Forum Analisis Jurnal

Forum Analisis Jurnal

Number of replies: 50
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by MUHAMMAD IQBAL -
NAMA: MUHAMMAD IQBAL
NPM: 2455011018
KELAS: MKU Pancasila B

Tugas Analisis Jurnal

Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Dalam Pengembangan ilmu Pengetahuan dan Teknologi (iptek) di Indonesia

Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) telah mencapai kemajuan pesat yang mengubah peradaban manusia secara signifikan. Namun, perkembangan ini tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai budaya dan agama, yang harus tetap menjadi pertimbangan agar iptek tidak merugikan umat manusia. Dengan mendasarkan pengembangan iptek pada nilai-nilai Pancasila, Indonesia dapat menghindari dampak negatif seperti sekularisme yang pernah terjadi di Eropa pada zaman Renaissance.

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila

Pancasila merupakan kristalisasi nilai budaya dan agama bangsa Indonesia, yang berfungsi sebagai dasar, arah, dan pedoman dalam pengembangan iptek untuk menjaga orientasi moral, sosial, dan kebangsaan. Pancasila diartikan sebagai sistem nilai acuan yakni, kerangka-kerangka berpikir yang merupakan sistem nilai yang di jadikan kerangka landasan, cara, dan sekaligus arah/tujuan.

Nilai Pancasila dalam pengembangan iptek
a. Nilai dasar: Prinsip universal yang menjadi cita-cita dan tujuan pengembangan iptek.
b. Nilai instrumental: Penjabaran nilai dasar melalui kebijakan dan peraturan yang kontekstual.
c. Nilai praktis: Implementasi nilai Pancasila dalam konteks situasi nyata.

2. Peran Pancasila sebagai rambu normatif

Bahwa setiap iptek harus sesuai dengan nilai Pancasila.
Pancasila mencegah iptek mengarah pada sekularisme, eksploitasi, atau dampak negatif lainnya.
Pengembangan iptek harus berakar pada budaya dan ideologi bangsa.

3. Pancasila sebagai sumber nilai dan moral

Sila sila Pancasila memberikan kerangka moral pada pengembangan iptek, seperti:
Sila Pertama: Mempertimbangkan rasional antara akal, rasa, dan kehendak.
Sila Kedua: Memastikan iptek meningkatkan kesejahteraan manusia.
Sila Ketiga: Menanamkan nasionalisme dalam kontribusi iptek.
Sila Keempat: Mengedepankan demokrasi dalam pengembangan iptek.
Sila Kelima: Menjamin distribusi iptek yang adil.

Kesimpulan
Pengembangan iptek di Indonesia harus berdasarkan nilai-nilai Pancasila agar tetap relevan dengan kepribadian bangsa, mencegah dampak negatif globalisasi, dan memastikan manfaatnya bagi kemanusiaan dan keadilan sosial.
In reply to MUHAMMAD IQBAL

Re: Forum Analisis Jurnal

by Fadli Arjuna Putra Pangestu Pangestu -
NAMA : Fadli Arjuna Putra Pangestu
NPM : 2415011048
MKU Pancasila B

Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Landasan Nilai dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) di Indonesia

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang pesat telah membawa transformasi besar dalam kehidupan manusia. Namun, kemajuan ini tidak dapat dilepaskan dari nilai-nilai budaya dan agama yang menjadi fondasi moral masyarakat. Tanpa nilai-nilai tersebut, pengembangan IPTEK berisiko membawa dampak negatif yang merugikan kemanusiaan, seperti sekularisme ekstrem yang pernah melanda Eropa pada masa Renaissance. Di Indonesia, Pancasila berperan sebagai dasar nilai yang dapat memandu pengembangan IPTEK agar tetap sesuai dengan identitas nasional dan menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan nilai kemanusiaan.

1. Pancasila Sebagai Kerangka Nilai dalam Pengembangan IPTEK
Pancasila, sebagai kristalisasi nilai budaya dan agama bangsa Indonesia, berfungsi sebagai landasan moral dan ideologis dalam setiap aspek kehidupan, termasuk pengembangan IPTEK. Pancasila menyediakan kerangka berpikir yang menjadi landasan, cara, serta arah pengembangan IPTEK agar tetap berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan, sosial, dan kebangsaan.
Tiga Dimensi Nilai Pancasila dalam Pengembangan IPTEK:
• Nilai Dasar: Prinsip universal yang menjadi cita-cita luhur dalam pengembangan IPTEK untuk kebaikan bersama.
• Nilai Instrumental: Penjabaran nilai dasar melalui kebijakan, regulasi, dan program yang kontekstual dan aplikatif.
• Nilai Praktis: Implementasi nyata nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari melalui pengembangan IPTEK yang bermanfaat bagi masyarakat.

2. Pancasila Sebagai Pedoman Normatif
Pancasila menjadi rambu moral yang harus diikuti dalam setiap pengembangan IPTEK. Nilai-nilai Pancasila mencegah IPTEK mengarah pada sekularisme, eksploitasi sumber daya alam, atau penyalahgunaan teknologi yang dapat merugikan masyarakat. Dengan berakar pada budaya dan ideologi bangsa, Pancasila memastikan pengembangan IPTEK di Indonesia tetap berpihak pada kepentingan nasional dan nilai kemanusiaan.

3. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam IPTEK
Setiap sila dalam Pancasila menawarkan kerangka moral yang spesifik dalam pengembangan IPTEK:
• Sila Pertama: Menyeimbangkan aspek rasionalitas, rasa, dan kehendak dalam inovasi teknologi.
• Sila Kedua: Mengutamakan kesejahteraan dan kemaslahatan manusia sebagai tujuan utama.
• Sila Ketiga: Mendorong pengembangan teknologi yang memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa.
• Sila Keempat: Mengedepankan musyawarah dan demokrasi dalam proses inovasi dan pengambilan keputusan di bidang IPTEK.
• Sila Kelima: Menjamin akses dan distribusi teknologi yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat.

Kesimpulan
Pengembangan IPTEK di Indonesia harus didasarkan pada nilai-nilai Pancasila agar tetap relevan dengan jati diri bangsa, mengantisipasi dampak negatif globalisasi, dan memastikan manfaatnya dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan berpegang pada nilai-nilai Pancasila, IPTEK tidak hanya menjadi alat kemajuan, tetapi juga instrumen untuk mewujudkan keadilan sosial, kesejahteraan, dan kemanusiaan.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Dwy Rentika Nusa Indah -
Nama : Dwy Rentika Nusa Indah
NPM : 2415011049
Kelas : B MKU Pancasila

Tugas Analisis Jurnal
“URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK”

Jurnal ini berisi tentang penegasan pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Hal ini diharapkan Pancasila dapat menjadi landasan yang kuat bagi pengembangan ilmu yang selaras dengan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia. Dengan demikian, pengembangan IPTEK tersebut akan tetap berpedoman pada prinsip-prinsip dari identitas bangsa Indonesia. Dari jurnal tersebut poin utamanya sebagai berikut:

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu
Pancasila merupakan nilai yang dijadikan sebagai landasan. Nilai-nilai tersebut meliputi nilai dasar, nilai instrumental dan nilai praktis. Pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu, yaitu setiap IPTEK yang dikembangkan di Indonesia tidak bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, perkembangan IPTEK harus didasari dengan nilai-nilai Pancasila dan berperan sebagai rambu normatif, dan pengembangan iptek harus berakar dari budaya dan idiologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal indelegensasi ilmu.

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi
Dalam perkembangan iptek di Indonesia, diperlukan pedoman untuk menghindari penyalahgunaan IPTEK, pedoman tersebut adalah Pancasila. Nilai Pancasila sebagai asas moralitas bagi pembangunan ilmu pengethuan dan teknologi. Hal ini dapat ditunjukkan dari nilai yang terkandung dalam sila-sila Pancasila yang merupakan sistem etika.
Pengembangan ilmu pengetahuan harus menghormati keyakinan religius masyarakat (sesuai sila pertama). Ilmu pengetahuan ditujukan bagi pengembangan kemanusiaan dan dituntut oleh nilai etis yang berdasarkan kemanusiaan (sesuai sila kedua). Pengembangan IPTEK dapat mempersatukan masyarakat (sesuai sila ketiga). Prinsip demokrasi akan menuntut bahwa pengusaan IPTEK harus merata kesemu lapisan masyarakat karena pendidikan (sesuai sila keempat). Penguasaan IPTEK harus merata, kesenjangan terhadap IPTEK diperkecil (sesuai sila kelima). Hal-hal tersebut menegaskan peran Pancasila sebagai sumber nilai dalam Pembangunan IPTEK.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek
Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945. Kata mencerdaskan kehidupan bangsa mengacu pada pengembangan iptek melalui pendidikan. Seminar di perguruan tinggi merupakan salah satu sumber historis yang lain.
Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa yang terjadi dalam masyarakat.
Sumber Politis Pancasila sebagai dasar nila pengembangan iptek dapat dilihat dari berbagai kebijakan yang dilakukan oleh para penyelenggara negara. Misalnya, pada pidato Soekarno saat menerima gelar Doctor Honoris Causa di UGM, yang meletakkan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan.

Kesimpulannya, IPTEK memberikan kemudahan dalam memecahkan berbagai persoalan di kehidupan. Namun, ini tidak lepas dari hal-hal negatif yang dapat timbul. Maka, Pancasila perlu sebagai dasar pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi agar pengembangan IPTEK tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimiliki bangsa Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Saskia Azizah -
Nama : Saskia Azizah
NPM : 2415011038
Kelas : B

Pada Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu niali-nilai dasar Pancasila secara normatifmenjadi dasar, kerangka acuan, dan tolakukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalan kan di Indonesia.

Nilai-nilai Pancasila Pancasila meliputi :
1. nilai dasar (instrinsik) yaitu pokok yang tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat abstrak, mencakup cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang telah ditetapkan oleh the faounding.
2.nilai instrumental, yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu, bersifat lebih kontekstual dan harus selalu disesuaikan dengan tuntunan zaman mencakup kebijakan, strtaegi organisasi, sistem, rencana dan program berupa peraturan perundang-undangan yang dikembangkan oleh lembaga penyelenggara negara fathers.
3.nilai paraktis, yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit tempat dan situasi tertentu, bersifat dinamis demi tegaknya nilai instrumental dan menjamin nilai dasar tetap relevan dengan permaslahan utama yang dihadapi masyarakat sesuai dengan zamannya.Nilai praktis merupakan perpaduan identitas dan realitas.

Pancasila merupakan satu kesatuan dari sila-sila Pancasila haruslah merupakan sumber nilai, kerangka berpikir dan serta sebagai asas moralitas bagi pembangunan ilmu pengethuan dan teknologi. Hal ini dapat ditunjukkan dalam sila-sila Pancasila yang merupakan sebuah sistem etika, diantaranya:
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, pada sila ini dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan, yang mempertimbangjan rasional, antara akal, rasa dan kehendak.
2. Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, pada sila ini memberikan dasar moralitas bagi manusia dalam mengembangkan iptek.
3. Sila Persatuan Indonesia, memberikan rasa kesadaran akan nasionalisme dari bangsa Indonesia.
4. Sila Kerakyatan Yang dipimpin oleh hikmad kebijaksanaa dalam permusyarawatan/perwakilan, hal yang mendasar adalah dalam pengembangan iptek didasarkan atas kepentingan demokrasi.
5. Sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kemajuan iptek harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusian.

Hal yang lain bahwa meletakkna Pancasila sebagai landasan etika pengembangan iptek dapat dirinci sebagai berikut:
(1) pengembangan iptek yang terlebih menyangkut manusia haruslah menghormati martabat manusia.
(2) iptek seharusnya harus meningkatkan kualitas hidup manusia, baik sekarang mauapun masa yang akan datang.
(3) pengembangan iptek hendaknya membantu pemekaran komunitas manusia, bail lokal, nasional ,ataupun global.
(4) iptek harus terbuka untuk masyarakat dan memiliki dampak langsung dalam kondisi hidup masyarakat.
(5) iptek hendaknya membantu penciptaan masyarakat yang semakin lebih adil.

Kesimpulan :
Pancasila menjadi dasar etika dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di Indonesia. Nilainya meliputi nilai dasar (abstrak dan universal), nilai instrumental (kontekstual dan strategis), serta nilai praktis (dinamis sesuai realitas). Sebagai sistem etika, setiap sila Pancasila memberikan pedoman moral dalam pengembangan iptek, seperti menghormati martabat manusia, meningkatkan kualitas hidup, memperkuat komunitas, memastikan keterbukaan, dan mendukung keadilan sosial. Dengan demikian, iptek yang dikembangkan harus tetap relevan, berkeadilan, dan selaras dengan nilai-nilai Pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by rendi fadliyansyah -
RENDI FADLIYANSYAH
2455011020


urgensi penegasan Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia.

sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia, memiliki peran fundamental dalam mewujudkan keadilan sosial dan kemajuan di berbagai sektor, termasuk IPTEK. Oleh karena itu, penegasan nilai-nilai Pancasila dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memiliki dampak yang luas terhadap arah pembangunan bangsa.

1. Pancasila sebagai Landasan Filosofis
Pancasila bukan hanya sebagai dasar negara, tetapi juga memiliki dimensi filosofi yang dapat menjadi pedoman dalam mengembangkan IPTEK. Setiap sila dalam Pancasila dapat diinterpretasikan untuk mendasari tujuan dan praktek dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.

2. Penegasan Pancasila dalam Pengembangan IPTEK
Dalam pengembangan IPTEK, Indonesia dihadapkan pada tantangan untuk tetap menjaga nilai-nilai Pancasila. Mengingat perkembangan teknologi yang pesat, seringkali muncul potensi penyalahgunaan atau dampak negatif dari IPTEK yang dapat merugikan masyarakat atau bahkan merusak moral bangsa. Oleh karena itu, penegasan nilai-nilai Pancasila dalam IPTEK menjadi penting agar:

A.Teknologi yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan moral dan sosial masyarakat Indonesia.
B.Proses pengembangan teknologi tidak terlepas dari prinsip keadilan, keberagaman, dan kerakyatan yang ada dalam Pancasila.

3. Integrasi Pancasila dalam Pendidikan IPTEK
Salah satu cara konkret untuk menegaskan Pancasila dalam pengembangan IPTEK adalah melalui pendidikan. Pendidikan tinggi dan riset yang berkembang di Indonesia perlu menanamkan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan bagi generasi muda dalam mengembangkan IPTEK. Ini akan memastikan bahwa para ilmuwan, insinyur, dan teknolog di masa depan akan memiliki kesadaran moral yang kuat terkait implikasi sosial dari penemuan mereka.

Kesimpulan
Penegasan Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia sangat penting untuk memastikan bahwa perkembangan IPTEK tidak hanya berfokus pada aspek teknis atau ekonomi semata, tetapi juga memperhatikan dimensi sosial, moral, dan budaya yang lebih luas. Dengan menjadikan Pancasila sebagai landasan utama, Indonesia dapat mengarahkan pengembangan IPTEK yang seimbang, adil, dan membawa manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by 2415011050 2415011050 -
Nama : Lutfi Ahmad Sani Supriyadi
NPM : 2415011050
Kelas : B

Pada Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu niali-nilai dasar Pancasila secara normatifmenjadi dasar, kerangka acuan, dan tolakukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalan kan di Indonesia.

Nilai-nilai Pancasila Pancasila meliputi :
1. nilai dasar (instrinsik) yaitu pokok yang tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat abstrak, mencakup cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang telah ditetapkan oleh the faounding.
2.nilai instrumental, yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu, bersifat lebih kontekstual dan harus selalu disesuaikan dengan tuntunan zaman mencakup kebijakan, strtaegi organisasi, sistem, rencana dan program berupa peraturan perundang-undangan yang dikembangkan oleh lembaga penyelenggara negara fathers.
3.nilai paraktis, yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit tempat dan situasi tertentu, bersifat dinamis demi tegaknya nilai instrumental dan menjamin nilai dasar tetap relevan dengan permaslahan utama yang dihadapi masyarakat sesuai dengan zamannya.Nilai praktis merupakan perpaduan identitas dan realitas.

Kesimpulan
Penegasan Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia sangat penting untuk memastikan bahwa perkembangan IPTEK tidak hanya berfokus pada aspek teknis atau ekonomi semata, tetapi juga memperhatikan dimensi sosial, moral, dan budaya yang lebih luas. Dengan menjadikan Pancasila sebagai landasan utama, Indonesia dapat mengarahkan pengembangan IPTEK yang seimbang, adil, dan membawa manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Shella Vita -
Shella vita
2415011051
Kelas b

Dalam jurnal tersebut dapat kita simpulkan pentingnya Pancasila sebagai sistem nilai yang mendasari kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Pancasila tidak hanya dipahami sebagai dasar negara, tetapi juga sebagai pedoman yang membentuk kerangka berpikir dan arah pembangunan dalam berbagai bidang, termasuk hukum dan ilmu pengetahuan. Nilai-nilai Pancasila menjadi acuan dalam menetapkan tujuan, kebijakan, dan peraturan yang mendasari pembangunan nasional. Oleh karena itu, Pancasila dianggap sebagai kerangka dasar yang mengarahkan seluruh aspek kehidupan masyarakat Indonesia, termasuk dalam pembangunan hukum nasional.

Pancasila memiliki tiga dimensi nilai, yang pertama adalah nilai dasar atau instrinsik, yang bersifat universal dan tidak terikat waktu atau tempat. Nilai ini mencakup cita-cita, tujuan, dan tatanan dasar yang telah ditetapkan oleh para pendiri negara. Kedua adalah nilai instrumental, yang merupakan implementasi dari nilai dasar tersebut dalam kebijakan, strategi, dan peraturan yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan zaman. Nilai ini bersifat kontekstual dan harus selalu diperbaharui agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Ketiga adalah nilai praktis, yang muncul dari interaksi antara nilai instrumental dengan situasi nyata dalam kehidupan masyarakat. Nilai praktis ini bersifat dinamis dan menjamin bahwa nilai dasar tetap relevan dengan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat.

Lebih lanjut, jurnal ini juga membahas peran Pancasila dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) diakui sebagai elemen penting dalam kemajuan dan kesejahteraan manusia. Namun, pemanfaatan iptek yang tidak tepat dapat berisiko menurunkan kualitas kemanusiaan, seperti yang sering terjadi dalam penyalahgunaan oleh para ilmuwan atau teknokrat. Dalam konteks ini, Pancasila dianggap sebagai landasan moral yang dapat menjaga agar iptek digunakan dengan bijak dan bertanggung jawab, serta tidak menyimpang dari tujuan kemanusiaan yang luhur. Pancasila berfungsi sebagai asas moral yang mengarahkan penggunaan iptek agar tetap bermanfaat bagi kemanusiaan dan tidak merusak nilai-nilai kemanusiaan itu sendiri.

Secara khusus, sila pertama dalam Pancasila, "Ketuhanan Yang Maha Esa," dapat dihubungkan dengan pengembangan ilmu pengetahuan yang mempertimbangkan rasionalitas, akal, rasa, dan kehendak. Dalam hal ini, ilmu pengetahuan harus ditempatkan dalam kerangka spiritual dan moral yang menghargai martabat manusia. Pancasila, dengan sila-sila yang saling terkait, memberikan arah dan prinsip moral yang kuat dalam pengembangan iptek di Indonesia, agar teknologi yang berkembang dapat membawa manfaat tanpa mengorbankan nilai-nilai kemanusiaan.

Pancasila bukan hanya sebagai dasar negara dan ideologi nasional, tetapi juga sebagai sumber nilai dan moralitas yang sangat penting dalam pembangunan hukum, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memegang teguh nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, diharapkan Indonesia dapat menghadapai tantangan zaman dengan bijaksana, menjaga keseimbangan antara kemajuan dan etika, serta mewujudkan tujuan kesejahteraan yang adil bagi seluruh rakyat.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by BAGUS NUR ROHMAN -

NAMA : BAGUS NUR ROHMAN
NPM : 2415011054
KELAS : B

Jurnal yang ditulis oleh Ika Setyorini ini membahas pentingnya Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia dalam konteks pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Berikut adalah analisis dari beberapa aspek utama yang diangkat dalam jurnal tersebut.

Konsep Nilai Pancasila dalam IPTEK

Dalam bagian ini, penulis menjelaskan tiga jenis nilai Pancasila yang relevan untuk pengembangan IPTEK:
Nilai Dasar (Instrinsik): Nilai-nilai abadi yang tidak terikat waktu dan tempat.
Nilai Instrumental: Penjabaran nilai dasar untuk konteks tertentu, mencakup kebijakan dan strategi.
Nilai Praktis: Interaksi antara nilai instrumental dengan situasi konkret, bersifat dinamis.

Penulis menegaskan bahwa setiap pengembangan IPTEK di Indonesia harus sejalan dengan nilai-nilai Pancasila untuk memastikan bahwa teknologi yang dikembangkan tidak merugikan umat manusia.

Pancasila sebagai Sumber Nilai dan Moral

Jurnal ini juga menggarisbawahi bahwa Pancasila harus menjadi sumber nilai moral dalam pengembangan IPTEK. Setiap inovasi teknologi harus mempertimbangkan dampaknya terhadap kemanusiaan dan lingkungan. Hal ini mencakup penghormatan terhadap martabat manusia dan upaya untuk meningkatkan kualitas hidup.
Penulis mengidentifikasi bahwa penguasaan IPTEK harus merata di seluruh lapisan masyarakat, mengingat pendidikan adalah hak setiap warga negara. Keadilan sosial menjadi prinsip penting dalam distribusi teknologi agar tidak ada kelompok yang tertinggal.


Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik

Jurnal ini menyajikan analisis mendalam tentang sumber-sumber historis, sosiologis, dan politik yang mendasari penegasan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan IPTEK. Penulis merujuk pada Pembukaan UUD 1945 sebagai dokumen penting yang menekankan pentingnya pendidikan dan kesejahteraan umum berdasarkan nilai-nilai Pancasila.
Dalam konteks sosiologis, penulis mencatat bahwa masyarakat Indonesia semakin peka terhadap isu-isu moral dan etika seiring dengan kemajuan teknologi. Kebijakan pemerintah juga berperan penting dalam mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam pengembangan IPTEK.

Kesimpulan

Penulis menyimpulkan bahwa urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan IPTEK sangat penting untuk memastikan bahwa kemajuan teknologi tetap berakar pada budaya dan etika bangsa Indonesia. Dengan demikian, setiap inovasi harus selaras dengan nilai-nilai Pancasila agar dapat memberikan manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia.
Jurnal ini memberikan perspektif yang kuat mengenai hubungan antara ideologi negara dan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi di Indonesia. Penekanan pada nilai-nilai budaya dan moral dalam pengembangan IPTEK merupakan kontribusi penting bagi diskusi tentang bagaimana teknologi seharusnya berkembang di tengah masyarakat yang beragam seperti Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Bintang Raya Eka Prashe -
Nama : Bintang Raya Eka Prashe
NPM : 2455011007
Kelas : B MKU Pancasila

Tugas Analisis Jurnal

URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

Pancasila adalah dasar negara atau pokok kaidah negara yang fundamental yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, dan sekaligus cita hukum (rechtssidee) negara Indonesia karena bersumber pada pandangan dan falsafah hidup yang mendalam, dimana tersimpul ciri khas sifat, dan karakter luhur bangsa Indonesia. Pancasila sudah disepakati bersama sebagai cara pandang hidup bangsa Indonesia (the way of life) dan sekaligus sebagai dasar negara. Secara teoritik, cara pandang hidup bangsa Indonesia (the way of life) selalu berbasis pada nilai-nilai yang bersifat meta yuridis, berbasis nilai-nilai dan moralitas yang disepakati bersama.

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu
Pancasila sebagai sistem nilai acuan, kerangka-kerangka berpikir, pola acuan berpikir atau jelasnya sebagai sistem nilai
yang dijadikan kerangka landasan, kerangka cara, dan sekaligus arah/tujuan bagi yang menyandangnya sehingga Pancasila menjadi kaidah penuntun dalam pembangunan hukum nasional. Nilai-nilai Pancasila Pancasila meliputi :

Nilai dasar (instrinsik) yaitu pokok yang tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat abstrak, mencakup cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang telah ditetapkan oleh the faounding fathers.
Nilai instrumental, yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu, bersifat lebih kontekstual dan harus selalu disesuaikan dengan tuntunan zaman mencakup kebijakan, strategi organisasi, sistem, rencana dan program berupa peraturan perundang-undangan yang dikembangkan oleh lembaga penyelenggara negara.
Nilai paraktis yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit tempat dan situasi tertentu, bersifat dinamis demi tegaknya nilai instrumental dan menjamin nilai dasar tetap relevan dengan permaslahan utama yang dihadapi masyarakat sesuai dengan zamannya.

Dalam pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat disampaikan sebagai berikut :
1. Setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
2. Setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan
3. Nilai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi perkembangan iptek di Indonesia
4. Setiap pengembangan iptek harus berakar dari budaya dan ideologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal indelegensi ilmu.

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Beberapa hal yang menegaskan Pancasila sebagai sumber nilai dalam pengembangan iptek.
1. Pengembangan ilmu pengetahuan harus menghormati keyakinan religius masyarakat karena bisa jadi pengembangan iptek tidak sesuai dengan keyakinan religiusnya.
2. Ilmu pengetahuan ditujukan bagi pengembangan kemanusiaan dan dituntut oleh nilai etis yang berdasarkan kemanusiaan.
3. Iptek merupakan yang menghomogenisasikan budaya sehingga dapat mempersatukan masyarakat dan memperkokoh pembangunan dan identitas nasional.
4. Prinsip demokrasi akan menuntut bahwa pengusaan iptek harus merata kesemua lapisan masyarakat karena pendidikan adalah tuntutan masyarakat.
5. Kesenjanagan dalam dalam penguasaan iptek harus dipersempit terus menerus sehingga semakin merata sebagai salah satu prinsip keadilan.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek
Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945. Pada alenia keempat Pembukaan UUD 1945 kata mencerdaskan kehidupan bangsa mengacu pada pengembangan iptek melalui pendidikan. Amanat dalam pembukaan UUD 1945 yang terkait dengan mencerdaskan kehidupan bangsa haruslah berdasarkan nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, dan sterusnya yaitu Pancasila.


Kehadiran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ditengah-tengah kita akan memberikan kemudahan dan memecahkan berbagi persoalan hidup dan kehidupan yang dihadapi manusia. Beberapa peristiwa yang terjadi didunia ini misalnya dampak negatif dari bom atom yang dijatuhkan di Hirosima dan Nagasaki pada waktu Perang Dunia kedua, dampak ini akan berdampak negatif kepada masyarakat Jepang waktu dan menimbulkan traumatik kepada generasi berikutnya. Sehingga urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
2. Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilainilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek.
3. Pancasila dijadikan sebagai rambu-rambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Amar Ahnaf -
Nama : Amar Ahnaf Murtadho
NPM : 2465011005
Kelas : B MKU Pancasila


Jurnal ini berisi tentang hubungan antara pancasila sebagai dasar negara indonesia dengan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Jurnal ini membahas bagaimana Pancasila, sebagai ideologi dasar negara, tidak hanya berperan sebagai pedoman hidup berbangsa, tetapi juga sebagai landasan untuk perkembangan iptek Indonesia. Pentingnya Pancasila dalam pengembangan Iptek dijelaskan dengan merujuk pada setiap sila dalam Pancasila yang memberikan arahan untuk memastikan bahwa Iptek berkembang sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa. Misalnya, sila pertama yang mengedepankan Ketuhanan mengingatkan untuk mengembangkan Iptek dengan memperhatikan nilai-nilai spiritual, sedangkan sila kedua dan ketiga menekankan pentingnya kemanusiaan dan persatuan dalam setiap inovasi dan kemajuan Iptek yang dilakukan.

Menekankan pentingnya pendidikan dan kebijakan pengembangan Iptek yang berlandaskan pada Pancasila. Dalam hal ini, Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai dasar hukum, tetapi juga sebagai pedoman moral dan sosial dalam memajukan Iptek, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup seluruh rakyat Indonesia, tanpa melupakan aspek keadilan dan pemerataan. Selain itu, jurnal ini juga menyoroti tantangan dan peluang yang dihadapi Indonesia dalam mengintegrasikan Pancasila dengan perkembangan Iptek di era globalisasi. Dalam konteks globalisasi yang semakin pesat, Indonesia dihadapkan pada berbagai kemajuan teknologi yang cepat dan perubahan sosial yang mendalam. Oleh karena itu, penerapan nilai-nilai Pancasila dalam pengembangan Iptek menjadi penting untuk memastikan bahwa perkembangan teknologi yang terjadi tidak hanya mengikuti arus global, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik bangsa Indonesia. Hal ini akan membantu Indonesia untuk tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga mampu menjadi produsen dan pemimpin dalam inovasi berbasis nilai-nilai Pancasila.

Memberikan gambaran tentang bagaimana peran pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem yang mendukung pengembangan Iptek yang berkelanjutan. Dengan menciptakan kebijakan yang sejalan dengan Pancasila, diharapkan pengembangan Iptek di Indonesia dapat berfokus pada pemerataan dan keadilan sosial, serta memberikan manfaat yang luas bagi seluruh lapisan masyarakat. Kerjasama antara lembaga pendidikan, sektor industri, dan pemerintah, yang didorong oleh nilai-nilai Pancasila, akan menciptakan sinergi yang positif bagi kemajuan Iptek di Indonesia, yang pada akhirnya akan memperkuat ketahanan nasional dan kesejahteraan masyarakat.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Muhammad Fadhil Husaini -
Nama : Muhammad Fadhil Husaini
NPM : 2415011039
Kelas : B MKWU Pancasila

Tugas Analisis Jurnal :
1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu
Dalam pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat disampaikan pemahaman, Pertama, bahwa setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Kedua,bahwa setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan. Ketiga, nilai nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia. Keempat, bahwa setiap pengembangan iptek harus berakar dari budaya dan idiologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal indelegensasi ilmu. Pancasila sebagai sistem nilai acuan, kerangka-kerangka berpikir, pola acuan
berpikir atau jelasnya senagai sistem nilai yang dijadikan kerangka landasan, kerangka cara, dan sekaligus arah/tujuan bagi yang menyandangnya sehingga Pancasila menjadi kaidah penuntun dalam pembangunan hukum nasional.

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Peran Pancasila sebagai sumber nilai dalam pengembangan iptek adalah, Pertama bahwa pengembangan ilmu pengetahuan harus menghormati keyakinan religius masyarakat karena bisa jadi pengembangan iptek tidak sesuai dengan keyakinan religiusnya, teapi hal tersebut tidak usah dipertentangkannya karena keduanya mempunyai logika sendiri. Kedua, ilmu pengetahuan ditujukan bagi pengembangan kemanusiaan dan dituntut oleh nilai etis yang berdasarkan kemanusiaan. Ketiga, iptek merupakan yang menghomogenisasikan budaya sehingga dapat mempersatukan masyarakat dan memperkokoh pembangunan dan identitas nasional. Keempat, Prinsip demokrasi akan menuntut bahwa pengusaan iotek harus merata kesemu lapisan masyarakat karena pendidikan adalah tuntutan masyarakat. Kelima, Kesenjanagan dalam dalam penguasaan iptek harus dipersempit terus menerus sehingga semakin merata sebaga salah satu prinsip keadilan. Upaya manusia mewujudkan kesejahteraan dan peningkatan harkat dan martabatnya maka manusia mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek
Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945. Pada alenia keempat Pembukaan UUD 1945. Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peristiwa yang terjadi dalam masyarakat. Misalnya dengan rencana dibangunnya pembangunan pusat tenaga nuklir disemenanjung muria beberapa tahun yang lalu. Hal ini akan dikaitkan dengan isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan. Isu Ketuhanan misalnya perkembangan iptek
seringkali tidak memperhatikan harkat dan martabatnya manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa, yaitu dengan tidak melibatkan peran serta langsung masyarakat padahal hal tersebut akan berdampak negatif berupa kerusakan teknologi.

Kesimpulannya, Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi khususnya bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sehingga pengembangan iptek tadi tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki bangsa Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Vito Pratama Putra -
Nama : Vito Pratama Putra
NPM : 2415011047
Kelas : B
Jurnal tersebut membahas tentang urgensi penegasan pancasila dalam pengembangan iptek, padahal dalam negara Indonesia, Pancasila harus dijadikan dasar dan acuan dalam pengembangan iptek tersebut.

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu

Artinya nilai-nilai dasar Pancasila secara normatif menjadi dasar, kerangka acuan,
dan tolak ukur segenap aspek pembangunan Nasional yang dijalankan di Indonesia. Berdasarkan pengertian ini dapat disampaikan pemahaman bahwa setiap ilmu pengetahuan dan
teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan
dengan nilai-nilai yang terkandung dalam
Pancasila.
Kedua, bahwa setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor
internal pengembangan. Ketiga, nilai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia. Keempat, bahwa setiap pengembangan iptek harus berakar dari
budaya dan idiologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal indelegensasi ilmu (mempribumikan
ilmu)

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Terdapat sebuah realita pada zaman ini, yaitu kepemilikan terhadap iptek sering disalahgunakan, sehingga justru mendehumanisasikan manusia itu sendiri. Hal ini justru sering dilakukan oleh para ilmuwan dan teknokrat. Padahal apapun hasil dari iptek mestinya dapat dipertanggungjawabkan akibatnya, baik pada masa lalu, masa sekarang, maupun masa depan.

Dalam kondisi seperti di atas maka diperlukanlah suatu platform yang mampu dijadikan sebagai ruhnya dagi perkembangan iptek di Indonesia. Bangsa Indonesia, dalam seluruh dimensi hidupnya, termasuk di bidang iptek, tergantung pada kuat tidaknya memegang ruh bangsanya, yaitu Pancasila.

Pancasila merupakan satu kesatuan dari sila-sila Pancasila haruslah merupakan sumber nilai, kerangka berpikir dan serta sebagai asas moralitas bagi pembangunan ilmu pengethuan dan teknologi.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Dinda Nur Latifa 2415011044 -
NAMA : DINDA NUR LATIFA
NPM    : 2415011044
KELAS : B-TEKNIK SIPIL

URGENSI PENEGASAN PANCASILA
SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK



Pancasila merupakan dasar ideologi dari negara Indonesia yang dimana nilai-nilai dasarnya secara otomatis telah menjadi dasar, acuan, dan tolak ukur dalam pembangunan pemerintahan Indonesia.

Nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila meliputi :
1. Nilai dasar (instrinsik) yaitu
pokok yang tidak terikat waktu dan
tempat, bersifat abstrak, mencakup
cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang telah ditetapkan.
2. Nilai instrumental, yaitu penjabaran nilai dasar, bersifat lebih kontekstual dan harus selalu disesuaikan dengan tuntunan zaman. Mencakup kebijakan, strategi organisasi, sistem, rencana dan peraturan perundang-undangan.
3. Nilai praktis yaitu perpaduan antara nilai instrumen dan nilai intrinsik yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.


Pancasila merupakan satu kesatuan yang utuh yang merupakan sumber, acuan berpikir serta asas moralitas bagi pembangunan ilmu pengethuan teknologi. Hal ini dapat ditunjukkan dalam sila-sila Pancasila, diantaranya :
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, pada sila ini mempertimbangkan rasional antara akal, rasa dan kehendak, sehingga dapat menempatkan manusia di alam semesta bukan sebagai pusatnya
melainkan sebagai bagian yang sistematik dari alam.
2. Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, pada sila ini memberikan dasar moralitas bagi manusia dalam mengembangkan IPTEK yang pada hakikatnya bertujuan demi kesejahteraan bersama.
3. Sila Persatuan Indonesia, memberikan rasa kesadaran akan nasionalisme sehingga dapat terjalinnya rasa terpelihara, persaudaraan dan persahabatan antara daerah.
4. Sila Kerakyatan Yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyarawatan/perwakilan, pengembangan iptek di dasari atas kepentingan demokrasi, setiap warga negara mempunyai kewajiban dalam pengembangan IPTEK dengen menghormati dan menghargai
kebebasan orang lain dalam bersikap serta terbuka untuk mendapatkan masukan, kritik dan saran yang membangun.
5. Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Kemajuan IPTEK harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan, dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia lainnya, masyarakat bangsa dan negara serta lingkungan dimana manusia itu berada.

Pancasila sebagai pengembang Ilmu Pengetahuan Teknologi telah ada sejak dulu, yaitu pada pembukaan UUD 1945 yang dimana tujuan dari merdekanya Indonesia adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal ini tentunya memiliki keterkaitan dengan memajukan masyarakat Indonesia dengan membekalkan IPTEK.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by JESICA AJENG_ 2415011034 -
Nama : Jesica Ajeng Sekar Ayu
Npm : 2415011034
Kelas : B-Teknik Sipil

URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK
Pengembangan Iptek tidak dapat terlepas dari situasi yang melengkapainya, artinya iptek selalu berkembang dalam suatu ruang budaya. Perkembangan iptek pada gilirannya bersentuhan dengan nilai-nilai budaya dan agama sehingga disatu pihak dibutuhkan semangat obyektifitas dipihak lain iptek perlu mempertimbangkan nilai-nilai budaya dan agama dalam pengembangannya agar tidak merugikan umat manusia.
Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu
Pancasila sebagai sistem nilai acuan, kerangka-kerangka berpikir, pola acuan berpikir atau jelasnya sebagai sistem nilai yang dijadikan kerangka landasan, kerangka cara, dan sekaligus arah/tujuan bagi yang menyandangnya sehingga Pancasila menjadi kaidah penuntun dalam pembangunan hukum nasional.
Ada beberapa nilai Pancasila untuk pengembangan iptek :
1.nilai dasar (instrinsik) yaitu pokok yang tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat abstrak, mencakup cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang telah ditetapkan oleh the faounding fathers.
2. nilai instrumental, yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu, bersifat lebih kontekstual dan harus selalu disesuaikan dengan tuntunan zaman.
3. nilai praktis yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit tempat dan situasi tertentu, bersifat dinamis demi tegaknya nilai instrumental dan menjamin nilai dasar tetap relevan dengan permasalahan utama yang dihadapi masyarakat sesuai dengan zamannya.
Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Hal yang lain bahwa Pancasila sebagai landasan etika pengembangan iptek dapat dirinci sebagai berikut:
(1) pengembangan iptek yang terlebih menyangkut manusia haruslah menghormati martabat manusia, (2) iptek seharusnya harus meningkatkan kualitas hidup manusia, baik sekarang maupun masa yang akan datang, (3) pengembangan iptek hendaknya membantu pemekaran komunitas manusia, bail lokal, nasional ,maupun global. (4) iptek harus terbuka untuk masyarakat dan memiliki dampak langsung dalam kondisi hidup masyarakat. (5) iptek hendaknya membantu penciptaan masyarakat yang semakin lebih adil (Surajiyo, 2017:143).

Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek
Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945. Dan sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa yang terjadi dalam masyarakat. Sumber Politis Pancasila sebagai dasar nila pengembangan iptek dapat dilihat dari berbagai kebijakan yang dilakukan oleh para penyelenggara negara.
Kesimpulan
Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi khususnya bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sehingga pengembangan iptek tadi tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki bangsa Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by ALDI GUSTI RISVIANDI 2415011055 -
Nama : Aldi Gusti Risviandi
NPM : 2415011055
Kelas : B
Matkul : MKU PANCASILA TEKNIK SIPIL 2024

Tugas Analisis Jurnal

1. Latar Belakang dan Konteks
Pancasila sebagai ideologi negara merupakan kristalisasi nilai budaya dan agama bangsa Indonesia, serta menjadi panduan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Pancasila menghindarkan iptek dari sekularisme seperti yang terjadi pada era Renaissance di Eropa. Nilai-nilai Pancasila menjadi landasan agar iptek berkembang dengan arah yang sesuai dengan identitas budaya dan ideologi bangsa Indonesia.

2. Peran Pancasila dalam Pengembangan Ilmu
Sebagai sistem nilai, Pancasila menjadi kerangka acuan pengembangan iptek di Indonesia. Hal ini mencakup:
• Tidak bertentangan dengan nilai Pancasila: Pengembangan iptek harus selaras dengan nilai-nilai Pancasila.
• Nilai sebagai faktor internal: Pancasila dijadikan panduan utama dalam proses pengembangan.
• Rambu normatif: Nilai-nilai Pancasila menjadi batasan moral dan arah bagi pengembangan iptek di Indonesia.
• Pempribumian ilmu: Pengembangan iptek harus berakar pada budaya dan ideologi bangsa.

3. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral
Setiap sila dalam Pancasila memberikan kontribusi moral dalam pengembangan iptek:
1. Ketuhanan: Memadukan rasionalitas dengan spiritualitas.
2. Kemanusiaan: Menekankan kesejahteraan bersama dan martabat manusia.
3. Persatuan: Membangun nasionalisme dan solidaritas melalui iptek.
4. Kerakyatan: Demokrasi menjadi landasan pengembangan iptek.
5. Keadilan sosial: Menjaga keseimbangan dalam manfaat iptek untuk seluruh masyarakat.

4. Kesimpulan dan Rekomendasi
Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek sangat penting untuk mencegah dampak negatif globalisasi dan perkembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai budaya bangsa. Oleh karena itu, iptek di Indonesia harus mematuhi prinsip-prinsip Pancasila, menjadikannya sebagai panduan moral, dan memastikan bahwa perkembangan iptek bertujuan meningkatkan kualitas hidup manusia tanpa mengabaikan nilai etis dan budaya nasional.

Poin-poin Utama:
1. Pancasila mencegah sekularisme dalam pengembangan iptek.
2. Nilai Pancasila menjadi acuan moral, arah, dan batasan pengembangan iptek.
3. Implementasi Pancasila melalui sila-sila yang relevan dalam setiap aspek iptek.
4. Pengembangan iptek harus berakar pada budaya nasional dan memperhatikan dampak sosial.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by SOFIA ZAHRA SAPUTRI -
Nama ; Sofia Zahra Saputri
NPM : 2415011045
kelas : B

" URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK"
pancsila sebagai idiologi bangsa indonesia mengokomodir seluruh aktifitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, demikian juga dalam aktifitas ilmiah. oleh karea itu perumusan pancasila sebagai paradigma ilmu bagi aktifitas ilmiah di indonesia merupakan sesuatu yang bersifat niscaya. sebab pengembangan ilmu yang terlepas dari idiologi pancasila, justru dapat mengakibatkan sekularisme.
1. konsep dasar nilai pancasila sebagai pengembangan ilmu
a.) nilai dasar (instrinsik) yaitu pokok yang tidak terikat tempat dan waktu.
b.) nilai instrumental, yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu.
c.) nilai praktis,yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi konkrit tempat dan situasi tertentu.
pancasila sebagai sistem acuan dan kerangka-kerangka berpikir
setiap ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan diindonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai- nilaiyang terkandung dalam pancasila.
setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai pancasila sebagai faktor internal pengembangan.
nilai pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi penngembangan iptek di indonesia
setiap perkembangan iptek harus berakar dari budaya dan idilogi bangsa indonesia

2. Pancasila sebaga sumber nilai dan moral dalam pengembangan ilmu pengetahuan dantteknologi
a.) sila ketuhanan yang maha esa
dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang mempertimbangkan rasionalismee antara akal, rasa dan kehendak.
b.) sila kemanusiaan yang adil dan beradab
pada sila ini memberikan dasar moralitas bagi manusia dalam mengembangkan iptek
c.) sila persatuan indonesia
memberikan rasa kesadaran akan nasionalisme dari bangsa indonesia akan sumbangsihnya iptek dapat terjalinnya rasa terpelihara, persaudaraan antar daerah
d.) sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dan permusyawaratan/perwakilan
bahwa setiap warga negara mempunyai kewajiban dalam pengembangan iptek denganmenghormati dan menghargai kebebasan orang lain dalam bersikap
sertaterbuka untuk mendapatkan masukan,kritik,dan saran yang membangun
e.) sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia
kemajuan iptek harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Adellia Andri Darmawan -
Nama : Adellia Andri Darmawan
NPM : 2415011107
Kelas : B


Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) di Indonesia

Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Dalam Pengembangan ilmu Pengetahuan dan Teknologi (iptek) di Indonesia sangatlah penting, mengingat Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman hidup bangsa Indonesia yang mencerminkan nilai-nilai luhur yang harus dijaga dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam pengembangan IPTEK. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa penegasan Pancasila penting dalam konteks pengembangan IPTEK di Indonesia:

1. Menjaga Keseimbangan antara Kemajuan dan Etika

Dalam menghadapi kemajuan teknologi yang pesat, Pancasila dapat berfungsi sebagai penyeimbang agar pengembangan IPTEK tidak bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan. Misalnya, pada Sila Kedua (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab), IPTEK harus dikembangkan dengan mempertimbangkan martabat manusia, bukan hanya untuk kemajuan ekonomi semata, tetapi juga untuk kesejahteraan sosial yang adil. Pengembangan IPTEK yang tanpa kontrol dapat berisiko menyebabkan kerusakan sosial dan lingkungan. Pancasila memberikan pedoman agar teknologi digunakan dengan bertanggung jawab, sesuai dengan nilai keadilan dan kesejahteraan masyarakat.


2. Mendorong Pemerataan Akses dan Manfaat IPTEK

Sila Kelima menuntut adanya pemerataan dalam pengembangan dan pemanfaatan IPTEK. Dengan adanya penegasan nilai-nilai Pancasila, pengembangan IPTEK dapat diarahkan untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk yang berada di daerah terpencil atau kurang berkembang, sehingga teknologi tidak hanya menguntungkan kelompok tertentu saja. Teknologi harus didorong untuk memecahkan masalah-masalah sosial dan ekonomi, seperti pengentasan kemiskinan dan pemerataan pendidikan, sehingga Indonesia dapat menghindari ketimpangan antara wilayah.


3. Memperkuat Identitas Bangsa dan Kebudayaan Indonesia

Pancasila menekankan pentingnya keberagaman dan identitas nasional. Dalam pengembangan IPTEK, Indonesia perlu mengutamakan nilai-nilai budaya lokal yang menjadi jati diri bangsa. Pengembangan teknologi yang menghargai kearifan lokal dapat menciptakan inovasi yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Sila Ketiga mendorong adanya pengembangan IPTEK yang memperkuat persatuan bangsa, memanfaatkan teknologi untuk mempererat hubungan antar daerah dan menjaga keanekaragaman budaya.


4. Mendorong Pengembangan IPTEK untuk Kesejahteraan dan Kemajuan Bangsa

Penegasan Pancasila dalam pengembangan IPTEK dapat memastikan bahwa teknologi yang dikembangkan tidak hanya bertujuan untuk kemajuan ekonomi semata, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup rakyat Indonesia. Misalnya, dalam sektor kesehatan, pendidikan, dan pertanian, IPTEK bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat luas. Sila Pertama juga memberikan pedoman moral bahwa IPTEK harus dikembangkan dengan rasa syukur dan tidak boleh menyimpang dari ajaran agama, agar teknologi tidak merusak nilai-nilai keagamaan yang menjadi dasar kehidupan masyarakat Indonesia.


5. Mengantisipasi Tantangan Global dengan Landasan Moral

Di tengah pesatnya globalisasi, Pancasila berfungsi sebagai filter untuk memastikan bahwa pengembangan IPTEK di Indonesia tetap berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan, kebangsaan, dan ketuhanan. Dengan menegaskan Pancasila, Indonesia dapat mengembangkan IPTEK yang sesuai dengan kebutuhan bangsa dan tetap menjaga kedaulatan serta identitasnya di tengah dominasi teknologi global.

Penegasan Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan IPTEK di Indonesia memiliki urgensi yang sangat penting untuk memastikan bahwa teknologi yang berkembang sejalan dengan tujuan nasional Indonesia, yaitu menciptakan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera. Pancasila memberikan dasar moral dan etika yang dapat mendorong pengembangan IPTEK yang bermanfaat bagi seluruh rakyat Indonesia, menjaga identitas kebangsaan, dan mengurangi kesenjangan sosial. Dengan demikian, IPTEK tidak hanya menjadi alat kemajuan ekonomi, tetapi juga sarana untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by ALVITO ZOAN PRADANA -
Nama : Alvito Zoan Pradana
NPM : 2455011017
Kelas : B

Urgensi penegasan Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) di Indonesia sangat penting untuk memastikan bahwa perkembangan ilmu dan teknologi tidak hanya berorientasi pada aspek teknis dan ekonomi, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan keberagaman yang terkandung dalam Pancasila. Berikut adalah beberapa poin penting mengenai urgensi tersebut:

1. Dasar Etika dan Moral, Pancasila memberikan landasan etika dan moral yang kuat dalam pengembangan IPTEK. Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman, para ilmuwan dan praktisi teknologi diharapkan dapat menghasilkan inovasi yang tidak hanya bermanfaat, tetapi juga berkeadilan dan tidak merugikan masyarakat.

2. Kesejahteraan Sosial, Pancasila menekankan pentingnya kesejahteraan sosial. Dalam pengembangan IPTEK, orientasi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat harus menjadi fokus utama, sehingga teknologi yang dihasilkan dapat menjawab tantangan sosial dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

3. Keberagaman Budaya, Indonesia adalah negara yang kaya akan keberagaman budaya. Pancasila mengajak kita untuk menghargai perbedaan dan mempromosikan inklusivitas dalam pengembangan IPTEK. Ini penting agar teknologi yang dikembangkan dapat diterima dan digunakan oleh semua kalangan, tanpa meminggirkan kelompok tertentu.

4. Penguatan Identitas Bangsa, Pancasila sebagai dasar nilai dapat memperkuat identitas bangsa dalam menghadapi globalisasi. Dengan menekankan nilai-nilai lokal dalam penelitian dan pengembangan teknologi, Indonesia dapat menunjukkan bahwa kemajuan IPTEK tidak harus mengorbankan jati diri dan budaya bangsa.

5. Sustainabilitas, Pancasila juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia dan lingkungan. Oleh karena itu, pengembangan IPTEK harus mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan dampaknya terhadap lingkungan, agar tidak merusak ekosistem yang ada.

6. Partisipasi Publik, Mengacu pada nilai-nilai Pancasila, pengembangan IPTEK seharusnya melibatkan partisipasi masyarakat. Ini akan memastikan bahwa hasil penelitian dan teknologi yang dikembangkan dapat memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat.

Dengan demikian, penegasan Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan IPTEK di Indonesia bukan hanya sekedar formalitas, tetapi merupakan upaya untuk memastikan bahwa kemajuan ilmu dan teknologi sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan keberagaman, serta berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Fariha Salsabila -
Nama : Fariha Salsabila
NPM : 2415011030
Kelas : B

Urgensi Penegasan Pancasila sebagai Dasar Nilai Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu
Pancasila berfungsi sebagai sistem nilai yang menjadi landasan, kerangka berpikir, dan arah pengembangan IPTEK di Indonesia. Nilai-nilai Pancasila meliputi nilai dasar (cita-cita utama yang abstrak dan tidak terikat waktu), nilai instrumental (penjabaran nilai dasar dalam kebijakan yang disesuaikan dengan zaman), dan nilai praktis (implementasi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan nyata). Dengan berlandaskan Pancasila, pengembangan IPTEK diharapkan tetap relevan dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa mengabaikan budaya serta ideologi bangsa.

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan IPTEK
Pancasila merupakan satu kesatuan dari sila-sila Pancasila yang haruslah menjadi sumber nilai, kerangka berpikir, dan asas moralitas bagi pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Hal ini dapat ditunjukkan dalam sila-sila Pancasila yang merupakan sebuah sistem etika, di antaranya:

1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, ilmu pengetahuan mempertimbangkan rasionalitas antara akal, rasa, dan kehendak, sehingga menempatkan manusia sebagai bagian dari alam yang dikelola dengan bijak.
2. Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab memberikan dasar moralitas bagi manusia dalam mengembangkan IPTEK untuk kesejahteraan bersama.
3. Sila Persatuan Indonesia menumbuhkan kesadaran nasionalisme dalam kontribusi IPTEK untuk menjaga persaudaraan antardaerah.
4. Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan mendukung demokrasi dalam pengembangan IPTEK, termasuk penghormatan terhadap kebebasan dan kritik yang membangun.
5. Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia memastikan kemajuan IPTEK menjaga keseimbangan keadilan dalam hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, masyarakat, dan lingkungan.

Peran Pancasila sebagai sumber nilai dalam pengembangan IPTEK meliputi penghormatan terhadap keyakinan religius masyarakat, mengedepankan nilai etis yang berbasis kemanusiaan, mempersatukan budaya untuk memperkokoh identitas nasional, meratakan akses IPTEK bagi seluruh lapisan masyarakat, dan mempersempit kesenjangan dalam penguasaan IPTEK. Pengembangan IPTEK juga harus menghormati martabat manusia, meningkatkan kualitas hidup, memperluas komunitas manusia, memberikan dampak langsung bagi masyarakat, dan menciptakan keadilan.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politis Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan IPTEK
Secara historis, Pancasila sebagai dasar pengembangan IPTEK dapat ditemukan dalam Pembukaan UUD 1945, khususnya pada frasa “mencerdaskan kehidupan bangsa.” Secara sosiologis, masyarakat Indonesia peka terhadap isu-isu kemanusiaan dan dampak sosial dari pengembangan IPTEK, seperti kerusakan lingkungan. Secara politis, penegasan Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu telah dikemukakan oleh berbagai pemimpin bangsa, meskipun penerapannya masih sering bersifat normatif.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by M. Leondra Moorlando 2415011040 -

Nama : M. Leondra Moorlando
NPM : 2415011040
Kelas : B


Pancasila adalah dasar negara atau pokok kaidah negara yang fundamental yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, dan sekaligus cita hukum (rechtssidee) negara Indonesia karena bersumber pada pandangan dan falsafah hidup yang mendalam, dimana tersimpul ciri khas sifat, dan karakter luhur bangsa Indonesia.  Pancasila sudah disepakati bersama sebagai cara pandang hidup bangsa Indonesia (the way of life) dan sekaligus sebagai dasar negara. Secara teoritik, cara pandang hidup bangsa Indonesia (the way of life) selalu berbasis pada nilai-nilai yang bersifat meta yuridis, berbasis nilai-nilai dan moralitas yang disepakati bersama.

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila sebagai Pengembangan Ilmu

Pancasila sebagai sistem nilai acuan, kerangka-kerangka berpikir, pola acuan berpikir atau jelasnya senagai sistem nilai yang dijadikan kerangka landasan, kerangka cara, dan sekaligus arah/tujuan bagiyang menyandangnya sehingga Pancasila menjadi kaidah penuntun dalam pembangunan hukum nasional.

2.  Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi

Upaya manusia mewujudkan kesejahteraan dan peningkatan harkat dan martabatnya maka manusia mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ilmu pengetahuan dan teknologi, di masa sekarang memang merupakan kebutuhan tersendiri. Kepemilikan iptek untuk memudahkan kehidupan manusia dan mengangkat derajat manusia, oleh karena itu kepemilikan tersebut harus diiringi dengan cara menggunakan yang tepat. Realitas yang didapatkan, kepemilikan terhadap iptek sering disalahgunakan, sehingga justru mendehumanisasikan manusia itu sendiri. Hal ini justru sering dilakukan oleh para ilmuwan dan teknokrat. Padahal apapun hasil dari iptek mestinya dapat dipertanggungjawabkan akibatnya, baik pada masa lalu, masa sekarang, maupun masa depan.  

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek 

Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945. Pada alenia keempat Pembukaan UUD 1945. Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu belum banyak dibicrakan pada awal kemerdekaan bangsa Indonesia. Hal ini dapat dimaklumi, menginat para pendiri negara yang juga termasuk cerdik cendikia atau inteletual bangsa Indonesia yang pada masa itu mencurahkan tenaga dan pemikirannya untuk membangun bangsa dan negara. 

Sumber historis lain dapat ditelusuri dalam berbagai diskusi dan seminar dikalangan intelektual di Indonesia salah satunya adalah perguruan tinggi. Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu baru mulai dirasakan sebagai kebutuhan yang mendesak sekitar 1980-an, terutama di Perguruan Tinggi yang mencetak kaum intelektual, salah satu Perguruan Tinggi itu adalah Universitas Gadjah Mada dalam penyelenggraan seminar dengan tema Pancasila Sebagai Orientasi Pengembangan Ilmu (Kementrian Riset dan Teknologi Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan. 

In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Fadhil Prima Yonda -
Nama : Fadhil Prima Yonda
NPM : 2415011109


1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu
Dalam pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat disampaikan pemahaman, Pertama, bahwa setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Kedua,bahwa setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan. Ketiga, nilai nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia. Keempat, bahwa setiap pengembangan iptek harus berakar dari budaya dan idiologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal indelegensasi ilmu. Pancasila sebagai sistem nilai acuan, kerangka-kerangka berpikir, pola acuan
berpikir atau jelasnya senagai sistem nilai yang dijadikan kerangka landasan, kerangka cara, dan sekaligus arah/tujuan bagi yang menyandangnya sehingga Pancasila menjadi kaidah penuntun dalam pembangunan hukum nasional.

Dalam pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat disampaikan sebagai berikut :
1. Setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
2. Setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan
3. Nilai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi perkembangan iptek di Indonesia
4. Setiap pengembangan iptek harus berakar dari budaya dan ideologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal indelegensi ilmu.

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Beberapa hal yang menegaskan Pancasila sebagai sumber nilai dalam pengembangan iptek.
1. Pengembangan ilmu pengetahuan harus menghormati keyakinan religius masyarakat karena bisa jadi pengembangan iptek tidak sesuai dengan keyakinan religiusnya.
2. Ilmu pengetahuan ditujukan bagi pengembangan kemanusiaan dan dituntut oleh nilai etis yang berdasarkan kemanusiaan.
3. Iptek merupakan yang menghomogenisasikan budaya sehingga dapat mempersatukan masyarakat dan memperkokoh pembangunan dan identitas nasional.
4. Prinsip demokrasi akan menuntut bahwa pengusaan iptek harus merata kesemua lapisan masyarakat karena pendidikan adalah tuntutan masyarakat.
5. Kesenjanagan dalam dalam penguasaan iptek harus dipersempit terus menerus sehingga semakin merata sebagai salah satu prinsip keadilan.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek
Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945. Pada alenia keempat Pembukaan UUD 1945 kata mencerdaskan kehidupan bangsa mengacu pada pengembangan iptek melalui pendidikan. Amanat dalam pembukaan UUD 1945 yang terkait dengan mencerdaskan kehidupan bangsa haruslah berdasarkan nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, dan sterusnya yaitu Pancasila.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Nazala Khoirul Azizah -
Nazala Khoirul Azizah
2415011033

“URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK”

Jurnal ini membahas pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) telah mencapai kemajuan pesat yang mengubah peradaban manusia secara signifikan. Namun, perkembangan ini tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai budaya dan agama, yang harus tetap menjadi pertimbangan agar iptek tidak merugikan umat manusia. Dengan mendasarkan pengembangan iptek pada nilai-nilai Pancasila, Indonesia dapat menghindari dampak negatif seperti sekularisme yang pernah terjadi di Eropa pada zaman Renaissance.

1. Konsep Nilai Pancasila dalam IPTEK
Tiga jenis nilai Pancasila yang relevan untuk pengembangan IPTEK:
Nilai Dasar (Instrinsik): Nilai-nilai abadi yang tidak terikat waktu dan tempat.
Nilai Instrumental: Penjabaran nilai dasar untuk konteks tertentu, mencakup kebijakan dan strategi.
Nilai Praktis: Interaksi antara nilai instrumental dengan situasi konkret, bersifat dinamis.
setiap pengembangan IPTEK di Indonesia harus sejalan dengan nilai-nilai Pancasila untuk memastikan bahwa teknologi yang dikembangkan tidak merugikan umat manusia.


2. Penegasan Pancasila dalam Pengembangan IPTEK
Dalam pengembangan IPTEK, Indonesia dihadapkan pada tantangan untuk tetap menjaga nilai-nilai Pancasila. Mengingat perkembangan teknologi yang pesat, seringkali muncul potensi penyalahgunaan atau dampak negatif dari IPTEK yang dapat merugikan masyarakat atau bahkan merusak moral bangsa.

3. Pancasila sebagai sumber nilai dan moral

Sila sila Pancasila memberikan kerangka moral pada pengembangan iptek, seperti:
Sila Pertama: Mempertimbangkan rasional antara akal, rasa, dan kehendak.
Sila Kedua: Memastikan iptek meningkatkan kesejahteraan manusia.
Sila Ketiga: Menanamkan nasionalisme dalam kontribusi iptek.
Sila Keempat: Mengedepankan demokrasi dalam pengembangan iptek.
Sila Kelima: Menjamin distribusi iptek yang adil.

Kesimpulannya, IPTEK memberikan kemudahan dalam memecahkan berbagai persoalan di kehidupan. Namun, ini tidak lepas dari hal-hal negatif yang dapat timbul. Maka, Pancasila perlu sebagai dasar pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi agar pengembangan IPTEK tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimiliki bangsa Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Danta Danta Mahogra Prabasworo -
NAMA: DANTA MAHOGRA PRABSWORO
NPM: 2415011117
KELAS: UMUM B

Pancasila merupakan sistem nilai fundamental yang menjadi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Selain sebagai dasar negara, Pancasila juga berfungsi sebagai pedoman dalam pembangunan berbagai bidang, termasuk hukum dan ilmu pengetahuan. Nilai-nilai Pancasila menjadi acuan dalam menetapkan kebijakan, peraturan, dan tujuan pembangunan nasional.

Pancasila memiliki tiga dimensi nilai:
1. Nilai dasar: Bersifat universal dan abadi, mencakup cita-cita dan tatanan dasar negara.
2. Nilai instrumental: Implementasi nilai dasar dalam kebijakan yang kontekstual dan relevan dengan perkembangan zaman.
3. Nilai praktis: Dinamis, muncul dari interaksi nilai instrumental dengan realitas masyarakat.

Dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), Pancasila menjadi landasan moral untuk memastikan iptek digunakan secara bijak dan tidak menyimpang dari nilai kemanusiaan. Sila pertama, "Ketuhanan Yang Maha Esa," menekankan pentingnya pengembangan ilmu dalam kerangka spiritual, moral, dan penghargaan terhadap martabat manusia.

Sebagai ideologi dan sumber moralitas, Pancasila berperan penting dalam menjaga keseimbangan antara kemajuan dan etika, sehingga Indonesia dapat menghadapi tantangan zaman dengan bijaksana dan mewujudkan kesejahteraan yang adil bagi seluruh rakyat.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Ajina Cindo -
NAMA : Ajina Cindo Anggoro
NPM : 2415011032
KELAS : MKWU Pancasila B

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu
Pancasila sebagai sistem nilai acuan, kerangka-kerangka berpikir, pola acuan berpikir atau jelasnya senagai sistem nilai yang dijadikan kerangka landasan, kerangka cara, dan sekaligus arah/tujuan bagi yang menyandangnya sehingga Pancasila menjadi kaidah penuntun dalam pembangunan hukum nasional. Pengembangan Iptek di Indonesia harus berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila untuk menghindari dampak negatif yang berpotensi merusak.

Nilai Pancasila untuk pengembangan IPTEK:
1. nilai dasar (instrinsik) yaitu pokok yang tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat abstrak, mencakup cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang telah ditetapkan oleh the faounding.
2.nilai instrumental, yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu, bersifat lebih kontekstual dan harus selalu disesuaikan dengan tuntunan zaman mencakup kebijakan, strtaegi organisasi, sistem, rencana dan program berupa peraturan perundang-undangan yang dikembangkan oleh lembaga penyelenggara negara fathers.
3.nilai paraktis, yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit tempat dan situasi tertentu, bersifat dinamis demi tegaknya nilai instrumental dan menjamin nilai dasar tetap relevan dengan permaslahan utama yang dihadapi masyarakat sesuai dengan zamannya.Nilai praktis merupakan perpaduan identitas dan realitas.

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi
Pancasila merupakan satu kesatuan dari sila-sila Pancasila haruslah merupakan sumber nilai, kerangka berpikir dan serta sebagai asas moralitas bagi pembangunan ilmu pengethuan dan teknologi. Hal ini dapat ditunjukkan dalam sila-sila Pancasila yang merupakan sebuah sistem etika, diantaranya.
1. Ketuhanan: Memadukan rasionalitas dengan spiritualitas.
2. Kemanusiaan: Menekankan kesejahteraan bersama dan martabat manusia.
3. Persatuan: Membangun nasionalisme dan solidaritas melalui iptek.
4. Kerakyatan: Demokrasi menjadi landasan pengembangan iptek.
5. Keadilan sosial: Menjaga keseimbangan dalam manfaat iptek untuk seluruh masyarakat.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek
Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945. Pada alenia keempat Pembukaan UUD 1945. Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peristiwa yang terjadi dalam masyarakat. Misalnya dengan rencana dibangunnya pembangunan pusat tenaga nuklir disemenanjung muria beberapa tahun yang lalu. Hal ini akan dikaitkan dengan isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan. Isu Ketuhanan misalnya perkembangan iptek
seringkali tidak memperhatikan harkat dan martabatnya manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa, yaitu dengan tidak melibatkan peran serta langsung masyarakat padahal hal tersebut akan berdampak negatif berupa kerusakan teknologi.

Simpulan
Kehadiran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ditengah-tengah kita akan memberiksn kemudahan dan memecahkan berbagi persoalan hidup dan kehidupan yang dihadapi manusia. Penegasan Pancasila sebagai norma dalam ilmiah diharapkan dapat menghindari sejauh pengembangan Iptek tidak berkaitan dengan nilai-nilai kemanusiaan.


In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Wahyu Wuri Suganda -
NAMA : WAHYU WURI SUGANDA
NPM : 2455011021
KELAS : B (DARI KELAS D)

URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK
1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu Pancasila sebagai sistem nilai acuan, kerangka-kerangka berpikir, pola acuan berpikir atau jelasnya senagai sistem nilai yang dijadikan kerangka landasan, kerangka cara, dan sekaligus arah/tujuan bagiyang menyandangnya sehingga Pancasila menjadi kaidah penuntun dalam pembangunan hukum nasional. Artinya niali-nilai dasar Pancasila secara normatifmenjadi dasar, kerangka acuan, dan tolakukur segenap aspek pembangunan nasionalyang dijalankan di Indonesia.
2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi
Pancasila merupakan satu kesatuan dari sila-sila Pancasila haruslah merupakansumber nilai, kerangka berpikir dan serta sebagai asas moralitas bagi pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi.
3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek
Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945. Kata mencerdaskan kehidupan bangsa mengacu pada pengembangan iptek melalui pendidikan. Amanat dalam pembukaan UUD 1945 yang terkait dengan mencerdaskan kehidupan bangsa haruslah berdasarkan nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, dan sterusnya yaitu Pancasila. Proses mencerdaskan kehidupan bangsa yang terlepas dari nilainilai spiritual, kemanusiaan, solidaritas kebangsaan, musyawarah, dan keadilan merupakan pencerdasan terhadap amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang merupakan dokuen sejarah bangsa Indonesia.

Kehadiran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ditengah-tengah kita akan memberikan kemudahan dan memecahkan berbagi persoalan hidup dan kehidupan yang dihadapi manusia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by ATIKA PUSPITA SARI_2415011111 -
NAMA  : ATIKA PUSPITA SARI
NPM     : 2415011111
KELAS  : B

URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu

 Pancasila menjadi kaidah penuntun dalam pembangunan hukum nasional. Artinya nilai-nilai dasar Pancasila secara normatif menjadi dasar, kerangka acuan, dan tolak ukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalankan di Indonesia.

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

 Pancasila sebagai sumber nilai dalam pengembangan iptek dapat diuraikan sebagai berikut:
  • Pertama bahwa pengembangan ilmu pengetahuan harus menghormati keyakinan religius masyarakat karena bisa jadi pengembangan iptek tidak sesuai dengan keyakinan religiusnya, tetapi hal tersebut tidak usah dipertentangkannya karena keduanya mempunyai logika sendiri.
  •  Kedua, ilmu pengetahuan ditujukan bagi pengembangan kemanusiaan dan dituntut oleh nilai etis yang berdasarkan kemanusiaan.
  •  Ketiga, iptek merupakan yang menghomogenisasikan budaya sehingga dapat masyarakat dan mempersatukan memperkokoh pembangunan dan identitas nasional.
  •  Keempat, Prinsip demokrasi akan menuntut bahwa pengusaan iptek harus merata kesemua lapisan masyarakat karena pendidikan adalah tuntutan masyarakat. 
  • Kelima, kesenjangan dalam dalam penguasaan iptek harus dipersempit terus menerus sehingga semakin merata sebagai salah satu prinsip keadilan

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek

Proses mencerdaskan kehidupan bangsa yang terlepas dari nilai-nilai spiritual, kemanusiaan, solidaritas kebangsaan, musyawarah, dan keadilan merupakan pencerdasan terhadap amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang merupakan dokumen sejarah bangsa Indonesia. Pancasila
Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peristiwa yang terjadi dalam masyarakat. Misalnya dengan rencana dibangunnya pembangunan pusat tenaga nuklir di semenanjung muria beberapa tahun yang lalu. Hal ini akan dikaitkan dengan isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan. Isu Ketuhanan misalnya perkembangan iptek acapkali tidak memperhatikan harkat dan martabatnya manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa, yaitu dengan tidak melibatkan peran serta langsung masyarakat padahal hal tersebut akan berdampak negatif berupa kerusakan teknologi.
Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek tertuang dalam Pembukaan UUD 1945, yang menekankan pentingnya mencerdaskan kehidupan bangsa.
Dan sumber politis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan tercermin dalam kebijakan pemerintah dari masa ke masa yang menekankan peran Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Iptek.


Sehingga dapat disimpulkan bahwa urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah sebagai berikut : 
  1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek)yang dikembangkan di Indoenesia haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. 
  2. Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek.
  3. Pancasila dijadikan sebagai rambu-rambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia. Pentingnya Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi khususnya bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara diharapkan dapat menjadi dasar dan akar pada pengembangan keilmuan yang disesuaikan dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sehingga pengembangan iptek tadi tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimilliki bangsa Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Arya Albana -
Nama : Arya Albana
NPM : 2415011122
Kelas : MKWU Pancasila


Pancasila sebagai ideologi negara mencerminkan nilai-nilai budaya dan agama bangsa Indonesia. Nilai-nilai ini menjadi pedoman dalam semua aspek kehidupan, termasuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Dalam jurnal ini, penulis menekankan pentingnya Pancasila sebagai landasan nilai bagi kemajuan IPTEK di Indonesia agar tetap sesuai dengan identitas dan moral bangsa.

1. Konsep Dasar Pancasila dalam Pengembangan Ilmu:

Pancasila sebagai sistem nilai memiliki tiga jenis nilai: dasar (universal), instrumental (kontekstual), dan praktis (implementasi). Dalam pengembangan IPTEK, nilai-nilai ini harus menjadi acuan utama untuk memastikan bahwa ilmu tidak bertentangan dengan budaya dan moral bangsa.

2. Peran Pancasila sebagai Pedoman Moral:

Setiap kemajuan IPTEK harus diarahkan untuk kebaikan manusia dan selaras dengan nilai-nilai Pancasila, seperti keadilan sosial, demokrasi, dan kemanusiaan. Contohnya, sila Ketuhanan menegaskan pentingnya akal dan hati yang seimbang, sedangkan sila Keadilan Sosial mendorong pemerataan manfaat IPTEK.

3. Sumber Historis dan Politik Pancasila:

Secara historis, Pancasila telah diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945 sebagai pedoman mencerdaskan kehidupan bangsa. Secara politis, Pancasila menjadi landasan kebijakan IPTEK di berbagai era pemerintahan.


Pancasila sangat penting sebagai dasar pengembangan iptek di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk mencegah dampak negatif ilmu pengetahuan, seperti dehumanisasi atau kehilangan jati diri bangsa. Oleh karena itu, setiap pengembangan IPTEK harus tidak bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, menjadikan Pancasila sebagai pedoman normatif, dan berakar pada budaya dan identitas bangsa.

Dengan demikian, Pancasila memastikan bahwa kemajuan IPTEK membawa manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia tanpa kehilangan arah atau nilai luhur yang telah diwarisi.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Restu Natasya Hidayati -
RESTU NATASYA HIDAYATI
2415011056
Kelas B

URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu
Nilai-nilai Pancasila meliputi : (i) nilai dasar (instrinsik) yaitu pokok yang tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat abstrak, (ii) nilai instrumental, yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu, dan (iii) nilai paraktis yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit tempat dan situasi tertentu.

Dalam pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat disampaikan pemahaman, Pertama, bahwa setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Kedua,bahwa setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan. Ketiga, nilai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan iptek di Indonesia. Keempat, bahwa setiap pengembangan iptek harus berakar dari budaya dan idiologi bangsa Indonesia sendiri atau indelegensasi yang ilmu lebih dikenal indelegensi ilmu.

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Hal lain yang menegaskan peran Pancasila sebagai sumber nilai dalam pengembanagan iptek adalah, Pertama bahwa pengembangan ilmu pengetahuan harus menghormati keyakinan religius masyarakat karena bisa jadi pengembangan iptek tidak sesuai dengan keyakinan religiusnya, teapi hal tersebut tidak usah dipertentangkannya karena keduanya mempunyai logika sendiri. Kedua, ilmu pengetahuan ditujukan bagi pengembangan kemanusiaan dan dituntut oleh nilai etis yang berdasarkan kemanusiaan. Ketiga, iptek merupakan yang menghomogenisasikan budaya sehingga dapat masyarakat dan mempersatukan memperkokoh pembangunan dan identitas nasional. Keempat, Prinsip demokrasi akan menuntut bahwa pengusaan iptek harus merata kesemua lapisan masyarakat karena pendidikan adalah tuntutan masyarakat. Kelima, Kesenjanagan dalam dalam penguasaan iptek harus dipersempit terus menerus sehingga semakin merata sebaga salah satu prinsip keadilan.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek
Sumber Politis Pancasila sebagai dasar nila pengembangan iptek dapat dilihat dari berbagai kebijakan yang dilakukan oleh para penyelenggara negara. Misalnya kebijakan yang terjadi pada jaman orde lama yang meletakkan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan atau orientasi ilmu, antara lain pada pidato Soekarno ketika menerima gelar Doctor Honoris Causa di UGM pada tanggal 19 September 1951.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Muhammad Wira Idul Fitra -
NAMA : MUHAMMAD WIRA IDUL FITRA
NPM: 2415011041
KELAS: MKU PANCASILA B

Tugas Analisis Jurnal

Pancasila adalah dasar negara atau pokok kaidah negara yang fundamental yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945.

Pengembangan Ilmu
Pancasila sebagai sistem nilai acuan, kerangka-kerangka berpikir, pola acuan berpikir atau jelasnya senagai sistem nilai yang dijadikan kerangka landasan, kerangka cara, dan sekaligus arah/tujuan bagiyang menyandangnya sehingga Pancasila menjadi kaidah penuntun dalam pembangunan hukum nasional.
Artinya niali-nilai dasar Pancasila secara normatifmenjadi dasar, kerangka acuan, dan tolakukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalan kan di Indonesia.
Nilai-nilai Pancasila Pancasila meliputi
1. nilai dasar (instrinsik) yaitu pokok yang tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat abstrak, mencakup cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang telah ditetapkan oleh the faounding fathers.
2. Nilai instrumental, yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu, bersifat lebih kontekstual dan harus selalu disesuaikan dengan tuntunan zaman mencakup kebijakan, strtaegi organisasi, sistem, rencana dan program berupa peraturan perundang-undangan yang dikembangkan oleh lembaga penyelenggara negara.
3. Nilai paraktis yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit tempat dan situasi tertentu, bersifat dinamis demi tegaknya nilai instrumental dan menjamin nilai dasar tetap relevan dengan permaslahan utama yang dihadapi masyarakat sesuai dengan zamannya.
In reply to Muhammad Wira Idul Fitra

Re: Forum Analisis Jurnal

by 2415011046 2415011046 -
Nama : Roy Rendi Sanjaya 
Npm : 2415011046
Kelas : B

Pancasila sebagai ideologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama yang menjadi pedoman bagi seluruh aspek kehidupan, termasuk dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Dalam pengembangan IPTEK di Indonesia, Pancasila berperan sebagai landasan nilai dan norma yang memastikan bahwa setiap inovasi dan kemajuan teknologi sejalan dengan nilai-nilai luhur bangsa. Pendekatan ini bertujuan untuk mencegah sekularisme dan memastikan perkembangan IPTEK yang berbasis pada identitas nasional serta mengakar pada budaya dan moralitas bangsa.

Sebagai sumber nilai dan moral, Pancasila memberikan kerangka etis untuk IPTEK. Setiap sila dalam Pancasila menawarkan prinsip-prinsip yang relevan, seperti keseimbangan antara rasionalitas dan spiritualitas, keadilan sosial, serta demokrasi dalam pengembangan IPTEK. Dengan demikian, IPTEK tidak hanya berorientasi pada kemajuan teknis tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan manusia secara menyeluruh, menjaga martabat manusia, serta memperkuat solidaritas dan identitas nasional.

Urgensi Pancasila dalam pengembangan IPTEK juga terlihat dari konteks historis, sosiologis, dan politis. Sejak era kemerdekaan hingga reformasi, berbagai kebijakan dan diskusi akademis menegaskan pentingnya Pancasila sebagai landasan nilai. Pancasila memastikan bahwa pengembangan IPTEK tidak mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan dan nasionalisme, sehingga dapat menghadapi tantangan global tanpa kehilangan identitas bangsa.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by M. KHAIRI DZAKI DZAKI -
Nama : M. Khairi Dzaki
Npm : 2415011118


ANALISIS JJURNAL
1. Pancasila sebagai Dasar Pengembangan Ilmu dan Teknologi (Iptek).
- Pancasila merupakan kristalisasi nilai budaya dan agama bangsa Indonesia, yang berfungsi sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
- Dalam konteks pengembangan ilmu dan teknologi, Pancasila diharapkan menjadi norma dan panduan dalam memastikan pengembangan Iptek tidak bertentangan dengan nilai-nilai bangsa.

2. Nilai Pancasila dalam Pengembangan Iptek:
- Nilai Dasar (intrinsik): Bersifat universal dan abadi, mengacu pada cita-cita dan tatanan dasar bangsa.
- Nilai Instrumental: Penjabaran nilai dasar dalam bentuk kebijakan, strategi, dan program.
- Nilai Praktis: Implementasi nilai dasar dan instrumental dalam kehidupan sehari-hari yang dinamis dan relevan dengan kondisi zaman.

3. Urgensi Pancasila:
- Sebagai rambu normatif untuk mengarahkan pengembangan Iptek agar tidak sekuler dan tetap berakar pada budaya dan ideologi nasional.
- Menjadi landasan moral dan etika dalam pengembangan Iptek, yang mencakup aspek kemanusiaan, keadilan sosial, dan keselarasan dengan lingkungan.

4. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politis:
- Historis: Tertuang dalam Pembukaan UUD 1945, yang menekankan pentingnya mencerdaskan kehidupan bangsa.
- Sosiologis: Mengacu pada sensitivitas masyarakat terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang terkait dengan pengembangan Iptek.
- Politis: Tercermin dalam kebijakan pemerintah dari masa ke masa yang menekankan peran Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan Iptek.

Kesimpulan
- Pancasila adalah pedoman mutlak yang harus diintegrasikan dalam pengembangan ilmu dan teknologi di Indonesia untuk memastikan arah yang selaras dengan nilai-nilai nasional.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by DELPITA NOVI ANGGRAINI 2415011042 -
Nama: Delpita Novi Anggraini
Npm: 2415011042
Kelas: MKWU Pancasila B

Tugas Analisis Jurnal
“URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK”

Pancasila sebagai idiologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya dan agama dari bangsa Indonesia. Pancasila sebagai idiologi bangsa Indonesia mengakomodir seluruh aktifitas kehidupan bermasyarakat, berbangas dan bernegara demikian juga dalam aktifitas ilmiah. Oleh karena itu perumusan Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi aktivitas ilmiah di Indonesia merupakan sesuatu yang bersifat niscaya. Sebab pengembangan ilmu yang terlepas dari idiologi Pancasila.
Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dewasa ini
mencapai kemajuan pesat sehingga perdapan manusia mengalami perubahan yang luar biasa . Pengembangan Iptek tidak dapat terlepas dari stuasi yang melengkapainya, artinya iptek selalu berkembang dalam suatu ruang budaya.

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu

Pancasila menjadi kaidah penuntun dalam pembangunan hukum nasional. Artinya niali-nilai dasar Pancasila secara normatifmenjadi dasar, kerangka acuan, dan tolakukur segenap aspek
pembangunan nasional yang dijalan kan di Indonesia. Hal ini sebagai konsekuensi atas pengakuan dan penerimaan bangsa indonesia terhadap Pancasila sebagai dasar negara dan idiologi nasional

Nilai Pancasila dalam pengembangan iptek
a. Nilai dasar: Prinsip universal yang menjadi cita-cita dan tujuan pengembangan iptek.
b. Nilai instrumental: Penjabaran nilai dasar melalui kebijakan dan peraturan yang kontekstual.
c. Nilai praktis: Implementasi nilai Pancasila dalam konteks situasi nyata.

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan ilmu Pengetahuan dan Tekhologi
Pancasila merupakan satu kesatuan dari sila-sila Pancasila haruslah merupakan sumber nilai, kerangka berpikir dan serta sebagai asas moralitas bagi pembangunan ilmu pengethuan dan teknologi.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek
Sebagai sumber sosiologis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa yang terjadi dalam masyarakat.
Sumber Politis Pancasila sebagai dasar nila pengembangan iptek dapat dilihat dari berbagai kebijakan yang dilakukan oleh para penyelenggara negara. Misalnya, pada pidato Soekarno saat menerima gelar Doctor Honoris Causa di UGM, yang meletakkan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan.

Kesimpulan
IPTEK dapat
dilihat dari berbagai kebijakan yang dilakukan oleh para penyelenggara negara. IPTEK tidak hanya berfokus pada aspek teknis atau ekonomi semata, tetapi juga memperhatikan dimensi sosial, moral, dan budaya yang lebih luas.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by muhammad jahfal akbari 2455011011 -
NAMA: MUHAMMAD JAHFAL AKBARI
NPM : 2455011011
KELAS: MKU Pancasila B

sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia, memiliki peran fundamental dalam mewujudkan keadilan sosial dan kemajuan di berbagai sektor, termasuk IPTEK. Oleh karena itu, penegasan nilai-nilai Pancasila dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memiliki dampak yang luas terhadap arah pembangunan bangsa.

1. Pancasila sebagai Landasan Filosofis
Pancasila bukan hanya sebagai dasar negara, tetapi juga memiliki dimensi filosofi yang dapat menjadi pedoman dalam mengembangkan IPTEK. Setiap sila dalam Pancasila dapat diinterpretasikan untuk mendasari tujuan dan praktek dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.

2. Penegasan Pancasila dalam Pengembangan IPTEK
Dalam pengembangan IPTEK, Indonesia dihadapkan pada tantangan untuk tetap menjaga nilai-nilai Pancasila. Mengingat perkembangan teknologi yang pesat, seringkali muncul potensi penyalahgunaan atau dampak negatif dari IPTEK yang dapat merugikan masyarakat atau bahkan merusak moral bangsa. Oleh karena itu, penegasan nilai-nilai Pancasila dalam IPTEK menjadi penting agar:

A.Teknologi yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan moral dan sosial masyarakat Indonesia.
B.Proses pengembangan teknologi tidak terlepas dari prinsip keadilan, keberagaman, dan kerakyatan yang ada dalam Pancasila.

3. Integrasi Pancasila dalam Pendidikan IPTEK
Salah satu cara konkret untuk menegaskan Pancasila dalam pengembangan IPTEK adalah melalui pendidikan. Pendidikan tinggi dan riset yang berkembang di Indonesia perlu menanamkan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan bagi generasi muda dalam mengembangkan IPTEK. Ini akan memastikan bahwa para ilmuwan, insinyur, dan teknolog di masa depan akan memiliki kesadaran moral yang kuat terkait implikasi sosial dari penemuan mereka.

Kesimpulan
Penegasan Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia sangat penting untuk memastikan bahwa perkembangan IPTEK tidak hanya berfokus pada aspek teknis atau ekonomi semata, tetapi juga memperhatikan dimensi sosial, moral, dan budaya yang lebih luas. Dengan menjadikan Pancasila sebagai landasan utama, Indonesia dapat mengarahkan pengembangan IPTEK yang seimbang, adil, dan membawa manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by ZAHRA APRILIA 2415011037 -
Nama: Zahra Aprilia
NPM: 2415011037

"URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK"

1. Nilai Pancasila:
Pancasila mengandung tiga jenis nilai:

Nilai Dasar: Bersifat universal dan abstrak, mencakup cita-cita, tujuan, dan tatanan dasar yang berlaku sepanjang waktu tanpa terikat tempat atau kondisi tertentu. Nilai ini mencerminkan pandangan hidup bangsa Indonesia sebagaimana dirumuskan oleh para pendiri negara.

Nilai Instrumental: Penjabaran nilai dasar ke dalam bentuk kebijakan, strategi, sistem, dan program yang lebih konkret, seperti peraturan perundang-undangan. Nilai ini bersifat kontekstual dan dapat berubah sesuai kebutuhan zaman.

Nilai Praktis: Penerapan nilai instrumental dalam situasi konkret dan dinamika kehidupan sehari-hari. Nilai ini memastikan relevansi nilai dasar dan instrumental terhadap tantangan serta kebutuhan masyarakat di masa tertentu.


2. Pancasila sebagai Sistem Etika dalam Pengembangan IPTEK:
Sebagai pandangan hidup dan falsafah bangsa, setiap sila dalam Pancasila mengandung pedoman etika untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi:

Sila Ketuhanan Yang Maha Esa: Mendorong harmoni antara akal, rasa, dan kehendak manusia dalam mengembangkan ilmu, sehingga tidak bertentangan dengan nilai spiritual.

Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab: Memberikan landasan moral agar IPTEK menghormati martabat manusia dan tidak merusak nilai kemanusiaan.

Sila Persatuan Indonesia: Menguatkan semangat nasionalisme dan kebersamaan untuk memastikan IPTEK mendukung persatuan bangsa.

Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan: Mengutamakan demokrasi dan keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan terkait pengembangan IPTEK.

Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia: Menjamin bahwa kemajuan IPTEK membawa manfaat yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat.


3. Prinsip Etika Pengembangan IPTEK Berdasarkan Pancasila:

IPTEK harus menghormati martabat dan hak asasi manusia.

Pengembangan IPTEK harus meningkatkan kualitas hidup manusia di masa kini dan masa depan.

IPTEK harus memperkuat komunitas manusia, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global.

IPTEK harus bersifat terbuka, transparan, dan memberikan dampak nyata dalam memperbaiki kondisi masyarakat.

IPTEK harus mendukung terciptanya masyarakat yang adil dan beradab.


Kesimpulan:
Pancasila berfungsi sebagai landasan etika yang memastikan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia tetap berorientasi pada nilai-nilai moral, kemanusiaan, dan keadilan. Dengan menjadikan Pancasila sebagai kerangka dasar, IPTEK dapat berkembang secara relevan, berkeadilan, dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat Indonesia, tanpa melupakan identitas bangsa.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Zahrah Novita Athirah -
Nama: Zahrah Novita Athirah
NPM: 2415011115
Kelas: MKU PANCASILA B

Analisis Jurnal

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) telah membawa perubahan besar bagi peradaban manusia. Namun, tanpa landasan nilai yang kokoh, kemajuan ini dapat menimbulkan berbagai tantangan, seperti eksploitasi berlebihan dan pengabaian moral. Di Indonesia, Pancasila menjadi pedoman utama agar iptek berkembang sejalan dengan identitas dan nilai-nilai luhur bangsa.

Sebagai landasan nilai, Pancasila mengintegrasikan prinsip-prinsip budaya dan agama yang dijadikan acuan dalam pengembangan iptek. Nilai-nilainya mencakup prinsip universal seperti keadilan dan kemanusiaan, kebijakan yang berorientasi pada kearifan lokal, serta penerapan nyata yang mendukung kesejahteraan masyarakat.

Pancasila juga berfungsi sebagai pedoman moral yang mencegah iptek berkembang secara destruktif. Dengan Pancasila, iptek diarahkan untuk tetap menghormati nilai spiritual, menghindari dampak negatif seperti sekularisme ekstrem, dan menjaga keterkaitan erat dengan budaya bangsa. Hal ini memastikan pengembangan iptek tidak hanya berorientasi pada kemajuan teknis, tetapi juga berakar pada kebutuhan dan kepribadian bangsa.

Setiap sila dalam Pancasila memberikan arahan yang relevan untuk pengembangan iptek. Nilai ketuhanan mengajarkan keseimbangan antara akal, etika, dan spiritualitas. Nilai kemanusiaan mendorong iptek untuk menjunjung tinggi martabat manusia. Persatuan menginspirasi iptek untuk memperkuat solidaritas nasional, sementara musyawarah mendorong pengambilan keputusan yang demokratis dalam inovasi teknologi. Akhirnya, nilai keadilan memastikan manfaat iptek didistribusikan secara merata untuk kesejahteraan bersama.

Dengan berlandaskan Pancasila, pengembangan iptek di Indonesia dapat menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan nilai-nilai kemanusiaan. Ini memungkinkan iptek menjadi alat untuk memajukan bangsa secara berkelanjutan, mencegah dampak negatif globalisasi, dan memastikan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by ZUMAIRUL MUFID -
Pancasila sebagai sistem nilai acuan, kerangka kerangka berpikir, pola acuan berpikir atau jelasnya sebagai sistem nilai yang dijadikan kerangka landasan, kerangka cara, dan sekaligus arah/tujuan
bagi yang menyandangnya sehingga Pancasila menjadi kaidah penuntun dalam pembangunan hukum nasional. Pancasila berfungsi untuk dijadikan tolak ukursegenap aspek dalam pembangunan nasional yang dijalankan di indonesia. Nilai nilai pancasila meliputi nilai dasar yaitu pokok yang tidak terikat waktu dan tempat, nilai instrumental yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu, dan nilai praktis yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit tempat dan situasi tertentu.

Pancasila merupakan satu kesatuandari sila-sila Pancasila haruslah merupakan sumber nilai, kerang berpikir dan serta sebagai asas moralitas bagi pembangunan ilmu pengetahuan dan
teknologi. Ilmu pengetahuan dan teknologi, di masa sekarang memang merupakan kebutuhan tersendiri. Bagi kelompok manusia yang menginginkan kemajuan mutlak harus memiliki dua hal
tersebut. Hal lain yang menegaskan peran Pancasila sebagai sumber nilai dalam pengembanagan iptek adalah, Pertama bahwa pengembangan ilmu pengetahuan harus menghormati keyakinan religius masyarakat karena bisa jadi pengembangan iptek tidak sesuai dengan keyakina religiusnya, teapi hal tersebut tidak usah dipertentangkannya karena keduanya mempunyai logika sendiri. Kedua, ilmu pengetahuan ditujukan bagi pengembangan kemanusiaan dan dituntut oleh nilai etis yang berdasarkan kemanusiaan. Ketiga, iptek merupakan yang menghomogenisasikan budaya sehingga dapat mempersatukan
masyarakat dan memperkokoh pembangunan dan identitas nasional. Keempat, Prinsip demokrasi akan menuntut bahwa pengusaan iotek harus merata kesemu lapisan masyarakat karena pendidikan adalah tuntutan masyarakat.


Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945. Pada alenia keempat Pembukaan UUD 1945.Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu belum banyak dibicrakan pada awal kemerdekaan bangsa Indonesia. Hal ini dapat dimaklumi, menginat para pendiri negara yang juga termasuk cerdik cendikia atau inteletual bangsa Indonesia yang pada masa itu mencurahkan tenaga dan pemikirannya untuk membangun bangsa
dan negara
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Tubagus Sulthan Nugroho 2455011009 -
NAMA: TUBAGUS SULTHAN NUGROHO
NPM:245501109
KELAS: MKU Pancasila B

Tugas Analisis Jurnal

Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Dalam Pengembangan ilmu Pengetahuan dan Teknologi (iptek) di Indonesia

Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) telah mencapai kemajuan pesat yang mengubah peradaban manusia secara signifikan. Namun, perkembangan ini tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai budaya dan agama, yang harus tetap menjadi pertimbangan agar iptek tidak merugikan umat manusia. Dengan mendasarkan pengembangan iptek pada nilai-nilai Pancasila, Indonesia dapat menghindari dampak negatif seperti sekularisme yang pernah terjadi di Eropa pada zaman Renaissance.

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila

Pancasila merupakan kristalisasi nilai budaya dan agama bangsa Indonesia, yang berfungsi sebagai dasar, arah, dan pedoman dalam pengembangan iptek untuk menjaga orientasi moral, sosial, dan kebangsaan. Pancasila diartikan sebagai sistem nilai acuan yakni, kerangka-kerangka berpikir yang merupakan sistem nilai yang di jadikan kerangka landasan, cara, dan sekaligus arah/tujuan.

Nilai Pancasila dalam pengembangan iptek
a. Nilai dasar: Prinsip universal yang menjadi cita-cita dan tujuan pengembangan iptek.
b. Nilai instrumental: Penjabaran nilai dasar melalui kebijakan dan peraturan yang kontekstual.
c. Nilai praktis: Implementasi nilai Pancasila dalam konteks situasi nyata.

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi
Dalam perkembangan iptek di Indonesia, diperlukan pedoman untuk menghindari penyalahgunaan IPTEK, pedoman tersebut adalah Pancasila. Nilai Pancasila sebagai asas moralitas bagi pembangunan ilmu pengethuan dan teknologi. Hal ini dapat ditunjukkan dari nilai yang terkandung dalam sila-sila Pancasila yang merupakan sistem etika.
Pengembangan ilmu pengetahuan harus menghormati keyakinan religius masyarakat (sesuai sila pertama). Ilmu pengetahuan ditujukan bagi pengembangan kemanusiaan dan dituntut oleh nilai etis yang berdasarkan kemanusiaan (sesuai sila kedua). Pengembangan IPTEK dapat mempersatukan masyarakat (sesuai sila ketiga). Prinsip demokrasi akan menuntut bahwa pengusaan IPTEK harus merata kesemu lapisan masyarakat karena pendidikan (sesuai sila keempat). Penguasaan IPTEK harus merata, kesenjangan terhadap IPTEK diperkecil (sesuai sila kelima). Hal-hal tersebut menegaskan peran Pancasila sebagai sumber nilai dalam Pembangunan IPTEK.

A.Teknologi yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan moral dan sosial masyarakat Indonesia.
B.Proses pengembangan teknologi tidak terlepas dari prinsip keadilan, keberagaman, dan kerakyatan yang ada dalam Pancasila.

3. Integrasi Pancasila dalam Pendidikan IPTEK
Salah satu cara konkret untuk menegaskan Pancasila dalam pengembangan IPTEK adalah melalui pendidikan. Pendidikan tinggi dan riset yang berkembang di Indonesia perlu menanamkan nilai-nilai Pancasuila sebagai landasan bagi generasi muda dalam mengembangkan IPTEK. Ini akan memastikan bahwa para ilmuwan, insinyur, dan teknolog di masa depan akan memiliki kesadaran moral yang kuat terkait implikasi sosial dari penemuan mereka.

Kesimpulan
Penegasan Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia sangat penting untuk memastikan bahwa perkembangan IPTEK tidak hanya berfokus pada aspek teknis atau ekonomi semata, tetapi juga memperhatikan dimensi sosial, moral, dan budaya yang lebih luas. Dengan menjadikan Pancasila sebagai landasan utama, Indonesia dapat mengarahkan pengembangan IPTEK yang seimbang, adil, dan membawa manfaat bagi seluruh rakyat Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Azaria Ata Dianty -
Nama : Azaria Ata Dianty
NPM : 2415011114
kelas : B

Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Pancasila merupakan dasar negara yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 dan mencerminkan pandangan hidup serta nilai luhur bangsa Indonesia. Sebagai dasar negara, Pancasila menjadi acuan hidup (way of life) dan juga sebagai pedoman dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).

1. Pancasila sebagai Dasar Pengembangan Ilmu Pengetahuan

Pancasila berfungsi sebagai sistem nilai yang menjadi pedoman berpikir dan bertindak dalam pembangunan hukum dan ilmu pengetahuan di Indonesia. Nilai-nilai Pancasila terdiri dari:
Nilai Dasar: Nilai inti yang bersifat universal dan tidak terikat oleh waktu atau tempat, meliputi cita-cita dan tujuan negara.
Nilai Instrumental: Penjabaran nilai dasar yang disesuaikan dengan kondisi zaman, termasuk kebijakan dan peraturan yang relevan.
Nilai Praktis: Aplikasi nilai instrumental dalam situasi konkret, memastikan bahwa nilai-nilai dasar tetap relevan dengan tantangan zaman
Dalam konteks pengembangan iptek, Pancasila menjadi pedoman agar setiap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia tidak bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.

2. Pancasila sebagai Sumber Nilai Moral dalam Pengembangan Iptek

Ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan manusia. Namun, penggunaannya harus didasari oleh nilai-nilai etika yang sesuai dengan Pancasila. Pengembangan iptek yang tidak beretika dapat menyebabkan dehumanisasi, seperti yang terlihat pada peristiwa bom atom di Hiroshima dan Nagasaki.

Beberapa nilai etis yang harus dijunjung dalam pengembangan iptek di Indonesia antara lain:

1. Iptek harus menghormati keyakinan religius masyarakat.
2. Iptek harus digunakan untuk kemajuan kemanusiaan.
3. Iptek dapat memperkuat persatuan dan identitas bangsa.
4. Demokrasi mengharuskan pemerataan akses terhadap iptek di seluruh lapisan masyarakat.
5. Kesenjangan dalam penguasaan iptek harus terus dipersempit demi keadilan sosial.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila dalam Pengembangan Iptek

Asal-usul Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat ditemukan dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945 yang menekankan pentingnya mencerdaskan kehidupan bangsa. Pancasila berfungsi sebagai pedoman dalam mengarahkan pengembangan iptek melalui pendidikan.

Pada awal kemerdekaan, pengembangan iptek belum banyak dibicarakan, namun seiring waktu, terutama pada tahun 1980-an, kebutuhan untuk menjadikan Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu semakin dirasakan, khususnya di perguruan tinggi. Salah satu upaya penting adalah seminar yang diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada tentang "Pancasila Sebagai Orientasi Pengembangan Ilmu."

Kesimpulan

Urgensi penegasan Pancasila sebagai dasar pengembangan iptek di Indonesia adalah:
1. Setiap pengembangan iptek harus berakar pada nilai-nilai Pancasila.
2. Pancasila harus menjadi pedoman dalam setiap langkah pengembangan iptek di Indonesia.
3. Pancasila berfungsi sebagai kompas normatif yang mengarahkan iptek agar tetap sesuai dengan moralitas dan karakter bangsa Indonesia.
Dengan demikian, Pancasila memastikan bahwa pengembangan iptek di Indonesia tetap sesuai dengan nilai-nilai budaya, moral, dan tujuan nasional bangsa Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by NURUL SALAFINIDA_2415011043 -
NAMA : NURUL SALAFINIDA
NPM : 2415011043
KELAS : B Teknik Sipil MKU Pancasila


Tugas Analisis Jurnal

URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu
Pancasila sebagai sistem nilai acuan, kerangka-kerangka berpikir, pola acuan berpikir atau jelasnya sebagai sistem nilai
yang dijadikan kerangka landasan, kerangka cara, dan sekaligus arah/tujuan bagi yang menyandangnya sehingga Pancasila menjadi kaidah penuntun dalam pembangunan hukum nasional.

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Hal yang lain bahwa Pancasila sebagai landasan etika pengembangan iptek yang terlebih menyangkut manusia haruslah menghormati martabat manusia, iptek seharusnya harus meningkatkan kualitas hidup manusia, baik sekarang maupun masa yang akan datang, pengembangan iptek hendaknya membantu pemekaran komunitas manusia, bail lokal, nasional ,maupun global. iptek harus terbuka untuk masyarakat dan memiliki dampak langsung dalam kondisi hidup masyarakat

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek
Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945. Pada alenia keempat Pembukaan UUD 1945 kata "mencerdaskan kehidupan bangsa" mengacu pada pengembangan iptek melalui pendidikan. Amanat dalam pembukaan UUD 1945 yang terkait dengan mencerdaskan kehidupan bangsa haruslah berdasarkan nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by HAIRI ABDUL AZIZ 2415011120 -
hairi abdul aziz
2415011120

Pentingnya Penegasan Pancasila sebagai Landasan Nilai dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) di Indonesia

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang pesat telah membawa perubahan besar dalam peradaban manusia. Meski demikian, perkembangan ini harus tetap mempertimbangkan nilai-nilai budaya dan agama agar tidak merugikan umat manusia. Dengan menjadikan Pancasila sebagai landasan pengembangan IPTEK, Indonesia dapat mencegah dampak negatif seperti sekularisme yang pernah terjadi di Eropa pada era Renaissance.

1. Konsep Nilai Dasar Pancasila
Pancasila adalah inti dari nilai budaya dan agama bangsa Indonesia, yang berperan sebagai dasar, pedoman, serta arah dalam pengembangan IPTEK untuk menjaga orientasi moral, sosial, dan nasional. Pancasila merupakan kerangka nilai yang mencakup:
- Nilai dasar: Prinsip universal yang menjadi cita-cita pengembangan IPTEK.
- Nilai instrumental: Penjabaran nilai dasar melalui kebijakan dan peraturan yang kontekstual.
- Nilai praktis: Penerapan nilai Pancasila dalam situasi nyata.

2. Pancasila sebagai Panduan Normatif
Pancasila berfungsi sebagai pedoman yang memastikan pengembangan IPTEK sesuai dengan nilai-nilainya. Peran ini meliputi:
- Mencegah IPTEK mengarah pada sekularisme, eksploitasi, atau dampak negatif lainnya.
- Menjamin pengembangan IPTEK tetap berakar pada budaya dan ideologi bangsa.

3. Pancasila sebagai Sumber Nilai dan Moral
Setiap sila dalam Pancasila memberikan panduan moral untuk pengembangan IPTEK:
- Sila Pertama: Mengharmonisasikan akal, rasa, dan kehendak dalam pengembangan IPTEK.
- Sila Kedua: Menjamin IPTEK meningkatkan kesejahteraan manusia.
- Sila Ketiga: Mengintegrasikan nasionalisme dalam inovasi IPTEK.
- Sila Keempat: Mendorong demokrasi dalam proses pengembangan IPTEK.
- Sila Kelima: Menjamin distribusi IPTEK secara adil dan merata.

Kesimpulan
Pengembangan IPTEK di Indonesia harus berlandaskan nilai-nilai Pancasila agar tetap sesuai dengan identitas bangsa, mencegah dampak negatif globalisasi, dan memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Dinda Safira -
Nama : Dinda Safira
Npm : 2415011035

Pancasila sebagai idiologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya, agama Bangsa Indonesia. Sehingga nilai-nilai tadi akan mengakomodir seluruh aktifitas kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara. Demikian pula dalam aktifitas ilmiah. Dalam perkembangan Ilmu Pengetahuan Teknologi di Indonesia didasarkan kelima sila dalam Pancasila merupakan pegangan dan pedoman dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pancasila sebagai dasar pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dapat ditelurusi, dalam hal-hal sebagai berikut :
1. prulalisme nilai yang menimbulkan perubahan dan cara pandang manusia tentang kehidupan.
2. kemajuan iptek pada tataran sekarang telah menimbulkan dampak yang neatif dan ada pada titik yang membahayakan terhadap eksistensi manusia dimasa yang akan datang.
3. Ketiga, perkembngan iptek yang didominasi oleh negara-negara barat akan mengancam nilai-nilai khas yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Muhammad Rafif Ardan -
NAMA: MUHAMMAD RAFIF ARDAN
NPM: 2415011119
KELAS UMUM B

Penegasan Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan IPTEK di Indonesia sangat penting untuk memastikan pembangunan yang adil, bermoral, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pancasila berperan sebagai landasan filosofis yang memberikan pedoman etis dalam pengembangan IPTEK, mencegah dampak negatif, dan menjaga prinsip keadilan, keberagaman, serta kerakyatan.

Integrasi nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan IPTEK menjadi langkah strategis untuk membangun kesadaran moral generasi muda dalam pengembangan teknologi. Dengan demikian, IPTEK di Indonesia tidak hanya fokus pada aspek teknis dan ekonomi, tetapi juga memperhatikan dimensi sosial, moral, dan budaya, demi kemajuan bangsa yang seimbang dan bermanfaat bagi semua.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by ADE IRMA SYAHARANI 2415011121 -
Nama : Ade Irma Syaharani
NPM : 2415011121
Kelas : B

Pada rangkuman ini dapat kita simpulkan pentingnya Pancasila sebagai sistem nilai yang menunjang kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Pancasila dipahami tidak hanya sebagai dasar negara, tetapi juga sebagai pedoman yang menjadi kerangka berpikir dan menjadi pedoman pembangunan di berbagai bidang, termasuk keadilan dan ilmu pengetahuan. Nilai-nilai Pancasila menjadi acuan dalam penetapan tujuan, kebijakan, dan peraturan yang mendukung pembangunan nasional. Oleh karena itu, Pancasila hal ini dianggap sebagai kerangka dasar yang memandu seluruh aspek kehidupan masyarakat Indonesia, termasuk perkembangan hukum nasional.

Pancasila mempunyai tiga dimensi nilai, yang pertama adalah nilai fundamental atau intrinsik, bersifat universal dan tidak terikat waktu atau tempat. Nilai-nilai tersebut meliputi cita-cita, tujuan, dan tatanan fundamental yang ditetapkan oleh para founding fathers negara. Kedua, nilai instrumental, yaitu penerapan nilai-nilai dasar tersebut pada diri sendiri kebijakan, strategi dan peraturan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan saat itu. Nilai ini bersifat kontekstual dan harus selalu diperbarui agar relevan dengan perkembangan saat ini. Ketiga, nilai praktis, yang muncul dari interaksi antara nilai instrumental dan situasi kehidupan nyata masyarakat. Nilai-nilai praktis ini bersifat dinamis dan memastikan bahwa nilai-nilai inti tetap relevan dengan permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Juga, surat kabar ini juga membahas peran Pancasila dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) diakui sebagai unsur penting bagi kemajuan dan kesejahteraan manusia. Bagaimanapun, pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak tepat dapat berisiko menurunkan kualitas umat manusia, seperti yang sering terjadi jika disalahgunakan oleh para ilmuwan atau teknokrat. Dalam konteks ini, Pancasila dipandang sebagai landasan moral yang mampu menjamin ilmu pengetahuan dan teknologi digunakan secara hati-hati dan bertanggung jawab. dan tidak menyimpang dari tujuan mulia kemanusiaan. Pancasila berfungsi sebagai asas moral yang menjadi pedoman pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi agar tetap bermanfaat bagi umat manusia dan tidak merugikan nilai-nilai kemanusiaan itu sendiri.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by 2415011112 2415011112 -
NAMA: PRAMESWARI HALWIN AZZAHRA
NPM: 2415011112
KELAS: MKWU PANCASILA B

TUGAS ANALISIS JURNAL

ara Kemajuan dan Etika

Dalam menghadapi kemajuan teknologi yang pesat, Pancasila dapat berfungsi sebagai penyeimbang agar pengembangan IPTEK tidak bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan. Misalnya, pada Sila Kedua (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab), IPTEK harus dikembangkan dengan mempertimbangkan martabat manusia, bukan hanya untuk kemajuan ekonomi semata, tetapi juga untuk kesejahteraan sosial yang adil. Pengembangan IPTEK yang tanpa kontrol dapat berisiko menyebabkan kerusakan sosial dan lingkungan. Pancasila memberikan pedoman agar teknologi digunakan dengan bertanggung jawab, sesuai dengan nilai keadilan dan kesejahteraan masyarakat.


2. Mendorong Pemerataan Akses dan Manfaat IPTEK

Sila Kelima menuntut adanya pemerataan dalam pengembangan dan pemanfaatan IPTEK. Dengan adanya penegasan nilai-nilai Pancasila, pengembangan IPTEK dapat diarahkan untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk yang berada di daerah terpencil atau kurang berkembang, sehingga teknologi tidak hanya menguntungkan kelompok tertentu saja. Teknologi harus didorong untuk memecahkan masalah-masalah sosial dan ekonomi, seperti pengentasan kemiskinan dan pemerataan pendidikan, sehingga Indonesia dapat menghindari ketimpangan antara wilayah.


3. Memperkuat Identitas Bangsa dan Kebudayaan Indonesia

Pancasila menekankan pentingnya keberagaman dan identitas nasional. Dalam pengembangan IPTEK, Indonesia perlu mengutamakan nilai-nilai budaya lokal yang menjadi jati diri bangsa. Pengembangan teknologi yang menghargai kearifan lokal dapat menciptakan inovasi yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Sila Ketiga mendorong adanya pengembangan IPTEK yang memperkuat persatuan bangsa, memanfaatkan teknologi untuk mempererat hubungan antar daerah dan menjaga keanekaragaman budaya.


4. Mendorong Pengembangan IPTEK untuk Kesejahteraan dan Kemajuan Bangsa

Penegasan Pancasila dalam pengembangan IPTEK dapat memastikan bahwa teknologi yang dikembangkan tidak hanya bertujuan untuk kemajuan ekonomi semata, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup rakyat Indonesia. Misalnya, dalam sektor kesehatan, pendidikan, dan pertanian, IPTEK bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat luas. Sila Pertama juga memberikan pedoman moral bahwa IPTEK harus dikembangkan dengan rasa syukur dan tidak boleh menyimpang dari ajaran agama, agar teknologi tidak merusak nilai-nilai keagamaan yang menjadi dasar kehidupan masyarakat Indonesia.


5. Mengantisipasi Tantangan Global dengan Landasan Moral

Di tengah pesatnya globalisasi, Pancasila berfungsi sebagai filter untuk memastikan bahwa pengembangan IPTEK di Indonesia tetap berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan, kebangsaan, dan ketuhanan. Dengan menegaskan Pancasila, Indonesia dapat mengembangkan IPTEK yang sesuai dengan kebutuhan bangsa dan tetap menjaga kedaulatan serta identitasnya di tengah dominasi teknologi global.

Penegasan Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan IPTEK di Indonesia memiliki urgensi yang sangat penting untuk memastikan bahwa teknologi yang berkembang sejalan dengan tujuan nasional Indonesia, yaitu menciptakan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera. Pancasila memberikan dasar moral dan etika yang dapat mendorong pengembangan IPTEK yang bermanfaat bagi seluruh rakyat Indonesia, menjaga identitas kebangsaan, dan mengurangi kesenjangan sosial. Dengan demikian, IPTEK tidak hanya menjadi alat kemajuan ekonomi, tetapi juga sarana untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by ARISTARKUS LUBIS 2415011036 -
Nama : ARISTARKUS LUBIS
NPM : 2415011036
Kelas : B MKU Pancasila

Tugas Analisis Jurnal

URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

Pancasila adalah dasar negara atau pokok kaidah negara yang fundamental yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, dan sekaligus cita hukum (rechtssidee) negara Indonesia karena bersumber pada pandangan dan falsafah hidup yang mendalam, dimana tersimpul ciri khas sifat, dan karakter luhur bangsa Indonesia. Pancasila sudah disepakati bersama sebagai cara pandang hidup bangsa Indonesia (the way of life) dan sekaligus sebagai dasar negara. Secara teoritik, cara pandang hidup bangsa Indonesia (the way of life) selalu berbasis pada nilai-nilai yang bersifat meta yuridis, berbasis nilai-nilai dan moralitas yang disepakati bersama.

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu
Pancasila sebagai sistem nilai acuan, kerangka-kerangka berpikir, pola acuan berpikir atau jelasnya sebagai sistem nilai
yang dijadikan kerangka landasan, kerangka cara, dan sekaligus arah/tujuan bagi yang menyandangnya sehingga Pancasila menjadi kaidah penuntun dalam pembangunan hukum nasional. Nilai-nilai Pancasila Pancasila meliputi :

Nilai dasar (instrinsik) yaitu pokok yang tidak terikat waktu dan tempat dan bersifat abstrak, mencakup cita-cita, tujuan dan tatanan dasar yang telah ditetapkan oleh the faounding fathers.
Nilai instrumental, yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu, bersifat lebih kontekstual dan harus selalu disesuaikan dengan tuntunan zaman mencakup kebijakan, strategi organisasi, sistem, rencana dan program berupa peraturan perundang-undangan yang dikembangkan oleh lembaga penyelenggara negara.
Nilai paraktis yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit tempat dan situasi tertentu, bersifat dinamis demi tegaknya nilai instrumental dan menjamin nilai dasar tetap relevan dengan permaslahan utama yang dihadapi masyarakat sesuai dengan zamannya.

Dalam pengertian Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat disampaikan sebagai berikut :
1. Setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
2. Setiap perkembangan iptek harus didasarkan dengan nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan
3. Nilai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi perkembangan iptek di Indonesia
4. Setiap pengembangan iptek harus berakar dari budaya dan ideologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal indelegensi ilmu.

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Beberapa hal yang menegaskan Pancasila sebagai sumber nilai dalam pengembangan iptek.
1. Pengembangan ilmu pengetahuan harus menghormati keyakinan religius masyarakat karena bisa jadi pengembangan iptek tidak sesuai dengan keyakinan religiusnya.
2. Ilmu pengetahuan ditujukan bagi pengembangan kemanusiaan dan dituntut oleh nilai etis yang berdasarkan kemanusiaan.
3. Iptek merupakan yang menghomogenisasikan budaya sehingga dapat mempersatukan masyarakat dan memperkokoh pembangunan dan identitas nasional.
4. Prinsip demokrasi akan menuntut bahwa pengusaan iptek harus merata kesemua lapisan masyarakat karena pendidikan adalah tuntutan masyarakat.
5. Kesenjanagan dalam dalam penguasaan iptek harus dipersempit terus menerus sehingga semakin merata sebagai salah satu prinsip keadilan.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek
Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di Indonesia dapat ditelusuri dalam Pembukaan UUD 1945. Pada alenia keempat Pembukaan UUD 1945 kata mencerdaskan kehidupan bangsa mengacu pada pengembangan iptek melalui pendidikan. Amanat dalam pembukaan UUD 1945 yang terkait dengan mencerdaskan kehidupan bangsa haruslah berdasarkan nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, dan sterusnya yaitu Pancasila.


Kehadiran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ditengah-tengah kita akan memberikan kemudahan dan memecahkan berbagi persoalan hidup dan kehidupan yang dihadapi manusia. Beberapa peristiwa yang terjadi didunia ini misalnya dampak negatif dari bom atom yang dijatuhkan di Hirosima dan Nagasaki pada waktu Perang Dunia kedua, dampak ini akan berdampak negatif kepada masyarakat Jepang waktu dan menimbulkan traumatik kepada generasi berikutnya. Sehingga urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
2. Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilainilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek.
3. Pancasila dijadikan sebagai rambu-rambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Muhammad Naufal Mufid -
Nama : Muhammad Naufal Mufid
Kelas : 2415011031
Kelas : MKU Pancasila B ( teknik sipil )

tugas analisis jurnal

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu

Pancasila sebagai sistem nilai acuan, kerangka-kerangka berpikir, pola acuan berpikir atau jelasnya senagai sistem nilai
yang dijadikan kerangka landasan, kerangka cara, dan sekaligus arah/tujuan bagi yang menyandangnya sehingga
Pancasila menjadi kaidah penuntun dalam pembangunan hukum nasional. Artinya niali-nilai dasar Pancasila secara normatif menjadi dasar, kerangka acuan,
dan tolakukur segenap aspek
pembangunan nasional yang dijalan kan di Indonesia.

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi

Upaya
manusia mewujudkan
kesejahteraan dan peningkatan harkat dan martabatnya maka manusia mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ilmu pengetahuan dan teknologi, di masa sekarang memang merupakan kebutuhan tersendiri. Bagi kelompok manusia yang menginginkan kemajuan mutlak harus memiliki dua hal tersebut. Kepemilikan iptek untuk memudahkan kehidupan manusia dan mengangkat derajat manusia, oleh karena itu kepemilikan tersebut harus diiringi dengan cara menggunakan yang tepat.
Realitas yang didapatkan, kepemilikan terhadap iptek sering disalahgunakan,
sehingga justru mendehumanisasikan manusia itu sendiri. Hal ini justru sering
dilakukan oleh para ilmuwan dan teknokrat. Padahal apapun hasil dari iptek mestinya dapat dipertanggungjawabkan
akibatnya, baik pada masa lalu, masa sekarang, maupun masa depan.



3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek

Sumber historis Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek di
Indonesia dapat ditelusuri
dalam Pembukaan UUD 1945. Pada alenia keempat Pembukaan UUD 1945 berbunyi:
“Kemudian daripada itu untuk
membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumbah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan
umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan
ketertiban
dunia berdasarkan
kemerdekaan, perdamain abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang
terbentuk dalam suatu susunan
Negara Republik Indonesia yang
berkedaulatan rakyat dengan
berdasar kepada Ketuhanan yang Maha Esa,... dan seterusnya”.
Kata mencerdaskan kehidupan
bangsa mengacu pada pengembangan iptek melalui pendidikan. Amanat dalam
pembukaan UUD 1945 yang terkait dengan mencerdaskan kehidupan bangsa haruslah berdasarkan nilai-nilai
Ketuhanan Yang Maha Esa, dan sterusnya yaitu Pancasila. Proses mencerdaskan kehidupan bangsa yang terlepas dari nilainilai spiritual, kemanusiaan, solidaritas kebangsaan, musyawarah, dan keadilan
merupakan pencerdasan terhadap amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945
yang merupakan dokuen sejarah bangsa Indonesia


Pancasila sebagai dasar
pengembangan ilmu belum banyak dibicrakan pada awal kemerdekaan bangsa Indonesia. Hal ini dapat dimaklumi, menginat para pendiri negara
yang juga termasuk cerdik cendikia atau inteletual bangsa Indonesia yang pada masa itu mencurahkan tenaga dan
pemikirannya untuk membangun bangsa dan negara
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by FADLAN HABIIBI RAKHAWIJAYA 2415011052 -
NAMA: FADLAN HABIIBI R
NPM: 2415011052
KELAS: B

Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Dalam konteks globalisasi dan perkembangan IPTEK yang pesat, penegasan Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan IPTEK menjadi sangat mendesak.

Pancasila Sebagai Kerangka Nilai dalam Pengembangan IPTEK
Pancasila, sebagai dasar negara, merupakan landasan nilai yang relevan dan mendalam untuk dijadikan kerangka dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia. Dalam menghadapi dinamika globalisasi, revolusi teknologi, dan berbagai tantangan etis, kerangka nilai yang kuat sangat diperlukan agar IPTEK berkembang sesuai dengan cita-cita bangsa.
Tiga Dimensi Nilai Pancasila dalam Pengembangan IPTEK:
• Nilai Dasar: Prinsip universal yang menjadi cita-cita luhur dalam pengembangan IPTEK untuk kebaikan bersama.
• Nilai Instrumental: Penjabaran nilai dasar melalui kebijakan, regulasi, dan program yang kontekstual dan aplikatif.
• Nilai Praktis: Implementasi nyata nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari melalui pengembangan IPTEK yang bermanfaat bagi masyarakat.

Peran Pancasila sebagai Rambu Normatif
Sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia, Pancasila berperan sebagai rambu normatif yang mengarahkan setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Peran ini menekankan bahwa Pancasila bukan hanya gagasan konseptual, tetapi juga pedoman praktis yang mengatur tindakan dan keputusan agar tetap sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa.

Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
Pancasila, sebagai dasar negara dan falsafah bangsa Indonesia, berperan sebagai sumber nilai dan moral yang mendasari berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Dalam era globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi, Pancasila menjadi pedoman untuk memastikan bahwa kemajuan IPTEK tidak hanya bermanfaat secara material, tetapi juga selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan, sosial, dan spiritual.

Kesimpulannya, IPTEK memberikan kemudahan dalam memecahkan berbagai persoalan di kehidupan. Namun, ini tidak lepas dari hal-hal negatif yang dapat timbul. Maka, Pancasila perlu sebagai dasar pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi agar pengembangan IPTEK tidak keluar dari nilai-nilai yang telah dimiliki bangsa Indonesia.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by M. Raafi Hidayatullah -
NAMA : M. RAAFI HIDAYATULLAH
NPM : 2455011019
KELAS : B

Analisis Jurnal: "Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek"

Jurnal yang berjudul "Urgensi Penegasan Pancasila Sebagai Dasar Nilai Pengembangan Iptek" mengangkat isu penting mengenai peran Pancasila dalam konteks perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) di Indonesia. Dalam analisis ini, kita akan menguraikan beberapa poin penting yang sering menjadi pokok bahasan dalam jurnal tersebut.

1. Pendahuluan dan Konteks
Jurnal ini biasanya dimulai dengan menjelaskan bagaimana globalisasi dan kemajuan Iptek memengaruhi kehidupan masyarakat Indonesia. Seiring dengan berkembangnya teknologi dan sains, Indonesia menghadapi tantangan untuk menjaga identitas bangsa dan budaya yang tidak tergerus oleh pengaruh luar. Pancasila, sebagai dasar negara Indonesia, dianggap perlu ditegaskan sebagai pedoman dalam mengarahkan kemajuan Iptek agar tetap sejalan dengan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.

2. Pancasila sebagai Dasar Filosofis
Penulis menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga memiliki peran yang sangat penting sebagai dasar nilai dalam pengembangan Iptek. Pancasila mengandung nilai-nilai dasar yang bersifat universal dan dapat digunakan untuk menilai perkembangan Iptek dari segi moral, etika, dan kemanusiaan.

Ketuhanan Yang Maha Esa: Penegasan akan pentingnya dimensi spiritual dalam pengembangan Iptek, agar sains dan teknologi tidak hanya berkembang tanpa batas, tetapi juga berorientasi pada kebaikan umat manusia dan keharmonisan hidup dengan alam.
Kemanusiaan yang Adil dan Beradab: Teknologi harus diperuntukkan untuk kesejahteraan manusia, bukan untuk merusak martabat atau hak-hak asasi manusia.
Persatuan Indonesia: Iptek harus dikembangkan untuk memperkuat kesatuan bangsa, menghindari pengaruh asing yang bisa merusak kedaulatan dan keutuhan negara.
Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan: Keputusan-keputusan dalam pengembangan Iptek harus didasarkan pada musyawarah yang bijaksana dan melibatkan kepentingan rakyat.
Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia: Semua pihak, tanpa terkecuali, harus merasakan manfaat dari kemajuan Iptek, dan tidak ada yang tertinggal dalam mendapatkan akses terhadap teknologi.
3. Peran Pancasila dalam Mengarahkan Pengembangan Iptek
Jurnal ini juga menguraikan peran Pancasila sebagai panduan etis dalam pengembangan Iptek, yang harus mempertimbangkan aspek moral dan sosial. Iptek yang dikembangkan tanpa memperhatikan etika dapat berpotensi membawa dampak negatif, seperti kesenjangan sosial, kerusakan lingkungan, atau penyalahgunaan teknologi.

Keberlanjutan Lingkungan: Pancasila mengingatkan bahwa Iptek harus bermanfaat untuk kesejahteraan sosial dan lingkungan, menghindari eksploitasi berlebihan terhadap alam.
Kebermanfaatan Sosial: Penerapan Iptek harus menciptakan keadilan dan pemerataan, sehingga tidak hanya segelintir orang yang menikmati hasilnya, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat.
4. Urgensi Penegasan Pancasila
Penegasan Pancasila dalam pengembangan Iptek dianggap sangat penting karena dengan landasan Pancasila, pengembangan Iptek akan berjalan sesuai dengan tujuan negara, yaitu menciptakan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera. Tanpa dasar yang jelas, perkembangan Iptek bisa terjerumus pada eksploitasi yang merugikan, baik bagi manusia maupun lingkungan.

Penulis juga menyoroti bahwa seringkali Pancasila dianggap hanya sebagai simbol, tetapi tidak diterapkan secara nyata dalam kebijakan dan praktik di lapangan. Oleh karena itu, perlu adanya upaya serius untuk menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek pembangunan, termasuk dalam pengembangan Iptek.

5. Kesimpulan
Secara keseluruhan, jurnal ini menegaskan bahwa Pancasila harus dijadikan dasar yang kokoh dalam setiap kebijakan pengembangan Iptek. Hal ini penting agar Iptek yang berkembang di Indonesia tidak hanya maju secara teknis, tetapi juga bermanfaat bagi kesejahteraan seluruh rakyat, serta sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa. Oleh karena itu, penegasan Pancasila dalam konteks Iptek tidak hanya diperlukan dalam teori, tetapi juga harus terwujud dalam praktik.

Dengan demikian, urgensi penegasan Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan Iptek menjadi semakin jelas, terutama dalam menghadapi tantangan global dan teknologi yang terus berkembang pesat.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by Muhammad Davitt -
NAMA : M DAVIT DWI NOVANZA
NPM : 2415011113

Analisis Jurnal: Urgensi Pancasila sebagai Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)

Pendahuluan
Jurnal ini membahas pentingnya Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Penulis menegaskan bahwa Pancasila adalah kristalisasi nilai budaya dan agama bangsa Indonesia yang berfungsi sebagai pedoman kehidupan bernegara, termasuk dalam pengembangan IPTEK. Pengabaian nilai Pancasila dalam pengembangan ilmu dapat menyebabkan penyimpangan seperti sekularisme, sebagaimana terjadi di Barat pada era Renaissance.

Isi dan Temuan Penting

Pancasila sebagai Dasar Nilai
Pancasila memberikan nilai dasar (intrinsik), instrumental, dan praktis yang membentuk kerangka pengembangan ilmu pengetahuan. Dalam jurnal disebutkan bahwa IPTEK yang berkembang di Indonesia harus:

Tidak bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.
Menggunakan Pancasila sebagai pedoman normatif.
Berakar pada budaya dan ideologi bangsa Indonesia.
Etika dan Moralitas dalam IPTEK
Penulis menyoroti dampak negatif IPTEK ketika tidak diiringi oleh nilai moral, seperti eksploitasi manusia dan lingkungan. Pancasila, melalui kelima silanya, memberikan panduan moral dalam pengembangan IPTEK:

Sila Ketuhanan menekankan rasionalitas dan keseimbangan manusia dengan alam.
Sila Kemanusiaan menjamin pengembangan IPTEK untuk kesejahteraan bersama.
Sila Persatuan menguatkan nasionalisme dalam kontribusi IPTEK.
Sila Kerakyatan memastikan demokrasi dalam pengembangan ilmu.
Sila Keadilan menjaga keseimbangan antara kemajuan IPTEK dengan keadilan sosial.
Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik
Secara historis, Pancasila sudah menjadi landasan dalam pembukaan UUD 1945, terutama dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Secara sosiologis, sensitivitas masyarakat terhadap isu moralitas IPTEK mencerminkan peran Pancasila. Dari sisi politik, kebijakan berbagai rezim menunjukkan urgensi penerapan nilai Pancasila dalam pengembangan ilmu.

Kesimpulan
Jurnal ini menyimpulkan bahwa Pancasila sebagai dasar nilai IPTEK penting untuk:

Mencegah pengembangan ilmu yang bertentangan dengan nilai budaya dan agama bangsa.
Membentuk pedoman normatif dalam pengembangan ilmu yang relevan dengan identitas bangsa.
Memastikan pengembangan IPTEK tidak hanya untuk kemajuan, tetapi juga untuk keadilan dan kesejahteraan bersama.

Sebagai mahasiswa, saya setuju dengan pandangan bahwa Pancasila memiliki peran sentral dalam pengembangan IPTEK di Indonesia. Namun, penting untuk memastikan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya menjadi teori, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam kebijakan pendidikan, penelitian, dan inovasi teknologi. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga relevansi Pancasila dalam era globalisasi yang penuh tantangan ini.
In reply to First post

Re: Forum Analisis Jurnal

by 2415011112 2415011112 -
NAMA: PRAMESWARI HALWIN AZZAHRA
KELAS: B
NPM: 2415011112

Penegasan Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) memiliki urgensi yang tinggi untuk memastikan arah perkembangan yang sesuai dengan cita-cita bangsa. Sebagai pedoman moral dan etika, Pancasila membantu mencegah krisis moral yang bisa timbul dari eksploitasi IPTEK yang tidak bertanggung jawab. Nilai-nilai kemanusiaan dalam Pancasila menjaga agar perkembangan teknologi selalu mempertimbangkan martabat manusia dan keseimbangan kehidupan.

Selain itu, Pancasila berperan penting dalam menjaga identitas bangsa di tengah derasnya arus globalisasi. Pengembangan IPTEK tanpa fondasi nilai yang kuat berisiko membuat bangsa kehilangan jati dirinya. Dengan berlandaskan Pancasila, IPTEK dapat berkembang tanpa melunturkan karakter nasional dan budaya bangsa. Hal ini memastikan bahwa setiap inovasi tidak hanya modern secara teknologi, tetapi juga mengandung nilai-nilai kebangsaan.

Pancasila juga menegaskan prinsip keadilan sosial. Dalam pengembangan IPTEK, ini berarti teknologi harus diarahkan untuk kesejahteraan semua lapisan masyarakat, bukan hanya segelintir pihak. Penguasaan teknologi harus meminimalisir kesenjangan dan membuka akses yang adil bagi seluruh rakyat. Dengan demikian, IPTEK menjadi alat untuk pemerataan pembangunan dan kemajuan bersama.

Nilai Ketuhanan yang terkandung dalam Pancasila memastikan bahwa perkembangan IPTEK tetap berada dalam koridor etika religius. Hal ini mencegah penyalahgunaan teknologi yang bertentangan dengan nilai-nilai keimanan. Selain itu, nilai persatuan yang terkandung dalam Pancasila mendorong agar pengembangan IPTEK dapat memperkuat solidaritas dan kebersamaan bangsa, bukan memperdalam perpecahan.

Dengan demikian, penegasan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan IPTEK memastikan bahwa teknologi berkembang secara etis, adil, dan berkeadaban. Pancasila membentuk pengembangan IPTEK yang seimbang antara kemajuan, kemanusiaan, keadilan, dan identitas bangsa.