Kiriman dibuat oleh FITRI WULANDARI

Saya memilih konsep tata rias flora dengan inspirasi bunga matahari karena melambangkan keceriaan, semangat, dan keindahan. Unsur bunga matahari saya terapkan melalui penggunaan warna kuning, cokelat, dan hijau, serta menambahkan hiasan berbentuk bunga matahari agar riasan terlihat lebih menarik dan sesuai dengan tema flora.

Menurut saya, unsur yang paling penting adalah kreativitas dan detail dalam membuat karakter. Penggunaan warna gelap seperti hitam, merah, atau ungu bisa membuat kesan menyeramkan. Tekstur seperti luka, bekas jahitan, atau kulit rusak membuat riasan terlihat lebih nyata. Efek visual juga membantu karakter horror terlihat lebih hidup dan meyakinkan.

Tata rias pengantin modern biasanya terlihat lebih simpel, mengikuti tren, dan menyesuaikan keinginan pengantin. Sedangkan tata rias pengantin tradisional Jawa lebih memiliki aturan khusus, menggunakan paes, sanggul, dan aksesori adat. Menurut saya, ciri khas utama tata rias pengantin Jawa adalah paes, karena menjadi bagian yang paling mencerminkan keindahan dan identitas budaya Jawa.