Seorang mahasiswa ingin meneliti pengaruh pembelajaran daring terhadap hasil belajar mahasiswa di masa pascapandemi COVID-19. Ia berpendapat bahwa sistem pembelajaran daring masih digunakan secara luas, namun efektivitasnya belum sepenuhnya dipahami. Mahasiswa tersebut belum memahami bagaimana menyusun landasan teori, kerangka pikir, dan hipotesis secara sistematis.
Pertanyaan:
1. Identifikasi teori-teori apa saja yang relevan untuk dijadikan landasan teori dalam penelitian tersebut.
2. Susun kerangka pikir yang logis dan sistematis berdasarkan hubungan antar variabel dalam kasus di atas.
3. Berdasarkan kerangka pikir tersebut, rumuskan hipotesis penelitian yang dapat diuji secara ilmiah.
CASE STUDY
Nama: Nayla Andara
NPM: 2413031018
1. Beberapa teori yang relevan untuk penelitian mengenai pengaruh pembelajaran daring terhadap hasil belajar mahasiswa adalah:
- Teori Kontuktivisme: Teori ini menjelaskan bahwa mahasiswa membangun pengetahuannya melalui pengalaman dan keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Dalam pembelajaran daring, mahasiswa dituntut lebih aktif mencari informasi, berdiskusi, mengerjakan tugas, dan memahami materi secara mandiri
- Teori Belajar Sosial: menekankan bahwa proses belajar dapat terjadi melalui interaksi dengan orang lain. Dalam pembelajaran daring, interaksi antara mahasiswa dengan dosen maupun sesama mahasiswa melalui forum diskusi, video conference, dan media komunikasi dapat memengaruhi proses belajar.
- Technology Acceptance Model (TAM): TAM menjelaskan bahwa penerimaan seseorang terhadap teknologi dipengaruhi terutama oleh persepsi kemanfaatan dan kemudahan penggunaan. Dalam konteks pembelajaran daring, penerimaan mahasiswa terhadap platform pembelajaran dapat memengaruhi keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran.
- Teori Hasil Belajar: Hasil belajar menggambarkan perubahan kemampuan mahasiswa setelah mengikuti proses pembelajaran. Hasil tersebut dapat dilihat melalui pencapaian akademik, seperti nilai tugas, ujian, atau nilai akhir mata kuliah
2. Dalam penelitian ini, pembelajaran daring merupakan variabel independen (X), sedangkan hasil belajar mahasiswa merupakan variabel dependen (Y).
Secara logis, pembelajaran daring menyediakan proses dan lingkungan belajar melalui penggunaan teknologi digital. Kualitas pelaksanaan pembelajaran daring, seperti kemudahan akses materi, interaksi dengan dosen, penggunaan media pembelajaran, fleksibilitas waktu dan tempat, serta aktivitas mahasiswa dalam pembelajaran, dapat memengaruhi pengalaman belajar mahasiswa. Pengalaman tersebut selanjutnya dapat memengaruhi tingkat pemahaman mahasiswa terhadap materi yang dipelajari dan akhirnya berdampak pada hasil belajar.
Kerangka pikir penelitian dapat digambarkan sebagai berikut:
Pembelajaran Daring (X)
↓
Kemudahan akses pembelajaran
Interaksi dosen dan mahasiswa
Penggunaan media/platform digital
Fleksibilitas pembelajaran
Keterlibatan mahasiswa
↓
Proses dan pengalaman belajar mahasiswa
↓
Hasil Belajar Mahasiswa (Y)
Secara sederhana, hubungan antarvariabel dapat dirumuskan:
X → Y
Pembelajaran daring → Hasil belajar mahasiswa.
Kerangka tersebut menunjukkan bahwa semakin baik pelaksanaan pembelajaran daring, maka terdapat kemungkinan perubahan pada hasil belajar mahasiswa. Namun, hubungan tersebut tetap perlu dibuktikan melalui pengumpulan dan analisis data penelitian.
3. Berdasarkan kerangka pikir tersebut, hipotesis yang dapat diuji secara ilmiah adalah:H₀: Tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara pembelajaran daring terhadap hasil belajar mahasiswa pada masa pascapandemi COVID-19.
H₁: Terdapat pengaruh yang signifikan antara pembelajaran daring terhadap hasil belajar mahasiswa pada masa pascapandemi COVID-19.
Jika penelitian menggunakan hipotesis arah, hipotesis alternatif dapat dirumuskan:
H₁: Pembelajaran daring berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa pada masa pascapandemi COVID-19.
Hipotesis tersebut kemudian dapat diuji menggunakan data empiris, misalnya melalui analisis regresi linear sederhana, dengan pembelajaran daring sebagai variabel X dan hasil belajar mahasiswa sebagai variabel Y.
NPM: 2413031028