CASE STUDY

CASE STUDY

Number of replies: 15

Sebuah universitas mengalami penurunan jumlah mahasiswa baru dalam tiga tahun terakhir, meskipun telah melakukan promosi besar-besaran melalui media sosial, pameran pendidikan, dan kerja sama dengan sekolah-sekolah menengah atas. Rektor meminta tim peneliti internal universitas untuk menyelidiki penyebab penurunan tersebut dan memberikan rekomendasi strategis ke depan.

Pertanyaan untuk Mahasiswa:

  1. Identifikasi masalah penelitian yang relevan dari kasus di atas.
  2. Jelaskan minimal dua variabel yang dapat dikaji dalam penelitian ini. Sebutkan jenis variabelnya (independen, dependen, atau lainnya).
  3. Tentukan paradigma penelitian yang paling tepat untuk mengkaji kasus tersebut (positivisme, interpretif, atau kritis). Jelaskan alasan pemilihan paradigma tersebut.
  4. Buat satu rumusan masalah dan satu pertanyaan penelitian berdasarkan kasus di atas.

In reply to First post

Re: CASE STUDY

by Nayla Andara -
Nama: Nayla Andara
NPM: 2413031018

1. Masalah penelitian yang relevan adalah terjadinya penurunan jumlah mahasiswa baru selama tiga tahun terakhir meskipun universitas telah melakukan berbagai kegiatan promosi. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kemungkinan bahwa strategi promosi yang dilakukan belum mampu memengaruhi keputusan calon mahasiswa untuk memilih universitas tersebut. Oleh karena itu, penelitian dapat diarahkan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan penurunan jumlah mahasiswa baru, baik yang berkaitan dengan efektivitas promosi, citra universitas, biaya pendidikan, kualitas layanan, maupun faktor lain yang memengaruhi minat calon mahasiswa.

2. Beberapa variabel yang dapat digunakan dalam penelitian ini antara lain:
  • Efektivitas promosi (variabel independen/X), yaitu sejauh mana kegiatan promosi melalui media sosial, pameran pendidikan, dan kerja sama dengan sekolah mampu memberikan informasi dan menarik perhatian calon mahasiswa.

  • Minat mendaftar atau keputusan memilih universitas (variabel dependen/Y), yaitu ketertarikan calon mahasiswa untuk mendaftar dan memilih universitas sebagai tempat melanjutkan pendidikan.

Selain itu, penelitian dapat menambahkan citra universitas sebagai variabel independen lain yang diduga memengaruhi minat calon mahasiswa. Jika diperlukan, kepercayaan terhadap universitas juga dapat digunakan sebagai variabel intervening atau mediasi.

3. Paradigma yang paling tepat adalah paradigma positivisme. Paradigma ini sesuai karena penelitian bertujuan mengukur hubungan antara faktor-faktor tertentu dengan penurunan minat atau keputusan calon mahasiswa secara objektif. Peneliti dapat mengumpulkan data melalui kuesioner kepada calon mahasiswa atau mahasiswa baru, kemudian menganalisisnya menggunakan metode statistik untuk mengetahui apakah efektivitas promosi, citra universitas, biaya pendidikan, dan faktor lainnya memiliki hubungan atau pengaruh terhadap minat memilih universitas.

Paradigma interpretif sebenarnya dapat digunakan jika penelitian lebih berfokus pada pengalaman dan alasan subjektif calon mahasiswa. Namun, apabila tujuan utama penelitian adalah mengidentifikasi faktor yang memengaruhi penurunan jumlah mahasiswa dan mengukur hubungan antarvariabel, positivisme lebih sesuai.

4. Rumusan masalah dan pertanyaan penelitian:

Rumusan masalah:

“Apakah efektivitas promosi berpengaruh terhadap minat calon mahasiswa dalam memilih Universitas X?”

Pertanyaan penelitian:
“Sejauh mana efektivitas promosi, citra universitas, dan biaya pendidikan memengaruhi minat calon mahasiswa untuk memilih Universitas X?”

In reply to First post

Re: CASE STUDY

by Syifa Dwi Putriyani -
Nama: Syifa Dwi Putriyani
NPM: 2413031024

1. Identifikasi masalah penelitian
Berdasarkan kasus tersebut, masalah penelitian yang dapat diidentifikasi adalah terjadinya penurunan jumlah mahasiswa baru selama tiga tahun terakhir meskipun universitas telah melakukan berbagai strategi promosi. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara upaya promosi yang telah dilakukan dengan hasil yang diperoleh. Oleh karena itu, penelitian perlu mengkaji faktor-faktor yang menyebabkan promosi melalui media sosial, pameran pendidikan, dan kerja sama dengan SMA belum mampu meningkatkan jumlah mahasiswa baru secara optimal.

2. Variabel yang dapat dikaji
Beberapa variabel yang dapat digunakan dalam penelitian ini antara lain:
• Efektivitas promosi universitas (X) sebagai variabel independen. Variabel ini dapat dilihat melalui seberapa efektif promosi di media sosial, pameran pendidikan, dan kerja sama dengan sekolah dalam menarik calon mahasiswa.
• Minat calon mahasiswa untuk mendaftar (Y) sebagai variabel dependen. Variabel ini menggambarkan tingkat ketertarikan calon mahasiswa untuk memilih dan mendaftarkan diri ke universitas tersebut.
Selain itu, penelitian juga dapat mempertimbangkan citra universitas sebagai variabel lain yang mungkin berhubungan dengan minat calon mahasiswa. Misalnya, calon mahasiswa mungkin mengetahui promosi universitas, tetapi tetap tidak tertarik mendaftar karena memiliki persepsi tertentu terhadap kualitas atau citra universitas.

3. Paradigma penelitian yang tepat
Paradigma yang dapat digunakan adalah paradigma positivisme. Alasannya, penelitian ini ingin mengetahui faktor-faktor yang berkaitan dengan penurunan jumlah mahasiswa baru melalui variabel yang dapat diukur. Peneliti dapat mengumpulkan data dari calon mahasiswa atau mahasiswa baru melalui kuesioner, kemudian mengolahnya secara kuantitatif untuk melihat hubungan atau pengaruh antarvariabel.
Paradigma positivisme juga sesuai apabila penelitian diarahkan untuk menguji dugaan, misalnya apakah efektivitas promosi berpengaruh terhadap minat calon mahasiswa untuk mendaftar. Hasil penelitian kemudian dapat digunakan sebagai dasar dalam menentukan strategi penerimaan mahasiswa baru berikutnya.

4. Rumusan masalah dan pertanyaan penelitian
Rumusan masalah:
“Apakah efektivitas promosi universitas berpengaruh terhadap minat calon mahasiswa untuk mendaftar di universitas tersebut?”
Pertanyaan penelitian:
“Faktor apa saja yang menyebabkan strategi promosi universitas belum mampu meningkatkan jumlah mahasiswa baru dalam tiga tahun terakhir?”
Menurut saya, kedua pertanyaan tersebut dapat saling melengkapi. Rumusan masalah pertama lebih terarah untuk menguji hubungan antarvariabel, sedangkan pertanyaan penelitian kedua digunakan untuk menggali penyebab yang lebih luas dari fenomena penurunan jumlah mahasiswa baru.
In reply to First post

Re: CASE STUDY

by Serly Natasa -
Nama: Serly Natasa
NPM: 2413031028

1. Masalah penelitian
Universitas sudah mengeluarkan tenaga dan biaya besar untuk promosi lewat media sosial, pameran pendidikan, dan kerja sama dengan SMA, tetapi jumlah mahasiswa barunya tetap turun selama tiga tahun berturut-turut. Jadi ada jarak antara harapan (promosi besar seharusnya menaikkan pendaftar) dan kenyataan (pendaftar justru berkurang). Yang perlu dicari tahu adalah faktor apa yang sebenarnya membuat calon mahasiswa enggan memilih universitas ini, padahal promosinya sudah gencar.

2. Variabel penelitian
Ada dua variabel yang bisa dikaji. Pertama, persepsi calon mahasiswa terhadap kualitas dan citra universitas (akreditasi, reputasi, fasilitas, prospek kerja lulusan, biaya kuliah). Ini variabel independen. Kedua, keputusan memilih universitas atau jumlah pendaftar baru, yang menjadi variabel dependen karena nilainya dipengaruhi oleh variabel lain.
Selain itu, efektivitas promosi bisa dijadikan variabel moderator, yaitu yang memperkuat atau memperlemah pengaruh persepsi terhadap keputusan memilih. Bisa juga ditambahkan variabel kontrol seperti tingkat persaingan dengan kampus lain atau kondisi ekonomi calon mahasiswa.

3. Paradigma yang tepat
Menurut saya, paradigma yang paling cocok adalah interpretif. Penurunan ini belum jelas sebabnya, dan alasan orang memilih kampus biasanya sangat personal dan beragam, ada yang soal biaya, ada yang soal gengsi, ada yang dipengaruhi orang tua atau teman. Hal seperti ini sulit ditangkap hanya lewat angka. Lewat wawancara dengan calon mahasiswa, siswa yang batal mendaftar, orang tua, guru BK, dan mahasiswa yang sudah ada, peneliti bisa memahami alasan dan pengalaman mereka secara lebih dalam.
Positivisme memang bisa dipakai untuk mengukur pengaruh antarvariabel, tetapi baru berguna kalau faktor penyebabnya sudah diketahui. Paradigma kritis kurang pas karena kasusnya tidak berpusat pada ketidakadilan atau relasi kuasa. Hasil temuan interpretif nantinya bisa dilanjutkan dengan survei kuantitatif.

4. Rumusan masalah dan pertanyaan penelitian
Rumusan masalah: Mengapa jumlah mahasiswa baru universitas terus menurun selama tiga tahun terakhir meskipun promosi sudah dilakukan secara besar-besaran?

Pertanyaan penelitian: Bagaimana calon mahasiswa dan orang tua memaknai citra serta kualitas universitas, dan faktor apa saja yang membuat mereka memilih atau tidak memilih universitas ini?
In reply to First post

Re: CASE STUDY

by Mourien Ganesti -

Nama : Mourien Ganesti 

Npm : 2413031013


1. Terdapat penurunan jumlah mahasiswa baru selama tiga tahun terakhir meskipun universitas telah melakukan berbagai kegiatan promosi. Kondisi ini menunjukkan kemungkinan bahwa strategi promosi yang diterapkan belum berhasil meningkatkan minat calon mahasiswa. Penelitian perlu menganalisis faktor-faktor penyebab penurunan tersebut dan menilai sejauh mana strategi promosi yang telah dilaksanakan efektif.


2. Variabel independen (X): Efektivitas promosi universitas

1. Mencakup promosi melalui media sosial, pameran pendidikan, dan kerja sama dengan SMA. Variabel ini diasumsikan memengaruhi keputusan dan minat calon mahasiswa.

Variabel dependen (Y): Minat calon mahasiswa untuk mendaftar

2. Mengukur tingkat ketertarikan calon mahasiswa dalam memilih dan mendaftarkan diri ke universitas.

Selain kedua variabel utama, penelitian dapat memasukkan variabel tambahan atau kontrol seperti citra universitas, biaya pendidikan, kualitas program studi, fasilitas, lokasi, dan pengaruh lingkungan sosial.


3. Paradigma positivisme paling sesuai karena tujuan penelitian adalah menguji hubungan antarvariabel berdasarkan data yang dapat diukur. Peneliti dapat memanfaatkan data jumlah pendaftar dalam tiga tahun terakhir, indikator efektivitas promosi, ukuran minat calon mahasiswa, serta variabel pendukung lainnya, dan menganalisisnya secara objektif untuk menentukan faktor yang berpengaruh terhadap jumlah mahasiswa baru.


4. Rumusan masalah:

Apakah efektivitas kegiatan promosi universitas berpengaruh terhadap minat calon mahasiswa untuk mendaftar?

Pertanyaan penelitian:

Sejauh mana efektivitas promosi melalui media sosial, pameran pendidikan, dan kerja sama dengan SMA memengaruhi minat calon mahasiswa untuk mendaftar?

In reply to First post

Re: CASE STUDY

by Saskia Kanesa Dinia -
Nama: Saskia Kanesa Dinia
NPM: 2413031021

1. Identifikasi masalah penelitian
Masalah penelitian yang dapat diidentifikasi adalah terjadinya penurunan jumlah mahasiswa baru selama tiga tahun terakhir meskipun universitas telah melakukan berbagai kegiatan promosi. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa strategi promosi yang dilakukan belum mampu meningkatkan minat calon mahasiswa secara optimal. Penelitian perlu dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan penurunan jumlah mahasiswa baru tersebut.

2. Variabel yang dapat dikaji
Minimal terdapat dua variabel yang dapat diteliti, yaitu:
Efektivitas promosi universitas sebagai variabel independen (X). Variabel ini dapat dilihat dari efektivitas promosi melalui media sosial, pameran pendidikan, dan kerja sama dengan sekolah.
Minat calon mahasiswa untuk memilih universitas sebagai variabel dependen (Y). Variabel ini dapat dilihat dari ketertarikan calon mahasiswa untuk mendaftar dan memilih universitas tersebut.

Selain itu, penelitian juga dapat mempertimbangkan variabel lain seperti citra universitas, biaya pendidikan, kualitas program studi, fasilitas, dan pengaruh lingkungan.

3. Paradigma penelitian
Paradigma yang paling tepat adalah positivisme, karena penelitian ingin mengukur hubungan antara faktor-faktor tertentu, seperti efektivitas promosi dan minat calon mahasiswa, dengan menggunakan data yang dapat diukur secara objektif. Melalui paradigma ini, peneliti dapat menggunakan pendekatan kuantitatif, menyebarkan kuesioner kepada calon atau mahasiswa baru, kemudian menganalisis data untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan penurunan jumlah mahasiswa baru.

4. Rumusan masalah dan pertanyaan penelitian
Rumusan masalah:
Apa saja faktor yang menyebabkan penurunan jumlah mahasiswa baru di universitas dalam tiga tahun terakhir?

Pertanyaan penelitian:
Mengapa jumlah mahasiswa baru terus mengalami penurunan meskipun universitas telah melakukan berbagai strategi promosi?
In reply to First post

Re: CASE STUDY

by Rahma Amelia -
Nama: Rahma Amelia
NPM: 2413031026

1. Identifikasi masalah penelitian
Masalah penelitian yang dapat diidentifikasi adalah terjadinya penurunan jumlah mahasiswa baru selama tiga tahun terakhir, meskipun universitas telah melakukan berbagai kegiatan promosi seperti media sosial, pameran pendidikan, dan kerja sama dengan SMA. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara upaya promosi yang dilakukan dengan hasil yang diperoleh. Oleh karena itu, perlu diteliti faktor-faktor yang menyebabkan minat calon mahasiswa untuk memilih universitas tersebut menurun.

2. Variabel yang dapat dikaji
Beberapa variabel yang dapat dikaji dalam penelitian ini antara lain:
Efektivitas promosi universitas sebagai variabel independen (X), yaitu seberapa efektif kegiatan promosi yang dilakukan melalui media sosial, pameran pendidikan, dan kerja sama dengan sekolah dalam menarik calon mahasiswa.
Minat calon mahasiswa sebagai variabel independen (X), yaitu ketertarikan calon mahasiswa untuk memilih dan mendaftar di universitas tersebut.
Jumlah mahasiswa baru sebagai variabel dependen (Y), yaitu jumlah mahasiswa yang mendaftar atau diterima sebagai mahasiswa baru dalam periode tertentu.
Paradigma penelitian yang paling tepat

3. Paradigma yang paling tepat adalah paradigma positivisme. Alasannya, penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penurunan jumlah mahasiswa baru dan dapat dilakukan dengan mengukur variabel secara objektif. Data dapat diperoleh melalui angket kepada calon mahasiswa atau mahasiswa baru, data jumlah pendaftar selama tiga tahun, serta data mengenai kegiatan promosi yang telah dilakukan. Data tersebut kemudian dapat dianalisis secara kuantitatif untuk mengetahui hubungan atau pengaruh antarvariabel. Dengan demikian, paradigma positivisme sesuai karena penelitian berfokus pada data yang dapat diamati, diukur, dan dianalisis secara sistematis.

4. Rumusan masalah dan pertanyaan penelitian
Rumusan masalah:
“Apakah efektivitas promosi dan minat calon mahasiswa berpengaruh terhadap jumlah mahasiswa baru di universitas?”
Pertanyaan penelitian:
“Faktor apa saja yang menyebabkan jumlah mahasiswa baru mengalami penurunan dalam tiga tahun terakhir meskipun universitas telah melakukan berbagai kegiatan promosi?”
In reply to First post

Re: CASE STUDY

by Tantowi Jauhari -
Nama: Tantowi Jauhari
NPM: 2413031008

1. Identifikasi Masalah Penelitian
Masalah penelitian yang dapat diidentifikasi dari kasus tersebut adalah terjadinya penurunan jumlah mahasiswa baru selama tiga tahun terakhir, meskipun universitas telah melakukan berbagai kegiatan promosi melalui media sosial, pameran pendidikan, dan kerja sama dengan sekolah-sekolah menengah atas. Kondisi ini menunjukkan bahwa promosi yang dilakukan belum tentu efektif dalam menarik calon mahasiswa. Oleh karena itu, penelitian perlu dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan menurunnya minat calon mahasiswa untuk memilih universitas tersebut.

2. Variabel yang Dapat Dikaji
Variabel yang dapat dikaji dalam penelitian ini salah satunya adalah efektivitas promosi sebagai variabel independen (X). Variabel ini dapat melihat seberapa efektif kegiatan promosi yang dilakukan universitas, seperti promosi melalui media sosial, pameran pendidikan, dan kerja sama dengan sekolah dalam menarik perhatian calon mahasiswa. Variabel lainnya adalah minat memilih universitas sebagai variabel dependen (Y), yaitu tingkat ketertarikan atau keinginan calon mahasiswa untuk memilih dan mendaftar di universitas tersebut. Selain kedua variabel tersebut, citra universitas, biaya pendidikan, fasilitas, dan kualitas program studi juga dapat menjadi variabel lain yang kemungkinan memengaruhi minat calon mahasiswa.

3. Paradigma Penelitian
Paradigma penelitian yang paling tepat untuk mengkaji kasus tersebut adalah paradigma positivisme. Paradigma ini sesuai karena penelitian dapat dilakukan dengan mengukur variabel-variabel yang ada secara objektif dan menggunakan data kuantitatif. Misalnya, peneliti dapat memberikan kuesioner kepada calon mahasiswa atau siswa SMA untuk mengetahui bagaimana penilaian mereka terhadap promosi universitas dan seberapa besar minat mereka untuk memilih universitas tersebut. Hasil data kemudian dapat dianalisis untuk mengetahui apakah efektivitas promosi benar-benar memiliki pengaruh terhadap minat calon mahasiswa. Dengan demikian, hasil penelitian dapat menjadi dasar bagi universitas dalam menentukan strategi penerimaan mahasiswa baru yang lebih tepat.

4. Rumusan Masalah dan Pertanyaan Penelitian
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah efektivitas promosi berpengaruh terhadap minat calon mahasiswa dalam memilih universitas?” Rumusan tersebut berfokus pada hubungan antara kegiatan promosi yang dilakukan universitas dengan minat calon mahasiswa. Sementara itu, pertanyaan penelitian yang dapat diajukan adalah “Seberapa besar pengaruh promosi melalui media sosial, pameran pendidikan, dan kerja sama dengan sekolah terhadap minat calon mahasiswa untuk memilih universitas?” Pertanyaan tersebut dapat membantu peneliti memperoleh informasi mengenai efektivitas strategi promosi yang selama ini dilakukan oleh universitas.
In reply to First post

Re: CASE STUDY

by Refamei Kudadiri -
nama: Refamei Kudadiri
Npm:2413031014

1. Identifikasi masalah penelitian
Menurut saya, masalah utamanya adalah jumlah mahasiswa baru terus menurun selama tiga tahun terakhir, meskipun promosi sudah dilakukan secara besar-besaran. Hal ini menunjukkan bahwa promosi belum tentu menjadi penyebab utama. Faktor lain yang perlu diteliti antara lain citra dan reputasi universitas, biaya kuliah, kualitas dan relevansi program studi, akreditasi, persaingan antarperguruan tinggi, serta keputusan calon mahasiswa dan orang tuanya.

2. Variabel penelitian
Menurut saya, ada empat variabel yang dapat dikaji. Pertama, efektivitas promosi (media sosial, pameran, dan kerja sama sekolah) sebagai variabel independen. Kedua, citra atau reputasi universitas, juga sebagai variabel independen, yang dapat pula berperan sebagai mediator antara promosi dan minat mendaftar. Ketiga, minat atau keputusan mendaftar calon mahasiswa sebagai variabel dependen, dengan jumlah mahasiswa baru sebagai indikator hasilnya. Keempat, biaya kuliah sebagai variabel moderator, karena dapat memperkuat atau memperlemah pengaruh promosi dan citra terhadap keputusan mendaftar.

3. Paradigma penelitian
Menurut saya, paradigma yang paling tepat adalah positivisme. Masalahnya berupa penurunan jumlah yang dapat diukur melalui data mahasiswa baru per tahun. Penyebabnya juga dapat dirumuskan sebagai hubungan atau pengaruh antarvariabel yang diuji dengan data kuantitatif, misalnya survei dan analisis regresi. Hasilnya objektif dan dapat digeneralisasi sehingga berguna untuk keputusan strategis rektor. Pendekatan interpretif bisa dipakai sebagai pelengkap, misalnya wawancara untuk menggali alasan calon mahasiswa. Namun untuk menjawab apa penyebabnya dan seberapa besar pengaruhnya, positivisme paling sesuai.

4. Rumusan masalah dan pertanyaan penelitian
Rumusan masalah: Faktor apa saja yang memengaruhi penurunan jumlah mahasiswa baru di universitas ini selama tiga tahun terakhir, meskipun promosi telah dilakukan secara besar-besaran?
Pertanyaan penelitian: Seberapa besar pengaruh efektivitas promosi dan citra universitas terhadap keputusan calon mahasiswa untuk mendaftar?
In reply to First post

Re: CASE STUDY

by Revie Nevilla Extin -

Nama : Revie Nevilla Extin 

NPM : 2413031027

1. Masalah yang bisa diangkat dari kasus tersebut adalah menurunnya jumlah mahasiswa baru selama tiga tahun terakhir, padahal universitas sudah melakukan berbagai promosi melalui media sosial, pameran pendidikan, dan kerja sama dengan SMA. Hal ini membuat universitas perlu mencari tahu kenapa promosi yang sudah dilakukan belum memberikan hasil yang diharapkan. Bisa saja penyebabnya karena promosi kurang menarik, biaya kuliah, fasilitas kampus, kualitas pendidikan, atau adanya universitas lain yang lebih diminati calon mahasiswa.


2. Ada beberapa variabel yang bisa diteliti dari kasus tersebut, yaitu:

A. Efektivitas promosi (variabel independen/X). untuk melihat apakah promosi yang dilakukan universitas sudah menarik perhatian calon mahasiswa dan membuat mereka tertarik untuk mendaftar.

B. Minat calon mahasiswa (variabel independen/X). untuk mengetahui seberapa besar ketertarikan calon mahasiswa untuk kuliah di universitas tersebut.

C. Jumlah mahasiswa baru (variabel dependen/Y). menjadi variabel yang dipengaruhi dan dilihat perubahannya, karena jumlah mahasiswa baru terus menurun selama tiga tahun terakhir.

Ketiga variabel ini bisa digunakan untuk melihat apakah promosi dan minat calon mahasiswa berkaitan dengan penurunan jumlah mahasiswa baru.


3. Menurut saya, paradigma yang cocok adalah positivisme, karena penelitian ini berfokus pada data yang bisa diukur dan dihitung. Contohnya, tim peneliti bisa melihat data jumlah mahasiswa baru setiap tahun dan menyebarkan kuesioner kepada calon mahasiswa untuk mengetahui pendapat mereka tentang promosi universitas. Hasilnya bisa dianalisis untuk melihat apakah efektivitas promosi dan minat calon mahasiswa memiliki pengaruh terhadap jumlah mahasiswa baru. Dari hasil penelitian itu, universitas bisa menentukan strategi yang lebih tepat untuk menarik calon mahasiswa.


4. Rumusan masalah:

Apakah efektivitas promosi dan minat calon mahasiswa berpengaruh terhadap jumlah mahasiswa baru di universitas?

Pertanyaan penelitian:

Seberapa besar pengaruh efektivitas promosi dan minat calon mahasiswa terhadap jumlah mahasiswa baru di universitas?

In reply to First post

Re: CASE STUDY

by Susan Ti -
NAMA:SUSANTI
NPM:2413031034

1. Identifikasi Masalah Penelitian
Masalah yang dapat diteliti dari kasus tersebut adalah menurunnya jumlah mahasiswa baru selama tiga tahun berturut-turut, padahal pihak universitas sudah melakukan berbagai cara untuk mempromosikan kampusnya. Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah promosi yang dilakukan sudah tepat sasaran atau masih ada faktor lain yang membuat calon mahasiswa kurang tertarik untuk mendaftar.

Beberapa faktor yang mungkin memengaruhi kondisi tersebut adalah citra universitas, biaya kuliah, kualitas program studi, fasilitas kampus, serta persaingan dengan perguruan tinggi lain. Karena itu, penelitian perlu dilakukan untuk mengetahui penyebab penurunan jumlah mahasiswa baru agar universitas dapat menentukan strategi yang lebih efektif.

2. Variabel Penelitian
Variabel yang dapat digunakan dalam penelitian ini adalah:

- Efektivitas promosi (variabel independen/X): berkaitan dengan keberhasilan promosi melalui media sosial, pameran pendidikan, dan kerja sama dengan sekolah dalam menarik perhatian calon mahasiswa.

- Minat calon mahasiswa (variabel dependen/Y): berkaitan dengan ketertarikan calon mahasiswa untuk mendaftar dan melanjutkan pendidikan di universitas tersebut.

Selain itu, citra universitas dapat dijadikan variabel independen tambahan karena pandangan masyarakat terhadap kualitas dan reputasi kampus dapat memengaruhi minat calon mahasiswa. Penelitian juga bisa mempertimbangkan biaya kuliah sebagai faktor lain yang memengaruhi keputusan mereka.

3. Paradigma Penelitian yang Tepat
Paradigma yang tepat untuk penelitian ini adalah positivisme. Paradigma ini dipilih karena peneliti ingin mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi minat calon mahasiswa berdasarkan data yang bisa diukur.

Contohnya, peneliti dapat membagikan kuesioner kepada calon mahasiswa untuk mengetahui pendapat mereka tentang promosi, citra kampus, dan biaya kuliah. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode statistik untuk melihat hubungan atau pengaruh antarvariabel.

Hasil penelitian diharapkan dapat membantu universitas mengetahui faktor yang perlu diperbaiki agar lebih banyak calon mahasiswa tertarik untuk mendaftar.

4. Rumusan Masalah dan Pertanyaan Penelitian
Rumusan masalah:

Apakah efektivitas promosi dan citra universitas berpengaruh terhadap minat calon mahasiswa untuk mendaftar di Universitas X?

Pertanyaan penelitian:

Bagaimana pengaruh efektivitas promosi, citra universitas, dan biaya kuliah terhadap minat calon mahasiswa untuk memilih Universitas X sebagai tempat melanjutkan pendidikan?
In reply to First post

Re: CASE STUDY

by Waly Tanti Fitrani -
NAMA: WALY TANTI FITRANI
NPM: 2413031031

1. Identifikasi Masalah Penelitian
Menurut saya, masalah utama dalam kasus tersebut adalah penurunan jumlah mahasiswa baru selama tiga tahun berturut-turut meskipun universitas telah melakukan berbagai upaya promosi. Hal ini menunjukkan bahwa promosi yang dilakukan belum mampu meningkatkan jumlah mahasiswa baru sesuai harapan.
Beberapa masalah yang dapat diteliti antara lain efektivitas promosi melalui media sosial, pameran pendidikan, dan kerja sama dengan SMA; daya tarik program studi; biaya pendidikan; kualitas fasilitas dan pelayanan universitas; serta persaingan dengan perguruan tinggi lain. Penelitian perlu dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang berkaitan dengan penurunan jumlah mahasiswa baru sehingga universitas dapat menentukan strategi penerimaan mahasiswa yang lebih tepat.

2. Variabel yang Dapat Dikaji
Ada beberapa variabel yang dapat digunakan dalam penelitian ini, di antaranya:
- Variabel independen (X): Efektivitas promosi. Variabel ini digunakan untuk melihat sejauh mana promosi melalui media sosial, pameran pendidikan, dan kerja sama dengan sekolah dapat menjangkau serta menarik minat calon mahasiswa.
- Variabel dependen (Y): Minat calon mahasiswa untuk mendaftar. Variabel ini digunakan untuk mengetahui ketertarikan calon mahasiswa dalam memilih universitas tersebut.
- Variabel independen lainnya: Persepsi terhadap biaya pendidikan. Variabel ini mengkaji apakah biaya kuliah dianggap sesuai dengan kemampuan ekonomi calon mahasiswa dan manfaat pendidikan yang diperoleh.
- Variabel kontrol: Program studi yang diminati atau asal sekolah. Variabel ini dapat dikendalikan atau diperhitungkan agar perbandingan hasil penelitian lebih tepat.
Dalam penelitian ini, minat calon mahasiswa untuk mendaftar dapat digunakan sebagai variabel dependen. Namun, minat mendaftar tidak selalu sama dengan jumlah mahasiswa yang benar-benar melakukan registrasi ulang, sehingga keduanya perlu dibedakan dalam pengumpulan data.

3. Paradigma Penelitian yang Paling Tepat
Menurut saya, paradigma yang paling tepat adalah paradigma positivisme, terutama jika universitas ingin mengukur faktor-faktor yang berkaitan dengan penurunan jumlah mahasiswa baru secara objektif. Paradigma positivisme memandang bahwa suatu fenomena dapat dikaji melalui pengamatan, pengukuran, dan analisis data secara sistematis. Dalam kasus ini, tim peneliti dapat mengumpulkan data jumlah mahasiswa baru selama tiga tahun, data jangkauan promosi, hasil survei calon mahasiswa, serta informasi mengenai biaya pendidikan dan daya tarik program studi. Data tersebut kemudian dianalisis untuk mengetahui faktor mana yang memiliki hubungan atau pengaruh terhadap minat calon mahasiswa. Misalnya, peneliti dapat menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi jika data dan asumsi analisisnya sesuai.
Hasil penelitian dapat menjadi dasar bagi universitas untuk mengevaluasi strategi promosi dan menentukan langkah perbaikan berdasarkan bukti, bukan hanya berdasarkan perkiraan. Meskipun demikian, jika universitas juga ingin memahami alasan calon mahasiswa memilih kampus lain berdasarkan pengalaman dan pandangan mereka, pendekatan interpretif dapat digunakan sebagai pelengkap melalui wawancara mendalam.

4. Rumusan Masalah dan Pertanyaan Penelitian
Rumusan masalah:
Apakah efektivitas promosi dan persepsi calon mahasiswa terhadap biaya pendidikan berpengaruh terhadap minat calon mahasiswa untuk mendaftar di universitas tersebut?

Pertanyaan penelitian:
Bagaimana pengaruh efektivitas promosi dan persepsi terhadap biaya pendidikan terhadap minat calon mahasiswa untuk mendaftar di universitas tersebut?
Kedua rumusan tersebut saling berkaitan. Rumusan masalah menyatakan persoalan yang hendak dikaji, sedangkan pertanyaan penelitian menjadi pertanyaan yang akan dijawab melalui pengumpulan dan analisis data. Hasilnya diharapkan dapat membantu universitas menyusun strategi promosi dan penerimaan mahasiswa baru yang lebih efektif.
In reply to First post

Re: CASE STUDY

by Fathiyah Dzahirah 2413031001 -
Nama : Fathiyah Dzahirah
NPM : 2413031001

1. Identifikasi Masalah Penelitian
Masalah penelitian dalam kasus tersebut adalah penurunan jumlah mahasiswa baru selama tiga tahun terakhir meskipun universitas telah melakukan berbagai upaya promosi. Hal ini menunjukkan bahwa strategi promosi yang diterapkan belum mampu meningkatkan jumlah pendaftar secara optimal. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan penurunan tersebut, seperti efektivitas promosi, citra universitas, biaya pendidikan, kualitas pelayanan, dan minat calon mahasiswa dalam memilih perguruan tinggi.

2. Variabel yang Dapat Dikaji
Variabel yang dapat dikaji dalam penelitian ini antara lain:

1. Efektivitas promosi (variabel independen/bebas): mengukur sejauh mana promosi melalui media sosial, pameran pendidikan, dan kerja sama dengan sekolah mampu menarik minat calon mahasiswa.
2. Jumlah mahasiswa baru (variabel dependen/terikat): merupakan hasil yang ingin dijelaskan atau dipengaruhi oleh efektivitas promosi dan faktor lainnya.
3. Citra universitas (variabel independen/bebas): berkaitan dengan pandangan dan penilaian calon mahasiswa terhadap reputasi serta kualitas universitas.

3. Paradigma Penelitian yang Tepat
Paradigma yang paling tepat adalah positivisme, karena penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mengukur faktor-faktor yang berhubungan dengan penurunan jumlah mahasiswa baru berdasarkan data yang objektif. Peneliti dapat menggunakan metode kuantitatif melalui kuesioner kepada calon mahasiswa atau mahasiswa baru serta data penerimaan mahasiswa selama tiga tahun terakhir. Data tersebut kemudian dianalisis untuk mengetahui hubungan atau pengaruh efektivitas promosi dan citra universitas terhadap jumlah mahasiswa baru.

4. Rumusan Masalah dan Pertanyaan Penelitian
Rumusan masalah:
Apakah efektivitas promosi dan citra universitas berpengaruh terhadap minat calon mahasiswa dalam memilih universitas tersebut?

Pertanyaan penelitian:
Faktor apa saja yang menyebabkan penurunan jumlah mahasiswa baru selama tiga tahun terakhir meskipun universitas telah melakukan berbagai strategi promosi?
In reply to First post

Re: CASE STUDY

by Alissya Putri Kartika -
Nama : Alissya Putri Kartika 
NPM : 2413031011

1. Identifikasi masalah 
Berdasarkan kasus tersebut, masalah utama yang dihadapi universitas adalah menurunnya jumlah mahasiswa baru selama tiga tahun terakhir, meskipun pihak universitas sudah melakukan berbagai upaya promosi, seperti melalui media sosial, pameran pendidikan, dan kerja sama dengan SMA.

Hal ini menunjukkan bahwa promosi yang dilakukan belum tentu efektif dalam menarik minat calon mahasiswa. Ada kemungkinan faktor lain yang memengaruhi keputusan calon mahasiswa dalam memilih perguruan tinggi, misalnya biaya kuliah, kualitas pendidikan, fasilitas kampus, reputasi universitas, serta persaingan dengan perguruan tinggi lain.

Oleh karena itu, masalah penelitian yang relevan adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan penurunan jumlah mahasiswa baru dan menganalisis efektivitas strategi promosi yang telah dilakukan universitas. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu pihak universitas menentukan strategi yang lebih tepat untuk meningkatkan jumlah mahasiswa baru pada tahun berikutnya.

2. Variabel yang dapat dikaji dalam penelitian 

Ada beberapa variabel yang dapat diteliti dalam kasus ini, di antaranya:

a. Efektivitas promosi (variabel independen)

Efektivitas promosi merupakan variabel bebas yang diduga dapat memengaruhi minat calon mahasiswa untuk mendaftar ke universitas. Penelitian dapat melihat apakah promosi melalui media sosial, pameran pendidikan, dan kerja sama dengan SMA sudah menjangkau calon mahasiswa secara tepat.

b. Minat calon mahasiswa untuk mendaftar (variabel dependen)

Minat calon mahasiswa merupakan variabel terikat yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk efektivitas promosi. Variabel ini dapat dilihat dari ketertarikan calon mahasiswa terhadap universitas, keinginan mencari informasi lebih lanjut, hingga niat untuk mendaftar.

c. Biaya kuliah (variabel independen)

Biaya kuliah juga dapat menjadi variabel bebas karena dapat memengaruhi keputusan calon mahasiswa dalam memilih perguruan tinggi. Jika biaya kuliah dianggap terlalu mahal dibandingkan dengan universitas lain, calon mahasiswa mungkin akan memilih kampus yang lebih sesuai dengan kondisi keuangan mereka.

Selain itu, penelitian juga dapat mempertimbangkan reputasi universitas dan kualitas fasilitas sebagai faktor lain yang memengaruhi minat calon mahasiswa.

3. Paradigma penelitian yang paling tepat

Menurut saya, paradigma yang paling tepat untuk penelitian ini adalah paradigma positivisme.

Paradigma positivisme digunakan karena penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan penurunan jumlah mahasiswa baru melalui data yang dapat diukur dan dianalisis secara objektif. Peneliti tidak hanya mengandalkan pendapat pribadi, tetapi juga mengumpulkan bukti untuk mengetahui hubungan antara strategi promosi dan minat calon mahasiswa.

Sebagai contoh, peneliti dapat menyebarkan kuesioner kepada calon mahasiswa, mahasiswa baru, atau siswa SMA kelas XII. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk mengetahui apakah efektivitas promosi, biaya kuliah, dan reputasi universitas berhubungan dengan minat calon mahasiswa untuk mendaftar.

Selain itu, peneliti dapat menggunakan data jumlah pendaftar selama tiga tahun terakhir untuk melihat perkembangan dan perubahan jumlah mahasiswa baru.

Dengan paradigma positivisme, hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran berdasarkan data sehingga pihak universitas bisa mengambil keputusan yang lebih tepat dalam menyusun strategi penerimaan mahasiswa baru.

4. Rumusan masalah dan pertanyaan penelitian

a. Rumusan Masalah

Berdasarkan kasus tersebut, rumusan masalah yang dapat dibuat adalah:

Apa saja faktor yang menyebabkan penurunan jumlah mahasiswa baru selama tiga tahun terakhir, dan bagaimana efektivitas strategi promosi yang telah dilakukan universitas dalam menarik minat calon mahasiswa?

b. Pertanyaan Penelitian

Pertanyaan penelitian yang dapat diajukan adalah:

Bagaimana pengaruh efektivitas promosi, biaya kuliah, dan reputasi universitas terhadap minat calon mahasiswa untuk mendaftar di universitas tersebut?

Pertanyaan ini dapat digunakan sebagai dasar untuk mengumpulkan dan menganalisis data. Dengan begitu, peneliti dapat mengetahui faktor mana yang perlu diperbaiki agar strategi penerimaan mahasiswa baru menjadi lebih efektif.


In reply to First post

Re: CASE STUDY

by Eris Ana Dita -

Nama : Eris Ana Dita

Npm : 241303107

1. Identifikasi Masalah Penelitian

Masalah penelitian dalam kasus tersebut adalah penurunan jumlah mahasiswa baru selama tiga tahun berturut-turut, meskipun universitas sudah melakukan berbagai kegiatan promosi. Hal ini menunjukkan bahwa promosi yang dilakukan belum tentu sesuai dengan kebutuhan atau pertimbangan calon mahasiswa. Oleh karena itu, perlu diteliti faktor lain yang mungkin memengaruhi keputusan calon mahasiswa, seperti citra universitas, biaya kuliah, kualitas program studi, dan peluang kerja setelah lulus.

2. Variabel yang dapat di kaji

  • Efektivitas promosi (variabel independen/X): untuk mengetahui apakah promosi universitas mampu menarik perhatian dan minat calon mahasiswa.
  • Citra universitas (variabel independen/X): berkaitan dengan pandangan calon mahasiswa terhadap reputasi dan kualitas universitas.
  • Jumlah mahasiswa baru (variabel dependen/Y): menjadi hasil yang ingin dijelaskan, yaitu perubahan jumlah mahasiswa yang mendaftar atau melakukan registrasi.
3. Paradigma Penelitian
Menurut saya, paradigma yang paling tepat adalah positivisme, karena penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang berkaitan dengan penurunan jumlah mahasiswa baru berdasarkan data yang dapat diukur. Peneliti dapat menggunakan data penerimaan mahasiswa selama tiga tahun, hasil survei calon mahasiswa, dan data efektivitas promosi. Hasilnya kemudian dianalisis untuk melihat faktor mana yang paling berhubungan dengan penurunan jumlah pendaftar. Temuan tersebut dapat digunakan sebagai dasar untuk menyusun strategi promosi yang lebih tepat.

4. Rumusan Masalah dan Pertanyaan Penelitian

Rumusan masalah:

Apakah efektivitas promosi dan citra universitas berpengaruh terhadap minat calon mahasiswa untuk mendaftar di universitas tersebut?

Pertanyaan penelitian:

Seberapa besar hubungan efektivitas promosi dan citra universitas dengan minat calon mahasiswa untuk mendaftar, serta faktor mana yang lebih dominan dalam memengaruhi minat tersebut?




In reply to First post

Re: CASE STUDY

by Nasroh Aulia -
Nama : Nasroh Aulia
NPM : 2413031004

1. Identifikasi Masalah Penelitian
Masalah penelitian dalam kasus tersebut adalah penurunan jumlah mahasiswa baru selama tiga tahun terakhir meskipun universitas telah melakukan berbagai upaya promosi. Kondisi ini menunjukkan bahwa strategi promosi yang diterapkan belum tentu sesuai dengan kebutuhan dan pertimbangan calon mahasiswa. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi keputusan calon mahasiswa dalam memilih perguruan tinggi, seperti citra universitas, biaya pendidikan, kualitas fasilitas, dan efektivitas promosi.

2. Variabel yang Dapat Dikaji
Variabel yang dapat digunakan dalam penelitian ini adalah:
- Variabel independen (X): Efektivitas promosi, yaitu sejauh mana promosi melalui media sosial, pameran pendidikan, dan kerja sama dengan sekolah mampu menjangkau serta menarik minat calon mahasiswa.
- Variabel dependen (Y): Keputusan memilih universitas, yaitu keputusan calon mahasiswa untuk mendaftar dan melanjutkan pendidikan di universitas tersebut.
Selain itu, citra universitas dan biaya pendidikan dapat dijadikan variabel tambahan yang diduga memengaruhi keputusan calon mahasiswa dalam memilih perguruan tinggi.

3. Paradigma Penelitian yang Tepat
Paradigma yang tepat untuk penelitian ini adalah positivisme, karena peneliti ingin mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi keputusan calon mahasiswa berdasarkan data yang dapat diukur. Peneliti dapat mengumpulkan data melalui kuesioner kepada calon mahasiswa dan menganalisis data pendaftaran selama tiga tahun terakhir. Hasil analisis tersebut dapat digunakan untuk mengetahui hubungan antara efektivitas promosi dan keputusan memilih universitas, sehingga pihak universitas dapat menyusun strategi penerimaan mahasiswa baru yang lebih efektif.

4. Rumusan Masalah dan Pertanyaan Penelitian
Rumusan masalah:
"Apakah efektivitas promosi, citra universitas, dan biaya pendidikan memengaruhi keputusan calon mahasiswa dalam memilih perguruan tinggi di tengah persaingan antaruniversitas?"

Pertanyaan penelitian:
"Faktor apa yang paling dominan memengaruhi keputusan calon mahasiswa untuk memilih atau tidak memilih universitas tersebut meskipun promosi telah dilakukan melalui berbagai media?"