Nama : Alissya Putri Kartika
NPM : 2413031011
1. Identifikasi masalah
Berdasarkan kasus tersebut, masalah utama yang dihadapi universitas adalah menurunnya jumlah mahasiswa baru selama tiga tahun terakhir, meskipun pihak universitas sudah melakukan berbagai upaya promosi, seperti melalui media sosial, pameran pendidikan, dan kerja sama dengan SMA.
Hal ini menunjukkan bahwa promosi yang dilakukan belum tentu efektif dalam menarik minat calon mahasiswa. Ada kemungkinan faktor lain yang memengaruhi keputusan calon mahasiswa dalam memilih perguruan tinggi, misalnya biaya kuliah, kualitas pendidikan, fasilitas kampus, reputasi universitas, serta persaingan dengan perguruan tinggi lain.
Oleh karena itu, masalah penelitian yang relevan adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan penurunan jumlah mahasiswa baru dan menganalisis efektivitas strategi promosi yang telah dilakukan universitas. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu pihak universitas menentukan strategi yang lebih tepat untuk meningkatkan jumlah mahasiswa baru pada tahun berikutnya.
2. Variabel yang dapat dikaji dalam penelitian
Ada beberapa variabel yang dapat diteliti dalam kasus ini, di antaranya:
a. Efektivitas promosi (variabel independen)
Efektivitas promosi merupakan variabel bebas yang diduga dapat memengaruhi minat calon mahasiswa untuk mendaftar ke universitas. Penelitian dapat melihat apakah promosi melalui media sosial, pameran pendidikan, dan kerja sama dengan SMA sudah menjangkau calon mahasiswa secara tepat.
b. Minat calon mahasiswa untuk mendaftar (variabel dependen)
Minat calon mahasiswa merupakan variabel terikat yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk efektivitas promosi. Variabel ini dapat dilihat dari ketertarikan calon mahasiswa terhadap universitas, keinginan mencari informasi lebih lanjut, hingga niat untuk mendaftar.
c. Biaya kuliah (variabel independen)
Biaya kuliah juga dapat menjadi variabel bebas karena dapat memengaruhi keputusan calon mahasiswa dalam memilih perguruan tinggi. Jika biaya kuliah dianggap terlalu mahal dibandingkan dengan universitas lain, calon mahasiswa mungkin akan memilih kampus yang lebih sesuai dengan kondisi keuangan mereka.
Selain itu, penelitian juga dapat mempertimbangkan reputasi universitas dan kualitas fasilitas sebagai faktor lain yang memengaruhi minat calon mahasiswa.
3. Paradigma penelitian yang paling tepat
Menurut saya, paradigma yang paling tepat untuk penelitian ini adalah paradigma positivisme.
Paradigma positivisme digunakan karena penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan penurunan jumlah mahasiswa baru melalui data yang dapat diukur dan dianalisis secara objektif. Peneliti tidak hanya mengandalkan pendapat pribadi, tetapi juga mengumpulkan bukti untuk mengetahui hubungan antara strategi promosi dan minat calon mahasiswa.
Sebagai contoh, peneliti dapat menyebarkan kuesioner kepada calon mahasiswa, mahasiswa baru, atau siswa SMA kelas XII. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk mengetahui apakah efektivitas promosi, biaya kuliah, dan reputasi universitas berhubungan dengan minat calon mahasiswa untuk mendaftar.
Selain itu, peneliti dapat menggunakan data jumlah pendaftar selama tiga tahun terakhir untuk melihat perkembangan dan perubahan jumlah mahasiswa baru.
Dengan paradigma positivisme, hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran berdasarkan data sehingga pihak universitas bisa mengambil keputusan yang lebih tepat dalam menyusun strategi penerimaan mahasiswa baru.
4. Rumusan masalah dan pertanyaan penelitian
a. Rumusan Masalah
Berdasarkan kasus tersebut, rumusan masalah yang dapat dibuat adalah:
Apa saja faktor yang menyebabkan penurunan jumlah mahasiswa baru selama tiga tahun terakhir, dan bagaimana efektivitas strategi promosi yang telah dilakukan universitas dalam menarik minat calon mahasiswa?
b. Pertanyaan Penelitian
Pertanyaan penelitian yang dapat diajukan adalah:
Bagaimana pengaruh efektivitas promosi, biaya kuliah, dan reputasi universitas terhadap minat calon mahasiswa untuk mendaftar di universitas tersebut?
Pertanyaan ini dapat digunakan sebagai dasar untuk mengumpulkan dan menganalisis data. Dengan begitu, peneliti dapat mengetahui faktor mana yang perlu diperbaiki agar strategi penerimaan mahasiswa baru menjadi lebih efektif.