Silahkan disimak dan dipahami dengan baik video berikut lalu analisis lah menggunakan kalimat anda minimal 2 paragraf.
Silahkan disimak dan dipahami dengan baik video berikut lalu analisis lah menggunakan kalimat anda minimal 2 paragraf.
Menurut sudut pandang pribadi saya, Pancasila adalah fondasi pemikiran utama yang mencerminkan ideologi, prinsip, dan nilai-nilai yang dipegang oleh masyarakat Indonesia. Ini terdiri dari kelima prinsip atau "sila" yang mengintegrasikan aspek-aspek agama, kemanusiaan, kebangsaan, demokrasi, dan sosialisme. Saya juga menyadari bahwa empat aliran filsafat, seperti Rationalisme, Materialisme, Individualisme, dan Hedonisme, memberikan pengaruh dalam pembentukan konsep Pancasila.
1. Filsafat Pancasila sebagai Landasan Pemikiran Negara: Filsafat Pancasila adalah landasan pemikiran negara Indonesia yang mencerminkan ideologi dan nilai-nilai
Penting bagi saya untuk mencermati bahwa memahami Filsafat Pancasila memiliki dampak yang signifikan. Ini memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang ideologi Indonesia, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, meningkatkan kesadaran akan etika dan moral, dan memberikan kontribusi positif dalam membangun masyarakat yang berlandaskan prinsip-prinsip keadilan, demokrasi, dan sosialisme.
Naomi Theresia Saragih
2315061091
TI C
•Pengertian Filsafat
Pengertian menurut arti katanya, kata filsafat dalam Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Yunani "Philosophia" terdiri dari kata "Phile" artinya Cinta dan "Sophia" artinya Kebijaksanaan.
-Cinta artinya hasrat yang besar, atau yang berkobar-kobar, dan atau yang sungguh-sungguh.
-Kebijaksanaan artinya kebenaran sejati, atau kebenaran yang sesungguhnya.
•Aliran-Aliran Filsafat
1. Berfilsafat Rationalisme mengagungkan akal
2. Berfilsafat Materialisme mengagungkan materi
3. Berfilsafat Individualisme mengagungkan individualitas
4. Berfilsafat Hedonisme mengagungkan kesenangan
•Manfaat Mempelajari Filsafat
1. Memperoleh kebenaran yang hakiki,
2. Melatih kemampuan berpikir logis,
3. Melatih berpikir dan bertindak bijaksana,
4. Melatih berpikir rasional dan komprehensif,
5. Menyeimbangkan antara pertimbangan
dan tindakan sehingga diperoleh keselarasan hidup, Menghasilkan tindakan yang bijaksana.
•Pengertian Filsafat Pancasila
Filsafat Pancasila dapat didefinisikan secara ringkas sebagai refleksi kritis dan rasional tentang Pancasila sebagai dasar negara dan kenyataan budaya bangsa, dengan tujuan untuk mendapatkan pokok-pokok pengertiannya yang mendasar dan menyeluruh.
•Pancasila sebagai Sistem Filsafat
"Sistem" memiliki ciri-ciri sebagai berikut
Suatu kesatuan bagian-bagian/unsur/elemen/komponen, Bagian-bagian tersebut mempunyai fungsi sendri-sendiri, Saling berhubungan dan saling ketergantungan, Keseluruhannya dimaksudkan untuk mencapai tujuan tertentu (tujuan sistem), terjadi dalam suatu lingkungan yang kompleks.
•Wawasan Filsafat
Meliputi bidang atau aspek penyelidikan Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis.
Ontologis: menurut Aristoteles adalah ilmu yang menyelidiki hakikat sesuatu atau tentang ada, keberadaan atau eksistensi dan disamakan artinya dengan metafisika.
Epistemologis adalah cabang filsafat yang menyelidiki asal, syarat, susunan, metode, dan validitas ilmu pengetahuan.
Aksiologis Istilah aksiologi berasal dari kata Yunani axios yang artinya nilai, manfaat, dan logos yang artinya pikiran, ilmu atau teori.
Muhammad Rayhan Gumay
2355061007
TI C
Adapun hasil analisis saya mengenai video di atas adalah sebagai berikut.
Menurut saya, Filsafat Pancasila adalah sebuah konsep pemikiran filosofis yang berfokus pada nilai-nilai dasar yang menjadi landasan dan panduan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Filsafat Pancasila menggabungkan aspek-aspek filosofis dengan nilai-nilai kearifan lokal dan prinsip-prinsip demokrasi yang diakui secara universal.
Lalu, filsafat itu sendiri memiliki 4 aliran, yakni :
1) Filsafat Rasionalisme (akal)
2) Filsafat Materialisme (materi)
3) Filsafat Individualisme (individualitas)
4) Filsafat Hedonisme (Kesenangan)
Kemudian ada beberapa manfaat Ketika kita mempelajari filsafat Pancasila, seperti dapaat menumbuhkan nasionalisme dan cinta tanah air, menjadi pedoman dan pegangan sikap, melatih kemampuan berpikir logis, dan menjadi pandangan hidup agar dapat berperilaku sesuai norma-norma yang berlaku di Masyarakat.
Pancasila sebagai sistem filsafat mengandung pandangan, nilai, dan pemikiran yang dapat menjadi substansi dan isi pembentukan ideologi Pancasila. Yang dimaksud sistem adalah suatu kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan, saling bekerjasama untuk tujuan tertentu dan secara keseluruhan merupakan suatu kesatuan yang utuh. Sila-sila Pancasila yang merupakan sistem filsafat pada hakikatnya merupakan suatu kesatuan organis. Artinya, antara sila-sila Pancasila itu saling berkaitan, saling berhubungan bahkan saling mengkualifikasi. Pemikiran dasar yang terkandung dalam Pancasila, yaitu pemikiran tentang manusia yang berhubungan dengan Tuhan, dengan diri sendiri, dengan sesama, dengan masyarakat bangsa yang nilai-nilai itu dimiliki oleh bangsa Indonesia.
NAISYAH NOPRIANI
2315061007
TI C
pancasila sebagai sistem filsafat
filsafat pancasila adalah refleksi kritis dan rasional tentang pancasila sebagai dasar negara dan kenyataan budaya bangsa, dengan tujuan untuk mendapatkan pokok pokok pengertiannya yang mendasar dan menyeluruh.
aliran aliran filsafat
berfilsafat rasionalisme mengagungkan akal ,berfilsafat materialisme mengagungkan materi , berfilsafat individualisme mengagungkan individualitas , berfilsafat hedonisme mengagungkan kesenangan
manfaat mempelajari filsafat
memperoleh kebenaran yang hakiki, melatih kemampuan berfikir logis, berpikir rasional dan komprehensif serta dapat menyeimbangkan antara pertimbangan dan tindakan sehingga diperoleh keselarasan hidup.
wawasan filsafat meliputi bidang atau aspek penyelidikan ontologis yaitu ilmu yang menyelidiki hakikat sesuatu atau tentang ada, keberadaan atau eksistensi, epistemologis yang berarti ilmu yang menyelidiki asal syarat, susunan, metode, dan validitas ilmu pengetahuan serta ada aksiologis yaitu aksiologi yang berarti nilai dan manfaat, dan logos yang berarti pikiran, ilmu, atau teori