FORUM DISKUSI

FORUM DISKUSI

Number of replies: 11

A

Forum ini disediakan untuk berdiskusi dan berbagi mengenai Laporan observasi yang sedang dipelajari. 

Silahkan berpartisipasi aktif pada forum ini untuk memperdalam pemahaman Saudara mengenai materi yang telah disampaikan di atas.

Petunjuk diskusi kelompok:

  1. Kelompok yang mendapatkan giliran untuk memaparkan materi  sesuai dengan Topik Bahasan menyiapkan  media presentasi berupa PPT interaktif untuk diunggah dalam forum ini. 
  2. Mahasiswa lainnya pada hari pertemuan memahami materi presentasi dan materi makalah dan dipersilahkan untuk bertanya,  terkait materi tersebut atau hal-hal lain yang berhubungan dengan materi yang ditampilkan oleh pemateri. Cara bertanya dan berdiskusi: Mahasiswa me-reply pada topik yang disediakan kemudian menuliskan nama dan NPM serta pertanyaan atau berupa tanggapan.
  3. Selamat berdiskusi dan tetap semangat.

In reply to First post

Re: FORUM DISKUSI

Cahya Restuni གིས-

Assalamualaikum wr wb. 

Selamat sore ibu Deviyanti Pangestu, M.Pd. dan ibu Aliv Luthvi Azizah, M. Pd. serta teman-teman, disini kami dari kelompok 9 izin mengirimkan makalah dan ppt, jika ada yang ingin ditanyakan silahkan untuk me-reply makalah dan ppt yang telah kami kirimkan. 

Wassalamualaikum wr.wb

In reply to Cahya Restuni

Re: FORUM DISKUSI

NENGAH SEKARYANI གིས-
Nama : Nengah Sekaryani
NPM : 2413053042

Izin bertanya, diPPT disebutkan bahwa kesulitan bersosialisasi dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, menurut kelompok kalian mana yang paling berpengaruh dalam menyebabkan kesulitan bersosialisasi? atau keduanya imbang?
In reply to NENGAH SEKARYANI

Re: FORUM DISKUSI

Cahya Restuni གིས-
Izin menjawab pertanyaan Nengah Sekaryani. Menurut kelompok kami, faktor internal dan eksternal memang sama-sama berpengaruh, tetapi faktor eksternal lebih dominan. Hal ini karena kemampuan bersosialisasi sangat dipengaruhi oleh lingkungan, seperti keluarga dan teman sebaya. Lingkungan yang kurang mendukung dapat membentuk rasa tidak percaya diri dan hambatan komunikasi. Jadi, faktor internal sering kali muncul sebagai akibat dari pengalaman eksternal tersebut.
In reply to Cahya Restuni

Re: FORUM DISKUSI

YENI FATMAWATI གིས-
Nama: Yeni Fatmawati
NPM:2413053031

Izin bertanya untuk kelompok 9
Mengapa memilih model ADDIE lebih efektif atau dapat dikatakan tepat dibandingkan model lain seperti pembelajaran berbasis proyek atau kooperatif?
In reply to YENI FATMAWATI

Re: FORUM DISKUSI

Nasya Andani གིས-
izin menjawab
Model ADDIE lebih tepat digunakan ketika tujuan utamanya adalah merancang pembelajaran atau media secara sistematis, karena model ini memiliki tahapan yang jelas mulai dari analisis kebutuhan, desain, pengembangan, implementasi, hingga evaluasi. Dengan langkah yang terstruktur, guru dapat memastikan bahwa pembelajaran yang dibuat benar-benar sesuai dengan karakteristik siswa dan tujuan pembelajaran.

Berbeda dengan Pembelajaran Berbasis Proyek atau Pembelajaran Kooperatif yang lebih fokus pada strategi pelaksanaan di kelas, ADDIE digunakan untuk merancang keseluruhan proses pembelajaran dari awal sampai akhir. Oleh karena itu, ADDIE dianggap lebih efektif ketika diperlukan perencanaan yang sistematis dan terstruktur, sedangkan model proyek atau kooperatif lebih tepat digunakan pada tahap implementasi metode mengajar.
In reply to Cahya Restuni

Re: FORUM DISKUSI

Aulia Rahma Azzahra གིས-
Nama : Aulia Rahma Azzahra
NPM : 2413053048

Izin bertanya, jika guru diwajibkan merancang pembelajaran secara sistematis dan rinci, apakah hal tersebut justru berpotensi menambah beban administratif guru sehingga fokus mengajar berkurang?
In reply to Aulia Rahma Azzahra

Re: FORUM DISKUSI

Nasya Andani གིས-
izin menjawab pertanyaan dari aulia
jawaban:
Perancangan pembelajaran yang sistematis dan rinci memang berpotensi menambah beban administratif guru, terutama jika harus mengikuti banyak format dan dokumen yang detail. Kondisi ini dapat membuat waktu guru lebih banyak tersita untuk menyiapkan administrasi daripada mempersiapkan strategi mengajar, sehingga fokus pada proses pembelajaran bisa berkurang.

Namun, perencanaan yang sistematis juga penting karena membantu guru mengajar lebih terarah dan terorganisasi. Oleh karena itu, yang perlu diperhatikan bukan menghilangkan perencanaan, tetapi membuatnya lebih sederhana dan efisien agar tidak menjadi beban. Dengan perencanaan yang ringkas namun jelas, guru tetap dapat mengajar secara optimal tanpa terbebani administrasi yang berlebihan.
In reply to Cahya Restuni

Re: FORUM DISKUSI

SOFIRANI NUR FADILAH གིས-
Nama : Sofirani Nur Fadilah
Npm : 2413053043

Izin bertanya untuk kelompok 9, dalam materi dijelaskan bahwa pembelajaran berorientasi pada peserta didik menempatkan siswa sebagai pusat pembelajaran. Namun, bagaimana cara guru menerapkan model tersebut jika di dalam kelas terdapat siswa yang pasif, kurang percaya diri, atau kurang mampu bekerja sama dengan teman-temannya?
In reply to SOFIRANI NUR FADILAH

Re: FORUM DISKUSI

Cahya Restuni གིས-
Izin menjawab pertanyaan Sofirani. Jadi walaupun pembelajaran berorientasi pada peserta didik menempatkan siswa sebagai pusat, guru tetap punya peran sebagai fasilitator dan pembimbing. Jadi, ketika ada siswa yang pasif, kurang percaya diri, atau sulit bekerja sama, guru tidak boleh langsung melepas begitu saja, tapi perlu strategi khusus.
Beberapa cara yang bisa dilakukan guru adalah:
• Memberikan pendekatan bertahap, misalnya tidak langsung diskusi besar, tapi mulai dari kerja kelompok kecil atau berpasangan supaya siswa yang pasif lebih nyaman.
• Menciptakan suasana kelas yang aman dan suportif, agar siswa tidak takut jika salah atau merasa dihakimi.
• Memberikan peran sederhana dalam kelompok, jadi setiap siswa tetap terlibat, walaupun kontribusinya kecil dulu.
• Memberikan motivasi dan penguatan positif, supaya rasa percaya diri siswa perlahan meningkat.
• Menggunakan metode yang variatif dan menarik, agar siswa lebih tertarik untuk ikut aktif.
Jadi, pembelajaran berpusat pada siswa bukan berarti guru pasif Sofi, tapi justru guru harus lebih aktif dalam mengatur strategi agar semua siswa, termasuk yang pasif, tetap bisa terlibat sesuai kemampuan mereka.
In reply to First post

Re: FORUM DISKUSI

Lutfiah nur Hanafi གིས-
Nama : Lutfiah Nur hanafi
Npm : 2413053093

Kerja sama yang bagaimana untuk menyatukan peran pendidik, orang tua, dan masyrakat dalam.upaya memperbaiki kesulitan bersosialisasi dan apakah hanya peran pendidik yang di butuhkan ?
In reply to Lutfiah nur Hanafi

Re: FORUM DISKUSI

Nasya Andani གིས-

Kerja  sama yang dibutuhkan adalah kerja sama yang bersifat berkelanjutan dan saling mendukung antara pendidik, orang tua, dan masyarakat. Pendidik berperan mengamati perilaku siswa di sekolah serta merancang kegiatan pembelajaran yang melatih interaksi sosial, seperti diskusi kelompok atau permainan kolaboratif. Orang tua kemudian melanjutkan latihan tersebut di rumah dengan membiasakan anak berkomunikasi, bermain bersama teman sebaya, dan memberi contoh perilaku sosial yang baik. Sementara itu, masyarakat dapat menyediakan lingkungan yang aman dan mendukung, misalnya melalui kegiatan bersama yang melibatkan anak-anak sehingga mereka memiliki kesempatan berinteraksi secara langsung.

Peran pendidik saja tidak cukup, karena kemampuan bersosialisasi berkembang di berbagai lingkungan, tidak hanya di sekolah. Jika hanya mengandalkan pendidik, latihan sosial anak menjadi terbatas pada waktu belajar saja. Dengan keterlibatan orang tua dan masyarakat, anak mendapatkan pengalaman sosial yang lebih konsisten, sehingga upaya memperbaiki kesulitan bersosialisasi dapat berjalan lebih efektif.