menuntut pembaharuan dalam pembelajaran. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dinamika kehidupan masyarakat, serta pertumbuhan jumlah penduduk mendorong terjadinya pergeseran paradigma pembelajaran, antara lain: siswa tidak lagi ditempatkan sebagai objek ajar melainkan subjek ajar, pembelajaran berorientasi pada kompetensi bukan sekadar materi, serta pembelajaran yang tidak lagi bersifat guru sentris melainkan siswa yang lebih berperan aktif. nah adapun perubahan orientasi ini mustahil dijalankan tanpa penguasaan model-model pembelajaran yang variatif dan inovatif.
Ketiga, inovasi pembelajaran berfungsi sebagai sarana pemecahan masalah. Inovasi dimaknai sebagai ide, gagasan, praktik, atau produk baru yang disadari dan diadopsi untuk memperbaiki suatu keadaan atau proses tertentu. Karakteristik ilmu ekonomi yang berangkat dari fakta dan gejala ekonomi nyata di sekitar peserta didik menuntut guru mampu menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, learnable, dan efektif yang hanya dapat dicapai melalui kreativitas dan inovasi dalam merancang pengalaman belajar.
Keempat, prinsip-prinsip pembelajaran seperti perhatian dan motivasi, keaktifan, keterlibatan langsung, serta tantangan, mensyaratkan guru untuk mampu memilih dan mengembangkan model pembelajaran yang tepat agar proses belajar dapat berlangsung optimal dan mencapai hasil belajar yang maksimal.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemahaman terhadap model pembelajaran dan kemampuan berinovasi bukan sekadar pelengkap, melainkan syarat mutlak bagi calon guru ekonomi agar mampu menjalankan perannya sebagai pendidik, fasilitator, pembaharu (innovator), sekaligus evaluator dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran ekonomi yang relevan dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan zaman.
adapun sumber yang telah saya baca:
● Mulyasa, E. 2006. Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya mendukung argumen bahwa penguasaan model pembelajaran adalah bagian dari kompetensi profesional guru.
● Budiwati, N. & Permana, L. 2010. Perencanaan Pembelajaran Ekonomi mendukung argumen bahwa perencanaan dan inovasi pembelajaran ekonomi memerlukan pemahaman model pembelajaran yang tepat.
In reply to First post

Re: DISKUSI

by TASYA RAHMADANI -
Nama: Tasya Rahmadani
NPM: 2513031084

Menurut saya calon guru ekonomi perlu memahami model pembelajaran dan mampu melakukan inovasi agar pembelajaran itu tidak hanya monoton tetapi sesuai dengan perkembangan peserta didik serta membuat peserta didik lebih semangat dalam proses pembelajarannya. Pembelajaran ekonomi juga tidak cukup hanya menyampaikan teori saja, tetapi perlu mengaitkannya dengan kehidupan nyata.
Dengan model dan inovasi yang tepat, peserta didik dapat lebih aktif serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, berkomunikasi, dan memanfaatkan teknologi. Oleh karena itu, calon guru khususnya guru ekonomi perlu terus menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan zaman.
In reply to First post

Re: DISKUSI

by Asta Mahardika -
Nama: Asta Mahardika
NPM: 2513031020
Menurut saya, calon guru ekonomi wajib paham model pembelajaran dan berinovasi karena pelajaran ini penuh teori yang sering kali membosankan bagi siswa.
Kalau guru hanya ceramah, siswa pasti cepat lelah. Namun dengan inovasi, teori abstrak bisa langsung dikaitkan ke dunia nyata. Misalnya, daripada sekadar menghafal teori makroekonomi, guru bisa mengajak siswa berdiskusi soal dampak melemahnya rupiah terhadap UMKM sekitar. Anak SMA zaman sekarang juga butuh cara belajar yang interaktif, jadi guru bisa menyisipkan simulasi bisnis, bedah kasus peluang pasar, atau kuis kompetitif agar kelas lebih hidup.
Selain itu, kondisi ekonomi terus berubah, seperti munculnya tren ekonomi kreatif belakangan ini. Pemahaman model pembelajaran ibarat "peta" bagi guru agar tidak kaku hanya memakai buku lama. Tanpa inovasi, kita berisiko mencetak siswa yang hanya jago menghafal teori, tetapi malah kebingungan saat menghadapi realitas pasar di dunia nyata.

In reply to First post

Re: DISKUSI

by Azello Al-zukhruf Sabil -
Nama: Azello Al-zukhruf Sabil
Npm: 2513031072

Menurut saya, seorang calon guru ekonomi perlu memahami model pembelajaran karena setiap siswa memiliki karakteristik, kemampuan, dan cara belajar yang berbeda. Dengan memilih model pembelajaran yang tepat, materi ekonomi yang terkadang dianggap sulit dan teoritis dapat disampaikan dengan lebih menarik dan mudah dipahami. Guru juga dapat menyesuaikan pembelajaran dengan kondisi dan kebutuhan siswa.
Selain itu, kemampuan melakukan inovasi penting agar pembelajaran tidak monoton dan hanya berpusat pada guru. Misalnya, guru dapat menggunakan diskusi, studi kasus, permainan edukatif, atau teknologi digital dalam pembelajaran ekonomi. Dengan begitu, siswa dapat lebih aktif, termotivasi, serta mampu menghubungkan materi ekonomi dengan permasalahan yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.
In reply to First post

Re: DISKUSI

by Cornelius I Made Risky Dwi Anggara -
Nama: Cornelius I Made Risky Dwi Anggara
NPM: 2513031070

Menurut saya, calon guru ekonomi perlu memahami model dan inovasi pembelajaran karena setiap peserta didik memiliki kebutuhan dan karakteristik yang berbeda. Guru tidak cukup hanya menguasai materi, tetapi juga harus mampu memilih cara mengajar yang tepat agar materi ekonomi lebih mudah dipahami dan menarik. Selain itu, perkembangan teknologi dan perubahan zaman menuntut pembelajaran ekonomi yang lebih kreatif dan relevan. Dengan memahami berbagai model pembelajaran dan melakukan inovasi, calon guru dapat menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan berorientasi pada capaian belajar peserta didik sesuai prinsip Outcome-Based Education (OBE). Dengan demikian, siswa tidak hanya memahami teori ekonomi, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
In reply to First post

Re: DISKUSI

by Hendra Ihya Purnama -
Nama : Hendra Ihya Purnama
NPM : 2513031075


Menurut saya, calon guru ekonomi perlu menguasai berbagai model pembelajaran dan terus berinovasi, mengingat mata pelajaran ini sarat teori yang cenderung terasa membosankan bagi siswa.
Jika guru hanya mengandalkan metode ceramah, siswa akan mudah jenuh. Sebaliknya, melalui inovasi pembelajaran, konsep-konsep abstrak dapat dihubungkan langsung dengan situasi nyata di sekitar siswa. Contohnya, alih-alih hanya menghafal teori makroekonomi, guru dapat mengajak siswa mendiskusikan bagaimana pelemahan nilai tukar rupiah berdampak pada UMKM di lingkungan mereka. Siswa SMA masa kini juga memerlukan metode belajar yang lebih interaktif, sehingga guru bisa menghadirkan simulasi bisnis, analisis studi kasus, atau kuis yang bersifat kompetitif agar suasana kelas menjadi lebih hidup.
Di samping itu, kondisi perekonomian terus mengalami perubahan, salah satunya ditandai dengan munculnya tren ekonomi kreatif belakangan ini. Penguasaan model pembelajaran dapat diibaratkan sebagai "peta" yang membantu guru agar tidak terpaku pada buku teks lama. Tanpa adanya inovasi, ada risiko lahirnya siswa yang hanya unggul dalam menghafal teori, namun kesulitan ketika harus menghadapi kenyataan pasar yang sesungguhnya
In reply to First post

Re: DISKUSI

by Afy Nurul Aini -
Afy Nurul Aini
2513031074

Menurut saya, calon guru ekonomi perlu memahami berbagai model pembelajaran karena cara mengajar sangat memengaruhi bagaimana peserta didik memahami materi. Guru tidak cukup hanya menguasai materi ekonomi, tetapi juga harus tahu bagaimana menyampaikan materi tersebut agar menarik, mudah dipahami, dan sesuai dengan kondisi peserta didik.

Dari pengalaman dan pengamatan saya selama mengikuti proses pembelajaran, materi akan lebih mudah dipahami ketika guru tidak hanya menjelaskan teori, tetapi juga mengajak peserta didik berdiskusi, menganalisis masalah, atau memberikan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika membahas inflasi, guru dapat mengaitkannya dengan kenaikan harga bahan makanan yang sering ditemui di lingkungan sekitar. Dengan begitu, peserta didik dapat melihat bahwa ilmu ekonomi bukan hanya teori di dalam buku, tetapi juga berkaitan dengan kehidupan mereka.

Selain memahami model pembelajaran, calon guru juga perlu mampu melakukan inovasi. Menurut saya, pembelajaran yang dilakukan dengan cara yang sama secara terus-menerus dapat membuat peserta didik merasa bosan dan kurang aktif. Pemanfaatan teknologi, studi kasus, diskusi kelompok, permainan edukatif, maupun pembelajaran berbasis masalah dapat menjadi alternatif agar suasana belajar lebih menarik.

Jadi, menurut saya, pemahaman terhadap model pembelajaran dan kemampuan berinovasi sangat penting bagi calon guru ekonomi. Guru bukan hanya berperan sebagai orang yang menyampaikan materi, tetapi juga sebagai fasilitator yang membantu peserta didik memahami konsep ekonomi dan menghubungkannya dengan persoalan nyata di lingkungan mereka. Dengan pembelajaran yang tepat dan inovatif, peserta didik diharapkan tidak hanya mampu menghafal materi, tetapi juga dapat berpikir kritis dan menerapkan pengetahuan ekonomi dalam kehidupan sehari-hari.
In reply to First post

Re: DISKUSI

by Lioni Debora Sibarani -
Nama : Lioni Debora Sibarani
NPM : 2513031082

Menurut saya, penting bagi seorang calon guru ekonomi paham model pembelajaran dan bisa berinovasi, soalnya ekonomi itu sebenarnya pelajaran yang deket banget sama kehidupan sehari-hari, tapi sayangnya sering diajarkan dengan cara yang bikin siswa ngerasa itu pelajaran hafalan saja,hafalin rumus elastisitas, kurva permintaan-penawaran, istilah-istilah yang abstrak, tanpa ngerti maksudnya buat apa.
Nah di situ peran model pembelajaran jadi penting. Kalau gurunya cuma ceramah terus tiap hari, siswa gampang bosen dan akhirnya cuma belajar buat ujian doang, bukan buat paham konsepnya beneran. Makanya guru perlu tahu berbagai model pembelajaran misalnya problem-based learning, simulasi pasar, diskusi kasus biar bisa milih metode yang pas sesuai materi dan karakter siswanya. Soalnya kan tiap kelas beda-beda, ada yang lebih cepet nangkep kalau visual, ada yang lebih paham kalau langsung praktik.
Terus soal inovasi, ini juga krusial karena materi ekonomi itu dinamis banget, terus berubah mengikuti kondisi zaman sekarang ada ekonomi digital, dompet elektronik, jual beli online, sampai investasi crypto. Kalau gurunya masih pakai cara ngajar yang itu-itu aja tanpa update, ya jadinya ketinggalan dan kurang relate sama pengalaman siswa sekarang.
Selain itu, jujur saja, siswa zaman sekarang lebih gampang engaged kalau pembelajarannya dikemas menarik entah pakai teknologi, game edukasi, atau proyek nyata kayak bikin simulasi usaha kecil-kecilan. Ini bikin mereka bukan cuma paham teori, tapi juga bisa mempraktikkan literasi finansial dalam hidup mereka sendiri, yang justru itu tujuan akhir dari belajar ekonomi kan.
Jadi intinya, calon guru ekonomi yang paham model pembelajaran itu ibarat punya banyak "senjata" buat ngadepin berbagai situasi kelas, sedangkan kemampuan berinovasi itu yang bikin dia nggak stuck di cara lama dan bisa terus nyesuain diri sama kebutuhan siswa yang terus berubah. Dua hal ini saling melengkapi biar pembelajaran ekonomi nggak cuma "diajarkan" tapi beneran "dipahami" dan bermanfaat buat siswa.
In reply to First post

Re: DISKUSI

by Mega Veronica -
Nama : Mega Veronica
NPM : 2513031083
Karena ekonomi berkaitan langsung dengan persoalan sehari-hari, calon guru perlu model pembelajaran yang tepat agar peserta didik tidak sekedar hafal konsep, tapi juga bisa menganalisis kasus nyata seperti kenaikan harga atau kebijakan pemerintah. Dan juga karakter peserta didik zaman sekarang lebih suka belajar yang interaktif dan kontekstual, bukan ceramah panjang. Inovasi diperlukan supaya pembelajaran tetap relevan dan mampu mendorong kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS), bukan cuma mengingat dan menghafal.
In reply to First post

Re: DISKUSI

by Sherly Nur Afifah -
Nama : Sherly Nur Afifah
NPM : 2513031028

Menurut saya, guru ekonomi perlu memahami model pembelajaran dan mampu berinovasi karena materi ekonomi berkaitan langsung dengan fenomena sehari-hari, sehingga tidak cukup hanya diajarkan lewat ceramah dan hafalan. Dengan menguasai berbagai model pembelajaran, guru bisa menyesuaikan cara mengajar dengan karakteristik dan kebutuhan siswa yang berbeda-beda.

Selain itu, siswa saat ini tumbuh di era digital yang mudah bosan dengan metode monoton. Inovasi pembelajaran misalnya lewat studi kasus aktual, simulasi, atau media digital membuat materi ekonomi lebih menarik dan relevan dengan isu-isu terkini. Jadi, kemampuan ini penting agar pembelajaran ekonomi tidak sekadar formalitas, tapi benar-benar bisa dipahami dan diterapkan siswa dalam kehidupan nyata.
In reply to First post

Re: DISKUSI

by Dea Saputri -

Nama : Dea Saputri

NPM : 2513031073

Menurut saya, calon guru ekonomi perlu memahami model pembelajaran karena setiap peserta didik memiliki kemampuan dan cara belajar yang berbeda. Guru tidak bisa hanya mengandalkan satu metode untuk semua peserta didik. Selain itu, guru juga perlu melakukan inovasi agar pembelajaran lebih menarik dan tidak hanya berisi hafalan teori.

Menurut pengalaman saya sebagai peserta didik, materi lebih mudah dipahami ketika guru memberikan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Misalnya, materi permintaan dan penawaran dapat dikaitkan dengan perubahan harga barang yang sering kita temui. Dengan begitu, peserta didik tidak hanya memahami konsep ekonomi, tetapi juga dapat melihat bagaimana konsep tersebut terjadi dalam kehidupan nyata.


In reply to First post

Re: DISKUSI

by Muhammad Ronaldo -
Nama : Muhammad Ronaldo Ilham
Npm :2553031001

Menurut saya, calon guru ekonomi perlu memahami model pembelajaran dan mampu melakukan inovasi karena pembelajaran ekonomi tidak hanya tentang menghafal teori dan rumus, tetapi juga berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Dengan menggunakan model pembelajaran yang tepat, seperti Problem Based Learning (PBL), peserta didik dapat diajak menganalisis masalah nyata, misalnya kenaikan harga barang atau inflasi. Inovasi dalam pembelajaran juga membuat peserta didik lebih aktif, tidak mudah bosan, dan lebih mudah memahami materi karena dikaitkan dengan pengalaman mereka sendiri. Oleh karena itu, kemampuan memilih model pembelajaran dan melakukan inovasi sangat penting agar guru dapat menciptakan pembelajaran ekonomi yang lebih menarik, aktif, dan bermakna bagi peserta didik.
In reply to First post

Re: DISKUSI

by 2513031088 2513031088 -

Nama: Sani Maharani

NPM: 2513031088

Menurut saya, calon guru ekonomi perlu memahami berbagai model pembelajaran karena setiap materi ekonomi membutuhkan cara penyampaian yang berbeda agar dapat dipahami oleh siswa dengan baik. Pembelajaran ekonomi tidak seharusnya hanya berfokus pada guru yang menjelaskan materi, sementara siswa hanya mendengarkan dan mencatat. Berdasarkan pengalaman dan pengamatan dalam kegiatan pembelajaran, siswa cenderung lebih aktif ketika mereka diberikan kesempatan untuk berdiskusi, menganalisis suatu kasus, menyampaikan pendapat, atau menghubungkan materi dengan masalah ekonomi yang mereka temui sehari-hari. Oleh karena itu, pemilihan model pembelajaran yang tepat dapat membuat siswa lebih terlibat dan membantu mereka memahami konsep ekonomi secara lebih mendalam.

Kemampuan melakukan inovasi juga penting karena perkembangan teknologi dan kondisi kehidupan masyarakat terus mengalami perubahan. Guru perlu menyesuaikan pembelajaran dengan karakteristik siswa serta memanfaatkan berbagai media dan sumber belajar yang relevan, misalnya video, studi kasus, permainan edukatif, atau media digital. Dengan cara tersebut, materi ekonomi yang terkadang dianggap sulit dan banyak memiliki konsep dapat disampaikan dengan lebih menarik dan dekat dengan kehidupan siswa. Sejalan dengan pendapat Joyce, Weil, dan Calhoun, model pembelajaran dapat menjadi pedoman bagi guru dalam merancang kegiatan pembelajaran agar tujuan belajar dapat tercapai. Dengan demikian, calon guru ekonomi perlu menguasai model pembelajaran sekaligus mampu berinovasi agar pembelajaran tidak monoton, siswa lebih aktif, dan pengetahuan ekonomi yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


In reply to First post

Re: DISKUSI

by LINA SEPTIANA -
Nama : Lina Septiana
NPM ; 2513031076

Seorang calon guru ekonomi perlu memahami model dan melakukan inovasi pembelajaran agar mampu mentransformasikan materi ekonomi yang sering kali abstrak dan penuh teori menjadi konsep yang kontekstual, menarik, serta mudah dipahami oleh peserta didik. Melalui pendekatan inovatif seperti Problem-Based Learning atau pemanfaatan media digital, guru tidak hanya membantu siswa menguasai literasi finansial dan berpikir kritis, tetapi juga sukses menciptakan suasana kelas yang interaktif guna menjawab tantangan pendidikan abad ke-21.