Teman-teman dapat berdiksusi dengan teman secara berkelompok. Berikut disediakan 4 bahan pemantik diskusi yang dapat dipilih. Diskusi diberikan waktu selama 15 menit, selanjutnya masing-masing kelompok bisa memaparkan hasil diskusinya dan kelompok lainnya bisa menyimak, dan menanggapi dengan baik sehingga diskusi berjalan dengan tertib dan mendapatkan solusi yang baik dan tepat.
Pemantik 1 – Siapa yang Sebenarnya Membayar Pajak?
Pemerintah mengenakan pajak kepada produsen sebesar Rp10.000 per unit. Produsen kemudian menaikkan harga barang sebesar Rp7.000.
Pertanyaan:
- Apakah konsumen ikut menanggung pajak?
- Apakah produsen benar-benar menanggung Rp10.000?
- Apa hubungan kasus tersebut dengan tax incidence?
- Bagaimana elastisitas permintaan memengaruhi pembagian beban pajak?
Pemantik 2 – Pajak Tinggi atau Basis Pajak Lebih Luas?
Pemerintah membutuhkan tambahan penerimaan. Ada dua pilihan: menaikkan tarif pajak kepada wajib pajak yang sudah membayar atau memperluas basis pajak dengan meningkatkan kepatuhan dan mengurangi aktivitas ekonomi yang belum masuk sistem perpajakan.
Pertanyaan:
- Mana yang lebih efisien?
- Mana yang lebih adil?
- Bagaimana dampaknya terhadap sektor informal?
- Apakah peningkatan tarif selalu menghasilkan penerimaan yang lebih tinggi?
Konsep tax elasticity dan tax buoyancy dapat digunakan untuk memperkaya diskusi mengenai respons penerimaan pajak terhadap perubahan basis pajak dan perkembangan ekonomi.
Pemantik 3 – Apakah Semua Pajak Harus Bertujuan Menghasilkan Uang?
Pemerintah mengenakan pajak terhadap aktivitas yang menghasilkan polusi.
Pertanyaan:
- Apakah tujuan utama pajak tersebut penerimaan?
- Bagaimana pajak dapat mengubah perilaku produsen?
- Apakah pajak tersebut dapat meningkatkan efisiensi?
- Apa yang terjadi jika penerimaan pajak digunakan kembali untuk program lingkungan?
Pemantik 4 – Pajak dan Keadilan
Dua orang membeli barang yang sama dan membayar pajak konsumsi dengan jumlah yang sama. Orang pertama berpenghasilan Rp5 juta per bulan, sedangkan orang kedua berpenghasilan Rp50 juta.
Pertanyaan:
- Apakah beban pajak keduanya sama?
- Jika dilihat dari nominal, bagaimana?
- Jika dilihat sebagai persentase pendapatan, bagaimana?
- Apakah pajak konsumsi dapat bersifat regresif?
- Bagaimana pemerintah dapat mengurangi dampak regresif tersebut?